Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Diterjemahkan Oleh Partahadi & Jazuly
Lyrics Oleh Jazuly
Dipersembahkan Oleh Animakosia
Improvisasi oleh Subscene signora1897
Ribuan tahun yang lalu Ariwara no Narihira dibaca.
Itu adalah puisi penuh cinta.
Tapi...
Yang bisa kulihat saat in adalah...
Hanya karakter "Chiha".
[ 3 tahun lalu ]
Ayo bergabung!
Kau mau mencoba?
Silakan bergabung.
Ayo kita berjuang bersama.
Mashima!
Taichi!
Apa kabar?
Hey!
Kau akan bergabung klub sepak bola lagi saat SMA?
Sepertinya.
Kau?
Padahal aku yakin kau akan bergabung dengan klub karuta.
Klub karuta?
Yup.
Tidak.
Benarkah?
Semua teman sekelasku ingin bergabung dengan klub karuta.
Kami juga.
Kenapa?
Hah? Kau belum baca?
Lihat ini, lihat!
Adik perempuan Ayasa Chitose...
...yang mendaftarkan diri dan akan membentuk klub karuta.
Setiap 100 puisi itu...
...memiliki sajak pertama dan sajak kedua.
Pertama, kau atur di depanmu sajak keduanya.
Saat pembaca membacakan sajak pertama...
...kalian harus segera mengambil sajak kedua yang sesuai.
Hanya begitu.
Mudah, kan?
Yeah, yeah.
Kalau begitu, ayo coba.
Di teluk Naniwa, saat ini bunga sedang bermekaran
Di musim dingin
Saat musim semi, saat bunga mekar
Saat musim semi, saat bunga mekar
Dari dunia ini
Whoa.
Aku tidak mau pergi.
Ayo! Ikutlah!
Hey!
T....Tunggu!
Hey Hasegawa! Hey! Ada apa?
Tidak! Tidak! Tidak! Tidak!
Tunggu!
Dia datang!
Hei, lihat, lihat.
Tidak apa, selanjutnya 4 lawan 1.
Maaf!
Gawat! Adiknya juga sangat manis.
Mishima, kau melihatnya?
Huh?
Mizusawa!
Fight! Fight! Fight!
Mizusawa!
Fight! Fight! Fight!
Kau!
Em...
Kau dari Perkumpulan Karuta Shiranami, Mashima Taichi, kan?
Wah! Lama tak bertemu.
Sudah berapa tahun, ya?
Hey!
Tunggu! Hei!
Kau main tenis juga?
Tidak.
Ah, ayolah. Nggak usah malu-malu.
Saat ini kita sudah SMA, karuta jarang peminatnya, kan?
Benar.
Jika kau ingin bergabung, kau harus memilih klub populer, kan?
Ayo, kenapa kau tak bergabung ke klub kami saja?
Ayo kita smash bersama, Air K!
Siapa dia?
Karena kalian wajib mengikuti kegiatan klub,
Jadi pilihlah dengan bijak kalian ingin masuk klub apa.
Itu saja hari ini.
Mashima.
Taichi Mashima?
Kita baru saja bertemu, jadi sepertinya itu terlalu cepat...
Saki!
Hanya karena kau kaya...
...pintar...
...jago dalam olahraga dan jago segalanya...
...Jangan pikir kau bisa seenaknya!!
Hmm? Apa aku sedang dipuji?
Tidak.
Hey!
Hey!
Hey!
Aku tidak tahu namanya.
Hey!
Air, Air K!
K! Sensei!
Oi, ada orang disana?
Tolong!
Ini tidak bagus.
Taichi?
Hei
Ini benar, Taichi!
Kita terakhir bertemu saat SD...
Taichi!
Tolong kami.
Nyonya? Kana-chan?
Tolong kami.
Hei! Kalian, kalian, kalian, tolong kami!
Ah! Ah! Hey! Hey! Kau yang disana.
Hey! Gadis yang memakai seragam..
Ah! Hey! Hey! Gadis disana yang memakai seragam...
Hey!
Chihaya, kau tidak populer, ya?
Oh ya, kenapa kau ada di sekolah ini?
Bukankah SMP-mu ada SMA-nya juga?
Aku tidak mau menghabiskan waktu 2,5 jam lagi di kereta selama 3 tahun?
Taichi!
Apa?
Ini "Se o hayami".
"Se o hayami"?
Ini pasti takdir.
[ Ayo bergabung di klub Karuta ]
Sudah kuputuskan akan membentuk klub karuta saat SMA.
Kita bisa ikut kompetisi jika ada 5 orang anggota, kan?
Kompetisi musim panas nasional akan diadakan di Oumi Jinguu!
Ini seperti Koshien (kejuaraan) bagi karuta.
Apa?
Maaf.
Kau masih bermain karuta?
Tentu saja.
Kau, aku dan Arata sudah berjanji terus bermain, kan?
Apanya yang lucu?
Kau sama sekali tak berubah.
Ini.
Selain itu, apa bisa menemukan anggota...
...yang bermain karuta seperti dirimu.
Aku akan masuk klub bola.
Hah? Kau bohong, kan Taichi?
Hei, hei, kau bohong, kan?
Taichi bodoh!
Ayase-san... Aku kehabisan kata...
...apa yang sedang kau lakukan?
Poster apa itu?
Poster dibatasi untuk ukuran kertas A4!
Kalian semua, kembalilah ke kelas kalian!
Baik.
Penggila Karuta...
Apa maumu, penggila bola?
Kau masih berhubungan dengan Arata?
Aku tak dapat kartu tahun baru darinya di tahun ini.
Kau?
Tidak.
Kudengar, dia tak ikut kompetisi nasional musim lalu.
Begitu, ya?
Apa yang terjadi, ya?
Mungkin dia menemukan sesuatu yang lebih penting dari karuta.
Memangnya ada?
Wow. Kau mendengar dengan wajah datar.
Tidak, aku sama sekali tak kepikiran.
Misalnya?
Misalnya?
Seperti dia sudah memiliki pacar?
Arata punya pacar? Tidak mungkin?
Tapi kita sudah SMA loh.
Kita tak bisa terus-terusan bermain karuta.
Saat ini sudah berbeda.
Dibandingkan dengan dahulu.
Aku tahu, ayo kita lakukan Taichi.
Jika aku menang turnamen minggu ini...
...kau harus membantuku klub karuta.
Kenapa aku harus membantumu?
Janji, ya?
Hey!
Hey!
Taichi.
~Meskipun aliran deras~
~Meskipun terbagi karena kesibukan, akhirnya bersatu kembali~
Kau sangat lambat, Taichi.
~Demi dirimu,~
~Tapi sekarang, inilah keinginan hatiku. Mungkin panjang, bertahan hingga tahunan~
~Andai saja dunia kita~
~Seperti perahu kecil, ditarik oleh tepian sungai~
~8 bunga sakura~
Ouch!
~Dalam tempat pengadilan kami 9x Menumpahkan parfum manis mereka hari ini.~
Hei, karena kau akan kembali ke Fukui...
...mulai minggu depan, kau bisa bermain seperti ini setiap hari, kan?
Kena kau!
Sakit, ya? Maaf yaa.
Terima kasih...
...sudah mau bermain karuta...
...yang paling kusukai.
Kita takkan bisa bertemu lagi.
Kenapa?
Tapi kita...
...memiliki karuta.
Bukannya kita bisa bertemu lagi?
Jika kau terus bermain, kita akan bertemu lagi.
Kita pasti akan bertemu lagi.
(Ini bukan untuk ini)
(Aku berdoa di kuil suci. Yang dia (wanita) inginkan)
Dia...sepertinya bisa menang.
Matsuge (Si Alis)... Kau sudah tumbuh dewasa.
Pak Harada.
Pak Tsuboguchi juga disini. Lama tak bertemu.
Aku khawatir kau tak akan pernah datang ke perkumpulan karuta lagi.
Ini bukan karena Matsuge sekarang sibuk, kan?
Bukan, bukan, bukan.
Maaf.
Megane-kun (Si Kacamata) juga sudah tumbuh, kan?
Arata...
Aku tidak yakin.
~ Seperti hal kejam dan dingin~ ~Seperti badai dan bukit hase ini~
~ Dengan napas ini ~
Itu sangat dekat, siapa yang dapat?
~Terbuang dan tertiup. ~
Bagus! Chihaya yang dapat.
Apa dia berusaha mengambil sebelum suku kata pertama?
Suara sebelum suara.
Chihaya sudah mendengar "F" atau "Fu".
Apa itu mungkin?
~Lengan yang basah dengan air mata~
~Untuk gubuk yang kusam ~
~Jika daun mapel~
Dia memiliki kemampuan paling penting dalam karuta.
Pendengaran yang tajam?
Kemampuannya akan semakin berkembang.
~Sesungguhnya tidak ada~
~Jika namamu benar~
Dia melakukannya sendirian.
Meskipun kalian berdua pergi, dia selalu...
Apa dewa karuta...
...sedang memperhatikan Chihaya?
~Kenapa bunga sakura baru bermekaran
~Menyebarkan rasa gelisah
~Di pesisir tago, aku melihat putih yang sempurna~
Dia menang.
Terima kasih banyak.
Terima kasih banyak.
Hey Chihaya.
Kau tak perlu menangis.
Apa dia meninggal.
Huh?
Dia selalu tidur setelah pertandingan karena kelelahan.
Ayo, angkat dia.
Angkat?
Dasar gadis yang merepotkan!
Saat kau menyelesaikan pertandingan, otak pemain akan kekurangan glukosa.
bahkan berat badanmu bisa turun sampai 3 Kg.
Disana.
Tunggu! Tunggu! Tunggu! Awas!
Aduh!
Kau tidak apa-apa?
Karena aku ada urusan lain, sampai nanti.
Kuserahkan dia padamu, Matsuge-kun.
Tidak, sensei, tunggu...
Kenapa aku harus melakukan ini?
Taichi
Ah, kau sudah bangun, ya? Jika kau sudah bangun...
Tak masalah jika kau melupakan...
...mengenai klub karuta.
Kartu terakhir yang ada padaku adalah...
"Tare o ka mo"
Puisi yang berarti sahabat lamaku sudah menghilang.
Tapi...
Aku berpikir kita bertiga...
...adalah tim.
Meskipun kita bermain karuta...
...atau tidak...
Tunggu saja, Taichi.
Saat aku membuat klub karuta...
Aku akan membuat Mizusawa menjadi sekolah karuta yang bergengsi.
Jumlah anggotanya akan meningkat.
Aku akan terus mengajar karuta meskipun aku sudah lulus.
Seperti betapa senangnya bermain karuta...
Aku ingin membuat semangat Arata...
disebarluaskan
dan disebarluaskan
...ke banyak orang.
Apa kau anak kecil?
Huh? Disana sekarang ada apartemen, ya?
Chi! Sampai jumpa!
Sampai jumpa!
Hei, apa kalian sudah memikirkannya?
Klub karuta?
Sepertinya kita tak bisa bermain karuta.
Chi, kenapa kau tak bergabung klub lari? Sepertinya menyenangkan.
Tapi...
Aku ingin melakukan karuta di SMA.
Ah, kita kehabisan waktu...
Ah, gawat.
Maaf.
Maaf, chi.
Sampai nanti.
Sampai nanti
Hati-hati.
Aku mendapatkan ini dari klub upacara minum teh.
Masih butuh 3 lagi, bantu aku.
Air!!
Awas! Awas! Bahaya.
Maafkan aku, jangan khawatir.
Tunggu! Tunggu! Tunggu! Tunggu!
Apa yang kau lakukan?
Tidak! Tunggu!
Bawa dengan benar!
Tidak!
Kenapa kau angkatnya begitu?
Aku sudah bilang, kan?
Satu-satunya cara untuk menjadi klub resmi adalah...
...memiliki anggota minimal 5 orang.
Tolong pikirkan kembali..
Aku tidak bisa.
Cari dua orang lagi.
Dua?
Tapi, tetap saja...
Tidak ada siswa yang...
...belum bergabung klub apapun.
Apapun yang kita lakukan, kita tak bisa mendapatkan 5 anggota.
Hei, bagaimana ini?
Bagaimana dengan Air K?
Kau ini...
Tentu saja sekarang Air Karuta, kan?
Dengan kata lain, pendekatan.
Hei, kau bergabung klub karuta?
Tentu saja mau, apa kalian tidak mengenalku?
Bohong? Benarkah!!!
Ini berita bagus, Taichi.
Salam kenal.
Aku Chihaya Ayase.
Ada apa denganmu? Ini bukan pertemuan pertama kita.
Kalian ingat, kan? Timmu melawan timku...
...di kompetisi antar tim beberapa tahun lalu.
Iya, kan?
Kau siapa, ya?
Kau tidak ingat?
Aku tahu...
Kau tidak ingat karena aku kurusan, kan?
Iya, kan Mashima?
Tidak, aku sama sekali tak mengingatmu.
Kau pengkhianat! Kau tidak ingat? Ayolah, ayolah!
Namaku dimulai dengan huruf "Ni"
Ni?
Ni.
Ni...
Ni....!
Nikuman (Roti daging).
Itu sangat kasar! Ini adalah daging babi rebus.
Tidak, tidak, tidak, kau nikuman-kun, kan?
Kau juga dulu selalu makan itu
Roti daging?
Yang aku makan?
Selama kompetisi...
Tunggu!
Kenapa dengannya? Apa dia baru masuk sekolah?
Nishida! Namaku Nishida.
Nikuman.
Penempatan kimono...
...terbalik.
Maaf.
Dia adalah harapan terakhir kita.
Semua orang memanggilnya si Meja Rahasia.
Itu karena dia selalu ada di mejanya.
Ini mustahil.
Dia lulus ujian masuk di peringkat kedua.
Ini sungguh bagus mengajaknya bermain karuta.
Ayo.
Jangan mendekat!
Tunggu! Tunggu dulu.
Permisi, Tsukue (meja).
Ini meja, kan? Ini meja kayu, kan?
Apa ini terbuat dari pohon cemara? Zelkova?
Ini dari kayu lapis Lauan
Begitu, ya?
Apa yang kau inginkan?
Apa kau mau masuk klub karuta?
Bagaimana jika bergabung klub karuta?
Karuta?
Dari semua klub, kenapa karuta?
Kau tahu..
Aku anti-sosial, jadi carilah orang lain.
Ada apa?
Tunggu, tunggu, kenapa kau lari?
Aku bilang tunggu!
SMA yang berhasil memenangkan turnamen nasional itu...
...akan dianggap bergengsi.
Kau tahu kenapa?
Aku tak peduli.
Karena kau menggunakan kepalamu untuk bermain karuta.
Dengan kata lain...
Jika kau hebat dalam karuta.
Maafkan aku. Maafkan aku. Maafkan aku.
Ibuuu!!
Kenapa kau memanggil ibumu? Tunggu, tunggu.
Kau tidak tertarik dengan karuta?
Kau menyukai karuta?
Iya..
Bagaimana, ya?
Seratus Puisi Ogura...
...adalah budaya Jepang yang harus kita banggakan.
Pokoknya, kau harus melihat klub karuta.
Bagiku untuk berlatih karuta itu...
Itu...
...adalah hobi yang keren.
Baiklah! Mengerti.
Sial!
Apa ini?
Bukankah pertandingan karuta sangat keren?
Kau harus menggerakan jari-jarimu.
Aku tak mendengar puisinya sama sekali.
Puisi?
Kau bisa mengambil kartu walaupun kau tak mendengarkan puisinya.
Saat karakter dimulai...
Diamlah.
Itu adalah puisi elegan yang diwariskan dari zaman kuno.
Ini adalah...
Ini adalah...
Ini adalah penghinaan!!
Ah! Tunggu!
Dia pergi
Dia menyukai hal-hal tradisional, ya?
Ayase, kau harus menyerah padanya.
Dia tidak cocok ikutan kompetisi karuta.
Tidak! Tidak ada orang buruk dalam karuta.
Ini.
[ Form Mendaftar ]
[ Form Keluar ]
Jangan salah paham.
Aku bergabung klub karena aturan di sekolah kita.
Aku bisa berhenti kapanpun aku mau.
Waduh.
Dan jika aku tak pulang 6 detik lagi...
...aku mungkin ketinggalan keretaku.
Oe, kau kemana?
Kana!
Kau akan dimarahi loh jika tidak berlari.
Jadi, kau tidak suka berlari?
Berlari menggunakan hakama itu...
...adalah hal kasar untuk dilakukan.
Kasar?
Keluargaku menjalankan bisnis pakaian tradisional.
Keren!
Aku memilih klub memanah karena aku bisa memakai kimono.
Aku sangat mencintai budaya warisan Jepang.
Selain itu, simbolik 100 puisi...
...telah digunakan sebagai kompetisi mengambil melalui jari-jari cepat...
Em, itu memang benar...
...karuta digunakan dimana kau takkan mendengarkan salah satu karakternya.
Tapi, aku menyukai puisinya.
Kau tahu?
"Chihayaburu, Kamiyo..." (Meskipun para dewa, memegang kekuasan di zaman dulu)
"Memegang kekuasaan di zaman dahulu, aku belum pernah mendengarnya"
"Air itu bersinar bersama musim gugur merah Seperti dalam aliran Tatta ini"
Itulah yang dikatakan orang pertama yang mengajar Karuta padaku
Dia bilang itu adalah puisiku.
Apa dia kekasihmu?
Dia kekasihmu, kan?
Tidak, tidak, tidak. Um, Tidak.
Tidak, dia bukan pacarku.
Kenapa kau bertanya begitu?
Karena itu adalah puisi cinta.
Cinta?
Puisi itu adalah tentang aliran Tatta yang memenuhi musim gugur berwarna merah,
...dan terlihat sangat indah, kan?
Memang seperti itu, tapi...
Tapi, ribuan tahun lalu, Ariwara no Narihira menyembunyikan cintanya dengan puisi itu.
Menyembunyikannya?
Karena itu adalah cinta terlarang pada permaisuri.
Puisi itu adalah tentang...
...mantan kekasih yang mengabdikan dirinya untuk permaisuri.
Puisi yang dibuat oleh Narihira.
Melalui aliran deras, gairah perasaannya...
...amat kuat sehingga menjadi merah.
Dia mengatakan jika dia merindukannya.
Itulah maksud puisi itu.
Dengan kata singkat seperti itu, banyak cara untuk membacanya.
Itulah kenapa puisi itu menarik.
Bentu karakter 5-7-5-7-7...
...saat ini hanyalah dengan penggalan 31 karakter.
Apa ada yang salah?
Sudah menjadi merah.
Kepalaku...
...menjadi merah.
Wow.
Hebat! Hebat! Hebat! Ceritakan padaku lagi!
Di antara 100 puisi, walapun 43 puisi memiliki gambaran sulit, tapi sebenarnya itu tentang cinta.
Ketika seorang pada ribuan tahun lalu galau tentang cinta,
Apa kau tak berpikir kita terhubung dengan mereka?
Ayo kita main karuta bersama.
Kau harus menceritakannya pada lainnya juga...
...mengenai semua puisi yang kau sukai.
Aku..
...punya satu syarat.
Baiklah.
Klub karuta sudah disetujui.
Yoshaa!!
Aku akan menjadi pembimbingnya mulai saat ini.
Tapi, aku juga sibuk dengan klub tenis.
Jadi, aku serahkan tanggung jawabnya pada Presiden.
Baik Bu, serahkan pada kami.
Mulai sekarang, ayo kita berlima menang di kompetisi Tokyo bulan juni nanti!
Disini masih ada 2 pemula loh.
Mustahil langsung memenangkan kejuaraan.
Ini tidak mustahil, Nikuman!
Nikuman (roti daging).
Mulai sekarang, aku akan mengajari mereka dengan keras.
Ah, kalian harus menyempatkan waktu saat Golden Week.
Kita akan mengadakan kemah latih.
Permisi.
Iya?
Kau bukanlah Presidennya, Ayase.
[ Presiden: Taichi Mashima ]
Ngomong-ngomong...
Kenapa Oe bisa bergabung?
Apa yang kau lakukan?
Sudah kuputuskan.
Aku akan menelponnya sekarang.
Telepon?
Aku tidak bisa.
Tapi, akan kulakukan.
Menelpon siapa?
Arata.
Aku putuskan untuk menelponnya saat mendirikan klub karuta.
Iya.
Iya? Ini kediaman wataya.
Halo?
Arata...
Benarkah, Arata!
Chihaya?
Bagaimana kabarmu, Arata?
Aku baik-baik saja.
Seperti biasanya.
Kau tahu...
Aku membuat klub karuta di SMA-ku.
Taichi juga ikut masuk.
Begitu, ya? Kau sangat hebat, Chihaya.
Kita pasti akan memenangkan kejuaraan Tokyo dan mengikuti kejuaraan nasional.
Kita akan bertemu di Oumi Jinggu.
Semua orang di klub karuta akan menunggu.
Aku yakin kau pasti bisa melaju bersama mereka.
Hey.
Hey!
~ Meskipun aliran deras~
~ Dibagi dengan batu ~Dalar aliran tanduknya
~ Meskipun terbagi karena kesibukan, ~ akhirnya bersatu kembali
~ Menjadi layu dan jatuh menjauh ~ Ditempat ini hanya diriku sendiri
~ Apakah ada cara, selain dari utusan ~ Untuk menyampaikan pesan ini
Arata, aku pergi dulu.
Ku titipkan kakek padamu.
Si Akira itu, dia terlalu khawatir.
Aku akan baik-baik saja sendirian.
Hanya jaga-jaga jika terjadi sesuatu.
Jika dokter bilang rasa sakit kepalanya seperti terkena bom...
...semua orang pasti khawatir.
Ambilkan gunting kuku.
Walaupun air mengalir...
...melewati batu besar dan terbagi...
...suatu saat nanti, aliran itu pasti menyatu kembali.
"Se o hayami"?
Maafkan aku, Arata.
Untuk berpikir aku adalah batu.
Tak ada yang perlu dikhawatirkan.
Selama aku bermain karuta, aku pasti bertemu mereka kembali.
Itulah janjiku pada mereka.
Dalam karuta, ada 100 puisi.
Jadi, ada "karakter pembuka".
Jika kau mendengar karakter pertama dari sebuah sajak.
Kalian pasti tahu sajak keduanya.
Dan ini adalah kartu pembuka itu.
Ada 1-6 karakter yang menjadi karakter pembuka.
Ayo kita menggunakan permainan kata untuk membantu.
Sajak, "Ukari keru (Ini bukan untuk ini)" itu dipasangkan...
...dengan "Hageshikare (Kejam)".
Jadi sajak itu berarti,
Ukkari Hage (Botak tak berguna)
Itu mengejutkanku. Ada apa?
Puisi "ukari keru" itu adalah puisi terbaik dari yang terbaik.
Ini adalah puisi dimana seseorang tak bisa menyatakan cintanya.
Ini puisi yang sangat menyakitkan dari cinta yang tak terbalas.
Lalu, di ubah menjadi...
Hal yang tak penting?
Hentikan!!
Cinta tak terbalas itu tak bisa ditahan.
Wow, Kana-chan sangat lucu.
Dalam karuta, orang yang mendengar dan tahu karakter pembuka akan menang.
Untuk menjaga waktunya,
Pembaca pasti akan membaca sajak kedua dahulu...
...sebelum membacakan sajak pertama.
Seperti ini...
~ Dan akupun tak melihat ~ Atau menyebrangi jembatan surga
~Ini bukan untuk ini, aku berdoa di kuil suci ~Yang dia (wanita) inginkan.
Jika sebuah kartu diambil dari wilayah lawan,
Sebuah kartu akan diberikan dari wilayahmu.
Terus diulangi seperti itu.
Dan kau akan menang jika semua kartu diwilayahmu habis.
Tsukue?
Jika aku tidak pergi dalam 11 detik lagi, aku takkan sempat ikut kelas hapalan.
Tapi, kau harus banyak berlatih.
Kau sudah lupa?
Aku sedang senggang dan bergabung di klub ini.
Aku tidak akan bergabung karena aku akan serius bermain karuta.
Apa yang akan kita lakukan pada Tsukue?
Apa kita cari anggota lainnya?
Walaupun kau bilang begitu...
Hanya Komano yang belum bergabung klub apapun.
Tsukue.
Aku tidak ingin anggota lain selain dirimu.
Hanya kau yang bisa, Tsukue.
Datanglah ke kamp pelatihan.
Kau harus datang, oke!
Aku berharap Tsukue akan datang.
Dia baik-baik saja.
Dia pasti akan datang.
Sini, sini.
Semua yang ada di perkumpulan Shiranami.
Kali ini kami akan bergabung di kamp pelatihan.
Kami dari Klub Karuta SMA Mizusawa.
Mohon bantuannya.
Mohon kerjasamanya.
Selamat datang.
Dia adalah mentor karutaku dan Taichi, Pak Harada.
Salam kenal.
Selama 40 tahun ini, aku masih mencoba mencapai Meijin.
Selain itu, dia juga kepala kuil ini.
Dan ini adalah...
Dengan bantuan dari Pak Harada...
Menu spesial kita!
Bagaimanapun kau melihatnya...
Satu pertandingan setidaknya butuh waktu 1,5 jam.
Tapi untuk memenangkan kejuaraan, kau harus memenangkan semua pertandingan.
Karena itulah, kita harus membangun stamina kita untuk pertandingan nanti.
Yang pertama adalah...
Kana!
Ayo, mulai!
Ayo lakukan, Komano.
Ayo, kita mulai pertandingannya.
Semuanya bersiap.
Baiklah.
Kukira kau takkan datang.
Aku sudah bilang kan aku sedang senggang.
Kau benar.
Selain itu.
Ini pertama kalinya.
Apa?
Hanya aku yang bisa melakukannya.
Semangaat!!
Semangaat!!
Hei, awas.
Aku baik-baik saja, aku baik-baik saja.
Ayolah, biarkan aku saja.
Aku bilang tak masalah!
Kau memotong seperti cakar kucing.
Kalau begitu, Chihaya, kau bisa menyiapkan telurnya?
Baik.
Maaf. Kau tidak apa?
Maaf, maaf.
Ini salahmu, Taichi!
Apa itu, Chihaya?
Iya, iya.
Jadi, disampingnya adalah Mashima, ya?
Hah? Terus disebelahnya lagi siapa?
Dia Wataya.
Itu Wataya Arata, kan?
Iya.
Siapa dia?
Dia adalah cucu dari pemain karuta terbaik sepanjang sejarah, Wataya Meijin.
Bukankah dia dipindahkan ke Tokyo karena masalah keuangan?
Tapi, dia disini hanya setahun.
Apa Arata sungguh hebat?
Tentu saja, dia adalah cucu dari Legenda Meijin.
Saat SD, dia selalu memenangkan kejuaraan setiap tahun.
Dan apa kau tahu siapa pemenang keduanya?
Nikuman juga hebat dari dulu, ya?
Begitulah, aku sering disebut sebagai anak ajaib karuta.
Tapi, kau selalu peringkat kedua, kan?
Sebutanku adalah "Si Petir Kota".
Tapi, kau tetap juara kedua, kan?
Tapi untuk menang melawan nikuman...
Arata benar-benar sesuatu, ya.
Um, Kana.
Berhenti memanggilku Nikuman!!
Taichi bahkan tak bisa mengalahkan Arata walaupun ia tak menggunakan kacamata.
Padahal penglihatan Arata sangat buruk.
Benarkah?
Kenapa? Dia menjadikanmu saingan?
Tidak, tidak.
Saat kita bermain karuta saat pelajaran Bahasa Jepang...
...finalisnya adalah Taichi dan Arata.
Saat itu, kacamata Arata hilang.
Itu mungkin karena Mashima yang menyembunyikannya, kan?
Taichi takkan melakukan hal curang seperti itu.
Iya, kan Taichi?
Iya.
Benarkah? Aku yakin dia yang menyembunyikannya.
Sungguh, bukan dia! Kenapa tak percaya padaku.
Tidak, tidak, aku yakin dia yang melakukannya.
Dia seperti melakukannya.
Dia takkan melakukannya.
Selisih 15 kartu, ya?
Jangan khawatir, kau pasti menjadi lebih hebat lagi.
Tapi...
Tak ada yang salah dengan reaksimu, Megane.
Kau hanya tak bisa keluar di saat-saat penting.
Kartu yang terpisah sudah dihapuskan sama sekali.
Apa maksudmu?
Hm, bagaimana, ya?
Dia seperti tak memiliki keberuntungan.
Apa maksudnya...
...Dewa karuta tak berpihak pada Presiden?
Hei, bukan begitu, Oe.
Tidak, tidak sampai seperti itu.
Iya, kan Sensei?
Mungkin dia punya kebiasaan buruk.
Benar, apalagi dia populer diantara wanita.
Tidak, aku tidak seperti itu.
Kau dari tadi menyerang karakter "chihayafuru", kan?
Menurutku itu adalah penyebab utamanya.
Aku paham
Ngomong-ngomong tentang "Chihayafuru",
Saat ini kau satu SMA dengan Chihaya, kan?
Syukurlah kalian berdua bersama.
Hei, tunggu...
Apa maksudmu?
Musim gugur tahun kemarin, ya?
Aku tak sengaja bertemu Taichi di stasiun,
Aku bilang padanya Chihaya akan masuk SMA Mizusawa.
Tsuboguchi-san!!
Karena itu kau pilih SMA Mizusawa, kan?
Hey!
Begitu, ya?
Padahal aku sudah bilang itu rahasia.
Dasar brengsek, Tsugobochi-san!
Sejak dulu...
Taichi dan Arata selalu menghabiskan malam disini.
Begitu, ya?
Taichi selalu mengorok keras.
Aku sama sekali tak bisa tidur.
Tapi, Arata tertidur lelap.
Um...
Apa orang yang mengatakan "Chihayafuru" adalah puisimu itu...
...Arata?
Iya.
Orang seperti apa dia?
Bersemangat.
~ Musim semi datang, sekarang bunga bermekaan
~Menjadi putih
Tunggu.
Gawat.
Aku menancapkan kartu lagi.
Kau benar-benar kuat.
Aku sudah berlatih sendirian selama ini.
Sendirian?
Impianku adalah menjadi Meijin Karuta.
Impian?
Kenapa? Kenapa Meijin?
Soalnya, jika kau menjadi pemain karuta terhebat di Jepang...
...itu artinya kau akan menjadi yang terhebat di dunia, kan?
Terhebat di dunia.
Terbaik di dunia...
...adalah sesuatu yang tak pernah kupikirkan.
Rasanya,
Jantungku berdebar-debar...
...dan seperti diperas.
Seperti orang yg linglung.
Ini pertama kalinya aku merasakan seperti itu.
Presiden...
Di hari ketiga di kamp pelatihan...
Aku mengirim Matsuge dan Nikuman ikut turnamen.
Enaknya, aku juga ingin pergi.
Chihaya, kau sudah kehabisan uang kan?
Benar.
Apa aku harus menjual handuk beruang edisi terbatas ini di yahoo?
Tidak, tidak, tidak.
Ada alasan lain kenapa kau harus ada disini.
Lihat.
Akihito Sudo.
Dia adalah anggota Akademi Karuta Hokuo...
...yang sudah berpartisipasi di turnamen nasional.
Juara dari pada juara.
Apa yang ayah lakukan?
Padahal dia bilang akan pulang pukul 08.00.
Dia ada shift malam, mungkin dia sedang kelelahan.
Kakek.
Sepertinya aku tidak usah datang kali ini.
Tenang saja.
Kali ini, aku akan diam saja disini.
Tapi...
Kau ingin semakin kuat, kan?
Jadi kau bisa bertemu teman-temanmu di Tokyo dengan kepala tegak.
Pergilah. Jangan khawatirkan apapun.
Aku akan segera menyelesaikannya dan kembali kesini.
Arata.
Bayangkan.
Mohon bantuannya.
Ouch.
Maaf.
Mana ucapan maafnya?
Mana ucapan maafnya?
Um.
Tapi, aku sudah bilang "sumimasen".
Jika kau tak meminta maaf, aku akan membuatmu menangis.
Ini dia...
Huruf S dalam nama Sudo adalah "Kejam".
Mengerti?
Pergi sana.
Baiklah.
Mohon bantuannya.
Sangat kejam.
Ini tempatnya?
Disana.
Baiklah
Kau gugup?
Tidak.
Aduh
Arata?
Taichi?
Itu Arata.
Arata Wataya?
Em, kalau tidak salah...
Ni...
Ni!
Ni, ni!
Niku (daging)?
Niku (daging)?
Nishida!
Ni-Niku?
Kau datang, ya?
Sampaikan ucapan terima kasihku pada Chihaya.
Saat aku mendapat telepon darinya,
Aku berpikir untuk berpartisipasi disini.
Kau harusnya bilang sendiri saja.
Em, tapi...
Aku berpikir kalian berdua berpacaran.
Em, aku mana mungkin tahu karena aku jauh.
Tidak, tidak, tidak, kami tidak berpacaran.
Begitu, ya?
Sebentar lagi upacara pembukaan akan dimulai.
Ini.
Nomor HP-ku.
Terima kasih.
Beritahu Chihaya juga.
~ Disaat fajar, saat kabut ada di Sungai Uji.
Maafkan aku, Mashima.
Cepat.
Ini.
Dia hebat.
Kan?
Saat itu.
Saat itu...
Aku menyerah.
Saat hanya tersisa satu di kiri...
...ini adalah "permainan fatal".
Jika itu terjadi, kartu manapun yang dibacakan pertama...
..hasilnya akan diputuskan.
Itu karena semua orang bisa meletakan tangan mereka...
...di kartu dekat mereka.
Seperti cetakan Michinoku, Dari daun pakis kusam.
Saat itu...
...kau hanya bisa bertaruh pada keberuntunganmu.
Keluarlah...
Keluarlah..."Chihayafuru".
~ Itulah yang membuatku bingung
~ Tapi cintaku padamu tetap.
Kau benar-benar tak bagus dalam keberuntungan, ya?
Kau harusnya di-ruqyah oleh Pak Harada.
Berisik.
Masih ada kereta yang jalan, kau bisa pulang duluan.
Aku masih harus bertemu Wataya Arata di final.
Terakhir kali aku melawannya adalah saat SD.
Aku akan menunjukan betapa kuatnya aku saat ini.
Jika kau ingin menangis, menangislah.
~ Saat ditengah hari, Sama seperti bulan di pagi hari, samar dan redup ~
Itu karena kau tak bilang kata maaf.
Bukankah tangan Sudo menghalanginya sangat hebat, kan?
Tapi,
Apa kau ada waktu untuk mengkhawatirkan orang lain?
~ Ayam berkokok di tengah malam.
Keren, ya Wataya Arata.
Dia benar-benar cucu Meijin.
Walaupun lawannya sudah cukup untuk menjadi pemain level A.
Tapi, lawannya tak se-level dengannya.
Terima kasih banyak.
Terima kasih banyak.
Kau hanya bisa bermain karuta saja.
Berpikir untuk memenangkan kejuaran dengan anggota seperti ini?
Kau benar-benar meremehkan kami.
Sudo sudah punya pacar.
Jadi jangan naif.
Itu dia, Tsukue-kun.
Tsukue, semua orang bersikap aneh.
T-Tunggu! T-Tunggu dulu.
Tunggu, tunggu.
Kalian kenapa?
Kalian tidak latihan?
Sepertinya...
Aku tidak tahu untuk apa kita berlatih.
Benar.
Apa? Apa?
Apa yang kalian katakan?
Apa kalian berpikir tidak ada orang yang lebih hebat dari kalian?
Ayase!
Iya!
Saat kau mengayun cepat, kau terlalu banyak mendorong.
Dorongan tanganmu tak terkontrol dan itu dua kali perbedaannya.
Ada pertandingan yang bisa kau menangkan dan tidak kau menangkan.
Baik!
Mashima!
Iya.
Kau sama sekali tak berlatih mengayun, kan?
Ini bukan saatnya untuk malu.
Kau harus mendorong tubuhmu lebih jauh untuk bisa merasakan jaraknya.
Baik!
Nikuman!
Iya!
Saat lawanmu adalah wanita, persentase kemenanganmu menurun drastis.
Dalam karuta, tak ada perbedaan antara pria dan wanita.
Sebelum kau meregangkan bibir atasmu, kau harus meregangkan tanganmu dulu.
Tsukue, ini apa?
Aku membuat aplikasi karuta.
Wow!
Apa ini?
Kau hebat, Tsukue-kun.
Hei, beritahu tentangku lebih lanjut.
Aku sudah bilang kan Mashima?
Tsukue cocok bermain karuta.
Geli...Geli.
Tunggu. Tunggu.
Lihat, lihat.
Ini Chihaya.
[ Hari-hari sebelum Kompetisi Tokyo ]
Fight! Fight! Fight!
Mizusawa! Fight! Fight! Fight!
Gotcha!
"Se o hayami"
"Sumi no e no"
"Ura", "Kaze wo", "Nagara", "Kimi ga tame wo", "Harasu"
Ini, ini, ini.
No! Here.Tidak, disini.
Berhasil!
Maaf.
Iya, Ayase-san.
Baiklah
Ayo.
Ayo.
Satu, dua...
- Sekali lagi. - Ayolah
Ayo, sedikit lagi.
Aku tak bisa lagi.
Nikuman.
Ini sangat keren.
Menakjubkan.
Kana! Kana!
Hey!
Ayo pergi.
"Saat aku mengambil jalan"
"Di pesisir Tago, aku melihat"
"Letak putih yang sempurna"
"Di puncak gunung fuji, Terjadi guyuran hujan salju."
Gunung Fuji pasti sudah ada ribuan tahun yang lalu.
Sepanjang waktu selalu seperti ini, kan?
Oe, kau menangis?
Apa aku aneh?
Tidak.
Aku aneh, kan?
Tapi...
Aku terharu.
Kau sungguh menyukai puisi, ya?
Saat aku berpikir tentang ratusan puisi,
Aku selalu tersentuh oleh penulisnya entah berapa lama waktu berlalu.
Oe.
Aku baru menyadarinya.
Aku tahu saat Tuhan meninggalkanku.
Presiden.
Saat kau menyadarinya, itu sudah cukup.
Dan juga...
Menurutku cinta itu lebih hebat jika kau dekat dengannya
Aku akan mendukungmu.
~Di puncak gunung fuji
~Di lereng gunung
~ Sendiri, tak berkelompok, Berdiri sebuah pohon sakura
Kau terlalu tegang saat sedang menutup area di luar tanganmu.
Kau harus lebih santai.
Dengan menjentikkan jarimu.
Ini mudah jika berada di wilayahmu, tapi jika kartunya ada di wilayah lawan...
...kau harus lebih mendorong atau kau takkan mencapainya.
Kau harus lebih menggerakkan tubuhmu.
Ada apa, Kana?
Sangat tenang.
Sepertinya hanya ada kita di sekolah.
Ya, karena ini sudah malam.
"Morotomo ni" adalah tentang seorang biksu...
...yang membaca puisi ketika ia melakukan pelatihan seorang diri.
Hanya ada satu pohon sakura yang mekar di pegunungan...
...dan ia memanggilnya sebagai seorang teman karena hanya ada mereka berdua.
Bukankah puisi ini agak sedih?
Di puncak gunung fuji, sendiri, tak berkelompok, berdiri sebuah pohon sakura
Kecuali untukmu, teman kesepian. Untuk orang lain yang tak kukenal
Aku sama sekali tak merasa kesepian.
Aku...
Aku mendengar sebuah puisi dari ikatan yang kuat.
Selama kau berada disini...
Aku akan berjuang.
Itulah kenapa...
Aku ingin lebih mengenal...
...tentang dirimu.
Ayo kita mennagkan.
Pertandingan esok.
Ya!
Taichi.
Terima kasih.
Untuk apa?
Karena kau sudah menyukai karuta.
Iya, hal itu...
...membuatku sangat bahagia.
Sampai jumpa besok.
Sampai jumpa.
Iya.
Chihaya.
Ayo kita berjuang sebaik mungkin.
Iya.
Sampai nanti.
Doa terakhir?
Tidak.
Yang aku doakan tak ada yang menjadi kenyataan.
Itu karena kebiasan burukku.
Akhirnya besok ya? Aku akan datang mendukungmu.
Pak?
Iya?
Puisi "Chihayaburu" itu tentang Dewa, kan?
Iya, bisa dibilang begitu.
Chihayaburu (Kekuasaan Dewa zaman dahulu) itu...
...pasti para dewa akan berada disana juga.
Jika itu pakaiannya mobil, pasti itu seperti Gundam.
Contoh macam apa itu.
Kenapa kau menanyakan itu?
Aku bertemu Arata.
Aku bertemunya di turnamen kemarin.
Kau bertemu megane, ya?
Dia sangat hebat.
Lalu, akhirnya aku menyadarinya.
Tak peduli berapa lama aku menghabiskan kehidupan remajaku, aku tak bisa mengalahkannya.
Apa kau membicarakan karuta?
Itu juga termasuk.
Arata...
...mungkin aku dan Chihaya adalah sepasang kekasih.
Tapi, terlepas dari itu...
Aku mengikuti Chihaya dan mendaftar di Mizusawa
Membuat klub karuta...
...sebagai alasan agar aku bisa lebih lama bersama Chihaya.
Itu bukan berarti aku menyukai karuta.
Ah, maafkan aku berkata begitu pada guru karuta.
Tidak, aku juga menyadari sesuatu.
Aku adalah orang seperti itu.
Membodohi.
Menipu.
Merebut.
Menyembunyikan.
Tak peduli berapa banyak aku memohon.
Jika dibandingkan dengannya, Dewa tidak akan...
...membuat puisi, Chihayaburu untuk mengubahku.
Matsuge-kun.
Kau tahu puisi, "Kono tabi wa" kan?
Karena ia tak mampu menyiapkan persembahan...
...daun musim gugur diberikan sebagai penghormatannya.
Sebuah puisi dimana menyerahkan segalanya pada keputusan Dewa.
"Saat ini..."
"Karena aku tak bisa membawakan persembahan, lihatlah Gunung Tamuke"
"Ini adalah daun brokat merah, sebagai penghormatan pada para Dewa"
Kau bisa memuji para dewa untuk mendapat keberuntungan.
Menurutku, hal yang istimewa yang bisa dilakukan manusia adalah melakukan yang terbaik.
Kau tak bisa menang hanya dengan mempertaruhkan masa mudamu saja.
Matsuge...
Ambillah resiko.
Sebentar lagi, upacara pembukaan akan dimulai.
Para pemain dan ofisial...
...silakan masuk ke lapangan.
Untuk Panitia Operasional, silakan tunjukan denahnya.
Aku ulangi.
Sebentar lagi, upacara pembukaan akan dimulai.
Para pemain dan ofisial...
...silakan masuk ke lapangan.
[ Toko Pakaian Tradisional Oe ]
Jadi karena ini Oe bergabung ke klub?
Jadi ini alasan Oe bergabung?
Mereka semua berpakaian hakama.
Aku sungguh bahagia.
Semuanya, mohon bantuannya.
Itu yang kupikirkan.
Toko Pakaian Tradisional Oe.
Mengembalikan Bendera Kejuaraan, Akademi Hokuo.
Itu dia.
Itu orang yang mengalahkanmu?
Berisik.
Semuanya terlihat sangat kuat.
Semoga tidak melawan Hokuo. Semoga tidak melawan Hokuo.
Pertandingan dimulai 2 menit lagi.
Ayo kita mulai pertandingan pertamanya.
Pembacanya adalah Joumori, pembaca lisensi kelas A.
Ayo main sportif.
Mohon bantuannya.
"Teluk Naniwai, sekarang bunga bermekaran, tapi untuk musim dingin"
"Datanglah musim semi, saatnya bunga bermekaran"
Akademi Eikou, semangat!
Tunggu aku
"Datanglah musim semi, saatnya bunga bermekaran"
Aku pasti akan mendapatkanmu.
~Dari Gunung Yoshino~
~Seperti rumput laut asin,~
~Dalam cahaya damai~
~Dalam kesusahan mengerikan ini~
~Biarkan angin surga~
~Biarkan aku menunjukkan ini padanya!~
Kana, bagus!
Terima kasih.
Kau hebat.
Syukurlah.
Sedikit lagi.
~Hanya karena perkataannya,~
~Di lereng gunung,~
~Ketika aku melihat ke arah lain~
Mizusawa, kemenangan pertama!
Mizusawa, kemenangan kedua!
Mizusawa, kemenangan ketiga!
Dengan 3 kemenangan dan 2x kalah, Mizusawa memenangkan pertandingan ini.
Terima kasih banyak.
Baiklah.
Aku sangat senang.
Pertandingan tim memang sangat menyenangkan!
Baiklah! Saatnya makan coklat!
Lawanmu sangat kuat.
Jangan khawatirkan itu.
~Kalau aku harus pergi dekat pantai itu. Aku hanya akan membasahi lenganku.~
~Di padang musim gugur~
Okeh!
~Lebih baik tidur~
Aku sudah menang di sini.
Komano.
Komano!
Satu per satu. Satu.
Okay.
~Musim dingin kesepian~
Terima kasih banyak.
~Di rumah tua ini,~
~Oh, jejak kaki yang terlukis~
Baiklah!
~bahkan ketika kebencianmu Membuatku menodai lenganku dengan air mata~
Beruntung!
Terima kasih banyak.
Masih ada tahun depan.
[ SMA Mizusawa ]
Selamat atas kemenangan pertamamu, Kana!
Terima kasih banyak.
Tenanglah. Hal yang bagus kita ada di peringkat atas liga.
Tapi sepertinya lawan kita berikutnya, SMA Tomihara Barat punya 1 pemain kelas A.
Kelas A?
Iya.
Aku, aku, aku!
Aku ingin melawan pemain kuat!
Apa yang aku katakan adalah, sehingga akhirnya kita bisa menang,
Kita harus memikirkan tentang urutan pemain.
Kita akan segera memulai semifinal.
Tolong tiap sekolah segera menyerahkan tabel urutan.
Baik, pak!
Pemain kunci, aku, Ayase, dan Mashima harus menang.
Sehingga pemain kelas A tersebut harus berhadapan dengan Tsukue.
Itu harus sesuai dengan urutan lawan.
Tapi.
Kalau kita melakukan itu, kita akan punya kesempatan besar untuk menang.
Beginilah bagaimana strategi sangat penting dalam kompetisi tim.
Semua orang melakukan hal ini ketika mereka mencapai tingkat ini.
Okeh!
Aku sepertinya tepat.
~Berbaring sendirian,~
Dapat!
Rentetan kedelapan.
Hei, hei, rentetannya tak berhenti.
Ini kemenangan yang mudah!
Komano! Ayo ambil yang berikutnya!
~Bisakah kau menyadari Kekosongan malam itu?~
~bahkan ketika para dewa,~
Aku dapat "Chi"!
Okeh!
Kita dapat "Chi"!
Aku juga mendapatkannya.
Baiklah
Rentetan kartu kesembilan!
Presiden, mantap!
Apa yang kalian katakan tentang prediksi urutanku!
Pukul mata banteng.
Akhirnya berikutnya adalah final.
Benar.
Aku tidak percaya.
Lawan Tsukue sungguh hebat.
Benarkan Tsukue?
Aku akan pergi.
Kalau 3 anggota menang, itu sudah cukup untuk memiliki kemenangan keseluruhan.
Ujian juga sudah dekat. Sebenarnya, Aku tidak punya waktu untuk ini.
Tsukue.
Ini tidak seimbang, kan?
Kau bilang hanya aku yang bisa melakukan ini?
Sebenarnya siapa saja tak masalah, kan?!
Aku tidak mengatakan seperti itu.
Aku benar-benar ingin kau bermain karuta.
Itu benar, Tsukue.
Lebih baik kalau aku tidak...
...bermain karuta.
Jika aku sendirian seperti sebelumnya,
Aku tidak mau merasa seperti ini.
Aku tidak...
...memiliki bakat dalam karuta.
Aku yakin jika aku juga...
...nanti tidak akan berguna.
Aku juga tidak...
...memiliki bakat.
Aku masih melakukannya bahkan jika itu menyakitkan.
Aku masih melakukannya bahkan jika aku ingin melarikan diri.
Jika kau terus melanjutkan, suatu hari...
Aku yakin kau akan melampaui dirimu yang sekarang.
Kami pasti akan menang jadi tolong dukung kami.
Oh, disana kau rupanya.
Apa kabar?
Dia dari perkumpulan Shiranami.
Kami adalah Hokuo!
Kami sangat kuat!
Kita raih kejuaraan nasional!
Ya
Kita mungkin...
...bermain kompetisi tim seolah-olah itu kompetisi individu.
Kami juga bukan tim.
Kami sekarang akan mengumumkan urutan pemain untuk final.
SMA Mizusawa, #1 - Yusei Nishida.
Baik.
Akademi Hokuo, #1 - Nayuta Amakasu.
Baik.
SMA Mizusawa, #2 - Tsutomu Komano.
Akademi Hokuo, #2 - Haruto Takuma.
Baik.
SMA Mizusawa, #3 - Taichi Mashima.
Baik.
Akademi Hokuo, #3 - Hiro Kinashi.
Baik.
SMA Mizusawa, #4 - Chihaya Ayase.
Baik.
Akademi Hokuo, #4 - Akihito Sudo.
Baik.
SMA Mizusawa, #5 - Kanade Oe.
Baik.
Akademi Hokuo, #5 - Yuuta Ryugasaki.
Baik.
Silakan atur kartunya.
Mohon bantuannya.
Bisakah kau mengatakannya sekarang?
Ucapkan "minta maaf".
Kita akan mulai pertandingan final.
Mohon bantuannya.
Mohon bantuannya.
~Diteluk Naniwa, saat ini bunga sedang bermekaran di musim dingin~
Hokuo! Ayo kita menangkan 5 pertandingan!
Iya!
~Musim Semi tiba, sekarang bunga bermekaran.~
Mi-
-zu-
-sa-
-wa! Fight!
~Musim Semi tiba, sekarang bunga bermekaran.~
~ Demi dirimu yang berharga ~
Wow!
Mereka adalah sekolah karuta bergengsi.
bagus!
Aku mendapat milikku disini, Sudo.
Tentu saja, kita terhebat.
Tentu saja!
Sudo, bagus.
Bagus!
Ayo menangkan yang berikutnya juga.
Yeah!
~Untuk gubuk yang kusam~
~musim semi telah berlalu~
~Seperti untai permata~
Okay, kesempatan!
Itu sentuhan salah.
Ayo kita jaga ini.
~Meskipun ia meninggalkanku,~
~Selama laut luas Menuju banyak pulau kecil yang jauh~
Aku terus menjaga milikku.
Bagus!
Kenapa dengan semuanya.
Mereka sepertinya akan kalah.
Selain itu...
Kenapa dia tidak mengambil kartu?
Dia bahkan tidak bergerak.
Dia bahkan tidak bersiap.
Mungkin dia kehilangan antusiasnya.
Apa kau meremehkanku?
Kau melihat yang lain dari tadi.
~Sebaiknya hari ini aku harus mengakhiri hidupku.~
~ Di puncak gunung fuji, sendiri, tak berkelompok, berdiri sebuah pohon sakura~
"Kecuali untukmu, teman kesepian,"
"Bagi orang lain aku tidak dikenal."
Aku sama sekali tidak merasa kesepian.
Aku...
Aku mendengar sebuah puisi dari ikatan yang kuat.
Selama kau berada di sini,
Aku bisa melakukan yang terbaik.
Karena itu...
Aku ingin tau
lebih banyak tentangmu.
Chihaya.
Apa baik-baik saja.
Percayalah pada kita dan kerahkan semuanya!
Mizusawa! Ini dia!
Ya
Ya
~ Kecuali untukmu, teman kesepian. Untuk orang lain yang tak kukenal ~
~Ini bukan untuk ini, aku berdoa di kuil suci
Baiklah
Aku mengerti!
Bagus, Nishida!
Ini dia.
"Saat aku mengambil jalan, di pesisir Tago, aku melihat, letak putih yang sempurna."
Bagus!
Aku dapat "Tago no Ura".
Hokuo, fokus!
Yes
"Di puncak gunung fuji, terdapat guyuran hujan salju."
~Tentunya tidak ada~
~Seperti pelaut~
okeh!
Terima kasih banyak.
Hokuo, 1 menang!
~Atap Rush-mat yang kasar. berlindung dari gubuk panen Di sawah musim gugur ~
Terima kasih banyak.
Hokuo, 2 menang!
Bagus!
Hokuo, hanya 1 kemenangan lagi kita menjadi pemenang!
Kita akan mendapatkan 3 kemenangan.
Ayo dapatkan 3 kemenangan!
~Dari puncak Tsukuba~
Aku mengerti!
Chihaya, bagus!
~Gelombang berkumpul~
Ya!
Bagus!
Aku menaaaanggg!!
Mizusawa, 1 menang!
Bagus, Nikuman!
Ya
~Biarkan aku tunjukkan ini padanya~
Dapat!
Bagus, Chihaya!
Dapat!
Pendengaran Chihaya sudah mulai menangkap kebiasaan pembaca.
~Sesungguhnya, Inilah dimana~
Ya
Aku masih terus dapat!
Baiklah
Ayo, Ayase!
~Jika itu keinginanku, untuk mengambil chrysanthemum putih, Dibingungkan oleh embun beku~
Ya
Baiklah! Ya!
Aduh!
Terima kasih banyak.
Terima kasih banyak.
Terima kasih banyak.
Aku kira masih ada kartu kosong.
Kau mengambil kartu dengan cara buruk.
Dia mati!
Dia mati! Mati...
Tidak apa-apa. Dia hanya tidur.
Dia mati!
Bagaimanapun, kita masih memiliki satu lagi.
Apa dia tidur?
Ini adalah pertandingan penentuan.
Pertandingan penentuan.
Pertandingan penentuan.
Pertandingan penentuan?
Benar.
Aku tidak pernah melihat
Kartu Matsuge dibaca dalam pertandingan penentuan.
Apa yang aku miliki adalah "Kono tabi wa".
Musuhku memiliki "Chihayaburu".
Ada enam kartu yang belum dibaca.
Kalau "Chigiri okishi" telah dibaca, Aku harus berhati-hati untuk tidak salah sentuh.
~Waktu awal musim gugur, Aku mungkin kebetulan memetik bunga. ~
~Meskipun aku tidak ingin untuk hidup di dunia yang mengambang ini, Walau aku tetap di sini,~
Fokus!
Ya!
Itu akan datang berikutnya!
Ya!
Tuhan, Kumohon.
Aku tidak masalah mengalami nasib buruk seumur hidupku.
Kumohon untuk kali ini saja.
Hanya untuk kali ini.
Hanya untuk sekali ini saja!
~Biarkan aku mengingat hanya tengah malam ini dan di bulan purnama ini.~
Ayo! Ayo! Ayo!
~bunga cherry 8x lipat Di Nara--kursi tua Negara kita--telah mekar,~
Tidak.
Permisi.
Bukan itu.
Terima kasih.
Mashima berlatih mengayun ketika ia tidak diperlukan.
Dia mencoba untuk keluar dari wilayah lawan.
Dalam pertandingan penentuan?
Taichi
Itu dia.
kalau aku tau itu tidak akan datang, kau harus datang mendapatkannya.
Aku akan mendapatkannya! Aku akan mendapatkannya!
Aku akan mendapatkan "Chiha"!
Chihaya.
Silahkan lihat.
Takdir Presiden.
~Dalam tempat pengadilan kami 9x Menumpahkan parfum manis mereka hari ini.~
~Sebagai janji embun~
Kartu kosong.
Sentuhan salah.
Terima kasih banyak.
Terima kasih banyak.
Mizusawa adalah pemenang!
Taichi!
Mashima!
Presiden!!!
Ribuan tahun lalu,
Ariwara no Narihira membaca puisi cinta.
Itu menyenangkan, kan, Taichi?!
Sangat menyenangkan!
Tapi...
Semua yang aku lihat sekarang adalah...
Lihat pada karakter, "Chiha".
Chihaya.
Ini.
Nomor HP Arata.
Aku bertemu dengannya pada turnamen terakhirku.
Kau bertemu Arata?
Kau harus memberitahunya.
Itu harus darimu.
Halo?
Arata?
Chihaya?
Tim kami
menjadi pemenang, Arata.
Kami akan pergi ke sana.
kami akan masuk nasional.
Hey, hey, hey. ini, ini!
Kau harus mengatakan sesuatu, Taichi!
Hey, hey, hey.
Aku berpikir kita harus pergi makan sesuatu yang enak. Apa yang kau mau?
Ikut! Ikut! Ayo makan? Apa yang harus kita makan?
Arata?
Hmmm
Aku...
ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu.
Apa?
Saat itu.
Aku adalah orang yang menyembunyikan kacamatamu.
Saat itu, maksudmu saat itu?
Yeah. aku mengambilnya.
Gitu ya.
Kau memang begitu.
Iya.
Aku tahu.
Aku tidak mau dia melihat...
...saat aku dikalahkan olehmu.
Aku tidak mau kau membenciku.
Hanya karena Chihaya.
Begitu, ya?
Aku sedikit mengerti darimana kau berasal.
Arata.
Aku...
...masih tidak mau dibenci oleh Chihaya sampai sekarang.
Itu karena aku mencintainya.
Karena itu, suatu hari, Aku akan mengalahkanmu.
Aku akan melampauimu di karuta.
Taichi.
Aku...
Aku berhenti main karuta.
Apa
Aku berhenti main karuta.
Subtitle Indonesia dari: Subscene signora1897
Improvisasi dari Subscene yefta_ade upload from nekonime.com Credit: Animakosia.net #rate
English subtitles by SkewedS Translations http://tl-skeweds.blogspot.com/ Freely made for fans by fans. Definitely not for profit. Translations - Ais Pastebin release link & notes - http://pastebin.com/2ASZD8R3
[ Chihayafuru - Sajak ke-2 ]
Warna bunga-bunga perlahan mulai berubah
Semakin dekat dengan kepadatan waktu yang lama
Api itu hanya sesaat dan dalam slow-motion
Itu seperti garis lurus yang bercahaya
Seolah menggetarkan udara dan memainkan debaran
Dan kini menyalakan api di suatu malam yang sunyi
Dengan seluruh cinta dan perasaan yang berbeda
Sebenarnya hanya dengan begitu saja
hanya dengan begitu saja
Bagaikan percikan FLASH, bersinar
permainan kilat yang terbaik
Dengan meninggalkan suara yang dimainkan
FLASH, lebih cepat
kecepatan kilat yang tercepat
Dalam waktu yang singkat, dengan momentum luar biasa
FLASH, bersinar
permainan kilat yang terbaik
Mengubah tangan menjadi busur dan panah
FLASH, lebih cepat
kecepatan kilat yang tercepat
Aku berharap dapat menggapai celah kehampaan itu, FLASH
Bagaikan percikan FLASH, bersinar
permainan kilat yang terbaik
Dengan meninggalkan suara yang dimainkan
FLASH, lebih cepat
kecepatan kilat yang tercepat
Dalam waktu yang singkat, dengan momentum luar biasa
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.