Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Jane telah mengetahui bahwa Red John adalah satu dari tujuh tersangka.
Tapi Red John juga mengetahui ketujuh nama di daftarnya Jane.
Aku akan memberitahumu ketujuh namanya...
Dan aku ingin kau meletakkan pelacak GPS di ponsel mereka.
- Penyadapnya sudah terpasang? - Semuanya?
Ya, GPS dan audionya.
Baiklah. Kita akan mengawasi mereka seperti elang.
Kita catat ke mana pun mereka pergi 24/7.
- Baiklah. - Kami dapat panggilan tak bernama...
Ke unitmu. Seseorang atau sekelompok orang dalam masalah...
- Di 5570 West Huron. - Brett Partridge ada di sana.
- Astaga! Partridge? - Harimau.
Harimau.
- Lisbon, akhirnya. - Maaf, Patrick.
Teresa tak bisa menjawab teleponnya saat ini.
Tuan?
Kau yakin tak perlu kupanggilkan taksi?
Tidak perlu. Kau sangat ramah dan baik.
- Terima kasih banyak. - Sama-sama.
Selamat malam.
Tepikan mobilnya.
Tidak!
Pak, apakah kau sadar melewati garis kuning ganda?
Kumohon, Petugas. Ini bukan masalah. Kau harus pergi.
- Apakah kau mabuk? - Tidak sama sekali.
Pak, aku minta kau keluar dari mobilmu.
- Petugas, aku minta maaf. - Pak? Jangan...
Sialan!
Apa? Meledak?
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memadamkannya?
Baiklah, jika asapnya sudah hilang beri tahu aku.
Aku akan mengirim tim ke sana. Sheridan, apa yang terjadi di sini?
Kami mendapat telepon sekitar satu jam yang lalu...
Dari agenmu, Lisbon.
Dia menelepon untuk meminta bantuan dari alamat ini.
Petugas merespons lalu menemukan pria yang sudah mati, dan Lisbon pingsan.
- Bagaimana keadaannya? - Belum tahu. Paramedis bersamanya.
- Dia mengetahui identitas mayatnya? - Ya, namanya...
Brett Partridge, petugas forensik.
- Apa kau mengenalnya? - Mungkin saja.
- Jane, bagaimana keadaannya? - Aku tak tahu. Apa kau bawa air?
- Apa? - Aku butuh air!
Apakah ada yang membawa air?
- Sebotol air! Siapa pun! - Aku punya.
Terima kasih.
Tunggu!
- Bos, sudah merasa lebih baik? - Jauh lebih baik, terima kasih.
Selamat pagi.
- Pak? - Lisbon.
Aku akan menemuimu sebentar lagi.
Lisbon.
Bantu aku, bisa?
Teresa.
Maafkan aku.
Semuanya baik-baik saja. Tenanglah, kau aman.
Kau aman.
Apa yang terjadi?
Kau tak ingat apa pun?
Selain Partridge, tidak. Kenapa?
- Bagaimana keadaannya? - Tak apa-apa.
Dokter bilang kau sama sekali tak terluka.
Selain bekas terbakar dari alat kejut listrik.
- Pukul berapa ini? - Kurasa pagi.
Partridge sudah mati.
Red John membunuhnya tapi tak melakukan apa-apa padaku.
- Kenapa? - Dia tidak diam saja.
Dia mengambil darah Partridge...
Dan mengoleskannya ke wajahmu, membuat tanda miliknya.
Baiklah.
Apa artinya itu?
Dia hanya bermain-main, kehabisan waktu.
Mungkin ada yang membuatnya takut...
Dan dia tak bisa menyelesaikan kebiasaan rutinnya.
Kau benar tentang pelacakan ponselnya.
Red John memancingku seperti ikan.
Setidaknya dia melemparmu kembali.
Aku akan menyuruh Van Pelt mencabutnya.
Itu semua ilegal selain hal yang lain.
Memang benar.
Tunggu. Sebelum Partridge mati...
Dia menatapku dan berkata, "Harimau." Seperti dalam puisi.
Itu juga sama seperti yang dikatakan Red John padamu, 'kan?
- Ini menarik. - Apa artinya itu?
Aku tak tahu.
Halo? Ny. Lee? Carmen Lee?
- Maaf, sepertinya salah kamar. - Maaf.
Selama ini Red John selalu selangkah di depan kita.
Aku tahu kau mengatakan dia bukan cenayang, tapi aku tak yakin.
Kau yang mengatakannya sendiri.
Ketika Red John membunuh Eileen Turner...
Rasanya dia seperti memasuki kepalamu dan membunuh kenangan indah.
Bagaimana dia bisa melakukan itu jika bukan cenayang?
Itu pertanyaan yang bagus.
Kau masuk ke kotak suara dr. Sophie Miller.
Jika ini adalah panggilan darurat, silakan hubungi 911...
Untuk mendapat bantuan secepatnya.
Jika bukan, tinggalkan pesan dan akan kuhubungi secepat yang kubisa.
- Terima kasih. - Sophie, ini Patrick Jane.
Sudah lama tak bertemu. Aku senang mendengar suaramu.
Ada sesuatu yang ingin kutanyakan kepadamu.
Bisakah kau telepon aku jika punya waktu?
Terima kasih. Semoga kau baik-baik saja.
- Bagaimana keadaan bos? - Sudah siuman dan masih kesal.
- Apa hari ini dia keluar? - Kurasa.
Hati-hati.
Siapa yang bertanggung jawab sampai Lisbon kembali?
- Aku, Pak. - Kurasa tak ada waktu istirahat.
Semalam ada mobil meledak di Churchill Road.
Korban ada satu orang. Kepolisian Sacramento sudah di TKP.
- Kami akan ke sana. - Aku akan pergi bersamanya.
Akan kuperiksa Departemen Kepolisian untuk melihat apa yang mereka tahu.
- Kau, Jane? - Aku sibuk.
Tak diragukan lagi. Sangat beruntung Lisbon ditemukan, ya?
Keberuntungan yang luar biasa. Red John mengampuni nyawanya.
Lagipula, apa yang dia lakukan di sana?
- Apa maksudmu? - Ketika ada telepon...
Tentang rumah itu, tak disebutkan nama Partridge atau Red John.
Lalu kenapa Lisbon pergi ke sana?
Aku tak tahu. Kurasa mengikuti firasat.
Firasat?
Jane, aku mengerti kau sangat menyukai kerahasiaan.
Aku bahkan memberikan toleransi dengan batas tertentu.
Tapi aku kuberi tahu kepadamu sekali lagi.
Jika kau mengetahui di mana Red John, aku akan datang. Jelas?
Sangat jelas.
Kurasa itu Bertram. Kita tahu Red John memiliki pengaruh.
Itu jelas jika melihat apa yang telah dia lakukan.
Bertram punya pengaruh lebih besar dari siapa pun dalam daftar Jane.
Bukan. Bret Stiles memiliki jaringan di seluruh dunia...
Dengan ribuan pengikut dan aset miliaran dolar.
Baiklah, selain Stiles. Tapi Bertram ada di departemen.
Dia mengawasi penyelidikan, menyembunyikan jejak.
Bilang kalau aku salah. Silakan, katakan saja.
- Kurasa kau tak salah. - Benarkah?
Mungkin saja itu Bertram.
- Ada yang menakutkan dengan dirinya. - Benar, 'kan?
- Jadi kau setuju denganku? - Kurasa seperti itu.
Baguslah.
Para penonton menjadi histeris karena Cho setuju dengan pendapatku.
Aku menyuruh seorang pria menepi sebelum tengah malam.
Dia terlihat sedang mabuk.
Dia sempat berbicara denganku lalu dia menginjak pedal gas...
- Kau catat nomor pelatnya? - Ya, nama pria itu Titus Stone.
Aku sudah mengirim identitasnya ke kantormu.
Petugas forensik telah mengambil mayatnya...
Tapi kau tak kehilangan apa pun. Pria itu hangus terbakar.
Cho, lihat ini.
Lubang di atap mobil berarti bomnya ada di dalam mobil.
Lekukan lubang mengarah ke dalam.
Jadi bomnya ada di luar di atap mobil.
Tapi bagaimana? Sepertinya tak ada tempat untuk meletakkannya.
- Bagaimana bomnya diletakkan? - Apa kau melihat ledakannya?
Tidak, tapi kamera dasbor mobilku merekamnya.
Kau harus melihat ini.
Ini dia.
Kau lihat sesuatu yang di sana? Apa itu?
Putar lagi.
Ada cahaya yang bergerak menuju mobil dari arah depan.
Apakah ada sesuatu yang terbang?
Sepertinya itu mengenai mobil tepat sebelum meledak.
- Mungkinkah itu sejenis misil? - Aku tak yakin.
Bisa jadi pesawat tanpa awak (Drone).
Pesawat tanpa awak?
- Itu gila. - Putar lagi.
- Baiklah. - Permisi.
- Hai, Grace. - Hai, Tampan.
Aku tak ingin membangunkanmu saat pergi...
- Tadi malam sangat luar biasa. - Ya, luar biasa.
- Malam ini aku bebas. - Kedengarannya bagus.
Aku pikir, kita harus mendiskusikan agenda baru...
Yang fokus secara signifikan pada pendekatan baru dengan sesuatu.
- Apa seseorang baru saja lewat? - Benar.
- Kenapa kau menelepon? - Titus Stone.
Tak pernah ada penangkapan, tak ada keluarga di Amerika.
Dia punya sepupu di Minneapolis dan sudah dihubungi.
Dia bekerja di sebuah perusahaan bernama Modern Aerodynamics.
Menurut situs, mereka mendesain kendaraan udara tanpa awak.
- Kau tahu benda apa itu? - Drone?
Bagaimana kau tahu?
Patrick.
Dr. Miller. Sophie.
- Ada apa, Cho? - Kau menyelidiki kasus ini?
- Aku selalu mengerjakan kasus. - Rigsby akan ke rumah korban...
Dan aku akan bicara dengan beberapa orang tentang drone.
Drone? Itu hal baru.
- Aku ikut. - Baiklah, sampai jumpa.
Halo, aku Kris Makkena, Salah satu direktur perusahaan ini.
Aku agen Kimball Cho dari CBI. Ini Patrick Jane.
Maafkan aku, tapi ini adalah pagi yang berat.
Rekanku ada di ruang rapat. Silakan ke sini.
- Apa kau membuat drone? - Kami hanya mendesain...
Kami tak membuatnya.
Apa yang dilakukan Titus Stone untukmu?
Titus bekerja bersama kami sejak perusahaan ini berdiri.
Dia kepala bagian desain. Dia orang yang genius.
Dia orang genius kami. Dia sangat cerdas.
"Genius" dan "Cerdas" biasanya adalah sinonim untuk "Sulit."
Dia memang sangat eksentrik.
Dia selalu canggung dan tak selalu mudah bergaul.
Tapi pada akhirnya kami semua mengaguminya.
Aku meragukan itu.
Elliott.
Elliott Winston. Aku menjalankan perusahaan ini dengan Kris.
- Kau agen Cho, 'kan? - Benar.
Menurut pengacara kami, kau berpikir sebuah UAV membunuh Titus.
- Apa itu benar? - UAV adalah...
- Pesawat tanpa awak, sebuah drone. - Kami sedang menyelidiki itu.
- Lalu kenapa kau ada di sini? - Apa maksudmu?
Produk kami tak terlalu disukai di beberapa tempat di luar negeri.
Atau sebenarnya di dalam negeri.
Jika UAV terlibat dalam hal ini, maka sudah jelas...
Seseorang memutuskan untuk menggunakan Titus yang malang...
Sebagai pelengkap dalam suatu teater politik.
- Yang mana itu adalah... - Elliott.
Terorisme.
Seharusnya yang ada di sini adalah FBI bukan agen negara bagian.
Kami berhubungan dengan FBI.
Jika menemukan bukti terorisme, kami akan mengambil langkah tepat.
Untuk sementara, ini adalah kasus pembunuhan.
Sekarang, apa Stone memiliki masalah dengan orang lain di sini?
Tak ada yang serius. Sepengetahuan kami tak ada.
- Apa yang sedang dia kerjakan? - Dia mulai mengerjakan produk baru.
Dia baru saja menyelesaikan pekerjaan dalam proyek bernama Redbird.
Kami mengirimkan itu ke angkatan militer beberapa bulan yang lalu.
- Redbird? - Ya.
Itu nama yang keren. Apa itu jenis pesawat tanpa awak...
Yang meluncurkan misil dan menghancurkan truk dan rumah?
- Semacam itu. - Aku mengerti. Redbird.
- Apa warnanya merah? - Bukan, hitam. Apa intinya?
Tak ada. Tapi dengan menyebutnya saja membuat kalian tegang.
- Kenapa? - Pekerjaan kami untuk Pentagon...
Dilindungi oleh perjanjian ketat yang sangat rahasia.
Jadi secara teknis, mengakui keberadaan Redbird...
Adalah pelanggaran terhadap hukum federal.
Kita semua bisa masuk penjara hanya karena membicarakan hal ini.
- Itu bisa menjelaskan semuanya. - Bisa saja.
Beberapa orang gila yang berpikir kami adalah penjahat perang...
Menjadikan kami sebagai target mereka.
- Dialah yang harus kalian cari. - Mungkin.
Di mana ruang kerja Stone?
Ini Nicholas Vashum. Dia asisten peneliti Titus.
Jika butuh yang lainnya, beri tahu aku.
- Bung, aku Jane, dia Cho. - Hai.
- Untuk apa semua serangga ini? - Kami sedang mengerjakan UAV...
Yang menirukan cara serangga terbang.
Kata Titus akan membantu jika ada gambar serangga di sini.
Kenapa kau ingin meniru cara serangga terbang?
Agar bisa membuat drone yang sangat kecil seukuran nyamuk.
Itu bisa mendarat di kausmu dan kau tak akan menyadarinya.
- Itu menakutkan. - Ya, kurasa.
Kudengar Stone bisa sangat menyebalkan.
- Kau ada masalah dengannya? - Tidak.
Tidak. Aku bisa memahami dirinya.
Aku selalu tertarik kepada pikirannya.
Itu lebih menarik dibanding dengan sikapnya.
Sama seperti orang lain.
Contohnya saat dia memulai diet beberapa bulan lalu...
Jika aku membawa makanan apa pun, dia akan mengusirku keluar ruangan.
Dia bilang aku menyabotase dia. Semacam itu.
Apa yang dilakukan Stone dalam waktu luangnya?
Dia sering bermain video game dan menonton film.
- Kurasa film samurai. - Ya, dia suka hal berbau kungfu.
Lebih seperti Kurosawa. Apa dia menemui seseorang?
Maksudmu wanita? Tidak.
Bagaimana dengan pelacur?
Apa yang membuatmu berpikir dia melakukan itu?
Pria gemuk kesepian yang sedang berdiet.
- Dia coba membuat seseorang kagum. - Dia tak mengatakannya padaku.
Apa yang kau tahu tentang Redbird?
Kau bisa bebas mengatakannya karena Cho dan aku...
Mempunyai izin keamanan tingkat tinggi.
Tak ada. Aku tak banyak mengerjakan Redbird.
Bosmu bilang kau banyak mendapat ancaman dari orang-orang...
Yang tak menyukai drone. Apa itu benar?
Ya, itu memang terjadi. Menakutkan ada pembenci di luar sana.
Tentu saja mengerikan.
Aku akan menunggu di luar.
Jika laptop itu milik Stone, aku harus membawanya.
Aku harus bertanya. Banyak data rahasia di dalamnya.
Kalian benar-benar punya izin keamanan tingkat tinggi?
Tidak.
Kau masuk ke kotak suara dr. Sophie Miller.
Jika ini adalah panggilan darurat, silakan hubungi 911...
Untuk mendapat bantuan secepatnya.
Jika bukan, tinggalkan pesan dan akan kuhubungi secepat yang kubisa.
Grace, aku ingin kau hentikan apa yang sedang kau lakukan...
...dan lacak alamat ini untukku.
Kami melacak kartu kredit milik Stone dan Jane benar.
Dia menyewa pelacur melalui jasa layanan bernama Private Companion.
- Apa kau mendapatkan nama? - Ya.
Seorang wanita bernama Carol Mathews bersama Stone malam sebelum dia mati.
- Rigsby sedang menjemputnya. - Bagaimana dengan laptopnya?
Apa ada masalah dengan izin keamanan?
Tidak, kami bicara pada FBI hanya ingin melihat kalendarnya...
Dan surat-suratnya. Mereka tak keberatan.
Van Pelt bisa mengatasinya. Kapan kau keluar?
- Kuharap secepatnya. - Semoga beruntung.
Terima kasih.
Mereka mengizinkan siapa saja masuk ke rumah sakit sekarang.
- Ray. - Hai, Teresa.
Apa yang kau lakukan di sini?
Aku dengar agen CBI favoritku terbaring di sini.
- Kurasa seharusnya aku menjengukmu. - Terima kasih.
Setelan yang bagus. Sektor swasta memperlakukanmu dengan baik.
Benar. Aku baik-baik saja.
- Apa yang terjadi? - Bukan apa-apa.
- Lututku terluka. - Bukan itu yang kudengar.
Kudengar kau berada sangat dekat dengan Red John.
Itu menakutkan. Apa kau tak apa-apa?
Aku baik-baik saja. Ternyata Red John tak sekuat yang dibicarakan.
Dia hampir tak menyentuhku.
Kau sangat beruntung.
Terima kasih atas kedatanganmu. Tapi aku baik-baik saja.
Aku sangat baik.
- Apa aku membuatmu gugup? - Tidak.
- Kau yakin? Kau terlihat gugup. - Tidak.
Kenapa kau ada di sini?
Kau dan Jane sudah hampir menangkap Red John, 'kan?
Apa kau sudah mendapatkan kejelasan tentang dia? Perkiraan?
Aku tak bisa memberitahumu. Maaf.
- Kenapa kau peduli? - Aku tak peduli.
- Tapi klienku peduli. - Jelaskan klienmu.
Kenapa mereka peduli?
Aku sudah membayangkan percakapan kita akan seperti ini.
Tapi aku tetap datang ke sini. Kau tahu kenapa?
Aku menyukaimu, Teresa. Aku bersungguh-sungguh.
Suatu hari nanti, kau dan aku, kita akan punya waktu.
Jaga dirimu.
Aku harus keluar dari sini.
Nona Matthews, aku tak peduli dengan tuntutan prostitusi.
Aku hanya tertarik dengan apa yang terjadi pada Titus Stone.
Aku mengerti.
Kau kerja sebagai pendamping di agensi Private Companion, benar?
Sebenarnya aku adalah kontraktor mandiri.
Artinya perusahaan yang menawarkan layanan...
Tapi syaratnya dinegosiasikan antara klien dan aku.
Mereka juga tak membayar dengan pemotongan pajak atau...
Pajak asuransi tenaga kerja.
Apa Stone membayarmu untuk tidur dengannya?
- Itu yang terjadi. - Berapa lama kau kenal Stone?
Sekitar 4 bulan. Dia akan menelepon setiap 2-3 pekan.
- Bagaimana kau menggambarkan dia? - Pendiam...
Tak terlalu pandai bicara, tapi tidak jika sedang bermain peran.
- Peran? - Dia suka bermain peran.
Peran apa yang kau mainkan?
Dia ksatria samurai dan aku gadis desa.
Dia baru menyelamatkan aku dari bandit.
Dia memiliki jubah, sandal dan pedang samurai asli.
Pedang itu disebut dengan Katana.
Dia akan berbicara tentang cara hidup terhormat seorang ksatria...
Dan aku akan berterima kasih selama satu setengah jam.
Ada apa? Teruskan.
Ketika dia membicarakan tentang kehormatan memakai jubah itu...
Itulah saat di mana dia merasa nyaman dengan dirinya sendiri.
Kau bertemu dengannya malam sebelum dia meninggal, 'kan?
Apa dia membicarakan masalah yang dia alami?
- Masalah dengan orang lain? - Tidak.
Dia memang terlihat sedih.
Dia membayar uang ekstra untuk tambahan setengah jam.
Hanya untuk berpelukan.
- Grace. - Bos?
- Kau boleh keluar? - Ya, apa itu?
- Komputer dari kantor Stone. - Ada sesuatu di dalamnya?
Aku belum menemukan apa pun. Tak ada data, tak ada aplikasi.
Bahkan sistem operasinya lenyap. Sudah dihapus.
- Lalu bagaimana kau melakukannya? - Menjalankan program.
Tapi kau harus menjalankannya 5 atau 6 kali agar perangkatnya bersih.
Seseorang benar-benar ingin menyingkirkan sesuatu dari sini.
Ada beberapa potongan data di sini dan di sana.
- Aku mencoba menyatukannya. - Teruslah memeriksa. Dan Grace...
Alat pelacak yang terpasang pada para tersangka Red John...
- Aku ingin kau mematikannya. - Benarkah?
Segera, secepat mungkin, dan jangan meninggalkan jejak.
- Baiklah. - Apa kau melihat Jane?
Tidak. Dia baru saja menelepon. Dia membutuhkan alamat.
Alamat siapa?
Lisbon, apa kau penasaran siapa Sophie Miller?
Dia psikiatermu setelah istrimu meninggal.
Apa yang membuatmu berpikir tentang dirinya?
Aku tak yakin. Dokter, rumah sakit.
Kau pikir Red John mengetahui tentang Eileen Turner dari dia.
Pasti. Aku pasti memberitahunya banyak hal yang tak kuingat.
Saat itu aku dibawah pengaruh pengobatan berat.
Telepon aku setelah kau bicara padanya.
- Tentu. - Tepat setelah kau bicara dengannya.
Sampai jumpa.
Pasien menunjukkan respons pengobatan saat sesi berlangsung.
Hillary terus menunjukkan tanda-tanda kelainan kecemasan secara terpisah.
Tanda-tandanya...
Bos!
Apa kau tak apa-apa?
Jane menemukan mayat. Mayat seseorang yang dia kenal.
- Red John membunuhnya. - Kenapa?
Menurut kami, Red John mendapatkan informasi dari orang ini.
Jane sedang bicara dengan kepolisian setempat.
Apa kau mendapatkan sesuatu dari komputer Stone?
Ini hal yang lain.
Aku mematikan alat pelacak seperti yang kau perintahkan.
Dan aku menyadari sesuatu.
Aku tak mencarinya tapi ada di situ begitu saja.
Ini sangat aneh. Ini sedang terjadi sekarang.
Kapan terakhir kali kau bicara dengannya?
Sekitar 5 tahun yang lalu.
Permisi.
Lisbon, aku akan meneleponmu kembali.
Jane, kurasa kau harus tahu.
Tiga dari tersangka Red John sedang ada di sini saat ini.
Bertram, Sherif McAllister dan Reede Smith.
Mereka sedang bicara di luar kantor Bertram.
Kita harus melacak penangkapan itu.
- Halo. - Apa yang kau lakukan, Jane?
- Ini rapat tertutup. - Bagaimana aku tahu?
- Pintunya tertutup, Agen Smith. - Jane.
- Sherif McAllister. - Tom.
Tom. Baiklah kalau begitu aku akan memanggilmu Tom.
Lalu ada masalah apa, Patrick?
Jika kalian sudah selesai, aku akan bicara padamu.
Kami mungkin butuh waktu lama.
Kami sedang membicarakan usaha gabungan anti narkoba antara...
CBI, FBI dan Wilayah Napa.
Banyak sekali pecandu di daerahku. Aku ingin memberantasnya.
Semoga beruntung. Silakan lanjutkan diskusi tentang usaha itu.
Aku akan menunggu.
Apa yang ingin kau bicarakan, Jane?
Kau ingin tahu jika kami mendapatkan kemajuan dalam kasus Red John.
Kami mendapat kemajuan.
Red John baru saja membunuh dokter yang merawatku...
Saat aku menderita gangguan jiwa.
Mungkin kau dan aku harus mendiskusikan ini berdua saja.
Kita semua adalah penegak hukum, 'kan?
Sophie Miller adalah wanita yang baik.
Dia memenggal kepalanya dan menaruhnya di dalam oven.
- Kurasa itu lelucon. - Astaga.
Lalu kemajuannya di bagian mana?
Red John membunuh Sophie Miller karena aku hampir mendapatkan dia.
Dia membunuh dua orang dalam hitungan hari.
Dia merasa putus asa dan sedikit gila.
Dia tak sadar tapi dia sudah membuat kesalahan yang fatal.
- Bukankah itu suatu kemajuan? - Kesalahan fatal apa yang dia buat?
Akan kuberi tahu tapi aku merasa ruangan ini disadap.
Disadap. Senang bertemu dengan kalian semua.
Apa yang dia katakan tadi?
Berapa banyak yang diketahui Jane?
- Itu pertanyaannya, 'kan? - Benar.
- Tugasmu adalah mencari jawabannya. - Aku berusaha yang terbaik.
Terima kasih.
Apa kau melihat sesuatu yang menandakan...
Salah satu dari mereka adalah Red John?
Tidak.
Aku ikut berduka tentang Sophie. Aku tahu dia sudah membantumu.
Apa kau ingin sendirian?
- Aku akan kembali ke kantor... - Tidak, tunggu.
Aku menunggu.
Red John membunuh Sophie karena dia bisa mengenali siapa Red John.
Dia bisa mencuri catatanku tanpa harus menemuinya.
Dia pasti ingin menemuinya untuk bicara dengannya.
- Kenapa? - Aku tak tahu kenapa.
Mungkin dia ingin tahu tentang orang-orang yang dekat denganku.
Tapi dia membunuhnya. Dia sudah lama merencanakan ini.
Mungkin dia ingin menemuinya berminggu-minggu lalu...
Bahkan mungkin berbulan-bulan yang lalu.
Kenapa dulu dia tak membunuhnya? Kenapa harus sekarang?
Kematiannya akan memberikan informasi untukku.
Dia menunggu sampai tahu bahwa aku melacaknya.
Dia harus menyamar untuk dapat bertemu dengannya.
- Seperti menjadi pasiennya? - Mungkin saja.
Kalau begitu Sophie pasti memiliki berkas tentang dia.
Apa untungnya? Dia tak akan mengatakan yang sebenarnya.
Tidak. Tapi Sophie sangat pandai menilai orang.
Mungkin dia tak bisa menyembunyikan semuanya dari Sophie.
Kita harus mendapatkan berkas itu.
Polisi setempat akan mengizinkanmu masuk ke rumah Miller.
Jadwal perjanjiannya pasti ada di kantornya.
Kau mencari pasien pria pertama kali...
Yang menemuinya sekali atau dua kali dalam kurun 6 bulan terakhir.
- Aku mengerti. - Jangan beri tahu siapa pun...
Tentang apa yang kau lakukan. Matikan ponsel dan GPS mobilmu.
Kau tak tahu siapa yang mengawasimu.
Baiklah. Jika itu perintahmu.
Ada apa? Apa kau menemukan sesuatu di komputer Stone?
Aku akan mendapatkan sesuatu tak lama lagi.
Cho menyuruhku memberitahumu bahwa dia pergi menemui pria...
Bernama Aaron Kalinosky yang bekerja untuk Modern Aerodynamics...
- Sampai beberapa bulan yang lalu. - Ada hubungan apa?
Ternyata dia mengajukan gugatan melawan Titus Stone.
- Aaron Kalinosky? - Tolong tunggu sebentar.
Nyalakan.
- Agen Cho, 'kan? - Ya.
- Itu salah satu rancanganmu? - Ya, itu terbang otomatis.
Dirancang untuk terbang melalui hutan dan kembali tanpa menabrak pohon.
Kita akan mengetahuinya apa itu akan berhasil.
- Apa ini tentang Titus Stone? - Ya.
Bajingan yang malang. Dia orang yang cerdas.
Kehormatan di atas segalanya.
Apa samurai membunuhnya?
Maaf. Candaan yang buruk.
Aku tahu kau menggugat dia dan Modern Aerodynamics.
Aku bekerja dengan Titus, Kris, dan Elliott di beberapa proyek...
Saat aku berada di sana.
Kami beredebat siapa yang memiliki salah satu desain...
Yang masih mereka kembangkan, sering terjadi, tak ada dendam.
Apakah Titus Stone merasa seperti itu?
- Kau harus bertanya padanya. - Apa kau dekat dengannya?
Aku tak tahu dia punya teman. Kami akrab.
Apa kau bicara dengannya akhir-akhir ini?
Kenapa kau tak ingin memberitahuku?
Karena itu rahasia, dan keamanan nasional dan...
Kemari.
Cobalah untuk tak menahanku karena mengatakan ini, ya?
Titus menelepon enam minggu yang lalu.
Ada masalah dengan sistem yang mereka jual ke militer.
RedBird.
Terjadi kecelakaan di Afganistan. Salah satu RedBird meleset...
Dan mengenai rumah warga sipil, dan ada korban 9 atau 10 orang.
Penyelidikan besar-besaran. Titus khawatir ada masalah...
Dengan sistem petunjuknya. Dia ingin aku periksa spesifikasi bersamanya.
Lalu dia menelepon kembali beberapa hari kemudian.
Salah paham, semua baik-baik saja.
Awas.
Lihat, 'kan? Tidak ada tangan.
Tak satupun berikan pernyataan resmi tentang RedBird.
Aku bicara bekas rekan militerku dan kini bekerja di Pentagon.
Dia bilang secara tak resmi, ada kecelakaan dan penyelidikan.
Tampaknya, itu membebaskan Modern Aerodynamics.
Mereka pikir masalahnya diakibatkan oleh cuaca setempat.
Kurasa itulah mengapa Stone memecat Kalinosky.
Apa lagi yang kita punya?
Bagian teknis menemukan serpihan Drone ini di bekas mobilnya.
Itu untuk pengawasan. Tak ada senjata.
Tapi kau bisa pasangkan bom kecil pada benda itu.
- Apa itu mudah untuk dilakukan? - Tidak.
Harus seseorang yang tahu apa yang dia lakukan.
- Rekan kerja? - Dengan penambahan berat...
Daya jelajah Drone hanya 5-6 kilometer.
Aku periksa pegawai yang lain.
Tidak ada yang cukup dekat untuk menerbangkannya malam itu.
Mungkin Elliot Watson benar.
Orang penentang drone yang melakukannya.
Kalian tahu? Mari kita ulangi lagi.
Apa yang Stone lakukan malam itu?
Dia pergi meninggalkan rumah sekitar pukul 18.30.
Pergi ke suatu tempat, kami tak tahu ke mana.
Muncul di restoran 20.15. Berada di sana sampai 23.50.
Makam malam sendirian tiga jam? Makanannya pasti banyak.
Apa kalian mendapat sesuatu dari komputernya?
Ya, tapi itu hanya nomor acak. Aku tak bisa memecahkannya.
Cari orang yang bisa. Jika tidak, kita kembali ke kelompok Drone.
Apa kita sudah mendapatkan hasil otopsi?
- Kau mau melihat hasil otopsi? - Ayolah, jangan terkejut.
Apa di situ tertulis Stone makan apa saat makan malam?
Isi perutmya, ayam goreng, cheeseburger, kentang tumbuk...
Kentang goreng, Makaroni keju, pai apel dan es krim.
Bagus.
Panggil semua orang kemari besok. Selesaikan kasus ini.
- Apa artinya itu? - Selesai.
Lanjutkan. Sibukkan diri kita dengan sesuatu yang lebih penting.
- Kau tahu siapa pelakunya? - Tentu.
- Lihat sendiri, ada di sana. - Mana?
Terima kasih telah datang. Ini tak akan memakan waktu lama.
Ada apa ini? Apa itu Aaron Kalinosky?
- Apa yang dia lakukan di sini? - Akan kuberi tahu. Silakan duduk.
Aku yakin kau gugup, dipanggil untuk melihat Coppers dan semuanya.
Biar kujelaskan kembali, kami tahu kalian berdua tak bunuh Titus Stone.
Kupikir aku bicara mewakili kami berdua saat kubilang itu benar.
- Kalian tahu siapa pelakunya? - Ya. Dia bunuh diri.
- Dia apa? - Dia seorang Samurai.
Dia merasa mempermalukan dirinya sendiri, jadi dia melakukan Seppuku.
Upacara bunuh diri, dengan pedangnya sendiri.
- Apa buktimu? - Menu makan malamnya.
Cheeseburger, ayam goreng, kentang tumbuk...
Makaroni keju.
Makanan yang menyenangkan.
Dianggap sebagai makanan terakhir.
Kenapa dia melakukannya?
Bagaimana dia mempermalukan dirinya sendiri?
Nona Makenna, kau ingin memberi tahu kami?
Aku? Kenapa?
Karena dia memberitahumu.
- Tidak. - Ya, dia memberitahumu.
Dia mendatangimu untuk mengaku...
Karena dia jatuh cinta kepadamu.
Kris.
Aku membawakan kau ini.
Kupikir aku tak akan membutuhkannya lagi.
- Bisakah aku masuk? - Ya, tentu.
Baiklah, Titus tak mencintaiku.
Ya, dia mencintaimu. Dia punya fotomu di mejanya.
Dia menyimpannya di sana.
Dia juga menyewa pelacur yang mirip denganmu.
Itu tak sulit untuk dilihat.
Dia datang karena tahu ada masalah dengan RedBird.
Itulah yang mengarahkan pada kematiannya.
Dan kalian bertiga menutupinya.
Kalian membuat penyidik berpikir itu karena hal lain.
Tapi dia tak sanggup hidup dengan itu.
Orang-orang mati karena kita mengacau.
Itu adalah kesalahan. Kita semua mengetahuinya.
Kita berbohong...
Pada semua orang!
Itu tidak...
- Itu tidak terhormat. - Aku tak tahu artinya itu.
Itu hanya sekilas, ya, sudah itu saja.
Intinya adalah untuk menyiapkan diri kita sendiri, menjaga diri...
Dan melanjutkan hidup karena jika kita tak melakukannya...
Titus, perusahaan ini akan berakhir. Aku juga. Aku berakhir.
Kau akan menghancurkanku.
Apa itu yang ingin kau lakukan, Titus?
- Tidak. - Dia memberitahumu...
Apa yang akan dia lakukan...
Dan kau bahkan tidak mencoba melarangnya.
Hal yang kurasakan sekarang, aku tak bisa hidup menanggungnya.
Kupikir kau harus lakukan...
Apa saja yang menenangkanmu.
Siapa tahu, itu akan menjadi indah.
Jadi, kau pergi ke kantor.
Dan kau temukan catatan bunuh diri pada komputernya...
Yang dia ceritakan padamu, dan kau menyingkirkannya.
- Kris. - Diam, Elliot.
- Apa ini benar? - Dengar, bahkan jika itu benar...
Aku tak tahu apa pun soal Titus, sama sekali.
Bahkan jika itu ada, kau tak bisa membuktikannya.
- Aku ingin muntah. - Diamlah, ya?
Tidak ada yang perlu aku jawab.
Kau benar. Kami tak bisa membuktikan apa pun.
Bukan soal bunuh diri, tapi kami bisa buktikan upaya menutupi.
- Apa maksudmu? - Agen Van Pelt mampu...
Memperbaiki dokumen dari komputer milik Stone.
Mereka hanya angka saja bagi kami...
Tapi berdasarkan Tn. Kalinosky...
Mereka membuktikan bahwa ada kesalahan pada desain RedBird.
Kini dia sedang berada di luar sana untuk memberikan pernyataannya.
- Tidak. - Menghalangi penyelidikan, penipuan.
- Mungkin pembunuhan tak berencana. - Itu tak mungkin.
Aku menghapus cakram kerasnya.
Itu terdengar seperti pengakuan.
- Memang sebuah pengakuan, 'kan? - Cukup sudah.
Tunggu. Elliot, semua akan baik-baik saja...
- Jika kita tetap bersama. - Tetap bersama?
Apa kau gila?
Setelah apa yang kau lakukan pada Titus?
- Jangan hanya fokus pada hal buruk. - Fokuslah pada ini.
Aku akan menelepon pengacaraku dan memutus kesepakatannya.
Kau sendirian, Kris.
Semoga berhasil.
- Aku menghapus cakramnya. - Benar, kau melakukannya.
Tn. Kalinosky bilang datanya hanya nomor acak.
Tidak penting.
Jane, Rigsby menelepon.
Baiklah, permisi. Aku akan menerimanya di kantormu.
Nona Makenna, aku tak bisa menahanmu hari ini...
Tapi aku akan menahanmu segera.
- Berapa banyak namanya? - Empat.
Ernest Matthewson.
Mitchell Livingston Washburn.
Miguel Vavario dan Jay Roth.
Roth. Itu dari bahasa Jerman "Rot" yang berarti merah.
Kapan dia menemuinya?
Sekitar 5,5 bulan yang lalu.
- Apa kau punya berkasnya? - Tidak.
- Tidak ada berkasnya. - Apa maksudmu?
Aku sudah mencari di semua ruangan, tidak ada di sini.
Aku minta Kementrian untuk memeriksa arsip berkas di universitasnya...
Di sana juga tak ada berkasnya. Sudah hilang.
- Dia mengambilnya. - Maafkan aku, Jane.
Tak apa-apa, Rigsby. Terima kasih untuk semuanya.
Kami akan menemuimu saat kau kembali.
- Sial! - Tenanglah.
Kupikir kita akan menemukan sesuatu, sungguh.
- Kenapa kau tidak kesal? - Aku sudah menduganya.
Dan aku tahu sesuatu yang tak diketahui Red John.
Sophie mendikte catatannya.
Dia tak bisa mengetik. Tak pernah mempelajarinya.
Dia cukup bangga dengan hal tersebut.
Dia punya jasa yang mentranskripsikan segalanya untuknya.
- Apa mereka punya salinannya? - Sangat mungkin.
Sesi diagnosis awal dengan Jay Roth.
Tn. Roth datang mengeluhkan masalah acrophobia parah.
Takut ketinggian.
Dia setangah baya, kesehatan baik, tak ada riwayat...
Yang menyatakan masalah kejiwaan.
Dia tak punya anggota keluarga yang masih hidup...
Tapi dia punya banyak teman tempatnya bergantung...
Untuk membantunya memberi dukungan.
Dia pandai bicara. Postur tubuh yang bagus. Tenang.
Di ruang tunggu, dia duduk dengan tenang di satu tempat...
Tanpa bersikap mengganggu.
Meski aku perhatikan, dia penyiul yang andal.
Penampilannya menyenangkan.
Tapi ada tanda pada dirinya yang rusak dan narsis.
Dia bilang dia mudah berurusan dengan konflik dan kesulitan.
Meski, aku tak yakin dia jujur tentang hal ini.
Bahkan, banyak dari apa yang dia katakan...
Meski diucapkan dengan meyakinkan...
Tidak cocok dengan dugaan dariku atas penampilannya.
Meski aku tak bisa tunjukkan identifikasi perilaku klinis...
Yang menyebabkan ini.
Aku merasakan sesuatu yang menipu dan gelap...
Pada emosi palsunya.
Namun, ada indikasi masalah fobianya nyata...
Baik itu acrophobia atau fobia lainnya masih harus diperiksa.
Sebuah kasus yang menarik.
Aku menantikan sesi selanjutnya dengannya.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.