All language subtitles for @ADrama_Lovers-Low.Frequency.S01E01.x264.1080p

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

MkvDrama.Org

[Karakter, perilaku, tempat, organisasi, pekerjaan dan kejadian dalam seri ini adalah fiksi. Hanya untuk hiburan, bukan dengan sengaja menyarankan atau mendorong tindakan apa pun. Bijaklah dalam menonton]

Mon.

Ya.

Ayo ke sini.

Kita sudah bisa bermain seperti dulu.

Apa kamu membenciku?

Bukankah kamu bilang kita akan selalu berteman?

Kamu bohong. Kamu melanggar janjimu.

Aku tidak berbohong.

Kamu pembohong.

Kamu pembohong.

Pembohong!

Pembohong!

Ah!

[Terima kasih pada pihak sponsor]

[Low Frequency]

[Sarin Tangchareonfosarn]

[Kanphat Kasemsan Na Ayutthaya]

[Thanadet Deesisuk]

[Chanta Nittayasuntanawit]

Apa kamu sering memimpikan mimpi yang berulang-ulang?

Kurasa seharusnya ada, 'kan?

Mungkin sekali, dua kali.

Bagiku,

ini sudah yang ke-18 kali.

Sejak teman baikku, Guy pergi.

Halo, Pemirsa. Aku beri tahu kalian satu hal yang sangat membahagiakan.

Tong dan Kratuo terbang ke Tokyo, Jepang

demi jumpa penggemar pertama.

Hal ini akan terjadi di dalam mimpi pada setiap malam

sebelum hari peringatan.

Sejak usiaku 10 tahun,

aku terus-menerus memimpikan mimpi yang sama berulang kali.

Selama 18 tahun terakhir,

membuktikan tidak ada dokter

atau master yang bisa membantuku.

Biksu yang terhormat.

Amitabha.

Aku minta maaf, Guy.

Aku sungguh minta maaf.

Hei, Mon.

Selamat pagi.

Kenapa?

Hari ini kamu tidak membelikanku satai?

Pagi ini sudah aku sumbangkan kepada biksu.

Aku hanya punya sebotol minuman sebagai sarapan.

Kamu bisa kenyang dengan makan sesedikit ini?

Mana mungkin kenyang? Aku akan makan roti lagi.

Mon.

Apa kamu masih memimpikan mimpi buruk itu?

Ya. Masih sama seperti dulu.

Tapi kali ini,

mimpinya panjang dan menakutkan.

Apa kamu terlalu banyak berpikir?

Aku memimpikan ini setiap tahun. Sudah 18 tahun.

Aku ingat semua detailnya.

Yang benar?

Jadi, apa maksudmu?

Aku juga tidak tahu.

Aku merasa mimpi ini sedang memperingatkan sesuatu padaku.

Jadi,

kamu akan menghadapi bencana.

Mimpi ini

mencoba memperingatkanmu.

Bencana yang aku tahu saat ini

adalah desain untuk rumah baru ini.

Ibu mempelai pria

percaya ramalan, rasi bintang, fengsui. Dia adalah orang yang percaya takhayul.

Apalagi pasangan suami istri itu. Ini membuatku sakit kepala.

Aku rasa bencanamu bukan ini.

Lalu apa?

Belum tentu dari klienmu.

Aku rasa dari bos kita.

Ah?

Aku bertemu Yak tadi.

Dia bilang jika bertemu denganmu, kamu disuruh pergi ke kantornya.

Aku merasa kamu akan mendapat sial.

Kenapa kamu baru memberitahuku sekarang?

Bukankah kamu yang terus mengobrol denganku?

Aku jadi lupa.

Kamu duluan yang mengobrol denganku.

Jika dia marah karena aku terlambat,

aku akan menjadikan kepalamu sebagai sarapanku.

Semoga beruntung, Kawan.

Hentikan doamu. Itu tidak akan memberikan hasil yang baik.

Mon!

Jika kamu tidak mau minum, berikan padaku.

Mon.

Desain rumah pernikahan untuk Nona Tick

sudah disetujui!

Dia sangat menyukainya.

Kak, kamu mengagetkanku saja.

Aku kira masalah fengsui harus aku rancang ulang.

Jadi, kenapa Kakak mencariku?

Ambil ini.

Ini pekerjaan VIP.

VIP? Kak?

Ya. Betul.

Ton mengenal ibuku.

Dia melihat desainmu

dan bilang dia sangat suka.

Jadi, aku menerimanya dengan senang hati.

Jadi, desain apartemen bagimu

adalah hal yang mudah, 'kan?

Sangat mudah.

Tentu saja, Kak.

Jadi, VIP macam apa itu?

Hanya karena dia mengenal ibumu?

Cut. Adegan ini lolos.

Bagus sekali.

Terima kasih.

Semuanya, mesin bisa dimatikan.

Wah.

Terima kasih, semuanya sudah bekerja keras.

Kamu memang bintang super, memang sangat berbakat.

Hebat sekali.

Kalian juga hebat.

Terima kasih.

Sampai jumpa lagi.

Sampai jumpa.

Terima kasih. Kalian sudah bekerja keras.

Kerja bagus, Thames. Terima kasih banyak.

Aku akan menderita tanpamu.

Terima kasih, Kak. Pekerjaan ini sangat menarik.

Kita akan mengadakan pesta penutupan dua minggu lagi.

Kali ini tidak boleh ingkar janji, kamu harus datang.

Baik, Kak.

Aku pergi dulu.

Baik, terima kasih, Kak.

Sampai jumpa, Kak.

Sampai jumpa.

Terima kasih.

Terima kasih. Terima kasih semuanya.

Rating seri ini sangat tinggi.

Padahal kita hanya merilis adegan di balik layar.

Artis Kak Bua tidak pernah mengecewakan.

Sebelumnya kamu masih mengeluh peran ini tidak cocok denganmu.

Hari ini kamu mau pulang ke apartemen atau rumah?

Ke rumah saja, Kak.

Besok sore aku ada pekerjaan, 'kan?

Ya. Kamu sedang berpartisipasi di acara pasta gigi. Kamu adalah pembawa acara ini.

Kalau begitu, pulang ke rumah saja.

Aku bisa bertemu Nenek. Lalu tidur dengan nyenyak.

Baik.

Aku punya kabar baik untukmu.

Kabar baik apa?

Besok setelah pekerjaan selesai, aku akan memberimu libur dua bulan.

Benarkah?

Benar.

Kamu pikir aku pembohong?

Melihatmu bekerja begitu keras,

begitu menderita, jadi merasa kasihan padamu.

Aku mencintaimu.

Berhenti.

Jangan membuat masalah.

Jangan menjadi gemuk karena makan terlalu banyak makanan buatan Nenek.

Kendalikan berat badanmu, mengerti?

Siap.

Ayo, pulang dan tidur.

Sudah sampai, bangunlah.

Istirahatlah dengan baik.

Terima kasih, Kak Bua.

Sampai jumpa.

Sampai jumpa.

[Besok bawakan aku nasi ketan dan satai daging panggang, ya.

[Aku mau 10 tusuk satai daging panggang. Terima kasih, Saudaraku]

Besok bawakan aku nasi ketan dan satai daging panggang, ya.

[Besok bawakan aku nasi ketan dan satai daging panggang, ya]

[Aku mau 10 tusuk satai daging panggang]

Aku mau 10 tusuk satai daging panggang.

[Terima kasih, Saudaraku]

Terima kasih, Saudaraku.

Lagi-lagi menyuruhku bekerja untuknya.

Menyuruhku tapi tidak membayarku.

Benar-benar mahir memerintah orang.

Aku akan dengan serius memilih sebuah hadiah ulang tahun untukmu.

[Aku akan dengan serius memilih sebuah hadiah ulang tahun untukmu]

Halo, Kak Bua.

Mon, apa kamu senggang sore ini?

Seharusnya ada waktu, Kak. Ada apa?

Salah satu aktorku kembali dari lokasi syuting di Chiang Mai.

Kak Sing datang dan memberikan sesuatu untukmu.

Memberikan sesuatu untukku?

Dia tidak mengatakan apa-apa padaku.

Dia pasti lupa karena sibuk.

Jika itu makanan, Ibu baru saja mengirimkan beberapa untukku.

Kupikir ini adalah barang yang tidak ingin dia kirim.

Jadi, apakah Kak Bua tahu apa itu?

Kalung pelindung.

Mari kita sambut pembawa acara pasta gigi baru kita, Thames Tinnapat.

[Berpikir akan pergi bermain. Rindu]

Setiap hari ada kamu.

Setiap hari bersama Dr.Ray.

Aku mencintainya.

[Senyum, percaya diri dalam menghadapi situasi apa pun]

Ayo bernyanyi bersama.

[Senyum, percaya diri dalam menghadapi situasi apa pun]

♫Kamu membuat hari suramku menjadi hari yang cerah♫

♫Suaramu seperti lagu yang bergema di hatiku♫

[Senyum, percaya diri dalam menghadapi situasi apa pun]

♫Hatiku meleleh setiap kali melihatmu♫

♫Sepertinya aku ditarik ke arahmu♫

[Senyum, percaya diri dalam menghadapi situasi apa pun]

♫Seperti aku terikat oleh sihir♫

♫Jatuh cinta padamu♫

[Senyum, percaya diri dalam menghadapi situasi apa pun]

[Senyum, percaya diri dalam menghadapi situasi apa pun]

♫Hanya agar kamu tahu, kamu membuatku merasa seperti sinar matahari♫

[Senyum, percaya diri dalam menghadapi situasi apa pun]

♫You, you make the whole world smile♫

♫You, you make the whole world smile♫

[Senyum, percaya diri dalam menghadapi situasi apa pun]

♫Ingin mendekatimu, cintaku♫

♫Sepersekian detik dari senyummu♫

♫Membuatku bermimpi indah sepanjang malam♫

♫Aku tidak tahu bagaimana mengendalikan hatiku♫

♫Bagaikan dikendalikan sihir♫

♫Sayangku, di sisimu membuat sepanjang hariku menjadi bermakna♫

♫I don’t want a sunrise, I just want to see your eyes♫

♫Hatiku meleleh setiap kali melihatmu♫

♫Sepertinya aku ditarik ke arahmu♫

[Senyum, percaya diri dalam menghadapi situasi apa pun]

♫Bagaikan dikendalikan sihir♫

[Senyum, percaya diri dalam menghadapi situasi apa pun]

♫Menyerahkan hatiku padamu♫

Kita sudah lama tidak bertemu.

Kita baru bertemu bulan lalu, Kak Bua.

Sudah dua bulan.

Benarkah?

Kalau begitu, kita makan apa?

Sebelum itu, apa kamu tidak mencari artismu dulu?

Aku sudah bicara dengan penanggung jawab.

Kalau Thames yang melakukannya, sangat mudah.

Dia sepertinya sangat terkenal.

Bisa terlihat kamu melatihnya dengan baik.

Aku tidak terlalu melatihnya.

Dia sendirian bisa melakukan hal dengan baik.

Semua orang memujinya.

Tidak perlu terlalu mengaturnya.

Itu sebabnya dramanya bisa masuk peringkat puncak dalam daftar peringkat sebelumnya.

Wah, hebat sekali, Kak Bua.

Kamu mengenalnya?

Sebenarnya awalnya tidak tahu.

Kebetulan bosku...

Apa kamu tidak merasa nama ini terlihat familier?

Thanatikarn.

Seorang politikus.

Astaga.

Apa kamu punya TV di rumahmu?

Dia dan Thames Tinnapat Thanatikarn ada hubungan kerabat.

Seorang bintang terkenal.

Bintang yang sangat terkenal?

Ya.

Dia sangat populer.

Populer sampai banyak orang mengenalnya.

Aku tidak mengenalnya, Kak.

Apa kamu terisolasi dari dunia luar?

Oh, klien?

Ya. Kelihatannya dia lebih tua sedikit dariku.

Dia adalah seorang koki yang baru kembali dari Italia.

Oh.

Kakak dan adik sepupu Thames juga kerabat seperti kita ini.

Tapi perbedaannya adalah mereka tidak saling menyukai.

Ah. Begitukah?

Selain itu,

apakah artismu sudah berusia 20 tahun?

Dia 23 tahun.

Ah?

Aku tidak merasa dia terlihat begitu muda.

Hampir sama denganmu.

Kamu terlihat jauh lebih muda darinya.

Jangan, aku tidak begitu.

Apa kamu menanyakan ini karena kamu tertarik padanya?

Tidak.

Kamu tahu aku tidak suka artis,

juga tidak suka anak kecil.

Yang paling penting adalah

artismu bukan tipeku.

Kamu mungkin tiba-tiba jatuh cinta. Hati-hati.

Tidak mungkin.

Jadi,

kenapa kamu tertawa?

Kebetulan sekali.

Semua yang kamu pesan adalah makanan kesukaannya.

Inilah mengapa setiap kali aku bersamanya,

aku merasa sedang bersama denganmu.

Kalian berdua tidak pilih-pilih makanan.

Tapi dia agak keras kepala.

Ya... Agak keras kepala.

Akhirnya kita bertemu.

Mon!

Ada sesuatu di bibirmu.

Ada apa?

Nasi. Seperti anak kecil saja.

Orang dewasa juga bisa begini.

Benar.

Tapi anak kecil suka membantah.

Kami belum pernah bertemu sebelumnya. Kenapa dia bersikap seperti kami sangat dekat?

Bando yang manis.

Apa pekerjaanmu sudah selesai dengan lancar?

Selesai dengan lancar.

Kak Bua tidak berkomunikasi dengan penanggung jawab?

Kenapa kamu datang begitu lambat?

Aku sedang berinteraksi dengan penggemar,

makanya terlambat.

Bagus.

Kamu bisa begitu terkenal tidak lepas dari dukungan para penggemar.

Biar kuperkenalkan kalian dulu.

Ini Thames, ini Mon.

Menurutku, kalian sudah saling memahami melalui aku.

Aku baru ingat kalau aku harus memberikan satu kalung pelindung padamu sebelum akhir bulan ini.

Itu sebabnya aku mengajakmu bertemu hari ini.

Benar, masalah ini.

Eh.

Ah?

Berikan kalung pelindung itu kepada Mon.

Aku hampir lupa.

Kenapa kamu memakainya sendiri?

Dengan begini tidak akan hilang.

Aku membantumu membawa kalung, apakah tidak ada balasan?

Minta saja balasan dari Kak Bua.

Tapi kalung itu milikmu.

Jadi, apa yang kamu inginkan?

Aku mau...

Ingat dulu, aku akan memberitahumu setelah memikirkannya.

Tunggu.

Kalung pelindung ini

mirip dengan milikku.

Oh, benar.

Sebenarnya aku sangat suka sosis Taibei.

Aku tahu kalau kamu juga menyukainya.

Aku bagi untukmu.

Jika kamu makan begitu lambat, aku saja yang makan.

Kamu sudah bilang begitu, jadi kamu saja yang traktir.

Tentu aku yang traktir.

Ah!

Benarkah?

Bayar sendiri-sendiri saja.

Tidak, aku yang bayar.

Halo.

Siapa?

Oh, baik.

Kak Bua, ada apa?

Aku ada urusan mendesak jadi harus pergi dulu.

Artisku berselisih dengan fotografer.

Aku harus menyelesaikannya.

Angry Daisy selalu seperti ini.

Kalau begitu, kamu bisa pulang naik taksi setelah makan makanan penutup.

Tidak mau. Kamu juga tahu aku tidak suka naik taksi.

Mon, kalau begitu, bisakah kamu mengantarnya pulang?

Tentu.

Nanti aku antar dia.

Kamu cepat pergi.

Terima kasih banyak.

Sampai jumpa.

Kak Mon,

apa kamu buru-buru mau pulang?

Sedikit.

Kenapa?

Bisakah kamu ke supermarket bersamaku?

Baik.

Aku punya banyak barang untuk dibeli.

Makan dagingnya.

Berikan padaku, aku saja yang bawa.

Baik, aku pergi lihat baris itu.

Baik, nanti aku pergi mencarimu.

Aku bantu kamu.

♫You are the magic of my life♫

♫ Ingin mendekatimu, sayangku ♫

♫Sepersekian detik dari senyummu♫

♫Membuatku bermimpi indah di malam hari ♫

♫Aku tidak tahu bagaimana cara menghentikan debaran cinta untukmu♫

♫Bagaikan telah dikendalikan oleh sihir♫

Aku sudah membelinya terlebih dulu.

Siapa yang akan membeli ini terlebih dahulu?

Aku rasa harus membelinya.

Kalau saatnya sudah tiba, bisa langsung digunakan.

Bisakah kamu memberiku tiga kotak cokelat lagi?

Boleh.

Banyak sekali kamu mengambilnya.

- Apa kamu suka cokelat? - Ya.

Suka.

Tapi ini bukan cokelat. Ini campuran kacang hazel dan cokelat.

Kamu beli ini untuk makan berapa lama?

Sedikit ini, satu bulan saja sudah habis.

Wah.

Belilah beberapa roti.

Tidak perlu, di rumah seharusnya masih ada sisa.

Ada lagi yang mau dibeli?

Seharusnya sudah lengkap.

Ayo pulang.

Baik.

Kak Mon.

Apa?

Nenekku pandai memasak.

Kenapa tiba-tiba mengatakan ini?

Aku lihat kamu membeli begitu banyak cokelat. Tidak baik untuk kesehatan.

Aku masih makan makanan yang lain.

Terkadang malas memasak.

Begini saja,

jika kamu ada waktu, makan saja di rumahku.

Apa tidak perlu bertanya pada nenekmu dulu?

Nenek suka ada orang yang memakan masakannya.

Jika kamu pergi, nenekku pasti akan sangat senang.

Apa maksudmu sudah pernah mengundang banyak orang?

Ya, mereka semua temanku.

Tidak pernah mengundang orang yang bukan temanku.

Kamu seharusnya yang pertama.

Tunjukkan jalannya.

Kak Mon!

Ada apa?

Berikan ponselmu.

Apa yang mau kamu lakukan?

Cepat.

Cepatlah!

Tambahkan Line-ku.

Kamu antar aku pulang. Setelah kamu sampai rumah, kirim pesan Line untuk mengabariku.

Ayo, bayar.

Masih ada yoghurt yang belum kubeli.

Sudah cukup.

Tunggu, aku belum membelinya.

Bayar. Halo, mau bayar.

Mau bayar.

Totalnya 800 Baht.

Ini.

Anggap saja untuk membayar bensinku.

Ayo jalan, jangan bicara lagi.

Cepat.

Ayo pulang, jangan bicara lagi.

Pulang.

[Sudah sampai rumah?]

Sudah sampai rumah?

Baru sampai.

[Baru sampai]

[Selamat malam, Mon]

Selamat malam, Mon.

Ya.

[Selamat hari Selasa pagi]

Cepat sekali kamu sudah melepaskan citra diri seperti ini.

[Cepat sekali kamu sudah melepaskan citra diri seperti ini]

Jika kamu tersenyum, artinya ide ini sudah berhasil.

[Memberimu senyuman, berikan hatimu padaku]

Nenekku suka mengirimiku pesan pagi ini.

Menurutku kamu sangat imut. Bukan, sama imutnya dengan dirimu.

Kamu pasti akan menyukainya.

Apa yang kamu lakukan?

Sikat gigi.

Sikat gigi dulu.

Kamu bisa bicara denganku kapan saja.

Aku akan mendengarkan musik dengan ponselku.

[Di depan pintu rumahmu, cepat buka pintu]

Apa? Kak Sing?

Kenapa kamu ke sini?

Kenapa? Naik pesawat, naik taksi,

berjalan, lari, semuanya bisa sampai di sini.

Bukan, bukan itu maksudku.

Maksudku, kenapa tiba-tiba datang ke rumahku?

Aku meneleponmu kemarin,

tapi kamu tidak angkat.

Jadi, aku pikir kamu sibuk bekerja.

Awalnya aku tidak ingin datang,

tapi Ibu khawatir kamu hanya makan cokelat.

[Museum Pertanian]

Jadi, dia memintaku membawakan makanan untukmu.

Dia pasti khawatir aku kurus.

Makanan yang dibawakan untukku sebelumnya saja belum habis.

Makan yang banyak agar gemuk.

Oh ya, apa kamu sudah mengambil kalung pelindung dari artisnya Bua?

Aku sudah mengambilnya kemarin.

Bagus sekali.

Kenapa kamu memberiku kalung pelindung itu?

Aku sudah bilang padamu, awalnya aku tidak akan datang.

Jadi, kamu datang bukan hanya untuk membawakanku makanan, 'kan?

Tebakanmu benar.

Ada apa?

Kami datang ke sini bukan untuk membawakanmu makanan.

Namun, aku datang ke sini demi memberi hormat pada Master yang memberimu kalung pelindung.

Kalung ini?

Bulan lalu kami pergi mengunjungi Guru.

Pada hari itu, dia tidak mengatakan apa pun.

Tapi beberapa hari kemudian, dia meminta muridnya untuk memberitahuku.

Sebelum akhir bulan, aku harus memberikan ini kepadamu.

Ah.

Kenapa sebelum akhir bulan?

Kenapa Master memberiku dua potong yang sama?

Aku bertanya pada Master, tapi Master bilang rahasia langit tidak boleh dibocorkan.

Master selalu bilang begitu.

Aku mencemaskanmu. Itulah alasan kedatanganku.

Apa itu berarti, tidak lama lagi aku akan mengalami sesuatu hal?

Master bilang kamu akan segera tahu alasannya.

Akhir-akhir ini?

Thames.

Kak Ton.

Ya.

Bagaimana kabarmu akhir-akhir ini?

Cukup baik.

Apa kamu sudah lama kembali?

Ya.

Aku pergi dulu.

Permisi.

Mon!

Thames.

Kenapa kamu di sini?

Aku datang untuk membeli camilan.

Kemarin aku tidak datang jalan-jalan.

Kebetulan sekali.

Kurasa itu takdir.

Tidak bisa berkata-kata.

Halo, Nenek.

Aku sedang mengobrol dengan orang yang mengantarku pulang kemarin.

Ya, itu Mon.

Nenek ingin aku mengundangnya makan di rumah?

Dia bilang baik.

Baik, kami akan segera kembali.

Baik, sampai jumpa nanti.

Kamu mewakiliku untuk menyetujui tawaran Nenek?

Ya.

Aku mengundangmu dengan sopan.

Ini bukan undangan.

Kamu sedang mewakiliku mengambil keputusan.

Bagaimana jika aku menolakmu?

Itu berarti

kamu setuju?

Kamu setuju, 'kan?

Mon!

Nenek.

Sini peluk.

Halo, Nenek.

Ini Kak Mon.

Ini orang yang kuceritakan padamu.

Terima kasih sudah mengantar Thames pulang kemarin.

Ini bukan apa-apa. Nenek, arahnya sejalan denganku.

Ayo duduk dan makan.

Baik.

Kelihatannya enak sekali.

Ini sangat enak.

Biar kucoba.

Enak sekali.

Kata Thames kamu tinggal di Bang Bua Thong?

Ya, Nenek.

Tempatnya memang agak jauh, tapi aku suka lingkungan di sana.

Apa kamu juga aktor seperti Thames?

Aku bukan aktor.

Aku adalah seorang desainer interior.

Hebat sekali.

Aku belum pernah bertemu teman Thames dari lingkungan kerja yang berbeda.

Sebagian besar temannya adalah aktor seperti dirinya.

Dia adalah adik sepupu Bua.

Apa? Kalau begitu, hubungan kita makin akrab.

Aku sering bertemu Bua.

Dia juga sering bicara tentang adik bungsunya. Ternyata itu kamu, ya.

Apa yang Kak Bua katakan tentangku?

Dia memujimu sangat imut.

Ini adalah caranya memuji orang lain.

Sebenarnya aku tidak begitu imut.

Sebenarnya kamu sangat imut.

Aku juga merasa begitu.

Lihat?

Ayo makan, anak-anak.

Baik.

[Si Tinggi Thames, Artisnya Kak Bua]

Kak Mon, apa kamu benar-benar tidak mau pergi denganku?

Aku sudah bilang tidak pergi, ya tidak pergi.

Apa kamu sudah makan? Makan apa saja?

Sudah, nasi tutup telur dadar.

Lebih baik daripada roti saus.

Apa kamu masih belum bekerja?

Tidak mau, aku lebih ingin mengobrol denganmu.

Apakah ini berarti jika aku pulang lebih awal,

lalu aku boleh makan nasi tutup telur dadar di rumahmu?

Jangan datang, aku mau tidur.

Apa benar-benar sudah mau tidur?

Kalau begitu, tidurlah.

Akan kukirimkan pesan setelah sampai rumah.

Apakah masih ada hal lain?

Tidak.

[Sudah sampai mana? Apa sudah pulang?]

Aku mau tidur dulu.

[Tidur dulu]

Selamat pagi. Selanjutnya akan disiarkan berita hiburan.

Kami akan memberikan berita terbaru.

Kemarin malam, polisi menerima laporan.

Sebuah mobil putih, pelat nomor 3 K Y4 5 4 4 4

telah kehilangan kendali, lalu menabrak sebatang pohon di pinggir jalan.

Tim penyelamat dan polisi segera menuju ke lokasi kejadian untuk menyelidiki penyebab kecelakaan.

Di tempat kejadian, mereka menemukan Tuan Tinnapat Thanatikarn atau Thames.

Seorang aktor terkenal terluka parah

dan tersangkut di setir.

Para penyelamat bergegas membawa aktor muda ini ke rumah sakit.

[Sutradara, Insthon Lohkaew]

[Cuplikan episode berikutnya]

Sedikit sekali makannya.

Padahal kamu sudah begitu kurus.

Karena beberapa alasan,

harus tinggal di sini.

Ini paling cocok

disebut dengan takdir.

Hei.

Tidak meminta hal yang lain lagi.

Boleh, 'kan?

Biarkan aku ikut juga.

Untuk apa ikut pergi? Bukankah lebih baik tinggal di sini saja?

Maksudmu aku sudah gila dan bicara dengan udara?

Pukulan itu digunakan di sini.

Seperti kecelakaan yang terjadi padamu.

[Low Frequency]

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.