All language subtitles for The.Mentalist.S05E22.Red.John's.Rules.NF.WEB-DL.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Jane?

Jane?

Selamat pagi, Lisbon.

- Pergelangan tanganmu kenapa? - Bukan apa-apa, hanya terkilir.

Kau sedang apa?

Kita sudah nyaris. Dekat sekali.

Seberapa dekat "Nyaris" itu?

Sedekat ini.

- Ceritakan padaku. - Tidak, aku perlu tidur dulu.

Tidak, ceritakan dulu padaku.

Aku belum tidur selama sepekan, Lisbon.

- Aku babak belur. Aku perlu tidur. - Jane.

Ayolah, kau membuatku penasaran.

Hanya perlu istirahat sejenak.

Sebentar saja. Hanya tidur sebentar.

Jane.

Baiklah. Terima kasih.

Jane? Bangun.

Jane. Ayolah.

Di mana... Ada apa?

Ada laporan pembunuhan di sebuah motel di Sac Timur.

Menurut laporan awal, ini mirip ulah Red John.

Bagaimana menurutmu? Ini ulah Red John atau tiruan saja?

Aku mengolah TKP Red John sejak dia muncul. Ini tiruannya.

Sayang sekali.

Aku selalu ingin mengurus kasus pembunuh terkenal.

Dia sudah bersembunyi lama sekali.

Dia bekerja lewat kerabat dan lingkungannya saja.

- Dia baru-baru ini membunuh, bukan? - Itu kabar dari dalam.

Lorelei Martins mantan anak buahnya. Itu tidak dihitung.

Kalian bisa beri kami waktu sebentar?

Hei, Lisbon.

Jane.

Ini kolegaku. Val Ziskin.

Kau yakin ini bukan ulah Red John, Pak Partridge?

- Ya? - Kau yakin 100 persen?

Tidak, aku hanya menduga saja. Kau ahlinya.

Kau dengar apa yang dia katakan.

- Maaf? - Keluar.

- Aku masih punya tugas. - Keluar.

Kau bisa kembali lagi nanti.

Menurutmu dia benar?

- Ini ulah Red John. - Dari mana kau tahu?

Karena jika memang ini ulahnya, aku bisa merasakannya.

Dia tak terlihat asing. Apa yang kita tahu tentang dia?

Dia tak punya identitas. Dia sudah di motel ini selama 5 hari.

Dibayar tunai. Mendaftar dengan nama palsu.

Seperti yang bisa kau lihat, dia membawa bayi...

Sekitar usia 6 bulan, sekarang hilang.

- Bukan kebiasaan John sama sekali. - Itu benar.

Pasti ada kerabatnya yang perlu bayi itu untuk alasan tertentu.

Atau ini bukan ulah Red John.

Tidak, ini ulahnya.

Ya, hai. Di mana lokasi kantormu?

Terima kasih.

Dinas Perlindungan Anak. Carson Springs.

Kau mengatakannya seolah itu adalah hal yang buruk.

Ya, saat aku kecil, aku sempat ada di sana.

- Menurutmu ini berkaitan? - Sepertinya tidak.

Ini aneh. Persis saat kau sudah semakin dekat.

Red John muncul kembali dan membunuh seseorang.

- Ini pasti kebetulan, bukan? - Semoga saja begitu.

- Apa aku perlu memohon padamu? - Untuk apa?

Ayolah, hentikan itu! Sudah seberapa dekat kau?

Dengan perkiraan ucapan Lorelei itu benar...

Red John ada di antara 1.357 orang yang turut berjabat tangan...

Sejak istri dan putriku dibunuh.

Aku sudah mengecilkan daftar itu hanya pada orang-orang...

Yang kemungkinan sepenuhnya berpeluang masuk TKP Red John.

Berapa banyak?

Aku punya 7 nama.

Itu hebat. Sebutkanlah nama-namanya.

- Kurasa itu bukan ide yang bagus. - Apa? Kau bercanda?

Tolong perhatikan jalannya.

Benar, Pak. Aku kasir sif malam.

Aku semalaman di sini mendengarkan radio.

Jarak dia dibunuh hanya 15 meter dariku.

Aku tak mendengar apa-apa. Itu aneh sekali.

Apa ada pengunjung aneh pada malam itu atau siangnya?

Tidak. Ya! Bukan kemarin. Tapi kemarin lusa.

Seorang pria datang, dia bertanya apa ada wanita yang membawa bayi...

Jadi kubilang tidak ada, karena sepertinya dia bermasalah.

- "Bermasalah" seperti apa? - Kulit putih, badan besar...

Rambut cokelat, janggut, aksen asing, kurasa Irlandia.

Tapi saat kukatakan pada mendiang soal pria itu...

Dia bilang, "Terima kasih", seolah aku melakukan hal yang benar.

Bisakah kau kenali dia jika melihatnya lagi?

Ya, tentu saja.

Kami perlu bicara pada pelayan yang menemukan jasadnya, Sandra Guzman?

Dia pulang. Dia tidak di sini.

Bukankah polisi setempat menyuruhnya tak pergi untuk bicara pada kami?

Ya, dia sangat sedih, merinding dan semacamnya.

Dia bersimbah darah.

Dia bilang padaku kalau dia ketakutan...

Dan dia tak bisa bicara pada siapa pun, dan dia ingin pulang.

- Tak bisa bicara kenapa? - Entahlah, dia orang yang aneh.

Dia berambut hitam, dengan cincin bergaya gotik.

- Kau punya alamat Sandra? - Ya, kurasa ada di kantor.

Aku bisa tunjukkan pada kalian.

Kenapa kau tak mau memberitahuku?

Jika aku beri tahu alasannya, kau akan marah padaku.

Aku sudah terlanjur marah, ceritakan saja.

Kau tidak sedang marah, kau hanya jengkel saja.

Itu berbeda.

Dinas Perlindungan Anak Carson Springs, California

Halo, kami dari CBI.

Kami perlu bicara pada siapa pun yang berwenang.

Siap, Bu.

Nona Gottlieb, kami memiliki korban pembunuhan tak dikenal.

Nomor teleponmu tertulis di dindingnya.

Aku akan tunjukkan foto wanita itu, mungkin kau mengenalinya.

Dia sudah tewas, jadi mungkin fotonya agak mengganggu.

Astaga. Baiklah.

- Kau mengenalnya? - Itu Eileen Turner.

Bagaimana dengan Caitlyn? Apa Caitlyn baik-baik saja?

- Maksudmu bayinya? - Ya, di mana dia?

Kami tidak tahu. Siapa pun yang bunuh Eileen mungkin membawanya.

- Astaga. - Apa kau punya...

Orang yang kalian cari adalah Roddy Turner, suami Eileen.

Menurutmu dia bertanggung jawab akan hal ini?

Suaminya bersikap kasar padanya. Tindak kekerasan.

Eileen meninggalkannya pekan lalu.

Kami membantunya mendapatkan surat jaga jarak untuk suaminya.

Ini dia. Alamatnya di 1204 Stoney Ridge.

- Tunggu. - Itu sekitar...

Aku tahu di mana itu. Terima kasih.

Terima kasih atas bantuanmu. Mungkin kami akan kembali lagi.

Tentu saja. Apa pun yang bisa kubantu.

Jane?

Stoney Ridge adalah tempat singgah mobil pengelana tradisional.

Pada musim dingin, saat kami akan ke Carson Springs...

Stoney Ridge adalah tempat singgah kami.

Itu sama saja seperti kota asalku.

Parkir Rumah Mobil Stoney Ridge, California

Ini pasti kebetulan.

Atau Red John sengaja membawaku pulang.

Bagaimana dia bisa tahu soal tempat ini?

Astaga! Patrick!

Hei, Pete! Ada Patrick Jane!

Hei, Sam.

Patty, Anakku! Senang bertemu denganmu.

Sedang apa kau di sini?

Maaf, kami tak menemukan kartu identitas resmi...

Tapi kami yakin itu dia.

Kami menemukan jasadnya pagi ini di Motel Torchlite di Sacramento.

- Di mana Caitlyn? - Dia hilang.

- Hilang? - Astaga.

Kami dan beberapa agen lain sedang berusaha untuk menemukannya.

Jadi, apa hubungan kalian dengan Eileen?

Dia menikah dengan keponakanku, Roddy.

Mereka pernah tinggal bersama kami saat di Airstream.

Aku tak ingat kau punya keponakan.

Anak kakakku. Dia kemari dari Irlandia lima tahun yang lalu.

Dia kepala teknisi. Dia memasang roda besar dan roller coaster.

- Dia orang baik. - Di mana Roddy sekarang?

Dia sudah berkelana mencari Eileen dan Caitlyn sejak mereka pergi.

Kami perlu bicara dengannya. Apa dia punya ponsel?

- Tidak. - Ayolah, Pete.

Ini aku. Kita keluarga.

Maksudku, sudah berapa lama keluarga Jane dan Turner berkelana bersama?

Mungkin sudah 100 tahun. Roddy tak punya ponsel.

Baiklah.

Jadi, Eileen pergi sepekan yang lalu, ya?

- Ya. - Kenapa?

Kami tidak tahu.

Mereka sedang kesulitan soal keuangan.

Mereka berdua Leo. Mereka akan terus berdebat, tapi tidak serius.

Pekerja sosial Caitlyn mengatakan soal tindakan kasar dan kekerasan.

Omong kosong. Pekerja sosial, ya?

Bulan lalu, Roddy dan Eileen bertengkar sedikit...

Lalu polisi datang dan mereka tak berbuat apa-apa...

Lalu mereka menghubungi Perlindungan Anak. Itu omong kosong.

Eileen dan Roddy saling cinta, dan mereka orang tua yang baik.

Mobil apa yang Roddy kendarai?

Astaga, aku tak tahu. Kurasa dia meminjam temannya.

Siapa nama temannya?

- Aku tak ingat. Kau ingat? - Tidak.

Nyawa Caitlyn dalam bahaya. Kami butuh kerja sama kalian.

Roddy tak membunuh Eileen, jadi dia tak membawa Caitlyn.

- Kau terpikir nama lain. - Tak ada yang terpikir.

Baiklah. Terserah kau saja.

Pete akan menghubungi Roddy sekarang.

Jika Roddy tak bersalah, yang kurasa begitu...

Dia akan terdorong untuk datang ke TKP.

Jika dia tak bersalah, kenapa dia tak menghubungi polisi?

Karena tak ada orang di keluarga itu yang mau berhubungan dengan polisi.

- Hai, Bos. - Di mana kau?

Kami mencari Sandra Guzman, pelayan motel yang menemukan jasadnya.

- Dia main kucing-kucingan. - Sudahi dulu saja.

Segera ke motel secepatnya dan tunggu di sana.

Kami rasa suami korban mungkin sedang menuju ke sana.

Katakan dia tak bersalah. Kita hanya perlu bicara padanya.

Kita belum tahu keterlibatannya.

- Tapi tangkap dia. Hati-hati. - Siap.

Apa yang membuatmu yakin bahwa Roddy Turner itu tak bersalah?

Aku tak yakin akan apa pun saat ini.

Kecuali tak mau beri tahu nama dalam daftar itu.

Kau sangat yakin soal itu.

Aku akan beri tahu alasan tak mau beri tahu kau.

Beberapa di antaranya adalah orang yang kau kenal...

Nanti kau akan mulai bersikap berbeda di depan mereka...

- Nanti kau akan bocorkan. - Apa? Aku tak akan bocorkan.

Kau pasti akan begitu.

Kau tak bisa menahan diri. Bukan bermaksud menyinggung...

Tapi kau tak bisa berbohong.

Aku juga bisa berbohong. Aku bisa tampilkan itu.

Ini yang akan kau tampilkan...

Tidak akan. Aku bisa menjaga rahasia.

Aku punya rahasia. Rahasia yang tak pernah kau bayangkan.

Baiklah. Tentu saja.

Bagaimana jika aku katakan tiga hal tentangmu...

Yang menurutmu rahasia, tapi sudah kuketahui?

Dengan begitu kau akan yakin?

- Tentu. Silakan. - Baiklah.

Tunggu. Tidak usah. Aku tak mau main permainan konyolmu.

Keputusan yang bijak.

- Apa mereka kenalan dekatku? - Sangat dekat.

- J.J. LaRoche? - Bukan.

- Ardiles? - Tebakan yang menarik. Bukan.

Apa kau akan memberitahuku jika tebakanku benar?

- Tidak. - Kau membuatku penasaran.

- Jadi, ada kabar baru apa dari kau? - Tidak ada apa-apa.

Masih sama, ya?

Aku juga begitu.

- Kecuali satu hal. - Ya, aku tahu.

Kau tahu? Kau tahu apa?

Kau dan Van Pelt berhubungan seks lagi.

Ya. Benar.

Maksudku, aku tak akan sebut "berhubungan seks", terlalu klinis.

- Kalian tidak berhubungan seks? - Tidak.

Maksudku, ya.

Tapi lebih dari berhubungan seks.

- Kami saling cinta. - Benarkah? Bagus.

Selamat.

Dari mana kau tahu? Kami sangat merahasiakannya.

Usaha yang bagus.

Ada yang bisa kubantu?

CBI! Berhenti!

- Di mana dia? - Roddy, hentikan sekarang juga.

Letakkan tanganmu di kepala! Lakukan!

Aku sedang bertugas, dan orang gila ini datang dan menyerangku!

- Kukira aku akan mati! - Kau masih hidup. Diamlah.

- Di mana mereka? - Pak, kami paham amarahmu...

Dan kami turut berduka, tapi kita perlu bicara dengan tenang.

Kau perlu ikut ke kantor kami.

Kapan dia meninggalkanmu?

Roddy, kau perlu bicara pada kami.

Jika bukan kau pelakunya, kami perlu tahu...

Agar kami bisa cari pelaku yang bertanggung jawab.

Dan menemukan putrimu.

Kau mau membantu kami menemukan Caitlyn, bukan?

Biarkan aku pulang.

Kau menyerang polisi dan teknisi CSI.

- Kau tak boleh ke mana-mana. - Aku harus menemukan putriku.

Kumohon, lepaskan aku.

- Bukan dia pelakunya. - Tunggu, jika dia pelakunya...

Dia lakukan itu sebagai bawahan Red John, bukan?

Benar. Tapi Red John selalu menawarkan temannya...

Sesuatu yang mereka tidak punya.

Kenapa Roddy perlu Red John?

Maksudku, apa motifnya? Di mana putrinya?

Pertanyaan yang bagus.

Tetap saja, aku yakin dia menyembunyikan sesuatu.

Aku juga.

Hal yang Pete dan Samantha sembunyikan.

Orang lain yang mereka curigai.

Yang bisa memicu perselisihan antar keluarga.

Sepertinya begitu.

Siapa keluarga Eileen? Dari mana dia berasal?

Nama keluarganya Barlow.

- Barlow? - Ya, dia lahir di Modesto.

Orang tuanya adalah Kevin dan Suzanne Barlow.

Mereka tewas dalam kecelakaan mobil saat Eileen berusia tiga tahun.

- Dia Leelee Barlow. - Kau kenal dia?

Setelah orang tua Eileen tewas...

Dia dibesarkan oleh Paman Sean. Dia sangat dekat dengan ayahku.

Ya, mereka berselisih soal bisnis, lalu menjadi musuh.

Tapi aku tak pernah lihat Eileen atau Sean selama hampir 30 tahun.

Menurutmu, pembunuhan Eileen mungkin terkait dengan Sean Barlow?

Menurut Pete begitu. Jika tidak, pasti dia beri tahu siapa Eileen.

Apa lagi?

Ada kenangan soal Eileen Barlow yang membuatmu takut, apa itu?

Kau semakin hebat, Lisbon.

Jangan meremehkanku. Katakan saja, ada apa?

Terkadang ada sebuah kenangan acak masa kecil yang tak bisa hilang?

Kadang terkait dengan potongan musik atau lagu?

Ya, kau tahu lagu tentang kue yang tertinggal saat hujan?

Aku selalu teringat ibuku memberi makan merpati. Entah kenapa.

Kapan pun aku teringat saat bahagia masa kecilku...

Aku selalu terbayang satu hal.

Gambaran piknik Hari Kemerdekaan.

Aku berusia sekitar 12 tahun, ada musik yang sedang diputar.

Ada anak perempuan yang tertawa...

Dan dia sedang diangkat oleh ayahnya.

Eileen Barlow.

Saat itu orang-orang memanggilnya Leelee.

Kurasa aku tak pernah melihatnya lagi setelah itu.

Dia sekadar kenangan yang membuatku tersenyum.

Dan Red John membunuhnya.

Seolah Red John masuk ke kepalaku dan memusnahkan kenangan indahku.

Bagaimana mungkin?

Bagaimana dia bisa membaca pikiranmu?

Entahlah.

Walau ini begitu rumit, bukan?

Ini hanya kebetulan. Pasti begitu.

Ya, pasti hanya kebetulan.

Bisa tolong aku?

Bisa kau tunggu di mobil saat aku bicara dengan Pete?

- Baiklah. - Bukan berarti dia tak suka kau...

Hanya saja, kau seorang polisi.

- Aku paham. - Terima kasih.

- Ada apa? - Kau tahu apa.

Katakan saja.

Kenapa kau tak ceritakan padaku Eileen itu keluarga Barlow?

Kau tak tanya.

Menurutmu Sean Barlow ada di balik pembunuhan ini?

Dan kau tenang seperti biasa soal Caitlyn...

Karena kau pikir keluarga Barlow akan mengurusnya.

Apa benar begitu?

Lalu kau hanya menunggu aku dan polisi berhenti...

Lalu kau dan Roddy akan mengurus semuanya sendiri.

Tidak.

Satu hal yang tak kutahu adalah alasannya.

Kenapa kau berpikir Sean Barlow akan membunuh keponakannya sendiri?

- Itu hipotesismu, bukan aku. - Tidak, itu hipotesismu.

Dan kau bisa saja salah. Red John pelakunya.

Maksudku, Sean Barlow mungkin membantunya...

Tapi jika dia yang melakukannya, dan kau tahu itu...

Sebaiknya kau beri tahu alasannya sekarang.

- Sudah kubilang... - Jangan coba-coba berbohong padaku.

Sean Barlow selalu membenci Roddy.

Dia melarang Eileen menemuinya, tapi Eileen tetap menemuinya.

Kenapa dia membenci Roddy?

Jalur perjalanan Inggris dan Irlandia sangat keras.

Dulu Roddy agak konyol.

Itu dulu. Kini dia lebih tenang.

Tapi dia menghajar beberapa orang yang tak seharusnya.

Dia hampir terkena masalah saat kakakku mengirimnya padaku.

Lalu, orang-orang yang terluka itu adalah sepupu keluarga Barlow...

Dan Sean Barlow senang menyimpan dendam.

Cukup dendam untuk membunuh keponakannya sendiri?

Kau tak tahu bagaimana Sean Barlow.

Dia menelantarkan Eileen, memanggilnya pelacur.

Dia meminta uang dari Roddy...

Untuk membelikan rumah keluarga Barlow yang terlantar.

Tentu, Roddy menolak dan Sean menuduhnya sebagai pencuri...

Dan bersumpah akan membalas dendam.

Bersumpah akan membalas dendam?

Dari kata-katanya, ya.

Lalu apa hubungannya dengan Red John?

Tak begitu cocok.

Sean Barlow sangat andal soal pekerjaan kotor.

Dia licik dan kejam.

Astaga, Patty, setahuku, Sean Barlow mungkin Red John.

Berikan aku alamatnya.

Pantai Venice, California

- Sebaiknya kau di sini saja. - Tak mungkin.

Dia kolot seperti Pete. Dia tak akan mau bicara pada polisi.

Kita lihat saja nanti. Aku juga kolot.

- Seriuslah. - Aku serius!

Aku tak datang dari Sacramento hanya untuk menunggu di luar.

Selamat datang. Aku Marta.

Ada yang bisa kubantu?

Santai saja, Nona. Kami bukan orang bodoh.

Dia polisi dan aku kemari dengan terpaksa.

- Apa maumu? - Bicara dengan Sean Barlow.

Tak ada Sean Barlow di sini.

Dia hampir sama buruknya dengan kau soal berbohong.

Katakan pada Sean, yang tak ada di sini itu...

Patrick Jane datang dan ingin bicara dengannya.

Kami akan menunggu.

Patrick Jane. Ternyata kau. Tak bisa kupercaya.

Halo, Tn. Barlow.

Yang benar saja, panggil aku Sean, Nak.

Aku tak pernah melihatmu sejak kau berusia 15 tahun?

Kau tak berubah, dan kini kau membawa polwan kemari.

Senang berjumpa denganmu, Nona.

Mari naik dan bertukar cerita.

Aku mengikuti yang kau kerjakan, Patrick.

- Aku tahu kenapa kau kemari. - Tentu saja kau tahu.

Kakekku datang kemari dari Irlandia bersama buyutnya.

Ayahnya dan aku berteman baik.

Dia keparat, tapi aku menyukainya.

Keparat?

Kau orang yang rohaniah, bukan, Teresa?

Kau percaya ada kehidupan setelah kematian?

Maka kau setuju bahwa menjadi ateis itu menyedihkan.

Dan saat orang ateis menggunakan iman dan kepercayaan orang lain...

Untuk mencuri dari orang itu dengan kebohongan, seperti keluarga Jane...

Itu sangat menyedihkan dan keparat.

Aku setuju. Aku tak melakukannya lagi.

Astaga, orang jujur kau rupanya sekarang.

Itu penebusan dosa yang kau incar, ya?

Keluarga Jane tak pernah berpura-pura mempunyai kekuatan...

Terutama dengan orang-orang yang tampil...

Tapi, keluarga Barlow selalu tak anggap kami cenayang "asli".

Karena kami memang asli.

Kau bilang kau tahu alasan kami kemari.

Ya, ada di berita. Eileen tewas, dibunuh.

Kau tak terlalu sedih soal itu.

Dia sudah kuanggap mati saat dia pergi demi bajingan itu.

Aku sudah berduka atas kepergiannya sejak lama.

Walau, aku ingin bayinya. Dia akan dibesarkan di keluarga Barlow.

Di mana kau pada malam hari sebelum kejadian?

Aku jauh sekali, berkumpul dengan para arwah.

Kau ada di mana?

Biar kulihat.

Berbaring di ranjang, memikirkan Patrick.

Kau sedikit jatuh cinta padanya, ya?

Tapi dia begitu tertutup dan mengatur.

Itu sulit, bukan?

Kami kemari karena Eileen.

Roddy Turner keparat itu yang membunuhnya, sudah pasti.

Roddy dan pamannya bilang kau pelakunya.

Bicara mudah saja.

Roddy yang ditakuti oleh Eileen, bukan?

Roddy pelakunya dan Tuhan akan memberinya pelajaran.

Siapa pun yang membunuh Eileen dan mengambil Caitlyn...

Dia mendapat bantuan dari Red John...

Dan kau lebih cocok untuk berteman dengan Red John.

Red John. Pembunuh sialan mana pun yang mencoba membodohimu...

Bisa menggambar wajah senyum di dinding. "Ini Red John."

Memang ulah Red John.

Red John sudah membuat otakmu kacau.

Kau melihatnya ke mana pun kau memandang.

Menurutmu kau semakin dekat, padahal dia hanya mempermainkanmu.

- Kita lihat nanti. - Apa kau tak pernah terpikir...

Bagaimana sebenarnya Red John selalu selangkah lebih awal darimu?

Bagaimana dia bisa membaca pikiranmu?

- Katakan. - Red John mendapat kekuatan.

Kekuatan cenayang sebenarnya yang tak ingin kau percayai.

Teresa mendengarkanku, tapi kau tak percaya.

Jadi kau menutup dirimu dari kenyataan.

Dia punya kekuatan.

Itu sebabnya dia selalu mengalahkanmu.

Jadi, kuanggap kau tak punya alibi pada malam kejadian.

Tidak, aku tak punya alibi.

Terima kasih atas waktumu, Tn. Barlow.

Dengan senang hati.

Aneh sekali, bukan? Putri dari orang tua alkoholik...

Selalu jadi wanita yang hebat.

Saat kalian temukan bayinya, bawa dia padaku.

- Dia akan diurus. - Bukan begitu caranya.

Atau memang begitu? Aku yakin kita bisa atur.

Pikirkan ucapanku. Itu nasihat dari seorang kawan.

Senang berjumpa denganmu, Sean.

Tadi itu menegangkan. Kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja. Kau? Dia membuatmu takut, bukan?

Ya, dia tak membuatmu takut?

Dia penampil yang hebat. Kuakui itu.

Aku tak bisa membacanya.

Mungkin dia yang membunuh Eileen, atau mungkin dia benar.

Mungkin dia percaya bahwa Roddy pelakunya.

Atau mungkin aku hanya masuk dalam permainan seseorang lagi.

Bagaimana jika dia benar? Bagaimana jika Red John punya kekuatan?

Yang benar saja.

Bagaimana jika lumba-lumba sebenarnya alien dari galaksi lain?

- Itu pasti keren. - Aku serius.

Bagaimana Red John melakukan ini? Dia membaca pikiranmu.

Ini hanya trik keren, seperti kubilang.

- Kami mencari Sandra Guzman. - Dia baru saja naik bus.

CBI!

Hai, Sandra.

Kenapa kau kabur dari kami, Sandra?

Kami hanya ingin bicarakan soal yang kau lihat di motel.

Kau sudah lihat di kamar itu? Ada iblis di dalam sana.

Aku tak mau terkait dengan hal itu. Aku tak mau membicarakannya.

Aku hanya ingin melupakan bahwa aku pernah melihatnya.

Lalu, bagaimana hasilnya?

Tidak bagus. Aku tak bisa tidur.

Setiap kali aku menutup mata, aku melihat mendiang wanita itu.

Jadi, mungkin sebaiknya kau membicarakannya.

Ceritakan apa yang kau lihat saat kau masuk ke kamar itu.

Aku...

Aku sedang mendorong troliku, jadi aku tak langsung lihat ranjang.

Dan aku kira dia sudah pergi...

Karena sebelumnya, saat aku membereskan kamar...

Dia sepertinya mengemas popok dan susu bayi.

Tapi semuanya hilang. Jadi kukira mereka pergi.

Lalu saat aku berbalik...

Aku melihat ranjangnya, lalu, astaga...

Matanya terbelalak, memandang padaku.

Aku jatuh. Aku begitu ketakutan.

Karpetnya basah bersimbah darahnya.

Lalu saat kau datang kerja pagi itu...

Kau lihat ada orang asing? Ada yang bersikap aneh?

Ada yang tak biasa?

Tidak ada.

Apa yang terjadi pada bayinya?

Kami belum tahu.

Pelayan motel itu tak bersalah sama sekali.

Tapi membantu. Kita perlu kembali ke Carson Springs.

Tapi pertama, kau harus bebaskan Roddy Turner dulu.

Baiklah.

Terima kasih.

Baiklah, jadi kami dapat dua tersangka utama.

Roddy Turner, suami Eileen, dan Sean Barlow, pamannya.

Keduanya saling berseteru walau sebagai pihak yang bersalah.

Kami perlu bantuanmu untuk cari tahu siapa pembunuh sebenarnya.

Jangan cemas. Tak akan berbahaya.

Aku tak berpikir soal itu. Seperti apa rencananya?

Kami akan beri tahu keduanya bahwa ada bayi...

Bayi di sini maksudnya Caitlyn, yang ditinggalkan di sini bersamamu.

Kami beranggapan bahwa pembunuhnya membawa Caitlyn...

Atau tahu tempatnya, jadi dia akan tahu...

Bahwa bayi yang ada di sini bukan dia.

Aku paham.

Jadi hanya yang tak bersalah akan datang untuk memeriksa Caitlyn.

Benar, dan pelakunya tak akan datang.

- Pintar. - Jika kau berkenan.

- Tentu saja. - Luar biasa.

Bagus.

Ada anak yang ditinggalkan di kantor DPA Carson Springs.

Aku ingin memastikan bahwa itu adalah Caitlyn Turner...

Dan kau terdaftar sebagai salah satu kontaknya.

Apa Caitlyn punya tanda lahir kecil di lengan kirinya?

Benar, dia punya.

- Ya, halo? - Hei, Sean.

Ada wanita yang bilang mereka menemukan Caitlyn.

- Dengar... - Aku sudah pikirkan.

- Aku juga begitu. - Kau dulu.

- Aku tak bisa bekerja seperti ini. - Tidak, maaf, aku dulu.

Sean benar, aku terlalu tertutup dan mengatur...

Aku akan beri tahu kau tujuh nama yang ada dalam daftar itu.

Tapi kau harus janji tak akan ceritakan pada siapa pun.

Bagaimana aku bisa lakukan pengintaian pada mereka...

Dan investigasi mereka jika aku tak boleh beri tahu siapa pun di CBI?

- Kau tak bisa lakukan itu. - Tapi aku tak punya...

Tak seorang pun. Terutama orang CBI.

Kenapa?

Karena salah satu nama dalam daftar itu adalah Gale Bertram.

- Apa? - Bosmu.

- Tidak. - Ya.

Astaga.

Bagaimana aku akan menghadapinya?

Siapa lagi?

- Roddy Turner. - Apa?

Di sana.

- Mereka bilang putriku ada di sini. - Pak Turner.

- Di mana Caitlyn? - Pak Turner!

- Apa-apaan ini? - Maaf, salah informasi.

- Caitlyn tidak di sini. - Apa?

Ini trik untuk memancing pembunuh Eileen, yang tak datang...

Karena dia tahu, Caitlyn tak mungkin ada di sini.

Ini menarik.

Apa-apaan ini?

Ya, maaf.

Maaf untuk apa? Di mana Caitlyn?

Kau kenal Roddy, bukan?

Kabar baiknya, kalian di sini, artinya pelakunya bukan kalian.

Akhirnya ini menjadi awal yang masuk akal.

Tuan-tuan, tolong jangan coba-coba berkelahi.

Eileen ingin kalian berdua berdamai.

Tak mungkin dia mau begitu.

Sebaiknya kau punya alasan bagus.

Tahan emosi kalian.

Permisi. Ya, Van Pelt? Sebaiknya kau cepat bicara.

Baterai ponselku hampir habis dan aku sedang tertekan.

Hai. Aku menelepon sesuai perintahmu.

Semoga berhasil.

Apa?

Di mana? Kau yakin?

Ya, kami akan segera ke sana.

Kalian tak akan percaya ini.

Rumah sakit di Carson Springs baru saja menelepon CBI.

Ada yang meninggalkan bayi perempuan bertanda lahir di ruang tunggu.

Jika kalian ingin melihatnya, sebaiknya kalian ikut kami...

Karena mereka tak akan izinkan kalian mendekatinya.

Kalau pun benar itu Caitlyn, dia akan menjadi bukti.

- Baiklah. - Untuk apa dia ikut?

- Aku ayahnya! - Ya, ayah paling baik.

- Mundur, Orang Tua! - Kau berani?

Jika kalian ingin yang terbaik untuk Caitlyn, kalian harus berdamai.

Ayo, rumah sakit yang mana?

- Ada lebih dari satu? - Ada tiga.

Dia tak bilang rumah sakit yang mana.

Mari kita tanya... Van Pelt?

Sial! Baterai ponselku habis.

- Bisa kau telepon dia? - Tidak bisa. Ponselku di mobil.

Miriam, boleh aku pinjam ponselmu sebentar?

Terima kasih.

- Van Pelt? - Baiklah, aku siap.

Ya, rumah sakit yang mana? Tampaknya ada tiga rumah sakit.

Itu agak aneh, untuk ukuran kota kecil.

Baiklah, sedang melacak riwayat panggilan terakhirnya.

- Dapat. - RS St. Vincent. Terima kasih.

- Lihat apa kau? - Gelandangan besar tinggi.

- Lihat apa kau? - Aku sudah peringatkan kalian.

- Mati kau. - Sudah kubilang.

Ayo. Ini, terima kasih sudah meminjamkan ponselmu.

Kami akan menghubungimu lagi. Sampai jumpa.

Dengar, aku tak suka cari masalah dengan kalian, tapi...

Aku berbohong lagi. Tidak ada Caitlyn.

Tapi kami akan segera dapatkan dia. Aku janji.

Kami akan hubungi kalian, ya?

Terima kasih, Grace. 15009 Jalan Ashley Ridge.

- Sudah kubilang, pasti berhasil. - Belum bisa dibilang berhasil.

Jika dia tahu perbuatan kita.

Saat ini, pasti dia akan hubungi...

Siapa pun yang memegang bayinya dan menyuruhnya pergi dari sana.

Bagaimana dia hubungi mereka? Ponselnya mati.

- Dia bisa gunakan telepon kantor. - Aku yakin dia tak tahu nomornya.

Maksudku, zaman sekarang tak ada orang yang ingat nomor.

Biasanya orang langsung menyimpan nomor di ponsel.

Halo.

- Ya? - Hai.

- Di mana Ruth? - Dia ditahan.

Dia tak tahu sama sekali soal perbuatanku.

Dia kira dia sedang mengurus anak dalam sengketa hak asuh.

Begitulah yang dia katakan.

Bagaimana kalian bisa tahu?

Popok dan susunya diambil dari kamar motel itu...

Membuatku sadar rekan Red John itu orang yang hemat.

Sangat rapi, dan teliti.

Orang yang bisa mengurus bayi.

Mungkin wanita. Usia paruh baya.

Menginginkan anak.

Kubilang pada Eileen, Caitlyn akan dibawa oleh pekerja sosial...

Jika dia tak benar-benar berpisah dari Roddy.

Dia sungguh hancur, tapi dia melakukannya juga.

Dia pindah ke motel. Asal pilih.

Kau lakukan semua ini hanya demi seorang anak?

Kau pernah dengar soal adopsi?

Tentu, tapi dengan ini aku bisa sekaligus membantu Red John.

Dan Caitlyn adalah anak yang sangat manis.

Dia selalu senang dan selalu tersenyum.

- Ceritakan soal Red John. - Dia teman baikku.

- Sejak kapan? - Lama sekali.

- Untuk apa dia membunuh Eileen? - Aku tidak tahu.

Tak ada yang bisa bertanya padanya. Tapi harus Eileen.

Penting baginya Eileen yang menjadi korban.

Dia bilang ini akan terjadi, dan jika ini terjadi...

Aku harus memberimu sesuatu.

- Jangan coba-coba. - Tenang saja.

Aku tak bermaksud melukai siapa pun.

- Apa itu? - Aku tak mau bicara lagi.

Apa isi cakram itu?

Halo, Patrick.

Seperti kau lihat, segalanya tak berjalan sesuai rencana.

Jangan bilang, "Sudah kubilang".

Red John ingin aku bacakan pesan untukmu...

Sebagai gantinya, dia tak akan terlalu menyiksaku.

Dia sangat marah padaku.

Jadi, untuk saat ini, ini tawaran yang adil.

Patrick...

Lorelei bilang soal percakapanmu soal berjabat tangan denganku.

Jadi aku tahu kau sudah membuat daftar...

Dan aku tahu pada saat kau menonton video ini...

Kau sudah mengerucutkan daftar itu menjadi beberapa nama.

Sungguh ingatan dan riset yang sangat membanggakan.

Bravo.

Aku yakin kau merasa cukup cerdas.

Tapi tidak.

Kau hanya beruntung. Bukan cerdas.

Akan kutunjukkan apa itu cerdas.

Aku akan bunuh kenangan indahmu yang tak pernah kau ceritakan.

Dan saat kau menyelidikinya...

Aku akan menggiringmu langsung ke video ini.

Ada lagi.

Saat ini, aku ingin kau keluarkan daftar tersangkamu dan perhatikan.

Aku akan memberimu waktu sejenak.

Baiklah. Nama-namanya adalah...

Bret Stiles...

Gale Bertram...

Raymond Haffner...

Reede Smith...

Bob Kirkland...

Sherif Thomas McAllister...

Brett Partridge.

Itu dia. Lihat? Itu baru cerdas.

Tapi adil tetap adil, Patrick.

Kau ubah jalan mainnya, jadi aku beri peraturan baru...

Eileen Turner adalah yang pertama dari banyak lagi.

Aku akan mulai membunuh lagi. Lebih sering lagi.

Sampai kau menangkapku...

Atau aku yang menangkapmu.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.