Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Franco Sarmiento.
Dia memang ngotot menghancurkan keluarga kita.
Bukan Franco.
Aku yakin.
Dia tidak di lokasi,
tapi kami tahu dia punya informasi rute turnya.
Entah apa yang terjadi,
tapi aku tak mau dekat-dekat kalian lagi.
Aku mau ke pondok.
Iker, tak perlu kembali ke pondok.
Aku dengar pembicaraanmu dengan ayahku.
Kau pasti sulit mengerti, tapi percayalah pada penjelasanku ini.
Itu semua bagian dari rencanaku.
Aku menemukan info penting tentang ibumu.
Bárbara. Kau sedang apa?
Bárbara membujukku untuk tetap di sini, Yah.
Aku berusaha mencegahnya, tapi dia tak mau tahu.
Aku tahu sebabnya.
Karena Luna?
Bukan itu.
Aku butuh ruang.
Álvaro.
- Ya. - Franco datang.
Masih berani ke sini kau, Bajingan?
Tenanglah. Tenang dulu.
- Kenapa kau ke sini? - Untuk membela diri.
Polisi menginterogasiku terkait penyerangan itu.
- Alah, kau memang membenciku, 'kan? - Hei.
Aku tak mau berbohong.
Pada malam kejadian,
aku di Kota Meksiko bersama ibu tirimu.
Pergi atau kutendang kau.
Kau yang mendaftarkanku ke tur air terjun konyol itu, 'kan?
Kau mau menjebakku lagi?
Mau menimpakan kesalahanmu pada orang lain lagi?
Franco, jangan kasar dan cepat pergi!
Anakmu yang kasar.
Bibi, letakkan.
Biarkan.
Tembak Franco.
Sudah saatnya melenyapkan aib keluarga ini.
Kukira Bibi yang membawa aib.
Kurang ajar.
Dia menghancurkan Fernanda.
Keluar atau kubunuh.
Turuti saja. Enyah kau, Bajingan!
Keluar.
Keluar.
Keluar!
BETWEEN FATHER AND SON
Franco, aku mau bicara.
Kenapa? Agar Gaby bisa membunuhku?
Kau tahu mereka sedang mengawasi kita.
Di sana mereka selalu mengintai.
Kau curiga Álvaro terlibat dalam hilangnya Fernanda?
- Margarita juga? - Aku yakin mereka berdua terlibat.
Kenapa kau tidak pergi?
Kau tidak takut?
Kenapa harus takut?
Fernanda
menghilang karena tahu rahasia keluarga ini.
Rahasia busuk.
Jika kau tak mau bernasib sama,
lebih baik pergi sebelum dilenyapkan.
Aku ingin tahu lebih jauh.
Aku pergi besok sore.
Jika ingin tahu riwayat kematian di sini,
temui aku paginya.
Kenapa Bárbara kembali, Nenek?
Karena ayahmu lemah.
Selalu rela memberikan kesempatan kedua.
Percaya saja pada Nenek, Leo.
Semua perkataan Franco itu bohong.
Nenek mencela ibuku.
Itu tidak penting.
Keluarga tetaplah keluarga.
Harus tetap disayang meski kadang kelakuannya seperti monster.
Ibuku monster?
Ibumu wanita yang punya banyak persoalan.
Kalau Paman Franco?
Dia juga keluarga, 'kan?
Apel yang busuk itu sudah tidak tertolong.
Harus dicabut agar apel lain tak ikut busuk.
Apa pun akan Nenek upayakan untukmu.
Kau mau bertanya alasanku menulis surat itu?
Kenapa kau menoleransi perlakuan ibumu?
Jangan coba menolongku.
Keadaan di sini takkan berubah. Sebaiknya kau pergi.
Gaby,
kau juga harus pergi jauh.
Mulailah hidup baru jauh dari sini.
Kenapa bertahan?
Mereka keluargaku.
Keutuhan keluarga itu penting.
Itu yang diajarkan orang tuaku.
Ayahmu seperti apa?
Ayahku orang baik.
Sangat menyayangiku.
Aku pun menyayanginya.
Ayahku pergi terlalu cepat, tapi aku menyayanginya.
Meninggal kenapa?
Serangan jantung.
Dia meninggal di sini?
Kenapa bertanya?
Jangan ikut campur urusan kami.
Sudah cukup. Paham?
Mau apa dia?
Dia mengorek soal Ayah.
Dilarang mendekat, Bu.
Terjemahan subtitle oleh Fahrurrozy A
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.