Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Peringatan, program berikut mengandung cinta,
hasrat, dan 17 orang bertumpuk di satu kamar tidur.
Sebelumnya di Love Island…
enam lajang seksi menambah masalah
ketika mereka tiba di Love Island.
- Apa kabar, Gadis-gadis? - Halo.
- Hei, Cowok! - Tiga cewek seksi tiba.
Mari buat lebih asyik, Sayang.
Permainan dimulai.
Malam ini…
suhunya meningkat
saat pendatang baru beraksi.
Aku tak mengira akan jatuh cinta secepat ini.
Benar.
Kau akan memilih pendatang baru mana yang akan tetap di pulau.
Dan…
apakah Kyra sudah bertemu jodohnya?
Kau pikir aku tak bahagia?
Kurasa tidak.
Enam orang yang dengan cepat lolos cek latar belakang kami yang ketat
dan menyelesaikan kursus dansa gerak lambat kami
memasuki vila.
Para penghuni baru sangat jelas,
mereka di sini untuk mencari cinta,
bukan bermain permainan.
Jadi, kami segera membuat mereka memainkan permainan,
yang mana, setelah kuamplas merek dagang di setiap balok,
sekarang disebut Jujur atau Tantangan Menara Balok Kayu Jatuh.
"Berikan pijatan seksi."
Astaga!
Asyik!
Sial!
- Itu yang mau dilihat, satu tangan. - Tantangan.
"Ciumlah seseorang yang belum pernah kau cium."
- Ayolah, Kelsey. - Astaga.
Kecupan pertama malam ini! Baik.
Jelas aku sangat tidak suka. Aku sangat protektif.
Dan tak menyenangkan melihat dia mencium cewek lain.
Itu membuatku kesal.
Tapi aku tak bisa, "Dia pacarku, enyah darinya."
Dia bukan pacarku.
"Cium orang di vila yang ingin kau ajak berhubungan seks."
Fakta seru, aku selibat.
- Tunggu. - Tapi aku harus tetap mencium seseorang,
jadi akan kulakukan.
Aku rasa orang-orang sekarang…
Mereka hanya ingin berhubungan seks.
Seperti, itu saja.
Itu tak ada maknanya lagi,
dan itu payah.
"Pilih cowok untuk membuka pakaian dalam."
Aku suka tatonya.
Itu seperti nuansa utuh dia.
Dia seperti cowok nakal, tapi dia juga…
Aku tak tahu, ini… Aku suka.
Tatonya dan segalanya.
Semuanya menjadi sinting lumayan cepat.
Sebagian menikmati permainannya, sebagian tidak.
"Pijatan kaki langsung."
Tunggu.
- Ikutlah. - Ikutlah!
Ini konyol, sebagian orang harus mencium yang lain.
Zac mengisap jempol kaki.
Ayo!
Oh, Bung!
"Jujur."
Siapa yang kau suka di vila?
Sebenarnya aku ingin mengenal Caro.
- Aku? - Kau paham maksudku?
"Cobalah membuat pasanganmu bergairah tanpa menyentuhnya."
- Bersiaplah! - Buatlah aku bergairah.
Kita harus bercumbu.
"Ciumlah penghuni di kananmu
seperti ciuman terakhirmu."
Itu ciuman yang luar biasa.
Di sana jelas ada kembang api meledak di belakang
dan musik cinta dan bunga bertaburan,
dan merpati beterbangan, asyik.
"Cium cewek yang menurutmu paling menarik."
Itu "Aku Akan Mencuri Ciuman Cowokmu" terindah
yang pernah kulihat.
Di balkon,
cowok baru kita membicarakan cewek-cewek.
Seharusnya kita punya kaus hitam ketiga,
tapi untungnya, Eric improvisasi.
Apa yang kita pikirkan?
Apa kesan pertamamu pada para cewek?
Katrina…
Aku ingin Katrina. Aku dan dia sangat cocok,
tapi aku tak mau mengkhianati Weston.
Itulah mengapa kita di sini.
Bagaimana denganmu?
Ada tiga atau empat cewek yang kulihat manis.
Siapa incaranmu?
Aku tak mau terlihat liar.
Kau cocok dengan Caro?
Ya, jelas, tapi aku butuh…
- Pilihan? - Ya.
Maksudku, berdasarkan tipeku, aku suka penampilan Caro.
Aku suka penampilan Kyra, jelas.
Ketika Zac dengan tak sopan berceramah saat makan malam,
Katrina dan Weston bertukar pikiran tentang penghuni baru.
- Apa kabar? - Aku baik, kau?
- Aku nyaman. - Kau nyaman?
Bagaimana hari ini?
Menyenangkan.
Ada cewek lain yang manis…
Kelsey, lebih dari siapa pun.
Dia terlihat manis.
Dia jelas terlihat manis.
Tapi aku ingin mengenalnya.
- Bagaimana cowok-cowoknya? - Baik.
Ray asyik.
Dia anak yang asyik.
Dia asyik, dia lucu.
Asyik diajak mengobrol.
George, sejujurnya,
dia sangat pendiam.
Umurnya 30 tahun.
- Dia 30? - Ya.
- Oh, wow. - Dan dia…
Dia sangat dewasa dan mencari sesuatu yang serius.
Dan di saat yang bersamaan,
aku ingin mengenal semua orang.
Ya, benar.
Dan kupikir kau juga harus, dan mencari tahu.
Kurasa aku dan Katrina sangat cocok.
Dan aku harus mengenal Kelsey
untuk memutuskan apakah akan membuatku mengubah keputusan.
Tapi aku suka keduanya,
tapi aku ingin lebih mengenal Kelsey.
Karena aku merasa bahwa kami belum punya…
waktu berduaan sesungguhnya.
Kurasa itu sulit…
Lalu para cewek baru itu datang dan kalian habiskan waktu dengan mereka
dan aku berpikir… "Ini payah."
Ini hari yang panjang di vila,
dan akan lebih panjang karena 17 orang
mengantre untuk menggunakan satu toilet.
Lihat, dia punya piama cantik.
Terima kasih.
Kasurnya.
Aku bisa diajak bicara. Aku bisa untuk dicoba.
Dan ya, membahasnya terlalu cepat,
itu mendorongku lebih jauh.
Aku senang tak ada bantal di antara kita.
Oke, penghuni baru, ini pagi pertama kalian di surga.
Ingat, jika kau tak cepat jatuh cinta,
kau bisa ditendang dari pulau.
Selamat bersenang-senang!
Selamat pagi.
Bagus.
Sangat bagus.
Benar begitu.
Selamat pagi!
Aku baru saja mendengar burung berkicau
dan suara lautan sangatlah indah.
Aku seperti, "Wow, aku bisa terbiasa dengan ini."
Ini jelas berbeda dari Bronx, oke?
Bagaimana perasaanmu? Bagaimana tentang tiga cewek baru?
Keramaian baru.
Aku memberikan Kelsey kecupan kecil semalam.
Apa?
- Di permainan. - Astaga!
Kupikir yang kau maksud…
- Kau seperti, "Oh." - Aku seperti, "Oh," baik.
Hanya di permainan. Aku diam-diam saja,
karena Kyra di sana.
Diam-diam saja.
Tapi kurasa kita membuatnya keluar dari zona nyamannya sangat cepat.
- Seperti, dia tak terlihat asyik… - Tidak.
Maksudku, aku tak salahkan dia, ini malam pertamanya.
Hari pertama. Hari ini, aku merasa baik, aku merasa asyik.
Aku terlalu teralihkan oleh Kyra,
jadi maksudku, aku siap mencari teman baru
dan hubungan baru.
- Dan Marli. - Lalu Marli.
Sejujurnya, aku senang menggoda dia.
- Dia asyik. - Benar.
Dia heboh.
Tapi kurasa sifat Winston salah satu yang terbaik.
Benarkah?
Ya, aku sangat senang.
Aku benar-benar suka.
Sama.
Baik, Aissata, bagaimana denganmu?
Obrolanku sangatlah asyik
dengan Yamen.
- Ya. - Itu benar-benar mengalir.
Aku tak menduganya, aku sangat terkejut.
Percakapan kami sangat asyik
dan dia hanya membicarakan…
- Hal konyol? - Ya.
Dan dia sangat lucu.
Kalian selalu tertawa saat mengobrol.
- Itu sangat manis. - Kurasa tadi malam…
sangat asyik.
Aku berjanji pada diriku sebelum ikut,
"Aku tak akan mencium siapa pun."
Lalu Cashel menciumku.
Lalu aku, "Oh."
Dia menciumku, ingat?
Di awal-awal, aku lupa tentang itu.
Ini dia. Ada Weston sedang ingin menyelam.
Aku dan Weston sempat bercumbu singkat.
Ya, karena dia menciummu seperti ini hari terakhirnya.
Ya.
Jadi, bagaimana ciumannya?
Aku secara pribadi,
merasa itu enak, aku rasa hanya sebentar.
Itu bukan sebentar, Sayang.
Wajah kalian saling menempel.
"Hanya sebentar."
Dengan rasa tambahan!
Jelas aku merasa cocok dengannya, aku suka mengobrol dengannya…
- Ya. - …dan lihat arahnya ke mana.
Aku belum bicara dengan Kelsey, tapi akan.
Seperti, dia sangat memesona dengan mata birunya,
dan dia asyik.
Aissata…
Aku ingin tahu tentangnya, oke?
Jadi, dia punya seluruh…
Dia tak ikut-ikutan.
Dia menyiapkan dirinya untuk pernikahan.
Luar biasa.
- Menakjubkan. - Sangat.
Maksudku, dia luar biasa, Bung.
Kemarin aku mengobrol dengannya, rahasia cewek.
- Wah! - Hei, pergi dari sini!
- Hei! - Pergi dari sini!
Kalian berlebihan, sangat menganggu.
Diam!
- Pergi dari sini! - Apa yang kukatakan? Gelisah?
Lupakan!
Para cewek baru, jelas mereka menarik.
Aku dan Kelsey mengobrol satu jam setengah.
- Kami saling menggoda. - Ya.
Aku jujur tentang itu ke Katrina.
Pasti ada percikan.
Aku tak tahu harus apa saat ini.
Cowok nakal.
Siapa yang tahu? Aku tak tahu harus apa.
Ada yang harus kucari tahu hari ini.
Obrolanku asyik dengan Kelsey
Tapi aku ingin mencari tahu,
apakah Kelsey punya sisi yang asyik dan sisi yang spontan, seperti Karina.
Kau tahu, itulah yang sesungguhnya aku cari.
Cowok baru Eric dan George,
yang aku tak yakin bukan perokok berat,
bergabung dengan Ray untuk membicarakan perasaan.
Maksudku, para cewek.
- Semuanya baik? - Ya, bagaimana perasaanmu?
Siapa yang kau pikir akan ditendang hari ini?
- Semua orang. - Semuanya?
Semua orang.
Kau, dia.
Peluangnya sama, 'kan?
Hari pertama di sini, aku merasa nyaman.
Kemarin, aku sedikit bersantai.
Aku mengobrol dengan semua orang,
aku jadi lebih mengenal yang lain.
Aku kembali bugar, bangun tidur merasa segar,
jadi, sekarang saatnya beraksi, Sayang.
Setelah menghabiskan pagi hari
memasukkan enam kontak baru di ponselku,
akhirnya aku bisa mengirim…
Aku dapat pesan!
Dapat pesan!
- Tunggu. - Aku takut.
Pesan!
"Eric, Ray dan George,
kalian boleh memilih cewek yang akan kalian kencani."
Mantap!
"Ajaklah teman kencanmu. #permainandimulai #pantatpantai"
Boleh juga.
#pantatpantai.
Terima kasih telah menjelaskan.
- Eric, silakan. - Astaga.
Caro, ayo.
Baik!
Aku akan bersiap.
Aku akan pergi berkencan!
Semoga asyik, Sayang.
Baik, sekarang George.
Aissata, ayo.
- Ray. - Ray!
Katrina, ayo ke pantai.
Baik.
Hei!
Aku tak sabar berkencan dengan Katrina.
Aku tahu Katrina sudah berpasangan, tapi peduli amat.
Kau tahu, kami datang mencari cinta, bukan untuk mencari teman.
Jadi aku ikut dan beraksi.
Satu-persatu, Sayang.
Aku dapat pesan!
Hei!
"Aissata, Kelsey, dan Marli, kalian pilih teman kencan kalian,
ajaklah berkencan.
#tetapbukapilihanmu
#nuansapantai"
- Aku dengan Winston, jadi… - Oh, baik.
Gengsi!
Winston!
Winston!
Aku akan berkencan, aku tak sabar.
Namanya Marli.
Dia sangat seksi.
Aku mau berkencan dengan…
Weston!
Weston!
Hei.
Aku sangat senang, aku kencan dengan Kelsey, aku tak sabar.
Kami akan mengobrol
dan aku akan menyelaminya, dan lihat apa yang ada di sana.
Aku akan berenang dan runtuhkan tembok untuk mengenalnya.
Jadi, aku memilih untuk pergi ke kencan yang indah
dengan Yamen.
Yamen!
Baik.
Hei, cowokmu dipilih untuk berkencan dengan Aissata,
dan cowokmu senang.
Pertama, aku tinggalkan vila.
Cowokmu pergi dari vila untuk pertama kalinya,
yang mana akan menyenangkan bersama Aissata.
Aku merasakan aroma pantai.
Jadi aku menyiapkan…
Ayam jago kecilku.
Seperti ini…
Sebelumnya, para penghuni baru memilih siapa yang akan mereka ajak berkencan.
Kelsey memilih Katrina, pasangan Weston.
Sekarang, adegan selanjutnya bukan tentang hal sopan yang mereka katakan.
Ini tentang hal-hal yang dipendam.
- Hai. - Hai, bagaimana perasaanmu?
Entahlah, aku gugup.
Aku belum pernah berkencan.
Aku ingin duduk dan bicara padamu…
Aku paham.
Aku mengobrol dengan Weston, kau melihatnya.
Aku tak mau mengkhianati orang lain.
Aku tak ingin meremehkan dirimu dan hubunganmu.
Dari awal kukatakan, "Jika ada cewek baru datang,
Bung, jika ada kesempatan, berkenalanlah dengan mereka."
Karena semua orang di sini mencoba mencari hubungan terbaik.
- Ya, setuju. - Jadi aku sangat mengerti.
Kami punya hubungan,
kami mencoba kenal satu sama lain,
tapi yang payah adalah kurasa hubungan kami tertunda,
karena kalian akan bermain bersama.
Aku berpikir, "Andai aku ada waktu
Tapi itu satu hal.
Jika pada akhirnya
kau merasa cocok, ikutilah.
Karena, mengapa seseorang ingin bersama dengan seseorang
ketika ada kesempatan yang lebih baik dengan orang lain?
- Tak apa. - Aku tak mau kau pikir
aku main belakang, merebut cowokmu.
Jangan khawatir.
Semua yang kukatakan pada Kelsey itu benar.
Aku benar-benar jujur.
Itu saja.
Jadi, siapa…
pilihan utamamu
Kau bilang sepertinya semuanya bisa.
Kecuali dia, dia pertama.
- Dia dapat giliran pertama dengan… - Caro.
Aku ingin memilih Kyra, tapi aku…
sangat ingin mengenalnya.
Aku akan mencari sedikit informasi
sebelum kami berkencan.
Ini masih waktu yang tepat, tapi…
aku tak tahu apa yang terjadi antara dia dengan Cash.
Aku ingin mengobrol dengannya di sini.
Ya, aku ingin bicara empat mata dengannya.
Ingin tahu siapa yang dia incar.
Aku tak tahu berapa cewek yang di sana saat ini.
Aku harus katakan, mimpi jadi kenyataan,
tapi ini juga membuat pilihanmu tetap terbuka.
- Hai. - Punya waktu untuk mengobrol nanti?
Ya, tentu.
Aku sangat ingin memilihmu,
tapi aku berpikir aku ingin bersamamu secara natural,
- di vila, bukan dipaksakan. - Ya.
Aku juga berpikir kita harus makan,
dan makan sepuasnya.
Tak mau mempermalukan dirimu?
Ya, belum.
- Baik. - Tapi saat aku kembali,
- mari habiskan waktu bersama. - Tentu, ajak aku.
Ya, tentunya.
Aku ingin mengenal Kyra.
Dia sangat anggun.
Hanya ingin mengenalnya, caranya bersikap,
dia pemimpin, bukan pengikut.
Dia sangat kalem.
Dia manis, aku sangat tertarik padanya.
Bagaimana perasaanmu dengan kencanmu?
Aku sangat senang, tak aku duga.
Benarkah?
- Jadi… - Aku tak menduga dia akan
memilihku untuk berkencan.
Baik, dia mengatakan dia ingin memilih Kyra,
tapi lalu dia, "Aku tak tahu Cashel dan keadaannya."
Ya, aku tak senang. Terima kasih untuk infonya.
Kau tak boleh seperti itu.
Tapi… Dia seperti…
Jadi, dia memilihmu, karena dia bingung dengan Kyra.
- Tapi artinya dia suka kau. - Ya.
Mengapa dia tak memilih Kyra?
Aku tak tahu.
Katanya dia tak tahu bagaimana hubungan Kyra dan Cashel
dan dia tak ingin mengkhianati Cashel atau semacamnya.
Aku tak suka itu.
Masalahnya, aku tak suka jadi pilihan kedua.
- Jika dia ingin… - Kita di sini untuk mengenal orang,
- Aku tak mau main aman. - Kau tak bisa berpikir begitu.
Kau tahu perasaanku?
Kau merasa sebagai pengaman?
Ya. Aku tak mau jadi pengaman.
Jelas dia ingin berkencan dengan Kyra,
- dan lalu ini seperti… - Jangan biarkan…
Jangan biarkan apa yang kukatakan memengaruhimu.
Terima kasih sudah memberitahuku.
Itu tak penting.
Bisa katakan Yamen?
Aku katakan pada Kyra,
aku sekarang lebih bersemangat.
Hore!
Hore!
Astaga, ini akan sangat romantis?
Kupikir hanya main jet ski.
Aku suka suasana romantis.
Kau tahu betapa susahnya
menaruh handuk di bawah?
- Lihat ini. - Sangat manis.
- Ya, aku yang menata. - Aku menata semuanya.
Lihat ini.
Terima kasih.
Untukmu.
- Aku suka kelapa. - Ini berat.
Hari ini, ketika kau ingin mengajak seseorang berkencan,
kau sebenarnya ingin mengajak Kyra dan aku tahu, karena Yamen memberi tahu.
Awalnya aku sangat senang kau memilihku.
Kau lihat aku sangat senang.
Lalu saat mendengar itu, aku berpikir, "Mengapa kau tak pilih Kyra?"
Tidak, maksudku adalah…
Aku tak bilang aku ingin ajak dia berkencan.
Aku katakan ingin bicara dengannya, tapi tak begini.
Tapi aku semakin khawatir dengan ini.
Hubungan ini terus berlangsung.
Jelas aku sangat tertarik padamu,
tapi aku ingin melihatmu apa adanya, sebagai manusia.
Seperti hubungan terakhirmu.
Mengapa kau tersenyum? Ada apa?
Aku dan mantanku punya hidup yang berbeda.
Berapa lama kalian bersama?
Hanya dua tahun.
Aku paling lama hanya setahun lebih beberapa bulan.
- Kalau aku tujuh setengah tahun. - Sungguh?
- Ya. - Aku suka itu.
- Ya. - Sungguh aku suka.
- Aku kencani seorang gadis… - Aku sangat suka itu!
…dari masa SMA.
- Sungguh? - Ya.
Tujuh tahun, itu seperti berkeluarga.
Ya, jelas.
Senang mengenalmu sampai ke dasar
dan semuanya jelas.
Kupikir semua berjalan baik. Aku senang dapat mengenalmu.
- Aku menikmati waktuku. - Aku sangat menikmatinya.
- Aku merasa aneh. - Sungguh?
Aku mencoba berpikir harus berbuat apa.
Siapa yang kau taksir?
Kau belum pernah berkencan.
Sudah kau coba NyQuil dan Dayquil bersamaan?
Itu yang kurasakan.
Kau suka keduanya? Seperti itu?
Baik, Katrina, seperti…
kau harus berjuang untuk itu,
Kau tak suka?
Aku suka, tapi apakah saat ini nyaman denganku atau tidak?
Aku tak tahu.
Kami mengobrol dengan asyik, kami bersenang-senang.
Dia berorientasi kepada keluarga.
Menyokong keluarganya, dan semuanya,
dan itu yang aku inginkan.
Tapi aku rasa dia tak akan punya waktu untukku
Aku dan Kelsey juga punya obrolan yang luar biasa.
Tapi kurasa dia lebih keibuan,
tipe "pulanglah kepadaku."
Jadi…
Itu dua nuansa yang berbeda.
Aku bicara padanya dan merasa dia orangnya.
dan aku berpikir, "Dia orangnya." Lalu aku bolak-balik.
Cinta segitiga.
Sialan.
Sekarang untuk Katrina dan Ray, calon dokter gigi, bersiaplah.
Jadi, aku di sini tak ingin buang waktu. Jadi mengapa ke sini?
Kau ingin yang sebenarnya?
Katakan, Sayang.
Sebenarnya susah bagiku untuk terbuka kepada seseorang.
Aku butuh orang yang kuat, seperti yang kukatakan,
memotivasi, menopangku.
Aku selalu yakin dengan apa yang kupercaya, yaitu keluarga.
Aku ingin keluarga yang besar. Kau ingin?
Aku ingin. Berapa anak?
Tiga atau empat.
Aku juga sama, sumpah demi Tuhan.
Aku juga.
- Itu keren. - Aku ingin tiga…
- Yang pertama cewek atau cowok? - Cewek.
Sepertinya gadis kecil sangatlah manis.
Ya, kurasa sangatlah manis ketika si cowok ingin anak pertama gadis.
Karena gadis kecil akan selalu jadi gadis kecil ayah.
Putri kecil ayah.
Aku ingin anak pertama cewek, lalu sepasang cowok.
Aku ingin empat anak.
Aku ingin tiga beruntun,
di rentang umur tak jauh, antara satu dan dua tahun.
Bisakah kau izin pasanganmu dulu?
Ketahuilah batasmu!
Dan satu yang jaraknya enam, tujuh, delapan tahun,
seperti bayi dari mereka semua.
Kurasa hal seperti ini bagus, karena kemarin
kita baru saja mengobrol. Dan hanya percakapan kecil.
Ya. Percakapannya ringan, aku suka.
Itu maksudku,
kau mudah diajak mengobrol.
- Kau asyik, mengapa tidak? - Ya, mengapa tidak?
- Dan kau sangat cantik, jadi… - Oh, terima kasih.
Bersulang untuk kita.
Kesempatan baru.
Bisa mengenalmu, dan ada kemajuan.
Hei!
Bersulang.
Sekarang George dan Aissata berbagi kencan intim…
satu meter jaraknya.
- Untuk kencan indah. - Setuju.
- Kau tahu, ini mudah. - Baik.
Ini menyenangkan, aku tak sangka kau memilihku,
- tapi aku senang kau memilihku. - Ya.
Jadi, apa yang kau cari?
Seperti, mengapa kau di sini?
Aku beberapa kali kencan di L.A.
- Sangatlah berat. - Ya.
Dan…
Sulit untuk jadi diri sendiri dengan mereka.
Karena ketika begitu, aku lengah
Kurasa aku terlalu mudah memberi, hanya…
Itu bahasa cintamu, memberi.
- Aku pemberi. - Baik.
Apa aspirasimu?
Bagiku, aku mengunjungi Guinea,
dan hal yang aku saksikan
membuka mataku.
Sampai titik di mana aku pulang ke rumah,
seperti, "aku akan lulus,
dapat gelar di administrasi kesehatan,
dan membuka rumah sakit dan memberi sesuatu."
Kau paham maksudku?
- Ya, bersulang untuk itu. - Bersulang untuk kencan indah!
Yah, kencan indah, terima kasih.
Tiga kencan sudah,
Sekarang, mari kembali ke Elizabeth di Pulau Merah Muda Imut.
Elizabeth, merah mudanya sangat imut.
Terima kasih!
- Kau tampak cantik. - Bagaimana kencan indahmu?
Sangat asyik!
Aku sangat tercengang.
- Kau serius? - Dengan Ray?
Dengan Ray.
Semua berjalan baik dengan Ray, ada sesuatu tentangnya
yang membuatku cocok dengannya.
Itu bagus untuk kalian berdua,
kau lancar mengobrol dengan semua.
Pengantar piza mau mengobrol denganmu
sampai dia sampai ke rumahmu.
Aku setuju.
Kau tahu maksudku? Sangat mudah mengobrol dengannya.
Dengan kencanku, jelas, awalnya aku merasa bersemangat.
Tapi ketika kudengar dia ingin memilihmu,
aku kecewa, karena aku…
Karena aku berharap dia memilihmu.
Kami sudah mengobrol dua kali.
Kami ada di posisi yang aneh, karena
kami di sini sekarang, ada delapan cewek.
Orang-orang berpasangan.
Aku tak keberatan semua berpasangan.
Karena nanti aku akan mengobrol dengan Kyra,
aku akan mengobrol dengan Katrina,
dengan Alexandra.
Tapi aku tak akan melewati batas
untuk mengacaukan sesuatu untuk seseorang.
Aku berhak untuk mengenal dia juga.
Itu bunuh diri, waktumu sedikit,
jadi kau harus menjaga setiap momen
adalah momen terakhir.
Ini sangat sulit, Bung, karena ada banyak cewek.
Dan ini seperti…
Terlalu banyak cewek, sedikit waktu, paham?
Sekarang waktunya cewek baru pergi berkencan.
Aku mengajak Weston keluar dari vila.
- Winston. - Weston, astaga.
Weston, Winston, pada akhirnya kau akan mengetahui perbedaannya, Marli.
Winston, Weston, nama mereka terdengar sama.
Kelsey telah memilih cowok W lain.
Lihat itu.
Itu tampak keren, Bung.
Itu sangat keren.
Aissata bersiap untuk kencan kedua hari ini.
Untuk orang yang selibat, dia jelas sangat sibuk.
Ini kencan awal kami, aku sangat bersemangat!
Baik.
Aku bisa.
Aku sangat gugup,
karena aku tak pernah mengajak cowok kencan pertama.
- Bersemangat dengan kencanmu? - Hei, apa kabar?
Jadi, ini bisa sangat baik atau sangat buruk.
Dan aku mulai gugup.
Baiklah, Rick.
Rick, kita pergi?
- Dah, Cewek! - Dah, selamat bersenang-senang!
Waktunya untuk para penghuni
untuk dapatkan waktu berkualitas dengan kencannya.
Dan 24 anggota kru berkeringat.
Aku ingin bersulang untuk kencan pertama kita,
dan akhirnya dapat mengenal satu sama lain dan berduaan saja.
Aku suka itu, bersulang!
Kau rasakan suasananya?
Ya, aku senang kau memilihku.
Terima kasih mengajakku berkencan.
- Aku tak pernah lakukan itu. - Aneh? Canggung?
- Ini jelas berbeda. - Ya.
Apakah aneh?
Apakah ada cewek yang mengajakmu kencan sebelumnya?
Aku tak tahu, itu berat…
Jadi, kau biasanya yang mengajak?
Ya, seratus persen.
Lalu aku merencanakan kencan kecil sederhana.
Kupikir makin sederhana, makin baik.
Seperti,
Aku ingin kencan idealku seperti ini.
- Ya. - Seperti, sangat sederhana.
Apa ini sederhana? Kita di pantai Fiji.
Tidak, maksudku, pantai apa pun, di mana pun.
Tak masalah di danau.
Di mana pun yang sederhana,
benar-benar kau bisa bentangkan tikar dan hanya…
bersantai dan mengobrol.
Jika kau mengajakku berkencan, akan di mana?
Kau sangat seperti orang desa…
Kau tahu apa yang akan kita lakukan?
Aku ingin dansa berderet.
Ya? Aku bisa ajari itu.
Aku tak pernah, apakah sulit?
Tidak. Aku bisa mengajar… Kau punya guru yang hebat.
- Itu cukup mudah. - Benarkah?
Jujur saja, aku jelas sangat cocok denganmu,
aku cocok denganmu, tak tahu harus bilang apa.
Aku berpikir, dan aku lihat sisi keibuanmu…
- sesuatu yang buat kau nyaman. - Ya.
Itu suasana yang kau berikan.
Dan secara fisik, aku…
- Sama. - Jadi, ini…
Ini saling menguntungkan.
Aku tak berpikir aku akan merasa cocok secepat ini, kau tahu?
Jadi, ya…
Tarik mereka, Sayang.
Itu terjadi begitu saja dan aku berpikir, "Astaga,
tak kusangka aku terhubung dengan orang sangat cepat."
Kembang api, ya?
Apa kau tak menyangkanya juga?
Perasaanku kuat denganmu.
Aku bayangkan merangkak ke kasur, berpelukan denganmu.
Apa ada orang di vila
yang kau ingin lihat kalau juga cocok?
Tidak.
- Tidak? - Itu saja.
- Itu kabar bahagia. - Ya, kau juga buat aku bahagia...
Katrina akan merasa bahagia…
untuknya sampai akhir kencan sekarang!
Apa yang menarik untukmu?
Mengapa kau tanya aku? Tanya saja yang lain.
Kau orang yang sangat asyik.
Kau tahu apa yang kau mau, kau selalu bersiap dengan baik.
- Ya. - Dan itu sangat kuhargai.
Aku mengelabuimu.
Oh, tidak!
Jangan kau katakan itu.
Aku bercanda.
Jadi, berapa umurmu?
Jadi, aku 20 tahun.
- Berapa umurmu? - Jaraknya lumayan jauh.
Itu tidak menggangguku sama sekali.
Aku mencari seseorang yang bisa bersama membangun sesuatu
dan mempunyai masa depan yang cerah.
- Baiklah. - Ceritakan tentang keluargamu.
Aku punya dua kakak perempuan,
sudah menikah, dan dua kemenakan kecil sekarang.
Sebagian keluargaku di Kentucky.
Jadi, kau anak rumahan?
Ya.
Aku besar di kota kecil,
kami suka bermain di parkiran bioskop.
Sampai jam dua pagi, semacam itu,
semua lagu Luke Bryan yang kau dengar,
- itu rumah kami. - Siapa Luke Bryan?
Kau tak tahu Luke Bryan?
Astaga!
- Kau jelas… - Aku pernah dengar namanya…
- Kau tak tahu siapa dia? - Hanya pernah dengar namanya…
Apa kau hanya mendengar Pitbull?
Harusnya aku tak cerita.
Ya, jadi aku menikmati tertawa denganmu.
Aku menikmati tertawa.
Sudah lama aku tak tertawa seperti itu.
Kau jadi diri sendiri, dan aku suka itu, jadi…
Ya, aku senang kau datang ke vila.
Bagaimana perasaanmu tentang tadi malam? Tentang seluruh permainan,
dan kurasa kau dapat lebih mengenalku.
Kau mungkin tahu sesuatu, dan kau…
Oh, baik.
Ada sesuatu yang muncul kemarin saat di permainan…
Ya.
- Kau bilang kau selibat... - Ya.
- Ya, aku menunggu pernikahan… - Pernikahan!
Menunggu pernikahan.
Jujur, menurutku itu bukan hal yang penting.
Jelas, kau sangat menghormati dirimu,
tapi aku berpikir
itu tak menghalangi ketertarikanku padamu.
Tapi bagaimana kau... Apa yang membuatmu seperti itu?
Apa yang membuatmu memutuskan…
Itu persis seperti ucapanmu.
Kurasa orang-orang menerima…
begitu saja
dan hal yang seharusnya
- spiritual dan spesial. - Ya.
Semacam itu, dan mereka dengan mudah melakukannya,
kau paham maksudku?
Hal itu ada maknanya,
- paham? - Ya.
Jadi, aku memutuskan…
- Kau merasa gugup? - Tidak.
Maksudku, kita tak perlu terlalu dalam tentang itu, tapi…
Ya, baiklah…
Ya ampun.
Senang bisa menjalin hubungan
- tanpa lakukan itu… - Baiklah.
Kau tahu? Jadi…
Aku sangat menghargai.
Aku tidak seperti, "Oh, tidak. Aku pergi dari sini."
- Ya, itu tak seperti… - "Harus pergi!"
Ya, tidak sama sekali.
Itu nilai plus.
- Baik. - Tentu, daripada…
Tak ada nilai minus.
Hei!
Kami kembali!
Aku tak berpikir bahwa setelah Christen harus pergi,
aku akan bisa merasa cocok dengan orang lain lagi,
cowokmu jelas bahagia.
Aku sangat senang dengan itu.
Bagaimana kencannya?
- Baik. - Bagaimana denganmu?
Berjalan baik, sampai dia bertanya tentang Luke Bryan.
Siapa Luke Bryan?
Bagaimana?
Di sini dengan Katrina, di sini dengan Kelsey,
di sini dengan Katrina, di sini dengan Kelsey.
Saat ini, orang cantik, sifat baik.
Aku dilema sekarang, aku gugup. Tak tahu harus berbuat apa.
Aku harus mulai menilai untuk memilih siapa yang terbaik untukku.
Dan itu hal terburuk yang ingin kulakukan.
Tapi harus kulakukan dan mencari tahu…
siapa yang akan bersamaku.
- Bagaimana kencanmu? - Berjalan baik.
- Benarkah? - Berjalan sangat baik.
- Apa kalian cocok? - Ya, tidak, kami baik-baik saja.
- Bagaimana kencanmu? - Berjalan baik.
- Benarkah? - Benar.
- Apakah asyik? - Aku merasa tak tahu.
Aku, seperti, sungguh…
- seperti, cewek gugup? - Tentang apa?
Aku tak tahu.
- Kurasa berjalan baik. - Ya.
Aku tak tahu. Siapa tahu?
Kau tak pernah tahu apa isi kepala orang.
Kurasa dia merasa berjalan lancar, percayalah.
- Aku yakin berjalan lancar. - Lihat saja nanti.
Aku rasa berjalan baik, tak tahu bagaimana dia,
tapi kuharap, kami rasakan hal yang sama.
Punya waktu sebentar? Atau kau mau makan keju panggang?
- Keduanya? - Aku punya waktu, ya.
Ada alasan mengapa kami di sini,
kami tidak melakukan hal dengan benar, paham?
Dan waktu terus berjalan, aku tak bertambah muda.
Pengejarannya sangat indah, akan terus begitu,
tapi sekarang lebih dari sekadar garis akhir.
Aku ingin merindukan seseorang ketika pergi dari sini.
Aku mencari hal yang serius, aku cukup…
- Aku 28 tahun. - Kupikir kau jauh lebih muda.
Kupikir kau lebih tua, caramu bersikap.
- Ya. - Aku 22 tahun.
Kau punya kedewasaan, pemimpin bukan pengikut,
- aku suka. - Sungguh?
Bagaimana denganmu di sini?
Semuanya berjalan baik, tapi…
Aku tahu ada kode cowok, aku tak terlalu…
Aku suka orang-orang ini, tak bohong.
dan aku tak mau menjadi berengsek, tapi aku tak peduli.
Seperti, ketika aku ingin sesuatu, aku…
Apa kau paham maksudku?
Aku bukan ada di Pulau Teman, dan semua orang suka mengatakannya,
tapi tak ada yang bersungguh-sungguh melakukannya.
- Kau melakukannya di sini? - Tentu saja.
Aku merasa lebih bertanggung jawab dan jujur dengan diriku
jika aku merasakan sesuatu tentang seseorang dan aku beraksi,
- walau itu percuma... - Ya.
Aku di sini karena tak ada yang berhasil.
Ya, seperti aku dan Cash di sini,
ini bisa lebih mudah bagiku,
kurasa, aku mengabaikan beberapa hal yang…
tidak cocok untukku dan dia.
Tapi aku membuatnya jelas,
dan bahkan ketika kalian datang,
aku masih terbuka untuk mengenal orang lain.
Ya, sama. Dan aku pikir semuanya harus begitu.
Ya, dan selain tiga cowok, cowok baru,
semua cowok di vila,
kau datang dan aku tertarik padamu.
Aku belum mengenal baik sifatmu.
Aku belum berkesempatan mengobrol denganmu.
Kau seperti, bertemu denganmu, kurasa…
Kau bukan tak bisa didekati,
tapi jika seseorang sungguh inginkan kau,
kau berharap dia maju dan menunjukkannya.
- Aku suka orang yang berinisiatif. - Ya.
Aku suka menendang mereka mundur agar berusaha keras.
Jadi jika ada cowok menyerah dengan itu,
- jadi itu tak terlalu… - Aku bisa tangani.
Aku hanya menunggu waktu yang tepat.
Aku tak keberatan mengatakan aku sangat menyukaimu, tapi…
Aku juga butuh untuk…
Aku tak banyak waktu di sini,
dan aku tak mau membuang waktuku,
jadi aku butuh sedikit respons…
Kita bisa tetap mengobrol, mengenal satu sama lain,
tapi aku ingin kau tahu aku suka siapa.
Aku suka caramu maju.
Aku pernah punya hubungan tujuh setengah tahun.
Aku suka caramu, dan dari yang kau katakan,
lalu tadi malam, aku mungkin mengharapkan sesuatu.
Aku berpikir, "Mungkin nanti."
Lalu, hari ini seperti, "Mungkin," lalu…
- Kita mengobrol sekarang, itu bagus. - Ya.
Jika kau mau tahu, di luar para cowok di sini,
aku sedikit punya sesuatu dengan Cash, tapi kau jelas…
Aku sangat tertarik denganmu.
- Ya, aku juga. - Ya.
Sekarang, Weston dan Katrina terlibat di percakapan bantal.
Aku sangat terkejut para cewek seperti, "Ya, Weston."
- Aku seperti, "Sungguh?" - Ayolah, Sayang.
Tidak, lalu aku, "Tunggu, apa?" Aku tak paham.
Dan itu sebelum aku mengenalmu, jadi aku…
Ini…
Aku tak suka situasi ini, aku merasa membandingkan sifat,
- dan aku tak mau lakukan itu. - Ya.
Bagaimana aku bisa menilai kalian berdua dalam waktu yang singkat.
- Benar. - Seperti…
Bagaimana kau mengetahuinya?
Ya.
Aku tak bisa membuat keputusan.
Ya, tapi percayalah, jika aku suka seseorang, dia akan tahu.
Semua seperti, "Dia sangat baik, sangat ramah,
- aku merasa cocok." - Kau tegas.
Tapi jika aku melihat sesuatu, kau akan tahu.
- Itu yang aku takutkan. - Aku tak akan…
Itu yang kutakutkan, sebab kau belum menunjukkannya.
Padamu?
- Karena kita berjalan lambat? - Ya.
Kau terlihat tahu apa yang kau inginkan dan akan kau kejar.
Bagaimana aku menutup pintu ketika kita bahkan belum berkencan?
Aku mencoba memeluk, atau…
Maaf, aku tak bisa langsung berpelukan, ini maksudku.
Katamu kau mengerti, tapi sekarang seperti,
"Kau tertutup,' dan seterusnya.
Lalu kau berkata, "Aku mengerti."
Aku ingin bermanis-manis denganmu, aku ingin menggodamu.
Apa bisa diterima?
Itulah di mana aku sedikit bingung.
Baik.
Kurasa aku jadi emosional karena…
Karena biasanya, aku sembunyikan emosiku
dan punya tembok yang tinggi, lalu…
Tapi, ada seseorang yang mengkritikku.
Aku tak suka menjadi rapuh.
Aku hanya…
Aku tak ingin…
berbicara banyak tentang diriku, dan terbuka pada seseorang,
karena mereka bisa menggunakan itu untuk melawanku.
Kurasa.
- Hei. - Hei.
- Apa yang kau lakukan? - Pergi ke kamar mandi.
Aku ingin bicara padamu, mereka kutinggal.
- "Aku ingin bicara segera." - Padaku?
- "Oh, dia kencing." - Ya.
Jadi aku berpura-pura melipat bajuku tanpa alasan.
- Di tengah malam. - Ingin mengobrol?
Ya, tentu saja.
- Di mana saja. - Bagaimana perasaanmu? Dimanapun.
- Mungkin di luar, aku tak mau di sini. - Baik, aku juga.
Aku seorang pemburu, aku selalu tahu apa yang aku mau,
akan kudapatkan. Tak peduli halangannya.
Aku akan perang untuk apa yang kumau.
Aku di sini bukan untuk membuang waktuku dan waktu siapa pun.
Aku tak ingin menjadi terlalu agresif,
tapi kutahu mauku.
Dan kurasa wanita menyukai dan menghargai lelaki
yang tahu keinginannya.
Apa yang kau mau?
Mengenalmu.
- Aku? - Ya.
Aku ingin pesan masuk dan isinya kita berkencan.
- Benarkah? - Ya.
Aku tak tahu perasaanku denganmu.
Ada banyak orang beropini di sini.
Kurasa kau sangat berani,
tak ada yang seperti itu di sini.
Itulah yang seharusnya.
Kudekati cewek, aku tak peduli dia dengan siapa,
di gereja dengan keluarga, seperti…
- Kau sangat berani. - Aku harus.
Kehilangan hubungan…
sungguh sebuah tragedi.
Tapi aku juga ingin melihat bagaimana kau menghadapi situasi,
cara memecahkannya.
Kau lihat aku bicara dengan Caro…
Aku pikir kalian benar-benar serasi.
Tentu, sangat serasi.
Hampir tak mungkin tak merasa cocok dengannya.
Aku tak akan duduk dan mengatakan tidak,
karena itu benar.
Aku suka dengan kesempatanku, aku sangat percaya diri…
Aku punya perasaan kuat jika ada tukar pasangan,
dia dan aku akan tidur bersama keesokan harinya.
Apa kau ke sini untuk membuat masalah,
atau kau ke sini untuk mencari sesuatu?
Tidak, inilah caraku bersikap, inilah aku.
Aku tak ingin reputasi
menjadi cowok yang mencuri Kool-Aid semua orang,
tapi aku tak peduli.
Jika kau suka caraku
mengejarmu seperti itu, kau bahkan tak bahagia sejak awal.
Kau pikir aku tak bahagia?
- Aku pikir kau tak bahagia. - Sungguh?
Rasanya seperti itu.
Kami kehabisan tempat di vila.
Amerika, tolong pilih sekarang
untuk selamatkan penghuni baru favoritmu.
Bukalah aplikasi Love Island yang menawan
dan pilih cowok baru yang kau ingin untuk tetap di vila
yaitu Eric,
George,
dan Ray.
Dan pilih cewek baru yang kau ingin untuk tetap di vila
yaitu Aissata,
Kelsey,
dan Marli.
Jangan lupa memilih penghuni baru yang ingin kau selamatkan.
Penghuni dengan suara paling sedikit berisiko dikeluarkan.
Pilihan dibuka untuk warga AS dan Canada, 18 tahun ke atas.
Syarat dan ketentuan berlaku.
Tarif data mungkin berlaku.
VOTING DITUTUP
Berikutnya, di Love Island…
Kau akan lihat hasil pilihanmu
ketika Arielle kembali ke vila…
dan dua penghuni baru akan ditendang.
Jika kau lewatkan, kau akan ketinggalan.
Terjemahan subtitle oleh Maria Diena
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.