All language subtitles for The.Mentalist.S05E09.Black.Cherry.NF.WEB-DL.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Kau sibuk dengan buku itu sejak 16 km terakhir.

Siapa nama satpam berambut merah di lab penelitian biologi?

Hardin?

- Harken. - Harken. Itu dia. Terima kasih.

Aku benci jadi pengganggu, Jane...

Tapi bahkan jika kau bisa ingat semua yang pernah kau temui...

Bagaimana jika Lorelei Martins berbohong?

Bagaimana jika dia sebenarnya tak pernah bertemu Red John?

Aku tak hanya menemuinya. Aku berjabatan tangan dengannya.

Dan Lorelei tak mungkin bohong. Dia tak sadar mengatakan itu padaku.

Apa aku ada dalam buku itu?

Lorelei bilang, aneh sekali Red John dan aku tak berteman.

Dari yang kami alami, aku menganggap itu pertemanan.

- Jadi, Kawan, kau aman dan bersih. - Melegakan sekali.

- Kau yang berwenang di sini? - Ya, tentu saja.

Dengar, aku sudah di sini selama berjam-jam.

Aku orang sibuk. Kapan aku bisa pergi?

- Entahlah. Kau siapa? - Chip McGavin.

Aku yang menemukan mayatnya. Kulaporkan polisi apa yang kulihat.

Mereka bilang aku harus di sini dan melaporkannya berulang kali...

Sampai kalian mengizinkanku pergi.

- Apa benar begitu? - Itu benar, Chip.

- Ini konyol sekali. - Biar kuberi tahu sesuatu, Chip.

Akan kuberi kau peringatan. Kau tersangka utama saat ini...

Jadi jika aku jadi kau, aku akan rendah diri.

Kami akan menanganimu sebentar lagi.

Rigsby.

- Kita dapat petunjuk apa? - Dengar, hentikan itu.

Berdasarkan KTP-nya, korban bernama Lemuel McVie.

Tim forensik menyatakan waktu kematiannya antara 10-12 jam lalu.

Sepertinya dia dipukul berulang kali dengan semacam benda tumpul.

Ini bukan setelan golf. Kenapa dia bisa sampai sini?

Kami menemukan jejak ban di tepi air, jadi...

Artinya dia dibunuh di tempat lain dan dibuang di sini.

Kita harus temukan TKP aslinya.

Hidupnya baru dimulai.

- Dia tak semuda itu. - Bukan, kehidupan barunya.

Ini dompet baru.

SIM dan kartu kreditnya baru dibuat dua tahun lalu.

Tapi lihatlah tangannya.

Kepalan penuh bekas luka.

Ini bukti bahwa orang ini pernah sekali-dua kali berkelahi.

- Dari kehidupan lamanya. Rigsby. - Ya, aku periksa SIM-nya sekarang.

Aku suka kancing mansetnya. Kriya sekali.

Mungkin yang satu lagi hilang saat berkelahi.

Kenapa dibuang di lapangan golf?

Tempat ini sangat luas. Banyak jalur masuk.

Kurasa tak ada kamera di sini. Sepertinya ini tempat yang sempurna.

Dia ditangkap karena kepemilikan ganja empat tahun lalu.

Dan sepertinya korban kita terkait dengan geng jalanan...

Bernama 10th Street Ghouls.

Itu membuat intepretasi berbeda untuk kasus ini.

Chip. Cepatlah kemari.

- Aku mulai tersinggung. - Baguslah.

- Kau anggota geng jalanan? - Tentu saja bukan.

- Sungguh? Kau membunuh orang ini? - Tidak.

Pembohong, terlihat dari matamu. Tangkap dia, Lisbon.

- Tunggu, kau tak bisa begitu. - Ya, aku hanya bercanda.

Tapi lain kali jika kau menemukan mayat, Chip...

Hargailah sedikit.

Terima kasih.

Maaf. Rigsby, bisa kau interogasi Tn. McGavin? Terima kasih.

Baiklah, Tn. McGavin...

Kau bisa tulis namaku di buku itu!

- Yang benar saja. Sungguh? - Masukan saja. Aku mau.

Apartemen Korban.

Juliana, kami turut berduka soal Lemuel.

Nama Kakakku Lem. Tak ada yang memanggilnya Lemuel.

Maaf, apa kau punya teh?

Apa?

Aku cari di dapur saja.

Maaf?

Kau bisa tolong tunjukkan letak teh di dapur?

Terima kasih.

- Bagaimana mereka membunuhnya? - Menurutmu siapa pelakunya?

Entahlah. Bagaimana mereka membunuhnya?

- Dia dihajar sampai tewas. - Keparat.

Menurutmu 10th Street Ghouls ada hubungannya dengan ini?

Tidak, dia tak berurusan dengan mereka hampir 3 tahun.

Kejadiannya saat Lem dapat SIM dan kartu kredit?

- Benar. - Kau yakin dia sudah keluar?

Aku sangat yakin.

Dia keluar dari geng itu saat mereka mencoba merekrut Noah.

Dia mau menjadi contoh yang lebih baik.

Jadi dia dapat pekerjaan yang bagus...

Bahkan dia membantu membiayai sekolah perawatku.

Lem keluar. Dia melakukan hal benar demi kami.

Tak ada yang minum teh di rumah ini.

Menarik sekali. Tapi kalian punya cokelat.

Kau mau segelas cokelat panas?

Aku cukup mahir gunakan teko. Sebaiknya kau percaya padaku.

Tidak mau?

- Dia bekerja di mana? - Agen perumahan Wintergrove.

- Dia wiraniaga di sana. - Bagaimana dengan kemarin?

Apa ada hal yang dia katakan atau hal aneh kau sadari?

Tidak, hanya saja dia tak pulang kemarin malam.

Orang tuamu sudah wafat, bukan?

Kau punya hak wali atas Noah?

Aku tahu rasanya menjadi tulang punggung keluarga. Sulit sekali.

Jangan membuatnya lebih sulit.

Jika kau tahu siapa pelakunya, beri tahu aku.

Aku tak tahu siapa pelakunya.

Memang berat kehilangan seseorang.

Tapi kau masih menyimpan diri mereka di dalam dirimu.

Maksudku, kenanganmu...

Dan pilihan hidup yang dipilih.

Kau yang membuatkan kancing manset keren itu untuknya, bukan?

Saat pelajaran kriya di sekolah.

Aku berikan pada Lem karena dipromosikan.

Dia bilang, pria harus berpakaian seperti sosok yang ingin dicapai.

Sepertinya dia kakak yang baik.

Benar.

Kendaraan yang kalian punya itu keren sekali.

Mobil Chery warna ceri. Lem izinkan aku memilih garisnya.

Hebat.

Memiliki karburator 4 barel, knalpot ganda, dan mesin nanoblock.

Yang benar saja.

Mesin nanoblock.

- Siap untuk pergi? - Tentu.

Noah sedang menceritakan soal mobil Lem.

Apa dia mengendarai mobil ini kemarin?

- Keberatan jika aku foto? - Tidak.

Ayo pergi.

Tetap semangat.

Ini foto mobil korban yang hilang.

Mobil kuno 1968. Bagus.

Aku sudah menyebarkan informasi mobil ini ke agen mobil sekitar.

Aku juga memeriksa tempat penyitaan seandainya ada informasi.

Apa ada tanda-tanda mobil ini di lapangan golf itu?

Dia dibuang dari mobil yang berbeda.

Jejak yang ditemukan di air asalnya dari mobil dengan velg lebih kecil.

Mobil Lem McVie cukup mencolok. Mungkin dia korban pembajakan mobil.

Seharusnya dia ditinggal di jalan. Ini terasa lebih terencana.

Membuang mayatnya di area terbuka seperti itu seperti serangan geng.

Adiknya bersikeras bahwa Lem sudah selesai dengan kehidupan itu.

Mungkin kehidupan itu yang belum selesai dengannya.

Naiklah dan bicaralah pada bagian geng.

Cari tahu informasi apa pun yang bisa memperjelas hal ini.

Rigsby, teruskan periksa ponselnya dan informasi kartu kreditnya.

- Van Pelt, tetap urus soal mobil. - Tak masalah.

Jane dan aku akan ke agen perumahan tempat kerjanya.

Divisi Geng CBI

- Aku Agen Wade. - Silakan masuk.

Jadi, informasi apa yang kau punya soal Lemuel McVie dan the Ghouls?

Sepertinya ayahnya membantu membentuk the Ghouls.

Lalu ditikam saat dihukum penjara seumur hidup di Lompoc.

Lem punya posisi. Dia menjual narkoba sedikitnya radius 10 blok.

Tak akan dapat posisi jika tak tahu cara menjalaninya.

Kami dengar dia sudah keluar.

Sepertinya begitu.

Dia tak terjaring penyisiran kami setidaknya beberapa tahun ini.

Bagaimana dengan geng yang bermusuhan dengan the Ghouls?

- Apa ada yang membuat pengakuan? - Tidak ada.

The Ghouls telah menghabisi semua musuhnya beberapa tahun lalu.

Senapan serbu CornerShot.

Aku tak tahu Divisi Geng punya inventaris seperti itu.

Itu untuk tim reaksi cepat baru yang sedang kami bentuk.

- Anggota CBI dengan taktik SWAT. - Ide yang bagus.

Boleh aku coba? Sudah lama aku tak melihatnya.

Silakan.

- Kau mantan tentara? - Grup pertama. Pasukan khusus.

- Kau? - Aku marinir.

Sebaiknya kau taruh itu sebelum kau tembak seseorang, Bung.

Terima kasih.

Sama-sama.

1Agen Perumahan Wintergrove

Tn. Dilmer sudah menunggu kalian di ruangannya.

Kalian berkenan berkunjung ke contoh perumahan kami...

- Setelah urusan kalian selesai? - Kau bercanda?

Bunganya tak akan serendah ini lagi. Ini saat yang tepat untuk beli.

- Lain kali saja. - Aku mau coba melihat-lihat.

- Aku ikut, Tiffany. - Bagus.

Tn. Dilmer?

Ini Agen Lisbon dari CBI.

- Lalu ini Tn. Jane. - Tentu saja, aku Nathan Dilmer.

- Terima kasih, Tiffany. - Sampai nanti, Tn. Jane.

Sebelum kau pergi, apa kalian melihat Lem pulang semalam?

Aku lihat. Aku sedang akan keluar ke acara pertemuan...

Dan aku melihatnya pulang saat jam kerja selesai.

Itu sekitar pukul 18.30.

- Menggunakan mobilnya? - Ya.

Ya, karena saat aku pulang lewat pukul 19.00, mobilnya sudah tak ada.

Terima kasih, Tiffany.

Sungguh tragis.

Aku cemas bagaimana yang lain bisa mengatasi hal ini.

Mereka hanya cemaskan soal pengganti Lem kelak.

Aku tak menjalankan perusahaanku seperti itu.

Aku bekerja keras untuk membangun lingkungan kerja akrab dan dinamis.

Malah, kami baru saja selesai lakukan liburan kantor tahunan kami.

Lem adalah keluarga.

Tulis satu penjualan lagi atas namaku, Dil.

Victor, ini Agen Lisbon dari CBI.

Ini rekannya, Tn. Jane.

Victor Phipps, karyawan teladanku.

Lem yang malang. Sungguh tragis.

Sampanye ini pasti terasa pahit karena perkara ini.

Nolo contendere, Detektif. (Tak ada bantahan)

Hanya demi kepentingan penjualan, semua harus tetap berjalan.

Victor adalah supervisor Lem. Mereka adalah tim yang hebat.

Dia pemuda yang hebat. Wiraniaga yang hebat.

- Kau melihat sesuatu di diri Lem. - Tentu.

Karena kalian berdua memiliki kehidupan yang berbeda...

Sebelum menjadi wiraniaga, pekerjaan yang berbeda?

- Benar. - Kau pengacara yang dipecat.

Kau membaca surat-suratku?

Tidak, tadi kau bilang "Nolo contendere". Pengacara.

Dan kau tak akan bekerja di sini jika tidak dipecat.

Tak bermaksud menyinggung.

Gugatan perusahaan. 14 tahun. Jadi rekan selama 6 bulan terakhir.

Aku mendapat hukuman karena seorang klien.

Siapa diri kita dulu, bukanlah diri kita sekarang.

Itu motoku.

Kami di sini senang memberikan kesempatan kedua pada orang lain.

Jadi kau tahu soal situasi geng Lem?

Dia kemari melalui program pemuda mantan geng.

Kantor penuh penebus dosa, dan kau pemimpinnya.

Jadi, kau ini orang sucinya atau pendosa yang bertobat juga?

Bukankah kita di sini untuk membicarakan soal Lem?

Kau berbincang padaku seperti halnya pegawai gedung konsensus...

Jadi, kurasa yang menjadi kejahatanmu adalah penipuan.

Mungkin skema Ponzi.

Aku kembalikan dana masyarakat atas salahnya keputusanku.

Kesalahanku adalah tak menjelaskan bahwa aku sudah melanjutkan hidup.

Itu dia.

Bisakah kalian ingat kemungkinan Lem punya masalah dengan siapa...

Misalnya rekan kerja, atau klien?

Sebenarnya, dia pernah bekerja agak babak belur, sekitar sebulan lalu?

Maaf, "Babak belur"?

Ya, matanya menghitam. Dia berusaha menutupinya.

Aku tanya apa dia butuh bantuan, dia bilang bisa menanganinya.

- Apa yang kau dapat? - Aku dapat laporan autopsi awal.

Lem dihantam dengan sejumlah benda berbeda.

Tapi hasil rontgennya menunjukkan beberapa keretakan tulang lama.

Salah satu rusuknya retak tak lebih dari sebulan lalu.

Bosnya bilang, dia bekerja agak babak belur sebulan lalu.

Berdasarkan hal itu, aku mencari informasi.

Lem masuk UGD tiga kali tahun lalu karena beragam cedera.

Semuanya tertulis kecelakaan.

Di sini tertulis, adiknya, Juliana, yang menandatangani.

Dia selalu yang menandatanganinya.

Kenapa dia tak memberi tahu kita?

Kau tak tahu di mana Juliana, dan kau tak diberi kabar olehnya?

Dia keluar begitu saja.

Ada hal lain yang ingin kau beri tahu pada kami?

Tak ada.

Caramu mengepalkan tangan...

Menunjukkan ada sesuatu yang ingin kau beri tahu.

Kami tak bisa beri tahu kalian. Kalian tak bisa berbuat apa-apa.

Aku tahu Lem tak akan pernah mau kau merasa takut...

Menatap mata orang lain, bukan?

Dia mengajarkanku untuk tetap tegar...

Apa pun yang terjadi.

Kau memang tegar, tapi kini kakakmu butuh bantuan.

Dia pergi ke mana?

Di mana Shade?

Di mana dia?

Dia serius? Sebaiknya diam dan pergi dari sini, Nona.

Kau sadar ada di mana, bukan? Pulanglah, Nona.

Ayo, Kawan.

Aku bilang, di mana Shade?

Menurutmu ini lucu?

Polisi Sacramento!

- Jatuhkan pistolmu sekarang! - Kenapa?

Jatuhkan pistolmu sekarang!

Angkat tanganmu!

Polisi! Jatuhkan pistolmu! Semuanya, angkat tangan kalian!

Jangan bergerak!

Juliana, jatuhkan pistolnya.

Tidak. Mereka berkumpul dan tertawa?

Mereka baru saja membunuh kakakku. Seolah tak terjadi apa-apa.

Jatuhkan pistolmu agar kami tak perlu gunakan pistol kami.

Juliana, kumohon.

Jatuhkan dan mari kita bicara.

Mundur.

Menghadap pagar itu. Cepat!

Angkat tanganmu.

Di mana Noah? Dia tak pernah sendirian sepanjang malam.

Duduklah. Noah baik-baik saja.

Dia bermalam di tetanggamu, Yasmin, dan kami ajak dia kemari pagi ini.

Dari mana kau dapat pistol itu?

Lem menyembunyikannya untuk berjaga-jaga.

Menurutmu Ghouls ada di balik pembunuhan Lem.

- Apa ada yang spesifik? - Ya, orang itu bernama Shade.

Lem dulu bertugas di lapangan untuknya.

Apa itu penyebab tulang rusuk Lem retak awal tahun ini?

Shade sangat kesal saat Lem keluar.

Tapi dia harus menerimanya. Lem mundur.

Lalu Shade mulai kasar pada Lem tahun ini.

Kenapa baru sekarang?

Penjualan narkoba Shade kurang dibanding saat bersama Lem...

Jadi dia merasa Lem berutang padanya.

Lalu, Lem membiarkannya begitu saja?

Lem pernah mengatakan pada Shade kalau dia harus menerima keadaan.

Dan kurasa Lem benar.

Lalu Shade kembali lagi?

Ya, di malam saat Lem tewas.

Shade datang ke rumah, menggedor pintu sekitar pukul 20.30...

Meracau soal balasan yang harus Lem terima.

Lalu kutelepon Lem, tapi dia tak menjawab teleponnya lagi.

Juliana, seharusnya kau menghubungi polisi.

Lalu mengatakan apa?

Bahwa Ghoul mengincar mantan anggotanya?

Mereka bisa membantumu.

Nona, ibuku ditembak pada siang hari.

Tiga tahun kemudian, mereka masih belum tahu siapa pelakunya.

Polisi?

Yang benar saja, mereka hanya datang untuk mengumpulkan mayat.

Apa kita sudah selesai? Aku perlu mengantar adikku pulang.

Juliana, kau menggunakan senjata api tak terdaftar.

- Kau akan ditahan. - Ditahan?

Bagaimana dengan Noah?

Kau tak akan menaruhnya di panti asuhan, bukan?

Jika tak ada keluarga yang segera bisa mengambil alih hak asuh...

Itu yang akan terjadi.

Maafkan aku.

Kau tak bisa melakukan ini.

Bos. Nama asli Shade, Jeron Slaughter.

Menjadi penadah barang curian...

Perampokan bersenjata, percobaan pembunuhan. Sangat memikat.

Dia sedang dihukum karena melanggar aturan dalam geng Ghouls.

Menghajar anggota yang ingin keluar.

- Apa kita punya lokasi Shade? - Mungkin.

Dia di salah satu rumah gudang geng beberapa kali dalam sepekan.

- Baiklah, pergi dan jemput dia. - Rumah gudang itu dijaga ketat.

Jendelanya berjeruji, pintu dari baja.

Mungkin kita bisa gunakan tim reaksi cepat yang baru.

Segera koordinasikan. Aku harus menelepon Perlindungan Anak.

Baiklah.

Tak ada yang memberitahuku apa yang terjadi.

Kau tahu di mana kakakku?

Ya, dia di ujung lorong itu. Dia baik-baik saja.

- Bagaimana keadaanmu? - Aku baik-baik saja.

Hai, Noah.

- Dengar, keadaan saat ini... - Lisbon, aku punya ide bagus.

Ide yang sangat bagus. Permisi. Sebentar, kemarilah.

Ide bagus apa?

Tak ada.

Aku hanya tak mau kau kirim anak itu ke panti asuhan.

- Aku tak punya pilihan. - Pilihan selalu ada.

Baiklah, misalnya?

Pulangkan mereka.

Kau tak perlu menuntut kakaknya, bukan? Pikirkan saja sejenak.

Dia melanggar hukum.

Aku sudah menelepon Jaksa Wilayah dan Perlindungan Anak.

Pulangkan saja mereka.

Aku dapat riwayat panggilan Lem.

Dia menerima dua panggilan dari ponsel sekali pakai.

Pertama pada pukul 20.15, kedua pada pukul 21.00.

Panggilan pukul 21.00 itu sudah di luar waktu kejadian.

Pasti pembunuhnya yang memakainya.

Coba lacak lagi di mana ponsel sekali pakai itu dijual.

Rigsby, apa kancing manset lainnya ditemukan di klub janapada itu?

Tidak, dicari dengan penyedot dan saringan, hasilnya nihil.

- Kau mau ke mana? - Kembali ke Wintergrove.

Aku sudah janji untuk melihat-lihat contoh rumah.

Kau mau ikut, atau kau mau di sini dan melakukan hal yang benar?

Jane.

Aku percaya kau melakukan hal yang tepat, Lisbon.

Sialan kau, Jane.

Katakan pada Juliana McVie, dia bebas untuk sekarang.

Dia akan dipanggil kembali soal tuntutan.

- Sungguh? Tapi kita... - Aku tahu. Lakukan saja, ya?

Aku harus membatalkan Perlindungan Anak dan Jaksa Wilayah.

Wintergrove di Hutan.

Apa ini liburan kantor? Apa kau juga ikut?

Pergi ke Carrington? Tidak.

Itu sangat terbatas untuk wiraniaga kelas atas.

Aku lihat Lem ikut.

Ya, dia selalu bekerja di balik para jagoan.

"Jagoan"?

Wiraniaga atas di perusahaan kami. Dilmer, Phipps, dan Bosh.

- Kau siap untuk melihat-lihat? - Sudah tak sabar lagi.

Tiffany, apa ada yang ingin melihat-lihat?

Ya, aku baru saja akan mengajak Tn. Jane melihat contoh rumah.

Dia sering gagal dalam hal ini. Manis, akan kuurus dari sini.

Bagaimana jika kau masukkan data kontrak hari ini?

Tentu, Tn. Bosh.

Tn. Jane. Aku Quinton Bosh.

Bosh? Kau salah satu jagoan.

Begitulah mereka memanggilku.

Jadi, Tn. Jane, apa yang kau cari untuk rumah idamanmu?

Bagaimana dengan rumah yang di sana itu?

- Model Catalina. - Ya, itu cukup menarik.

Aku perlu ruang yang agak luas.

Empat kamar tidur, 3,5 kamar mandi.

Rumah itu sangat indah.

Shade sudah di sana selama 40 menit, jadi sepertinya dia bersantai.

Alpha pada Wade. Tiga orang baru masuk dari samping.

Diterima. Tambahan kesenangan.

Karena pertahanannya, kurasa pintu depan itu jalan masuk terbaik.

Cho, kau ajak 2 orang ke samping. Begitu kami beraksi...

- Kami akan serahkan padamu. - Diterima.

Baiklah, Nona-nona, saatnya beraksi.

Nikel.

Menunduk!

CBI! Angkat tangan!

Cho, ada yang kabur. Dia ke arahmu.

Aku melihatnya.

Berikan lenganmu.

Bangunlah.

Kau menemukan mobil korban kami. Bagus sekali.

Jadi, ruang tamu adalah pusat dari area 370 meter persegi Catalina.

Di sebelah sini, kami punya meja dapur dari lempeng granit.

Lantainya bagus. Sangat kokoh.

Perumahan Wintergrove akan selalu memaksimalkan segalanya.

Tak begitu terasa bagiku. Aku harus merasakannya.

Bagaimana jika kita lihat model rumah berikutnya?

- Catalina 2? - Benar.

Tata ruangnya sama kecuali tambahan kamar tidur dan tema dekorasinya.

Sepertinya menarik.

Baiklah.

Jadi, ini adalah Catalina 2.

Berisikan area tinggal seluas 400 meter persegi.

Tn, Jane. Ada yang bisa kubantu?

Tn. Jane bersamaku, Phippsy. Aku bisa mengurusnya.

Tentu saja, Bosh. Mari kutunjukkan garasinya pada kalian.

Luasnya cukup untuk tiga mobil.

Seperti kubilang, ruang tamunya sama persis.

Tidak juga. Aku menyukainya.

Bagus. Mari kita lihat kamar tidur tambahannya.

Tidak perlu.

Aku merasa nyaman di sini.

Kurasa aku butuh waktu sendirian dengan rumah ini sejenak.

Hanya untuk memeriksa auranya.

- Aura? - Benar.

Aku tak akan membeli rumah jika belum dapat aura yang cocok.

- Tentu saja. - Sepuluh menit.

Bagus, aku akan tunggu di luar.

Terima kasih.

- Lisbon? - Sedang apa kau?

Mengikuti firasat.

Kau sudah mengikuti firasatmu berjam-jam sekarang.

Ya, kadang ada firasat yang lebih lama dari yang lain.

Waktu bermain sudah selesai. Mobil Lem sudah ditemukan.

Sempurna.

Karena aku baru saja menemukan ruangan tempat dia dibunuh.

Shade.

Ceritakan bagaimana kau bisa memiliki mobil korban.

- Untuk menutup utangnya. - Utang?

Dia membuatku rugi besar saat dia keluar.

Aku tak masalah.

Tapi dia mulai menggunakan mobil yang sangat bagus tahun ini.

Jadi sepertinya dia lupa bahwa aku yang membuatnya begitu.

Aku bilang, "Aku minta balas budimu".

Itu saat kau buat dadanya memar...

Atau saat kau meretakkan tulang rusuknya?

Lucu sekali.

Anggap saja dia setuju denganku.

Sampai dua malam yang lalu.

Aku meneleponnya untuk mengatakan aku perlu tambahan.

Keadaan di lapangan tak begitu menguntungkan pada saat ini.

Pada pukul 20.15 dan 21.00 dengan ponsel sekali pakai?

Itu lebih murah daripada prabayar, Bung.

Bagaimanapun, dia menolak.

Dia tak mau memberi uang lagi.

Kami pun tahu kau ke rumahnya untuk mencarinya. Dia tak di sana.

Kau ke mana?

- Kantornya. - Kau temukan dia di kantornya?

Tidak, mobilnya diparkir di depan rumah palsu itu, jadi kuambil.

Kami temukan bukti dia dibunuh di salah satu rumah contoh itu...

Pada waktu yang sama saat kau mencuri mobilnya.

Lalu kenapa aku harus percaya kalau kau tak membunuhnya?

Karena aku tak perlu membunuhnya.

Begitu aku dapat mobilnya, utangnya lunas.

Jadi Shade mencuri mobil Lem...

Tapi kenapa firasatku mengatakan dia bukan pembunuhnya?

Karena firasatmu sangat tajam.

Satu hal yang pasti dari cerita Shade tadi...

Lem ada di rumah contoh itu hingga lewat pukul 20.00.

Jauh setelah rekan kerjanya bilang bahwa dia sudah pulang.

Masalahnya, siapa pun bisa masuk ke rumah contoh itu.

- Tapi apa motifnya? - Itu masih kupikirkan.

Aku akan buat surat penggeledahan atas Catalina 2 itu.

Bos, aku sudah selesai memeriksa komputer Lem.

Terakhir, dia membaca berita harian Carrington.

Carrington?

Kota kecil tempat perusahaan mereka berlibur.

Berdasar riwayat jelajah situsnya, dia membaca soal perampokan...

Pemburu yang hilang dan kebakaran rumah?

Itu menarik.

Untuk apa dia menyaring berita dari harian kota kecil?

Aku perlu mobil Lem. Tahan dulu penggeledahan itu.

Kita rahasiakan dulu TKP-nya sementara ini.

Apa? Kenapa?

- Ini mobilnya, bukan? - Benar.

Bagaimana bisa ada di sini?

- Apa sebaiknya kutelepon polisi? - Ya.

Sebaiknya kau telepon Dilmer.

Hei, Sarah.

Bagaimana rasanya jadi Asisten Jaksa Wilayah?

Aku menikmatinya.

Aku berusaha menghubungimu sebelum kau tiba ke sini.

Kami ingin menunda tuntutan untuk Juliana McVie.

- Sementara saja. - Kenapa? Karena kesalahannya jelas.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan.

Kami berharap bisa menjadikan dia umpan untuk tersangka besar.

Aku mau ada peningkatan.

Baiklah. Tapi aku sudah membaca laporannya.

Jangan biarkan begitu saja hanya karena kasihan padanya.

Dia melanggar hukum. Kau punya kewajiban.

Aku paham. Bagaimana keadaan Ben?

Dia luar biasa. Terus kabari aku soal kasus McVie.

Mobil ini diparkir di sini saat kami membuka kantor.

Pesan itu sudah ada di kaca depan.

"Bawakan 50.000 dolar ke tempat kalian membunuh Lemuel McVie...

Pada pukul 22.30 malam ini atau aku akan lapor polisi pukul 23.00."

Ini sama sekali tak masuk akal.

Mobil ini dicuri oleh pembunuhnya, bukan?

- Dugaan kami begitu. - Lalu apa maksudnya ini?

Entahlah, Tn. Dilmer. Kurasa ada yang bermain-main.

Atau ada orang di sini yang tahu lebih banyak dari yang dilaporkan.

Kalian tak punya petunjuk.

Bahkan apa kalian sudah tahu tempat Lem dibunuh?

Terima kasih atas bantuannya, Semuanya.

Kini kalian bisa kembali bekerja.

Sudah kuduga. Kau tak tahu apa-apa.

Baiklah, kail sudah diberi umpan.

Jadi sekarang kita masuk tanpa izin?

Tidak, karena aku punya kuncinya. Ayo.

Tadi pagi itu dikunci.

Agak mudah.

Ini jadi pencurian dan masuk tanpa izin.

Wanita lebih dulu.

Kenapa kau begitu yakin bahwa pembunuhnya Agen Wintergrove?

Bayangkan, Lisbon...

Untuk diskon bunga 20 persen, semua ini bisa jadi milikmu.

Sudah ada perabot, barang-barangnya banyak.

Hanya kurang satu hal.

Apa?

Apa tidak aneh jika seharusnya ada karpet cantik di sini...

Melapisi seluruh ruangan ini?

Rumah contoh yang lain memiliki karpet.

Jadi, karpet itu digunakan pembunuhnya untuk menyeka darah...

- Dan keluarkan mayatnya dari sini? - Tepat sekali.

Kita sebaiknya menunggu di sini.

Ini, kau mau minum?

Itu masih belum membuktikan bahwa pembunuhnya karyawan di sini.

Jika bukan, kenapa mayatnya tak ditinggalkan di sini saja?

Lalu apa motifnya?

Ada yang terjadi saat liburan perusahaan.

- Sesuatu yang... - Apa?

Akan kita tanya siapa pun yang akan datang kemari.

- Menunduk. - Sungguh?

Ayo.

Ada apa?

Tak ada apa-apa. Kau mengigau.

- Benarkah? - Dan sedikit mengiler.

Lalu apa yang kukatakan?

Ada yang datang.

- Bosh. - Kenapa?

- Tak masuk akal? - Kenapa begitu?

Dia pemalas.

Macet sekali tadi. Tak kusangka bisa tepat waktu.

Phipps?

Dia dan Bosh saling membenci.

Tuan-tuan.

Kau mendapatkannya?

Ya, sudah kuurus. Semuanya sudah lengkap.

Uangnya ada dalam tas itu.

Kurasa kita harus menunggu.

- Dilmer? - Si pembuat konsensus.

Aku tak suka ini. Aku merasa janggal soal ini.

Berhentilah mengeluh.

- Kau punya ide lebih baik? - Persetan denganmu!

- Keparat kau! - Hentikan, kalian berdua!

Kita harus tetap bersama. Jangan bertengkar lagi.

Selamat malam, Semuanya.

- Sedang apa kalian di sini? - Menangkap sang pembunuh.

- Tapi surat itu... - Dia yang menulis surat itu, Bodoh!

Kau cepat tanggap, Phipps.

Aku juga cukup tanggap untuk paham tak ada hukum di negara ini...

Yang bisa menuntut pembunuhan pada kami...

Berdasarkan pemenuhan sebuah surat tak jelas.

Itu tak sepenuhnya benar.

- Kami sudah tahu motifnya. - Kau tahu dari mana?

Kau tahu, Lem mulai membaca Harian Carrington...

Sepulang dia dari liburan perusahaan?

Tiba-tiba dia tertarik dengan kisah hilangnya seorang pemburu.

Tapi pemburu itu tak sekadar hilang, bukan?

Dia tewas.

Kami tak tahu apa pun soal pemburu itu.

Baiklah.

Terima kasih, Bosh.

Kau boleh pergi. Nanti kami hubungi lagi.

Apa?

Terima kasih atas bantuanmu. Kami bisa urus dari sini.

Tunggu sebentar. Kau bersekongkol?

Tentu tidak. Aku tak paham dengan yang mereka bicarakan.

Kalau begitu beri tahu aku kenapa kau boleh pergi.

Kalian sungguh mengira Bosh itu akan diam saja dan disalahkan...

Saat kalian berdua bisa dipersalahkan?

- Jangan bilang kau menjual kami. - Tidak, dia sedang menipu kalian.

- Apa yang kau ceritakan? - Dia mengerjai kalian, Bodoh!

Benar.

Aku hanya mengerjai kalian saja.

Lisbon, tangkap para badut ini.

Letakkan tangan kalian di kepala sekarang.

Ini pola velg dan ban dari SUV-mu cocok dengan di lapangan golf.

Selamat.

Ceritakan padaku kejadiannya.

Itu hanya kecelakaan.

Kami pergi ke Carrington untuk liburan kantor.

Dilmer, Phippsy, Lem, dan aku pergi ke hutan.

Sedikit minum-minum, menembak, untuk bersantai.

Apa Lem ikut menembak?

Tidak, dia bilang sudah muak dengan pistol.

Walau dia minum lebih banyak daripada patungan birnya.

Lalu, Bosh...

Dia melihat dahan pohon bergerak sekitar 45 meter dari kami.

Kami kira itu rusa.

Lalu dia mulai menembak.

Aku tahu.

Lalu kami semua ikut menembak.

Hebat! Itu milikku! Aku dapat rusa!

Aku mengenainya!

Saat kami mendekati buruan yang kami tembak...

Ternyata itu orang.

Semuanya mulai ketakutan.

Lem mau melapor pada polisi. Dia beralasan, itu kecelakaan.

Tapi aku tahu itu bukan pilihan.

Aku pengacara, aku paham yang akan terjadi.

Kami akan terjerat lika-liku hukum, jutaan dolar untuk gaji pengacara.

Jadi Lem sepakat untuk sembunyikan mayatnya.

- Kami semua sepakat. - Sebagai tim.

Sebagai keluarga.

Ini yang terbaik bagi kami semua.

Tapi saat kami pulang, Lem bicara denganku.

Dia bilang tak bisa biarkan begitu saja...

Dan dia berusaha yakinkan, kami masih bisa selamatkan ini...

Jika kami mengaku bersalah.

Dia ingin mengaku pada polisi.

Jadi aku sepakat padanya.

Kubilang, aku perlu waktu lagi untuk mengurus segalanya.

Sebaliknya, kau rencanakan cara kalian menyingkirkan Lem.

Ya. Pada malam itu...

Aku memintanya membuka Catalina 2...

Untuk menemui klien yang berkunjung malam.

Itu memang tugas mendadak untuk wiraniaga junior...

Jadi dia tak merasa aneh soal itu.

Kami melakukannya bersama.

Agar perasaan bersalah kami setara.

Kami akan membuang mayatnya dan juga mobilnya...

Tapi saat kami keluar dari rumah itu...

Mobilnya sudah tak ada.

Itu yang membuat kami kacau.

Aku masih belum paham apa yang terjadi.

Siapa yang mengambil mobilnya?

Mobilnya diparkir di depan rumah palsu itu, jadi kuambil.

Dari mana kalian dapat mobil itu?

Kau bisa baca selengkapnya di laporannya.

Usaha yang bagus sekali divisi Kejahatan Besar.

Agen Wade.

Ini rekanku, Wayne Rigsby. Rigsby, ini Tamsin Wade.

Dia memimpin tim reaksi cepat CBI.

- Hebat. Senang berjumpa denganmu. - Aku pun begitu.

Sebenarnya itu sebabnya aku ingin menemuimu, Cho.

- Ada apa? - Aku belum memilih...

Agen dari divisi ini untuk masuk ke dalam tim.

Itu tak akan mengganggu tugas harianmu...

Dan aku sudah bicarakan dengan Agen Lisbon.

Jadi jika kau tertarik, kami berminat mengajakmu bergabung.

- Tentu saja. - Hebat.

Dan, sepulang kerja...

Sebagian dari kami akan berlatih menembak...

Seandainya kau ingin ikut dan berkenalan dengan tim.

- Aku ikut. - Permisi, Agen Rigsby.

Pembunuh Lem telah diurus oleh kepolisian Carrington...

Untuk mencari mayat pemburu yang mereka bunuh.

Kasihan sekali orang itu.

- Teresa. - Sarah, terima kasih sudah datang.

Aku ingin kau menemui Nona McVie...

Sebelum kita memutuskan soal tuntutan terhadapnya.

Ini Juliana dan adiknya, Noah.

Sarah bekerja di kantor kejaksaan.

Dia baru saja melahirkan anak laki-laki tahun lalu.

Benar. Lisbon, apa kau keberatan...

Aku pun mau bilang pada mereka bahwa kakak mereka tewas...

Karena dia akan melakukan hal yang benar.

Dia semacam pahlawan.

Ya, kurasa bisa dibilang begitu.

Dan aku berencana memberikan keringanan kasus khusus...

Mungkin CBI dan kejaksaan sepakat pertimbangkan penghapusan tuntutan.

Karena sepertinya itu hal yang tepat.

Ya, baiklah.

Dimainkan dengan baik, Teresa. Kau berutang padaku.

Senang bertemu dengan kalian, Juliana, Noah.

Tuntutannya dihapuskan.

Aku paham apa yang baru saja kau lakukan.

Terima kasih, aku sungguh menghargainya.

Tak masalah.

Tunggu.

Sekarang ini jadi milik kalian.

Terima kasih.

Terima kasih.

Sama-sama.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.