Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
"Episode 7"
Astaga.
"Shin Ga Hyeon"
Hyeong Ju.
- Sun Ho. - Astaga.
Kenapa kamu tertangkap?
Kenapa kamu di sini?
- Pistol. - Ya, senjatanya.
Kukira kamu Jo Doo Pal.
- Jo Doo Pal? - Dia ada di daftar buronan,
dan pabrik tempatnya bekerja ada di sekitar sini.
Kenapa kamu tidak memeriksa pesanmu?
Jika bukan karena dia, kenapa kamu berlarian
persis seperti Jo Doo Pal berlari?
Itu...
Semua baik-baik saja?
Ga Hyeon. Ga Hyeon?
"Panggilan terbaru"
Apa itu Nona Shin Ga Hyeon?
Sun Ho, kutelepon lagi nanti.
Tunggu. Kamu makin mencurigakan jika pergi seperti ini.
Jadi, kenapa kamu di sini?
Aku ingin membantu Nona Shin meneliti untuk kartun webnya.
Dia di tempat berbahaya, jadi, aku harus mendampinginya.
Begitu rupanya.
- Apa itu cinta? - Tidak mungkin.
- Lalu apa? - Soon Woo akan tangkap Jo Doo Pal,
jadi, jangan khawatir.
Hei, di mana kamu? Di mana kamu?
Aku menangkap Jo Doo Pal. Operasi selesai.
Ini Nam Soon Woo, ganti.
Apa itu tadi?
Hei!
Bae Jung Tae, dia bajingan tengik.
Dia bilang akan menikahiku.
Tapi dia mengambil uangku dan kabur.
Astaga, kamu wanita muda yang baik,
tapi selera priamu buruk.
Hei, aku akan membantumu mendapatkan uangmu kembali.
Kamu harus berhenti menangis.
Sudahlah.
Siapa kamu?
Astaga, bukan aku. Aku tidak membuatnya menangis. Benar, bukan?
Dia juga mencari Bae Jung Tae.
Begitu rupanya.
Apa kalian polisi?
Aku bukan polisi. Aku detektif.
Kenapa kamu mencari Bae Jung Tae?
Kami punya peraturan untuk bisnis kami.
Polisi juga punya peraturan.
Astaga, aku yakin klienku punya alasan untuk mencarinya.
Kami dapat setengah jika menemukan, semuanya jika menangkapnya.
Klien sudah berjanji memberi kami jumlah besar,
jadi, kami hanya menjalankan tugas.
Siapa klienmu?
Kami tidak bekerja untuk orang itu.
Kami hanya bekerja demi uang.
Begitukah? Itu sebabnya kamu bekerja keras.
Kamu masuk tanpa izin dan merusak properti.
Kamu baik-baik saja? Sepertinya dia bisa menulis
novel singkat tentang hal yang menimpanya.
Mengerti?
Astaga, aku sungguh tidak tahu.
Entahlah.
Berikan ponselmu.
Cepat.
Aku dapat nomor teleponmu.
Begitu kamu tahu siapa klienmu
atau jika kamu menemukan Bae Jung Tae,
segera hubungi aku, ya?
Baiklah.
Sial. Aku tidak percaya betapa sialnya aku hari ini.
Apa yang dia rencanakan?
Tapi ini bukan segalanya.
Seseorang meneleponnya, jadi, aku mengangkatnya.
- Bereskan. - Itu suara Nona Lee Shin.
Dia menutup teleponnya saat mendengar suaraku.
Saat aku meneleponnya kembali, ponselnya dimatikan.
Maksudmu Nona Lee Shin menyuruhnya melakukan hal ini?
Entahlah. Tapi sekarang kita tahu
selama ini dia berhubungan dengan Bae Jung Tae,
padahal kita bahkan tidak tahu nomornya.
Dia tidak ada di sini sekarang.
Dia pergi ke luar negeri untuk menghadiri seminar.
Dia pergi ke luar negeri?
Kamu berharap aku percaya?
Aku tidak punya alasan untuk memberitahumu hal lain.
Silakan pergi.
Tunggu...
Hei!
Hei!
Kamu harus pergi sekarang.
Jika tidak, aku akan memanggil petugas keamanan.
Bae Jung Tae?
Dia mungkin memakai samaran. Go Dong Cheol.
Dia? Dia terkenal di dunia judi.
Julukannya adalah Go Getter karena selalu menggandakan jumlah
bahkan saat dia tidak punya uang untuk berjudi.
Di mana dia biasanya berjudi?
Selalu berbeda karena orang bertemu dan berjudi
setelah saling mengenal di internet.
Jika dia muncul,
- haruskah kuundang dia bermain? - Ya.
Tapi dosa apa yang kamu lakukan hingga sangat ingin membantu?
Ayolah. Aku tidak bersalah.
Pokoknya, jangan menarik perhatian.
- Hubungi aku jika ada kabar. - Baiklah.
Dia tidak ada di rumah?
Nona.
Seung Min.
Nona, halo.
Aku tidak tahu kamu ada di sini.
Kamu menunda rapat kemarin hingga hari ini.
Kamu sudah terlambat 15 menit.
Benar juga.
Maafkan aku. Ayo masuk.
Tidak perlu. Aku bisa menunggumu seharian.
Kukira belnya rusak.
"Jalan Cerita 'Hidden Killer Musim Kedua'"
Kamu sudah menyelesaikan akhir untuk setiap episode dan musim.
Ini akan bertahan setidaknya enam bulan.
Bagaimana kamu menyelesaikan ini dalam satu hari?
Aku hanya menuliskan apa pun yang terlintas di benakku.
Masih butuh perbaikan.
Sama sekali tidak. Kurasa kamu bisa menggambarnya saja.
Benar juga. Kukira kamu butuh asisten baru,
jadi, aku memikirkan beberapa kandidat. Ini.
Tidak, terima kasih. Aku lebih suka sendirian sekarang.
Detektif yang membantumu dikirim ke pedesaan,
jadi, kita harus mencari orang lain.
Kurasa kamu butuh bantuan dari asistenmu.
Aku kenal detektif yang bisa membantu.
Aku sudah memeriksa semuanya dan membuat...
Aku akan menyewa asisten nanti.
Apa karena hal yang menimpa Ju Young?
Seharusnya aku tidak mengatakan itu.
Aku akan memberi tahu ketua tim kita.
Soon Woo, ini borgol pertamamu.
- Terima kasih. - Jaga baik-baik.
Bagaimana kamu tahu dia akan menangkap Jo Doo Pal?
Kamu bisa lihat siapa yang menangkap siapa?
Jo Doo Pal telah ditangkap.
Hyeong Ju, ini borgol pertamaku.
Aku merindukanmu.
Dia sudah di sini selama enam bulan. Saatnya dia menangkap seseorang.
Kapten Heo, bukankah dia harus menerima promosi khusus
karena menangkap Jo Doo Pal?
- Promosi khusus? - Promosi khusus?
Benar.
- Dia menangkapnya. - Benar.
Itu kali pertama baginya, dan dia hanya pemimpin boneka.
Promosi spesial apa? Bekerjalah lebih keras.
- Baik, Pak. - Baiklah. Coba kulihat.
Mereka bersembunyi di Daepo-dong.
Tapi kini mereka membuat masalah di yurisdiksi kita.
Aku yakin ada lebih banyak tempat yang ditangani Jo Doo Pal.
Selidiki, lakukan pengintaian...
Lakukan apa pun untuk menemukan tempat itu.
- Mengerti? Mari kita akhiri. - Baik, Pak.
- Baik, Pak. - Baik, Pak.
Semoga laporannya lancar, Pak.
Bagaimana kencannya?
Kamu pergi berkencan?
Aku hanya membantunya bekerja.
- Bekerja? - Bekerja.
- Kartun web. - Kartun web.
Nona Shin.
Aku merasakan asmara.
Kamu tidak akan menginterogasi Jo Doo Pal?
Maafkan aku. Aku akan bekerja dengan baik.
Dia malu dan melampiaskannya kepada Soon Woo.
Aku membaca bagian awal dari "Hidden Killer".
Ini Ji Hwan, yang adil.
Dia pemecah masalah, bukan?
Bayar kartun web-nya.
Bayar?
Cintamu untuknya luar biasa.
Bisa tolong periksa nomor telepon untukku?
- Nomor telepon siapa? - Entahlah.
"Kepolisian Makang, Seoul, Polisi Selalu Mendampingi Anda"
Halo.
Aku akan mengirimkan foto. Bisakah kamu segera memeriksanya?
Tentu.
Pak Bae Jung Tae punya foto ini.
Kenapa begitu?
Kurasa "kapan" adalah pertanyaan yang lebih penting.
"4 November 2018, auditorium lantai dua"
Foto ini lebih lama dari masa kita mereset hidup,
jadi, bagaimana dia mendapatkan ini?
Kalian berdua sudah saling mengenal, bukan?
Alasanmu mengunjungiku waktu itu
bukan karena kamu takut Pak Bae akan dibunuh, bukan?
Bagaimana kalian saling mengenal?
Saham yang kumiliki tiba-tiba jatuh,
jadi, aku mencuri dana perusahaan.
Kenapa dia belum datang?
- Itu dia. - Di sana kamu rupanya.
Cepat duduk.
- Astaga. - Tunggu!
Sial.
Terima kasih.
- Aku ingin 5.000 dolar lagi. - Tolong KTP-mu.
Kartu namamu.
"Sekuritas Hello"? Kita di bidang yang sama.
Ini.
Aku ingin menghasilkan uang, jadi, aku berjudi.
Aku menang lagi.
Aku akhirnya mengambil pinjaman pribadi.
Kurasa di sanalah dia melihatku.
Kamu tidak kedinginan?
Jika kamu menepati janjimu, ini tidak akan terjadi.
- Lihat ini. - Lihatlah.
Kamu sudah selesai membaca?
- Astaga. - Cap sidik jarimu.
- Mari kita lakukan. - Tidak!
- Ayolah. - Tidak!
Mari kita lihat apa kita bisa memakai organmu.
Bagaimana kamu tahu aku ada di sini?
Sulit melupakan wajah ini.
Apa?
Tapi pada awalnya, aku tidak mengenalimu.
Kamu tampak terlalu lusuh.
Kudengar kamu membayar Nona Baek setelah reset itu.
Ginjal dan matamu jika digabungkan
tidak terlalu berharga.
Kamu memang hebat.
Ayolah. Kita teman reset.
Mari saling membantu.
Aku sudah menyelidikimu
dan sepertinya aku bisa membantumu.
Dia mengancam akan melapor ke perusahaanku tentang perjudianku.
Aku tidak punya pilihan selain memberinya uang.
Pasti ada banyak cara baginya untuk mendapatkan uang.
Lalu kenapa dia mengancammu?
Sepertinya dia mempertaruhkan
semua uang yang dia dapat lewat taruhan balap kuda.
Setiap kali kehabisan uang, dia mendatangiku
seolah-olah aku mesin ATM.
Begitu rupanya. Itu pasti berat.
Omong-omong,
apa Pak Bae pernah membicarakan Nona Lee Shin?
Tidak. Kenapa?
Bukan apa-apa.
"Investasi dan Sekuritas Hello"
Cha Jeung Seok!
- Aku baik-baik saja. - Uangmu lebih dari cukup.
Beraninya kamu memberi tahu para preman tentangku
hanya karena kamu tidak mau memberiku sedikit uang?
- Tolong lepaskan aku. - Jadi, begini caramu bermain?
Baiklah.
- Cha Jeung Seok. - Aku baik-baik saja.
Ayo maju!
Dasar bajingan. Lepaskan aku!
Lihat dia.
Baiklah. Ini. Ambil ini.
Kamu ingin aku melakukan apa dengan uang ini?
Kamu menyuruhku membeli es loli dan pergi?
Hei.
Ini aku, Bae Jung Tae.
Aku menyadari istri dan putrimu pindah.
Richmond Street, bukan?
Kanada terlalu jauh bagiku.
Haruskah kuberi tahu bosmu perbuatanmu?
Sampai jumpa di sana 10 menit lagi.
Berandal itu. Seharusnya kamu mengatakannya lebih awal.
Minggir. Jangan sentuh itu.
Ayo.
Dingin sekali.
Bagaimana kamu tahu aku di sini?
Pak Kim Dae Sung.
Kamu tahu tentang dia, bukan?
Aku sudah memastikan alibinya dengan para detektif.
Sepertinya kamu sudah tahu bahwa aku juga detektif.
Kamu tahu Nona Seo Yeon Soo dan Kim Dae Sung
adalah pasangan, bukan?
Kamu sudah mengenal Seo Yeon Soo sebelum reset?
Apa kamu juga membongkar mobil Kim Dae Sung saat itu?
Aku membongkar mobilnya dua kali,
tapi tidak tahu siapa Seo Yeon Soo.
Kamu kemari untuk menanyakan itu?
Kamu bisa dituntut karena mengancam meski tidak menerima uang.
Aku akan mempertaruhkan sisa karierku sebagai detektif
bahwa kamu punya rekaman telepon
dengan Kim Dae Sung di ponselmu.
Aku juga tahu beberapa hal tentang hukum.
Kamu harus membawa surat perintah sebelum aku bisa menunjukkan...
Kamu sudah gila?
Siapa bedebah gila ini?
Berhenti di sana!
Hei... Sial.
Hei!
Kapan dia akan kembali?
Baiklah.
Kita bicara lagi lain kali.
Hubungi aku jika kamu ingat sesuatu.
Sampai jumpa.
Kenapa kamu kembali sendirian? Kukira kamu yang menangkapnya.
Dia akan mencari cara untuk kabur meski aku menangkapnya.
Lalu kenapa kita datang ke sini?
Aku hanya mengikutimu karena kamu bilang sedang mengintai.
Dengarkanlah. Pasti akan bagus.
- Siapa bedebah gila ini? - Apa?
Jangan sampai aku menangkapmu.
Kamu benar, Ga Hyeon.
Nomor yang menelepon Bae Jung Tae
didaftarkan atas nama Nona Lee Shin.
Karena itulah
kamu akan menggantikanku.
Baiklah, aku mengerti.
Tapi ini bukan pistol.
- Dengan ini? - Tepat dalam 15 menit.
Aku mengandalkanmu, Ga Hyeon.
Tunggu.
Aku juga tahu beberapa hal tentang hukum.
Kamu harus membawa surat perintah sebelum aku bisa menunjukkan...
Siapa bedebah gila ini?
Tunggu, bukankah ilegal menyadap ponselnya seperti ini?
Itu tidak bisa digunakan sebagai bukti.
Aku harus melakukan berbagai hal setelah mereset hidupku.
Kita bisa mengetahui perintah Nona Lee Shin yang selama ini
diberikan kepada Bae Jung Tae, dan kenapa dia
memeriksa latar belakang kita.
Dia mungkin menyadari bahwa itu suaraku.
Menurutmu dia akan menghubunginya lagi?
Kita harus berharap begitu.
- Dokter Lee menunggumu. - Baiklah.
Senang bertemu denganmu lagi.
- Aku juga. Bagaimana kabarmu? - Ya.
Sempurna. Masuklah.
- Ya. - Ya?
"Ko Jae Young"
"Choi Kyung Man, tewas 25 Januari, Seo Yeon Soo, tewas 27 Januari"
"Penjaga Apartemen Hanteo"
"Choi Kyung Man, tewas 25 Januari, Seo Yeon Soo, tewas 27 Januari"
"Choi Kyung Man, tewas 25 Januari, Seo Yeon Soo, tewas 27 Januari"
Lotre?
Astaga.
Dia tidak mau membuang sepeser pun,
jadi, belum pernah membeli kartu gosok.
Dia tidak akan membeli lotre.
Dia bilang keinginannya adalah membeli rumah untuk putranya
jika dia memenangkan lotre.
Astaga.
Kurasa dia membelikannya rumah.
Dia sedikit membantu dengan tunjangan kematiannya.
Dia bahkan tidak sempat melihat pernikahan putranya.
Dia menjalani hidup yang berat, lalu meninggal.
Dia ingin hidup untuk melihat cucunya,
jadi, berhenti merokok dan minum setahun lalu.
Aku tidak percaya dia meninggal
setelah minum segelas minol.
Terima kasih sudah datang.
Kurasa suami tuaku
berhubungan baik dengan penghuni apartemen itu.
Di luar dingin. Anda harus masuk kembali.
Baiklah. Sampai jumpa.
Ya, terima kasih.
Hyeong Ju, bisakah kamu memeriksa
jika Pak Choi Kyung Man
punya tiket lotre pada saat kematiannya?
Kenapa kamu perlu tahu?
"Penjaga Apartemen Hanteo, Tunangan, Kim Dae Sung"
Pak Choi Kyung Man jelas membeli lotre pada hari ini.
Aku memastikan posisi pertama membeli tiket di sana.
Tapi istrinya tidak tahu soal tiket lotre.
Itu tidak ada di artikel yang dia miliki.
Bae Jung Tae yang memotret ini.
Bae Jung Tae butuh uang
dan dia tahu Pak Choi Kyung Man akan membeli tiket kemenangan.
Maksudmu Bae Jung Tae
membunuh Pak Choi Kyung Man?
Lihatlah ini.
Ini tiba dua hari sebelum kematian Pak Choi Kyung Man.
Lalu?
Kamu tahu di mana aku melihat
keranjang yang sama?
Bisakah kamu berhenti?
Dia pindah pagi ini.
Aku tidak bisa menghadapi kegaduhan ini setiap hari.
Kamu pikir ini kebetulan?
Tapi kita bisa dapat sebuket bunga dari siapa pun.
Bisa saja Kim Dae Sung yang mengirimkannya.
Menurut istri Pak Choi,
dia juga tidak yakin siapa yang memberinya bunga itu.
Bagaimana jika
seseorang mengejar kita,
dan orang itu mengirimkan sebuket bunga?
Tapi Pak Choi Kyung Man meninggal karena serangan jantung,
dan kasus Seo Yeon Soo dianggap sebagai jatuh tidak disengaja.
Tidak masuk akal memikirkan seseorang mengincar kita.
Kenapa kamu kemari tanpa menelepon?
Kami tidak pernah menelepon.
Kenapa? Ada orang di sini?
Tidak, bukan? Buat lebih pedas daripada biasanya.
Dia sangat pandai membuat tteokbokki.
Aku juga suka tteokbokki.
- Baiklah. - Apa?
Hei.
Ini enak sekali.
Ini pesta Soon Woo karena memakai borgolnya untuk kali pertama.
Bukankah ini terlalu sederhana?
Dahulu,
saat Hyeong Ju memakai borgolnya untuk kali pertama.
Aku memberinya rumah ini.
- Rumah ini? - Selain itu, kamu memberiku mobil.
- Benarkah? - Dia menyewakan rumah lamanya
dan menjual mobil lamanya.
- Begitu rupanya. - Aku dapat 500 dolar lebih murah
dibandingkan harga pasar saat itu.
Sudah berjalan lancar tanpa masalah selama tujuh tahun.
Itu tidak menyulitkanku,
tapi remnya tidak berfungsi, jadi, aku hampir mati beberapa kali.
Tapi 500 dolar cukup banyak.
Benar, bukan?
Apa? Kenapa?
Aku ingin tahu apa kita benar-benar rekan.
Hentikan. Ini cukup bagus.
Pak Park yang membayarnya.
Lalu Pak Ji memasak.
Bagaimana denganmu?
- Benar. Apa yang kamu lakukan? - Kamu jahat.
Kamu tidak bisa menahannya.
Konon, takdir membawa partnermu kepadamu.
- Minumlah. - Kamu tidak beruntung.
Cobalah bersulang dengan mereka.
Silakan.
Lakukanlah.
Dia sungguh tidak beruntung.
Kudengar dia kembali lagi.
Apa yang kamu lakukan, Cha?
Bagaimana penjahat seperti itu bisa mengetahui kelemahanmu?
Aku tidak akan membiarkan hal ini terjadi lagi.
Akhir-akhir ini, performamu yang terendah.
Kamu juga akan membiarkan reputasimu turun serendah itu?
Bayarlah dia
atau laporkan ke polisi dan penjarakan dia.
Kamu harus mencari cara untuk mengatasi ini selamanya!
Aku pasti akan mengurus ini.
"Surat Pengunduran Diri"
Hei, Cha!
Kamu punya waktu paling lama dua bulan di posisi itu.
Jangan bekerja terlalu keras.
Cobalah tahan kemarahanmu juga.
Hei! Cha! Kamu!
Hei, Kamu!
Astaga, Pak Cha.
Kenapa kamu kemari selarut ini?
Aku berhenti bekerja.
Aku bertengkar dengan atasanku, lalu berhenti bekerja
sebelum akhirnya aku memutuskan ikatan.
Kalau begitu, kita harus merayakannya.
Bukankah begitu?
- Baiklah, bersulang! - Bersulang!
Selamat!
Mungkin hanya aku yang merayakan setelah memutuskan berhenti.
Kapan kamu akan meninggalkan Korea?
Aku akan mulai bersiap.
Aku hanya akan memikirkan keluargaku setelah pindah ke Kanada.
Aku bisa menghadapi dipecat dan menjadi miskin,
tapi aku tidak bisa bercerai dan tidak menemui putriku lagi.
Makin tua usiamu, keluargamu makin penting.
Bersikap baiklah pada keluargamu selagi mereka masih ada.
Bagaimana istrimu?
Dia masih mengenaliku.
Tapi dia akan segera bertanya, "Siapa kamu, Pak Tua?"
Tunggu, apa dia...
Dia di sanatorium.
Akan bagus jika semuanya selalu seperti ini.
Kalian punya keluarga yang manis.
Aku sudah bersiap untuk ujian masuk kuliah selama dua tahun
dan menjadi yang aneh.
Ko Jae Young, kenapa kamu memutuskan untuk reset?
Untuk membalas dendam.
Ada pria yang sangat ingin kubunuh.
Aku kalah dari pria lemah ini dalam kompetisi gim video.
Aku tahu semua gerakannya, jadi, kali ini akan kuhancurkan dia.
Apa kamu pemain gim profesional?
Itu sebabnya kamu terus mengatakan semuanya adalah permainan
dan kamu harus menjaga orang tetap hidup atau mati.
Omong-omong,
kamu tahu bunga apa ini?
Coba kulihat.
Astaga, ini cantik sekali.
Omong-omong, bunga apa ini?
Aku tidak yakin.
Ini terlalu kering. Kamu bahkan tidak bisa lakukan pencarian gambar.
Kenapa kamu bertanya?
Aku ingin menggunakannya untuk pekerjaanku.
Untuk "Hidden Killer"?
Bukankah itu kartun web tentang membunuh orang?
Ya. Benar.
Nona Shin, lihat ini.
Putriku yang menggambarnya.
Bagaimana menurutmu? Apa dia berbakat?
Ya, itu tampak sangat manis.
Benar, bukan? Bukankah dia menjanjikan?
Hei, manis sekali.
Putriku mengirimkannya untukku di hari ulang tahunku.
Aku mungkin lupa membawa dompet dan ponselku,
tapi aku selalu membawanya seperti jimat.
Rasanya putriku melindungiku.
Astaga! Ini ada pria yang cinta buta kepada anaknya!
- Terima kasih. - Kamu sangat pandai minum alkohol.
Jangan bilang begitu.
Karena Anda membayar semuanya hari ini,
kupastikan aku membelikan makanan untuk semua orang sebelum pergi.
Bagaimana kalau hari Sabtu ini?
Kedengarannya bagus.
Aku hanya punya waktu.
Aku juga bisa.
Bagaimana dengan Detektif Ji?
Aku akan meneleponnya.
Baik! Pukul 11.00 hari Sabtu.
Mari bertemu di sini lagi.
Pada hari itu, aku akan mentraktir kalian semua
dengan hidangan lengkap yang mewah!
- Pastikan kalian datang! - Baiklah.
Baiklah.
Kalau begitu, sampai jumpa.
- Sampai jumpa. - Ayo.
- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
Apa itu hanya kebetulan?
Apa aku berlebihan?
Karakter "Hidden Killer" tidak sesulit ini untuk dibuat.
Bukankah begitu, Maru?
Kamu manis sekali.
Ini sesuatu yang selalu kulakukan. Itu tidak sulit.
Kamu sudah pulang?
Mari bertemu.
Ya, baiklah.
- Ya? - Itu bukan ponsel dengan USIM,
jadi, aku tidak mendengar siapa dia atau di mana mereka bertemu.
Bagaimana dengan Bae Jung Tae? Dia masih di rumah?
Ya.
Aku akan tiba 15 menit lagi.
Aku tidak menjumpai Bae Jung Tae.
Aku menemukan sesuatu di sini.
"Episode 8 akan tayang sesaat lagi."
Kamu datang cepat seperti peluru.
Kali ini foto-fotonya cukup sugestif, bukan?
Kamu memeras cukup uang dariku.
Berapa banyak lagi yang kamu inginkan, Berengsek?
Itu bukan sesuatu yang ingin kudengar
dari pria yang diam-diam menemui simpanannya saat liburan keluarga.
Jika aku memeras uangmu karena kamu berjudi,
itu juga tidak akan terasa tepat bagiku.
Haruskah kukirimkan foto-foto ini
kepada istrimu lewat pos internasional?
Kamu tahu, aku berusaha keras untuk tidak meledak padamu.
Jadi, kamu punya uang untuk membayar penjahat dan menghargaiku,
tapi saat aku berusaha menyatukan keluargamu,
kenapa kamu menyebutku berengsek?
Para preman itu menepati
janji mereka lebih baik daripada seorang bajingan.
Hei.
Sudah lama tidak bertemu.
Tidak ada gunanya bicara dengan bedebah sepertimu.
Di mana salinan aslinya?
Kamu tidak tahu dunia yang kita tinggali?
Kamu tidak tahu awan?
"Awan"?
Jangan hanya berdiri di sana. Tangkap dia.
Hei, Jung Tae.
Bukankah adegan ini tampak tidak asing bagimu?
Benar, bukan? Dasar berandal.
Hei, menyingkirkan bajingan sepertimu
bahkan tidak semahal itu.
Kamu tidak tahu aku bisa melakukan apa pun
selama punya uang dalam masyarakat kapitalis ini?
- Berengsek. - Astaga.
Bunuh aku jika ada kesempatan.
Jika tidak, aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri.
Hei, kamu mungkin tidak punya apa pun di otakmu ini.
Tapi kamu harus berpikir.
Kalkulasikan siapa dari kita
punya peluang lebih besar untuk mati?
Berengsek. Bedebah.
Hei, keluarkan dia.
Jangan mendekat. Tidak.
Jika dia mati,
kamu tidak akan mendapatkan sisa uangnya.
Tangkap bajingan itu!
Bajingan itu. Astaga.
Kamu harus menangkapnya!
Jadi,
klien yang mempekerjakan para bandit itu
adalah Pak Cha Jeung Seok.
Dia berpura-pura menjadi korban,
tapi dia diam-diam mengejar Bae Jung Tae.
Menurutmu Nona Lee Shin tahu tentang hubungan mereka?
Dia masih belum kembali?
Belum.
Pak Cha Jeung Seok, kamu di sana?
Pak Cha Jeung Seok?
Menurutmu dia akan datang?
- Entahlah. - Tidak mungkin!
- Halo. - Kamu sendirian di sini?
Aku sudah menelepon Pak Cha Jeung Seok sejak kemarin,
tapi dia belum menjawab.
Dia sudah mengurus tabungannya. Aku kemari karena dia menyuruhku.
Tapi apa dia tidak di sini?
Apa yang terjadi?
Tunggu. Pak Bae Jung Tae mengambil ini?
Apa dia menguntit kita?
Tidak mungkin. Apa itu artinya...
"I'll Carry You, Kamu selalu duduk di kursi sama. Selamat menikmati"
"I'll Carry You, Kamu selalu duduk di kursi sama. Selamat menikmati"
Apa? Tunggu.
Tapi untuk apa?
Itu pasti rencana master.
Master?
Foto Nona Lee Shin tidak ada di sana.
Dia mengawasi semua orang yang telah melalui reset,
tapi Nona Lee Shin bukan salah satunya.
Ada sesuatu di antara mereka berdua.
Memang benar selama ini
mereka berhubungan.
Kalau begitu, kita tidak boleh membicarakan ini di sini.
Kita harus mengunjunginya.
Ya, tapi dia di luar negeri karena ada seminar.
Sudah kuperiksa, dan dia memang pergi.
Tentang Jeung Seok tidak menjawab,
menurutmu ada hubungannya dengan Jung Tae?
Bagaimana menurutmu?
Itu mungkin saja.
Atau bisa saja sebaliknya.
- Apa? - Sebaliknya?
Pak Cha Jeung Seok dan Pak Bae Jung Tae
sudah saling mengenal bahkan sebelum reset.
- Apa? - Tapi kenapa?
Dia pria yang baik.
Hei, menyingkirkan bajingan sepertimu
bahkan tidak semahal itu.
Kamu tidak tahu aku bisa melakukan apa pun
selama aku punya uang dalam masyarakat kapitalis ini?
- Berengsek. - Astaga.
Bunuh aku jika ada kesempatan.
Jika tidak, aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri.
Bagaimana bisa pria sopan itu mengatakan hal semacam itu?
Apa ini?
Kamu tahu semuanya dan merekam percakapan mereka.
Itu karena Bae Jung Tae adalah tersangka utamanya.
Tapi aku menemukan sisi baru Pak Cha Jeung Seok.
Dia seperti penjahat di gim PvP.
Apa itu tadi?
Hei, Soon Woo.
Di mana? Baik.
Aku harus pergi.
Kabari aku begitu kamu Pak Cha Jeung Seok bisa dihubungi.
Tentang Jeung Seok tidak menjawab,
menurutmu ada hubungannya dengan Jung Tae?
Itu mungkin saja. Atau bisa saja sebaliknya.
Pak Bae Jung Tae.
Pak Bae Jung Tae.
Aku tahu ini tidak masuk akal.
Aku tahu aku terdengar gila.
Tapi kurasa Pak Cha Jeung Seok dalam bahaya.
Hyeong Ju, kamu di sana?
Ya.
Aku menghubungi mereka. Katanya akan butuh tiga sampai empat hari.
- Baiklah. - Kami menemukan KTP-nya.
Terima kasih.
"Cha Jeung Seok"
Ada apa? Kamu mengenalnya?
Ya.
Dia pegawai perusahaan saham.
Orang yang mengunjungimu waktu itu?
Kamu tahu sesuatu?
Pak, ini pesan terakhir yang dia kirim.
Sayang, terima kasih untuk semuanya. Dan maafkan aku.
Jaga putri kita dengan baik.
Kuharap kamu akan bahagia di kehidupanmu selanjutnya
dan tidak bertemu orang sepertiku.
Dia bahkan punya seorang putri.
Kamu sudah menghubungi keluarganya?
Aku menghubungi istrinya di Kanada. Dia terbang kemari.
Dia tampak cukup tenang.
Mereka sudah hidup terpisah selama lebih dari lima tahun.
Sudah lama dia minta cerai.
Memang benar mereka tidak dekat.
Tapi dia berencana pindah ke Kanada.
Itu sebabnya dia berhenti bekerja.
Bukan itu yang dikatakan Soon Woo.
Dana ekuitas pribadi yang dia tangani memiliki banyak masalah.
Saat aku di sana, para investor membuat keributan.
Perusahaan meyakini dia berhenti setelah menyadari detail
soal surat utang itu.
- Bukan itu alasannya. - Lalu apa?
Kamu tahu sesuatu?
Dia tidak bunuh diri.
Mengingat situasinya, itu bukan kecelakaan.
Maksudmu dia dibunuh?
Pemilik toko di dekat sini bersaksi
bahwa Cha Jeung Seok membeli briket arang darinya.
Kita juga tidak menemukan jejak orang lain di mobilnya.
Pesan yang dia kirim ke istrinya pun terdengar seperti pesan bunuh diri.
Kotak hitamnya dan kamera CCTV tidak menunjukkan
setelah kedatangannya di TKP.
Mari tunda kasus ini sampai hasil autopsinya keluar.
Jika kamu ingin menyelidiki ulang kasus ini,
bawakan aku bukti bahwa ini pembunuhan.
Kamu tidak tahu aku bisa melakukan apa pun
selama aku punya uang dalam masyarakat kapitalis ini?
Dasar berengsek.
Bunuh aku jika ada kesempatan.
Jika tidak, aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri.
- Apa ini? - Cha Jeung Seok
dan Bae Jung Tae.
- Lalu? - Sun Ho.
Cha Jeung Seok tidak akan bunuh diri.
Aku yakin ada sesuatu antara dia dan Bae Jung Tae.
Kita harus menyelidikinya dahulu.
Begitu rupanya.
Dari mana kamu mendapatkan ini?
Kamu menyadap Bae Jung Tae?
Jika ini ilegal, kamu tidak akan lolos
hanya dengan dihukum.
- Kamu akan dibawa ke pengadilan. - Sun Ho...
Entah kenapa kamu sangat terobsesi dengan Bae Jung Tae.
Tapi meski ini tidak ilegal,
kamu tahu persis bahwa itu tidak membuktikan
dia tidak bunuh diri.
- Tentu saja. - Sebaiknya kamu tidak katakan ini
kepada Kapten Heo.
Kamu akan mendapat masalah.
Aku akan berpura-pura tidak mendengar apa pun.
Ga Hyeon.
Benarkah itu Pak Cha Jeung Seok? Bagaimana dia bisa mati?
Dia bunuh diri.
Tidak mungkin.
Omong-omong,
kamu bilang dia mungkin dalam bahaya.
Kenapa kamu berpikir begitu?
Bukan hanya mereka berdua sekarang.
Ini juga ada di depan rumah Pak Cha Jeung Seok.
Mereka bertiga menerima sebuket bunga.
Tidak, jangan kamu juga. Kamu membuatku takut.
Apa itu seperti peringatan yang diberikan Master?
Ayolah, hentikan itu!
Aku bahkan tidak percaya
bahwa dia bunuh diri.
Tidak mungkin. Aku yakin itu hanya kebetulan.
Selain itu, mengirim dan menerima buket bunga cukup umum.
Jika hanya orang mati yang menerimanya,
itu cukup langka.
Mungkinkah buket bunga itu dikutuk?
Seperti boneka Iblis.
Itu bukan
satu-satunya hal aneh.
Pak Choi Kyung Man
jelas membeli tiket lotre.
Tapi itu menghilang tanpa jejak.
Ada yang janggal dari Nona Seo Yeon Soo juga.
Tepat sebelum perkiraan waktu kematiannya,
ada riwayat dia memakai telepon.
Tapi ponselnya tidak ditemukan di TKP.
Benar.
Bagaimana dengan kotak musik Pak Cha?
"Choi Kyung Man"
"Choi Kyung Man"
"Choi Kyung Man"
Semua orang pasti sangat terkejut.
Aku akan segera kembali.
Kamu pikir Nona Lee Shin yang mengirim buket bunga?
Mungkin saja Bae Jung Tae.
Dia memata-matai mereka, jadi, pasti tahu alamat mereka.
Ke mana dia pergi?
Kurasa ponselnya masih ada di rumahnya.
Ya.
Hyeong Ju, Palu terlihat.
- Di mana? - Di Jangpo-dong.
Tolong laporkan ke TKP bersama Letnan Park.
Kami akan membantumu dengan satgas itu.
Baiklah. Aku akan segera ke sana.
Aku harus pergi ke suatu tempat.
Baiklah.
Maru, aku kembali.
Kamu baik-baik saja?
Sudah kubilang pergi saja, Bung. Ayolah.
Jangan berpikir untuk bergabung
di meja besar dengan pakan ayam itu.
- Bawakan uang lagi lain kali. - Ayo.
Yang benar saja.
- Jangan bergerak. - Astaga.
- Hei, bawa dia. - Kerja bagus.
- Dia besar. - Bagus.
Ayo minum soju.
Sun Ho, ada urusan penting. Aku pergi. Sampai jumpa.
- Sa Kyung. - Aku tidak bisa.
- Soon Woo. - Maaf, Pak.
Mereka terlalu kejam.
Apa itu tadi?
- Kamu... - Pak Cha Jeung Seok.
Kamu membunuhnya?
Dia sudah meninggal? Si berengsek itu sudah mati?
Aku tahu semuanya. Bahwa kamu memata-matai kami,
hubungan aslimu dengannya,
dan kamu memihak Nona Lee Shin. Aku tahu semuanya.
Jika kamu tahu semuanya,
kamu tidak boleh datang sendirian.
Kamu pikir aku datang sendirian?
Ke tempat seperti ini?
- Tangkap dia. - Pegang sisi satunya.
- Tiarap. - Tangkap dia.
Kamu yang membuat laporan?
- Tangkap dia. - Ya.
- Hubungi pengacaraku! - Hentikan.
- Aku mau pengacaraku. - Bagaimana kamu bisa bilang begitu?
- Kamu tidak boleh melakukan itu! - Hei, kamu yang di sana.
- Aku tidak percaya ini! - Lepaskan aku!
- Diam! - Apa yang kamu lakukan?
- Diam! - Kamu sulit dipercaya.
"Ruang Investigasi 1"
Ga Hyeon.
Hei, Hyeong Ju.
Kamu baik-baik saja?
Bagaimana bisa kamu pergi ke tempat berbahaya itu sendirian?
Aku tidak sendirian. Yang pertama kulakukan adalah menelepon polisi.
Mereka tiba tepat waktu.
Bagaimana kamu tahu aku di sini?
Aku punya informanku sendiri.
Tapi kamu menangani semuanya sebelum aku tiba di sini.
Kamu luar biasa.
Omong-omong, ini soal kematian Pak Cha Jeung Seok.
Sepertinya Bae Jung Tae benar-benar tidak tahu.
Aku belum pernah melihat penjahat mengakui kejahatannya.
Ayo. Aku punya lebih banyak pertanyaan selain itu.
Baiklah.
Lepaskan dia?
Dia ditangkap di TKP. Kenapa kamu membiarkannya pergi?
Selain itu, dia juga punya catatan kriminal perjudian.
Katanya dia baru tiba di TKP.
Dia bahkan tidak bisa ikut karena taruhannya terlalu tinggi.
Meski dia pernah ditangkap karena judi ilegal sebelumnya,
seseorang dengan status bagus bersedia menjamin dia.
Aku membebaskannya
karena menyelidiki tanpa penahanan tidak akan menjadi masalah.
Ada yang menjaminnya?
Bedebah itu tidak punya siapa pun...
"Manajer keuangan di Investasi dan Sekuritas Hello"
"Pesan baru, Nona Lee Shin"
"Kopral Ji Hyeong Ju"
Ini Lee Shin.
Temui aku di Klinik Zian pukul 14.00 besok.
Maaf karena aku tidak ada selama beberapa hari ini.
Aku di luar negeri.
Pak Cha Jeung Seok meninggal.
Ya. Aku membaca pesan teks
- yang kamu kirim kepadaku. - Kamu mungkin sudah tahu
bahkan tanpa pesanku.
Seseorang akan melapor kepadamu secara serentak.
Kamu memerintahkan Bae Jung Tae untuk memata-matai kami.
Kami sudah tahu itu.
Benar.
Aku yang memerintahkan dia.
Kenapa?
Aku sudah beberapa kali melalui reset,
tapi ini kali pertamaku
melalui reset bersama orang lain.
Kukira aku berbagi keberuntungan dengan kalian.
Tapi setelah reset itu, Park Young Gil meninggal.
Salah satu dari kalian bilang menyesal melakukan reset.
Jadi, aku juga bingung.
Saat itulah dia mendatangiku.
Masuklah.
Kamu tahu,
karena kamu sudah melakukan ini beberapa kali,
kamu pasti punya beberapa kiat bagus dalam menghasilkan uang.
Entah itu pacuan kuda, saham, atau lotre,
katakan satu saja.
Baiklah.
Sebagai gantinya, aku punya permintaan.
Aku ingin tahu soal orang-orang yang melalui reset itu.
Kamu ingin memata-matai mereka?
- Kenapa? - Jika dia tidak melalui ini,
Park Young Gil pasti masih hidup.
Ini jelas efek kupu-kupu dari reset.
Ini bisa terjadi kepada orang lain yang melakukan reset itu.
Aku harus tahu apa yang akan terjadi kepada mereka.
Begitulah aku mengetahui bahwa Ji Hyeong Ju adalah detektif.
Jadi, aku meminta bantuanmu secara terpisah.
Aku menelepon Pak Bae Jung Tae untuk menghentikannya.
Kamu yang menjawabnya, Nona Shin Ga Hyeon.
Kenapa kamu membantunya dibebaskan?
Bukankah kamu dalangnya?
Ya.
Apa? Kamu juga membantunya keluar?
Saat kami menjalani reset bersama, aku bersedia membantu.
Dia tidak melakukan aktivitas ilegal.
Aku juga ingin dia bergabung dengan kita di rapat ini.
Meski begitu,
membuat mantan narapidana menggali informasi tentang kami
- tidak bijaksana, bukan? - Mantan narapidana?
Biasanya, saat ada detektif, ada mantan narapidana.
Kalau begitu, kamu benar-benar pembunuh?
- Apa? - Kamu membunuh Jeung Seok, bukan?
Kamu membunuhnya dan menutupinya sebagai bunuh diri, bukan?
Benar, bukan?
Haruskah aku benar-benar membunuh?
Apa ini?
Ini untuk dikirim ke ruang rapat.
"Kali ini kamu"
"Kali ini kamu."
"Kali ini kamu"
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
"365: Repeat the Year"
Aku tidak tahu apa pun soal ini.
Kenapa kamu terus berpura-pura polos?
Aku yakin orang ini tahu tentang reset.
Pesan itu. Apa maksudmu?
Kenapa orang-orang terus mati? Setidaknya kamu harus tahu.
Teruslah menjadi detektif.
Hyeong Ju, kamu memeriksaku karena tidak memercayaiku, bukan?
Pahlawan. Aku punya pahlawan.
Aku berpikir untuk menyerahkan diri.
Artinya salah satu dari kita akan mati dalam beberapa hari.
Alasan Nona Lee melewati reset itu.
Artinya dia berada dalam bahaya seperti kita.
Bukankah ini alasannya?
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.