All language subtitles for The.Mentalist.S04E21.Ruby.Slippers.NF.WEB-DL.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese Download
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Aku bisa lihat sinar dari pojok. Kupikir seluruh gang terbakar.

- Apa yang kau lakukan di sini? - Mengantar piza.

Aku suka lewati gang ini sebagai jalan pintas.

Kau lihat ada orang saat kau keluar?

Tidak. Hanya, pria di mobil.

Pada awalnya aku bahkan tak melihatnya. Terlalu banyak asap.

- Apa dia masih hidup? - Aku rasa tidak.

Bagaimana bisa? Diborgol dalam mobil yang terbakar.

- Dia itu siapa? - Kami berusaha mencari tahu.

Kasihan. Dibakar hidup-hidup. Tak ada jalan untuk melarikan diri.

Hai, Cho. Kau membuatku terkejut setengah mati.

Aku baru temukan ini.

Ada seseorang yang ceroboh. Atau mungkin hati-hati.

- Apa yang kau temukan? - Aku belum yakin.

Lindungi aku.

Kami akan segera keluar.

Kami tak ke sini untuk apa yang kau lakukan.

Apa ada yang kehilangan ini?

Kurasa benar yang mereka bilang, waktu menyembuhkan semua luka.

- Ini adalah kesukaanku. - Aku Agen Lisbon dari CBI.

- Siapa namamu? - Glennda Snow.

Aku pembaca acara kelompokku. Kami memainkan kabaret.

Kami temukan sepatu hakmu di gang. Bersama dengan mayat. Dia dibakar.

Kami dengar suara sirene di luar, tapi kami tak tahu ada apa.

- Apa yang kau lakukan di gang? - Menikmati ultra slim.

Aku selalu merokok sebelum pertunjukan pertama.

- Pukul berapa kau di luar sana? - Aku tak tahu tepatnya. 20.30?

Para penyidik bilang api kira-kira dinyalakan antara 20.45-21.00.

- Saat itu Glennda bersama kami. - Ya, benar.

- Bantu aku pakai pakaian kompresi. - Benar. Siapa yang mati?

- Kami tak tahu. - 2 menit lagi mulai, Nona-nona.

Maaf. Kami harus tampil.

Tunggu sebentar. Apa kau lihat ada orang di gang?

Sebenarnya, ada seorang pria di mobil terparkir. Melihat aku.

- Rupanya seperti apa? - Aku tak bisa lihat wajahnya.

Saat itu gelap. Tapi aku takut jadi aku kembali ke kelab.

Dan saat itulah aku merasa hakku patah.

Kenapa kau tak memungut hakmu?

Dengan pakaian seperti ini, Sayang?

Saatnya menyambut putri Sacramento yang ingin kalian miliki.

Glennda Snow yang menarik!

Aku rasa dia berkata yang sebenarnya.

Entahlah. Para waria lainnya mungkin melindunginya.

Aku rasa mustahil seorang pria yang memakai hak, payet...

Dan bergaya rambut rumit, menaklukkan dan borgol pria lain.

Kemudian membakarnya.

Tidak. Tolong jangan. Kumohon.

Di sisi lain, dia sangat kuat.

Dan sangat lentur.

Mobil itu terdaftar atas nama Archie Bloom. Pria lokal. 19 tahun.

Forensik meminta catatan gigi untuk mengonfirmasi dia adalah korbannya.

- Kau sudah hubungi orang tuanya? - Kepolisian Sacramento...

Berbicara dengan ayahnya semalam. Archie Bloom Sr.

- Dia Pengawas Sekolah lokal. - Bagaimana penyebab kematiannya?

Tak ada sampai hasil autopsi. Tapi koroner tak temukan alasan...

Untuk menyangkal teori bahwa dia dibakar hidup-hidup.

- Kita akan berpikir seperti itu. - Sedang apa korban di gang itu?

Kita tak tahu. Api itu dinyalakan di luar tempat waria...

Tapi ada banyak bisnis di gang itu.

Archie bisa saja terkait dengan salah satu dari mereka.

Dalam hal ini Kepolisian Sacramento ingin membantu.

Aku akan minta sebarkan foto korban.

Satu hal yang aku tahu, banyak sidik jari yang harus kita periksa.

Di mobil, kaleng bensin, bahkan ada sebagian di borgol.

Kulacak kode di satu kaleng bensin, itu berasal dari toko diskon lokal.

- Bargain Emporium. - Kau dan Rigsby periksa.

Baiklah.

Aku ingin kau dan Jane bicara pada Archie Sr.

Dia ingin percaya anaknya masih hidup.

- Jangan buat dia berharap tinggi. - Baik.

Dia sudah mati, 'kan? Aku tahu dia sudah mati. Itu mobilnya, 'kan?

Kami masih menunggu kepastian.

Tapi kalian bergerak dengan dasar itu adalah dia. Benar?

- Ya. - Terima kasih.

- Kelihatannya kau tak terkejut. - Tidak.

Putraku adalah korban selama hidupnya.

- Tak pernah jadi korban pembunuhan. - Tidak.

Tapi aku sangat takut dia akan berada di situasi berbahaya.

- Dia seorang pembuat onar? - Kebalikannya.

Dia target dari para pembuat onar.

Lembut, kau bisa menyebutnya begitu.

Itu sebabnya sulit sekali meminta dia untuk pindah.

- Archie belum tinggal di sini? - Kami punya kesepakatan.

Aku akan mencukupi kebutuhannya selagi dia meraih gelar sarjana.

Tapi 6 bulan lalu, Archie putuskan bahwa kuliah tak cocok untuknya.

Jadi kau memintanya untuk pergi.

Itu untuk memberinya pelajaran.

Menyakitkan, tapi itu perlu.

- Bagaimana perasaan istrimu? - Istriku wafat saat dia 6 tahun.

Sejak itu hanya ada dua Archie.

- Anak itu tak seperti diriku. - Kenapa, karena dia homo?

Aku tidak...

Benarkah? Apa itu yang tertulis dalam berkasmu?

- Kami tak punya berkas orang homo. - Tak masalah jika dia begitu.

Aku tak pernah menghakimi orang berdasarkan kriteria tersebut.

Tapi jika benar, dia tak pernah bicarakan hal itu padaku.

Aku harus bertanya. Ini hanya prosedur.

Di mana kau tadi malam pukul 20.45?

Di rumah sendirian. Bekerja.

Aku sedang menulis buku tentang teori pendidikan.

Aku ingin melihat kamar putramu, jika kau tak keberatan.

Di ujung lorong di sebelah kananmu.

Bagaimana kau tahu Archie homo?

Archie Sr. menamai putranya seperti namanya. Seperti raja.

Dia berharap untuk ahli waris. Tapi tak ada foto si Junior di sini.

- Menurutmu dia malu padanya? - Lihatlah ruangan ini.

Dekorasi maskulin tradisional. Tema bahari yang mencolok.

Ini seperti katalog furnitur muntah di sini.

Ya. Ini bukan pilihan anak remaja.

Menurutku Archie Sr. mendekorasi kamar ini secara pribadi.

Untuk membuat jantan anaknya yang homo.

Kau harusnya lihat kamarku di rumah. Poster di mana-mana.

- Biar kutebak, Hanson? - Mereka menulis lagu sendiri.

Sepertinya Archie menggantung sesuatu di dinding.

Tebakanku itu foto dia dan ibunya.

- Apa yang ada di komputernya? - Dilindungi sandi.

Harus bawa "hard drive"-nya ke CBI dan pakai program pemulihan data.

Baiklah, kau lakukan itu.

- Terima kasih sudah datang. - Wanita di telepon bilang...

Kau mau agar aku membantu penyelidikanmu.

Ya, kami mau lihat apa sidik jarimu cocok dengan yang ada di TKP.

- Jadi, aku orang yang diselidiki. - Ya, benar.

Bisa aku tanya sesuatu? Apa kau selalu keluar seperti ini?

- Berpakaian seperti wanita. - Setiap kali aku berpakaian...

Aku coba pertimbangkan ke mana tujuanku...

Siapa yang akan kutemui, dan bagaimana aku bisa memukau mereka.

Mari aku antar ke bagian sidik jari.

Pengawalan polisi. Bagaimana aku bisa menolaknya.

Kami menyimpan kaleng bensin di lorong 12. Ya, ini dia.

- Itu kaleng yang ditemukan. - Dipakai dalam kejahatan apa?

Kami tak bisa beri tahu detailnya, tapi mungkin kau bisa bantu.

- Pernah lihat pria ini di toko? - Archie?

Aku harap begitu. Dia kerja di sini. Apa yang telah dia lakukan?

Mobilnya ditemukan terbakar tadi malam. Ada mayat di dalamnya.

- Tidak. Apa itu... - Kami belum tahu.

- Berapa lama Archie kerja di sini? - Mungkin beberapa bulan.

Kau tahu siapa yang ingin menyakitinya?

- Ya, Rick. Orang bodoh. - Rick?

Rick Hughes. Dia mengisi rak dan suka mengutip "Fight Club".

Dia mengganggu Archie setiap saat. Pekan lalu banyak memar di tubuhnya.

Dia tak mau bilang kenapa, tapi aku yakin itu ulah Rick.

- Rick di sini sekarang? - Di area bongkar muat.

Kau yang urus. Ada lagi...

- Rick Hughes? - Benar.

Mari bicara tentang Archie Bloom.

- Kau siapa? Pengawalnya? - Kenapa Archie butuh pengawal?

Jika kau tak tahu...

CBI. Kami punya alasan untuk yakin kalau Archie dibunuh tadi malam.

- Sungguh? Bagaimana? - Beri tahu aku.

Jadi itu masalahnya? Aku tak pernah menyentuh Archie.

Bukan seperti itu yang kudengar.

Yang kau dengar itu salah.

Maksudmu kau tak pernah mengganggu Archie?

Aku selalu mengganggu Archie, lalu kenapa? Kami bekerja bersama.

Tapi aku menyukainya. Setiap aku temukan barang cacat...

- Aku berikan sebagai hadiah. - Apa yang kau berikan padanya?

Boneka hewan. Celemek.

Apa?

Ini loker Archie.

Menurutku bukan dia yang menambahkan dekorasi.

Tidak. Rick yang menempelkannya. Kelakuan pembenci homo.

Manajerku memintanya untuk berhenti tapi pria semacam itu...

Jika separah itu, kenapa Archie tak berhenti?

Dia bilang tak jauh berbeda dengan pekerjaan terakhirnya.

Dia ingin belajar bagaimana menanganinya dengan lebih baik.

Aku harus kembali ke kasir.

- Kunci lokernya jika selesai. - Tentu, terima kasih.

Rigsby.

Ini Lisbon. Catatan giginya sudah datang.

Mayat dalam mobil telah dikonfirmasi. Itu Archie Bloom.

- Sayang sekali. - Ayahnya beri alamat rumah sewanya.

Jika kau tak keberatan, aku minta Cho untuk memeriksanya.

Archie bekerja di toko ini, aku rasa aku temukan petunjuk...

- Yang ingin aku periksa di kantor. - Tentu.

Sepertinya filmnya sudah habis. Hubungi aku setelah kau cetak.

Terima kasih.

Silakan.

Pria yang sangat sopan.

Sidik jari Glennda tak cocok dengan sidik jari di TKP.

Aku periksa latar belakang waria lain. Tak ada yang menonjol.

Jangan sampai mereka mendengar ucapanmu.

Hai, Kalian. Aku temukan beberapa video di hard drive Archie.

Mereka ada di partisi tersembunyi. Tampaknya dia tak mau ini dilihat.

Kau temukan sesuatu?

- Bisa kau mainkan videonya? - Sepertinya bisa.

Pria baik.

- Sepertinya begitu. - Aku dapat.

Kebanyakan video ini dibuat 2 atau 3 tahun yang lalu.

Saat Archie masih di SMA.

Ayah sudah tak mau meminta lagi. Masuk kamar sekarang!

Duduk! Ayah bilang duduk!

Kau akan melakukan seperti apa yang Ayah perintahkan.

Letakkan tangan kirimu di atas kursi!

- Ayah menyakitiku. - Berhenti merengek!

- Yang benar saja. Borgol? - Alat pendidikan terkini.

Kau akan di sini semalaman sampai kau selesai kerjakan PR.

Mungkin ini akan membuatmu lebih tangguh.

Tunggu. Hentikan videonya.

Itu borgol berengsel. Sama seperti dalam pembunuhan korban.

Aku rasa ini bukan pertama kalinya rutinitas Ayah Tercinta.

Archie atur video dan merekamnya sebelum mereka masuk kamar.

Mainkan lagi.

Seseorang tolong aku.

Borgol berengsel ganda.

Seperti yang kau gunakan untuk memborgol anakmu di meja.

Apa yang kau bicarakan?

Archie merekamnya dengan sembunyi-sembunyi.

Kami menemukannya di komputernya.

- Kau tak mengerti yang kau tonton. - Jelaskan pada kami.

Hubungan antara PR yang selesai dan prestasi akademik...

Secara statistik menarik.

Pada Archie, teknik agresif diperlukan agar dia termotivasi.

Kau memotivasi dirinya. Hingga berhenti kuliah.

Itu kegagalannya bukan aku.

Putra yang tak selesai kuliah terlihat buruk di Wikipedia...

Bagi seorang yang ingin jadi raksasa pendidikan, 'kan?

Apa karena itu kau membunuhnya?

Putraku sendiri? Karena borgolnya terlihat sama seperti milikku?

- Kami temukan sidik jarimu. - Itu mustahil.

Kecuali...

Kurasa seseorang telah mencurinya dari kantor kerjaku.

- Kau akan memakai alasan itu? - Aku tahu bagaimana kedengarannya.

Sebaiknya kau pertimbangkan untuk tes kebohongan. Semua akan jelas.

- Dengan senang hati. - Berikan tanganmu.

Apa?

Kau bilang dengan senang hati.

Baiklah. Hanya beberapa pertanyaan tak relevan...

Untuk penetapan data dasar. Siapa namamu?

- Archie Bloom. - Kau mencintai putramu?

- Ya. - Apa kau malu akan dirinya?

Ini pertanyaan yang tak relevan. Aku sudah tahu jawabannya.

Tolong jawab sejujurnya. Apa kau malu akan dirinya?

Ya.

- Apa kau membunuhnya? - Tidak, aku tak membunuhnya.

- Jadi menurutmu dia pembunuhnya? - Dia membunuhnya.

Setidaknya dia merasa begitu. Sulit untuk memastikannya.

Rasa bersalah datang dalam banyak bentuk.

- Itu yang terbaik yang kau bisa? - Untuk saat ini.

- Apa? - Kau memakai parfum?

- Astaga. - Kau berdekatan dengan pemakainya.

Itu pasti Glennda. Dia harum sekali.

Kau baru saja menyebut Glennda sebagai wanita.

- Lalu? - Sebelumnya tidak.

- Aku harus pergi. - Ke mana?

Aku dapat dorongan tak dipikir atau firasat yang terilhami.

Aku tak yakin yang mana. Nanti aku kabari.

Apa kabar?

- Agen Cho. CBI. - Kau tak mau membeli buku.

- Siapa yang meninggal? - Archie Bloom.

Sesuatu yang baik akan datang dari segala hal nantinya.

- Bagaimana Archie meninggal? - Dibunuh.

Ayahnya beri kami alamat ini, tempat tinggal terakhirnya.

Apartemenku di atas.

Aku sewakan ruang kosongku untuk membantu biaya sewaku di sini.

Sulit untuk terus menjual buku-buku saat melawan budaya daring gratis.

Ceritakan hubunganmu dengan korban.

Sacramento berisi lapangan luas dan pikiran sempit.

Archie datang ke sini untuk memberi makan jiwanya.

Saat dia cerita ayahnya mengusirnya dengan senang aku sewakan kamar.

- Kapan terakhir kali melihatnya? - Seminggu yang lalu.

Dia pergi tanpa meninggalkan pesan atau biaya sewa bulan lalu.

Kau tahu kenapa? Apa dia dalam masalah?

"Aku tak punya apa pun untuk tawarkan siapa pun...

Kecuali kebingunganku sendiri."

- Kerouac. - Bukan, Kesey.

Dipengaruhi oleh Kerouac. Kesalahan umum.

Tidak, itu kau. Kau terus mengutip Kerouac.

Orang payah yang terlalu dianggap hebat. Jawab dengan katamu sendiri.

Di mana kau tadi malam pukul 20.45?

- Kita punya petunjuk baru. - Soal ayahnya?

Soal rekan kerjanya. Rick Hughes, 22 tahun.

Terlihat melecehkan Archie di tempat kerja. Dua kali mencuri.

Aku temukan kamera sekali pakai di loker Archie, foto sudah dicetak.

Apa yang dia curi? Susu formula bayi?

Ya, itu barang penting di geng pencuri toko.

Selalu dicari dan sangat mahal. Percayalah, aku tahu.

Jika Archie mengambil foto pengawasan...

Dia pasti telah berencana mengekspos Hughes.

Pencurian ketiga akan membuat Hughes dipenjara lama.

- Itu motif untuk membunuh. - Bawa dia kemari.

Tapi aku akan menahan si ayah selama aku bisa.

Baiklah.

Maaf mengganggu. Direktur pemakaman bilang...

Aku akan menemukanmu di sini.

Halo, Glennda.

Mengintip di balik tirai.

Hati-hati agar kau tak kehilangan ilusimu.

Sedikit terlambat untuk itu. Biar aku beri tahu itu.

Mereka lebih suka aku jadi Glenn dan bertingkah seperti Glenn.

Tata rias pemakaman. Sekarang itu masuk akal.

Bahkan seorang diva membutuhkan pekerjaan harian.

Aku selalu suka merias.

Tapi untuk memakainya bukan pilihan bagi pria di Sacramento.

Jadi aku pilih berkarier dalam perawatan mayat.

Apa yang membuatmu datang ke laboratoriumku?

Aku ingin tahu kenapa kau bohong padaku tentang TKP.

- Kenapa kau pikir aku bohong? - Pada awalnya tidak.

Aku membacamu sebagai pria.

Kupikir tingkah teatrismu, bagian dari karakter yang kau mainkan.

Aku meremehkan jangkauan dalam perubahanmu.

Tiga jam berdandan dan gaun 4.000 dolar punya efek itu.

Kau menjadi orang lain. Kau menjadi wanita.

Dan wanita sering kali memainkan peranan di tengah penipuan.

Mereka bisa jadi emosional, malu-malu, atau menggoda.

Dan kupikir aku yang punya masalah gender.

Ini kesempatan terakhirmu. Aku mau kebenaran...

Atau aku panggilkan teman polisiku, dan mereka akan menahanmu.

Glenn dan Glennda akan kehilangan pekerjaan.

Apa yang kau lihat di gang itu?

Seorang pria memegang kaleng bensin merah.

- Menyiraminya ke seluruh mobil. - Apa ada orang di dalamnya?

Entahlah. Saat itu gelap.

- Dan bagaimana rupa pria itu? - Seperti kataku, saat itu gelap.

Kau pura-pura bodoh lagi.

Aku tak main-main. Aku ketakutan.

Aku selalu jadi target selama hidupku.

Aku tak akan membuat diriku jadi target untuk dibunuh.

- Apa kau tahu Archie mengawasimu? - Ya.

- Kapan kau mengetahuinya? - Minggu lalu.

Kami menurunkan kotak-kotak, aku dengar sesuatu di tempat sampah.

Aku melihat ke dalam dan ternyata itu si putri kecil.

- Dan apa yang dia lakukan? - Mengais-ngais sampah.

- Baiklah, mencari apa? - Kami membuang banyak sampah.

Kursi rusak, majalah tua, tanaman mati.

Archie bilang dia butuh sesuatu untuk menghias kamar barunya.

Saat itulah kau menyerangnya? Agar tak melaporkanmu ke polisi?

Kukatakan hal yang kukatakan pada teman polisimu!

Aku tak pernah menyentuh Archie.

Walau aku menguncinya di dalam tempat sampah selama beberapa jam.

- Apa? - Kau di mana pukul 20.45 semalam?

Di jam itu, aku selalu di ranjang. Giliran kerjaku adalah pukul 04.00.

Jadi dengan kata lain, kau tak punya alibi.

Tak ada alibi, sidik jarimu ada di kaleng bensin di TKP.

- Tunggu dulu. - Yang disiramkan ke mobil...

Di mana Archie Bloom dibakar hidup-hidup.

Tentu saja ada sidik jariku karena aku yang menaruh di rak.

Mungkin kau mencurinya, seperti kau mencuri barang dagangan ini.

Kau bunuh agar tak ditangkap ketiga kalinya dan ditahan 25 tahun.

Cukup! Aku butuh pengacara!

- Duduk! Tolong! - Kau dengar aku? Aku mau pengacara!

- Bagaimana menurutmu? - Kekejaman berasal dari kelemahan.

Dan yang satu ini sangat gugup. Secara emosional belum matang.

Maskulin secara agresif. Dia sembunyikan sakit masa kecil.

Terkait dengan mengompol atau penghinaan serupa lainnya.

- Dia bisa jadi pembunuhnya. - Kau tak membuatnya makin mudah.

Hai, Summer.

Kimball. Aku butuh bantuanmu.

Seberapa cepat kau bisa sampai ke Glenbrook Park?

- Tergantung. Ada masalah? - Ya. Ini masalah hidup dan mati.

Apa yang terjadi? Siapa yang dalam bahaya?

Anak-anak anjing. Ada agensi adopsi hewan...

Dan ini menyedihkan sekali. Tragedi dari hewan malang ini.

Kita beruntung sekali memiliki rumah.

- Bisa kita bicarakan ini nanti? - Tidak.

Mereka berkemas-kemas dan aku harus memilih anjing untukmu.

- Boleh aku pegang yang ini? - Tidak, aku tak mau anjing.

Tapi kau akan mau begitu kau melihatnya.

- Tidak, aku tak mau. - Dia persis seperti kau, Kimball.

Dia terlihat galak dari luar dan lembut di dalam.

Dan wajah kecilnya sangat lembut.

- Tidak. Aku harus pergi. - Tunggu. Bagaimana makan siang?

- Aku sedang menangani kasus. - Sempurna. Ada topik mengobrol.

Tidak. Aku harus menemukan di mana korban tinggal. Aku tak ada waktu.

Ayolah, Kimball. Kau harus makan. Aku akan datang saat makan siang.

Lagi pula kalian utang gaji padaku.

Aku harus pergi. Kita bertemu nanti malam. Jangan ada anjing.

Tapi aku ingin satu.

Alamat terakhir korban 3,2 km dari sini. Sejauh yang kami tahu...

Dia tak punya teman. Dia hampir jadi tunawisma.

Aku menanyai rumah pemulihan seharian.

Mencari rumah yang mungkin dia datangi.

Kau harapan terakhirku.

- Dan yang terbaik. - Kau mengenalnya?

Ini Archie Bloom.

- Kau bilang dia dibunuh? - Ya.

Tenangkan dirimu dulu.

Tak apa-apa.

Aku akan tunjukkan kamarnya.

Namaku Kelly, aku penasihat di sini.

Aku ditugaskan pada Archie saat dia datang pada kami minggu lalu.

Itu saat dia tinggalkan toko buku? Tempat yang dia sewa?

Apa itu yang Gabriel bilang? Archie menyewa ruangan?

Benar sekali.

Gabriel menerimanya karena dia jatuh cinta pada anak itu.

Hanya saja bentuk cinta Gabriel melibatkan sabu-sabu dan kekerasan.

Ini tempat tidurnya.

Apa Archie bilang padamu kenapa dia datang kemari?

Dia tak mau datang. Dia ingin perbaiki hubungan dengan Gabriel.

Dia merasa telah ditolak ayahnya. Jadi penerimaan oleh pria tua...

- Sangat berarti baginya. - Tapi Gabriel itu pemangsa.

- Karena itulah tubuh Archie memar. - Itu hubungan yang menyiksa.

Butuh keberanian besar.

Tapi Archie meninggalkan semuanya untuk bergabung dengan kami.

- Permisi. - Tentu.

- Kembalikan! - Kukembalikan saat aku selesai!

Baiklah, cukup! Ada apa? Jeff, keluarlah...

Klienku Tn. Bloom punya koneksi. Jika kau tak melepaskannya...

Telepon berikutnya akan datang dari Wali kota.

Maaf, tak ada perlakuan istimewa. Klienmu tersangka pembunuhan.

Pengacara untuk Rick Hughes. Aku mau bicara pada klienku.

Tunggu. Cho, bantu aku. Aku putus asa di sini.

- Aku dapat petunjuk. - Ayah atau rekan kerja?

- Kekasihnya. - Kekasih apa?

- Dia tersangka baru. - Bagus, itulah yang kubutuhkan.

- Siapa itu? Apa yang dia katakan? - Bisa bawa aku ke klienku?

- Sungguh kekeliruan besar untuk... - Tahu sudah berapa lama aku tunggu?

Semua orang besar punya suatu bentuk kecanduan.

Percintaan Kerouac dengan Benzedrine.

"On The Road" tak akan pernah ditulis tanpanya.

Detektif sastra. Aku punya firasat kau akan kembali.

Mencari teman sekamar baru, Gabriel?

- Seperti itulah. - Kalian bertiga keluar.

Baiklah.

Kami punya surat izin untuk geledah toko dan apartemenmu di atas.

- Apa yang kau cari? - Bukti yang menghubungkanmu...

- Kepada pembunuhan Archie Bloom. - Kenapa aku membunuh Archie?

Kami baca jurnalnya. Kami tahu semuanya.

Penyiksaan fisik dan seksual. Penyiksaan yang didorong obat.

- Tepatnya, sabu-sabu. - Itu adalah karya tulis.

- Murni karya fiksi. - Lucu sekali.

Bukan itu yang dia ceritakan ke penasihatnya di rumah pemulihan.

- Lepaskan jaketmu. - Baiklah. Itu batasnya.

Baik. Tak perlu melepas jaketmu. Taruh tanganmu di kepala.

- Agar aku bisa menggeledahmu. - Tidak.

Di jurnal fiksi Archie...

Penjahat menyimpan sesuatu yang menarik di balik jaketnya.

- Sabu-sabu. - Ya, baiklah.

Dengan semua ucapanmu yang cerdas kau tak lebih dari pemangsa...

Dan pecandu narkoba.

- Anak itu belum dewasa. - Saat dia ancam lapor ke polisi...

Kau membunuhnya. Jurnal bilang kau akan melakukannya.

Aku tak...

Apa kau berencana bergabung di penyelidikan ini?

- Karena kami butuh bantuanmu. - Aku menimbang bukti di pikiranku.

- Kau ingin menaruh di mana dia? - Ruang Interogasi 1 dan 2 terpakai.

- Aku taruh dia di Ruang 3. - Ruangan kita penuh.

Jika ada tersangka lain, kita harus mengubah lemari petugas kebersihan.

- Ini pengacara Gabriel Lamb. - Mana klienku?

Para pengacara ke kantorku. Aku akan segera menyusul.

- Kau dapat sesuatu di toko buku? - Sabu-sabu.

Sebagian di tersangka dan 40 gram di apartemennya.

- Sepertinya dia bandar narkoba. - Aku tak paham.

Kita punya 3 tersangka utama. Semua bersalah atas kejahatan lain.

- Berkat bukti yang kau sediakan. - Ungkap. Bukan disediakan.

- Hanya masalah kata. - Untuk menangkap pembunuhnya...

Kita harus memanfaatkan bukti, selagi mereka ditahan.

Tapi tersangka mana yang harus kita kejar lebih dulu?

Kalian punya 3 kemungkinan.

Satu-satunya jalan untuk tahu siapa pembunuh Archie Bloom...

Adalah dengan meyakinkan saksi untuk bicara.

Kita punya saksi?

Ya.

Telepon aku malam ini!

Bagus. Memuakkan, Shangela. Sungguh.

- Aku semakin bisa. - Setelah Shangela, aku ke panggung.

Lalu memperkenalkan Anita Mandelay untuk penampilan "burlesque".

Astaga, dia membuat jantungku berhenti setiap saat.

- Hai, Glennda. - Halo, Patrick. Nona-nona.

Sepertinya semua orang mengenalku.

Kami kelompok kecil yang dekat di sini.

Aku Ibu Waria bagi sebagian besar gadis-gadis ini.

Saat kau memulainya, akan membantu bila ada orang yang memandumu.

- Apa yang kau lakukan bagi mereka? - Aku lakukan banyak hal.

Aku bantu pikirkan di mana berbelanja, bagaimana berbusana...

Dan menjadi siapa.

Tak ada yang semenawan gaya Madonna klasik.

Dia Nona Labelled. Dia punya usaha piza di River Park.

- Dan apa yang Glennda ajarkan? - Cara memasarkan diriku.

Piza pepperoni besar setengah harga jika bawa potongan tiket acara.

Aku belajar untuk tetap sederhana dan membuatnya berkilau.

Ini Fritta People. Siang dokter gigi.

Malamnya meluluhkan hati.

- Maaf. Siapa namamu? - Fifi Nix.

- Apa yang diajarkan Glennda? - Bagaimana menerima diriku.

Seandainya ada yang menunjukkanku trik itu. Selamat.

Kau tak datang hanya untuk bertemu gadis-gadis ini.

Benar. Kami punya beberapa tersangka di kasus pembunuhan ini.

Kuharap kau bisa tunjuk pembunuhnya dari barisan tersangka.

Aku tak bisa. Aku mungkin akan jadi target berikutnya.

Sudah cukup orang benci kami karena keadaan kami.

Aku tak akan membuat mereka makin terdorong.

Kupikir sudah jelas soal itu.

Yang sudah kau perjelas adalah kau tahu cara mengagumi perbedaan.

Archie Bloom berbeda.

Dan dia dibakar hidup-hidup untuk itu.

Kau harus pergi.

Kau di sini rupanya.

Aku bawa ini untukmu.

- Terima kasih. - Kau tak akan memakannya?

Aku tak lapar. Kau sedang apa di sini?

Aku datang untuk mengisi berkas. Aku harus dibayar.

- Benar. - Dan aku datang untuk menemuimu.

- Hai, Summer. - Hai, Teresa.

a, €ľ.

- Kenapa kau? - Kemari.

Kau malu terhadap diriku?

Aku sedang kerja. Dia bosku. Kita harus hati-hati.

- Ini bukan masalah pribadi. - Aku mengerti.

Aku harap kita bisa terbuka. Layaknya orang pacaran.

Bisa. Jika kau berhenti menjadi informanku.

Aku tak mau berhenti. Aku butuh kerja ini.

Gajinya bagus dan aku suka.

Ini kerja serius pertama yang pernah kumiliki.

Baiklah. Jangan main-main lagi di tempat kerja, ya?

Ya, Pak. Agen Cho. Akan segera kulaksanakan.

Mana uangku?

Ayo.

Nomor 3, tolong maju ke depan.

- Bagaimana dengan dia? - Jangan terburu-buru.

Tidak, kurasa bukan dia.

Terima kasih. Nomor 4, tolong maju ke depan.

Aku ingat dia. Dia kasar.

Terima kasih, dan nomor 5, giliranmu.

Kau mengenalnya?

Kelihatannya dia tak asing.

Apa dia pria yang kau lihat di gang?

Tidak, dia terlalu besar. Mereka semua terlalu besar.

Pria yang aku lihat ramping.

- Kita sudah mencoba. - Kita melakukannya lebih dari itu.

Kita mengonfirmasi kecurigaanku. Glennda, ayo ikut.

Ada beberapa orang yang mau kukenalkan.

Kalian bebas pergi. Spesimen menyedihkan ini tersangka aslinya.

Tidak lama lagi. Mereka tercemar. Kau tahu yang kau lakukan, Jane?

Belum lakukan apa pun. Sesaat lagi. Temui tersangka sebenarnya.

Bujangan nomor 1, perundung dan pencuri.

- Dia pria? - Bujangan nomor 2.

Pemilik toko buku. Pecandu narkoba, sadis.

Bahkan penari terbaik di dunia akan terlihat gila...

- Bagi yang tak bisa dengar musik. - Dan dia menyukai puisi jelek.

Tersisa bujangan nomor 3.

Makhluk hidup terendah dari antara mereka semua.

Seorang ayah yang menolak anaknya sendiri.

Terima kasih. Kau baru membuat tugas pengacaraku jadi lebih mudah.

Ketiga tersangka ini sama-sama bersalah karena menyalakan api...

Yang merenggut nyawa Archie Bloom.

- Tak mungkin mereka pembunuhnya. - Tentu bisa.

Karena aku tahu siapa yang Glennda lihat di gang.

Di malam korban dibunuh.

Ya, Archie Bloom.

Pemuda yang menyiram mobilnya sendiri dengan bensin.

Memborgol dirinya ke kemudi, dan kemudian menyalakan korek api.

Jika korban bunuh diri, klienku bebas dari tuduhan bersalah.

- Semua klien kami. - Bersalah itu relatif.

Kalian bertiga telah memicunya untuk mengakhiri hidupnya sendiri.

Tapi sebelum dia melakukannya, dia tinggalkan beberapa petunjuk...

- Agar kalian jadi tersangkanya. - Apa intinya?

Dia pasti tahu bukti itu tak akan cukup.

Archie atur itu. Jika klien kalian tak dituntut atas pembunuhan...

Mereka tetap harus bertanggung jawab atas kejahatan mereka yang lain.

Kami secara resmi menuntut Rick Hughes dengan pencurian.

Gabriel Lamb dengan perdagangan narkoba.

- Dan Archie Bloom... - Akan bebas. Kupastikan itu.

Ke mana? Klienmu memborgol putranya yang homo ke meja.

- Tunggu sampai videonya keluar. - Kau tak akan pernah bekerja lagi.

Sayang sekali, seorang anak harus menghabisi hidupnya sendiri...

Agar kalian bertiga diadili.

Carl, keluarkan mereka dari sini.

Wajah yang manis sekali.

Kenapa dia pilih gang kami untuk mengakhiri hidupnya?

Terkadang gang gelap hanyalah gang gelap.

- Mereka semua telah diproses. - Itu tangkapan besar hari ini.

Kau memecahkan kasus pembunuhan, kau penjarakan 3 bajingan.

Istilah yang biasa dikatakan polisi. Kau harus bangga.

Aku tak pernah begitu depresi dalam suatu kasus.

Aku tak bisa menghilangkan anak itu dari pikiranku.

- Kau mau teh? - Teh tak bisa membantu.

Kalau begitu, aku tahu apa yang bisa membuatmu terhibur.

- Kabaret. - Jane.

Jika kita bergegas kita sempat menonton acara terakhir. Ayo!

Aku harus membeli bunga dalam perjalanan.

Ayo!

- Kini siapa yang meninggal? - Jangan hiraukan kami.

Kami ingin memberi ucapan semoga beruntung dan bunga.

Fifi Nix.

Ini Teresa Lisbon. Fifi. Ini untukmu.

Aku ingin ucapkan semoga beruntung dengan hidupmu yang baru.

- Kau berhak yang terbaik. - Hidup baru apa?

- Kau yang cerita atau aku? - Aku tak paham yang kau bicarakan.

Rendah hati sekali. Sebenarnya, aku terkejut kau tak menyadarinya.

Fifi Nix? Phoenix.

Bangkit dari abu.

Fifi Nix adalah Archie Bloom?

Benar, dulunya Archie. Maksudku...

- Bunuh diri itu hanya sandiwara? - Awalnya tidak.

Itu akan jadi kenyataan. Mereka membujukku.

Di mana kau dapatkan mayatnya?

Kuharap aku terlihat bagus dengan seragam penjara.

Aku mencuri mayat tak dikenal di pemakaman tempat aku kerja.

Itu disiapkan untuk kuburan orang tak dikenal.

Hati-hati!

Ayo!

- Hak sepatuku! - Jangan dipikirkan. Lari terus!

- Bagaimana dengan catatan gigi? - Nn. Fritta People di sana...

Kebetulan adalah dokter gigi di siang hari.

Dokter gigi Archie. Aku merontgen mayat itu...

Dan memberi departemenmu hasilnya.

Begitulah aku bertemu dengan semuanya.

Tahun lalu aku periksa gigi. Aku lihat bekas celak matanya.

Dia memperkenalkanku.

Jadi kalian semua terlibat?

Kami menyukai orang yang sakit hati.

Itulah sebabnya aku bohong tentang apa yang kulihat di gang.

Dia berbohong untuk melindungi kami.

Bagaimana kau tahu itu aku?

Kau persis seperti yang ingin aku temukan.

Selain dari riasan dan pengubahan di tubuhmu.

Apa yang kau harapkan ingin kau temukan?

Korban yang sedang kami selidiki, bukanlah orang yang siap mati.

Itu adalah seseorang yang ingin untuk hidup.

- Jadi, apa yang akan kau lakukan? - Apa yang akan kita lakukan?

Kami ada hadiah untuk kalian malam ini.

Penciptaan berapi yang menentang hukum manusia dan alam.

Semuanya, aku tampilkan pada kalian perubahan yang luar biasa.

Fifi Nix.

- Apa yang kulihat itu air mata? - Ya, benar. Tonton terus.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.