All language subtitles for The.Mentalist.S04E12.My.Bloody.Valentine.NF.WEB-DL.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Hai, Bos, aku terima pesanmu, ada apa?

- Aku dapat telepon dari FBI. - Mereka mau apa?

Soal investigasi kematian Craig O'Laughlin.

Itu dari seorang agen bernama Wexler.

Dia bilang dia berusaha menghubungimu.

Ya, dia meninggalkan beberapa pesan. Aku belum sempat balas teleponnya.

- Dia katakan apa? - Investigasinya sudah selesai.

Mereka sudah buat laporannya.

Dia hanya ingin kau tahu dia mau mengembalikan kalungmu.

- Apa? - Kalung pemberian O'Laughlin.

Ini barang bukti, tapi mereka sudah selesai dengannya.

Dia mengirimnya.

Aku tak...

Aku tak menginginkannya, kau ambillah.

Jika kau tak menginginkannya, kau bisa menjualnya.

Atau kau bisa bawa ke ruang barang bukti...

Dan mereka bisa melelangnya.

Ini untukmu.

Grace.

Bos, satu sudah tertangkap.

Korban penembakan di Hutan El Oro.

Kalian berdua tangani itu.

- Grace, kau baik-baik saja? - Ya, baik-baik saja.

- Kau mau aku singkirkan itu? - Tidak, tak apa.

Hutan El Oro, itu di sisi Timur Danau Tahoe, 'kan?

Ya.

Rumah Peristirahatan Porchetto Hutan El Oro, California

- Kau tersesat? - Sedikit.

Di sini indah sekali.

Tapi butuh lebih banyak petunjuk jalannya.

Nama korbannya Gabriel Porchetto Junior.

Ayahnya seorang bos mafia besar. Dia mengendalikan narkotika...

Dan perjudian ilegal di area Timur Laut. Mereka tinggal di kota.

Ini rumah untuk berlibur.

Porchetto, aku yakin itu nama orang Argentina.

- Kau tahu dari mana? - Aku dulu sering baca buku telepon.

Seingatku, di Buenos Aires ada banyak nama Porchetto.

Kau dulu suka baca buku telepon.

Ya, itu latihan menghafal yang bagus, kau harus coba.

Porchetto dan adiknya sedang mengadakan pesta.

Mereka mengundang setengah lusin teman ke sini...

Dan membawa PSK untuk hiburan.

Cara bersenang-senang yang bagus.

Ada pagar keamanan di sekeliling area ini.

Sekitar 91 m di belakang sana, ada sebuah selimut...

Yang dilempar ke atas kawat penjaga dan ada jejak kaki...

Di dalam dan luar pagar. Sepertinya itu titik masuknya.

Ini dia.

Adiknya yang mana?

Sergio!

- Ya? - Kau Sergio, dan kau siapa?

Curtis Nett. Aku bekerja untuk keluarga ini.

- Mandor. - Aku bekerja untuk keluarga ini.

- Sudah 10 tahun. - Ceritakan saja apa yang terjadi.

Saat itu kami sedang berpesta di dalam rumah.

Gabe pergi ke kolam air panas bersama salah satu gadis.

Lalu ada suara tembakan.

Curtis dan aku lari ke luar...

Dan Gabe...

- Gadis itu histeris. - Aku berlari ke pagar.

Aku melihat seseorang memanjatnya.

Aku menembaknya dan dia balas menembak.

Semua tembakan meleset. Dia lalu kabur.

Kau sempat melihatnya?

Pria kulit putih mengenakan jaket dan topi bisbol.

Kau sudah serahkan senjatamu ke Sherif, 'kan?

- Benar. - Kami butuh semua senjata lainnya.

Senjata yang kau dan temanmu sembunyikan sebelum kami tiba.

Lihat kekacauan ini. Kalian ingin bahas dakwaan atas senjata api?

Kami tak akan menuntut.

Tapi aku butuh semua senjata di TKP untuk keperluan balistik.

Aku akan beri tahu mereka.

- Lakukan saja, Serge. - Ada apa ini?

Kau bekerja untuk keluarga ini, tapi kau tak menghormatinya.

- Itu sebuah pertanyaan? - Aku tak tahu, apa itu pertanyaan?

Di mana gadis itu? Itu baru pertanyaan.

Namanya Janpen, asal Cina. Dia tak bisa bahasa Inggris.

Baiklah. Hai, namaku Patrick.

Kita butuh penerjemah.

Apa benda jelek di bahunya itu?

Dia bisa bicara bahasa Inggris. Dia hanya sedikit malu, 'kan?

Aku tak bicara bahasa Inggris, dan para pria tak bicara padaku.

Lebih baik begitu.

Jadi apa yang kau lihat saat Tn. Porchetto ditembak?

Aku tak lihat apa-apa.

Ada suara tembakan keras yang sangat membuatku takut...

Dan setelah itu dia tewas. Lalu aku panik, itu saja.

- Seperti apa rupa penembaknya? - Aku tak melihatnya.

Kau pembohong yang bagus. Bagus, tapi tak hebat.

- Dia melihatnya dari jarak dekat. - Aku tak kenal mereka.

- Aku tak ingin terlibat. - Mungkin kau yang menembaknya.

Ya, aku menyembunyikan senjatanya di dalam celanaku.

Aku akan membawamu. Kita bicara soal ini di kantor.

- Aku tak harus pergi denganmu. - Aku bisa menangkapmu...

Atas tuduhan pelacuran. Memborgol dan menuntutmu.

Begitukah yang kau mau?

Apa aku boleh mengenakan pakaian terlebih dahulu?

Tentu.

Gadis yang menarik.

Jadi apa pendapatmu soal ini?

Udara segar, kasus mafiaku yang pertama.

Aku gembira.

- Ada apa? - Menurut GPS harus belok kanan.

Tapi kurasa GPS-nya salah.

- Selamat pagi, kau tersesat? - Kami baik-baik saja. Terima kasih.

Pegangan!

Kau baik-baik saja?

Berhenti!

Berhenti atau kutembak!

Cara mengemudi yang bagus.

Jangan buang-buang waktu, tak ada sinyal.

Ada semacam suara hewan di sebelah sana.

Itu membuatku takut. Lepaskan borgolku, ya?

Kita tak bisa tetap di sini dan tak bisa kembali ke jalan.

Ada kemungkinan kita bertemu orang yang mengejar kita itu.

Jika kita ikuti aliran sungai ini ke arah Timur...

Mungkin kita akan sampai di Jalan Tol 4.

Kita bisa dapat sinyal ponsel di sana.

- Aku tak mau ke mana pun. - Itu bukan pilihan.

Kau tak bisa memaksaku.

Kita butuh bantuan. Aku sedang berusaha melindungimu.

Ya, agar aku bisa bersaksi melawan mafia.

Lupakan saja.

Baiklah.

- Aku akan pergi sendiri. - Bagus, lepas borgolku.

Aku harus tahu keberadaanmu saat kami kembali menjemputmu.

Kau tak bisa lakukan itu.

Hati-hati terhadap ular derik. Ada banyak di hutan ini.

Baik, tunggu!

Aku sudah bicara pada Dinas Kehutanan.

Mereka sudah memulai pencarian terencana dengan kantor Sherif.

Kemungkinan GPS itu memberi Van Pelt petunjuk arah yang salah.

Mereka pernah menangani orang yang tersesat di sana.

Menurut mereka tak sulit menemukan Van Pelt.

Kita harus ke sana.

Kerahkan lebih banyak pencari dan petugas.

Mereka rasa tak akan sulit menemukannya?

- Mereka tak anggap hal ini serius. - Seberapa besar area pencarian?

140 mil persegi. Bagiku ini terdengar cukup serius.

Jika kau yang berada di sana, kami akan mencarimu.

Kuharap tidak. Jika aku tersesat...

Aku menginginkan tim pencarian yang mengenal areanya...

Dan bisa bergerak cepat. Itu bukan kami.

Aku akan pastikan tiap sumber daya berusaha keras menemukan Van Pelt.

Selagi itu, mari lakukan pekerjaan kita.

- Bos, kita harus... - Dia benar.

Kita tak tahu medannya. Kita hanya akan menghambat mereka.

Fokus saja dengan apa yang bisa kita lakukan.

Apa yang kau punya?

Pemeriksaan balistik baru saja datang.

Junior ditembak pistol 380.

Ada satu selongsong di TKP, dan juga 9 meter di luar pagar.

Itu pasti peluru yang ditembakkan pembunuhnya pada Nett...

Saat dia melarikan diri.

Sudah ada hasil dari penelusuran senjatanya?

Belum.

Aku merasa ini dilakukan oleh pembunuh bayaran.

Seperti pekerjaan seorang profesional.

Dia pasti berkendara untuk ke sana.

Periksa pom bensin dan toserba di jalanan menuju rumah itu.

Mungkin dia mampir di salah satu tempat itu.

Ada informasi soal saksi bernama Janpen itu?

Belum pernah ditangkap. PSK lainnya tak punya informasi apa-apa.

Aku akan bicara pada perwakilannya untuk mencari tahu muncikari...

- Yang mengatur pestanya. - Coba periksa orang-orang di sana.

Jika ada yang tahu cara menyewa pembunuh bayaran, mereka orangnya.

Van Pelt akan kembali dalam 20 menit dan kita semua akan merasa bodoh...

Karena mencemaskannya.

Berkas milik Porchetto Senior ini cukup menarik untuk dibaca.

Pembunuhan, perampokan, perampasan, dan semua bentuk kejahatan.

Unit Kejahatan Terorganisir sudah lama mengincar Porchetto.

- Tak ada lagi yang bisa kaulakukan. - Soal apa?

Van Pelt. Itu yang sedang kauresahkan.

Van Pelt hilang karena pembunuhan ini.

Karena itu, jika kita fokus menangkap pembunuhnya...

Maka kemungkinan kita akan menemukan Van Pelt.

Kecuali orang lain lebih dulu menemukannya.

Tapi saat ini, ayo kita temui keluarga Porchetto.

Agen Lisbon, Tn. Jane. Aku Andrew Kellogg.

Aku pengacara keluarga Porchetto. Ini Iris Porchetto...

- Ibu tiri Gabe. - Di mana Tn. Porchetto?

Sedang menuju ke sini, dia sedang tak sehat.

Kita harus buat pertemuan ini singkat.

Pemeriksaan harus menyeluruh, tapi aku akan ingat kecemasanmu.

Aku akan terus terang saja, Agen.

Polisi telah mengejar Porchetto secara tak adil selama ini.

Aku tak akan terima hal itu.

Mereka para polisinya?

Kami dari CBI, Tn. Porchetto.

Ini yang mereka kirim untuk menemukan pembunuh putraku?

Seorang wanita dan pria yang mengenakan setelan.

Ini membuang-buang waktuku. Aku ingin minum.

- Tidak! - Gabe sudah tewas.

- Aku boleh minum. - Tidak saat sedang berobat.

Kau dengar para dokter, dampaknya buruk.

Permisi, kankernya ada di mana?

- Siapa namamu? - Jane. Patrick Jane.

- Hati, ginjal, atau limpa? - Ginjal.

Berapa lama sisa usiamu menurut dokter?

Berapa lama? Aku sudah mati.

Kau kesulitan tidur, 'kan?

Ya, kenapa?

Aku bisa memberitahumu cara untuk tidur...

Jika kau memberi tahu kami siapa kira-kira yang membunuh putramu.

Kata siapa aku tahu?

Katamu tadi kau membuang waktumu bersama kami...

Jadi aku berasumsi kau sudah tahu siapa yang bertanggung jawab.

- Kau tahu itu Tn. Porchetto? - Jangan katakan apa pun.

Sayang, dengarkan Andrew.

Yang satu ini, sudah tak sabar ingin membunuhku.

Itu tidak benar.

- Tidak benar. - Mungkin benar sedikit?

Kau ingin aku melakukan tugasmu, baiklah.

- Pelakunya kelompok Meksiko itu. - Kelompok Meksiko apa?

Julio Iglesias, menurutmu siapa?

Kelompok Zeta.

- Bandar narkoba Meksiko itu? - Benar.

Kenapa mereka ingin membunuh putramu?

Aku tak akan mengatakan lebih banyak lagi.

- Soal trik untuk tidur itu. - Ya.

Saat kau menarik napas, hitung satu.

Saat kau mengeluarkan napas, hitung dua.

Menarik hitung satu, keluar hitung dua. Mudah sekali.

Jangan pikirkan apa-apa selain napasmu dan angka-angka itu.

Itu akan membuatku tertidur?

Kau akan tertidur seperti bayi pembunuh.

Sampai jumpa.

Unit Kejahatan Terorganisir mengatakan kalau Junior...

Ingin keluarga Porchetto menjual narkotika di wilayah Timur Laut.

Kelompok Zeta mengendalikan perdagangan narkoba di wilayah itu.

Tapi Junior melakukan hal yang bisa membuatnya terbunuh.

Hubungi Bernie Westeroff dari bagian Narkotika.

Cari tahu apa dia punya tahanan prajurit Zeta di wilayah sana.

- Aku ingin bicara pada mereka. - Baik.

Kau ingin membuat bandar narkoba Meksiko untuk bicara?

Aku akan pikirkan sesuatu.

Wayne.

- Sarah? - Aku mencarimu.

- Makan siang. - Astaga, aku lupa.

- Dengar, Grace menghilang. - Astaga, apa yang terjadi?

Kami tak tahu.

Dia tadi ada di State Park, dan...

Aku harus bekerja, maafkan aku.

Tentu saja, kita bisa lakukan ini di lain waktu.

- Terima kasih. - Ya, telepon aku saja nanti, ya?

Dan aku yakin ini baik-baik saja. Dia baik-baik saja.

Terima kasih.

Sulit sekali berjalan seperti ini.

Kau harus pikirkan itu sebelum kau kabur.

Tunggu di sini.

Hai, Grace.

- Siapa kau? - Ayolah, Grace.

Craig sudah mati, aku membunuhnya.

Ya, kau melakukan itu.

Apa kau hantu?

Menurutmu apa?

Jika kau bukan hantu, maka kau itu apa?

Grace, kau baru saja mengalami kecelakaan mobil.

Kau dehidrasi dan adrenalinmu meningkat.

Mungkin aku hanya bentuk dari khayalanmu.

Pertanyaannya adalah, kenapa sekarang?

Kenapa kau ingin bertemu denganku, Grace?

Ada apa?

Tak ada apa-apa. Ayo terus berjalan.

Lisbon!

Kau punya apa untukku, Bernie?

Kau ingin seorang Zeta, kudapatkan untukmu.

Luis Osorio. Seorang Letnan, dan terhubung dekat.

- Seharusnya dia tahu sesuatu. - Aku berutang padamu. Terima kasih.

Mungkin tidak.

Tuntutan yang kuberikan pada Osorio itu palsu dan dia tahu itu.

Jadi, yang harus dia lakukan adalah diam.

Jika pengacaranya sampai di sini, dia bisa bebas.

Aku akan ambil risikonya.

Hai, Tn. Osorio, aku Patrick Jane.

Maaf kami membuatmu menunggu lama.

Aku janji kita tak akan menahanmu lebih lama lagi.

Kau suka main kartu?

Mau main sebentar?

Temukan ratunya saja, ya?

Dia ada, yang harus kaulakukan hanyalah mencarinya.

Kauikuti ratunya, kauperhatikan ke mana dia...

Lalu kau pasang taruhan. Di sana, tak di sini...

Itu dia.

Ada di mana dia?

Aku tak peduli dia ada di mana.

Menurutmu aku apa? Anak kecil?

Maafkan aku. Aku hanya ingin melewati sedikit waktu.

- Dia di mana? - Di kanan.

- Bagaimana kaulakukan itu? - Dengan tipuan.

Kau ambil dua kartu di antara jarimu seperti ini.

Tapi saat kau lempar, seakan kartu yang bawah yang terlempar.

Tapi sebenarnya kau melempar kartu yang atas.

Seperti itu.

Kau lihat kalau seakan kartu yang bawah yang terlempar?

Bagus.

Kau pegang seperti itu lalu jatuhkan seperti ini.

Ini sangat mudah. Harus sering latihan.

Menarik untuk disaksikan jika kau tahu caranya, 'kan?

Sangat menenangkan. Terasa nyaman.

Beri tahu aku sesuatu.

Apa menurutmu kelompok Zeta membunuh Gabriel Porchetto?

Tidak.

Zeta tak punya alasan untuk membunuhnya.

Paling tidak, belum punya alasan.

Orang itu hanya banyak bicara.

Senang mengetahuinya.

Kau cobalah.

Silakan.

Lihat dirimu, terlihat alami. Lihat cara kau memegang kartu itu.

Lalu kaujatuhkan yang pertama, seperti itu.

Dengan dua tangan, biarkan tanganmu bergerak.

Itu permulaannya. Langkah awal, perlahan.

Menurutmu siapa yang membunuh Porchetto?

Kata orang dia pernah berseteru dengan seorang pengendara motor.

Pengendara motor bernama Wood.

Hampir sempurna.

Kau bisa menipu orang sebelum kau memenggal mereka...

Atau apa pun yang kaulakukan padanya.

Aku tak pernah memenggal siapa pun.

Mungkin hanya menggorok beberapa orang.

Baiklah. Belum pernah memenggal.

Aku sudah periksa pengendara motor bernama Wood.

Ada laporan kejadian soal perkelahian bar Junior...

Dengan anggota geng bernama Elwood Spiller 2 minggu lalu.

Tak ada penangkapan. Spiller menolak untuk menuntut.

Cari tahu soal apa.

Bos, lihat ini.

Tak ada apa-apa dari pom bensin di area itu, tapi aku menemukan...

Kamera video di dekat TKP.

Kamera seorang profesor yang sedang mempelajari pola migrasi hewan.

Salah satu kamera itu menangkap pria kulit putih mengemudi di jalan...

Di dekat rumah Porchetto sesaat setelah penembakan.

- Mereka dapat pelat nomornya? - Tidak.

Tapi kami dapat perjelas gambarnya dan meminta FBI memeriksanya...

Di perangkat lunak pengenal wajah.

Dapat beberapa hasil, dan yang ini sepertinya yang paling cocok.

Raynor Marquette, asal LA. Dia memiliki daftar panjang.

Menurut FBI, dia menyelundupkan senjata ke Tijuana...

Dan dia pembunuh bayaran.

Cari hal lain tentang dia dan kirim foto itu ke kantor lokal Sherif.

Baik.

Kau sudah dapat kabar?

Mereka sudah menyelesaikan 40 persen area pencariannya.

Belum dapat apa-apa.

- Jadi, dari mana asalmu? - Barstow.

Sepupu ibuku yang membesarkanku. Dia seorang pecandu obat.

Dia tak begitu andal menjadi ibu.

Dia membantuku mulai bekerja di sebuah panti pijat.

Usiaku saat itu mungkin 11 tahun.

Aku bukan yang termuda di sana.

Lalu beberapa tahun setelah itu, penjual senjata Guatemala membeliku.

Aku seperti hewan peliharaannya.

Aku tahu itu agak aneh. Lalu dia terbunuh...

- Kau baik-baik saja? - Tidak!

Buka borgol ini!

Aku tak mungkin lari. Aku akan lari ke mana?

Aku tak tahu kita sedang ada di mana...

Atau bagaimana ke tempat tujuan yang kaukatakan itu.

Aku tak terpikir untuk kabur.

- Baiklah. - Terima kasih.

Sebentar lagi hari akan gelap.

Kita harus cari tempat untuk bermalam.

Bukankah seharusnya ada orang yang sedang mencari kita?

- Mana mereka? - Aku tak tahu.

Ayo.

Elwood Spiller, aku Kimball Cho dari CBI.

Aku ingin bicara tentang Junior Porchetto.

Kalian terlibat perkelahian pada tanggal 17?

Tidak.

Menurut laporan, kau terlibat perdebatan dengan Junior.

Lalu tiga anak buahnya mengajarmu.

- Tidak. - Kalau begitu, ini semua kenapa?

- Kecelakaan perahu. - Tidak, Junior yang melakukan ini.

Kau pasti sangat dendam padanya.

Kita bisa bicarakan itu di sini atau aku bisa membawamu ke kantor...

Dan menunggu di kurungan lalu membahas ini besok.

Porchetto tua itu sedang melakukan perburuan.

Semua orang yang dia pikir terlibat dalam pembunuhan Junior...

Akan dibunuh.

Jadi, kau bisa membawaku ke mana pun kau mau.

Aku hanya ingin mengatakan Junior Porchetto orang yang baik.

Dia selalu memperlakukanku dengan baik.

Kau tahu ayahnya sedang sakit, 'kan?

Saat dia wafat, kembalilah.

Aku mungkin akan mengatakan hal yang berbeda.

Itu menarik.

Dia bilang, kembali setelah sang ayah wafat.

Benar.

Itu menarik.

Kami tahu bahwa membunuh Junior adalah tindakan besar.

Siapa pun pelakunya, mengambil risiko besar.

Dia pasti juga menginginkan bayaran besar. Siapa itu?

Sulit dikatakan. Menurut Unit Kejahatan Terorganisir...

Satu-satunya orang yang dapat untung dari kematian Junior...

- Adalah Porchetto tua itu sendiri. - Kenapa?

Jika mereka memasuki wilayah Zeta sesuai keinginan Junior...

Itu bisa menyulut peperangan.

Itu bisa mengakhiri organisasi Porchetta.

Junior mulai lupa diri.

Ini dari kantor Sherif. Lisbon.

Baik, terima kasih.

Mereka tunda pencarian malam ini. Mereka akan mulai lagi besok pagi.

Mereka keliru melakukannya.

Seharusnya mereka kini sudah menemukannya.

Mereka keliru melakukannya.

Kalian berdua bermain skuas?

Apa?

- Olahraga skuas. - Tidak.

Tidak.

Aku butuh bola skuas.

Kira-kira sebesar itu, berwarna hitam...

Dan tak memantul terlalu baik.

Aku tahu apa yang ingin kautanyakan.

- Jangan malu. - Aku tak mau bicara denganmu.

Kau hanya imajinasiku saja.

Terserah saja.

Kau mencintaiku?

Tentu saja aku mencintaimu.

Lalu kenapa kau mencoba membunuhku?

Aku harus membuat pilihan antara kau dan Red John.

Kita semua harus membuat keputusan sulit, Grace.

Itu bukan berarti aku jahat.

- Itu membuatmu menjadi jahat. - Grace.

Aku hanya terlalu bodoh untuk bisa lihat itu.

- Tidak, kau sudah melihatnya. - Tidak.

Tak semuanya, tapi kau tahu kalau memang ada sesuatu.

Sesuatu yang berbahaya di balik penampilan baik-baik itu.

Kau menyukainya.

Kau tak bisa hanya sedikit membuka mata, Grace.

Kau harus membukanya lebar-lebar jika ingin melihat yang sebenarnya.

Apa yang kaubicarakan?

Kenapa kau melakukan ini padaku?

Bagaimana aku tahu?

Aku hanya bagian dari imajinasimu saja.

Sial.

Kau sudah menemukan bola skuasmu?

Sudah.

Bahkan aku harus berterima kasih padamu.

- Aku akan ke tempat Porchetto. - Kenapa?

Ini mungkin tak berhasil, tapi jika berhasil...

Kau harus bergerak cepat. Jadi, tetap siaga.

Bos.

- Mereka mencari tempat yang salah. - Apa maksudmu?

Pencariannya kacau, itulah kenapa mereka belum temukan apa pun.

- Ada apa? - Mereka memulai pencarian...

Di menara ponsel terakhir yang terhubung oleh Van Pelt.

Mereka kira dia berada 24 km dari titik cakupan ini.

- Itu masuk akal. - Tapi mereka salah.

Baru saja kuperiksa.

Menara ponsel berikutnya di sini...

Kemarin sedang tak berfungsi untuk proses perawatan.

Jika ponsel Van Pelt coba membuat kontak dengan menara ponsel ini...

Itu tak akan tercatat.

Mereka harus mencari 16 km lebih jauh ke dalam hutan.

Aku akan pergi ke sana. Aku tak peduli apa kata Wainwright.

Pergilah, aku akan tangani Wainwright.

- Hai, Sarah. - Hai, Wayne.

Aku tahu kau sibuk. aku hanya ingin tahu keadaannya.

Kami belum menemukannya, aku akan pergi ke sana.

Aku hanya ingin kau tahu kalau aku memikirkanmu...

Dan berdoa untuk Grace, dan...

Aku tahu ini akan berakhir baik-baik saja.

Terima kasih. Dengar, aku harus pergi.

Elevatornya sudah tiba. Akan kutelepon nanti, ya?

Janpen!

- Jangan salahkan dirimu sendiri. - Aku tertidur.

Kau kelelahan.

Jika dia tersesat, dia bisa tewas.

Kenapa aku mengira aku bisa tetap terjaga?

Grace, semuanya bukan salahmu.

- Ini salahku. - Aku bukan kesalahanmu.

Tentu saja ya.

Kau bersamaku saat kau membunuh para polisi itu dan menembak Lisbon.

Aku seharusnya menghentikanmu.

Kau sudah lakukan itu, kau membunuhku.

Itu terlambat. Seharusnya sudah kuduga lebih awal.

Aku seharusnya melakukan sesuatu.

Bagaimana caranya? Kau sedang jatuh cinta padaku, ingat?

Itu dia.

- Dari mana kau? - Aku harus buang air kecil.

Kau bicara pada siapa?

- Bukan siapa-siapa. - Bagus.

Tersesat di hutan bersama polisi gila.

Aku lebih parah. Aku tersesat di hutan dengan PSK pemarah.

Ayo.

Aksi mengintimidasi dengan kesunyian ini cukup efektif.

Kuakui kalau aku terintimidasi.

Lalu dia memaksa masuk dan sekarang dia tak mau pergi.

- Kau harus lakukan sesuatu. - Iris, kau harus tenang.

Ketegangan bisa mengakibatkan kulit keriput.

- Tn. Jane, sedang apa kau di sini? - Aku mau bicara pada Tn. Porchetto.

Kau tak bisa bicara padanya.

Aku bisa. Aku bisa bicara dengan berbagai macam orang.

- Kau mengerti maksudku? - Tn. Jane, jika kau tak pergi...

Aku akan mengadu pada atasanmu dan juga Jaksa Agung.

Kau tak boleh mengganggu klienku seperti ini.

Permisi, sudah berapa lama kalian membina perselingkuhan ini?

- Apa maksudmu? - Perlindunganmu terhadap Iris...

Seperti sudah lebih dari legal dan dia terus menyentuh sikumu.

Sulit untuk salah menafsirkan itu.

Aku yakin Curtis sudah mengetahui itu.

Ya, dia terlihat tegang, tapi pengawasannya tajam sekali.

Kau tak mungkin melewatkan apa pun, 'kan, Curtis?

Ini sangat tidak relevan.

Kau cemas Porchetto akan mengetahuinya?

Atau keadaan ini menambah sedikit kegembiraan?

- Apa kau baru saja mengancam kami? - Coba kita tenang dulu.

Ada apa?

- Kau. - Selamat pagi.

Trik "satu, dua, satu, dua" itu, benar-benar berhasil.

- Aku langsung tertidur. - Senang mendengarnya.

Apa yang kauinginkan?

Apa kita bisa bicara di tempat lain?

Ini agak pribadi.

Jadi, ada apa?

Rekan kerjaku menghilang.

Kurasa berkaitan dengan pembunuhan putramu.

Kau masih mencari pembunuhnya, 'kan?

- Mungkin saja. - Tentu kau masih mencarinya.

Kau ingin membunuhnya. Percaya padaku, aku mengerti itu.

Tapi yang ingin kuketahui adalah...

Kau sudah menemukannya? Karena aku ingin bicara padanya.

Kau bisa miliki dia kembali setelahnya.

Kau bisa lakukan apa pun padanya.

Aku tak tahu apa pun soal itu.

- Kau yakin? - Ya, aku yakin.

Sial. Kau harapan terakhirku.

Baiklah, aku harus apa sekarang? Aku butuh minum.

Kau punya vodka?

Aku tak boleh menyimpan minuman beralkohol.

- Aku dalam pengobatan. - Tapi tentu kau punya simpanan.

Pria sepertimu pasti punya simpanan.

Aku hanya ingin satu atau dua teguk saja.

Aku sedang sangat ingin minum.

Perasaan yang nyaman saat alkohol mengalir di tenggorokanmu.

Bisa menenangkanku.

Jangan bilang istriku.

Aku suka suara itu.

Kau penolongku. Terima kasih.

Ya, itu dia. Membuatku tenang.

Bagaikan malaikat menangis di lidahmu.

Sungguh lezat.

Kau?

Kata dokter alkohol mengacaukanku.

Para dokter itu. Selalu saja membuat peraturan.

Maksudku, seolah mereka tahu apa pun dengan pasti.

Segelas saja.

Jadi Mike memiliki stik biliar, dan...

- Bersulang! - Bersulang.

Dan Sam ada tepat di belakangku.

Dan aku memegang sekop, dia bilang...

Seseorang terluka! Seseorang terluka di sini!

- Apa yang terjadi? - Dia jatuh begitu saja.

- Aku tak tahu. - Sayang? Kau tak apa-apa?

Apa ada denyut nadinya? Periksalah.

- Aku tak merasakan apa pun. - Biar aku periksa.

- Astaga. - Apa dia bernapas?

Aku tak bisa tahu apa dia bernapas.

- Aku tak merasakan denyut nadi. - Dia tak bernapas.

Apa ini benar-benar terjadi? Astaga.

- Curtis, panggil ambulans. - Akan kuhubungi sekarang juga.

Apa yang harus kita lakukan? Kita lakukan sesuatu?

Aku akan panggil anggota.

Kita tak bisa tinggalkan dia di sini begitu saja, sangat tak pantas.

Ada sofa atau sesuatu di sini untuk membaringkannya?

- Di ruang depan. - Baik, ruang depan.

- Ayo cepat! - Aku butuh bantuan.

- Tidak, kumohon. - Angkat di sini.

- Ruang keluarga. - Taruh dia di sofa.

Porchetto tewas?

- Lebih seperti mabuk. - Apa kau mabuk?

Sedikit, tapi kita jangan teralihkan dulu.

Aku rasa seseorang melakukan kudeta di dalam keluarga Porchetto.

Pengambilalihan kekuasaan saat orang tua itu mati.

- Dialah yang membunuh Junior. - Kenapa?

Karena Junior ingin berperang melawan kelompok Zeta.

Itu akan hancurkan keluarga sebelum si pengomplot bisa mengambil alih.

Jadi kau coba membuat si pengomplot...

Mengungkap dirinya sendiri dengan berpura-pura Porchetto tewas?

Kau memang hebat, Belalang.

Tidakkah dokternya akan mengetahui dia tidak tewas?

Mereka akan tahu sekarang. Itu kenapa kita harus bekerja cepat.

Aku tahu ini dipaksakan, tapi Van Pelt menghilang.

- Permisi, Dokter? - Ya.

Namaku Patrick Jane. Aku dari CBI.

Apa kau menerima banyak uang suap dari perusaan farmasi besar?

Apa?

Itu sangkaan yang menyinggung. Kenapa kau berkata demikian?

- Seorang dokter... - Apa yang dia katakan?

Orang-orang sering tak memenuhi standar kode etik.

Apa yang dikatakan dokter itu pada si polisi?

Perjalanan gratis ke Bahama.

Menurutmu itu soal Ayah?

Terima kasih bincang-bincangnya.

Apa yang dokter itu katakan?

Dia yang mungkin seharusnya memberitahumu. Aku tak pantas.

Tn. Jane, orang-orang di sini sangat ingin tahu.

Beri tahu kami yang kau tahu.

Kami sangat menyesal atas kehilanganmu.

- Astaga. Dia tiada. - Bajingan.

Aku merasa sedikit bertanggung jawab di sini.

- Apa yang kaulakukan padanya? - Serge.

Kau orang terakhir yang bersamanya.

Jika aku tahu kau melakukan sesuatu padanya...

Sumpah, kau akan akan mati. Kau dengar aku?

- Diamlah. - Ini bukan ancaman, tapi janji.

Diamlah!

Kau tak bisa katakan itu padaku! Kau bekerja untukku.

- Aku yang berkuasa sekarang. - Tidak.

Akulah yang berkuasa.

Aku sudah bicara pada anggota. Semuanya. Mereka mendukungku.

Dan kita akan lakukan ini dengan cara halus dan pintar.

Dan kita tidak akan mengancam polisi di tempat umum. Mengerti?

- Tapi kau harus... - Tidak. Dia benar. Tunggulah.

Kita akan membahasnya di rumah.

- Kau yang sekarang berkuasa? - Ini bukan urusanmu.

Kau harus bicara dengan kami, bertiga saja.

- Benar. - Kau benar-benar harus.

Tunggu di sini.

Jadi?

- Apa ini? - Tipuan kuno.

Bola kecil di bawah ketiak akan menghentikan aliran darah.

Tak ada detak jantung.

- Dia hidup. Itu bagus. - Tidak untukmu.

Kau menyewa Raynor Marquette untuk membunuh Junior...

Karena dia mulai merintangi jalanmu, 'kan?

Semoga beruntung dalam membuktikannya.

Aku tak perlu membuktikannya di pengadilan.

Aku hanya perlu memberitahunya.

- Jangan lakukan itu. - Aku akan melakukannya jika harus.

Dan kurasa Marquette buat salah satu orangku berada dalam bahaya.

Kau akan bantu kami menemukannya.

Atau aku akan membawamu ke dalam sana...

Dan menandatangani surat kematianmu.

Kurasa dia serius.

Kami dapatkan nomor ponsel Marquette.

Kami berhasil melacaknya ke Jalan Tol 4.

22 km sebelah timur kabin Porchetto. Dia pasti di dekat situ.

Ya, itu sangat dekat dari sini.

Aku bisa minta beberapa polisi hutan untuk menemuiku di sana.

Terima kasih.

Jadi, apa kau pernah berpikir keluar dari pekerjaan seks?

Mobil apa yang kau punya? Aku yakin itu mobil butut.

Aku mengendarai Lexus, sangat lengkap.

Maaf, hidup lebih dari sekadar itu.

Merunduk. Tetap di sini, jangan bersuara.

Grace, di belakangmu.

Jalang, enyahlah!

- Berhenti! - Menyingkirlah.

Tenanglah.

Kurasa kini kita impas, 'kan?

Selamat tinggal, Grace. Jaga dirimu.

- Grace! Di mana kau? - Di sini!

- Kau tak apa-apa? - Ya, aku baik-baik saja.

Ini kesempatanmu lakukan sesuatu untuk dirimu sendiri, Janpen.

Marquette masih di rumah sakit. Bicaralah lebih dulu.

Jaksa Wilayah akan meghilangkan tuntutan pembunuhan tingkat 1.

Tak ada hukuman mati. Kauinginkan itu?

Marquette dan aku satu tim.

Peranku adalah mendekati target. Itulah tugasku.

Nett yang menaruh pistolnya.

Nett mengambil pistolnya saat dia keluar?

Dia membawanya ke pagar. Raynor sudah menunggu.

Kami harus membuatnya seolah penembaknya datang dari luar.

Itu adalah tugas Nett.

Dia sangat takut Porchetto tua itu tahu dia dalangnya.

Saat aku tidur, kau mendapatkan sinyal ponselnya, 'kan?

Itulah cara Marquette temukan kita. Kau menghubunginya.

- Aku hanya ingin keluar dari sana. - Dengan cara membunuhku.

Astaga. Itu bukan masalah pribadi.

Ayolah. Aku agak menyukaimu. Kau tangguh. Aku menghargai itu.

Ayo.

- Bagaimana keadaanmu? - Lebih baik. Baik.

Kemarilah.

Aku dengar kau kembali dengan selamat.

- Ya. Sehat walafiat. - Selamat. Itu kabar bagus.

- Sampai besok, Wayne. - Ya, sampai jumpa besok.

- Kau mau cari makan? - Ya, tentu.

Maafkan aku jika itu tadi tak mengenakkan.

Tak berarti apa pun, sungguh. Sama sekali tak ada.

Tak apa, Wayne, aku mengerti.

- Jadi, bagaimana kabarmu? - Baik.

Aku hamil.

Jane?

Maaf jika aku menanyakan ini, apa kau pernah bicara pada istrimu?

- Ya, kadang. - Kau pernah bertemu dengannya?

- Tidak pernah. - Jika kau bertemu dengannya...

Apa kau akan berpikir kau gila?

Craig datang untuk menemuimu, ya?

- Ya. - Apa yang dia inginkan?

Aku tak tahu.

Ini akan terdengar aneh, tapi dia menyelamatkan hidupku.

Secara kiasan, aku harap demikian.

Ya. Maksudku, dia tak benar-benar berada di sana, tapi...

Kini kau tak bisa putuskan akan kauapakan kalung pemberiannya...

Karena itu mengingatkanmu pada masa lalumu.

Kau bisa coba melupakannya atau kau bisa belajar hidup dengannya.

Ya.

- Jadi? - Jadi apa?

Menurutmu aku harus bagaimana? Menyimpannya atau membuangnya?

Aku rasa itu keputusanmu, Grace.

Ya, 'kan?

- Selamat malam. - Selamat malam, Jane.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.