All language subtitles for WARRIORS_OF_THE_RAINBOW

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sub di sync manual oleh dongan parmitu sumber terjemahan: kucing_gaul dan Momoghie

Film ini berdasarkan kisah nyata Insiden Wushe

Mouna! tenanglah!

Mpemburu yang baik, menunggu dengan sabar..

Minggir ! Biar saya yang melakukan !

Subtitles by dongan parmitu

Iklankan produk atau merek dagang Anda di sini dengan menghubungi www.OpenSubtitles.org sekarang

minggir!

Mouna! Mouna!

Mouna, hati-hati!

Mouna!

Mouna, para Bunun datang dari suku Kantabang!

ayo! cepatlah!

ayo pergi! tinggalkan babinya!

itu dia!

Mouna, merunduk!

sebelah sana!

Mouna di sebelah sana! tembak dia!

ayo! cepat!

dengarkan aku! namaku Mouna Rudo!

waspadalah jika kamu dengar nama ini lagi!

itu Mouna-mu! dia telah kembali!

itu Mouna!

Mouna pria sejati sekarang..

Mouna telah kembali!

kerja bagus, Mouna!

sang Pahlawan telah kembali!

Mouna...

kamu telah mengorbankan darahmu untuk roh leluhur kita..

dengan ini aku men-tato lambang kejantanan di wajahmu..

dari sekarang..

kamu akan dinaungi oleh roh para leluhur..

untuk menjaga suku kita..

dan lahan perburuan kita..

di Jembatan Pelangi.. roh leluhur menunggu persekutuan dengan jiwa pemberanimu..

(tahun 1895)

(pulau Taiwan diserahkan pada Jepang)

(di bawah perjanjian Shimonoseki antara Jepang dan China)

Pulau Taiwan adalah wilayah baru Kekaisaran kami..

bukannya menerima anugerah Kaisar..

para penduduk asli memusuhi kami diam-diam

menurut kabar, mereka dipersenjatai untuk melawan kami

tapi mereka tercerai-berai,tak ada yang perlu ditakutkan..

tunggu sebentar!

tunggu!

serang!

tunggu!

serang!

sekali kami mendarat di Dermaga Keelung

kita harus menyapu seluruh daratan dengan kekuatan militer..

kita harus mencegah pelecehan apapun dari orang-orang..

begitu juga untuk merebut hati mereka agar bersekutu dengan Kerajaan Matahari

Especially the heartland of Taiwan occupied by the tribal savages

khususnya jantung kota Taiwan yang didiami oleh suku-suku yang menentang

harta karun yang tak pernah habis..

ayah, semalam aku bermimpi seekor rusa.. dengan bintik putih disekitar matanya...

burung Sisin sedang menyanyikan lagu pengharapan..

teruskan dan burulah rusa di mimpimu..

...untuk pernikahanmu..

dengarkan aku!

menari! ayo menari!

semuanya menari!

kemarilah, dan menarilah, menantuku!

ayo, semuanya, mari menari!

ini putraku Mouna Rudo

kesatria paling berani dan paling perkasa di suku Mehebu

dia akan jadi Ketua yang tak tertandingi..

kalian sangat bijak jika menikahkan putrimu dengannya..

menari! ayo menari!

mari bersulang untuknya!

bersenang-senanglah, semuanya!

Hey, teman lamaku!

oh tidak, dia lagi..

teman lamaku!

Hey, boss!

haruskah pakai yang besar, padahal kepalamu kecil?

teman lamaku!

Mouna?

-Seediq dari Toda -suku Tanbarah, sebelah sini!

Hey, anak muda, jangan berbuat masalah disini!

yang tertinggi Mouna Rudo dari suku Mehebu dari Tagdaya

-kamu telah datang kesini -dengan sedikit daging untuk ditukarkan?

kalian yang dari Toda, benar-benar tak punya malu

kenapa kalian tidak memberikan lahan perburuan kalian padaku dengan gratis?

Mouna Rudo, jangan terlalu sombong! aku tak takut padamu!

Mouna Rudo, aku Temu Walis

aku akan penggal kepalamu saat aku dewasa

Temu Walis?

kamu tak akan sempat jadi dewasa..

apakah itu Temu Cire?

tidak, itu Temu Walis

maksudku pria dewasa itu..

entahlah, bukan orang yang terkenal, kurasa..

para pemuda berkumpul!

ayo! bawa senjatamu!

ayo! bawa senjatamu!

ikut kami! cepat!

cepat! semua pemuda ikuti kami!

lari!

Temu!

Mouna!

Mouna, dia salah seorang dari kita

tak seorang pun bisa lari dariku.. kalian dengar?

ayo, Labay!

kamu tak apa?

mundur!

jatuhkan senjatamu! pegi ke atas sana!

cepat!

ayo!

kita diserang! awas!

sembunyi disana! cepat!

mereka di atas sana!

Uwe! Uwe!

penyusup ini sudah gila!

beraninya mereka muncul di hadapanku!

mundur!

tak ada jalan keluar!

keluar dari sini! cepat!

cepat!

ikuti aku!

aku mengerti..

aku mengerti

(Sejarah Singkat Taiwan)

mencari rute lain untuk menyerang

keluarlah, teman!

bawa senjata kalian!

ayo, silakan, pahlawanku!

jiwamu kini bisa memasuki surga para leluhur..

untuk menjaga tanah kehormatan..

Pria Sejati mati di medan perang

hentikan! hentikan! itu tak akan pernah menyala..

kemudian dia menuju ke surga bersama para leluhur..

terbentanglah lahan perburuan yang menjanjikan..

- hati-hati! - sebelah sana!

oleh seorang pria sejati yang handal

ketika dia tiba di surga para leluhur..

dia akan menyeberangi Jembatan Pelangi nan indah..

roh leluhur yang menjaganya berkata...

"perlihatkan tanganmu.."

ketika pria itu membuka telapak tangannya..

memperlihatkan tangannya yang kapalan, yang tak kan pernah bisa dihilangkan..

"Sekarang engkau adalah pria sejati!" kata roh leluhur yang menjaga Jembatan Pelangi..

Berhenti!

"Pergi! Pergilah! Pahlawanku!"

jiwamu sekarang bisa memasuki surga para leluhur..

pria yang tak pernah memenggal musuhnya.. atau wanita yang tak pandai menyulam..

tidak berhak untuk memperoleh tato di wajahnya..

bersih.. seraya bertanya...

"kalian bukan Seediq sejati..!"

"kalian tidak berhak memasuki surga para leluhur..!"

lari, Mouna!

pergilah!

Rudo, kamu tak apa?

ayah!

Mouna...

kamu harus mengusir para penyusup dari suku kita..

Mouna, kamu mengerti?

tunduklah pada aturan leluhur..

dan jadilah Seediq Bale, sang pria sejati

ini semua milikmu?

tak akan pernah!

Mouna!

hentikan..

Mouna!

(Wushe, dua puluh lima tahun kemudian)

banyak berdiri sekolah, klinik, dan toko sembako

kantor pos, hotel, rumah penginapan..

- tempat ini jadi berperadaban.. - semua orang-orang liar Wushe..

itu bukan tugas yang mudah..

sulit membayangkannya..ini dulunya adalah salah satu pusat wilayah yang paling tak berperadaban..

memikul kayu balok...

dan berjalan dari tempat penebangan kayu di atas bukit sampai ke sini. perlu waktu seharian, kan?

jangan khawatir, orang-orang liar ini kuat.

dan sudah sangat senang bisa dapat uang untuk beberapa botol anggur ilalang..

tolong, sudah cukup anggurnya. maaf..

tak apa..

ini aku yang traktir..

kamu benar-benar "ular yang licin"

Hey! hari akan hujan..

- berhentilah minum, dan pulang! - selamat pagi, Tuan..

selamat pagi, Tuan polisi..

kamu membanting tulang seharian untuk upah yang tak seberapa..

dan kamu menghabiskannya beli anggur?

apa sih yang bisa dibeli dengan uang yang tak seberapa ini?

ya, benar.. kita kan orang liar..

kita seharusnya tak tahu apa-apa tentang menabung..

ya, Tuan polisi... kamu orang Jepang, Tuan

kamu tak mengerti betapa sulitnya hidup kami..

hanya Tuan Wu disini yang mengerti keadaan kami..

- permisi.. - halo..

- tolong, aku perlu garam.. - baiklah..

oh tidak, sekarang sudah hujan! cepatlah pulang, Tuan.

atau seragam bagusmu akan kebasahan

silakan!

duluanlah!

lari, Tuan! bulu Jepangmu terlalu mahal untuk dirusak

selamat pagi

ini petugas kita, Hanaoka Jiro

ini kepala polisi yang baru, Ekawa Hakudo.

Jiro adalah orang liar juga

- kakak perempuan.. - kakak perempuan..

- adik laki-laki.. - adik laki-laki..

- adik perempuan.. - adik perempuan..

baiklah, sekali lagi..

- ayah.. - ayah..

- ibu.. - ibu..

- kakak laki-laki.. - kakak lalki-laki..

kakak perempuan..

cepat! dia mau melahirkan!

dua orang liar tak akan bisa beranak orang Jepang!

kamu tak apa, Hanako?

ini kerja wanita. Apa yang kamu lakukan?

Dakis, keluar dari sini! keluar!

(Mehebu Pos Polisi)

Ketua!

Pawan, kenapa kamu tidak pergi sekolah?

aku sakit

sakit? tapi kamu tidak tampak sakit...

apakah gurumu memukulmu?

Ketua, aku benci orang Jepang

Ketua Mouna?

kakekku bilang kamu adalah seorang pahlawan saat kamu masih muda

kakekmu bilang begitu?

aku masih seorang pahlawan! apakah dia tak tahu itu?

Ketua Mouna, maukah kamu mengajakku saat berburu berikutnya?

Pawan, mana lahan berburumu?

Ketua Mouna!

Kayu!

Hanako!

Awi!

ada apa?

kamu tak apa?

ada apa?

kamu tak apa?

lihat apa yang telah kau lakukan!

berapa kali sudah kubilang, kamu tak boleh menyeret kayu gelondongan ini!

kamu menghancurkannya?! hanya tepinya yang sedikit gores..

dalamnya masih utuh..

dasar orang liar! berapa kali harus kubilang?

apa? kau mau melawan?

jalannya jadi licin karena hujan..

dia hampir saja mati terpeleset..

mana kayu gelondonganmu?

terjatuh ke jurang

kau tahu berapa harganya?

Pihu!

Yoshimura!

ketua Mouna...

Tuan Yoshimura?

kamu memandangiku dengan tatapan tak hormat apakah kamu tak takut ditikam dari belakang?

kau pikir siapa dirimu?

kamu bukan bos di Mehebu ini!

Saya!

kalian tak dapat bayaran hari ini!

kayu-kayu balok sudah hancur

lakukan lagi, kau harus ganti rugi

- terus bekerja! - pakai apa?!

kami tak dapat apa-apa bekerja padamu

kau mau kami bayar pakai apa? -Pihu!

- Ketua Mouna, dia... - aku melihatnya..

pulanglah!

Yoshimura, berhentilah mempermainkan mereka

jangan ikut campur

aku sedang mengajar mereka

dasar orang liar sialan!

kalian akan membayar semua ini

selamat pagi

apa? memeriksa senapan?

Watan Robo akan menikah kita harus mempersiapkan berbagai hal

Tado? Baso?

aku dengar ayahmu Mouna Rudo

telah mengerahkan banyak orang untuk perburuan ini?

ya, tapi apa yang bisa kita buru di hutan yang hampir gundul itu?

kalian akan menebangi pohon dan menyiangi lahan perburuan kami..

jika tak berburu sekarang

kami tak dapat apa-apa saat pepohonan sudah tak ada..

Tado Mouna!

jaga mulutmu itu!

orang liar tetaplah orang liar

mereka tak punya sopan santun sama sekali

tunggu!

Pawan?

apa yang anak itu lakukan disana?

Pawan!

Ketua Mouna! lahan perburuanku di sebelah sini!

Temu Walis?

dasar bodoh!

tidakkah kau tahu ini lahan perburuan Mehebu?

Mouna! ini cuma salah paham

ini pertama kalinya putra sulungku pergi berburu

aku menyuruh Temu membawaku kesini

Mouna, aku menyuruh Temu mengajarnya

walaupun begitu, kamu tak bisa memasuki lahan perburuan Mehebu kami seenaknya

ini dulunya lahan perburuan Toda milik kami! saat pamanku masih hidup!

kalian suku Mehebu merampoknya dari kami..!

-rampok balik kalau kalian bisa..! -cukup!

Mouna, bisa kamu bantu aku?

Kojima...

jika kamu tinggal di Mehebu sekarang, aku akan menolongmu

tapi kamu tinggal di suku Tanbarah

bawa orang-orang bodoh ini dan enyahlah dari lahan perburuanku!

aku tak peduli apakah ini lahan perburuanmu atau mereka..

karena sekarang semua yang ada disini milik kami, orang Jepang

Temu, lihat saja nanti....

suatu saat akan kuhancurkan Tanbarah!

mari kita lihat siapa yang terbunuh duluan

aku tak peduli jika kau Mouna Rudo!

Ketua, korek api yang Anda minta

Mouna! Mouna!

Bakan, kenapa Mouna perlu begitu banyak korek api?

siapa yang tahu?

aku pernah memenggal kepala Gubernur Jendral Jepang!

wow, pesta besar nih

Tuan Yoshimura

pernikahan siapa ini?

Watan dan Lubi

ayo, silakan minum dengan kami Tuan

tidak

- tidak - ayolah, mari kita minum..

tidak akan

aku tak mau minum anggur yang ludahmu menempel disana.

- ayolah, ayo kita minum anggur - kubilang, aku tak mau..

tanganmu kotor bersimbah darah..

- aku mengundangmu dengan niat baik.. - dasar tak tahu diri!!

kau mengotoriku dengan darah..

- hentikan! - aku tak perlu berdebat dengan orang liar!

apa itu? ayo kita lihat!

cepat!!

aku tahu apa yang kamu bilang dengan kepala babi di tanganmu

minggir! katakan lagi dalam bahasa Jepang jika kau berani

katakan lagi!

- minggir! - aku menantangmu!

Tado!

Baso, bunuh dia!

aku pegang kakinya! pukuli dia!

aku memegang kakinya lagi

hentikan! kalian semua!

apa-apaan ini?!

hentikan! hentikan! Yoshi...

Yoshimura

kau dalam masalah besar!

-kau berani memukulku.. -ayo bunuh dia!

tutup mulutmu!

permisi, biarkan kami lewat..

aku akan bunuh kalian semua suku Mehebu!

kubunuh kalian semua!

ayo kita lakukan, ayah, sebelum Jepang membunuh kita..

kenapa kamu melayaninya? bagaimana kalau dia membuat kita terbunuh?

kalian hanyalah sekumpulan anjing pemburu bodoh!

yang tak tahu apapun tentang pengendalian diri!

berapa lama aku harus bersabar menghadapi kalian?!

minggir!

sekarang kau datang menyuapku dengan anggur?

sudah terlambat

aku telah melaporkan kasus tentang pemukulan petugas polisi

sekarang aku akan hancurkan sukumu

Yoshimura...

aku, Mouna Rudo, datang meminta maaf secara pribadi

berhentilah bersikap sombong

kau pikir dirimu siapa?

kau pikir kau masih Ketua?

kau bahkan tak bisa mengendalikan anak-anakmu sendiri

kurasa kau tak lagi pantas jadi ketua

keluar!

siapa yang mengizinkan kalian masuk?!

keluar!!

aku tak ingin melihat wajah kalian lagi!

pulanglah dan membusuk!!

-Hey! kenapa kalian lakukan itu padanya? -diam!

Yoshimura telah melaporkan kasus Tado ke kantor polisi

aku tak percaya ini perbuatan Yoshimura

Ketua Mouna telah minta maaf padanya secara pribadi

kenapa dia ngotot melaporkan kasus itu?

Yoshimura dan Sugiura tidak seperti Kojima sama sekali

mereka tak akan pernah memahami orang-orang kami

jika Kojima tinggal di Mehebu tak akan ada begitu banyak masalah

semenjak aku masih kecil

aku selalu takut pada Ketua Mouna

sepertinya seolah-olah di bawah mantelnya dia memegang erat goloknya

siap membunuh siapapun kapan saja..

dia bukan pria sembarangan

dia mustahil bisa dijinakkan..

pasti sangat sulit baginya berada di posisi dimana dia harus memenuhi harapan sukunya

di sisi lain harus menghadapi ancaman pihak Jepang

tidakkah kita semua hidup seperti itu?

kita tak ingin jadi orang liar

tapi sekuat apapun kita berusaha berpakaian seperti orang Jepang

kita akan selalu dipandang sebagai orang-orang tak berperadaban

kita sudah hidup seperti ini selama 20 tahun

20 tahun lagi seperti ini juga bukan hal yang mustahil

di saat anak-anak kita dewasa

mungkin kita bisa mengubah buat selamanya kesan orang liar pada diri kita

apakah kita masih punya kesempatan?

suku Mehebu mungkin akan segera lenyap

Ketua Mouna!

apa?

Ketua Mouna, bisakah Anda memberitahuku sesuatu tentang Jepang?

aku tahu Anda sudah pernah kesana

mereka punya pasukan, meriam dan senjata mesin

pesawat dan mesin uap

aku tahu kenapa kamu menanyakan ini

kamu sebenarnya tak ingin tahu tentang Jepang

yang kamu inginkan adalah mengingatkanku betapa kuatnya Jepang

jangan khawatir, aku tak akan pernah lupa

huh! dasar polisi Jepang!

selalu memancing amarah kami, sehingga aku ingin memburu kepala kalian

Ketua Mouna, aku masih seorang Seediq

walaupun sekarang, aku seorang polisi Jepang

aku tak pernah lupa darah yang sama yang mengalir di urat nadi kita

Dakis, ketika kamu mati, akankah kamu memasuki kuil Jepang?

atau surga para leluhur kita?

aku dengar bahwa...

di sekolah untuk anak-anak orang liar kamu memukuli anak-anak kami seperti yang orang Jepang lakukan

Iaku memukuli mereka karena aku tak mau orang Jepang memandang rendah mereka..

kamu tamatan Sekolah Jepang

kamu jauh lebih berpendidikan dari polisi-polisi Jepang yang lain

tapi bagaimana bisa gajimu paling kecil?

tidakkah orang Jepang telah memandang rendah padamu?

memukuli orang-orangmu sendiri membuat orang Jepang lebih memandng rendah dirimu

selama kami di Jepang

orang Jepang tahu semua ketua suku kita saling membenci

tapi mereka membuat kami duduk bersama di meja makan

kami saling melotot satu sama lain, sambil makan

dan berniat menarik golok kami dan membunuh

huh! orang Jepang lihai dalam urusan ini

Ketua, begitu jelekkah diperintah oleh orang Jepang?

setidaknya kita hidup berperadaban

begitu jelekkah diperintah oleh orang Jepang?

begitu baikkah diperintah oleh mereka?

orang-orang kita dipaksa membungkuk hormat dan memikul kayu balok di pundak kita

dan para wanita kita dipaksa berlutut menuang anggur

aku adalah seorang Ketua

tapi yang bisa kulakukan cuma mabuk dan pura-pura tak melihat apa-apa

apa yang bisa kulakukan?

kantor pos? toko? sekolah?

apakah semua itu membuat hidup kita lebih mudah dan lebih baik?

sebaliknya, kita melihat betapa melaratnya hidup kita!

Ketua, tak bisakah kita bertahan 20 tahun lagi?

dalam 20 tahun tak akan ada lagi Seediq! dan tak ada lagi lahan perburuan!

semua anak-anak kita akan jadi orang Jepang!

Ketua Mouna

- tentang Yoshimura... - aku sudah tua..

jangan khawatir

orang-orang Jepang jauh lebih kuat

aku tak akan melawan mereka

pulanglah

ini adalah lahan perburuan yang hanya milikku seorang

enyahlah

- Ketua... - enyahlah!

Mouna!

ayah?

Mouna, tato di wajahmu masih hitam dan jelas

kamu memang seorang Seediq Bale

kamu adalah pahlawan sejati

Mouna? lihatlah garis-garis pada batu itu

batu itu terbelah dua saat disambar petir, kan?

batu itu terbelah dua saat disambar petir, kan?

betapa indahnya pemandangan itu..

ayah?

aku tak bisa mengusir para penyusup

Ah, itu benar

inilah aku

aku biasanya menjaga gunung dan hutan ini dengan gagah berani..

oh ya, itu benar..

Mouna.. ayo menyanyi..

kita sudah lama tidak menyanyi bersama..

kenangan akan orang-orang di masa lalu

inilah aku..

aku biasanya menjaga gunung dan hutan ini dengan gagah berani..

ini adalah gunung kami

ini adalah sungai kami

kami adalah Seediq Bale yang sejati..

kami berburu di gunung..

kami saling berbagi makanan dalam suku kami..

kami mengambil air dari sungai..

aku bertekad mengabdikan hidupku untuk hal ini..

wahai, sungai! tenanglah..

burung Sisin bernyanyi..

tolong nyanyikan buat kami lagu yang merdu..

nyanyikan untuk orang-orang kami..

sebuah lagu tentang roh leluhur kami..

aku bertekad mengorbankan nyawaku..

ketika petir membelah bebatuan..

pelangi muncul..

dan orang yang berbahagia datang..

siapa orang yang berbahagia ini?

dia keturunanmu..

seorang Seediq Bale

orang-orang Jepang itu biadab..

aku tak percaya mereka memukuli seseorang yang menawarkan minum..

tiga orang gadis dari suku Boarung disuruh menghidangkan anggur buat mereka..

dan mereka diperkosa..

dan membunuh Yoshimura kapan saja?

tidakkah kamu ingat bagaimana keluargaku tewas?

ayahku hanya membunuh satu orang Jepang

kemudian mereka membakar seluruh keluargaku hidup-hidup

aku cuma sembunyi di hutan menonton

tanpa berkedip sedikitpun

jadi..

itulah sebabnya kita tak bisa membunuh 1 orang Jepang pun

kita harus membunuh mereka sekaligus

apa kau bercanda?

kita tak kan pernah duduk disini jika kita membunuh mereka semua

sekarang Ketua suku Mehebu Mouna Rudo.. dibawa ke teluk oleh para polisi itu

dua hari lagi.. adalah hari olahraga

sehingga, semua orang Jepang di Wushe akan berkumpul di satu tempat

apakah sudah saatnya?

ayah, tak ada kesempatan yang lebih baik

kita tak punya pilihan

kita tidak bisa membiarkan orang Jepang

kita harus tunjukkan pada mereka siapa kita ini

ayo kita lawan mereka, Ketua

ya! ayo kita lawan mereka!

para pemuda...

aku benci orang Jepang tidak kurang dari kalian

tapi, apakah kalian menyadari bahwa

kita semua akan mati setelah melakukan ini

para leluhur meneteskan darah demi kehidupan kita

sekarang kami mempertaruhkan nyawa kami di medan laga

kami adalah Seediq Bale, bukan?

Temu, apakah ayahmu tahu kami disini?

ayahku mengatakan bahwa aku harus meminta Ketua Mouna

untuk membantu kami mendapat tato di wajah

Ayah?

jika kita mau balas dendam, itu bukan hanya urusan suku Mehebu saja

tapi jika kita berkorban darah demi para leluhur

itu akan jadi urusan ke-12 suku di Wushe

tetap rahasiakan sebelum kita bertindak

kita tidak boleh memberitahu para tetua, wanita dan anak-anak

Kapan...

aku sedang bicara, kalian tidak dengar?

tetap rahasiakan sebelum kita bertindak

aku tahu Ketua Mouna sudah punya rencana

apa yang kau tahu? itu idemu dan tanggung jawabmu

beritahu semua Ketua di ke-12 suku

besok pagi...

kita akan berkumpul di Wushe

dan melakukan persembahan darah

roh para leluhur...

kami kesini untuk senjatanya. maaf mengganggu Anda

si pemabuk tua Mouna Rudo, tak sanggup lagi?

aku akan suruh para pemuda bersiap-siap sebelum mereka benar-benar mabuk

anak muda, beraninya kamu mengatakan ini

di depan kantor polisi!

-Tidak, saya tidak akan melakukannya -tidak melakukannya?

Ketua Dahdo,

semua Ketua dari suku-suku lain telah setuju bergabung dengan kami

dan semuanya sudah siap sekarang

melawan orang Jepang hanya bunuh diri saja..

sudah 3 Ketua yang tewas di suku kami karena orang Jepang

sekarang kalian membungkuk agar kami bergabung

demi kelangsungan hidup orang-orang kita tidak terbunuh di medan laga

- Ketua... - kami tak takut mati

bahkan Ketua Mouna setuju melakukannya..

Ketua Dahdo, mereka akan menertawakan kita jika kita tak bergabung..

aku tak peduli

aku tak kan pernah mengizinkan suku Gungu kami ikut berperang, titik!

tapi Ketua...Ketua!

apa Anda mau jadi pemburu selamanya? tanpa senjata dan lahan perburuan?

kalian tak punya tato di wajah kalian.. jangan lupa pada siapa kalian bicara..

apa yang harus kita lakukan sekarang?

aku tak mengerti orang tua itu..

tak akan..

aku tak akan izinkan para pemuda kami berkorban sia-sia bersama kalian para orang gila!

-tapi... -aku tak akan bocorkan rahasia kalian

bawalah para wanita dan anak-anak kalian kesini, pada suku Paran..

untuk menjaga kelangsungan sukumu..

apa yang kalian lakukan?

halo, Tuan!

mendekatlah..

berhentilah bercanda.. pulanglah dan bereskan tempatmu..

ya, Tuan

Go on!

maaf

oke, siap

satu, dua, tiga..

aku tak bisa lihat..

buat aku bangga di permainan besok..

bisakah Ayah tetap bersama kami?

Ayah tak bisa. Ayah harus pergi sebelum gelap

kamu bermalam disini, jadilah anak baik..kamu dengar?

sampai nanti..

-dah.. -jaga dirimu

ayo pergi!

kenapa kamu membuat anjing-anjing pemburu kami menggonggong kesetanan?

Ketua Mouna, tidakkah Anda bilang Anda tidak akan melakukannya

Dakis, kamu hanyalah anjing polisi yang berseragam

apakah tuanmu mengirimmu kesini untuk membujukku? -Tado!

Dakis, kamu belum menjawab pertanyaanku sejak dulu

ketika kau mati, apakah kamu masuk kuil Jepang ataukah surga para leluhur?

apakah kau Dakis? ataukah Hanaoka Ichiro?

aku seorang Seediq sejati!

- tapi... - jika kau melepas seragammu..

dan berkorban darah untuk para leluhur bersama kami besok!

Anda tahu persis berapa banyak tentara yang dimiliki orang Jepang

kalian akan mati sia-sia

Anda pernah bilang, bahwa ada lebih banyak orang Jepang daripada

dedaunan pohon di hutan

tapi tekadku untuk melawan orang-orang Jepang lebih kokoh daripada gunung Chilai!

jika peradabanmu menginginkan kami membungkuk hormat

aku akan tunjukkan padamu harga diri orang-orang liar!

Seediq yang sejati

dengar baik-baik, Dakis

A Seediq Bale can lose his body

seorang Seediq Bale bisa kehilangan badannya

seorang Seediq yang kehilangan jiwanya

akan ditinggalkan roh para leluhur

kamu mengerti...

...anakku?

ada lebih dari 130 pucuk senjata di kantor cabang Wushe

dan juga berkotak-kotak amunisi

di hari olah raga besok..

Jiro... Dakis Nawi, akan bertugas..

akan aku katakan padamu recananya..

ayah, apakah dia akan mengkhianati kita?

tidak

aku tak percaya semua bubuk mesiu yang kukumpulkan bertahun-tahun akan terbuang percuma..

-ada apa, Pihu? -mereka semua pengecut!

Ketua, hanya 6 suku yang mau bergabung..

-kurang lebih ada 300 orang.. -300 orang?

aku sudah berusaha keras membujuk mereka..

aku sangat marah, sampai-sampai hampir menarik golokku

- tapi mereka.. - tenanglah..

Ketua...

300 orang lebih dari cukup. pulanglah diam-diam

- jangan sampai tertangkap sebelum kita beraksi - Ketua...

keluar dari sini, kalian semua!!

keluar!

matahari...

kalian pikir aku tak tahu apa yang kalian recanakan, bukan?

aku putri Ketua

kemanapun kalian pergi anak-anak dan aku akan ikut

tugasmu adalah menjaga kuali penggorengan dan dapur tetap mengepul

jika saatnya pergi, aku akan membawamu bersamaku

Yamada!

kau tahu siapa aku?

aku Tado Mouna, aku kesatria sejati

Dia akan menjadi ketua yang tak tertandingi

aku Tado Mouna, aku kesatria sejati

-Ayo, pengecut -Siapa itu? Apa yang terjadi?

Baso, apa-apaan ini?!

apa-apaan yang kau lakukan? apa kau gila?

diam!

aku kesatria sejati

aku adalah Seediq Bale, kesatria sejati

jiwamu disambut untuk tinggal bersamaku

aku akan menjamu dirimu dengan anggur ilalang dan makanan

tak ada lagi kebencian diantara kita..

ketika kau berdarah, dendam.. diantara kau dan aku telah lenyap..

kau akan bersama roh para leluhur..

untuk mengawasi orang-orangku

para wanita! anak-anak! kenapa kalian tidak menyanyi?

menyanyilah!

Mouna!

teman lamaku!

Mouna! Ketua Mouna!

diam!

bukan kamu..

Tanah, bagi orang-orangmu jadi 2 tim

kamu memimpin satu tim menuju sungai Bakasan untuk menghancurkan semua kantor polisi..

dan memutus komunikasi Jepang dengan wilayah Timur..

tim lainnya ikuti aku menuju suku Gungu untuk bertemu suku lainnya..

apa yang kita lakukan setelah semua kantor polisi itu hancur?

etelah itu? datanglah ke suku Mehebu untuk minum!

Ketua Mouna!

dimana mereka? mereka belum disini?

mereka semua disini..

tapi Ketua Dahdo tidak mengizinkan suku Gungu kami untuk bergabung dalam pertempuran..

semua orang sedang berusaha meyakinkannya..

sudahkah semua kantor polisi dihancurkan?

kami telah membakar semuanya..

kubilang tidak..

suku kita besar, kita harus ikut..

Ketua Dahdo...

bahkan seekor babipun melawan jika diseret ke air, tidakkah Anda mengerti?

aku lebih memilih dihukum oleh orang Jepang daripada menyaksikan semua orang-orangku disapu bersih..

tidakkah kau ingat bagaimana ayahmu tewas?

tak seorangpun dari suku Gungu yang boleh pergi!

apakah kamu takut pada orang Jepang? atau kamu tergoda oleh Jepang?

Ketua! Ketua Mouna!

kamu tahu persis kita akan kalah di pertempuran ini..

kenapa kau tetap ngotot terus melawan?!

karena roh leluhur kita akan segera terlupakan..

lihatlah para pemuda ini..

wajah mereka bersih tanpa tato Seediq

kamu mau lihat jiwa mereka ditinggalkan oleh roh para leluhur?

atau tidakkah kamu pikir mereka belum pantas menjadi Seediq Bale dengan tangan mereka bersimbah darah?

roh para leluhur?

roh para leluhur!

kamu mau mengorbankan nyawa mereka demi tato ini?

tapi apa taruhan nyawa para pemuda ini?

harga diri!

ayo pergi!

saudaramu datang, semoga sukses!

selamat berjuang!

kabut yang tebal sekali!

ya, sering berkabut disekitar sini

ayolah, minum teh panasmu lagi. disini dingin

terimakasih

kita masih sempat istirahat

-hati-hati! -maafkan aku

-kamu tak apa? -ya, terimakasih.

ayo kita lakukan! tak bisa mundur lagi..

anak-anakku...

di ujung pelangi adalah surga para leluhur

terbentang lahan perburuan yang subur

para leluhur semuanya disana

hanya jiwa pemberani yang diizinkan masuk

lahan perburuan di gunung kita tak boleh menyerah

saudaraku anggota suku!

saudaraku anggota suku! mari kita buru kepala para musuh

kita tak bisa lagi menjaga lahan perburuan di gunung..

mari basuh jiwa kita dengan darah suci..

menyeberangi pelangi, menuju lahan perburuan kita yang abadi!

kita melakukan persembahan darah pada para leluhur..

para pemuda, semoga roh para leluhur bersemayam di pedang kita

percayakan kebencianmu pada awan dan kabut

ayo kita lakukan

jangan bergerak! berapa kali aku harus bilang?

kembali ke garismu!

bukan, itu bukan seperti yang Anda pikir

halo?

benarkah?

-Anda pintar memuji! -tidak, kamu yang terlalu baik..

Hatsuko!

apa-apaan? pelankan suaramu!

Hanaoka? giliranmu di tempat penyimpanan amunisi

halo..

Itu Ichiro!

- silakan sebelah sini.. - terimakasih

ini luar biasa..

semua berdiri!

tenang!

nyanyikan lagu kebangsaan

nyanyikan lagu kebangsaan

berabad-abad kedepan

bagaikan pasir berkumpul menjadi batu..

tangkap dia!

berhenti!

ada apa?

terus mainkan! ayo!

menyanyilah! teruslah bernyanyi!

teruslah bernyanyi!

mainkan!

teruslah bernyanyi!

bagaikan pasir berkumpul menjadi batu..

tangkap dia!

ini adalah pengorbanan darah!

ayo!

lari! ayo!

Hatsuko! Hatsuko!

Hatsuko!

ayo! buka pemyimpanan, orang-orang liar memburu kepala kita..

Hanaoka!

buka yang itu juga..

Ketua Mouna, istriku Obing masih berpakaian kimono

diam! buka pintunya!

lari demi nyawa kalian!

aku juga keturunan samurai

- Tuan Satsuka! - Tuan Komisaris!

- Tuan Satsuka!

sembunyi disana! tenanglah!

Hush! tenanglah!

bukankah kamu orang liar juga? kenapa kamu bersembunyi bersama kami?

kami sedang melakukan persembahan darah, kau pikir apa?

ikuti aku!

Pawan!

Jepang sialan! kubuat kalian meratap!

ikuti aku!

oh, anak-anakku, aku tahu..

di hari-hari yang indah itu..

kalian telah mempelajari sebuah lagu..

menyanyikannya untuk roh para leluhur yang segera terlupakan..

setiap nada memeluk erat roh para leluhur..

tapi anak-anak ku

kebencianmu menggelapkan langit dan bumi

pergilah ke sekolah sekarang, selamatkan putrimu Obing..

oh, lihatlah bintang-bintang itu meredup..

bukankah kita sudah sepakat tidak membunuh orang Han?

sebaiknya kau jangan mabuk hari ini!

semua bunga pinus telah gugur diterpa angin..

Apakah napas leluhur kita

atau desahan angin

oh, anak-anakku!

lihat, dunia menggigil..

lihat, bumi yang memerah kini hening..

lihat, gonggongan Pusu Qhuni semakin sayup..

bangun!

sebelah sini!

aku benar-benar tak sanggup lagi..

sentuhlah tanganmu yang bersimbah darah..

aku tak mau mati disini!

Tado, jangan tembak!

Temu, kamu akan lakukan apapun untuk jadi pahlawan, hah?

masihkah kamu dapat menggenggam pasir dari lahan perburuan kita?

mana yang lain?

oh, anak-anakku, apa kalian tahu?

waktu bercahaya seperti api

waktu bercahaya seperti api

waktu bercahaya seperti api

-Obing! -Jiro!

-Obing! -aku disini!

- Obing! - tolong aku!

Ayah!

kenapa kamu harus memburu kepala?

oh, anak-anakku ! apakah kalian tau?

berapa banyak kepedihan yang kalian tanggung menyanyikan lagu roh leluhur kita?

berapa banyak kehinaan yang kalian telan untuk mengatakan apa yang mau kalian katakan?

berapa banyak penyesalan yang kalian telan untuk memenuhi impianmu?

oh, anak-anak, ada apa dengan kalian? oh, anak-anakku, apa yang sebenarnya terjadi dengan kalian?

Cepat telepon!

Orang liar Wushe membantai orang-orang jepang

-Cepat telepon! -Apa yang terjadi?

-Cepat! -Bagaimana bisa terjadi?

-Cepat telepon! -Apa yang terjadi?

-Apa...!! -Orang liar Wushe telah memberontak.

Orang liar Wushe telah memberontak.

Cepat telepon!

Ya?

Apa?

Orang-orang liar Wushe membantai orang jepang?

Suruh semuanya kesini sekarang.

Kemungkinan orang liar Orang liar menguasai semua jalan ke Puli.

Takutnya mereka benar-benar memberontak

Ini keadaan darurat

Semua pemerintah daerah silahkan mengirimkan tentara dan polisi

Kepung Wushe dari Hualien dan Tunghih

Dan aku ingin tahu apakah Gubernur jenderal bisa mengirim pasukan secepatnya

Takun, apa yang kau lakukan?

Takun!

kenapa ada darah di seluruh tubuhmu?

Takun!

kamu kenapa?

Ketua, Hari ini, Mouna Rudo dari suku Mehebu

Memimpin Seediqs dari Tgdaya menawarkan pengorbanan darah ke leluhur kita

Mereka telah menduduki semua kawasan Wushe

Kita Seediqs dari Toda harus bergabung dengan mereka juga

Ayo kita bunuh orang jepang ini!

Tidak mungkin!

Kojima adalah teman kita Dia orang Jepang yang baik, bukan yang buruk

Pergilah!

Temu!

Engkau kepala dari semua Seediqs dari Toda

Kenapa tidak mengusir orang jepang itu dan memimpin rakyatmu?

Kenapa kau biarkan orang jepang mengatur kita?

Dia benar! Kita tidak punya teman Jepang

Jangan mendekat!

Apakah aku begitu buruk bagi kalian?

Kojima...

Inikah cara kalian membalasku?

Aku tidak bisa melawan jika kalian ingin aku mati

Namun pemerintah Jepang akan melakukan apapun untuk menghukummu..

Kita bisa saja mati bersama-sama

Kojima!

Kami memiliki pesawat terbang, apa kalian punya?

Kami memiliki senapan mesin dan meriam,apa kalian punya?

Pikirkan bagaimana Mouna Rudo selalu menghinamu.

Terakhir kali ketika kita keluar berburu mereka mengancam akan membunuh kalian semua

Apa kalian tidak ingat?

Apakah kalian bersedia untuk mati bersama mereka di medan perang?

Tenang saja! Masih ada lagi!

Cepat!

Ayah, Kenapa kau meninggalkan Hakaw Supeitei?

Ayo, mari kita kembali pulang

Pulang? Kau menyerah sampai disini saja?

Tado, Kau jangan berpikir seperti orang Jepang ketika melawan mereka

Kau harus berpikir seperti angin

Angin?

Angin itu tidak terlihat

Baso, Tinggalkan semuanya.. lalu pulang bersamaku

Pesawat terbang Jepang!

- Di sana! - Tembak!

Tembak itu! Ayo!

Apakah kalian takut...?

Apakah kalian begitu takut...?

Aku pergi berburu pertama kali ketika umurku 15 tahun

Saya sangat gugup hingga tangan dan kakiku gemetar

Tapi mataku tajam seperti panah

Setelah aku memotong kepala musuh

Aku lupa apa itu takut...

Karena aku tahu.. Aku akan kembali ke suku-ku

untuk pesta dan merayakan, diperlakukan sebagai pahlawan

Semua rakyatku, pria dan wanita, tua dan muda akan menghormatiku karena keberanianku

Namun, Kali ini berbeda

Hari ini kita berhasil mempersembahkan kurban darah pada para leluhur

dan sekarang kita memenuhi syarat untuk melangkah di atas jembatan pelangi

tapi apa yang menanti kita sekarang bukan pesta meriah

tapi untuk memilih bagaimana kita mati

nyalakan listriknya!

Sebelum kita mulai pemberontakannya

Kalian tahu akan menjadi seperti ini, bukan?

Anakku...

Kalian sangat berani hari ini

Roh leluhur kita telah melihat semuanya

Tapi pertempuran selanjutnya adalah yang sesungguhnya

Pertempuran ini akan menggetarkan para penjajah

Anakku....

...Jangan takut

Setiap salah satu dari kalian adalah Bale Seediq

Roh leluhur kita tahu kita prajurit baik yang menjaga lahan perburuan

Darah di tangan kalian adalah buktinya

Ingatlah!

Mari kita sebrangi jembatan pelangi bersama-sama

Serang!

Opsir Goto!

Kenapa orang-orang liar?

Wanita dan anak-anak suku Boarung semuanya disini

Ayo, kita pergi!

Sudahkah kau siapkan pakaian yang cukup, Mahung?

Ya, Sudah..

Pawan, Kalian anak-anak tahu jalan ke sana

Bawa wanita suku Boarung dan anak-anaknya Bersama-sama dengan kita

Baso, aku bukan anak-anak lagi

Jangan biarkan anjing mengikuti kita. Kita tidak punya cukup makanan

Jiro, biarkan aku menemanimu

Jiro!

- Lepaskan aku! - Semua wanita hamil harap pergi ke Suku Paran

Bibi, aku adalah istri seorang polisi

tapi aku putri dari Ketua Gungu juga

Bibi, Lepaskan aku!

- Lahirkan anakmu di suku Paran - Jiro! Aku mau tinggal bersamamu!

Aku tidak ingin pergi ke sana, Bibi!

Saya tidak ingin pergi ke sana! Saya ingin tinggal denganmu !

Mereka semua sedang hamil

Orang-orang Jepang takkan menyakiti mereka

ini opsir Kabasoa, pak

Dia polisi lokal dan dia sangat mengenal orang-orang liar Wushe dengan baik

Lalu kenapa kau masih hidup?

Dia tidak berada di sana ketika peristiwa itu terjadi

Jendral, menurut penyelidikan kami

ada enam suku yang terlibat dalam pemberontakan lebih dari 300 Pejuang semuanya

Pejuang?

Kau sebut mereka "Pejuang"?

Masing-masing suku beraksi secara terpisah pada waktu fajar dan memusnahkan stasiun polisi setempat

Kemudian mereka berkumpul untuk mengepung Wushe

Itulah mengapa kita tidak menganggapnya suatu kebetulan

Mereka telah merencanakannya dengan cermat dari awal

Merencanakannya dengan cermat?

Tuan Kabasoa?

Pikiran Anda jangan terlalu tinggi terhadap orang-orang liar ini?

Jenderal, Pasukan bantuan kita diserang dengan telak kemarin

Mereka hanyalah hewan liar

Setelah hujan berhenti, kita kepung mereka segera

Siap, Pak!

Pawan!

Ada apa?

Gua-nya berada tepat di depan Kalian bisa bawa sendiri barang-barang ini

Kami harus pergi sekarang

Pergi kemana?

- Tidak, ...Ibu! - Nenek!

- Ibu! - Nenek!

- Tidak, ....Ibu! - Nenek!

Apa yang akan kau lakukan?

Ibu, jangan..!

- Nenek! - Apa yang akan kau lakukan?

Ketua Mouna dan lainnya akan segera tiba disini

- Nenek! - Ibu!

Kamu harus melawan Jepang untuk waktu yang lama

Tidak ada cukup makanan untuk kita semua

Apa yang kau bicarakan?

Ketua Mouna memberitahu bahwa kita pasti akan bertempur

Nenek!

Pawan!

Ibu sangat senang engkau menjadi prajurit yang menjaga lahan perburuan kita

Kami akan menunggumu di ujung jembatan pelangi

Kau akan bertemu kami Setelah selesai dengan pertempuran besarmu

Jangan ikuti kami!

- Berjuanglah untuk lahan perburuan kita. - Ibu!

Nenek, apa kau tidak ingin saya lagi?

Ibu!

Pawan, tolong katakan pada suamiku, Watan

Katakan bahwa aku harus siapkan anggur untuk dia di ujung jembatan pelangi

Watan sedang membangun pondok di gua Kau bisa memberitahunya sendiri

Lubi! Lubi!

- Jangan ikuti kami! - Ibu!

- Jangan ikuti kami! - Ibu, ...jangan!

- Kumohon... - Ibu!

- Jangan menangis. - Nenek!

Dengarkan aku...

Kau pria dewasa sekarang

Pergilah..

- Nenek! - Pergilah bertempur!

- Berjuanglah untuk lahan perburuanmu. - Nenek!

Pergilah bertempur!

Nenek!

- Ibu! - Nenek!

Ibu!

- Jangan pergi, ibu! - Nenek!

Ibu...

Dengan air mata di mataku

Aku berjalan di sepanjang jalan yang luas

Aku nasihati kamu

Beritahu aku jika hatimu berdamai

Oh, anak-anak miskin yang polos

Ada apa denganmu?

Kami benar-benar lelah

Hanako?

Kau terlihat cantik.. Seperti saat kau di hari pernikahan kita

Anak pintar, Tutup matamu...!

Anakku, mari kita pergi sama-sama.

Jiro?

Apa kita korban Mikado Jepang?

Atau keturunan leluhur Seediq?

Lakukanlah

Lakukanlah, dan akhiri semuanyadi sini sekarang

Kita tidak perlu pergi ke mana pun begitu kita sudah mati

Mari kita berkeliaran bebas bersama-sama para roh

Terima kasih

Ketua, Apa kita akan pergi untuk pertempuran yang menentukan besok?

Ah, sakit!

Ketua, lukanya masih baru

Pawan, Kau bukan anak kecil lagi

Ketua, Bisakah kita bertempur sekarang?

Apa yang terjadi?

Beri aku senjata!

Ayo!

Stop! Orang-orang liar!

Disana!

apa!

Tembak!

Mundur! Semuanya mundur!

Cari perlindungan! Dibawah sana!

Hey, panggil bantuan!

Apa kau baik baik saja?

Tahan, semuanya!

Lompat!

Mundur ke belakang bukit! Sembunyi!

Minggir!

Senapan mesin!

- Mundur! - Bidik!

Kau mengarahkan senjatamu terlalu tinggi! Pegang senjatamu!

Ayo tembak Sapu! Apa yang kau tunggu?

Aku tak bisa menembakkannya!

Minggir! Aku akan melakukannya!

Ayo! Cepat!

Kenapa? Kau tidur atau apa?

Di sana! Ayo!

Dia hilang.

Jika kubidik batu itu

apa pelurunya akan terpental dan mengenai petugas di sana?

Kenapa tidak kau coba?

Tidak, tidak akan kena

Apa kalian berdua punya peluru banyak?

Tidak, tapi dia seorang perwira militer dengan pedang katana

Ketua, Tado merampas beberapa senapan mesin

Ketua Mouna meminta kami untuk membawakannya satu buat anda...

Ini amunisinya, dan...

dan ini sekantong kentang manis...

Anak-anak sekarang sangat lemah

Lihatlah bagaimana mereka kelelahan walau berjalan sebentar

Apa kau tahu cara menggunakannya?

Kurasa senjata mesin ini rusak

Kenapa kau bawa enjata mesin yang rusak?

Mouna sialan!

Ketua Dahdo...

Saudaraku orang Paran bilang...

bahwa seluruh keluargamu bunuh diri

Ketua Dahdo, tentara yang lebih besar dan lebih kuat akan datang

Mereka memiliki banyak meriam

Pawan, ketika aku masih muda

Aku pun tak kalah kuat atau berani dari Ketua Mehebu Mouna Rudo

Kau paham?

Awi, pimpin kelompok dan mundur ke Rkudaya

Ketua!

Ketua! Ketua!

Tembak!

Mundur! Ke Rkudaya!

Berikan padaku! Mari kita pergi!

Mundur ke Rkudaya! Ketua kami sudah mati!

Ayo!

Pihu, ayo!

Mundur ke Rkudaya!

Ayo! Ke Rkudaya!

Ayo pergi! Berangkat!

Ayo!

Menyebar! Kita bertemu di Rkudaya!

Ayo cepat!

Awi, ayo!

Ada pesawat lagi!

Kenapa Pihu masih disana?

Ayo!

Cepat, Pihu!

jembatannya akan runtuh!

Ayo! jembatannya akan runtuh!

Dengan ribuan tentara dan semua jenis senjata ampuh

Kau dipermainkan oleh 300 orang-orang liar ini?

Dan kalian menyebut diri sendiri sebagai perwira militer?

Mereka menembak lalu berlari

Mereka seperti hantu

Mereka berlari dengan mudah melalui alur jalan di gunung Sementara kita tersesat

Kami tidak pernah tahu dari mana mereka datang atau di mana mereka menghilang

Mereka begitu tak terduga

Misalnya, seorang anak bernama Pawan Nawi...

Kami melihat dia di sini kemarin lusa tetapi kami menemukan dia di sini kemarin

Kemudian dia ada di sini hari ini

Ini adalah tiga tempat yang berjauhan satu sama lain

Tak ada yang tahu bagaimana ia berhasil melakukannya

Pawan, kau pernah bertempur?

- Pawan! - Ketua Mouna!

Ketua Dahdo Nokan dari suku Gungu Tewas di pertempuran

Apakah ada yang melihat Mouna Rudo?

-Jawab aku! -tidak, Tuan.

Bajingan tua itu!

Dia punya keberanian untuk memberontak tapi dia tidak berani menghadapiku secara pribadi

Prajurit macam apa dia? Ketua macam apa dia?

Jangan Berisik!

Mereka punya garis pertahanan kuat Dan bantuan yang tak terbatas

Aku tidak percaya jika orang-orang primitif itu mempunyai rencana perang yang baik

Minta pada pusat agar memberi kita bom gas

Bom gas?

Aku menginginkanmu jadi beradab

tetapi kau memaksaku untuk menjadi liar

Kau Mouna Rudo

Aku Kamada Yahiko

Mulai sekarang...

Kalian bagian dari pasukan militer dan polisi Jepang

Kalian harus mengikuti perang yang kami putuskan

Siapapun yang berjuang dengan gagah berani Akan kami beri hadiah

Tapi bagi kalian

yang gagal melaksanakan perintah dari polisi Jepang atau lari

akan dihukum dengan keras oleh hukum

Apa kalian mengerti?

...Mouna Rudo!

Bom gas?

Tapi pak, bom gas masih sedang dalam tahap percobaan

Kami tidak tahu efeknya

Ya., pak

Tapi saat ini belum siap untuk digunakan

Ya., pak

Ayo!

Watan, kau ke arah sana!

Lewat sana!

Jangan berhenti! Lari!

Tembak! Tembak dia!

- Seediq dari Tgdaya! - Dimana?

Dia disana!

Bakar!

Temu!

Ayo lari!

Biar aku menolongmu, Awi

Sudah siap, adikku

Mari pergi, saudaraku

Pihu Walis...

- Jangan pergi! - Biarkan aku pergi!

Aku kesakitan.

Jangan pergi

Ketua Mouna! Ini aku, Pawan

Ketua Mouna! Ini aku, Pawan Nawi

Ketua Mouna, Kami dengar baso memberitahumu

Kita tahu sejumlah besar tentara jepang telah berkumpul di klan Suku

Saatnya pertempuran yang menentukan, bukan?

Ketua Mouna, Kami tak punya keluarga sekarang Mengapa tak kau biarkan kami berjuang?

Seperti yang lainnya, Tak ada satu pun dari kita yang bisa tidur dan makan

Dan kami tak ingin terbunuh oleh bom gas

Ketua Mouna, Lihatlah tato di wajah kami Kami bukan anak-anak lagi

Izinkan kami memerangi orang-orang Jepang

Seperti yang lainnya, Hingga nanti kami mati

Kami lelah

Kami benar-benar lelah

Aku tidak bisa berperang lagi! Tidak lagi!

Kau bajingan!

-Apa maksudmu tak bisa berperang? -Kojima!

- Apa maksud perkataanmu? - Kojima!

Ambil itu! Ambil senjatamu!

- Minggir! - Temu!

Kami berjuang sebagai persembahan pada leluhur kami!

bukan membalas dendam kematian keluargamu!

Temu, Aku tau apa yang kau pikirkan

Tapi,..Mouna Rudo telah menyebarkan berita menginginkan kepalamu

Ini bukan waktu untuk membuat masalah

Apa itu orangmu?

Tangkap dia! Dia orang liar! Ayo!

Berhenti!

Ada apa?

Ada orang liar yang berlari di atas jembatan gantung ke hutan.

Berkumpul semua!

Tim pertama berkumpul!

Berkumpul semua!

Bagus

Mendekatlah...

Bagus..

Berhentilah kau bajingan tengik..

Aoki!

- Okubo! - Aoki!

- Dimana kalian? - Aoki!

- Okubo! - Aoki!

Aoki! Okubo!

Kita berpencar!

Aoki!

Berhenti!

Semuanya, berhenti!

Dimana kalian?

Okubo!

Ada orang disana!

- mana? - Di pohon itu!

Tiarap!

- Tiarap! - Sembunyi!

Senapan mesin?

Siapkan mortar!

Signalman! Signalman!

Orang liar menyerang!

Giliranmu sekarang..

Ketua, Baso Tertembak!

Baso! Baso!

Baso!

Kami berada di hutan Mehebu

Baso! Baso!

Baso, Bagaimana keadaanmu?

Baso, tenanglah!

Mundur!

Ayo, mundur!

Keluar!

Keluar! Cepat!

Masuk ke rumah, cepat!

Masuk, cepat!

Masuk ke rumah, cepat!

Keluar dari sini!

Jangan masuk! Keluar!

Ayo! Lari!

Ya, pak.

Apa itu suku Mehebu?

Ya, pak

Arahkan semua meriam ke hutan Mehebu

Akhiri pertempuran sebelum keluar matahari

Tado! Bunuh aku!

Ayo!

Sakit sekali!

Minggir!

Bunuh aku, kau dengar aku?

Lepaskan dia!

Indahnya

Indah sekali

Hentikan tembakan

Mereka sudah lari

Berjuang sampai mati! Seediq Bale!

Tembakkan meriamnya! Tembak!

Kita diserang!

Jepang terkutuk! Pergilah dari daerah kami!

Inilah dukungan yang aku berikan buat kalian Mahebu untuk mengusir para penjajah

Minggir! Biar kubunuh mereka semua!

Temu, Beri aku peluru!

Naik ke sana!

Sine! Sine!

Sine!

Sine! Sine!

Berhenti!

Balik sini!

Kau rawat dia!

isi senjatanya! Ayo!

Pawan?

Habislah kalian Jepang!

- Cepat! - Tangkap dia!

Penggal kepalanya!

Berhenti!

Jangan biarkan dia lolos!

Mouna Rudo!

Berhentilah berlari!

Bunuh...sampai darah kita habis!

Penggal kepala mereka sebagaimana prajurit sejati!

Aku seorang ketua suku, bukan adikmu

Iyung! lyung!

Jangan sentuh itu, Iyung

Iyung!

Apa yang kau lakukan? Pindah!

Awas! bangunannya akan runtuh

Pawan! Pergi dari situ!

Pawan, pergi sekarang!

Pawan!

Iyung! lyung!

Apa kau baik baik saja?

Pawan, aku punya senjata bagus

Ada apa?

- Batu! - Dakis!

Awas!

Ubus!

Ayo! Orang Jepang keluar!

Hati-hati di sana!

Ada satu orang di belakangnya!

Jangan pergi ke sana!

Berhenti!

Bom!

Jadi kaukah Mouna Rudo..

Akhirnya aku bisa melihatmu dengan jelas

Tado, agaimana kita menghindari meriam mereka ?

ketua, membiarkan hantu ini memimpin

Tembak!

Lihat!

Bunga jatuh dimana-mana!

OSuatu waktu di Gunung Batu Putih ada pohon besar yang disebut Pusu Qhuni

Batang pohonnya setengah kayu, setengah batu

uatu hari, anak laki-laki dan perempuan lahir dari batang pohon

Lalu pasangan itu melahirkan banyak anak

dan di sinilah kita, Bale Seediq

300 prajurit melawan ribuan tentara

Mereka yang selamat dari pertempuran akhirnya bunuh diri

Mengapa aku lihat hal ini di daerah pegunungan terpencil di Taiwan

Seperti samurai bushido yang mati lebih dari satu abad yang lalu di Jepang?

Apa karena bunga sakura di sini terlalu merah?

Tidak, bunga-bunga terlalu cepat mekar awal tahun ini.

sekarang belum saatnya musim bunga sakura

(Tanggal 27 October 1930)

Suku Seediq di wilayah pegunungan Taiwan mengadakan pemberontakan besar

Dari 1.236 orang dari enam suku yang berperang

kurang dari 300 selamat setelah 50 hari pertempuran

Para anggota suku yang masih hidup dipaksa.. untuk pindah bersama ke suatu tempat sekitar Sungai Peikang

di mana Jepang dapat memantau mereka dengan mudah

Sampai saat ini, mereka tidak pernah kembali ke tanah mereka

Lihatlah! Pelangi indah di atas puncak bukit

Istri dan anakkku, Sudahkah kau siapkan anggurnya?

Minumlah Anggur yang kita tawarkan kepada roh leluhur kita '

Lihatlah! Pelangi yang indah .. Leluhurku memanggil ku !

Istri dan anak-anakku! Apakah kalian dalam perjalanan bertemu roh leluhur kita?

Kita juga dalam perjalan menuju kesana

Diamlah, orang-orang yang menjaga garis keturunan kami

Kami bangga menjadi Seediq sejati.

Roh kami akan mengawasimu dari jembatan pelangi

Lihatlah! Pelangi yang indah sekali Leluhurku memanggil

Istri dan anak-anakku! Apakah kalian dalam perjalanan bertemu roh leluhur kita?

Kita juga dalam perjalan menuju kesana

Beritahu setiap anak untuk hidup selamanya

Untuk hidup menjadi Seediq sejati

Roh kami akan menemanimu di hutan

Lihat! -Minum! Minum!

Lihatlah! Pelangi yang indah .. Kita tetap di jalan kita

Lihat! -Minum! Minum!

Lihatlah! Pelangi yang indah Kita tetap di jalan kita

Anakku

Apakah kau melihatnya? Kita melihat pelangi

Anakku

Apakah kau melihatnya? Kita melihat pelangi

Anakku

Apakah kau melihatnya? Kita melihat pelangi

Anakku

Apakah kau melihatnya? Kita melihat pelangi

Anakku

Apakah kau melihatnya? Kita melihat pelangi

Anakku

Apakah kau melihatnya? Kita melihat pelangi

Sub di sync manual oleh dongan parmitu sumber terjemahan: kucing_gaul dan Momoghie

Dukung kami dan jadilah anggota VIP supaya semua iklan tidak ditampilkan di www.OpenSubtitles.org

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.