All language subtitles for Jude.1996.DVDRip.x264-OP

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Ayo. Ayo makan roti.

Kalian tidak mau? Ayolah.

Ayo. Ini untukmu.

Teruskan. Ini untuk kalian.

Jadi! Kau yang memberi gandum untuk burung-burung ya?

Bibitku, ya?!

Kau sudah mendaki dunia. Begitu ya?

Apa itu yang kau pikirkan? Akan kuberi kau sesuatu untuk dipikirkan!

Sekarang, pergi dari sini!

Kau cuma keluar selama sejam.

- Apa yang dilakukannya? - Tak ada.

Apa dia memukulmu?.

Memalukan kau membiarkannya. Ayahnya adalah buruhnya ayahku.

Merapat!

Tn. Fawley!

- Haruskah aku melepaskan ini? - Selama lima detik.

Tahan semuanya.

Ayo, jika kau mau ikut.

- Kau sudah menyelesaikan pekerjaanmu? - Ya.

Anak baik.

- Ayo. Ayo. - Baiklah.

Kau kelihatan sedih, Jude. Apakah kau sedih karena aku akan pergi?

- Ya. - Aku juga.

- Anda mau kemana, Pak? - Christminster.

Kenapa Anda harus pergi?

Kau tahu apa itu universitas? Pendidikan di universitas?

Kau lihat, di sebelah sana?

Itulah Christminster.

Jika ada yang ingin kau lakukan dalam hidup, Jude, kesanalah kau harus pergi.

Bahkan jika artinya harus mengorbankan yang lain untuk sementara waktu.

Kau harus membaca bukumu ketika teman-temanmu yang lain sibuk bermain.

Turun dari tempat tidurmu secepatnya pada pagi hari saat udara masih sangat dingin.

Belajar setiap ada kesempatan. Suatu hari akan membuahkan hasil, aku janji padamu.

Sekali kau kesana, segalanya terbuka untukmu. Kau bisa menjadi apa pun yang kau inginkan.

Kau bisa memilih masa depanmu.

- Makan malam! - Ayo.

Cepat, Jude.

- Ikutlah makan bersama kami, Jude. - Tidak.

Makanlah sepotong keju ini, kau akan menyukainya.

- Siapa yang menunggu? Mengelontoki blok lama, ya? - Apa dia orang yang menarik?

"Dengan cepat dia bangkit dari laut abu-abu seperti kabut."

"Anakku, kenapa kau menangis?"

Inilah sang penyair.

- Terima kasih banyak. - Aku tidak melemparnya.

Juga bukan aku. Aku tidak melemparkannya, kuberitahu kau. Aku bahkan tidak suka tampangnya.

- Tidak ada satu pun di antara kalian yang melemparnya - Ada masalah apa dengannya?

- Kurasa dia cukup manis. - Benar. dia cuma berdiri di sana.

- Oh, lihat. Kau sudah menakutinya. - Dia malu.

Aku bertaruh kau berpikir aku yang melemparnya.

Tidak.

Sebenarnya memang aku.

Tapi jangan beritahu siapa-siapa.

Namaku Arabella.

Ayahku seorang peternak babi. Kami sedang mencuci jeroan untuk puding hitam

- Apa?. - Tidak apa-apa.

Aku tidak kerja hari Sabtu. Jadi kau bisa menemuiku.

- Apa kau sudah menangkap sesuatu? - Tidak, aku seharusnya melemparkan sesuatu yang lain.

- Sekarang yang kau lakukan hanya membaca? - Ya.

Tidak ada yang lain?

- Apa yang kau baca? - Latin, kadang-kadang Yunani.

Aku sudah membca dua buku Iliad, Thucydides, Hesiod, beberapa wasiat Yunani.

Astaga!

Ya, aku harus bisa masuk Christminster.

Christminster (??)

Ya. Aku akan menjadi mahasiswa.

- Bahkan mungkin menjadi profesor suatu hari nanti. - Mungkin, mungkin.

- Kau pernah melihatku memanjat pohon? - Tidak.

Ada sesuatu yang mau kutunjukkan padamu, Jude.

Dimana kau?

Bangun, Abby.

Kenapa?

Aku mau menciummu.

Cium saja aku seperti ini.

Hati-hati aku mengerami sebuah telur.

Aku membawanya bersamaku kemana pun. Akan menetas dalam waktu tiga hari.

Kenapa kau lakukan itu?

Wajar bagi seorang wanita membawa kehidupan ke dunia.

- Jude? - Ya.

Ini sudah larut.

Untuk mempelai pria dan wanita!

Kami akan memberikannya pada Bibi Drusilla.

Bibi Drusilla.

- Apa panggilannya? - Rosie's pig.

- Bagaimana jika Jemima Spot? - Apa kau suka?

Itu bukan rambutmu sendiri?

Jadi?

Apa?

- Rambutmu sendiri sudah cukup. - Ini sangat populer di London.

Kau peduli yang dipikirkan orang di London?

Kau tidak suka?

- Tidak. - Berarti aku tidak akan memakainya lagi.

Biarkan tetap menyala.

Aku mau melihat kita. Jika mau kau bisa menutup matamu dan menganggap ini gelap.

Jude. Mintalah baik-baik padaku.

- Minta apa? - Apa yang kau ingin aku lakukan.

- Aku tidak tahu. - Apa??!.

Kita hanya harus melakukannya.

Dia tidak akan pernah ke sini.

Dia mungkin berdarah pemabuk.

Kita harus melakukannya sendiri.

- Hati-hati. - Lalu cari di tempat lain.

Meja ini bukan untuk babi.

Benar, angkat dia.

- Di mana kau mau? - Di sisi yang ini.

Terima kasih Tuhan dia sudah mati.

Apa yang akan dilakukan Tuhan terhadap pembunuhan babi?

Sudah agak terlambat mencari wanita lain.

Aku tidak akan merasa menyesal untukmu.

Kau seharusnya mendengarkanku. Keluarga Fawley tidak cocok menikah.

- Aku tidak punya pilihan. - Kau tidak punya otak.

- Lima bulan berlalu dan bahkan tidak ada benjolan. - Tolong jangan berkata begitu.

Haruskah aku menyiapkan kamarmu?

Tidak, lebih baik aku pergi.

"Jude sayang, aku memutuskan untuk pergi, dan aku tidak akan kembali.

"Aku tahu kau berpikir aku memperdayamu agar menikahiku,

"tapi aku bersumpah bahwa aku yakin waktu itu aku hamil.

"Aku akan ke Australia untuk memulai kembali.

"Mungkin sekarang kau bisa bebas pergi ke Christminster

"dan menjadi seorang siswa universitas.

"Semoga sukses."

Bisa kubantu?

..kemudian ada rumah yang saling membelakangi, anak-anakmu yang kotor menggantungkan perancah.

Itu kota yang sama.

Mungkin jalan kaki lima menit dari Church Street menuju Scum Street.

Kenapa kita tidak pergi saja? Kenapa kita tidak pergi saja dan mengetuk pintu mereka?

Karena mereka meyakinkan kita beginilah caranya. Tidak ada perubahan. Kenapa berubah?

Mereka sudah menang argumen.

Mereka mendidik bagaimana cara mereka memenangkan argumen.

Aku sedang mencari Jude Fawley. Aku yakin dia bekerja di sini.

- Kau akan menemukannya di sekitar pojok itu, Nona. - Terima kasih.

Jude Fawley? Aku sepupumu, Sue Bridehead.

Bibi Drusilla mengirimiku surat dan memberitahu bahwa kau berada di Christminster.

- Halo. - Halo.

Jangan salah sangka, tapi kalian tidak kelihatan seperti sepupu.

- Kenapa begitu? - Kau cantik sedangkan dia, tampangnya seperti batu.

- Hidung mancung adalah lambang kemuliaan. - Diam.

Mereka punya hidung yang sama. Lihat mereka.

Masing-masing, tepat berada di tengah wajah mereka.

- Beritahu aku hal-hal tentang sepupuku. - Dia seorang mahasiswa, mahasiswa sejati.

- Dia seorang pendosa. - Kenapa begitu?

- Apa sebutan yang terakhir tadi? - Oh, maksudmu Vicky.

- Bukan, Florence, - Orang yang sebelum Elspeth.

- Mm...enak, kan? - Oh, enak sekali.

Tidak ada apa-apa, ya?

Oh, ya! Sekarang, itu bagus, itu bagus.

Jude. Jude!

Jude!

Jangan di sana, tidak bagus. Mereka dulu membakar martir di sana.

- Kau percaya takhayul, Jude? - Tidak.

Aku juga tidak, tapi kurasa lebih baik cari aman, iya kan?

- Kita mau kemana? - Suatu tempat yang jauh dari universitas ini.

- Tapi di sini menyenangkan. - Cuma ada batu di sini.

- Gedungnya, iya. Maksudku para mahasiswanya. - Aku juga sedang membicarakan mahasiswanya.

Habiskan.

- Berapa harganya dua ini? - Sepuluh shilling.

- Kau tidak akan membelinya. - Kenapa tidak?

- Apa anda mau aku membungkusnya? - Tidak, terima kasih.

- Kenapa kau membungkusnya? - Untuk mencegah pemilik penginapanku kena serangan jantung.

- Kau agak konfrontatif. - Bukan, aku cuma heran kenapa kau selalu pergi ke gereja.

Karena sebagian dari diriku masih percaya takhayul, latar belakang gadis desa.

- Maksudmu, seperti aku? - Aku tidak tahu kau seorang gadis.

Apa aku menyakitimu?

Tidak.

Bahkan saat aku coba membuktikan betapa aku lebih pintar darimu?

Memang.

- Jangan bilang begitu. - Kenapa?

Karena itu bukan hal yang pantas kau akui.

Kenapa tidak, jika itu benar?

- Katakan sesuatu. - Aku senang mendengarkanmu.

Catullus.

"Tuhan, seperti pria yang duduk di samping wanita

"yang melihat dan mengetahui orang yang tertawa karena teriris air mata yang menetes

"Tak ada yang tersisa untukku setiap kali aku melihatnya."

Indah.

Bagaimana hukumnya menikahi sepupu?

Bukan begitu. Tidak pernah disebutkan hukum mencintai sepupumu sendiri. Cukup sering kudengar.

- Bagaimana menurutmu, Jude? - kalian berdua adalah sepupu, kau yang bilang padaku.

- Sue? - Bagaimana kau tahu?

- Kau punya tangan seorang wanita. - Seharusnya kau lebih baik dari itu.

- "Pruples" tidak dihitung. - Kau sudah mengikutiku?

Aku datang untuk mengucapkan selamat tinggal.

- Kau mau memperkenalkanku pada temanmu? - Itu Wilkes.

Apa kabar, Tn. Wilkes?.

- Kenapa kau mau pergi? - Aku ribut dengan pemilik penginapanku.

Dia menemukan sebuah patung milikku, membuangnya ke tanah dan memijak-mijak dengan tumitnya sampai hancur berkeping-keping

Dia juga memastikan aku kehilangan pekerjaanku.

- Kemana kau mau pergi? - Entahlah. Aku akan mengajar di suatu tempat.

- Kau bisa mengajar di sini di Christminster. - Semua orang di kota ini adalah guru, Jude.

Ada temanku yang bisa bantu, Tn. Phillotson. Aku adalah muridnya di Marygreen.

Jangan khawatirkan aku.

Aku bermaksud mencarinya. Tidak ada salahnya minta tolong.

Kenapa kau ingin aku tetap tinggal?

Karena kita baru saja bertemu.

- Tn. Phillotson? - Ya.

Nama saya Jude Fawley. Saya adalah murid anda di Marygreen.

Ya, tentu saja.

- Apa kau muridku juga dulu? - Bukan, ini sepupuku, Sue Bridehead.

Tn. Phillotson, andalah yang menunjukkan Christminster padaku, pada hari yang sama saat anda meninggalkan Marygreen.

Aku datang ke sini karena anda, pak, untuk menjadi anak kampus.

Lewat sini.

Aku memberi ide tentang univesitas pada masa yang lampau.

Mimpi lain telah terganti. Aku sangat senang menjadi guru. .

Jadi di sinilah kita.

Sue sedang mencari lowongan kerja sebagai guru.

- Kau sudah punya pengalaman? - Belum.

Apa sangat sulit mendapatkan pekerjaan?

- Aku berpikir untuk melamar ke suatu tempat pelatihan. - Itu ide yang bagus.

Yang kubutuhkan untuk sekolah ini adalah transfer pada tahun kedua.

- Bagaimana jika magang? - Jude!

- Apa kau serius mau menjadi guru, Sue? - Ya, tentu saja.

Aku yakin akan berguna untuk kalian berdua.

- Aku tidak sanggup memberi gaji yang besar untukmu. - Tidak masalah.

Baiklah kalau begitu.

- Satu kali tujuh? - Tujuh.

- Dua kali tujuh? - 14.

- Tiga kali tujuh? - 21.

- Empat kali tujuh? - 28.

- Dah, Nona. - Dah.

Gunung Olves, Gunung Moriah.

Lembah Jehoshaphat.

Kota Zion.

Calvary, adalah nama-nama yang paling berpengaruh dalam sejarah kita.

Inilah model kota Jerusalem pada masa Tuhan kita, Jesus kristus.

Dan mereka mengambil Jesus melalui jalan-jalan yang panas, berdebu dan sempit ini...

Bagaimana orang bisa tahu Jerusalem dulu seperti itu? Aku tidak yakin.

Tentu saja memang begitu. Model ini disalin dari peta dugaan yang terbaik.

Kenapa harus Jerusalem? Kenapa tidak Athena, Roma atau Alexandria?

Karena Kota Jerusalem sangat berarti bagi kita selaku umat Kristen. Pastinya kau harus melihatnya?

- Kenapa kau begitu curiga? - Tidak, aku cuma menduga-duga...

Jude!

- Kejutan sekali! - Tidak, aku sudah tahu kau di sini.

- Kau selalu mengawasiku setiap saat. - Tn. Phillotson.

Jude. Sepupumu adalah gadis yang sangat pintar, dia mengkritik semua ini tanpa terkecuali.

Tolong jangan sebut aku gadis pintar, sudah banyak orang pintar di sekitar kita saat ini.

- Aku tidak bermaksud apa-apa. - Aku tahu. Ayo, Jude.

Tuduhan ini menuliskan: "Ini adalah Jesus, raja Israil."

- Dia mau membuatmu terkesan. - Tidak cukup pintar.

Dia tidak bisa pintar, dia menyukaimu.

Aku juga menyukainya. Bukan berarti aku akan merendahkannya.

Aku sama sekali tidak merasa bersalah.

"Katakan padaku, Musa, pria, banyak cara

"yang mengembara jauh dan luas setelah dia dipecat dari kota suci Troy."

- Ciumlah demi keberuntungan? - Tidak.

Surat untuk Dean of Admissions.

Mereka mengambilnya.

Perlu topi, Jude?

- Apa masalahnya? - Sedang hujan.

- Itu apa? - Kupikir kau orang pintar.

Sue!

"Pak, saya telah membaca surat anda dengan rasa tertarik,

"dan bisa dinilai dari deskripsi yang anda buat bahwa anda adalah seorang pekerja,

"saya pikir anda punya kesempatan yang lebih baik dalam mencapai kesuksesan hidup

"dengan tetap berpegang pada pendirian anda sendiri daripada mengadopsi jalan yang lain.

"Salam hormat, the Dean of Admissions. "

Aku tidak peduli pada pembantu rektor, wali, kepala atau anggota Master of Arts.

Aku tidak akan mempedulikan mereka jika mereka tak mau memberiku kesempatan.

Lebih banyak yang kita pelajari di luar buku daripada di dalamnya.

- Bisakah kau mengucapkan syahadat dalam bahasa Latin? - Ya, aku bisa, tentu saja bisa.

Permisi. Tolong diam sebentar

Pria di sudut sana sedang berlatih artikel kepercayaannya dalam logat Latin

demi kemajuan perusahaan ini.

- Terima kasih. - Ini kesempatanmu.

#Credo in unum Deum, Patrem,

#omnipotentem, Factorem coel et terrae,

#visibilum omnium et invisibilum.

#Crucifixus etiam pro nobis:. sub Pontio Pilato passus,

#et sepultus est.

#Et resurrexit tertia die, secundum Scripturas.

#Et in Spiritum Sanctum, Dominum

#et vivificantem, qui ex Patre Filo que procedit.

Kalian benar-benar bodoh.

Siapa di antara kalian yang tahu bahwa yang kukatakan benar atau salah?

Bisa jadi The Ratcatcher's Daughter ganda dalam bahasa Belanda untuk kalian semua ketahui.

Sue! Sue!

Jude...?

Aku baru minum-minum, Sue.

- Maukah kau mengizinkanku masuk? - Baiklah.

- Aku bisa sendiri. - Jude.

Kau akan belajar lebih banyak daripada yang pernah mereka ajarkan.

Aku yakin inilah hal terakhir yang ingin kau dengar,

tapi kau tidak butuh pengalaman dulu di Christminster agar bisa melakukan kebaikan di dunia.

- Kau harus makan sesuatu. - Dia terlalu tua untukmu.

Akan kubawakan kau sarapan besok pagi.

Sudah keluar dari pekerjaan?

Halo.

Jangan kau berbuat bodoh karena dia, Jude.

Menikahi Arabella merupakan tindakan paling bodoh yang pernah kau lakukan, sampai sekarang.

Jangan bilang begitu.

Orang tua kalian tidak bisa tinggal bersama begitu juga dengan Sue.

Mereka masing-masing tinggal di neraka dan meninggalkan kalian berdua sebagai anak yatim.

- Mereka adalah generasi yang berbeda. - Dengan kutukan yang sama di kepala mereka.

- Keluarga Fawley bukan dimaksudkan agar menikah. - Itu cuma dongeng kuno.

Sejak kapan kau berhenti mempercayainya?

"Dear Jude, aku mengirim surat dari Melchester,

"dimana Tn. Phillotson dan aku telah pindah.

"Dia mengajar di sebuah sekolah baru dan aku belajar di sebuah tempat pelatihan.

"Aturan di sini sangat ketat melebihi keyakinan kita dan jam berkunjung kami sangat terbatas,

"tapi aku akan senang bertemu denganmu lagi."

Tanganmu kasar, Jude.

Jadi bisakah tanganmu memegang palu dan pahat sepanjang hari.

Aku menyukainya, tanganmu adalah tangan yang mulia.

Ada apa?

Akan makan waktu membiasakan diri bersamamu lagi.

- Aku kemari untuk melupakan. - Jadi kita di mana?

Francis, Australia, Spanyol, Kanada, Timbuktu.

- Apakah sebegitu tidak enak di sekolah? - Ya.

Cuma tahun yang lain.

Tn. Phillotson berpikir dia bisa mencarikanku pekerjaan yang bagus jika aku sudah tamat.

- Bagaimana kabarnya? - Dia menjadi semacam bantuan.

Aku yakin begitu.

- Kau sedang mengolok-olok? - Tidak.

Jude?

Aku tidak sadar dia sangat tertarik dengan urusan masa depanmu.

- Dia adalah teman. - Aku yakin dia tidak berpikir begitu.

- Seorang pria tua seperti dia? - Dia tidak setua itu.

Kau yang bilang begitu.

- Apa masalahnya? - Kuharap kau lebih terbuka padaku.

Baiklah, dia memintaku menikah dengannya.

- Apa yang kau katakan? - Kukatakan aku akan memikirkannya.

Maaf, mungkin seharusnya aku tidak memintamu berkunjung.

Aku bukan berkunjung, aku pindah ke Melchester.

Jude!

Jude!

Izinkan aku masuk.

Mereka mengunciku karena keluar denganmu, jadi aku lompat keluar dari jendela,

menyeberangi sungai paling dalam di Inggris, dan di sinilah aku.

Aku tak bisa dapat kehangatan.

- Akan kupinjamkan baju pada pemilik penginapanku. - Jangan lakukan itu, demi Tuhan!

Berarti kau harus pakai punyaku.

- Bagaimana kalau yang ini? - Mungkin agak kekecilan.

Akan kutunggu di luar.

- Kubawakan brandy untukmu. - Tidak ada gelas?

- Di lemari, aku harus membersihkannya dulu. - Jangan khawatir, aku akan meminumnya seperti pria.

- Apa yang akan mereka katakan di sekolah? - Aku tak peduli.

- Aku akan kembali segera setelah pakaianku kering. - Sekarang sudah larut.

Kau bisa menginap di sini malam ini.

Kuharap aku bisa dapat kehangatan.

- Terima kasih, Jude. - Untuk apa?

Karena berada di sini.

- Aku senang kau datang padaku. - Tidak ada yang lain?

Haruskah kau membiarkanmu tidur?

Ya.

Aku tidak bisa tidur.

Kenapa kau melihatku seperti itu?

- Apakah itu menakutkan bagimu? - Tidak, aku tidak takut pada pria mana pun.

Kenapa tidak?

Karena tidak ada pria yang akan menyentuh wanita kecuali sang wanita menginginkannya.

Sampai sang wanita berkata melalui tatapan atau senyum, "Ayo", sang pria pasti akan takut.

Jika kau tidak pernah mengatakan atau menatap seperti itu, dia tidak akan pernah melakukannya.

Kau pemalu dalam hal sex.

Haruskah aku coba lagi...

..untuk menutup mataku dan tidur?

Selamat pagi, Jude.

Pagi.

- Bisa kita bicara? - Ya.

- Apakah tentang pelariannya dari sekolah? - Dan datang padamu pada malam itu.

Ada beberapa gosip beredar. Dia bisa dikeluarkan dari sekolah karena hal tersebut.

- Itu tidak adil. - Jude.

Aku ingin bisa membantunya melawan skandal apa pun tapi aku perlu tahu apa yang terjadi.

Tidak terjadi apa-apa.

- Apa itu benar? - Aku bersumpah demi Tuhan.

Dia tinggal bersamaku, tapi sebagai sepupu.

Berarti kita berdua harus menolongnya sekarang.

- Halo. - Halo.

- Apa tadi kau pergi ke sekolah? - Ya. Mereka tidak mau menerimaku kembali.

Mereka pikir aku dan kau punya semacam affair.

Bahkan mereka menyarankanku untuk menikah denganmu demi nama baikku.

- Aku berjumpa dengn Tn. Phillotson hari ini. Dia bilang dia bisa bantu. - Aku tidak mau bantuannya.

Dia cemas, dia sangat peduli padamu.

Aku tahu.

- Aku belum pernah memberitahumu tentang masa laluku. - Lanjutkanlah, ceritakan padaku.

Aku sudah menikah, Sue.

Aku sudah tidak berjumpa dengannya selama tahunan, tapi aku masih terikat pernikahan.

Kenapa kau beritahu ini padaku?

Karena cuma ini halangannya.

Halangan apa? Aku tidak mencintaimu! Aku tidak mau jadi istrimu!

Kau adalah teman kami paling dekat, Jude.

Kami pikir kau harus jadi orang pertama yang tahu.

Richard memintaku menikah dengannya, dan kubilang iya.

Luar biasa, selamat. Aku senang mendengarnya.

Kami juga.

- Kapan kalian memutuskan? - Aku sudah bertanya pada Sue selama berbulan-bulan.

Sekarang adalah jawabannya.

- Aku tahu ini keputusan yang tepat. - Jude membantuku membuat keputusan.

Aku tahu. Kuharap sepupuku akan membuatmu bahagia, Tn. Phillotson.

Jude, aku punya permintaan untukmu.

Apakah kau mau menjadi pendampingku? Aku tidak punya keluarga yang lain di sini.

Tentu saja, aku akan mendampingimu.

dengan sepenuh hati.

Kau sudah siap atau belum? Cepatlah.

Kau "sang ayah", tahu.

Begitulah mereka menyebut orang yang mendampingimu.

Apakah seperti ini saat kau menikah?

- Boleh kuambilkan minuman, Pak? - Trims, Arabella. Aku mau pint dan whisky.

- Bukankah seharusnya kau menjadi Don Christminster? - Bukankah seharusnya kau berada di Australia?

Ganti, Arabella.

Dia di sebelah sana.

- Siapa itu, Bella? - Itu cuma suamiku.

Boleh aku minta segelas pint?

Cheers!

Kau tahu aku bilang aku sedang hamil saat kita menikah dulu?

Jude?

Jude...?

Aku bertemu dengan seseorang di Sidney.

Aku tidak memberitahunya tentang kita.

Tidak seindah pernikahan kita.

Dia akan melihatku berbaring di sini seperti Lazarus.

Dan kemudian tiba-tiba aku buka mataku.

Sue Bridehead, kau orang tolol.

Akan kukatakan langsung.

Kau akan menyesali pernikahan ini sama seperti sepupumu yang mirip lembu itu.

Apa kau menangis untukku... atau untuk Sue-mu yang berharga itu?

Kau bodoh.

"Tuhan, sayangilah kami.

"Tuhan, sayangilah kami.

"Tuhan Yang Maha Esa, kepada Roh yang telah pergi, masukkanlah Tuhan,

"dengan siapa jiwa-jiwa orang beriman setelah mereka dibebaskan dari raganya

"berada dalam sukacita dan kebahagiaan. Kami berikan kepadamu terima kasih hangat, untuk itu telah berkenan kepadamu

"untuk menyampaikan ini, saudari kita, keluar dari kesengsaraan dunia yang penuh dosa ini.

"Yang Memberi Rahmat, bahwa mungkin menyenangkan engkau dengan kebaikan hati-Mu.

"Tak lama untuk mencapai jumlah umat pilihan-Mu dan untuk mempercepat kerajaan-Mu,

"bahwa kita, dengan semua orang yang berangkat dalam iman yang benar, nama-Mu yang kudus,

"mungkin memiliki penyempurnaan kami sempurna dan memberkati, baik dalam tubuh dan jiwa

"dalam kemuliaan kekal dan abadi-Mu, melalui Yesus Kristus, Tuhan kita."

- Berapa lama kau akan tinggal? - Cuma malam ini. Aku harus kembali besok.

- Kuharap aku sempat menemuinya sebelum dia meninggal. - Dia juga ingin berjumpa denganmu.

- Apa yang dikatakannya? - Bahwa kita berdua dijadikan sebagai suami dan istri yang buruk.

Seharusnya tidak diizinkan membuat perangkap seperti itu.

- Apa ini membuatmu terbangun? - Aku memang sudah terbangun.

- Kenapa? - Aku sedang berpikir.

Tentang apa?

Aku tidak tahu.

"Jude tersayang, aku seharusnya tidak menulis surat ini,

"dan kumohon padamu jangan dibalas.

"Richard dan aku adalah suami-istri.

"Tidak ada yang bisa mengubahnya...

"Baik kekecewaanmu,

"maupun penyesalanku.

"Kumohon cobalah lupakan aku."

- Jude? - Bagaimana kau tahu?

Kau punya tangan seorang pria.

- Apa kau sudah terima suratku? - Ya, tapi aku tidak pernah membukanya.

Jangan khawatir, aku sudah pindah ke Shaston saat ini.

- Kau berkata seperti itu seolah-olah sudah menyerahkanku. - Kau menyalahkanku?

Aku di sini, kan?

Berjanjilah kau takkan pernah berhenti mencoba, Jude.

- Kedengarannya mengerikan. - Ya, memang.

Kau mau berjanji begitu?

Aku tak bisa menolong diri sendiri.

Jude?

- Sue tidak memberitahuku kau datang. - Aku tidak tahu.

Sungguh kejutan yang menyenangkan buat kami berdua. Berapa lama kau akan tinggal?

Kereta apiku akan berangkat sejam lagi.

Sue susah sekali berkesempatan menemuimu.

Mungkin kau bisa membujuk Jude untuk tinggal.

- Bagaimana sekolah di Marygreen? - Tetap sama.

Masih satu kelas.

Meja yang sama.

- Semuanya baik-baik saja, Jude? - Ya.

- Selamat malam. - Selamat malam.

Sue?

- Apa yang sedang kau lakukan? - Apa yang salah denganku, Jude?

Bukan masalah.

"Ketika aku melihat jam yang menginformasikan tentang waktu

"dan berani melihat matahari hari itu dan malam yang mengerikan. Ketika saya melihat...

"..dan hijaunya musim panas semua dimasukkan dalam goni gandum,

"ditanggung pada bier dengan jenggot putih dan berbulu."

Aku punya istri yang kucintai, yang bukan saja tidak mencintaiku, tapi juga terganggu karena kehadiranku.

Dan pagi ini

dia bertanya apakah dia bisa pergi untuk hidup bersamamu.

- Aku tidak akan menentangnya jika memang itu yang kau mau. - Ya, memang.

Aku selalu melihat sesuatu yang luar biasa antara kalian berdua.

Aku terus berkata pada diriku sendiri karena kalian berdua merupakan sepupu, tapi kenyataannya lebih dari itu.

Kadang-kadang aku berpikir bahwa kalian merupakan satu orang yang dibelah dua.

Kalian semua tahu bahwa dia telah melakukan kesalahan karena menikah denganku.

- Ya. - Tapi kau tidak melakukan apa-apa untuk menghentikan kami.

Tidak.

Aku juga tidak.

- Aku akan memeriksa untuk melihat apakah kau lupa sesuatu. - Kurasa tidak, terima kasih.

- Jam berapa keretanya, Jude? - Berangkat dalam lima menit.

Selamat tinggal, Richard.

Dah.

Dah!

Jude! Jude!

Aku membawakan makan malammu.

Hukum nasional harus mengambil pertimbangan terhadap temperamen yang berbeda.

Aku boleh tinggal dengan seorang pria, tapi hanya sebagai teman.

- Mungkin tidak adil buat pria. - Karena tidak ada yang bisa dijadikan pegangan.

- Harga dirinya tersakiti. - Tapi kau ingin menikahi seseorang yang kau cintai.

Kenapa orang disuruh saling mencintai oleh orang lain? Begitulah pernikahan.

- Sebuah cap pemerintah. Sebuah lisensi untuk mencintai. - Jika kita bisa, maukah kau menikah?

Aku akan berjalan satu mil jika kau punya selembar kertas yang memaksaku untuk mencintaimu.

Oh, kumohon!

- Minum. - Oh, yang lain. Yang lain.

Minum, minum, minum.

Ugh!

Kau menyukainya kan?

- Apa? - Apa yang salah?

Jangan sentuh aku seperti itu.

- Cuma bentuk kasih sayang. - Apa itu mempengaruhimu pada yang lain?

Yang lain? Yang lain apa?

Kupikir kita berdua tidak ada yang tahu apa maknanya.

Maaf. Hanya saja aku ingin segalanya menjadi sempurna di antara kita.

Aku belum siap, Jude.

- Kau mengerti? - Akan kucoba.

Apa yang kau tulis?

Apa pun yang diinginkan istrinya.

- Teh. - Trims.

"Di sinilah terbaring suamiku Peter Porter, umur 51 tahun.

"Dia menyiksaku, dia menipuku dan dia menghabiskan semua makanan dan bir kami."

- Dia sudah mati, Sue. - Dia tak bisa mendengarku.

Katakan padanya nisannya siap dalam waktu sejam.

Arabella?

Maaf aku datang kemari, Jude. Sebenarnya aku tidak mau.

- Aku sedang ada masalah. Aku perlu bicara denganmu. - Ada masalah apa?

Aku tidak mau menyebabkan masalah untukmu. Bisa kita bicara di tempat lain?

- Baiklah. - Aku menginap di The King's Head.

- Itu tadi Arabella. Dia mau bicara denganku. - Apa tak bisa dia bicara di luar saja?

- Dia mau aku datang ke hotelnya. - Nyaman sekali.

- Sue, aku harus menolongnya. - Kenapa? Dia bukan istrimu.

Dia akan memberikan apa yang kau inginkan.

Tak bisakah kau lihat apa yang dilakukannya? Dia ingin kau kembali.

Tapi apakah kau menginginkanku?

Ya.

Tutup matamu.

- Kau tidak harus melakukan ini. - Aku menginginkannya.

Tapi kau harus menolongku. Aku tidak tahu apa yang sedang kulakukan. Aku cuma memberanikan diri.

- Apa aku terlalu banyak bicara? - Tidak.

- Aku sudah berbuat salah, iya kan? - Tidak.

- Aku bertingkah aneh? - Tidak

Cium aku sebelum aku mulai bicara lagi.

Kau tampak puas terhadap dirimu sendiri.

Aku memasakkanmu daging dengan saus dan telur.

- Kenapa? - Karena kupikir kau pantas mendapatkannya.

Ada surat untukmu di atas meja.

- Apa kau akan membacanya? - Akan kubaca nanti.

Jude, aku tahu itu dari siapa.

"Jude tersayang, aku mengirim surat bersama berita ini

"karena aku tidak pernah dapat kesempatan untuk memberitahumu secara langsung.

"Ada seorang anak laki-laki yang lahir dari pernikahan kita, delapan bulan sesudah aku meninggalkanmu.

"Selama ini, anak itu dijaga oleh orang tuaku di Sidney,

"tapi mereka tidak sanggup lagi menjaganya, begitu juga aku.

"Aku menamainya sama dengan namamu."

Apakah kau Jude Fawley?

Ya, Pak.

Ini ayahmu. Namaku Sue. Senang bertemu denganmu.

- Bagaimana perjalananmu? - Baik, terima kasih.

- Boleh kubawakan ini? - Ya.

Yang dikatakan Arabella benar.

Dia anakmu. Aku bisa melihatmu di dirinya.

Tapi separuhnya mirip Arabella.

- Kau akan melindungiku, iya kan? - Jika aku mampu.

Bisakah kau percaya pada matamu? Apakah dunia benar-benar seperti kelihatannya?

Aku bisa lihat kau tersenyum, membuktikan bahwa tak ada lagi yang bisa mengejutkanmu. Kau sudah melihat semuanya.

Malam ini, aku kan mengejutkanmu.

Akan kutunjukkan keajaiban padamu.

Akan kutunjukkan padamu dunia yang hanya dapat kau lihat sekali dalam mimpimu yang tergelap.

Keluar dari aliran udara, teror datang!

Tidak lama lagi.

Kau baik-baik saja?

Tidak ada yang perlu ditakutkan. Kemari.

- Tidak, sayang, jangan menangis. - Juey, bisa tolong Ibu?

Bisa tolong Ibu? Gendongkan bayi ini.

Pegangi kepalanya.

Lihat, aku sudah menggendong bayinya.

Hati-hati!

Pagi.

Jude, bisa aku bicara?

- Siapa mereka? - Ayah akan bicara dengan mereka.

Pekerjaan ini akan berjalan dengan baik.

Jude, maaf. Aku harus cari orang lain untuk menyelesaikannya.

- Kenapa? - Beberapa penyumbang dana komplain.

- Soal apa? - Kau tidak pernah memberitahu kami bahwa kalian tidak menikah.

Aku tidak tahu bahwa itu kualifikasi yang diperkukan untuk menjadi seorang pengukir batu.

Tentu saja kau akan membayarmu untuk pekerjaan minggu ini.

Maafkan aku, Jude.

Enam shilling. Ya, nyonya, tujuh shilling. Apa dia akan membelinya?

Ya. Terima kasih, nyonya.

Kita punya dua kelinci. hitam dan putih. Jika kau melepas kulitnya, mereka kelihatan sama.

Akan sangat enak dijadikan sebagai makan siang di hari Sabtu buat seseorang.

Ayo. Empat sen, lima sen. Tujuh sen untuk pria di sebelah sana.

Akan seperti ini kemana pun kita pergi saat orang tahu bahwa kita tidak menikah.

Kita akan terus pindah.

Kita pindah ke tempat dimana tak ada yang mengenal kita.

Jika mereka tahu, kita pindah lagi, dan lagi dan lagi...

..selama dunia belum berubah.

Kita tidak melakukan perbuatan yang salah, Sue. Kau yang bilang begitu padaku.

Juey.

- Juey! - Juey!

Jaga adikmu.

Apa kabar, Ny. Fawley. Arabella Wilkinson.

- Kau terlihat sakit, Jude. - Terima kasih.

Bahkan ada atap dan jendela kecilnya. Manis sekali.

Masih membicarakan berulang-ulang tentang Christminster.

- Apa kabar? - Baik.

Suamiku sudah meninggal, meninggalkan banyak harta.

- Apa yang kau sukai? - Oh, kurasa aku akan mempunyai sebuah perguruan tinggi.

Kampus mana yang menolakmu, Jude? Kurasa aku akan memiliknya.

Kau seperti orang yang sombong, Jude.

Jude.

Halo.

- Kau tidak mengenali ibumu ya? - Ya.

- Aku membawakanmu kue. Kau mau? - Tidak, terima kasih.

- Kupikir adikmu mau. - Dia masih terlalu kecil.

Tapi kau sudah besar, kan. Berapa umurmu sekarang?

Delapan.

Delapan tahun tiga bulan enam hari.

Aku ingat dengan tepat.

Delapan adalah umur kesukaanku.

- Aku bertaruh pasti kau ingin segera berumur sembilan, kan? - Ya.

- Hei, apa kau sudah menikah? - Belum.

- Berarti tidak apa-apa jika aku menciummu? - Ya.

Kau anak yang baik, Jude.

Ada apa?

Aku mau kembali ke Christminster.

- Karena Arabella melukai harga dirimu? - Karena aku masih punya sesuatu.

# The crow flew over the bush The crow flew over the bush

# The crow flew over the bush # What do you think he saw?

- Tebak siapa? - Aku kenal suara ini di mana pun. Paman Joe.

Jim! Kemari, sebelah sini. Aku menemukan Tutor Slum's Colledge, Christminster.

Hei, hei! Kau masih fasih mengucapkan syahadat dalam bahasa Latin, Jude.

"Credo in unum Deum, Patrem omnipotentem."

Lihat dirimu, Jude. Apa yang telah kau lakukan pada dirimu?

Dia membuat mulut lebih untuk diberi makan.

- Kau ingat temanku, kan? - Ya, tentu saja.

Jadi sepupu sudah menikah.

- Anak tertuaku, Jude kecil. - Oh, ada apa denganmu, pria kecil?

- Dia kecapekan. - Tak apa-apa.

Kami selalu mencari-cari dalam parade setiap tahun.

Tak pernah terpikir kami akan menemukannmu di kerumunan.

Segalanya sudah berubah.

- Kuharap tak ada penyesalan? - Sedikit.

Pertanyaan yang sulit dijawab pria mana pun.

Untuk mengikuti apa pun mimpinya, atau menyerah perlahan sambil membiarkan hidup membimbingnya kemana dia mau.

Dan kau yang mana?

Aku tidak tahu.

Ketika pertama kali aku datang ke Christminster, aku sudah punya persediaan harapan yang rapi.

Selanjutnya yang kudapatkan, ketidakyakinan pada apa pun.

Dengar-dengar.

"Siapa yang tahu apa yang terbaik bagi seorang pria dalam kehidupan ini?

"Dan siapa yang bisa memberitahu seorang pria apa yang akan terjadi padanya di bawah sinar matahari?"

- Kami sedang mencari tempat untuk tinggal. - Kami tidak menerima anak-anak.

- Kami sedang mencari tempat untuk tinggal. - Tidak, maaf. Tidak ada kamar.

- Kami sedang mencari tempat untuk tinggal. - Ada berapa anak?

Dua anak dan satu bayi.

- Aku punya satu kamar. - Terima kasih, terima kasih.

Juey, Lizzy, ayo naik.

Aku akan cari kerja besok pagi.

- Bagaimana mereka tahu? - Dia bertanya apa kita menikah.

- Kau bilang tidak? - Aku tak bisa bohong.

Tak perlu malu. Aku takkan menyembunyikannya dari siapa pun.

Tidak dikunci.

Maaf, suamiku agak tidak senang soal adanya anak kecil di sini.

- Kami tidak bisa pergi sekarang, sedang hujan ini. - Aku tahu, sudah kubilang begitu padanya.

- Tinggal satu malam tidak apa-apa. - Tapi perjanjian kita seminggu.

Terima kasih banyak. Kami akan mencari penginapan yang baru terlebih dulu besok pagi.

- Kenapa kau menurut saja? - Apa bedanya kalau kita tetap ngotot?

Sshhh, hampir selesai.

Aku suka tempat ini,

walaupun aku tahu terlihat rendah untuk orang seperti aku.

Mengajari diri sendiri, terlalu keras kepala.

Perlu dua atau tiga generasi untuk melakukan apa yang kucoba lakukan saat ini.

Kau tetap Joseph, sang pemimpi dalam mimpi.

Dan si tragis Don Quixote.

Kadang-kadang kau menjadi St Stephen...

..yang bisa melihat surga, walaupun mereka menyiksanya.

Aku tak bisa tidur.

- Kemarilah dan tidur bersama kami. - Apa karena aku kita harus pergi?

Tidak, Juey...karena kita terlalu banyak.

Tidak ada kamar yang cukup. Pergi ke kamarmu sekarang.

Pergi ke kamar. Pergi ke kamar!

Aku akan pergi dan bicara padanya.

- Apa yang sedang kau lakukan? - Melihat mereka tidur.

Mereka sangat mencintaimu, Juey.

Kau abang tertua mereka.

Jika mereka melihatmu bersedih, mereka jadi sedih juga.

Kau harus bisa kuat demi mereka.

Jika ada terlalu banyak anak di dunia ini, kenapa orang mau punya banyak anak?

Entahlah.

Karena mereka saling mencintai satu sama lain,

atau karena mereka tidak berpikir.

Terjadi begitu saja.

Ibu bilang kami terlalu banyak.

Maksudnya bukan kalian.

Kalian tidak cukup banyak.

Apa kau sudah siap utnuk tidur?

Ayolah.

Selamat malam, nak.

Aku akan beli baju untukku sendiri yang ada bunganya, berumbai dan berpita. Dan aku butuh topi.

- Tentu saja. - Ada bunga eksotisnya yang menempel.

Oh, Jude. Kita bisa membeli... Kita bisa membeli pakaian.

Kita bisa membeli apa pun yang kita inginkan, sungguh.

- Juey bisa masuk sekolah. - Kita bisa.

- Boleh aku beritahu dia? - Ya, kau beritahu dia.

Aku akan memberitahunya. Aku akan memberitahunya!

Sshh, mereka pasti sedang tidur.

Ada apa ini?

"Kita diciptakan sebagai kacamata bagi dunia, dan bagi malaikat dan bagi manusia.

"bahkan pada saat kita lapar dan haus, dan telanjang dan kandas,

"dan tidak punya keyakinan tempat untuk tinggal.

"Dibangkitkan, Kami diberkahi. Disiksa, Kami menderita.

"Terhina, Kami ingatkan.

"Kita diciptakan sebagai kotoran di dunia, dan tak terjamah dalam semua hal sampai saat ini.

"Aku menuliskan ini bukan untuk mempermalukanmu, tapi sebagai putraku yang tercinta, untuk mengingatkanmu."

Bisa kita pergi?

- Sue? - Aku ingin bersama anak-anakku.

Aku akan menunggumu di gerbang.

Aku seharusnya menjaganya sendiri.

Hal ini tidak akan pernah terjadi.

Jika aku kembali padamu...

Jika...

- Jika... - Arabella, kumohon.

Aku kerap memikirkannya.

- Apa kau pernah? - Tidak

Ini bukan salahmu, Jude.

- Kenapa kau tidak mau melihatku? - Karena ini salah.

Kita harus dihukum.

Apakah kita belum cukup dihukum?

Cinta kita salah.

Itulah mengapa anak-anak itu mati.

Kita menentangnya, dan sekarang Dia menghukum kita.

- Siapa ? - Tuhan.

Tuhan tak ada hubungannya dalam hal ini. Kau dan semua orang tahu itu.

- Dulu aku salah. - Dan sekarang kau bisa melihat dengan jelas dalam hal ini?

- Aku sedang coba menjelaskan berbagai hal. - Tak ada yang perlu dijelaskan.

- Itu cuma kecelakaan. - Itu pengadilan.

Terhadap apa?

Kenapa kau bicara seperti ini?

Kita tidak berbuat salah.

"Kita diciptakan sebagai kacamata bagi dunia, dan bagi malaikat dan bagi manusia."

Sue.

- Sue, kemana kau akan pergi? - Anakmu membunuh anak-anakku.

- Anakmu membunuh bayi-bayiku. - Sue, kumohon!

Bagaimana aku bisa melihatmu? Bagaimana kau bisa hidup bersamamu?

Kau percaya pada Tuhan? Kau pikir begitu, ya.

Berapa kali kau melewatkan pelayanan gereja dalam hidupmu? Kenapa?

Apa yang kau baca saat itu?

- Apa yang kau inginkan dariku? - Pulang.

- Kau tak tahu keburukanku. - Ya, aku tahu.

Kau membuatku membenci Kristiani dan Tuhan dan apa pun yang menjadikannmu seperti ini.

- Itu benar sehingga aku menderita. - Itu salah.

Bahwa wanita sepertimu seharusnya menyerahkan pikirannya, merendahkan dirinya...

Jangan bicara seperti itu padaku!

- Maafkan aku. - Tidak apa-apa.

- Dengarkan aku. - Pulanglah.

Tidak, aku tak bisa.

- Tidak apa-apa, Jude. Aku tahu apa yang kulakukan - Kita akan bicara besok pagi.

Aku harus kembali kepada Richard besok pagi.

- Kau juga. Tulislah surat untuk Arabella, minta dia untuk... - Mereka tidak ada artinya untuk kita.

- Kita masih menikah. - Kau dan aku masih menikah!

Tapi tidak di surga, tidak di gereja ini! Aku menikah dengan Richard di gereja, Jude.

- Aku mau kembali padanya. - Apa kau peduli padanya? Apa kau mencintainya?

- Aku akan belajar mencintainya. - Tidak. Bagaimana kau bisa, Sue?

Kau mencintaiku, Sue!

Katakan, Sue.

Kataka. Katakan. katakan.

Aku tidak mencintaimu lagi.

Aku akan berdoa untuk kita, Jude.

Tidak untukku.

- Apa kabar? - Baik.

- Kau kelihatan sehat. - Benarkah?

- Di mana kau tinggal sekarang? - Cukup jauh.

- Kau tidak mau memberitaku di mana? - Kau tidak akan tahu.

- Sebaiknya aku pergi. - Aku akan mengikutimu.

Aku tak akan berhenti mencoba, aku sudah berjanji padamu.

- Jude. - Apa kau mencintaiku?

Apa kau masih mencintaiku?

Aku tak akan datang lagi, jika itu yang kau inginkan, tapi aku perlu tahu.

Kau selalu tahu.

Sue, ikutlah denganku.

Tidak, Jude.

Kita adalah pria dan istri, jika memang ada dua orang di bumi ini!

Manual Translated by Mama fariz

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.