Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
♪Di awal musim panas, kau dan aku yang begitu berbeda♪
♪Memiliki pertemuan yang sama♪
♪Angin musim panas bertiup dan kerinduan masuk dalam hatiku♪
♪Aku hanya ingin bertemu denganmu♪
♪Setiap menit dan detik, aku tak ingin meninggalkanmu♪
♪Kau harus memiliki sihir untuk diam-diam menangkap hatiku♪
♪Hanya seperti ini, kita bersama, bersama♪
♪Sama-sama mengatakan kata-kata manis♪
♪Aku ingin bersamamu setiap hari, dan memeluk setiap fajar bersama♪
♪Aku memilikimu di dasar hatiku♪
♪Hanya seperti ini, kita bersama, bersama♪
♪Sama-sama mulai perjalanan kita berdua♪
♪Tak peduli seberapa banyak badai yang kita temui♪
♪Aku akan menarik tanganmu dengan erat♪
♪Yang paling kucintai adalah kamu♪
♪Hanya seperti ini, kita bersama, bersama♪
♪Sama-sama mulai perjalanan kita berdua♪
♪Tak peduli seberapa banyak badai yang kita temui♪
♪Aku akan menarik tanganmu dengan erat♪
=Musim Panas Sang Rubah 2= ♪Yang paling kucintai adalah kamu♪
=Episode 10=
Halo.
Apa sudah diterbitkan?
Akan kulihat.
Siapa yang menelpon pagi-pagi begini?
Berita baru tentang Dirut?
Aku belum melihatnya.
Baik, baik, baik.
Aku... Aku akan melihatnya.
(Cinta Hai Lianna direbut, asrama keluarga Gu yang kacau)
Ya ampun, apa-apaan ini?
(Cinta Hai Lianna direbut, asrama keluarga Gu yang kacau)
Informasi terpercaya seorang Tuan bermarga Gao.
Ya ampun, bagaimana ini bisa terjadi?
Seseorang marga Gao? Apakah yang dimaksud itu aku?
(Anda tak mengatakan apa pun, aku juga bisa menebaknya.)
(Pacar yang Anda katakan, menurutku sama sekali tak ada orang ini.)
(Tak boleh asal bicara.)
(Dirut kami sungguh sudah punya pacar.)
(Jangan-jangan pacarnya Li Yanshu?)
(Bagaimana kau bisa tahu?)
(Sungguh dia?)
Gawat, gawat, gawat.
Sekarang aku sungguh harus berkemas dan pergi.
Bagaimana ini? Bagaimana ini? Bagaimana ini?
Di mana ponselku? Ponselku.
Halo.
Asisten Li.
Pagi, pagi, pagi.
Apakah kau melihat berita pagi ini?
Sudah zaman apa ini?
Aku tak punya kebiasaan membaca koran.
Ada apa?
(Apakah ada berita yang menghebohkan?)
Tidak ada berita yang meledak, tapi ada sebuah gosip.
Gosip?
Gosip macam apa sampai Sekretaris Gao telepon sepagi ini?
Kau selingkuh?
Bagaimana jika kau beli koran dan membacanya?
Koran?
Siapkan mobil.
Sepagi ini?
Kuminta kau siapkan mobil!
Baik.
Koran.
Belilah satu, Nona.
(Cinta Hai Lianna direbut, asrama keluarga Gu yang kacau)
Nona, jika tertarik beli dan baca di rumah.
Cintanya direbut dengan tragis?
Sekretaris Gao.
Aku akan membunuhmu.
Kenapa?
Tak apa.
Ponselmu terus berdering, kenapa tak lihat?
Semua pesan tak penting, tak perlu lihat.
Bagaimana ini?
Masuk atau tidak?
Pasti akan dipecat.
Sekretaris Gao, kau baik-baik saja?
Tak apa, aku sangat baik, sangat baik.
Sekretaris Gao.
Dirut, pagi.
Kebetulan sekali.
Sekretaris Gao.
Sudah kukatakan berulang kali padamu,...
...jangan terlalu banyak ekspresi di wajah.
Kenapa?
Otaknya rusak.
Tolong aku.
Kau tanggung akibatnya sendiri.
Kalian berdua sedang apa?
Dirut, mohon biarkan jasadku utuh.
Maaf, Dirut.
Aku bersalah.
Aku dibohongi oleh wartawan koran.
Dia bilang ingin mewawancaraiku, ternyata untuk cari tahu informasi.
Awalnya aku sadar, tahu apa yang boleh dan tak boleh dikatakan.
Kemudian,...
Kemudian kau mabuk dan mengatakan segalanya.
Maaf, salah saya.
Saya bersalah, mohon maafkan saya.
Maafkan apa?
Aku merasa ini hal bagus.
Dirut, tak sangka Anda berkata seperti itu.
Sepertinya aku sungguh tak punya harapan lagi.
Apa yang kau tangiskan?
Tugas dariku tak perlu dikerjakan lagi?
Maksudmu adalah Anda ingin aku bekerja?
Jadi, untuk apa aku menggajimu?
Anda tak berencana untuk menyalahkanku?
Kau sungguh menyebalkan.
Baik, saya mengerti.
Sekarang juga saya bekerja.
Bekerja.
Bagaimana aku bisa bersabar padanya selama ini?
Ekspresi macam apa itu?
Kau tidak marah?
Kenapa aku harus marah?
Aku merasa ini hal yang bagus.
Hal yang bagus?
Karena sudah dipublikasikan, kau tak bisa menariknya kembali.
Kenapa?
Apakah kau masih mau jadi kekasih gelapku?
Apakah kau masih tahu apa itu malu?!
Apa dosa keluarga Gu sampai bertemu pembawa sial sepertimu?
Membuat keluarga kami tak pernah damai.
Keluarlah dulu.
Aku juga malas bertanya padamu lagi.
Ini adalah skandal besar.
Kapan rencana cadangan akan keluar?
Minta departemen publikasi cari cara untuk meredakannya.
Kemudian cari beberapa media dan pengacara kita.
Gugat yang harus digugat.
Tak perlu.
Apa?
Tak perlu diredakan dan digugat
Jika itu kenyataan, tak perlu menggugat mereka.
Maksudmu apa yang tertulis di sini itu kenyataan?
Kau sungguh berpacaran dengan wanita penggoda itu?
Li Yanshu adalah pacarku.
Mohon berhenti memanggilnya begitu.
Kamu...
Beraninya kau demi dia...
Apakah kau sudah gila?
Aku tidak gila.
Di saat ini, aku lebih sadar dari apapun.
Kau sadar?
Kulihat kau sudah gila!
Mantra apa yang diberikan wanita itu padamu?
Bagaimana aku mengingatkanmu sebelumnya?
Pernikahanmu harus berasal dari keluarga yang sepadan.
Harus bawa keuntungan terbaik untuk Shenghong dan keluarga Gu.
Kau tahu itu dengan sangat baik!
Jangan bilang kau menentangnya sekarang!
Li Yan Shu itu hanya memperalatmu...
...dan memperalat nama Shenghong untuk mempromosi dirinya sendiri.
Komisaris.
Aku sudah berubah pikiran.
Aku tak ingin pernikahanku terikat dengan keuntungan Shenghong.
Shenghong juga tak perlu kulindungi dengan cara ini.
Tidak, kau harus segera buat pernyataan...
...dan jelaskan dengan wanita itu.
Habiskan berapapun, kalian berdua tak boleh bersama.
Maaf, aku tak bisa melakukannya.
Aku sudah mencintai Li Yanshu.
Aku akan menikah dengannya.
Apakah kau masih tahu apa yang kau katakan?
Mengesalkanku.
Dari awal aku sudah mencintai Li Yanshu.
Mulai saat ini, aku semakin tahu perasaanku sendiri.
Obat sihir apa yang wanita itu berikan pada kalian semua,...
...sampai satu per satu dari kalian terobsesi padanya?
Komisaris, apakah masih ada hal lain?
Aku masih ada rapat sepuluh menit lagi.
Baiklah.
Jika kau tak mau lakukan apa yang aku katakan,...
...kau juga tak perlu jadi Dirut lagi!
(Keluarga kaya merebutkan wanita bukan bisnis)
Halo.
Kau hebat.
Pacaran saja bisa jadi topik hangat.
(Caramu menghebohkan publik sungguh seperti selebriti.)
Sekarang sudah hampir mati kesal, kau masih bisa bercanda denganku.
Ini sungguh sangat lucu.
Jika kau tidak terlibat, kau juga akan merasa sangat tertarik.
Jika kau teruskan lagi, aku tutup teleponnya.
Baik, baik, aku tak bahas lagi.
Bagaimana dengan luka Gu Chengze?
Dia lakukan pemeriksaan tidak?
Sudah pulih.
Tak ada masalah lagi.
(Baguslah kalau begitu.)
Aku bisa terima kalian jadi suami istri.
David!
Baik, baik, aku tak bahas lagi.
Oh iya.
Membahas luka, ada satu hal yang sangat aneh.
Tentang apa?
Saat Cheng Ze sadar di rumah sakit,...
...dia sama sekali tak ingat tentang perkelahiannya itu.
(Meski dokter bilang ada kemungkinan seperti itu,...)
(...tapi, aku tetap khawatir.)
Menurutku,...
...dia biasanya sangat arogan.
Dia pasti merasa sangat memalukan berkelahi dengan preman,...
...jadi dia sengaja bilang dia lupa.
Masuk akal juga.
Tidak, namun...
Namun, selama aku bersama dengannya,...
...aku sadar dia sungguh tak pernah berbohong.
Dia orang yang seperti itu?
Intinya, jika dokter bilang tak apa maka pasti tak apa.
(Kau tenang saja.)
(Kau sibuk kerja saja dulu.)
(Malam jika ada waktu, kita bicara lagi.)
Sampai jumpa.
Asisten Li, pagi.
Pagi, pagi, pagi.
(Vila Keluarga Han, no.25)
Aku tak mengerti.
Kenapa Yanshu memilih pria aneh seperti Gu Chengze...
...daripada pria baik seperti Gu Jinyun?
Gu Chengze itu seperti batang kayu.
Dia bahkan tak bisa bersosialisasi.
Aku sungguh tak tahu kenapa dia bisa jadi Dirut.
Aku malah merasa Yanshu tahu jelas apa yang dia inginkan.
Kau harus berhenti khawatir.
Apa yang kau tahu?
Jika bukan ada yang ikut campur, Yanshu dan Gu Jinyun sudah bersama.
Aku pergi ke kantor dulu.
Mengenai program perayaan Perusahaan Shenghong,...
...rencana dan pelaksanaannya seperti ini.
Masalah ini diserahkan ke Departemen Humas.
Departemen Administrasi akan membantu.
Komisaris, silakan bicara.
Kenapa dokumen ini tak diberikan padaku sebelum disahkan?
Aku tak setuju dengan tema aktivitas ini.
Departemen Perencanaan, buat ulang dua proposal baru.
Serahkan langsung padaku, mengerti?
Perkembangan terbaru perusahaan jelas ada di titik terendah.
Bisnis itu seperti perang, jika kau tak maju, pasti akan mundur.
Jadi, Shenghong kita telah sampai...
...saatnya melakukan segala upaya untuk melakukan terobosan.
Aku ingin memakai kesempatan perayaan tahun ini...
...untuk melakukan perubahan besar pada manajemen eksekutif Shenghong.
Lebih jelasnya akan kita bahas di rapat direksi selanjutnya.
Rapat selesai.
Chengze, tunggu sebentar.
Aku sudah tak tahan Li Yanshu berhubungan dengan Shenghong!
Kuberi kau waktu tiga hari.
Apakah kau memilih Li Yanshu atau Shenghong?
Kau putuskan sendiri.
Tidak perlu tiga hari.
Saya bisa menjawabnya sekarang.
Kurasa Anda sudah tahu apa yang akan saya pilih.
Apa kau sudah dengar tentang rapat pagi ini?
Tentu saja, aku mendengarnya.
Menurut kalian, perubahan manajemen eksekutif ini...
...mengacu kepada siapa?
(Bisa seberapa tinggi?)
(Apakah kau dungu?)
(Posisi eksekutif apa lagi yang Komisaris umumkan sendiri?)
(Tentu saja posisi teratas.)
(Ya ampun, apakah itu sungguhan?)
(Kulihat sepertinya benar.)
(Jadi bagaimana?)
Apakah akan ganti orang?
Ganti siapa? Tuan Muda Gu?
Meski Tuan Muda tampan dan sangat disukai,...
...tapi jadi Dirut Shenghong...
Aku tak terlalu yakin.
(Kau sungguh sangat memikirkan Shenghong.)
(Hubunganku dengan Shenghong, orang lain sungguh tak mengerti.)
(Aku ingat saat SMA kelas satu.)
(Aku bawa buku catatan bersama Komisaris...)
(...dan petinggi lainnya belajar di ruang rapat.)
(Selama sepuluh tahun ini, selangkah demi selangkah...)
(...melihat Shenghong sampai sekarang.)
(Bisa dikatakan aku berikan masa mudaku pada Shenghong.)
(Dia sudah menyatu dengan darahku.)
Halo, aku Li Yan Shu.
Masuk ke dalam mobil.
Kenapa kau masih belum meninggalkan Shenghong?
Apakah kau benar-benar tak punya harga diri?
Tentu saja, aku punya.
Tapi untuk orang yang kucintai,...
...aku bisa mengesampingkan harga diriku untuk sementara.
Cinta itu lebih besar daripada langit.
Aku pikir kau tak akan pernah mengerti itu.
Tak usah berlagak pintar di depanku.
Dengar.
Jika kau masih tak mau meninggalkan Shenghong,...
...di rapat direksi berikutnya,...
...aku akan mencabut jabatan Gu Chengze....
...agar dia meninggalkan Shenghong.
Saat itu, kau jangan harap mendapatkan sesuatu darinya.
Kau salah.
Yang ingin kudapatkan dari Gu Chengze...
...tak ada hubungannya denganmu ataupun Shenghong.
Kau pikir aku bercanda denganmu?
Bukankah Anda yang bercanda?
Kau berencana memecat Dirut perusahaanmu...
...di saat belum ada pengganti?
Aku percaya kau lebih jelas dariku apa dampaknya dari hal itu.
Meski aku belum lama bekerja di Shenghong,...
...aku tetap tak mau hal buruk terjadi padanya.
Jadi, kuharap kau bisa pertimbangkan lagi.
Jangan gegabah.
Yang harusnya pertimbangkan lagi itu kamu.
Jika kau tulus mencintai Chengze, maka kau harus meninggalkannya.
Bukan menghalanginya.
Anda sudah selesai bicara?
Saya masih ada pekerjaan.
Mungkin Komisaris mau berikan surat izin?
Kamu!
Aku khawatir Gu Chengze...
...akan meninggalkanku demi Shenghong.
Aku juga khawatir dia meninggalkan Shenghong demi aku.
Bagaimanapun dia telah berikan semua masa mudanya untuk Shenghong.
Seluruh kerja keras dan pikirannya diberikan untuk Shenghong.
Aku takut jika dia meninggalkan Shenghong, dia pasti sangat sedih.
Aku mengerti kekhawatiranmu.
Namun, ini pilihannya.
Dia yang memutuskan pada akhirnya.
Namun,...
...dari pemahamanku terhadapnya,...
...aku percaya dia akan membuat keputusan yang terbaik.
Memilihku?
Lumayan, cukup percaya diri.
Baru saja membicarakannya.
Sebagai wanita yang mempunyai pacar,...
...tengah malam minum alkohol di rumah orang.
Mau jadi apa?
Kami ini tak sembarangan.
Kau juga.
Sudah tahu dia punya pacar, masih minta dia minum.
Apa tujuanmu?
Aku...
Ini...
Li Yan Shu!
Apanya yang lucu?
Cepat pergi, cepat pergi.
Jika kau tak pergi, pacarmu akan menggigit orang.
Kau marah padaku?
Mengapa kau selalu suka bersamanya?
Cemburu?
Aku mencarinya karena aku tak mau mengganggumu.
Kau lebih bersedia mengganggu orang lain daripada aku?
Maksudku bukan begitu.
Jadi, apa maksudmu?
Aku tahu Komisaris memaksamu untuk membuat keputusan.
Komisaris mencarimu lagi?
Apakah dia berkata kasar lagi?
Dia tak akan pernah berhasil berdebat denganku.
Aku percaya itu.
Jadi, bagaimana keputusanmu?
Kau harap bagaimana?
Aku tak tahu.
Tentu saja aku harap kau akan memilihku.
Namun, aku tahu apa artinya bagimu untuk meninggalkan Shenghong.
Aku sangat bingung.
Apa yang akan kau lakukan jika kau adalah aku?
Aku tak melepaskan Shenghong.
Jika sampai di hari aku sungguh harus pergi datang,...
...itu juga Shenghonglah yang meninggalkanku.
Jika aku adalah kamu,...
...sekarang seharusnya menggenggam tanganku dan menciumku,...
...kemudian memelukku.
Dengan tenang menyerahkan semuanya padaku.
Shenghong sangat penting bagiku.
Namun, kau hanya satu-satunya, satu-satunya yang tak tergantikan.
Berikan tanganmu.
Mau apa?
Berikan.
Kau adalah satu-satunya bagiku.
Kau satu-satunya yang tak tergantikan.
Satu hal lagi.
Kuperingatkan kamu.
Jangan mengganggu pria lain hanya karena kau tak mau menggangguku.
Baik, dasar perhitungan.
Hari ini aku mengadakan rapat direksi mendesak ini,...
...karena ada hal penting untuk diumumkan.
Sebagai Komisaris Shenghong, aku mengumumkan...
...mencabut semua jabatan Gu Chengze di Shenghong.
Gu Jinyun yang menggantikannya, langsung diberlakukan.
Semuanya juga sudah melihat berita akhir-akhir ini.
Dibicarakan begitu heboh.
Shenghong segera melaksanakan perayaan ulang tahun.
Aku tak mau ada kesalahan di saat ini.
Gu Chengze juga memerlukan waktu untuk penyesuaian.
Namun Komisaris,...
...Dirut istirahat sementara, ini juga tak masalah.
Namun, digantikan Tuan Muda Gu, ini...
Benar, bukankah Tuan Muda Gu masih terlalu muda?
Untuk semua yang duduk di sini, siapa yang tak mulai dari muda?
Zaman sekarang sudah beda dengan yang lalu.
Umur rata-rata klien kita di Shenghong juga perlahan menurun.
Dunia sekarang ini milik para pemuda.
Kita harus tahu kita sudah tua.
Harus berani beri kesempatan pada anak muda.
Namun, ini dua hal yang berbeda.
Cukup.
Aku telah memutuskan sementara Gu Jinyun mengambil posisi Dirut.
Namun...
Rapat hari ini sampai di sini, rapat selesai.
Nenek!
Di perusahaan, aku adalah Komisaris bukan nenekmu.
Komisaris.
Ada apa?
Bagaimana boleh asal mencabut jabatan Mike?
Selama ini berapa banyak yang dia lakukan...
...untuk keluarga Gu dan Shenghong?
Bagaimana bisa Anda bilang pecat langsung pecat?
Karena aku adalah Komisaris Shenghong!
Jangan mengacau lagi.
Anda sudah setengah pensiun.
Selama ini jika bukan karena Mike,...
...apakah Shenghong akan berkembang sebaik ini?
Shenghong mampu berkembang baik, itu bukan karena Gu Chengze.
Shenghong adalah Shenghong!
Nenek.
Kenapa Anda begitu keras kepala?
Selama ini jika bukan karena Mike,...
...tak tahu Shenghong akan berkembang seperti apa.
Pokoknya aku menentang keputusanmu ini.
Aku juga tak akan menerima pekerjaan Dirut itu.
Kau berani?
Kau bukan anak kecil lagi.
Kubebaskan kau begitu lama, tak akan kubiarkan lagi.
Sekarang kau harus keluar untuk menangani perusahaan.
Nenek.
Aku harus katakan apa lagi agar Nenek mengerti.
Aku sama sekali tak tertarik.
Aku juga tak punya kemampuan itu.
Jika nenek sungguh demi kebaikan Shenghong,...
...Nenek seharusnya batalkan pengangkatanku,...
...segera minta Mike kembali jadi Dirut.
Dasar tak berguna!
Kau memberikan bisnis keluarga pada orang luar!
Bagaimana mungkin Mike orang luar?
Tentu saja dia orang luar.
Gu Chengze dari awal bukan orang keluarga Gu.
Nenek.
Jinyun.
Yang Nenek lakukan ini demi kebaikanmu,...
...demi kebaikan keluarga Gu.
Di tubuhmu mengalir darah keluarga Gu.
Saat kau dewasa, kau akan mengerti maksud hati Nenek.
Kelak jangan lagi bilang tak mau warisi perusahaan,...
...kata-kata yang tak berbakti ini.
Tak berbakti?
Jika tak menuruti Anda, tak mau Anda atur,...
...apa itu tak berbakti?
Jika sungguh begitu, aku...
Kamu...
Aku mengerti.
Aku tahu kau pasti di sini.
Saat kecil, aku dan Jinyun pernah datang kemari.
Kami tertangkap dan dimarahi oleh Komisaris.
Saat itu, semakin dikekang, kami semakin ingin naik kemari.
Tak kelihatan bahwa ternyata kau lumayan pemberontak.
Manusia tetap punya hati memberontak.
Aku mulai bekerja di Shenghong, setiap hari bisa naik kemari,...
...malah jadi jarang datang,...
...karena aku terlalu sibuk.
Ada berita besar di perusahaan.
Semua orang sedang membicarakannya.
Aku bukan tak tahu hari ini untuk datang,
Hanya tak tahu perasaanku akan seperti ini.
Lega?
Perasaan seperti bisa menghelakan nafas.
Kau sudah bekerja keras.
Aku tak pernah beristirahat sejak mulai bekerja di Shenghong.
Kali ini kita jalan-jalan.
Kita lakukan bersama.
Selama bersamamu, mau lakukan apa saja juga boleh.
Apa kabar.
Dirut ada, saya bantu sambungkan.
Apa kabar, Dirut sedang sibuk.
Mohon hubungi kembali setengah jam lagi.
Tak benar.
Dia pergi ke mana?
Aku jelas tak melihatnya keluar pagi ini.
Tak bisa, aku harus masuk dan memeriksanya.
Tuan Muda Gu.
Tuan Muda Gu.
Jangan ribut.
Tuan Muda Gu, Anda sedang apa?
Main permainan.
Semua dokumen ini perlu Anda tanda tangani baru bisa berlaku.
Lagi pula nanti masih ada rapat yang sangat penting.
Diamlah.
Mati lagi.
Menunggu kutandatangani?
Benar.
Menunggu aku memutuskan?
Tentu saja.
Setiap tanda tangan berhubungan dengan banyak uang, 'kan?
Uang yang sangat banyak.
Namun, aku punya satu masalah.
Masalah apa? Katakanlah.
Aku tak ingin lihat semua dokumen ini sama sekali.
Papah aku.
Kursi.
Dari pagi aku masuk kantor sampai sekarang tak sampai dua jam,...
...kau sudah memberikanku begitu banyak dokumen.
Sengaja mempermainkanku? Sengaja Membodohiku?
Tuan Muda Gu.
Sekarang ada kegiatan perayaan perusahaan,...
Kita punya waktu satu bulan penjualan.
Jadi, ada banyak dokumen perlu Anda tanda tangani.
Namun, tenang saja.
Setelah beberapa waktu ini, Anda bisa sedikit bersantai.
Sedikit santai?
Bisa seberapa santai?
Santai sedikit.
Sedikit...
Sedikit...
Sedikitnya empat kali?
Apa bedanya dengan sekarang?
Sepertinya tak ada perbedaan.
Aku sudah mau mati!
Tidak, aku tak bisa melakukannya.
Aku harus mencari Mike.
Halo, Mike.
Dengarkan aku, kumohon padamu.
Aku...
(Jinyun, aku sudah libur.)
Jika ada masalah pekerjaan, kau tanya Gao Yang saja.
Jika ada masalah pekerjaan, jangan menelponku lagi.
Keji! Tak tahu malu! Rendahan!
Kau pergi main sendiri dan meninggalkanku di tempat ini.
Dirut, tenanglah.
Berpikiranlah lebih terbuka.
Sebenarnya terkadang, pekerjaan juga menyenangkan.
Kita harus berpikiran terbuka tentang banyak hal.
Ada apa?
Tidak.
Ini tak cocok, ini tak cocok.
Tak ada yang tak cocok.
Mike sudah bilang.
Tanyakan padamu jika tak mengerti.
Tuan Gu memang berpesan seperti itu.
Namun, aku...
Tak ada namun.
Sekarang aku membutuhkanmu mengurus semua dokumen ini.
Ini adalah pekerjaan Dirut.
Bagaimana bisa sekretaris sepertiku ikut pemutusan atasan?
Benar, 'kan?
-Berhentilah mempermainkanku. -Aku tak mempermainkanmu.
Aku sangat serius.
Semua dokumen ini butuh tanda tangan Anda baru bisa berlaku.
Aku tak bilang aku akan pergi.
Baca saja seluruh dokumen ini untukku.
Jika kau merasa bagus, aku akan tanda tangan.
Begitu saja.
(Apa kabar, Dirut Gu.)
Apa kabar, Dirut Gu.
Jangan memarahiku.
Kenapa orang lain boleh panggil dan aku tidak?
Begitu kupanggil jadi memarahimu?
Karena aku tahu apa yang kau pikirkan.
Coba katakan, apa yang kupikirkan?
Aku tidak mau.
Aku tidak mau mengutuk diriku sendiri.
Perusahaan kita lumayan sibuk belakangan ini.
Jika kau punya waktu dan tenaga untuk asal pikir dan berkeliaran,...
...kenapa kau tak urus masalah perusahaan?
Kau mau ke mana?
Aku mau cuti.
Bagian personalia sudah setuju.
Tunggu!
Apakah kau berencana untuk berlibur bersama Mike?
Aku menentangnya!
Atas dasar apa?
Aku adalah Dirut, aku tentu bisa menentangnya.
Itu tak berlaku.
Bantulah aku.
Banyak urusan perusahaan.
Kau tega membiarkanku bekerja sendiri?
Begini saja.
Ini...
Kau bawa beberapa dokumen ke sana,...
...minta Mike bantu melihatnya saat ada waktu.
Sudah berapa lama Gu Chengze bekerja di sini?
Itu...
8 tahun?
10 tahun.
11 tahun!
11 tahun penuh.
Selama ini dia tak pernah berlibur.
Sekarang tak mudah punya waktu untuk bersantai...
...dan kau masih tega mengganggunya?
Aku juga tidak punya jalan lain.
Di setiap kesulitan pasti ada jalan.
Aku percaya kau bisa.
Apanya yang di setiap kesulitan pasti ada jalan?
Koper sebesar itu?
Apakah kau mau pindah rumah?
Kau juga membawa seprai?
Kau tahu aku tak terbiasa memakai barang di hotel.
Kau jelas-jelas bisa tidur di toko serba yang kotor dan jelek.
Masih berlagak lemah di sini.
Itu hal tak terduga.
Kali ini, aku mencegah kesalahan yang sama terulang kembali.
♪Awan telah lelah menghalangi mentari♪
♪Aku akan memenuhi kebahagiaan♪
♪Di musim panas ini, muncul wajahmu♪
♪Apakah kau juga melihatnya?♪
♪Hujan turun di dunia yang tak berperasaan♪
♪Siapakah yang menghalangi pandangan?♪
♪Membuatku tak bisa melihat♪
♪Namun, malah memikirkan seseorang♪
♪Berapa kali lagi aku harus bertanya padamu?♪
♪Apakah ada kebohongan yang berakhir?♪
♪Kau tak pernah mempedulikanku, atau terus bersandiwara♪
♪Berapa kali aku harus mencintaimu?♪
♪Memakai sakit hati menggantikan kesadaranmu♪
♪Akhirnya kau mengakhirinya dan berada di sampingku♪
♪Berapa kali aku harus mencintaimu?♪
♪Apakah ada kebohongan yang berakhir?♪
♪Kau tak pernah mempedulikanku, atau terus bersandiwara♪
♪Berapa kali aku harus mencintaimu?♪
♪Memakai sakit hati menggantikan kesadaranmu♪
♪Akhirnya kau mengakhirinya dan berada di sampingku♪
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.