Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Wakil Presiden, ada seorang yang bermarga Gu mencarimu.
Minta dia untuk masuk.
Ini pertama kalinya kau datang ke kantorku, tamu yang sungguh langka.
Apakah Li Yan Shu menghubungimu?
Aku ingin tahu kenapa kau mencariku, ternyata karena Li Yan Shu.
Roh Kudus macam apakah Li Yan Shu itu?
Hanya sedikit terjadi sesuatu padanya dan kalian semua sudah seberantakan ini.
Bukan begitu, lihatlah waktunya.
Ini bukan waktunya untuk berbicara kasar. Apakah dia ada menghubungimu atau tidak?
Apakah aku pengasuhnya atau asistennya?
Apakah aku seseorang yang dia bisa hubungi kapanpun dia mau?
Tidak, aku--
Aku hanya sembarangan bertanya, kenapa kau bereaksi begitu dramatis?
Jika kau sembarangan bertanya, telepon saja bisa.
Kenapa datang sendiri kemari? Apakah kau takut aku menyembunyikan Li Yan Shu?
Bukan begitu, kemarin aku baru tahu
bahwa Mike ternyata merayu Li Yan Shu atas perintah nenek.
Aku sangat marah setelah mendengar tentang ini. Jika Yan Shu tahu tentang hal ini,
menurutmu bagaimana perasaannya?
Dulu saat Yan Shu dan aku putus,
itu karena nenek mengusirnya. Sekarang itu terjadi lagi.
Jika aku adalah dia, aku pasti sudah gila.
Siapa suruh dia begitu memandang tinggi dirinya?
Cukup.
Ponsel Yan Shu tidak aktif, tidak ada seorangpun yang bisa menemukannya.
Kurasa gadis pada umumnya yang mengalami kejadian seperti ini
akan mencari teman baiknya.
Tetapi sepertinya Yan Shu tidak memiliki teman baik wanita,
jadi aku datang untuk menanyakanmu.
Aku bukan teman baiknya.
Suasana hatinya buruk, apa hubungannya denganku? Suasana hatinya buruk, dan aku juga begitu.
Suasana hatimu buruk?
Barusan saat aku melihatmu, kau terlihat lumayan senang.
Ada apa? Siapa yang membuatmu marah?
Kau. Gu Jin Yun, kaulah orangnya.
Aku peringatkan kau, Gu Jin Yun.
Jangan ungkit kata Li Yan Shu lagi di kemudian hari.
Apapun yang terjadi padanya tidak ada hubungannya denganku. Aku tidak tahu dan tidak ingin tahu.
Aku tahu bahwa kalian berdua tidak saling menyukai,
tetapi kalian berdua tetaplah keluarga.
Aku bukan anggota keluarganya.
Keluar.
Keluar! Pergi, keluar! Keluar!
Baiklah, baiklah, baiklah.
Maaf maaf, biarkan aku membersihkannya untukmu.
Biarkan aku bersihkan dengan tisu, maafkan aku.
Ternyata Mike merayu Li Yan Shu atas perintah nenek.
Aku sangat marah setelah mendengar tentang ini.Jika Yan Shu tahu akan hal ini,
bagaimana perasaannya sekarang?
Bagaimana kau bisa tahu aku berada di sini?
Aku sangat membencimu, tentu saja aku harus mencari tahu tentangmu.
Setiap kali kau bertengkar dengan ibumu,
kau akan selalu datang kemari untuk membunuh waktu.
Naik bianglala sepanjang hari.
Kenapa? Apakah kau sekarang seorang pengecut?
Terlalu takut untuk naik bianglala, jadi kau sekarang mengubahnya menjadi duduk di jungkat-jungkit?
Kau membutuhkan dua orang untuk membuat jungkat-jungkit itu menarik.
Apakah kau sudah gila?
Kenapa? Kau sendiri yang berat seperti babi, salah siapa itu?
Kaulah yang babi, siapa yang kau panggil babi?
Siapa yang babi? Kau selalu lebih berat dariku,
jika tidak kenapa kau tidak pernah memberitahuku berat badanmu?
Kenapa aku harus memberitahumu? Kau pikir siapa dirimu?
Tidak ada gunanya keras kepala, ayo bersaing.
Ayo.
Aku tidak punya apapun untuk di lempar lagi. Apa sekarang?
Baiklah.
Maafkan aku, aku tidak seharusnya memberitahumu tentang hal itu.
Tidak, kau harus memberitahuku.
Dengan begini kau membuatku lebih berpikiran jernih.
Dunia ini tidak pernah memperlakukanku dengan baik.
Sebenarnya aku sudah terbiasa, tidak pernah memiliki pengharapan atas apapun.
Aku tidak menyangka pada akhirnya aku akan kehilangan diriku,
dan mulai berkhayal tentang masa depan.
Berkhayal tentang bahagia.
Pokoknya, terima kasih,
sudah membiarkan aku tahu akan hal ini, sudah membuat aku sadar sepenuhnya.
Apakah kau punya janji malam ini? Ingin pergi minum?
Bukankah kau berkata terima kasih padaku? Apakah kau hanya akan mengatakannya saja?
Baiklah, kita sudah lama saling kenal tetapi tidak pernah minum bersama.
- Ya, kan?- Ya.
- Siapa yang lebih berat?- Kau tetap lebih berat.
- Siapa yang lebih berat?- Kau.
Kau lebih berat. Tidak tahu malu.
- Tolong satu lagi.- Kau tidak seharusnya minum lagi.
Berikan padaku. Kau mau apa, Han Jun Yao?
Bukankah kau sudah setuju untuk minum? Berikan aku satu gelas lagi.
Kau kuat juga kalau sedang mabuk.
Sudah kukatakan jangan minum lagi, kau tidak boleh terus-terusan minum.
Bersulang.
Jangan mencegah aku minum.
[Han Jun Yao]
Han Jun Yao, kalau mau ingin minta maaf, aku beri tahu—
- Li Yan Shu minum terlalu banyak.-Apa?
Aku bilang, Li Yan Shu minum terlalu banyak.
- Kalian ada di bar mana?- Di bar Titik Nol.
Baik, aku akan segera datang.
Itu sudah cukup.
Apa—
Apa yang kau lakukan?
Baik-baiklah, jangan ambil ini dariku.
Aku sungguh menyesal mengajakmu minum.
Bisakah kau berhenti minum? Ayo pergi.
- Mengapa kau begitu jahat?- Ayo pergi.
Kau wanita sialan, kau terus-terusan menusuk dadaku, mengapa?
Kau mau apa? Kita tidak akan pulang sebelum mabuk!
Mabuk kepalamu!
Ayo. Lewat sini.
Ada apa?
Aku tahu dimana Li Yan Shu.
Aku akan mengirimkan alamatnya untukmu.
Pergi carilah dia.
[Bar Titik Nol, Gerbang Chongwen, Kota Beijing]
Aku tidak tahan lagi, cepatlah datang. Kau ada dimana?
Aku sudah di jalan.
Aku sudah memberi tahu Mike, dia yang lebih dekat dari lokasi kalian.
Dia seharusnya tiba lebih dulu.
Mengapa kau memberi tahu dia?
Aku harus memberinya kesempatan yang sama.
Kau bodoh? Kalau kau telepon dia, lalu mengapa kau tetap datang?
Kalau aku tidak datang, bagaimana kau bisa pulang?
Lalu kau datang untuk menjemputku?
Ya.
Siapa yang membutuhkan jemputan?
Kalau begitu aku pulang saja.
Hei, hei, hei!
Li Yan Shu, lihat dirimu sekarang.
Kau pikir ada yang menginginkanmu dengan keadaan seperti ini?
Dua gadis cantik, aku mau. Kakakmu ini mau.
Kalian lihat apa?
Aku suka sikap yang bersemangat seperti ini.
Dua gadis cantik, kalian tidak punya siapapun yang menemani?
Bagaimana kalau Kakak ini yang menemani kalian? Ayo pergi minum, oke?
Kalian pikir kalian siapa? Pergi.
Berhenti.
Gadis ini.
Gadis ini cukup lumayan.
Ya. Cukup cantik.
Kalian dari geng apa? Ayo pergi.
Hei, gadis cantik, kalian mau pergi setelah menyumpahi kami seperti itu?
Kalian berdua harus pergi minum bersama kami malam ini. Ayo. Minum bersama kami.
Siapa kau? Siapa kau?
Kau mau mati, kan?
Kalau kau sungguh berani, jangan lari! Tunggu saja!
Tunggu saja!
Aku menyerahkan dia padamu. Aku pergi duluan.
Ayo pergi bersama.
Kau sedang apa? Lepaskan aku. Han Jun Yao, tunggu aku.
Gu Cheng Ze apa yang kau lakukan? Lepaskan aku.
Pulanglah bersamaku.
Pulang kemana? Kau pulanglah ke rumah nenek sihir itu.
Mengapa kau tidak mau mendengarkan penjelasanku?
Penjelasan apa? Aku tidak ada urusan apa-apa denganmu lagi.
Lepaskan aku, kalau tidak aku akan berteriak.
Apa yang kau lakukan, dasar mesum?
Li Yan Shu! Perasaanku padamu sungguh tulus.
Aku tidak mendengarkan, tutup mulutmu!
Lepaskan aku.
Pulanglah bersamaku.
Berandal, kau belum pergi.
Kau begitu percaya diri?
Kau pikir kau pandai berkelahi?
Pergilah duluan.
Ambil mobilnya. Aku akan menyusul naik ke mobil saat ada kesempatan.
Aku tidak mau pergi.
- Pergilah duluan.- Ayo pergi bersama.
Dengarkan aku.
Aku tidak akan pergi.
Kakak, itu dia.
Kau berani menyentuh orang-orangku, kau cukup berani, ya?
Hajar dia!
110? Ada perkelahian.(110 nomor telepon darurat untuk menghubungi polisi)
Polisi sudah datang!
Polisi datang, Kakak! Ayo lari.
Ada polisi, Kakak!
Gu Cheng Ze!
Gu Cheng Ze!
Hentikan mereka!
Berhenti!
Jangan menakuti aku.
Aku harus bagaimana?
Aku harus bagaimana? Aku harus bagaimana?
Gu Cheng Ze!
Gu Cheng Ze. Gu Cheng Ze.
Tolong jangan biarkan apapun terjadi padamu.
Gu Cheng Ze.
Kau tidak boleh masuk, tunggu di luar.
Kau anak nakal. Petunjuk jenis apa ini? Kenapa aku belum menemukan apapun?
Aku mohon beritahu aku saat kau punya sumber yang pasti.
Aku datang sia-sia. Aku--
Nona, apakah kau baik-baik saja?
Terima kasih.
Sudah pekerjaan kami. Bisakah kau membantu kami mengisi data sekarang?
Siapakah nama korban?
Namanya Gu Cheng Ze.
Mengapa namanya kedengaran akrab?
Bagaimana kau mengejanya?
"Gu" dalam "mengurus", "cheng" dalam "bertanggung jawab", "ze" dalam "memberikan".(Mengurus: "xhao gu", bertanggung jawab: "cheng dan", memberikan: "en ze")
Bukankah itu Dirut Perusahaan Shenghong? Dia diserang?
Dia diserang oleh siapa?
Grup para penjahat.
Mengapa mereka memukulnya?
Tadi ada dua gangster yang menyerang kami. Gu Cheng Ze mengusir mereka.
Tak disangka, mereka memanggil sekelompok orang.
Polisi, kau harus menangkap grup penjahat itu, kau harus menegakkan keadilan.
Kami akan menyelidiki masalah ini dengan sungguh-sungguh.
Harap dilihat lagi. Jika tidak ada masalah, tandatangan di sini.
Baik.
Jika ada kabar apapun, kami akan menghubungimu.
Terima kasih.
Jin Yun, datanglah ke rumah sakit. Sesuatu telah menimpa Cheng Ze.
Yan Shu, bagaimana keadaan Mike?
Dia masih di dalam. Dia belum keluar.
Apakah kau baik-baik saja? Pakaianmu penuh dengan darah.
Aku baik-baik saja, ini darahnya.
Sebenarnya apa yang terjadi?
Apakah kau mau ganti pakaian lebih dulu?
Aku akan menunggunya di sini.
Mike menyukai kebersihan. Dia akan menghindarimu jika dia melihatmu seperti ini ketika dia keluar.
Ayo, ganti pakaian dulu.
Ayo.
♬Awan telah lelah menghalangi mentari.♬
♬Aku siap hadapi musim panas dengan bahagia.♬
♬Lalu kulihat wajahmu.♬
♬Kuingin tahu apakah kau juga bisa melihatnya.♬
♬Hujan turun tak berhenti-henti.♬
Pergilah lebih dulu.♬Hujan turun tak berhenti-henti.♬
♬Siapakah yang menghalangi pandanganku?♬
♬Dan membuatku tak mampu melihat?♬
Pergi ambil mobilnya. Aku akan naik begitu ada kesempatan.
Aku tidak mau pergi.
- Pergi lebih dulu.- Ayo pergi bersama.
Dengarkan aku.
Aku tidak mau pergi.
♬Kau tak pernah memberi perhatian padaku, dan terus bersandiwara seperti dulu.♬
♬Berapa kali kuharus mencintaimu,♬
♬Dan mengubah pandanganmu dengan pedihnya hatiku?♬
♬Hingga akhirnya kau mampu mengakhirinya, berada di sampingku.♬
♬Awan telah lelah menghalangi mentari.♬
Polisi datang! Ayo lari!
♬Lalu kulihat wajahmu.♬
Gu Cheng Ze!♬Kuingin tahu apakah kau juga bisa melihatnya.♬
Gu Cheng Ze!
♬Hujan turun tak berhenti-henti.♬
Berhenti di sana!
♬Siapakah yang menghalangi pandanganku?♬
Jangan takuti aku!
♬Namun, seseorang itu tak bisa hilang dari pikiranku.♬
Apa yang harus kulakukan?♬Berapa kali lagi kuharus memintamu,♬
♬Apakah kau mampu menghentikan kebohonganmu?♬
♬Kau tak pernah memberi perhatian padaku, dan terus bersandiwara seperti dulu.♬
♬Berapa kali kuharus mencintaimu,♬
♬Dan mengubah pandanganmu dengan pedihnya hatiku?♬
♬Hingga akhirnya kau mampu mengakhirinya, berada di sampingku.♬
Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Mike mulai berkelahi dengan mereka?
Dia mau membawaku pulang, tapi aku tidak mau.
Kemudian, beberapa berandalan datang. Dia menyuruhku pergi lebih dulu, dan kemudian...
Yan Shu, aku tahu kau marah pada Mike, dan kau punya alasan untuk marah padanya.
Tapi, semenjak kau memilih Mike daripada aku,
maka kalian harusnya bahagia bersama, jangan selalu bertengkar.
Apa gunanya kau memberitahuku ini sekarang?
Tidak peduli apakah perasaannya tulus atau tidak,
aku hanya berharap semoga dia baik-baik saja saat ini.
Jin Yun, apakah kau pikir aku membuat kesalahan?
Selama perasaanmu nyata, apa gunanya benar dan salah?
Aku hanya takut sesuatu terjadi pada Mike.
Yan Shu, aku berbicara sembarangan.
Yan Shu, ja-jangan menangis. Aku tidak bisa menghentikan diriku.
Waktu kau menangis, aku tidak tahu mesti melakukan apa.
Baiklah, jangan menangis, jangan menangis. Baik, baiklah.
Jangan menangis.
Sudah, sudah, sudahlah.
Kau sedang lihat apa?
Itu bukan dirimu yang tidak pernah melihatku sebelumnya.
Yan Shu, biar aku jelaskan.
Jangan bahas ini sekarang.
Dengarkan aku, ya?
Komisaris memintaku untuk membujukmu,
supaya kau meninggalkan Jin Yun.
Bagaimanapun, sebelum dia katakan itu, aku sudah menyukaimu.
Ketika dia katakan ini,
Sesungguhnya aku merasa sangat bahagia.
Kau tahu aku, yang tidak pernah berbohong.
Jangan tinggalkan aku, oke?
Baik, baiklah. Aku tahu.
Aku tahu.
Bodoh.
Mengapa kau melihatku seperti itu?
Jangan bilang kau berubah jadi bodoh.
Kaulah yang bodoh.
Jangan gerak, jangan gerak, jangan bergerak.
Ada yang salah? Kepalamu sakit?
Apa seperti mau muntah?
Apakah kau baik-baik saja?
Ini rumah sakit.
Menurutmu apa?
Kenapa aku ada disini?
Kemarin kau diserang.
Katakan lagi.
Jangan bodohi aku.
Katakan sekali lagi.
Kau benar-benar tidak ingat?
Kemarin, ada beberapa berandalan yang melukaimu.
Lalu kau dibawa ke rumah sakit.
Sepertinya itu kejadian yang sesungguhnya.
Aku sehat, ayo pergi.
Tunggu, kau mau ke mana? Kau tidak boleh.
Kata dokter istirahat, dan jangan banyak bergerak.
Aku baik-baik saja.
Kau tidak boleh, tidak boleh. Jangan gerak, jangan bergerak.
Jangan bergerak. Dokter bilang begitu. Dokter!
Kau bertingkah tidak malu malu begini?
Aku tidak peduli. Jangan main-main.
Aku sungguh baik-baik saja.
Jangan bergerak! Dokter, dokter!
Jangan bergerak.
Dokter.
Sangat bersemangat.
Sepertinya kau sudah sembuh.
Seharusnya tidak ada masalah dengan tubuhmu.
Dokter, tolong cek apakah masih ada masalah padanya.
Maaf, aku tidak terbiasa dengan kontak kulit langsung.
Reaksi cepat, pergerakan yang sensitif.
Seperti nya tidak ada masalah berat.
Dokter, tolong periksa dia lagi.
Aku khawatir kalau otaknya rusak.
Otakmulah yang rusak.
Kau atau aku yang dokter?
Kau.
Dokter.
Dokter.
Temanku tidak ingat kejadian tadi malam.
Apakah dia ada gegar otak?
Kelihatannya, hanya ada sedikit terluka pada bagian kepalanya.
Tidak ada gegar otak.
Lalu mengapa dia tidak bisa mengingat?
Sistem saraf otak sangat rumit.
Meskipun hanya ada sedikit luka kecil di kepala,
dampaknya masih mempengaruhi pemulihan ingatannya.
Situasi yang mirip seperti ini di ilmu medis memang sering terjadi.
Di dalam keadaan normal, setelah pasien sembuh dan pikirannya sudah stabil,
Perlahan dia akan bisa mengingat kembali masa lalu.
Dia sama sekali tidak ingat apa-apa.
Seperti tidak pernah terjadi apapun.
Kalau kau masih cemas, kami akan periksa dia untuk beberapa hari.
Aku akan lakukan tes penuh pada kepalanya.
Baiklah, terima kasih Dokter.
Kembali.
Yan Shu.
Kau datang.
- Apakah Mike sudah bangun?- Sudah.
- Ayo kita lihat dia.- Tunggu.
Aku bawakan pakaian ganti untukmu dan Mike.
Terima kasih.
Apa?
Jangan pikir karena telah katakan kata-kata sopan, kau sudah menjadi seorang wanita berbudi luhur.
Merinding seluruh tubuhku.
Maka kau masuk saja dulu. Aku mau ganti.
Pergilah.
Kau belum boleh pergi dulu.
Aku baik-baik saja.
Kata dokter akan ada tes lagi.
Aku tahu keadaan badanku sendiri.
Sebaliknya, lihat lingkaran hitammu, sudah sampai ke pusar.
Pulang dan istirahatlah.
Jin Yun, antar aku kembali ke perusahaan.
Kau yakin sudah sembuh?
Aku sudah sembuh.
Lalu-
Aku pergi dulu.
Gu-Gu Cheng Ze!
Keras kepala sekali.
Aku perlu dapatkan desain itu akhir bulan ini.
Aku tidak bisa telat sehari pun.
Kau tahu prinsipku.
Aku tidak terima alasan apapun.
Selamat tinggal.
Tatapan apa itu?
Tatapan kasihan.
Mike, kau lelah?
Untuk Shenghong, kau telah menjadi mesin latihan 10 dalam 1.
Kau lelah atau tidak?
Lalu beritahu aku, bagaimana caranya supaya aku tidak hidup dalam kelelahan?
Dirut.
Komisaris ada di dalam.
Gu Cheng Ze, kau semakin lama makin berani.
Berkelahi dengan para berandal malam-malam dan ke rumah sakit,
meninggalkan masalah perusahaan.
Dan harus aku sendiri yang menggantikanmu.
Ketika aku mendengarnya, kukira ini 'April mop'.
Maafkan aku, ini kecelakaan.
Kecelakaan?
Apa kau masih tahu posisi dan statusmu?
Dimana ketenanganmu? Akal sehatmu?
Sebagai Dirut Perusahaan Shenghong, kau seharusnya bisa menghadapi sendiri kecelakaan tingkat rendah ini.
Kau tidak seperti sebelumnya.
Lihat dirimu, kau semakin dan makin jadi-
Apakah Li Yan Shu?
Pasti.
Semenjak kalian berdua mulai mengenal Li Yan Shi,
kalian kehilangan pikiran dan bingung, bahkan sulit di kontrol.
Komisaris, masalah ini tidak ada hubungannya dengan Li Yan Shu.
Tolong jangan bicara begitu tentang dia.
Kau membela Li Yan Shu lagi.
Kuingatkan, aku memintamu untuk berpura-pura mengejar Li Yan Shu.
Jangan lakukan dengan sungguh-sungguh dan jatuh terlalu dalam.
- Dirut, sesungguhnya-- Baik, baiklah.
Jangan sebut lagi si penggoda itu.
Aku selalu terganggu setiap mendengar namanya.
Apa kau baik-baik saja?
Aku baik-baik saja, Komisaris.
Ingatlah apa yang sudah kubilang.
Aku ceritakan padamu, setiap Komisaris datang ke perusahaan selalu terjadi sesuatu.
- Benarkah?- Benar, apa kau sudah lupa?
Waktu lalu Komisaris datang ke perusahaan, dia memecat Asisten Khusus Li.
Aku dengar dari Sekretaris Gao karena dia ada sesuatu dengan Tuan Muda Gu.
Benar, benar, benar. Waktu lalu Sekretaris Gao bilang begini. Komisaris benar-benar benci pada Asisten Khusus Li.
Benar, benar, benar.
Sekretaris Gao.
- Permisi.- Aku sedang tidak membeli asuransi.
- Pak Gao, kan?- Aku tidak punya uang untuk mengatur keuanganku.
Aku tidak akan membeli apapun.
Pak Gao.
Aku bukanlah penjual asuransi. Aku adalah-
Lihat.
Wartawan?
Wartawan.
Pak Gao, apakah kau punya waktu sekarang?
- Mari kita mengobrol.Mengobrol soal apa?
Seperti ini. Koran kami sedang kolom kosong untuk cetakan baru.
Atasanku bilang untuk membuat wawancara berbeda pada sekretaris pria di perusahaan besar.
Atasanku sudah bilang padaku kalau kau adalah asisten Perusahaan Shenghong paling handal.
Oleh sebab itu kau adalah pertimbangan pertama kami.
Seharusnya kau bilang lebih awal.
Aku ada waktu sekarang.
Ayo pergi.
Halo?
Apa sudah diterbitkan?
Akan kulihat.
Siapa yang menelpon pagi-pagi begini?
♬Awan telah lelah menghalangi mentari.♬
♬Aku siap hadapi musim panas dengan bahagia.♬
♬Lalu kulihat wajahmu. Kuingin tahu apakah kau juga bisa melihatnya.♬
♬Hujan turun tak berhenti-henti.♬
♬Siapakah yang menghalangi pandanganku? Dan membuatku tak mampu melihat?♬
♬Namun, seseorang itu tak bisa hilang dari pikiranku.♬
♬Berapa kali lagi kuharus memintamu,♬
♬Apakah kau mampu menghentikan kebohonganmu?♬
♬Kau tak pernah memberi perhatian padaku, dan terus bersandiwara seperti dulu.♬
♬Berapa kali kuharus mencintaimu,♬
♬Dan mengubah pandanganmu dengan pedihnya hatiku?♬
♬Hingga akhirnya kau mampu mengakhirinya, berada di sampingku.♬
♬Berapa kali kuharus mencintaimu,♬
♬Apakah kau mampu menghentikan kebohonganmu?♬
♬Kau tak pernah memberi perhatian padaku,♬♬Dan terus bersandiwara seperti dulu.♬
♬Berapa kali kuharus mencintaimu,♬
♬Dan mengubah pandanganmu dengan pedihnya hatiku?♬
♬Hingga akhirnya kau mampu mengakhirinya,♬♬Berada di sampingku.♬
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.