Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Episode 7
♬ Sangatlah sepi, tak ada satu orang pun di jalan ini ♬
♬ Lampu merah sendiri berayun di tengah kegelapan♬
Gu Jin Yun.
Yan Shu.
Kau malah melindunginya?
Li Yan Shu dan aku adalah teman sejak kecil.
Aku sangat tahu segala kesukaan dan ketidaksukaannya.
Yang paling penting adalah
kita berdua adalah cinta pertama satu sama lain.
Karena aku sudah tidak menyukaimu lagi.
Bagaimana mungkin? Aku setampan ini.
Juga, aku lembut dan perhatian pada gadis.
Bagi siapapun, jatuh cinta padaku adalah masalah waktu saja.
Kau sungguh terlalu percaya diri.
Terlalu percaya diri.
Ternyata semua yang dia katakan itu benar.
Dia sudah tidak menyukaiku lagi sejak lama.
Gu Jin Yun.
Kau membodohi dirimu sendiri.
Tuan Gu, apa yang ingin kau minum hari ini?
Tequila shot.
Tequila.
Tuan, sepertinya kita pernah bertemu.
Kau belum pernah bertemu dengannya.
- Berikan aku setengah shot. - Baiklah.
Jadi, mulai sekarang aku bisa memberitahu temanku bahwa kau yang mengejarku?
Beritahu siapa?
Temanku.
Bukankah kau sama sepertiku? Tidak punya teman?
Benar juga.
Kalau begitu... aku akan memberitahu anak-anak.
Anak-anak?
Anak apanya?
Tentu saja, anakku denganmu.
Aku bahkan belum setuju untuk menikah denganmu, bagaimana bisa sudah ada anak?
Juga anak-anak?
Kau begitu menyukaiku, jika kau tidak menikah denganku
maka siapa yang akan kau nikahi?
Kau sudah mengisi daya wajahmu hari ini? Sebengkak ini.
Tepatnya, kau mengisi daya hatiku sepenuhnya sampai membengkak.
Jadi ini salahku?
Kesalahaan semacam ini bisa dihukum. Aku tidak keberatan.
Apa katamu? Kesalahan apa?
Katakan lagi.
Katakan dengan jelas, kesalahan apa?
Maaf, aku salah.
Kau salah? Kau tidak...
Di mana kesalahanmu?
Sayang, kau sedang apa?
Domba kecilku sudah pulang. Kemarilah.
Kau pergi kemana? Kenapa kau bau seperti kembang api?
Aku beritahu kau. Aku melakukan hal besar hari ini.
Apanya yang besar?
Aku beritahu kau.
Hari ini, aku merencanakan sebuah perayaan menyatakan cinta untuk Dirut-ku.
Gu Cheng Ze menyatakan cinta pada Li Yan Shu?
Tidak. Li Yan Shu yang menyatakan cinta pada Gu Cheng Ze.
Kebalikannya?
Benar. EQ Dirut kami itu negatif.
Jika dia yang melakukan hal penting seperti ini, maka mereka berdua akan tamat.
Bagaimana hasilnya? Bagaimana?
Apakah raja iblis tergerak atau tidak?
Sangat tergerak.
Saat itu Li Yan Shu hanya mengatakan satu hal.
"Teman-teman, pria yang kau lihat di hadapanmu,
namanya adalah Gu Cheng Ze. Dia adalah pria yang kusukai."
Setelah dia selesai bicara, panah Li Yan Shu berjalan lurus menuju pelukan Gu Cheng Ze.
Aku segera meminta semuanya menyalakan cahaya.
Seluruh kembang api segera ditembakkan ke langit.
Lampu komidi putar segera dinyalakan,
seluruh pemandangan itu seperti dongeng, itu sangat luar biasa.
Indah sekali.
Aku beritahu kau, Dirut saat itu tertegun.
Tampilan yang sangat dingin dan tenang dari sebelumnya terpecahkan melalui rencana sempurnaku.
- ♬ Aku ditaklukkan olehmu hanya seperti ini. - Tunggu sebentar.
- ♬Memotong segala♬ - Kau merencanakan ini?
Tentu saja. Hanya aku, Gao Yang, bisa merencanakan sesuatu yang sempurna seperti ini.
Gao Yang.
Kita-- Kenapa kita tidak memiliki sesuatu seperti itu?
Waktu itu, bukankah aku sibuk dengan pekerjaan?
Aku tidak peduli, kau harus menebusnya.
Aku juga ingin komidi putar. Aku juga ingin kembang api.
Aku juga ingin segalanya.
- Aku juga ingin--- Kurasa ada yang hangus.
Jangan mencoba untuk mengalihkan pembicaraan. Aku juga ingin--
Makananku. Gao Yang, tunggu saja.
Mengapa aku harus menunggu?
Apakah salahku pancinya hangus?
Waktu itu dia bilang bahwa dia ingin pergi jadi dia pergi.
Dia bahkan tidak memberitahuku.
Hatiku sakit. Sakit.
Siapa suruh kau menjadi begitu masokis?
Benar. Aku masokis.
Jangan mendekat.
Biarkan aku menenangkan diri sendirian.
Gu Jin Yun.
Bisakah kau sadar sedikit?
Bukankah hanya seorang wanita? Apa hebatnya?
Apa yang kau mengerti?
Seorang wanita yang sudah kusukai selama bertahun-tahun
menyukai pria lain.
Apakah kau tahu perasaan macam apa itu?
Tentu saja aku tahu.
Kau tahu? Bagaimana kau bisa tahu?
Karena pria yang aku sukai selama bertahun-tahun,
juga menyukai Li Yan Shu selama ini.
Apa katamu?
Maksudmu orang yang kau suka juga menyukai Li Yan Shu?
Kau juga menyukai Gu Cheng Ze?
Apa bagusnya Gu Cheng Ze?
Kenapa semua orang menyukainya?
Kenapa teriak-teriak begitu pagi-pagi?
Kau--
Kenapa kau bisa ada di kamarku?
Aku minum terlalu banyak tadi malam, aku juga tidak ingat.
Bagaimana kau bisa melakukan hal ini padaku saat aku sedih dan terluka?
Kau berani mengatakannya lagi?
Bagaimana kau bisa melakukan hal ini padaku saat aku sedih dan terluka?
Masih bilang.
Kau tidak ingat apa yang kau lakukan semalam?
Aku hanya ingat semalam aku banyak minum.
Sisanya, aku tidak ingat apa-apa lagi.
Kenapa aku bisa suka orang brengsek seperti ini?
Han Jun Yao.
Kau lupa ponselmu.
Baiklah. Aku akan naik kereta bawah tanah.
Berangkat kerja naik mobilku saja.
Kau lupa kesepakatan kita?
Kesepakatan kita sudah ditingkatkan.
♬Mengapa kau sengaja memakai jas? ♬
♬Memiliki penampilan yang lucu dan serius♬
♬Menjadi agen rahasia benar-benar bukan keahlianku♬
♬Aku berusaha tidak tertawa dan hampir ketahuan♬
♬Sejujurnya, aku benar-benar tidak terbiasa dengan itu♬
♬Mengapa kau sengaja tampil seksi?♬
♬Berhenti mengeluh, biarkan aku memeriksanya♬
♬Siapa si Jodoh itu, hei ♬
Aku merasa kita sebaiknya diam-diam untuk saat ini.
Bagaimana kalau aku naik duluan? Naiklah saat aku sudah di atas.
Apa perlu?
Gosip sangat menakutkan.
Kau adalah bos jadi orang tidak akan mengatakan apapun tentangmu,
tapi air liur semua orang akan menenggelamkanku.
Baiklah.
Oh ya, kau harus mengingatkan Gao Yang tentang ini.
Orang itu tak bisa menyimpan rahasia.
- Baik. - Aku pergi duluan ya.
Telepon yang kau hubungi saat ini berada di luar jangkauan.
Silahkan menghubungi kembali.
Dirut.
Tolong lihat sebentar. Jika Gu Jin Yun tidak ada di perusahaan sampai jam 11 siang, pergi cari dia.
Aku mengerti, Dirut.
Aku Li Yan Shu. Tuan Muda Gu sudah datang?
Belum.
Begitu Tuan Muda Gu datang, aku akan meneleponmu.
Baik, aku tahu. Terima kasih.
Kau bilang kau mau menyatakan cinta pada Dirut?
Asisten Khusus Li, kau sungguh keren sekali.
Katakan. Bagaimana aku bisa membantumu?
Aku butuh bantuanmu membawanya ke lokasi.
Aku juga membutuhkanmu untuk mengundang beberapa teman untuk menjadi saksi kami.
Tidak masalah.
Daftar tamunya.
Biar kulihat.
Kau mau mengundang Tuan Muda Gu?
Bukankah ini terlalu kejam?
Ini memang sedikit kejam,
tapi itu lebih baik dari pada dia terus membohongi dirinya sendiri, kan?
Yan Shu, kau mau makan siang bersama kami?
- Aku sudah ada janji makan siang. - Baiklah.
Ayo pergi makan siang.
Ada apa?
Apa ada gosip-gosip?
Tidak.
Tapi kau terlihat sangat khawatir.
Aku mengkhawatirkan Gu Jin Yun.
Aku tidak tahu apakah masalah ini mempengaruhinya.
Dia tidak masuk kerja hari ini.
Kata-kata ini mungkin terdengar sedikit kejam,
tapi aku berharap kau bisa menumpahkan semua energimu kepadaku.
Aku yang akan menghibur hati Jin Yun yang hancur.
Ternyata kau begitu picik.
Ini picik?
Kalau begitu iya.
Halo?
Halo, ini Wakil Presiden Han?
Wakil Presiden Han?
Sial!
Han Jun Yao, kau sengaja ya!
Supir, kita pergi ke arah yang berlawanan.
Baik.
Bibi, apa kabar?
Jin Yun, kenapa kau datang?
- Cepat duduk di dalam.- Tidak perlu, Bibi.
Yan Shu tidak tinggal di rumah.
Tapi jika aku meneleponnya, dia akan kembali.
Aku tidak mencari Yan Shu, Bibi.
Apa Han Jun Yao ada?
Kau datang mencari Jun Yao?
Apa yang sebenarnya terjadi pada kalian bedua? Dan lagi,
kau, Yan Shu dan Jun Yao, apa yang kalian bertiga lakukan?
Bibi, masalah antara aku dan Yan Shu agak rumit.
Lain waktu, kau tanya sendiri padanya.
Lalu, kau dan Jun Yao adalah mengenai...
Aku ada sedikit urusan mencarinya.
Apakah dia ada?
Jam begini dia mungkin ada di perusahaan.
Baiklah. Kalau begitu aku akan pergi mencarinya ke perusahaan.
Aku tidak akan mengganggumu lagi. Sampai jumpa, Bibi.
Sampai jumpa.
Apa yang terjadi?
Wakil Presiden, selamat pagi.
Terima kasih.
Masuk.
Solusi apa yang bisa aku miliki?
Apa gunanya mempekerjakan kalian?
Jika kalian tidak bisa memikirkan solusinya, jangan datang bekerja besok.
Baik, baik.
Itulah yang terjadi.
Kalau begitu serahkan saja pada pengacara kita.
Tetapi aku merasa bahwa memanggil pengacara saat ada masalah itu bukanlah cara yang paling efektif dalam menyelesaikan masalah.
Apakah kau punya solusi yang bagus?
Aku merasa cara yang paling murah dan efisien untuk menyelesaikan masalah ini adalah...
kau membujuk Hai Lian Na.
Maksudmu adalah kau meminta pacarmu
untuk menghibur gadis lain?
Memangnya kenapa? Kau hanya akan berbicara. Aku tidak menyuruhmu melakukan hal lain.
Aku tidak keberatan.
Tidak bisa. Aku keberatan.
Aku akan menjual wajahku.
Kau harusnya merasa beruntung bahwa kau masih punya wajah yang bisa kau gunakan.
Tidak. Wajahku...
hanya bisa dijual untukmu.
Sudahlah. Kita serahkan pada pengacara saja.
Kami adalah grup pengacara dari perusahaan Shenghong.
Margaku Ke.
Pengacara He, aku sudah lama mendengar nama besarmu.
Aku akhirnya bisa melihatmu secara langsung. Halo. Halo.
Tuan Gu, hari ini aku mewakili klienku, Nona Hai Lian Na.
Perusahaan Shenghong tidak melanggar aturan kontrak apapun dalam hubungan kerjasama kami dengan Hai Lian Na.
Jika kau bersikeras untuk memutuskan kontrak secara sepihak, aku sudah katakan sebelumnya,
perusahaan Shenghong kami memang akan mengalami sedikit masalah,
tetapi masalah kalian akan lebih besar.
Kalian lebih baik bertanya-tanya di industri terlebih dulu jenis kelompok hukum apa yang ada di Shenghong.
Kami tidak pernah takut
atas gugatan apapun.
Jika bukan karena kami tidak punya pilihan lain, aku tidak suka menggunakan jalur hukum.
Semoga Nona Hai bisa memikirkannya dengan baik sebelum bertindak.
Jika kalian sengaja bersikeras,
aku akan memintamu untuk memberi ganti rugi kepada kami jumlah yang sangat besar.
Sampai tuntutan hukum ini berakhir, kau tidak boleh menerima endorser apapun.
Nona Hai, ada banyak cara untuk mengatasi masalah ini.
Kita bisa bicarakan pelan-pelan.
Mengapa kau harus bertindak gegabah karena kemarahan sementara?
Tuan Liu, sebagai pengacaranya,
aku merasa bahwa kau harus memberi tahu klienmu
kemungkinan memenangkan tuntutan hukum ini
dan konsekuensi yang mungkin terjadi jika dia kalah.
Jika Perusahaan Shenghong dapat menjamin bahwa masalah sebelumnya tidak akan terjadi lagi,
maka klienku, Nona Hai Lian Na, pasti akan memenuhi bagian kontraknya
untuk menyelesaikan rencana pemotretan dan endorser.
Aku sudah tidur!
Kenapa kau tidak pergi bekerja hari ini?
Aku tidak ingin.
Kenapa? Siapa yang membuatmu kesal?
Tidak ada yang membuatku kesal. Aku hanya tidak ingin pergi.
Jika suasana hatimu sedang tidak baik, maka jangan pergi.
Bukan masalah besar jika kau tidak masuk satu atau dua hari.
Semalam, kakekmu menelepon.
Dia berkata bahwa dia sangat merindukanmu.
Karena suasana hatimu sedang buruk, mengapa kau tidak pergi ke luar negeri dan berlibur?
Sekalian mengunjungi kakekmu untuk memenuhi tugas berbaktimu.
Nenek, berhentilah membodohiku.
Kau benar-benar hanya mengubah cara menahanku.
Kau hanya takut bahwa aku akan mencari Li Yan Shu.
Memangnya kenapa jika aku tidak membiarkanmu untuk pergi mencarinya?
Sekarang, akhirnya kau tahu karakter aslinya.
Dia mudah berubah pikiran dan penggoda.
Terimalah kenyataan sesegera mungkin.
Aku memiliki begitu banyak gadis hebat yang bisa aku kenalkan padamu.
Semuanya 100 kali lebih baik dari Li Yan Shu.
Kau mau kemana?
Aku mau pergi mencari gadis baik.
Kau!
Kenapa kau datang?
Aku... Aku...
Di mana ponselku?
Tentang semalam...
Aku mabuk, jadi aku tidak bisa mengingatnya.
JIka aku melakukan apapun yang tidak pantas padamu,
bisakah kau memaafkanku?
Maaf!
Aku terima maafmu.
Karena semalam aku juga tidak berpikir rasional.
Kalau begitu kita impas?
Dalam perjalanan kemari aku sudah memikirkannya dengan serius.
Dalam masyarakat saat ini, ada persamaan jenis kelamin.
Setelah mabuk semalam, aku mengambil keuntungan darimu.
Aku harus bertanggung jawab untuk ini.
Jangan bercanda.
Aku tidak bercanda.
Kau memberiku tatapan seolah aku mengandung anakmu atau semacamnya.
Aku tiba-tiba ingat bahwa aku masih memiliki janji temu.
Aku pergi dulu.
Kau sudah pulang.
Pacar Yan Shu datang mencarimu.
Apakah ada sesuatu di antara kalian berdua?
Pacar Yan Shu?
Ya, Gu Jin Yun.
Kau benar-benar tahu cara bicara yang berputar-putar.
Kau hampir membuatku bingung.
Siapa yang bilang Gu Jin Yun adalah pacar Yan Shu?
Apakah masih perlu dikatakan?
Mereka adalah sepasang kekasih sejak sekolah.
Yan Shu bahkan mengundangnya terakhir kali saat ulang tahun Jun Rui.
Maafkan aku, akulah yang mengundang Gu Jin Yun malam itu.
Kau?
Apakah kau mencoba untuk mencuri pacar Yan Shu?
Aku mencuri pacarnya?
Apakah kau peninggalan budaya yang baru digali?
Benar-benar melelahkan untuk berbicara denganmu.
Pastikan kau tahu siapa pacar putrimu.
Apa maksud perkataanmu?
Kau tidak mengerti apa yang aku katakan?
Jika kau memiliki begitu banyak waktu luang, maka pergilah merawat anak perempuanmu.
Siapa pacarnya? Siapa yang dia temui?
Berhenti mencampuri urusan orang lain.
Kau pikir aku ingin mencampuri urusanmu?
Jika bukan karena Yan Shu, aku malas menanyakannya.
- Nanti kita pergi kemana? - Kau beritahu aku. Tidak masalah bagiku untuk pergi kemanapun.
Kalau begitu ayo pergi karaoke.
Tidak, aku tidak bisa pergi.
- Apakah tempat itu menyenangkan? - Menyenangkan!
- Apakah ada banyak orang? - Ada. [Gu Cheng Ze]
Ayo pergi bersama.
Jin Yun!
Jin Yun!
Jin Yun! Mike mencarimu lagi.
Sudah empat kali. Kau mau angkat tidak?
Apa yang terjadi?
Apa yang terjadi? Manja karena dia punya uang.
Ya, dia punya uang makanya manja.
Kau mau kemana?
Aku bosan. Aku pergi dulu.
Sudah beberapa hari sejak Jin Yun tidak datang bekerja.
- Kirim seseorang untuk mencari tahu. - Ya.
Tidak perlu.
Terus meneleponku, apakah kau mencoba menyombongkan diri di depanku?
Aku mencemaskanmu.
Mencemaskanku?
Apakah kau takut akan aku tidak berpikir terlalu terbuka?
Tidak perlu cemas.
Aku, aku tidak tega mati.
Jika kau merasa tidak bersemangat, pergilah berlibur sebelum kembali bekerja.
Kau sama seperti nenekmu,
bahkan nasehatmu juga sama.
Apa yang kau rencanakan? Membiarkan aku pergi berlibur,
dan mencoba mengusirku?
Takut kalau aku akan selalu menggodanya?
Hal ini, aku tidak cemas sedikitpun.
Tapi aku cukup cemas tentang diriku sendiri.
Jin Yun. Kau seorang pria sombong.
Aku tidak menyangka bahwa kau tidak akan pernah membuang waktumu untuk satu wanita.
Ini sulit dikatakan.
Kau mau kemana?
Yan Shu berulang kali meneleponku.
Aku rasa dia sungguh mencemaskanku.
Aku akan bicara padanya.
Gu Jin Yun.
Apakah kau baik-baik saja?
Kau tidak menjawab teleponku atau memberi kabar.
Kami semua sungguh mencemaskanmu.
Kalian semua?
Kau bahkan mengarang kalimatmu. Bisakah kau lebih kreatif?
Apa yang kau bicarakan?
Aku perlu berbicara berduaan denganmu.
Apa yang kau lakukan Gu Jin Yun?
Gu Jin Yun, apa yang kau lakukan?
Apakah kau gila? Kita di tempat kerja.
Tidakkah kau mau tahu seberapa jauh Mike akan mengejarmu?
Gu Jin Yun!
Berhenti bermain.
Berhenti main-main.
Jangan uji kesabaranku.
Gu Jin Yun!
- Halo, Dirut. - Halo, Dirut.
Kenapa tidak ada suara?
Kita sedang di perusahaan,
bisakah kau memperhatikan citra pribadimu?
Aku pikir orang yang perlu memperhatikan citra mereka itu kau.
Seluruh perusahaan tahu dia adalah mantan pacarku dan aku sedang mencoba memenangkan hatinya kembali.
- Tidakkah kau takut akan rumor jika kau terus melakukan hal-hal ini? - Tidak takut.
Kau tidak takut tapi aku takut.
Pacar pewaris Perusahaan Shenghong dicuri oleh Dirut.
Apakah kau pikir itu lelucon?
- Siapa yang lebih berkuasa di Shenghong? - Apa yang kau coba katakan?
Siapa yang mempunyai citra lebih baik di Shenghong?
Aku bahkan tidak takut, kenapa kau takut?
Ada pepatah lama, jangan biarkan air yang penuh nutrisi mengalir ke ladang orang lain. (Kita harus menyimpan apa yang baik untuk kita sendiri)
Air penuh nutrisi? [Fei dalam 'fei shui' berarti gemuk]
Aku sudah pulang.
Ada apa?
Apa yang kau lakukan?
Lepaskan aku.
Gu Cheng Ze, apa yang kau lakukan?
Turunkan aku.
Aku perlu penjelasan yang jujur.
Apa yang perlu dijelaskan?
Apa yang Gu Jin Yun katakan padamu di ruang konferensi?
Dia tidak mengatakan apa-apa.
Apakah kau akan mengatakannya?
Dia benar-benar tidak mengatakan apapun!
Dia hanya bertingkah kekanakan dan berusaha mengganggumu.
Sungguh!
Dia akhirnya menunjukkan ketertarikan pada perusahaan akhir-akhir ini.
Aku takut ini akan mengecewakannya lagi,
yang akan membuatnya menyerah pada dirinya sendiri sekali lagi, dan kembali ke jalur lamanya.
Akan sulit membawanya kembali ke jalur yang benar.
Tenanglah.
Gu Jin Yun sudah dewasa. Dia punya caranya sendiri mengamati keadaan.
Kau tidak bisa melindungi dan mengajari dia seperti anak kecil selamanya.
Jika dia memutuskan tidak bergabung dengan industri Shenghong maka kalian harus menghormati keputusannya.
Setiap orang ingin memilih cara hidup mereka sendiri.
Perkataanmu benar,
tapi dia satu-satunya pewaris Shenghong.
Ketika dia menikmati hidup kaya,
dia harusnya menaruh jumlah usaha yang sama. Bukankah itu adil?
Kau juga berbakti pada Shenghong.
Orang lain sungguh tidak bisa mengerti hubunganku dengan Shenghong.
Aku ingat ketika aku di SMA kelas 1, dengan buku catatanku,
aku menghadiri rapat dengan komisaris dan manajer lainnya.
Selama 10 tahun belakangan ini, aku melihat Shenghong berkembang sendiri langkah demi langkah.
Tanpa membesar-besarkan, aku memberikan seluruh masa mudaku kepada Shenghong.
Sekarang sudah menyatu dengan darahku.
Kalau begitu pembuluh darahmu tebal.
Cukup tebal untuk memegang sebuah perusahaan besar seperti Shenghong.
Apakah kau bicara padaku dengan nada menyeringaimu lagi?
Aku tidak akan berani.
Berhenti khawatir.
Gu Jin Yun bukanlah anak kecil.
Meskipun dia mungkin sedikit kekanakan dan bebas, dia tahu apa yang dia lakukan.
Dia tahu apa yang penting.
Ketika dulu kami masih di sekolah, tidak peduli betapa gilanya dia berlaku,
dia tidak akan pernah menyentuh garis yang akan menyebabkan dia ditangguhkan dari sekolah.
Aku harap itu benar.
Itu dia. Betapa tampannya.
Pria ini lumayan, kan?
Jin Yun, kau mau kemana?
Karena dia begitu tampan, apakah dia buaya darat?
Jin Yun sudah pulang!
Nenek.
Cepatlah naik.
Aku akan segera naik. Segera naik.
Kuberitahu kau, kau tidak bisa menghindari ini selamanya.
Mereka semua telah melihatmu.
Jika kau melarikan diri sekarang, nenekmu akan malu.
Dan juga, kami tidak mencoba menyuruhmu menikah, hanya bertemu beberapa gadis.
Benarkan?
Baik aku mengerti, kau pergilah lebih dulu.
Baik, baiklah.
Aku naik dulu.
Silakan, silakan, makan.
Terima kasih.
Silakan makan.
- Nenek. - Aku akan memperkenalkannya pada kalian.
Ini cucu lelakiku Gu Jin Yun.
Jin Yun, ini istri Dirut perusahaan Tian Ji.
Ini putri Nyonya Liu, Lisa.
Ini putri Dirut perusahaan Wan Hao, Xiao Qian.
Senang bertemu denganmu, Nyonya Liu.
Senang bertemu kalian berdua juga.
Mengapa kau begitu terlambat kembali hari ini? Apakah banyak pekerjaan?
Tidak sama sekali, tidak ada banyak hal yang terjadi di tempat kerja.
Aku hanya mengantar seorang gadis pulang, jadi aku pulang agak terlambat.
Gadis apa?
Pastilah rekan kerjanya.
Pergi ambilkan mereka minuman.
Baik.
Makanlah sesuatu.
Baik, baik.
Jangan sungkan.
Di mana kau? Cepat!
Kau harus menolongku! Cepat!
Jin Yun, kau bicara dengan siapa?
Tidak ada, aku hanya sedang mengambilkan minuman.
Cucuku itu sedikit nakal.
Selain dari itu dia anak yang baik, terutama pada orang yang lebih tua.
Itu normal untuk pria muda menjadi sedikit nakal.
Tidak apa, tidak apa.
Mari minum.
Jin Yun, apa yang kau lakukan?
Oh, maafkan aku.
Maaf.
Maaf Nyonya Liu.
Mari masuk ke dalam dan membersihkan diri.
Maaf.
Maaf, maaf.
Kau anak nakal.
Cepat datang. Apa yang kau lakukan?
Cepat!
♬ Awan telah lelah menghalangi mentari. ♬
♬ Aku siap hadapi musim panas dengan bahagia. ♬
♬ Lalu kulihat wajahmu. ♬ ♬ Kuingin tahu apakah kau juga bisa melihatnya. ♬
♬ Hujan turun tak berhenti-henti. ♬
♬ Siapakah yang menghalangi pandanganku? ♬ ♬ Dan membuatku tak mampu melihat? ♬
♬ Namun, seseorang itu tak bisa hilang dari pikiranku. ♬
♬ Berapa kali lagi kuharus memintamu, ♬
♬ Apakah kau mampu menghentikan kebohonganmu? ♬
♬ Kau tak pernah memberi perhatian padaku, ♬ ♬ Dan terus bersandiwara seperti dulu. ♬
♬ Berapa kali kuharus mencintaimu, ♬
♬ Dan mengubah pandanganmu dengan pedihnya hatiku? ♬
♬ Hingga akhirnya kau mampu mengakhirinya, berada di sampingku. ♬
♬ Berapa kali kuharus mencintaimu, ♬
♬ Apakah kau mampu menghentikan kebohonganmu? ♬
♬ Kau tak pernah memberi perhatian padaku, ♬ ♬ Dan terus bersandiwara seperti dulu. ♬
♬ Berapa kali kuharus mencintaimu, ♬
♬ Dan mengubah pandanganmu dengan pedihnya hatiku? ♬
♬ Hingga akhirnya kau mampu mengakhirinya, berada di sampingku.♬
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.