All language subtitles for The Fox's Summer S02E05 1080p WEB-DL AAC H.264-vallian.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

♪Di awal musim panas, kau dan aku yang begitu berbeda♪

♪Memiliki pertemuan yang sama♪

♪Angin musim panas bertiup dan kerinduan masuk dalam hatiku♪

♪Aku hanya ingin bertemu denganmu♪

♪Setiap menit dan detik, aku tak ingin meninggalkanmu♪

♪Kau harus memiliki sihir untuk diam-diam menangkap hatiku♪

♪Hanya seperti ini, kita bersama, bersama♪

♪Sama-sama mengatakan kata-kata manis♪

♪Aku ingin bersamamu setiap hari, dan memeluk setiap fajar bersama♪

♪Aku memilikimu di dasar hatiku♪

♪Hanya seperti ini, kita bersama, bersama♪

♪Sama-sama mulai perjalanan kita berdua♪

♪Tak peduli seberapa banyak badai yang kita temui♪

♪Aku akan menarik tanganmu dengan erat♪

♪Yang paling kucintai adalah kamu♪

♪Hanya seperti ini, kita bersama, bersama♪

♪Sama-sama mulai perjalanan kita berdua♪

♪Tak peduli seberapa banyak badai yang kita temui♪

♪Aku akan menarik tanganmu dengan erat♪

=Musim Panas Sang Rubah 2= ♪Yang paling kucintai adalah kamu♪

=Episode 5=

Junrui.

Ulang tahunmu sebelumnya, Kakak selalu tak ada.

Semoga tahun ini kau bisa lebih senang.

Untuk apa dia datang kemari?

Tak sangka Asisten Li memiliki sisi keibuan yang begitu lembut.

Mari, yang berulang tahun pakai ini.

Biar kulihat.

Tampan.

Selamat ulang tahun!

Di mana lilinnya?

Lilinnya terlihat seperti cokelat.

Junrui, berapa usiamu tahun ini?

Jadi, mau pasang berapa lilin?

Kalian sedang apa?

Tak apa.

Sebenarnya kalian sedang apa?

Dirut, menurutku toko ini cukup bagus.

Bisa pertimbangkan investasi.

Benar.

Ini adalah rumah sakit.

Jika tak ada hal lain, mohon jangan berkeliaran di sini, ya?

Baik.

Siapa anak kecil itu?

Tak tahu.

Namun, Asisten Li datang merayakan ulang tahunnya.

Pasti orang yang sangat penting.

Apakah dia anak di luar nikah Asisten Li?

Tidak benar.

Asisten Li lama tinggal di luar negeri, tak mungkin punya anak.

Aku sudah tahu.

Pasti dia anak kandungnya dengan Tuan Muda Gu.

Jadi, dulu dia meminta uang banyak pada Komisaris,...

...demi membesarkan anaknya.

Otakmu ada di leher, dipakai untuk asal bicara?

Di drama selalu diperankan seperti itu, 'kan?

Yang kukatakan...

...sangat masuk akal dan tak terbantahkan, 'kan?

♪Selamat ulang tahun♪

Cepat berdoa dan tiup lilin.

Bagus sekali, Junrui sudah 10 tahun.

Paman Han.

Kau selalu ingat ulang tahunnya.

Kuenya enak?

Yanshu.

Malam ini kami siapkan pesta ulang tahun untuknya.

Kau juga datang, ya.

Lihat.

Junrui berharap kau untuk ikut.

Baiklah.

Siapa pria itu?

Direktur perusahaan keluarga Han, Han Zhipeng.

Ternyata dia.

Dirut.

Kusarankan Anda pakai kesempatan ini...

...cepat kenalan dengan keluarganya.

Kenapa?

Masalah cinta ini, jika berjalan ke arah yang baik...

...maka pasti jadi penyatuan dua keluarga.

Begitu hubungan direstui oleh keluarga,...

...sudah pasti akan berhasil.

Kau yakin?

Sangat yakin.

Kau tak akan membalasku karena sudah memukulmu, 'kan?

Dirut.

Aku bersedia berkorban dan melakukan apa pun untuk Anda.

Tak akan keberatan dengan hal sepele.

Tunggu, Dirut.

Sempurna.

Kenapa kau ada di sini?

Ini adalah Dirut Gu dari Shenghong, 'kan?

Apa kabar, aku adalah Han Zhipeng.

Paman dari Yanshu.

Apa kabar, aku adalah Gu Chengze.

Dirut Gu memang muda dan hebat.

Kudengar Yanshu mendapat perhatianmu di perusahaan.

Terima kasih.

Paman, panggil aku Chengze saja.

Ini anakku.

Hari ini dia ulang tahun.

Kami mempersiapkan pesta ulang tahun untuknya.

Chengze jika ada waktu, aku ingin mengundangmu...

Paman Han, dia sibuk dan tak punya waktu.

Sesibuk apa pun tak masalah, aku pasti datang.

Baik, sepakat.

Sampai jumpa malam ini.

Kenapa begitu tak menerimaku?

Kau sama sekali tak cocok bertamu.

Tak cocok bertamu di rumahmu, 'kan?

Bisa dibilang begitu.

Tadi itu anaknya Han Zhipeng?

Ibunya adalah...

Benar, ibuku.

Ternyata adikmu.

Kapan dia mengidap autis?

Saat umur dua tahun.

Kenapa?

Sudah tanya ke banyak dokter.

Semuanya tak bisa beritahu alasan tepatnya.

Berhubungan dengan ibuku yang melahirkan di usia tua.

Ibuku ini memang sangat egois, hanya pikirkan diri sendiri.

Kenapa mengatai ibumu seperti itu?

Saat itu dokter memperingatinya.

Berbahaya melahirkan di usia tua.

Namun, dia tetap melahirkan Junrui.

Bukankah demi memperkuat posisinya di keluarga Han?

Jangan mengomentari ibumu seperti ini.

Dulu dia juga begitu.

Dulu karena dia egois, meninggalkanku dan ayahku.

Kemudian melahirkan Junrui karena keserakahannya.

Aku beruntung, sudah besar.

Aku bisa menolong diri sendiri.

Bagaimana dengan Junrui?

Dia masih begitu kecil.

Sudahlah, jangan bahas ini lagi.

Kenapa tertawa?

Sepertinya ada orang yang tangannya sangat kaku.

Kau sangat gugup?

Aku sama sekali tak tahu gugup itu seperti apa.

Arogan.

Ini sudah arogan?

Sangat tak menantang.

Aku tak lari, untuk apa genggam begitu erat?

Aku tak merasa aman.

Kau tak merasa aman?

Itu aneh.

Setelah mengenalmu terasa bahagia.

Seperti mimpi, tidak nyata.

Kau membaca buku cara merayu?

Sudah tak baca lagi.

Jadi, kenapa berkata manis?

Aku bilang kenyataan.

Bagus, lanjut dan pertahankan.

Jika bagus, ada hadiah?

Hadiah apa?

Sepertinya kau kelewatan, rumahmu di belakang, 'kan?

-Sudahlah, berhenti di sini juga bisa. -Tunggu dulu.

Kenapa?

Kau masih ingat hal yang kuingatkan?

Aku ingat.

Jangan berbicara dengan terlalu keras.

Jangan buat dia merasa tak nyaman.

Saat dia tak menjawab, jangan terus bertanya.

Tenang, dia akan baik-baik saja.

Begini saja.

Tunggu, tunggu dulu.

Kenapa lagi?

Sepertinya masih ada yang belum kukatakan padamu.

Biarkan aku berpikir.

Tentang apa?

Tidak lagi, tidak lagi.

Tidak lagi.

Turun, turun, turun.

Jangan bawel.

Sudah kukatakan, ulang tahun Junrui tak perlu beli banyak hadiah.

Untuk apa kau beli begitu banyak?

Yanshu.

Untuk apa kau datang?

Aku tak boleh datang?

Aku teman Yanshu dan Junyao.

Kau punya alasan apa untuk ikut?

Aku diundang.

Yanshu untuk apa kau undang dia?

Paman Han yang undang.

Kenapa kau ajak Gu Jinyun?

Karena aku ingin menertawakanmu.

Kalian jalan tidak?

Jangan pura-pura tak dengar.

Kami pulang.

Sudah datang.

Jinyun.

Bibi.

Cepat masuk.

Gantilah sandal.

Kulit Bibi membaik lagi.

Benarkah? Sepertinya perawatan akhir-akhir ini berhasil.

Chengze, cepatlah masuk.

Paman, Bibi.

Hari ini kalian bisa datang

sungguh sangat bagus.

Mari, silakan masuk.

Cepat masuk.

Raja kecil kita sedang apa?

Dia sedang menggambar.

Lebih baik tidak kita ganggu.

Chengze, cepat duduk.

Aku tak lelah.

Tak lelah juga duduk.

Bibi.

Ini hadiah untuk Junrui.

Ini...

...Perawatan dari Swiss untuk Anda.

Tak tahu Anda suka atau tidak.

Suka, suka.

Yang penting datang saja, kenapa begitu sungkan?

Sudah seharusnya.

Paman ini perawatan untuk Anda.

Lihatlah, kau terlalu sungkan.

Terima kasih.

Junrui berulang tahun.

Sudah seharusnya siapkan hadiah.

Tak seperti seseorang, sopan santun dasar pun tak tahu.

Ini papan gambar darimu untuk Junrui.

Kau berikan saja sendiri.

Aku temani saja.

Nyonya, buah sudah siap.

Letakkan di sini.

Mari, kita makan buah dulu.

Junrui.

Ini papan gambar dari Kakak untukmu.

Suka?

Gambar apa?

Yanshu.

Kau persilakan Tuan Gu datang makan buah.

Aku tak haus.

Kalian tak usah pedulikan.

Bibi, buah ini sungguh enak.

Piring ini juga sangat unik.

Iya, 'kan? Ini barang antik.

Aku beli khusus dari Inggris.

Begitukah?

Selera yang bagus.

Mike.

Kemari dan makanlah buah.

Enak sekali.

Tuan Gu.

Jangan sungkan.

Chengze.

Mari.

Mari makanlah buah.

Aku tak perlu.

Sayang sekali bajunya.

Tak masalah.

Kalian makan dulu buah di sana.

Aku pergi ganti baju.

♪Selamat ulang tahun.♪

Buatlah permohonan.

Bagus sekali.

Junrui ini, dia punya waktu istirahat yang tetap.

Sebelum kalian datang, dia sudah makan makan.

Bibi.

Bawa Junrui naik dulu.

Baik.

Mari kita makan.

Terima kasih kalian datang menghadiri ulang tahun Junrui.

Kuwakili Junrui berterima kasih.

Cheng Ze.

Cobalah ikan kukus, aku memasaknya sendiri.

Cobalah.

Bibi, masakan Bibi sungguh enak.

Benarkah?

Mari, Tuan Gu.

Kau juga cobalah.

Bibi, aku tak lapar.

Aku coba, aku coba.

Dia tak suka makan ikan, abaikan saja dia.

Dia bisa ambil sendiri.

Mike.

Jangan kecewakan Bibi.

Makanlah.

Maaf, Tuan Gu.

Tak tahu kau mau datang.

Tak tahu kau mau makan apa.

Hanya asal masak.

Cobalah makan.

Udang Longjing ini masakan yang baru kupelajari.

Takutnya rasanya biasa saja.

Terlalu banyak minyak dan garam.

Chengze, makanlah dulu yang lain.

Udang Longjing ini kurasa mungkin memang dimasak kurang lama.

Ayah belum makan, bagaimana tahu dimasak kurang lama.

Aku yang mengajarinya.

Jadi tak perlu makan juga tahu.

Mari, aku coba.

Aku juga coba.

Yanshu!

Aku minta Bibi istirahat.

Kau bantu aku cuci piring.

Datang.

Apa hubunganmu dengan Gu Chengze?

Dia adalah bosku.

Apakah bos akan datang ke rumah karyawannya?

Paman Han yang mengundangnya.

Saat makan, aku sudah melihatnya.

Kalian terus saling menatap.

Sebenarnya ada apa?

Gu Chengze ini datang bertamu di rumah orang.

Tak tahu aturan sedikit pun.

Apakah otaknya bermasalah?

Kenapa memarahi orang?

Aku katakan yang sejujurnya.

Kau begitu melindunginya.

Masih tak akui ada sesuatu.

Satu hal lagi.

Ada apa antara Junyao dan Gu Jinyun?

Kemarin Gu Jinyun datang mencarinya.

Lihat hubungan mereka tak biasa.

Kau harus perhatikan, cegah itu.

Jangan sampai dia merebut Jinyun.

Sudah bilang jangan ikut campur urusan orang.

Han Junyao menyukai siapa, itu kebebasannya.

Lagi pula, kau bisa ikut campur?

Aku memang tak bisa ikut campur.

Namun, ini berkaitan dengan Gu Jinyun.

Aku tak bisa tak ikut campur.

Gu Jinyun orang yang kau sukai, 'kan?

Sekarang muncul lagi satu Gu Chengze.

Orang yang begitu tak sopan.

Tak tahu apa yang kau pikirkan.

Sedang main cinta segitiga?

Ini sangat berbahaya.

Kau jangan salahkan aku tak mengingatkanmu.

Beberapa hal, kau harus perhatikan.

Jangan terpesona oleh penampilan.

Gu Chengze, meski sekarang adalah CEO Shenghong,...

...terlihat berkuasa.

Bagaimanapun dia anak asuh, tak punya hak penerus.

Gu Jinyunlah penerus Shenghong.

Kau harus taruh perhatianmu padanya, mengerti?

Aku dan Gu Chengze hanya hubungan rekan kerja.

Berapa kali kukatakan, jangan ikut campur urusanku.

Aku tahu sendiri.

Kau tak tertarik padanya?

Aku sudah bisa tenang.

Bukankah ini terlalu berlebihan?

Benar, saat itu dia sangat menarik.

Kau masih ingat dia?

Kakak Dadu di kelas kita.

Tentu saja ingat.

Aku ingat saat itu kepalanya begitu petak seperti dadu.

Aku ingat satu kali tak tahu kenapa...

...memasukkan kepalanya ke gerbang sekolah.

Mau dicabut bagaimana pun tetap tak berhasil.

Dan terus tersangkut di sana.

Kau masih ingat siapa namanya?

Tak terlalu ingat lagi.

Aku hanya tahu orang-orang memanggilnya Kakak Dadu.

Siapa wanita ini?

Begitu muda.

Kenapa aku tak ingat sama sekali?

Ini ibuku.

Ibumu?

Begitu muda?

Ini foto saat ibuku masih muda.

Sepertinya aku tak pernah dengar kau membahas ibumu.

Apa karena dia cerai dengan ayahmu?

Ibuku sudah meninggal, saat aku berusia 13 tahun.

Ini aku, 'kan?

Kapan kau fotonya?

Kenapa aku tak tahu?

Ingatanmu terlalu jelek.

Kita cepat turun saja.

Katakan padaku.

Paman Han.

Jinyun cepat duduk.

Jinyun.

Bisa main catur?

Bisa.

Kita main catur saja.

Baik.

Aku sejak kecil suka main catur, hanya saja kurang handal.

Baik, tak masalah.

Mari main.

Bantu aku bersihkan air di meja itu.

Sudah selesai.

Sisanya serahkan padaku.

Kau cepat kembali lihat.

Jangan sampai Gu Jinyun dan Han Junyao bersama terlalu lama.

Cepat pergi.

Giliranmu.

(Apa kabar, nomor yang Anda tuju tidak aktif.)

(Apa kabar, nomor yang Anda tuju tidak aktif.)

Caturku ini hampir berjamur.

Akhirnya menemukan orang yang bisa menemaniku main catur.

Asalkan Paman Han tak keberatan aku kurang handal,...

...kelak setiap hari saya temani Anda main catur.

Ada yang bilang catur seperti perang.

Main catur seperti kehidupan.

Catur yang sejelek apa pun juga bisa ada teknik yang hebat.

Sebaliknya,...

...permainan catur yang menakjubkan juga ada langkah yang disayangkan.

Itulah yang disebut ada yang didapat ada yang dihilangkan.

Intinya harus lihat apa yang kau inginkan.

Giliranmu.

Masih tak jalankan kuda?

Paman Han, saya baru mau jalankan.

Anda berkata begitu, sungguh...

Jalankan kuda.

Itu...

Mana Gu Chengze?

Chengze bilang ada urusan jadi pergi dulu.

Dia pergi begitu saja?

Tak memberi tahumu?

Mike memang suka bekerja, ini sangat wajar.

Sangat wajar.

Paman, giliran Anda.

Baik, lanjut main.

Kali ini saya harus menang dari Anda.

Baik.

Masih belum pulang?

Gu Chengze!

Gu Chengze.

Gu Chengze!

Kau ada?

Gu Chengze.

Pergi ke mana?

Apa maksudnya tak angkat telepon?

Kau sudah bangun?

Sudah sarapan?

Semalam kau ke mana?

Kenapa tak angkat telepon?

Kapan kau pulangnya?

Kenapa?

Siapa buat dia marah?

Tak benar.

Dasar aneh.

Ini adalah ruangan sampel pakaiannya.

Ketika desain yang cantik dari para perancang dikirimkan ke sini,...

...maka akan jadi baju yang indah.

Terlihat sangat berseni, sebenarnya sangat sulit.

Dimulai dari kami mendapat gambar dari perancang.

Setelah kami menerima gambar dari perancang,...

...kami harus memilih kain.

Pemotongan.

Pemotongan.

Penjahitan.

Cut.

Kata apa ini? Jangan rekam lagi

Cut, cut.

Sutradara, kata-kata apa itu?

Begitu berantakan, bagaimana dikatakan?

Kenapa masih rekam?

Kuminta jangan rekam lagi, masih rekam ya?

Dengar ya.

Jika kau sebarkan syuting ini, aku akan menggugatmu.

Tak mau syuting lagi, Sutradara.

Nona Li, lihatlah.

Asisten Li, Nona Hai marah lagi.

Wanita ini sungguh unik.

Dia sendiri salah bicara, masih asal marah-marah.

Di dunia ini banyak orang yang salah,...

...tapi masih menyalahkan orang lain.

Halo.

Baik.

Baik, baik.

Kalian istirahat dulu, aku pergi lihat.

Nona Hai.

Kopimu sudah datang.

Semua sesuai permintaanmu.

Satu gelas kopi dengan satu sendok madu.

Segelas latte dengan gula.

Segelas cappuccino susu dua kali lipat.

Satu gelas moka dengan susu dan gula.

Kau mau minum yang mana dulu?

Aku hanya asal bicara saja.

Kau anggap serius?

Apakah selesai minum Anda sudah bisa mulai syuting?

Kau beli begitu banyak kopi, mau menggemukkanku?

Kalian telepon minta aku beli empat gelas.

Aku tak ingin minum.

Aku hanya ingin kau beli, dan kucium aroma saja.

Jadi, apakah setelah itu sudah bisa syuting?

Ditutup begitu bagaimana hirup?

Biarkan kau cium.

Aku buka tutupnya.

Bisa menciumnya?

Terlalu jauh, tak tercium.

Baik.

Tak tercium karena terlalu jauh?

Percaya tidak kusiram kopi ini ke kepalamu.

Kujamin hari kedua masih ada bau kopi.

Siapa kau ini?

Orang lewat dari mana ini?

Sangat tak kebetulan.

Sekarang kau ada di daerah kekuasaanku.

Li Yanshu.

Tak mau kerja sama lagi?

Nona Hai.

Kenapa kau marah padanya?

Siapa yang marah padanya?

Apa kau tahu demi bekerja sama dengan syutingmu...

... sudah menunda setengah hari proses proyek kami.

Ratusan karyawanku berhenti kerja satu hari.

Jumlah pengiriman tak tercapai, kau tahu berapa kerugianku?

Lagi pula Li Yanshu,

biasanya kau cukup hebat, 'kan?

Dipermainkan artis kecil seperti itu.

Mana kemampuanmu tahun itu?

Kau sungguh ahli menggagalkan rencana.

Kau hanya salah bicara sesaat.

Aku? Aku akan berakhir sepenuhnya.

Nanti tak bisa syuting, dan mempengaruhi kerja sama.

Kulihat kau mau produksi apa.

Kau tidak salah?

Aku sedang membantumu.

Jika hebat kau marahi dia, jangan marah padaku.

(Dia ada di sini.)

(Sudah pasti melempar kesalahan.)

Kebetulan kau datang.

Tadi Nona Gai bilang tak bisa lanjut syuting.

Ada apa ini?

Semuanya salah paham.

Salah paham apa?

Dengar ya.

Sejak aku masuk ke bidang ini,...

...aku tak pernah melihat karyawan seperti kalian.

Lamban dalam bekerja, kualitas rendah.

Bahkan berani memarahi orang, bukankah sangat keterlaluan?

Begitukah?

Tidak marahi.

Kami...

Kenapa tidak?

Orang itu masih ingin menyiram kopi ke kepalaku.

Direktur Gu, dengar.

Sejak kecil, aku tak pernah ditindas seperti ini.

Begitukah?

Itu hanya kata-kata marah Han Junyao saja.

Kata marah apa?

Aku tak peduli.

Intinya masalah hari ini sudah terjadi.

Kalian bahkan berani perlakukan ambasador kalian seperti ini.

Sungguh keterlaluan.

Direktur Gu.

Masalah hari ini, jika kalian tak beri aku permintaan maaf,...

...tak akan kubiarkan.

Asisten Li minta maaf pada Nona Hai.

Ekspresi apa itu?

Merasa tak adil?

Perusahaan menyerahkan proyek penting karena percaya padamu.

Detailnya tak penting, yang penting kau tak bisa mengurus semua.

Membuat hasil yang tak menyenangkan.

Kau harus minta maaf atau tidak?

Maaf, Nona Hai.

Hari ini salahku.

Mohon maafkan.

Nona Hai.

Aku juga bukan orang perhitungan.

Kulihat sikapmu tulus, maka kumaafkan.

Namun, tak boleh terjadi hal ini lagi.

Aku jamin tak akan terjadi hal ini lagi.

Kau keluarlah dulu.

Bawahanku sudah minta maaf.

Berharap kerja sama selanjutnya,..

...Nona Hai bisa pertahankan profesionalitas.

Mencegah terjadi hal yang tak menyenangkan.

Dirut Gu.

Profesionalitasku tak perlu dipertanyakan lagi, 'kan?

Menyenangkan atau tidak, dilihat keahlian yang kerja sama.

Aku akui aku memang tak menyukai Li Yanshu.

Namun Dirut Gu, kau harus tahu.

Bekerja sama juga melihat Chemistry.

Antara aku dan dia sama sekali tak ada.

Dia sama sekali tak membangkitkan semangatku.

Li Yanshu hanya penanggung jawab proyek.

Yang mempengaruhimu, seharusnya sutradara dan syuting.

Tidak, tidak, penanggung jawab sangat penting.

Apa maksud Nona Hai?

Maksudku,...

jika Dirut Gu bisa langsung jadi penanggung jawab proyekku,...

...aku merasa semangatku pasti akan bertambah besar.

Aku Dirut Shenghong tak mungkin hanya mengurus satu proyek.

Kau yakin?

Bagaimana jika yang bekerja sama itu aku?

Aku tahu apa yang Nona Hai lakukan, tapi tak tahu apa yang kau katakan.

Dirut Gu.

Kau harus tahu.

Aku bisa saja membatalkan kerja sama dengan Shenghong.

Shenghong memang akan repot.

Namun kau harus percaya padaku, kau akan lebih repot.

Pikirlah sebelum bertindak.

Kau sedang mengancamku?

Aku hanya katakan kenyataan.

Anggap kau kejam.

Sebenarnya kau kenapa hari ini?

Kau tahu tidak?

Hari ini Hai Lianna dulu yang tunda pekerjaan.

Han Junyao yang membuat masalah.

Tak tahu.

Ya ampun.

Tak tahu masih ingin aku minta maaf.

Tahu atau tidak, hasilnya sama, kau tetap harus minta maaf.

Kenapa?

Alasannya sudah kukatakan.

Detailnya tak penting, yang penting kau tak bisa mengurus semua.

Namun, itu bukan salahku.

Aku tak peduli salah siapa.

Hanya berharap proyek ini berhasil dengan lancar.

Tunggu dulu.

Kenapa kau perlakukan aku seperti ini?

Aku menyinggungmu?

Seharian berlagak arogan.

Berlagak ke siapa?

Dasar aneh.

Kau sedang apa? Mau dinas?

Sebelum kau menemukan tempat tinggal, tinggallah di sini.

Aku pindah keluar.

Kau tak perlu beres-beres.

Ini rumahmu.

Jika mau pergi, itu aku.

Jika kau begitu tak suka tinggal seatap denganku,...

...aku pergi saja.

Kau mau tinggal di rumah David?

Apa urusanmu?

Kenapa kau suka merepotkannya? Begitu suka tinggal di rumahnya.

Tetap kata itu.

Apa urusannya denganmu?

Memang bukan urusanku.

Gu Chengze, kau sendiri yang bilang menyukaiku.

Lihatlah kau yang sekarang ini.

Inikah sikapmu saat menyukai orang?

Sikap?

Setidaknya aku punya sikap.

Kalau kamu?

Apakah kau sangat suka rasanya dikejar dua pria secara bersamaan?

♪Awan telah lelah menghalangi mentari♪

♪Aku akan memenuhi kebahagiaan♪

♪Di musim panas ini, muncul wajahmu♪

♪Apakah kau juga melihatnya?♪

♪Hujan turun di dunia yang tak berperasaan♪

♪Siapakah yang menghalangi pandangan?♪

♪Membuatku tak bisa melihat♪

♪Namun, malah memikirkan seseorang♪

♪Berapa kali lagi aku harus bertanya padamu?♪

♪Apakah ada kebohongan yang berakhir?♪

♪Kau tak pernah mempedulikanku, atau terus bersandiwara♪

♪Berapa kali aku harus mencintaimu?♪

♪Memakai sakit hati menggantikan kesadaranmu♪

♪Akhirnya kau mengakhirinya dan berada di sampingku♪

♪Berapa kali aku harus mencintaimu?♪

♪Apakah ada kebohongan yang berakhir?♪

♪Kau tak pernah mempedulikanku, atau terus bersandiwara♪

♪Berapa kali aku harus mencintaimu?♪

♪Memakai sakit hati menggantikan kesadaranmu♪

♪Akhirnya kau mengakhirinya dan berada di sampingku♪

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.