All language subtitles for The Fox's Summer S02E01 1080p WEB-DL AAC H.264-vallian.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

♪Di awal musim panas, kau dan aku yang begitu berbeda♪

♪Memiliki pertemuan yang sama♪

♪Angin musim panas bertiup dan kerinduan masuk dalam hatiku♪

♪Aku hanya ingin bertemu denganmu♪

♪Setiap menit dan detik, aku tak ingin meninggalkanmu♪

♪Kau harus memiliki sihir untuk diam-diam menangkap hatiku♪

♪Hanya seperti ini, kita bersama, bersama♪

♪Sama-sama mengatakan kata-kata manis♪

♪Aku ingin bersamamu setiap hari, dan memeluk setiap fajar bersama♪

♪Aku memilikimu di dasar hatiku♪

♪Hanya seperti ini, kita bersama, bersama♪

♪Sama-sama mulai perjalanan kita berdua♪

♪Tak peduli seberapa banyak badai yang kita temui♪

♪Aku akan menarik tanganmu dengan erat♪

♪Yang paling kucintai adalah kamu♪

♪Hanya seperti ini, kita bersama, bersama♪

♪Sama-sama mulai perjalanan kita berdua♪

♪Tak peduli seberapa banyak badai yang kita temui♪

♪Aku akan menarik tanganmu dengan erat♪

=Musim Panas Sang Rubah 2= ♪Yang paling kucintai adalah kamu♪

=Episode 1=

♪Mengapa kau sengaja memakai jas?♪

♪Berpenampilan begitu lucu dan serius♪

♪Jadi agen rahasia benar-benar bukan keahlianku♪

♪Bersikeras menahan tawa dan hampir ketahuan♪

♪Sejujurnya, aku sungguh tak terbiasa♪

♪Mengapa kau sengaja tampil seksi?♪

♪Berhenti mengeluh, bantu aku mengujinya♪

♪Cinta♪

♪Sekarang saja♪

(Li Yanshu, Li Yanshu.)

(Kenapa minum arak? Kenapa menggila saat mabuk?)

(Sekarang kau sudah senang, 'kan?)

Aku punya seorang teman.

Sepertinya dia jatuh cinta pada seorang gadis.

Ekspresi macam apa itu?

Ekspresi macam apa saya?

Kutanya ekspresi macam apa itu. Kau lihat siapa?

Saya hanya sedikit terkejut.

Lanjut katakan.

Aku punya seorang teman.

Sepertinya dia jatuh cinta pada seorang gadis.

Kemarin, mereka berdua minum terlalu banyak.

Kemudian, dia...

...mencium gadis itu.

Kau bisa serius mendengarkanku?

Saya mendengarkan dengan serius, lanjutkan ceritamu.

Saat ini, dia hanya tidak tahu bagaimana menghadapi gadis ini.

Jadi, bagaimana pendapatmu?

Dirut, jadi apakah gadis ini menyukaimu temanmu?

Dia telah menyukai seseorang.

Kalau begitu Dirut, apakah kau mau mendengar yang sejujurnya?

Omong kosong.

Jika gadis ini tak menyukaimu,...

...maka tindakanmu menciumnya saat dia mabuk bisa dibilang...

...licik.

Bersikap tak bertanggung jawab padanya.

Ini masalah etika.

Bermasalah dengan etika? Separah itu?

Tentu saja.

Ini seperti saya memintamu menandatangani dokumen...

...untuk memberiku kenaikan gaji saat kau sedang mabuk.

Meskipun sikap kerjaku sehari-hari...

...serius dan bertanggung jawab sampai mati.

Namun, jika saya memintamu tanda tangan saat kau tak sadar,...

...maka itu artinya sama dengan temanmu.

Sama-sama mengambil kesempatan dalam kesempitan.

Mengambil kesempatan dalam kesempitan?

Jadi, aku...

...haruskah temanku meminta maaf?

Untuk itu, kita harus memilahnya secara spesifik.

Wanita yang berbeda harus dengan cara yang berbeda.

Dirut, bisakah Anda memberitahuku siapa wanita ini?

Dia adalah temannya temanku. Bagaimana aku bisa tahu?

Saya tak tahan lagi.

Dirut, tolonglah!

Hadapi perasaanmu sendiri.

Asal bicara apa kau ini?

Bagaimana bisa orang sepertimu memiliki teman?

Meskipun punya, siapa yang akan bicarakan masalah cinta padamu?

Cari lubang dan membahasnya lebih berkhasiat dari itu.

Aku ini memang jujur.

Jelas-jelas orang itu adalah Anda, 'kan?

Saya sudah membantu Anda memilahnya.

Katakanlah, siapa sebenarnya wanita ini?

Siapa yang bilang aku tak punya teman?

Akhirnya kudapatkan kelemahannya.

Gosip apa? Siapa?

Dengar, kenapa aku harus memberitahumu?

Apa urusanmu?

Aku sangat menjaga rahasia.

Baik, tak mau bilang ya sudah.

Jinyun, waktunya makan.

Aku tak mau makan! Aku tak mau makan!

(Pergilah!)

Demi Yanshu, berjuang!

Apa yang terjadi? Periksalah.

Jinyun, apa yang terjadi?

-Nenek, kakiku patah. -Coba kulihat.

- Jinyun, mana yang sakit? - Kakiku patah!

Jangan sentuh!

Sakit! Sakit!

Jangan sentuh!

-Cepat panggil ambulan! -Cepat!

Nenek! Nenek, sakit!

-Kenapa kamu... -Jangan sentuh!

Ini...

Kamu...

-Sakit sekali! -Bagaimana?

Dokter! Dokter!

Apa yang terjadi?

Dia jatuh dari lantai atas.

Mohon bantu kami periksa.

Coba rontgen dulu.

-Baik. -Sudah daftar?

Belum.

-Pergilah mendaftar dulu. -Baik.

Aku pergi sekarang.

Nenek, aku lapar dan haus. Apakah aku akan segera mati?

Asal bicara apa kamu?

Siapa suruh kau tak makan? Kau pantas mati kelaparan.

Nenek, aku sakit sekali!

Sudah, sudah, kau jangan bergerak.

Maka, kau tunggu sebentar. Nenek coba keluar lihat.

Kubeli makanan dan minuman untukmu.

Baik.

(Pintu Masuk Utama)

Mana dia?

Sudah kudaftar.

Apakah Jinyun sudah pergi rontgen?

Tidak, aku pergi mengantri dan baru mendapat nomor.

Anak nakal ini, kita tertipu olehnya lagi.

Apa kabar, Komisaris.

Apa kabar, Komisaris.

Di mana Gu Jinyun?

Kau bertanya padaku?

Tak perlu berpura-pura!

Apa yang terjadi?

Kenapa dia bersikap begitu?

Komisaris, aku sungguh tak tahu apa yang sedang kau bicarakan.

Sejak aku masuk ke perusahaan pukul sembilan pagi sampai sekarang,...

...aku sama sekali tak melihat Direktur Gu Jinyun.

Jika tak percaya, kau bisa bertanya pada semua orang.

Li Yanshu, jangan menguji kesabaranku!

Mohon Komisaris juga jangan menguji kesabaranku!

Tindakanmu ini sungguh plin-plan.

Datang bertanya padaku malah tak mempercayaiku.

Anda ingin bagaimana aku menjawabnya?

Kali ini Komisaris benar-benar marah.

Li Yanshu, kau berani berbicara begitu padaku?

Komisaris.

Mohon datang ke kantorku.

Ada hal penting yang harus kulaporkan.

Sekarang waktunya istirahat?

Kau punya masalah apa lagi?

Aku hanya tak ingin Komisaris kurang sopan di depan karyawan.

Kau bilang apa?

Sebagai Komisaris, setiap perkataan dan tindakanmu perlu diperhatikan.

Waktu dan tempat tadi, Li Yanshu adalah karyawan perusahaan.

Dia tak bersalah, jadi tak seharusnya kau memukulnya.

Meskipun dia bersalah, kau juga tak seharusnya memukulnya.

Beraninya kau mengomentariku.

Kaulah yang penyebab semua ini.

Jika bukan kau memasukkannya ke perusahaan, memancing musuh masuk,...

...bagaimana mungkin jadi seperti sekarang ini?

Kau malah berani mengomentariku.

Aku memintamu membimbing Jinyun, tapi kau malah mengacau seperti ini.

Apa yang kau lakukan di sini?

Komisaris, aku sedang bersih-bersih.

Masih tak cepat keluar?

Komisaris, Dirut mempekerjakan Asisten Li...

...sepenuhnya demi Tuan Muda Gu.

Asalkan Asisten Li datang, barulah Tuan Muda Gu serius bekerja.

Diam kamu!

Kau jelas tahu betapa sulitnya untukku mengusir gadis itu.

Sekarang kalian mempekerjakannya lagi.

Apakah kalian tak menganggap penting diriku?

Hal ini tak ada berkaitan dengan Sekretaris Gao.

Kulihat pasti berkaitan dengannya.

Katakan, apakah kau yang mengusulkan ide buruk ini?

Ini ideku.

Kau sedang berlagak pintar.

Aku lebih bersedia Jinyun mengacau di luar,...

...juga tak akan izinkan dia bersama wanita seperti Li Yanshu.

Komisaris, aku tak tahu kenapa Anda begitu membenci Li Yanshu.

Karena dia terlahir miskin, rendahan, kasar, tak sopan dan tak terdidik.

Masih muda sudah begitu licik.

Merayu Jinyun dan bermimpi untuk menikahi keluarga kaya.

Kau masih bertanya mengapa?

Bagaimana bisa calon istri pemilik Shenghong adalah wanita seperti itu?

Komisaris.

Jika Anda begitu mementingkan latar belakang, kenapa mau mengadopsiku?

Sebenarnya Anda lebih mengenal Gu Jinyun dariku.

Semakin Anda menentang, dia akan semakin bertekad.

Takutnya aku juga tak berdaya.

Kau tak berdaya?

Semua ini karenamu, kau harus menyelesaikannya.

Kamu juga!

Kalian berdua harus pikirkan cara apa pun untuk pisahkan mereka!

Sebenarnya memisahkan mereka mudah.

Takutnya setelah dipisahkan, Tuan Muda Gu akan terus mengejar...

Dulu memisahkan kekasih masih berguna.

Sekarang kaki ada di tubuh Tuan Muda Gu sendiri.

Jika dia tak menyerah, ini...

Sekretaris Gao.

Kuingat kau masih punya banyak pekerjaan.

Apakah ada cara agar Gu Jinyun menyerah?

Aku tak tahu.

Tahu aku juga tak berani.

Begitu Tuan Muda Gu berkuasa, tamatlah riwayatku.

Katakan lebih keras.

Mau Tuan Muda Gu menyerah, Asisten Li harus berpindah hati,...

...dan pergi dengan sendirinya.

Berpindah hati?

Mudah dikatakan.

Tak mudah baginya mendekati Jinyun.

Bagaimana mungkin dia melepasnya dengan mudah?

Bagaimana jika Asisten Li...

...bertemu orang yang lebih baik dari Tuan Muda Gu?

Asal bicara apa kau ini?

Cepat keluar.

Baik.

(Bagaimana jika Asisten Li...)

(...bertemu orang yang lebih baik dari Tuan Muda Gu?)

Siapa yang lebih baik dari Jinyun?

Aku harus pikirkan cara agar Li Yanshu dan Gu Jinyun berpisah.

Tak boleh ada kemungkinan untuk berhubungan sedikit pun.

Jadi, ingin cari pasangan yang lebih baik untuknya?

Ini adalah cara yang terlalu baik hati.

Benar, kau pikir aku bersedia?

Namun, tak mudah untuk menemukan orang yang lebih baik dari Jinyun.

Tentu saja.

Sifat gadis tengik ini buruk, tapi seleranya tak buruk.

Kau punya saran yang bagus?

Meskipun menemukan orang persyaratannya lebih baik,...

...harus dia bersedia juga.

Benar.

Bagaimana dengan Gu Chengze?

Tingkat penjualan minggu lalu...

(Komisaris)

(Aku ingin kau merayu Li Yanshu.)

Komisaris.

Katakan sekali lagi.

Aku memintamu merayu Li Yanshu. Kenapa?

(Sangat menyulitkanmu?)

Rapat selesai.

Komisaris.

Anda yakin?

Kapan aku bergurau denganmu?

Kenapa?

(Aku ingin kau merayu Li Yanshu.)

(Buat dia jatuh cinta padamu,...)

...dan meninggalkan Gu Jinyun.

Maka, meski Jinyun sedih sesaat,...

...beberapa waktu lagi dia pasti bisa pulih.

Saat itu aku pasti akan mengatur...

(...gadis yang lebih cocok untuknya.)

Ini sangat konyol, aku tak bisa setuju.

(Masalah ini bermula darimu.)

Kau membawa Li Yanshu kembali ke hadapan Jinyun lagi.

Tentu saja kau yang harus mengatasi masalah ini.

Namun, Li Yanshu mencintai Jinyun.

Orang luar tak bisa ikut campur.

Dia sama sekali tak mencintai Gu Jinyun.

Dia hanya mencintai uang keluarga Gu.

Li Yanshu bukan orang seperti itu.

(Menurutmu, dia gadis seperti apa?)

Tahun itu, dia setuju meninggalkan Gu Jinyun...

...setelah menerima sejumlah uang dariku.

(Kau kira dia sangat suci?)

(Aku hanya tak menyangka,...)

(...setelah bertahun-tahun, seleranya semakin lama semakin besar.)

(Beraninya dia mendambakan posisi sebagai istri pemilik Shenghong.)

Meski begitu, aku juga tak bisa merebut wanita Jinyun.

Dari kecil sampai besar, tidakkah kau tahu hubunganku dengan Jinyun?

Justru karena hubungan kalian baik, maka rencana ini pasti berhasil.

Jika kau buat Li Yanshu mencintaimu,...

...Jinyun sudah bisa melihat sisi buruk Li Yanshu yang sebenarnya.

Sudah pasti akan menyerah sepenuhnya.

Aku tak bisa menyetujuinya.

Kau terus mengatakan bahwa kau setia pada keluarga Gu dan Shenghong.

(Sekarang malah terus menolak, inikah kesetiaanmu?)

(Jika bukan karena kau membawanya ke dalam perusahaan,...)

...sampai ke hadapan Gu Jinyun,...

...bagaimana mungkin keadaannya bisa sampai begini.

Komisaris.

Jika kau masih ingin berterima kasih bahwa aku telah membesarkanmu,...

...maka turuti keinginanku dan buktikan kesetiaanmu.

(Kalau tidak, aku anggap tak punya anak asuh sepertimu.)

Komisaris.

Kau berusaha begitu keras tetap tak bisa memisahkan mereka.

Bagaimana aku bisa melakukannya?

Anda terlalu berharap padaku.

Meski aku bersedia merayu Li Yanshu,...

...tetap tak bisa membuatnya berpindah hati.

Karena mereka saling mencintai dengan tulus.

Saling mencintai apanya?

Li Yanshu sebelumnya berkata padaku bahwa...

...dia sama sekali tak menyukai Gu Jinyun.

(Karena itu, kau masih memiliki kesempatan.)

(Masalah ini diputuskan begitu saja.)

Kau harus membuat Li Yanshu pindah hati dan meninggalkan Gu Jinyun.

Aku melakukan ini bukannya karena aku berpikir...

...Gu Chengze lebih baik dari Jinyun.

Benar, mereka berdua sama sekali tak bisa dibandingkan.

Jalan.

(Menurutku,...)

(Apakah ada orang yang bilang kalau bulu matamu itu indah?)

(Hanya kau yang bilang.)

Kenapa kau datang?

Siapa itu?

Kita bicara di luar.

Kenapa dengan tanganmu?

Apakah kau ditabrak?

Sebenarnya ada apa denganmu?

Kenapa?

Apakah nenekku tak memberitahumu informasi sepenting itu?

Tidak.

Aku tak tahu apa pun.

Apakah perlu kuobati?

Jangan lagi berpura-pura di depanku.

Han Junyao, kutanya padamu.

Apakah kau yang memberitahu Nenek kalau Yanshu tinggal di rumah Mike?!

Aku tahu pasti kamu.

Bukankah kau janji akan merahasiakannya?

Kenapa kau ingkar janji?

Sekarang, dia diusir oleh Nenek.

Kau sudah senang?

Aku hidup sampai sekarang.

Yang paling kubenci adalah orang yang berkhianat.

Han Junyao.

Aku begitu mempercayaimu, kau malah...

Kau sungguh mengecewakanku.

Percaya?

Jangan lagi bercanda.

Kapan kau mempercayaiku?

Bukankah kau berpura-pura mempercayaiku,...

...demi bisa bersama dengan Li Yanshu?

Jangan bahas pengkhianatan denganku.

Karena dari awal, aku tak berada di pihakmu.

Aku membantu nenekmu mengawasimu!

Benar, sejak awal kau tak ada di pihakku.

Kelak kau lebih bukan ada di pihakku!

Han Junyao, dengarkan baik-baik.

Mulai sekarang aku tak ingin bertemu denganmu lagi.

Masalahku juga tak perlu kau ikut campur!

Junyao, siapa itu tadi? Mengetuk begitu keras.

Mengagetkan aku dan ayahmu saja.

Lihat sikapnya, tak menghiraukanku.

Sudahlah.

Bukankah kau sudah melihatnya dari balkon tadi?

Oh iya, siapa orang yang datang tadi?

Gu Jinyun.

Siapa? Gu Jinyun?

Dia datang mencari Yanshu?

Dia datang untuk mencari Junyao.

Sejak kecil dia suka berebutan dengan Yanshu.

Namun kali ini, sepertinya dia serius.

Jangan asal menebak.

Tak percaya?

Kita lihat saja nanti.

(Siapa?)

Aku.

(David?)

Kenapa kau ada di sini?

Tak mengundangku masuk untuk duduk?

Kau tinggal di sini?

Bagaimana kau tahu aku tinggal di sini?

Aku mau mengajakmu ke acara musik.

Hasilnya kudengar kau lari dari rumah dan tinggal di hotel.

Menurutku, kau terlalu tak menganggapku sebagai teman.

Bagaimana mungkin?

Aku tak hanya menganggapmu sebagai teman, bahkan teman terbaik.

Jadi, kau lebih suka tinggal di hotel jelek ini,...

...daripada merepotkan temanmu yang tinggal dekat denganmu?

Bukan seperti itu.

Intinya tinggal di tempatmu juga bukan rencana kedepannya.

Aku selalu berada di luar.

Rumah itu biasanya kosong untuk beberapa bulan dalam setahun.

Kebetulan kau tinggal, aku bisa menghemat biaya bersih-bersih.

Benar, tapi...

Jika kau sungguh merasa terbebani, maka bayar saja uang sewa.

Aku terima 3.000 Yuan untuk sebulan.

Harga persahabatan.

3.000 Yuan?

Sungguh?

Satu bulan?

David, terima kasih.

Aku sangat beruntung punya teman baik sepertimu.

Baik, baik, jika kau anggap aku teman, cepat kemasi barangmu dan pindah.

Baik.

Kenapa kau terlambat lagi?

Aku juga tak mau.

Itu semua karena Dirut-ku itu.

Begitu bekerja langsung lupa diri, karena itulah aku terlambat.

Kau harusnya beritahu dia, inilah alasan kencan butanya selalu gagal.

Sudah, tak bahas dia lagi.

Begitu memikirkannya aku langsung tegang.

Ayo.

-Kau mau bawa aku ke mana? -Ke sana.

Untuk apa ke sana?

Pergi nonton film, bukankah kau terus ribut mau nonton?

Ayo.

Aku mau makan kue.

Kau mau makan kue? Ada kue di dalam mall.

Kita beli kue di sana, sambil nonton sambil makan ya?

Ayo, kubawa kau membelinya.

Kenapa lagi?

Perutku sakit.

Sayang, apakah kau baik-baik saja?

Aku rasa sakit perutmu ini sungguh lama prosesnya.

Cepat ke toilet di mall, Ayo.

Kenapa lagi?

Sayang, film-nya akan segera dimulai.

Aku sudah beli 2 tiket 3D IMAX, itu lumayan mahal.

Miemie.

Bukannya aku tak mau nonton film.

Namun, aku hanya ingin berduaan denganmu.

Di bioskop terlalu banyak orang.

Bisakah kita kencan berduaan saja?

Baik.

Kita tak nonton film lagi.

Ayo, kita pulang.

Masih belum menemukannya?

Minta mereka terus cari.

Jangan kembali jika tak menemukannya.

Lanjutkan pencarian.

Hubungi bank, bekukan semua kartu debit dan kreditnya.

Hubungi juga semua hotel, restoran, dan bar yang biasa dia kunjungi.

Beritahu mereka jangan biarkan dia berutang.

Tak menurutiku, maka jangan harap bisa memakai satu sen pun dariku.

Aku tak percaya aku tak mampu mengendalikannya.

Mulai hari ini, akulah pemilik rumahmu.

Kunci.

Itu kamarmu.

Anggap ini rumahmu sendiri.

Aku rasa kau akan segera menyesal mengatakan kata-kata itu.

Jangan menakutiku.

(Gu Jinyun)

Telepon mengganggu.

(Gu Jinyun)

Kulihat lebih baik kau angkat dulu.

Halo.

(Halo, Yanshu.)

Cepat datang tolong aku, kakiku terluka.

Kau sedang berulah apa lagi?

Tidak, aku kabur dari rumah.

Hasilnya kakiku patah saat lompat dari atas.

Lompat dari atas?

Di mana kau sekarang?

Kau tunggu di sana, aku segera ke sana.

Baik-baik saja?

Tak apa, temanku mendapat masalah.

Aku harus keluar sebentar dulu.

Mau aku temani?

Tak perlu, tak perlu.

Kalau begitu hati-hati.

Gu Jinyun!

Di sini! Di sini!

Jangan bergerak! Jangan bergerak! Aku turun ke sana.

Jangan berdiri kalau tak bisa berdiri.

Bagaimana keadaanmu? Serius tidak?

Tak apa, hanya luka luar saja.

Lompat untuk melarikan diri?

Apa kau terlalu banyak menonton film mata-mata?

Yanshu.

Mari kita hidup di tempat yang tak seorang pun yang mengenal kita,...

...dan tempat yang tak bisa ditemukan Nenek.

Jangan berulah lagi.

Biar kulihat lukamu.

Tak apa, tak pengaruhi kita untuk kawin lari.

Kawin lari?

Era 80an?

Kakimu begitu bengkak.

Ayo ke rumah sakit.

Aku tak mau, tak mau, tak mau pergi.

Hei, kau mau ke mana?

Aku belikan obat untukmu.

Diam di sana dan jangan bergerak, tunggu aku.

Baik.

Melompat...

Lain kali nyawamu mungkin akan hilang.

Lihat ekspresimu yang menyebalkan itu.

Aku begitu tampan.

Bagaimana mungkin menyebalkan?

Gu Jinyun, hubungan di antara kita sudah tak mungkin.

Jangan ribut begitu dengan keluarga karena aku.

Cepatlah pulang.

Apa nenekku mencari masalah denganmu lagi?

Tak berkaitan dengan nenekmu.

Ini masalahku sendiri.

Aku sudah tak menyukaimu lagi.

Itu tak mungkin.

Kalau kau tak menyukaiku, kau masih datang melihatku?

Tak menyukaiku, kau masih mengobati lukaku?

Meski itu anjing atau kucing liar, aku tetap akan mengobatinya.

Jadi, jangan berpikir terlalu banyak.

Aku tak percaya, asal bicara.

Kenapa aku harus asal bicara?

Ayolah, aku hanya mengobati lukamu dan memplesternya.

Bukannya mendonorkan kakiku padamu.

Jangan melihatku dengan tatapan terharu.

Walaupun kau tak menyukaiku, selama kau tak punya pacar,...

...aku masih punya kesempatan.

Aku sudah menyukai orang lain.

Siapa?

Beri tahukan namanya padaku.

Ini tak berkaitan denganmu.

Tak bisa!

Aku harus tahu namanya!

Aku tak perlu memberitahumu.

Aku tahu.

Kau pasti berbohong padaku, 'kan?

Kau bahkan tak bisa menyebutkan namanya.

Aku tak akan tertipu olehmu.

Li Yanshu, dengarkan aku.

Aku pasti akan mengejarmu kembali.

Itu urusanmu.

Bukan urusanku, aku juga tak bisa ikut campur.

Setiap hari kau berulah sesuka hatimu,...

...sudah mengganggu hidupku sepenuhnya.

Jika kau sungguh menyukaiku,...

...maka pulanglah dan minta maaf pada Nenekmu.

Apa? Apa? Sinyalnya jelek.

Tak terdengar, tak terdengar.

Sebenarnya apa yang kau inginkan?

Semua kartuku diblokir.

Sekarang aku tak punya rumah.

Aku tak punya uang.

Kau cari saja Gu Chengze.

Nenek tak mempercayainya lagi.

Nenek pasti sudah mencarinya.

Kau juga tak bisa mengandalkanku.

Aku tak mau meninggalkanmu.

Hei.

Bukankah kau tak akan tinggalkan kucing atau anjing kecil?

-Diam! -Kenapa kau...

Jalan lebih cepat.

Tak bisa cepat, tunggu aku.

Letakkan itu.

Aku hanya melihat-lihat.

Gu Jinyun!

Letakkan.

Maaf.

Dia terus memaksa, aku terpaksa membawanya pulang.

Tak apa.

Namun, bukankah kakinya terluka?

Dia berjalan bolak balik, tak masalah?

Gu Jinyun, bisa berhenti dulu?

Duduk.

Desain interior rumahmu sungguh...

Aku bisa mencari penata interior untuk mendekorasikan rumah ini.

Khususnya beberapa koleksi seni milikmu.

Kalau kau tak mengerti, jangan asal bicara.

Kenapa aku tak mengerti?

Desain interior rumah Mikelah yang disebut berkelas.

Kalau begitu pergilah, pergilah mencarinya.

Rumah Mike?

Desain rumahnya, selain hitam, putih, abu-abu, tak ada warna lain.

Jika tinggal lama, tak hanya tak berselera,...

...nasib juga akan jadi buruk.

Jangan-jangan pria yang kau sukai itu dia?

Asal bicara apa kau ini?

Yanshu.

Aku punya dua tiket drama musik 'Wanita adilku' akhir pekan ini.

Kita pergi bersama.

Aku juga ingin pergi.

Namun, aku hanya punya dua lembar tiket.

Aku paling suka nonton drama musik.

Aku pasti harus pergi.

Baik, kau pergi.

Kau pergi dengan David.

Kami dua pria nonton drama musik sama-sama?

Aku tak mau.

Bagaimana lagi?

David yang membeli tiket itu.

Kau temani dia atau aku temani dia.

Kau pilih saja.

Tak bisa kau kembangkan lagi semangat membantu orang lain?

Kau sudah cukup bersemangat hari ini.

Jika kau kembangkan lagi,...

...kau bisa berjalan lebih jauh di jalan kewarasanmu.

(Gu Chengze)

Halo.

Halo, Yanshu.

Apakah Gu Jinyun menghubungimu?

(Dia menghilang lagi.)

(Komisaris sedang mengutus orang mencarinya.)

Apa kau melihatnya?

Gu Jinyun, aku... tidak.

Sekarang kau punya waktu?

Ada yang ingin kukatakan.

Baik.

Aku tunggu di bawah.

Dia mengajakmu keluar?

Bukan urusanmu.

Hei, kau tak akan mengkhianatiku, kan?

Jaga kelakuanmu!

Kemarin malam,...

...aku minum terlalu banyak, tak sadar diri.

Jadi, kau anggap saja tak ada yang terjadi.

Namun, aku tak mabuk, aku sangat sadar.

Maka, anggap saja itu gigitan nyamuk atau sengatan lebah.

Intinya, abaikan kelakuan sesuka hatiku itu.

Aku memintamu turun,...

...karena ingin menanyakan satu hal padamu.

Tentang apa?

Bagaimana perasaanmu yang sebenarnya terhadap Gu Jinyun?

Apa kau benar-benar menyukainya?

Kenapa jika suka?

Kenapa jika tak suka?

Kalau kau menyukai Gu Jinyun,...

...aku akan membujuk Komisaris untuk merestui kalian.

Jika kau tak menyukainya, aku...

...maka, aku akan bersiap menyukaimu.

♪Awan telah lelah menghalangi mentari♪

♪Aku akan memenuhi kebahagiaan♪

♪Di musim panas ini, muncul wajahmu♪

♪Apakah kau juga melihatnya?♪

♪Hujan turun tak berhenti-henti♪

♪Siapakah yang menghalangi pandangan?♪

♪Membuatku tak bisa melihat♪

♪Namun, malah memikirkan seseorang♪

♪Berapa kali lagi aku harus bertanya padamu?♪

♪Apakah ada kebohongan yang berakhir?♪

♪Kau tak pernah mempedulikanku, dan terus bersandiwara seperti♪

♪Berapa kali aku harus mencintaimu?♪

♪Memakai sakit hati menggantikan kesadaranmu♪

♪Akhirnya kau mengakhirinya dan berada di sampingku♪

♪Berapa kali aku harus mencintaimu?♪

♪Apakah ada kebohongan yang berakhir?♪

♪Kau tak pernah mempedulikanku, dan terus bersandiwara seperti♪

♪Berapa kali aku harus mencintaimu?♪

♪Memakai sakit hati menggantikan kesadaranmu♪

♪Akhirnya kau mengakhirinya dan berada di sampingku♪

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.