Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Korban seorang komandan polisi lokal, Marnie Green.
Ditembak dua kali di dada, satu kali di kepala.
Sopir truk menemukan mayatnya, lalu melapor setelah pukul 17.00.
Penerima telepon seorang petugas dari kantornya.
- Di mana dia? - Ada di sini. Clarence Price.
Agen Lisbon dari CBI. Aku turut berduka cita.
Ada yang tahu apa yang dilakukan korban semalam?
Tidak, Bu. Tak ada panggilan lewat radio.
Apa dia punya keluarga di sekitar sini?
Komandan tinggal sendirian. Bekerja penuh selama 24 jam.
Seorang pekerja keras.
- Aku minta maaf. - Tak apa-apa.
- Kita bisa lakukan nanti. - Tidak. Aku tak apa-apa, sungguh.
- Apa ada selongsong peluru? - Satu, dari pistol kaliber 380.
Satu? tapi dia ditembak tiga kali.
Anggotaku sedang mencari sisanya.
Baiklah.
Kejahatan apa yang sering terjadi di sekitar sini?
Ada beberapa kasus narkoba di sekitar lembah...
Ada meth, kokain, tapi...
Kami lebih sering berurusan dengan pengunjung.
Turis di penginapan untuk berlibur menikmati spa dan semacamnya.
Bisa saja kejahatan di jalanan.
Komandan berselisih dengan mobil lain, lalu kecelakaan...
Pengendara marah, lalu mengeluarkan pistol.
- Mungkin. - Tampaknya tidak seperti itu.
Apa yang kau lakukan?
Aku sedang memeriksa tinggi badan korban.
Tingginya sekitar 5 atau 6 inci lebih pendek dariku.
Kursi pengemudi diduduki seseorang yang tingginya sama denganku.
Mungkin dia di kursi penumpang.
Kantung udara penumpang tak terbuka. Kursinya kosong.
Jadi di mana dia duduk?
Darah.
Jadi, dia ditembak di tempat lain...
Pembunuhnya mengira dia tewas, lalu menaruhnya di bagasi.
Tapi dia masih hidup, dan membuka pengait bagasi...
Bagasi terbuka, pembunuh kaget, dan menabrakkan mobilnya.
Korban lalu keluar dari bagasi. Pembunuh menembak kepalanya di sini.
Karena itu hanya ditemukan satu selongsong.
Dia tidak memakai seragam, mungkin dia datang dari rumahnya.
Itu dia!
Kediaman Komandan Green
Kau mulai dari dalam. Aku akan melihat di sekitar rumah.
CBI! Jangan bergerak!
- Tenang. - Berlutut. Tangan di kepala.
- Tidak masalah. - Lakukan sekarang.
- Jangan ganggu dia! - Annie!
- Turunkan senjatanya! - Semuanya tenang.
Sial, Annie. Aku menyuruhmu tetap di mobil!
Sekarang taruh pistol itu!
Aku serius. Jatuhkan pistolmu!
- Annie, lakukan perintahku! - Dengarkan dia.
Apa yang sedang terjadi?
Tommy?
Teresa?
- Annabeth? - Annie.
- Apa yang kau lakukan di sini? - Apa yang kau lakukan di sini?
Tunggu, kau kenal mereka?
- Ini adikku, Tommy. - Apa kabar?
- Dan keponakanku, Annabeth. - Annie. Namaku Annie.
- Jangan memanggilku Annabeth. - Taruh senjatanya.
Aku bersumpah, Rees. Aku menyuruhnya tetap di luar.
Kau bisa saja membunuh seseorang atau terbunuh.
- Ini bisnis yang berat. - Hentikan itu.
Dia tahu untuk jangan pernah menyentuh senjata saat di lapangan.
- Di lapangan? - Jangan pernah.
Astaga. Maaf karena coba membantu.
Dia menyesal, tapi hanya tak mau mengakuinya.
- Dia mengingatkanmu pada siapa? - Apa yang sedang terjadi?
Kenapa kau di sini? Apa yang kau lakukan?
Aku sedang mencari seseorang...
Buronan, seseorang yang tidak membayar jaminan.
Aku tahu artinya. Sejak kapan kau jadi pemburu bayaran?
Aku agen pelaksana jaminan.
Saat aku melihatmu tahun lalu...
Kau sedang membangun dek bersama Eddie Duncan.
Tak ada yang menginginkan dek saat bank ada di pintu, Rees.
Aku mengambil pelatihan bulan April. Tig Muldoon, sepupu Margo?
Dia petugas pemberi jaminan. Dia memberiku pekerjaan.
Aku sudah menangkap 6 orang dalam dua bulan terakhir.
- Mendapatkan empat ribu dolar. - Astaga, Tommy...
- Jangan memulainya. - Memulai apa?
Merusak rencanaku seperti yang selalu kau lakukan.
- Seolah tak tahu yang kulakukan. - Memang kau tak tahu.
Aku tahu yang kulakukan. Aku seorang profesional.
Benar. Membawa putrimu yang berusia 13 tahun bersamamu...
Sebagai bantuan itu tindakan yang sangat profesional.
Usianya 14 tahun.
Dan itu tak adil, karena aku tak ingin melibatkannya.
Mantan istriku yang gila pergi ke Miami dengan kekasihnya.
Jadi, aku membawanya.
Kau tampak sehat. Kau mengubah model rambutmu?
Seharusnya kau menyemangatiku. Aku sedang berusaha.
Baiklah. Siapa nama buronanmu?
Namanya Carmine O'Brien. Melarikan diri dari St. Louis.
Aku mengetahui tiga hari yang lalu. Dia beli tiket bus ke sini.
Jadi, aku menghubungi Komandan Green...
Dan aku minta Annie mengawasinya sampai aku tiba di sini.
Lalu aku dengar di pemindaiku bahwa dia tertembak.
Jadi kau mengira dia menemukan O'Brien, lalu dia terbunuh?
- Ya, entahlah. Mungkin. - Kenapa masuk ke rumahnya?
Pintunya terbuka.
Aku hanya masuk untuk mencari tahu tentang O'Brien, itu saja.
Baiklah.
Saat kami menangkapnya, aku akan menghubungimu.
Tapi jika dia terlibat pembunuhan ini...
Aku tak bisa menyerahkannya padamu.
Apa yang membuatmu berpikir aku tak akan lebih dulu menangkapnya?
- Yang benar saja. - Menurutmu aku tak mampu, ya?
- Tidak. - Baiklah. Kita lihat nanti.
- Bisakah kau mengawasi Annie? - Kau bercanda? Tidak!
Ini pekerjaan yang berbahaya.
Kantormu lebih aman daripada mobil van milikku, 'kan?
Lagi pula, dia butuh waktu bersama seorang wanita.
Ibunya sangat menakutkan, dan kau tahu, aku seorang pria.
- Sial, Tommy. - Annie!
Kau akan bersama Bibi Teresa!
- Ayo, bawa tasmu! - Baiklah.
Pertandingan dimulai, Kak. Semoga yang terbaik menang.
Astaga.
Carmine O'Brien seorang akuntan dari St. Louis.
Dia ditahan tiga bulan yang lalu karena kasus penggelapan.
Kabur sebelum persidangan.
Menghabiskan musim panas dan besar di Fairmont.
Mungkin menjelaskan kenapa dia sembunyi di sini.
- Ada catatan kekerasan? - Tidak. Dia karyawan pada umumnya.
Lulusan dari Ivy-League, tak pernah ditahan.
Sulit membayangkan orang ini menembak polisi.
Bukan berarti dia tak melakukannya.
Suruh Cho kembali ke Fairmont dan mencari tahu.
Periksa tagihan kartu kreditnya dan catatan teleponnya.
Dan suruh Rigsby mengeluarkan perintah pencarian.
Opsir Price. Ada yang bisa kubantu?
Aku merasa tak enak karena tak memeriksa bagasinya.
Seharusnya aku memeriksanya, jadi...
Aku memeriksa arsip komandan.
Dia menerbitkan surat tilang karena mabuk sehari sebelumnya.
Pria asal Rusia bernama Dimitri Zubov.
Dia masih ada di salah satu penginapan.
Ada apa dengannya?
Kadar alkoholnya .076 di alat pemeriksa napas.
Itu di bawah batas.
Dia tidak mabuk, tapi komandan tetap menangkapnya.
Bukankah itu membuang waktu? Karena saat masuk persidangan...
Hakim akan membebaskannya.
Itu tidak seperti dia biasanya.
Komandan selalu memeriksa sampai detail.
Terima kasih. Kami akan memeriksanya.
Aku ingin membantu semampuku.
Aku kenal banyak warga lokal dan bisa membantu bertanya-tanya.
Kami akan memberitahumu.
Dua jari. Masuk, lalu tarik. Jangan ada keraguan.
Mau mencobanya? Baiklah.
- Kau merasakannya? - Sedikit. Kau merasakannya?
Kau hebat.
Mencopet dompet. Bagus.
Aku berjanji menunjukkannya...
Jika dia menceritakan kisah terbaik tentang Bibi Rees.
Jangan berani melakukannya.
Tentu tidak. Aku hanya pura-pura saja.
Benarkah? Kurasa aku tak akan memberimu ini.
- Annabeth? - Annie.
Annie, Jane dan aku harus bekerja. Kau mau tunggu di kantorku?
Tentu.
Rigsby target mudah jika kau ingin terus berlatih.
Orang yang ditilang, Zubov? Seorang ahli ekonomi.
Dia ke Fairmont menghadiri semacam konferensi perdagangan.
Dia tinggal untuk liburan.
Mengagumkan, tapi bukan yang ingin kau bicarakan.
Aku tak percaya adikku menjadi pemburu bayaran.
- Mulai lagi. - Tiba-tiba dia jadi jagoan?
- Menurutnya siapa yang dia tipu? - Bukan kau.
Tahu apa yang menggangguku? Dia tak bilang padaku.
Bukan berarti kami tak saling bicara.
Aku bisa bilang padanya bahwa itu ide yang buruk.
Dia hanya perlu mengangkat telepon dan menelepon.
- Tapi dia tak melakukannya. - Kira-kira kenapa begitu...
Pada dasarnya aku yang membesarkan berandalan dan adiknya.
Bukan salahku jika dia tak mau berkomunikasi.
- Kau berpikir itu salahku. - Aku tak bilang begitu.
Kau yang bilang. Aku berkata, hidup dan biarkan hidup.
- Kalian akan lebih bahagia. - Urusi saja masalahmu.
Nama belakang O'Brien, nama depan Carmine.
Akan kukirim gambarnya sekarang.
Beri tahu aku jika ada informasi. Terima kasih. Sampai jumpa.
Kau baru memerintahkan pencarian atas O'Brien, 'kan?
- Ya. - Bagus.
- Boleh aku bertanya? - Tentu.
Apakah pistolmu kaliber 357, 40, atau 9 millimeter?
Ini pistol kaliber 9 millimeter.
- Pistol yang hebat. - Terima kasih.
Tim forensik baru kembali.
Tak ada sidik jari di mobil patroli Komandan Green.
Pembunuh pasti membersihkan mobilnya.
Apa ada informasi soal keluarga O'Brien di dalam catatannya?
Orang tuanya sudah wafat. Dia anak tunggal.
Jika kau mencari petunjuk, coba periksa mantan pacarnya.
Ayahku bilang mereka memiliki seorang anak.
Baiklah. Terima kasih. Kami akan memeriksanya.
Tidak masalah.
- Jadi, kau punya kekasih? - Ya. Aku punya.
- Apakah kau mencintainya? - Pertanyaan yang bagus.
- Sulit mengatakannya, maksudku... - Apa dia cantik?
Mungkin sebaiknya kau menunggu di kantor Bibi Teresa.
Penginapan Ellington Fairmont, California
Tn. Zubov, apa yang bisa kau ceritakan soal penangkapanmu?
Aku dituntut ganti rugi atas kejahatan yang tak kulakukan.
Komandan Green bersikeras bahwa aku mabuk.
Aku tak mabuk, tapi dia tak mau mendengar alasanku.
Kau bertemu dengan Komandan Green setelah penangkapan?
Kau yakin tak ingin minum apa pun?
- Di sini sangat panas. - Tidak, terima kasih, Tn. Zubov.
Tolong jawab pertanyaannya.
Aku tidak menghubungi Komandan Green.
Dan semalam kau ada di mana?
Tadi malam aku makan sesuatu. Aku juga minum.
Aku minum sedikit banyak, tapi aku tidak menyetir.
Tn. Zubov, Anda siap untuk dipijat?
Gadis baru. Halo. Aku harus pergi. Sudah selesai?
Tn. Zubov terpaksa mengatur ulang jadwalnya.
Tentu saja.
Sekarang semua jelas. Kau penggila seks, 'kan?
- Apa maksudmu? - Kau coba merayu Agen Lisbon.
Tapi tukang pijat itu yang membuat darahmu terpompa.
Kau seperti burung hantu yang mengawasi tikus.
Aku tak seperti itu.
Komandan Green mengira kau telah melakukan kejahatan...
Tapi bukan karena mabuk sambil mengemudi, 'kan?
- Kira-kira apa yang terjadi? - Ini konyol.
Tidak. Tahu apa yang konyol? Benda ini. Ini adalah...
- Kembalikan itu padaku. - Tidak.
Bisa beri tahu kami dari mana luka gores di lehermu?
Aku sedang mendaki dan aku jatuh.
- Mendaki? Benarkah? - Ya, mendaki.
Aku menolak membahas ini lebih jauh.
Kini kita harus mencari wanita yang dia serang.
Wanita itu enggan membuat tuduhan di hadapan publik.
Karena itu komandan memberikan surat tilang pada Zubov.
Untuk mengulur waktu dan meyakinkan korban...
Agar mau bersaksi. Cocok sekali.
Tapi tanpa korban yang sebenarnya, kita tak punya apa-apa.
Aku bahkan tak bisa dapatkan surat penggeledahan untuk kamarnya.
Zubov seorang oportunis.
Pertanyaannya, di mana dia mendapat kesempatan?
CBI.
Chad Carmichael, manajer operasi. Ada yang bisa kubantu?
Kami menyelidiki kejahatan yang berhubungan...
Dengan salah seorang tamu Anda, Dimitri Zubov.
Apa yang telah dia lakukan?
Kami tak bisa mengatakannya, tapi kami membutuhkan...
Daftar semua staf yang pernah masuk ke kamar Tn. Zubov.
Dan juga rekaman kamera CCTV di lorong di depan pintu ini.
Itu sangat sulit. Tn. Zubov adalah tamu istimewa.
Sangat dingin di sini.
Apa itu pendingin ruangan pribadi milikmu?
- Ya. - Mewah.
Tempat seperti ini tak punya pendingin ruangan pusat?
Aku rasa aku memang suka dingin.
- Ada apa di sini? - Ayah.
Ini ayahku, Philip Carmichael. Dia pemilik penginapan.
Kalian orang pemerintahan?
Mereka dari CBI dan butuh informasi tentang seorang tamu.
Dan kau tak menghubungi Ayah?
Ini pekerjaanku. Aku yang menanganinya.
Kami senang bisa membantu penegak hukum setiap saat.
Kami hanya butuh surat perintah penggeledahan.
Aku tak bisa bilang rincinya, tapi Tn. Zubov mungkin terlibat...
Dalam pembunuhan Komandan Green.
- Ini sangat penting. - Astaga, benarkah?
Dan aku turut berduka.
Tapi kami harus menghormati privasi semua tamu kami.
Nak, beri tahu jalan keluarnya. Dan lain kali, hubungi Ayah.
Apakah ayahmu selalu bicara begitu padamu?
Kau berpikir mungkin Zubov membunuh Komandan Green?
Ya, mungkin.
Aku akan ambil videonya untukmu. Tunggu di sini.
Terima kasih, Chad.
Tidak mudah punya Ayah seperti itu, tapi terima kasih.
Aku menghargainya.
- Kau masih di Fairmont? - Ya.
Pergi ke jalan 787 Elm street. O'Brien ada di sana sekarang.
Dapat dari mana alamatnya?
Bekas pacarnya mendapat telepon dari ponsel di kota.
Kami lacak GPS ponselnya dan menemukan lokasinya.
Baiklah.
O'Brien!
O'Brien! CBI! Jangan bergerak!
Kau baik-baik saja?
Mereka bilang punggungmu keseleo atau ada retakan.
Mereka bisa menjelaskannya padamu di rumah sakit.
- Aku baik-baik saja. - Pergi ke rumah sakit!
- Baiklah. - Ada apa?
Aku memeriksa rekaman video keamanan...
Dan aku mungkin menemukan wanita yang diserang Zubov.
Seorang pelayan. Dia menangis dan seragamnya sobek.
Di daftar pegawai namanya tertulis, Sofia Chavez.
- Baiklah. Bawa dia ke markas. - Bagaimana kondisi anggotamu?
- Dia terluka cukup parah. - Ya, tampak sangat buruk.
- Kau seharusnya tak ke sini. - Aku sedang mengejar O'Brien.
Hal buruk pasti terjadi saat kau mengejar seseorang.
Bisa saja aku yang terjatuh.
Putrimu hampir tertembak tadi pagi.
Dan seorang anggotaku masuk RS...
Karena kau tak tahu yang kau lakukan.
Tentu saja aku tahu!
Kau tahu bagaimana aku menangkap O'Brien?
Dia menderita diabetes, dan aku bayar seorang apoteker...
Untuk bilang padaku kapan dia datang membeli insulin.
Keahlian itu. Apa kalian memikirkannya?
Seseorang bisa saja terbunuh.
- Aku mencintaimu, tapi... - "Aku mencintaimu." Tapi apa, Kak?
Tapi kau pecundang dan selamanya begitu. Berhentilah.
Aku menyayangimu, tapi kau dan Annabeth harus pulang.
Tommy, pikirkan untuk kembali sekolah dan belajar perdagangan.
- Kau menyukai benda elektronik. - Baiklah. Tentu.
Aku akan belajar berdagang.
Kau ingin aku renovasi mobilmu sebelum pergi?
Tommy, ayolah.
Agen Lisbon, kami sudah pasang blokade jalan...
Dan kami mengirim petugas untuk mencari O'Brien.
Kau ingin bicara pada mereka?
Kita akan selesaikan ini nanti.
Tak ada yang bisa kukatakan.
Aku ke kamar, membersihkan, lalu pergi.
Tunggu. Zubov tak menyerangmu?
- Tak melukaimu? - Tidak.
Sofia, aku bukan petugas imigrasi.
Tak akan ada yang terjadi padamu. Aku berjanji.
Jadi ini hanya antara kita?
Tak ada polisi?
Tidak. Hanya kita.
Aku membersihkan kamar.
Aku kira sedang sendirian.
Dia keluar dari kamar mandi.
Dia meletakkan tangannya padaku dan merobek pakaianku.
- Dia merobek seragammu? - Ya.
Aku ketakutan, lalu lari ke pintu.
Dia menangkapku. Aku melawan.
Lalu aku keluar.
Siapa yang melaporkan soal itu pada Komandan Green?
Aku yang melaporkannya.
Dia adalah temanku.
Dia menyuruhku menuntut Zubov, tapi aku bilang tidak.
Dia bilang akan mengawasinya sampai aku mengubah pikiranku.
Tapi pikiranku tidak berubah.
Apa dia membunuhnya?
Itu mungkin saja.
Karena itu penting bagimu untuk bersaksi.
Kenapa?
Orang kaya selalu bisa lolos.
Kau berhasil menemukan O'Brien?
- Dengar... - Kami akan pergi besok.
Entahlah. Mungkin kau benar. Mungkin aku tak cocok untuk ini.
- Sungguh? - Ya.
Untuk apa aku menjadi pemburu bayaran?
Sebenarnya ini bukan pertama kali aku berpikir untuk berhenti.
- Tommy... - Mungkin ini yang terbaik.
Annabeth akan marah jika kami pergi tanpa mengucapkan perpisahan.
- Kau ingin makan siang besok? - Tentu.
Ini konyol. Tak ada korban penyerangan.
- Di mana dia? - Ada korban. Sofia Chavez.
Korban? Yang benar saja.
Aku menyuruhnya menyentuhku...
- Dimitri... - Tak apa-apa.
Aku meminta, dia menolak. Hanya itu.
Aku memintanya, karena tukang pijatku saat itu...
- Agak sedikit gila, mengerti? - Aku paham.
Dan biasanya kau menyerang tukang pijatmu?
Kau mengatakannya seolah perbuatanku sangat kasar.
Aku cinta wanita. Dan cinta itu indah, 'kan?
Kau tak punya kasus di sini, Agen. kecuali jika ada hal lain...
Dengar, Tn. Zubov, kami memeriksa kamera keamanan.
Kami tahu kau tak kembali ke kamarmu sampai pukul 24.00...
Di malam Komandan Green terbunuh. Di mana kau sebelumnya?
- Kau tak perlu menjawabnya. - Kami akan mencari tahu.
Ini hanya masalah waktu.
- Aku ke rumah Komandan Green. - Keparat!
Untuk mendiskusikan penahananku dan mencari penyelesaian.
- Rasanya mulai membosankan di sini. - Jadi, kau ingin menyuap dia?
Aku menginginkan penyelesaian yang saling menguntungkan.
Tapi temannya datang. Seorang wanita bertubuh besar.
Aku rasa namanya Jori.
Dia sangat marah. Tentang apa, aku tak tahu.
- Lalu aku pergi. - Jori?
Pasti Jori Kasser.
Orang Rusia itu bersama Komandan Green saat aku tiba.
Tapi dia langsung pergi.
Apa yang kau lakukan selarut itu di rumah komandan, Nn. Kasser?
Komandan Green meninggalkan pesan untukku.
Dia ingin tahu di mana anakku, Steven.
Kau tahu kenapa dia mencari anakmu?
Steven punya masalah dengan narkoba.
Tahu sedikit soal sisi buruk Fairmont.
Komandan sering menemuinya untuk mencari informasi.
Komandan Green bilang bahwa ada seorang buronan...
Mungkin bersembunyi di Fairmont...
Dia tanya apakan Steven pernah mendengar soal dia.
Kenapa tidak menelepon? Kenapa langsung menemuinya?
Aku ingin minta tolong padanya.
Aku pernah mendengar Steven berkata...
Bahwa dia ingin pergi ke kabin di hutan.
Aku tahu yang dia lakukan di sana. Dia membeli narkoba.
Lalu aku meminta komandan, jika itu yang dia lakukan...
Tolong masukan dia ke program rehabilitasi narkoba.
Dia benar-benar ingin sembuh.
Nn. Kasser, kami harus bicara dengan anakmu.
Di mana dia?
Itu masalahnya.
Aku tak pernah melihatnya sejak aku ke rumah komandan.
Steve menghilang? Kenapa kau diam saja?
Aku hanya berharap itu sebuah kebetulan.
Terkadang dia suka menghilang.
Menurutmu anakmu terlibat dengan pembunuhan Komandan Green?
Tidak jika dia tidak teler.
Hei, Bos.
Jori Kasser bilang anaknya mungkin terlibat pembunuhan.
Ternyata dia sering beli narkoba di sebuah kabin.
Price dan aku akan memeriksanya.
Hubungi ponselku jika menemukan sesuatu.
Aku akan ke luar kantor untuk beberapa jam.
- Ada kabar tentang Zubov? - Van Pelt sedang mengerjakannya.
- Ya, terima kasih. - Ada masalah?
Medis menulis waktu kematian antara pukul 2.00 dan 3.00.
Zubov ada di kamarnya sejak tengah malam.
Tak mungkin dia pembunuhnya.
Tapi dia seorang pecundang.
Dan Sofia Chavez tak mau bersaksi melawannya.
Kita bahkan tak bisa menyentuh bajingan ini.
Dunia sudah penuh bajingan yang tak bisa kita sentuh.
- Aku tahu. Hanya saja... - Aku mendengarmu.
Jiwamu akan tenang jika bisa menangkap bajingan ini.
Ya, aku rasa begitu.
Kau mau pergi?
Kabin sewaan untuk para pengunjung.
Tapi sedang diperbaiki saat ini
Cukup terpencil. Di sini banyak penjualan narkoba?
Aku dengar rumornya begitu.
Sulit dibayangkan Steve bergaul dengan mereka.
Dia bukan seorang yang disebut anak desa.
Tumpukan daun di sana.
Siapa yang menyapu daun-daun di sini?
Steve Kasser?
- Sebaiknya aku hubungi ibunya. - Ya.
Tn. Zubov? Kau siap untuk dipijat?
Sangat bagus. Tentu saja. Tunjukkan jalannya.
Rigsby, ada berita apa?
Lisbon tidak menjawab teleponnya. Kau tahu di mana dia?
Tidak.
Kita punya korban lain yang tewas di penyewaan kabin.
Aku rasa berhubungan dengan Komandan Green.
- Sepertinya soal narkoba. - Kokain?
Ya. Korban membawa sekitar 5 gram.
Di sana hanya ada satu kabin atau ada kabin lain?
- Ada beberapa. - Tidak! Tunggu!
Aku berbuat salah! Aku tidak tahu.
Aku harus pergi. Kita akan bertemu nanti.
Kau ditangkap untuk tuduhan penyuapan...
Pelecehan seksual. Menyerang petugas polisi.
- Tunggu, aku mohon. - Kau berhak diam.
Semua ucapanmu akan dan bisa dipakai untuk melawanmu saat sidang.
Tembakan yang bagus.
Aku banyak berlatih di arena tembak bersama Ayah.
Bagus jika kau menghabiskan waktu bersama ayahmu.
Tapi kau juga harus melakukan hal yang lain.
- Hal untuk anak-anak. - Kenapa?
Aku sudah tahu yang ingin kulakukan.
Sungguh? Apa?
Aku ingin menjadi seorang polisi. Seperti Bibi.
Bibi tersanjung. Sungguh.
Tapi Bibi ragu kau tahu yang kau inginkan.
Kau tak perlu seperti itu. Tak apa-apa.
Ya, aku sudah tahu.
Bibi tidur 5 jam setiap malam.
Bibi belum bisa punya waktu menjengukmu dan ayahmu...
Dan pamanmu selama satu tahun. Bukan itu yang kau inginkan.
Bibi Teresa, Bibi dibayar untuk membawa pistol.
Bibi menghajar orang saat mereka kelewatan.
Bibi sangat keren.
Pendapatku masih berlaku. Ayo.
Ayolah.
- Ada pesan saat kau pergi. - Benarkah?
- Bagaimana kabarmu? - Aku menang.
Ya, benar.
- Aku harus kembali bekerja. - Sekarang?
- Tetaplah berhubungan. - Tentu saja, Rees.
Aku akan menghubungimu setelah belajar berdagang.
Sampai jumpa.
Rigs, aku menerima pesanmu.
Kalian sudah temukan Steve Kasser?
Ya. Tampaknya dia sudah tewas selama beberapa hari.
Sial. Sayang sekali.
- Petugas koroner sudah tiba? - Belum. Sebentar lagi.
Ini luka tembus. Steve ditembak dua kali di punggung, pakai pistol kaliber 380.
- Pistol sama dengan Komandan Green. - Ya, ada darah lagi di sana.
Darah Komandan Green, aku yakin.
Jadi, Komandan Green ke sini mencari Steve.
Steve membeli narkoba dari pengedar.
Pengedar melihat komandan, ketakutan dan membunuh mereka.
Dia membuang Komandan Green ke mobil patrolinya.
Tapi dia cukup berat, jadi disembunyikan di sini.
Masuk akal, tapi skenario itu menghapus O'Brien sebagai tersangka.
Dan apa pun yang dilakukan akuntan lulusan Ivy-League di kota...
Dia tidak menjual kokain.
Jadi, bukan dia pelakunya. Daftar tersangka berkurang satu.
- Kenapa Philip Carmichael di sini? - Dia pemilik kabin.
Dia akan membiarkan kita masuk, melihat yang bisa kita dapatkan.
Baiklah. Teriak jika ada yang kalian butuhkan.
- Ada yang melihat Jane? - Dia bilang nanti akan datang.
Apa ini akan lama?
Selama yang dibutuhkan.
Lihat ini.
- Ada yang menginap di sini. - Ya, baru-baru saja.
Banyak makanan bebas gula.
O'Brien penderita diabetes. Bisa saja dia ke sini, 'kan?
Bagaimana dia bisa ada di sini?
Banyak orang tahu kabin-kabin ini kosong.
Tempat yang lumayan untuk bersembunyi.
Menurutmu dia melihat pembunuhan itu?
Mungkin.
Pertanyaannya, di mana dia sekarang?
Tapi jalan masih ditutup, 'kan?
Kabari kami jika ada informasi.
Tak ada kabar O'Brien di bandara, stasiun bus, dan stasiun kereta.
Selamat datang kembali.
Dokter memberi tahu masalahnya?
Ya, aku ditabrak mobil.
- Cho, senang kau kembali. - Terima kasih.
Petugas ranger meneleponku.
Dia melihat seseorang berkendara ke jalan Black Canyon Fire...
Jaraknya 50 km di luar Fairmont.
Kaukasoid, pria, usianya 50-an, dan rambut abu-abu.
Tampaknya seperti O'Brien. Kami akan ke sana.
Van Pelt, pergilah bersama Rigsby.
Sekitar 1,5 km di depan belok kanan menuju Fire Road.
Keponakan Lisbon, gadis yang hebat.
Ya, kurasa begitu.
- Pertanyaan yang bagus. - Benarkah?
- Kau menyayanginya? - Annabeth?
- Kekasihmu, Sarah. - Ya, benar.
Jadi?
Aku tak melihat pentingnya aku mencintainya atau tidak.
Dengar, kami senang bersama dan menikmati kebersamaan itu.
Aku tak sabar bertemu dia. Apa itu tak cukup?
- Kenapa mencemaskannya? - Percayalah. Dia mencemaskannya.
Menurutku jika mulai bicara begitu, kau akan terluka.
Aku tidak yakin mengerti apa maksudnya.
"Aku mencintaimu." Apa arti kalimat itu sebenarnya?
Entahlah, Wayne.
Hubunganku yang terakhir tak berakhir dengan baik.
Aku mungkin bukan orang yang tepat untuk ditanya saat ini.
Cukup adil.
Itu belokannya.
Masuk ke van!
- Apa-apaan? - Aku tak akan menyakitimu.
- Masuk ke mobil! - Tommy!
Jatuhkan pistolmu, Tommy. Jatuhkan pistolnya.
Masukkan ke sarung.
Siapa kalian?
Apa yang terjadi?
O'Brien tak mau memberi tahu apa yang dia lihat.
Pengacaranya tak akan datang dalam waktu singkat.
Biarkan dia merenung.
- Tapi dia buronan. Kurung dia. - Baiklah.
Bos? Mereka menempatkannya di kantormu.
Aku tahu bagaimana kau menangkap O'Brien.
Teknisi melakukan diagnosa pada ponselku.
Kau mengunduh perangkat mata-mata agar bisa dengar percakapanku.
Maaf.
Kau tak bisa menangkapnya sendiri maka kau membonceng kami.
Aku bangkrut, Rees.
Alimentasi, sewa, pesta prom kelas 8.
Apa kau bisa percaya mereka memilikinya?
Aku butuh pria ini.
Maka kau curang dan membohongi kakakmu.
Aku paham...
Tapi aku akan sangat menghargai jika kau serahkan dia padaku.
- Apa kau gila? - Aku butuh bantuan.
Apa kau sungguh berpikir aku akan memberikan O'Brien...
Setelah apa yang kau lakukan?
Belum lagi fakta jika dia mungkin seorang saksi.
Kau tak tahu betapa sulitnya untuk meminta ini?
Baiklah, aku akan membantu dengan tak menahanmu.
Kini pergi dan lakukan hal lain dengan hidupmu.
Jangan ajari aku cara menjalani hidup.
- Tommy, ayolah. - Tidak. Aku bekerja keras...
Tiap hari untuk memberi makan diriku dan anakku. Sendirian.
Mungkin aku belum melakukan sebaik dirimu...
Tapi kulakukan sebaik mungkin, jadi jangan ajari aku cara hidup.
Maaf.
Halo.
- Kita akan pergi ke mana? - Tommy.
- Ini O'Brien. Dia milikmu. - Apa?
Ambil hadiahmu. Tapi kau harus pergi sekarang.
Ayo. Kumohon.
Permisi, aku bingung sekali. Apa yang terjadi?
Annie, jemput dia di Penginapan Ellington di Fairmont.
Bukankah dia ada di motel?
Tidak. Aku pesankan paket spa untuknya.
Perawatan wajah, pijat, semuanya. Dia akan menunggumu.
Bagaimana kau tahu putriku?
Titip salam untuknya.
- Lisbon. - Kau yakin kita tak bisa...
Datangkan pembela umum O'Brien lebih cepat?
Tidak, aku punya...
- Apa yang kau lakukan? - Kita harus pergi sekarang.
Aku harus bicara pada O'Brien.
Mungkin itu agak sulit, karena dia sedang tak ada di gedung.
- Kenapa tidak? - Akan kujelaskan di jalan.
- Aku tahu jalan pintas yang bagus. - Ke mana? Apa kita...
Chad, ini Agen Lisbon dari CBI. Kami butuh bantuanmu.
Ya, tentu saja.
Ada pemburu hadiah yang sedang menuju hotelmu...
Untuk menjemput putrinya. Dia pergi bersama buronan.
Carmine O'Brien.
Tunggu, pria yang sedang berjongkok di kabin kami?
- Ayahku baru saja membicarakannya. - Dengarkan.
Bilang pada ayahmu untuk memanggil keamanan.
Tahan dia. Kami akan sampai dalam 20 menit.
Itu dimainkan dengan baik.
- Di mana dia? - Tunggu sebentar.
Itu dia.
Jika sesuatu terjadi padanya...
Semuanya selamat. Jangan khawatir.
Semuanya akan baik-baik saja.
Kita pergi sekarang?
- Kau pemburu hadiah, bukan? - Maaf?
Ini tentang buruanmu.
Aku tak punya waktu.
Dengarkan. Aku hanya ingin kau bawa O'Brien ke Meksiko...
Dan lepaskan dia.
Lakukan itu, berapa pun yang mereka bayar, akan kugandakan.
- Apa? - Seperti yang kukatakan.
Aku akan gandakan hadiahmu.
- Aku tak lakukan itu. - Baiklah, tiga kali lipat.
Kenapa?
Itu tak penting! Apa kau mau?
Kau membunuh Chief Green dan pecandu itu, bukan?
Kau khawatir O'Brien bisa mengenalimu.
Beri tahu saja hargamu.
Satu juta dolar.
- Ayolah, itu bahkan tidak... - Mungkin kau butuh buku cek ayahmu.
Kenapa? Apa yang terjadi?
O'Brien tak melihat apa pun. Dia tak dekat dengan kabin.
Tapi kau ada di sana, bukan?
Tidak, aku... Kenapa kau bilang begitu?
Kau berikan rekaman pada kami dengan mudahnya.
Secara praktis menyerahkan Zubov sebagai tersangka pada kami.
Lalu ada narkoba.
Kau agak menyukai kokain, bukan begitu, Chad?
- Tidak. - Baiklah, sangat menyukai.
Pupil melebar, waspada berlebih. Kau berkeringat.
Itulah kenapa kau memiliki pendingin udara pribadi...
Dalam ruangan dingin.
Saat aku menjabat tanganmu, denyut nadimu seperti mesin bor.
Baiklah. Tetap di situ.
- Chad, lepaskan dia. - Tetap di sana!
Jangan bodoh, Chad. Lepaskan dia.
Mundur atau kutembak dia. Demi Tuhan aku akan menembaknya!
Bagus sekali, Keluarga Lisbon.
Jaksa kami akan segera datang.
- Apa tujuannya? - Nak.
Aku hanya ingin ini segera selesai.
Kapan kau mulai menggunakan narkoba?
Setahun lalu.
Dia tak membayar apa pun. Uangku berasal dari menjual narkoba.
Kau sedang bertransaksi dengan Steve Kasser di malam pembunuhan, 'kan?
Apa yang selanjutnya terjadi?
Saat itulah polisi datang.
Dia meminta kami untuk tenang.
Lalu dia mulai bicara pada Steve mengenai ibunya.
Yang bisa kupikirkan adalah Ayah tak akan mengakuiku.
Aku akan kehilangan segalanya.
Aku sangat teler.
Aku menaruh Komandan Green dalam truk.
Aku coba menyeret Steve juga, tapi dia terlalu berat.
Maka kutinggalkan dia di sana.
Aku tak ingin membunuh Steve. Aku tak ingin membunuh siapa pun.
Tapi aku harus.
Setidaknya aku dapat keringanan, 'kan?
Tidak.
Anakku ingin berpamitan.
Beri Ayah waktu sebentar dengan Bibimu.
- Aku sayang padamu. - Aku juga sayang Bibi.
Dengar. Apa kau masih menginginkan O'Brien?
Tentu.
Dia ada di tahanan bawah. Aku akan lepaskan dia untukmu.
Terima kasih.
Ini tak berarti aku merasa yang kau lakukan adalah benar.
Tapi entahlah, mungkin aku salah.
Kau punya anak yang hebat. Jelas kau lakukan hal yang benar.
Aku bangga padamu, Tommy.
Mungkin agak iri.
Terima kasih, Rees.
Aku sayang padamu, Tommy.
Kau tahu aku selalu ada untukmu, bukan?
Ya, aku tahu itu.
Baiklah.
Sampai jumpa.
Hati-hati, Tommy.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.