All language subtitles for The.Mentalist.S04E03.Pretty.Red.Balloon.NF.WEB-DL.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Kau siap untuk besok? - Pukul 14.00 tepat. Kami siap.

Kau bicarakan makan siang? Itu terdengar beradab.

Kau dapat pesannya.

Kami bicarakan seminar wajib tentang protokol anggaran.

- Selamat bersenang-senang. - Kau juga ikut, Jane.

Kau pasti bercanda. Aku tak suka ikut seminar.

Kau akan ikut karena ini wajib.

- Tidak. Aku konsultan. - Sayang sekali.

Mereka memeriksa absen. Kau harus datang.

Baiklah, kalau begitu.

"Patrick Jane."

Tolong salin itu untukku.

Palsukan tanda tangan? Itu melanggar aturan.

Benarkah? Aku tak akan bilang siapa pun.

- Jane. - Lisbon.

Aku paham kondisi sulit ini karena kau mendapat kembali pekerjaanmu.

Juga kepekaanmu pada birokrasi yang mengawasi semua gerakanmu.

- Mereka mengawasi. - Ya. Tapi itu masalahmu.

Aku harus menjadi diri sendiri. Aku tak bisa berubah.

Tidak, tapi kau bisa ubah di mana kau berada. Besok, pukul 14.00.

- Itu tak akan terjadi. - Kau pikir ini lucu?

Ada anak hilang, di Marin County.

Diculik dari halte bus sekolah dua jam lalu.

Ibunya minta bantuan kita secara khusus.

Rigsby menunggu kita di bawah.

Van Pelt, bentuk pos komando di sini...

Hubungi Sherif Marin, katakan kami menuju ke sana.

Senang dia bisa kembali.

Ya, benar.

Anak hilang kita, 9 tahun, anak satu-satunya.

Anak lain berjalan ke halte bus dan dia melihat kendaraan pergi...

Bersama anak ini di dalamnya, Connor Flint.

Pengemudinya memakai penutup kepala.

Deskripsi kendaraan?

"Besar dan hitam." Anak itu hanya berusia 8 tahun.

Apa mungkin itu penculikan tahanan?

Dia menjadi janda dua tahun lalu. Suaminya mati karena kanker.

Tampaknya itu keluarga kaya, tapi belum ada permintaan tebusan.

- Kita mulai dari halte busnya? - Ya, kau dan Cho.

Jane dan aku akan menginterogasi keluarganya.

- Siapa nama Ibunya? - Elizabeth Flint.

Patrick, syukurlah kau ada di sini.

Halo, Beth.

Aku akan menyiapkan semuanya untuk menerawang.

Aku akan lakukan semua semampuku untuk membantu, Beth. Aku janji.

Tapi kau harus tahu, aku bukan paranormal lagi.

Apa? Apa maksudmu?

Maksudku, aku bukan...

- Aku bukan paranormal. - Tidak, aku tidak...

Apa yang kau bicarakan? Aku tahu kau paranormal.

Tolong bantu aku menemukan Connor.

Kau bisa menghubungkan diri dengannya.

Apa kita bisa mulai? Aku punya liontin ini.

- Permisi. Maafkan aku. - Ada foto di dalamnya. Patrick...

Kami permisi sebentar. Maafkan aku.

- Dia klien lama? - Ya.

Kita tak punya waktu untuk kekacauan ini.

Anak itu ada di suatu tempat di luar sana.

Masalah paranormal ini mengganggu. Kurasa sebaiknya kau pergi.

Aku setuju.

- Halo, apa Beth ada di dalam? - Kau siapa?

Aku Agen Lisbon. Aku bekerja untuk CBI.

Nathan Glass.

Ketika Beth menghubungiku dan bilang tentang Connor...

Aku langsung datang untuk melihat apa yang bisa kurasakan.

- Rasakan? - Aku penasihat spiritual Beth.

- Paranormal. - Dia menantikanku. Permisi.

Dipikirkan ulang.

Forensik menemukan ponsel anak itu di semak-semak sebelah sana.

- Apa Amber Alert diumumkan? - Ya. Tapi belum ada hasil.

Deputi menutup jalan sekitar setelah Connor hilang.

Ada jalan tak beraspal di hutan tempat kendaraan bisa lewat.

Ada pos pemeriksaan, tapi...

- Van Pelt, ada permintaan tebusan? - Tidak. Kurasa tak akan ada.

Dua penculikan lain di Area Teluk dengan modus operasi sama.

Anak lelaki diculik saat menunggu bus.

Tapi ada balon berbentuk hewan yang ditemukan di TKP.

Mereka pikir itulah cara penculik menarik perhatian anak-anak.

Apa yang terjadi pada anak-anak itu?

Forensik perkirakan mereka dicekik sekitar 12 jam setelah hilang.

Itu artinya Connor hanya punya waktu sekitar delapan jam.

Aku selalu membicarakan keselamatan pada Connor.

Jika disentuh orang asing, dia harus menendang, memukul, berteriak.

Apa pun untuk bisa kabur. Aku memberitahunya.

Itu bukan kesalahanmu. Kau mendidiknya dengan baik.

Semua orang yang mengenalmu mengetahui kau ibu yang sempurna.

Berapa lama kau mengenal Connor?

Beth dan aku bekerja bersama dua tahun, sejak suaminya mati.

Aku melihatnya tumbuh besar.

Connor anak yang hebat. Dia baik, lucu, dan pandai.

Beth, apa Connor selalu naik bus ke sekolah?

Itu ide Deke. Kakakku.

Dia pikir itu akan baik bagi Connor.

Deke Hutton. Dia tinggal di sini.

Ya, sejak James meninggal.

Aku setuju dengannya tentang bus itu.

Aku tak ingin dia tumbuh bagai katak dalam tempurung.

Jonathan juga mendukung.

Jonathan adalah anak tiriku yang sudah dewasa.

Dia saudara Connor. Sebenarnya, dia pemilik rumah ini.

Dia biarkan Connor dan aku tinggal selama yang kami inginkan.

Pria yang baik.

Di mana Deke dan Jonathan?

Mereka menemui bankir kami.

Jika penculikan ini meminta tebusan, kami butuh banyak uang tunai.

Jika benar begitu.

Kau bisa menemukannya, kau dan Nate. Kalian bisa bekerja sama.

Aku tahu kau bisa melihat di mana dia berada.

Jadi, kita bisa membawanya pulang.

Tn, Glass, bisa tinggalkan kami?

Beth, jangan cemas. Aku ada di luar.

Baiklah.

Beth, duduklah.

Bernapas dan tenanglah. Aku ingin kau mendengar ini.

Aku bukan paranormal. Tidak pernah.

Aku penipu.

Aku mengambil uang dan berbohong padamu.

- Tidak, itu bukan kebohongan. - Ya.

Tidak, kau tahu itu bukan kebohongan.

Jika kau bukan paranormal, kenapa kau bekerja dengan polisi?

Tn. Jane bekerja bersama kami karena dia penyelidik hebat.

Dia akan sangat membantu dalam hal ini, aku janji.

Aku mengerti.

Bakat yang kau miliki pasti sangat merepotkan.

Tentu kau harus menyangkalnya.

Bahkan Santo Petrus menyangkal Yesus sebanyak tiga kali...

Beth, paranormal itu tak ada. Pria ini, Glass...

- Pasti mengerikan tahu masa depan. - Juga penipu.

Maksudku, siapa yang akan mati dan hidup. Tapi kumohon.

Tolong jangan menyangkal bakatmu. Jangan sekarang.

Kau harus membantuku, menemukan Connor.

Aku punya liontin ini, ada potongan rambut pertamanya.

Lihat ini, sentuhlah, cobalah rasakan.

- Ini potongan rambutnya. Sentuh. - Tidak, Beth.

- Ny. Flint... - Tolonglah, putraku...

Tidak! Putraku hilang.

Kau harus menemukannya.

Ayo duduk sejenak di sini.

Tenanglah. Tak apa-apa.

Patrick, aku tidak...

Narasumber dari departemen sherif Marin County memastikan...

Connor Flint, berusia 9 tahun...

Diculik dari halte bus sekolahnya tadi pagi.

Belum ada permintaan uang tebusan.

Juru bicara CBI beri tahu reporter, semua petunjuk dan bukti dicari...

Polisi mencari kemungkinan tersangka.

Tapi saat kami menanyakan info lebih tentang siapa pelakunya...

Mereka menolak.

Terima kasih, Debra. Terus informasikan...

Ya, karena mereka akan gila jika kita bilang...

Kita mencurigai orang yang membunuh dua anak lelaki lain.

Kau tahu pelaku disebut Balloon Man oleh media? Penyerang.

Aku memeriksa pembebasan paedofil sebelum pembunuhan pertama.

Mencari peningkatan kekerasan. Tak ada apa-apa sejauh ini.

Bagus. Ada kabar dari Forensik pada jejak dari halte bus?

Ya, mereka bilang setidaknya akan butuh 24 jam.

Baiklah, pelanggar hukum berantai. Kita harus mengubah operasi.

Kita harus memeriksa tiga kasus ini untuk menemukan pelaku.

Aku bisa periksa semua penyelidikan polisi lokal...

Pada dua pembunuhan pertama. Mungkin mereka melewatkan sesuatu.

Bekerja dengan cepat.

Tn. Flint, kapan terakhir kali kau melihat adikmu?

Tadi pagi, saat sarapan.

Kami sarapan bersama, Beth, Connor, Deke, dan aku.

Connor makan roti bakar, semuanya baik-baik saja.

Aku tak percaya ini.

Bagaimana keadaan Beth?

- Tidak baik. - Berapa lama dia menikahi ayahmu?

- 12 tahun lalu? - Bagaimana perasaanmu soal itu?

Aku menyukai dan menghormati Beth apabila itu yang kau maksud.

Dia bukan Ibu tiri yang jahat. Aku peduli padanya dan Connor.

Jika kau peduli padanya...

Kenapa kau biarkan dia buang uang demi paranormal ini?

Jangan tersinggung apabila itu kau, Tn. Jane.

Ya, aku mendengar tentang kau. Kau membuat Beth hampir bangkrut.

- Siapa kau? - Paman Connor, Deke Hutton.

Seharusnya kau masuk penjara, orang hina yang menyedihkan.

Senang bertemu denganmu. Aku tak yakin aku hina...

Cukup. Kita ada di sini untuk menemukan Connor.

Ya, maaf.

Kami mencoba mengumpulkan informasi kegiatan Connor.

Kami tahu kau mengantarkannya sampai halte bus sekolah?

Ya.

Lalu kau tinggalkan dia sendirian di sana?

Ya, dia menginginkan seperti itu, ingin menunjukkan kebebasannya.

Anak lain di bus akan mengejeknya jika ada yang menemani menunggu.

Ini lingkungan yang aman. Dia baik-baik saja selama ini.

Jadi, kau terbiasa meninggalkannya sendiri di sana.

Ya, aku sudah bilang. Dia ingin begitu, Beth setuju.

Jika kau ingin menuduhku dalam hal ini, itu kesalahan besar.

Kebiasaan pecandu. Kemarahan salah arah, masalah penindasan.

Maaf, aku bukan pecandu!

Ya, kalian berdua pecandu. Kau suka berjudi.

Karena itu ada noda ungu di jempol dari robekan tiket di pacuan.

Kau harus hidup dari uang saudarimu.

Kau, obat penenang. Kulit yang cerah, dispepsia.

Ada kebutuhan emosional mendalam yang tak terpenuhi.

- Apa kita sudah selesai? - Baru dimulai.

Terima kasih, kita sudah selesai.

Berengsek.

Kerja bagus.

Aku mencari dua kemungkinan saksi pada dua kasus pertama.

Tukang listrik yang bekerja di dekat pembunuhan pertama.

Guru dengan mobil yang tiba-tiba rusak.

Lalu tetangga anak kedua, aku menyukainya.

Peluangnya kecil. Kita akan lebih baik memakai paranormal itu.

Kukira kau suka semua hal spiritual.

Bagaimana dengan sepupu paranormalmu, Yolanda?

Yolanda sungguhan. Pria itu penipu.

- Semoga berhasil. - Kau juga.

Tn. Walton, kami tahu pada hari anak pertama menghilang...

Kau memeriksa sambungan listrik yang mati di Jalan Martindale?

Ya, itu tertulis dalam catatanku, hal aneh soal itu...

Mereka bilang itu penghantar atas rusak.

Ternyata itu trafo yang meledak.

Kau bisa bayangkan? Aku salah melakukan prosedur.

Pikirkan lagi. Kau lihat sesuatu pada perjalanan pulang atau pergi?

Atau mungkin anak ini?

Aku tak yakin. Siapa nama anak itu?

Reggie Miranda. Dia korban kedua.

Ban mobilmu bocor di Teer's Hill.

Kau ingat melihatnya di halte bus?

Tepatnya itu bukan ban bocor.

Lebih tepatnya aku bilang pada kekasihku, kami akan terdampar.

Dia bisa lebih bersahabat, dia menjadi lebih ramah.

Ayo tos, lakukan.

Ketika aku pulang, ada mobil SUV hitam.

Hampir menabrak, mengingatkanku pada cerita lucu lain.

SUV hitam, tukang listrik bilang ada lekukan di bumper depan.

Bagus, itu memperkecil mobilnya.

Kurasa aku bisa membantumu. Pegang tanganku.

Aku sangat menginginkan anak.

Aku tahu. Dengarkan saja.

Pada kedalaman, Beth, aku melihat bayimu.

Dia adalah cahaya dalam kehidupanmu.

- Dia? Apa dia lelaki? - Ya, anak lelaki.

Namanya Connor.

Connor, itu nama Ayahku.

Anak lelaki yang tampan.

Itu kesukaan Connor saat dia masih bayi.

Dia tak memainkannya lagi, tapi aku tak bisa membuangnya.

- Kau mengerti. - Ya.

Deke pikir aku bodoh terhadap dirimu.

Jonathan mungkin berpikir begitu, tapi dia terlalu baik untuk bilang.

Tapi mereka tak ada di sana.

Mereka tak melihat kekuatanmu bekerja.

Tak ada yang harus dilihat.

Wanita yang mencoba punya bayi seringkali berhasil.

Ada 50% kemungkinan itu adalah anak lelaki saat mereka berhasil.

- Itu tebakan yang bagus. - Tidak, kau tahu.

Aku harus bilang apa? Kau tak akan pernah punya anak?

Tak ada yang menginginkan cenayang kesedihan.

Kau punya anak. Kau kehilangan dia.

Aku membacanya di koran.

- Pembunuhan? - Ya.

Aku turut berduka.

- Karena itu kau menyangkal bakat? - Bukan.

Apa Connor sudah mati? Maafkan aku soal sebelumnya.

- Tapi kumohon, tolong katakan... - Aku tak bisa, Beth.

Beth, syukurlah, aku dapat pandangan.

Tn. Glass, aku meminta kau tetap berada di bawah.

Kurasa aku melihat Connor. Itu hanya pandangan singkat...

Tolonglah, Beth, jangan dengar omong kosong ini.

Di mana dia? Apa dia masih hidup?

Entahlah, hanya sebentar. Aku butuh tempat.

Kesukaan Connor. Tentu sejak dia masih bayi.

- Tentu. Cenayang bagus. - Tn. Glass, ayo pergi.

Tidak, Agen Lisbon. Tidak, Nate, katakan padaku.

Tak apa-apa, aku ada di sini.

Aku ingin kau berpikir bersamaku, pikirkan Connor.

Dia mengisi hati dan pikiranmu.

Ya, aku melihatnya.

Dia tak bergerak.

- Dia mati? - Tidak.

Dia masih hidup, tertidur.

Connor, bangun! Kau dengar aku? Ibumu ada di sini!

Dia bilang, aku sayang Mo-mo.

- Dia memanggilku Mo-mo. - Apa?

Dia memanggilku Mo-mo.

- Terpujilah Tuhan. - Amin.

Jonathan, dia masih hidup.

Connor masih hidup. Nate merasakannya.

Nate merasakan sesuatu, uang.

- Kau pikir Glass bohong? - Tentu saja.

Pengeruk uang berengsek.

Tidak, itu Connor. Dia memanggilku Mo-mo.

Itu nama panggilan untukku. Tak ada yang tahu itu.

Begitulah tipuannya bekerja, Beth.

Kau pakai detail yang tak diketahui orang lain, kecuali Nate Glass.

Dia sudah keluar masuk rumah ini selama dua tahun.

Tidak, kurasa dia tak tahu nama itu.

Kau bayar dia berapa banyak sejak suamimu meninggal?

Lalu berapa banyak yang kau berikan ketika dia bisa merasakan putramu?

Lalu jika Connor mati, dan Glass bisa berkomunikasi dengan rohnya...

Kau akan memberi semuanya.

Jangan bilang begitu. Jangan berani.

Kau gila, Nate tak akan pernah melakukannya.

Tentu dia bisa. Percayalah, dia akan melakukannya.

Tidak. Kau tak tahu, Patrick. Kau tak tahu apa-apa.

Putraku memanggilku. Dia masih hidup.

Tapi kau tak memercayainya karena tak tahan siapa dirimu.

Kau lari dari dirimu, dan melukai orang sepertimu.

Juga melukai orang yang peduli padamu.

Bukan berarti aku paranormal. Itu artinya kau naif dan putus asa.

Ada apa denganmu hingga kau memperlakukan orang seperti itu?

Kau harus melihat diriku sepuluh tahun lalu.

Indah, 'kan?

Semuanya hutan negara bagian ke arah sana.

Hanya ada beruang, kijang, dan rusa besar.

Kau cukup bagus. Aku mengakuinya.

Tidak hebat, tapi cukup bagus.

Aku bisa bilang apa, itu bakat.

Ya, begini, Glass, aku pernah memainkan hal yang sama...

Jadi, biasanya aku tak akan bilang untuk menjalankan tipuan kecilmu.

- Itu bukan tipuan. - Tipuan. Kita berdua tahu itu.

Tapi kau menyalahi aturan. Ini urusan polisi.

Ada nyawa anak kecil yang dipertaruhkan di sini.

Ya, karena itulah aku ada di sini.

Jangan menyudutkanku.

Jauhi wanita ini.

Pergi dari sini sekarang atau kau akan menyesalinya.

Aku mengerti tekanan yang kau alami.

Kau memiliki pandangan dan kau kehilangan itu.

Itu sangat mengerikan.

Kau sangat berani.

Aku salah menilaimu. Mungkin kau penculik juga.

Ya, bukan. Dia bukan Balloon Man.

Aku bicara pada Van Pelt. Pada dua penculikan pertama...

Dia ada di New York dan Atlanta presentasi di hadapan ratusan orang.

Sebenarnya, 200 orang.

Permisi.

Jane, kita tak punya waktu berselisih dengan pria ini.

Ini seolah kesadaranmu memerangi dirimu yang dulu.

Tak ada keuntungannya.

Kau pikir karena itu aku ada di sini? Itu menarik.

Tapi kita harus pergi. Nyawa anak lelaki dipertaruhkan.

Pria ini bisa menculik anak lain dan membunuhnya.

Ya, kalau begitu, ayo pergi.

Aku mencoba Chat Room paedofil. Ada satu pria "Charlie95".

Ada yang aneh dengannya.

Dia sedikit terlalu bersemangat bicara soal dua anak pertama.

- Kau melacaknya? - Ya, IT baru mengatakannya.

Katakan kau dapatkan yang lebih baik.

Aku mencari SUV hitam yang dilihat tukang listrik.

Pastikan pada daftar apa pemiliknya paedofil.

- Lemah. - Ya, ini lemah.

Kita tak akan berhasil, 'kan?

Jane, silakan bicara kapan pun.

Aku berpikir.

Anak lelaki kedua, Reggie, dia menggangguku.

Jika dia sampai ke halte bus tiga menit kemudian...

Dia pasti akan tiba bersamaan dengan teman sekelasnya.

Reggie pasti masih hidup hari ini. Apa itu nasib buruk?

Atau direncanakan. Mungkin pembunuh menunggu waktu yang tepat.

Tapi bagaimana cara pelaku mengawasi anak pertama?

Halte bus itu ada di jalan buntu. Tidak terlihat dari jalan raya.

Aku punya foto TKP pertama di sini.

"Charlie95" adalah Brady Walton, tukang listrik yang diinterogasi.

- Tak mungkin kebetulan. - Bukan kebetulan.

Pembunuhnya mengawasi dari atas.

Walton adalah Balloon Man.

Astaga, dia ada di sini, kita menemukannya.

Hubungi Cho, katakan kita segera datang. Ayo pergi.

Walton mendaftarkan 4 senjata api, termasuk AK.

Entah berapa banyak yang sebenarnya dia miliki.

Senang mengetahuinya. Inilah cara kerjanya.

Van Pelt dan aku akan melewati simpang tiga dan empat.

Kau dan Cho melewati simpang satu dan dua.

Berhati-hatilah, mungkin anak itu masih ada di dalam.

Kau tak akan bisa menangkapku! Itu tak akan terjadi!

Cho, Rigsby, kalian dengar?

Lisbon, kami terjebak, di kedua sisi.

Lewati simpang ketiga, beri tahu saat kau siap.

Rigs, aku bisa masuk dengan aman lewat pintu depan, bersiap.

Mungkin ini terlambat bagiku, tapi aku tak akan masuk penjara!

Aku tak akan diam!

Mendekati pintu. Bersiap.

Van Pelt, kau siap pada posisi?

Van Pelt?

Van Pelt?

Van Pelt?

Persetan denganmu.

- Semuanya baik-baik saja? - Temukan anak itu.

Connor?

- Lisbon! - Connor?

Aku baik-baik saja. Walton tertembak.

Walton, tetaplah sadar.

Di mana anak itu? Katakan pada kami.

Di mana Connor?

- Bagaimana aku tahu? - Dia pasti berbohong.

Bos, rumah itu aman. Anak itu tak ada di dalam.

Jane, kami menangkap Walton.

Anak itu tak terlihat.

Katakan pada Rigsby untuk melihat kantong kirinya, ada pesan di situ.

Rigs, apa ada pesan pada kantong kiri celanamu?

"Balloon Man tak menculik Connor." Bagaimana dia melakukannya?

Rekaman video menunjukkan Brady Walton ada di Seven Eleven...

Di seberang kota saat Connor diculik.

Sial.

Walton membunuh dua anak lelaki itu, tapi dia tak menculik Connor.

- Ada peniru. - Jane benar.

Jane benar.

Aku harus menemukan Lisbon. Dia tak ada di ruangannya.

Grace, kerja bagus. Kau melumpuhkan penjahat kawakan.

Hanya rutinitas, tak ada yang istimewa.

Kau baik-baik saja?

Ya, sebenarnya aku merasa cukup baik.

Aku mulai menikmati menembak orang.

Kena kau.

- Tidak. - Ya, kena kau.

- Kau tak bisa menipuku. - Aku menipumu.

Walton punya alibi penculikan Connor. Bagaimana kau tahu?

Hanya ada sesuatu yang terlewat.

Anak lain yang Walton culik lebih tua dan berambut gelap.

- Hanya itu? - Hanya tebakan bagus.

- Kenapa kau tak bilang padaku? - Kau akan lakukan hal berbeda?

Mungkin tidak. Walton jahat.

- Tak perlu cepat marah. - Lalu siapa yang menculik Connor?

Entahlah. Aku masih mencarinya.

- Apa dia masih hidup? - Kuharap begitu.

Kita kembali ke awal lagi. Prinsip pertama, motif.

Kenapa seseorang menghilangkan anak berusia sembilan tahun?

Mungkin menyembunyikan bukti dia dipukul?

Disiksa, bukan.

Ini adalah sesuatu yang lebih rumit, lebih menarik.

Uang? Kita membatalkannya karena tak ada permintaan tebusan.

Tapi ada cara lain mendapatkan uang.

Connor mewarisi separuh warisan suamimu, Ny. Flint, 20 juta dolar?

Ya, uang itu diwakilkan sampai dia berusia 30 tahun. Kenapa?

Lalu siapa pewarisnya apabila Connor meninggal?

Dia hanya anak kecil, seharusnya dia tak mati.

Menurut aturan perwalian, kau mendapatkan semuanya.

Apa maksudmu aku membunuh putraku?

Sebenarnya, kami memeriksa keuangan semua orang di keluarga.

Jonathan memiliki 30 juta dolar.

Tapi kau membutuhkan uang, bukan begitu, Ny. Flint?

Aku tak mengerti maksudmu dan alasan aku ada di ruangan ini.

Menurut laporan bank, kau berutang kartu kredit sebesar 100.000 dolar.

Kau habiskan semua warisan suamimu dan masih ada lagi.

Aku membuat investasi yang buruk.

Aku tak bijak memakai uang. Aku mengandalkan James untuk itu.

Silakan duduk.

Terima kasih.

Kondisi keuanganmu pasti sangat membuatmu tertekan.

Itu sangat memalukan. Aku bahkan tak bisa beri tahu Deke.

Permisi.

Keluarganya ada di sini dengan pengacara.

Kita bisa menuntut atau menyuruhnya pergi.

Mungkin kau khilaf. Itu bisa dimengerti.

Ada satu kelemahan, kau melihat jalan keluar.

Jika sesuatu terjadi pada Connor, semua masalahmu akan berakhir.

Jika sesuatu terjadi pada Connor, hidupku akan berakhir.

Kumohon, tolong bantu aku menemukan putraku.

- Kau tak apa-apa? - Aku baik.

Pertanyaan soal uang. Itu bodoh.

Kurasa ibunya bersih. Apa pendapatmu?

Apa pendapatku?

Kupikir cinta itu aneh.

Lalu aku memikirkan roti lapis.

Kau tahu siapa lagi yang dapat keuntungan dari penculikan Connor?

- Siapa? - Nathan Glass.

Dia tak punya alibi untuk kedua anak pertama, tapi tidak dengan Connor.

Mungkin dia menculik Connor demi menutupi hubungannya dengan Beth.

- Dia tak punya perasaan. - Kita akan menginterogasinya.

Tidak, dia akan bersikap tenang.

Bagaimana jika kita buat dia mengarahkan kita pada Connor?

Itu bagus sekali.

Bos, Forensik melaporkan hasil laboratorium bus sekolah Connor.

- Tak ada hasil? - Tidak.

Hal aneh, ada serbuk cemara putih pada tempat penculikan Connor.

Tak ada cemara putih di sana, hanya pinus.

Baiklah, terima kasih.

Ya, aku mengerti.

- Ayo pergi dari sini. - Ada kabar?

Tidak. Aku hanya ingin minta maaf atas semua hal yang terjadi.

Ada apa?

- Tak ada apa-apa. - Tunggu.

Tunggu. Tidak, Patrick, saat kau memegang tanganku...

- Tidak terjadi apa-apa. - Sesuatu terjadi.

- Tidak. - Tidak. Kau rasakan sesuatu?

- Tidak. - Pembohong.

Aku melihat... Ada wajah.

Ada apa?

- Itu Connor. - Benarkah?

- Astaga. - Jane, apa yang kau lakukan?

Aku tak mengerti. Dia berdiri di hadapanku di sebelah sana.

- Lisbon. - Ada apa?

- Lisbon, aku tak suka ini. - Apa yang terjadi?

Tidak, ada seseorang di sana. Aku melihat seseorang.

Tunggu, ada seseorang.

Mereka mengikuti, mereka akan menangkapku, berkeringat.

- Penculiknya? - Ayolah, ini omong kosong.

Aku tak bisa melakukannya. Dia hanya anak lelaki kecil.

Connor...

Ya, Connor. Di mana Connor?

Ada cahaya yang menari.

Menari di atas air.

Wanginya kuat. Seperti...

Pedas. Seperti Natal.

- Pohon pinus? - Seperti pohon pinus tapi berbeda.

Ada bau tak enak. Rasanya tak enak.

Tajam. Bubuk mesiu.

Ya, bubuk mesiu. Buruk.

Kau hampir bisa melihat rumahnya.

Dia ada di sekitarnya. Hutan dan pepohonan.

Dia ada dalam kabin. Itu bukan kabin...

Lebih kecil.

- Aku lelah. - Jane.

Bangun. Jane, bangun.

- Apa yang terjadi? - Entahlah.

Aku baru saja ingin bertanya padamu. Itu aneh.

- Aku tahu kau bisa merasakannya. - Jangan sentuh aku.

Panggil semua tetangga dan sukarelawan.

Karl, aku ingin kau menelepon departemen Sherif.

Cho akan memimpin pencarian pada hutan negara bagian.

Kita akan mulai dengan barisan properti Flint dalam satu jam.

Ayo!

Begitu caranya lakukan pembacaan batin.

Jatuhkan pisaunya! Lakukan sekarang!

Apa kau tuli? Jatuhkan, Flint!

Aku bukan akan melukainya. Aku janji.

Berlutut. Letakkan tangan di atas kepala.

Aku Agen Van Pelt dari CBI.

Aku di sini untuk menolongmu. Apa kau baik-baik saja?

Aku hanya mencari Connor.

Ini semua hanya kesalahpahaman besar.

Kau ingin agar Connor mati.

Kau menculiknya dan buat agar seolah pembunuh anak yang melakukannya.

Bagian mana yang sudah kami salah pahami?

Tapi kau tak sanggup membunuh adikmu secara langsung.

Maka kau meninggalkannya di gubuk itu.

Tanpa makanan, tanpa makanan. Tanpa kemungkinan.

Itu tak benar!

Kenapa aku ingin Connor mati? Aku tak butuh uangnya.

Cinta.

Kau jatuh cinta pada Beth.

Apa yang kau pikirkan?

Aku hanya berpikir...

Cinta itu aneh.

Jane benar akan ini.

Dia jatuh cinta pada Beth, tapi Beth tak melihatnya begitu.

Jadi bagaimana dia akan mengubahnya?

Membunuh anaknya, Lalu menenangkannya.

Mencoba kembali hidup normal.

Tidak! Aku selalu berencana untuk...

Selalu merencanakan apa, Jonathan? Apa yang kau rencanakan?

Aku selalu berencana untuk menjemput dan membawanya kembali.

Mencoba jadi pahlawan?

Memakai topeng, menculik Connor...

Lalu menemukannya. Menyelamatkannya.

Lalu Beth akan berterima kasih dan jatuh ke dalam pelukanmu.

Itu rencana yang bodoh.

Aku akan membawanya kembali!

Lalu pisau itu untuk apa?

Aku tak...

Berencana itu mudah. Kenyataannya agak lebih sulit.

Bagaimana jika Connor mengenalimu?

Bagaimana jika Jane seorang paranormal?

Lebih baik tak mengambil risiko dan membunuh anak itu, bukan?

Memang benar.

Jane seorang paranormal.

- Benar, bukan? - Bukan.

Kami membuntutimu. Kau menuntun kami pada Connor.

Tidak. Tak mungkin. Yang dikatakan Tuan Jane. Dia melihat Connor.

Pepohonan itu. Wangi bubuk mesiu dekat sebuah danau. Semuanya tepat.

Bagaimana dia melakukannya?

- Ibu! - Sayang.

Sayang, kau sudah pulang. Kau aman.

Selamat datang, Kawan.

Lihat dirimu.

Aku senang sekali kau tak apa.

Apa kau mau roti panggang? Ibu membuatkanmu beberapa.

Tapi roti panggang itu untuk sarapan.

Ini saat istimewa.

- Selamat, Tn. Jane. - Ya.

Dasar brengsek. Kau coba mencuri aksiku?

Tn. Glass, senang akhirnya bisa bertemu denganmu.

Kau tak punya aksi. Kau adalah aib untuk profesi ini.

Kontak palsumu dengan Connor?

Lemah.

Enyahlah. Lelucon itu tanpa cela.

Kau lihat bagaimana dia tertipu.

Terima kasih. Kurasa itu cukup.

Maaf?

Dan berhenti.

Sampai nanti.

Jangan pergi.

Tak akan. Kami akan ada di sana.

Apa kau akan memberitahuku bagaimana kau melakukannya?

Semua yang kau katakan menjadi nyata.

Tapi itu adalah trik, bukan?

Ya.

Bagaimana caranya?

Ditawan di tempat yang tak jauh dari rumah.

Polisi segera menutup jalanan setelah penculikan Connor.

Danau itu.

Selalu ada perairan di sekitarnya.

Pepohonan, dedaunan, bumi?

Ada serbuk sari cemara putih ditemukan di halte bus.

Di mana kau bisa menyembunyikan seseorang di dalam hutan?

Gubuk berburu. Itulah bau bubuk mesiu.

Aku terus memperhatikan wajah Jonathan.

Aku bisa melihat setiap kali tebakanku benar.

Tentu saja.

Elegan.

Bertahun-tahun lalu...

Saat kau menjadi seorang paranormal...

Dan kau bohong padaku.

- Memberi tahu tentang masa depanku. - Ya, aku sangat menyesal.

Jangan minta maaf.

Kau sudah coba memberitahuku.

Kau memang sudah menipuku.

Tapi kau sudah memberiku harapan.

Terima kasih untuk itu.

Sampai jumpa, Patrick.

Sampai jumpa, Beth.

- Bergembiralah. - Aku gembira.

Kau dengar katanya. Kau memberinya harapan.

Aku tak memberinya harapan.

Aku menjual harapannya.

Kurasa harapan berharga berapa pun harganya.

Apa kau sedang berkampanye?

Kau tahu? Kau dukun palsu gila, dan kau akan masuk neraka.

Itu lebih baik. Akan kusiapkan tempat dudukmu di samping api.

Aku tak ikut ke neraka.

- Kau tak ikut? - Tidak.

- Kau sudah buat perjanjian lain? - Ya.

Kau akan pergi ke mana?

Apa kau sungguh ingin membicarakan ini?

Apa kau siap untuk pembicaraan teologi?

Aku sungguh tak ingin bicara hal itu.

Kupikir kau ingin merasa lebih baik bukannya lebih buruk.

Ya, aku akan berbaring dan tidur sebentar.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.