Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Ketiga, mengenai Mbok Asih dan putrinya, Ayu, almarhum dan dalam Mbok Asih sebagai
pengurus rumah tangga ini, seumur hidup, beserta Ayu.
Gajinya sudah dibayar penuh di muka oleh orang tua Ronia Rupiah.
Mas
Roni, Ibu sama Bapak sudah pesan jauhjauh hari.
Saya nggak ke manamana. Ayu juga, Mas.
Makasih, Mbok. Itu semua.
Sebentar.
Ada yang kelewat.
Keempat, Mbok Asih bertanggung jawab memenuhi
kebutuhan biologis Roni dengan tangan.
Mbok Asih sudah membaca dan menyetujui pasal ini sebelum menggatakanan kontrak.
Nggih, Pak. Sudah.
Apabila Roni menginginkan lebih dari itu, sepenuhnya tergantung
persetujuan Mbok Asih.
Dan Ayu tidak terikat pasal ini.
Nah, sekarang baru semua. Mbok,
masa kayak gini pasal empat, ' kan?
Kebutuhan biologis. Bukan, Mas.
Pasal empat itu saya ngocokin kontrol Mas Roni sampai keluar.
Tiap Mas Roni butuh.
Mbok, itu salah.
Mbok nggak wajib kayak gitu.
Sama saya nggak wajib.
Mas Roni pengen tahu.
Kenapa saya tanda tangan tanpa mikir dua kali.
Mau saya ceritain?
Oh.
Uang itu bukan dari kantor, Mas.
Bapak ambil pesugihan.
Syaratnya satu.
Harus ada perempuan di rumah ini yang ngeluarin money lakilaki setiawan.
Seminggu sekali, paling sedikit.
Dulu Bapak pake tangan saya, sepuluh tahun.
Makin sering keluar, makin ringan bayarannya.
Bayaran apa?
Tiga minggu Bapak di luar kota, saya nggak bisa.
Minggu keempat, mobilnya masuk jurang.
Jadi saya nggak takut sama pasal itu, Mas.
Saya cuma takut Mas Roni buang di luar, sampai buat saya nggak ada sisa.
Mas Roni nggak usah bantu.
Pengen. Ibu nggak pernah cerita sampai segitu.
Ke Ayu juga nggak.
Kamu udah tahu dari kapan?
Dari umur sembilan.
Ayu pikir semua rumah kayak gini?
Nggak sakit, Mas.
Ibu pelan.
Udah jam sembilan kurang, Mas.
Saya masuk ya mas.
Mas Roni gak usah ngapangapain.
Duduk aja, atau tiduran, terserah
mbok saya
nggak usah ngomong mas bapak juga dulu nggak bisa ngomong yang pertama kali
tarik nafas mas angkat sedikit mas
pinggulnya Persis bapak.
Tarik napas.
Lihat saya mas.
Jangan lihat tembok.
Bagus.
Gitu.
Saya salah tadi, Mas.
Ini lebih gede dari Bapak.
Jauh.
Bapak dulu dua menit sudah keluar.
Mas Roni, lama sekali.
Capek nih tangan saya.
Bapak nggak perlu bikin saya sampai segini.
Mas Roni butuh apa?
Biar keluar.
Bilang apa saja.
Atau Mas Roni mau lebih dari tangan.
Kalau ciuman sambil remes tokek, boleh nggak mbok?
Boleh dong kenceng mas
Remesnya yang kencang.
Lagi.
Mas Roni pernah begini sama perempuan seperti saya?
Yang berjilbab, Muslim,
pribumi belum pernah mbok sekarang pernah
perempuan berjilbab mas pembantu
ibunya ayu lagi ngocokin kontrol anak
majikannya enak kan sama mbokmbok Jawa.
Tangan pembantu, Mas.
Tangan muslimah.
Keluarin buat saya, Mas.
Sekarang.
Mau keluar?
Iya, keluarin.
Keluarin di tangan muslimah ini, Mas.
Buat rumah ini, Ayu.
Saya mohon. Ayu mas.
Sekarang.
Astaga.
Banyak banget, Mas.
Bapak nggak pernah segini.
Minggu ini cukup.
Bapak butuh tiga tahun, Mas.
Ritualnya yang minta.
Kamu malam pertama.
Ya Allah.
Dalem banget.
Gede banget penuh mas bapak nggak
pernah segini Lebih keras, Mas.
Lebih dalam.
Ya Allah.
Mas. Saya punya Mas Roni sekarang.
Lebih keras, Mas. Lebih.
Lebih. Mbo punya saya.
Iya. Punya Mas Roni.
Semuanya.
Kontrol Mas Roni, di dalam pembantunya, di dalam muslimah.
Lihat mas lihat kontrolnya masuk bapak nggak pernah lihat saya kayak gini dibuka
lebar buat mas roni hancurin mas hancurin
pembantunya isi pembantunya mas
isi muslimah ini sampai penuh keluarin di
dalam mas jangan ditarik di dalam saya
mohon sekarang di dalam sekarang cepet mas
lebih cepet lebih keluarin di dalam saya
mas di dalam muslimah isi pembantunya mas
isi saya mohon jangan ditarik Mas di dalam
harus di dalam saya mohon Mbok
sekarang Mas keluarin sekarang
di dalam sekarang Mas Di dalam.
Sekarang, Mas. Di dalam.
Sekarang.
Mbo. Iya.
Di dalam.
Kerasa, Mas.
Hangat.
Lunas, Mas.
Bapak nggak pernah kasih saya ini
tidur mas bu jagain
roni bangun ger jangan takut
siapa kamu
Aku yang menerima benihmu roni
bapakmu tahu namaku kamu juga akan tahu
tidur lagi ngger sri
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.