Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Motel Perpanjangan Tinggal Parkway Sacramento, California
- Kau sendirian? - Ya, hanya aku dan setanku.
Mereka tak akan menyakitimu. Tolong, turunkan pistolmu.
Kalian dan pistol kalian.
Terima kasih.
Kau ingin minum teh?
Ya.
Beradab.
Jadi inilah tempat tinggalmu.
Terkadang.
Bagus. Butuh sedikit diubah.
Kurasa kau ke sini bukan untuk memberikan tip dekorasi, 'kan?
Korban pembunuhan hari ini, Max James...
Dia adalah sepupuku.
Dia selalu membantuku. Mengirimiku uang.
Saat dia tidak menjawab telepon, aku memeriksa dia.
Maaf.
Aku melihat apa yang mereka lakukan padanya.
Mereka menyiksanya cukup lama sebelum membunuhnya.
Mereka pasti menanyakan di mana aku dan anakku.
Dan dia mengetahuinya.
Dia tahu. Tapi dia tidak memberi tahu.
- Pria yang baik. - Benar.
Red John semakin dekat.
Dia akan segera menemukanku. Aku tahu.
- Belum tentu. - Aku sudah muak, Jane.
Aku akan menyerahkan diri. Aku ingin kau yang pertama tahu.
Baiklah.
Akan kubuktikan aku tidak bersalah atas pembunuhan Todd Johnson.
Akan kubuktikan di pengadilan.
Setidaknya aku tahu bahwa anakku dijaga dengan aman.
Ini bukan kehidupan untuk anakku. Ini bukan kehidupan.
Kami sudah lelah melarikan diri. Jangan membuatku berubah pikiran.
Aku mengerti.
Maaf, Jane.
Aku tahu ini mengacaukan rencanamu, tapi...
Kau tak dapat kemajuan, 'kan?
Apakah kautemukan kaki tangan Red John di CBI?
Ya, tapi...
Ini rumit. Aku telah mencoba bekerja dengan pelan dan hati-hati...
Tapi ini mengubah segalanya.
- Aku harus melakukan ini. - Aku mengerti. Ini hal yang benar.
Beri aku 48 jam sebelum kauserahkan diri.
Lisbon dan tim akan melindungimu dan anakmu.
Dan akan kutemukan teman Red John.
Bagaimana kau bisa melakukannya jika berbulan-bulan saja tidak bisa?
Aku akan melakukannya. Karena aku harus melakukannya.
- Ikuti aku. - Ada apa?
Ada masalah.
Teman-teman, di O'Malley, setengah jam lagi.
Rigsby. Di O'Malley, setengah jam lagi.
Ada masalah apa?
Mengenai Hightower.
Saat aku diculik Red John...
Aku bilang, dia tak mengucapkan apa pun padaku.
Aku berbohong.
Dia membacakan sebuah puisi.
"Tyger tyger. Menyala dengan terang, di hutan pada malam hari."
"Tangan atau mata abadi mana dapat membuat tubuh menakutkan itu?
Di tempat dalam atau tinggi, yang membakar api di matamu?"
- Puisi William Blake. - Apa artinya?
Tuhan membuat domba, tapi Dia juga membuat harimau.
Tidak ada cahaya tanpa kegelapan, kehidupan tanpa kematian.
Ini masalahnya. Sebelum mati, Todd Johnson...
Membacakan dua kata pertama puisi itu. "Tyger tyger".
Dia tahu tentang Red John. Dia akan berbicara.
Red John membunuhnya agar dia tidak berbicara.
Tapi dia dibunuh Agen Hightower. Dia bersama Red John?
Dia tidak melakukannya dan dijebak untuk tutupi identitas pembunuhnya.
Seseorang di CBI bekerja untuk Red John.
Hightower ingin menyerahkan diri dan ingin membuktikan tidak bersalah.
Dia ingin anaknya aman.
Aku minta waktu 48 jam sebelum dia serahkan diri ke pihak berwajib.
Sementara itu, kalian melindunginya.
- Kami pihak berwenang. - Tapi bukan "penguasa".
Kami adalah mereka.
Kami tidak bisa melindunginya. Seharusnya kami menangkapnya.
Tangkaplah dia. Jangan beri tahu siapa pun.
- Untuk apa dia beri waktu 48 jam? - Untuk menemukan teman Red John.
Dan memintanya menuntun kita pada Red John.
- Bagaimana kau melakukannya? - Laroche memiliki daftar...
Berisi nama Hightower dan empat tersangka lainnya...
Yang berada dalam gedung saat terjadi pembunuhan.
- Siapa empat tersangka lainnya? - Aku tidak tahu.
- Sudah kautanyakan pada Laroche? - Belum.
Karena jika salah satu tersangka Laroche bukan teman Red John...
Maka Laroche adalah teman Red John.
Jika kutanya tentang tersangkanya, lalu dia tahu aku mengetahuinya...
Aku akan kehilangan satu-satunya keuntungan akan Red John.
- Kau harus dapatkan daftar Laroche. - Yang tak suka pada dirimu.
Lalu kau harus mencari tahu siapa teman Red John...
- Jika dia bukan Laroche. - Dalam 48 jam.
Tenang. Aku punya rencana hebat yang membutuhkan bantuan kalian.
Tapi kita harus memulainya sekarang.
Aku tahu. Ini juga menakutiku.
Aku akan melakukan ini, jika kalian tidak ingin ikut, tidak apa-apa.
- Aku ikut. - Aku juga.
Terima kasih.
Ada apa?
Aku butuh nama empat tersangka pembunuhan Todd Johnson.
Untuk apa?
Madeleine Hightower menghubungiku.
Dia bilang dia tidak bersalah. Aku percaya padanya.
Yang berarti salah satu dari empat tersangka adalah pelakunya.
- Di mana Hightower? - Kau tak perlu tahu.
Dia akan segera menyerahkan diri, dan bertarung di pengadilan.
Mengapa ini menjadi masalahmu? Jika kasus ini dibuka lagi...
Aku akan menyelidiki tersangka lainnya bila perlu.
Kau mengenalku. Aku ingin tahu.
Jawabannya tidak.
Kau tidak boleh mendapatkan nama tersangka lain.
- Kenapa tidak? - Kebijakan. Peraturan.
Bagaimana jika kubuat Hightower menyerahkan diri kepadamu?
- Akan kuberi tahu persembunyiannya. - Kau memang harus melakukannya.
Itu tugasmu sebagai warga negara.
Aku suka padamu.
Begini saja, berikan aku daftarnya...
Akan kuberi tahu di mana Hightower.
Sebagai bonus...
Aku berjanji akan menjaga rahasiamu.
Rahasiaku.
Biar kuingatkan kau. Donald Culpepper.
Ingat dia? Merampok rumahmu?
Ya.
Dia mencari daftarnya. Orangku.
Kau akui lakukan tindakan kriminal. Aku bisa menangkapmu sekarang.
Kau bisa. Tapi tidak akan melakukannya.
Culpepper tak mendapatkan daftarnya.
Tapi dia menggeledah rumahmu secara saksama.
Membuka brankasnya.
Melihat ke dalam kotak Tupperware yang kau simpan di sana.
Menarik.
Itu rahasia.
Kau tidak bercanda. Seharusnya seperti itu.
Aku akan senang membantumu tetap menjadikannya begitu.
Kau pria yang menarik, Patrick.
Siapa tahu apa yang bisa kau capai, andai kau tak terlalu rusak.
Kau akan beri tahu aku di mana Hightower?
Ya. Dengar, penting agar biarkan dia sampai dia menyerahkan diri.
Dia harus membuat rencana dengan anaknya.
- Beri dia dua hari. - Baiklah.
Yang ada di tanganku adalah empat tersangka Laroche.
Bagaimana caramu membujuknya?
Aku mengancam akan bocorkan rahasia gelapnya.
- Apa itu? - Aku tidak tahu. Aku menggertak.
Pastilah sesuatu yang mengerikan.
Siapa saja tersangkanya?
Brenda Shettrick, Hubungan Media CBI.
Asisten Jaksa Wilayah, Osvaldo Ardiles.
Gale Bertram, Direktur Biro.
Dan Craig O'Laughlin.
Craig ada dalam daftar? Ini tidak masuk akal.
Tidak diragukan lagi. Ada tiga orang tak bersalah di dalam daftar.
Dan hanya satu penjahat.
Atau semuanya tak bersalah dan pelakunya adalah Laroche.
Laroche membunuh petugas SPBU. Mungkin untuk membungkamnya.
Bukan Craig. Kau tak tahu itu.
Direktur Bertram? Brenda Shettrick? Ardiles?
- Mereka tak seperti penjahat, 'kan? - Dia tunanganku.
Grace, jika Craig adalah tersangka, dia adalah tersangka, kau mengerti?
Kau tidak boleh berbicara padanya mengenai ini.
Akan lebih baik jika menghindarinya selama beberapa hari.
Kau pergi ke gunung dan jaga Hightower.
Kau boleh jelaskan semua pada Craig setelah tahu kaki tangan Red John.
Grace, itu bagus.
Sedikit ketenangan membuat pria tetap konsentrasi.
- Bagaimana mengetahui pelakunya? - Red John ingin bunuh Hightower.
Maka kita beri tahu semua tersangka di mana Hightower.
Tapi Hightower tak akan ada di sana, hanya kita.
Salah satu tersangka akan datang dan membunuhnya. Bagus.
- Tidak. - Tidak?
Tidak.
Red John tak akan mengirim orang dalamnya di CBI.
Itu adalah aset berharga. Dia akan mengirim seorang pembunuh.
Seseorang yang bisa dibuang dengan mudah.
Bagaimana kita mengetahui tersangka yang memberi tahu Red John?
Baiklah. Ini caranya.
Hotel Pacific Palms. Kamar 705. Terima kasih.
- Beri dia dua hari. - Itu perjanjian kita.
- Brenda. - Teresa. Ada apa?
Seperti permintaanmu, ide untuk program menjangkau komunitas.
Benarkah? Bagus. Kalian sangat efisien.
Kebanyakan departemen tidak memedulikanku.
Kami ingin memuaskanmu.
"Hightower. Pacific Palms, kamar 405"?
Selamat pagi, Agen. Bicaralah.
Aku punya kabar tentang sesuatu, Pak. Jane hubungi Madeleine Hightower.
Dia mencoba membujuknya untuk menyerahkan diri.
- Menurutmu dia akan melakukannya? - Ya, Pak.
Inilah yang kita butuhkan, situasi itu kembali masuk berita.
Dia masih bersikeras bahwa dia dijebak.
Jika itu benar, ini akan menjadi lebih buruk.
Kami tahu tempat dia berada.
Kita bisa menangkapnya, tapi aku lebih memilih...
Jane membawanya dengan damai tanpa paksaan.
Jangan sampai ada yang terluka. Aku akan memberi Jane 48 jam.
Jika tidak berhasil, kita akan menangkapnya.
- Kau yakin bisa tangani situasi? - Ya, Pak.
Kami mengetahui tempatnya. Di Hotel Pacific Palms, kamar 605.
Jika dia meninggalkan gedung itu, kami akan mengejarnya.
Baiklah.
Terserah kau.
Kuharap Hightower dan segala kekacauan ini dapat lenyap.
- Tapi apa yang bisa kaulakukan? - Baiklah, Pak.
Terima kasih, Raquel.
Ardiles.
- Dapat tempat bagus untuk paket? - Maksudmu Hightower?
- Kita setuju sebut dia "paket". - Benar.
Dia ada di Hotel Pacific Palms.
Sangat aneh. Pacific Palms adalah nama tempat tinggal ibuku.
Dan Hightower. Maksudku...
Paket itu berada di kamar 305 yang merupakan nomor rumah ibuku.
305 Pacific Palms. Aneh, 'kan?
Tidak terlalu aneh. Kupikir itu sangat aneh.
- Aku mau latte sedang tanpa lemak. - Aku juga.
Kau lihat Grace? Dia tidak menjawab teleponku.
Tidak. Saat ini dia sangat sibuk.
Benarkah? Ada apa?
Hightower muncul. Grace melindunginya.
Hightower. Ada apa?
Ceritanya panjang.
Benar. Kurasa Grace akan pergi untuk sementara.
- Benar. - Sayang sekali.
Kau tidak bisa hidup tanpa dia?
Aku bisa bilang apa. Aku merindukannya saat dia tak ada.
- Aku cukup jantan untuk akui itu. - Baiklah. Agar kau tidak cemas.
Dan kau tidak mendengar ini dariku, tapi...
Mungkin kau ingin memeriksa Hotel Pacific Palms, kamar 505.
Baiklah. Terima kasih. Aku menghargainya.
Tapi aku akan coba bertahan. Aku tak ingin terlalu bergantung.
- Wanita benci itu. - Benar.
Baiklah. Sampai jumpa.
Untunglah. Itu dia. Aku memberimu berkas yang salah.
Benar. Silakan.
Kau tidak membacanya, 'kan? Ini sangat rahasia.
Tentu saja tidak. Maksudku, tidak.
Dengar, jangan beri tahu siapa pun bahwa aku melakukan ini.
Aku akan merasa bodoh.
- Bibirku tertutup. Aku janji. - Terima kasih.
Teresa.
Bagaimana dengan program itu?
Benar. Aku akan kembali.
Para tersangka diberi tahu bahwa Hightower di Hotel Pacific Palms.
Tapi masing-masing tersangka diberi nomor kamar yang berbeda.
Kamar yang didatangi tersangka akan mengarah pada pelakunya.
- Rigsby. Geser kameranya ke kanan. - Baiklah.
- Sudah lebih baik? - Bagus.
Ini dia.
Sederhana. Elegan. Pasti berhasil.
Jangan katakan itu. Tidak ada yang pasti berhasil.
- Siapa pegang kunci ke mini bar? - Aku dan akan kusimpan.
- Kita sedang bertugas. - Kau yang bertugas. Aku amatir.
Lagi pula, aku hanya ingin kacang yang mahal itu.
Terima kasih.
- Bos. - Van Pelt, kau baik-baik saja?
Semua baik-baik saja.
- Sudah bicara dengan Craig? - Belum. Aku yakin dia baik.
Aku akan datang dan gantikan dirimu setelah hal di sini selesai.
- Terima kasih, Bos. - Sampaikan salamku padanya.
- Madeleine mengucapkan salam. - Salam kembali.
Beri tahu Hightower bahwa dia akan dibebaskan.
Aku telah menutupnya. Berhentilah terlalu percaya diri.
Itu membuatku gugup.
Ini mulai terlihat seperti membuang waktu saja.
Setiap kali kau mengucapkannya, keberhasilan semakin dekat.
Lihat. Pembunuhnya di sini.
- Dia? Dari mana kau tahu? - Bawa tas besar dengan isi sedikit.
Tanpa perhiasan, dan memiliki wajah pembunuh.
- Ayolah. - Menurutku dia terlihat baik.
Tidak. Mata pembunuh. Jelas sekali.
Apa taruhanmu? Kamar nomor berapa yang akan didatanginya?
Ini perlombaan lima kuda. Sulit untuk bertaruh.
- Bos, bagaimana menurutmu? - Dia hanyalah turis dari Iowa.
- Lantai delapan? - Itu lantai kita.
- Dia lewat begitu saja. - Sudah kubilang. Turis.
Tidak. Dia melewati tangga darurat.
Mungkin.
Bersabarlah. Dia akan muncul sebentar lagi.
Atau dia baru saja jalan-jalan dan ingin...
Di sana!
Dia di sana.
Astaga.
Bertram.
Bertram. Kaki tangan Red John adalah direktur CBI.
Betapa kacaunya itu?
Siap.
Sekarang.
- Jangan bergerak! Polisi! - Nyonya, diamlah di tempat.
- Kami tidak akan menyakitimu. - Angkat tanganmu!
Tidak, terima kasih.
Sial!
Obat tidur. Tali.
Tas. Tampaknya dia ingin membawa Hightower hidup-hidup.
Kembali pada Red John.
Benar. Mungkin. Ayo kita pergi.
- Ada mayat di luar. - Laporkan.
Jika di sini saat satpam datang, kita akan terjebak di sini.
- Kita sibuk. Kita harus pergi. - Tunggu, apa yang ingin kaulakukan?
Kita harus mencari tempat yang tepat untuk memancing Bertram.
Jebakan yang akan diikuti Red John.
Sederhana sekali. Wajahmu terlihat gila. Tenanglah.
Sangat tenang.
Red John selangkah di belakangku, tapi dia pikir di depanku.
Jadi dia dua langkah di belakang dan dia tidak mengetahuinya.
Dia akan sangat percaya diri saat dia masuk perangkapku.
Apa yang akan kaugunakan sebagai umpan?
Bisakah kita pergi?
Karena aku bisa jawab pertanyaanmu sambil bergerak.
Aku pintar seperti itu. Terima kasih.
- Di sana kau rupanya. - Hai, Orang asing.
Maaf, tapi aku bisa menjelaskan.
Rigsby memberitahuku. Hightower muncul kembali.
- Entah kenapa tak bisa menelepon. - Aku tahu. Ceritanya panjang.
Aku sedang menjaga Hightower yang tidak bersalah, tapi...
Siapa pun yang membunuh Todd Johnson bekerja untuk Red John.
Kau adalah salah satu tersangka.
Aku? Kau bercanda.
Aku tahu.
Tapi kami telah menemukan pembunuhnya. Jadi bukan kau.
Senang mendengarnya. Siapa pembunuhnya?
Jika kuberi tahu, kau akan terkejut.
Sekarang aku harus gantikan Lisbon menjaga Hightower.
Kau mau ikut denganku? Perjalanannya jauh.
Entahlah, ini terdengar berbahaya.
Ini memang terdengar berbahaya. Kumohon?
- Tentu saja. Aku ikut denganmu. - Terima kasih.
- Jane. - Ya?
Ya? Aku sedang terburu-buru.
Aku bisa membayangkannya. Anak yang sibuk.
- Bagaimana Hightower? - Dia baik-baik saja.
- Dia masih di hotel itu? - Benar. Mengapa kau bertanya?
- Tidak apa-apa. - Baiklah.
Senang berbicara denganmu.
- Kita ada janji temu? - Tidak. Dengar.
Keadaan menjadi kacau dengan Hightower semalam.
Seseorang ingin membunuhnya.
Yang berarti dia berbicara jujur bahwa dia dijebak.
- Mungkin, tapi... - Sebenarnya...
Aku masih bisa membawanya dengan damai.
Tapi dia ingin berbicara langsung denganmu. Melakukan perjanjian.
- Aku? - Dia percaya padamu.
Seharusnya memang begitu.
Tapi entahlah tentang perjanjian itu.
Dia sulit dikendalikan.
Jika tidak, dia tidak akan datang.
Dia bilang akan menjelaskannya kepada media.
- Itu tidak akan baik. - Tidak.
Itu buruk.
Kau akan melakukannya? Bagus. Dia ingin bertemu pukul 14.00.
- Aku akan menjemputmu pukul 13.30. - Tunggu.
- Baiklah. Aku akan melakukannya. - Kau pria yang baik.
- Ini untuk kalian. - Aku menghargainya.
- Berapa harganya? - CBI yang membayarnya.
- Ini yang bisa kami lakukan. - Terima kasih.
Nyonya, kami berdebat tentang siapa yang kami jaga di sana.
Menurutku dia seorang selebriti.
Harus membunuhmu jika kuberi tahu.
Cukup adil.
- Lihat, ada kecebong! - Ambillah!
- Ambillah, Will! - Aku bawa piza!
- Piza! - Piza!
Kau menyelamatkanku.
- Mereka akan mengkhianatiku. - Benar.
- Kalian lapar? - Piza!
Pusat Perbelanjaan Pinewood Sacramento, California
Mengapa di sini?
Menurut Hightower tidak ada yang akan membunuhnya di tempat ini.
Silakan duduk.
Permisi.
Aku ingin memesan lapsang soochong.
- Dan... - Kopi hitam.
Jane, aku bisa mendengarmu dengan jelas.
Tepuk mejanya jika kau bisa mendengarku.
- Kau sudah mendapatkannya, Rigs? - Sudah.
Dan semua pintu masuk dan keluar.
Kita mendapat video semua orang yang memasuki mal.
Jika Red John masuk, dia akan tertangkap kamera.
Jika dia datang.
Dia akan datang.
Maaf?
Aku hanya bergumam.
- Kau tidak terlihat gugup. - Tidak.
Apakah aku harus gugup?
Terima kasih. Terima kasih banyak.
Ya Tuhan, terima kasih atas makanan lezat yang akan kami makan.
Kami berterima kasih atas teman kami.
Kami berterima kasih atas berkat-Mu. Amin.
- Amin. - Amin.
- Mau minum? - Ya. Terima kasih.
Seharusnya mereka sudah di mal saat ini.
Apakah akan berhasil?
Tampaknya tidak. Aku hanya coba berharap.
Kau suka pizanya?
Dia tidak datang, ya?
Dia akan datang.
Sebenarnya siapa yang ingin membunuhnya?
Sulit dikatakan.
Menurutmu siapa?
Aku menjalankan departemen, Patrick. Aku tidak membaca berkas kasus.
- Kau tidak tahu? - Tidak. Kau beri tahu aku.
Tentu saja Red John.
- Tentu saja. - Kuyakin dia memiliki teman di CBI.
Ada lagi? Astaga, orang ini berbakat.
Kuyakin dia memiliki teman di mana-mana. Teman yang berkuasa.
- Ayolah. - Aku serius.
Kumohon, Patrick. Carilah bantuan.
Aku terdengar gila, ya? Mungkin aku gila.
- Mungkin juga tidak. - Tidak. Kau tidak terdengar gila.
Kau terdengar seperti pria yang memaksakan diri.
Pria yang ada di ujung talinya. Kau harus beristirahat.
Mungkin konsultasi ke ahli terapi.
Aku tahu banyak dokter yang membantu orang...
- Tali. Apa kau bunuh Todd Johnson? - Apa? Tidak.
- Apa kau bunuh Todd Johnson? - Tidak. Ada apa denganmu?
Rigsby, Cho. Dia butuh tali untuk turun ke kamar di bawahnya.
Dia tidak menargetkan kamar 605, melainkan kamar 505.
Kamar 505.
Ada apa?
- Teman-teman. - Van Pelt.
Ini Agen O'Laughlin. FBI. Kami menggantikan Agen Lisbon.
- Senang bertemu denganmu. - Sama-sama.
Aku meninggalkan ponselku di mobil. Bisakah kauberikan kuncinya?
- Terima kasih. Tidak akan lama. - Baiklah.
Tolong buka.
- Kau tahu betapa cantiknya dirimu? - Diamlah!
Ayolah.
Maaf, Tn. Jane. Ini tidak bisa diterima.
Jika aku tak segera dapat penjelasan atas apa yang terjadi...
- Aku akan pergi sekarang juga. - Pergilah!
Ini akan ada akibatnya. Camkanlah kata-kataku.
Jawablah teleponnya.
- Ibu. - Inilah yang kau tonton, Mimi.
Jangan melawan. Acaramu terlalu dewasa untuk Will.
Kau tahu itu.
Jane, tunggu sebentar.
- Ada apa? - Lisbon, dengarkan aku.
Pelakunya bukan Bertram. Melainkan O'Laughlin.
- Aku tak bisa mendengarmu. Apa? - O'Laughlin.
Kaki tangan Red John adalah O'Laughlin.
- Lisbon! - Astaga!
Lisbon?
Jangan bergerak!
- Apa yang kaulakukan, Craig? - Maaf, Grace. Sungguh.
Aku mulai menyukaimu.
Aku tidak mengerti. Mengapa kaulakukan ini?
Ini bukan karena dirimu. Ini tentang aku.
Ibu?
Tetap di sana!
Jangan lihat! Masuk ke kamar! Ayo!
Ayo, masuk!
Craig.
Grace.
Lisbon?
Lisbon?
Lisbon?
O'Laughlin sudah mati. Aku terluka, tapi tidak apa-apa.
- Grace, hubungi 911. - Baiklah.
Kau akan baik-baik saja?
Tampaknya demikian.
Lisbon, dengarkan aku. Bisakah kau ambil ponsel O'Laughlin?
- Sudah kudapatkan. - Bagus.
Tekan redial, dan beri tahu pada siapa pun yang menjawabnya...
Bahwa O'Laughlin sudah mati.
Ini Agen Lisbon. O'Laughlin sudah mati.
Sayang sekali.
Tidak masalah. Kadang kau menang, kadang kalah.
Dia bilang, "Tidak masalah. Kadang kau menang, kadang kalah."
Akan kuhubungi nanti.
- Ada yang bisa kubantu? - Ya.
- Kau baru bicara dengan siapa? - Kenapa itu urusanmu?
- Jangan bermain-main denganku. - Aku tidak tahu masalahmu.
Tapi kau membuatku tidak nyaman.
Apakah kau baru berbicara dengan Teresa Lisbon?
- Siapa? - Siapa kau? Siapa namamu?
Apakah harus kupanggil satpam?
Aku hanya bermain-main denganmu.
Kau tahu siapa aku.
Beri tahu aku.
Aku memiliki banyak nama.
Beberapa orang memanggilku Red John.
Peluru ujung berongga.
Mereka membuat lubang seukuran kepalan tangan.
Aku tidak akan menyakitimu jika tidak perlu.
Senang bertemu denganmu secara langsung.
Terakhir kali aku melihatmu, semuanya sangat bersemangat.
Sangat tidak tenang.
Sulit berbicara dalam suasana seperti itu.
Bagaimana aku tahu kau benar seperti yang kau katakan?
Itu adalah pertanyaan yang dalam.
Bagaimana seseorang mengetahui identitas orang lain? Siapa kau?
Apa yang kauinginkan?
Saat O'Laughlin memberitahuku tentang jebakanmu, aku senang.
Kesempatan sempurna untuk mengajarimu tentang rasa malu.
Tapi tidak. Kali ini kau menang. Hebat.
Aku serius. Hebat. Ini hal bagus.
Ini membenarkan apa yang kupikirkan.
- Saatnya berhenti. - Berhenti?
Tidak ada pembunuhan dan pertumpahan darah lagi. Cukup sudah.
Sudah kulakukan. Aku pensiun.
Aku ingin mengubah wajah, mendapat identitas baru.
Memulai hidup baru.
Aku memiliki keahlian dan sumber daya yang bisa kugunakan...
Untuk membuat perubahan positif di dunia ini untuk orang lain.
Untuk anak kecil.
Kurasa aku telah mengejar cita-citaku sejak lama...
Hingga aku tak melihat lagi hal penting di dunia ini.
Kupikir itu terjadi pada banyak orang, 'kan?
Apakah aku harus tertawa? Mengapa kau memberitahuku semua ini?
Kupikir kita memiliki hubungan yang harus dihormati.
Aku ingin mengucapkan selamat tinggal dan minta maaf...
Atas penderitaan yang kuberikan padamu.
Aku ingin membebaskanmu dari kutukan.
Aku tidak berada dalam kutukan.
Terkutuk dalam pencarian balas dendam yang penuh kemarahan...
Yang tak akan pernah kau dapat. Aku akan menyebut itu kutukan.
Aku menganggap itu sebuah hobi dan akan kudapat pembalasan dendam itu.
Pembalasan dendam. Terhadap apa?
Lihat aku. Aku hanya pria biasa.
Kau pikir aku memiliki tanduk?
Aku bukan monster. Aku bukan iblis. Aku hanyalah manusia dengan...
Kekurangan, kebiasaan buruk, dan masalah, seperti yang lainnya.
Lupakan aku. Aku tidak sepadan hingga kau menghancurkan hidupmu.
Ke mana pun kau pergi, aku akan menemukan dan membunuhmu.
Lalu aku akan melupakanmu.
Pria tangguh.
Inilah aku.
Kita lihat yang bisa kaulakukan. Ayolah.
Letakkan pistol itu dan akan kutunjukkan yang bisa kulakukan.
Kau tahu kita seperti apa? Seperti anak kecil bermain.
Kau tidak sadar bahwa aku ingin membantumu?
Membalas dendam hanya buang waktu berhargamu saja.
Hidupmu berharga, Patrick.
Jalani hidupmu.
Cari wanita yang kaucintai. Berkeluargalah.
Saat kau mati.
Baiklah.
Kukira kau akan bersikap demikian.
Aku sudah berusaha.
Selamat tinggal.
Kau tidak bisa pergi begitu saja.
Aku tidak bisa? Temanmu sudah tidak ada.
Apa yang akan kaulakukan untuk menghentikanku?
Aku tidak tahu apakah kau Red John asli.
Cukup adil.
Istrimu sangat bersih.
Istrimu berbau seperti sabun tar batubara dan lavender.
Putrimu berbau seperti keringat.
Dan stroberi dan krim.
Kurasa itu sampo anak-anak.
Kumohon, tunggu.
Boleh minta bonnya?
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.