All language subtitles for Indu wo2014

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese Download
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Maaf!

Apa kau lulus?

Maaf...

Ya, Aku memang tidak lulus tahun ini.

Tunggu Aku. Aku akan belajar lagi setahun dan ikut ujian masuk lagi.

Mungkin kita harus jaga jarak dulu untuk sementara waktu.

Ikut saja tahun pengganti!

Aku lolos karena daftar ke universitas yang mudah saja.

Masih banyak perempuan yang lebih baik dari Reina, ya kan?

Tentu saja!

Tentu saja!

Ayo kita menggila!

Ayo!

Aku akan kuliah di jurusan seni tari!

Kamu? Menari?

Kelompok kencan!

Tenis dan Ski.

Itu baru cara bertemu perempuan!

Klub mahasiswa atau pesta? yang mana yang lebih membuahkan hasil?

Bergabunglah Bersama Pasukan Pertahanan!

Ah, yang benar saja!

Trainee 'Hijau'

TBS/Hakuhodo/Nikkatsu Mempersembahkan

Sebuah Produksi Django Film

Sebuah Film Karya Shinobu Yaguchi

Bagaimana dengan ujian tahun depan?

Aku tidak ingin menghabiskan tahun depan dalam kelas pemantapan.

Tapi mengapa kehutanan?

Memangnya kenapa?

Ya, kau tahu...

...itu pekerjaan pria.

Dan itu hijau.

Bagus untuk planet kita.

Begitukah?

Nanti kutelpon lagi.

Halo? Ini Aku.

Hai.

Halo? Kau minta putus?

Aku segera turun. Tunggu sebentar.

Hah? Sebentar!

Aku sedang mencari sinyal.

Halo? Halo?

Tidak!

Ah, kenapa bisa begini!

Halo?

Layanan Tidak Tersedia

Yang benar saja!

Persetan dengan semua ini.

Tidak akan ada kereta selama enam jam?!

Oh, tidak !

Ah, Ayo lah !

Rusak!

Kenapa ini?! Sial!

Tuan Hirano?

Ya.

Saya dari Koperasi 'Hijau'.

Maaf...

Ular Tanah.

Ini beracun. Jangan sampai kena gigit.

Kau diberi makan tiga kali sehari.

Juga penginapan.

Tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Semuanya pemula, sama sepertimu.

Kalian semua sebenarnya sama, jika boleh saya mengatakan seperti itu.

Akan ada instruktur yang berbeda tiap hari.

Dengarkan mereka semua, dan belajar dari mereka.

Mereka pekerja hutan, makanya mereka berkata agak kasar.

Tapi jangan biarkan itu mengganggu kalian.

Ini adalah program selama setahun.

Bulan pertama kalian adalah pelatihan dasar.

Diantara kalian, kita punya...

...orang-orang yang berganti karir, yang baru keluar SMA...

...mantan militer, banyak orang yang berbeda.

Untuk 30 hari ke depan kalian akan menjadi teman satu tim.

Setelah itu kalian akan dikirim ke tempat kerja kalian yang berbeda-beda.

Ada pertanyaan?

Maaf...

...di mana wanita yang ada di gambar ini?

Lihat di bawah sini!

Ayo bekerja di hutan bersamaku!

Hanya untuk ilustrasi.

Baiklah... 'penjarangan', jika itu cara menulisnya.

Begitukah? Baiklah...

Mengapa kita harus melakukan penjarangan hutan secara rutin?

Baiklah... Hirano?

Hah?

Ah... Aku tidak tahu.

Silakan.

Penjarangan secara periodik meninggalkan pepohonan yang bagus.

Cahaya matahari yang lebih baik akan mengubah formasi cincin dan ketebalan batang.

Bagus sekali! Apa kau sudah mempelajari ini?

Saya mengambil jurusan kehutanan.

Masih ada lagi. Apa kau keberatan?

Teruskan saja.

Membiarkan hutan tanpa penjarangan akan memperburuk kondisi tanah.

Penggenangan air dan akar yang lemah akan mengakibatkan longsor.

Pengamanan dengan tali pengaman.

Jika kau harus mengamankan dirimu di pohon hanya dengan satu tangan...

...maka kau lakukan...

...ini...

...dan ini.

Itu dinamakan simpul tiang.

Cobalah.

Sekali saja.

Kau juga. Lingkarkan sekali saja.

Bagus sekali!

Terima kasih, pak.

Apa itu? Boneka Voodoo?

Gergaji mesin sangatlah berbahaya.

Pakailah pengaman ini saat kalian menggergaji.

Tolong tunjukkan...

Pertama, kau buat potongan depan di arah dimana kau ingin pohonnya jatuh.

Sekarang bagian potongan belakang.

Biarkan bagian tengahnya menjadi engsel...

...dan masukkan ganjal seperti ini.

Batang berporos pada engsel itu dan akan jatuh ke arah yang berlawanan.

Pohon jatuh! ("Timber!" "Ta ~o reru zo!"(???) seruan kuno saat pohon ditumbangkan)

Kita tidak mengatakannya lagi.

Tidak lagi?

Sekarang lanjut ke hentakan (kickback), di halaman 8.

Saat rantai gergaji berputar dan berganti arah...

...putarannya dapat membuat gergaji memantul ke arah pengguna.

Ini dinamakan 'hentakan'(kickback/recoil).

Apa kau punya tisu basah?

Tidak.

Atau deodoran?

Tidak, Aku tidak punya.

Hei Kau!

Apa yang kau lakukan?

Sakit, Sakit!

Hormati hutan, atau dia akan membunuhmu!

Maaf.

Ke sini dan lihat bagaimana hentakan terjadi!

Akan kutunjukkan!

Akan kuambilkan perban.

Apa yang kalian lakukan saat ini terjadi? Kalian sudah mempelajarinya.

Ah...

Tekanan langsung. Tekan lukanya, dan angkat tangannya.

Isle of Yew (Pulau Yew? = Nama tempat di cerita fantasi)

Kau tidak apa-apa?

Dia terlihat pucat!

Maaf!

Pegang dulu.

Semua itu dilakukan hanya karena sebuah goresan? Dasar pecundang!

Apa kau baik-baik saja?

Ini...

Apa?

Mana jarimu?

Halo?

Ini Aku.

Ada apa?

Ini Yuki.

Tidak apa-apa. Aku hanya ingin tahu bagaimana kabar kalian.

Oh, sama seperti biasanya.

Tapi kau akan tertawa, sepertinya.

Ayahmu melukai punggungnya sendiri lagi.

Sudah kukatakan ini bukan masalah besar!

Angkat rebusannya! Sudah mendidih!

Tidak apa-apa kan?

Hati-hati!

Oh, tidak!

'Saya tidak pantas untuk ini.

Dari segi mental...

...ataupun fisik.

Saya benar-benar tidak bisa melakukannya.'

Saya tidak pantas untuk ini.

Saya tidak bisa melakukannya.

Ya... jika kau benar-benar ingin keluar, tidak ada lagi yang harus dikatakan.

Mohon maaf.

Hati-hati ya.

Bisakah kau bertindak lebih ringan pada mereka?

Mereka semua akan keluar kalau begini terus.

Hutan bukanlah tempat untuk pecundang dari kota besar!

Jangan begitu.

Kita kan tidak ingin mereka pergi begitu saja setelah satu tahun.

Kita ingin mereka betah, untuk tinggal di sini, dan berkeluarga juga.

Itu tidak akan terjadi.

Ya kan?

Aku akan langsung berangkat.

Ini sudah semuanya kan?

Ya, semua di tahun ini.

Akan kubuang semuanya.

Jangan pernah gunakan gambar ini lagi.

Sudah kubilang aku hanya akan melakukannya sekali saja.

Hei!

Di luar dingin. Ambil ini.

Tunggu! Bawa aku bersamamu!

Terima kasih, maaf merepotkan... Aah!

Jika ini alasanmu untuk datang ke sini, maka aku senang kau pergi.

Banyak sekali orang-orang yang berpura-pura sepertimu di sini.

Mereka ikut belajar, lalu keluar setelah seminggu bekerja yang sesungguhnya.

Itulah masalah sebenarnya.

Perusahaan Kayu Nakamura.

Selamat pagi.

Mari kita kembali melakukan yang terbaik, dan semoga tetap aman.

Fujishima Kazumasa.

Selamat ya.

Mirano Yuki.

Selamat ya.

Hirano...

Berjuanglah.

Kalau boleh jujur, Kukira kaulah yang akan pertama keluar.

Sampai bertemu lagi di hutan.

Yamamoto, berjuanglah.

Kalau boleh jujur...

Kau ada tumpangan?

Ah, ada.

Di mana kau akan bekerja?

Perusahaan Kayu Nakamura.

Apa yang kau maksud Nakamura yang itu? Di Kamusari?

Di mana?

Jauh, jauh di atas pegunungan sana.

Kau benar-benar memilih tempat yang berat untuk memulai kerja.

Hirano! Apa Yuki Hirano di sini?!

Dia memanggilmu.

Saya di sini.

Perlintasan Rusa

Rusa, ya?

Sini kau.

Kita akan membawanya?

Jijik!

Ini Lengket!

Diam!

Apa kita akan membawanya ke dokter hewan?

Tidak, terima kasih.

Iida

Hei, Nek.

Siapa ini?

Pemuda ini.

Dia peserta pelatihan kehutanan. Kita akan bersamanya selama setahun.

Apa?!

Benarkah itu?

Ada masalah?

Tidak. Hanya saja ini akan berlangsung selama 335 hari dari sekarang.

Bos kita tinggal di sana. Ayo perkenalkan dirimu.

Harus cepat-cepat!

Baiklah, Aku segera ke sana.

Aku segera kembali!

Halo...

Permisi...

Halo?

Halo!

Kubilang tidak ya tidak!

Oh, selamat datang.

Kau Hirano?

Iya.

Ah, kau di sini rupanya...

Apa kabar?

Kau baru sampai? Apa kau sudah berkeliling desa?

Belum.

Hentikan itu!

Santa!

Belajarlah dari kesalahanmu atau akan kuberi makan kau serangga!

Kita akan menyingkirkan kayu-kayu tua yang menghalangi jalan di hutan.

Apa kau mau ikut?

Dia baru saja sampai!

Lalu kenapa?

Tentu saja!

Yoki!

Siap.

Hati-hati!

Benar-benar berantakan.

Kau baik-baik saja di bawah sana?

Hei! Ke sini dan bantulah!

Bukan, di sana!

Minggir!

Biarkan saja dia.

Ayo kita bereskan hari ini juga!

Ini Hirano, Trainee-Hijau kita. Dia akan bersama kita selama setahun.

Salam kenal.

Nama saya...

Hah?! Apa yang...?!

Maaf.

Lintah.

Apa?! Tunggu dulu!

Tidak usah malu.

Jangan dicabut begitu saja! Kau akan berdarah!

Jadi harus bagaimana?!

Panas. Ambil geretan.

Hei, tunggu!

Aw, Sakit!

Biar kuambil yang di depan ini.

Aku yang itu saja!

Kau diam saja!

Apa dia(istrimu) marah lagi?

Dia selalu begitu. Tidak usah dihiraukan.

Lagi?

Pasti karena gadis New York itu.

Dia tidak pernah belajar.

Jadi miki mengetahuinya dan tadi malam kalian bertengkar, kan?

??? ??? ???. (Berbicara dengan aksen lokal, kelihatannya)

Apa?

??? ??? ???.

Apa?

Begitulah. (Masih dengan aksen lokal)

Oh, apa kau tahu gadis yang bekerja di si...

Hah?

'Kita tebang pepohonan dan meneguk bekal kita

'Makan sepenuh hati

'Dan mendengkur

'Seperti seekor sapi ...'

Aku harus segera pulang dan membuang darahnya. (Soal rusa)

Lezat!

Ini rusa yang dari jalan tadi, ya kan?

Itulah yang dia dapat karena memakan pohon kita!

Tidak usah dimakan jika kau tidak mau!

Ayo kita minum!

Aku masih dibawah umur...

Itu akan mempersubur dirimu.

Makanlah.

Tidak usah beri dia semuanya.

Ini ada banyak.

Beri dia punyamu, kalau begitu, jika benihmu memang sangat subur!

Apa kau masih marah? Sudah kubilang aku minta maaf!

Apa kau serius soal ini? Kau ingin bayi atau tidak?!

Siapa bilang aku tidak mau?

Aku menyerah!

Grafik Ovulasi(Masa subur)

Aku sudah saja, kalau begitu.

Aduh, gigi ini!

Gigi palsuku tidak pas.

Gigi sial! Benar-benar tidak pas.

Apa yang kulakukan di sini?

Halo?

Halo?

Apa ada halte bis di sekitar sini?

Itu si lelaki berlintah!

Selamat pagi.

Kami mendapati barang yang hilang.

Itu ibuku!

Segera datang!

Sial!

Maaf, apa ada halte bis di sekitar sini?

Pendengaranku makin parah saja.

Dia mau naik bis.

Ada satu, ah, kau tahu...

Di sekitaran supermarket.

Oh, iya benar!

Di bawah jalan sana.

Tepat di sebelah supermarket.

Benarkah? Bisakah jalan kaki ke sana?

Ke kota?

Kita selalu naik mobil.

Tapi kau kan masih muda.

Kau pasti bisa.

Pergilah.

Seberapa lama dengan menggunakan mobil?

Sekitar dua jam.

Tidak jauh kok.

Tidak, tidak jauh.

Apa yang kau lakukan di sini?

Dia bilang mau pergi ke kota.

Ooh...

Kenapa?

Mm...

Oh... Untuk memperbaiki ini.

Untuk apa? Di sini kan tidak ada...

Tunggu! Kebetulan sekali!

Kita kan mau belanja. Ayo naik.

Aku belum mengunci rumah.

Tidak ada yang mengunci rumahnya di sini.

Begitulah.

Aku juga ingin ikut!

Motel Negeri Cinta

Katakan 'bye-bye' ke semua.

Akan kubawa dia ke tempat ponsel.

Sampai bertemu lagi.

Maaf membuatmu menunggu.

Mohon diisi form-nya, akan kami hubungi saat selesai nanti.

Tunggu dulu di sini.

Dan jangan kabur.

'Klub New York'

Jadi itu si gadis 'New York'...

- Langsung kau makan? - Aku lapar.

Lebih enak kalau dingin.

Begini saja tak apa.

Ayo coba.

Tidak, kau saja!

Naoki!

Naoki!

Pepohonan... kau harus mencintai mereka.

Siapa dia?

Adiknya Yuko, Naoki.

Apa?!

Oh, benarkah?

Dia tidak bekerja untuk Nakamura?

Tidak!

Kenapa memang?

Hei...

Apa ini yang kau maksud?

Serius lah! Bukan karena itu!

Dia sudah cerai.

Dia belum kok!

Jadi yang mana yang benar?

Dia jatuh cinta pada trainee dari kota, seseorang sepertimu.

Mereka pindah bersama ke situ.

Semuanya berharap mereka akan menikah...

...tapi tiba-tiba, dia pergi dan semuanya berakhir.

Benar-benar berita menggemparkan saat itu.

Kenapa memang? Mereka kan cuma putus, itu saja.

Mungkin seperti itu kalau di kota, tapi tidak untuk di sini.

Dia seorang pekerja yang baik, dan juga sopan.

Apa yang terjadi?

Yaa... pria dan wanita... banyak hal terjadi

Benar kan?

Sekarang ini seperti dia sudah melewati masa 'laku'-nya.

Saat kau sudah melewati usia itu, menjadi lajang adalah sebuah dosa di sini.

Sakit!

Lelaki itu ada di gambar juga, kok.

Nah, yang ini.

Ini merupakan idenya menggunakan Naoki untuk gambar perekrutan.

Sedih sekali melihatnya bahagia saat itu.

Apa gunanya membawa masuk semua pecundang kota ini setiap waktu!

Jangan berbaring di situ terus!

Seberaopa banyak yang harus kita tanam?

Seluruh gunung ini.

Apa?!

Seberapa luas?

Sekitar 2,000 meter kubik.

8 atau 9 ratus benih.

Semua dengan menggunakan tangan?!

Bagaimana lagi melakukannya?

Ah, maaf!

Kau urus saja sendiri!

Jangan dulu!

Apa kau sudah makan?

Sudah terbiasa?

Sepertinya begitu.

Apa kau pikir kau akan tetap bekerja di sini?

Aku masih memikirkannya.

Satu tahun akan cepat berlalu.

258 hari lagi.

Begitu ya?

Kopi hitam?

Sepertinya hari ini harinya Yoki!

Karena belut ini?

Ular. Itu akan mempersubur benihmu.

Terima kasih!

Sampai jumpa!

Aku lupa! Malam ini nenek akan pergi ke pemandian air panas!

Terima kasih untuk mobilnya!

Stiker pengendara tua-nya! (di Jepang pengemudi tua dan yang baru belajar harus menempel stiker khusus)

Sampai jumpa nanti!

Truknya masih dibetulkan, ya?

Yuki, bisakah kau melakukan sesuatu untuk kami?

Apa itu?

Tidurlah di tempat lain malam ini.

Hari ini adalah hari yang tepat.

Tapi di mana?

Apa, kau mau menonton?

Lakukan sesuatu pada Naoki. Percepat segalanya.

Tidak seperti itu juga!

Ambil ini.

Yang benar saja!

Ada apa?

Ah, bukan apa-apa...

Ini cuma, aa...

Ayo kita berangkat.

Kau punya anak perempuan?

Lelaki dengan celana berlintah.

Lelaki dengan celana berlintah.

Ini.

Tunggu sebentar...

Ayo.

Kita sampai!

Ibu guru!

Bawa kesini!

Ya, ya! Jangan ditarik!

Hei? Lihat siapa di sini!

Lelaki dengan lintah di...

Pompa terus!

Aku juga?

Kau tidak akan mengalahkanku!

Ini tidak adil!

Hei Lintah!

Ikut main juga!

Ayo, Lintah!

Lintah! Lintah!

Jangan panggil aku seperti itu!

Ayo, bu guru!

Ayo, Lintah!

Ayo! Ayo!

Kudengar ada trainee baru di desa.

Dia belum menemuiku. Apa maksudnya ini?

Ah, tidak! Aku minta maaf.

Yuki!

Yuki, ke sini!

Baik, anak-anak. Sudah waktunya untuk pulang.

Kakek!

Ini Yuki Hirano Dia bekerja untuk kita tahun ini.

Tuan Yamane, Kepala Dewan.

Oh, salam kenal.

Perawan tua...

...dan bocah tak tahu sopan santun.

Kenji! Ayo kita pergi.

Butuh segalanya, kurasa.

Bodoh!

Kau sudah terlalu besar untuk itu!

Kau akan mematahkan punggungku !

Apa yang membawamu kemari?

Ah...

Oh, iya! Bolehkah aku menginap di rumahmu malam ini?

Lihat aku!

Lihat kau melakukan apa?

Apa ini?

Bos...

Pak Iwao, Pak Saburo...

dan Pak Yoki.

Untuk apa ini?

Papan nama para pria di Festival Dewi Gunung.

'Dewi GUnung'?

Santa! Apa kau sudah di kasurmu?

Aku ingin tidur bersama Lintah.

Sudah cukup!

Katakan selamat malam.

Selamat malam.

'Malam.

Kenapa kau cuma pakai celana dalam?

Selamat malam!

'Malam.

Ada komputer di sini?

Tentu saja.

Ini semua hutan kita?

Yap.

Kita survei dengan GPS.

'Sistem Informasi Geografis' ini memberi kita peta manajemen hutan.

Dulu kita harus berjalan menjelajah semuanya, dan memberi tanda di peta.

Hei, apa kau mendengarkan?

Maaf.

Ah, mohon maklumi dia. Saat dia sudah berbicara tentang pepohonan, dia lupa yang lainnya.

Kenapa kau berpakaian seperti ini?

Itu kakek buyutku.

Dia benar benar mirip dengannya, ya kan?

Coba kita lihat...

Ini 105 tahun yang lalu, di Era Meiji.

Meiji?

Jadi benih-benih yang mereka tanam...

Adalah pepohonan yang akan kita tebang sekarang.

Mau menebang salah satunya?

Besar juga untuk usia segitu.

Mereka menanamnya di tanah yang bagus.

Harus jatuh ke sebelah sana.

Hei!

Apa?

Bukannya aku yang akan menebangnya?

BOdoh! Kita tidak akan membiarkanmu menebang pohon berusia 105 tahun!

Yang itu menghalangi. Maka tebanglah.

Cepat bekerja!

Aman di atas

Jalur jatuh aman.

Jalur mundur aman.

Ke arah mana jatuhnya?

Ke sini.

Baiklah.

Perhatikan!

Jangan bangga dulu!

Itu punya kita.

Mata kayunya lebih sedikit daripada yang lain...

...dan cincin-cincin yang bahkan akan masuk catatan rekor.

Itulah yang kau dapat dari 105 tahun penjarangan dan pemangkasan yang baik.

Ini yang Nakamura.

Kayu-kayunya bagus sekali!

Pola kayunya bagus.

Sangat bagus!

Selanjutnya dari Nakamura!

Ayo mulai!

¥160,000!

¥300,000!

¥310,000!

Terlalu tinggi.

Ya, aku menyerah.

¥340,000.

¥350,000.

¥360,000.

Akan terus naik.

¥800,000 untuk satu batang kayu!

Jika kuhitung semuanya...

Ratakan seluruh gunung dan kau akan menjadi jutawan!

Mungkin bisa juga.

Kenapa kau mengendarai kendaraan seperti ini? Kau bisa punya Mercedes Benz!

Apa kau bodoh?

Ini bukan hanya untuk masa hidupmu saja, tahu.

Bukankah?

Apa yang akan tersisa untuk generasi berikutnya jika kita menjual seluruh pohon leluhur kita?

Apa yang akan anak kita lakukan nanti?

Kita akan terus menanam benih sembari merawatnya.

Bisnis yang aneh, memang.

Seorang petani akan tahu bagaimana hasil tanamnya tiap musim gugur.

Tetapi tidak dengan kita.

Saat waktunya tiba, untuk menilai hasil kerja kita...

...kita sudah tiada.

Begitulah seterusnya.

Halo. (Selamat siang)

Aku kehabisan nafas!

Siang!

Siang.

Bisakah kau mengantarkan sesuatu untukku?

Mengantarkan sesuatu?

Ini.

Akan kau beri kau makan siang.

Seberapa tinggi kita harus naik?

Bodoh!

Sudah kubilang jangan lihat ke bawah!

Benihnya jauh di atas sana!

Hei!

Kalian!

Sudah hampir waktu makan siang. Pasangkan tali ke sini, ya?

Kau akan makan di atas sini?

Tentu saja! Aku tidak ingin naik lagi ke sini.

Hah?

Ada apa?

Jangan bilang...

Kelihatannya begitu.

Dasar bodoh!

Maaf. Aku benar-benar minta maaf.

Aku juga merasakan yang sama.

Kau juga, hah? Introspeksi dirimu!

Bagaimana bisa aku bekerja tanpa makanan?!

Tidak ada alasan!

Terima kasih banyak!

Kau bilang terima kasih juga. Dia menyelamatkan nyawamu!

Bodoh!

Tunggu dulu!

Lihat.

Jadi ini makan siangnya?

Untuk Naoki

Dia akan baik-baik saja. Dia dibesarkan ole serigala.

Ini.

'Pulau Yew' (Isle of Yew, suatu tempat di cerita fantasi)

Tidak kotor kok.

Terima kasih.

Akan kucuci nanti.

Tidak apa-apa.

Jangan.

Tidak apa-apa kok!

Nah, kan.

Akan kucuci nanti.

Kenapa kau putus dengan pacarmu yang dulu?

Tidak ada sinyal untuk ponselnya.

Toiletnya bau.

Tidak ada kereta!

Tidak ada bis!

Tidak ada toserba!

Lalu kenapa kau tidak pindah ke kota saja?

Tidak semudah itu.

Kenapa tidak?

Kita selalu tinggal di sini.

Lalu kenapa?

Kelihatannya aku salah.

Kau kan orang kota.

Apa yang kau maksud?

Kau tidak akan pernah mengerti.

Aku tidak tahu bagaimana menaggapinya. Katakan dengan jelas.

Nanti kau akan meniggalkan desa ini, juga. Jangan membuat harapan tinggi pada warga.

Apa maksudnya?

Kubilang jika kau akan pergi, maka cepatlah pergi!

Aduh!

Bagaimana? Sudah sampai first base?

Ponselmu sudah beres.

Mohon periksa jika sudah berfungsi dengan baik.

Tidakkah kau pergi ke 'New York'?

Ah, berisik.

Satu Panggilan - Reina

Pesan Suara

Hai, ini Reina. Bagaimana pekerjaan hutannya?

Aku ingin meminta tolong padamu.

Mereka adalah orang-orang dari...

...Kelompok Peneliti...

....'Slow Life' (Hidup lambat)

Untuk beberapa hari kita ingin observasi mengenai kehidupan desa dan pekerjaan kehutanan.

Mohon kerjasamanya.

Apa kalian sudah dapat tempat tinggal?

Kita sudah menyewa kamar hotel di kota sebelah.

Jadi kalian kaya ya.

Apa maksudnya 'slow life'? (dengan aksen lokal)

Maaf?

Apa arti dari 'Slow Life', dia bilang.

Ya slow life, ya kan.

Seperti cara berjalan nenek Shige.

Semuanya ada di home page(laman) kami.

??? ??? ??? (aksen lokal/bahasa non-formal)

??? ???, ???.

??? ??? ???.

Kita langsung saja, ya?

Kau jadi makin berisi di beberapa bulan ini ya.

Benarkah?

Jangan ambil itu!

Tidak apa-apa!

Hentikan!

Ini gila!

Kau akan melukai dirimu sendiri!

Bolehkah kami memotretnya?

Silakan saja.

Ada yang bagus di sebelah sana.

Wah, hebat!

Tidakkah kau bilang 'Pohon jatuh!'?

Tidak, tidak!

Tidak pernah!

Mereka tidak menebangnya dengan kapak?

Seperti 'Aku seorang penebang pohon... krak!'

Tidak, tidak!

Yang seperti itu...

'Tidak mungkin!'

Lucu sekali!

Kalian memakannya?!

Larva Tawon.

Apa?!

Saat Reina bilang ada teman SMA-nya tiba-tiba pergi ke kehutanan...

...di desa yang jauh di sana...

...Aku bertanya-tanya apa yang akan kutemukan di sana.

Beginilah.

Hebat sekali orang-orang bisa bertahan hidup dengan cara seperti ini.

Aku sih tidak bisa.

Kau harus tinggal selama setahun, kan? Kapan kau keluar?

Ini kan bukan penjara!

Akan tetapi tanpa orang-orang ini, kita tidak akan bisa membangun rumah.

Ingin sekali aku memberi hormat...

...dan bilang 'terma kasih!'

Jangan!

Apa yang kau lakukan?!

Pergi sana.

Yuki!

PERGI SANA!

'Kita tebang pepohonan dan meneguk bekal kita

'Makan dengan sepenuh hati

'Dan mendengkur

'Seperti seekor sapi...'

'Nyanyikan bersama, A I U E O.'

'Nyanyikan bersama, A I U E O.'

'Kuingin menulis, A I U E O.'

'Kuingin menulis, A I U E O.'

Turun salju!

Hei!

Malam ini ada pertemuan festival!

Kita sudahi saja!

Festival?

Kenapa?

Kau ikut juga. Ayo berkemas!

Dingin sekali!

Terima kasih atas kedatangannya.

Terima kasih atas kedatangannya.

Kita baru saja membicarakan trainee-nya Tuan Nakamura.

Siapa namamu?

Hirano.

Baiklah, Hirano...

...kami masih bingung apakah seseorang dari luar...

...mesti ambil bagian.

Saya tidak keberatan jika saya tidak...

Aduh!

Tahan dulu di situ!

Memang benar, Yuki masih seorang trainee, tetapi dia juga salah satu dari kita.

Tidak ada aturan yang melarangnya untuk masuk.

Tuan Nakamura...

...Aku tahu dari mana kau berasal.

Tetapi beberapa saat ke depan adalah Festival Besar ke-48.

Aku tidak yakin apabila...

...seorang pemula harus ikut di acara sepenting itu.

Bagaimana jika dia membawa kutukan dari Dewi Gunung pada kita semua?

Kutukan?

Ya, mungkin saja.

Keluarga Nakamura adalah kepala penyelenggara dan dia akan ada di sana sebagai bagian dari Nakamura.

Dia harus benar-benar serius untuk menjadi seorang pria gunung yang sebenarnya.

Kemungkinan dia akan pergi setelah tahunnya.

Benar Kan?

Dia memang tidak bisa memangkas dengan baik.

Dia juga menanam dengan lambat, dan dia tidak bisa menjatuhkan...

...atapun menggunakan peralatan.

Dia tidak terlalu banyak berguna...

...tetapi dia benar-benar seorang pria gunung.

Selesai!

Aduh!

Kenapa kita libur hari ini?

Pergi ke hutan hari ini dilarang.

Kenapa?

Hari ini Dewi Gunung menghitung pepohonannya.

Tidak itu lagi!

Pergi ke hutan hari ini maka kau akan terhitung sebagai satu dari pepohonan.

Seperti itulah orang-orang menghilang.

Betul begitu!

Apa yang terjadi pada mereka?

Apa kau tidak pernah mendengar saat kau menebang pohon?

'Sakit! Sakit!'

Dan, pada saat kau melihat ke bawah ke arah gergajimu...

Sial!

Bodoh!

Apa yang kalian lakukan?! Kubilang jangan bermain dengan api!

Kenapa tidak? Aku kan di sini.

Bagaimana jika mereka membuat kebakaran hutan?!

Tenanglah!

Betul, betul!

Kubilang jangan ya jangan!

Ibu tidak akan pernah menikah jika ibu bertindak seperti itu.

Benar!

Itu yang Yoki bilang.

Bodoh! Aku tidak bilang begitu!

Kakek-ku juga berkata seperti itu!

Kalian membuatnya marah. Minta maaf sana!

Baiklah!

Kenapa kita harus meminta maaf karena mengatakan yang sejujurnya?

Bu guru, tunggu!

Kumbang Permata! Aku yakin benar-benar itu!

Jangan lagi bermain api.

Yuki, bangun!

Bangun!

Kenji Yamane telah hilang sejak waktu makan siang.

Jika anda melihatnya, mohon hubungi Perusahaan Kayu Nakamura.

Ini salahku!

Sudahlah. Ayo kita cari dia.

Mungkin dia belum pergi terlalu jauh.

Dimana Pak Yamane?

Mereka semua sedang ada pertemuan tentang festival di desa sebelah.

Mungkin mereka sudah di jalan pulang.

Bocah yang malang!

Jika dia diambil dewa, mereka tidak akan pernah menemukannya.

Aku akan pergi juga!

Jangan!

Kau harus mengawasi anak-anak!

Tidak usah khawatir...

Serahkan saja padaku. Aku akan menemukannya.

Baiklah, kami berangkat!

Dimana kau?!

Kenji!

Jawablah!

Apa ini? Kabut?

Dewi menyuruh kita untuk pergi.

Naoki? Apa itu kau?

Tunggu!

Kenji!

AKu menemukannya!

Hei!

Bagaimana bisa kita sampai di atas sini?

Gendong aku.

Bagaimana bisa kau langsung tertidur?

Sudah mulai gelap.

Pergi ke mana orang itu?

Hei! Dia menemukannya!

Apa dia terluka?!

Dia hanya tertidur.

Kenji! Dari mana saja kau?!

Aku lapar.

Kau membuatku sangat khawatir, dasar bodoh!

Maaf.

Anak-anak sangatlah berat!

Tanganku pegal sekali.

Hei!

Apa itu yang menggantung di telingamu?

Ular!

Naoki... selamat tinggal.

Kebetulan sekali! Ambulans ada di sini.

Pangil ambulansnya!

Ayo lah! Jangan sampai pingsan!

Kami akan datang kembali.

Tolong sampaikan yang terbaik untuknya.

Terima kasih atas kedatangannya.

Kukatakan pada mereka kau sedang tidur.

Terima kasih.

Mereka memintaku untuk memberikan ini padamu.

Jadi...

Kau bergabung.

Akan ada Festival Besar tahun ini, makanya semua bersemangat.

Yoki dan Bos sangatlah senang.

Pastikan kau lakukan bagianmu.

Maka kau akan menjadi pria gunung yang sebenarnya.

'Bagianku'?

Oh, iya...

Ada yang lain juga datang ke sini. Apa harus kuusir dia juga?

Jadi Kenji bilang dia bertemu dengan seorang wanita cantik di hutan?

Tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Tetapi memang aneh.

Hei! Ini tidak lucu!

Maaf, maaf!

Kuharap ini cepat pulih.

Jadi...

...Sudah berapa lama sekarang?

Apa?

Tahunmu.

Ya, berapa hari lagi ya?

Bodoh! 16 hari lagi.

Oh, iya.

Begitu saja ya?

Hirano Yuki

Sebelah sini!

Hentikan!

Jangan!

Hentikan!

Tambah lagi saké dan mirin-nya. (Mirin=bahan masak serupa dengan sake, dengan kadar alkohol lebih rendah)

Saké manis?

Ini dia!

Berhenti mengagumi dirimu sendiri.

Aduh!

Ini yang menentukan jika kau seorang pria gunung atau bukan.

Apa yang akan kita lakukan setelah kita mendaki gunung?

Tidakkah si hantu perawan mengatakan sesuatu padamu?

Tidak! Tidak ada yang mau mengatakan padaku!

Tunggu dan lihat saja nanti.

Bisakah kita pakai air panas?

Lakukan saja!

Itu si Lintah!

Hentikan itu!

Hei! Hirano!

Bagaimana kabarmu?!

Kau masih bertahan juga?

Tunggu sebentar.

Yamamoto! Naito!

Apa itu?

Kau akan tahu nanti.

Ayo kita berangkat!

Jangan lupa ini.

Ayo cepat!

Aduh! Apa itu?!

Yuki?

Yuki?

Permisi.

Yuki!

Yuki Hirano!

Ya?

Ibumu menelpon.

Dia bilang ini sangat penting. Sesuatu mengenai ayahmu!

Ayah?!

Duluan saja. Nanti aku menyusul!

Pastikan kau sampai di sana sebelum matahari terbit.

Jangan sampai terlambat!

Terlambat untuk apa?

Ini Aku! Ada apa?

Yuki?

Kau beres minggu depan, kan?

Ayahmu bilang dia akan membuatkan steak cincang kesukaanmu.

Apa?!

Kau lebih memilih pakai kecap atau dengan kuah daging?

Apa karena ini Ibu menelponku? Kukira ayah meninggal!

Permisi...

Jangan lewat sini, kawan.

Aku tidak akan sampai tepat waktu!

Bagaimana? Kau mau pergi atau tidak?

Bagaimana?!

Aku tidak akan sampai saat matahari terbit!

Aku merasakan sesuatu di belakang.

Aku tidak bisa menahannya! Yang kupakai hanya selempang ini!

Apa yang bocah itu lakukan?

Dia tidak akan sampai ke sini!

Maaf!

Beraninya kau.

Benar. Wanita menunggu di bawah.

Baiklah!

Sekarang semuanya dimulai.

Apa yang dimulai?

Selempang ini juga bergeser terus.

Maaf.

Ke sini.

'Aku gemetar dalam kekaguman saat berbicara

'Oh Dewi Gunung yang Agung

'Oh Dewi yang Agung

'Di hadapan Dewi Pepohonan yang Agung

'Kami berbicara dalam puja

'Di perayaan akbar pertama dalam 48 tahun

'Para pria gunung dari Kamusari berkumpul di hadapanmu.

'Kami berbicara bukan untuk diri kami

'Semoga rohmu mengalir dalam ketentraman...

'...untuk selamanya.

'Dengan rendah hati kami memintanya.'

Terlihat bagus!

Yuki!

Aku?

Hei!

Ayo!

Besar sekali kayunya!

Saat kayunya berada di lereng, Para wanita menunggu di bawah!

Hei!

Semoga anak-anak kita sejahtera! Semoga tanaman kita subur!

Ayo!

Besar sekali!

Luar biasa!

Ini dia!

Mundur!

Seseorang tolong hentikan ini!

Tahan pohonnya!

Tidak mungkin!

Naik ke atasnya!

Apa kau serius?!

Lebih tinggi lagi! Sampai ke puncaknya!

Buat simpul tiang! Ikat dirimu di atasnya!

Aku berhasil!

Mati aku!

Apa itu?

Seseorang menaikinya!

Itu Yuki!

Apa yang si bodoh itu lakukan?!

Apa tidak apa-apa kita di sini?

Tidak!

Sebentar lagi sampai!

Aku masih hidup!

Banzai*! Banzai! Banzai! (*10ribu tahun hidup untukmu/panjang umur, seruan semangat, dulunya untuk perang)

Biarkan aku lewat!

Semoga berkah-Mu tercurah!

Sebaiknya kau ke sana juga.

Naoki!

Naoki!

Ayo sana!

Naoki!

Terima kasih untuk segalanya.

Aku akan menyimpannya untukmu.

Ambil ini.

Yuki akan segera pergi.

Bye-bye.

Maaf ya.

Tidak apa-apa.

Ini bekal makan siang. Tidak ada ular di dalamnya.

Apa kau menangis?

Sakit!

Naoki sepertinya tidak akan datang.

Dia bilang dia akan datang setelah dia membereskan sekolah.

Selamat jalan.

Baik-baik ya.

Jaga dirimu.

Baiklah. Baiklah!

Pulau Yew

Selamat tinggal!

Selamat tinggal!

Selamat jalan.

Selamat tinggal!

Selamat jalan!

Selamat tinggal!

Maaf.

Maaf.

Kenapa anak itu terlambat sekali?!

Apa yang sedang dia lakukan?

Sepertinya aku beres-beres saja.

Apa?

Ada apa?

Apa itu?

Apa?

Ular?

Iida/Hirano

Lintah

Executive Producers: Kazuya Hamana, Naoya Fujimaki

Producers: Nobuhiro Azuma, Madoka Hosoya, Yoichi Arishige, Tomoo Fukatsu

Original Story: 'Stay Mellow ~Kamusari Mountain High~' oleh Shion Miura (Tokuma Shotan Publishing)

Cinematographer: Akiko Ashizawa

Theme song "Happiest Fool" ditulis dan dinyanyikan oleh Maia Hirasawa

Screenplay: Shinobu Yaguchi bersama Junko Yaguchi

Disutradarai oleh Shinobu Yaguchi

Diterjemahkan oleh raythegamerz, dari Original Eng-Sub by: Ian MacDougall (Lots of credit to him)

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.