Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Aku meminta satu hal. Aku ingin kau gagal.
Kau benar-benar jahat! Aku tidak akan pernah memaafkanmu.
Jangan mengeluh. Masih ada kesempatan! Jangan biarakn itu.
Senyuman itu, Sakuraba. Melihatmu membuatku merasa bangga aku bisa menjadi seorang dosen.
Pindah ke HQ? Sepertinya kau diikuti oleh seorang biksu.
Apa yang akan kau lakukan?
Jika itu aku, aku akan memilihmu, Mishima-san.
Aku akan mengabdikan hati dan tubuhku untuk Buddha.
Kenapa kau melakukan ini?
Bahkan Sakuraba Junko, kau tidak akan melihat dia lagi!
- Kalian berdua, bicaralah. - Tolong jangan menyeret Kiyomiya-san!
Aku tidak akan mengikutimu lagi.
Hoshikawa-san bukanlah orang yang ingin kau gagal.
Neneknya memiliki hubungan yang kuat dengan para eksekutif ELA.
Bukan salahmu aku gagal, kan?
Aku tidak akan memaafkanmu jika kau menghilang dari kehidupanku.
Junko-san, mari kita menikah.
Kami masih perlu melangkah 100 langkah untuk menjadi teman
Junko-chan, aku ingin mengatakan sesatu padamu.
Sakuraba, sebentar
Diterjemahkan oleh : dhika14
- Itu mesin cuci yang aku inginkan ~ - Ini mengagumkan bingo!
Terima kasih sudah membawanya ke sini. Itu bukan masalah.
Jika itu tidak masalah. Kenapa kau melakukan hal seperti?!
- Masih mengatakan hal itu?! - Dimana aku harus menyimpan mesin cuci ini?
- Ibu, kau benar-benar banyak menghemat. - Baiklah! Kita harus mengadakan sebuah pesta
- Sangat tidak tahu malu, dan kau hanya menutup mata saja. - Itu hanya kecelakaan, oke?
- Atau kita bisa pergi wisata! - Ayo! - Aku kira aku harus cuti kerja.
- Kau harus malu atas apa yang kau lakukan. sangat memalukan. - Ini tidak seperti aku melewati batas, aku hanya mabuk.
- Kemana kau ingin pergi? - Ayo kita pergi ke Okinawa. - Onsen kedengarannya bagus.
Tolong jangan katakan lagi. Kepalaku mulai pusing berpikir tentang hal itu.
Tunggu, Takane-kun. Kau mengacuhkan aku
- Ya? - Dan Juga, Takane-kun, kau harus bergabung dengan kami pergi ke Onsen.
- Kita bisa bermain tenis meja atau bowling! - Aku ikut
- Tidak, kau tidak boleh. - Tentu, ini dapat menjadi perjalanan pranikah kami. - Teman-teman jangan datang, oke?
- Kami dulu juga menjadi teman, kan? - Ya memang.
- Pengecualian apa. - Aku bahkan menginap dirumahnya. - Itu buruk.
- Aku ketinggalan kereta terakhir ketika aku dihentikan keluarga Oka-san. - Itu karena kau melakukan sesuatu yang aneh.
- Malam itu, Kau: - Sangat kotor!
- Apa yang terjadi di malam itu? - Jangan bertanya! Berhenti mencari tahu!
- Oh baiklah, malam itu ketika dia menginap itulah titik balik dari pernikahan kami. - Ini adalah sebuah kisah nyata!
*Menginap artinya sama dengan menikah ~ *
Credit by : nikkatun
- Berkunjung ke kuil? - Iya.
Aku pikir akan lebih baik kita memiliki beberapa asrama di kuil.
Apa itu sebenarnya asrama kuil?
Menginap di kuil sebenarnya di luar pelatihan.
Aku keberatan dengan ini.
Kita memiliki upacara pemakaman penting bagi mantan Perdana Menteri minggu depan.
Itu adalah kesempatan besar bagimu untuk pamer sebagai kepala biksu berikutnya.
Ya, itu juga. aku akan bertanggung jawab untuk itu.
Tentu saja, kau harus.
Oh, kenapa kau tiba-tiba ingin memiliki sebuah asrama?
Aku ingin anda menyadari memiliki sebuah asrama adalah untuk masa depan kuil..
- Lalu, ini sebuah penginapan? - Ya, penginapan.
Apa pun yang kau lakukan, Aku tidak akan menginap di kuil.
Aku ingin mendengar kesanmu setelah kau mencobanya.
Kenapa aku?
- Karena kita berteman. - Lalu, teman yang lainnya.
Itu tidak bisa. Karena semua temanku adalah biksu.
Junko-san, aku akan memastikan kau menginap.
Lagi pula, itu tidak mungkin.
Hey, Mishima!
- Guru Junko! - Iya?
- Baru saja, kau mendapat e-mail yang mendesak dari HQ. - E-Mail?
- Selamat. - Aku tidak pernah mau menginap!
- Kenapa aku datang ke sini? - Lihatlah jalanmu
Kau tahu apa, Hoshikawa-san? aku berpikir apapun yang akan terjadi tapi nenekmu pasti tidak ada di sini, kan?
Jangan khawatir. Dia akan kembali malam ini.
Dan selain itu, kau membawa seseorang bersamamu.
Aku minta maaf untuk ini, guru Momoe. sudah mengajakmu.
- Tidak, itu semua atas keinginanku. Terima kasih. - Terima kasih?
Kuil ini memiliki taman bunga dengan para pria.
* Bentuk yang indah ~ *
Ah di sini! Terlalu indah! Siapa kira aku merasa senang dengan para biksu ~
Ah, tidak.
- BUkankah ini terlalu dekat? - Ah, Maaf.
Guru Momoe, kita harus pergi
- Kemarilah. - Eh? Eh? Apa itu?
- Mendunduk. - Baiklah
Nyonya, anda pulang lebih awal!
Anda seharusnya kembali besok, kan?
Aku ada bisnis yang mendesak dengan para pemasok.
Lalu, aku sekarang akan mengantarmu ke kamar di mana kau akan menginap. Tapi kita harus tetap seperti ini.
- Jangan katakan pelatihannya sudah mulai? - Tidak. aku tidak berpikir seperti itu.
Meow ~
idfl.me @dhika14
Kenapa di sini lagi?
- Dimana guru Momoe? - Aku mengantarnya ke ruang tamu lainnya.
Apa kau merencanakan sesuatu lagi?
Aku tidak bisa melepaskan kenyataan bahwa aku melihat orang lain mencoba menciummu, aku terbakar cemburu.
- Apa kita akan bicarakan ini lagi? - Itu Sebabnya...
Kita akan mendapatkan titik balik kita di pernikahan sama seperti yang orang tuamu lakukan ketika mereka bersama di malam hari.
Jangan mudah percaya dengan cerita semacam itu.
Aku tidak percaya itu!
Hai!
- Eh? - Aku menghubunginya.
Untuk upacara peringatan ini, kita, di kuil, harus mempertaruhkan segala sesuatu untuk memastikan kita siap, benar-benar tanpa penundaan.
- Ya! - Iya!
Serahkan ini padaku.
Aku akan menyerahkan ini padamu
- Kepala biksu. - Iya!
Dimana Takane?
Oh! ini aneh. Beberapa waktu lalu, dia ada di sini. Aneh.
Ya...
- Itu kasar kau tiba-tiba mencium guru Junko - Turunkan suaramu.
Aku apa artinya untukmu, Mishima-san?
- Apa kau hanya tertarik pada tubuhku? - Tidak. Uhm. Mari kita bicara tentang ini di tempat lain.
Baiklah? aku akan memberitahumu tempatnya.
Aku tahu kau melakukan sesuatu yang menjengkelkan.
Apa?
- Bukan apa-apa. - Kau sendirian? - Yeah.
Jika Yuki yang kau bicarakan, aku pikir dia mulai mengurung diri sekarang.
idfl.me @dhika14
Mr. Hoshikawa, aku ucapkan terima kasih dari lubuk hatiku.
Bagiku berbagi sebuah kamar dengan guru Momoe.
- Apa tidak masalah aku tinggal di kamar yang sama dengan guru Junko? - Ini mengingat bahwa kita disesuaikan dengan jenis kelamin, kan?
Bagaimana kalau kita bertiga tidur bersama-sama?
Seperti karakter Jepang sungai (川)
- Lalu, aku juga akan tidur di sini malam ini - Tidak, itu lebih aneh.
- Karena kita teman. - Jangan menggunakan kata 'teman' seenakmu sendiri
Baiklah. aku sudah selesai.
Apa selanjutnya?
Tunggu saja di sini.
Takane!
- Darimana saja kau? - Selamat datang.
Aku baru saja menyambut para tamu ke asrama baru saja datang.
Eh? Mereka sudah di sini?
Lalu aku dengan benar memberikan salam pada mereka.
Tunggu! Aku akan memanggil mereka.
- Takane! - Tunggulah disini.
Selamat di kuil.
Mereka adalah tamu kita.
- Guru Junko? - Sebuah kuil yang luar biasa!
Kami benar-benar menyukainya, bukan?
Itu adalah sebuah kimono yang indah.
Apa itu bunga Tsuji?
Wow. Mata anda begitu jeli melihat detail yang sangat kecil.
- Aku selalu tertarik pada budaya Jepang. - Lalu--
- Kemana anda akan pergi? - Aku pergi.
- Aku akan mengambilkan sesuatu yang aku harus memberikan pada mereka. - Tidak. pergi seperti itu...
Nyonya Hibari, sekarang aku tahu kenapa langit yang penuh bintang kehilangan satu bintang.
Itu karena aku melihat sebuah bintang berkilauan terang di depanku.
Oh, kau tidak perlu membuat orang tua merasa tersanjung.
Aku tidak bercanda. nyonya Hibari adalah seorang pencuri hati.
Aku pikir aku harus memulai percakapan yang tepat denganmu, Masako-chan. Sebenarnya, aku...
Aku ingin mengatakan sesuatu padamu, Mishima-san.
Aku tidak bisa berkencan. Maaf.
Karena pendapatan tahunanmu ¥ 10.000.000 kan?
Sekitar 30 juta yen ke atas adalah kriteriaku untuk menikah.
Aku minta maaf kau tidak memenuhi syarat.
Terlebih, tidak ada yang terjadi malam itu.
Selamat pagi, Mishima-san ~
- Aku tidak percaya kau sangat mabuk. - Benarkah?
Sekarang kau lega?
Ah, tidak...
Maaf. aku harus pergi ke kamar mandi.
Huh?
Apa yang terjadi?
Air mata palsu?
Tidak, itu bukan
Kenapa seorang anak sekolah ada di sini?
Karena ini adalah restoranku.
Kau harus bersantai... dengan seorang pria sepertiku.
Aku mengerti...
Tapi aku tidak punya waktu untuk bermain dengan anak-anak.
Eh... Benarkah?
Sudah lama sejak aku berada di Jepang. Jadi aku akan menikmatinya ketika aku bisa.
Benarkah?
Oh, ngomong-ngomong. Tentang perjalananku kembali ke New York...
Kepiting?
Aku pikir makanan di kuil sedikit tapi ini begitu besar.
- Ini adalah menu yang berbeda dari apa yang kita makan sebelumnya. - Apa? - Bukan apa-apa
Hoshikawa, kau melakukannya.
Aku mendengar dari Pak kepala bahwa ini semua dibuat oleh Hoshikawa.
Dari bahan organik untuk memasak, itu semua dia yang mengerjakan
Meskipun dia memiliki upacara penting, siang dan malam dia melakukan yang terbaik hanya untuk mengurus tamunya.
Kenapa dia melakukan semua ini dengan antusias?
Dia ingin melayani dengan pelayanan terbaik seperti hotel untuk tamu pertamanya.
Apa kau memiliki permintaan? Jika kau memilikinya, tolong katakan padaku.
Hoshikawa-san. Kau harus istirahat. kau tidak tidur, kan?
Aku baik-baik saja. Demi orang-orang pentingku, dua sampai tiga hari adalah bukan masalah besar.
Karena kita berteman.
Tapi aku akan terganggu jika kau sakit karena aku. Juga kau--
- Lihat, kau tertidur. - Aku sedang bermeditasi.
- Lihat, kau batuk. - Aku baik-baik saja.
- Lihat? - Hoshikawa
Seperti kata Junko, kau harus beristirahat sebentar. Kita berempat harus minum, kan? Demi Jepang.
Tapi ini sebuah kuil.
- Bagaimana kalau kita bermain game? - Kau memiliki permainan di sini?
- Hyakunin Isshi (100 puisi). - Itu berarti?
[CATATAN: Hyakunin Isshi - sebuah permainan kartu yang melibatkan 100 puisi. Orang yang akan memiliki kartu paling akhir dialah yang menang]
Bozu Mekuri.
[CATATAN: Bozu Mekuri - Aturan: Jika kau mendapatkan seorang pria, simpan kartu itu. Jika kau mendapatkan pria botak, kau kehilangan semua kartumu. Jika kau mendapatkan seorang wanita, kau akan menyimpan semua kartu yang hilang dari tumpukan].
Sekali lagi, seorang biksu!
- Lihat, kau tertidur lagi. - Seperti yang aku katakan, bermeditasi.
Tidur? Bagaimana kalau kita semua tidur?
- Junko sudah kembali ~ - Dia belum kembali, kan? - Yup, belum kembali.
- Apa dia sedang menginap? - Dia menginap, kan? - Pasti menginap.
- Dia akan menikah? - Dia pasti akan menikah, kan? - Pasti menikah.
- Bagaimana lama kita akan terus diminum seperti ini? - Kita akan melanjutkannya, kan? - Yup, Mari kita lanjutkan.
Seperti yang aku katakan, pasangkan ini--
Pada akhirnya, kami berempat tidur bersama. Tunggu, mereka sudah tertidur!
Sudahlah. Selamat malam!
Ini buruk. aku sangat gugup aku gemetar.
Tidak. Tenanglah. Jika kau berteriak, mereka akan tahu kau dimanfaatkan laki-laki dan kau akan tampak lemah.
Kau dapat melakukan ini! Lakukan seperti seorang wanita yang tenang.
Bagaimana dia bisa tetap begitu tenang? Aku sudah mulai kelewatan
Mungkin dia dia sering dimanfaatkan pria seperti aku.
Atau... mungkin dia tegang?
Tuhan, aku tidak bisa mengerti dia!
Bagaimana pun kau melihatnya, semua orang tertidur.
Ini begitu tenang. Mungkin mereka semua pergi? Ah, tidak, mereka ada di sini.
Apa mereka sudah tidur? Oh, tidak, tidak! Apa yang kau pikirkan?!
Tapi ini begitu tenang. aku paranoid! aku benar-benar paranoid!
Tapi aku takut, aku tidak bisa melihat. Tapi aku ingin melihatnya! Apa yang harus aku lakukan?
Aku mulai merasa pusing. Ugh.
Oke, sebentar saja? Sebentar ~
Dia sedang tidur?
Aku tidak bisa tidur sama sekali.
- Selamat pagi - Selamat pagi.
- Apa kau tidur nyenyak? - Aku tidak bisa tidur, kan?
Apa begitu?
Dan bunga-bunga itu?
Setiap hari, aku mempersiapkan bunga untuk orang tuaku.
Orang tuamu...
Ketika itu aku seumuran dengannya ketika orang tua kami meninggal
Lalu, aku akan menyiapkan sarapan nanti.
Baiklah
Uhm, aku sudah lama ingin menanyakan ini...
Ya.
Kenapa aku?
Itu tidak mungkin jika bukan kau.
Tapi kenapa?
Aku tidak tahu.
- Apa? - Aku benar-benar tidak tahu.
Aku tidak tahu, tapi itu menyakitkan. Tapi bahkan...
Kenapa aku bahagia?
Ini adalah pertama kalinya aku merasa seperti ini.
Ingin melihatmu setelah kita berpisah.
Aku ingin bersamamu selalu.
Junko-san
Jika itu ditakdirkan, maka akan terjadi. aku hanya ingin memberikan salamku.
Bukan itu. Aku tidak tahu anda di sini.
- Aku yang memaksa Junko-san. Aku yang salah. - Meskipun begitu!
Oh, memalukan! Apa yang kalian berdua coba lakukan di sini?
Aku minta maaf memberikan salam terlambat. aku akan segera pergi sekarang.
- Tunggu! - Kau jangan mengejarnya.
Kau memiliki upacara penting yang menunggumu.
Sebagai seorang kepala biksu, kau harus fokus dalam melayani mereka.
- Mengaggumkan, Takane-sama. - Sebuah perhatian yang penuh!
- Halo? - Oh halo.
Sangat berisik. Kau di mana?
- Ah, kami bermain bowling. - Bowling? di pagi hari?
Ya. Kami bertiga bermain bowling lebih awal. Kami menuju onsen, jadi bowling hanya kebetulan.
- Ya! - Otou-San!
- Tos! - Tos!
- Kenapa Onsen? - Kami menggunakan tabungan mesin cuci.
- Ngomong-ngomong, apa kau tahu Yuki-chan mengundurkan diri (dari ELA)? - Yuki-Chan melakukannya?
Ya. Entah kenapa aku tidak bisa menemuinya. Aku tidak bisa menghubunginya.
Kakak, kalian berdua dekat, kan? Mungkin kau bisa berbicara dengannya.
- Ceritakan padaku detailnya nanti, oke? daa! - Tunggu, Nene!
Tidak apa-apa sekarang, kan?
Hachiya-kun.
Ya. Terima kasih, Nene-chan!
Siapa itu?
Permisi, aku akan pergi lebih dulu
- Siapa Itu? Keren abis! - Pangeran Shibuya
- Pangeran Shibuya? Kita hanya melihat pria tampan (ikemen) ~ - Itu benar!
Ya! Lihat, itu strike! Yay--
Pangeran Shibuya ~ Pangeran Shibuya ~
Apa ini baik-baik saja untukmu...
Yuki.
idfl.me @dhika14
Hoshikawa. Kaligrafi terlihat begitu mudah untukmu.
Aku minta maaf. Meskipun kau membantuku ketika aku membutuhkanmu.
- Aku hanya ingin memiliki sedikit waktu menyenangkan. - Tidak, ini lebih dari cukup. tolong hentikan.
Aku melakukan sesuatu yang salah pada Junko-san.
Anak kucingku ~ * meow * Anak kucingku ~ * meow *
Ini adalah dari guru Junko.
- Yuki-Chan melakukannya? - Yuki-San?
Sepertinya Yuki-chan telah berhenti dari ELA.
Jadi Junko-san pergi ke tempat Yuki-san sendirian?
Melihat dari SMS nya, aku berpikir itu masalahnya.
Sejak setelah pesta Halloween, gadis itu menjadi sedikit aneh.
Hoshikawa-san, apa yang kau pikirkan terjadi pada Yuki-chan?
- Junko-Chan! - Yuki-Chan! Apa kau baik-baik saja?
- Kau datang! - Ya
- Aku senang kau baik-baik saja! Semua orang khawatir padamu - Terima kasih. masuklah, masuklah kedalam ~
Wow. pakaiannya besar
Junko-chan
Yuki adalah seorang laki-laki.
Junko-chan, aku mencintaimu.
Aku sangat mencintaimu.
Aku tidak akan membiarkan siapa pun memilikimu.
Junko-san!
Junko-san
Aku tahu kau adalah seorang laki-laki dari pertama kali aku melihatmu.
- Jika kau menyakiti Junko-san, aku tidak akan memaafkanmu. - Tidak ada yang terjadi.
Hanya saja, aku tahu bagaimana perasaanmu.
Melihat bahwa seseorang mencuri sebuah ciuman dari orang yang kau cintai. aku merasakan rasa sakit yang sama.
Tapi ketika kau menerima rasa sakit itu, itu akan menjadikanmu dewasa
- Ayo, tunjukkan padaku. - Apa yang kau lakukan?
- Aku mendorong dia. - Nah, Itu baik-baik saja. kau tidak perlu.
Junko-chan?
Apa kau membenciku sekarang?
Tidak
Aku mencintaimu.
Karena kau seorang murid yang berharga.
Oke?
Mereka orang-orang penggangu. Baik laki-laki, perempuan, atau anak-anak, aku tidak mengerti apa yang mereka coba lakukan.
- Kau berlebihan. - Aku tidak berlebihan.
Berpikir Mishima-san melakukan hal yang sama padamu
- Dia adalah temanku. - Jangan menggunakan kata 'teman' untuk kenyamananmu sendiri.
Kau lihat, aku mencintaimu terlalu berlebihan. aku tidak bisa membiarkanmu menghilang dari pandanganku lagi.
- Tidak peduli kapan, aku tidak bisa pergi dari sisimu. - Ini tidak seperti selalu ada kesempatan itu--
Lihat. Ini kesempatan yang terbuka.
Ini kabedon (menjepit di dinding).
Kabedon, ya?
Kami pulang!
- Ah, ini melelahkan. - Ini berat!
Mengatakan kau lelah setelah di Onsen, aku tidak mengerti kau, Otou-san!
- Takane-kun! - Permisi.
Oh, ini souvenir untukmu
- Ah, Takane-kun. Ini juga. - Ini adalah pedang kayu klasik ~
Eh, kau pergi ke Hokkaido?
Selera itu!
Hei, dengarkan ini! Ketika kami pergi ke onsen, seperti yang aku katakan Takane-kun, ini muncul.
Itu semua yang dia berbicarakan tentang di onsen!
Takane-kun, ini panas! Takane-kun, aku terbakar!
Apapun.
Takane-kun, kau tidak terlihat baik.
- Kau kelihatan pucat! - Itu benar!
Apa ada masalah?
- Apa itu imajinasi kita? - Apa itu imajinasi kita? - Apa itu imajinasi kita?
Hoshikawa-san pingsan?
Orang-orang dari kuil yang menelepon, katakan dia tidak dapat menghadiri pelajaran hari ini.
Kau tertidur sekarang.
Alasan dia pingsan adalah cintanya pada guru Junko.
-Benarkah? - Besok kau ada upacara peringatan, kan?
Apa Hoshikawa-san baik-baik saja?
Yah, bahkan jika kau bertanya kepadaku...
- Kerja bagus. - Kau juga.
Ah, Mishima!
Sakuraba. aku minta maaf hari itu
Itu, kau hanya terlalu banyak minum.
Jika bukan kau, itu akan menjadi pelecehan seksual.
- Jadi aku katakan - Permisi, daa! Sampai nanti.
Aku mengerti. Sejak kuliah, kau jatuh cinta padanya...
Ya, aku pikir aku keterlaluan terakhir kali.
Aku berpikir jika itu lebih baik tetap berteman dengan dia.
Maaf, Kiyomiya-san, aku mengatakan ini.
Tidak masalah.
Hanya saja aku pikir jika kau tidak memberitahu perasaanmu, kau pasti akan menyesal.
Kiyomiya-san?
Aku... akhirnya menyadarinya.
Selamat malam!
Maaf mengganggu!
Aku masuk ~
Maksudmu kondisi Takane seburuk itu?
Kami akan melakukan yang terbaik, tapi kondisinya parah.
Itulah sebabnya aku selalu mengatakan kepadanya tidak mungkin untuk menyambut tamu asrama dan mempersiapkan diri untuk upacara peringatan secara bersamaan!
Ini adalah upacara peringatan untuk mantan Perdana Menteri!
- Aku akan menyeretnya hanya untuk menghadiri upacara besok! - Nyonya!
Ketika dia bisa memimpin upacara, maka aku bisa memaafkannya!
Ya tuhan! Ini seperti menempatkan lumpur pada kuil!
Belum lagi, gadis itu datang ke sini!
Hoshikawa-san?
Hoshikawa-san...
Junko-san, apa itu kau?
Ya.
Kau akhirnya datang.
Bagaimana perasaanmu?
Aku baik-baik saja.
Tapi kau tidak baik-baik saja
Jika ada sesuatu yang bisa aku lakukan, tolong katakan padaku.
Apa saja, kau katakan?
Nah, itu tergantung pada permintaanmu.
Lalu...
Lalu, tolong pegang tanganku.
Junko-san
Terima kasih.
Tunggu. Jangan memaksakan diri.
Aku tidak bisa melihat wajahmu dengan benar.
Kenapa kau memaksa diri dan membiarkan dirimu sakit?
Kau memiliki peran penting yang harus lakukan besok, kan?
Bekerja sendirian sampai malam. Kita seharusnya tidak dimainkan Bozu Mekuri.
Ini adalah pertama kalinya untukku.
bergadang sampai larut malam dengan teman-teman.
Tidur dan bersama-sama.
Mengundang teman-teman untuk datang.
Segala sesuatu yang kita lakukan, itu adalah pertama kalinya untukku.
Itulah kenapa aku senang.
Jika kau sangat menginginkannya, kita bisa melakukannya lagi kapan saja.
Benarkah?
Ya.
Lalu, aku ingin makan makanan yang kau masak.
Nah, aku tidak pandai, oke?
Aku ingin mengajakmu berkencan.
Oke, oke.
Apa kau baik-baik saja?
Untuk saat ini, apa aku bisa tetap seperti ini?
Tidak apa-apa.
Junko-san
Aku ingin kita menjadi suami - istri.
Aku ingin membangun sebuah keluarga bersamamu.
Seperti yang aku katakan, itu tidak mungkin.
Kau sedang tidak sadarkan diri hanya karena kau sakit.
- Junko-San... - Hmm?
Aku mencintaimu.
Hoshikawa-san?
Selamat pagi.
Apa kau baik-baik saja sekarang?
Aku sudah benar-benar pulih.
- Tapi semalam, demammu sangat tinggi. - Hal Ini semua berkat kau. Terima kasih.
Junko-san
Aku sepenuh hati akan terus mengejarmu.
Terima kasih Tuhan! Itu semua ada tanganmu, Takane!
Serahkan padaku.
Kami tidak pernah berpikir kau dapat pulih hanya dalam satu hari! Seperti diduga, itu dari kekuatan cinta!
Aku menyesal sudah membuat anda khawatir.
Aku akan pergi duluan
idfl.me @dhika14
Nyonya.
Jadi gadis itu menjaganya sepanjang malam?
Pernikahanku dengan Takane-san...
Aku tidak akan menyerah.
Orang yang cocok untuk menjadi istri Takane-san adalah aku.
Terima kasih sudah menggunakan sub dari saya^^
Sakuraba
Mari pergi ke New York bersamaku.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.