All language subtitles for [SubtitleTools.com] Love That Makes You Cry 02

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

-Pencuri! -Aku bukan pencuri! Aku pemindah barang!

Aku tinggal di Yukigaya Ootsuka.

Apa kau benar-benar dari Tokyo untuk mengembalikan ini?

Kukembalikan ini. Surat ibumu.

Terima kasih, telah membawakan suratnya.

Aku akan bertanya apa aku bisa tinggal dengannya sementara waktu.

Aku akan segera kembali.

Setelah itu aku tidak bertemu dengannya lagi.

Soda Ren

Nak, kau tidak usah membantuku.

Kau belajar saja sana.

Belajar.

Lakukan apa yang kau mau.

Kau tak punya orang tua, jadi kau harus hidup dengan alam.

Tidur cukup, makan cukup, kerja keras.

Gunung akan selalu melindungimu.

Kau akan hidup disini.

Angkat dagumu. Angkat dagumu.

Ah, favoritnya Ren!

Panas loh.

Tiap pagi kau menyiram tanaman tiap pagi? Kau kenalannya?

Tidak. Aku kesini karena neneknya tinggal sendiri.

Oh?

Mungkin masih terlalu pagi untuk manisan...

-Kelihatannya enak! Itadakimasu. -Ini daigaku imo!

Itadakimasu. Ah, ah, ah!

Ini Konatsu. Dia adalah temanku sewaktu kecil.

Kalau kau menggunakan mesin jahit disaat malam, nenek tidak bisa tidur loh.

Tidak apa-apa kok.

Tidak apa-apa kok.

Aku tidak bisa bekerja di apartemenku.

Kostum: Ichimura Konatsu

Kostum?

Dia datang dari Aizu agar dia bisa jadi desainer.

Tapi aku belum membuat baju untuk manusia.

Desainer dimana-mana ada kan ya.

Apa kau punya kenalan? Perkenalkan padaku!

Karena kau terlalu mudah kenal dengan orang kau jadi tertipu dan akhirnya menangis.

Waktu itu aku baru saja tiba di Tokyo.

Kami jadi berpisah karenamu.

Huh? Dengan siapa?

Terima kasih hidangannya. Semoga harimu menyenangkan!

Ah, tunggu! Aku juga akan pergi!

-Tadinya ada apa-apa di taman ini. -Apa?

-Ren-kun menanamnya? -Benar.

Ketika dia melihat orang yang kesepian, dia tak bisa meninggalkannya begitu saja.

Berat!

Apa kamu sudah menelpon kakek?

Ketika ibuku mengunjunginya, dia bilang kalau bak mandinya rusak....

Kakek harus berjalan selama 30 menit untuk ke pemandian umum.

Tidakkah seharusnya kau pulang meskipun cuma sekali?

Aku tak punya uang. Aku juga belum mengiriminya uang beberapa tahun ini.

Melihat mukamu saja, kakek mungkin bahagia loh.

Meskipun dia menangis tiap hari, dia tidak mendapatkan makanan yang sepantasnya.

20 menit jalan kaki dari stasiun kereta. Ruangan kecil dengan dapur.

Aku memiliki ruanganku sendiri.

Di Tokyo, rasanya lebih dingin di apartemen daripada diluar.

Toilet duduknya pun dingin.

Toko serba ada di Tokyo tidak memiliki lahan parkir.

Banyak anak SD yang berangkat naik kereta.

Rambu lalu lintas. Stasiun kereta yang seperti labirin.

Orang-orang yang membunyikan lidah mereka ketika kereta terlambat 5 menit.

Mall yang namanya menggelikan ketika kau membacanya oi oi.

Sudah setahun aku berada di Tokyo.

Rumah lansia

Aku masih belum bertemu dengan orang itu.

Orang daerah Oota-ku di Yukigaya Ootsuka.

Apa kau memiliki ketertarikan dengan salju?

Kudengar ada kenalanku yang tinggal disana.

Dan aku mendapatkan kualifikasi tingkat 2 ketika bekerja di pom bensin.

Oh? Ngomong-ngomong, bayaran kita 140.000 yen dan tidak mendapat tambahan lemburan.

Mungkin kerja paruh waktu akan lebih menguntungkan ya.

Mau permen?

-Mau. -Ini.

-Selamat pagi. -Selamat pagi.

-Selamat pagi. -Selamat pagi.

-Cuaca hari ini cerah ya. -Cuaca hari ini cerah ya.

-Bagaimana sakit lutut anda? -Bagaimana sakit lutut anda?

Para pegawai baru, sebelum mulai, pergilah ke toilet.

Saya tidak apa-apa, saya belum butuh.

Bukan masalah itu. Tapi pergilah selagi ada waktu.

-Terima kasih atas kerja samanya. -Terima kasih atas kerja samanya

Baik. Permisi.

Maaf. Tolong ini diurus.

Terima kasih.

Ah, ini.

Permisi mau lewat.

Yak.

Akan kubuka tirainya karena cuacanya cerah ya.

Saya turunkan kakinya ya.

Akan saya bantu ke kasur. Yak...

Permisi. Ganti dengan saya ya.

Tolong kebelakang.

Permisi. Bisa letakkan tangannya ke pundak saya?

Bersandarlah ke saya.

Anda tak apa, kan?

Akan saya naikkan kakinya ya. Permisi.

Anda terlihat sangat menawan, ya?

Tak apa, kan? Tidak terlalu panas kan?

Ini daging dan kentang rebus. Silahkan.

Yak, tolong buka mulutnya.

Ahh, tunggu sebentar.

Kami belum bertemu selama seminggu. Mungkin kami harus berpisah ya.

Setelah seminggu? Itu penting loh.

Minggu pertama berhubungan.

COIN LAUNDRY

Yukigaya Ootsuka Toko Selatan

Yukigaya Ootsuka Toko Utara

Yukigaya Ootsuka Toko Utara

Hokkaido

Hokkaido

Tuan pemindah barang, dimanakah kamu?

SUATU HARI, KETIKA KITA INGAT KISAH CINTA INI,, KITA PASTI AKAN MENANGIS

Translation: Sanashi Timing: Cubical Noses Penerjemah Indonesia: @DecaDroid8

Ini.

Ini menghadap keatas.

Sabiki-san, jangan dibalik.

Huh?

-Maaf. -Ya?

-Yang satu ini isinya apa? -Apa ya?

Ah, tak apa, tak apa.

Ah, tunggu. Berhenti.

Ada komplain dari pelanggan.

Dia bilang speaker antik nya rusak.

Harganya 200.000 yen.

Jadi, siapa yang memasangnya?

Saya yang memasangnya.

Ini.

Tagihan

Ya~

Bukannya dulu kita punya asuransi.

Waktu sudah berubah.

Sekarang semua karyawan harus membayarnya sendiri.

Kau makan nasi goreng seafood? Memangnya kau selebritis?

Hari ini aku dapat telepon dari Komuro-chan lagi.

Ah, sudah kuberitahu belum? Akulah otak dibalik Komuro Tetsuya.

Kau tahu arti Otak? Akulah yang memutuskan apa yang akan dia lakukan selanjutnya.

Sudah kukatakan padamu, kan?

Dia memohon padaku, "Kembalilah, Sabiki-chan!"

Tapi aku jelas menolaknya. Aku tak bisa meninggalkan kalian begitu saja.

Sudah kubilang jangan dibalik, kan?

Sabiki-san. Jangan mempermalukan diri sendiri.

Ah!

Oh tidak. Jangan diinjak! Maaf!

Maaf, maaf! Kena mata ya? Maaf. Tak apa.

Mungkin sebaiknya kau pulang kampung saja.

Ini. Silahkan.

Sonoda-san, hari ini cuacanya cerah loh.

Ternyata disini.

-Sugihara-san, kau dapat giliran shift pagi kan?-Ya.

-Lalu, Funakawa-san, bisakah kau ambil shift malam? -Apa?

Semuanya bekerja keras, jangan memikirkan diri sendiri, ya?

Baik.

-Aku akan mengambil shift malam hari ini. -Ah, benarkah?

Kalau begitu segera absen dan istirahatlah 30 menit.

Setelah kau absen pulang, kau absen masuk lagi.

-Baik. -Maaf.

-Akan kuganti minggu depan! -Gak boleh tiba-tiba putus loh.

-Baik. -Nah, ayo makan.

Semoga harimu menyenangkan.

Maaf, apa anda anggota keluarga?

-Itu bahaya, kau mungkin bisa mengenai orang. -Aku takkan membuat kesalahan seperti itu.

Kalau mengganggu, kenapa tidak kau ambil dariku?

Tak apa jika kuambil?

Kalau kau menunjukkan ekspresi manis, aku takkan marah.

Mohon bermainlah dengan bola yang lebih lunak.

Hebat!

-Baik, kamu menang. -Apa ini?

Vacheron Constantin. Harganya beberapa juta yen.

Akan kukembalikan.

-Kukembalikan ini. -Kita pernah bertemu, kan?

-Tidak. -Kau bekerja untukku?

Lain kali ayo makan malam bersama.

Kelihatannya dia lapar.

-Tidakkah kau terlalu kasar? -Dia tidak sopan sekali!

Yang barusan itu Ibuki Asahi-san.

Dia adalah anaknya pemimpin grup korporasi yang menangani rumah lansia ini.

Dia pernah menggodaku juga.

-Apa? -Tapi kupikir dia hanya bercanda.

Oto-chan, apa jangan-jangan dia tertarik denganmu?

Aku akan membersihkan toilet.

Permisi, barangnya jatuh.

Ah, maaf. Terima kasih.

Hei, aku beliin ini.

Maaf.

Anda seharusnya menaruhnya didalam.

Kalau kau cuma mau mengomel, sana bawa dia ke penampungan hewan saja.

Mati sana.

Enak?

Besok aku kesini lagi ya. Jadi tunggulah.

Kiho-chan? Apa kau meng-email aku?

Tidak. Aku tidak mau membuatmu tergesa-gesa.

-Tidak perlu tergesa-gesa. -Tapi kau terlihat kedinginan.

Ketika ada gadis berdandan dan mampir kerumah, kau tidak boleh berkata kalau dia kedinginan.

Tunggu. Jangan ganggu mereka.

Huh? T-t-t-tunggu!

Apa tak apa jika aku bawakan peralatan makan dan yang lain-lain?

-Aku jarang memasak, jadi tidak perlu. -Hmm.

Pisau dapur murah kok.

Salah satu mantelku berharga sama dengan satu set perlengkapan dapur dan semua perabotan di tempat ini.

-Mahal juga. -Ya. 200,000 yen.

Aku harus berdandan di agensi.

Tapi berdandan sedikit terbuka juga tak apa.

Tiap malam di Nishi-Azabu aku bertugas di bar. Dan sering juga keliling menuangkan sampanye.

Daripada di ruangan ini, hal itu lebih cocok untukmu.

Cinta itu, sama pokoknya dengan kebutuhan hidup.

-Kebutuhan hidup? -Ya

Pada awalnya, cinta itu adalah hal yang harus kamu perlihatkan, seperti baju.

Lalu menjadi hal yang kamu nikmati, seperti makanan.

Dan akhirnya, menjadi rumah bagimu.

Aku sudah tidak butuh cinta yang bisa kupakai.

Aku ingin memakannya.

Kurasa aku ingin mengganti tirainya.

Ibunya Ren meninggal sewaktu Ren kecil.

Dan ayahnya menikah lagi, jadi dia dibesarkan oleh ayahnya.

Dia membantu kakeknya di ladang lobak putih semenjak kecil.

Minta seteguk.

Ah, buat kamu saja. Aku tidak bisa minum setelah diminum orang lain.

Karena Ren suka kerja lapangan,

dia bermimpi untuk meneruskan ladang kakeknya.

Tapi, ketika Ren berusia 20 tahun,

kakek ditipu dan ladangnya diambil alih.

Itulah alasan Ren pergi ke Tokyo.

Hanya untuk mengumpulkan uang untuk membeli ladangnya kembali.

Itulah mimpinya. Tapi sudah 5 tahun...

kupikir dia harus kembali setidaknya sekali saja.

Dia tidak akan pulang. Kenapa?

Kalau pulang, dia akan menyadarinya.

-Kalau mimpinya takkan jadi kenyataan. -Apa?

Tokyo bukanlah tempat untuk mewujudkan impian.

Tokyo adalah tempat dimana kamu bisa hidup tanpa perlu memikirkan impianmu.

Apa maksudmu?

Juga, tidak semestinya kau membicarakan kehidupan pribadinya kepada orang lain.

Tapi kami teman sejak kecil.

Juga, Ren-kun juga tidak terlihat menyukai wanita itu.

Eh? Apa maksudmu?

Juga, penampilanmu terlalu buruk, jadi kamu tidak mungkin jadi desainer disini.

Eh? Dimana?

DALAM PERBAIKAN

Kami tutup untuk beberapa saat karena renovasi. Kami minta maaf atas ketidaknyamanannya - pemilik coin laundry

Selama renovasi, silahkan ke Yukigaya Ootsuka Toko Utara.

Kiho-chan.

Aku akan pergi ke coin laundry, jadi akan kuantar kau ke stasiun.

Aku akan ke coin laundry...

-Kiho-chan, ada apa? -Hmm?

Apa yang kau lihat?

-Kau suka bra tangan? -Hm?

Itu bukan punyaku.

Handbra! Handbra! Tidak, itu bukan punyaku!

Ren suka handbra! Aku tidak suka hal seperti itu.

Ah, tunggu. Oh.

Ow. Maaf. Sakit ya?

Mungkin sebaiknya aku tidak menginap disini?

Kalau tidak mau kau bisa mengatakannya kok.

Aku hanya memanfaatkan ketulusanmu.

Ayo naik bus bersama besok pagi.

Seseorang memberitahuku hal yang tak perlu kuketahui.

Dia dan istrinya ternyata mengharapkan anak kedua.

Aku bisa mati kalau Ren meninggalkanku juga.

Hangat sekali.

Suhu tubuhmu tinggi ya.

Ayo, Konatsu-chan.

Ren takkan berkencan dengan orang yang tak dicintainya.

Terima kasih atas kerjasamanya.

Ya, ini Sugihara.

-Terima kasih atas kerjasamanya. -Terima kasih!

Funakawa-san terlambat lagi.

Kau dekat dengannya, kan?

Kalau dia tidak muncul, kamu tolong ambil shift malam juga ya.

Sugihara-san sudah bekerja sejak shift malam kemarin.

Kalau begini sama saja dia bekerja 24 jam.

Funakawa-san akan datang, kan? Kalau kau temannya, percayalah padanya.

Baiklah.

Ikeda-san meminum air dari vas.

-Tolong hubungi kantor dokter. -Baik.

-Ikeda-san, tak apa-apa. -Jadi tak usah khawatir.

Kita akan segera bertemu dokter.

Permisi. Ini Ikeda-san. Tolong bantuannya.

Terima kasih atas kerjasamanya.

-Bisakah kau mengurus kamar mandi? -Baik.

Kamar mandinya kotor lagi, tolong bersihkan lagi.

Baik.

Funakawa Remi

Funakawa-san tidak datang ya. Kuserahkan shift malamnya padamu.

Jangan menyerah, kau hampir sampai, Tetaplah berlari hingga akhir.

Keluarganya berkata kalau tidak bisa datang.

Baiklah. Aku akan segera mengantarkannya.

Payung 1 untuk ¥500

Ren-kun, ayo ke karaoke.

Kaji katanya memanggil beberapa wanita. Berapa nilai mereka?

Hmm... 90, 80 dan 50 poin.

50 poin sudah cukup untukku. Aku suka 50.

Akan kuberikan yang 90 padamu, oke?

-Sabiki-san, tentang speaker... -Ayo kita nyanyi sepuasnya!

Itu terjadi karena anda tidak serius.

Hey hey hey.

Anda tidak melakukan yang semestinya dilakukan.

Itu terjadi karena anda tidak serius. Aku tidak mau membayarnya karena kesalahan anda.

Ren-kun, kau berkata kalau aku mengulur-ulur waktu di tempat kerja?

Ngomong-ngomong, bisakah kau melakukan 300 pushup seperti Sabiki-san?

Hal seperti itu...

Apa maksudnya "hal seperti itu"?

Kau mau mengolok-olok Sabiki-san ya?

-Tidak. -Cobalah.

Kalau kau bisa sampai 300, aku akan membayarnya.

Jangan marah. Ayo ke karaoke.

Kau melakukannya ya?

1, 2, 3...

31, 32, 33, 34...

66, 67, 68, 69...

98, 99...

Sampai juga. 100. Bagus, Ren-kun!

182

Ah aku benci hujan.

Ren.

Kalau soal uang, kau tak perlu mengembalikannya lagi.

Temanmu datang siang tadi dan menitipkan 200.000 yen.

Wanita yang cantik, kerjaannya pun kelihatannya mapan.

Kau punya pacar ya?

Pasti enak ya punya pacar kaya raya.

Membosankan. Sudah, ayo karaokean.

Sabiki-san, tunggu.

Tidakkah kau dengar perkataan bos? Kau tak perlu membayarnya lagi.

Itu bukan uangku.

Itu bukan uangku.

Aku akan mengumpulkan uang dan kembali.

Akan kukumpulan uang di Tokyo, dan akan kuambil kembali ladangnya.

-Aku kembali. -Terima kasih atas kerjasamanya.

-Sana ganti baju. -Baik.

Selamat datang kembali, Oto-chan. Ayo makan malam dengan aku.

Terima kasih atas kerjasamanya.

Kelihatannya kau mendapat shift yang berat ya.

-Aku sedang ganti baju. -Kalau mau aku bisa memulangkanmu sekarang loh.

Tolong beritahu ayahmu untuk menambah karyawan.

Kenapa kau dingin sekali padaku? Benci orang tua kaya ya?

Aku tidak memiliki perasaan tidak suka atau benci.

Ada orang yang kau sukai?

-Ada. -Seperti apa orangnya?

-Tidak tahu. -Kok bisa tidak tahu?

Aku hanya bertemu dengannya setahun lalu.

-Apa itu? Tidakkah itu aneh? -Ya tidak!

Tapi kau tidak bertemu dengannya selama setahun.

Cinta itu lahir disaat kau tidak bisa menemui orangnya, kan?

Tapi tidak tahu juga. Tolong minggir.

Rambutmu bagus juga ketika basah.

Kamu marah?

-Aku tidak memberitahumu... -Kiho-chan.

Maaf soal itu.

Hm?

Terima kasih.

Berkat Kiho-chan, aku terselamatkan.

Aku tidak berhati-hati dan ceroboh.

Kiho-chan benar-benar menyelamatkanku.

Aku pasti akan membayarmu kembali.

Mungkin akan agak lama, tapi pasti kubayar.

-Baik. -Terima kasih.

Terima kasih.

Ya.

Maaf ya.

Kamu sedang bekerja, ya?

Maaf, tolong notanya.

-Ini. -Aku saja...

Aku saja yang bayar.

Uangnya recehan.

Maaf, Kiho-chan.

Aku akan segera mengambil uang, bisakah kau meminjamiku 30 yen?

Ya. Lain kali saja mengembalikannya.

Mohon bantuannya.

Terima kasih minumannya.

Umm, tidak, bukan yang ini.

Apa itu ya? Umm... Ah, bukan, bukan...

Ya, ya. Apa ya?

Ah, apa ya?

Ini buruk. Bagaimana ini?

Tenanglah.

Aduh...

Bagaimana ini?

Aku tidak tahu lagi....

Shiftnya malam sekali ya.

Reservasi kamar inap

Funakawa-san sudah datang, kau boleh pulang.

Tapi sudah tidak sempat naik kereta.

-Yukigaya, ya? -Iya.

Ada bus malam lewat sana.

-Bus malam? -Iya.

Hei...

Apa kau tak apa kehujanan?

Oh, kamu kedinginan ya.

Dingin kan? Ayo segera pulang.

Sebentar lagi sampai kok.

Akhirnya sampai.

Ada apa?

Kenapa kamu disini? Sedang menunggu seseorang?

Ada apa? Ayo sini.

Kamu lapar?

Anak pintar.

Bagus, bagus...

Hei...

Hey.

Hey!

Bagaimana ini? Maaf ya.

Mobil...

Ketemu...

Ketemu...

Maaf, tuan pemindah barang, bisa kau memegangnya sebentar?

Tidak alergi anjing kan?

Terima kasih.

Ah, maaf.

Aku belum mandi sejak dua hari lalu.

Tuan pemindah barang...

Kalau boleh...

Beritahu namamu...

Beritahu nomor telepon mu.

Karena aku juga bekerja keras di Tokyo.

-Kau sudah membawa anjingnya? -Iya.

-Siapakah pemiliknya? -Tidak ada.

Begitu ya.

Sama seperti kita.

Ya.

Sudah hampir sampai. Kau tak apa kan?

Tak apa.

Kakek

Ah...

Ah, halo?

Ah, ya. Ya.

Sudah bangun?

Yah. Tidak apa-apa kok.

Aku sehat. Kakek bagaimana? Sehat kan?

Ya. Ya. Apa?

Tahun baru? Tahun baru... Yah, aku belum bisa pulang.

Aku sibuk dengan pekerjaanku. Yah, mau bagaimana lagi.

Yah, berat sih, tapi sudah terbiasa. Ya.

Semuanya baik. Menyenangkan. Mereka baik. Hm?

Ah, tidak, tak usah pikirkan aku, kakek bagaimana?

Ada apa?

Baguslah kalau begitu.

Oh? Aku ingin melihatnya.

Ya. Kuharap aku melihatnya.

Besok, jam 6 pagi. Ya, pagi.

Besok aku telepon lagi ya.

Tidak, aku telepon lagi ya.

Kakek, aku masih belum bisa pulang untuk sementara waktu.

Aku bekerja keras di Tokyo. Ya.

Jadi aku akan bekerja keras sebentar lagi di Tokyo. Jadi, tunggulah aku.

Ya. Angkat dagumu. Angkat dagumu.

Angkat dagumu. Angkat dagumu.

Itu berarti jangan khawatir. Semua akan baik-baik saja.

Angkat dagumu.

Angkat dagumu!

Ya. Baik.

Apa kau baik-baik saja?

Sudahkah kau temukan cinta?

Akankah impianku terwujud suatu hari nanti?

Terima kasih banyak.

Di suatu tempat di jalan ini

-Datang kapan saja. -Datang kapan saja...?

Apa kau ingat

Baik!

ladang gandum yang bergetar malam itu?

Dia berkata untuk memberikan ini padamu.

Aku terus mencari di langit yang tiada akhir

Dia dikelilingi orang-orang kesepian.

Tapi diantara mereka, yang paling kesepian adalah dia.

Ketika membayangkan masa depan

Tapi...

Sekarang didalam mimpi ini

Pancaran dari hal yang tak berbentuk

Dengan lembut, peluklah dengan lembut

Dan lanjutkan terus

Soda Ren

Terima kasih atas kerjasamanya.

Terima kasih atas kerjasamanya.

-Kuserahkan ini padamu -Baik.

Bagaimana kondisi Sonoda-san?

Ibuki-san sedang bersamanya.

-Kamu. -Ya?

Apa kau pikir Ibuki-san datang kesini untuk menilai kinerja para karyawannya?

Tidak.

Dia tidak ingin orang-orang tahu, tapi dia ingin menjadi spesialis perawat kepikunan.

Apa anda suka melihat bintang? Aku menyukainya.

Ketika saya melihat bintang yang akhirnya terlihat setelah berkelana selama 10 ribu tahun lamanya, entah kenapa saya merasa tersentuh.

Itu membuat saya berpikir kalau ingatan manusia juga bisa melampaui waktu dan mencapai tempat yang lain.

Aku membeli tirai.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.