Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by NETFLIX Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
DRAMA INI KARYA FIKSI TAK BERKAITAN
DENGAN TOKOH, PERISTIWA, ORGANISASI, ATAU LOKASI ASLI
EPISODE 10
Dapat sesuatu untukku?
Kau dapat ini.
Kau pikir ini metafora, atau harus diartikan harfiah?
"Aku mau melewati batas lagi. Kevin."
Jangan berlebihan. Tak ada apa-apa.
Aku muak akan ini. Pria tak bisa mengabaikan aku.
Sebaiknya kau nikmati selagi bisa.
Nikmati selagi kau populer.
Ini mengganggu, singkirkan saja.
Omong-omong, irisan gurita mentahnya cocok?
Tidak sesuai rencana
berkat orang bodoh emosional.
Ini jaket Pak Yoon.
Bu Jung, apa yang terjadi semalam?
Jangan tanya.
Lalu?
Aku juga mau dengar.
Jadi, Vector5
menstimulasi otak para pasien demensia.
Lalu?
Pak Yoon.
Yoon Hee-jae!
Bahkan murid SD sekarang tahu
kapan harus tidak ikut campur.
Mari akhiri hari ini.
Terima kasih makanannya.
KOSONG
Ayo.
PENGACARA JUNG GEUM-JA
Kau menyuruhku menjauh.
KEVIN JUNG AP EON
Sudah senang? Kau sungguh profesional?
Bisa pisahkan emosi dari pekerjaan?
Itu sulit dijawab.
Aku ingin datang karena ini menyangkut pekerjaan.
Tampak seperti urusan pribadi,
jadi, aku ingin ke sana.
Bagaimana?
Kalau kau? Itu kencan atau interogasi?
- Keduanya. - "Keduanya"?
Pak, di mana tempat terdingin saat semalam ini?
Dingin sekali.
Ini.
Kenapa kita kemari?
Aku belum pernah naik itu.
Kalau kau?
Aku juga tak pernah.
Seharusnya kau belajar saja.
Kau sudah mencapai
banyak hal di usiamu.
Aku terlalu sibuk dengan kehidupan.
Hiduplah
yang membuatku sibuk.
Itulah perbedaan kita.
Orang-orang memang berbeda.
Saat hidup, kita berusaha mempersempit perbedaan.
Tak bisakah nikmati saat ini?
Sulitkah?
Akhir-akhir ini,
aku belajar hal baru darimu.
Sama.
Kenapa kita tak kemari saat berkencan?
Kalau dipikir lagi, kau sibuk membuatku senang.
Kita hanya pergi ke tempat favoritku.
Kau tahu sesuatu?
Kau terkadang seperti anak-anak.
Pak Song pasti juga merasa begitu.
Sebab itulah dia tetap menjagamu.
Kau mudah dimanfaatkan.
Kalian boleh masuk.
Ayo.
Pasti lebih dingin di sana.
Akhir-akhir ini, kau sangat emosional. Tak seperti dirimu.
Panas.
Astaga.
Harus kuakui, tampak indah.
Jung Geum-ja!
Tenangkan dirimu begitu kau di atas!
Haruskah aku ke atas dengannya?
Jung Geum-ja!
Astaga.
Apa-apaan...
Astaga, apa...
Pak Song ingin bertemu.
Kau terkena flu? Mau kubelikan obat?
Tidak usah.
SONG PIL-JUNG PENGACARA PERWAKILAN
Gunakan ini sebagai referensi untuk UU pajak warisan.
Ada yang rahasia. Jangan sampai bocor, ya?
Baik.
Harus fokus di hal yang tepat.
Fundamental perusahaan besar akan menjadi fundamental
perekonomian negara kita.
Kau harus jelaskan kenapa negara beserta warganya
harus lebih perhatian pada grup yang memimpin.
Kau jadi penuh semangat.
Begitukah?
Aku paham maksudmu.
Jangan khawatir. Aku pasti bisa.
Tentu saja. Kau pasti bisa.
- Paman Pil-jung. - Ya.
Mungkinkah ayahku termasuk dalam rencana besarmu ini?
Kau tahu ayahmu selalu jaga jarak
dengan politikus dan konglomerat.
Dia tak cocok untuk hal ini.
Adakalanya sikapnya seperti anak-anak.
Jangan salah paham. Artinya dia polos.
Kau tahu sesuatu?
Kau terkadang seperti anak-anak.
Pak Song pasti merasa begitu juga.
Sebab itulah dia tetap menjagamu.
Apa? Ada yang ganggu pikiranmu?
Tidak, tak ada. Tak ada gunanya bagiku untuk terlibat.
Omong-omong, sudah ada kemajuan dalam Kasus AP EON?
Ya, Kasus AP EON...
Pimpinan Son dari Grup SS menunggumu di ruang naratama, Pak.
Baik, aku akan ke sana.
Baiklah.
- Sayang. - Ya?
Kapan kau selesai bekerja? Kau tak rindu aku?
- Aku rindu. - Aku rindu.
Ini dariku.
Astaga!
Ada apa, Sayang?
Sebaiknya hati-hati. Ada banyak kuman di ponsel.
Kau mau apa?
Kami sudah dewasa. Ini wajar.
Aku harus butuh izinmu untuk berkencan?
Aku bilang apa? Aku bahkan belum bilang.
Apa ini?
Aku dapat perintah untuk memperbaiki RUU.
Mari mulai bekerja.
Dari siapa? Pak Song?
UU pajak pewarisan?
Bukankah firma kita sudah perbaiki RUU ini tahun lalu?
Kali ini lebih serius. Ada anggota kongres akan memimpin
dan Sekretaris Urusan Sipil, dan Harian Daeguk mendukungnya.
Bisa dibilang sudah selesai.
Tentu saja, orang-orang akan berbicara.
- Kapan kita memedulikannya? - Tepat.
Namun, masalahnya,
aku agak khawatir dengan pendapat Bu Jung soal ini.
Dia sangat ingin dapat sesuatu dari aliran sesat itu.
Tak apa-apa melakukan sambilan?
Aku dapat perintah dari Pak Song.
Kita bisa kerjakan keduanya.
Tidak, aku melakukan ini karena temanku.
Terima kasih.
Omong-omong, soal Pimpinan Son Bong-u...
Ayahnya Son Jin-su?
Dia punya banyak real estat.
Kekayaan bersihnya mungkin masuk lima teratas.
Posisinya lebih tinggi daripada dugaan banyak orang.
Kudengar dia punya banyak rahasia. Kenapa bertanya?
- Tak apa-apa. - Ayolah. Katakan.
- Hei. - Ya?
- Dengarlah. - Baik.
Sebaiknya pastikan Yu-mi tak bergosip.
Jika tidak, akan kujahit mulutmu agar kau tak bicara lagi.
Terima kasih.
Aku harus memberikan ini padamu.
Detektif Park, kau kenal ayahnya Bu Jung?
Kenapa bertanya?
Dia datang baru-baru ini.
- Dia datang kemari? - Ya.
- Namun, ada yang tak beres... - Bukan urusanmu.
Baik.
Dia di dalam?
Tunggu. Bawa ini. Ini.
Kau tahu kenapa aku tak menonton drama?
Tidak.
Karena ada banyak kesalahpahaman tidak penting.
Dan sangatlah tidak pantas.
Karena kesalahpahaman tidak pantas itulah orang menonton drama.
Namun, kalau dipikir lagi, mungkin saja.
Salah paham terhadap seseorang itu salah.
Ya, bunga ini tak cocok berada di sini. Aku memikirkan hal yang sama.
AKU MAU MELEWATI BATAS LAGI KEVIN
Latte ubi memang yang terbaik.
Enak dan manis.
Kami mau mulai mengerjakan RUU pajak pewarisan.
Kalian pasti bisa.
Apa pendapatmu soal Anggota Kongres Lee In-yeop?
Lumayan.
Dia memang dikenal sangat jujur, kupikir dia akan keras kepala.
Namun, dia memahami kita.
Dia rendah hati.
Dia tahu betapa pentingnya uang.
Dia juga tahu pentingnya orang-orang.
Maksudmu, mereka yang punya uang.
Aku tak tahu apa pun soal politik, sebab itu kuserahkan padamu.
Baik.
Kau mau makan apa?
Tidak, tak perlu. Namun...
Kau mau bilang sesuatu?
Mengenai wanita?
Astaga, kau sulit dipercaya.
Kau tipikal pengacara. Terlalu lugas.
Lupakan.
- Lain kali saja. - Baik.
Kabari aku jika kau butuh bantuanku.
Tentu. Aku sudah bertaruh banyak padamu.
Ji-eun, bukankah sudah kubilang buang bunganya?
Namun, itu mahal. Aku tak bisa buang begitu saja.
- Ternyata kau di sini. - Hei.
Apa ini? Bunga foxtail?
Astaga.
TRINITAS
Mari kita dengarkan informasi berguna yang kalian kumpulkan.
Pandangan kritis terhadap agama.
Pemimpin berpemikiran global.
Mengutamakan berbagi bakat
dari Tuhan demi menerima berkah.
Ini tersebar di internet dan media sosial di kalangan muda mudi.
Baik, cukup.
Dia memanipulasi orang dan membuat keputusan akhir
sebagai absolut.
Dia mengendalikan firma yang kesulitan karena efek samping.
Putranya yang masih muda melindungi uang mereka sebagai CFO.
- Omong-omong, siapa dia? - Dia CFO kami.
Putranya terdaftar sebagai CFO di beberapa perusahaan lain.
Mereka seperti grup bisnis, alih-alih grup religius.
Karena sudah ada tawaran merger, mereka mulai menyadari
ada sesuatu yang berharga.
Dia berpikir, nilai firmanya akan naik jika dia terus bertindak
seperti juru selamat?
Harus bayar dia sesuai keinginannya?
Klien kita harus ambil alih Gnosis di harga yang lebih rendah dari penawaran.
Tunjukkanlah kemampuan kita.
Ini juga akan mengisi rekening kita.
Segalanya lebih mudah berkat Baek Hee-jun.
Kenapa begitu?
Lebih mudah menemukan cela di pemimpin sekte daripada CEO transparan.
Bu Jung, kau memang ahlinya dalam hal semacam ini.
Silakan. Lakukan pemeriksaan latar belakang secara ilegal.
Kau tahu aku.
Kau memang cerdas, Pak Yoon.
Sudah kuminta pemeriksaan latar belakang. Secara ilegal.
Sudah kuduga.
Bagus.
Pak Ga dan aku akan mengerjakan hal lain.
Aku dapat perintah khusus dari Pak Song.
Ditambah lagi, yang kukerjakan masih legal.
Silakan tunjukkan kami kemampuan kalian.
Cari tahu berapa firma farmasi yang mengembangkan obat demensia.
- Demensia? - Dahulukan firma Korea.
- Baik. - Dan Ji-eun.
- Ya? - Tolong hentikan.
Apa?
Jangan jadi GPS Yoon Hee-jae.
Begini...
Begini cara kerjanya.
Pak Yoon tiba-tiba datang dan menanyakan keberadaanmu.
Otakku bilang, jangan beri tahu, tetapi mulutku sudah bilang.
- Kurasa, aku kewalahan. - Apa?
Aku kewalahan dengan betapa membaranya Pak Yoon melihat dirimu.
Aku akan berhenti memberi tahu lokasimu padanya.
Kau jadi sering bicara setelah kita kemari.
Lakukan saja pekerjaanmu.
Baik.
Ini Jung Geum-ja.
Aku ingin menanyakan situasinya.
Kau meminta laporan?
Tidak, jangan lewat telepon. Bisa bertemu?
Astaga, di mana berandal ini?
Ini dia. Silakan duduk.
Kau pasti butuh orang kompeten.
Jangan beri tahu Bu Jung soal ini.
Ini mengenai RUU pajak pewarisan. Aku tak yakin bisa membantu.
Jangan rendah hati.
Kami tahu kau tahu segalanya.
Kita diskusi ringan saja hari ini.
Apa yang paling ingin diubah
oleh klien kita?
Pertama, pajak hibah.
Sulit menghindari pajak dibandingkan sebelumnya
karena pajak hibah ini inklusif.
Terutama jika kau punya uang.
Namun, jika sama seperti masa lalu...
- Apa namanya? - Pajak berdasarkan kategori
dan sistem positif.
Berdasarkan preseden tahun 2003...
Astaga, perutku.
Menurut perutku, seharusnya kita sudah makan.
Bagaimana kalau kita makan piza?
Tentu. Kita melakukan ini memang untuk cari nafkah.
JI-EUN
FIRMA FARMASI MERISET SOAL DEMENSIA
ISSUME PHARMACEUTICALS
NOMOR SATU DI KOREA, PUSAT TERBESAR DI ASIA
INVESTASI 800 MILIAR WON UNTUK OBAT BEREFEK SAMPING
- Kau datang. - Halo.
Astaga, banyak makanan.
Aku memesan satu set. Makanan di sini enak. Kau pasti suka.
Baiklah.
Selamat makan.
Kau tahu Gnosis sebenarnya dimiliki orang lain?
Sungguh?
Kurasa kalian tak membagikan banyak informasi.
Mungkin karena kita saling percaya.
Tugas kalian memeriksa detailnya.
Bu Jung, kau agak negatif.
Aku tak suka ini.
Apa pendapatmu soal Pak Song Pil-jung?
Cukup percaya sampai mempertaruhkan masa depan?
Dengan latar belakang sosial dan pendidikanku,
bagaimana bisa sampai sini?
Aku tak percaya siapa pun.
Tampaknya Kevin Jung
sangat tertarik padamu.
Aku terkejut akan seleranya.
Apakah karena kau tidak biasa?
Terlalu berminyak.
Makanan di sini
tak cocok dengan seleraku.
Kau memanggilku kemari untuk berusaha memikatku?
Kau mau jadi Amor?
Kau sangat manis, Bu Kim.
Namun, maaf, aku tak tertarik berpacaran.
Dalam berbagai hal, Kevin bukan pria biasa.
Kita tahu kau suka uang.
Kau sudah banyak menyelidikiku.
Mau kuberikan petunjuk?
Omong-omong,
kau mau bilang bahwa tujuanmu sebenarnya jauh lebih besar?
Sebagai contohnya,
mungkinkah targetmu sebenarnya Issume Pharmaceuticals?
Aku menantikan hasil bagus darimu.
Mau bergabung dengan kami?
Namun, jika bekerja denganku, kau tak bisa kerja untuk Pak Song.
Akan kupertimbangkan.
Aku tak yakin siapa dari kalian
yang lebih mengerikan.
Tujuanku tak besar.
Aku hanya ingin mengembalikan Song & Kim seperti dahulu.
Kau bisa percaya padaku.
Kau tak mau mengakui apa pun soal Farmasi Issume.
Bagaimana kalau kau hubungi aku lagi saat sudah siap
menceritakan semua padaku?
Lalu kita bisa membahas gajiku juga.
Tentu.
Aku juga mau lihat caramu menangani kasus lebih dahulu.
Bu Kim ada di dalam?
Tidak, dia pergi untuk urusan pribadi.
Sungguh? Setahuku, dia tak ada jadwal hari ini.
Boleh kutanya janji temu pribadinya soal apa?
Tak bisa kujawab.
Kau tak tahu Pak Ma cukup dekat dengan Bu Kim?
Aku tak tahu dia ke mana.
- Namun... - Namun?
Dia meminta nomor Bu Jung Geum-ja, jadi, kuberikan padanya.
Astaga.
Tim H lagi.
Mereka sukses akhir-akhir ini. Pak Song dan Bu Kim mendukung mereka.
Kurasa kita harus mengantre untuk...
Sudah kubilang, jangan bahas soal tim itu.
- Maaf, Pak. - Hati-hati bicara.
Baik, Pak.
Jadi, ada sesuatu di antara Jung Geum-ja dan Yoon Hee-jae?
Ya.
Kumpulkan buktinya.
Kita harus singkirkan masalah
sebelum ambil keputusan akhir.
- Nikmatilah. - Terima kasih.
Baik, mari makan.
- Baik. - Astaga.
Enak.
- Hei, ceritakan. - Baik.
Kalau pajak pewarisan itu mudah.
Lima belas negara peserta OECD sudah menghapusnya
agar bisnis bisa terus berkembang.
Kenapa? Bagus untuk perekonomian.
Benar, bagus.
Semua konglomerat ingin itu.
Ya, 'kan? Itu bagus. Bahkan kupikir aku pandai.
- Benar, Hee-jae? - Lanjut.
Baik. Mari lanjutkan.
Rasio pajak pewarisan rata-rata di OECD sekitar 25 persen,
sementara di negara ini bisa sampai 50 persen.
Jika pertimbangkan tambahan untuk pajak, bisa sampai 65 persen.
Kau tahu semuanya.
Itu pun dengan mempertimbangkan sudut pandang klien kita.
Benar.
Namun, tak ada pajak pewarisan di Hong Kong dan Singapura.
Benar, cukup tinggi di Korea. Terutama bagi perusahaan.
Ya, aku setuju.
Pak Yoon?
Omong-omong, Bu Jung di mana?
Bahkan suami dan istri jarang menceritakan semuanya.
Kenapa tak hubungi dia saja?
Haruskah?
PENGACARA JUNG GEUM-JA
Kau penurut, ya. Kau meneleponnya karena aku menyuruhmu?
Kita biarkan dia menyelesaikan pekerjaannya.
Kalian bisa menikah jika begini.
Kau punya perasaan terhadap Bu Jung?
Kenapa ini jadi urusanmu?
Aku tak punya urusan, tetapi...
Anggap aku memeriksa fakta.
Aku...
Dia bukan tipeku.
Maksudku, aku tak punya perasaan terhadapnya.
- Sebatas rekan kerja. - Cukup.
Baik, ini salahku.
Aku suka sikap itu, Pak Yoon. Teruskanlah.
Kau bisa?
PENGACARA REKANAN YOON HEE-JAE
Dia bukan tipeku.
PENGACARA JUNG GEUM-JA
Sudah selesai.
Kau belum selesai?
Sudah, aku mau pulang.
- Ada apa? - Aku harus lembur,
tetapi tak ada teman makan.
Mau makan malam bersamaku?
Ayo.
Tunggu.
Dia di sini?
Ya, baiklah.
Obat yang dipatenkan Gnosis bisa menyembuhkan demensia.
Mereka bukan mengincar Gnosis.
Sudah kukonfirmasi dengan Kevin Jung.
Hanya Bu Jung dan aku yang tahu soal ini.
Jika AP EON sudah bergerak,
itu memungkinkan.
Kenapa kau tak makan?
Makan saja.
Pasti menyebalkan
bagi mantan polisi memeriksa latar belakang.
Tunggu sebentar lagi saja.
Kudengar bajingan itu datang.
Kenapa tak bilang?
Ji-eun yang bilang?
Mulut besar wanita itu...
Jangan khawatir.
Dia punya rubanah kecil
di Sinwol-dong untuk orang berkumpul dan berdoa.
Apa yang dia mau? Uang?
Kau mau menemuinya?
Bajingan itu
belum tahu soal kau.
Jangan membuat rumit segalanya.
Kita abaikan saja dia dahulu.
Aku punya firasat buruk.
- Kenapa aku dipecat sebelum ini? - Ju-ho.
Jangan lakukan apa pun
dengan gegabah.
Paham maksudku, 'kan?
SONG & KIM
Seharusnya tak kukatakan itu pada Detektif Park.
Ya, 'kan?
Ya.
KARTU HUBUNGAN KELUARGA
BAEK SEUNG-HYEON BAEK UN-MI
- Ini tak berguna. - Begini...
Detektif Park bilang, dia akan segera kirim tambahannya.
Ini tak bagus. Seharusnya kulakukan sendiri.
- Sibuk? - Seperti yang terlihat.
Tidak sibuk, ya. Baguslah.
Ikut denganku.
Astaga! Jangan!
"PAGANINIANA" OLEH KOIMAN
Astaga.
Kumohon, jangan.
Ada apa dengan orang-orang?
Saat mereka masuk mobilku...
Benar juga.
Yoon Hee-jae suka Koiman.
Lalu? Aku tak boleh menyukai musiknya?
Aku juga suka musik klasik.
Ditambah, dia klienku.
Banyak orang suka musiknya, bukan hanya kalian.
Omong-omong, kita ke mana?
UNIVERSITAS DENVER BAEK HEE-JUN
TRINITAS
Halo.
Senang bisa bertemu. Aku Boo Hyeon-a dari Song & Kim.
Aku Jung Geum-ja.
PENGACARA BOO HYEON-A PENGACARA JUNG GEUM-JA
- Duduklah. - Terima kasih.
Kami minta maaf karena datang tiba-tiba.
Jangan khawatir. Kami selalu sambut semuanya.
Terima kasih.
Beberapa waktu lalu,
aku bertemu anakmu.
Astaga.
Kukira sebaiknya
langsung membahasnya denganmu.
Dia tak berubah sama sekali, ya.
Dia belum menebus dosanya.
Apa?
BAEK UN-MI
WANITA
Ini tak berguna.
Sayangnya,
kau benar.
Tuhan, tolong selamatkan Un-mi.
Tuhan, tolong selamatkan Un-mi.
Un-mi menipu kalian semua.
Tidak. Sebenarnya dia percaya bahwa itu benar.
Andai dia bisa kembali pada Tuhan, dan biarkan Dia memulihkan hatinya.
Banyak pengacara menyia-nyiakan waktu dan tenaganya karena dia.
Aku memuja Tuhan. Beraninya dia menuduhku
atas pengurungan paksa, intimidasi, dan penyerangan?
Memikirkan soal itu masih membuat hatiku sakit.
Hal-hal seperti
pengurungan paksa, intimidasi, dan penyerangan
tidaklah cocok dengan gereja ini. Benar, Bu Boo?
Hal yang tampak mustahil malah pernah terjadi.
Cukup sering akhir-akhir ini.
Terima kasih atas waktumu.
UU pembatasan telah habis, dan tak ada bukti.
Kusarankan kalian tak menyia-nyiakan waktu dan tenaga.
Andai pemimpin agama sepertimu tak pernah terlibat dalam skandal.
Entah benar atau tidak...
Kau tahu budaya internet negeri ini.
Mau fakta atau bukan, tak masalah. Begitu menetapkan target, habislah.
Sampai bertemu lagi.
Song & Kim mengirim kalian untuk mengancamku?
- Ancaman? - Kami memang membuat ancaman.
Tergantung orang dan situasinya.
Namun, orang bijak menganggapnya berbeda.
Mereka anggap itu bimbingan atau peringatan.
Semoga harimu menyenangkan.
Hei, astaga!
Kau pasti gugup.
Apa yang terjadi?
Pengurungan paksa, intimidasi, dan penyerangan.
Sangat menarik, 'kan?
Bagus sekali.
Itu bisa saja bohong.
Bisa saja benar.
BAEK HEE-JUN BAEK SEUNG-HYEON
Setiap Baek Un-mi menuntut ibunya, Baek Hee-jun,
dia dituntut atas pencemaran nama baik,
jadi, dia membatalkan gugatan.
Mungkin karena kurang bukti.
Benar, dia tak punya pekerjaan.
Dia hidup di kelab dan kencani banyak pria.
Semua hal itu bisa digunakan untuk menjatuhkannya.
Kau pikir klaimnya benar?
Untuk cari tahu,
kita harus temui Baek Un-mi dahulu.
Permisi. Kau Baek Un-mi?
Apa-apaan ini?
Apa maumu?
PENGACARA BOO HYEON-A
Aku penasaran kau siapa.
Ternyata kau
hanya pengacara.
- Mau apa? - Kau kenal Bu Baek Hee-jun, 'kan?
Tidak.
Jika bukan karena situasimu,
kau takkan pernah dapat kartu namaku.
Kartu itu tak pantas dibuang begitu.
Hubungi aku jika ada yang mau kau ceritakan mengenainya.
Masalah biayanya, gratis.
Aku takkan menunggu lama.
TUHAN ADALAH KEKUATAN, LAGU, DAN JURU SELAMATKU
Tak ada kebaktian saat ini.
Begitu.
Kurasa ini kali pertamamu. Masuklah.
Tak apa-apa. Aku akan datang lagi.
Masuklah, Pak Park Ju-ho.
Kau tahu siapa aku?
Aku tahu semua yang berhubungan dengan Eun-yeong.
Benar, dia mengubah namanya.
Kini dia Jung Geum-ja.
PENGACARA JUNG GEUM-JA
Kau tahu berapa banyak?
Saat dia mulai bersiap-siap ikut ujian hukum,
kau ikut ujian kepolisian.
Kau bantu bayar biaya hidupnya selama empat tahun.
Aku memikirkannya saat aku di penjara.
Aku tak membeli pisau itu.
Lalu siapa yang beli?
Bukti bayar itulah yang membuatku dihukum,
tetapi aku tak pernah dapat itu.
Pak Tua di toko perkakas itu.
Dia bahkan tak tahu siapa-siapa.
Ada apa ini?
Kau bertanya sebanyak apa yang kuketahui,
jadi, aku memberitahumu.
Aku tak menusuknya.
Eun-yeong meraih tanganku dan melakukan ini.
Menusuk dirinya.
Diamlah, Bajingan.
Bukankah ini ironis?
Eun-yeong yang melakukan kejahatan menjadi pengacara.
Dan kau, kaki tangannya, menjadi detektif.
Tutup mulutmu, Bajingan!
Ini semua rencana Tuhan.
Termasuk kedatanganmu untuk menemuiku hari ini.
Jika kau
terus melantur seperti itu,
akan kubunuh kau, Bajingan.
Paham?
Beri tahu Eun-yeong.
Dia bisa hindari panggilanku,
tetapi dia harus kemari setidaknya sekali.
Dia harus meminta ampunanku.
- Apa? - Jika tidak,
entah bagaimana Tuhan akan menghukumnya?
Tidak, pergi dan bilang pada Tuhan-mu.
Jika kau menyentuh sehelai rambutnya,
dan
Dia yang akan
menyambutmu di gerbang-Nya.
SONG & KIM
JUNG GEUM-JA PENGACARA REKANAN EKUITAS
Baiklah.
Baik, paham.
Terima kasih.
Kau tak merespons terhadap bungaku, jadi, aku datang langsung.
Kuanggap itu sebagai pesan untuk bekerja keras
sebab itulah...
aku bekerja sampai larut malam.
Duduklah.
Aku tak mampir semalam ini untuk bahas Gnosis.
Lalu kita bicarakan Issume?
Itulah yang ingin kuketahui.
Kau lugas seperti biasa.
Gnosis hanyalah umpan.
Kau benar sebagian.
Tampaknya ini bukan obrolan singkat.
PENGACARA REKANAN YOON HEE-JAE
Saat kau tak bisa fokus, sebaiknya sudahi harimu...
Tidak, itu ide bodoh.
Aku harus tetap di kantor sampai dapat jawaban.
Kenapa aku selalu bilang hal yang langsung kusesali?
Aku sungguh bodoh, 'kan? Astaga.
Kau di mana?
Kurasa aku bisa pulang.
Baiklah.
Katakan kepadaku, kenapa aku salah sebagian.
Aku ingin membahas hal lain hari ini.
Semua orang di sini gila kerja? Kau juga kerja sampai larut.
Sementara, ada yang lebih mirip alkoholik.
Kau juga sering minum dengan pria di kantormu.
Kevin,
apa yang ingin kau lakukan denganku?
Berkencan?
- Berhubungan seks? - "Seks"?
Bukankah sama saja?
Namun, kau benar.
Aku tertarik padamu,
bukan hanya sebagai pengacaraku.
- Biar kupikirkan. - Apa?
Kau seharusnya senang aku tak menolakmu.
Begitukah?
Malam ini tak pernah terjadi.
Kau di mana?
Aku di luar kantor. Kalau kau?
Siapa itu?
Siapa yang menelepon semalam ini? Jalang mana itu?
Bukan siapa-siapa, hanya Hee-jae.
Ada apa? Kau tak terdengar seperti dirimu.
- Begini, aku... - Hee-jae?
Yoon Hee-jae?
Kemarilah. Minum bersama kami.
Bawa Hee-sun juga!
- Kita jadikan kencan bersama. - Yu-mi, tunggu...
- Hee-jae, akan kutelepon lagi. - Tunggu...
Aku Park Ju-ho.
Kau Pak Yoon Hee-jae?
Kau kenal aku?
Sedikit.
Si penyidik.
Ada urusan apa kau denganku?
Aku butuh nasihat hukum.
Kau tanya, bisakah kasus dibuka kembali
jika pelakunya sudah dihukum?
- Ya. - Ayah yang menyiksa keluarganya,
membunuh si ibu, pembunuhan tak berencana.
Setelah jalani hukuman, dia tusuk putrinya.
Dia punya bukti yang membuktikan dia tak bersalah?
Kurasa begitu,
tetapi aku tak tahu apa itu.
Apakah korban yang memintamu membuka
kasus ini kembali, bukan pelakunya?
Ya.
Hubunganmu dekat dengan pengacara lain,
- lalu kenapa aku? - Tidak.
Bu Jung tak boleh tahu.
Kenapa?
Karena dia korbannya?
Aku takkan bocorkan apa pun yang kau beri tahu soal Bu Jung.
Yang kau katakan padaku takkan melukai siapa pun.
Dan hidup Bu Jung sekarang dan ke depannya
takkan terganggu.
Aku akan pegang janji itu walau tak diharuskan.
Jadi, kumohon,
beri tahu aku.
Mengenai ayahnya, kau,
dan masa lalu Jung Geum-ja.
"PAGANINIANA" OLEH KOIMAN
Ju-ho, semoga keluarga baik mengadopsimu.
Dah, Eun-yeong.
PANTI ASUHAN HARAPAN
Sialan!
- Ayah, jangan! - Minggir.
SONG & KIM
Baek Un-mi tak bergerak.
Putrinya diserang berulang kali oleh ibunya?
Itu bisa merusak reputasinya.
Ada masalah dalam pemesanan dan distribusi Octoperson?
Para jemaat mengikutinya.
Octoperson dibagikan kepada para jemaat
dengan mencantumkan tanggal pembuatan.
Kita tak bisa gugat penjualan atau distribusi ilegal.
Mari kita gunakan rute standar.
Minta mereka sebutkan harga dan mediasi layaknya pengacara.
Bu Boo, ada yang ingin bertemu.
Kubilang kau sedang rapat, tetapi dia ingin kemari.
Semuanya kecuali Bu Boo, harap keluar.
Mari dengarkan klien,
layaknya pengacara.
Apa mau kalian?
Kenapa firma ini tertarik padaku?
Aku datang karena penasaran.
Karena kau dianiaya.
- Persetan. - Kau galak, ya?
Kami paham, jadi, ceritakan saja.
Terserah.
Kau tak menggunakan narkotika.
Wanita gila.
Kau tahu sifatku dari mana?
Benar, aku wanita gila sepertimu.
Sepertimu, aku juga hidup di neraka.
Namun, aku terus lanjutkan hidup.
Tidak sepertimu
yang masih terjebak masa lalu.
Seperti yang Bu Boo katakan,
kami punya kekuatan
untuk membebaskanmu.
Jika begitu, matamu bisa copot. Santai saja.
Kalian sungguh takkan menyerah?
Baiklah.
Mari dengarkan kisahmu.
Aku tak tahu harus mulai dari mana.
Kenapa kau menahannya?
Tidak pernah.
Aku sudah bunuh diri di pikiranku.
Kutemui banyak pengacara,
mereka menyerah setelah menemuinya.
Bagi orang lain, dia lihai dan sempurna.
Aku seperti orang gila.
Ada yang bilang, aku terlambat.
UU pembatasan telah habis.
BATASAN WAKTU DAKWAAN ATAS KASUS
Maka gugatan perdata.
UU pembatasan dalam kasus penganiayaan anak-anak
bergantung pada saat kau jelaskan kapan dimulainya.
Saat penganiayaan pertama,
saat seseorang mengetahuinya, atau mencari perawatan setelah insidennya?
Ada presedennya juga.
Kalau begitu,
kita bisa jadikan gugatan pidana.
Kau siap?
Tidak mudah baginya, aku merasa kasihan.
Apa maksudmu?
Tujuan kita merger, bukan mengurus kasus penganiayaan anak.
Jika Baek Hee-jun melepas Gnosis,
kita takkan menuntut, 'kan?
Kita akan lupakan semua yang telah terjadi, dan itu gayamu.
Kata siapa aku lebih suka akhir membosankan?
Aku mau bicara.
Apa lagi kali ini?
Bayar mereka lebih dan buat kesepakatan dengan lancar.
Kau kenapa?
Kau tak lihat dia datang menemui kita sukarela?
Kenapa ambil jalan sulit?
Haruskah kau cari uang dari rasa sakit orang lain?
Kau memberinya harapan palsu.
Dia akan hancur begitu dia tahu kita gunakan dia untuk Gnosis.
Akankah tidurmu nyenyak?
Aku tak tahu kau punya belas kasih.
Kapan kau ikut Lawyers Without Borders?
Berempatilah terhadapnya. Kau akan lebih mudah memahaminya.
Jangan pura-pura tangguh dan angkuh,
dan membuatku kesulitan melihatmu menderita.
Kau pikir
kau tahu soal diriku?
Kau sangat salah.
Simpan saja saranmu
mulai sekarang.
Sebenarnya, aku tahu banyak soal dirimu,
Jung Eun-yeong.
Sub by NETFLIX Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
Tanah yang kita diami adalah surga.
Kenapa kotoran hiena putih?
- Mereka makan tulang buruan - Trinitas. Haleluya!
hidup atau mati.
Akan kutunjukkan caraku menghancurkan ibumu.
- Aku suka. Ini liar. - Prosesnya akan liar.
Hati-hati. Sebaiknya kau pasang jala pengaman.
- Kau mau masuk? - Kenapa?
Kau kira aku butuh hiburan? Berikan padaku.
- Apa yang terjadi? - Dia sudah seperti itu
saat aku kemari.
Terjemahan subtitle oleh Fajri Mulyadi
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.