All language subtitles for The.Mentalist.S02E18.Aingavite.Baa.NF.WEB-DL.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese Download
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Baiklah. Agen?

Bu, Agen Hightower.

Baik. Unit Narkotika butuh info intelijen di toko obat, barat daya.

- Kubilang bisa tugaskan kalian. - Baik, akan kami kerjakan.

Van Pelt dan Cho.

Apa tugasnya?

Aku tak percaya ada info penting di sini.

Sebaiknya ada, bungkusan ini menetes di kakiku.

- Hightower tahu soalku dan Rigsby. - Aku sudah tahu itu.

- Dia tahu, kenapa belum bicara? - Entahlah.

- Apa kau bisa menebaknya? - Aku tak ingin.

Aku tak bisa berhenti memikirkannya.

Itu akan memberimu banyak masalah.

Apa kalian bisa bantu aku?

- Apa yang terjadi denganmu? - Aku kehilangan sepatuku.

- Bisa beri tahu aku ada di mana? - Aku akan laporkan ini.

- Bu, kau baik-baik saja? - Baik.

Baik, kami akan segera mengobatimu. Kemarilah dan duduk.

- Baik. - Siapa namamu?

Bu?

Grace.

Katanya dia tak ingat dirinya, asalnya atau apa yang terjadi.

Tak ada KTP, tak ada apa pun mengenai dirinya.

- Di mana Lisbon? - Dia sedang dalam perjalanan.

Kata paramedis pelurunya hanya menggores kepala korban.

Kita tanya saja, sepatunya hilang, jadi TKP-nya pasti tak jauh.

Pemikiran yang bagus.

Jadi, kita harus menunggu Lisbon atau...

- Aku Patrick Jane, apa kabarmu? - Kepalaku sakit.

Aku tak ingat siapa diriku.

Pegang tanganku.

Aku akan coba kurangi rasa sakitmu.

Konsentrasikan sakitmu mengalir dari tanganmu menuju tanganku.

Biarkan itu mengalir seperti air.

Ya, aku bisa merasakannya. Kau bisa rasakan?

- Ya. - Kau merasa sakitnya mengalir?

Rasa sakitmu kini mengalir menjauh.

Katakan siapa namamu.

Jangan berusaha diingat. Biarkan datang sendiri.

- Aku tak bisa ingat. - Baiklah, tak apa-apa.

Apa yang kaulakukan pagi ini sebelum kau terluka?

- Aku tak ingat. - Tak apa-apa, tak usah khawatir.

Malam ini, sebelum temanku menemukanmu, kau melakukan apa?

Aku ada di sebuah ruangan. Dingin sekali.

Apa kau bisa melihat sesuatu?

Terlalu gelap.

Kau duduk di kursi atau terbaring?

- Terbaring. - Di lantai atau ranjang?

Di lantai. Ada tanah dan jerami.

Itu membuatku terbatuk.

- Seperti apa baunya? - Kuda.

Itu bagus sekali. Grace?

- Ya. Kita akan cari sebuah istal. - Ya.

Sepatu wanita itu.

Benar, itu sepatunya.

Teman-teman, ada tombol lampu di sini.

Peluru menyerempet tengkoraknya. Tak sampai meretakkan tulangnya...

Tapi benturan seperti itu, bisa membuat pingsan beberapa saat.

Pelakunya pasti kira dia mati dan membuangnya dengan mayat yang lain.

- Bagaimana dengan amnesianya? - Entah harus bilang apa...

Amnesia yang buruk biasanya pulih seiring dengan waktu.

Tapi entah akan secepat apa.

Yang perlu kaulakukan, fokus pada ratunya saja. Ini dia.

Kau sudah lihat di mana dia.

Ini dia. Sekarang, beri tahu aku...

Di mana ratunya?

Salah. Pria pertama yang kau cium?

- Aku tak tahu. - Apa nama depanmu?

Aku tak tahu. Maaf.

Lihat, ini dia. Dia selalu di sana. Tepat di tengah.

Dan intinya?

Hanya memastikan dia amnesia dan ternyata memang benar.

Sulit untuk berbohong jika kau sedang memikirkan hal lain.

Bagus.

Kami akan periksa data kami tentang orang hilang...

Lalu kami periksa sidik jarimu. Mungkin bisa temukan sesuatu.

Suruh orang mengambil sidik jarinya.

- Agen Hightower? - Selamat pagi, Lisbon.

Aku ingin bertemu denganmu, Van Pelt, dan Rigsby di kantorku.

Sudah lama aku ingin bicarakan ini, tapi banyak sekali urusanku.

Aku jadi tak punya waktu.

Pertama-tama, tak ada sangkalan kalian terlibat hubungan seksual?

- Bukan begitu? - Tak ada, Bu.

Kalian bekerja bersama, perasaan kalian berkembang. Itu tak salah.

Tapi itu melanggar aturan CBI, dan aturan tetap aturan.

Jika kalian ingin tetap bersama, itu pilihan kalian.

Tapi salah satu kalian harus pindah dari unit ini.

Jika ingin tetap di unit ini, kalian tak boleh bersama.

Itu aturannya.

Beri tahu keputusan kalian paling lambat besok.

- Ada pertanyaan? - Tak ada.

Baiklah.

Lisbon, tunggu sebentar.

Kenapa kau tak atasi sendiri situasi ini?

Aku tak akan membela diri...

Aku tahu mereka diam-diam, tapi kau atasan mereka.

Aku berharap kau bekerja lebih baik.

Aku akan menulis surat teguran.

Itu saja. Terima kasih atas waktumu.

Aku tak ingin membicarakannya.

Cho, ada perkembangan apa mengenai korban-korban itu?

Aku sudah memeriksa dua KTP yang ada di TKP.

Janine dan Mitchell Langham dari Chico.

Mereka berusia 50 tahunan. Tanpa sanak di negara bagian ini.

Kata tetangga saat itu mereka jalan kaki di Hutan Kasten State.

Itu 160 km dari tempat mereka ditemukan. Dan korban ketiga?

Sama seperti korban kita, tak ada KTP.

Kata petugas koroner umurnya awal 20 tahunan.

Aku memasukkan sidik jarinya ke sistem.

Van Pelt, keterangan apa yang kau dapat?

- Van Pelt? - Aku akan memeriksanya.

Koroner duga mereka ditembak senapan berkekuatan tinggi.

Pasangan Langham dari jarak dekat.

Korban kita dan lelaki yang belum dikenal dari jarak jauh.

Salah satu pasangan Langham itu punya catatan kriminal?

Tidak.

Kesampingkan dulu pasangan Langham. Kuduga mereka hanya efek samping.

- Tak direncanakan. - Benarkah?

Ya.

Kedua korban pertama ditembak dari jarak jauh. KTP diambil.

Dua korban lainnya ditembak dari dekat, dan KTP tak diambil.

Jelas kedua korban pertama itu adalah targetnya.

Dan pasangan Langham ada di tempat dan waktu yang salah.

Pembunuh itu panik setelah menembak pasangan Langham.

Dia lupa mengambil KTP mereka.

Bahkan dia tak sadar salah satu korban pertamanya hanya terluka.

Ada keterangan mengenai sidik jari korban pria.

Namanya Leonard Railton, orang Amerika pribumi.

Tinggal di daerah reservasi Storm River.

Itu dekat dengan hutan.

Dia sudah sering keluar masuk penjara sejak remaja.

Kebanyakan karena kasus sepele dan beberapa kasus narkoba.

Tak ada keluarga yang terdaftar.

Kontak daruratnya adalah petugas bebas bersyaratnya.

Tunjukkan pada si Jane Doe foto Leonard dan pasangan Langham.

- Siapa tahu ada petunjuk. - Baik.

Kalian periksa rute jalan yang diambil pasangan Langham.

Sepertinya ada sesuatu di sana.

Mari kita bicara kepada petugas bebas bersyarat Railton.

Tak ada gunanya menyembunyikan kekecewaanmu soal Hightower.

Cepat atau lambat kemarahanmu akan meledak.

Jika beruntung, kau akan ada di sebelahku.

Itu yang kukhawatirkan.

- Grace, kau baik-baik saja? - Tentu.

- Tidak. Bagaimana denganmu? - Ini sesuatu yang bagus.

Tak perlu lagi diam-diam. Kita harus putuskan yang dilakukan.

- Kita tahu apa itu? - Mari kita lewati siang hari ini.

Malam ini kita akan bicarakan sambil minum anggur.

Ya, kedengarannya menarik. Aku mencintaimu.

Aku juga.

Kukira Leonard memiliki kesempatan.

Anak pintar. Benar-benar berusaha tak mengulangi kesalahan lama.

Sudah berapa lama kau menjadi petugas bebas bersyaratnya Leonard?

- Sekitar satu tahun lebih. - Ada keluarga yang bisa ditanyai?

Leonard tak memiliki siapa pun.

Tapi ibunya orang indian Shoshone, besar di reservasi.

Karena itu aku harus pindahkan dia ke sana setelah dibebaskan.

Mengapa harus di reservasi?

Leonard butuh orang yang memedulikannya.

Dia bisa dapatkan itu di sana. Itu adalah komunitas kecil.

- Tak terlalu nyaman, tapi akrab. - Kau tinggal di sana?

Klan ayahku berasal dari sana. Aku juga orang Shoshone.

Orang Shoshone beraksen Italia-Irlandia New York.

Jika aku tak salah. Apa aksen itu dari pihak ibumu?

Aku bukan orang pertama yang butuh waktu sadari siapa dirinya.

Ada indikasi lain Leonard lakukan sesuatu yang ilegal?

Tidak. Dia punya beberapa masalah saat-saat pertama di sana, tapi...

6 bulan lalu, dia sudah bisa menyesuaikan diri, dapat pekerjaan.

- Memiliki kekasih. - Siapa namanya?

Derrien Hopwood. Aku pernah bertemu beberapa kali. Tak ada catatan.

Kukira dia pengaruh baik untuknya.

Apa ini orangnya?

- Aku tak kenal wanita ini. - Kau yakin?

- Aku bilang tak kenal. - Baiklah.

Leonard punya teman di reservasi yang bisa kami tanyai?

- Kau ingin pergi ke reservasi? - Ya.

- Apa polisi suku bersama kalian? - Mereka tahu soal investigasi ini.

- Kami akan terus kabari mereka. - Aku harus ikut dengan kalian.

Itu tak perlu.

Sepengetahuan mereka, kalian orang asing yang memakai lencana.

Kalian tak akan dapatkan informasi apa pun.

- Aku akan mengambil mantelku. - Bagus.

Kita memiliki pemandu pribumi.

Janine dan Mitchell Langham. Ingat sesuatu?

Tidak. Aku tak bertemu banyak orang kecuali mereka dalam masalah.

Orang-orang ini terkena masalah.

Pernah ada laporan kejahatan? Pencurian, penyerangan?

Tak ada. Hanya soal rakun, burung, rusa, ular derik, beruang.

Kurasa beruang tak bisa menembak 4 orang dengan senapan besar.

Beruang tak bisa melakukan itu.

Tetangga bilang keluarga Langham melewati jalan setapak Morningstar.

Morningstar bukanlah salah satu jalan setapak yang populer.

Permisi.

Tisdale, siaga satu.

Aku harus pergi ke bukit di sana. Ada masalah penanganan hewan.

Kami harus memeriksa jalan setapak itu.

Jalannya dimulai dari sana. Ikuti saja jalannya.

Jika kalian melihat persimpangan, belok kiri. Paham?

Teruslah berjalan ke kiri. Kalian akan baik-baik saja.

Baik, ke kiri. Terima kasih.

Aku tak mengenal satu orang pun dari mereka.

- Santai dan pikirkanlah. - Sudah kulakukan.

- Mereka semua sudah tewas, 'kan? - Benar.

Ada satu kabar baik.

Kami melacakmu lewat database sidik jari. Kau tak ada di sana.

Bagaimana itu bisa jadi kabar baik?

Itu berarti kau bukan penjahat atau kau orang yang amat lihai.

Bagaimana dengan pencarian orang hilang ini?

Belum ada laporan orang hilang yang sesuai dengan ciri-cirimu.

- Tapi ini hanya masalah waktu. - Kau tidak tahu soal itu.

Kau punya tugas dan melakukannya, terima kasih.

- Kau tak perlu tinggal. - Aku akan di sini.

Terima kasih.

Aku punya banyak waktu untuk adakan investigasi di sini...

Tapi dia permasalahkan gender, pekerjan siapa yang lebih penting.

- Seperti kataku, ini rumit. - Tidak rumit.

Apa yang lebih kauinginkan? Pekerjaanmu atau Van Pelt?

- Apa? Tidak semudah itu. - Semudah itu.

- Ini persimpangannya, 'kan? - Tidak kita sudah melaluinya.

Yang tadi bukan, kurasa persimpangan ini.

Apa pun, ke kiri. Tidak sesederhana itu.

Pekerjaanmu atau Van Pelt. Kau hanya perlu memilih salah satu.

Ruang serba guna adalah tempat berkumpulnya komunitas.

Leonard sering datang ke sini.

Ini Joseph Silverwing, dia membantu Leonard merasa nyaman di sini.

Dia anggota dewan suku.

Mereka detektif dari CBI yang tadi kuberitahukan.

- Teresa Lisbon. - Patrick Jane.

Kami sedang menginvestigasi kasus pembunuhan Leonard Railton.

- Bisa ceritakan soal dia? - Anak yang baik.

- Pekerja keras, menjauhi masalah. - Kami dengar dia punya pekerjaan.

Di tempat Markham Willis.

Toko suvenir, tepat di luar reservasi.

- Apakah Leonard terlibat masalah? - Tidak.

- Percekcokan atau pertengkaran? - Tidak.

- Masalah keuangan atau kesehatan? - Tidak.

Kau benar. Kau sungguh mendapat informasi di sini.

Kau mungkin tahu dia memiliki hubungan di luar tempat reservasi?

Tidak.

Tembakan bagus.

Kalian mengenal Leonard Railton?

Kuanggap itu "ya".

Aku sedang mencari pembunuhnya. Bisa membantuku?

Jangan semua diam, siapa yang akan bicara lebih dahulu?

- Kami tak bisa bicara pada po-po. - Po-po? Aku suka itu.

Tapi aku bukan po-po, aku konsultan po-po.

Bagaimana jika aku bisa masukkan bola sebelum pemain terbaikmu...

Dia punya 3 kesempatan memukul dan aku satu...

Dan jika aku kalah, kuberikan 50 dolar, bagaimana?

Tapi jika aku menang, kalian katakan soal Leonard.

Kita sepakat? Bagus. Siapa pemain terbaikmu?

Dirimukah, Shorty? Ayo kita lakukan.

- Baik. - Baiklah.

Yang masukkan bola pertama menang.

Kau punya 3 kesempatan. Aku punya 1.

- Baik. - Lagi pula, gadis yang kausukai...

Yang memakai sweter biru. Tak akan terjadi.

Dia suka pria jangkung. Semoga beruntung.

Aku bertaruh untuk anak itu.

Satu.

Dua. Kesempatan terakhir. Semoga beruntung.

Sudah tiga.

Ada lubang di bola itu.

Ini bagian yang sulit.

Aku mengalahkanmu.

Baiklah, jadi apa cerita Leonard?

Dia punya banyak uang.

- Selalu punya sepatu terbaru. - Sejak kapan?

- Sejak 6 bulan yang lalu. - Kudengar dia mendapat pekerjaan.

Benarkah? Di toko suvenir milik Willis?

Di sana gajinya kecil. Leonard punya uang banyak.

- Ada ide dari mana asal uangnya? - Dia tak mau bilang.

Tapi dia selalu berada di hutan. Jadi kami mulai berpikir.

Ya?

Semua orang tahu yang terjadi di hutan.

Tentu saja di dalam hutan.

- Ini bukan jalannya. - Di sebelah sini.

Kau yakin? Aku kira melihatnya di sebelah sini.

Tangki air?

Cho, ada tanaman ganja di sini.

Sebenarnya ada banyak tanaman ganja di sini.

- Terlihat seperti ladang. - Ya.

Berarti mungkin ada penjahat bersenjata.

Tak ada sinyal. Tak bisa memanggil bantuan.

Hanya ada satu penembak. Kau memancing tembakan.

Aku akan menembaknya dari samping. Siap? 1, 2, 3.

- Rigsby! Aman! - Baiklah!

Ini jenis ladang yang kautemukan di tanah publik.

Satu ekar tanaman dengan pipa irigasi di sekelilingnya.

Pasti mengambil air dari atas lembah.

Kau berhasil mengenai penembaknya? Mungkin dia di rumah sakit.

Aku tidak melihat darah. Aku ragu.

Menurutmu jagawana sengaja mengarahkanmu ke ladang ganja?

Apakah ini jebakan?

Sulit untuk dikatakan. Kita cukup tersasar.

Aku tak begitu yakin kita mengikuti jalan setapak.

- Di mana petugas jagawana? - Di gunung.

Penyelianya bilang, dia di luar jangkauan.

Cari tahu kapan dia kembali.

Sepertinya Leonard Railton bekerja untuk petani ganja.

Ada ratusan cara untuk mengubah itu jadi buruk.

Tidak. Jika Leonard bertani ganja...

Dia pasti sudah memberi tahu temannya tentang hal itu.

Apa pun yang dilakukannya, dia malu, atau saling bertentangan.

Dan itu menuntun penyelidikan ke arah mana?

Kita belum bicara pada kekasihnya.

Lakukan itu. Kalian berdua pergilah ke Bagian Narkotika...

Lihat apa ada bandar mariyuana di bagian itu.

Kalian dengar apa yang dia katakan.

Kami tak tinggal bersama atau apa. Hanya berteman saja.

Jadi Leonard bukan ayah bayi itu, Nn. Hopwood?

Ayah Kai? Bukan.

Ibu tahu, Sayang.

Tapi Leonard menyukai putramu, bukan?

Tentu saja.

Leonard banyak membelikannya mainan.

Dan setumpuk susu formula untuk bayi.

Ya, dan harganya hampir 1.000 dolar.

Bagaimana bisa?

Itu dikarenakan Kai menderita ruam campak.

Penyakit itu menular. Beberapa anak menderita penyakit ini.

Dia menduga itu disebabkan susu bubuk formula.

Dia menyuruhku membuang semua susu bubuk formulanya.

Dan kurasa itu gila, sebab harganya lebih murah.

Dan sangat mudah digunakan.

- Cukup tambahkan air saja. - Bagaimana ruamnya sekarang?

Semua hilang.

Kurasa dia memang benar.

Kau tak terkejut dengan kabar tentang Leonard, bukan?

Maksudku, kau peduli kepadanya.

Tapi kau tak gusar saat tahu dia sudah mati.

Dia punya uang.

Asalnya bukan dari pekerjaan kios suvenir yang payah itu.

Dia tak mau beri tahu dari mana dia dapat uang itu.

Berdasarkan pengalamanku, itu berarti masalah.

Itu tebakan terbaikmu?

Entahlah. Apa pun yang dia lakukan, dia hanya...

Dia selalu bersikap baik padaku dan Kai.

Dia pria baik. Carilah siapa pelakunya.

Akan kami usahakan sebaik mungkin.

Tn. Willis, berapa lama Leonard bekerja di sini?

Sekitar 6 bulan.

Aku pekerjakan dia atas rekomendasi Dolores Brinton.

Anak yang baik. Pekerja yang rajin.

Tepat sekali. Itu yang kumaksudkan.

Bagus, bukan? Ini luar biasa. Kau bisa mengirimnya?

- Ya, kami bisa. - Jane, taruh kembali.

- Apa? - Kau dengar aku. Sekarang!

- Baiklah. - Sekarang juga!

Kami menduga Leonard dapat uang dari tempat lain.

Apa kau tahu sesuatu mengenai hal itu?

Tidak. Dia tak pernah bilang apa pun.

- Apa yang dia kerjakan? - Kami masih menyelidikinya.

Aku bisa berikan potongan harga untuk penutup kepala itu.

Potongan harga khusus penegak hukum.

Kau tak begitu mawas diri dalam menjual kebudayaanmu sendiri?

Itu bukan dari kebudayaanku.

Topi perang ini berasal dari suku Laguna.

Tak ada hubungannya dengan kami, suku Shoshone.

Ini hanya kerajinan tangan.

Tapi karena orang-orang Amerika seperti kalian ingin membelinya...

Jadi aku menjualnya.

Terima kasih atas waktumu, Tn. Willis. Jane?

- Jane! - Kita bertemu di luar.

Apa akan ada upacara peringatan untuk Leonard?

Sepertinya besok siang.

Sayang sekali. Aku akan ambil ini.

Aku juga suka yang ini, sangat indah. Dan...

Benda ini. Aku ingin tahu apa benda ini bisa berbunyi.

Aku juga suka bulu-bulunya.

Grace, ini Jane.

Bagaimana dengan Jane Doe? Sudah ada petunjuk?

Sepertinya tidak. Bawa dia ke kantor.

Sepertinya kita harus sedikit ikut campur.

Jika kau mulai pusing atau apa pun itu...

Grace, berhentilah mengganggunya. Dia baik-baik saja.

Aku yang mengeluarkannya dari RS. Dia tanggung jawabku.

Aku mengerti, tapi dia tak apa-apa. Benar, 'kan?

- Apa ini? - Foto-foto dari tempat asalmu.

- Aku tak tahu dari mana asalku. - Tentu saja kau tahu.

Aku berani bertaruh kau berasal dari sana.

Kau punya keluarga yang tinggal di sana.

Kau mengunjungi tempat-tempat ini saat masih kecil.

Salah satu foto di sini akan memiliki arti bagimu.

- Tak ada yang kukenal. - Bagaimana dengan ini?

- Grace, bisa bicara sebentar? - Tentu, aku akan segera kembali.

Ini?

Tenang, jangan terlalu dipaksakan. Coba perhatikan.

Pernahkah kau melihat tempat yang lebih indah dan damai?

Akan lebih baik jika kau bisa berkata...

Bahwa kau pernah berada di sana.

Mendengarkan burung berkicau.

Angin yang meniup pepohonan.

Air yang bergelombang di pantai.

Jika kau ingat, katakan saja.

Wayne, apa hal ini tak bisa menunggu?

Ini sangat mudah.

Aku mencintaimu melebihi pekerjaan ini dan apa pun juga.

Kau baru saja ditembaki. Adrenalinmu terpompa...

Tidak. Memang benar, tapi itu bukan masalah.

Aku tahu apa yang ingin kulakukan.

Hari ini aku bicara kepada orang di kantor San Francisco.

Ada lowongan di Unit Kejahatan Besar.

Hanya satu setengah jam perjalanan.

- Kau sungguh-sungguh? - Kumohon. Ayo, kita lakukan.

Aku tak peduli di mana aku bekerja.

Aku menginginkanmu.

- Kau bersungguh-sungguh? - Ya.

Sungguh? Saat ini?

Jagawana Tisdale pasti sudah turun dari hutan sejam yang lalu.

Menurut catatan bank, dia simpan deposito 2 ribu dolar sebulan...

Jauh melebihi gajinya. Tunai.

Ayo kita tanyai dia.

Tisdale.

Baru saja aku mau hubungi kalian. Aku baru dengar.

Ladang ganja. Bukankah itu mengalahkan semuanya?

Ya, tepat di hutanmu sendiri.

Ya, sudah 8 tahun aku menjelajahi gunung ini. Aku tidak menyangka.

Aku tidak tahu bagaimana kalian menemukannya.

Tapi kalian pasti sudah tersasar sangat jauh.

Itu agak susah dipercaya bila pemilik ladang ganja itu...

Mengupahmu 2 ribu dolar perbulan.

Dua ribu? Aku tak tahu apa yang kalian bicarakan.

Kau harus ikut bersama kami.

- Kerja yang bagus. - Rasanya menyenangkan.

Mengantar kalian ke ladang itu?

Aku sudah berusaha keras membuat kalian menjauhinya.

Yang harus kalian lakukan adalah tetap mengikuti jalan setapak.

Apa itu susah sekali?

Jadi kau terima uang dari bandar ganja untuk lindungi ladang mereka?

Mereka mengupahku untuk menjauhkan para turis.

Dan beri tahu jika ada polisi lokal atau federal datang mendekat.

Tapi hanya itu saja. Mengenai orang-orang yang terbunuh...

Aku tak pernah melihat mereka.

Beri tahu nama orang-orang yang mengupahmu itu.

Aku tak bisa melakukannya.

Mereka bukan hippie yang menanam ganja di hutan.

Mereka pria yang serius.

Jika mereka tahu kubocorkan namanya, aku akan dibunuh.

Dengar, mereka tahu kau sudah ditangkap.

Mereka pasti berpikir sekarang kau sudah bocorkan nama mereka.

Sekarang mereka berkeliaran, berarti kau berada dalam bahaya.

Beri tahu nama mereka, agar bisa kami masukkan ke penjara.

- Tidak, aku tak bisa. - Terserah padamu.

- Kau punya keluarga? - Ya.

Kusarankan kau suruh mereka pindah ke suatu tempat.

Tidak hanya keluar kota, tapi keluar negara bagian.

- Ada kenalan di Pesisir Timur? - Tidak.

Sayang sekali. Kalau di luar negeri?

- Itu wawancara yang hebat. - Terima kasih.

Hai, apa kabar? Kata Rigsby dan Cho hanya ada satu pria bersenjata.

- Sepertinya mereka tak banyak. - Tidak.

Jadi saat kau bilang, "Mereka bukan hippie, tapi pria yang serius."

Artinya ada banyak pria mengerikan dengan senapan besar. Apa benar?

- Ya. - Lalu kenapa hanya satu?

Aku tak tahu. Mungkin mereka bangkrut.

- Ganjanya tak bisa dipanen. - Tanamannya mati?

Ya. Dan kabarnya hal itu sudah terjadi selama 6 bulan.

Dan mereka tak tahu sebabnya, sehingga buat mereka ketakutan.

- Aku yakin itu. - Jane?

Ya? Kurasa aku harus pergi. Sampai jumpa.

Apa yang kaudapatkan dari pria itu?

Petani ganja itu tidak membunuh Leonard.

- Hanya itu? - Ya.

- Kau yakin? - Kepastian adalah biang kebodohan.

Jadi semua ini hanya menduga-duga?

Benar. Kurasa itulah yang kulakukan.

Misalnya, kurasa kau sudah menikah.

Aku mengenakan cincin kawin.

Kalau begitu, kurasa kau sudah menikah tapi tak bahagia.

Belum sampai proses perceraian, tapi kalian mencoba berpisah.

Kurasa aku harus memasang foto, 'kan?

Aku tahu, kau bukannya berikan nasihat pernikahan.

Jadi aku bertanya-tanya, mengapa kau harus pergi ke sana?

Kurasa itu caramu untuk ekspresikan ketidakbahagiaan.

Bisa saja.

Kurasa itu caramu untuk utarakan...

Kau tak senang dengan caraku menangani Lisbon.

Kami habiskan waktu bersama.

Saat dia tidak bahagia, aku merasa kurang bahagia.

- Itu sifat alami manusia. - Benar.

Kuberi tahu padamu, Patrick.

Biarkanlah aku selesaikan urusanku dengan caraku...

Baru kemudian hakimi aku atas hasil akhirnya.

Dan akan kubiarkan kauselesaikan urusanmu dengan caramu.

- Sesukamu. - Sepertinya cukup adil.

Sesukaku. Sangat adil.

- Pembicaraan ini sudah selesai? - Belum.

Tolong jangan ganggu interogasi. Itu tak sopan.

- Bukankah itu peraturan? - Panduan.

- Akan kuingat itu. - Pembicaraan selesai.

- Aku suka sepatumu. - Terima kasih.

Sampai jumpa.

Apa ini? Menarik sekali.

Kita harus bawa gadis amnesia itu ke reservasi.

Kita bertemu di tempat parkir 10 menit lagi.

Kenapa harus ke reservasi?

Mereka adakan upacara peringatan bagi Leonard Railton.

Dia harus berada di sana. Mungkin dia ingat sesuatu.

- Pantas untuk dicoba. - Boleh minta tolong?

Jangan katakan hal ini pada Lisbon atau Hightower.

- Kenapa tidak? - Kenapa buat ini jadi rumit?

Rumit bagaimana?

Van Pelt, seharusnya kau tak keluarkan dia dari rumah sakit.

Sampai jumpa di mobilmu di tempat parkir 10 menit lagi.

Tn. Jane. Sedang apa kau di sini?

Kami datang untuk berbelasungkawa.

Tak apa-apa, kami tak akan makan banyak.

Leonard bersama kita hanya sebentar.

Tapi jika kau melihatnya menyusuri danau atau mengendarai kuda.

Kau bisa lihat, bahwa dia sudah pulang.

Ingatlah pepatah lama.

Saat seorang teman meninggal, kita tak boleh menangis.

Kita tak boleh membenci atau bertengkar dengan seseorang.

Kita harus selalu lakukan hal yang benar.

Kita harus dengarkan pepatah lama.

Dan mengenang Leonard.

- Apa ada yang ingin diutarakan? - Ya, aku ingin bicara.

Wanita ini bersama Leonard saat dia ditembak, ingatannya hilang.

Jadi kami bawa dia kemari hari ini. Untuk melihat wajah atau tempat...

Atau apa pun yang bisa membantu mengembalikan ingatannya.

Saat ini adalah momen yang sakral, apa ini sungguh waktu yang tepat?

Hanya butuh waktu sebentar.

- Ada yang kau ingat? - Tidak.

Tak apa. Kedatanganku tidak akan sepenuhnya sia-sia.

Aku juga ingin cari tahu apa ada di antara kalian yang mengenalnya?

Tampaknya menurutku, seseorang di sini ada yang kenal wanita ini.

Seseorang itu adalah dirimu, Pak.

Aku?

- Kurasa kau telah keliru. - Buktikan.

Bagaimana?

Lihat ke mataku dan pegang ini.

Katakan kau tidak mengenal dia.

Aku tidak mengenal wanita ini.

Baiklah.

Berarti aku yang keliru.

Bagus buatmu, karena kau tidak termasuk dalam saksi kunci.

Aku minta maaf. Silakan lanjutkan. Kami akan duduk di belakang.

Terima kasih.

Jika kau tak suka kami di sini katakan saja, lalu kami akan pergi.

- Kurasa akan lebih baik... - Aku bisa melihatnya.

Aku bisa melihatnya!

Aku bisa melihatnya!

Kini santai, bernapas, dan katakan apa yang kau lihat.

Ada sebuah danau biru.

Pohon cemara, pegunungan.

Lalu ada burung-burung berkicau.

Ceritakan apa yang terjadi di danau itu?

- Di sanalah hal buruk terjadi. - Kejadian buruk apa?

Lihatlah ke sana. Mereka tinggalkan sesuatu di pinggir danau.

- Siapa yang melakukan itu? - Lihat, mereka tinggalkan sesuatu.

- Maafkan aku. - Baik, pertunjukan selesai. Ayo.

Hati-hati kepalamu.

Tn. Silverwing akan protes keras pada atasan kita. Kerja yang bagus.

Itu sebabnya aku tak mengajakmu. Supaya kau bisa menyangkal.

- Bagaimana kau tahu aku di sini? - Ada alat GPS di setelanmu.

Untuk sesaat aku hampir memercayaimu. Grace?

Maaf, aku harus beri tahu dia. Itu sudah tugasku.

Bukan itu yang kumaksud.

- Bawa dia kembali ke RS. - Baik, Bos.

Namun dia mengingat sesuatu, kita dapat sebuah petunjuk.

Sebuah danau di pegunungan, sesuatu di pesisirnya?

Mungkin TKP-nya.

Ada lebih dari 50 danau di pegunungan itu.

Kubawa dia kembali ke RS.

Dengar, aku minta maaf tak memberi tahu tujuanku.

Aku mencoba melindungimu, aku tahu akan mengacaukannya.

- Dan dengan Hightower... - Jangan.

Jangan mencoba untuk melindungiku, Aku bisa menjaga diriku sendiri.

- Dari Hightower atau siapa pun. - Baiklah.

- Kita kembali ke kantor. - Kita bisa lakukan itu...

Atau kita bisa menangkap pembunuh Leonard Railton.

Bagaimana kita akan melakukan itu?

Aku butuh sebuah gelas.

Kertas atau plastik, aku lebih suka kertas.

Jadi korban kita tak ingat letak danaunya?

Pascasugesti hipnotis.

Aku perlihatkan sebuah gambar danau yang indah.

Kemudian aku katakan padanya, dia akan mengingat itu...

Ketika dia mendengar kalimat pemicu, "Katakan saja".

Dia ingat dengan gambar yang berhubungan dengan kejahatannya.

Dan merasa ada sesuatu yang tertinggal.

- Sesuatu apa? - Bukan itu masalahnya.

Sang pembunuh sekarang merasa gelisah...

Jadi dia akan terpaksa kembali ke tempat kejadian perkara.

Dan pastikan tak ada jejak yang tertinggal.

Asumsinya pembunuhan itu terjadi di danau.

- Memang terjadi di danau. - Karena?

Karena tanaman ganja mati.

Leonard Railton khawatir dengan air yang diberikan kepada bayinya.

Ada di sebelah sini.

Dan persediaan air untuk daerah ini berasal dari danau pegunungan.

Cho ikuti orang yang meninggalkan acara peringatan menuju danau.

- Dan, siapa orangnya? - Kita lihat nanti.

Di mana dia?

Lihat ke arah pepohonan itu.

Angkat tangan.

- Ada apa? - Angkat tanganmu.

Aku tak mengerti.

Apa yang kaulakukan?

Kelongsong peluru senapan.

Dari mana kau dapatkan itu, Tn. Willis?

Aku menemukannya. Aku akan memberikannya padamu.

Apa berkaitan dengan pembunuhan itu?

Hanya itu kemampuanmu?

Kenapa kau menembak keempat orang itu, Tn. Willis?

- Aku tidak melakukannya. - Jangan lupa, dua dari mereka...

Pasangan Langham adalah korban sampingan.

Namun Leonard...

Kau membunuh Leonard atas apa yang ada di dalam danau itu, bukan?

Aku tak paham maksud kalian.

Limbah beracun.

Mungkin sebuah drum besar yang kau buang.

Itulah sebabnya tanaman ganja di lembah mulai mati.

Itulah sebabnya anak Derrien Hopwood terkena ruam.

Leonard hendak buka mulut, jadi kau harus membunuhnya.

Juga orang lain yang kebetulan datang hari itu.

Aku bahkan tak tahu harus berkata apa.

Itu semua tidak benar.

Ini tempat pembuangannya, jadi air di sini pasti lebih beracun...

Dibandingkan yang berada di bawah lembah.

- Itu omong kosong! - Benarkah?

Merasa sedikit haus? Minumlah.

Tidak mau.

- Kenapa tidak? - Ayolah. Bersulang. Minumlah.

- Tidak. Kumohon hentikan. - Minumlah sedikit.

Tidak mau! Baiklah!

Aku mencoba dapatkan begitu banyak ide dari dewan suku.

Tapi seseorang tak menyukainya atau tak sesuai secara budaya.

Dan seterusnya.

Jadi orang ini berkata dia perlu membuang sesuatu.

Dan apakah aku tahu tempat lain di mana dia bisa melakukannya.

Jadi aku minta Leonard membawa mereka ke danau itu.

Kurasa dengan catatannya, dia akan mengambil uangnya dan tutup mulut.

Kami melakukannya dengan baik.

Kami membuang banyak limbah di sana.

Akhirnya usahaku berhasil juga.

Lalu anak di lembah itu terkena ruam.

Leonard khawatir. Katanya, kami yang meracuni lembahnya.

Dan jika kami tak menghentikannya, dia akan buka mulut.

Kemudian aku mendengarnya berbicara di telepon.

Merencanakan untuk bertemu seseorang di danau itu.

Jadi aku juga pergi ke sana.

Kapan pasangan Langham sampai di sana?

Saat aku sedang bereskan mayat.

Apa yang sedang mereka lakukan?

Mereka sedang berkelana alam.

Aku menyesal.

Aku benar-benar menyesal.

Aku menyesal.

Tak apa-apa.

Selama kau menyesal, mungkin kami akan membebaskanmu.

Aku bercanda.

Kubawakan kau sesuatu.

Ini SIM-mu.

Kami dapatkan dari Markham Willis.

Namamu Camille Dillon. Kau tinggal di Oakland.

Kau adalah wartawan dan penulis di internet.

Kami sudah hubungi keluargamu.

Ibumu dalam perjalanan dari Des Moines.

Namaku Camille?

Rupanya kau guru Leonard Railton saat dia berada di penjara anak.

- Belum lama berselang, dia... - Tunggu.

Ada sesuatu yang salah.

Ada...

Seseorang membuang...

- Limbah? - Ya.

Dan dia ingin orang-orang tahu.

Dia memanggil dan minta bantuanku.

Aku ingat dia.

Aku ingat dia minta bantuanku.

Aku ingat.

Aku tahu siapa diriku.

Biar kuselesaikan ini, lalu kita bicara kepada Hightower.

- Wayne. - Ada apa?

Aku mencintaimu. Aku bersungguh-sungguh.

- Tapi aku lebih suka profesi ini. - Tak masalah, aku akan pergi.

Kau akan meninggalkan unit ini demi kita berdua.

Lalu?

Aku tak menginginkan tanggung jawab itu.

Kau akan membenciku. Mungkin bukan hari ini tapi pasti.

- Tidak, Grace, kita... - Maafkan aku.

Kau yakin mengenai hal ini?

Aku tahu siapa diriku.

Unit Narkotika meringkus petani ganja atas pengakuan si jagawana.

Aku juga dapat telepon dari Silverwing...

Atas aksi kalian di reservasi Storm River?

- Itu bukan sebuah aksi... - Apa pun itu, dia tak senang.

- Ya, aku akan mengisi formulir... - Kaupecahkan semua kasusnya, 'kan?

- Tak ada yang terluka? - Ya.

Kalau begitu, persetan dengannya. Kalian telah menegakkan keadilan.

Teruskan prestasimu.

- Itu tidak terduga. - Kupikir juga begitu.

- Hai, Grace. - Hai.

- Kau baik-baik saja? - Ya, aku baik-baik saja.

Aku akan...

Barangku ada yang tertinggal.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.