Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Hai, Sayang.
- Aku pikir kau tak di rumah. - Kuharap begitu. Kita berangkat.
Pembunuhan ganda di Rancho Rosa. Sherif lokal sudah di sana.
Segera kutangani.
Bos, kau janji padaku aku bisa kembali tugas di lapangan.
- Sekarang saat yang tepat. - Kau benar.
Rigsby, kali ini kau jaga kantor. Ayo.
- Tidak apa-apa, 'kan? - Tentu saja.
- Ada apa? - Dua peluru di dada mereka.
Dari lukanya, baru terjadi beberapa jam lalu.
Selby dan Jana Vickers, 33 dan 31 tahun.
Penduduk Rancho Rosa. Sherif tahu dari SIM mereka.
- Siapa yang temukan mayatnya? - Dua orang remaja.
Ini tempat pacaran, sepertinya pencuri juga tahu.
Menurut Sherif ini perampokan yang jadi kacau.
Agak tua untuk bercumbu, 'kan?
Apa ada batas umur untuk itu?
Dan pakaian mereka tak kusut.
Pengamatan bagus.
Ada benda putih menonjol di bajunya si wanita.
Bisa coba...
Ya, itu.
Gaun 800 dolar.
Apa itu "aha" baik, atau "aha" menyebalkan?
Gaun pinjaman tunjukkan mereka mau ke tempat mewah...
Mereka ingin membuat kesan. Bukan tempat yang biasa didatangi.
Atau mereka juga membawa mobil model terbaru.
Si pria minum beberapa gelas scotch untuk menenangkan diri...
Karena merasa gugup dengan tamu lainnya.
Di kota kecil seperti ini berarti keluarga atau orang dari masa lalu.
Mungkin pernikahan atau pesta ulang tahun?
- Tanpa bawa hadiah. Berarti? - Jangan main tebakan.
Permisi, Sherif. Apa nama SMA lokal di sini?
SMA Rancho Rosa Angkatan 1995
Stephanie?
Astaga, kau terlihat luar biasa.
Maaf, aku bukan Stephanie.
Jika lakukan lagi, kau akan kutahan.
Maaf, terpaksa. Kaulah satu-satunya.
Bukan aku.
SMA, saat terbaik dalam hidup.
Selamat datang ke Rancho Rosa. Ayo, Toros!
Aku Tess, salah satu duta siswa akhir pekan ini.
Label nama dan buku reuni.
Kami dari CBI (Biro Investigasi California).
Kami ingin tahu apa Jana dan Selby Vickers undangan juga.
Ya, Selby Vickers dan istrinya Jana.
Mereka juga jawab "ya" untuk acara piknik dan dansa besok.
Semua baik-baik saja?
Kami ingin bicara dengan orang yang mengenal mereka.
Wanita rambut merah, Willa Brock. Dia ketua panitia reuni.
Kau kira kami tak cukup muda untuk angkatan ini saat masuk, 'kan?
Semua orang di atas 21 tahun terlihat sama bagiku.
Bijaksana dan pintar berkelit. Hidupmu akan sukses, Tess.
Ayo, Toros.
Aku terpana. Selby mau datang saja sudah cukup mengejutkan.
- Sekarang ini? - Kenapa kau terkejut?
Dia tak termasuk angkatan 1995 atau 2000.
Karena...
Karena dia dikeluarkan dan tak pernah lulus.
Selby lakukan lelucon buruk. Saat itu tahun terakhir, 'kan?
Hanya itu leluconnya dan wakil kepsek Desouza memergokinya.
- Dan mengeluarkannya. - Lelucon apa?
Ada...
Kita sebut saja anak pemalu bernama Derek Logan.
Selby membawanya ke kamar ganti siswi...
Menutup matanya pakai pakaian dalamnya...
Dan mengikatnya dalam keadaan telanjang.
Dia memotretnya dan menyebarkan foto itu ke seluruh sekolah.
Menjijikkan, 'kan?
Perbuatannya itu sangat keterlaluan.
Ada hal lain yang bisa kalian ceritakan?
Aku bermain futbol, penjaga belakang.
Orang masih bicarakan 5 touchdown yang kubuat saat melawan Stratton.
Apa hubungannya dengan Selby?
Aku populer. Aku atlet, dia tak dikenal.
Aku tak tahu orang macam apa dia.
- Bagaimana kehidupannya sekarang? - Aku tak tahu.
Aku pergi dari kota ini secepatnya. Kini aku tinggal di Newport Beach.
Bagaimana denganmu, Willa? Pernah dengar tentang Selby?
Aku pembawa acara bincang siang di Chicago...
Aku harus lakukan 2 rekaman sehari, akan ditayangkan secara nasional.
Jika aku tahu kabar tentang keluargaku saja sudah bagus.
Derek Logan yang dia kerjai, bisa tunjukkan yang mana?
Derek Logan? Dia tak di sini, 'kan? Tak mungkin!
Gabe, senang bertemu lagi.
Kau hampir tak bertemu aku.
Aku berkendara 5 jam lewat rute 101 ke sini.
Agen CBI Teresa Lisbon, Patrick Jane. Ini Gabe Nyland.
Jaksa Wilayah San Diego. Kau penuntut di beberapa kasus kami.
Dan sekarang calon Wakil Gubernur California.
Perintahkanlah, Gubernur, kubujuk orang agar memilihmu saat Pemilu.
Gabe, Selby Vickers dan istrinya ditemukan terbunuh di lembah.
Mereka tertembak di dalam mobil.
Astaga. Baru malam ini aku dengar nama itu setelah 15 tahun.
- Sudah tahu siapa pelakunya? - Baru mulai diselidiki.
- Kau baru saja tiba, 'kan? - Ya.
Bagaimana kau bisa tahu Derek Logan tak hadir?
Dia keluar dari sekolah dan pindah, setelah lelucon Selby itu.
- Aku dengar dia bunuh diri. - Kau serius?
Aku dengar dia bandar blackjack di kasino.
Kami ingin bicara dengan teman kalian yang masih tinggal di sini.
- Mungkin mereka tahu tentang dia. - Hanya ada beberapa...
Mungkin duta siswa bisa menunjukkannya pada kalian.
Terima kasih atas waktunya.
Apartemen Selby dan Jana Vickers
Tak ada apa pun di sini, aku minta tekniksi lab periksa ulang.
Suratnya hanya berisi tagihan besar dan rekening bank kecil.
Mereka tak hidup mewah di sini.
Bagi mereka tak perlu. Ini rumah. Mereka bahagia.
Agen Grace van Pelt.
Aku punya info keluarga dekat Selby.
Ibunya di Rancho Rosa. Tak ada info tentang Jana.
- Terima kasih. Bisa SMS alamatnya? - Tentu.
Aku belum pernah ke Rancho Rosa. Seperti apa di sana?
Biasa saja. Sebuah kota.
Baik. Kalian sedang apa?
- Lakukan penyelidikan. - Van Pelt, kemari, lihat ini.
- Sudah dulu. - Ya, aku juga sibuk.
Ini rekaman kemarin pagi.
Aku sudah bosan bermain-main, kau dengar?
Bayar uangku atau aku terpaksa bertindak.
Sama sekali bukan berita baik.
Jadi, kau belum pernah bertemu Selby selama ini?
Mungkin di supermarket atau bioskop.
Tidak. Jika ya, aku tak ingat.
Aku tak percaya, Stu.
- Maaf? - Benarkah? Baik.
Gaya rambut, sepatu hak tinggi...
Wanita profesional ini, pura-pura jadi pacarmu.
Tunggu, kau bilang apa? Dia baru saja menyebutku...
- Maksudku... - Terima kasih atas waktunya.
- Pertanyaannya sudah cukup. - Maaf.
- Hanya itu saja, terima kasih. - Menurutku kau cantik.
- Selamat malam. - Ayo, Toros.
Apa masalahmu?
Di ruangan ini penuh orang yang saling membohongi.
Mereka berusaha keras menunjukkan mereka telah berubah...
Padahal usaha itu menunjukkan sebaliknya.
Mungkin mereka sudah berubah, kecuali soal Tn. Rambut aneh itu.
Ada siswa pemberontak yang menjadi karyawan bank.
Perayu yang setia pada istrinya.
Si Pemberontak kerja di bank karena dia tahu usahanya gagal.
Perayu setia pada istrinya karena konsekuensi selingkuh lebih buruk.
Tapi insting mereka tak pernah berubah.
Aku berubah drastis dari saat masih SMA.
Aku tak begitu yakin. Berambisi sukses sampai sakit-sakitan.
Tak menghargai atasan yang kurang cerdas darimu...
Menghindari teman wanita yang ingin berteman denganmu.
Mengabaikan para pria yang ingin berkenalan.
Sambil selalu bertanya-tanya setiap bertindak...
"Apa sebenarnya yang kuinginkan?"
- Tidak. - Kau juga memainkan alat musik.
Tebakanku?
- Klarinet. - Salah besar.
Kita selesai di sini. Aku mau ambil daftar tamu untuk Rigsby.
Akan kusuruh dia cek semuanya.
Suruh cari di mana Derek Logan.
Menurutmu dia menunggu 15 tahun untuk balas dendam pada Selby?
Aku rasa Logan yang saat ini masih marah seperti 15 tahun lalu...
- Mungkin lebih marah. - Akan kita periksa.
Aku mau tetap di sini.
Aku tak bersekolah di SMA, ini membuatku tertarik.
- Kau tak pernah masuk SMA? - Tidak, aku sibuk.
Kau boleh tetap di sini. Tapi jangan membuatku menyesalinya.
Kau dulu memainkan bassoon.
Ny. Vickers, kapan terakhir kali kau bicara dengan putramu?
Tadi pagi. Dia selalu ke sini sebelum berangkat kerja.
Untuk melihat keadaanku. Dia selalu begitu.
Kau tahu dia punya masalah? Pekerjaan atau kehidupan pribadi?
Tidak, justru sebaliknya. Keadaan mulai membaik baginya.
Setelah keluar dari SMA, dia alami masa sulit.
- Tentang SMA, soal lelucon itu... - Aku tak mau membicarakannya.
- Nyonya... - Hidupnya kacau karena...
Insiden itu.
Kehilangan kesempatan untuk kuliah.
Dia hanya bisa bekerja di percetakan kecil.
Lalu datanglah Jana, dia bagai pelita hidupnya.
Dia menyemangati dan memintanya untuk berjuang agar lebih baik.
Dan dia berubah menjadi orang baru.
Kami belum bisa melacak kerabat Jana.
Kau tahu di mana kami bisa menemukan mereka?
Dia tak punya siapa-siapa.
Setahuku tak ada. Dia pindah kemari dari Polandia.
Selby bertemu dengannya beberapa bulan lalu.
Beberapa kali kencan, lalu menikah.
Semua terasa sangat mendadak.
Ny. Vickers, ini akan sedikit tidak nyaman...
Tapi aku ingin kau dengar pesan ini.
Mungkin kau bisa mengenali peneleponnya. Apa tidak masalah?
Baik.
Aku sudah bosan bermain-main, kau dengar?
Bayar uangku atau aku terpaksa bertindak.
Aku belum pernah mendengar suara itu.
Apa putraku terlibat dengan rentenir?
Mungkin. Kami melacak nomor itu, dari telepon umum di Galatin.
- Tapi tak memberikan... - Galatin?
Jana berasal dari sana.
Selby bertemu dengannya di sana di kedai kopi saat mengantar barang.
Bisa ceritakan tentang Jana sebelum bertemu dengan Selby?
Mungkin nama temannya, di mana dia bekerja.
Tak ada, Selby hanya cerita tentang kesulitan yang dia alami.
Dia tak cerita apa-apa.
Mungkin tak mau aku menghakimi.
Ingat saat kami biasa memanggilmu? Kau dulu si manusia kodok.
Karena memainkan terompet...
Tapi juga karena kau mirip kodok, jangan tersinggung.
Tidak, aku ingat.
Kami selalu mengerjaimu.
Aku minta maaf atas semuanya. Aku tulus.
Saat itu kita masih kecil, 'kan? Hanya anak-anak.
Lupakan saja. Semua sudah kulupakan.
Saat itu kita meletakkan bangkai burung di lemarinya.
- Kau benar. - Kalian benar-benar mengerjaiku.
Apa kau masih dijuluki manusia kodok?
Orang-orang memanggilku Phil.
Kecuali putraku yang memanggilku "Ayah".
Kau punya anak? Hebat, Manusia kodok.
Selamat. Tak kukira kau bisa melakukannya.
Tunggu. Putramu memainkan terompet juga?
Jika ya, kau bisa memanggilnya bocah kodok...
Atau Kermit, atau Kermie.
Senang bisa bertemu kalian lagi.
Ayolah. Jika anakmu butuh pelatihan...
Kirim saja ke Kamp Olahraga Cordova.
- Vodka tonik, tolong. - Kualitas terbaik.
- Baik. - Aku yang bayar.
Terima kasih.
- Kau anggota CBI. - Ya.
Aku dengar yang terjadi pada Selby. Menyedihkan.
Ya, sepertinya tak mempengaruhi suasana di sini.
L. J. Cordova sepertinya bersenang-senang.
Ya. "Manusia kodok".
Jika bisa mengulang masa lalu...
Aku akan memukulnya saat pertama dia memanggilku begitu.
- Itu tak mungkin, Phil. - Aku tahu.
Tapi kau bisa bicara dengannya dan katakan yang kau rasakan.
- Mungkin dia akan menertawaiku. - Mungkin.
Setidaknya kau sudah berusaha. Ini apa?
Reuni sekolah setelah 15 tahun? Lagi pula reuni ini untuk apa?
- Entahlah. - Aku mengerti.
Selama ini kau terbaring tak bisa tidur...
Berpikir kau akan menghadapinya atau tidak. Sangat berat.
Kau tahu?
Kau benar.
Lakukanlah, Phil.
- L. J. - Ada apa, Kodok?
Apa masalahmu, Teman?
Phil.
- Hentikan. - Lepaskan aku! Kenapa kau?
Lepaskan aku!
Banyak foto orang berambut panjang belakang.
Pertengkaran? Kau penyebab pertengkaran? Ayolah.
Tadinya aku ingin melakukan yang lebih terkendali...
Tapi kurasa mereka ingin menguji fisik.
Informasi apa yang kau kumpulkan? Kau sedang menguji teori?
Willa Brock mengikuti 8 kegiatan sekolah.
Dia tampak cantik berkelahi pakai celana kargo, itu sulit.
Ada orang yang masuk RS.
Ya, tapi banyak jiwa disembuhkan.
Mereka berkelahi sebagai terapi untuk menyembuhkan diri..
- Silakan. - Aku dapat petunjuk.
Data Jana dari imigrasi. Alamat di Galatin jadi tujuannya.
Kediaman dan rumah Terence Badali. Tak ada bukti tertulis.
Tapi dia dikenai perintah pelarangan mendekat...
Pada beberapa wanita di tahun 1990an.
Mungkin dia penelepon yang marah.
Pergi ke Galatin, ajak Van Pelt.
Kau, pergilah ke neraka. Ambil sikat gigi itu.
Lewat mana?
Aku akan pergi.
Apa yang lucu?
"Jika ingin bakteri, akan kubiarkan yogurt-ku di luar semalaman."
Kutipan L. J. Cordova di buku tahunan.
Jika kau selesai menghibur diri, aku punya data terbaru Derek Logan.
Hidupnya tak pernah lepas dari masalah.
Logan tinggalkan Rancho Rosa dua minggu setelah peristiwa itu.
Keluarganya pindah ke Virginia.
Dia menjadi pecandu narkoba. Tahunan keluar masuk rehabilitasi.
Meninggal karena overdosis saat berulang tahun ke-23.
Kantor sekolah mengirim identitas sekolahnya dari arsip mereka.
Agak mirip denganmu.
Dan ini foto yang disebarkan Selby di sekolah.
Mustahil ada anak yang pulih dari trauma seperti ini.
Pada kasus ini, mereka tak akan lupa.
Sangat menyedihkan.
Aku bertaruh, Logan adalah pembunuh kita.
Jangan bercanda lagi. Jika tak mampu, kita selesai.
Pesanannya kayu Beech ukuran 5/16...
Bukan kayu Beech melengkung ukuran 5/16.
Terence Badali? CBI. Kami ingin bicara tentang Jana Vickers.
Aku telepon lagi nanti. Ada apa dengannya?
Akhir-akhir ini kau tinggalkan pesan ancaman di teleponnya.
Bagaimana kau tahu itu aku?
Orang tak bersalah akan bilang, "Aku tak melakukannya."
Kenapa? Aku meneleponnya. Itu biasa.
Kau menelepon dan mengancamnya.
Dia dan istrinya ditemukan terbunuh dan...
Kau ditahan.
Saat itu aku panik.
Saat kau bilang mereka tewas aku tahu aku akan disalahkan...
Dan otakku hanya bilang, "Kabur!"
Otakmu bodoh. Semalam kau ke mana?
Aku menonton pertandingan bola universitas.
- Bisa kau buktikan? - Notre Dame kalah.
Aku hidup sendiri sejak wanita Polandia itu meninggalkanku.
- Kalian berhubungan seks? - Dia tunanganku.
Aku mengenalnya dari layanan internet.
Kau bayar sejumlah uang dan bisa pilih dari video itu.
Lalu mereka bawa dia ke negara ini dan menikahimu.
Perjanjian yang bagus.
Wanita Eropa Timur sangat pintar merawat pria.
Benar, apa yang terjadi?
Dia meninggalkanku demi Vickers.
Dia menemuiku dan bilang mereka bertemu di tempat kerja...
Mereka jatuh cinta.
- Pasti membuatmu sangat marah. - Sudah pasti.
Jadi kau ancam mereka, kecuali jika mereka membayarmu.
Tidak. Aku mengancam akan serahkan dia ke imigrasi.
Karena dia telah memalsukan data.
Dia masuk ke negara ini dengan dokumen palsu.
- Berapa yang kau minta? - Aku hanya mau uangku kembali.
Uang yang kubayar untuk membawanya ke sini.
Aku masih menyimpan kuitansinya. Jumlahnya 25.000 dolar.
- Dan 5.000 dolar untuk deritaku. - Apa tanggapan Jana?
Dia bilang akan membayarnya. Dia mengakui berutang padaku.
Mereka bangkrut. Kau tahu dari mana mereka bisa dapat uangnya?
Jana bilang Selby akan dapat uangnya dari teman lama.
Mereka janji pada Badali akan bayar tunai hari Senin.
Setidaknya kita tahu kenapa Selby tertarik hadiri reuni.
Dia melindungi istrinya. Menurutku itu romantis.
- Bahkan mulia. - Itu bisa jadi motif.
Dia pasti minta uangnya pada orang yang tak dia sukai.
Kerja bagus, Grace.
Aku mau lihat daftar peserta reuni yang datang pada jam itu.
- Silakan. - Terima kasih.
Kau dan Cho terlibat aksi seru?
- Ya, sedikit. - Bagus.
Gabe Nyland tiba dengan pesawat sehari sebelum pembunuhan.
Kau yakin ini benar?
Ya, ada bandara di Stratton di dekat kota.
Aku memeriksa jam kedatangannya. Dia terbang dengan jet pribadi.
Hati-hati saat memberi suara untuk Wakil Gubernur.
Salah satu kandidatnya berbohong.
- Ya? - Ini Agen Lisbon dan Patrick Jane.
Kami punya beberapa pertanyaan lanjutan untukmu.
Apa yang bisa kubantu?
Semalam saat di acara reuni, kau bilang baru saja tiba.
Tapi kami tahu kau tiba naik pesawat sehari sebelum pembunuhan.
Bisa jelaskan ketidakcocokan ini?
Silakan masuk.
Aku datang lebih awal untuk jamuan makan pengumpulan dana.
Aku bilang baru datang karena tak mau...
Teman sekelasku pikir aku datang mempromosikan diri saat acara reuni.
Kamar yang bagus. Ini kamar termahal?
Seperti itulah.
Apa kamarnya bagus? Bagaimana dengan kasurnya?
- Cukup memadai. - Boleh aku lihat?
- Tidak. Kenapa kau ingin lihat? - Kenapa tak boleh?
Karena itu ruang privasiku.
Halo lagi.
Itu namanya bukan hubungan tak pantas.
Kau menyebutnya hubungan tak pantas.
Hukum menyebutnya mengajak bercinta gadis di bawah umur.
Dia yang mendatangiku, dia ingin diskusikan idenya...
Tentang pemberian dukungan kaum muda untuk kampanyeku.
Aku tak akan acuhkan anak penuh antusias yang ingin terlibat.
Pasti. Kau menyembunyikannya di kamarmu.
Aku terpaksa. Orang media selalu mengikutiku.
Jika aku buka pintu dan ada fotografer...
Dan foto kami muncul di internet, hidup kami berdua pasti hancur.
Kau sangat ahli melakukan ini.
Menjelaskan dengan dramatis walau buktinya tak kuat.
Karena itulah kau jadi Jaksa Wilayah yang sukses.
- Itu yang sebenarnya. - Itu mudah dibuktikan.
Lisbon, bisa minta pekerja sosial bawa Tess ke sini?
Jangan. Kumohon.
Ini semua salahku, dia tak memintanya.
Kau sangat peduli padanya, setulus hati.
Dia sangat ramah dan diplomatis.
Diplomatis dan pintar mengelak, seperti politikus.
Seperti ayahnya.
Bentuk gigi depan kalian juga sama. Itu gigi aslimu, 'kan?
Dia putrimu?
Ibunya adik kelasku.
Tess lahir beberapa minggu sebelum aku lulus.
Keluarga sepakat merahasiakannya. Tapi aku selalu menjaga Tess.
Aku selalu temui dia saat ada waktu. Tentu saja secara rahasia.
Pernah bertemu Selby saat berkunjung?
Tahun lalu, di SPBU di pinggir kota. Kami saling sapa, lalu pergi.
Mungkin dia tahu tentang Tess dan coba menyebarkannya.
Selby Vickers tak begitu, dia tak tega menyakiti lalat.
Dia orang yang sangat baik. Selalu membantu orang.
Apa yang kalian bicarakan saat di SPBU?
Percakapan biasa. Aku bilang mau mencalonkan jadi Wakil Gubernur...
Dan dia menawarkan mencetak selebaran dengan gratis.
Apa sama saat di sekolah?
Selalu, dia bantu kerjakan PR...
Berbagi makan siang, dia senang saat kita menyukainya.
Kejadian dengan Logan pun dia lakukan hanya agar terkenal.
Aku sudah jawab semua pertanyaan. Saatnya kalian pergi.
- Jane. - Apa?
- Ayo. - Maaf.
Senang bertemu denganmu. Politikmu amat serakah dan sinis.
Tapi kau punya putri yang cantik.
Dia lagi.
Biar aku yang urus.
- Tn. Jane. - Willa, 'kan?
- Pembawa acara TV daerah. - Ya.
Ada yang bisa kubantu?
Aku ke sini mau lihat pertandingan. Futbol. Aku menyukainya.
Bagaimana dengan penyelidikannya?
Rekanku sedang ikuti beberapa petunjuk, belum ada yang pasti.
Tn. Jane, ini perayaan akhir pekan.
Kehadiranmu membuat beberapa orang tidak nyaman.
Apa aku harus pergi?
Apa aku harus tinggalkan kasus Selby dan Jana tanpa terpecahkan...
Karena sedikit ketidaknyamanan? Itukah yang kau maksud?
- Tidak. - Lalu apa maksudmu?
- Lupakan saja. - Baik.
- Aku ingin tanya. - Ya.
- Bagaimana rasa burgernya? - Burgernya sangat enak.
Wakil Kepsek Desouza, boleh ikut bergabung?
Lihatlah dirimu, sudah dewasa.
Duduklah. Ceritakan perjalanan hidupmu.
Pintar juga kau pura-pura. Aku bukan mantan siswa di sini.
Aku juga tidak bersekolah di SMA. Aku kerja di CBI.
Silakan. Reuni ini membosankan.
Aku lebih senang santai di rumah, minum segelas anggur, baca buku.
Kau pasti dengar yang terjadi pada Selby Vickers dan istrinya.
Ya, kejadian yang menyedihkan.
Selby anak yang baik, sampai peristiwa dengan Logan itu.
Logan anak yang aneh, selalu pakai jaket lusuh saat panas atau dingin.
Dia selalu memeluk dinding saat lewati lorong. Dia aneh.
"Aneh" tak bisa diterima di SMA.
Tidak selama 30 tahun masa tugasku.
Di sanalah tempat semuanya terjadi.
Orang tuanya mengirim Logan ke psikiater setelah itu.
Tapi tak membantu. Sebulan kemudian, mereka mengeluarkannya dari sekolah.
Itu terakhir kali aku dengar tentang dia.
Selby pernah bilang alasan dia melakukannya?
Aku sudah tanya, dia hanya angkat bahu.
Tipikal gaya remaja, "Aku tak tahu."
Bagaimana kau mengetahuinya? Mata Derek ditutupi, 'kan?
Ya, dia mendengar suara penyerangnya.
Dia pikir suara itu mirip suara Selby.
Aku tanya Selby. Dia mengakuinya dengan jujur...
Seperti sifat biasanya, anak jujur yang suka membantu.
Sangat aneh.
Kau memintaku mengingat 67 alumni yang datang ke reuni?
- Benar. - Bagaimana caranya?
Mudah, kau bangun istana ingatan.
Aku pikir itu hanya trik permainan kartu.
Multiguna, berguna untuk mengingat informasi dalam jumlah besar.
Kau hanya perlu bayangkan bentuk fisik yang kau kenal.
Memecahnya ke dalam pikiran menjadi bagian lebih kecil...
Lalu hubungkan setiap bagiannya ke paket informasi.
Seperti ini.
Aku jalan melewati pintu...
Dan disambut ketua reuni, Willa Brock.
Mantan ketua kelas, kapten tim debat...
Dan membawa tim jadi juara daerah 3 kali.
Kini dia pembawa acara bincang di Chicago.
Aku duduk di meja dan bertemu Dana Greer, perenang.
Kini jadi agen rumah di Los Angeles, menikahi pria bernama Arthur.
- Begitulah seterusnya. - Baik.
Jika ingin mengingat detailnya, pejamkan mata...
Dan bayangkan kau sedang berjalan di istana ingatanmu.
Ya, aku tak bisa mengingat semuanya hanya dalam beberapa jam.
Akan cepat ingat, begitu kau kuasai. mereka juga pakai label nama.
Kenapa aku harus ingat semua ini?
Ini menyenangkan.
Ini rencana rahasiamu yang tak diketahui Lisbon, 'kan?
Aku tak mau ikutan.
- Maaf, kau harus melakukannya. - Tidak harus.
Jika kau tak mau, kuberi tahu Lisbon tentangmu dan Van Pelt.
Beri tahu apa? Tak ada yang perlu diberi tahu.
- Benarkah? - Ya, aku tak mengerti maksudmu.
Melanggar aturan CBI yang ketat.
Kau dan Grace van Pelt terlibat hubungan gelap.
- Tidak. - Kau kekanak-kanakan.
Jangan beri tahu Lisbon, dia akan lapor ke HRD.
- Dia lebih keras. - Satu dari kami akan dikeluarkan.
Lebih baik segera bekerja.
Sekolah jadi lebih menyenangkan jika tiap pagi dimulai dengan ini...
Daripada mengucapkan janji kesetiaan.
Atau bisa digabung menjadi "tarian kesetiaan."
Ini percobaan besar, semoga berhasil.
- Genderang. - Bukan.
Membuatku bingung. Aku hanya bisa menebak.
Sebaiknya segera lakukan sebelum semuanya pergi.
Bersabarlah. Keseruan akan segera dimulai.
Apa kabar?
Senang bertemu. Lama tak jumpa.
Mesin kopi.
Stu McAlpine?
Apa kabar ketua klub foto kesukaanku?
- Baik, bagaimana denganmu? - Lebih dari baik.
Aku lupa namamu.
Derek Logan.
Senang bisa kembali.
Apa kabar?
Ya.
Ini pasti hebat.
Aku janji.
Senang bertemu denganmu.
Derek Logan, tak bisa kupercaya.
Kau berubah.
Siapa sangka gadis yang kalahkan 4 sekolah di final debat daerah...
Kehabisan kata-kata?
Kau terlihat sangat berbeda.
Ini berkat pelatihan selama 15 tahun di klub kesehatan...
Ditambah sedikit operasi plastik. Di bisnisku, harus terlihat tampan.
Mengerti maksudku?
Tak bisa dipercaya, Derek Logan.
- L. J. Kulkas. - Apa?
Rancho Rosa melawan Stratton...
Bola di garis 10 yard, sisa 2 detik, Sims mengopernya.
Kau berlari 82 meter, touchdown, Toros menang.
Kau setengah benar. Itu saat melawan Deerfield.
Itu operan, bukan memberi bola. Tapi hampir benar.
Astaga, ini Derek Logan.
Aku mau berkeliling untuk menyapa, senang bertemu kalian.
- Kau sangat alami. - Aku tak sanggup.
Kau melakukannya. Siap untuk tahap kedua?
Tak bisa.
Pikirkan ini. Kau mengacau, semua gagal.
- Aku beri tahu Lisbon. - Dasar kau jahat.
Selamat malam, rekan-rekan Toros!
Saatnya bagian yang sudah kalian tunggu...
Penghargaan prestasi!
Sesuai pilihan kalian, reuni kelas ke-15 SMA Rancho Rosa!
- Semoga tampil memukau. - Ya.
Piala pertama...
Penghargaan "Aku tak percaya mereka masih bersama."
- Diberikan kepada... - Dave Mercer dan Angie Diaz Mercer.
Tak mengejutkan, benar?
- Apa yang kau lakukan? - Silakan lanjutkan, Willa.
Aku hanya ingin sampaikan sesuatu.
- Baik, lakukan dengan singkat. - Tentu.
Sedikit perubahan jadwal, segera kembali dengan penghargaan...
Tapi pertama, inilah Derek Logan.
Pasti banyak dari kalian bingung kenapa aku datang.
Aku datang malam ini karena...
Aku ingin tahu rasanya kembali ke sini.
Aku bukanlah orang yang sama seperti 15 tahun lalu.
Saat tadi aku lewati pintu itu, rasanya menyenangkan.
Terima kasih.
Tapi saat aku menatap kalian semua...
Aku ingat bagaimana rasanya saat terakhir keluar dari pintu itu.
Aku sangat sedih, menjadi anak yang kalah.
Tentu, silakan merasa kasihan padaku.
Kalian juga harus kasihan pada Selby.
Semoga dia beristirahat dalam damai.
Sekitar sebulan lalu, Selby meneleponku.
Dia bilang sudah lama mencariku. Dia ingin minta maaf.
Untuk mengatakan kejadian yang sebenarnya.
Kebenaran tak pernah terungkap.
Selby hanya pengikut, bukan pemimpin.
Dia melakukannya karena ada orang lain di sana.
Seseorang menyuruhnya melakukan itu padaku.
- Ya, itu benar. - Gina, ada apa?
Dia akan baik-baik saja, berikan aspirin.
Sekarang aku sudah tahu pelakunya.
Itulah alasan aku ke sini.
Aku ke sini untuk membalasnya.
Kau hancurkan hidupku saat itu.
Aku habiskan 15 tahun berjuang untuk memperbaikinya.
Kini aku sudah berhasil.
Aku akan balas dendam.
Balas dendam tak menyenangkan.
Seperti di film saat Mel Gibson menculik seorang anak.
Apa film yang satunya? Pokoknya itulah aku.
Selamat nikmati sisa malam ini. Majulah, Toros.
Apa yang kau lakukan?
Pelayan meminjamkan ini.
Kau harus beri dia tip. Itu hal yang benar.
Pasti sulit meninggalkan acara besar yang kau rencanakan.
Pidatonya membosankan, aku harus kembali ke Chicago.
Aku punya 2 acara yang harus disiapkan untuk hari Senin.
Aku punya ide untuk acaramu.
"Lelucon penghinaan dan orang yang melakukannya."
Kau bisa menjadi bintang tamu acaramu sendiri.
Kau tak punya dasar untuk itu.
Aku tak mau dengar Derek berceloteh terus..
Acara bincangmu akan ditayangkan secara nasional.
Jadi?
Jika Selby beri tahu media tentang kau menganiaya anak tak berdaya.
Kesempatan besarmu akan lenyap.
Jadi kau atur pertemuan dengan Selby untuk mengambil uang.
Jana ikut, kau tak menduganya. Jadi kau bunuh mereka berdua.
Baik, aku tak perlu membayar atau membunuhnya.
Selby tak punya bukti sedikit pun bahwa aku ada di ruang ganti itu.
Media akan menganggap hal itu sebagai berita iseng.
"Aku memiliki keinginan hidup abadi."
Ingat kutipan itu?
Itu Shakespeare.
Aku rasa itu kutipan di foto buku tahunanku.
Tepat sekali.
Masa SMA sangat menyenangkan bagimu, 'kan?
Bisa dibilang begitu.
Siswi cemerlang, ketua kelas, juara debat.
Kau berada paling atas di tatanan sosial.
Willa Brock adalah ratu sekolah. Duniamu sangat sempurna.
Ya.
Tapi sesuatu terjadi dan mengganggu dunia sempurna itu.
Entah kenapa, Derek Logan membuatmu kesal.
Dan kau tak bisa membiarkannya begitu saja.
Lalu kau pakai daya tarikmu dan membujuk Selby mengerjainya.
Kau tahu dia senang membantu gadis populer...
Gadis yang selalu dia cintai.
Lalu kau hancurkan Derek Logan, dan temanmu menertawakannya.
Dan kau menikmatinya.
Karena kau sadar itu sangat mudah dan kau sangat berkuasa...
Dan menyenangkan, benar?
Dari semua kesuksesanmu di SMA Rancho Rosa...
Ini adalah prestasi terhebat Willa Brock.
Kau semakin cantik dengan bertambah usia.
Sepertinya Selby memotret lebih dari sekali di ruang ganti, 'kan?
Lihat ini.
Inilah bukti Selby.
Tapi kau tak mau bayar dan ambil risiko dia memeras lagi.
Jadi kau membunuhnya dan istrinya, Jana.
Caramu melakukannya dengan kesombongan sepertinya agak puitis.
Derek Logan beri tahu semua orang, aku biarkan dia menyentuhku.
Seolah aku mau disentuh dia.
Aku sangat malu.
Jadi kau hancurkan hidupnya. Selby dan Jana Vickers harus mati.
Selby mencintai gadis Polandia itu dan mendadak dia jadi berani?
Keadaan akan sempurna jika dia tetap sendiri dan menyedihkan.
Hampir saja. Jika dia hancurkan negatif foto dari Selby...
- Kita tak ada bukti dan kasus. - Itu pialanya.
Sebagai kenangan bahwa Willa Brock yang hebat...
Bisa hancurkan siapa pun yang menghalanginya...
Sama seperti 15 tahun lalu.
Ya, semua masih seperti anak SMA. Kau buktikan pendapatmu.
Insting mereka tak pernah berubah.
Selby dan Derek pasti sangat senang.
Jika mau, kalian dipersilakan hadiri reuni ke-20 kami.
- Semoga tak perlu. - Lampiaskan di dojo, Phil.
Aku tak paham, bagaimana caramu membujuk Rigsby untuk berpura-pura?
Aku bilang padanya kau janji berikan dia libur hari Senin.
Tak mungkin.
Itu membuatku dalam posisi yang sulit.
Aku sudah janji padanya.
Astaga. Dulu aku suka lagu ini.
- Kau suka lagu ini? - Dulu aku suka lagu ini.
- Kau suka lagu ini. - Ya.
- Pasti kau mau dansa. - Denganmu? Tidak.
Ayolah, kau bisa pura-pura aku pria kejam berhati dingin...
Yang dulu kau kagumi dari jauh tapi tak berani kau ajak bicara.
Tak boleh macam-macam.
Benarkah?
Terompet?
Bukan.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.