All language subtitles for The.Mentalist.S01E23.Red.John's.Footsteps.NF.WEB-DL.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese Download
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

"Ahli Mentalis"

"Seseorang yang memakai ketajaman mental, hipnosis,

dan atau sugesti."

"Ahli manipulasi pikiran dan tindakan."

Pelaku bisa membuang jasad korban di mana saja.

Karena dibuang di sini, ini menjadi masalah kita, bagus.

- Kenapa kau kesal? - Kau lihat keadaan jasadnya.

- Itu hanya kebetulan. - Jane ajari aku satu hal...

Hai. Apa yang kita dapat?

Korban bernama Emma Plaskett, 19 tahun, gadis setempat.

Responden pertama kenal dia di SMU.

Tinggal bersama orang tuanya.

Dia punya kakak juga saudari kembar, Maya,

yang juga hilang bersamanya.

Semalam mobilnya ditemukan di sisi jalan...

16 km arah utara dari sini.

- Koordinator pencarian setempat? - Sheriff Hardy yang bertugas.

- Ed Hard, senang bertemu kau. - Lisbon. Patrick Jane. Van Pelt.

Semua petugas dikerahkan mencari saudari kembarnya yang hilang.

Lisbon.

Lihatlah.

- Sial. - Ya.

- Ini hanya kebetulan. - Itu yang kukatakan.

Kebetulan itu tak ada, tidak dengannya.

Apa yang kalian bicarakan? Siapa yang dimaksud?

Red John, pembunuh berantai. Ini ciri khas sayatannya.

- Lihat kuku kakinya. - Ya, aku lihat.

Dicat dengan darahnya sendiri, sama seperti istriku.

Ini pasti Red John. Dia mau pastikan...

aku yang tangani kasus ini.

Ini memang aneh. Tapi kau terlalu cepat mengambil kesimpulan.

Tak mungkin kita bisa tahu dengan pasti...

Apa-apaan?

"Kediaman Keluarga Plaskett San Angelo, California"

Mengunyah permen karet nikotin ini...

seperti mengunyah ban.

Apa yang kita ketahui tentang keluarganya?

Keturunan keluarga kaya. Ayahnya arsitek, ibunya pemahat.

Keluarga Plaskett sudah di sini sebelum wilayah ini terbentuk.

Artinya mereka disegani warga di sini.

Meski sudah 10 tahun aku di sini, aku masih dianggap orang baru.

Kau sudah temukan Maya? Apakah dia selamat? Di mana dia?

Kami belum temukan, tapi seluruh tenaga kami kerahkan...

- Di mana dia? - Mereka belum mengetahuinya.

Biarkan mereka melaksanakan tugasnya.

- Boleh kami lihat kamar putrimu? - Ya, tentu saja.

- Terima kasih. - Ayo, Nyonya Plaskett.

Ini kamarnya.

Kami coba pisahkan kamar mereka, tapi tak pernah berhasil.

Mereka lebih suka tidur sekamar.

Menurut pengamatan profesionalmu, Maya juga sudah meninggal?

Ya.

Kami tetap berpikiran terbuka. Kami asumsikan dia masih hidup.

- Selalu ada harapan. - Tidak banyak.

Aku mengerti.

Terima kasih telah berterus-terang.

Tuan Plaskett, mungkin sekarang istrimu butuh kau temani.

Ya, tentu saja.

Kenapa kau kejam sekali?

Secara statistik, dia pelakunya.

Sejak kapan kau peduli statistik?

Aku hanya memancing reaksinya.

Ini kasus Red John. Sayatannya, kuku kaki dicat, gambar di udara.

Coba satukan semua, tak mungkin diabaikan.

Ya, ini memang Red John,

tapi orang lain juga terlibat.

Kenapa modus operandinya...

berubah drastis jika tak ada orang lain? Gambar di udara?

Dia mau pastikan Biro, kau, menangani kasus ini.

Jelas dia coba memancingmu dengan perangkap.

Itu bagiannya.

Tapi kenapa menculik mereka dari mobil...

dan tidak di rumah korban seperti yang biasa dilakukannya?

Kenapa dua korban sekaligus, kembar? Kenapa dia ubah polanya?

- Dia pernah sebelumnya. - Ya, karena bersifat pribadi.

Saat itu dia mau menghukumku.

Mereka bukan target acak, ada alasan pribadi di baliknya.

Red John kenal mereka...

atau orang yang dekat dengan mereka.

"Jasa Penulisan di Udara Fogarty San Angelo, California"

Hei.

- Biro Investigasi California. - Hei.

Kau pilot yang membuat wajah di San Angelo dua jam lalu?

Ya. Bagaimana hasilnya? Jelas? Bagus dan bundar?

Kenapa kau menggambar wajah?

Aku dapat order melalui Internet dari perusahaan di San Fransisco.

Nama perusahaannya R-Jay Solutions, Inc. Aku rasa.

- R-Jay? - Ya.

Mereka langsung lunasi biayanya 1.250 dolar melalui transfer.

- Ada masalah apa? - Kau punya alamat R-jay?

- Ya, ada di kantorku. - Bagus.

Ada kakak laki-laki?

Sedang menuju kemari. Dia tinggal di Parkersville.

- Kekasih? - Pernah, tak ada yang serius.

Saat ini?

Tidak ada.

Sering kali mereka sulit didekati.

Persaudaraan mereka sangat kuat.

Ya, tapi karakter mereka sangat berbeda satu sama lain.

Ya, jika kau kenal mereka dengan baik.

Emma, lebih tertutup, suasana hati cepat berubah,

juga tak ragu mengambil risiko, sedangkan Maya...

Dia lebih periang, lebih berhati-hati.

Lebih konservatif.

- Benar. - Bagaimana kau bisa tahu?

Kukatakan agar kalian tahu percuma berbohong kepada kami.

- Untuk apa kami berbohong? - Arden, kau selalu ikuti maunya?

Kau tak pernah lawan kemauannya untuk selalu pegang kendali?

Maaf?

Meski terlalu banyak minum, tak berarti kau harus diam saja.

Kurasa dialah alasan utamamu minum-minum.

Benar? Pria baik, tapi dingin, kaku.

Meski kau punya lencana,

bukan berarti kau bisa bersikap tak sopan.

Diamlah, Noah!

Kami malu untuk membicarakannya, tapi...

Selama beberapa bulan ini, putri-putri kami terlibat...

dengan narkoba juga pemakai lainnya.

Drake, putra kami,

mendengar kalau Emma memiliki kekasih yang tidak bermoral.

Dia membantahnya, jadi, kami tak tahu pasti...

Tepat. Kami tak tahu dengan pasti.

Kalian tahu namanya?

Mace. Guthrie.

Aku tahu Guthrie. Pencuri kelas teri.

Ini rumah Guthrie. Bagus, bukan?

- Kau bawa senjata? - Tidak. Tak pernah.

Kau bersembunyi saja di balik sana.

- Ya, tentu. - Duke.

- Kita lakukan dengan tenang. - Baiklah.

Guthrie!

Ayo, Guthrie, buka pintunya!

Guthrie!

Guthrie, berhenti!

- Kau baik-baik saja? - Ya.

Tenanglah.

Itu anjing yang sangat setia.

Tokomu terdaftar sebagai alamat R-Jay Solutions, Inc.

- Ya, baiklah. - Suite 121.

Tentu. Di sini.

Bukan, Nyonya. Suite itu ruangan atau kantor.

Suite itu kotak. Perusahaan kecil terlihat besar.

Kami harus membuka kotak 121, kami butuh informasi penyewanya.

Baik. Kau punya surat perintah?

Bu, ini penyelidikan pembunuhan.

Surat perintah butuh waktu. Kami tak punya banyak waktu.

Tak masalah. Bawa suratnya. Aku di sini.

Aku taat pada hukum.

- Kau sudah punya istri? - Belum.

- Aku punya keponakan. - Terima kasih. Tak perlu repot.

Saat kau kembali, kuperlihatkan fotonya, dia cantik sekali.

Terima kasih.

- Baik, buka sekarang. - Baiklah.

Hati-hati, Duke.

Tenanglah, Kawan. Kau temukan sesuatu?

- Angkat tangan. - Baiklah...

Mana anjing yang pintar? Itu anjing yang pintar.

Apa?

Emma dan Maya Plaskett.

- Ada apa dengan mereka? - Kau tak mendengar kabarnya?

Apa?

Pagi ini jasad Emma ditemukan, Maya masih belum ditemukan.

Astaga.

Kau pernah berhubungan seks dengan salah satu dari mereka?

Tidak.

- Benarkah? - Tidak. Tak pernah.

Aku hanya pergi beberapa kali dengan mereka. Hanya itu.

Mace.

Aku tahu kau peduli pada mereka, dan kau membohongiku.

- Ide buruk. - Aku tak terkait sama sekali.

Kuharap kau mengerti satu hal.

Aku punya kepentingan pribadi dengan kasus ini.

Aku akan lakukan apa pun.

Aku akan menangkapmu karena membunuh.

Aku sendiri yang akan menyiksa dan membunuhmu jika diperlukan.

Astaga.

Pembicaraan ini direkam, tenangkan rekanmu itu.

Tenanglah.

Dia hanya mempermainkannya.

Kau tahu arti Red John baginya, dia tak dapat berpikir lurus.

Dia lakukan ancamannya atau lebih jika kau biarkan.

Tak akan kubiarkan.

Aku dan Emma saling menyukai.

Dia...

Entah apa yang dilihatnya dariku, tapi dia menyukaiku.

Cara pandang mereka berdua berbeda.

Mereka melihatmu yang sebenarnya.

Ya.

Baru satu bulan aku dan Emma bersama...

tiba-tiba ada telepon dari orang yang tak kukenal.

Dia mengancamku agar menjauhi Emma.

Lalu telepon ditutup sebelum aku bisa membalas ucapannya.

Bisa kau jelaskan bagaimana suaranya?

Lembut, tenang.

- Kau turuti perintahnya? - Tentu tidak.

Aku tetap menemuinya.

Lalu beberapa minggu kemudian, di suatu pagi aku terbangun,

ada kepala babi di sebelahku.

Aku kunci rapat-rapat pintu rumah.

Tak mungkin ada yang bisa masuk.

Tapi nyatanya ada yang masuk, tak masuk akal, 'kan?

Kemudian hubunganku dan Emma mulai renggang.

Tak seorang pun yang tahu. Dia bersikeras seperti itu.

Bagaimana orang itu bisa tahu?

Dia pasti mengawasinya dari dekat.

Bagaimana kalian bisa tahu?

- Selamat pagi. - Selamat pagi.

Drake Plaskett, kakak Maya dan Emma.

- Agen Lisbon, ini Jane. - Patrick Jane.

Kalian sudah temukan Maya?

Belum. Tapi aku pastikan kami tetap mencari...

dengan mengerahkan semua tenaga yang ada.

Silakan masuk.

- Kalian mencari di mana? - Aku tak tahu.

Biro Investigasi California menangani aspek investigasi.

Sheriff Hardy yang menangani pencarian fisiknya.

Sheriff Hardy akan segera menghubungi jika ada kabar.

Bagaimana kami bisa membantu, Agen Lisbon?

Kalian katakan Drake yang memberi tahu soal Guthrie.

- Ya. - Kau tahu dari mana?

Sekitar sebulan lalu, aku di sini selama akhir pekan,

aku mendengar percakapan mereka.

Emma bilang kepada Maya Guthrie orang yang berbahaya.

Dia harus berhati-hati.

Wajar aku merasa khawatir. Aku beri tahu orang tuaku.

Lalu kami putuskan bertanya langsung kepada Emma.

Akan sangat membantu jika kau mau memberikan pernyataanmu.

Tentu, apa pun yang kau butuhkan.

Jika diizinkan, aku ingin melihat kamar putri-putrimu lagi.

Tentu.

Lisbon!

Lisbon!

Ada apa?

Kamera, pemancar mikrofon.

Ada yang memata-matai putri-putri kami?

Ya.

Siapa yang punya akses ke kamar ini?

Hanya kami dan...

- Janine, pengurus rumah. - Tak ada yang lain?

Tidak.

Drake, kau paham soal elektronik?

Kau menuduhku?

Kau yang paling mungkin menjadi tersangka.

Kau tadi bilang mendengar pembicaraan pribadi mereka.

Tidak. Mereka adik-adikku. Aku menyayangi mereka.

- Tak ada yang meragukan itu. - Malam sebelumnya kau di mana?

- Di rumah, sendirian... - Tunggu dulu.

Terjadi pembobolan delapan bulan lalu.

Benar.

Masuk lewat pintu dapur, mengambil uang, minuman keras,

memecahkan beberapa vas.

Kami menduga pelakunya anak-anak remaja.

Kedok yang bagus. Kau melapor ke polisi?

- Ya. Sheriff akan mengonfirmasi. - Permisi.

Hei, ya?

Kami sudah bawa surat perintah. Kami akan buka kotak suratnya.

Jane bilang dia mau tersambung ketika kami membukanya.

Baik. Tunggu sebentar.

Keponakanku.

Cantik seperti bintang film, tapi berperilaku baik.

- Ya, dia menarik. - Taklukkan dia, Kawan.

Aku belum ingin menikah sekarang, tapi terima kasih.

Ya, aku masih di sini. Kau sudah siap, Bu?

Ya, buka sekarang.

Baik. Di dalamnya ada amplop.

Tulisan diketik, cap pos Hattiesburg.

Tanggal 20 Desember. Ditujukan kepada Roy Tagliaferro.

"Untuk Roy, aku temukan alamat ini dari kartu namamu...

yang kutemukan di belakang sofa."

"Jadi, aku menulis untukmu dengan sedikit harapan...

surat ini akan sampai di tanganmu. Jika ya..."

"serta kau baca, kukatakan aku masih sangat mencintaimu...

meskipun kau perlakukan aku dengan kejam,

aku berharap suatu hari kau akan kembali kepadaku."

"Dengan sepenuh hatiku, Rosalind."

Itu dia. Aku tahu.

Roy Tagliaferro ini adalah Red John.

Kita belum mengetahuinya.

Kita tahu Red John yang membunuh Emma.

Kita bisa asumsikan Red John sewa jasa penulisan di udara...

yang mendapat pesanan dari R-Jay Solutions.

R-Jay Solutions adalah Roy Tagliaferro.

Jadi, Roy Tagliaferro adalah Red John.

Mungkin saja.

Wanita ini, Rosalind, pernah melihat Red John.

Lisbon, dia tahu Red John. Ini dia.

Kau yakin ini Rosalind yang asli?

Hanya ada dua Rosalind di buku telepon Hattiesburg.

Satu lagi berusia 73 tahun dan sudah menikah.

- Rosalind Harker? - Ya.

Dari Biro Investigasi California, boleh kami masuk?

Bisa berikan tanda pengenalmu?

Roy Tagliaferro?

Apa yang sedang kalian selidiki?

Kami bersama unit pembunuhan dan kejahatan berat.

Apa yang bisa kau ceritakan tentang Roy?

Tak ada hingga kau katakan apa yang ingin kalian ketahui.

Kami menduga dia pelaku pembunuhan berantai, Red John.

Tidak, itu menggelikan.

- Boleh kami masuk? - Tidak.

- Kami tak akan pergi. - Kalian tak mengenalnya.

Nona... Nona Harker?

Aku tak mau dengar.

Nona...

Nona Harker?

- Rosalind? - Pergilah.

Aku tak bisa.

Ada gadis yang hilang, namanya Maya. Usia 19 tahun.

Saudarinya sudah tewas dibunuh Red John.

Kami tak tahu, tapi mungkin dia disekap di suatu tempat.

Orang ini, Red John, telah membunuh anak dan istriku.

Karena itu aku di sini, Rosalind, karena itu aku tak bisa pergi.

Aku turut berduka. Itu sangat menyedihkan.

Aku buta, tapi aku bisa melihat.

Aku pandai menilai sifat manusia. Aku harus pandai.

Aku sangat mengenal Roy.

Aku mengenalnya dengan intim.

Serta aku yakin, sama yakinnya...

dengan lantai yang aku injak.

Aku tahu Roy orang baik.

Aku percaya kepadamu.

- Aku minta maaf. - Tak apa-apa.

Kita semua berbuat kesalahan. Tuhan mengetahuinya.

Mungkin Red John menggunakan identitas Roy.

Jika kami bisa bertemu Roy,

dia bisa membantu kami menangkap Red John.

Suatu hari Roy datang ke rumahku karena mobilnya mogok di jalan.

Dia harus menelepon.

Lalu aku buatkan dia air limun.

Kami berbincang soal musik klasik.

Lalu...

Dia tinggal di sini selama dua hari.

- Kalian berdua sepasang kekasih? - Ya.

- Kau berani sekali. - Aku harus berani.

Hubungan kalian berlangsung berapa lama?

Roy ada dalam hidupku selama lima bulan.

Dia datang dan pergi sesukanya.

- Dia bilang punya usaha di sini. - Usaha apa?

- Dia tak katakan. - Kau tak tanya? Tak mau tahu?

Tidak. Aku tak peduli. Aku hidup di sini, bukan di duniamu.

Aku senang jika dia datang dan sedih jika dia pergi.

Kau tuliskan di suratmu dia berlaku kejam kepadamu.

Sangat kejam.

Dia pergi dan tak kembali.

Dia tak pernah ucapkan salam perpisahan.

Tak katakan alasan dan ke mana, dia menghilang tiba-tiba.

Kini sudah hampir enam bulan berlalu.

Bisa kau gambarkan ciri-cirinya?

Tingginya kurang 180 cm.

Tak terlalu kekar, tapi juga tak terlalu kecil.

Rambut lurus pendek.

Suara yang lembut. Tangannya kasar dan kuat.

Aromanya seperti...

Pinus, paku, dan tanah.

Dia suka mendengarkan aku bermain piano.

Apa musik kegemarannya?

Bach. Dia mengagumi kekakuannya.

Ada yang pernah melihatnya? Tukang pos? Pembersih rumah?

Tidak. Aku hidup sendirian.

Dia pernah sebutkan teman atau rekan kerjanya?

Tidak.

Dia pernah membawa temannya.

Itu saat Thanksgiving. Dumar.

- Dumar. Ada yang lain? - Hanya Dumar.

Dia tak percaya wanita buta bisa memasak.

Dia datang khusus untuk melihat.

- Apa yang kau ingat soal dia? - Dia sering merokok.

Katanya dia berusaha berhenti, tapi dia terus merokok,

dia harus ke toko untuk membeli rokok lagi.

Ketika kembali, dia belikan aku boneka gajah...

sebagai hadiah untukku.

Itu hari yang menyenangkan.

Setelah itu Roy datang beberapa kali.

Sesudah itu tidak lagi.

Dia hilang.

Kau masih menyimpannya? Boneka gajah itu.

Ya.

Besok pagi-pagi sekali periksa semua toko di daerah itu.

Walau beberapa bulan lalu, mungkin ada yang ingat...

menjual boneka gajah dan rokok bersamaan.

Saat itu Thanksgiving.

- Baik, Pak. - Siap laksanakan.

Jangan hilangkan boneka itu.

- Dia minta itu kembali. - Baik.

- Ironis sekali dia buta. - Kenapa?

Apa pun. Semua kacau.

Kau tahu, ini semestinya lucu padahal tidak lucu. Maksudku...

Ada hasilnya?

Nama Roy Tagliaferro tak ada di data. Itu pasti nama samaran.

Coba dalam bahasa Inggris. Tagliaferro artinya "Cut Iron".

Terima kasih, Pak. Ide yang bagus.

Benar.

Bos, sepertinya aku dapat sesuatu.

Semalaman aku pasang dan jalankan kode skrip...

untuk mencari data transaksi perusahaan.

Aku dapat hasil dari nama Cut Iron.

Baik, terima kasih.

Bagaimana?

Kita dapat petunjuk. Delapan bulan lalu...

saat Tagliaferro muncul,

tanah peternakan tua bernama Sparrow's Peak dibeli...

- oleh Cut Iron Properties. - Ayo kita pergi.

Tunggu, masih ada lagi.

Kartu kredit perusahaan dengan nama yang sama...

digunakan untuk membeli bahan konstruksi...

dalam jumlah besar.

Paku, tanah, pinus. Dia sedang membangun sesuatu.

Tenang. Kita harus mencari hakim untuk buat surat perintah.

Tentu. Hakim Felton di Eckerville mungkin yang tercepat.

- Kita tak punya waktu lagi. - Kita tak punya pilihan.

Tanpa surat perintah, tak ada kasus.

Kita bisa tangkap Red John, lalu dia bebas.

Jika kita bisa tangkap Red John, dia tak akan bebas. Dia milikku.

Aku tak bisa biarkan kau terlibat jika mulai bicara segila itu.

Gila? Kau gila jika kau pikir bisa menghentikanku.

Red John milikku.

Kau akan menyesal jika kau menghalangiku.

- Kau mengancamku? - Aku bilang jika kau halangi...

Aku muak denganmu dan omong kosongmu!

Ini bukan soal keadilan dan hukum.

Ini soal dirimu dan harga dirimu yang terluka.

Aku sudah tak mau dengar lagi.

- Eckerville, Hakim Fenton, 'kan? - Ya, Bu.

Jika dia lakukan kesalahan atau coba kabur, tembak saja dia.

- Dia marah sekali. - Ya.

- Ayo. - Entahlah.

Bagaimana jika Maya menunggu ada yang datang menolongnya?

Bagaimana jika dia tewas saat kita di sini...

tak melakukan apa pun?

- Baik. Ayo. - Baiklah.

- Ini toko ke berapa, 10? - Ini 11.

- Hanya buang waktu saja. - Tak ada salahnya dicoba.

- Maaf, Pak. Kau punya... - Maaf. Tak bisa dikembalikan.

- Maaf? - Kau beli, kau simpan.

- Kau jual boneka gajah ini? - Ya, tahun lalu.

Barang bagus. Ada gajah, beruang, bajing. Harganya 9,95 dolar.

Thanksgiving lalu, kau ingat ada pelanggan beli boneka dan rokok?

Tidak, bagaimana bisa? Apakah aku gajah?

Kalau mau kau bisa lihat rekaman kamera keamanan.

Kau punya rekaman lima bulan lalu?

Ya.

- Kami mau lihat. - Putraku penggemar teknologi.

Kamera kami canggih dan merekam untuk masa sembilan bulan.

Sparrow peak 7654. Ini tempatnya.

Ayo.

Baik.

Ini dia.

Malam Thanksgiving. Di mana boneka gajahnya?

"Sistem Kamera Pengaman"

Itu dia. Mundur.

Aku melihatnya.

Astaga. Itu Sheriff Hardy.

Dumar adalah Sheriff Hardy?

Jane, lihat ini.

- Angkat teleponnya. - Biro Investigasi California.

Van Pelt, di mana Jane dan Lisbon?

Sedang menggali petunjuk dariku. Kenapa? Ada apa?

Maya. Tak apa-apa.

Kami akan mengeluarkanmu dari sini.

Dia masih hidup.

Apa yang kau lakukan?

Kau berlagak pintar, tapi sebenarnya kau bodoh.

Jangan bergerak sedikit pun.

- Aku tak mengerti. - Tidak.

Kau tak pernah mengerti. Kau ingat Orval Tanner?

Ya.

Rekan Red John dalam pembunuhan pertamanya.

Dia tertangkap dan meninggal 10 tahun lalu di penjara.

Dia orangnya.

Aku putranya, Dumar.

Ini peternakan milik keluargaku.

Dia orang yang baik, ayah yang baik.

Dia menulis surat untukku setiap minggu...

sampai akhir hayatnya.

- Dia ajari aku semua. - Serta Red John?

Teman ayahku dan teman baikku. Aku bangga mengatakannya.

Bukan teman, tapi alat. Dia memanfaatkanmu.

Red John tidak memanfaatkanku.

Dia memberiku Maya, wanita yang aku cintai.

- Wanita yang akan aku nikahi. - Cinta? Dia di dalam kurungan.

Cinta itu kejam. Setidaknya dia aman.

Tak seperti di luar sana bersama orang-orang tak bermoral.

Dia akan menghargai keamanan...

yang kuberikan kepadanya. Benar, Sayang?

Dia akan belajar mencintaiku seperti aku mencintainya.

Aku tak akan bertaruh untuk itu.

Pertama kali dalam hidupku aku merasa bahagia.

Berkat Red John itu bisa terjadi. Jangan coba-coba kau bilang...

dia bukan temanku.

Sebagai balasannya apa yang kau berikan kepadanya?

Dia mendapatkan Emma dan kau. Dia menginginkanmu.

Dia menjebakmu tanpa kau sadari. Kau tak bisa menahan diri, bukan?

Jika saja Rosalind tak muncul dan menghancurkan rencana,

kami bisa membawamu kemari dengan tenang dan perlahan.

Jadi, kami masih punya waktu.

Kini kami harus cari tempat lain untuk menahan kalian berdua.

- Itulah hidup. - Untuk apa kau menahan kami?

Kau harus menunggu dan melihatnya nanti.

Nanti akan sangat menyenangkan.

Hardy, turunkan senjatamu.

Lakukan secara perlahan.

- Sial. Dengar, dia... - Sekarang juga!

Letakkan tanganmu di belakang kepala.

Kau menipu kami. Kau tak menemui hakim itu.

Lisbon, seharusnya kau tunggu sampai Red John muncul.

Aku tak mau ambil risiko.

Lagi pula, Red John sudah lama pergi.

- Kau sengaja buat argumen... - Berbaliklah, Pak.

Untuk pancing aku. Licik. Bagaimana kau bisa tahu itu aku?

- Jangan bergerak. - Rosalind bilang...

Dumar adalah perokok berat yang ingin berhenti.

Kau mengunyah permen karet nikotin seharian.

Kau atur pencurian di rumah Plaskett...

agar kau bisa pasang kamera.

Kau pasti mengira dirimu hebat.

Dapat.

- Begini saja, Nona... - Jangan berbalik.

Kubujuk Red John untuk bunuhmu secara cepat dan bersih...

- daripada lama dan menjijikkan. - Berbalik dan diam!

Bos?

Ruang ini aman.

Aman! Rigsby!

Kami di bawah sini. Ada pembuka pintu di lantai.

Kutemukan.

Kalian tak apa-apa?

Kami baik-baik saja. Kami temukan Maya.

Hubungi paramedis.

Tak apa-apa. Kemarilah.

Sekarang sudah aman, Maya.

Tak apa-apa.

Dia tadi di sini.

Dia tadi ada di sini.

Kita sudah selamatkan nyawa seorang gadis, Jane.

Kita selamatkan hidupnya. Kita dapatkan Hardy.

Dia akan beri tahu semua yang kita butuhkan.

Menurutmu begitu?

Seharusnya kau menunggu. Kita sudah sepakat.

Bagaimana jika Hardy membunuhmu di sini?

Lalu dia akan membawamu ke Red John.

- Kau akan mati. - Tapi kau dapat Red John.

Aku rasa kau tak sungguh-sungguh dengan perkataanmu.

Menurutku kau memilih tetap hidup.

Kau salah.

Tidak, kau yang salah.

Tidakkah kau sadar ada orang yang memedulikan...

dan membutuhkanmu?

Kau egois dan kekanak-kanakan. Kuminta kau hentikan sikap itu.

Andai aku bisa. Tapi ada hal yang tak bisa diperbaiki.

Kau tak perlu marah. Memang begitu jalannya kehidupan.

Kita masih miliki Hardy.

Dia akan bicara. Dia akan berikan kita Red John.

Benar, kita masih memiliki Hardy.

- Kita selamatkan nyawa. - Ya, benar.

Kita selamatkan nyawa. Selamat untuk kita.

Maya, aku harus mengisi formulir laporan dengan tim forensik.

Setelah itu kau akan kami antar pulang.

Baiklah.

- Kau butuh sesuatu? - Tak perlu. Terima kasih.

Red John...

Maya!

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.