All language subtitles for The.Mentalist.S01E22.Blood.Brothers.NF.WEB-DL.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese Download
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

"Ahli Mentalis"

"Seseorang yang memakai ketajaman mental, hipnosis,

dan atau sugesti."

"Ahli manipulasi pikiran dan tindakan."

- Maaf, pohon apa ini? - Tak tahu.

Bau harum. Kau bukan orang sini?

Aku lahir 5 mil dari sini. Hanya tak peduli dengan pohon.

Namanya Justin Prentiss. Siswa sekolah swasta dekat sini.

Mereka sadar dia hilang jam 6 pagi.

Aktifkan alat monitor elektronik...

di kakinya. Mereka menemukannya lalu telepon kami jam 8 pagi.

Sudah diketahui waktu kematiannya?

Koroner perkirakan antara pukul 22-01 malam tadi.

Aku mau bawa turun gunung begitu forensik selesai, tapi...

Sesuai permintaanmu, kami tidak menyentuhnya.

Kami tak lama di sini. Kau boleh urus setelah kami selesai.

- Kenapa ada alat itu di kaki? - Pertanyaan bagus, Tn. Maclean?

Ini Kepala Sekolah Asher Maclean. Mereka dari CBI.

Mereka ingin tahu kenapa siswamu pakai alat monitor elektronik.

Justin suka bolos akhir-akhir ini dan dia dipakaikan alat itu.

Sekolah macam apa ini?

Bright Arch adalah sekolah alam untuk anak bermasalah.

- Seperti sekolah musim panas? - Tidak, kami SMU terakreditasi.

Rata-rata siswa tinggal di Bright Arch selama setahun.

Sediakan struktur dan disiplin melalui interaksi dengan alam.

Tentu ditambah dengan kurikulum SMU terstandarisasi.

Dia tak suka kau dan kau tak suka dia. Kenapa?

- Aku tak mau komentar. - Chief Brody?

- Kenapa kau tak suka dia? - Apa hubungannya dengan ini?

- Aku hanya penasaran. - Tunjukkan sedikit rasa hormat.

- Hormat untuk siapa? - Ada anak yang tewas di sini.

Ya, dia meninggal. Dia tak peduli cara aku bicara padamu.

Aku tak pernah kerja dengan CBI. Apa semua unit ada badutnya?

- Kami selalu bereskan kerjaan. - Bereskan sekarang.

Jadi, kami bisa ambil anaknya. Bagaimana kedengarannya?

Ya. Kami akan lakukan itu.

Kau boleh membawanya. Kami sudah dapat fakta dasarnya.

- Benarkah? Secepat itu? - Ya.

- Kauingin beri kami pencerahan? - Forensik mungkin sudah bilang.

Tebakanku, tangan dan lututnya menunjukkan dia kalah berkelahi.

Pukulan di kepala jadi penentu. Tapi tanah sekitarnya rapi.

Artinya, perkelahiannya di tempat lain. Mungkin di tempat tinggi.

- Hewan luka biasanya ke bawah. - Kau ada fakta nyata?

Fakta kalau kau benci Tn. Maclean karena dia pecinta pohon...

yang bebas dan gila. Dia mungkin memimpin pemujaan.

Dan dia benci kau sebab pikiranmu sempit, kampungan.

Bukan berarti itu benar. Tapi, itu pikiran dia.

Fakta menyangkut anak ini.

Tak ada bulan tadi malam, jadi saat itu sangat gelap.

Justin tak bisa bergerak jauh, dengan luka yang dialaminya.

Ada banyak tanah di rambutnya, telinga, dan dalam kukunya.

Jadi di suatu tempat yang dekat. Tempat yang sangat dekat.

Ada tempat di mana seseorang menguburkan dia hidup-hidup.

Astaga.

"Sekolah Bright Arch"

Baik, semua tenang. Duduklah.

Cepat.

Aku tahu beberapa hari ini keadaan agak buruk.

Kehilangan Justin menyakitkan. Tapi itu tak boleh jadi alasan...

untuk bertingkah negatif.

Kau bisa belajar dari pengalaman ini.

- Bryan. - Tetap ada ritual api unggun?

Sekarang kita punya alasan lebih untuk melakukannya.

Kita perlu penyembuhan. Dengarkan anak-anak.

Orang asing yang kaulihat di sini adalah detektif...

yang menginvestigasi situasi kematian Justin.

Mereka di sini untuk cari tahu apa yang terjadi padanya.

Dan aku ingin kalian jawab semua pertanyaan mereka sebaik mungkin.

- Ya, ya, ya, anak-anak? - Ya, ya, ya!

Apa benar dia dikubur hidup-hidup?

- Orrin. - Ya, itu benar.

- Siapa yang melakukannya? - Sudah cukup, Elliot.

Mari kembali ke kelas secepatnya. Waktu makin terbuang.

Kalian bicara dengan pembimbing. Kami akan tanya kepala sekolah.

Cari tahu yang diketahuinya. Kita bicara dengan anak-anak terakhir.

- Tn. Maclean, aku ingin... - Maaf Agen Lisbon. Orrin.

Kita hanya bicara saat diakui bagian dari suatu diskusi.

Mengerti? Pergilah.

Maaf tentang itu. Selamat datang di Bright Arch.

- Mari kita diskusi di kantorku? - Ya, ya, ya.

Sayang, tenanglah sedikit. Kita akan cari jalan keluar.

- Kurang ajar. Apa yang terjadi? - Tn. Prentiss, tenang dulu.

- Mundur, Tuan. - Tenanglah.

Orang ini seharusnya jaga anakku. Tanggung jawabnya menjaga siswa.

- Dan dia tidak jaga! - David!

Tn. Prentiss, mari bicara. Ke arah sini sekarang.

- Dari mana kautahu Bright Arch? - Salah satu kolega David...

punya anak yang dulunya sangat nakal.

Dan mereka lihat hasil sangat positif dari programnya.

- Justin nakal? - Dia berubah di tahun akhir.

Dia kunci diri di kamar, tak bicara, menjadi kasar.

Terapi gagal.

Kekerasan apa yang dilakukannya?

Dia sering teriak padaku dan ancam ayahnya.

Hanya teriak? Tak ada kekerasan fisik atau catatan kejahatan?

Tak ada.

Tolong cari tahu pelakunya.

Anak-anak suka mendramatisir hal-hal seperti ini.

Aku harap ini bisa selesai secepatnya.

Kau seperti Burt Reynolds di foto ini.

Sudah berapa lama Bright Arch berdiri?

- Hampir 10 tahun. - Dan tadi semua siswanya?

Ya. Kami suka jaga angka rasio pembimbing dan siswa kami rendah.

Jadi semua bisa fokus dan dapat perhatian individu.

- Baik. Apa taktiknya? - Maaf, aku tak mengerti?

Taktik, tipuan, pancingan. Cara kau jual tempat ini ke orang tua?

Kami tak promosi. Mereka tahu dari mulut ke mulut.

Ini adalah komunitas penyembuhan alami yang sederhana.

Anak bermasalah didorong untuk mengenal jati dirinya.

Didorong bagaimana?

Dengan belajar hormat dan disiplin.

Belajar cara bertahan hidup dan kerja sama.

Melalui persinggungan langsung dengan alam.

- Itu taktik yang bagus. - Itu program yang bagus.

- Ya, Cassie? - Aku bawa tehmu.

Terima kasih.

Salah satu cerita sukses kami. Datang 9 bulan lalu marah-marah.

Juga patah semangat. Perkembangannya luar biasa.

Ceritakan soal Justin. Kenapa dia pakai alat monitor elektronik?

- Aku tak lihat anak lain pakai. - Justin baru di sini 3 bulan.

Dia masih dalam tahap pemberontakan.

Dua hari lalu, dia keluar kemah tanpa izin selama beberapa jam.

Dia menolak cerita dia dari mana dan dengan siapa.

Hukumannya 8 jam di kamar pencerminan...

dan pakai alat monitor elektronik selama 2 minggu.

Kurungan dan ikat anjing.

Pasti mendorong penemuan jati diri.

- Tapi apa orang tuanya tahu itu? - Ada di brosur. Halaman 3.

Kau pasti dapat banyak anak nakal.

Bagaimana kau urus yang gila?

Yang tak mau menurut dalam kondisi apa pun.

Kami tak terima yang seperti itu. Aku mengurus penerimaan siswa.

Jadi tak ada yang kau curigai saat dengar ada pembunuhan?

- Tidak - Pernah dengar "Awak Z"?

Tidak. Apa itu?

Aku mau bicara pada teman Justin.

- Baik. Dia dulu di kelas Jenkin. - Bagus.

Aku ingin stafku mendampingi saat kaubicara dengan siswa.

- Haruskah seperti itu? - Itu peraturannya.

Benarkah?

Aku benci hutan.

Kau lebih suka main DJ dengan Van Pelt sekarang?

Siapa yang kirim anak ke tempat seperti ini?

Ini tak murah juga.

Sedikit kehilangan dan disiplin baik untuk jiwa.

Ya, tapi ini seperti perkemahan penjara anak-anak.

Tidak, seperti libur musim semi di Cancun daripada penjara anak.

Tunggu, kaupernah masuk penjara anak-anak?

- Ya, kau tak baca berkasku? - Tidak, kau baca berkasku?

- Tentu. - Apa yang kita dapatkan?

- Menarik, bukan? - Mungkin ada harta karun.

- Mungkin tidak. - Ikuti jalurnya. Cari tahu.

Lewat atas dan bawah. Atas dan bawah.

Dan tembus. Mudah, bukan? Lagi.

Lewat atas dan bawah. Atas dan bawah.

Chris, ke kamar refleksi diri!

Satu jam.

- Marley, push up 25 kali. - Tapi dia yang mulai.

Ya, aku dengar tapi tak peduli. 25 kali.

- Halo, Nona. - Kau bicara denganku?

Ya, aku bicara padamu. Ini penting. Lihat aku.

CBI. Ini tanda polisi. Tak boleh bicara di belakang.

- Bertindak sesuai kata-kataku. - Apa?

Pegang ini.

CBI. Kantor Investigasi California.

Nona, kami punya alasan percaya...

Lepaskan aku sekarang juga.

- Maaf, Pak Maclean menyuruhku. - Dia tidak menyuruhmu.

Ya. Dia di kantornya sekarang. Tanyakan saja.

Kita hanya ada waktu sedikit sampai teman kita kembali.

Siapa yang paling tahu hal-hal yang terjadi di sekitar sini?

Elliot telah di sini 2 tahun. Jadi dia tahu segalanya.

Itu waktu yang lama untuk berada di hutan.

- Aku suka di sini. - Apa hubungannya dengan Justin?

- Siapa yang tak menyukainya? - Tak ada. Dia biasa saja.

Kata-katamu seperti dia menangi hadiah anak nakal.

- Dia takkan menang hadiah. - Maksudku, dasarnya baik.

Tapi dia sering bertengkar dengan semuanya.

Menurutmu, apa yang dilakukannya di tengah-tengah hutan?

- Entahlah. - Hutan adalah tempat berbahaya.

- Benarkah? Kenapa begitu? - Pengampak Zachariah hidup sana.

- Siapa Zachariah? - Tak ada Zachariah.

- Itu hanya dongeng saja. - Ya, aku hanya bercanda.

Kau tak bercanda. Ayolah, kalian sudah dewasa untuk percaya itu.

Tahun lalu, mereka menemukan anak kota meninggal di hutan.

Dia ditebas kampak. Kepalanya berada 20 kaki di atas pohon.

Dengan wajah mengerikan.

Baik, Zachariah ada hubungannya dengan "Awak Z"?

- Apa Justin anggota "Awak Z"? - Jane?

Jane, apa yang kauperbuat? Kau tak boleh ikat orang-orang.

- Maaf. - Kau harus introspeksi diri.

Maaf, Pak Maclean. Kami akan kembali besok pagi jika boleh.

Sampai jumpa besok pagi.

Aku harap kaudapat berita penting dari masalah yang kaubuat.

Ya, cerita tentang Pengampak gila Zachariah yang tinggal di hutan.

- "Z" - Ya "Z". Aku bisa dapat lebih.

- Tapi kaubalik terlalu cepat. - Sadarlah, aku pengawasmu.

Aku bukan umpanmu.

- Jadi, apa tulisannya? - Apa?

- Berkasku. - Kau tak baca berkasmu sendiri?

- Tidak, itu melanggar peraturan. - Kau bercanda.

Kenapa? Aku suka peraturan. Bila tak suka, jangan jadi polisi.

- Ayolah, apa tulisannya? - Kau tahu isinya. Itu hidupmu.

Aku tak tahu kau diadopsi. Selain itu tak ada yang mengagetkan.

- Adopsi? Apa? - Hanya bercanda.

Lucu. Jadi, kenapa kaupernah di penjara anak-anak?

Karena alasan yang umum.

Tempat itu bertanda tengkorak dan tulang bersilang di peta ini.

Jadi apa alasan biasa untuk ada di dalam penjara anak-anak?

Suatu saat akan kuceritakan.

Coba lihat ini.

- Tampak seperti sepatu Justin. - Ya.

- Kutelepon forensik, tandailah. - Baik.

Halo, ini CBI. Ada yang tinggal di sini?

CBI.

- Mau coba sisi lain? - Ya.

Bila bergerak, kalian mati. Dasar anak-anak nakal.

- Berlututlah. - Kami polisi.

Berlutut! Aku akan buat lubang di mukamu.

Winston bodoh. Letakkan senjata. Lepaskan mereka.

- Terima kasih. - Terima kasih kembali.

Apa yang kau lakukan di sini?

Winston telepon 911. Untung aku ada di dekat sini.

Tolong katakan kenapa aku masih di sini?

Aku tak ada hubungannya dengan kematian anak itu.

Kau di sini karena menyerang kami.

Bila ingin cerita tentang Justin Prentiss, silakan saja.

Bagaimana aku tahu siapa kalian? Kauteriak di pintuku, CBI!

Seakan-akan itu berarti sesuatu?

Ya, kami perlu nama yang lebih dikenal.

Tapi reaksimu tak bisa diterima. Kau mau tembak kami, jadi begini.

Alarm tanda bahayaku nyala. Senjataku terisi, aku bereaksi.

- Itu saja. - Kenapa kau sangat waspada?

Kenapa tidak? Apa ada orang yang tak suka keamanan?

Apa sejarah hubunganmu dengan siswa dari Bright Arch?

Tak ada. Aku tak pernah berhubungan dengan mereka.

Kau kenal anak yang terbunuh, Justin Prentiss?

Yang dikubur dekat garis batas tanahmu.

Dia punya peta jalan menuju rumahmu yang ditandai tengkorak.

- Aku tak tahu maksudnya. - Apa kau tahu Zachariah?

Tidak.

Ini akan jadi malam yang panjang.

Aku hanya ingin sendiri. Aku tak mau anak-anak itu menggangguku!

Mereka datang ke tanahku, merusak barang-barangku.

Mereka pecahkan jendela. Menyemprot cat di pintuku.

Lakukan keisengan semalaman, seperti rutinitas.

Apa reaksimu pada mereka?

Aku lakukan segala hal untuk hentikan kekerasan mereka.

Aku bangun pagar, tanam pohon ek beracun, dan pasang alarm.

Mereka hancurkan semuanya seakan-akan itu permainan.

- Apa mereka di rumahmu semalam? - Malam sebelumnya.

Tiga atau 4 dari mereka lempar balon cat merah.

Apa kau bisa identifikasi kalau kau lihat mereka lagi?

Mereka selalu pakai topeng.

Aku mau minta maaf atas salah pengertian kemarin.

- Jane akan sopan hari ini. - Ya, aku akan sopan.

- Siapa Zachariah? - Siapa?

- Zachariah. - Tak pernah dengar. Siapa dia?

- Pembohong - Pembohong?

Buat lidah terlilit.

Aku mau kerja sama dengan kalian.

Tapi aku tak suka sikap pria ini.

Kau terdengar agak paranoid saat bicara seperti itu.

Inilah maksudku. Apa ini benar pekerjaan polisi?

Aku hanya bercanda padamu. Aku bosan.

Intinya kau pernah dengar Zachariah.

Kau tahu siapa Zachariah...

dan kau takut dengannya. Kami akan cari tahu alasannya.

Mari kita hentikan itu.

Kami dapat kabar Justin Prentiss ke rumah Tn. Winston saat bolos.

Dia ke sana dengan sekelompok anak-anak...

- untuk ganggu Tn. Winston. - Apa Tn. Winston punya bukti?

Kenapa dia harus bohong?

Karena dia orang tua gila yang dendam dengan sekolah ini.

Mungkin dia cukup gila untuk lakukan sesuatu.

Dia protes berkali-kali. Tak pernah ada yang terbukti.

Chief Brody tak setuju. Dia pikir beberapa siswamu bersalah...

dan kau melindungi mereka.

Chief Brody polisi kota kecil. Dia suka berasumsi sendiri.

Sejujurnya tak ada orang sini yang suka pada kami.

Mereka pikir semua anaknya pecandu dan sangat nakal.

Mereka takut.

Kau tak masalah kami duduk dengan beberapa siswamu,

menanyakan tentang tuduhan Tn. Winston?

Tak apa-apa, asal kalian ikuti protokol.

Tentu saja.

Hai, hai, hai!

Agen Lisbon dari CBI ingin bicara.

Mari dengarkan dengan hormat.

Jane, kau yang pimpin.

- Halo, anak-anak. - Halo.

- Itu terbaikmu? Halo anak-anak. - Halo!

Terima kasih.

Siapa mau lihat sulap? Tangan? Bagus.

Perhatikan aku.

Konsentrasi.

Pastikan aku tak lakukan hal aneh.

Ini terlalu aneh.

Lihat tanganku.

Aku butuh relawan.

Kau, berdirilah. Kemari.

- Nama? - Orrin.

Orrin, ini hari beruntungmu. Aku akan membaca pikiranmu.

Kaupikir, semoga dia tak bisa baca pikiranku.

Karena nanti dia tahu aku ada di hutan...

dengan Justin Prentiss, malam sebelum dia meninggal.

Melempar bom cat ke pintu rumah orang tua gila itu.

Orrin, itu sangat bodoh.

Kau harusnya pikir sesuatu yang agak tak bersalah.

Kita harus bicara sebentar.

Ikut aku.

Maaf tentang tadi.

Ceritakan tentang Zachariah.

Orrin, kau boleh minta pengacara.

- Nanti orang tuaku akan tahu? - Ya.

- Itu tak apa-apa. - Zachariah dan Awak Z.

Kenapa aku harus beritahumu? Kau tahu isi pikiranku.

Ya, tapi akan lebih sopan kalau diucapkan untuk mereka.

- Kau tak bisa baca pikiran? - Tidak, aku tak bisa.

Jadi kenapa kaupanggilku seperti itu?

Kau garuk luka dari racun pohon ek.

Dan kolegaku bilang itu hanya ada di rumah Tn. Winston.

- Ceritakan tentang Zachariah. - Aku tak bisa.

- Benarkah? - Orrin.

Kita bisa lakukan ini atau kita bawa ke level selanjutnya...

dan itu melibatkan orang tua dan pengacara.

Zachariah adalah penebang pohon. Ratusan tahun lalu...

batang pohon menimpanya di sungai dan jepit tangannya.

Temannya coba menyelamatkannya, tapi tak berhasil.

Air sungai meninggi dan badai datang. Mereka putus asa.

Jadi mereka meninggalkannya di sana sendirian untuk mati.

Zachariah amat marah, dia potong tangannya untuk bebaskan diri.

Kembali ke perkemahan penebang dan bunuh semua temannya.

Dia memenggal kepala mereka dan meletakkannya di atas pohon.

- Menarik. - Perkemahan mereka mati?

Tepat di sini. Posisi sekolah ini benar-benar tepat.

- Dan Awak Z? - Itu seperti kelompok rahasia.

Kami ke hutan dan lakukan berbagai hal.

Zachariah seperti pemimpin kami.

- Siapa wakil pemimpinnya? - Aku tak tahu.

- Tidak tahu? - Ayolah.

Kami pakai topeng. Hanya kenal orang yang mengajakmu.

Siapa itu?

Bryan.

- Itu dia. - Aku yang urus ini.

Biar aku saja.

Silakan.

Bagus.

Siapa yang ajak kau ikut Awak Z?

Dia sudah pergi tahun lalu.

- Siapa pemimpin Awak Z? - Aku tak tahu.

Aku tak percaya kau tak kenali suara mereka.

Tak ada bicara di operasi Awak Z. Kami komunikasi lewat isyarat.

Itulah kesenangannya.

Awak Z tentang lari di hutan main jagoan.

Tak ada yang terbunuh.

Tak ada hubungan antara Awak Z dengan kematian Justin.

- Apa kau terlibat? - Tidak!

- Kau mau tebakanku? - Tebakan tak bagus untuk ini.

- Tebakan boleh. - Cassie.

- Dia pasti terlibat. - Kenapa begitu?

Justin mencintainya. Cassie tak peduli, tapi dia tak suka.

Aku lihat mereka berselisih beberapa hari yang lalu.

Sekarang Cassie ketakutan dengan kematian Justin.

- Jadi sekarang kau tahu. - Banyak dari kita yang sedih.

- Apa Cassie punya pacar? - Tidak.

Menurutmu apa yang terjadi? Cassie membunuhnya?

- Itu konyol. - Biar dia jawab.

Tanya saja dia. Aku hanya bisa bilang bukan aku pelakunya.

Di mana kami bisa temukan Cassie sekarang?

Aku yakin dia tak terlibat dengan hal ini.

Tapi aku akan suruh orang mencarinya.

- Dia menyusahkan? - Tidak.

- Hei, apa yang terjadi padamu? - Umur mulai tua.

- Diam kau. Ada apa ke sini? - Terima kasih sambutannya.

Maksudku, kau tahu maksudku.

Lisbon butuh tenaga tambahan wawancara semua siswa dan staf.

Ini kaos terbesar yang mereka punya?

- Hei, Van Pelt. - Halo, Bos.

Kita kehilangan Cassie Miniver. Bryan bilang Justin mencintainya.

Baru-baru ini melihat meraka bertengkar hebat.

Cassie, gadis yang bawa teh untuk Maclean.

- Kita mau tanya tapi dia hilang. - Menarik.

- Ada lagi yang hilang? - Tidak ada.

- Dia pasti lari, tak diculik. - Tepat sekali.

Jadi apa rencananya, Bos?

Chief Brody sedang lakukan pencarian.

Kita juga coba cari di hutan sekitar sekolah.

Kedengarannya membosankan. Teriak jika kaubutuh aku.

Silakan, santailah.

Tuhan melarangmu lakukan hal-hal yang membosankan.

Cassie!

Cassie! Cassie!

Boleh kutanya sesuatu? Pernahkah kau baca berkas pribadi rekanmu?

- Tidak, kenapa? - Bagus, aku juga tak pernah.

"Sekolah Bright Arch"

Hei.

Halo.

- Kau mau ke mana? - Ke kota.

- Bagus, aku juga mau ke sana. - Baiklah.

Terima kasih.

- Bisa tolong tutup pagar? - Tidak mau.

Kenapa?

Karena begitu aku keluar, kau akan pergi tinggalkan aku.

- Kenapa aku lakukan itu? - Tiga rasa kegeraman.

- Takut, malu, dan bersalah. - Apa?

Hati mau yang diinginkan hati dan itu tak bisa disangkal.

- Membuat kita lakukan hal buruk. - Apa yang kaubicarakan?

Cassie, aku punya hadiah untukmu.

Jangan malu, Cassie.

- Hai. - Hai.

Ini.

Pakailah.

Cantik sekali.

- Apa ini? - Tn. Maclean bantu Cassie kabur.

Kenapa?

Dia tak ingin kita bicara padanya karena...

- Tak ada yang perlu dibicarakan. - Banyak yang perlu kaubicarakan.

Dia mau Cassie pergi sebelum kita bicara dengannya soal mereka...

- Untuk hubungan seksual. - Benarkah itu?

Aku tak akui apa pun. Aku mau bicara dengan pengacara.

Cassie, jangan bicara apa pun.

Kau pedofil kurang ajar!

- Sudah cukup, Chief. - Dia menyerangku!

Aku rasa tidak. Kami akan kembali ke Sacramento.

Pilih ikut secara sukarela atau kami tangkap?

- Baiklah. - Pilihan bagus.

Tidak, kami tak melakukannya.

Cassie.

Lihat aku. Kau mudah diketahui saat berbohong.

Kau ada denyut di lehermu tepat di situ.

Sebaiknya kau jujur pada Agen Lisbon.

Apa Tn. Maclean melakukan seks denganmu?

- Tak apa-apa. - Ya, dia melakukannya.

- Sekali atau lebih dari itu? - Lebih.

Kira-kira 2 kali seminggu selama beberapa bulan.

Bila dia lakukan itu padamu, itu suatu kejahatan. Kau tahu?

- Aku rasa begitu. - Apa kalian suka sama suka?

- Aku rasa begitu. - Kau rasa?

Apa kau ingin lakukan seks dengan Tn. Maclean?

- Tidak, Bu. - Jadi dia memaksamu?

- Tidak, Bu. - Aku tak mengerti.

- Aku takut. - Takut pada siapa? Tn. Maclean?

- Tidak, dia hanya pria kesepian. - Jadi siapa?

Kau bisa bicara bebas, Cassie. Kau aman di sini.

- Tak ada tempat aman. - Zachariah memaksamu?

Dia bilang aku harus melakukannya.

Cassie, kau tahu Zachariah itu tak nyata.

Kau tahu anak yang dimutilasi di hutan?

Dia pikir hal yang sama.

Bagaimana Zachariah utarakan keinginannya?

Melalui seseorang di Awak Z?

Aku sudah terlalu banyak bicara. Aku tak mau bicara lagi.

- Tolong jangan memaksaku. - Aku akan kembali.

Cassie buat pernyataan.

Tuntut Tn. Maclean atas pemerkosaan.

Baik, Bos.

Seks dengan anak kecil. Kau dalam masalah besar.

Aku baik hati dan peduli pada gadis kecil bermasalah.

Itu yang mereka bilang sampai hasil tes lab datang.

Justin Prentiss mencintai Cassie. Dia lihat kau...

- menyiksa Cassie. - Kumohon!

Justin mengancam melaporkanmu ke polisi. Lalu kaubunuh...

- dan menguburnya. - Tidak!

Tidak? Itulah pendapat kami.

Apa yang salah? Dia menyerangmu? Kau hanya membela diri?

Aku mau pengacaraku. Aku tak akan bicara lagi.

Kita tak ada bukti keterlibatan dia dengan Justin malam itu.

- Kita butuh pengakuan. - Kau tak akan mendapatkannya.

Kenapa begitu?

Yang pertama tahu jawabannya dapat hadiah.

Katakan saja teorimu.

Akan kukatakan dalam perjalanan ke Bright Arch.

Kita harus ke sana sebelum ritual api suci.

Rigsby, mari ambil segelas teh lalu kita pergi.

- Jelaskan dulu baru kita pergi. - Api suci?

Halo, anak-anak. Senang jumpa kalian lagi.

Beberapa hari ini memang agak dramatis, bukan?

Kalian mungkin dengar hal-hal aneh tentang apa yang terjadi.

Tenang saja. Hidup terus berjalan.

Guru kalian pikir aku pantas memimpin ritual api suci ini.

Ada yang tak setuju?

Bagus. Lebih baik kita mulai dengan cerita hantu.

- Kalian semua tahu Zachariah? - Ya.

- Tapi kami tak bicarakan dia. - Bawa sial.

Yang benar saja.

Zachariah tak menakutkan bagiku.

Jadi semuanya tahu tentang malam buruk...

saat Zachariah mencincang semua temannya?

Yang tak diketahui orang adalah peristiwa setelah kejadian itu.

Sebagai hukuman, orang kota berkumpul, buat api unggun besar.

Tepat di ini.

Mereka membakar Zachariah hidup-hidup.

Dan selagi api meleburkan daging dari tubuhnya,

Zachariah tak teriak. Dia hanya tersenyum kepada yang lihat.

Dan dia buat sumpah khidmat,

kalau ada yang jahat di hutan ini...

Kalau kau panggil Zachariah 3 kali dan tulis "Z" di tanah,

dia akan bangun dari kubur dan mengambil mereka.

Yang benar saja?

Apabila yang berdosa tak mengaku, Zachariah akan menyeretnya...

ke sarang mengerikannya. Untuk menderita di kegelapan selamanya.

- Hanya itu? - Ya, hanya itu.

Ceritamu payah.

Hanya payah kalau kutukannya tidak benar.

Dan kita tahu kejahatan telah terjadi di hutan ini.

Adakah orang yang berani panggil Zachariah?

Adakah?

- Zachariah! - Zachariah!

Zachariah!

- Sudah kubilang. Payah. - Kau lupakan yang terpenting.

Kau harus tulis huruf "Z" di tanah.

Sepertinya dia sedang berlibur.

Elliott, apakah kau? Apa kau bunuh Justin?

Elliott, ini kesempatan terakhir. Apa kau bunuh Justin?

Ya, aku membunuhnya!

Selamat, tadi hampir saja.

- Hai, Rigsby. - Hai.

Aku tadi hanya bercanda.

Tidak, kau pembohong dan pembunuh.

Semuanya bisa lihat itu. Perlu sedikit bantuan di sini.

Menyerahlah, Nak. Ayo, semuanya telah berakhir.

Justin adalah rayap. Seharusnya dia tak ikut campur.

Ya, sistem kerja yang efisien.

Kau atur anak-anak dengan Zachariah.

Dan kau atur Maclean dengan pemerasan.

Lindungi Elliot, biarkan Awak Z berkuasa...

Atau terungkap sebagai pemerkosa sehari-hari.

- Kau anak muda yang pintar. - Ya. Aku memang pintar.

Itu sebabnya orang tuaku membuangku di tempat sampah ini.

Aku terlalu pintar untuk mereka dan untukmu.

Kebetulan saja kau menangkapku.

Aku anak kecil. Tak akan ada hal buruk yang terjadi padaku.

Katakan kenapa kau bunuh Justin? Kami hanya ingin tahu saja.

Kau sudah tahu alasannya.

Justin selalu lembut pada Cassie. Tapi saat dia tahu...

yang dilakukannya dengan Maclean atas perintahku,

dia marah, mengancam akan hancurkan semuanya.

Aku berusaha suruh dia diam dengan pesan dari Zachariah.

Dia tak mau mundur. Dia tertawa padaku.

Seharusnya dia tak begitu.

Aku tak suka ditertawakan.

Baiklah. Selamat tinggal Elliot.

Hei.

Bagaimana kau tahu aku pelakunya?

Saat Cassie bawa teh Maclean dengan cangkir berhuruf "Z"...

itu adalah peringatan darimu agar dia diam.

Kau yang pertama cerita tentang Zachariah.

Kau yang paling lama di sini tanpa ada keinginan untuk pergi.

Ritual api unggun semakin meyakinkanku.

Semuanya takut saat aku memancing Zachariah.

Tapi kau menghina dan mengoloknya.

Artis asli tahu imitator murahan.

Sampai rasa takut buat kau jadi percaya.

Itu bisa terjadi padamu. Selamat tinggal.

Duduklah.

- Aku hargai yang kaulakukan. - Ini pekerjaan kami.

Terima kasih.

Itu dia orangnya.

Inilah aku.

Aku baru bilang ke mereka...

kau yang temukan pembunuh anaknya.

Turut berduka atas kehilanganmu.

Terima kasih banyak.

Itu memberi kami sedikit ketenangan.

Anakmu meninggal gagah. Dia selamatkan gadis bermasalah.

Kalian harus bangga padanya.

- Terima kasih lagi. - Sama-sama.

Jaga dirimu.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.