All language subtitles for The.Mentalist.S01E19.A.Dozen.Red.Roses.NF.WEB-DL.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese Download
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

"Mentalis. Nomina."

"Seseorang yang memakai ketajaman mental,

hipnosis dan/atau sugesti."

"Ahli memanipulasi pikiran dan perilaku."

Korban bernama Felix Hanson, 47 tahun. Tiga tembakan di dada.

Tak ada senjata.

Penembakan antara tengah malam dan jam 03.00.

- Kenapa menjadi kasus kita, Bos? - Seperti ejekan bagiku.

Bagian pembunuhan Hollywood bisa atasi ini.

Dia sangat kaya, anggota dewan California selama enam tahun.

Teman golf dari Jaksa Agung?

Benar, tapi itu tak adil. Hanson orang baik.

Dia pimpin kampanye anti narkoba. Dia punya banyak musuh.

Aku kenal pria ini. Dia terkenal. Menikah dengan Felicia Scott.

- Dia meninggalkan dunia film. - Felicia Scott?

Dia bintangi banyak film. Sudden Embrace aku suka itu.

Jika ini berhubungan dengan narkoba,

Kejagung akan gunakan semua daya untuk menyelesaikan kasus ini.

- Apa ada saksi? - Tak ada yang datang.

Tapi Marilyn Monroe dan Charlie Chaplin di sana...

Mereka bersama Hanson saat petugas datang ke TKP.

- Dia punya anak? - Putri berumur 16 tahun.

- Apa kabar? - Kau menemukan kuncinya?

- Tidak. - Tiket parkir valet?

Tak ada apa pun di kantongnya.

- Tak ada yang jalan kaki di LA. - Memang tak ada.

Kau tak temukan sesuatu yang aneh?

Kalian mau ke mana saat temukan korban?

- Aku tak berbicara... - Tidak di dalam film.

Tapi di dunia nyata, kau baru saja melakukannya.

Aku tak akan bicara lagi. Kami sudah lima jam di sini.

Aku pulang dari kerja. Victor mengantarku ke mobil.

- Apa pekerjaanmu? - Aku Marilyn.

Bagaimana kau bekerja?

Aku berdiri di jalan, orang berfoto denganku...

dan berikan uang tip.

- Kenapa? - Aku tak tahu. Dari mana kau?

- Apa yang kau lihat? - Kau. Siapa nama aslimu?

- Norma Jean Baker. - Siapa nama asli aslimu?

- Yolanda Quinn. - Yolanda.

Kau tak mirip Marilyn.

Kau lakukan karena kau merasa seperti dia.

- Kurasa begitu. - Kasihan, dia wanita kesepian.

Menunggu akan kasih sayang, perhatian dan penerimaan.

Dia dapatkan. Dia keluar, berjuang, dan akhirnya berhasil.

Semua cinta dan kasih yang dia tunggu. Kau juga bisa.

Kau bisa dapat jika kau lakukan hal yang benar.

Hal apa?

Berikan tiket valet yang kau ambil dari mayat itu.

- Aku tak memilikinya. - Suruh Charlie menyerahkannya.

- Berikan tiketnya. - Sialan!

- Berikan! - Terima kasih.

- Bolehkah kami pergi? - Tentu.

Akan kujaga polisinya. kalian larilah. Lari!

- Cepat! - Aku bisa menangkapmu untuk itu.

Kau tak akan menangkapku hidup-hidup, Copper.

- Aku serius. - Itu Marilyn dan Charlie.

Mau lakukan penangkapan komedi, lihat namamu di koran aneh?

- Dia parkir di mana? - Di Musso & Frank, ujung blok.

Setelah selesai, ke restoran, periksa tagihan kartu kreditnya.

- Dia makan dengan siapa semalam. - Akan kulakukan.

Bos?

Mungkin ini perdagangan narkoba, tapi dia bukan orang baiknya.

Aku ingin kau mundur dengan sangat perlahan.

Aku ingin sedikit gambar itu.

Saat mereka keluar jendela, kau akan ambil gambar itu.

- Gabriel Fanning? - Ya, itu aku.

CBI, kami ingin bicara soal Felix Hanson.

- Kenapa? Apa yang dilakukannya? - Dia meninggal semalam.

- Apa? - Ada tempat untuk kita bicara?

Ya, di belakang sana.

Semalam kartu kalian ditagih pada pukul 23.30.

- Kau tinggal lebih lama di sana? - Tidak, kami segera pergi.

Kami habiskan malam bersama, tapi aku harus bangun pagi.

- Besok hari pertama produksi. - Produksi apa?

A Dozen Roses. Aku sutradaranya, Felix yang biayai filmnya.

Karena itu kami rayakan. Dia pertama kali jadi produser.

Bagaimana dia bisa menjadi produser film?

Dia menikah dengan Felicia Scott. Yang bintangi film itu.

- Felicia Scott, siapa dia? - Kau tak kenal Felicia Scott?

Film Love Times Two. Baby, You're Mine.

- Sudden Embrace. - Sudden Embrace, bagus.

Aku pernah mendengarnya. Itu film lama semua, 'kan?

Sekarang dia lebih baik. Sama bagusnya.

- Film ini tentang apa? - Ibu cari pria untuk 3 putrinya.

- Lucu, mengharukan, seksi... - Aku boleh membacanya?

Kau tak boleh membacanya. Soal keluarga, penebusan.

Baik. Apa kau akur dengan Felix? Kalian pernah beda pendapat?

Aku sangat menyayanginya. Banyak orang yang pura-pura.

Tapi Felix Hanson orang yang jujur.

- Jika tak suka, dia katakan. - Apa yang tak dia sukai?

Secara umum, tak ada. Dia jujur apa adanya.

Berapa banyak yang dia investasikan ke film ini?

- Sepuluh. - Juta? Uangnya sendiri?

Pria berani. Semua demi Felicia bukan untuk laba belaka.

- Kalian bersama dari restoran? - Kami keluar bersama.

- Kau lihat orang menunggunya? - Tak lihat, mobilku di jalan.

- Kami berjabatan lalu pergi. - Apa kau punya senjata. Gabriel?

Aku suka senjata, tapi takut akan meledakkan kepalaku sendiri.

Ya.

- Bagaimana menurutmu? - Dia berbohong.

Mereka bertengkar semalam.

Kau rayakan pembuatan film, tapi hanya bayar setengah?

Van Pelt? Kami butuh rekaman ponsel Gabriel semalam.

Tentu. Yang dihubungi Hanson terakhir kali tak bisa dihubungi.

Kusuruh perusahaan telepon melacaknya, milik Frederick Ross.

- Siapa? - Hanya teman yang dihukum...

karena memiliki beberapa barang dan beberapa penyerangan.

Bagus sekali. Cari tahu di mana, suruh anak-anak menangkapnya.

Baiklah. Tunggu aku tahu dia. Dia bintang iklan bir.

- Yang bersama hewan Llama? - Apa?

Ross, dia pasti aktor juga. Kau tahu iklan pria memakai toga?

Ya, kita semua terkejut karena itu tersangkut di lift.

- Ya, dia. Aneh, 'kan? - Harusnya dia tetap di sana.

- Kau punya alamatnya? - Ya, tunggu sebentar.

- Jemput dia. - Baik, Bu.

Kami turut berduka atas kehilanganmu.

Sudah berapa lama kalian menikah?

Sudah hampir delapan tahun.

- Kau di mana semalam? - Palm Springs.

Felix menyarankanku mendapat spa sebelum film dimulai.

- Kau? - Di rumah.

Apa ada seseorang yang mengancam kehidupan suamimu?

- Seseorang yang berniat jahat? - Tidak.

Apa yang membuatmu tertarik pada suamimu? Selain tampangnya.

- Benarkah? - Ya, dia bukan tipemu.

Seperti apa tipeku?

Pemuda nakal yang menyukai perilaku seks menyimpang.

- Apa terlalu jauh? - Tak cocok sama sekali.

Tidak, aku tepat sekali. Apa yang kau sukai dari Felix?

Suaranya. Kepercayaan dirinya.

Aku tak paham apa hubungan pertanyaan itu dengan ini.

Tak ada alasannya. Aku hanya penasaran.

Kami temukan sekantong besar mariyuana dan bermacam narkoba...

- di bagasi mobil suamimu. - Itu tak masuk akal.

- Kenapa? - Felix tak memakai narkoba.

Pasti ada yang menaruhnya.

Aku bebas selama beberapa tahun.

Apa kau kenal Freddie Ross?

Tidak, siapa itu?

Itu teleponku.

Silakan.

Ini asisten Gabriel. Dia mau kita ke lokasi syuting untuk latihan.

Katakan kita akan tiba tepat waktu.

Aku yakin mereka paham jika kau tak kerja hari ini.

Percayalah, aku ingin mundur dari seluruh proyek ini.

Felix sudah tiada. Semua tak berguna.

Tapi perusahaan asuransi telah memegang kontrakku.

Mereka tak mau bayar penundaan, aku tak mau ada persidangan.

- Kau juga ikut di film itu? - Sedikit.

Dia dapat peran kecil sebagai salah satu dari putriku.

- Bukankah itu lucu? - Ya.

- Kau mau menjadi artis? - Terserah.

Tidak lagi.

Aku tahu ini sulit,

kau akan senang telah menjadi bagian penting ayahmu.

Dia tak anggap film ini penting?

Katanya Gabriel merusak skenario.

Dia ingin mundur dari film itu.

Jangan berlebihan.

Dia tak suka skenarionya, dia mau bicarakan dengan Gabriel.

Dia tak mau mundur.

Dia mengancam mundur agar dapat keinginannya.

- Siapa orang tadi? - Brandon.

- Brandon siapa? - Brandon Fulton.

- Kalian berpacaran? - Pacaran? Tidak.

Mungkin begitu. Pacaran terdengar aneh sekali.

- Ibu tirimu tak menyukainya? - Terima kasih tak menyebutnya.

- Lupakanlah. - Kami akan menemuimu, Sydney.

- Brandon Fulton. - Akan kuselidiki.

Freddie Ross. Apartemen nomor 23.

Harusnya dia juga seorang aktor. Dia menjadi bintang iklan bir.

- Yang memakai hewan Llama? - Bukan, yang memakai toga.

- Benarkah? - Ya.

Dasar bodoh!

Tak ada orang di rumah.

Berhenti! Polisi!

Jangan lari!

Berhenti! Keluar dari mobil!

Keluar dari mobil!

- Sial. - Tak apa, aku dapat nomornya.

Aku baru bicara dengan Mineli,

surat penggeledahan sedang dibuat.

Baik, Bos. Kami akan menunggunya.

- Periksa rumah Ross, polisi LA. - Ya, mereka banyak membantu.

Seharusnya tak lama lagi. Kami akan mengabarimu, Bos.

Nak, ini lokasi tertutup. Apa artinya itu?

- Aku akan meneleponmu lagi. - Baik.

Surat penggeledahan sedang dibuat.

Ini lokasi syuting tertutup. Apa artinya?

Aku tahu, tapi mereka dari CBI.

Aku tak peduli meski mereka dari galaksi lain.

Ini lokasi tertutup.

- Tak ada penonton dan penggemar. - Kami bukan penggermar.

- Aku semacam penggemar. - Biro Penyelidik California.

- Mau bertemu Gabriel Fanning. - Dia tak bisa bertemu sekarang.

Ini mengenai penyelidikan pembunuhan.

- Mitch Cavanaugh, agen Gabriel. - Hai, Mitch.

- Apa kabar? - Bagus.

Aku dengar soal yang terjadi dengan Hanson. Dia pria baik.

- Tapi kami sedang buat film. - Kami mau selidiki pembunuhan.

Dia tak bisa bicara sekarang.

Jika tetap kau halangi, kau ditahan atas penghambatan.

Sayang sekali, tapi silakan saja.

Aku paham, Mitch.

Dia klien penting kau tak bisa kehilangan dia.

Tak peduli apa katanya, dia bilang "lompat", kau lompat.

- Kau bandel di sekolah? - Sebenarnya tidak.

Pasti kau bandel. Setelah beberapa tahun,

kau terbangun dan ingin membalas semua anak yang menyiksamu.

Di luar ketakutan dan kekikiran, kau biarkan Fanning menindasmu.

Mitch, ini cara dan hal yang sama.

- Kau harus cari kehidupan. - Atau kau akan ditahan.

- Silakan. - Itu baru kekuatan.

Lihat ukuran benda ini.

Hebat. Dasar Mitch sialan!

- Ada apa ini? - Duduk, kami punya pertanyaan.

Kita sudah melakukannya. Aku sudah jawab pertanyaanmu.

Itu sebelum kami tahu kau bohong dan pemakai narkoba.

Aku tak kecanduan. Aku memakai.

- Kau tak sangkal jadi pembohong. - Aku tak bohong.

- Mungkin sedikit membelokkan. - Kau jelaskan saja langsung.

Felicia yang membocorkan, ya? Perempuan sialan.

Baik. Hanson cerita dia ingin menarik uangnya.

Sehari sebelum pemotretan.

- Tanpa uangnya, produksi gagal? - Ya.

Ini karya pertamamu dalam tujuh tahun?

Menurut kabar, kau susah diajak bekerja sama.

Itukah rumor yang ada? Masa bodoh dengan rumor itu.

Aku butuh waktu mengecas ulang, aku menjelajahi aspek hidupku.

Narkoba dan keputusasaan?

Pengalamanku berat sekali. Aku hampir menjadi pecundang.

Aku sangat ingin film ini berjalan.

- Aku butuh ini berjalan. - Kematian Hanson memudahkan.

Memang. Saat kau bilang dia mati, aku merasa senang sekali.

Lalu aku merasa kasihan.

Aku seorang seniman. Aku arogan, pembohong dan kekanak-kanakan.

Tapi aku tidak bodoh.

- Aku tak kebal hukum - Gabe.

- Felicia sudah tiba, kita siap. - Terima kasih, Bodoh.

- Tunggu. - Aku harus syuting film.

Kami punya tuntutan narkoba.

Itu bukan milikku. Itu punya Mitch.

Itu bukan milik Gabe. Itu milikku.

Seharusnya aku tak tinggalkan di trailer, bodohnya aku.

Bolehkah aku pergi?

- Menangkan Oscar, Gabe. - Ya.

Mitch Cavanough kau ditahan.

Mitch, kupikir kita sudah bahas soal pengalamanmu.

Bilang pada Cho untuk menekannya. Dia tahu beberapa hal.

- Aku tidak tahu. - Tentu, kau tahu Mitch.

Kau tak akan suka ditekan oleh Cho.

- Action! - Daisy, di mana kau?

Aku di rumah, aku tak enak badan. Kau harus datang.

Kenapa ini begitu penting?

- Line. - Rowan dalam perjalanan.

Rowan dalam perjalanan.

Aku meneleponnya dan pura-pura menjadi kau.

- Bu, kau tak melakukannya, 'kan? - Sudah kulakukan.

- Maaf, Sayang. - Rowan tak tertarik padaku.

Aku juga tak menginginkannya.

- Maaf, Sydney. Sayang. - Cut!

Kau tak bisa hanya membacanya, kau harus menjadi seperti Daisy.

Aku membutuhkan hasratmu, aku bekerja sendiri.

Baik.

Kita mulai dari yang tertinggal, "Rowan tak membutuhkanku."

- Dua pengambilan. - Memutar!

- Kecepatan. - Tenang! Bersiaplah.

Action!

Rowan tak tertarik padaku, aku juga tak menginginkannya.

Jangan mudah menyerah, Sayang.

Aku tahu cinta kadang sulit, tapi hanya itu yang kita punya...

Halo? Halo? Halo...

Hai, Rowan. Selamat pagi, Ny. Atkins.

Daisy tak di sini, dia ada di rumah.

Tak apa, aku sebenarnya ingin bicara denganmu.

Apa yang baru kau katakan soal cinta...

Cut! Bagus. Bagus sekali.

Baik, semuanya. Kita lakukan sekali lagi.

Jangan mundur sebelum ditampar. Kau tak tahu yang terjadi.

Dia melakukan tamparan keras. Itu sakit.

Maaf, aku sedikit merasa emosional hari ini.

Gabriel, adegan ini masih datar.

- Kurasa aku punya ide. - Kami di masternya, Sayang.

Kami sangat luas, kau ini. Kami akan perbaiki.

Aku sadar itu. Kurasa penting untuk...

- Penting untuk kuatkan karakter. - Mati saja, Perempuan Bodoh.

- Maaf aku tak mendengarnya. - Kita istirahat 10 menit, oke.

- Ayo, Putri, kita bicara. - Ya, kumohon.

- Aku tahu bisa diperbaiki. - Aku mengerti.

"Studio Poseidon"

- Kau aktris yang bagus. - Terima kasih.

Pasti berat saat ayahmu menikah

dengan Felicia menggantikan ibumu.

Ibuku sedang di dalam penyembuhan kecanduan alkohol di New Jersey.

Aku senang melihatnya pergi.

- Kenapa aktor selalu... - Selamat tinggal.

Selamat tinggal.

"Polisi"

Jadi, apa yang kau tahu, Mitch?

- Tak ada. - Menurut Jane kau tahu sesuatu.

- Dia selalu benar, ya? - Kurang lebih.

Jadi, sebagai catatan, ini pertama kalinya.

- Aku tak punya apa-apa. - Mitchell.

Kepemilikan obat tanpa resep bisa membuatmu dipenjara.

- Aku ragu, jika benar, biarlah. - Baik, biarkanlah.

Aku diberitahu, katanya pil itu milik klienmu. Gabe Fanning.

- Tak ada komentar. - Kau mau dipenjara demi Fanning?

"Seberapa hebat Mitch Cavanough, dia dipenjara untuk kliennya."

Terdengar bagus bagiku.

Untuk melindungi klien, dia menjadi penjahat kejam.

Bagaimana hal itu?

Aku mau jawab semua pertanyaanmu tapi aku tak tahu pembunuh Felix.

Berikan petunjuk. Apa yang ingin kau tahu?

- Frederick Ross. - Ross si pengedar obat?

- Ada apa soal dia? - Kau tahu di mana dia?

- Mungkin. - Berikan Ross, kau akan bebas.

Tuntutan dibatalkan.

Setuju.

Itu dia.

- Aku kejar yang pakai kerudung. - Hei.

Hei! Berhenti sekarang!

Kena kau!

Berhenti!

Sydney Hanson. Ayo pergi.

Senang melihatmu lagi. Sebagai tahanan kami.

Bagaimana kau kenal Felix Hanson?

Aku tak pernah bertemu dia.

Dia meneleponmu sebelum dia tertembak.

- Aku sedang tidur. - Kau punya saksi?

- Bruce. - Di mana kami bisa menemukannya?

Mungkin di lantai dapurku,

mengunyah barang yang kutinggalkan.

Apa yang Hanson bilang saat dia meneleponmu?

- Dia suruh aku jauhi putrinya. - Kau tidur dengannya?

- Dia baru berumur 10 tahun? - Sudah 16 tahun.

Terserah.

Aku bukan orang mesum.

Aku kenal pacarnya, dia beli dariku.

Brandon Fulton. Anak yang nakal.

Hanson mengikuti mereka berdua. Dan mengarah padaku.

Aku harus cari sistem baru. Pengecer obat untuk pecundang.

- Di mana Brandon sekarang? - Aku tak tahu.

Kami tak pernah bersama, kecuali urusan bisnis.

Hanson tahu, Brandon suruh Sydney pakai obat dan mengarah padamu.

Sebaiknya kau tulis itu. Rangkum menjadi satu.

- Ada pembunuhan, intrik, cinta. - Kami butuh akhir cerita.

Hanson ingin menghancurkanmu...

Jika kau bunuh untuk pembelaan, itu dimaklumi.

Terima kasih sarannya. Boleh kupanggil pengacaraku?

- Berapa lama kau pakai obat? - Kau seperti ayahku.

Tapi ayahmu tak akan memasukkanmu ke penjara, 'kan?

Yang kami temukan di mobil adalah mariyuana dan pil milikmu, 'kan?

Kau petugasnya, kau yang cari tahu.

Pasti membuatmu marah saat ayahmu mengambil obatmu.

Ini bukan terjadi pertama kali, aku selalu bisa dapat lebih.

- Dari Freddie Ross? - Siapa saja.

- Di mana kau bertemu Freddie? - Aku tak tahu, di jalanan.

Kata Freddie, Brandon yang mencarikan untukmu.

Brandon tak seperti perkataan orang.

Brandon Fulton, aktor 19 tahun. Pernah ditangkap 9 kali.

Mengemudi mabuk, punya obat, perilaku menyimpang. Mau lagi?

- Kenapa wanita suka pria nakal? - Aku tak paham, kenapa?

- Apa menurutmu, Sydney? - Boleh aku pergi?

Tunggu. Orang tuamu melarang kau temui Brandon.

Karena itu kau tak ingin dia lihat adeganmu?

- Ya. - Kenapa dia tak menyukainya?

Katanya dia beri pengaruh yang jelek.

Apa dia membuatmu lakukan sesuatu?

Kami butuh uang, jadi, aku ambil barang dari rumah.

- Seperti apa? - Uang, senjata tua, obat-obat.

- Senjata apa? - Aku tak tahu.

- Brandon menjualnya. - Orang tuamu melarangmu.

- Itu membuatmu marah? - Tentu saja.

- Jadi, kau tetap menemuinya? - Aku tidak menemuinya.

Menurut catatan telepon, dia teratur menelepon rumahmu.

Soal itu aku tak tahu.

- Dia di mana sekarang? - Aku tak tahu.

Brandon bukan anak nakal.

Dia terlalu tua dan liar untuk Sydney.

Dia bilang dia curi senjata dan beberapa barang dari rumah.

Itu barang militer yang Felix simpan.

- Kaliber berapa? - Kurasa 45.

- Silakan duduk. - Kau tak laporkan pencurian itu?

Itu hanya kesalahan gadis bodoh.

Suamimu dibunuh dengan kaliber 45.

Itu hanya kebetulan. Sydney mencintai ayahnya.

- Tidak mungkin. - Bagaimana dengan Brandon?

Dia anak yang kacau. Tak ada kekejaman di dirinya.

Selama ini kau tahu narkoba di mobil Felix milik Sydney?

- Ya. - Kau hebat.

Felix menemukannya beberapa hari lalu.

Dia sakit hati karena Sydney berjanji untuk berhenti.

Jadi, dia menahannya selama kami bicara apa yang akan diperbuat.

- Felix tak ada, lalu apa? - Memaafkannya, tunjukkan cinta.

Kita semua berbuat salah, tapi harus ada kesempatan kedua.

Kau tahu Sydney dan Brandon masih saling bertemu?

- Kau tanya padanya? - Sudah.

Dia bilang tak pernah bertemu sejak kau melarangnya.

- Aku percaya dia. - Dia menelepon ke sini teratur.

Astaga, Sydney.

Brandon menghilang setelah suamimu terbunuh.

Aku menolak untuk percaya hal itu.

- Kapan Sydney pulang? - Dia dalam perjalanan.

Tak ada tuntutan soal kepemilikan obat.

Terima kasih atas kebaikan dan pengertianmu.

Tak apa. Ada banyak kelonggaran dalam kasus remaja.

Aku sangat berterima kasih.

Dia wanita hebat. Membuat Agen Lisbun tersipu-sipu.

- Aku tidak begitu. - Kau tahu perkiraanku?

- Tidak. - Tebaklah?

- Katakan saja. - Tebaklah, ini bagus buatmu.

Aku yakin Brandon Fulton akan kunjungi rumah Hanson malam ini.

- Sungguh? Tindakan bodoh sekali. - Cinta tak buta, tapi bodoh.

Akan kuatur pengintaian.

Jika kaya, aku akan tinggal di sini,

tak bisa kalahkan suara ombak.

Ada alat untuk membuatnya. Suara ombak di pantai...

- Suara hutan, suara api. - Tak seperti Samudra Pasifik.

- Itu murah, jika kau tak kaya. - Aku akan sangat kaya.

Sasaran sudah datang.

Dia sudah masuk. Dia pasti punya kuncinya.

Astaga. Tolong aku! Tolong!

Tolong!

- Letakkan senjatanya! - Mundur!

Apa aku sudah membunuhnya? Apa dia mati?

Ini Agen Cho. Butuh paramedis di 43565 Trancas Beach Road.

Ada remaja tertembak, luka di perut.

Aku sangat ketakutan. Aku lihat senjata dan ketakutan.

- Apa dia akan baik-baik saja? - Ini kaliber 45.

- Bagus. Dia tak apa-apa? - Kuharap begitu.

Apa yang terjadi? Astaga, Brandon!

Maaf!

Apa?

Bos, kami punya kabar buruk dan kabar baik di sini.

Tak ada jaminan, tapi belum ada tuntutan kau menembak Brandon.

Syukurlah untuk itu. Apa dia akan sembuh?

- Dia akan baik-baik saja. - Itu melegakan.

Aku merasa bersalah, tapi kenapa dia mengendap bawa senjata?

- Dia bilang apa soal itu? - Dia masih dalam pemulihan.

Kita akan bicara dengannya secepatnya.

Senjata yang dia bawa adalah senjata yang bunuh suamimu.

Itu senjata yang dicuri Sydney dari rumah.

- Astaga. - Ya.

Sydney mungkin terlibat dalam pembunuhan.

Kenapa kau di sana, Brandon? Apa yang ingin kau lakukan?

Sebelum kalian menembakku, aku mengunjungi pacarku.

- Kami tak menembakmu. - Bilang saja pada hakim.

- Aku menuntut kalian. - Baik, itu rencananya.

Masalahnya senjata yang kau bawa adalah yang membunuh Hanson.

Senjata yang dicuri Sydney untukmu,

kalian berdua dalam masalah.

- Aku tak mau berkomentar. - Apa Sydney tahu?

- Dia tahu soal apa? - Kau pakai untuk bunuh ayahnya?

- Aku tidak membunuhnya. - Dia yang menyuruhmu?

- Aku tak membunuhnya. - Kami tahu kau pembunuhnya.

Kami menuntutmu atas pembunuhan Felix Hanson.

Kami ingin tahu apa Sydney terlibat.

Kalian tak tahu siapa sebenarnya dia.

- Dia monster, orang sadis. - Sadis?

Dia suka menyakiti orang.

Itu alasan bagus untuk membunuh.

- Jika dia sakiti kekasihmu. - Semua juga lakukan hal itu.

Apa dia menyakiti Sydney? Itu yang dia katakan padamu?

Dia membujukmu untuk membunuhnya? Untuk melindungi dia?

Aku tak berkomentar. Aku ingin pengacaraku.

Bos, dia meminta pengacara. Tak mengakui apa pun.

Sulit mendapat keyakinan dengan apa yang kita punya sekarang.

Kita punya senjata yang dipakai, tak butuh kesaksian.

Senjata itu bisa saja dua buah.

Milik Felix tak dilaporkan tercuri.

Dan kami temukan di rumah Hanson.

- Dari Brandon. - Di lantai.

Kami tak lihat Brandon memegangnya. Tak ada sidik jari.

Dalam sidang, Hanson, senjata dan Brandon punya kasus berbeda.

Tanpa pengakuan dari Brandon, kita tak bisa apa-apa.

Atau pengakuan Sydney.

Tak mungkin Brandon lakukan tanpa perintahnya, benarkan?

Itu adalah pertanyaan yang bagus.

- Apa Brandon akan sembuh? - Dia akan hidup.

- Aku mau bicara dengannya. - Kau mau bilang apa?

Itu bukan urusanmu.

Aku tahu yang terjadi Sydney, tapi apa kau juga tahu.

Pacarku menembak ayahku, Ibu tiriku tembak pacarku.

Hidupku seperti lelucon.

Kenapa Brandon membunuh ayahmu, kecuali kau memintanya?

Kecuali kau menyuruhnya?

- Aku tak menyuruhnya apa pun. - Kau bisa melihatku saat bicara?

Aku tak menyuruhnya untuk apa pun.

Aku mencintai ayahku. Benar-benar mencintainya.

- Mungkin orang lain menyuruhnya. - Siapa?

Kau yang katakan padaku?

Apa yang kau pikirkan?

Menurutku, Felicia dan Sydney harus kembali bekerja.

Benarkah? Kenapa begitu?

Orang hebat pernah bilang, "Dunia ini panggung sandiwara,

dan semua pria dan wanita adalah pemainnya."

- Benarkah. - Ya.

- Selamat pagi, apa kabar? - Bagus.

Sebelum kita merekam, periksa semua dari awal saja.

Jangan cemas terlalu banyak mengikuti skenario.

Gunakan nalurimu dan lihat yang terjadi.

Baiklah. Rekamlah.

Baik, semuanya bersiap!

Kita lihat bagaimana ini berjalan.

Action.

- Daisy, di mana kau? - Aku di sini, Bu.

Lihat dirimu, kau terlihat cantik.

Terima kasih. Untuk apa Ibu memanggilku?

Pastikan kau lakukan yang benar.

Untuk apa aku di sini?

Aku melakukan hal nakal.

Aku menelepon Rowan, dia sedang ke sini. Aku pura-pura jadi kau.

- Kau tidak melakukannya. - Ya, maafkan aku, Sayang.

Kenapa kau lakukan itu?

Kenapa bermain-main? Kau sudah menggodanya dariku.

- Aku tidak melakukannya, kenapa? - Hentikan, ini sudah berakhir.

Aku tahu perbuatanmu,

aku tahu siapa kau.

Kau selalu membenciku.

Kau merayu Brandon, kau berbohong,

dan membuatnya bunuh ayahku.

- Gabe... - Kau tak akan ke mana-mana.

Gabe, hentikan. Dia menjadi gila.

Aku kulepaskan jika kau bilang itu tak benar. Katakan.

Itu tak benar. Itu...

- Ini tidak benar. - Dasar pembohong.

Ini konyol.

Entah apa yang dikatakannya. Ini omong kosong.

Ini mengesalkan bagiku, dan tidak adil.

Sydney, bagus sekali. Kau, aku tak bisa terima itu.

Kau tak terlalu bagus, Felicia. Percayalah.

Percayalah, maka akan terjadi. Kita mulai dari "Ini konyol."

- Maaf, aku tak mengerti. - Ini mudah dimengerti.

Kau bilang Felix menyiksamu. Kau bujuk Brandon membunuhnya.

Kau takut dia mengaku, ajak dia ke rumah...

agar kau bisa membunuhnya.

Sydney tahu sebenarnya, kau bersekongkol membunhnya.

Itu terlalu dramatis. Seluruh duniamu hancur.

Kau sudah berakhir, kecuali kau yakinkan kami...

dengan berkata jujur.

Pekerjaanku selalu jujur.

Kau sedikit terhambat mengatakannya.

Itu hal yang buruk untuk dikatakan.

Katakan sebenarnya, Felicia. Buat jadi nyata, kau pasti bisa.

- Maafkan aku. - Apa itu? Katakan lebih keras.

- Aku minta maaf. - Untuk apa?

Aku marah padanya.

Dia berubah pikiran soal skenarionya.

Dia tak ingin aku sukses, diinginkan pria lain.

Membuatnya merasa tak aman.

Aku beri hidupku untuk bersamanya.

Ini hidupku. Dia melarangku mendapatkannya kembali.

Dia menekanku. Itu bentuk kekerasan.

- Hei, apa Sydney ada? - Dia pergi.

Brandon datang saat aku sangat sedih.

Kenapa kau tak duduk di sini?

Dia memaksakan dirinya padaku.

Aku membiarkannya.

Dia bilang ke Felix, Sydney sedang dalam masalah.

Felix percaya.

Sydney di belakang sana. Dia membutuhkanmu.

Sydney!

- Apa yang terjadi di sini? - Kau bajingan sialan.

Dia mencintai putrinya. Aku berikan itu padanya.

Jika saja dia menerima diriku apa adanya...

Menghormati kebutuhanku...

Ini tak akan terjadi.

Pria itu binatang buas.

Patrick, bisakah kau membantuku?

Mungkin.

Bilang pada Sydney aku menyesal.

Aku melihat aku bukan ibu tiri yang baik.

Maafkan aku soal itu.

Aku sudah mencoba.

Aku berharap dia tak bersedih. Dia akan temukan kebahagiaan.

Karena kebahagian sangat sulit dicari.

Begitu mendapatkan, kau harus bertahan sekuatnya.

Atau kau akan kehilangan itu.

Itu benar sekali.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.