Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
"Ahli Mentalis"
"Seseorang yang memakai ketajaman mental, hipnosis,
dan atau sugesti."
"Ahli manipulasi pikiran dan tindakan."
"Kediaman Jason Sands San Francisco, California"
Tak keberatan jika kau ceritakan, Inspektur?
Entah kenapa kalian dipanggil. Kami bisa menanganinya.
Rumah ini milik Jason Sands. Kontributor besar politik.
Dia menghilang sejak semalam.
Karena itu kita di sini. Hal ini jadi prioritas utama Jaksa Agung.
Istrinya Jennifer dengan putrinya tiba di rumah pukul 21.00.
Dia temukan suaminya menghilang, dan juga ini.
Terima kasih.
Belum ada permintaan tebusan. Tapi kuduga tak lama lagi.
Jika kau mau pasang penyadap, aku harus beri tahu teknisi kita.
Tak apa, kami bisa tangani.
- Kau tahu di mana keluarganya? - Dengan teman-temannya.
Menurut Ny. Sands itu lebih baik bagi putrinya dan kami setuju.
Ada tanda masuk secara paksa?
Tidak, pasti masuk dari depan, mungkin menyamar jadi kurir.
Dia masih di sini.
Kecuali dia tak bisa dilihat, Agen Jane.
Dia bukan agen, melainkan konsultan.
Tanpa pengenal dan senjata. Perawatan gigi pun aku tak dapat.
Kau cenayang yang diceritakan itu.
Maaf, Gandalf. Kami sudah cari dengan saksama.
- Dia tak di sini. - Dia di sini.
Tak ada yang namanya cenayang.
Dia disiksa di kursi ini.
Untuk memberi mereka kode masuk.
Kode masuk apa?
Bisa hibur aku, Inspektur? Tolong ambilkan kertas itu.
- Baik. - Terima kasih.
Ya, itu dia.
Rak buku pasti telah bergeser.
Setelah kertas dibuang ke lantai?
Ini sebuah pintu, ke tempat penyimpanan?
- Atau ruang persembunyian. - Ya.
Penyusup pasti terganggu oleh sesuatu.
Dia tinggalkan Sands sendiri untuk sementara.
Sands masukkan kode. Dia masuk ke dalam tanpa bisa dihentikan...
Lalu menutup pintu di belakangnya.
Yang akan terbuka jika kau sering tekan tombolnya?
Aku sedang masukkan 10 kode masuk yang paling banyak digunakan.
Jika ini ruang persembunyian, bukankah ada alarm terhubung...
pada perusahaan keamanan?
Tidak bagi orang paranoid yang banyak rahasia.
Hanya dia yang tahu ruang persembunyiannya.
Aku rasa kita butuh ahli kunci.
Tunggu dulu.
Selamat tinggal, Para gadis Spanyol
Selamat tinggal, Para wanita Spanyol
Karena kami menerima perintah Untuk berlayar kembali ke Boston
Dan kami tak akan melihatmu lagi
Aku tak melihat adanya orang yang bisa siksa mati seseorang...
dengan tang dan menyalakan cerutu.
Bayangkan mereka dalam keadaan telanjang dan sangat lapar.
Sebenarnya, dia tak mati karena disiksa.
Tapi karena kehilangan banyak darah di tempat persembunyiannya.
- Sepertinya salah dia sendiri. - Kira-kira begitu.
Bagaimana dengan jandanya?
Di malam itu, dia dan putrinya ada di konser Peter dan Serigala.
- Dia punya potongan tiketnya? - Ya.
Siapa pria berjas yang di dekatnya?
Michael Claymore Bennett III, pengacara Sands.
Bagaimana dengannya?
Si janda takut padanya, atau...
- Atau... - Atau...
Pengacara itu pastikan hal lain yang membuatnya takut.
- Yang mana? - Aku tak tahu. Bisa keduanya.
Kita tak bisa tanya dia di sini. Kita periksa data komputer Sands.
- Tetap di sini sampai selesai. - Baik, Bos.
Kau tak pernah tahu, seseorang bisa saja mengaku.
Van Pelt, kau menyiksaku.
- Boleh aku tanya hal pribadi? - Tidak.
Sudah ungkapkan perasaanmu padanya?
Dia rekan kerjaku, itu dilarang. Begitulah yang kurasakan.
Bukan itu yang kau rasakan.
Aku sudah kirim tanda, tapi tak ada tanggapan.
- Jadi aku biarkan saja. - Tanda? Benarkah?
Saat dia pandang leher belakangnya berjam-jam.
- Wanita suka itu. - Diam kau, Cho.
Kau harus bertindak. Kau harus rayu dia.
Merayu wanita bukan keahlianku.
Merayu itu mudah begitu kau tahu prinsip dasarnya. Tak sulit.
Benarkah? Aku tak lihat kau diikuti kerumunan wanita.
Untuk apa aku mau diikuti kerumunan wanita?
Baiklah, aku percaya. Apa prinsip dasarnya?
- Kau harus bayar 1 dolar. - Untuk apa?
Agar kau perhatikan.
- Cinta dan kasih sayang. - Apa?
- Cinta dan kasih sayang. - Kembalikan uangku.
Saat merayu wanita, apa yang kau tawarkan? Cinta dan kasih sayang.
- Siapa yang tak mau? Sederhana. - Aku serius, kembalikan uangku.
Aku akan tunjukkan. Aku bertaruh 100 dolar...
bahwa aku bisa merayu wanita mana pun di sini.
Baik. Janda itu.
- Tunggu. Apa yang... - Kerja yang bagus.
Halo, Manis.
Ny. Sands, aku Patrick Jane, Biro Pusat Investigasi (CBI).
Aku turut berduka atas kehilanganmu.
Kau sangat cantik dilihat dari dekat.
- Itu sangat tak pantas... - Dengarkan aku, Jennifer.
Aku tak tahu pengaruh apa...
yang dimiliki pria ini terhadapmu...
- Maaf? - Mundurlah, sekarang.
Aku tak yakin apa masalah yang sedang kau hadapi.
Tapi aku yakin aku bisa membantumu.
Hubungi aku. Aku akan datang.
Hei. Tak ada masalah. Maaf.
Ayo. Maaf.
Sepertinya kau berutang 100 dolar padaku.
Baru hari-hari awal, Rigsby.
"Markas CBI Sacramento"
Aku sangat kecewa. Dan aku malu.
Kenapa kau tega? Sudah kukatakan pada wali kota San Francisco...
aku kerahkan orang-orang terbaik untuk kasus ini.
Astaga! Siapa yang copot labelnya?
Maksudku, apa itu? Ini asli atau itu tanpa kafein?
Bagaimana bisa aku membedakan?
Campurkan masing-masing setengah bagian,
minum 2 kali lebih banyak.
Idiot macam apa yang minum kopi tanpa kafein?
Lagi pula, apa gunanya?
Apa yang kau pikirkan?
Tinggalkan dia sendiri di acara itu?
Tak ada alasan.
Aku salah mengira dia pria dewasa bertanggung jawab.
- Aku memang punya rencana. - Apa?
Pertama, dapatkan kepercayaan si janda.
Terlepas dari pengacaranya buat keluhan resmi ke Jaksa Agung.
- Bagaimana menurutmu? - Dia jual mahal.
Jane, kau selesaikan banyak kasus.
Kau selesaikan itu seperti setan.
Jadi aku memberimu toleransi dan melindungimu.
Kubiarkan kau membuat Lisbon menderita.
Tapi ada batas.
Ada batas.
Jika kau langgar, akan kulindungi diri dan unit ini.
- Kau akan kulempar ke serigala. - Baiklah.
Kurasa kita sudah jelas. Hei.
Ya?
Ya.
Dari Kejaksaan Agung. Ny. Sands bersedia tarik keluhan...
- jika Jane mau minta maaf. - Baik, aku akan hubungi dia.
Dia mau mendengarnya langsung darimu di rumahnya.
- Mau lihat boneka troll milikku? - Dengan senang hati.
Ini anak laki-laki, namanya Woody Sands.
Ya.
- Kamar yang sangat indah. - Terima kasih.
Ayahku yang buatkan.
Ini anak perempuan, namanya Wanda Sands.
Yang ini juga anak perempuan. Namanya...
Aku bisa tebak namanya.
- Warren Moon. - Salah.
- Wiley Post? - Bukan.
- Wendy Sands. - Benar.
- Dah. - Dah.
- Terima kasih. - Kau sudah menikah, Tn. Jane?
Dulunya. Istriku meninggal.
- Maaf. Apa yang terjadi? - Itu tak penting.
- Kau orang yang aneh, Tn. Jane. - Benarkah?
Setelah pemakaman, entah kenapa aku tak minta agar kau dipecat.
Apa kau selalu begitu terus terang?
Apa yang kau pikirkan, Ny. Sands? Kenapa aku di sini?
Kau tahu kenapa, aku mau kau minta maaf.
Bukan itu yang kau mau.
Katamu, jika aku butuh bantuan aku bisa meneleponmu.
Ya.
- Aku sudah di sini. - Kau benar.
Bennett buat aku kesal di pemakaman.
Dia ungkap kebenaran soal Jason.
- Yaitu? - Investasi bisnisnya pura-pura.
Dia sudah lama bangkrut. Rekening bank kami kosong.
Dia wariskan utang sangat banyak. Sama sekali tak ada uang.
Kami harus jual rumah dan semua yang kami punya.
- Aku turut menyesal. - Dinas pajak, Komisi Bursa...
Aku tak tahu siapa lagi yang menyelidikinya untuk penipuan.
- Suamimu tak pernah bercerita? - Tak pernah.
Ternyata pernikahan kami hanya kebohongan.
Hidup kami bersama hanya kebohongan.
Mungkin dia malu dengan kegagalannya.
Tidak. Malu? Jason?
Aku tahu ada sisi yang rahasia dan penuh curiga. Tapi ini?
Setiap pasangan punya rahasia.
Ada ruang tersembunyi di rumah yang aku tak tahu.
- Ny. Sands, kau minta bantuanku. - Benar.
Bagaimana aku menolongmu?
Jika aku mengenal Jason, dia pasti tinggalkan sesuatu.
Dia pasti punya simpanan di suatu tempat.
Bukankah menurutmu itu mungkin?
Pembunuhnya pasti berpikir begitu.
Kantor Sherif.
Ada apa ini? Siapa kau?
Penyitaan aset. Jangan persulit. Mulai dari atas.
CBI, Departeman Kehakiman. Tunggu dulu.
Benar ini surat perintah. Tapi mana surat imunisasi racun?
Apa?
Mereka tak bilang kondisi di sini?
- Kau sudah disuntik? - Suntik? Apa maksudmu?
- Suntik. Ada pembunuhan di sini. - Aku tahu.
Aku permisi sebentar.
Diduga karena keracunan.
Antraks.
Ayo, kita pergi.
Cepatlah disuntik. Kita akan bicara lagi.
Suntik? Lupakan saja.
Sepertinya Sands memang benar-benar habis.
Tadinya dia amat kaya. Dia salah berinvestasi di bidang teknologi.
Lima tahun belakangan bisnisnya terus terpuruk hingga hancur.
Tak ada klien, tak ada pemasukan.
Ada dakwaan, larangan pengadilan. Semua mimpi buruk mendekat.
Anehnya, beberapa minggu lalu ada
10 juta dolar di rekening pribadi.
Dalam bentuk tunai, obligasi, saham. Sebagian besar...
didepositokan sejak tahun lalu.
Bisnisnya sudah hancur tahunan. Dari mana dia dapat 10 juta itu?
Lebih penting lagi, di mana uang itu sekarang?
Itu yang dicari si pembunuh. Kau yakin jandanya tak tahu?
Tidak. Dia benar-benar bangkrut dan ketakutan.
- Kau tak lembek padanya, 'kan? - Tidak. Mungkin sedikit.
Kita harus bicara dengan pengacaranya.
Bennett? Kami yang harus bicara dengannya.
Kau harus menjauhinya.
Tadi kau bilang "mungkin sedikit"?
Dia janda yang cantik. Tentu saja.
Tenang saja, Itu tak akan pengaruhi kerjaku.
Aku aparat penegak hukum yang profesional.
Omong-omong, aku mohon maaf atas sikap Jane.
Dia tak menyadarinya.
Pengawas Agen Minelli beri dia peringatan keras.
Aku sudah tak masalahkan itu lagi.
Aku tak bisa ceritakan kesedihanku atas semua ini.
- Bagaimana aku bisa bantu? - Aku coba persingkat.
Kau pengacara Sands, pasti tahu dia punya banyak utang.
Aku tahu dia ada masalah, tapi tak tahu pasti sebesar apa.
Aku tak terlibat dengan urusan bisnisnya.
Aku pengacara keluarganya.
Aku tangani urusan keuangan pribadinya.
Yang kondisinya bagus hingga belakangan ini.
Ya, 2 minggu lalu dia uangkan 10 juta dolar dana pensiunnya.
- Hanya itu miliknya. - Dan itu haknya.
Aku mengetahui soal itu dari akuntannya.
Itu penarikan besar-besaran.
Tapi, tentu saja aku menduga simpanannya lebih banyak lagi.
Kau tanyakan padanya untuk apa uang itu?
Ya. Katanya, dia mau buat kejutan untuk istrinya.
- Dia benar mengejutkan istrinya. - Aku percaya padanya.
- Apa yang kau percaya sekarang? - Kurasa dia takut masuk penjara.
Kurasa dia ambil uang sebanyak mungkin untuk kabur.
Terima kasih atas bantuanmu, Penasihat.
- Kita akan bicara lagi. - Aku akan membantumu apa saja.
Hei. Kita sudah tahu asal uang itu.
Sands punya perusahaan alat tulis kantor...
yang memasok kertas fotokopi ke Happy Landings Entertainment.
Selama 2 tahun terakhir dengan nilai 55,2 juta dolar.
Siapa pemilik Happy Landings Entertainment?
Itu perusahaan boneka di balik perusahaan pengelola harta Swiss.
Butuh waktu untuk mengurainya. Tapi perusahaan Sands?
Itu satu-satunya bisnis dia...
dengan alamat perusahaan terpisah.
- Di Sausalito? - Aneh, 'kan?
- Kerja yang bagus. - Kita akan memeriksanya?
Kami yang lakukan itu. Kau tetap di sini, terus cari...
siapa pemilik Happy Landings Entertainment.
Tak terlihat seperti bisnis kertas fotokopi, 'kan?
- Tidak. - Ini dia. Mau naik?
Kenapa tidak?
Jika Sands berbohong soal ini. Apa lagi yang dia tutupi?
Tempat ini sudah diubrak-abrik.
Cho.
Aku tunggu di dermaga saja.
Siapa kau?
Patrick Jane. CBI.
Jangan tembak.
- Apa itu CBI? - Polisi. Turunkan senjatamu.
- Tunjukkan pengenalmu. - Turunkan senjatamu!
Baiklah. Polisi? Aku tak buat masalah. Tak jadi soal.
- Kau kira kami siapa? - Bukan siapa-siapa.
Siapa kau? Apa yang kau cari?
Ini kapalku. Aku boleh berbuat sesukaku.
Ya, bagus sekali. Sangat terawat.
- Kapal ini milik Jason Sands. - Ya, Jason Sands itu tunanganku.
Adrianna, kami bisa mendakwamu sekarang...
Dengan perampokan, vandalisme,
menyerang dengan senjata mematikan.
Hukumannya 10 sampai 15 tahun.
Bukankah sebaiknya kau katakan pada kami situasimu?
Aku tak percaya padamu. Aku takkan bicara soal situasiku.
Dengar, kami punya cukup...
Si tampan.
Ini investigasi pembunuhan.
Kau tak punya alibi untuk jangka waktu yang ditanyakan.
Kami anggap kau sebagai tersangka.
Kau harus tanggapi hal ini lebih serius.
Saat aku sebesar ini...
Aku masuk kemah tahanan selama 2 tahun.
- Kau mengerti? - Aku mengerti.
Tidak. Kau tak mengerti.
Itu serius. Kalau ini, tidak.
- Apa pekerjaanmu? - Aku penari, model, aktris.
- Hasilnya bagus? - Apa yang bagus?
Berapa lama kau dan Jason menjalin kasih?
Dua tahun. Kami lebih dari sepasang kekasih.
Kami sudah bertunangan dan akan menikah.
- Dia sudah menikah. - Dia akan ceraikan istrinya.
- Istrinya tak tahu soal itu. - Tentu dia tahu.
Untuk apa dia bilang padamu?
Itu memalukan. Jason tak menginginkannya lagi.
- Apa yang kau cari? - Kami saling mencintai.
Kalian saling mencinta. Kami sudah dengar itu.
Apa yang kau cari di kapal?
Jason beli berlian 10 juta dolar buat kami kabur nanti.
- Aku sedang mencari berlian itu. - Kapan dia beli berliannya?
Sebulan lalu. Dia pernah tunjukkan berliannya padaku.
Itu sangat indah.
- Dia sembunyikan entah di mana. - Kalian akan kabur?
Jason tahu dia temui jalan buntu.
Dia akan masuk penjara, atau akan dibunuh.
Jadi kami buat rencana. Kami akan kabur dengan kapal layar.
Kau dan dia, di kapal layar?
Jason pelayar andal. Dia mengajari aku.
Jika para bajingan itu tak membunuhnya...
Mungkin aku, dia dan Julie sudah berada di Tahiti.
Kaya, daripada di sini, bersama kalian.
Kau akan bawa Julie?
Bajingan siapa? Kau tahu siapa pembunuhnya?
- Tentu aku tahu. - Katakan pada kami.
Jika aku bilang, aku bebas. Kau cabut dakwaan perampokan itu.
Aku tak akan bersaksi.
- Aku berikan nama, itu saja. - Setuju.
Orang-orang brengsek itu punya klub malam.
Jason yang mencuci uang mereka dari narkoba dan prostitusi.
Uang itu yang dipakainya untuk membeli berlian.
Mereka punya perusahaan Happy Landings Entertainment...
- di Oakland? - Aku tak tahu.
Mereka tinggal di Oakland.
Mereka punya nama?
Dieter Webb dan Carter Lewis.
- Orang-orang brengsek. - Orang-orang brengsek.
Dieter dan Carter. Awal karir sebagai DJ kampus.
Mereka menyebut diri mereka impresario kehidupan malam.
Kini mereka punya klub, restoran, hotel butik di Pantai Barat.
Narkoba dan pelacuran sebagai bisnis sampingan.
Lalu menjadi bisnis inti mereka.
- Kita bisa temukan mereka? - Gerakan mereka tak terdeteksi.
Menurut laporan resmi, mereka tak punya properti dan tanpa alamat.
Mereka pakai alamat kotak pos.
Kepolisian San Fransisco dan Oakland juga mencarinya.
Kau bebaskan dia?
Dia beri nama Dieter dan Carter.
Aku bisa dakwa dia karena todongkan senjata ke Jane.
Tapi untuk apa?
Entahlah, Bos.
Jika aku pernah lihat wanita yang bisa memakai tang...
dan menyundut cerutu pada seseorang, itulah dia.
- Nona Jonovic, tunggu sebentar. - Jane, larang dia keluar kota.
Katamu kau dan Jason akan pergi dengan Julie.
- Ya. - Kau tak apa bawa anak kecil?
Tidak, aku sayang pada Julie. Kami bersahabat.
Kau akan pisahkan dia dari ibu kandungnya?
- Ya. - Sepertinya itu hal yang kejam.
Tergantung. Jennifer orang yang dingin.
Dia tak begitu peduli soal Julie. Dia pura-pura peduli.
Tapi sebenarnya dia tak peduli. Katakan padaku.
Menurutmu Jennifer menyimpan berlianku?
- Aku tak tahu. Mungkin saja. - Mungkin saja.
Kau sudah tanyakan padanya?
- Jangan pergi keluar kota. - Terserah padamu.
- Jadi, cinta dan kasih sayang? - Itu dia.
- Kau mau ke mana? - Bicara dengan si janda.
Aku ingin tahu apa dia tahu soal kekasih gelap suaminya.
Ini enak, terima kasih.
- Kau punya anak, Patrick? - Tidak.
- Mereka berkat yang terindah. - Benar.
Ada sesuatu yang sangat mengganggu pikiranku.
"Peter dan Serigala."
Si bebek pegang alat musik seruling atau bassoon?
Aku tak ingat.
- Aku rasa bassoon. - Tak apa. Tak penting.
Dengar, aku ada kabar baik dan kabar buruk.
Nenek Dieter Webb 93 tahun.
Tinggal di rumah jompo di Tucson.
- Sudah puluhan tahun, tapi... - Biar aku tebak.
Dia menyewakan kendaraan mewah dan baru-baru ini membeli...
- rumah bagus di Oakland. - Kau hebat.
Minta Rigsby dan Van Pelt selidiki itu.
Sepuluh juta dolar?
Ya. Seperti yang kau duga, simpanan yang sangat besar.
Itu bagus. Kita harus menemukannya.
- Itu bukan ide buruk. - Kita mulai dari mana?
Aku tak tahu.
Kau temukan ruang persembunyian dengan cepat.
Kau pasti sangat hebat dalam hal seperti itu.
- Menemukan benda-benda. - Aku bisa coba.
Tapi Jennifer, itu kabar baiknya.
Baiklah. Kabar buruknya?
Kami bicara dengan wanita yang muncul...
...sebagai kekasih gelap Jason.
Sudah kuduga.
- Sudah kuduga. - Aku turut berduka.
- Kau tak tahu soal dia? - Tidak.
Seperti apa dia? Berapa usianya?
Usia 20an. Eropa Timur. Keras.
- Cantik? - Lumayan.
- Dia punya uang itu? - Kemungkinan besar.
Hidup begitu rumit.
Patrick.
Maukah kau memelukku?
Aku butuh seseorang untuk memelukku. Kumohon.
Maaf, Jennifer. Andai aku bisa.
"Oakland, California"
Mana tim pembuka? Seharusnya mereka datang 20 menit yang lalu.
Tenang. Orang seperti mereka mungkin belum bangun.
Bisa jadi sudah bangun dari semalam.
Mungkin makan pagi di luar.
Kita bisa hadapi mereka.
Mendadak dia jadi Steve McQueen.
Mereka bergerak.
Ayo, kita tangkap mereka.
- Polisi! Keluar dari mobil! - Tangan di atas!
- Keluar dari mobil! - Keluar!
Tenang, Bung.
- Ayo. Perlahan saja. - Menghadap ke mobil.
Menghadap ke mobil!
Berhenti!
Tangan di belakang kepalamu.
Berikan tanganmu.
Ayo!
Hai. Ayo jalan!
Kau tak mau bicara padaku, Dieter?
Tak ada yang perlu kubicarakan. Hubungi pengacaraku.
- Kau tahu apa soal Jason Sands? - Aku tahu dia sudah mati.
- Berapa banyak dia ambil darimu? - Berapa banyak apa?
Kami perkirakan dia mencuri 10 juta dolar darimu, benarkah?
Aku dan rekanku membuat pesta. Bisnis baik, tapi tak sebaik itu.
Sepuluh juta dolar?
Jason tak mencuri apa pun dari aku.
Kau dan Carter masuk ke rumahnya dan siksa dia sampai mati...
karena dia mencuri darimu.
Aku tahu orang yang bisa lakukan hal itu. Paham maksudku?
Jika kami pelakunya, kami sudah dapat uang dan dia masih hidup.
- Aku tak akan membunuhnya. - Uang apa?
Ketahuan.
Uang khayalan. Katamu dia mencuri dari kami.
Ada orang tiba di sana lebih dulu sebelum kami.
Orang khayalan.
Kau mau dengar pendapatku?
Ini bukan pengaduan, hanya pendapatku saja.
Tulis ini. Adrianna Jonovic.
Dia penari Armenia gila yang dekat dengan Jason.
- Kenapa? - Dia tentara bayaran wanita.
Dia buat hidup Jason susah dan buat Jason menyukainya.
Dia dulu bekerja untuk kami. Jadi aku tahu yang aku katakan.
Coba kau periksa dia.
Lewis juga bicara hal yang sama.
Ada narkoba kelas A di rumahnya.
Kita bisa menahannya selama mungkin.
Lalu Jonovic?
Menurutku dia bersih dalam hal ini.
Tapi kita bisa bawa dia kembali.
Jangan lepaskan mereka. Kita butuh hasil.
Ny. Sands.
Patrick! Dia hilang. Mereka mengambilnya!
Anakku hilang!
Tenanglah. Kami segera ke sana.
"Jangan beri tahu polisi. Tunggu panggilan kami."
Menurutmu orang dari Oakland itu dalangnya?
Mereka dalam tahanan, tapi bukan berarti...
mereka tak bisa mengaturnya.
Katamu korban pencurian suamiku sudah di penjara.
- Benar. - Kalau bukan mereka lalu siapa?
Aku pastikan, kami berupaya keras untuk temukan Julie.
Di situ tertulis kau tahu apa yang mereka inginkan.
Sudah jelas uang itu. Kita harus temukan uang itu.
Aku harus berikan apa yang mereka mau.
Kenapa mereka kira uang itu ada padamu?
Aku tak tahu. Kau harus temukan anakku.
Kami sedang berusaha, Ny. Sands.
CBI bekerja sama dengan agen federal...
Aku tak peduli soal itu.
Kau harus temukan anakku. Kumohon.
Apa maksudmu menculik anak? Aku dikurung di sini.
Kau punya teman, 'kan?
Kau kira aku cukup bodoh suruh orang
lakukan itu saat aku di sini?
Dieter benar.
Dia dan Carter memang jahat, tapi mereka bukan mafia.
- Mereka tak bisa lakukan itu. - Atau tak punya orang untuk itu.
Kita dapat.
Si penculik baru mengirim pesan ke ponsel Jennifer.
"Anakmu di tanganku. Kau punya yang aku mau?"
Katakan "Ya" dan katakan aku yang akan mengantarnya.
- Apa? Tidak. - Aku tahu di mana uangnya.
Katakan "Ya".
"Ya, ada padaku."
- Masih terjaga? - Sepenuhnya.
Jane, hati-hati. Jangan mencoba buat
mereka bicara atau hentikan mereka.
Kita hanya butuh ponsel mereka.
Beri tahu saja nomornya, akan kami lacak alamat penculiknya.
Ada yang datang.
Jane, lakukan permainan pikiranmu dan lekas pergi dari situ.
Jangan khawatir, Ibu.
Sebaiknya ini bukan jebakan. Akan kubunuh kau.
- Serahkan berliannya. - Adrianna, kau salah besar.
- Penculikan itu... - Aku bukan penculik.
Kau kira aku mau lakukan ini? Aku terpaksa.
- Aku tak mau Julie mati. - Ceritakan apa yang terjadi.
Aku bisa membantumu.
Aku tak kenal kau. Aku tak percaya padamu.
- Berikan berlian itu. - Baiklah.
Di mana Julie?
Aku akan telepon mereka begitu aku dapat berliannya.
- Mereka berikan Julie. - Telepon mereka.
Bagaimana aku tahu itu berlian asli?
Bagiku itu terlihat asli.
Ini. Coba kau lihat.
Kau pernah lihat sebelumnya. Ini.
Maaf.
Tak apa-apa.
Tipuan itu berhasil.
- Tidak. Ini bukan berlian itu. - Bukan. Plastik.
Mengirim nomor terakhir yang dihubungi.
Hei!
Dasar brengsek!
Sinyal telepon itu datang dari apartemen di Presidio.
Semua unit masuk.
- Mereka akan bunuh Julie. - Siapa mereka?
Aku tak tahu. Mereka hubungi aku.
Mereka kirim foto ke ponselku. Foto Julie yang terikat.
Mereka bilang aku harus berikan uang Jason atau dia mati.
Aku tak punya uang Jason.
- Mereka minta uang atau berlian? - Uang.
Mereka tak akan sakiti Julie, jika kau jujur padaku.
Tak ada kata "jika". Aku berkata yang sebenarnya.
- Mundur. - Polisi! Letakkan senjata!
- Bennett, jangan lakukan! - Letakkan senjata!
- Letakkan senjata itu! - Awasi anak itu!
Sejauh yang aku tahu, kalian menembak hingga luka parah...
anggota Pengacara San Fransisco yang terkemuka dan disukai orang.
Apa yang terjadi? Katakan dengan ringkas dan jelas.
Bennett pelakunya. Dia bunuh Jason...
demi berlian bernilai 10 juta.
Juga menculik Julie untuk alasan yang sama.
Entah si janda atau kekasih gelap yang jadi kaki tangannya.
- Yang mana? - Kami sedang menyelidikinya.
Jika Bennett bertahan hidup, dia bisa beri tahu kita.
Tapi sepertinya tidak. Jadi kita butuh pengakuan kaki tangannya.
- Jadi... - Apa?
Jane punya ide.
Tapi jika kami timbulkan keluhan karena tindakan kami...
- Kau akan menjaga kami, 'kan? - Itu tergantung.
Jelas, kita perlu menang atas kasus ini.
Tapi aku tak izinkan
jika itu di bawah tangan atau beresiko hukum.
Itu tak begitu jelas.
Inti unit ini adalah halus, bijaksana dan penilaian.
Aku harap kau lakukan sesuatu yang benar tanpa menyeretku.
Benarkah?
Ya, Lisbon. Tentu, jika terpaksa. Aku akan menjaga kalian.
Aku terhina karena kau bertanya.
Di mana dia? Dia baik-baik saja?
Ya, dia agak terguncang. Tapi secara fisik dia baik.
Tak terluka sama sekali. Dokter hanya mau memastikan.
Halo, Jennifer.
Adrianna? Ini kejutan.
Apa yang dia lakukan di sini? Seharusnya dia di penjara, 'kan?
- Keluar dengan jaminan. - Secepat itu?
Aku tidur dengan pengacara yang lebih baik dari pengacaramu.
Hidupmu pasti menyedihkan dan berat hingga kau jadi gila.
Sungguh, Adrianna. Aku bersimpati padamu.
Dasar sapi bodoh...
- Cho, ayo. - Siapa namanya tadi?
- Nama apa? - Yang menurut Jane amat penting.
- Wendy. - Benar.
Kalian ada yang kenal wanita bernama Wendy?
- Tidak. - Sayang. Dia pantas dikenal.
- Cho. - Apa?
Harap maklumi gurauannya.
Berlian itu ada pada wanita yang bernama Wendy?
- Mungkin saja. - Berlian?
Kondisi Tuan Bennett semakin membaik.
Kami akan berbicara dengannya sebentar lagi.
Jika ada hal yang ingin kau sampaikan...
Tapi polisi yang lain bilang dia akan mati.
- Ya. Katanya dia sekarat. - Tidak. Dia akan hidup.
- Bagaimana? - Sepertinya mereka percaya.
Kau bercanda? Kita hebat.
Jane bilang beri mereka waktu. Biar berjalan dengan sendirinya.
- Kosong. Mereka berdua tak ada. - Benarkah? Keduanya?
Jane, tak ada siapa pun di sana.
Tenang, Sayang. Semua akan baik-baik saja.
- Semua akan baik-baik saja. - Dari mana saja kau?
Apa yang kau cari?
Kau tahu apa yang aku cari.
Aku yakin Wendy Sands berambut ungu.
Kau mungkin mau hubungi pengacara sekarang.
- Kenapa? Untuk apa? - Jangan kau persulit, Jennifer.
- Bennett sudah ceritakan semua. - Bagus sekali.
Kau buat aku menduga Adrianna punya uangnya,
begitu juga sebaliknya.
- Pintar sekali. - Terima kasih.
Pujian dari aktris sepertimu...
Aku tersanjung.
Benarkah ada berlian atau itu hanya tipuan?
Tak ada tipuan, itu berlian.
- Kau tahu itu ada di mana? - Ya.
Katakan padaku.
Katakan padaku apa yang terjadi, aku akan beri tahu itu di mana.
Selama ini kau hanya permainkan aku.
Tidak semuanya.
Menyedihkan. Aku kira kita punya hubungan yang nyata.
Kita pernah punya itu.
- Kita bisa punya itu lagi. - Tidak bisa.
Kau tahu, aku tak pernah menginginkan ini terjadi.
Aku tahu.
Bennett dalangnya.
Dia paksa aku. Dia yang rencanakan semua.
Bennett bodoh karena mengira dia yang pegang kendali.
Tapi kau permainkan dia seperti memainkan biola.
Dengan mata besar dan bibir gemetar itu.
Akting yang luar biasa. Tadinya aku juga percaya itu.
Jika saja kau bilang bebek itu pemain obo.
Aku mungkin sudah memberitahumu di mana berlian itu berada.
Dan mungkin kami tak akan pernah pecahkan kasus ini.
- Bebeknya pemain obo? - Ya. "Peter dan Serigala".
Bebek itu dimainkan pemain obo.
Serigala dimainkan pemain bassoon.
Seruling itu burung yang bernyanyi.
Yang pernah menonton pasti tahu.
Tapi kau tidak tahu.
Kau tak pergi ke konser "Peter dan Serigala".
Kau di rumah menyiksa suamimu.
Agar dia memberikanmu uang yang akan dibawanya pergi.
Pergi dengan putriku...
Uang 10 juta dolar dan pelacur itu.
Tak meninggalkan apa-apa untukku!
Aku rasa tidak! Bagaimana rasanya menurutmu...
putriku lebih memilih pelacur ayahnya dibanding aku!
Dia lebih mencintai wanita itu dibandingkan ibunya sendiri!
- Bagaimana menurutmu rasanya? - Pasti sakit.
Aku sudah menduga ada brangkas di ruangan itu.
Tapi dia tak pernah beri tahu aku letak atau nomor kombinasinya.
Dan aku mengalami terobosan nyata di dalam diriku.
Aku menyadari, itu seluruh pernikahan kami.
Menolak memberikan sesuatu. Selalu begitu.
Apa pun yang paling aku inginkan dari Jason...
itu yang tak mau dia berikan padaku.
Katakan padaku, di mana itu? Berliannya.
- Kamar yang sangat indah. - Ayahku yang buatkan.
Kapan pertama kali kau menduga dia pelakunya?
- Aku punya ide saat pemakaman. - Itu tak benar.
Itu benar. Dia terlalu terlihat cantik.
Istri seharusnya tak bersinar di pemakaman suaminya.
Jadi kau bertaruh dengan Rigsby, bahwa kau bisa merayunya...
dengan maksud sengaja untuk menangkapnya?
Aku juga ingin menangkan taruhan.
Tapi aku tak bisa.
Walau aku kalah, bukan berarti kau tak perlu ikuti nasihatku.
Aku serius.
Lakukanlah.
Apa yang dia bicarakan?
Bukan apa-apa.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.