All language subtitles for Physical.100.Mexico.S01E05.Back.from.the.Dead.SPANISH.NF.WEB.H264-9Minus5in.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Dari dua gabungan tim yang belum diumumkan,

hanya satu yang akan bertahan di kompetisi ini.

Aku takkan putus asa.

Aku sangat berharap kami yang lolos.

Keren sekali jika kami berhasil jadi salah satu tim terbaik.

Melihat kedua tim bersatu

dan bekerja sama…

Serempak!

…benar-benar menjadi pelajaran hidup bagiku.

Semoga kami berhasil mencapai itu.

Dengan selisih hanya 51 detik…

Sakit rasanya jika tersingkir hanya karena selisih 50 detik.

…gabungan tim yang akan maju ke tantangan berikutnya

adalah tim yang dipimpin oleh…

Pascal Nadaud dan Luis Mora.

Hore!

Aku tak pernah meragukan timku. Kami tim yang solid dan kuat.

Ini membuatku hidup kembali,

tapi aku berbalik melihat tim lain.

Aku melihat kekecewaan dan kesedihan di wajah mereka.

Rasanya seperti kebobolan di menit-menit terakhir,

dan kami kalah dalam pertandingan.

Mungkin akan membantu

jika kami punya kekuatan seperti tim lain.

Kita tak akan tahu.

Tim Aldo meremehkan kami. Mereka ingin bermain aman.

Mereka sadar mereka membuat kesalahan besar.

Tiga kapten pertama yang memilih lawan

ingin memilih tim yang bisa dikalahkan,

dan kami bertiga kalah.

Terima kasih sudah kompak

dan tidak merasa lebih rendah dari kami. Aku sungguh menghargai kalian untuk itu.

Aku terima konsekuensi keputusanku meski keputusanku tak salah.

Jadi, aku pergi dengan bangga.

Ini permainan, jadi yang terbaik menang.

Aku berterima kasih kepada para wanita yang menjadi bagian dari timku.

- Bagus. - Teruskan!

- Tiga. - Ayo, sialan!

Sedikit lagi!

Aku punya tugas yang sangat besar.

Aku selalu berusaha menjaga timku tetap kompak.

Aku merasa bertanggung jawab.

Aku minta maaf.

Kami sudah berusaha,

dan yang terpenting, kami mengirim pesan,

dengan jelas, bahwa wanita tak boleh diremehkan.

Kami pun mampu melakukannya, sama baiknya atau lebih baik.

Aku tak punya apa-apa lagi. Aku sudah mengerahkan segalanya.

ATLET HYBRID

Keinginanku untuk terus berjuang sudah hilang.

Bagiku, tim kita yang terbaik.

Beberapa waktu lalu, aku merasa cahaya di dalam diriku padam.

Kesalahan tim

adalah tanggung jawab kapten atau pemimpin.

Saat aku bertemu timku, cahaya itu menyala lagi.

Aku pergi dengan lebih dari 90 teman.

Aku sangat bersyukur. Aku merasa seperti pemenang.

Ini air mata kebahagiaan, kebanggaan.

Kita selalu mampu mengendalikan pikiran dan perasaan kita,

dan itulah yang paling berkesan bagiku

dalam hidup ini.

Saat ini, aku ingin lebih tegar dan kuat.

ATLET PARKUR

Bisa menjadi lebih dari ini.

Anggota gabungan tim yang tereliminasi

harus meninggalkan kompetisi.

- Kita hampir menang. - Kemari.

Ayo, Teman-Teman.

Hampir menang.

- Terus lakukan yang terbaik, ya? - Selalu.

- Aku juga, Kawan. - Temanku.

- Aku suka bersamamu. - Selamat.

Aku tenang dan bangga karena aku tahu aku sudah berusaha.

Aku sudah berusaha sekuat tenaga, bukan?

PESEPAK BOLA

Aku ingin melihatmu begini.

Aku ingin keluargaku,

putraku Henry dan istriku Nuri,

untuk selalu memperjuangkan impian mereka.

Dengan kepala tegak, dan sebagai orang yang kutemui di sini.

Orang yang kutemui di sini.

Aku sayang kau.

Habis-habisan!

- Semangat! - Sampai jumpa.

Seperti kubilang, kita belajar saat menang,

tapi kita lebih banyak belajar saat kalah.

Para Peserta, dari 100 orang yang memulai kompetisi ini,

kini hanya tersisa 20 orang.

Delapan puluh sudah pergi.

Aku merasa lebih berenergi, lebih marah, lebih bersemangat.

Untuk saat ini, gabungan tim sudah berakhir,

tapi tim harus dirombak.

Tiap tim harus mengeluarkan satu anggota mereka.

Aku terkejut. Tak ada yang menduga ini.

Empat anggota yang dikeluarkan

akan membentuk tim baru.

Kurasa saat ini, tak ada peserta yang lemah.

Tim yang akan terbentuk pasti cukup kompetitif.

Hei! Bagaimana jika kita semua membentuk tim yang kuat?

Di antara kita. Aku juga memikirkannya.

Mari bertarung adil.

Misalnya, ada lima cewek, satu harus pergi ke tim lain.

Bermain curang merugikan beberapa orang.

Kami harus membentuk tim yang kuat, bukan yang lemah.

Tidak, itu semangat Meksiko,

berjuang, habis-habisan, lawan yang terbaik.

Satu cewek harus pergi karena ada dua cewek di tim ini.

Sial!

Aku memutuskan meninggalkan timku

karena strategiku

adalah menjadi pemimpin.

Kemarilah.

Aku tak tahu. Aku akan melakukan suit.

Aku takkan keluarkan kalian begitu saja.

- Begitu? - Ya. Itu baru adil.

- Ganjil atau genap. - Yang ganjil keluar.

- Ya. - Ganjil atau genap.

Oke.

Ayolah. Dengan ganjil atau genap?

- Ayolah. - Yang benar saja.

Aku akan memberikan 200%

di tantangan berikutnya.

Aldo Gutiérrez, silakan.

Ini keputusan yang sulit,

tapi kali ini kami akan memilih Mike.

Itu bukan sentimen pribadi.

Itu keputusan sulit.

Ayo.

Mereka akan selalu jadi saudara dan teman di luar kompetisi ini.

Selama kompetisi, kami akan jadi lawan,

dan mereka harus membunuhku untuk mengalahkanku.

Luis Mora.

Kita tim yang hebat. Terima kasih atas kepercayaan kalian.

Kali ini, Judo.

- Ayo, Bung. - Kita hebat.

Itu sedikit memengaruhiku.

Ya, begitulah. Tak ada keluhan.

Aku tak mau masuk tim lemah.

Siapa pun rekan setimku, mereka atlet amat kuat.

Pau Haro, Quique Luna, Miguel de Lara, dan Judoman,

sekarang kalian tim baru.

Mereka harus waspada. Mereka mengeluarkan kami dari tim.

Itu kesalahan besar.

Pilih kapten kalian.

- Bagaimana dengan Quique? - Quique?

Miguel memilih Quique.

Quique, dengan sangat PD berkata dia akan jadi kapten,

jadi aku menoleh ke Judoman, dan dia berkata, "Oke."

Aku bilang, "Baiklah."

Ya, aku sudah cukup siap dan bersemangat

menjadi pemimpin Tim Hitam.

Aku cukup terkejut Pascal mengeluarkan Quique,

tapi dia akan jadi kapten hebat.

Itu sulit. Mereka keterlaluan.

Ini penuh dengan kejutan.

Semua tim cukup kuat. Mereka solid.

Entah apa yang akan terjadi, tapi pasti menarik.

EPISODE 5 BANGKIT DARI KEMATIAN

PHYSICAL 100: MEXICO

- Astaga! - Wah! Keren!

Ini baru hidup yang pantas kudapatkan!

Saat aku masuk, yang pertama kulihat

adalah meja cantik, bantal, sofa,

peralatan gym yang lengkap.

Jujur, kukira aku tiba di surga.

- Wow! - Ayo.

Lihat dia.

Lihat dadanya.

Keren.

Aku bisa, tapi aku ingin menghemat tenaga.

Ini luar biasa.

Ini taman hiburan untuk atlet.

Ini luar biasa.

Brandon adalah atlet CrossFit.

Aku masuk ke arena

dan melihat semua torso.

Aku terkejut.

Para Peserta, kalian berada di sini

karena kalian tereliminasi di tantangan sebelumnya.

Sekarang, kalian harus menghancurkan torso kalian

dan meninggalkan tempat ini.

Aku terkejut.

Apa yang terjadi di sini?

Namun sebelum itu,

kalian akan mendapat kesempatan terakhir

untuk menunjukkan siapa yang layak lahir kembali.

Aku sangat bersemangat untuk mendapat kesempatan lain.

Selamat datang

di Pengorbanan.

TANTANGAN 3.5

PENGORBANAN

30 PESERTA

Empat peserta yang berhasil

menahan torso mereka paling lama

akan kembali ke kompetisi.

Empat?

- Berapa? - Empat.

Aku termotivasi untuk melakukan yang terbaik agar masuk empat besar.

Aku tahu ini kesempatan langka, dan aku tak mau menyia-nyiakannya.

Aku akan habis-habisan memanfaatkan kesempatan ini

dan tampil lebih baik dari tantangan individu sebelumnya.

Bagiku, kesempatan kedua ini adalah kelahiran kembali.

Aku dikenal di jalanan sebagai Feniks.

Feniks selalu terlahir kembali, jadi aku tak mau menyia-nyiakannya.

Kalian harus menahan beban

yang setara dengan 40% berat badan kalian…

40% BERAT BADAN

…dan kalian hanya punya satu alat untuk melakukannya.

Tangan kalian.

Aku sering mengandalkan kekuatan genggaman saat bekerja.

Entah apakah itu akan membantu,

tapi aku hampir melakukannya tiap hari.

Para Peserta, Pengorbanan dimulai…

30 PESERTA

4 PESERTA BERTAHAN

…sekarang.

Begitu aku melepas talinya,

kurasakan beban yang amat berat di tanganku.

Jujur, itu sangat sulit.

Strategi awalku adalah

menggenggam talinya kuat-kuat karena beratnya menarikku.

Jadi, aku mencoba menggunakan beratku

untuk mengimbangi berat torso itu.

Begitu memegang talinya,

aku mulai ingat apa arti torso ini bagiku,

yaitu diriku, keluargaku,

dan baret yang kupakai.

Aku merasa nyaman di awal tantangan ini.

Menurutku, genggamanku bagus, tanganku bagus.

Semuanya berjalan lancar,

jadi aku hanya perlu mengendalikan pikiranku.

Aku harus berusaha keras. Aku tak boleh tersingkir.

Aku datang ke sini untuk jadi juara, dan itulah yang akan terjadi.

PEMAIN FOOTBALL PROFESIONAL

Keterampilan fisikku, terutama dalam olahraga yang kutekuni,

menguntungkanku karena genggamanku kuat.

Ini berbeda karena ini tali, tapi aku yakin

pada kekuatan dan strategiku.

Aku tak boleh sia-siakan ini.

Aku akan berjuang sekuat tenaga.

Berjuang keras…

TUKANG BATA

…dan menahan torso itu.

Kulihat atlet lain.

Mereka lebih muda dariku. Mereka anak-anak.

Dan aku berterima kasih kepada mereka.

Mereka membangkitkan semangat kompetitifku yang sudah tertidur selama tujuh tahun.

Mereka membuat Salcido yang dulu muncul kembali, bukan?

30 PESERTA BERTAHAN

Tarik!

- Keluarkan kekuatanmu. - Tahan!

- Kerahkan seluruh kekuatanmu. - Tarik!

- Kau sangat kuat. - Tarik!

- Semangat! - Tarik!

- Ayo! - Tarik!

- Condongkan badan ke belakang. Ayo! - Ayo! Tarik!

Rentangkan tanganmu!

43,6 KG - 6 MENIT

- Ayo! - Bagus! Ayo!

Kami sayang kau, Isra.

Aku sedih jadi yang pertama tersingkir.

Aku ingin menang, melaju jauh. Aku ingin ikut lebih banyak tantangan.

Tapi kadang kita harus menelan kenyataan pahit dan terus melangkah.

29 PESERTA BERTAHAN

Strategiku adalah bertahan selama mungkin,

dan begitu aku mulai merasa lelah,

lepas satu lengan untuk mengistirahatkannya.

Aku akan bertahan selama mungkin.

PEMAIN FOOTBALL PROFESIONAL

- Bertahan. - Bertahan, Bung!

Tidak, bangun!

31,6 KG - 9 MENIT

Tidak.

Ayo, tahan.

Elías, condong ke belakang.

Tahan!

Bagus, Elías.

44,8 KG - 13 MENIT

Bagus.

Ya, aku terima ini sudah berakhir.

Kuterima kekalahanku.

Aku sangat senang

dengan semua yang kucapai dan kualami.

27 PESERTA BERTAHAN

Tidak.

PEMAIN BASKET PROFESIONAL

26,8 KG - 14 MENIT

26 PESERTA BERTAHAN

Saat torso mulai berjatuhan, aku terkejut

karena para peserta yang melepaskan torso

cukup kuat.

Aku benar-benar merasakan bebannya.

Hambatan mental dan pertarungan batin dimulai.

Kau terlalu kuat untuk tersingkir. Bertahan!

- Ayo! - Kau bisa!

- Kau kaptennya. - Aku harus pergi sebelum kau.

- Ayo, Kapten! Ayo! - Bertahanlah.

Kau tak boleh tersingkir.

Kau harus bertahan.

Tarik, Tony! Ayo, Aldo!

- Tarik dan relaks. - Aku tak bisa.

- Rentangkan lenganmu! - Tarik!

- Ayo, Aldo! - Rentangkan lenganmu!

Aldo!

Ayo, Aldo! Tarik napas! Tarik napas dalam tiga kali!

- Semangat! - Tarik dan buang napas!

- Jangan lepaskan! Tarik! - Jangan lepaskan!

Jangan dilepas! Tarik!

- Tarik! - Ayo, Aldo!

Tidak!

34 KG - 23 MENIT

Aku kaget

karena tak menyangka hanya bisa bertahan sebentar.

Saat aku mencoba menariknya sekali lagi,

lenganku sudah tak kuat, dan torsoku pun jatuh.

PESERTA BERTAHAN

Tantangan! Tantangan kalistenik!

- Ayo lihat. - Ayo lihat bendera.

Aku selalu ingin melakukan itu.

Aku senang melihat rekan timku

bergembira dan memamerkan keterampilan mereka.

Mengagumkan sekali melihat

tubuh manusia mampu melakukan hal seperti ini.

- Ayo, CrossFit! - Mau lihat sesuatu?

- Bahaya! - Siapa yang lebih baik?

Kalistenik yang keren. Lihat.

Setelah tekanan,

kami bisa relaks, berinteraksi,

dan bersantai sejenak.

Sebagai atlet Olimpiade, aku harus menjaga tubuhku.

Ini kompetisi.

Mari berikan sorotan kepada orang lain untuk saat ini.

Tony mendapat momentum

dan berputar dua kali…

- Ya, aku melihatnya. - …di udara.

Tony pasti sangat senang di sana.

Mereka sangat hebat dalam hal itu.

Dia beristirahat dengan tenang sekarang.

- Rentangkan, jangan tarik. - Ya.

- Tarik, Bung. - Ya.

Teriak!

Ayo, Tony, semangat!

ATLET HYROX

Berhenti, Salcido. Jangan buang tenaga mengangkatnya.

- Aku bisa! - Pertahankan.

- Santai! - Hebat, Salcido!

- Tenang. Aku bisa! - Tahan di situ.

Tarik, Tony. Tarik, Bung.

Ayo, Lengan! Jangan menyerah! Semoga lenganku masih kuat!

Genggamanku harus kuat.

Aku bisa!

Ayo, Dani!

Semangat!

Ayo, Tony! Ayo! Ayo, Bung, tarik ke atas!

Ayo, Tony!

- Bagus, Gallo! - Bagus, Gallo!

24,8 KG - 26 MENIT

- Bagus, Gallo. - Aku merasa puas.

Aku pergi dengan bahagia. Aku melakukan yang terbaik.

22,8 KG - 26 MENIT

Bagus, Sayang! Bagus!

Aku bangga, sangat bangga padamu.

Menjadi salah satu dari 100 atlet top Meksiko

membuatku amat bangga.

Aku bertemu teman baru dan orang-orang hebat.

Aku sangat menghormati para atlet ini.

PESERTA BERTAHAN

- Itu dia. - Tahan.

- Kau bisa. - Tarik.

- Ya, itu dia! - Ya, ayo, Salcido.

- Bagus, Salcido. - Hampir pagi.

Itu dia.

Bahu, lengan bawah, otot tensor,

dan jari-jariku

pada dasarnya memberitahuku bahwa mereka lelah

dan aku harus adil kepada mereka, bukan?

- Teman-Teman, senang bertemu. - Tidak!

Tarik!

- Sa-Sa. - Salcido!

- Suatu kehormatan! - Bagus.

- Carlos Salcido telah tereliminasi. - Bravo!

Aku senang sekali.

Mereka telah menyalakan kembali semangat kompetitif ini.

Kukira itu sudah padam.

Aku pergi dengan semangat masih membara. Senang bisa bersama kalian.

Terima kasih banyak!

22 PESERTA BERTAHAN

Lenganku keram parah.

Rasanya genggamanku tak kencang lagi.

Sakit. Sangat sakit, tapi aku bertahan sekuat tenaga.

Para Peserta, 30 menit telah berlalu.

22 PESERTA BERTAHAN

Kau melakukannya dengan baik.

Bagus, Karencita! Teruskan!

Ayo, Juara.

Ya, Tormenta.

- Ayo! - Bagus!

22,8 KG - 34 MENIT

Itu bukan yang kuharapkan.

Aku ingin jadi salah satu dari empat peserta

yang punya kesempatan untuk lolos.

Aku tiba-tiba mengalami spasme,

keram tak tertahankan di sikuku. Lenganku sudah tak bisa dikencangkan.

Aku mencoba menahannya dengan lengan kananku

dan menopangnya dengan lengan kiriku, tapi sangat sakit.

Ya, Pembuat Taco, kau bisa lanjut. Kau bisa lanjut. Ayo.

- Ayo, Karen! - Jangan berlebihan.

Kami melakukan yang terbaik.

Ayo, Mariana Meza!

Kurasa aku bisa melakukannya.

Aku fokus.

ATLET HYROX

Aku tahu kami semua ingin kembali

dan meneruskan kompetisi ini,

tapi aku tahu kemampuanku

dan keinginanku untuk kembali

jauh lebih besar.

Bagus sekali, Lau!

22,8 KG - 45 MENIT

20 PESERTA BERTAHAN

Suara torso berjatuhan

sedikit mengganggu fokusku

karena itu berarti seorang rekan harus pergi.

Aku pergi. Aku sayang kalian. Terima kasih!

- Tidak! - Kar! Tidak!

- Tidak, kau bisa. - Tidak. Tarik napas.

Kau bisa!

- Cukup. - Kau bisa!

20,8 KG - 50 MENIT

Aku berhasil mengharumkan namaku.

Aku membuktikan diriku.

Dalam permainan atau kompetisi,

selalu ada yang menang dan yang kalah.

Karen Lara.

- Siap! - Ya!

Hore!

Aku puas dengan pencapaianku di permainan ini.

- Tidak, Pembuat Taco! - Ayo, Nona! Ayo, Semua!

- Ayo, Pembuat Taco! - Tarik!

- Ya, Tony, tarik. - Triseps hebat, Pembuat Taco.

Bagus!

- Satu, dua, tiga! Lagi! - Dua, tiga! Ayo, Bung!

Sial.

- Tarik! - Satu lagi!

25,2 KG - 51 MENIT

Sulit bagiku

melihat torso mereka jatuh

satu per satu.

- Bagus. - Ayo, Pembuat Taco!

Lakukan lagi!

Sekali tarik.

Bagus, Pembuat Taco!

36 KG - 52 MENIT

- Bagus, Pembuat Taco! - Bagus!

Ototku terasa tertarik, dan itu membuatku melepaskannya.

Aku sudah berusaha.

PESERTA BERTAHAN

17 PESERTA BERTAHAN

ATLET KALISTENIK

TENTARA

- Angkat, Kawan. - Angkat. Bagus.

- Dua. Dua lagi. Tarik dua kali. - Angkat.

- Itu dia! - Dua! Itu dia.

Salcido menyemangatiku. Aku merinding.

Itu akan membuatku sanggup bertahan 20 menit lagi, Salcido.

Jangan khawatir!

- Bagus, Dulce. Ayo. - Ayo, Antonio! Tarik!

Ayo, Dulce! Ayo!

Ayo, Dulce. Ayo.

Jangan lepaskan, Dulce.

Tidak!

- Bagus, Dulce! - Bagus, Dulce! Bagus, Temanku.

- Bagus. - Hati-hati dengan platformnya.

- Sampai jumpa. - Ayo. Sekali lagi!

- Aku tak sanggup. Sikuku sakit parah! - Ayo! Kau bisa!

Sekali lagi!

- Kau bisa. - Tarik sekali lagi! Ayo!

- Bagus. - Ayo!

Kau punya banyak energi. Ayo!

- Ayo! Ayo! - Ayo, Antonio!

- Tarik lagi. - Ayo! Tidak!

- Kau bisa! - Tarik dan tahan dirimu!

- Ayo! - Sekali lagi. Ayo!

- Jangan menyerah! - Bagus!

Bagus, Kawan!

Ayo!

- Tony Gastelum… - Kau pejuang!

…telah tereliminasi.

- Kau pejuang sejati! - Kau luar biasa!

Ayo, Tony! Ayo!

- Bagus! - Ayo. Ini tak menentukan siapa dirimu.

Pertarungan bagus.

Aku sedih harus pergi seperti ini.

Aku ingin bertahan lebih lama.

Sikuku sudah tak kuat. Kondisinya parah. Sakit sekali.

Aku kesal karena tak bisa melanjutkan kompetisi.

Ayo, Semuanya!

Tidak! Keluar!

Aku sangat bersyukur karena aku pergi dengan teman baru,

pelajaran baru, dan tantangan baru, baik mental maupun fisik.

Teruslah! Sedikit lagi!

Aku tahu ini bukan akhir, masih banyak yang harus dibuktikan.

- Ayo, Meksiko! - Ayo!

PESERTA BERTAHAN

- Dua puluh lima. - Ayo, Ángel!

- Dua puluh enam. - Ayo, Ángel!

- Dua puluh tujuh. - Ayo, Daghni.

- Bagus, Ángel! - Tiga puluh tiga.

Jangan buat dia cedera. Dia timku.

- Tiga puluh tiga. - Tahan sebisamu.

- Tiga puluh empat. - Tiga puluh empat. Ayo!

- Sial! - Tiga puluh lima.

Kalian terlihat kekar.

George berpose biseps ganda tepat di depanku.

- Rutinitas Olympia-mu. - Kemarilah!

- Tanpa baju. - Ya.

Waktuku telah tiba.

Bersama Jaz.

Ayo!

Fisik terbaik Meksiko!

- Pertunjukan Olympian! - Wow!

- Apa itu? - Wow!

- Lihat otot dada itu! - Kalian luar biasa.

Aku tak menyalahkan mereka. Tak selalu ada Mr. Olympia di sini.

Hari ini kami beri sampel gratis. Lain kali, bayar dua kali lipat.

Astaga! Aku basah!

Ban lengannya akan putus!

Penampilan mereka membuktikan sejauh apa kita bisa melangkah

jika kita disiplin dan mencintai apa yang kita lakukan.

Yang benar saja!

15 PESERTA BERTAHAN

Kita masih jauh, Kawan.

Aku masih punya tenaga.

Namun, tanganku mulai sakit.

Sekarang, aku tak terlalu memikirkan kompetisi lagi.

Lama-lama, aku bahkan tak tahu harus bagaimana lagi,

selain fokus pada pernapasanku dan menenangkan diri.

Secara mental, aku tahu aku termasuk yang terkuat

karena pikiranku yang paling kulatih.

Hati-hati, Mau. Ayo, Mau. Ayo!

15 PESERTA BERTAHAN

AHLI PASANG BATAKO

Ayo!

Tanganku mulai berdarah.

Aku benar-benar tak tahu berapa lama lagi aku bisa bertahan.

- Tarik! - Ayo, Prajurit! Ayo!

TENTARA

- Ayo, Marcelino. Ayo! - Marcelino!

- Marcelino. - Ayo, Marce! Ayo!

- Bagus, Marcelino! - Ayo, Marcelino!

- Tarik, Marcelino. Tarik! - Ini untuk Meksiko.

Itu dia!

- Fokus! - Tarik, Mexa!

Ayo, Marcelino. Ayo!

- Bertahanlah! - Bertahanlah.

Tahan, Ular Karang!

- Bagus, Marce. - Bagus!

28 KG - 1 JAM 18 MENIT

14 PESERTA BERTAHAN

Ayo!

Aku tak mau pakai sarung tangan

karena dengan sarung tangan, tangan akan tergelincir saat menarik.

Ayo, Julius.

Aku berjuang keras di kompetisi ini,

tapi ada hal-hal yang di luar kemampuanku.

Jadi, saat tanganku lecet,

aku mulai berdarah dan melepuh.

Tak ada lagi genggaman karena tali mengikis kulitku.

Julio Córdova.

Aku pergi dengan pengalaman luar biasa. Aku rasa aku berusaha dengan baik.

Aku amat puas dengan penampilanku,

dan aku harap aku bisa menginspirasi semua atlet jujitsu Meksiko

untuk ikut serta juga

karena ini sangat keren dan seru. Ada banyak orang di sini,

dan kami telah membangun tim yang hebat.

Bertahanlah. Ayo!

Ayo, Mariana. Ayo!

Bertahanlah!

Para Peserta, satu jam 33 menit telah berlalu.

Aku mulai merasa luar biasa.

Tanganku 100%, pikiranku 100%,

pernapasan dan fokusku 100%.

Kami sudah lama di sini,

dan aku rasa mengetahui berapa lama kami berdiri di sana memengaruhiku.

Tarik ke atas!

Teruskan!

- Bertahan! - Itu dia!

Terus! Tarik napas!

Fokus, Nak!

- Ya! Tarik! - Jika ingin menangis, lakukan! Teriak!

- Itu dia! - Tarik!

- Tarik napas! - Tarik!

- Itu dia. Tarik! Angkat! - Tarik! Itu dia! Tarik!

- Bernapaslah! - Angkat!

- Terus! - Bernapas!

- Bertahan, Nak! Bertahan! - Tidak!

29,2 KG - 1 JAM 39 MENIT

Bagus. Bagus, Nak!

Yang paling membuatku kaget

bukan berapa banyak torso yang jatuh, tapi yang masih bertahan.

Aku juga yakin kita akan lolos.

Saat mereka mengumumkan dua…

Aku lebih mencemaskan tim militer.

Ya.

Saat mereka diumumkan di urutan terakhir,

aku yakin itu tim Brandon dan kita.

- Tak ada yang mengalahkan kita. - Mereka masih berpeluang.

- Satu menit membuat perbedaan. - Ya.

Bahkan detik.

Mereka unggul 50 detik dari peringkat tiga,

beberapa menit bahkan jam dari peringkat empat dan lima!

- Tim militer, 'kan? - Tim militer.

- Kukira mereka akan lebih berjuang. - Tidak, tapi…

Aku melihat rekan timku

dan mulai bicara pada mereka, meminta mereka fokus.

Jangan menyerah, Josh.

Bertahanlah, Josh. Bertahan.

Tarik!

Tarik!

- Itu dia. Tarik! - Dua!

Bertahanlah. Bertahan!

- Tarik! - Tarik!

28,8 KG - 1 JAM 45 MENIT

Perjalananku usai. Aku harus mengabdi kepada negara dan rakyat Meksiko.

Ayo, Xopin!

Tarik ke atas, Nak!

Harga diri dan kehormatanku sebagai tentara terluka,

tapi tanganku juga sakit

karena sangat kapalan dan berdarah,

dan aku tak bisa terus bertahan.

Ayo, Xopin! Bagus!

Bagus, Xopin!

Pada akhirnya, tentara harus selalu memenuhi misinya.

Aku sudah melakukan bagianku.

Aku bangga.

10 PESERTA BERTAHAN

Para Peserta, dua jam tiga puluh menit

telah berlalu.

Melepas sarung tangan membantuku bertahan lebih lama.

Namun, seiring berjalannya waktu, sensasi terbakar makin meningkat.

Sebenarnya aku yakin bisa bertahan cukup lama,

tapi aku tak tahu apakah itu cukup

untuk melewati tantangan ini.

- Ayo, Bung! Itu dia! Dua! - Itu dia!

- Menangislah! - Ya!

Itu dia!

Angkat!

Tak ada alasan untuk menyerah.

Aku harus di sini, seperti ini.

Ada alasan Albañil dijuluki Tukang Bata Legendaris.

Dia menunjukkan kekuatan dan kegigihan itu.

Dia bahkan menunjukkan ketenangan luar biasa.

Kami semua tak percaya

betapa tenangnya dia saat menahan torsonya.

Aku tak sanggup.

Tidak! Bisa! Ayo! Satu, dua! Kita hampir selesai.

Angkat!

- Satu lagi! - Satu, dua!

- Tahan. Istirahat sebentar. - Pindahkan satu tangan. Ayo!

Ayo! Satu tangan dulu!

Ayo! Pindahkan satu tangan!

34 KG - 2 JAM 45 MENIT

Terima kasih.

Tantangan ini tak semudah dugaanku.

Ini adu ketahanan mental, dan mental mereka lebih kuat dariku,

tapi aku puas.

Bagus, Kawan!

Bagus, Semua!

Ayo, yang lain!

9 PESERTA BERTAHAN

Tantangan ini sulit

karena ini melawan diriku.

Karena ini pertarungan antara pikiranku dan gangguan-gangguan.

Seiring berjalannya waktu,

mentalku masih kuat,

tapi tanganku makin lemah.

Aku merasakan kulitku lecet, dan itu sakit sekali.

Melihat para wanita hari ini,

cara mereka menghadapi tantangan ini,

sungguh mengagumkan.

Ingat, hanya empat peserta

yang akan kembali ke kompetisi ini.

Aku menjaga keseimbangan

sambil mengatur napas

dan aliran darah,

serta menggerakkan jariku.

Aku berusaha melakukan apa pun agar merasa lebih baik.

Aku mengerahkan semua energi, semua keyakinan,

semua yang kumiliki, ke bagian terakhir ini.

Bernapaslah.

Ayo, Mariana!

Bagus!

Bagaimana perasaanmu, Albañil?

- Dia bilang baik. - Baik?

- Dia baru pemanasan. - Dia hampir tak merasakan apa-apa.

Ini pemanasannya.

Aku tahu rekan-rekanku mengajakku bicara

dan bilang aku diam saja.

Bukan karena aku tak mau bicara, tapi aku sedang fokus.

Dengan posisi seperti ini sambil menahan torso, aku cuma bisa diam.

Ayo! Bagus, Mar!

Mariana Meza telah tereliminasi.

Kadang sebagai atlet, sulit rasanya

datang ke suatu kompetisi dengan sebuah rencana,

lalu melihatnya gagal.

ATLET CROSSFIT

Itu sangat mengganggu kami.

Para Peserta, tiga jam telah berlalu.

Itu gila! Bagus!

Luar biasa! Bagus, Semuanya!

Tiga jam itu benar-benar menguras tenagaku.

Aku cukup terkejut melihat

masih banyak torso di atas sana, dan itu tak cukup untuk bertahan.

Aku bisa bertahan satu jam lagi!

- Ayo. - Itu yang kupikirkan.

Aku merasa putus asa sekarang.

Aku bisa melihat bahwa rekan-rekanku tak menyerah.

Ayo! Omar! Ayo! Fokus!

Rasa terbakar mulai makin parah.

Satu, dua, tiga! Kuat!

Genggamannya mulai memperparah

luka itu.

Tarik! Tiga kali! Ayo!

29,2 KG - 3 JAM 5 MENIT

Omar Zamitiz telah tereliminasi.

Aku bersyukur pada hidup karena membawaku sampai ke sini.

Aku bersyukur kepada Omar…

Hore!

…karena sejak dia tiba di kompetisi ini…

Sudah kubilang, Román!

…dia berusaha keras.

Bagus!

Aku pergi dengan lebih mencintai diriku

daripada sebelumnya.

Ayo!

Dan itu sudah banyak.

PELATIH FITNES

Melihat torsoku jatuh menyakitkan,

tapi melihat torso Omar jatuh sepuluh kali lebih menyakitkan.

Dia sangat ingin menang,

dan aku tahu dia sudah berusaha sekuatnya,

jadi aku sangat senang untuknya.

7 PESERTA BERTAHAN

Bagus!

Aku melihat ketidakpastian dalam diri lawanku

karena mungkin mereka belum tahu kemampuan tubuh mereka.

Tak masalah meski terasa sakit.

Aku tak boleh kalah. Aku tak boleh berhenti di sini.

Hati-hati. Kau akan terpeleset.

Langkahkan kakimu dengan mantap.

Bagus, Marlene.

Pijak yang kuat.

Tinggal tujuh orang.

Yang besar, berat, dan kuat sudah tersingkir.

Kami harus bertahan.

Marlene Coronel telah tereliminasi.

Tanganku tergelincir.

Meski tekadku masih kuat,

torsoku jatuh.

Aku sangat bangga pada diriku.

Aku melakukannya dengan baik.

Bukan tekadku yang kurang.

Tanganku yang menyerah.

Tak terlalu buruk.

6 PESERTA BERTAHAN

Bagus, Angelito, bagus.

Aku hendak menjatuhkannya.

Otakku mengirim sinyal, tapi seperti terhenti di sini.

Aku tak… Tanganku tak melepaskannya.

Orang-orang yang masih di sini

adalah orang-orang yang, karena pekerjaan atau olahraga mereka,

terbiasa menggunakan tangan mereka

untuk melakukan pekerjaan kasar, dan mereka sering menggunakannya.

Para Peserta, lima jam telah berlalu.

6 PESERTA BERTAHAN

Ini gila. Ya, ini gila, Bung.

Aku tak menyangka bisa bertahan lama.

Kurasa di satu titik,

aku mulai lupa waktu.

Tidak, Ale, bertahanlah.

Ayo, Ale! Kau bisa, Ale!

- Ayo! - Ayo!

Fokus, Ale. Ayo! Kau hebat.

Harapanlah yang membuatku bertahan.

Tujuanku

membuatku bertahan.

Cinta membuatku bertahan.

Itu dia! Bagus!

Bagus, Ale! Bertahan!

Aku mulai pusing. Kepalaku sakit.

Aku sudah gila.

Aku tak tahu di mana aku atau apa yang kulakukan.

Aku mulai berhalusinasi.

Aku hendak menjatuhkannya lagi, tapi tak bisa.

- Kau luar biasa, Ale! - Ayo, Ale! Ayo!

Teruslah! Bertahanlah. Teriak!

Ayo.

Cukup.

Mau Otero telah tereliminasi.

- Kakiku keram. - Bagus, Mau.

- Ya? - Bagus.

Tanganku sakit, dan ada banyak hal yang harus kulakukan.

Aku bersiap untuk berselancar di ombak terbesar di dunia.

Aku merasa bersalah karena tak berlatih, jadi aku memilih untuk melepaskannya.

- Aku dapat liburan di pantai. - Ya, benar.

Aku terkejut mengetahui ada orang yang sangat tangguh di luar sana.

Bernapaslah. Ikuti ritmemu. Kau bisa!

Ayo, Mau! Ayo!

Aku senang melihat betapa hebatnya orang Meksiko,

dan itu terlihat pada orang-orang ini

yang garang dan bersemangat.

- Ayo! - Ya!

Mereka mengalahkanku.

Biarkan mereka berlima maju!

- Biarkan mereka berlima maju! - Biarkan mereka berlima maju!

Luar biasa melihatmu bersaing dengan para lelaki ini, Ale.

Kau menunjukkannya kepada kami.

Dia menunjukkan tak ada jenis kelamin yang lemah.

Ale Gamboa adalah orang yang sangat kuat,

baik secara mental maupun fisik.

Banyak hal berkecamuk dalam hati dan pikirannya,

tapi kurasa itulah yang memberinya kekuatan sekarang.

Para Peserta, enam jam telah berlalu.

5 PESERTA BERTAHAN

5 PESERTA BERTAHAN

Ingat, hanya empat peserta yang bertahan sampai akhir

yang akan kembali ke kompetisi ini.

Aku mulai tak merasakan apa-apa.

Aku tak tahu apakah ini panas atau dingin.

Aku merasa torsonya makin berat.

Aku lebih fokus dan bertekad.

Mentalku masih kuat,

tapi lenganku kehilangan kekuatan.

Aku tak tahu apa yang kulakukan. Aku hanya melakukannya.

Terjemahan subtitle oleh Sarah

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.