All language subtitles for [Dramasia] Autumn in my Heart - 01 [480p]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Diterjemahkan oleh: Mike Nurzana Tuban, Oktober 2012 Sub by: XinGh

Pesan dari penerjemah: 1. Siapkan sapu tangan, tisu atau bahkan handuk. 2. Nangis nangis dah......!!! :)

Joon-suh, itu saudari kecilmu. Bukankah dia cantik?

Ayah segera kembali. Jangan kemana-mana ya.

Kau tidak boleh bermain disini

Apa kau menjatuhkan ini?

Yoon Joon-suh, si sombong itu...

Yoon Joon-suh... Apa yang kau lakukan disini?

Apakah kamu membuang surat ini?

Maafkan aku. Tapi aku tidak bermaksud membuangnya.

tapi tidak ada nama pengirimnya. Aku tak bisa mengembalikannya padamu.

Apakah kamu tidak suka padaku?

Sudah ada orang lain.

Apa yang kau lakukan disini?

Ini.

Kau juga jangan lakukan ini.

- Bagaimana? - Ceritakan pada kami.

Apa ini? Ini punya kami kah?

Ada apa? Ceritakan apa yang terjadi?

Dia bahkan tidak membukanya. Sombong sekali.

Bagaimana dia bisa melakukan ini?

Tunggu.

Kakak, aku tidak bisa naik sepeda dengan baik.

Aku melakukan sesuatu yang dibenci kakakku lagi.

Aku menyesal.

Tapi ini tidak sepenuhnya kesalahanku.

Aku tak bisa tidak patuh pada kakak kelasku. Dan kalau dia tak mau jadi target

ulah mereka lagi, dia harusnya punya pacar.

Aku lelah jadi penyampai pesan.

Tidak, tidak.

Aku hanya berharap kakak memaafkanku.

Kau dimaafkan.

Harusnya kau lakukan itu sedari tadi.

Omong-omong, siapa dia?

Siapa?

Kakak bilang sudah ada seseorang.

Diamlah.

Siapa dia?

Itu rahasia.

Jangan bilang apapun pada ayah dan ibu.

Itu hakku.

Yoon Eun-suh.

Itu hakku.

Baiklah, ayo main kertas, batu dan gunting.

Ok.

Aku siap.

Aku kalah lagi.

Kenapa aku selalu kalah.

Kau selalu memilih batu.

Hujan.

Kenapa tidak berhenti.

Ini hanya hujan lewat.

Aku basah kuyup. Rokku jadi berat.

Apa yang kau lakukan.

Tak apa.

Tak ada orang lain dan aku pakai dalaman.

Dalaman?

Sejak kapan kau pakai dalaman?

Aku sudah besar sekarang.

Apa yang kakak lihat?

Kakakmu naksir seseorang?

Dia bilang itu rahasia.

Apa kau juga naksir seseorang?

Ada.

Siapa dia? Seseorang yang ibu kenal?

Kakak.

Mari ibu lihat.

Sejak kapan kau jadi begitu besar.

Aku tak tahu.

- Mungkin dari ibu. - Dasar.

Giliran ibu.

Saat kau kuliah dan punya pacar, bilang ke ibu dulu.

Pasti.

Bu, ibu akan kaya.

- Kenapa? - Ibu punya telinga yang besar.

Nenek juga sama.

Benarkah? Tapi aku tidak.

Benarkah?

Harusnya juga besar. Kenapa jadi begini tipis.

Kurasa aku bukan putri ibu. Aku tidak terlihat seperti ibu.

Pasti aku anak adopsi.

Apa?

Eun-suh ibu yang cantik.

Aku kenyang.

Aku makan terlalu banyak.

Makan lagi. Biar dadamu jadi lebih besar lagi.

Ibu!

Sayang, Eun-suh sudah...

Sudah...

- Sudah? - Ibu.

- Dadanya. - Dada?

Sini aku lihat.

Bu, hentikan kakak.

Jika saya terpilih sebagai ketua kelas lagi, Saya tidak bisa menjanjikan saya akan menghapuskan PR.

Tapi aku berjanji akan berusaha keras untuk semuanya.

Bagaimana kedengarannya?

Kau pikir kakak akan bilang itu kedengarannya bagus kan?

Dan kakak pikir, "dia tak akan pernah terpilih," benar kan?

Kau berpikir "Aku akan memenangkan pemilihan dan menunjukkan kepadanya," benar kan?

Kakak berpikir "Aku harap dia kalah dari Choi Shin-ae," benar kan?

Choi Shin-ae?

Dia sainganku.

Apakah dia menyulitkanmu?

Tidak.

Senior.

- Anak baru, kau di sini untuk menemuiku? - Benar.

Apa ini?

Aku ingin minta bantuanmu.

Aku sangat suka dengan lukisanmu yang dipajang di lorong.

Jadi?

Aku ingin kau melukis gambar untuk puisi yang akan aku kirimkan ke kontes puisi.

Kau belum pernah bertemu denganku sebelumnya?

Belum.

Lalu kenapa aku harus melukis untukmu?

Aku agak sibuk. Maaf.

Shin-ae. Choi Shin-ae.

Tunggu.

Apakah namanya Choi Shin-ae?

Ya.

Dia di Kelas Dua?

Yoon Eun-Suh.

Choi Shin-ae.

Yoon Eun-Suh.

Choi Shin-ae.

Dan ini adalah suara terakhir.

Yoon Eun-Suh.

Yoon Eun-Suh mengumpulkan 29 suara dan Choi Shin-ae memiliki 16 suara.

Jadi presiden kelas untuk semester kedua

adalah Yoon Eun-suh dan Shin-ae sebagai wakil presiden.

Dan kelas kita menjadi juara satu dalam ujian pertengahan semester.

Dan Choi Shin-ae adalah nomor satu di kelas.

Selamat.

Semuanya pasti sudah tahu tentang pameran ilustrasi puisi bulan depan.

Ya.

Guru sastra merekomendasikan Yoon Eun-suh dan Shin-ae Choi.

Pendapat saya Eun-Suh yang harus melakukannya.

Shin-ae telah berpartisipasi dalam pameran di semester pertama.

Dan kakak Eun-Suh dapat membantu dia dengan ilustrasi.

Shin-ae, kau tidak keberatan, kan?

Tidak.

Dan ibu Eun-Suh akan mengirimkan kue beras untuk merayakan kerja keras kita hari Sabtu ini.

Itu lucu sekali.

Benarkah?

Aku iri padamu.

Teman-teman, ibu Eun-Suh akan membawakan kita kue beras Sabtu ini.

Shin-ae murid paling pintar dikelas, tapi mengapa Eun-Suh yang menjadi presiden kelas?

Eun-Suh memenangkan pemilu dengan adil.

Yi Kang-hee, kau jangan ikut campur.

- Apakah kau itu pembantunya? - Apa?

Terimakasih pada kakakmu yang seperti pangeran itu, kau bisa berpartisipasi dalam pameran puisi.

Betapa beruntungnya.

Ya, aku beruntung.

Jika kakakku adalah seorang pangeran, yang membuatku jadi seorang putri.

Terima kasih telah memanggilku seorang putri.

Ya, Joon-Suh adalah pangeran.

Dan aku putri nya.

Mari kita bekerja sama.

Kalau kau ingin mengatakan sesuatu, katakan padaku. Kau bisa bicara padaku kapan saja.

Eun-Suh, sesuatu yang mengerikan terjadi.

Rok dalammu tergantung di pohon.

Aku yakin Shin-ae yang melakukan ini. Aku akan pergi memberitahu guru.

Eun-Suh.

Bukankah itu Eun-suh?

Apa kakak marah? Apakah kakak marah padaku?

Aku juga marah. Kau harus memberinya pelajaran.

Siapa yang melakukan ini?

- Aku tidak tahu. - Namanya Choi Shin-ae

dan dia selalu menyulitkan Eun-suh.

Choi Shin-ae?

- Tidak, itu bukan dia. - Tentu saja dia.

Itu dia.

Aku yakin itu dia. Kakak tidak tahu dia siapa.

Aku pikir dia tahu.

Joon-Suh.

Eun-Suh.

Eun-suh!

Apa yang terjadi? Apakah dia terluka parah?

Dimana dia?

Ini salahku.

Kalau aku menunggunya...

Aku meninggalkannya... Ini salahku.

Dia terluka parah.

Dia harus dioperasi.

Berapa lama operasinya?

Anda tidak perlu terlalu khawatir.

Akan ada bekas luka, tapi selain itu, dia akan baik-baik saja.

Dia akan membutuhkan transfusi darah.

- Aku akan memberinya darahku. - Aku saja.

Siapa yang memiliki tipe B?

Maaf?

Golongan darah putri Anda adalah B.

Itu tidak mungkin.

Dia harusnya tipe O. Kami berdua tipe O.

Anda tidak salah?

Jika tidak, dia tidak mungkin tipe B.

Mari kita test darah.

Mengapa kita harus melakukan tes darah?

Kita telah mendapatkan hasilnya.

Anda dan istri Anda adalah tipe O.

Jika kami berdua tipe O, putri kami tidak mungkin tipe B. ..

Itu benar.

Tak adakah pengecualian?

Tidak, itu tidak mungkin.

Apa yang terjadi? Apakah sesuatu terjadi pada Eun-suh?

Tidak, jangan khawatir tentang apa pun.

Sayang.

Mari kita bicara.

Seharusnya aku tidak pulang.

Aku harus berada disana saat Eun-suh sadar.

Aku harus kembali.

Kau dapat membawakannya baju ganti.

Mari kita bicara.

Bicara tentang apa? Tidak ada yang perlu dibicarakan.

Golongan darahnya ...

Kita berdua bertipe O.

Ada apa dengan itu?

Tidakkah kau tahu golongan darahmu sendiri.?

- Sayang, golongan darah Eun-Suh adalah B. - Apa bedanya?

Mungkin dia bukan putri kita.

Tidak!

Eun-Suh, melihatmu seperti ini,

Aku takut kau tak akan bangun.

Terlalu sakitkah?

Maaf aku menyakitimu.

Aku benar-benar minta maaf.

Kakak dimaafkan.

Yoon Eun-Suh.

Kakak akan minta maaf saat aku tak sadarkan diri

dan tidak mengucapkan sepatah kata pun ketika aku terbangun, kan?

Bagaimana kau tahu?

Ayah dan ibu pasti panik.

Benar. Mereka pulang untuk mengambil baju gantimu.

Mereka akan berada di sini besok pagi.

Bagaimana dengan kakak?

Aku tidak bisa meninggalkan kau sendirian di sini.

Maksudku, apakah kakak juga panik?

Tidak.

Kakak jahat.

Jantungku hampir berhenti.

Kau dimaafkan.

- Kenapa ... - Aduh.

- Sakitkah? - Aku akan bilang ke ibu.

Aku tak akan pernah bermain lagi denganmu.

Aku sudah berpikir.

Jika mereka tertukar di RS...

Eun-Suh adalah putriku.

Pasti ada kekeliruan. Eun-Suh adalah putriku.

Bagaimana jika dia bukan?

Jika putri kandung kita ada di luar sana ...

- Sayang. - Aku tidak tahu apa yang terjadi.

Aku tidak ingin mendengar apapun. Aku tidak mau mendengarnya.

Ada dua bayi yang lahir pada hari itu.

Yi Kyung-ha dan Kim Soon-im.

Bayi Ibu Yi Kyung-ha bergolongan darah O.

Dan bayi Ms Kim Soon-im bergolongan darah B.

Tadinya dia bergolongan darah O?

Benar, begitulah menurut catatan yang ada.

Jika golongan darah putri Anda adalah B,

mereka pasti tertukar setelah sampel pertama mereka diambil ...

Saya mohon, lepaskan saya.

Tenanglah.

Bisakah aku mengerjakan ilustrasi di puisimu?

Kenapa?

Izinkan aku melakukannya untukmu. Kau menyukai pekerjaanku.

Apakah Eun-Suh memintamu untuk melakukannya?

Berhentilah menganggu Eun-suh dari sekarang.

Apa maksudmu? Apakah kau pikir aku preman?

Kalau kau bukan preman, jangan menganggu adikku lagi.

Kalau kau masih melakukannya, aku tak akan memaafkanmu.

Jadi aku akan mengerjakan ilustrasi itu untukmu jika kau berjanji untuk tidak mengganggunya.

Siapa yang peduli tentang ilustrasi bodoh?

Bukankah kau harusnya memintaku baik-baik bukannya malah mengancamku?

Aku mungkin akan mempertimbangkannya kalau kau berlutut.

Puas?

Jangan menganggu Eun-suh lagi.

Kau bodoh... apa salahnya menepuk bokongmu?

Aku tidak akan pernah makan disini lagi.

Baguslah.

Bokong ini bukan untuk merayumu.

Kau brengsek!

Apa yang anda sukai? Kami hanya punya rebusan saja.

Apa yang membawa kalian kemari?

Anda tidak terlihat seperti ingin makan di tempat seperti ini.

Kami datang untuk mendiskusikan putri Anda.

Putriku?

Apakah Anda gurunya? Apakah dia dalam kesulitan?

Tidak.

Apakah ulang tahunnya tanggal 4 Oktober?

Bagaimana Anda tahu itu?

Anda melahirkan di Rumah Sakit Karam.

Siapa kalian?

Bolehkah kami melihat putri Anda?

Apa yang terjadi?

Aku tidak ingin melihatnya. Aku tidak akan pernah melihatnya.

Kau berbohong padaku. Kau tidak bilang kita akan menemuinya.

Sayang, berpikirlah sepantasnya.

Apa yang terjadi?

- Aku akan kembali ke Eun-Suh. - Ada apa denganmu?

Tidak, ada apa denganmu?

Tidakkah kalian mendengarku? Ada apa sebenarnya?

Mengapa kalian melakukan ini di tempat saya?

Jangan ikut campur, anda tidak mengerti apa-apa.

Apa?

Putri kita telah tertukar.

Putri kami dan putri anda tertukar setelah dilahirkan.

Kami sudah dikonfirmasikan oleh pihak RS.

Mari kita pergi ke rumah sakit.

Mari kita pulang dulu dan ...

Bawa aku ke rumah sakit. Bawa aku ke Eun-Suh.

Bagaimana kau bisa begitu kejam?

Bagaimana kau bisa lakukan ini padaku dan Eun-suh?

Jangan keluar. Aku akan pergi sendiri.

- Ibu. - Eun-Suh.

Mengapa datang? Ibu tak perlu datang.

Sedang turun hujan. Kau takut hujan.

Ibu harus melindungimu.

Aku bukan bayi lagi.

Kau bukan bayi ibu lagi?

Ibu akan melindungimu.

Ibu akan pastikan tak akan seorangpun yang menyakitimu.

Ibu.

Eun-Suh, Eun-Suh ku, putriku ...

Ibu akan melindungimu dan melihatmu pergi ke SMA.

Ibu akan melihatmu bertemu dengan pemuda baik-baik.

dan memilihkan gaun pengantinmu saat kau akan menikah.

Ibu akan memegang tanganmu saat kau menuju pelaminan.

Dan saat kau mempunyai bayi, ibu akan...

Ibu.

Eun-Suh, kau mau pesan mi Cina?

Sungguh? Ya.

Bukankah dia cantik?

Jangan pergi ke mana-mana. Ayah akan segera kembali.

Apakah aku membangunkanmu?

- Apakah Eun-Suh-baik saja? - Tentu saja.

- Dimana Joon-suh? - Aku akan mengambil fotonya.

Kau tidak boleh bermain di sini. Apakah kamu yang menjatuhkan ini?

Joon-Suh, sedang apa kau di sana?

Mari kita pergi.

Bajingan itu telah meninggal.

Kasihan kau ... Tidak akan pernah melihat ayahmu.

Lagi pula, kau akan lebih baik tanpa ayah seperti dia.

Putri kita telah tertukar.

Tempat mereka berantakan.

Wanita itu juga berantakan.

Semuanya berantakan.

Maafkan aku.

Aku...

Aku mencintaimu dan Eun-Suh lebih dari hidupku.

Aku tahu.

Tapi ketika aku berpikir tentang bayi yang tinggal di tempat itu ...

Sayang, mari kita pergi ke program pertukaran profesor.

Sebelum terlambat, sebelum sesuatu terjadi ...

Mari kita pergi ke Amerika dan meninggalkan segalanya.

Aku sudah selesai.

Kakak.

Aneh. Ayah dan Ibu.

- Kau mau jus? - Tidak apa-apa.

Ada apa? Apakah ada yang salah?

Aku akan beritahumu sebuah rahasia.

Rahasia?

- Aku akan ceritakan padamu siapa yang kusuka. - Benarkah?

Siapa dia?

Dia agak canggung dan juga keras kepala.

Dan dia tukang makan yang ceroboh.

Dia pasti cantik.

Tidak, rambutnya kira-kira sepanjang ini dan dia bermata bulat sepertimu.

Dan tingginya kira-kira sepertimu juga.

Tapi dia benar-benar jelek.

Dan dia sangat bodoh.

Selama ini aku selalu menyulitkannya.

tapi dia tetap saja mengikutiku.

Aku benar-benar muak padanya.

Dia bahkan tidak bisa naik sepeda dengan baik.

Itu kan aku.

Kakak menggodaku ya?

Aku tidak menggodamu.

Eun-suh, kalau kita bukan saudara kandung, kau pikir apa kita masih bisa bertemu?

Tentu saja. Kita ditakdirkan untuk bertemu.

Baik, mari kita bermain batu, kertas, dan gunting.

Kalau kau menang, itu takdir, dan kalau aku menang, itu bukan takdir.

Baik.

Tunggu.

Itu aneh. Kenapa aku selalu kalah?

Kau selalu memilih batu.

Aku sudah siap.

Aku menang.

Aku benar kan? Kita memang ditakdirkan untuk bertemu.

Kerja yang bagus, batu.

Beritahu para guru kita akan pindah ke Amerika bulan depan.

Baiklah.

Aku ingin berangkat sesegera mungkin.

Bisakah kau lakukan itu?

Tidakkah kau ingin bertemu dengannya sekali saja?

Tidak.

Apakah kau ...

Tidak, aku tidak ingin melihatnya.

Ku pikir aku tidak akan berubah pikiran jika aku menemuinya.

Aku tak bisa berpaling dari Eun-suh. Aku tak ingin menemuinya.

Joon-suh melukis ilustrasi ini untuk murid

yang menggantikan Eun-Suh dalam pameran.

Saya sangat berterima kasih.

- Dia melakukan apa yang benar. - Terima kasih.

- Saya permisi sebentar. - Tentu saja.

Puisi ini indah.

Choi Shin-ae ... Siapa dia?

Ibu tak perlu tahu.

Aku akan ceritakan pada ibu. Dia itu ketua kelas.

Dimana dia?

Apakah ini tempat pameran puisi berlangsung? / Benar.

- Ibu! - Shin-ae.

Ibu sudah gila ya? Sedang apa ibu disini?

Ibu datang untuk melihat puisimu.

- Pulanglah. Bagaimana jika ada yang melihat ibu? - Tidak apa-apa.

Dimana puisimu itu?

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.