Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
-= Film ini mengisahkan 40 hari sebelum peristiwa pembunuhan presiden di tahun 1979 =-
-= Sekalipun didasarkan oleh kisah nyata yang telah dipublikasi oleh Harian Dong Ah selama 26 bulan pada tahun 1990 (Para Menteri Namsan), dengan ini dinyatan bahwa ada beberapa bagian yang didasarkan atas khayalan belaka. =--
-= 26 Oktober 1979, Gungjeong-dong, An-Ga =-
Sedang bergerak menuju Eul-dong.
Selain Kakha, masih ada dua mobil lagi. [Kakha/Yang Mulia - panggilan terhadap Presiden]
Jika negara sampai runtuh, semua orang akan mati.
Sudah mempersiapkan diri?
Termasuk Kakha juga?
Semua akan berakhir hari ini.
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~
Diterjemahkan oleh: ~ totoro ~
-= 16 Mei 1961 - sekelompok tentara melancarkan kudeta militer =-
-= Seiring dengan didirikannya negara Republik ketiga, pasukan ini juga membentuk badan intelijen pertama di Korea Selatan, yakni Badan Intelijen Pusat. =-
-= Badan Intelijen inkonstitusional ini memegang peran penting dalam 18 tahun pemerintahan Presiden Park Chung Hee =-
-= Keberadaan Badan Intelijen Pusat di Namsan adalah merupakan objek teror. =-
-= Kepala Intelijen tertinggi kedua di negara tersebut dijuluki rakyat sebagai...=
-= Para Petinggi Namsan =-
-= 40 Hari Sebelumnya, Washington, A.S =-
Berdasarkan penyidikan yang dilaksanakan sejauh ini,
KCIA telah memadamkan opini publik yang anti Park di Amerika Serikat
dengan cara menyuap seluruh anggota dewan Amerika Serikat.
Sejak tahun 1970 mereka dibayar setiap tahun sebesar 1 juta USD per tahun melalui pelobi.
Saksi hari ini adalah tokoh utama dalam peristiwa Koreagate.
Mantan Direktur Badan Intelijen Korea, KCIA,
Mr. Yong-Gak Park.
Anda bersumpah untuk memberikan pernyataan sebenarnya?
Sebenar-benarnya dan tiada yang lain selain kebenaran dan Tuhan akan menolongmu?
Saya bersumpah hanya kebenaran yang akan kuucapkan.
Ya, saya berjanji.
Coba jelaskan secara ringkas identitas dan peran dari KCIA.
-= Mantan Direktur KCIA, Park Yong Gak =-
Ketua Komite Frazier, -= Mantan Direktur KCIA, Park Yong Gak =-
-= Mantan Direktur KCIA, Park Yong Gak =-
Beserta anggota dewan yang terhormat. -= Mantan Direktur KCIA, Park Yong Gak =-
Beserta anggota dewan yang terhormat.
Pertama-tama...
Terhadap Komite Hubungan Internasional Dewan Perwakilan Rakyat Sub-Komite Lembaga Internasional yang memiliki tradisi dan otoritas...
saya menyatakan rasa terima kasih yang sangat mendalam karena telah diberi kesempatan untuk berbicara.
Saya...
Tidak lagi memiliki ambisi untuk melakukan kegiatan politik di Korea Selatan.
Tujuan utama saya di sini adalah
demi demokrasi negara saya tercinta yang mana hak asasi manusia telah diinjak-injak dan keadilan telah dibakar.
Betul.
Saya pernah menjadi orang nomor satu di Badan Intelijen Korea.
Satu-satunya alasan bagiku yang dikarenakan rasa tamak, jatuh ke dalam kekuasaan yang penuh dengan korupsi untuk berbicara jujur adalah...
untuk mengekspos kebusukan terdalam dari kekuatan korupsi.
Orang yang terlibat paling dalam.
Yakni...
Presiden Park!
Presiden Park telah menghancurkan demokrasi Korea Selatan dan melemparkannya ke dalam tragedi.
Kakha di dalam? [Kakha/Yang Mulia - Panggilan untuk Presiden]
Di ruang potong rambut.
Duta besar Kim dan Pejabat Senior Jeon...
-= Direktur Badan Intelijen Pusat (KCIA), Kim Gyoo Pyeong =-
Walaupun sudah dicegah untuk menghadiri persidangan... -= Direktur Badan Intelijen Pusat (KCIA), Kim Gyoo Pyeong =-
Hei... Hei...
-= Ketua Paspampres, Kwak Sang Cheon =-
Kim Il Sung dari Korea Utara tidak berani begitu arogan. -= Ketua Paspampres, Kwak Sang Cheon =-
Kim Il Sung dari Korea Utara tidak berani begitu arogan.
Di saat mantan Direktur Badan Intelijen menjual negaranya apa yang kau lakukan sebagai seorang Direktur Badan Intelijen?
Ada apa dengan rumor memoir itu?
Dia membocorkan informasi kepada FBI dan reporter.
Park Bujang merasa dengan mendapatkan perhatian luas adalah caranya untuk bisa tetap bertahan hidup.
Apa yang harus dilakukan pada pengkhianat satu ini?
- Segera seret dia ke sini! - Siap!
Gunakan sebagai kompos di kebun belakang Cheongwadae. [Cheongwadae - Istana Kepresidenan]
Saya...
Akan ke Amerika dan menyelesaikannya secara diam-diam.
Ini adalah masalah yang bisa diselesaikan secara diam-diam?
Kau tidak dengar apa yang dia katakan pada persidangan?
Karena itu semakin tidak boleh dibuat menjadi besar.
Sekarang Amerika sedang mengawasi masalah ini.
Amerika sialan!
Gyeongwi Siljang, lanjutkan kerjaanmu!
Ada hal yang ingin kubicarakan secara empat mata dengan Jeongbo Bujang.
Bajingan itu bilang aku...
...adalah orang pertama yang harus dilenyapkan dari Korea Selatan sambil berurai air mata.
Apa yang akan kau lakukan pada bajingan seperti ini?
Pertama-tama...
Memoir yang ditulis oleh Park Bujang harus kita ambil.
Jika bajingan itu menolak bagaimana?
Akan saya dapatkan.
Kim Bujang...
Ya, Kakha.
Kim Bujang juga berharap aku lengser?
Aku juga sudah berkuasa cukup lama, bukan begitu?
Saya... akan selalu berada di sisi Kakha.
-= September 18, Washington, A.S =-
-= Agen Rahasia Badan Intelijen Pusat, Ham Dae Yong =-
Deborah Shim bertindak sebagai perantara.
Shim-yeosa?
Iya.
Dan Park Bujang-nim berkoar-koar jika Korea Selatan berniat melenyapkannya.
Tapi tidak berani karena takut dengan Amerika.
Naskah Park Bujang harus dibawa kembali ke Seoul.
Baik.
Menakutkan.
Cuma aku, aku.
Bujang-nim sudah datang?
Kau tahu posisi seperti apa itu? Disuruh kau jabat, langsung kau iyakan.
Gyeongwi Siljang adalah babi?
Selalu setia pada badut seperti itu pasti membuatmu sangat menderita.
Pulanglah.
Kau tahu kenapa aku diasingkan.
Kau merasa begitu dirugikan?
Kau juga akan berakhir sepertiku.
Kabarnya kau menulis buku.
Bukankah Churchill mendapat hadiah nobel dalam bidang sastra?
Menurutku bakat menulisku juga lumayan bagus.
Kau akan mendapat imbalan yang sama berharganya dengan Nobel.
Berikan naskahnya padaku!
Kau kira aku menulis ini demi uang? Menulis demi uang?
Sekalipun satu dunia berpikir seperti itu,
tapi kau, Goo Pyeong tidak boleh seperti itu.
Berikan naskahnya padaku!
Setelah itu minta pengampunan pada Kakha.
Jika itu kuserahkan aku pasti akan mati, kampret!
Tidak kau serahkan, sudah pasti kau akan mati.
Kau mengancamku?
Aku pulang besok.
Kau putuskan sendiri.
Tinggallah beberapa hari. Kenapa pulang buru-buru?
Sampai besok.
Park Bujang-nim...
tidak mungkin berulah seperti ini tanpamu Shim-yeosa.
Aku tidak bersalah, Kim Bujang-nim.
-= Pelobi Deborah Shim =- Aku tidak bersalah, Kim Bujang-nim.
-= Pelobi Deborah Shim =-
Anda tahu pasti bagaimana saya menjadi seorang pelobi saat datang ke A.S untuk sekolah. -= Pelobi Deborah Shim =-
Anda tahu pasti bagaimana saya menjadi seorang pelobi saat datang ke A.S untuk sekolah.
Karena berasal dari negara miskin sehingga menghadapi banyak diskriminasi.
Bajingan-bajingan itu tidak bisa membedakan antara Korea Utara dengan Korea Selatan?
Sekalipun begitu...
Aku memiliki komitmen yang tinggi pada Korea Selatan.
Tapi begitu peristiwa Koreagate tereksploitasi, Korea Selatan sama sekali tidak peduli.
Dan FBI Amerika bilang jika aku tidak bersedia bekerja sama, aku akan dipenjara.
Aku bisa berbuat apa?
Terima kasih.
Karena itu kau suruh Park Bujang maju...
Dan menjual Korea Selatan?
Ada pepatah mengatakan wanita baik akan masuk surga dan wanita jahat akan masuk ke mana-mana.
Aku tidak bisa kembali ke kampung halamanku.
Wanita jahat jika tidak punya uang, tidak akan bisa ke mana-mana.
Mulai sekarang Park Bujang akan menjadi tanggung-jawabmu, Shim-Yeosa.
Jika terjadi sesuatu, segera hubungi teman-teman kita.
Keluargamu di Korea memintamu untuk menghubungi mereka.
Kau sedang mengancamku sekarang ini?
-= Mantan Direktur KCIA Korea Selatan mengecam Presiden Park =-
Sungguh bebas.
Bebas sekali.
Goo Pyeong...
Mengapa dulu kau mau berevolusi?
Kau sendiri kenapa?
Aku itu karena diajak olehmu.
Aku?
Bukannya kau?
Aku?
Sialan, aku sudah lupa.
Sudah kau bawa?
Kalau ada waktu aku akan memotong rumput di Seonsan sana.
Hati-hati dan jangan macam-macam.
Kembalilah setelah badai reda.
Kim Bujang...
Kau tahu kenapa aku menyerahkan barang ini padamu?
Karena aku percaya...
Tidak akan mati di tanganmu.
Jalan-jalan yuk!
Gyoo Pyeong...
Kau tahu Iago?
Iago yang ada di Othello?
Tentu.
Dibandingkan pisau, pulpen lebih cocok untukmu.
Kau mau bilang apa?
Kakha memiliki agen rahasia tersendiri.
Oleh CIA kepala badan intelijen tersebut dijuluki...
...Iago.
Badan Intelijen ini di luar kau dan aku...
Di atas kita masih ada orang lain.
Informasi ini bisa dipercaya?
Sudah lama CIA melacak rantai pendanaan Kakha.
Ditemukan adanya rekening di Swiss dan pencucian uang di luar negeri.
Bukan oleh agen rahasia kita, tapi agen rahasia yang lain.
Kakha tidak percaya pada Badan Intelijen kita.
Dia memerintahkan agen rahasia secara diam-diam mengelola dana.
Siapa orang itu?
Entah.
Sejak kapan itu?
Menurutku...
Sudah dimulai sejak zaman revolusi itu.
Bersulang demi kamerad revolusi!
Bersulang!
Harusnya orangnya ada di antara kita karena Kakha hanya percaya pada orang lama.
Saat itu sepertinya bukan sebuah hal besar.
Palingan cuma sekedar mengecek kita secara diam-diam atau...
melakukan pekerjaan yang dia sungkan untuk menyuruh kita mengerjakannya.
Kemudian kekuasaannya semakin bertambah.
Musuh politiknya secara bertahap meningkat dan uang pun semakin menumpuk.
Tidak ada yang mau dilepaskannya tapi tidak ada juga yang bisa dia percayainya.
Selamat, Kakha!
Dunia mengira kita adalah orang nomor dua.
Tapi bukan.
Orang nomor dua yang sebenarnya adalah orang lain.
Bukan aku, tapi yang bersembunyi di belakang sosok Kakha.
Yang menjaga asap dapur tetap mengepul adalah orang lain.
Kau dan aku tidak lebih dari sekedar karyawan lama saja, Gyoo Pyeong.
Kim Bujang...
Menurutmu orang-orang Amerika itu
sampai kapan akan membiarkan Presiden Park?
Menurutku satu tahun. Dalam waktu satu tahun ini.
Kakha juga sedang mempersiapkan diri.
Beliau berencana mengundurkan diri secara perlahan-lahan.
Dan aku akan tetap berada di sisinya untuk membantunya.
Kau percaya omong-kosong tersebut?
Wah, coba lihat!
Ini tidak ada bedanya dengan kuil Yunani.
Tapi iya juga sih.
Di sini Lincoln tidak ada bedanya dengan dewa.
Tapi dia tewas ditembak.
Gyoo Pyeong...
Kenapa kita berevolusi?
Kenapa mempertaruhkan nyawa demi revolusi?
-= 20 September, Gungjeong-dong, An-ga =-
Judulnya pengkhianat revolusi?
Maksudnya aku mengkhianati revolusi?
"Ditengah-tengah apa yang dikenal dengan medan perang revolusi,
President Park memimpin kita layakya panji pasukan.
Tapi perang telah berakhir.
Tapi ia masih tetap berdiri di medan perang itu seorang diri.
Bagaikan panji yang telah hancur dan dipenuhi oleh tetesan darah.
Dia yang diombang-ambing oleh sapuan angin kencang...
Sebenarnya telah dikalahkan oleh perang."
Antek sialan!
Demi bisa menghancurkanku, dia mengambil langkah bodoh.
Kalau begitu setidaknya kita harus memberi mereka sedikit kesempatan.
Orang-orang yang tidak sabar melihat kematianku.
Apa kata si bajingan Park Bujang itu?
Dia mau melihatku mati?
Tidak.
Dia sudah sadar dan tengah membuat pengakuan yang sebenarnya.
Maafkanlah dia demi aku.
Bangsat itu, aku menyuruhnya istirahat sejenak sambil menunggu, dia malah berbuat seperti ini.
Sama sekali tidak percaya padaku.
Kakha...
Entah...
Anda pernah mendengar nama "Iago"?
Apa itu?
Sudah lama kita tidak minum Maksa. [Maksa - makgeolli dicampur cider/Chilsung cider yg biasanya digunakan]
Dalam minum ini...
Perbandingan antara makgeolli dan cider sangatlah penting.
Ayo!
Tidak seenak dulu lagi.
Saat aku menjabat sebagai Kepala Divisi kelima,
kau masih menjabat sebagai Ketua Tim Unit-36.
Benar.
Waktu itu kita pernah minum Maksa.
Nikmatnya luar biasa.
Saat itu...
Sungguh menyenangkan.
Saat itu sungguh menyenangkan.
-= September 21, Cheongwadae =-
Bongkar semuanya!
Sobek semuanya!
Bongkar dan periksa rak bukunya juga!
Entah itu helai rambut bule sialan juga harus kau temukan!
Bongkar dan periksa bagian bawah sofa!
Cari yang teliti! Teliti!
TKP pelanggaran kedaulatan.
Sudah lihat?
Apa?
Bule Amerika sialan itu memasang alat penyadap di kantor Kakha.
Sebagai seorang direktur Badan Intelijen kau malah tidak tahu?
Sungguh menyedihkan.
Ini adalah aib nasional!
Orang-orang dari mana ini?
Sudah bisa dipastikan kalau itu CIA. Kantor juga sedang digeledah.
Suruh mereka mundur! Pakai orang kita sendiri.
Sudah sampai begitu kalian masih tidak tahu. Atas dasar apa kalian bisa dipercaya?
- Kakha sudah tiba. - Segera--
Bajingan sialan!
Ini adalah sebuah penghinaan besar bagi Korea Selatan.
Beraninya memasang alat penyadap pada meja presiden?
Apa saja kerja Direktur Badan Intelijen?
- Setelah diselidiki akan segera diproses. - Kakha...
Segera mengutus orang untuk menyampaikan protes keras.
Hal ini harus segera dilaporkan kepada PBB.
Bukankah begitu, Biseo Siljang-nim?
-= Sekretaris Presiden, Kim Gye Hoon =- Bukankah begitu, Biseo Siljang-nim?
-= Sekretaris Presiden, Kim Gye Hoon =-
Panggil Duta Besar Amerika untuk Korea Selatan ke sini! -= Sekretaris Presiden, Kim Gye Hoon =-
Panggil Duta Besar Amerika untuk Korea Selatan ke sini!
Segera suruh dia berlutut di depan bendera Taegeuk ini!
Ini adalah masalah harga diri Republik Korea Selatan!
CIA adalah semacam agen rahasia murahan atau apa?
Kenapa mereka bisa sampai menyadap pemimpin negara sekutu?
-= Ambasador Amerika untuk Korea Selatan, Robert =-
Aku bersumpah demi Tuhan aku tidak tahu-menahu. -= Ambasador Amerika untuk Korea Selatan, Robert =-
Aku bersumpah demi Tuhan aku tidak tahu-menahu.
Kau tahu, Yang Mulia tidak akan membiarkan hal ini membesar.
Dia akan mengutuk keras Amerika.
Dan akan melaporkannya kepada PBB.
Kau juga tahu jika Amerika tidak akan tinggal diam saja, 'kan?
Mungkin kami akan melaporkan kepada PBB mengenai rekening rahasia Presiden Park yang ada di Swiss.
Sialan...
Robert...
Seperti yang kau tahu,
situasi di Korea itu sangat unik.
Masalah hak asasi manusia semakin membaik.
Korea bersedia untuk berubah.
Tapi jika kalian mendorong seorang anak remaja yang bermasalah terlalu kuat,
mereka akan jatuh dan keluar jalur.
Presiden Park sudah berkuasa selama 18 tahun.
18 tahun!
Di umur 18, sekalipun seorang bocah lelaki akan berubah menjadi seorang pria.
Bereskan masalahmu, Kim dan kembalikan semuanya ke yang semestinya.
Akan ada perubahan.
Aku akan memastikannya.
Oh ya, Bujang-nim...
Orang-orang yang dipanggil Gwak Siljang-nim ke Cheognwadae, identitasnya sudah diketahui.
-= Sekretaris Direktur Badan Intelijen Pusat, Kang Chang Soo =- Orang-orang yang dipanggil Gwak Siljang-nim ke Cheognwadae, identitasnya sudah diketahui.
-= Sekretaris Direktur Badan Intelijen Pusat, Kang Chang Soo =-
Anehnya ada profesor yang mengajar di universitas.
Profesor?
Iya.
Lulusan Amerika.
Sekarang lagi memberi pelatihan di Departemen Keamanan tim penyadapan.
Cek orang ini!
Baik.
Sepertinya Gwak Siljang menggunakan tank dengan alasan melindungi presiden.
Sudah pernah kubilang jangan pakai cara ini, 'kan?
Bajingan Gwak Siljang.
Fengshui Cheongwadae tidak bagus ya?
Kenapa kepala keamanannya seperti itu?
Tank itu mau dipakai buat apa?
Dengan cara itu bisa meningkatkan otoritas Kakha?
Berapa banyak lansia di Panti Jompo Hyoja-dong yang terkena serangan jantung?
Dikiranya Kim Il Sung melancarkan serangan.
Gwak Siljang menyuruh para anggota dewan berlutut di dalam elevator Gedung Parlemen.
Kim Bujang-nim, tolong pikirkan apa jalan keluarnya.
Kakha beliau...
Belakangan ini terlalu menyukai Gwak Siljang. Atmosfirnya tidak bagus.
Memang pantas disukai. Dia sampai sebegitunya.
-= Ketua Paspampres =-
-= Hadiah dari Gwak Sang Cheon =- -= Ketua Paspampres =-
-= 1979.09.20 =- -= Hadiah dari Gwak Sang Cheon =- -= Ketua Paspampres =-
-= Komandan Keamanan, Jeon Doo Hyeok =-
Terima kasih.
Sungguh terima kasih.
Oh ya, Jeon Janggun... [Janggun - Jenderal]
Kau pernah punya masalah dengan Kim Bujang?
Maksud Anda...
Waktu aku merekomendasikanmu sebagai komandan keamaan untuk Kakha,
Kim Bujang menolak keras.
Oh, begitu?
Direktur Badan Intelijen datang.
Apa? Kim Bujang?
Bilang aku tidak berada di tempat.
Aigoo, Kim Bujang-nim.
Kebetulan ada yang ingin kubicarakan denganmu.
Silakan duduk!
Kabarnya kemarin Gwak Siljang-nim...
bertindak sebagai kapten pasukan di Gedung Parlemen?
Para preman dari partai oposisi mengancam akan melakukan aksi mogok makan.
Aku ke sana untuk mengundang mereka makan-makan.
Bagaimana mau kerja kalau tidak makan?
Hal seperti ini seharusnya dikerjakan olehmu, Kim Bujang.
KCIA sudah tidak mengerjakan hal seperti itu lagi.
Lalu apa kerja KCIA sekarang?
Sampai disadap CIA pun kalian tidak tahu.
Kuperingatkan kau, manusia punya prinsip masing-masing.
Negara punya peraturan masing-masing.
Ini adalah Cheongwadae.
Di mana prinsip dan martabat nasional merupakan hal yang terpenting.
Jika kau berani menyentuh tank sekali lagi...
aku akan merobohkan rumah jaga dengan menggunakan tank itu.
Jangan berlarian ke sana ke mari seperti perempuan gila!
Tugasmu hanya melindungi Kakha.
Mengerti?
Gwak Jungnyeong. [Jungnyeong - Letnan Kolonel]
Hei, Kim Bujang!
Kakha adalah negara.
Membela negara adalah tugasku.
Sepertinya Kim Bujang yang tidak jelas dengan tugasnya sendiri.
Bukankah sudah tertulis dengan jelas di depan gerbang pintu kalian?
Melompat dalam kegelapan namun merindukan cahaya terang dan seterusnya dan seterusnya.
Anggap saja diri sendiri itu jamur, lumut atau sejenisnya.
Cukup jalankan tugas kalian dengan diam-diam dalam kegelapan dan kelembaban.
Bajingan kau! Punya hak apa kau berlagak lagu di sini?
Kau tidak pantas!
Di sini bukan tempat di mana kau berada, bajingan!
Adegan ini harusnya ditonton langsung oleh Kakha beserta para tamu terhormat.
Kenapa begitu murka?
Mati sekarang juga tidak akan tahu alasannya kenapa.
Bersama denganku.
Bedebah kau!
Bajingan kau! Hari ini juga kau akan kukubur di kebun belakang Cheongwadae.
Bajingan!
Anjing kau!
- Bujang-nim! - Siljang-nim!
Menatap mukaku saja kau tidak pantas, bajingan!
Siapa yang kau bentak?
Bajingan!
Seret bangsat itu ke pengadilan militer!
Beraninya kau menodongkan pistol pada Ketua Paspampres?
Sebaiknya Anda balik saja.
Bujang-nim!
Ini adalah kudeta! Kudeta!
Main senjata api di mana kau?
Masih punya muka ngaku-ngaku seonbae?
Ayo, kalau berani kita ke Namsan.
Cicipi rasa iga babi goreng, berani?
-= 22 September, Seoul, Myeong-dong =-
=Wartawan New York Times tinggal di Hotel Crowne Plaza.=
=Pantau dengan cermat jika dia ada mewawancarai Kim Yeong Sam.=
-= Pengkhianat Revolusi =- -= Park Yong Gak =-
Kakha, Kim Yeong Sam Jongjae telah diwawancarai oleh New York Times. [Jongjae - direktur jenderal, presiden, CEO]
Apa katanya?
Meminta Amerika untuk secara langsung dan terbuka memberikan tekanan.
Untuk menekan Anda, Kakha.
Apa?
Sepertinya akan diterbitkan besok di halaman utama New York Times.
Kau tahu hal ini?
Iya.
Bagaimana bagusnya?
Kakha, ini jelas-jelas adalah perbuatan anti-etnis.
Status anggota dewan Kim Yeong Sam Jongjae harus dicabut sesegera mungkin.
Hanya karena menerima wawancara,
statusnya sebagai presiden dari partai oposisi mau dicabut?
Amerika tidak akan tinggal diam.
Hei Kim Bujang, kau itu direktur Badan Intelijen Korea atau direktur Badan Intelijen Amerika?
Kalau kau begitu memuja Amerika, pindah saja ke CIA.
Kakha...
Jika Presiden Kim Yeong Sam dihapus,
rakyat juga tidak akan setuju.
Komandan Keamanan ada permintaan darurat untuk bertemu dengan Kakha.
Suruh dia masuk!
-= Memoir mantan Direktur Badan Intelijen Pusat Korea Selatan =-
Sudah gila ya aku?
Buat apa aku menggali liang kubur sendiri?
Makanya barang seperti itu harusnya dibakar atau dimusnahkan saja.
Buat apa dipermainkan?
Sudah lama kusingkirkan!
Yang punya naskah tersebut...
Hanya FBI, Kim Bujang-nim...
Mungkinkah Kim Bujang bermaksud memberiku pelajaran?
Buat apa Kim Bujang melakukan hal ini?
Jadi, mereka itu adalah orang-orang rahasia.
Kenapa kau pertaruhkan semuanya dalam satu kali?
Di dalamnya mana ada rahasia?
Mana ada rahasia?
Aku juga orang jahat.
Mereka juga orang jahat. Semuanya adalah orang jahat.
Mana ada rahasia.
Sekalipun kau membacanya selama 100 hari. Setelah membacanya kau cuma punya satu perasaan...
Semuanya mati bersama-sama.
Mana ada rahasia?
Di dunia ini tidak ada rahasia.
Kapan kehidupan di tanah asing ini akan berakhir?
Kapan dunia bajingan-bajingan tersebut akan berakhir?
Akankah dunia berubah?
Cuma ganti nama saja.
Yang kumaksud ya itu ganti nama.
Jika...
Presiden Park mengundurkan diri sekarang, menurutmu Amerika akan mendukung siapa?
Aku tidak akan percaya lagi pada tentara.
Setidaknya hubunganku dengan Gyoo Pyeong lumayan baik.
Dan si Ketua Paspampres itu adalah orang gila.
Setidaknya Kim Bujang-nim orangnya masih bisa diajak bicara.
Harusnya Gyoo Pyeong sanggup menanggungnya. Bagaimana menurutmu?
Apa?
Bola matamu berputar-putar lagi. Apa yang kau rencanakan?
Menurutmu aku tidak akan mampu?
Gyoo Pyeong tidak akan lama lagi.
Sudah saatnya dia sadar.
Kakha tidak akan membiarkan orang nomor dua memiliki akhir yang baik.
Karena matahari cuma boleh ada satu.
Kim Seong Jo...
Menentang Konstitusi Republik ketiga, benar?
Iya.
Kakha...
Sudah ada sejumlah anggota dewan yang berdiri di pihak anggota dewan Kim.
Menurutmu bagusnya seperti apa?
Saya akan bertindak sesuai dengan perintah Kakha.
Di sisimu...
Bukankah ada aku?
Lakukan yang terbaik menurutmu.
Konstitusi Republik ketiga kali ini telah menyusahkanmu.
Kakha...
Terima kasih.
Istirahatlah untuk sementara waktu, Park Bujang.
Opini publik tidak begitu baik.
Partai oposisi sudah pasti. Partai incumbent juga tidak jauh berbeda
Sudah seharusnya kau tidak gegabah.
Kakha...
Itu karena Anggota Dewan Kim...
Kenapa?
Kenapa mengubahmu menjadi orang jahat?
Kau memukul orang sampai seperti itu dan berharap kau akan aman?
Kakha...
Saya telah melakukan yang terbaik untuk Kakha.
Park Bujang, kau beli tanah?
Maaf?
Negara sebesar telapak tangan membeli tanah di mana-mana?
Tinggalkan pundi-pundimu sebelum kau selesai kerja.
Sebelum menerima perintah untuk balik bekerja, kau diam saja di rumah.
Kakha!
Saya Park Yong Gak...
Setidaknya dalam masalah uang tidak bersalah sama sekali.
Saya berani mempertaruhkan reputasiku.
Tidak ada keinginan yang egois, Kakha.
Keluarkan semuanya!
Jangan gara-gara mempertahankan itu kau kehilangan nyawa.
Kakha! Kakha!
Kakha!
Kakha! Kakha!
-= 26 September, Namsan - Badan Intelijen Pusat =-
Bujang-nim...
Profesor universitas memberi pelatihan pada tim penyadap Departemen Keamanan itu,
sebelum itu orangnya berada di Washington.
Dia pernah menyadap Park Bujang-nim di Washington.
Orangnya sekarang berada di ruang bawah tanah.
Resuménya sangat mengesankan, Im Gyosu-nim. [Gyosu - Profesor]
Anda terlalu berlebihan. Aku hanyalah pion kecil.
Kabarnya di Washington...
Kau pernah menyadap mantan Direktur Badan Intelijen, Park Yong Gak?
Di sini adalah Badan Intelijen Pusat.
Ayo!
Ceritakan semua yang kau ketahui.
Sepertinya kau tahu sedikit banyak berita yang menarik.
Di situ aku juga pernah bertemu orang-orang dari Badan Intelijen Pusat.
Kartu namanya adalah perusahaan dagang.
Namanya James Yoo.
Aku merasa dia mencurigakan jadi aku mengeceknya.
Ternyata dia sering keluar masuk kedutaan.
Orang Badan Intelijen Pusat yang bernama James Yoo itu...
memintamu untuk menyadap Park Bujang?
I--Iya.
Setelah aku kembali ke tanah air, aku dihubungi.
Karena itulah aku ke Departemen Keamanan.
Kali ini aku diminta untuk menyadapmu, Kim Bujang-nim.
Aku?
Aku?
Sudah diketahui siapa orang yang merekrut Profesor Im di Amerika.
James Yoo. Nama Koreanya Yoo Dong Hoon.
Saat ini berada di Kedutaan Besar di Paris.
Badan Intelijen merekrut anggota,
tanpa adanya instruksi dariku.
Menurutmu siapa yang sanggup berbuat seperti ini?
Waktu Yoo Dong Hoon masih menjadi bagian dari Angkatan Udara,
dia pernah menjadi Ajudan Gwak Siljang.
Orang yang merekomendasikan Yoo Dong Hoon masuk ke Badan Intelijen Pusat adalah Ketua Paspampres Gwak.
Kirim Ham Dae Yong yang ada di Washington ke Paris!
-= 29 September - Paris, Perancis =-
Jadi di hotel?
Untuk saat ini cara yang paling bagus adalah membawanya kembali ke Korea.
-= Dubes Korea Selatan untuk Perancis - Yoon Tae Ho =-
Di sini sangat susah bagiku. -= Dubes Korea Selatan untuk Perancis - Yoon Tae Ho =-
-= Dubes Korea Selatan untuk Perancis - Yoon Tae Ho =-
-= Agen rahasia Badan Intelijen Pusat - Yoo Dong Hoon =-
Aku mau dilengserkan?
Kabarnya mereka sedang melakukan pendekatan yang intensif dengan pihak Amerika.
Park Bujang bajingan!
Sudah bosan hidup dia?
Kakha...
Bagaimana kalau Park Bujang dilenyapkan saja?
Kakha, ada hal yang ingin kulaporkan padamu.
-= 1 Oktober, Paris - Duta Besar Korea Selatan =-
=Siljang-nim.=
=Duta Besar Yoon telah meminta Park Bujang untuk ke Paris.=
=Suruh Duta Besar Yoon bertindak sesuai rencana.=
-= 2 Oktober - Acara makan malam kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS ke Korea =-
Mr. Johnson apa kabar?
- Robert, kau terlihat segar. - Anda terlalu sungkan.
Ini adalah Deborah Shim.
Deborah, ini Duta Besar Robert....
Ini adalah sebuah kebanggan. Senang sekali akhirnya bisa bertemu Anda, Mr. Ambasador.
Mr. Johnson!
Terima kasih telah mengunjungi Korea.
Saya Park, saya adalah Ketua Paspampres.
Presiden Park sangat senang Anda ada di sini.
Bujang-nim, Anda sudah tiba.
Jeon Janggun, ngapain?
Sini! Beri salam!
Ternyata bukan isapan jempol. Kedutaan Amerika adalah sebuah tempat yang sibuk.
Coba lihat suasana yang ada di sini.
Bukankah begitu?
Menurut teman-teman Park Bujang di HongKong yang percaya Feng-shui,
Cheongwadae adalah tempat yang memiliki feng-shui paling ganas di negara ini.
Katanya tuan rumah di sana tidak akan memiliki akhir yang baik.
Alih-alih...
Sepertinya bukan merupakan hal yang buruk jika tuan rumahnya diseret turun.
Kata Park Bujang dia tidak sanggup menunggu lebih lama lagi.
Apa maksudmu?
Park Bujang mau melakukan satu hal.
Sudah saatnya juga tuan rumahnya diganti.
Sudah gila ya?
Anda juga tahu.
Semua orang juga tahu hanyalah masalah waktu.
Semua orang yang berada di ruangan ini pasti sudah pernah memikirkan hal ini.
Tinggal menunggu siapa yang terlebih dahulu menghunus pedang.
Siapa yang pertama menapakkan kaki ke jembatan Sungai Han.
Siapa yang terlebih dahulu mengibarkan panji.
Terlena sekali kau dalam mimpi indahmu.
Bagi Park Bujang mungkin ini adalah mimpi. Tapi tidak demikian bagi Kim Bujang.
Masa aku sanggup mendorongmu ke dalam bara api sendirian?
S
Su
Sub
Subt
Subti
Subtit
Subtitl
Subtitle
Subtitle
Subtitle o
Subtitle ol
Subtitle ole
Subtitle oleh
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~ D
Subtitle oleh: ~ Da
Subtitle oleh: ~ Dam
Subtitle oleh: ~ Damn
Subtitle oleh: ~ Damn!
Subtitle oleh: ~ Damn!S
Subtitle oleh: ~ Damn!Su
Subtitle oleh: ~ Damn!Sup
Subtitle oleh: ~ Damn!Supe
Subtitle oleh: ~ Damn!Super
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperS
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSu
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub I
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub In
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Ind
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indo
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indon
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indone
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indones
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesi
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~
Diterjemahkan oleh: ~ totoro ~
Duta Besar mengundang Park Bujang-nim untuk datang ke Paris.
Duta Besar Yoon?
=Iya.=
Bersamaan dia juga mengundang mantan Perdana Menteri Hwang In Cheol yang di Jepang.
Perdana Menteri Hwang juga ke sana?
=Iya.=
=Duta Besar Yoon dan Yoo Dong Hoon...=
=...bekerja sesuai dengan instruksi Gwak Siljang.=
Yoo Dong Hoon...
Beserta Duta Besar Yoon sedang merencanakan apa...
Harus kau monitor dengan seksama.
=Mengerti.=
-= Oktober 4, Paris, Place Vendôme =-
Hei, Park Bujang!
Sudah berapa lama tidak berjumpa?
Kau terlihat letih. Hari ini kita ngobrol-ngobrol saja di sini.
Dia sengaja terbang dari Tokyo khusus demi kau.
Melalui penyelesaian paling tepat oleh Hwang In Cheol, ini adalah cara yang tercepat.
Kalau begitu aku...
Aku harus berlutut di depan Hwang In Cheol dan memohon belas kasihan?
Kakha dan Hwang Chongri sudah bilang.
Mereka menyerah.
Mereka tidak berniat untuk bertarung lagi melawan Park Bujang.
Cukup bawa dia saja.
Katanya kau cukup menyerahkan uang yang kau ambil sebelum ke Amerika
mungkin semuanya akan menjadi tenang lagi.
Uang apa?
Uang apa yang kuambil?
Sungguh dia bilang begitu?
Bicarakan dengan baik-baik.
Lagipula, Presiden sangat mendengar apa kata Perdana Menteri.
Kau juga tahu itu.
Kim Bujang bisa dipecat itu bukan isapan jempol?
Betul.
Berkat kau, nyawaku berada di ujung tanduk.
Katanya kau tidak diizinkan ikut rapat pagi di Cheongwadae.
Semua ini karena ditekan oleh Ketua Paspampres Gwak.
Orang yang mengelola rekening di Swiss Kakha tak lain adalah Iago.
Badan Intelijen ini di luar kau dan aku...
Di atas kita masih ada orang lain.
Informasi ini bisa dipercaya?
Sudah lama CIA melacak rantai pendanaan Kakha.
Ditemukan adanya rekening di Swiss dan pencucian uang di luar negeri.
Bukan oleh agen rahasia kita, tapi agen rahasia yang lain.
=Bujang-nim...=
=Yoo Dong Hoon memperoleh senjata api dari orang Israel.=
=Seperti tebakan Anda, Bujang-nim.=
=Sepertinya Ketua Paspampres Gwak berniat menyingkirkan Direktur Park.=
=Apa yang harus kulakukan?=
=Bujang-nim?=
Kakha...
Orang yang bekerja di malam hari,
tinggal kau dan aku.
Kebetulan.
Ayo minum segelas.
Kim Bujang...
Ya, Kakha?
Menurutmu berapa lama aku sanggup bertahan?
Bukankah begitu?
Aku tidak mungkin hidup sampai ribuan tahun.
Setelah aku, siapa yang paling cocok?
Coba kau.
Kenapa? Tidak bersedia?
Aku...
Akan selalu berada di sisimu.
Apa rencanamu terhadap Park Bujang?
Kakha...
Anda...
Berhadap aku melakukan apa?
Bukankah di sampingmu ada aku?
Lakukan saja apa yang kau rasa paling tepat.
-= Pengkhianat revolusi =- -= Park Yong Gak =-
=Bujang-nim...=
=Aku berhasil menemukan tiga orang Aljazair.=
Park Bujang bagaimana?
=Di hotel.=
=Deborah Shim juga akan segera tiba.=
=Tinggal tunggu keputusan darimu.=
-= Oktober 7, Paris - Bandara Charles de Gaulle =-
Park Bujang mana?
Lagi di kasino.
Park Bujang-nim sekarang sudah bisa bersenang-senang.
Kim Bujang memilih berpihak pada teman sendiri.
Kediktatoran selama 18 tahun...
Akan segera berakhir?
Aku disuruh memancing Park Bujang keluar?
Ini sama sekali berbeda dengan kesepakatan.
Aku disuruh bertemu dengan Park Bujang dan memberitahunya bahwa keinginannya akan dituruti.
Aku disuruh datang ke Paris tapi ujung-ujungnya malah seperti ini?
Kim Bujang benar-benar tidak bisa dipercaya.
Jaga lisanmu!
Kalau begitu,
sudah seharusnya aku diberitahu dari awal keputusan ini.
Apa maksudnya ini?
Begini cara kalian dalam bekerja?
Kalau begitu Anda tetap akan datang ke Paris?
Aku sungguh tidak mengerti kenapa aku jadi ikut campur dalam masalah ini.
Anda boleh balik ke Washington sekarang juga.
Dan Anda tidak akan pernah bisa menginjakkan kaki ke Seoul.
Kau sedang mengancamku sekarang?
Anda putuskan sendiri.
Pilih satu dari dua.
Hanya boleh memilih satu.
Bajingan!
-= Pertunjukan khusus dalam rangka memperingati 17 tahun Kelompok Tarian Anak-anak =- -= Tempat: Teater Seni Seoul =-
Yoon Daesa akan membawa Park Bujang ke kamar nomor 407. [Daesa - Duta Besar]
Kenapa cuma kau sendiri, Hwang Chongli mana? [Chongli - setara dengan perdana menteri]
Angin kencang, pesawatnya terlambat.
Sudah janji begitu turun dari pesawat dia akan langsung ke sini.
Ke sini?
Iya, kamar 407 di sini.
Aku coba cek lagi ke resepsionis.
Lihat Hwang Chongli sudah check-in belum.
Sudah kubilang, jangan pertaruhkan semuanya sekaligus, 'kan?
Wah Deborah? Kenapa bisa di sini?
Hokiku lagi bagus.
Perasaanku sepertinya hari ini aku akan melakukan kesalahan.
Tapi kenapa kau bisa ada di Perancis?
Aku ke sini bersama Johnson.
Cukup bawa Park Bujang ke kamar 407.
Kim Bujang memintamu untuk menunggu.
Kim Bujang?
Itu 'kan sudah berita lama?
Maksudmu?
Anggota parlemen yang berangkat ke AS hanya bertemu dengan Kim Bujang.
Yoon Daesu bajingan ini...
Kenapa?
Kim Bujang setuju?
Restoran di depan...
Johnson dan beberapa anggota DPR lagi kumpul di sana.
Ke sana dan temui mereka.
Kita juga harus membuka jalan bagi masa depan kita.
Sekalian mencuci bersih citramu.
Anggota parlemen Amerika sangat membencimu.
Anggota parlemen Korea juga sangat membenciku.
Permisi.
Tapi...
Tahu dari mana kau kalau aku ada di sini?
Dikasih tahu oleh Kim Bujang.
Terus Kim Bujang tahu dari mana?
Entah.
Bukan jalan kaki ke sana?
Aku pakai sepatu hak tinggi.
Ayo!
Omo, topiku!
Kenapa?
Kenapa mendadak ada angin kencang?
Hidungku!
Dia menggigit hidungku.
Hilang di mana?
-= Oktober 8 , Cheongwadae =-
Bagaimana menurutmu, Kim Bujang?
Tarik kembali keputusan pemindahan Presiden Kim Yeong Sam.
Dan selesaikan dengan partai oposisi melalui dialog.
Hei, Kim Bujang!
Mereka berteriak "Kalahkan rezim reformis" dan membakar kantor polisi.
Ini tidak ada bedanya dengan mendeklarasikan perang terhadap Kakha.
Kakha...
Gerombolan bajingan ini bukan lagi rakyat tapi sudah penjahat.
Harap deklarasikan darurat militer di Busan.
Jika darurat militer dideklarasikan,
bisa jadi akan melebar dari Busan ke Yangsan kemudian ke Masan.
Kakha...
Kerahkan saja tank, pasti beres.
Chammo Chongjang, bagaimana menurutmu? [Chammo Chongjang - Kepala Staf]
-= Kepala Staf Angkatan Darat, Jeong Seung Ho =-
Harus bagaimana?
Kakha...
Kirim brigade udara Unit-1 ke Busan.
Penekanan bisa dirampungkan dengan cepat.
Kakha, tidak boleh deklarasi darurat militer.
Hancurkan mereka dengan menggunakan pasukan udara, Kakha.
Deklarasikan darurat militer!
Kabarnya Park Bujang...
...menghilang?
Sepertinya dia tidak akan pernah ditemukan lagi.
Aku akan bertemu dengan Kim Yeong Sam.
Deklarasi darurat militer tolong dipertimbangkan kembali.
Jika tidak bisa ditemukan lagi, bagaimana dengan uang yang dibawa kabur itu?
Bajingan itu masih ada atau tidak, tidak ada hubungannya denganku.
Dia itu cuma seorang pengkhianat.
Sudah lama mati.
Bawa ke sini uang yang dibawa kabur oleh bajingan itu!
Sudah kuselidiki, Park Bujang dia...
Di luar yang dibawa olehnya secara pribadi...
Kakha...
Ke depannya mungkin akan timbul sedikit masalah.
Amerika tidak akan diam begitu saja.
Aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk meredakannya.
Kakha perlu untuk kooperatif.
Kooperatif?
Kim Bujang...
Kau sedang mengancamku?
Kalau mau mengancamku setidaknya kau harus punya sesuatu yang bisa membuatku terguncang.
Kim Bujang, ada apa denganmu belakangan ini?
Tolong...
Berikan padaku barang yang kuminta darimu.
Gyeongwi Siljang di mana?
Ya, Kakha.
Paris sedang dalam kekacauan sekarang.
Menurut intel dari CIA...
Ambasador Korea untuk Perancis mungkin terlibat dalam semua ini.
Jadi apa yang terjadi sebenarnya?
Sebenarnya kami sedang menyelidikinya.
Aku bisa menjamin KCIA tidak terlibat dalam hal ini.
Begitu?
Begitu caramu memainkan ini? Karena kalau benar begitu aku tidak akan bisa mendukungmu lagi.
Washington sangat murka atas kejadian ini.
Kau menculik dan membunuh orang bagaikan preman mafia?
Kau adalah preman yang sebenarnya?
Sekali lagi...
KCIA sama sekali tidak terlibat.
Jika kau tetap ngotot seperti itu, silakan.
Kau membuatku tidak punya pilihan lain selain menarik pasukan Amerika dari Korea Selatan.
Apa yang akan kau lakukan pada saat itu?
Lantas?
Apa yang kau inginkan dariku?
Persiapkan langkah berikutnya!
Sebelum kami harus turun tangan.
Park sudah tamat.
Bujang-nim...
Hari ini di Gungjeong-dong ada aktivitas besar.
Ke Gungjeong-dong!
Kakha hanya memanggil Gwak Siljang.
Tidak memanggilku?
Tidak.
Kakha...
Bagian elektronik sana memohon untuk bisa mempopulerkan televisi berwarna.
Kalau begitu rakyat akan bisa melihatku dalam warna.
Aku suka hitam putih.
Kakha cocok sekali hitam putih.
Busan sana...
Bagaimana perkembangan tim investigasi gabungan?
Sudah diatur. Partai-partai utara dan oposisi secara otomatis akan menjadi orang dibalik demonstrasi.
Nanti mereka akan diringkus semua bagaikan karung kentang.
Ada apa sebenarnya dengan Kim Bujang?
Saat kubilang mau mengirim brigade udara, Anda lihat bagaimana dia memelototiku?
Sekarang ini adalah saat yang genting.
Itu orang benar-benar... Kenapa bisa begitu menakutkan?
Kakha...
Kim Bujang...
Sudah tamat.
Kakha...
Preman di Busan semakin mengganas. Mereka sampai membakar stasiun televisi.
Aku keluar telepon sebentar.
Apa?
Mereka bertemu buat apa?
Aku dibilang sudah tamat?
Orang Amerika sialan itu benar bilang begitu?
Apa kata Kim Bujang?
Bajingan itu tidak ada bedanya.
Apa yang bisa dilakukannya dengan mengandalkan Amerika sialan?
Mabuk demokrasi sampai rela bekerja sama dengan Amerika.
Kalau begitu biar dia belajar dari Park Bujang dan diasingkan ke Amerika.
Bajingan yang tega membunuh temannya sendiri.
Mana mungkin aku mengizinkan dia berada di dekatku.
Bajingan berdarah dingin.
Bagaimana cara melenyapkan Kim Bujang?
Bukankah masih ada aku di sampingmu?
Lakukan apa yang menurutmu terbaik.
=Bajingan yang tega membunuh temannya sendiri.=
=Mana mungkin aku mengizinkan dia berada di dekatku.=
=Bajingan berdarah dingin.=
=Bagaimana cara melenyapkan Kim Bujang?=
=Bukankah masih ada aku di sampingmu?=
=Lakukan apa yang menurutmu terbaik.=
Bujang-nim...
Sepertinya Anda harus ke Busan.
Situasinya sangat serius.
-= 24 Oktober, Busan =-
=Dan mereka sudah menduduki stasiun TV.=
=Demonstrasi menyebar dengan cepat dari Busan ke Masan.=
=Mulai dari pelajar hingga warga biasa.=
=Situasinya sangat mirip dengan waktu 4.19.= [4.19 - Gerakan April 11/Revolusi April 11, 1960]
Park sudah tamat.
Persiapkan langkah berikutnya!
Sebelum kami harus turun tangan.
Bagi Park Bujang mungkin ini adalah mimpi. Tapi tidak demikian bagimu.
Kenapa kita berevolusi?
Kenapa mempertaruhkan nyawa demi revolusi?
Sudah ke Busan?
Bagaimana?
Cuma pelajar dan warga.
Sampai stasiun TV pun dibakar.
Itu yang dimaksud warga biasa?
Ini bukan masalah yang bisa diselesaikan dengan cara intimidasi.
Intimidasi?
Biarkan Kim Chongjae kembali ke kongres.
Setelah itu selesaikan masalah dengan kongres.
Maksudmu aku...
...sedang mengintimidasi rakyat?
Kakha...
Dalam berpolitik harus melihat secara keseluruhan.
Busan, Masan bukanlah pulau.
Tidak ada jaminan bahwa itu tidak akan menyebar ke Seoul.
Kau digaji untuk mencegah semua ini terjadi.
Bagaimana cara mencegah gunung berapi?
Semua baru akan bisa berakhir saat gunung tersebut telah habis dilalap api.
Hei!
Seorang Direktur KCIA tidak becus menangani hal ini masih punya muka bicara seperti ini?
Sebelum demonstrasi gerakan komunis ini semakin melebar, langkah-langkah tegas harus segera diambil.
Di mana itu? Kamboja!
Tiga juta nyawa melayang!
Apalah arti sejuta atau dua juta yang kita hancurkan dengan menggunakan tank?
Benar kata Gwak Siljang.
Partai Liberal waktu itu...
Walaupun Choi In Gyoo dan Gwak Yeong Joo dieksekusi karena memberi perintah untuk menembak.
Tapi kali ini...
Aku pribadi yang memberi perintah untuk menembak.
Siapa yang bisa mengeksekusi aku?
Kakha, benar sekali apa yang Anda katakan.
Bukankah begitu, Jeon Janggun? [Janggun - Jenderal]
Iya.
Oke, masalah sudah selesai.
Kalau begitu sudah saatnya kita segera menerjang ke TKP.
Kakha cuma butuh aku yang temani.
Tidak ada tempat lagi.
Peresmian patung perunggu Ahn Jung Geun di Namsan...
...diperkirakan akan batal.
Kenapa?
Patung perunggunya retak.
-= Cheongwadae =-
Ya, Kakha.
=Malam ini jam enam ada aktivitas besar.=
=Kim Bujang kau juga ikut hadir.=
=Oh ya, cepat tangkap beberapa komunis yang berhubungan dengan Busan!=
=Biar dihancurkan dengan tank.=
=Jangan sampai tidak bisa diandalkan!=
Hubungi Kepala Staf Angkatan Darat!
Baik.
-= 26 Oktober 1979, Gungjeong-dong, An-Ga =-
Sedang bergerak menuju Eul-dong.
Selain Kakha, masih ada dua mobil lagi.
Lewat racikan Kim Bujang, minuman ini jadi terasa nikmat.
Iya.
Jadi bartender aku cukup handal.
Kim Bujang ini yang lain-lain aku tidak tahu tapi kalau meracik minuman dia paling jago.
Kim Bujang...
Ya, Kakha.
Kesempatan hari ini...
...sengaja kuatur untukmu.
Ayo minum segelas!
Beberapa hari ini kau telah bekerja keras.
Oh, ayo masuk!
Jangan cemberut terus, apa sih masalahmu?
Ayo!
Oh, Jeong Chongjang maaf.
Karena Kakha mendadak ke...
Kalau begitu lain kali saja.
Tidak, tidak.
Aku segera kembali.
Anda nikmati dulu makanan di bawah.
Jika negara sampai runtuh,
semua orang akan mati.
Sudah mempersiapkan diri?
Kepala Staf Angkatan Darat lagi berada di sini.
Begitu masalah ini selesai,
segera bawa Kepala Staf AD ke Namsan untuk mengendalikan tentara.
Termasuk Kakha juga?
Semua akan berakhirn hari ini.
Terlalu banyak penjaganya hari ini.
Ganti lain kali saja.
Tidak bisa!
Bisa bocor keluar.
Pilih beberapa yang terampil dan persiapkan diri!
Oh, Gwajang-nim, Anda sudah datang? [Gwajang - setara dengan kepala seksi]
Sudah makan?
Makan saja, makan. Aku sudah makan.
Kakha...
Kutuangkan segelas untukmu.
Kakha, Anda masih ingat?
Dini hari saat ada kerusuhan bersenjata, saya melindungi Anda.
Menyeberangi Sungai Han. Saat hampir tiba di tengah-tengah jembatan,
ketemu dengan tim sniper pasukan gendarmerie.
Saya mengikuti Kakha turun dari mobil Jeep.
Selangkah demi selangkah melewati jembatan Sungai Han.
Peluru melayang ke arahku.
Gelap gulita tidak kelihatan apapun.
Suara peluru beterbangan melewai telingaku.
Saat itu Kakha pernah bertanya padaku.
"Kolonel Kim bagaimana?"
"Jalan ke depan yang ditempuh oleh seorang pria, hanya boleh ada suara tawa."
"Jalan yang sudah ditekadkan,
mana mungkin tidak ada badai yang menghalang?"
"Kakha, ayo jalan!"
Kim Bujang, seperti begitu, 'kan?
Saat itu memang sungguh berani.
Tapi belakangan ini sepertinya terlalu penakut.
Jika pada saat itu...
Tidak melewati...
Jembatan itu...
Sekarang tidak akan ada yang berada di sini.
Ayo!
Bersulang, demi Park Bujang yang berada di sini.
Kenapa? Tidak ada yang tahu tata-cara minum?
Setelah habis minum, bersatu dengan iblis.
Bukankah Park Bujang memang dari dulu bersatu dengan kami?
Bukankah begitu, Kakha?
Hei!
Cari mati ya?
Bermain politik sambil membawa serta kutu busuk seperti ini...
Tidak heran negara menjadi seperti ini.
Kim Bujang, kenapa ini?
Ada apa ini?
Kakha!
Cukup sampai di sini saja.
Mundur saja.
Bajingan!
Kakha, mundurlah.
Bajingan!
Hentikan!
Hei, Kim Bujang!
Kau tahu kenapa aku menyuruhmu duduk di situ?
Bajingan yang membunuh temannya sendiri.
Mau sok suci di depan siapa kau?
Tolong...
Kerjakan dengan benar pekerjaanmu dulu!
Kakha.
Kenapa Anda berevolusi?
Kenapa kita mempertaruhkan nyawa demi revolusi?
Demi revolusi...
Sejuta, dua juta...
Mau dibunuh dengan menggunakan tank?
Kumohon, Kakha...
Sadarkan dirimu!
Bangsat satu ini!
Bajingan, jangan terlalu arogan!
Mau apa?
Ada apa ini?
Kau mati juga sana!
Jangan bergerak, bajingan!
Mau apa kau?
Pengawal!
Tolong!
Bawa senjata ke sini! Senjata!
Kang Daeryeong! [Daeryeong - Kolonel]
Kang Daeryeong!
Hei, di mana?
Di sini!
Pistol! Pistol! Pistol!
Pengawal bagaimana?
Sudah diselesaikan.
Bagaimana cara memadamkan lampu di sini?
Pengawal! Penga--
Pengawal!
Aku tidak apa-apa.
Kakha...
Anda dieksekusi atas tuduhan berkhianat.
Bujang-nim!
Bujang-nim!
Sekarang bagaimana?
Semuanya sudah usai.
Aku akan menjemput Ketua Staf Angkatan Darat ke sini.
Kita ke Namsan.
Bereskan dulu!
Semuanya sudah usai.
Semuanya sudah usai.
Apa yang terjadi sebenarnya?
Kakha...
Dieksekusi.
Apa... yang terjadi?
Bagaimana tidak?
Lihat sepatu kulitku?
Sepatuku hilang.
Kim Bujang...
Ke Yookbon saja.
Ke Namsan bisa apa?
Ke Yookbon dulu baru setelah itu deklarasi darurat militer.
Amati dulu gerak-gerik Utara.
Hei, Ke Yookbon.
Bujang-nim, mau ke mana?
Ke Namsan atau ke Yookbon?
Terima kasih telah menggunakan subtitle dari: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~
Damn!SuperSub Indonesia Facebook Fanpage: https://www.facebook.com/DamnSuperSubIndo
Kunjungi blog Damn!SuperSub Indonesia di: ~ http://ngesub.com ~
~ Follow twitter kami di: @DSSIndo dan @ngesub dan nantikan karya kami berikutnya. ~
-= Direktur Kim mengubah tujuannya dan pergi ke markas besar Angkatan Darat. =-
-= Kemudian dia dihukum mati oleh Pengadilan Militer. =-
-= Rincian transaksi rekening bank di Swiss =-
-= 47 hari setelah pembunuhan presiden =-
-= Pasukan militer baru meluncurkan kudeta militer untuk mengambil kendali =- -= 47 hari setelah pembunuhan presiden =-
-= Pasukan militer baru meluncurkan kudeta militer untuk mengambil alih kendali =- -= 47 hari setelah pembunuhan presiden =-
Berdasarkan temuan Markas Investigasi Gabungan,
Kim Jae Gyoo dikarenakan Presiden lebih memilih Ketua Paspampres,
menyebabkan rasa ketidakpercayaan terhadap diri sendiri yang kemudian mengakumulasi rasa kebencian...
Terutama terkait penanganan yang tidak kompeten terhadap kerusuhan di Busan dan Masan.
Desas-desus dirinya bertanggung-jawab dan akan dipecat menimbulan gangguan psikologis.
Memiliki khayalan tinggi untuk menjadi presiden.
Membunuh Presiden beserta Ketua Paspampres...
Tindakan kejam yang dipicu oleh nafsu.
Pembunuhan yang menggunakan alasan perselisihan internal.
Aku ingin menyatakan tujuan revolusiku tanggal 26 Oktober...
Semata-mata adalah untuk memulihkan demokrasi liberal.
Serta menghentikan negara ini dalam mengorbankan lebih banyak lagi warga negaranya.
Aku berevolusi bukan karena ingin menjadi presiden.
Aku seorang prajurit, seorang revolusioner.
Karena itu...
Aku...
Ke depannya...
Aku sendiri...
Membuat pernyataan terakhir ini bukan dikarenakan untuk mengemis supaya nyawaku diampuni.
Karena itu, mohon Hakim Ketua
Ikuti apa yang Anda yakini.
Berikan padaku hukuman yang sepantasnya.
Sampai di sini pernyataanku. Terima kasih.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.