All language subtitles for Ever Night S02 ep37

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

[Malam Abadi S2]

[Episode 37]

Setelah diskusi berakhir, aku akan kembali ke Xi Ling.

Sudah bertemu Ning Que?

Aku tidak suka

bertengkar.

Mengapa kamu mencariku?

Hari ini tiba-tiba

mengingat Chen Jia.

Berpisah di Taoshan.

Chen Jia bertanya

kapan bertemu lagi.

Kukatakan,

Tungu Paviliun You

dipenuhi bunga mekar.

Selalu ingin bertanya,

sebenarnya tidak puas pada Xi Ling

atau pada aturan langit?

Aku sama denganmu

tidak puas pada pemimpin.

Mengenai apa itu Aturan Langit.

Sebenarnya ada keraguan.

Keraguan apa?

Negara Tang tidak harus hancur.

Perang ini terjadi tidak masuk akal.

Pemimpin berpura-pura adil dan melakukan hal buruk.

Ini adalah tindakan melawan aturan langit.

Kamu bisa meragukan pemimpin,

tetapi tidak aturan langit.

Ye Hong Yu.

Masalah terbesarmu,

adalah tekadmu pada aturan langit.

Mempercayai aturan langit adalah prinsip kita.

Semua yang kita miliki

adalah pemberian Guang Ming.

Banyak korban,

dan pertumpahan darah.

Ini juga keinginan Guang Ming?

Negara Tang merusak aturan Guang Ming, itulah akibatnya.

Sudah kukatakan,

Negara Tang tidak perlu hancur, juga tidak akan hancur.

Sungguh tidak tahu sebagai praktisi,

mengapa Ning Que begitu lekat pada dunia ini.

Apakah karena Sang Sang?

Sang Sang,

dia bukan hanya milik Ning Que.

Dia juga nyawa Ning Que.

Tidak peduli di mana Sang Sang,

Ning Que tidak akan lupa.

Jika lupa,

dia akan mati.

Jika Sang Sang

melupakan Ning Que?

Semoga tidak terjadi hal itu.

Awalnya ingin membunuhnya.

Tetapi mengingat hal itu,

merasa cukup kasihan.

Hidup seperti itu,

lebih baik mati.

Ning Que berkata Sang Sang sudah mati.

Tetapi kupikir,

hatinya juga tidak percaya.

Bagus.

Ada harapan.

Itu hal bagus.

Benar.

Sudah.

Melihatmu lebih sehat dari Paviliun You,

aku sudah tenang.

Kedepannya

jaga diri.

Terima kasih telah kemari.

Aku juga akan kembali ke Negara Da He.

Kita begitu jauh,

tidak tahu kapan bisa bertemu lagi.

Semoga,

kamu juga baik.

Dan juga Chen Jia.

Semoga semuanya baik.

[Kota Chao Yang]

Chen Jia.

Long Qing.

Kenapa datang?

Aku kalah.

Ingat tahun itu,

Fu Zi tidak memilihmu naik ke lantai 2?

Memberimu petunjuk, tidak akan menang.

Kamu tidak percaya, aku juga ikut tidak percaya.

Aku tidak memahami Fu Zi di dunia manusia,

terlebih lagi dia yang di langit tinggi.

Jika semua yang dilewati

adalah petunjuk.

Tetapi jalanku sekarang sepertinya semakin jauh.

Kenapa kamu datang?

Chen Jia.

Kamu membenciku?

Aku tidak benci siapapun.

Siapapun.

Aku adalah siapapun.

Kukira diriku

sudah melupakanmu.

Tetapi setiap kali memikirkanmu,

selalu mengingatkanku

kamu adalah orang penting di hatiku.

Seperti bunga dalam hatiku.

Teratai Bekuku

sudah layu.

Kamu masih belum memaafkanku.

Bunga di dunia ini,

pasti akan layu.

Aku sudah tidak peduli.

Kamu

sungguh sudah melepaskannya?

Terima kasih, Long Qing.

Terima kasih Teratai bekumu.

Aku pernah senang

dan sedih karena itu.

Hanya saja.

Saat semuanya hancur,

aku menyadari.

Akhir dari cerita tidak penting.

Yang penting,

kita pernah melepaskan karena ini.

Itu sudah cukup.

[Kota Chao Yang]

♪ Bertemu denganmu ♪

♪ Musim dingin masih terasa ♪

♪ Muncul rasa suka ♪

♪ Langsung sampai akhir ♪

♪ Danau dengan angin musim gugur ♪

♪ Bayangan depan ♪

♪ Kesetaraan dari puisi dan lagu ♪

♪ Mengirimkan isi hati ♪

♪ Danau gelap ♪

♪ Aku datang dari buku ♪

♪ Dinding merah, salju putih ♪

♪ Waktu menyertai ♪

♪ Sebuah perjanjian ♪

♪ Memegang tanganku ♪

♪ Belum berhembus ke arahku ♪

♪ Sampai kamu berjalan ke luar kota ♪

♪ Salju ♪

♪ Hujan ♪

♪ Puisi dalam angin panjang ♪

♪ Perpisahan yang lama ♪

♪ Bagaimana bisa dilupakan? ♪

♪ Memandangmu tanpa suara ♪

♪ Meski semuanya terbalik ♪

♪ Tidak tergoyahkan, aku menunggumu ♪

♪ Secercah angin ♪

Cepatlah pergi.

♪ Turun hujan kecil ♪

♪ Membasahi hari-hari ♪

♪ Sering melihat ♪

♪ Kamu yang jauh di sana ♪

♪ Meski waktu tidak pasti ♪

♪ Tidak tergoyahkan ♪

♪ Aku menunggumu ♪

Salju sudah sedikit.

Aku harus pergi.

Lebih lama lagi tidak baik.

Lebih lama

juga harus pergi.

Cepatlah kembali.

Ibu kota tidak bisa tanpamu.

Tidak berkata sampai jumpa.

Tidak berkata sampai jumpa.

♪ Tidak perlu memastikan ♪

♪ Kegelapan sudah datang ♪

♪ Tidak peduli kalah menang ♪

♪ Tidak takut melihat masa depan ♪

♪ Tidak ada halangan ♪

♪ Bunga persik mekar ♪

Ning Que.

Kutunggu kalian di Negara Da He.

Sepakat.

♪ Kenyataan datang lagi ♪

♪ Cepatlah lihat ♪

♪ Debu merah sudah kalah ♪

♪ Cepatlah lihat ♪

♪ Cakrawala itu pasti di buka ♪

♪ Cepatlah lihat ♪

♪ Ditemani semua benda ♪

♪ Cepatlah lihat ♪

♪ Aku memanggil awan ♪

♪ seperti dalam mimpi ♪

♪ Aku lari ke kumpulan bintang ♪

♪ Seperti memadamkan cahaya ♪

♪ Aku melewati oasis ♪

♪ tanpa ujung ♪

♪ Aku mencium He Chuan ♪

♪ Musim semi pergi dan kembali ♪

♪ Aku memanggil awan ♪

♪ seperti dalam mimpi ♪

Mengantar Shan Shan,

dan diskusi dengan Xi Ling.

Akhirnya sudah berakhir.

Keadaan juga sudah stabil.

Dan kereta kuda hitam

dengan anehnya kembali padaku.

Tidak tahu apa artinya.

Apakah Sang Sang memberitahuku dia ada di dunia manusia?

Dewi

memintaku menyampaikan pesan.

Pesan apa?

Semua kematian

di dunia ini,

adalah pertemuan kembali.

Kamu meminta Jiu Tu menyampaikan pesan pada Ning Que.

Ingin dia mati?

Bukankah kamu selalu

ingin bertemu dengannya?

Tidak.

Aku tidak mau dia mati.

Agar dia menjumpaiku.

Aku tidak mengerti semuanya.

Jadi setiap hari merasakan

keberadaan Sang Sang di sini.

Satu hal lagi yang tidak kumengerti.

Jika kereta sudah kembali,

di mana kuda hitam?

Mengapa tidak kembali dengan kereta ini?

Dia ada di mana?

Dia bersama dengan

Sang Sang?

Air mata.

Tuan muda.

Aku merindukanmu.

Merindukanku tidak?

Sang Sang.

Sebenarnya kamu hidup atau mati?

Jika masih hidup sampai ke ujung duniapun

aku akan mencarimu.

Membawamu pulang.

Jika kamu mati,

aku juga akan mencarimu.

Membawamu pulang.

Ini adalah toko mie di dunia manusia.

Orang ini adalah bos.

Kamu mau makan apa, langsung katakan padanya.

[Toko Mie Xi Ling]

Putuskan saja.

Nona.

Mau pesan apa?

Mau dua mangkuk mie.

Dua mangkuk mie.

Baik, tunggu sebentar.

Mie anda.

Silakan.

Wangi sekali.

Bukan seperti ini.

Begini.

Lihat.

Pegang di sini.

Yang erat.

Benar, angkat.

Coba ambil ini.

Ambil.

Ambil ini.

Emosimu jelek.

Dan bodoh.

Tuan muda tidak suka.

Tidak boleh membahasnya.

Aku juga tidak suka

orang arogan,

merasa hebat.

Jika tidak suka aku, maka tidak suka diri sendiri.

Aku

memang tidak suka diri sendiri.

Hitam dan kurus.

Juga tidak cantik.

Kamu salah.

Mie sangat enak.

Kamu juga suka mie.

Bos.

Iya.

Dua mie sudah habis.

Tambah lagi satu meja.

Satu meja?

Satu meja.

Baik, baik, baik.

Nona ini kuat makan.

Dia memujimu kuat makan.

Anda sudah kembali.

Akhirnya kembali.

3 tahun yang lalu.

Di ibu kota Negara Tang,

saya

sudah melihat cahaya anda di Taoshan.

Jadi,

saya percaya suatu hari

menyambut anda di sini.

Kamu adalah orang yang setia padaku.

Kamu akan selamat.

Bisa berjumpa dengan anda,

adalah harapan besar hidup ini.

Mohon anda izinkan.

Cahaya tidak redup, kebenaran selalu ada.

Siapa yang masuk ke Taoshanku?

Ini adalah daerahku.

Pemimpin Xi Ling Xiong Chu Mo

menyambut Dewi.

Orang ini mengapa seperti anjing.

Kuminta kamu menjadi pemimpin,

tenagamu yang dihancurkan

juga sudah pulih.

Terima kasih Dewi.

Buka pertemuan Guang Ming,

memotong hubungan dengan dunia,

kembali ke langit.

Baik.

Cahaya tidak redup, kebenaran selalu ada.

Sang Sang.

Kamu sudah kembali?

Kamu masih ingat aku?

Tentu saja.

Aku selalu memikirkanmu.

Datang dan peluklah aku.

Aku.

Aku.

Cepat peluk aku.

Aku di sini.

Jika tidak memelukku,

aku akan pergi.

Kamu tidak akan melihatku lagi.

Jangan pergi.

Jangan pergi.

Sang Sang. Sang Sang.

Kembali.

Aku akan memelukmu.

Sang Sang.

Sang Sang.

Sang Sang.

Sang Sang.

Sang Sang.

Saat semua kota tenang,

sungguh indah.

Kakak pertama,

sebenarnya kita tahu

sekarang semua ini

bukan ketenangan sesungguhnya.

Belum sepenuhnya mengambil ibu kota,

Xi Ling dan negara lain tidak akan berhenti.

Sekarang perjanjian ini

hanya kedamaian sementara.

Dalam waktu ini Xi Ling pasti akan bersiap-siap.

Waktu tersisa tidak banyak.

Sekarang ketua sudah kalah.

Dua orang yang paling mengkhawatirkan.

Tu Fu dan Jiu Tu.

Ada Jing Shen Zhen,

mereka belum tentu berani masuk ke kota.

Dan juga benar kata guru.

Semakin lama hidup, semakin takut mati.

Beberapa hal aku tidak mengerti.

Mereka berdua sudah hidup begitu lama.

Seharusnya kepergian mereka berhubungan dengan Dewi.

Dalam semua hal.

Karena Dewi sudah menemukan mereka.

Seharusnya Dewi sudah kembali ke Xi Ling

Dewi.

Sang Sang.

Dia bisa menembus Jing Shen Zhen?

Adik.

Kamu tidak ingin memastikan

dia Sang Sang atau bukan?

Tidak mungkin, Sang Sang sudah mati.

Kamu bisa pergi melihatnya.

Tidak bisa.

Aku harus melindungi Jing Shen Zhen,

melindungi ibu kota.

Sebenarnya kamu melindungi kota,

atau kota ini mengurungmu?

Sungguh disayangkan.

Seumur hidupku akan terkurung di ibu kota.

Kamu hanya seorang tahanan yang marah.

Semua orang tahu pentingnya kamu pada Jing Shen Zhen.

Di kota ini, memang tidak ada lawan.

Jika keluar, kamu tidak akan berguna.

Jika selalu berada di kota ini,

itu adalah cara bodoh.

Apakah kakak pertama ada cara yang baik?

Tenangkan hati.

Terlalu sulit.

Jika tidak bisa.

Maka bergeraklah.

Terlalu beresiko.

Jing Shen Zhen sudah baik.

Aku sudah bisa pergi.

Jika ada bahaya, aku hanya bisa menahan sebentar.

Tidak bisa membiarkanmu terus menua di sini.

Nyawa mereka sekarang dan masa depan

berada di pundakku.

Aku tidak berhak membawa mereka mengambil resiko.

Sekarang kamu menjaga kota

dan rakyatnya.

Tetapi jika kamu tidak keluar,

maka kota ini

dan rakyatnya yang menjagamu.

Mengerti.

Aku hanya berharap,

kamu tidak ditahan, tidak ada penyesalan.

Akhirnya kembali.

Megapa hanya ada kereta.

Mana kuda hitam?

Sudah dibunuh.

Bunuh?

Siapa bunuh?

Aku.

Mengapa?

Kamu bukan Sang Sang.

Lagi pula kamu tidak akan pergi dari Negara Tang.

Kuda hitam itu tidak

akan berguna lagi.

Kembalikan kuda hitamku.

Kembalikan kuda hitamku.

Asalkan kamu datang ke Xi Ling,

maka bisa menemuiku.

Dan juga kuda hitam.

Xi Ling?

Mengapa tidak berani?

Kamu tidak takut Dewi?

Apa itu Dewi?

Dia akan menghukummu.

Mengapa?

Aku

adalah Dewi.

Xi Ling.

Sang Sang

sedang memberiku mimpi?

Pulang.

Ke langit.

Tidak.

Ke Lao Bi Zhai.

Kamu masih belum mengerti?

Kita ini satu tubuh,

tidak terpisahkan.

Aku milik tuan muda.

Sudah kukatakan lupakan dia.

Mengapa tidak melupakannya?

Karena aroma manusiamu.

Aroma menjijikan ini

menghalangiku kembali ke langit.

Harus bersih sepenuhnya.

Mengapa harus kembali ke langit?

Kembali ke Lao Bi Zhai.

Pergi cari tuan muda.

Tuan muda.

Ning Que.

Kita sudah menikah.

Jangan mengatakan hal menjijikan itu.

Tidak suka aku membahasnya,

karena ini adalah kamu yang sebelumnya.

Lao Bi Zhai yang ada di ibu kota.

Rumah kecil di Wei Cheng.

Dalam Minshan

tuan muda menggendong Sang Sang melarikan diri.

Semua ini,

kamu tidak bisa lupa.

Guang Ming akan menyelesaikannya.

Membersihkan semuanya.

Semua ingatan ini tidak bisa dihapus.

Jika begitu merindukannya.

Biarkan dia datang.

Di sini,

dia akan dihancurkan.

Tidak.

Adik.

Bukankah ada yang ingin

kamu katakan pada kakak-kakakmu?

Katakan.

Terima kasih kakak pertama.

Kakak kedua.

Semua kakak-kakak.

Aku memutuskan

pergi ke Xi Ling.

Segera berangkat.

Adik.

Bisakah kuanggap tidak mendengarnya?

Biarkan dia katakan.

Adik berkata begitu

pasti ada alasannya.

Alasan apapun juga tidak boleh.

Sekarang Negara Tang, Akademi dalam bahaya.

Semuanya mengharapkan adik bisa melindunginya.

Jika dia pergi dan diketahui orang Xi Ling.

Bukankah bermimpipun akan dibangunkan?

Adik.

Kakak ke-8mu benar.

Kamu bisa menghajar ketua menjadi tidak berguna.

Tetapi setelah keluar dari ibu kota

kamu adalah orang cacat.

Benar.

Adik.

Itu Jiu Tu dan Tu Fu

asal melihatmu saja.

Mungkin kamu akan mati.

Jika adik memutuskan akan pergi, pasti sudah ada rencananya.

Apakah kamu pikir

dia tidak tahu akan hal ini?

Sudahlah.

Dengarkan pendapat adik.

Hari itu aku memimpikannya.

Sang Sang.

Kereta kuda hitam.

Di mana kuda hitam?

Taoshan.

Dan juga Sang Sang.

Dia memintaku menjemputnya.

Tetapi adik,

kamu sudah mengatakannya

itu adalah mimpi.

Mungkin kamu terlalu merindukan Sang Sang.

Sejak dia dan guru naik ke langit.

Seberapa rindunya aku padanya,

tidak pernah memimpikannya.

Dia seperti menghilang

dalam kesadaranku.

Tetapi sejak Jiu Tu mengembalikan kereta kuda,

dan membawakan pesan.

Dia menggunakan banyak cara masuk ke mimpiku.

Ini pasti bukan kebetulan.

Dia pasti sedang memanggilku,

memintaku mencarinya.

Cinta memang mahal.

Tetapi nyawamu adalah nyawa seluruh orang Tang.

Sejak melihat Jiu Tu dan kereta kuda hitam.

Samar-samar aku merasa

Sang Sang juga ada.

Dan dia dan Dewi itu

sudah pasti ada hubungan.

Kakak besar mengingatkanku.

Sebenarnya aku menjaga kota,

atau kota menahanku.

Aku percaya, saat guru meninggalkan Jing Shen Zhen padaku.

Pasti bukan ingin aku selalu di dalam.

Yang harus kita waspadai,

bukan pemimpin,

bukan ketua,

tetapi Dewi itu.

Atau

Sang Sang.

Benar kata adik.

Jika Dewi kembali ke langit,

dan mengembalikan semua kekuatannya.

Takutnya dunia manusia,

akan kehilangan warna bulan.

Kita

semua negara Tang tidak bisa melawannya.

Jadi aku akan ke Xi Ling.

Aku ingin melawanya bersam guru.

Guru naik ke langit berperang untuk dunia.

Kita tidak boleh mempermalukannya di sini.

Tetapi Dewi yang akan kamu lawan,

keberadaannya sulit diabaikan.

Tidak akan semudah itu.

Jika dia masih Sang Sang yang dulu.

Aku mungkin menang.

Sebelum Fu Zi ke langit,

pernah membawaku dan Sang Sang makan makanan enak di dunia.

Dan menikahkan kami di tepi laut panas.

Sekarang dipikirkan,

guru dari awal sudah menebaknya.

Aku percaya guru meninggalkan cara.

Jika tidak, mengapa dia tinggal di dunia manusia?

Xi Ling

sedang membuka pertemuan Guang Ming.

Dewi akan menggunakan kesempatan ini

membuka pintu langit.,

untuk kembali ke Langit.

Tidak boleh sampai terjadi.

Guru berperang demi dunia.

Kita di sini tidak boleh kalah.

Dewi harus tinggal.

-Benar. -Benar.

-Benar. -Benar.

-Benar. -Benar.

Kali ini Xi Ling terang-terangan membuka pertemuan Guang Ming.

Berharap kita masuk ke perangkap.

Jadi,

kita harus bisa

tidak bergerak.

Melindungi kota itu palsu.

Kata adik masuk akal.

Hanya saja hal ini tidak bisa begitu langsung.

Kita perlu rencana yang lebih baik

untuk melakukannya.

♪ Waktu berlalu, musim gugur tiba ♪

♪ Bunga bermekaran dan berguguran ♪

♪ Perasaan siapa yang terkubur oleh waktu ♪

♪ Jika sebuah mimpi seperti burung yang terbang melewati lautan ♪

♪ Takut pada saat langit cerah, pikiran adalah kosong ♪

♪ Bahkan jika cinta adalah kelemahan ♪

♪ Aku ingin menghilangkan semua kabut ♪

♪ Siapa yang sedang menunggu siapa, siapa yang menyalahkan siapa ♪

♪ Waktu datang dan pergi dengan terburu-buru ♪

♪ Aku tidak rela kamu jatuh ke dalam debu ♪

♪ Aku tidak takut menemanimu melewati gunung dan lautan ♪

♪ Mendengar suara hujan, bersulanglah untuk menenangkan kekhawatiranmu ♪

♪ Siapa yang bisa mengerti akan kesulitannya ♪

♪ Waktu berlalu, menunggu seumur hidup ♪

♪ Tidak akan takut pada masa lalu dan masa depan ♪

♪ Waktu berlalu, musim panas pergi musim semi datang, bunga bermekaran ♪

♪ Perasaan siapa yang terkubur oleh waktu ♪

♪ Jika sebuah mimpi seperti burung yang terbang melewati lautan ♪

♪ Takut pada saat langit cerah, pikiran adalah kosong ♪

♪ Aku tidak rela kamu jatuh ke dalam debu ♪

♪ Aku tidak takut menemanimu melewati gunung dan lautan ♪

♪ Mendengar suara hujan, bersulanglah untuk menenangkan kekhawatiranmu ♪

♪ Siapa yang bisa mengerti akan kesulitannya ♪

♪ Waktu berlalu, menunggu seumur hidup ♪

♪ Tidak akan takut pada masa lalu dan masa depan ♪

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.