Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sebuah awan bertiup dari barat
membawa hujan es dan salju di wilayah tengah.
Tapi di pagi ini.
Beberapa orang mengatakan masalah ini harus lebih dari sebelumnya.
Berharap akan lebih baik, semoga hari Anda semua menyenangkan
Satu kisah lagi.
Aku telah terbang di alam semesta.
Ibu.
Ibu.
Kim Ji-Young: Born 1982
Bukittinggi, 11 Desember 2019 Subtiltles and Manual Translate By AR5RY
Apa kabar.
Ada masalah apa?
Bukan aku,
tapi istriku.
Maka istri Kamu harus datang sendiri.
Aku ingin tahu dulu.
Ah-young
Ada yang salah?
Entahlah.
Apa kau tidak suka itu.
Apa kau tidak pergi ke sekolah berdesakan?
Apa itu.
Sangat menakutkan.
Semoga berhasil.
Akan terdengar.
Jadi iri.
Aku juga ingin menggunakan
uang suamiku untuk beli kopi dan minuman.
Ya sudah menikah sana.
Pelan sedikit suaramu.
Aku merasa sulit untuk bekerja atau menikah.
Apakah ada ketua Kim?
Sungguh.
Ibu.
Ya, ibu akan datang.
Ibu.
Ah-young.
Telan.
Kerja bagus Ah-young.
Ayah pulang.
Ayah.
Cepatlah dan bilas.
Aku ingin memandikannya.
Terima kasih.
Oppa belum makan malam?
Ayah disini.
Ayah akan memandikan kamu.
Baik
Apa itu cukup?
Aku baik-baik saja, Oppa.
Makanlah.
Bagaimana menghadapi tanganmu?
Hanya terlalu sering digunakan.
Apa kamu tahu, apa yang membuat sedih.
Dokter mengatakan bahwa nasi dimasak dengan penanak nasi.
Pakaian dirawat di mesin cuci.
Kenapa bisa sakit? Bertanya seperti itu kepadaku.
Sungguh?
Apa perusahaan perusahaan karena perangkat elektronik?
Apa pekerjaan menjadi gampang?
Benar
Semuanya bisa membuatku sedih akhir-akhir ini
Sungguh aneh.
Itu tidak aneh
Mengapa sakit untuk berbicara dengan seseorang yang sakit?
Yang ini.
Mari kita pergi berlibur.
Jangan pergi ke rumahku atau ke rumahmu.
Apa kamu ingin beristirahat di rumah?
Aku sangat lelah baru-baru ini.
Apa kamu ingin dimarahi oleh ibu?
Dan orang yang bekerja adalah aku, bukan Oppa
Bukan hanya sekedar liburan.
Aku sangat lelah.
Bayangan berlibur ke Busan
sebelum hari gelap.
Kamu sangat bagus dalam berkata.
Apa?
Aku mengatakan ketika baru menikah.
Setiap kali ulang tahun orang tua ku berlalu,
Setiap kali festival berlalu, itu akan sedikit melelahkan.
Ketika kamu mengatakan itu dua atau tiga kali dalam setahun akan baik - baik saja.
Bagaimana bisa aku melakukannya?
Aku masih mengatakan ini.
Bukankah aku pergi ketika masih hamil?
Dan jika kamu tidak pergi
siapa yang akan digosipkan
Bisakah kamu membicarakan anakmu?
Mereka akan membicarakan ku.
Ibu.
Hari ini, hari pertama liburan festival musim semi.
Jalan terlihat jelas di sebagian besar wilayah.
Kondisi jalan lebih baik dari tahun lalu.
Liburan panjang berlangsung lima hari, sehingga arus lalu lintas akan terlihat sepi.
Festival jalan raya pada musim semi ini...
Setelah selesai, buatlah pangsit.
Ya.
Kenapa begitu banyak
membuat bisnis pangsit.
Siapa yang akan memakannya?
Ada apa dengan mu?
Cerewet begitu.
Baru-baru ini, paket liburan juga laris manis.
Rasanya menyenangkan juga.
Keluarga itu makan bersama setahun sekali.
Apa perlu memesan paket liburan.
Tidak, Aku rasa ibu akan suka.
Apa kamu khawatir dengan ibu?
Banyak piring kotor.
Biar aku kerjakan.
Biarkan saja.
Menantu ku benar - benar punya suami yang baik.
Bu, Aku melakukannya di rumah.
Ibu tidak mengatakan apa-apa.
Ibu cuman bilang anak ibu tampan dan ibu tidak bilang apa - apa kepadamu.
Begitu.
Ibu harusnya memiliki lebih banyak putra.
Lalu akan ada menantu lainnya.
Ayah, apa yang kamu lakukan? Tidak ada semangat lagi?
Tinggal lakukan ini.
Apa anak ini gila?
Apa kamu mencari paman?
Apa yang terjadi pada kalian berdua hari ini.
Ibu.
Kenapa kamu tidak tidur?
Aku sudah cukup tidur.
Ibu, apa kamu harus memasak semua bayam?
Ya.
Ah, Ibu punya sesuatu untukmu.
Ibu tidak tahu apakah kamu suka atau tidak.
Ibu, apa ini?
Ibu, ini sangat cantik.
Benarkah?
- Apa kamu suka warnanya? - Ya.
Ibu lama mengantri untuk membeli ini.
Terima kasih.
Ini teman Ah-young, Bolubu.
Ah jatuh.
Nenek.
Kakek, lihat ini.
Bagasi sudah dikemas.
Cepat selesaikan ini.
Baiklah, ayo pergi dulu.
Ibu, kami disini.
Cepat, cepat.
Nenek.
Nenek.
Kami membeli sesuatu di jalan.
Kamu pasti sangat lelah.
Ayo cepat.
Aku khawatir kalian akan pergi.
Mengapa kamu membeli begitu banyak?
Bukankah reuni keluarga sebuah festival?
Ah-young.
Kejutan. Lihat ini.
Ya Tuhan.
Kapan kamu membelinya?
Barusan.
Apa lagi.
Ini cantik.
Ya Tuhan.
Anak perempuan memang yang terbaik.
Ya.
Itu cantik.
Kami sangat senang.
Bibi membeli begitu banyak pakaian bagus.
Dia masih lucu.
Tentu saja, dia sangat imut.
Ibu, kamu tahu.
Kamu masih yang terbaik.
Ibu pasti sangat lelah hari ini.
Ya, Ibu banyak kerjaan.
Ngomong-ngomong, buatkan Jeon.
Bawa sumpit, sendok dan gunting.
Ibu, Aku bisa membuatnya sendiri.
Kamu tidak perlu melakukannya.
Ji-young, kamu lelah, beristirahatlah.
Ibu, Aku baguskan membelinya?
Ya itu bagus.
Oh tuan puteri.
Cucu perempuan ku sangat imut.
Kamu pantas menjadi cucu nenek.
Cantik.
Ibu, Jujur, Apa kamu lebih merindukanku atau lebih Da-hyun?
Apa yang kamu bicarakan.
Hanya itu.
Aku tahu.
Ibu mertua.
Aku sungguh ingin beristirahat, biarkan aku pulang.
Bukankah begitu seharusnya?
Ibuku pasti ingin melihat putrinya bahagia di festival, kan?
Aku juga ingin melihat putriku.
Apa kata anak ini.
Karena putrimu ada di sini
Dan biarkan putriku pergi.
Kamu harus mengurus keluarga dan pergi.
Betapa sedihnya keluarga ku?
Ibu Ah-young, apa yang kamu lakukan?
Ayah,
Aku juga seorang anak perempuan.
Ini karena suatu alasan, aku akan jelaskan nanti.
Oppa, aku ingin ke kamar mandi.
Apa masih jauh dari area pemberhentian?
Aku akan berhenti di pemberhentian berikutnya.
Nuna, Ji-young sedikit,
Sangat tidak nyaman.
Jangan biarkan ibu menelpon Ji-young.
Oh, baiklah.
Ya Tuhan, Memang ada apa?
Bisakah aku membantu?
Tidak perlu.
Hanya saja, jangan biarkan ibu menelepon.
Baiklah.
Kami terlalu peduli tentang Ji-young.
Apa yang harus ku lakukan.
Tidak apa-apa, tidak masalah.
Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Berapa lama lagi.
Ibu pasti sedang menunggu.
Apakah kamu capek?
Tidak, Aku merindukan ibu.
Anak kita hebat.
Apa kamu merindukan nenek?
Eun-young, ambilkan Makgeolli untuk Tuan Jung.
Ji-seok.
Apa? Ibu menyuruh mu.
Biar aku ambil sendiri.
Tidak, biar ibu ambil.
Ji-seok.
Kim Eun-young. Kim Eun-young
Kakak ipar, Kamu tahu, Betapa lelahnya menjadi pria di rumah ini?
Hei, pikirkan tentang kamu. Sejak 1988, kamu menikmati manfaatnya.
Benar, tapi itu anakku
Ayah, tolong diam saja.
Tapi, mengapa Ji-young sudah tidur?
Aku pikir dia capek.
Begitu.
Apa kamu menangkapnya?
Unnie, negara kita negara kecil.
Ya, dunia ini sangat besar
Mari kita membuat tKamu pada negara yang ingin kita tuju.
Oke, Ji-young ambil stikernya.
Baik.
Unnie, warna apa yang kamu pilih?
Aku pilih hijau.
Aku pilih ungu.
Aku memilih Amerika Serikat.
Bagaimana dengan Unnie?
Aku memilih Swedia.
Denmark.
Finlandia.
Mengapa kamu pergi ke tempat - tempat aneh ini?
Karena tidak ada orang Korea di sana.
Apa maksudmu?
Kamu tidak perlu tau.
Jangan.
Berisik.
Mengapa kalian begitu berisik saat pertama kali pindah ke sini?
Gadis-gadis pasti pendiam.
Oke? Keluar.
Bantu ibu menyiapkan makanan.
Nenek...nenek.
Unnie mengambil permenku dan membuatnya kotor.
Bagaimana pernikahanmu?
Oh oh.
Tidak ada.
Sebelum kamu lahir, dia sudah tiada.
Aku tidak akan mati.
Sekarang kamu sudah menikah, mari kita lakukan.
Mi-suk.
Agar saudara mu pergi ke sekolah, Kamu harus menderita...
Benar - benar.
Berhenti bicara, bu.
Cepat dan kembali setelah makan siang.
Ji-young, Eun-young.
Siapkan mejanya.
Iya.
Ibu mertua
Apa kamu senang bergerak?
Aku juga keluar dan bermain selama beberapa hari.
Oh, karena putra kedua ku.
Ya, menantu luar biasa.
Bu, makan.
Mari makan.
Ngomong-ngomong, Setidaknya harus ada empat pria di rumah.
Aku berharap anak ku dapat seorang putra lagi.
Ini semua untuk kebaikanmu sendiri.
Melahirkan Ji-seok.
Itu sulit.
Nenek.
Paman kedua dan paman ketiga tidak mau bertemu denganmu.
Kamu masih sangat menyukai putramu?
Hei, apa yang kamu katakan?
Siapa yang dia ikuti?
Aku akan menghormati ibuku.
Aduh, anak ini.
Mulut kecilnya sangat manis
Ketika kamu dewasa, cobalah menikah.
Aku tidak akan mengatakannya pada saat itu.
Tidak, Aku tidak.
Ji-young, makanlah lebih banyak.
Bibi, apa kamu ingin pulang?
Apa kamu siap?
Kekhawatiran yang paling tidak berguna di dunia,
khawatir tentang Kim Eun-young.
Semua orang disini.
Apa hari ini hari libur?
Aduh, Kim Ji-young kita belum bangun.
Dia terlihat capek.
Jiseok, pena ini.
Di mana kamu menemukannya?
Di bawah meja.
Bukankah itu pena? Ketika Ayah pergi ke Inggris untuk perjalanan bisnis.
Apa kamu baru membelinya untuk Ji-seok?
Dan untuk kami berdua buku catatan.
Buku catatan dari Inggris.
Benar, Ayah?
Mulai lagi. Mulai lagi.
Sungguh.
Saudara ipar.
Hati - hati lah dengan Kim Ji-young.
Dia sangat gigih.
Aku meminta itu selama sepuluh tahun.
Tetapi kamu tidak mendapatkannya karena keras kepala.
Oppa, ini sedikit aneh.
Um, apa?
Tentang Ibu, mengapa kamu tidak memberi makanan kali ini?
Aku bilang itu tidak perlu.
Kenapa aku tidak ingat?
Selalu melupakan hal-hal baru-baru ini.
Bukannya kamu mengalami amnesia setelah melahirkan?
Seseorang dalam perusahaan kami belum lama ini memiliki anak.
Dia mengatakan istrinya mengalami depresi pasca persalinan.
Astaga.
Penyakit apa? Apakah ini sangat serius?
Tampaknya kamu tidak bisa hanya menunggu dan melihat.
Ya, Aku juga membaca beritanya.
Bagaimana denganmu?
Aku?
Ini rasanya baik-baik saja.
Aku selalu memikirkan masa lalu.
Aku merasa hampa ketika matahari terbenam.
Tapi ini tidak selalu terjadi.
Kalau tidak, kamu bisa pergi ke psikiater.
Menurutmu aku ada kelainan mental?
Hei, siapa bilang sakit mental akhir - akhir ini?
Banyak orang di perusahaan kami yang rutin pergi ke klinik psikiater.
Mengobrol dengan dokter,
Mungkin kamu bisa menyampaikan perasaan depresi yang kronis.
Lalu, haruskah aku pergi ke sana?
Tanyakan mengapa hati hampa saat matahari terbenam.
Iya.
Rekan kerja ku mengatakan ada tempat yang bagus
kamu pergi kesana.
Aku akan memberi mu kontaknya. oke?
Aku tidak bisa bernafas.
Apa yang terjadi denganmu akhir - akhir ini?
Ibu.
Ibu.
Selamat datang.
Aku bukan pelanggan pertama?
Siapa yang peduli dengan itu?
Dan toko kami
suka wanita sebagai pelanggan pertama.
Apa - apaan itu?
Ayah, aku ambil ini,
Baik.
Aku pergi dulu.
Hati-hati di jalan.
Aku dengar dia mendapatkan pekerjaan.
Ya, ini sangat mengkhawatirkan.
Korean Planning, Daftar seleksi tim perencanaan.
Tim perencanaan merilis daftar.
Kamu melihatnya?
Iya.
Selamat pagi.
Selamat.
Kamu telah dipilih menjadi tim perencanaan.
Selamat.
Aku sungguh tidak ingin pergi.
Hei, Itu kamu, yang dipilih oleh Ketua Kim.
Kamu harus merasa terhormat.
Dia hanya memilih pria.
Ketua sangat galak
Itu kejam.
Kembali pulih kurang dari sebulan setelah melahirkan.
Siapa yang akan merawat anak itu?
Ketua Kim tinggal bersama ibunya
Wow, bukankah suaminya luar biasa?
Sebentar.
Anak itu dirawat oleh ibunya,
mengapa suaminya luar biasa?
Lebih sulit hidup dengan mertua.
Selingan menantu laki-laki.
Apa katamu?
Apa yang kalian lakukan?
Iya.
Apa sudah jadi?
Direktur Yang ada di sini.
Sudah sampai?
Sedang mengobrol dengan ketua Kim.
Unnie.
Mari manfaatkan suasana Olimpiade Beijing.
Bagaimana dengan bintang olahraga Park Tae-hyun?
Dia pasti mahal.
Anak ketua Kim tidak setua itu, kan?
Tidak, dia akan sekolah menengah tahun ini.
Sekolah Menengah.
Ini lebih buruk. Ini lebih buruk.
Ini akan menjadi badai.
Anak - anak ini dibesarkan oleh ibu.
Masa pemberontakan sangat serius.
Yah, ibuku merawatnya dengan baik.
Nenek dan ibu berbeda.
Anak itu harus tinggal bersama ibunya.
Kalau tidak, dia akan keliru.
Jika kariernya berhasil, bagaimana anak dapat merusak segalanya?
Sangat mengkhawatirkan.
Ini terasa bagus sebagai kata promosi.
Karena ibu tidak membesarkan anak
d.an vitamin anak-anak
"Latihan pemulihan energi yang disiapkan oleh pikiran ibu"
Lebih baik mengatakannya
Aku akan dipukul oleh ibu di tempat kerja di masa depan.
Maka kamu harus memukulku sekali.
Ketua tim, ini agak berlebihan, kan?
Ketua Kim, Aku tidak bisa bercanda.
Menakutkan, jangan lakukan ini.
Itulah sebabnya ketua Kim dapat bertahan hingga hari ini.
Sayang sekali.
Seharusnya aku dilahirkan sebagai seorang pria, bukan?
Direktur.
OK, bagaimana dengan rapat?
Baik.
Strategi untuk acara ini
adalah untuk memperluas pengaruh pada media digital.
Bandingkan dengan 10% dari iklan media digital saat ini.
Diperluas menjadi sekitar 30%
Yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan promosi.
Ketua Kim sangat keren.
Dia berbicara dengan Direktur Yang sambil tersenyum.
Mengerikan sekali.
Matilah kau.
Aku khawatir
Aku khawatir direktur Yang marah
Maka kamu harus mengalahkanku sekali.
- Ok, kita mualai rapatnya? - Siap.
Kim Ji-young, masuk ke kantorku sebentar.
Baik.
Ini.
Kata-kata ini bagus untuk seorang jurnalis.
Humornya juga benar.
Kamu tidak perlu memodifikasinya sama sekali.
Teruskan.
Terima kasih.
Kembali bekerja.
Apakah ada hal lain yang perlu diperhatikan?
Tidak ada. Aku hanya meminta mu untuk datang untuk memuji kamu.
Ada apa?
Aku pikir Anda membenciku.
Mengapa? Apa karena tim perencanaan?
Iya.
Mengapa Anda tidak mengikutkan ku ke tim perencanaan?
Itu bukan karena kamu tidak cukup kuat.
Perusahaan berharap untuk membentuk tim jangka panjang.
Tetapi karyawan wanita itu harus cuti hamil. Jadi sulit untuk bertahan lama.
Bahkan jika aku bersikeras menambahkanmu,
aku khawatir akan ada banyak beban.
Tidak, Aku bisa melakukannya dengan baik.
Ji-young, apa aku terlihat baik untukmu?
Iya.
Apanya yang baik?
Aku bukan ibu yang baik.
Bukan istri yang baik, bukan putri yang baik.
Tapi Anda masih keren.
Bahkan jika aku menikah dan punya anak,
aku yakin kubisa bekerja dengan baik, sama seperti Anda.
Sampai jumpa.
Dadah.
- Pergi ke rumahku. - Sungguh?
Ibu, Eunsuk dan Su-jin keduanya kesal.
Ibu Ah-young.
Kita akan minum teh bersama
ikutlah dengan kami juga.
Ah, Aku masih punya sesuatu
Ah, apakah kamu bekerja?
Young-ho cukup mahir.
Luar biasa.
Biarkan dia mencoba sebagai penyanyi idola.
Idola apa?
Apa yang dilakukan ibu Ah-young?
Duduklah.
Apa kamu memiliki anak yang lebih besar?
Itulah soal yang aku pecahkan.
Duduklah.
Berapa jam yang harusku selesaikan?
Yang aneh adalah saat memecahkan soal matematika,
akan ada perasaan yang kurang nyaman.
Ya ampun.
Ibu Young-ho, seorang mahasiswa sains di Universitas Nasional Seoul.
Aku tidak tahu mengapa ku belajar begitu keras.
Untuk mengajarkan Young-ho tentang perkalian.
- Salah satunya itu. - Benar, kan?
Aku baru paham.
Ngomong - ngomong, Apa profesi ibu Ah-young?
Aku bahasa mandarin.
Novelis?
Tidak, itu hanya mimpi saat di sekolah.
Setelah lulus, bekerja di perusahaan humas.
Jadi begitu.
Apa profesimu?
Aku belajar untuk keluargaku.
Aku mengambil departemen pertujukan.
Benar.
Cermin, cermin.
Siapa orang yang paling cantik di dunia?
Putri Salju.
Aku ingin membunuhnya.
Apakah anakmu baik - baik saja?
Tidak.
Peran ini punya beberapa trik.
Perekrutan Kerja Paruh Waktu Pan-Magic
Setelah mengantar anak ke sekolah.
Masuk shift pagi.
Jika bukan karena pindah, Aku ingin melanjutkannya.
Tidak terlalu sulit untuk bekerja jadi kasir.
Iya.
Halo, Unnie
Oh, mampirlah.
Baik.
Oh, Ah-young sangat cantik.
Dia bisa bicara sekarang
Bukannya terlalu cepat? Dia cerdas.
Bukan cerdas.
Tapi seperti Oppa ku, dia sangat berbakat dalam bahasa.
Benar, itu pasti Dae-hyun.
Oh, Ah-young sangat imut.
Kamu jangan begitu.
Tapi Dae-hyun terlalu energik, kan?
Mengapa kamu menyalahkan Oppa ku?
Dia sering membantuku.
Apa maksudnya membantumu?
Begitu.
Ngomong - ngomong, ada berita,
Ketua tim Kim sedang mengundurkan diri.
Kenapa?
Mungkin dia tidak tahan.
Hei, bagaimana dengan itu? Masalah kamu tidak dapat dipromosikan.
Aku mendengar dia ingin memulai sebuah perusahaan.
Berfokus pada tim promosi.
Sepertinya Mi-jung juga akan pergi.
Bagaimana denganmu?
Aku dipromosikan kali ini.
Jadi aku ingin melihatnya lagi.
Selamat.
Apa yang kamu bicarakan?
Para pria bergabung dalam periode yang sama tahun lalu. Bisakah semua hak diubah?
Buat iri.
Pikirkan saja, aku akan iri lagi.
Bagaimanapun, aku iri padamu.
Coba kamu telpon ketua tim.
Aku?
Ya. Kamu kembali bekerja.
Aku tidak bisa.
Kadang - kadang paruh waktu pun,
aku khawatir sulit untuk pergi bekerja.
Baiklah, jangan pergi bekerja.
Besarkanlah Ah-young dengan baik.
Itu juga hal yang hebat
Ji-young, itu dia.
Aku seorang perawan tua,
bekerja keras sepanjang hidupku sampai aku mati.
Jangan kamu pikir itu lucu, Aku seorang perawan tua.
Lucu.
Apakah kamu harus tertawa?
Itu lucu, Unnie
JobKorea Cari Berdasarkan Pilihan
Pekerjaan tidak ditemukan
Sampai jumpa.
Ah, kamu Ah-young...
Apa kamu baik-baik saja?
Ku pikir Aku sudah terlambat.
Baiklah.
Ah-young.
Bing.
Depresi orang tua
Depresi orang tua terkadang menyebabkan kebingungan.
Atasi dengan olah raga ringan
Bing
Aku pikir istriku telah dikutuk.
Suami perlu berdoa lebih banyak. Hanya dengan doa yang akan menyelamatkan istrimu.
Apa?
Baik.
Cuaca hari ini benar-benar semakin parah.
Apa benar-benar panas?
Apa yang kamu lihat?
Bukan apa - apa.
Baiklah.
Apa yang mereka lihat?
Tidakkah kamu tahu?
Tidak lebih dari percakapan grup obrolan.
Unggah foto erotis.
Memikirkan seperti hal nya binantang.
Keterlaluan.
Sangat iri.
Apa?
Tidak, setidaknya mereka memiliki waktu untuk menjadi konyol.
Jadi merasa iri.
Aduh, selama aku pulang
Anak - anak memperebutkanku untuk bermain dengan mereka.
Yang dimana aku masih melihat foto wajah terakhir ibu mereka.
Artinya, pusing, pusing.
Tiba - tiba tertekan lagi.
Aku selalu merasa ingin pergi ke rumah sakit.
Akan lebih baik jika Aku pergi ke rumah sakit?
Maksudku suka depresi.
Kamu juga tertekan?
Ayo pergi bersama.
Hei, mari kita pergi dan melihat bersama.
Kamu memperlihatkan banyak perubahan baru - baru ini.
Tidak, ini bukan aku.
Tetapi istri teman, Aku berpikir
sesekali menjadi merasa seperti mereka.
Apa itu? Apa itu roh halus? Apa itu hantu?
Bukan seperti itu.
Berarti itu gila.
Tidak tidak.
Apa istrinya tahu statusnya?
Aku tidak tahu. Temanku tidak memberitahunya. Mengapa?
Mungkin takut.
Pasti takut
Jika orang itu tahu situasinya,
Apa akan bertambah buruk?
Tepat, benar.
Merupakan bahan tertawaan untuk hidup bersama orang seperti itu.
Tunggu dan lihat, wanita itu akan menjadi psiko segera
Aku segera akan membawa pedang atau sesuatu.
Cepat atau lambat, dia akan ditusuk.
Menakutkan.
Seperti wanita gila.
Harus diasingkan dari masyarakat.
Maaf, Aku pikir itu kosong.
Sial, apa yang terjadi padanya?
Kenapa?
Aku berkata, apakah kamu ingin pergi ke gym?
Bagaimana mungkin ada waktu untuk itu?
Ini untuk kebugaran.
Akan membuatmu merasa lebih baik dan membantu kesehatanmu.
Oppa.
Kemudian, Aku akan pergi ke toko roti untuk pekerjaan paruh waktu.
Tepat di seberang jalan.
- Kamu ingin melakukannya? - Apa?
Ji-young, apa situasimu sekarang?
Tidak, Kamu lelah merawat Ah-young
Hanya di pagi hari.
Jangan lakukan itu.
Seharusnya tidak terlalu melelahkan.
Tidak ada yang ingin kamu melakukan pekerjaan paruh waktu itu.
Ji-young.
Ji-young.
Aku menghentikanmu dari melakukan apa yang kamu inginkan.
Apalagi melihat apa yang tidak ingin kamu lakukan.
Tubuhmu juga lelah.
Aku hanya berpikir.
Oppa, terima kasih.
Terima kasih telah memperhatikan tubuhku.
Apa kamu sedang minum?
Apa kamu marah?
Apa kamu tidak tahu bagaimana cara minum?
Sepertinya kamu marah
Maaf.
Hei, Jung Dae-hyun.
Ji-young menderita baru-baru ini
Meskipun disapih, tubuhnya sedikit lemas.
Tapi dia sangat cemas.
Lebih banyak bicara dengannya.
Bagus, terima kasih.
Ji-young.
Hei, aku tahu kamu suka Ji-young.
Berhentilah menelepon.
Jangan lakukan itu.
Aku orang yang masih sangat gugup dan menggigil di pertengahan musim panas. Apa kamu masih berusia 20 tahun yang diakui Che Seung-yeon?
Cha Seung-yeon adalah teman sekelas kuliahku.
Dia juga senior sekolah komunitas pendaki gunung yang diikuti Ji-young.
Ji-young sangat menyukai Seung-yeon.
Tapi sesuatu terjadi tahun lalu ketika dia melahirkan.
Itu membuat Ji-young sedih untuk waktu yang lama.
Dia mengalami depresi untuk sementara waktu.
Apakah itu penyebabnya?
Bagaimanapun, Aku ingin melihatnya secara langsung.
Oppa, benarkah?
Beberapa hari yang lalu apa aku benar-benar minum?
Iya.
Sungguh?
Aku bangun di pagi hari dengan kaleng di meja.
Ada alkohol tersisa di mulutku
Tetapi mengapa aku tidak ingat?
Jadi pastikan untuk memeriksanya hari ini.
Baik?
Baiklah, biarkan aku pergi.
Pastinya.
Oke, hati-hati, bergegaslah.
Baiklah.
Klinik Psikiater Spesialis: Choi So-young
Iya Jin-young?
Ibu kamu di toko?
Saat ini, tentu saja, di toko.
Di mana Ah-young?
Ya, tapi...
Totalnya 15.000.
Apa Anda memerlukan tanda terimanya?
Ji-young, tunggu sebentar.
Terima kasih.
Ji-young,
Ibu sedang sibuk sekarang.
Baik
Ngomong-ngomong, datanglah akhir pekan ini.
Tentu saja.
Tapi, Oppa harus menghadiri seminar perusahaan.
Ah, Aku sudah dengar.
Selamat datang.
Jika tidak apa-apa, Ibu akan tutup teleponnya.
Apa harus melakukan semua ini?
Iya.
Berapa biaya pemeriksaannya?
Ada tiga pemeriksaan yang harus dilakukan
biayanya sekitar 350.000.
Jadi, Aku keluar.
Ibu kamu tahu?
Apa katamu?
Tidak, bukankah kamu semua terdaftar?
Apa kamu tahu berapa biaya pemeriksaannya?
Aku tidak tahan, Aku tidak bercanda.
Ji-young, kamu.
Oppa.
Apa aku berbicara dalam tidurku?
Aku tidak mengerti. Mengapa kamu ingin aku pergi ke rumah sakit?
Bukan itu.
Karena kamu mengatakan pelupa dan kegelisahan.
Tidak.
Biasanya pelupa setelah melahirkan.
Bukannya aku kesal.
Salahkan aku karena berbicara.
Yakinlah. Aku baik-baik saja.
Ketua Tim, Kim Eun-sil.
Halo, Ji-young.
Unnie, aku ingin bertanya sesuatu padamu.
Um, ada apa?
Bukankah telepon pemimpin tim Kim berubah?
Tentu saja.
Pemimpin tim akan kembali ke kantor.
Apakah kamu ingin dia menjawab telepon?
Tidak, tidak, Unnie, aku akan menutup telepon.
- Ya, telepon lagi nanti. - Oke, ok, tunggu aku.
Aku akan keluar.
Jangan pergi ke toilet di lantai tiga.
Mengapa? Emang ada apa?
Dengarkan saja aku.
Kamu harus memberi tahuku alasannya.
Jika tidak, Aku masih akan pergi.
Tidak, Aku jadi gila.
Tunggu sebentar.
Apa kamu punya pembalut?
Lantai tiga rusak. Pergi ke lantai lain.
Tidak, Aku baru saja kesana.
Unnie.
Ada apa dengan wajahmu? Apa kamu sakit?
Kemarilah.
Apa Unnie bilang bahwa ada kamera tersembunyi dipasang?
Ya.
Bagaimana dengan penjaga keamanan itu?
Bajingan itu pemasangnya.
Tapi orang yang aku salahkan adalah Pak Wu.
Tidak. Karena aku menemukan foto itu di Internet
Jika Kamu tahu itu adalah perusahaan kami, Kamu harus menghubungi polisi.
Bagaimana aku bisa duduk dengan rekan-rekan priaku?
Keterlaluan.
Aku selalu pergi ke toilet di lantai tiga.
Aku berpikir untuk pergi ke kantor polisi besok untuk memverifikasi fotoku.
Perasaan aku sangat buruk.
Jujur, semua orang menghiburku.
Tapi ketika aku memikirkan bajingan itu, aku melihat pantatku.
Aku sangat marah padanya.
Ini mengerikan.
Hei, ketika kita pergi ke toilet,
harus memeriksanya.
Periksa lubang kecil.
Hei, siapa yang peduli dengan foto-foto itu ketika kamu sedang terburu-buru?
Urinal.
Hei, bagaimana kamu bisa memegang urinal?
Ji-young
Apa kamu menggunakan urinal pada Ah-young?
Apa kamu tidak nyaman?
Kamu ingin duduk?
Tidak.
ghfgfh
Hei!
Hei! Apa kau mendengar aku memanggil?
Pelajar!
Ini ketinggalan diatas bus.
Aku takut
Tidak apa-apa, tidak masalah.
Ji-young, Ji-young.
Ayah.
Ada apa?
Tidak apa-apa sekarang.
Mengapa kamu pergi ke sekolah yang berdesakan seperti itu?
Segera ganti.
Kamu harus berpakaian dengan layak.
Lihat betapa pendek roknya.
Dan jangan tersenyum pada orang.
Aku tidak tersenyum, Aku bahkan tidak ingat wajah orang itu.
Itulah masalahnya.
Kenapa kamu tidak ingat?
Kamu harus selalu memperhatikan.
Jangan menganggap enteng dan menghindari orang seperti itu.
Pria itu datang sendiri.
Bisakah dia menanggungnya?
Jika kamu tidak bisa menghindarinya. Itu salahmu sendiri.
Mengerti?
Apa Anda baik - baik saja?
Ah, ya.
Ji-young.
Kamu Ji-young, kan?
Apa yang kamu bicarakan?
Apa yang salah denganmu?
Ibu.
Aku tidak bisa mengerti.
Kenapa kamu pergi seperti itu?
Ya Tuhan.
Sangat aneh.
Maaf.
Kamu juga minta maaf.
Kenapa kamu minta maaf?
Aku harus kembali ke kantor.
Ibu juga harus kembali.
Ibu kerumah aku saja, selama ibu tidak memberitahu Ji-young.
Ibu memandangnya dia sedang sakit.
Ibu terlalu sensitif.
Apa kamu baik-baik saja?
Pasti.
Ini aneh.
Kenapa dia?
Astaga.
Halo, Ibu mertua.
Ini aku. Aku di Seoul.
Apa ibu di Seoul?
Kebetulan kesini.
Aku akan kembali sekarang.
Mengapa ibu tidak datang dan duduk di rumah?
Aku ada kerjaan besok, Aku harus kembali.
Permasalahannya adalah...
Aku tahu rumah sakit pengobatan Tiongkok yang terkenal.
Aku akan meresepkan beberapa obat herbal dan mengirimkannya kepada mu.
Kamu harus meminumnya tepat waktu.
Seharusnya aku yang memberikan kepada ibu.
Makanlah dengan baik.
Melihat anak-anak dan tidak makan tepat waktu,
itu akan menyakitiku.
Baik.
Aku menutup telepon.
Baik.
Di mana syal biru itu?
Itu digantung.
Bukan, sudut kiri atas.
Mengapa hari ini seminar?
Kalau tidak, aku tidak akan pergi.
Sudahlah.
Kamu harus naik taksi. Berjanjilah padaku.
Jika kamu merasa lelah, telepon saja aku.
Aku telepon kamu, apa langsung segera kemari?
Baiklah, bergegaslah.
Aku pergi.
Ah-young, Ayah pergi.
Cium.
Putrimu ngompol.
Maaf.
Baiklah baiklah.
Ah-young.
Tunggu sebentar. Ibu mau buang air kecil.
Ibu harus pergi ke toilet.
Tulisan tangan guru terlihat bagus.
Aku dulu ingin jadi guru.
Beneran.
Ketika ibu masih di SD di antara lima bersaudara
ibu yang terbaik dalam pembelajaran.
Lebih baik dari kakak iparku.
Tetapi mengapa kamu tidak menjadi guru?
Untuk menghasilkan uang bagi saudara - saudaraku untuk kuliah.
Apa yang kamu buat?
Ibu adalah...
Menjahit pakaian di Cheonggyecheon.
Tidak apa-apa. Gadis - gadis pada waktu itu sangat putih dan bersemengat.
Semuanya datang ke sini.
Maka kamu bisa menjadi guru sekarang.
Sekarang, dia jadi ibunya Ji-young.
Aku harus menjagamu.
Apakah karenaku, Kamu tidak dapat melakukannya?
Ibu.
Kamu sudah bangun.
Apa sup rumput laut sudah siap?
Haruskah aku melakukannya?
Tidak perlu.
Ah-young, sini bersama ibumu.
Eun-young membuatku takut dan membuatku tidak melakukan apa pun.
Apa yang akan dia lakukan?
Aku harus membelinya jika Kim Eun-young
Entahlah. Panggil Ji-seok saja.
Dimana ayah?
Ayah pergi menjemput bibi,
Kamu pasti sangat lelah untuk membawa anakmu ke sini.
Dia buang air besar di jalan.
Aduh, Ah-young masih buang air besar.
Kamu seperti putriku
Atau mengatakan
Kamu seperti saudara laki - laki ku. Kamu baru saja menyentuh perutmu.
Keributan yang sedang mabuk.
Jika dia adalah anak perempuan seseorang atau saudara perempuan seseorang.
Ini semua dianggap pelecehan seksual.
Apakah kalian mengerti?
Mungkin kalian akan mengenakan borgol.
Kenapa kalian harus menghadiri kelas ini?
Apa tujuannya?
Semua karena kamu yang ingin memprovaksi seseorang.
Saat kamu memperlakukan karyawan wanita.
Waktu telah berubah.
Mengerikan.
Aku harus dilahirkan di era Joseon.
Kemari. Tolong tinggalkan aku.
Mengapa ada begitu banyak hal yang harus diwaspadai belakangan ini?
Memang harus seperti itu.
Ketika memikirkan istriku, hati ku sangat kesepian.
Itu lebih baik dari keinginan istriku.
Cuti orang tua.
Ya, istriku meminta ku untuk mengambil cuti orang tua.
Kalau tidak, dia memberikan semua uang yang dia hasilkan kepada pengasuh.
Pergi bekerja sendiri.
Ya sudah lakukan.
Terus seperti ini, kamu akan sama berakhir dengan agen Park.
Ketika kamu kembali, meja mu selamat tinggal.
Apa dia pensiun?
Bagaimana bisa dikatakan itu.
Melihat senior mengambil cuti orang tua.
Mereka melihat ke seluruh wajah mereka.
Suasananya seperti ini.
Hanya perkiraan.
Apa yang kamu ingin aku lakukan?
Warna ini sangat cantik.
Terima kasih, Unnie.
Bagaimana?
Cantik, Ibu.
Unnie, kita akan memakai pakaian elegan baru - baru ini.
Tentu saja.
Pakaian. itu harus lebih cantik
Apa yang salah? Aku baik - baik saja.
Bagus.
Ji-young.
Tidak peduli betapa sulitnya membesarkan anak, Kamu harus berpakaian sendiri.
Wanita itu harus cantik.
Aku cantik tanpa pakaian.
Apa yang kamu lihat?
Kenapa Ji-seok tidak terlihat?
Ya, kemana Ji-seok pergi?
Baru sampai.
Kemarilah.
Apa ini?
Apa itu dibuat oleh Eun-young?
Di mana aku bisa memasak?
Aku menemukan restoran gourmet.
Kenapa kamu harus membelinya.
Ibu membuat beberapa makanan.
Pada hari ulang tahun ayah, ibu akan memasak
Di ulang tahun ibu, tidak boleh membeli makanan?
Bukankah itu bagus?
Ya, anak perempuan tertua adalah yang terbaik.
Ji-seok, kemarilah.
Anak-anak perempuan dari keluarga ini benar-benar istimewa.
Hanya memesan makanan.
Mengapa kamu meminta adikmu untuk membawakan barangnya?
Muda apanya? Dia lebih dari tiga puluh.
Bahkan jika kamu memiliki rambut beruban, yang termuda adalah yang termuda.
Kamu tidak tahu cara menghargai saudaramu.
Bibi, jadi aku...
Aku akan punya anak perempuan juga.
Anak laki - laki tidak berguna.
Melihat mereka mengatur meja untuk ibu.
Sangat berbakti.
Eun-young, bukankah kamu berencana menikah?
Bibi, sudahlah.
Sekarang masih bagus. Apa yang harus ku lakukan di masa depan?
Mampu hidup sendiri.
Terlepas dari kemampuannya.
Aku bisa hidup dengan baik sendiri.
Kamu sangat istimewa.
Dia spesial.
Ibu!
Tidak, maksudku kamu luar biasa.
Pergilah ke meja makan.
Ji-seok.
Apa?
Kenapa? Berdiri sana.
Apa belum dikerjakan?
Ini.
Sangat.
Aku belum melihat bibi untuk waktu yang lama.
Membuat sedikit lelah.
Aku mengatakan sebuah keluarga memiliki makanan sederhana.
Lagi pula, dia punya banyak hal yang harus dilakukan.
Unnie, kamu jangan biarkan itu pergi.
Apa kamu tidak lelah?
Apa itu kopi?
Aku bilang, apa aku lelah?
Tetapi, apa yang harus kulakukan untuk melawan?
Hei, bukankah ada karakter seperti itu dalam gim?
Semakin banyak mereka dikalahkan, semakin banyak nilai energi naik.
Aku menyarakan untuk memainkan peran Kim Seonsaengnim.
Menyenangkan.
Orang - orang memukulmu seperti ini.
Apa ada yang salah dengan Ji-seok?
Bagaimana kamu tumbuh seperti ini?
Sangat imut.
Aku rindu nenek.
Bagaimana nenek menyayangimu...
Dia selalu mengatakan Ji-seok ku, Ji-seok ku.
Tapi Ji-seok kita tumbuh menjadi pria yang baik.
Apa kamu populer?
Aku pikir begitu.
Berlutut.
Apa?
Kamu membuat ku. Berlutut.
Berlutut.
Aduh.
Ini sangat sakit, Kim Eun-young.
Apa yang sedang kalian lakukan?
Bibi akan kembali.
- Keluar sekarang - Baik.
Aku menendang mereka,
lalu mereka berlutut.
- Unnie. - Sungguh, Kim Eun-young.
Hati - hatilah.
Dorongan seperti itu akan menyebabkan sesuatu yang besar.
Aku tidak ingin melihatmu.
Apa kamu khawatir tentangku.
Oh, kamu tidak perlu khawatir.
Aku kuat terhadap orang seperti itu.
Ya, ketika Unnie ku masih di sekolah menengah
Kerjasama dengan teman - teman untuk menangkap kapal yang menggiurkan.
Ya, Aku menangkapnya dan memberikannya ke polisi.
Kemudian aku diajari cara makan yang sulit oleh para guru.
Siswi lain tidak mengenalku.
Aku mengumpat para guru itu.
Tetapi aku menjadi seorang guru.
Unnie, bukankah kamu ingin kuliah di universitas biasa?
Ya, Ibu mengatakan itu karena situasi di rumah,
Jadi aku pergi ke sekolah biasa dan menangis untuk waktu yang lama.
Sungguh?
Ayah ku pensiun karena krisis ekonomi.
Kamu masih harus belajar.
Itu adalah pilihan yang baik dalam segala hal.
Aku minta maaf karena Ji-seok dan aku ikut membujuknya.
Apa yang sedang kamu katakan?
Kamu juga ingin menjadi penulis atau reporter.
Bagaimanapun, Aku mencari pekerjaan.
Pertimbangan satu sama lain.
Oh bijaksana.
Tidak, Aku hanya makan kue beras.
Sungguh naif.
Apa para siswa membenci Nuna?
Tidak, popularitas ku sangat kuat.
Siapa?
Kenapa dengan ekspresimu?
Kamu baik?
Hentikan Unnie.
Apa kabar?
Baik. Apa kabar?
baik
Bagaimana kabar si kecil?
Sudah berumur 60 bulan.
Meskipun sulit untuk membesarkan, itu sangat lucu, kan?
Iya.
Ketua tim.
Apa?
Apakah kamu terkejut bahwa aku mengirimimu pesan.
Baik, bergabunglah.
Aku?
Ya, persis sama dengan pekerjaan di perusahaan sebelumnya.
Tetapi gaji bulanan hanya 80% dari gaji kamu sebelumnya.
Tapi aku akan memberimu jaminan.
Gaji bulanan bukan masalah, bisakah aku melakukannya dengan baik?
Aku tidak pernah bekerja selama beberapa tahun.
Bagaimana kamu menjadi seorang pengecut?
Perusahaan kami kecil, apakah kamu tidak puas?
Tidak, Kamu bisa mengundang ku, Aku pun sangat berterima kasih.
Mari bekerja bersama.
Baik, Terima kasih.
Aku akan bekerja keras.
Hari kelulusan Ji-young.
Bagaimana kita bisa menghentikan bisnis sementara?
Kenapa tidak buka saja di malam hari?
Aku tidak tahu.
Aku tidak akan pergi, Aku tidak bisa mendapatkan pekerjaan.
Ini anak, kamu akan menyesal nanti.
Tidak ada foto kelulusan.
Lupakan saja, aku tidak akan menyesal.
Ji-young.
Berhenti berbicara.
Jangan melakukan apa pun jika membuatmu sedih.
Tunggu saja untuk menikah.
Itu cocok untukmu.
Apa yang baru saja kamu katakan?
Pukul berapa sekarang?
Dia mengatakan gambaran seperti itu.
Ji-young, kamu tidak bisa diam.
Kamu harus hidup.
Kamu mengerti?
Kamu mengerti!
Astaga.
Berikan aku air.
Yang benar saja.
Apa yang sedang kamu lakukan?
Um, tidak apa - apa.
Ya hallo.
Daehan Planning?
Baik
Baik.
Ibu, Aku memenuhi syarat.
Sungguh?
Benarkah?
Apa yang harusku lakukan, Unnie?
Kerja bagus.
Ayah, kamu tidak mendukungku.
Mari makan.
Mari kita makan.
Kamu makan daging.
Makan yang banyak.
Ah Unnie.
Aku bertemu Ketua Kim dan berbicara tentang pekerjaan.
Bagus, tapi bisakah kamu.
Ya, Kamu harus bekerja keras untuk mewujudkannya.
Ya, coba lakukan apa yang kamu bisa.
Ji-young, Semangat!
Baiklah.
Apa hari ini ulang tahunku? Kurasa tidak.
Apa?
Oppa, Aku menemukan pekerjaan.
Apa Ah-young ikut bekerja sepanjang hari?
Biarkan dia tinggal di TK sepanjang hari.
Aku pikir Ah-young merasa tidak nyaman.
Jadi aku bertanya di Baoma Group.
Antara lima dan tujuh lebih baik menyewa pengasuh anak.
Dan dukungan pemerintah untuk pengasuhan anak.
Tapi waktu tunggunya terlalu lama,
aku mendaftar terlebih dahulu.
Baik.
Oppa.
Apa kamu tidak ingin aku kembali bekerja?
Tidak.
Aku khawatir kamu dan Ah-young akan menderita.
Haruskah aku tidak akan pergi?
Tidak, jika kamu bahagia, Aku senang.
Ji-young.
Sayang.
Tok tok tok.
Apa kamu marah?
Ya.
Kenapa kamu harus peduli tentang itu?
Aku lapar, bisakah kamu memasak untukku?
Masak untuk ku.
Sungguh?
Kenapa dengan berhadapan mertuamu?
Bagaimana dengan rencana keluarga kita?
Orang dewasa senang mengatakan ini.
Karena tidak ada yang perlu dibicarakan.
Menikah lebih awal saat kita belum menikah.
Ketika menikah, mereka mendesak kita untuk memiliki anak.
Punya anak laki - laki, mereka mendesak kita untuk punya anak perempuan.
Punya anak perempuan, mereka mendesak kita untuk punya anak laki - laki.
Aku punya ide yang bagus.
Apa?
Ayo makan dulu.
Lupakan.
Untuk dilempar setiap kali aku pulang, ayo kita buat satu.
Apa?
Kita akan buat satu, dan aku akan menjagamu dengan baik.
Ini seperti membeli semangka dan jeruk di supermarket.
Bagaimanapun, kita harus mempunyai anak.
Daripada didesak untuk hidup,
Punya anak tidak bisa memengaruhi hidup kita.
Mungkinkah begitu?
Aku akan membantumu dengan baik.
Baik.
Aku akan mengganti popoknya.
Kupikir aku akan banyak berubah.
Apa yang akan berubah padamu, Oppa?
Aku?
Aku tentu saja akan berubah.
Aku harus pulang lebih awal, tidak bisa minum, tidak bisa melihat teman.
Jika anak terlihat sepertimu, itu akan lucu.
Lupakan. Aku depresi.
Kamu depresi karena kamu lapar.
Aku punya gula darah rendah. Cepat dan masak untukku.
Oppa, aku benar - benar depresi.
Oppa, apa yang membuatmu tidak nyaman?
Apa yang sedang kamu lakukan?
Oppa, kamu baik - baik saja?
Tidak apa. Ayo coba pinggangku.
Buatkan bayi untukku.
Mari kita punya anak.
Astaga.
Apa dia masih di sini?
Tampaknya begitu.
Dia dulu bertanggung jawab atas pekerjaannya.
Setelah cuti hamil,
Dia datang terlambat.
Maaf, anak ku menderita HFMD. (Hand, Foot, and Mouth Disease)
Tidak boleh membawanya ke TK.
Laporkan analisis tren industri kemarin.
Cepat kerjakan.
Apa ini?
Ibu menyuruhmu diam.
Bibi bakal akan datang ke sini.
Mengerti?
Coba lihat, selamat tinggal pada popok.
Ah-young, coba juga, selamat tinggal popok.
Selamat tinggal, kerja bagus.
Komentar
Semoga kamu mendapatkannya... Berapa yang akan kamu bayar?
Aku tidak dapat panggilan.
Sungguh?
Yah, Aku pikir itu hasilnya sama.
Situs web perekrutan tidak menelpon.
Biarku lihat.
Haruskah aku
mengambil cuti orang tua?
Oppa?
Aku akan merawat Ah-young selama satu tahun sebelum kembali bekerja.
Mungkinkah ada solusi pada saat itu?
Tahun depan,
Dia akan beradaptasi juga.
Semuanya dibesarkan seperti ini, Aku bisa pergi ke sekolah dasar dalam sekejap.
Bisakah perusahaan Oppa mengambil cuti orang tua?
Karena ada sistem, kita harus memanfaatkannya dengan baik
Jangan khawatir, lakukan apa yang ingin kamu lakukan.
Aku juga memanfaatkan kesempatan ini untuk membaca buku.
Belajar sedikit lagi.
Oppa.
Benar, apakah kamu semakin mencintaiku?
Aku menjadi lebih tampan, bukan?
Ah-young, ibu bisa pergi bekerja sekarang.
Katakan pada ibumu, Semangat!
Tos.
Bagus.
[Pesan WEB] Ini adalah Smile Courier. Aku meletakkannya didepan pintu. Soha, 707 Building, No 804.
Sangat senang.
Ah-young, menurutmu
ibu harus menelpon nenek?
Ya ibu mertua, Obat herbal dari Tiongkok yang anda kirim sudah sampai.
Eh, bagus.
Setelah minum obat herbal yang anda buat untukku, Aku akan bekerja keras.
Pekerjaan apa, pekerjaan apa yang kamu lakukan?
Bos yang bekerja bersama sebelumnya
mengundangku untuk bekerja padanya.
Apa yang kamu bicarakan?
Iya.
Hei! kamu gila?
Bukankah itu terlalu berlebihan?
Ibu mertua tidak seperti itu.
Anak ku memiliki masa depan yang cerah.
Mengapa kamu begitu impulsif?
Ibu mertua?
Sudahlah, sudahi saja teleponnya.
Ah, Ibu mertua, Halo.
Berapa banyak ibu bayi yang bisa menghasilkan uang?
Jika dia ingin bekerja, dia dapat memiliki pekerjaan paruh waktu di dekatnya.
Bagaimana dia bisa meminta suaminya untuk mengambil cuti orang tua?
Bukankah terlalu banyak?
Ibu mertua.
Ji-young banyak belajar dari keluargaku.
Dia juga bekerja keras.
Ji-young melahirkan anak itu.
Ji-young yang mendidik anaknya sendiri.
Untuk satu sama lain dalam mendukung membantu kehidupan.
Dia malas dan dia juga punya masalah di tempat kerja.
Ji-young sedang tidak enak badan.
Sepertinya kamu tidak tahu masalahnya
Ibu mertua, anak perempuanmu keadaannya sekarang tidak normal.
Pernahkah kamu mendengar tentang festival terakhir kali?
Bagaimana ibu bisa beritahu seperti itu?
Aku,
hanya melihatmu terlalu cemas.
Bukankah ini tentang kamu?
Sampai kapan kamu akan bersembunyi?
Ibu, bisakah kamu melakukan ini jika kamu sakit?
Sangat menyedihkan bagimu untuk mengatakan ini.
Mungkinkah kamu ingin membiarkan Ji-young yang sakit pergi bekerja.
Dia pingsan jika bekerja di luar.
Ibu, kenapa tiba-tiba pergi ke rumah Nuna yang kedua?
Tutup tokonya sebelum kamu pulang.
Telepon Ibu.
Ibu mertua.
Ji-young.
Aku memikirkan tentang ibu.
Itu semua bohong, kan?
Apa?
Apa yang kamu lakukan, bu? Ada yang apa?
Tidak ada.
aku hanya merindukanmu.
Ji-young, makanlah tepat waktu.
Kamu harus sehat untuk melakukan segalanya.
Ibu akan mengatasinya sesegera mungkin.
Datang ke sini untuk membantumu menjaga Ah-young.
Pergilah bekerja.
Ibu akan membantumu.
Lakukan apa yang kamu inginkan.
Ibu pergi dulu.
Aku pergi.
Mi-suk?
Jangan lakukan itu.
Ketika kamu masih muda.
Untuk merawat saudaramu.
Menginjak mesin jahit di Cheonggyecheon.
Wajah kurus.
Setiap kali kamu mendapatkan gaji, kamu kembali tepat waktu.
Hati ibu seperti teriris oleh pisau.
Kamu terlalu baik.
Kamu mendapatkan luka ditangan itu karena mesin jahit.
Jangan katakan betapa hancurnya hatiku.
Aku tidak bisa memelukmu dengan baik.
Aku tidak bisa mengucapkan sepatah kata terima kasih, Mi-suk.
Maafkan aku.
Ji-young, bahkan jika dia bekerja keras,
kamu membuatnya kuat.
Anak ku.
Sayangku.
Sayangku.
Menantu Jung, bagaimana anak ku bisa seperti ini?
Bagaimana mungkin Ji-young jadi seperti ini?
Ji-young.
Oh, Ji-young.
Ji-young.
Ji-young.
Ibu?
Apa yang terjadi?
Ji-seok membuatku takut.
Dia memanggilku dan memberi tahuku ibu sakit.
Apa yang terjadi di Ji-young?
Ji-seok?
Apa obat ini untuk ibu?
Tidak, ibumu minum yang lain.
Ini obat yang bagus untuk pria.
Apa - apan ini?
Benda apa ini?
Apa hanya ada seorang anak di matamu?
Karena dia tidak dapat melakukan apapun yang dia inginkan,
Ji-young hampir menjadi cangkang kosong.
Kamu masih tidak peduli satu pun dari mereka.
Apakah kamu masih seorang ayah?
Apa yang sedang terjadi?
Semua tetua membuka rumah sakit putranya.
Aku ikut mengantre sekotak.
Itu sebabnya.
Jika kamu ingin membeli sekotak.
Mengapa tidak membeli untuk anak perempuan itu?
Bisakah anak itu tidak sakit?
Anak ku.
Anak ku.
Ji-young, Ji-young.
Um, ketua Jang.
Apa?
Aku butuh sekotak.
Untuk anak perempuanku.
Bisakah kamu membantuku dihari Minggu?
Tentu saja, kamu bisa sibuk.
Ji-young, apa kamu sakit?
Sakit apanya?
Tidak terlihat baik.
Belakangan ini.
Unnie, aku khawatir aku tidak bisa pergi ke perusahaan Ketu tim Kim.
Kenapa, karena anak?
Ya, tidak ada tempat untuk mempercayakan Ah-young.
Apa kata Dae-hyun?
Oppa mengatakan dia akan mengambil cuti orang tua.
Maka itu bagus.
Tapi ibu mertua mengatakan itu tidak akan bisa.
Ji-young, bukankah ini adil?
Kamu juga seperti suamimu.
Baca buku, ikut bermasyarakat dan bekerja.
Kehamilan bisa dikatakan mustahil.
Anak - anak selalu bisa dilahirkan.
Unnie, apakah itu mudah mengatakannya?
Sebenarnya, ibu mertua tidak mengatakan sesuatu yang salah.
Aku tidak bisa mendapatkan penghasilan sebanyak Oppa ketika aku pergi bekerja.
Uang yang aku hasilkan.
Mungkin tidak cukup untuk membayar TK Ah-young dan gaji pengasuh.
Benar-benar menyedihkan.
Tunggu sebentar.
Ayo.
Mari tidur.
Terlalu berisik.
Aku akan berbicara dengan Ketua Kim secara langsung.
Bahwa aku tidak bisa pergi bekerja.
Pikirkan tentang itu.
Tidak mungkin, bukan?
Lelah sebelum direhabilitasi.
Ya, istirahatlah.
Kamu juga istirahat, Aku akan menjadi lebih baik ketika Ah-young tumbuh besar.
Apa merawat anak sedang beristirahat?
Tapi benar.
Aku tahu ini tidak bagus.
Tapi aku tidak bisa berhenti berspekulasi.
Apakah Oppa seperti ibu mertua?
Yang tidak ingin aku pergi bekerja.
Apakah kamu menyesal mengambil cuti orang tua?
Ji-young, sudah pasti bukan itu masalahnya.
Aku tidak berpikir tentang merawat anak terlalu sulit.
Aku benar-benar mengatakan itu untukmu.
Berhentilah membicarakannya untuk ku.
Sejujurnya, Aku tidak percaya itu.
Kamu, Ibu mertua dan keluargaku adalah sama.
Lagipula itu bukan urusanmu.
Hanya aku yang berperang.
Ji-young, tenang dan dengarkan aku.
Bukankah aku sudah memberitahumu untuk pergi ke psikiater?
Kamu.
Sekarang sakit.
Apa maksudmu?
Apakah itu membuat Oppa merasa lega?
Dimananya aku sakit?
Ji-young, kamu sesekali menjadi orang lain.
Ah-young.
Apa yang kamu lakukan sayang?
Menantu Jung, Hari ini daehan.
Meskipun tidak sedingin Osamu, anginnya cukup dingin.
Pakailah lebih banyak pakaian.
Sayang, kamu terlihat seperti ibu mertua.
Ah-young, nenek disini?
Berhentilah mengganggunya.
Bagaimana aku harus memulainya?
Selama aku mendapatkan perawatan, bukan?
Untungnya, Ah-young masih muda.
Jika dia berpikir, dia akan menganggapku aneh.
Tidak sering.
Hanya sesekali.
Kamu pasti sangat kesusahan, Oppa.
Aku masih takut.
Aku khawatir kamu sakit.
Aku selalu berpikir, kamu menyukau ini karena menikahiku.
Itu semua karena ku.
Masukkan langsung ke kulkas.
Letakkan semuanya.
Baik.
Ini.
Ambillah, berhati-hatilah agar tidak tumpah.
Baik.
Halo.
Oh, Ji-seok?
Ayah?
Oh, aku akan pergi mengantarkan makanan ke rumah Nuna kedua.
Apa.
Apa yang disukai Nuna kedua?
Ji-young?
Dia suka roti pasta kacang
Pasta kacang merah?
Oh.
Kenapa dengan roti ini?
Untuk memberikannya kepada Nuna.
Kamu membawa sesuatu ketika kamu berkunjung kerumah, Aku rasanya seperti menjadi seseorang.
Apa kamu mau roti?
Ah-young tidak suka makan roti pasta kacang.
Dia tidak suka.
Apakah kamu mengatakan, kamu tidak suka roti pasta kacang?
Aku memakannya.
Aku baru saja mau mengeluarkan pasta kacang merah.
Ayah bilang Nuna suka makan roti pasta kacang.
Kamu yang suka makan pasta kacang merah.
Aku suka roti dengan krim.
Apa ini?
Untukmu.
Bolehkah aku menerimanya?
Atau menunggumu untuk menghasilkan uang. Belikan aku yang lebih bagus
Kamu tahu pasti apa yang kamu melakukan.
Aku mau pergi.
Ah-young.
Makan dulu sebelum pergi.
Aku punya janji.
Jangan sakit, Nuna,
Akhirnya aku mendengarmu memanggil ku sebagai Nuna.
Ji-seok, terima kasih.
Lain kali aku akan membeli roti krim.
Kim Ji-young.
Akhirnya bertemu?
Itu,
Orang yang sakit adalah ku.
Aku yang terakhir tahu.
Bagaimana perasaanmu?
Aku mendengar, jikaa ku menakutimu sesudahnya.
Aku sangat tersinggung.
Kamu tahu ketika ku merawat seorang pasien
apa proses tersulit?
Bagian tersulit adalah membuat pasien duduk di depanku.
Datang kesini.
Duduk di depan dokter.
Itu berarti perawatannya berhasil.
Hanya mendengarkanmu mengatakan itu.
Juga membuatku merasa baik.
Ya, ini ibu.
Apa ibu di toko?
Baru saja sampai.
Bagaimana denganmu? Apa kamu sudah sarapan?
Iya.
Aku makan bersama Ah-young.
Bagaimana dengan ibu?
Ayahmu selalu sarapan tepat waktu.
Tentu saja ibu ikut makan bersamanya.
Ibu.
Iya?
Ibu, apa kamu ingat.
Ketika Aku dilahirkan?
Tentu saja, bagaimana bisa aku tidak mengingatnya?
Hari kamu dilahirkan.
Bunga sakura di langit itu indah.
Aku bergegas berkemas dan pergi ke rumah sakit.
Bunga sakura terbang.
Seperti salju dan bulu angsa
Aku mungkin bersamamu.
Hari Ah-young lahir.
Salju turun.
Aku melahirkan anak yang begitu cantik.
Semoga sukses
Terlalu jelek.
Ini.
Apa nama perusahaan kita? Bom Baram (Angin musim semi)
Apakah cocok dengan ku?
Sangat hebat.
Jangan berbohong padaku.
Apa ini?
Bingkisan selamat.
Terima kasih.
Apa yang kamu lakukan sebagai tamu?
Itu adalah hantu.
Ada apa?
Bicarakan tentang itu.
Ketua tim, Aku khawatir ini sulit.
Mengapa? Kamu tidak menyewa pengasuh anak?
Iya.
Bagaimana dengan melakukan pekerjaan paruh waktu?
Tidak bagus.
Aku.
Mendapatkan perawatan di psikiater.
Kali ini
Orang yang tidak pergi ke rumah sakit bahkan lebih baik.
Pekerjaan ini membutuhkan banyak kunjungan kelapangan dan rapat. Betapa sulitnya.
Jika aku berbicara omong kosong selama rapat, apa yang harus dilakukan?
Ketika aku sudah mendingan untuk bekerja.
Aku akan menghubungimu lagi.
Dokter.
Aku pikir itu baik untuk hidup seperti ini.
Sebagai ibu orang lain.
Istri orang lain.
Terkadang aku merasa bahagia.
Tapi terkadang.
Aku merasa seperti terkunci di suatu tempat.
Aku selalu berakhir di dinding.
Aku harus bisa menemukan pintu keluar, tetapi masih kembali.
Bahkan jika aku menemukan cara lain, Aku masih menabrak dinding.
Terkadang aku ingin mengatakan, Apakah tidak ada jalan keluar dari awal?
Aku merasa marah untuk ini juga.
Begitu.
Tapi kemudian aku mengerti lagi.
Sebenarnya semua ini salahku.
Orang lain juga harus menemukan jalan keluar sendiri.
Aku hanya tidak mampu pada diriku sendiri.
Selalu ketinggalan.
Ini bukan salahmu.
Lalu mengapa hanya aku yang hidup begitu malu?
Kapan kamu marah sebelumnya? Bagaimana kamu melakukannya?
Kim Ji-young.
Mengapa begitu banyak wanita membawa anak ke sini?
Sangat berisik.
Aku harus menemukan area bebas anak di masa depan.
Di mana area bebas anak?
Benar-benar berisik.
Ah-young.
Tunggu sebentar.
Ah-young!
Ini masalah.
Sungguh menyusahkan.
- Betapa bagusnya kalau minum dirumah? - Iya.
Bagaimana aku bisa membersihkan ini?
Benar - benar ibu cacing.
Hei, Nanti orang mendengar.
Ibu cacing ya ibu cacing.
Hei, aku kehabisan kata -kata.
Ayo minum di taman.
Bukannya disana dingin.
Lebih baik dari pada disini.
Ya terlalu berisik di sini.
Itu maksudku.
Permisi.
Kau mengenal aku?
Apa?
Mengapa aku ibu cacing?
Ayo pergi.
Aku bertanya mengapa aku cacing.
Tidak, Aku tidak memberi tahu mu.
Kepada siapa kau mengatakan itu?
Datang ke sini untuk minum kopi.
Kau bertemu dengan ku hanya sekitar sepuluh menit.
Hanya tahu beberapa yang kau ketahui tentang ku?
Hal-hal apa yang telah ku alami?
Orang seperti apa yang kamu temui?
Apakah kau tahu apa yang kau pikirkan?
Aku hanya melihatmu sekali. Apa Kau ingin aku menilaimu juga?
Katakan orang macam apa kamu ini.
Apa kata bibi ini?
Tapi itu yang kami mengatakannya sendiri.
Karena kamu mengatakannya sendiri, tolong jangan biarkan aku mendengarnya.
Mengapa menghabiskan tenaga untuk menyakiti orang lain?
Ayo pergi.
Pergi.
Jangan bicara.
Pergi saja.
Ayo.
Cepatlah.
Ibu.
Ibu.
Ibu, ibu.
Ibu.
Ah-young, tidak apa - apa.
Tidak apa - apa.
Ibu.
Lihat, Apa ibu tidak menangis?
Ibu kuat.
Jadi kamu jangan menangis, Ah-young.
Ibu.
Ya, Jangan menangis.
Ah-young tidak menangis.
Bagus, mari kita pergi.
Jadi, apakah kamu baikan?
Belum.
Baik senang atau tertekan
Tapi.
Itu tidak buruk.
Oppa, sekarang musim semi.
Coba kamu lihat ke sana?
Tunas bermunculan.
Apa yang salah?
Kamu cengeng.
Aku baik - baik saja.
Ayo jalan.
Ayah, Ayo kita pulang.
Apa kamu bersenang - senang?
Iya.
Ayo pulang.
Iya.
Apa kamu lapar?
Iya.
Mau makan apa malam nanti?
Es krim.
Kita akan makan.
Lalu aku ingin makan banyak ikan.
Gadis Yang Tumbuh Dewasa Kim Ji-young
Dia lahir pada 1 April 1982.
Disebuah rumah sakit bersalin di Seoul.
Panjangnya 50 cm dan beratnya 2.9 Kg.
Saat dia lahir, Ayahnya seorang PNS.
Dan ibunya seorang ibu rumah tangga.
Kim Ji-Young: Born 1982
Jung Yu-mi
Gong Yoo
Kim Mi-kyung
Sutradara Kim Do-young
Bukittinggi, 11 Desember 2019 Subtiltles and Manual Translate By AR5RY
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.