Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
PENYEMPURNAAN OLEH : DENI AUROR@ ORIGINAL SUB OLEH : GUAVABERRY
Siau Ching (Kakak)!
Aku sepertinya kerasukan lagi.
Meditasi selama 500th. Hampir membawa hasil, menjadi dewa terbang.
Tapi setiap kali tak mampu memecahkannya.
Ya. Setiap kali sangat berbahaya.
Hati-ku ada suatu kekosongan.
Apa aku kekurangan sesuatu? Kenapa setiap kali akan memecahkannya...
... semua jadi kacau langit menolakku. Aku kekurangan apa sebenarnya
Kau bawalah benda ini. Jepitan itu selalu ada padamu, aku tak ingin mengambilnya.
Sekarang kau boleh membawanya. Ini jadi milik-mu. Simpanlah baik-baik.
Pada akhir era dinasti Tang, dunia menjadi kacau...
Siluman iblis muncul didunia manusia.
Kaisar memohon pada dewa. Dan para guru spiritual tak membawa hasil... kaisar marah besar,
Guo Shi (guru spiritual kaisar) memaksa rakyat menangkap ular siluman itu.
Berlatih ilmu sihir untuk mendapatkan kepercayaan kaisar.
Orang suci memohon pada dewa. Cahaya bersinar di istana.
Orang suci memohon pada dewa.
Cahaya bersinar di istana.
Penyusup!
Di kapal ada penyusup! Tangkap dia. Semuanya di posisi masing2!
Nona, kau disini. - Siapa kau?
Kini situasi tak aman. Jangan takut.
Disini dimana?
Disini adalah desa Bu Se. Siapa namamu?
Dimana rumahmu?
Aku...
Nak... kau sudah telah hilang ingatan.
Pasukan penangkap ular sudah kembali. Saat itu, Asien yang menyelamatkan-mu.
Asien?
Desa kami menangkap ular untuk bertahan hidup. Rumah di sini....
... dikelilingi oleh gunung. Banyak binatang buas.
Dan juga siluman.
Aku siluman, kau akan kumakan! - Mau kabur kemana kau?
Hati-hatilah kalian. - Bibi.
Rumput obat yang didapatkan Asien sangat manjur. Luka-ku sudah jauh lebih baik.
Berbahaya menangkap ular. Semua harus hati2.
Kak Ahwa, bisakah turunkan arak itu?
Ini arak bagus. Bagus untuk diminum.
Nona, ayolah.
Lihat. ini yang terakhir lagi.
Lebih baik diluar bersama ular jangan kembali lagi.
Kak Asien.
Kau sudah siuman?
Tutao. Kenapa kau lari sampai ke bawah?
Asien kau tidak dapat ular lagi, kan? Ini untukmu saja.
Takut ular masalah tangkap ular. Lebih baik cari rumput obat saja.
Tak dapat apa2 lebih baik menolong orang.
Kak Asien sudah kembali. Bawa mainan apa? - Lihatlah.
Lihat. Siapa mau ini?
Nona.
Asien. nona itu sudah tak ingat apa2.
Nona.
Tidak apa2. Besok, aku akan membawa kau ke tempat dimana aku menemukanmu.
Siasanya, kau menangkap ular dibawah sana.
Kenapa kalian menangkap ular?
Selama beberapa tahun terakhir ini, dunia semakin kacau. Pajak semakin besar.
Menurut Guo Shi. menangkap ular bisa kurangi pajak.
Bisa hidup lebih baik.
Semuanya bersama menangkap ular.
Menangkap ular berbahaya. Tapi jika tak tangkap ular, lebih berbahaya.
Dibawah air terjun itu.
Aku tahu itu jalan singkat. Tapi tak mudah melewatinya
Bahkan ada dia.
Tutao!
Kau bisa sihir ya?
Aku sendiri naik dulu. Kalian pelan2 naik ke atas.
Tutao bagaimana kita bisa ikuti dia? -Benar 'kan?
Tutao.
Kau kembali dulu saja.
Bagus bisa ilmu sihir.
Tampaknya kau orang suci, kan?
Aku juga sudah tak ingat. Tempat apa ini.
Aku buat tempat ini. Biasanya, aku membuat hal2 kecil disini.
Jemur rumput obat. Mungkin kelak ada yang lebih baik, tak perlu tangkap ular lagi.
Bao An Tang? Kenapa disebut Bao An Tang?
Itu aku menemukan papan nama itu.
Oh ya, saat itu aku sedang membuat payung, tiba2 mendengar sesuatu.
Aku pergi mencari tahu, kau ada diatas batu air terjun.
Demi semuanya, kau harus bunuh Guo Shi.
Guru dia adalah musuh kita.
Bermeditasi! Semua ada aturannya. Terpaksa melakukannya.
Kau teringat sesuatu?
Asien apa yang kau tak ingin lakukan diluar keinginanmu sendiri?
Aku? Hal seperti itu sangat banyak.
Tapi, kita didunia ini, tentu ingin jalan bebas tanpa beban.
Maka aku belajar segala hal meramal formasi bintang, semuanya bisa sedikit2.
Walau hidup ini singkat juga ingin hidup bebas.
Kekuatan dewa. Cahaya masuk istana.
Kau tak apa2?
Terbang.
Aku ternyata terbang
Hei. Lihatlah!
Sangat ajaib. Ini terbang luar biasa. Bebas diantara dunia dan langit.
Asien.
Tidak apa2. Aku bertahan dengan benda ini.
Ini benda apa?
Naik dulu dan aku akan jelaskan - Ya.
Nona!
Bukankah Guo Shi menangkap penyusup itu?
Itu benar..Guo Shi, ada penyusup. - Hati-hati.
Dia belum sadar potong satu tangannya dulu.
Siapa?
Benda ini kau membawanya.
Sepertinya jepitan itu ada hubungannya denganku. - Kau sudah bangun.
Ini sepertinya suatu senjata. Tapi aku tak tahu cara menggunakannya.
Bao Ching? -Apa?
Bao Ching.
Bao Ching.
Bao Ching Fang! Tempat apa itu?
Kudengar, di hutan kota Yongzhou.
Disana tempatnya. Ahli dalam segala hal. Jepitan-mu ini dibuat disana.
Terima kasih. Asien. kau tak perlu peduli aku kau bahkan tak tahu siapa aku.
Walau tak tahu siapa kau. tapi aku tahu. kau bukan orang jahat.
Guo Shi? 2 prajurit itu!
Cepat pergi!
Hormat pendeta jumlah ular yang didapat tahun ini tak banyak.
Kami sudah mempertaruhkan nyawa.
Kini dunia kacau, siluman iblis merajalela.
Guru-ku sebagai Guo Shi membawa kedamaian.
Ya. Siluman memakan darah dan daging manusia.
Desa ini bisa bertahan berkat Guo Shi.
Tapi malam ini aku kesini, kalian tahu payung ini milik siapa?
Dan, apa di desa ini ada seorang wanita misteri berbaju putih?
Cepat katakan!
Tenang.. Asalkan kalian terus terang, aku takkan melukai kalian.
Baik aku katakan. Aku melihatnya bersama Shi Sien.
Anakku.
Periksa! - Siap!
Kita harus berapa lama lagi ketakutan bersembunyi didalam goa?
Hal yang begini penting, guru ingin kita melakukannya. - lnforman sudah kembali.
Dia berani melawanmu?
Ya bukan hanya melawan... bahkan ingin nyawaku.
Dan entah kenapa pasukan Guo Shi menuju kesini.
Guru! Dia sudah menyerah pada pendeta itu. Dia mengkhianati kita.
Guru dia bersama seorang penangkap ular. Seperti sepasang kekasih.
Benar?
Ilmu sihir yang aku ajarkan kalian. Untuk saling membantu dan menjaga.
Bersatu selamanya. Baik maupun buruk dipikul bersama.
Terima kasih, guru. Terima kasih, semua saudara. Kekuatan-ku sudah pulih.
Guru ular putih itu pasti telah mengkhianati kita. Kalau tidak...
Guru, kakak senior takkan mengkhianati kita. Aku akan membawanya kembali.
Karena hubungan kalian berdua baik sekali.
Guru, mohon berikan kekuatan padaku.
Dalam waktu 3 hari, bawa dia dan jepitan itu kembali.
Jika tidak kekuatanmu guru juga tak bisa menyelamatkanmu.
Chang Phan.
Benda ini milik bocah itu.
Kau pergi beritahu guruku, lewati sini. -Ya.
Jika bisa dapat kekuatannya.
Ular di desa kalian, tak perlu ditangkap.
Sudah tak jauh dari Yongzhou.
Masih pikirkan jati dirimu?
Tak tahu jati diri sendiri memang agak memusingkan.
Bertemu siapa pergi kemana, melakukan apa?
Tapi banyak hal, lebih baik dilupakan saja.
Semua terus berputar. Hidup ini singkat, dan lebih banyak penderitaan.
Lebih baik pikirkan hal2 yang indah saja.
Paman, lagumu itu terlalu tua.
Sudah jaman apa? Biar aku yang nyanyi saja. - Baik.
Bagus sekali. Benar yang kau katakan .. Hidup ini bagaikan mimpi,
Bisa memiliki saat seperti ini sungguh indah.
Jika kau suka, aku akan mengajari-mu bernyanyi.
Baik.
Sudah bisa... mari kita bernyanyi bersama.
Tak apa2, masih banyak waktu.
Wanita misteri, kekuatan sihir misteri. Kau tahu aku manusia atau siluman.
Siluman. Kudengar bentuk siluman sangat aneh. Menghisap darah manusia hidup.
Bagaimana kau bisa jadi siluman?
Walaupun siluman, kenapa?
Tutao.
Walau Tutao adalah siluman,. Aku tetap suka padanya.
Jika Tutao adalah siluman juga suka padaku.
Benar?
Siapa suka kau? Aku hanya mencari makan.
Kenapa aku bisa berbicara?
Kenapa aku bisa bicara... seharusnya aku tak bisa bicara.
Bukankah aku akan dianggap siluman dan dibunuh si pendeta.
Kenapa suara bicara ku begini? -Kecilkan suaramu.
Hati-hati2 ... Air disini deras sekali. Jangan sampai terjatuh.
Rupanya kau bersama manusia. Aku akan merenggut nyawamu.
Paman.
Hati-hati.
Asien, cepat kaburlah!
Asien cepat pergilah. Asien.
Kau kenapa? Bukankah kau takut ular, dia adalah siluman ular.
Tutup mulut mu! Aku tak mungkin biarkan dia sendiri disini!
Aku tak peduli padamu.
Kenapa tadi dia memelukku?
Tadi tubuhmu dingin seperti es batu.
Asien kuatir lalu memeluk-mu, tubuhnya sebagai alat penghangat.
Tadi dingin dan rumah ini seperti es. Kami tidak meninggalkanmu.
Rupanya kau disini.
Kukira kau pergi tanpa pamit.
Ekor itu.
Aku benar adalah siluman.
Tidak masalah. Dunia manusia banyak orang jahat berkaki dua.
Kau bukan orang jahat.
Tamu orang penting. Kami sekeluarga lolos dari maut. berilah kami makanan.
Kenapa kota ini banyak pengemis
Cepat minggir, jangan halangi jalan!
Tadi para pengungsi itu, sungguh malang.
Boleh dibilang mereka beruntung. Setidaknya masih bisa mengungsi
Ada apa? -Tidak.
Mari kita pergi.
Masih ada seekor anjing.
Sepertinya aku pernah kesini
Mu. Li, Cia Wu Wei (mantra). Berhenti!
Ternyata ada tamu.
Nona kesini lagi. Apa ada masalah dengan jimat itu?
Ya. Kami ingin tahu asal usul jimat ini
Menarik.
Walaupun manusia, tapi ada bau siluman
Apa pernah berhubungan dengan siluman?
Kalau begitu, ...
Semua siluman disekitar sini, perlu jimat pelindung untuk berlatih.
Pasti akan datang ke tempat kami. Tempat membuat jimat siluman.
Jepitan ini bukan milikmu, ada pemilik lain.
Itu mampu tingkatkan ilmu sihir sangat berguna.
Jimat ini sangat hebat
Saat itu, nona kesini untuk membuat jepitan itu
Agar bisa memilikinya.
Ini.
Ini.
Tapi itu bisa membawa bencana besar.
Saat aku menemui dia, dia hilang ingatan.
Benar. Jimatnya menguasai manusia.
Juga mungkin bisa menguasai daya ingat sang pemilik.
Hilang ingatan... apa gunanya memiliki kekuatan sihir. Hilang ingatan... apa gunanya memiliki kekuatan sihir.
Hilang ingatan... apa gunanya memiliki kekuatan sihir.
Ada yang bisa didapatkan, juga bisa menghilang.
Bagus. -Jadi kau masih...
Tapi nona bersikeras. Beri sang rubah tua ku ini suatu kehormatan. Tapi nona bersikeras. Beri sang rubah tua ku ini suatu kehormatan.
Tapi nona bersikeras. Beri sang rubah tua-ku ini suatu kehormatan.
Semua ini mengubah keadaan.
Manusia menjadi siluman, juga siluman menjadi manusia.
Kami tertarik.
Jadi tentang sang pemilik, kau bisa beri petunjuk pada kami?
Tentu.
Begini besar.
Kekuatannya hebat, sama sepertiku.
Aku tahu ini roh ular. -Ular?
Sang penangkap ular.
Siau Bai!
Siau Bai.
Siau Ching.
Siau Bai.
Siau Ching, kau adalah Siau Ching.
Aku..aku sudah teringat siapa diriku.
Saat itu, guru beri kau jepitan itu... suruh kau bunuh Guo Shi.
Kau sudah tak ingat, kakak.
Kenapa Guo Shi ingin menangkap ular?
Si pendeta busuk itu berlatih ilmu Thai Ying.
Dia ambil kekuatan kita untuk tingkatkan kekuatannya
Guru benci Guo Shi, benci manusia.
Guru bilang, hati manusia sangat kejam.
Tapi dia beda. Saat aku hilang ingatan, tak ingat apa2. Dia menyelamatkanku.
Bagaimanapun dia adalah manusia.
Rupanya Guo Shi berlatih ilmu iblis. Berpura pura.
Kau sang penangkap ulai, pantas mati! Aku benar tak tahu itu.
Apa yang ingin kau lakukan?
Siau Ching, turunkan dia.
Asien.
Kau penangkap ular, terus ikuti kakak pasti ada siasat.
Kau siluman kecil, begitu emosi. Ganggu latihan kan?
Kau.
Katakan ... Apa sebenarnya siasat mu.
Ternyata kau antek pendeta Thai Ying.
Pendeta Thai Ying apa? Kue ini. Aku juga tak tahu bisa begini
Kakak, lihat dia bersekongkol dengan Guo Shi.
Aku percaya... dia percaya.
Aku tak percaya.
Aku bunuh kau sang penangkap ular! -Hati-hati!
Minggir!
Kakak, kau sudah lupa guru? Manusia sangat licik, penipu, perampok.
Siau Ching ... Aku sudah tak ingat tapi aku melihat sendiri....
Dia tak seperti itu.
Aku masih ingat.
Ikuti aku.
Hati hati! Ada sesuatu disini.
Aku tak menduga dibawah menara ini ada terowongan,.
Kita harus cari akal keluar dari sini.
Siau Bai.
Siau Bai.
Semua bersinar di istana.
Disini pintu kehidupan.
Jangan kuatir. Kita lewat pintu kehidupan.
Tempat apa ini?
Tampaknya disini tempat persembunyian formasi siluman.
Kenapa dibawah sini ada perangkap ini semua.
Rupanya disini adalah tempat suci, telah dihancurkan.
Lalu diatas-nya dibangun menara.
Tidak apa2 ... pasti ada jalan keluarnya.
Aku akan cari jalan keluarnya, tunggu aku disini.
Langit mengawasi dunia.... sumber utama. Membawa kebaikan.
Siluman sangat berani, banyak bentuk. Hancurkan siluman dan dewa.
Ini kekuatanku yang sudah lama aku latih.
Kau bawa jimat ini, bunuh pendeta Thai Ying.
Aku sudah menemukannya.
Aku sudah menemukan jalan keluar Ayo kita pergi.
Asien. Apa semua siluman akan dibunuh?
Siau Bai, kau..
Setiap hari membasmi siluman.
Memaksa kami menangkap ular! Dunia kacau sampai begini.
Setiap kali melihat membasmi siluman, dunia semakin kacau.
Siau Bai, bagaimanapun, ada aku.
Kau.
Kakak - Siau Ching aku pergi denganmu.
Kakak, kau sudah sadar.
Kau mau kemana?
Aisen kita berpisah saja.
Kenapa?
Dunia tak berperasaan.
Langit ada peraturan. Banyak hal tak ingin lakukan tapi tak bisa tidak melakukannya.
Kau mansuia. aku siluman
Kau bilang, lebih baik melupakan daripada mengingatnya.
Kau benar. Dunia manusia dan siluman tak berperasaan.
Tapi diantara kita ada perasaan.
Aku pasti ada jalan keluarnya.
Aku akan kembali, tunggu aku.
Tutao.
Kau manusia. Bersamaku hanya mencelakaimu.
Kakak dia takkan kembali, ayo kita pergi.
Kakak. Kita sudah bersama selama ratusan tahun
Tapi beda dengan perasaan bersama dia.
Dengan susah payah berlatih mengalami maut.
Dengan susah payah bisa berbentuk tubuh manusia.
Tapi ada saatnya kita kembali seperti bentuk semula.
Saat itu, apa dia masih suka padamu?
Menurut guru, hanya manusia bisa mengalami putus asa.
Saat aku siuman, kukira aku adalah manusia.
Apa bagusnya putus. Batu besar ini memeiukku.
Cukup bagus. -ltu dingin.
Aku juga bisa kedinginan?
Ada apa di tubuhmu? -Jangan sentuh aku!
Roh menghilang. Aku janji pada guru, membawa-mu kembali dalam waktu 3 hari.
Kalau tidak kau akan tewas mengenaskan.
Kakak.
Anak muda aku bisa membantumu. -Benar.
Anak muda aku juga pernah muda bersenang senang.
Tapi kini meninggalkan banyak penyesalan.
Kau harus tahu, mungkin kelak kau akan menyesal.
Jika tak bisa bersama sekarang aku bisa menyesal.
Baiklah. .. anak muda.
Disini ini, ada masuk dan pergi Kau bisa berikan yang aku inginkan?
Aku berikan keinginanmu.
Baik. Ada satu cara.
Aku membuatmu menjadi siluman.
Siluman? -Ya.
Menjadi siluman, kalian bisa bersama.
Tapi, kau harus tukar dengan energi murni-mu.
Kami membuat jimat untuk para siluman. Energi manusia.
Jimat sriluman paling hebat. Terbuat darri energi murni.
Ini membuat kau terkenal didunia siluman.
Aku harus menjadi siluman. Aku terima.
Baiklah.
Tapi, kau harus tahu akibat menjadi siluman
Kau lahir sebagai manusia. Menikmati banyak hal duniawi
Tentu kau sangat tegang
Menjadi siluman. Langit ingin membunuhmu. Manusia ingin membunuhmu
Pendeta ingin membunuhmu. Siluman lain juga ingin membunuhmu.
Aku ambil energimu kau hanya bisa menjadi siluman paling kecil dan lemah.
Sagaimanapun berlatih juga takkan meningkat.
Aku terima. Lakukanlah.
Baik. Sepakat
Aku hampir lupa.
Manusia menjadi siluman... aku masih harus ambil satu benda.
Benda apa?
Tidak. Lepaskan dia!
Wanita cantik, kita bertemu lagi.
Apa hebatnya jepitan itu? Dengan kekuatanmu berani mencoba bunuh guruku.
Siluman ular... bisa untuk berlatih kekuatan Thai Ying.
Itu jauh lebih menguntungkan. - Kau...
Aku lapor pada guru, kalian pergi ke Desa Bu Se.
Tampaknya guru sudah hampir tiba di desa itu.
Aku sendiri menguasai guru tak perlu membagi pada guru
Pendeta kecil, licik sekali! Tapi untung kau beritahu padaku.
Nanti membunuhmu, baru menghabisi gurumu.
Rupanya kau si pendeta kecil begini jelek ya.
Pantas iri hati. Menghancurkan patung cantik di menara.
Aku ingin lihat bagaimana kalian bisa lolos dariku!
Asien... sadarlah.
Asien.
Masih ada.
Bagaimana keadaanmu?
Tutao ada ekornya.. lihat.
Aku siluman. - Ya. kau punya ekor.
Dimana ekor mu?
Mana ekor-ku?
Ekor ku.
Lihat... Sekarang kita adalah siluman.
Mulai sekarang, kita selalu bersama.
Ayo kita pergi.
Tutao... Sekarang aku bisa berlari begini cepat.
Terlalu cepat. aku tak bisa mengejarnya.
Aku sudah kembali Aku siluman. Siau Bai.
Bukankah kau sudah tak punya energi murni. Lari begitu cepat.
Siau Bai dimana kau!
Siau Bai.
Asien.
Aku mohon.
Cepat lihat.
Siluman datang, cepat kabur!
Siau Bai.
Siau Bai.
Cepat pergi!
Siau Bai!
Begitu besar... apa itu Siau Bai?
Lebih baik kita berubah kembali saja
Kau benar telah kembali.
Tapi kini kakak sudah berubah jadi ular besar.
Pendeta itu merampas jepitan milik kakak, entah kenapa, kakak mengambil kekuatannya.
Kenapa bisa begini?
Kau telah menjadi siluman.
Bocah... tak begini saling tahu. Kau bisa berperasaan pada kakakku
Kau hanya suka kecantikan kakakku
Kini kakakku menjadi sangat menakutkan. kau masih suka dia?
Sekarang dia ingin kemana? - Desa ular kalian.
Bocah. kau masih tak tahu, kan? Guo Shi telah di di desa kalian.
Desa ular itu akan hancur.
Desa kami.
Sekarang kita harus bagaimana?
Kembali ke desa.
Pasukan Guo Shi tiba di desa Bu Se.
Aku melihat sendiri.
Mungkin dia sudah tahu tempat persembunyian kita.
Bagaimana dia bisa tahu keberadaan kita? Mungkin seseorang yang memberitahu.
Chang Phan sangat setia. Ular hijau terluka. Tak mungkin mengkhianatiku
Apa mungkin ular putih mengkhianati kita? Dria tunduk pada Guo Shi.
Diantara kita ada pengkhianat. Tak bisa tinggal diam.
Lebih baik bertarung masih ada peluang hidup
Kita akan menyerang desa Bu Se!
Bunuh pengkhianat, pendeta, warga desa ular.
Bunuh pengkhianat pendeta warga desa ular.
Semuanya cepat pergi ... Desa kita dalam bahaya! Tak lama lagi muncul siluman.
Kau omong kosong apa? Tembok desa kita sangat tinggi takut apa.
Kota Yongzhou telah hancur. Semuanya cepat pergi
Yongzhou adalah kita batu. Omong kosong!
Asien, akhirnya kau sudah kembali.
Kau cepat pergi dari sini. cepat!
Aku akan kembali berkemas-kemas. -Cepat.
Pendeta Thai Ying telah tiba.
Satu siluman besar.
Kau hanya siluman. Siluman tak bisa dipercaya.
Kau sebagai Guo Se malah tak bisa melindungi.
Keselamatan rakyat. Lakukan hal yang mencelakai orang.
Dia benar siluman. Ya tapi aku tetap adalah Asien.
Aku kembali agar kalian bisa cepat pergi.
Kota Yongzhou telah hancur. Disini juga akan hancur.
Dengarkan aku ... cepat pergi dari sini.
Kau kau adalah siluman.
Siluman kecil tak berguna.
Tangkap ular! Kau untuk berlatih kungfu memaksa kami menangkap ular.
Memaksa Siau Bai menjadi ular raksasa.
Dia sudah datang. Cepat lepaskan aku. Aku harus mencegahnya.
Kau pergilah.
Siau Bai.
Siau Bai.. Mereka tak bermaksud mencelakaimu.
Desa itu walaupun mereka penangkap ular tapi mereka benar orang2 tak bersalah.
Jangan membuat desa Bu Se menjadi kota Yongzhou kedua.
Siau Bai!
Siau Bai... dengarkan aku.
Aku membuat diriku menjadi siluman.
Kita berdua adalah siluman.
Bentuk-mu besar... jadi kenapa emang.
Dunia begini luas bentukmu ini tak masalah.
Walaupun aku adalah siluman paling kecil dan lemah.
Tapi aku akan berusaha keras melindungimu.
Jika dunia ini tak bisa terima kita, kita akan pergi ke ujung dunia.
Pasti ada tempat untuk kita.
Kita bersama, menjadi siluman yang bebas
Siau Bai.
Siau Bai.
Kakak!
Ternyata ular raksasa.
Ini berkat kau, siluman kecil.
Baru bisa membuat perangkap formasi siluman ini.
Kalian tunggu saja kematianmu.
Ini... ini apa?
Ini adalah energimu.
Penangkap ular. siluman kecil. Hancur, mengerti?
Saat energi-mu menghilang. Arwahmu akan menghilang.
Takkan bisa hidup lagi.
Sayang sekali! Sia-sia berlatih. Lebih baik biar aku yang gunakan.
Saat rencanaku berhasil, aku bisa terbang.
Saat itu, kaisar sudah lihat, aku memiliki kekuatan gaib.
Kau angggap dirimu orang suci..
Kau hanya ingin mengambil kekuatan sihir kami... kau ambillah.
Apa ini?
Kau telah ambil semua energi burukku.
Saat waktunya tiba, kau akan rasakan akibatnya.
Permainan kecil.
Siluman!
Kau terus memaksa. Hari ini, kita akan bertarung sampai titik terakhir!
Guru.
Siau Bai.
Jurus api.
Hati-hati!
Kakak.
Siau Bai!
Pergi.. .bunuh semuanya.
Cepat tahan pintunya! Bertahan!
Guru. Hari ini kita hancurkan musuh besar kita.
Sekarang juga kembalikan jepitanmu.
Aku sudah kakak senior mu membawa jepitan ini bunuh pendeta itu.
Tak disangka, dia sendiri mencuri kekuatan sihir, menjadi ular raksasa.
Guru, anda salah paham. Dia juga demi itu membunuh.
Pendeta itu telah tewas. Jepitan ini sudah tak berguna.
Guru. - Pendeta itu membuatku menderita.
Suatu hari, aku tiba2 mengerti.
Pendeta itu berlatih, aku juga bisa berlatih.
Yang bisa didapatkan pendeta itu.. aku juga bisa dapat kekuatan kalian.
Kakak!
Siau Bai!
Para siluman kecil itu...
Bagus untuk menambah kekuatan!
Aku berikan kekuatan pada kalian siluman kecil.
Nikmati bersama.. dan saatnya kembalikan.
Semua milikku.
Siau Bai.
Asien... semua kekuatan-ku telah hilang.
Kali ini kau takkan bisa jauh dariku lagi.
Siau Bai!
Hati-hati.
28 bintang.
Sin Yu Hu! Kui Cin Yang! Semua ke arah sana!
Pintu kehidupan!
Tunggu apa lagi?! Cepat selamatkan Asien!
Aku tidak bisa. dia adalah siluman.
Ya. Wanita berbaju putih itu juga siluman.
Itu adalah Asien.
Asien yang dulu, sekarang adalah siluman.
Ya. tadi hampir saja kita tewas.
Jika lepaskan mereka semua akan tewas!
Tadi jika Asien tidak menolong kalian, kalian sudah mati.
Tutao juga sudah menjadi siluman. - Siluman anjing.
Memangnya kenapa siluman anjing? Aku dan Asien adalah siluman.
Tetap mempertaruhkan nyawa menyelamatkan kalian.
Asien.
Arwah mereka telah diambil.
Disini kita juga akan menghilang selamanya.
Jangan kuatir. Warga desa, pasti akan menyelamatkan kita.
Asien, aku ingat kau berkata...
Hidup ini singkat, banyak penderitaan.
Lebih baik ingat saat2 yang indah saja.
Ya. Masih ingat.
Itu.. di kapal itu.
Dan menara itu.
Aku masih ingat.
Ingat... Bagus sekali.
Asien... dengar! Seseorang diluar memecahkan formasi.
Asien.
Asien.
Asien.
Asien.
Kau sudah janji padaku keluar dari sini bersama.
Kita masih akan pergi ke banyak tempat.
Jangan pergi! Asien.
Jangan pergi!
Asien.
Siau Bai, bagaimanapun, ada aku.
Dunia ini banyak orang jahat yang berkaki dua.
Dimana kami?
Aku past! akan kembali
Tunggu aku.
Sudah bisa, mari kita nyanyi bersama.
Tak apa2, masih banyak waktu.
Asien.
Asien.
Asien.
Asien... Asien... Asien..
Saat saat terakhir, aku melindungi arwahnya.
Tapi jepitan bergerak. Kekuatan mu telah hilang. Kembali menjadi ular putih.
Aku gunakan kekuatan terakhir, semua memori tersimpan didalam jepitan ini.
Hari ini... kau membukanya lagi.
Daya ingat bisa buka tapi tetap tak membawa hasil.
Masih tak bisa pelepasan.
Cinta ini, aku ingat selama 500th. - Apa itu layak?
Walaupun kehilangan kekuatan ribuan tahun, juga layak.
Aku akan selalu menemanimu.
Bagaimana dengan dia? Dia pergi kemana!
Arwahnya masih ada.
Pasti reinkarnasi. Disuatu tempat didunia ini.
Aku harus mencari dia.
Bgaiamanapun juga dia sudah minum sup Meng Pu.
Walau menemukannya mungkin bukan orang yang kau ingat itu lagi.
Bagaimanapun dia berada... bagaimanapun wajahnya.
Dia masih ingat aku atau tidak, aku harus menemukan dia.
Karena... aku ingat.
Hei. tunggu!
Tunggu sebentar.
Kau selalu ketinggalan barang.
Terima kasih, kakak ipar.
Sudahlah. Aku tak mau urus kau lagi.
Nona.
Nona.
Nona, jepitan-mu terjatuh.
Terima kasih, tuan.
Jepitan ini sudah sangat lama, barang berharga.
Ya. Terima kasih kau menemukannya. Ini tak boleh hilang.
Sepertinya nona tidak asing, Siapa anda?
Ceritanya panjang.
Tak bisa jadi tua.
Benda yang aku inginkan.. kau telah menemukannya.
PENYEMPURNAAN OLEH : DENI AUROR@ ORIGINAL SUB OLEH : GUAVABERRY
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.