Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Breton
Bulgarian
Cambodian
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Corsican
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hmong
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
terjemahan broth3rmax
APOTEK OBAT WING SING
Putar lagi kakimu. Putar tubuhmu.
Mulai.
Bagus.
50 kali.
Tidak, ayolah bukan begitu caranya kawan.
Sedang apa kau?
Tenang, tenang, santai. Aku cuma ingin berbagi ilmu.
Ada yang mengerti yang dia katakan?
Tidak.
Tak ada pertunjukan lagi buatmu. / Santai! Kita ini Sepersaudaraan Kungfu.
Sudahlah. / Dengarkan aku.
Aku tak paham yang kau omongkan. / Tenang.
Sudahlah. / Dengarkan aku.
Kau gila ya?
Kau ingin kuhajar ya? Pergi sana! / Jangan dorong-dorong.
Kubilang pergi. / Kubilang jangan dorong-dorong.
Kemari mau nantang kami?
Baiklah.
Guru!
Guru besar, ya!
Senang bisa bertemu denganmu.
Aku muridnya Bruce Lee. Namaku Billy.
Ada yang mau kusampaikan padamu.
Guru ingin kau datang ke Turnamen Karate di Amerika
yang jadwalnya bulan depan.
Ini, tiket pesawat buatmu yang sudah disiapkan guruku
dan buku ini, dia yang nulis.
Dia ingin kau bawa buku ini.
Bruce.
Bagaimana kabarnya? / Dia baik-baik saja.
Dia punya perguruan Kungfu di Seattle
dan aku dari perguruan yang baru dibukanya di San Francisco.
Billy
katakan pada Bruce
mungkin aku tak ada waktu.
Terima kasih.
Terima kasih.
Berikan ini pada Guru besar!
Apa?
Kembalikan buku komikku.
Kembalikan!
Tn. Ip.
Bukankah ayah sendiri mengajar bela diri?
Kenapa tak ayah katakan pada murid-murid ayah tak ada gunanya belajar bela diri? / Sudah cukup!
Kalau tak ada yang belajar bela diri, ayah sudah kelaparan.
Ayah tak bertindak sesuai ucapan.
Ayah selalu menyalahkanku soal apapun. Ada yang mencuri buku komikku,
itu salahku. Dia gagal, juga salahku.
Aku ingin mengajar bela diri seperti ayah, itu juga salahku. / Sudah cukup!
Ayah selalu benar. Aku selalu salah!
Ayah tak pernah mendukungku. Kalau ibu masih hidup, dia pasti akan...
Jangan, sudah, keluarlah! Keluar, sekarang!
Dia masih anak-anak, bersabarlah.
Jangan kesal begitu.
Bob, kuserahkan ini padamu, terima kasih.
Sini.
Duduklah.
Penumpang sekalian, kita hampir sampai ke Bandara San Francisco
waktu setempat menunjukkan 11:15 pagi.
SAN FRANCISCO
Man.
Man.
Sudah bertahun-tahun. / Ya.
Kau pastinya capek dari penerbangan jauh. / Aku baik-baik saja.
Mobilku ada di luar. Mari berangkat.
Biar kubawakan ini. / Terima kasih. / Ayo.
Sudah bertahun-tahun sejak terakhir kita bertemu.
Kurang lebih begitu.
Hey, Gun, kenapa kau pindah ke Amerika?
Itu bukan rencanaku. Pihak koran yang mengutusku kerja di edisi NA.
Sekarang lebih banyak pemukiman Cina disini.
Banyak kerabat mengirimkan anaknya ke sini untuk bersekolah.
Sekaranglah saat tepat buat Jin untuk ke sini.
Mengenai surat rekomendasi untuk penerimaan sekolah
apa Perkumpulan Perbantuan Cina (CBA) menyiapkannya?
Sudah kuhubungi mereka.
Ketua Wan bilang dia ingin bertemu denganmu secara langsung terlebih dulu.
Saat kita sudah sampai di Chinatown, kita akan menuju CBA.
CHINATOWN, SAN FRANCISCO
Apa Ketua Wan sudah lama disini?
Keluarganya sudah disini turun-temurun.
Kakeknya datang ke Amerika selama masa Perburuan Emas.
Dia amat peduli sama rekan senegaranya.
Ayo.
Paman Gwai.
Halo, Paman Gwai. / Halo, Tn. Leung.
Kuperkenalkan, ini Guru Ip.
Halo, Paman Gwai. / Senang bertemu anda.
Apa Ketua Wan sudah datang?
Guru Ip. / Dia datang.
Guru Law. / Sudah lama sekali.
Ya ini aku. / Kapan kau datang ke sini?
Aku pindah ke sini bersama keluargaku sudah beberapa tahun lalu.
Jadi, kau berkunjung apa mau bersiap kemari juga?
Guru Law, Man bukan mau pindah ke sini.
Bisa kita duduk dulu dan bicara? / Baik, silahkan!
Guru-guru, ijinkan aku perkenalkan
ini Guru Ip Man.
Halo, rekan-rekan Guru.
Duduklah dulu.
Silahkan duduk.
Kuperkenalkan semuanya.
Mereka semua adalah guru Kungfu dari Chinatown.
Guru Lau dari Choy Li Fut.
Guru Chen dari Cakar Elang.
Guru Han dari Bangau Putih.
Guru Chiu dari Belalang 7-Bintang.
Guru Chiang dari Xing Yi.
Guru Liu dari Tapak Segi-8.
Guru Tam dari Tendangan Tam.
Aku sendiri, kita sudah saling kenal.
Kami adalah teman lama.
Yang terakhir, Ketua Perkumpulan Perbantuan Cina
Guru Wan dari perguruan Tai Chi
Ketua Wan.
Terima kasih banyak atas bantuanmu.
Guru Ip. Jangan dulu berterima kasih padaku.
Aku banyak mendengar kabar tentangmu.
Kau kemari
di saat yang tepat. Aku ingin minta bantuan Guru Ip.
Apa yang bisa kubantu?
[IKLAN getb8]
Di Chinatown San Francisco sini
ada aturan lama yang sudah ditetapkan.
Semua perguruan Kungfu
hanya boleh menerima murid Cina.
Muridmu, Bruce Lee
dia bukan hanya melanggar aturan,
dia bahkan menerbitkan buku
untuk menjelaskan seni bela diri Cina dalam bahasa Inggris.
Karena Guru Ip sudah datang ke sini
mengapa tak kau bantu kami menyelesaikan masalah ini lebih dahulu?
"KUNGFU - Seni Filosofi Pertahanan Diri Karya: Bruce Lee"
Apa dia anggap dia bisa jadi juru-bicara seni bela diri bangsa Cina?
Muridmu itu
terlalu sombong.
Bukan cuma itu saja.
Dia akan menghadiri turnamen Karate.
Dia sedang memprovokasi kami.
Dia jelas memprovokasi kami.
Jelas.
Aku sudah membaca buku ini.
Ditulis dengan baik.
Apa masalahnya mengajari orang non-Cina?
Guru Ip, apa kau pernah dengar cerita Tn. Dong Guo?
Seekor srigala yang dikepung pemburu
Tn. Dong Guo menyaksikan ini.
Dia menyelamatkan srigala itu
dan dimasukkan dalam tasnya.
Saat pemburu itu sudah pergi, pertama yang dilakukan srigala itu adalah
memakan Tn. Dong Guo hidup-hidup.
Binatang tetaplah binatang.
Mereka tak pernah punya rasa terima kasih.
Benar.
Akan kupakai salah satu ungkapan dari bahasa Kanton-mu.
"Kau tawari mereka nasi, mereka membuangnya".
Itu agak berlebihan.
Guru Ip.
Orang asing di negeri asing.
Kau tak tinggal disini.
Kau tak akan paham.
Begini saja.
Silahkan minum teh ini
dan kau berada di pihak kami.
Surat rekomendasi itu, aku yang akan membuatnya.
Rekan-rekan para Guru.
Ketua Wan. Kau mungkin salah paham terhadap Bruce.
Sebenarnya, Bruce cuma ingin seni bela diri Cina
punya pengikut yang lebih luas.
Kurasa ini hal yang bagus.
Berbaris pada irama yang berbeda, untuk membuat dirinya terkenal.
Murid, guru, sama saja.
Untuk jadi contoh seni bela diri
apa kalian berdua tahu akibatnya?
Mejanya mau pecah! / Man, sudah, lupakan saja ya?
Maaf telah mengganggu.
Permisi.
Permisi, semuanya. Ketua Wan, permisi dulu.
Terima kasih. / Man.
Maaf soal yang barusan terjadi. Aku sendiri tak menduganya.
Ini bukan salahmu.
Gun.
Untuk menemui kepala sekolah itu, apa butuh surat rekomendasi?
Ya.
Setelah kita semua jadi imigran.
Sekolah disini
mereka hanya mengakui orang ternama.
Rekomendasi itu suatu keharusan.
Jangan khawatir. Aku punya beberapa kenalan orang Amerika.
Mereka pasti bersedia membantu membuatkan surat rekomendasi. / Baiklah.
Aku tak akan menganggumu lagi, beristirahatlah. / Kuantar kau keluar.
Sampai jumpa. / Sampai ketemu, Man.
Terima kasih atas bantuannya.
Operator, anda ingin menelpon kemana?
Hongkong.
842
639.
Baik, tunggu sebentar.
Guru Ip, ini aku, Bob.
Aku bisa dengar, Bob, suaranya jelas.
Sungguh?
Bagaimana keadaannya di sana? Kudengar udaranya lebih segar di sana.
Itu negara yang besar.
Begitu luas sehingga kau tak bisa melihat gedung-gedung di sebrangmu.
Tidak juga.
O ya, apa Jin di situ?
Bisa kau berikan telpon padanya?
Jin! Sini terimalah telponnya.
Cepatlah.
Telpon jarak jauh biayanya mahal.
Dia tak mau jawab.
Begitulah mereka,
membangkang itu ciri anak muda.
Dengar, ini penting.
Istriku dengar katanya ada obat-obatan
yang hanya dijual di Amerika tapi tak ada di Hongkong.
Bisa minta tolong membelikannya kalau sempat?
Tak masalah.
Tolong catatlah.
Ini dalam bahasa Inggris. Akan kubacakan pelan-pelan.
Yang pertama,
L...I...U...Q...I...D...
Ayah.
Kenapa kau telat lagi?
Aku capek sekarang, baru menyelesaikan semua tugas.
Tidur sebentar sebelum pulang.
Kau tak capek saat sedang jadi pemandu-sorak.
Hanya capek saat berlatih bela diri.
Kau tak akan capek saat melakukan yang kau sukai.
Kau bilang apa tadi? / Tak ada.
Ayo.
"Sapu lutut dan pelintir kaki"
"Bagian bulu tengkuk kuda"
Rendahkan bahumu. Turunkan siku.
Putar posisi.
Lihat betapa payahnya gerakanmu.
Lihat dirimu.
Bagaimana kau bisa ikut Karnaval Pertengahan-Musim Gugur?
Bagaimana kau bisa naik ke panggung?
Ya Tuhan, ini amat membosankan.
Sudah berapa kali kubilang?
Di rumah sini bicaralah bahasa Cina.
Hai, Tn. Wright. Apa kabar hari ini?
Aku berniat bicara sendiri sama bosmu.
Sebenarnya, bukan bos yang mengutusku.
Aku ada sesuatu yang mungkin bisa kau bantu.
Baik, apa yang bisa aku bantu?
Ini temanku, Ip Man.
Apa kabar? / Dia sedang mencari sekolah
untuk menyekolahkan putranya di Amerika.
Mungkin kau bisa membantunya
dengan membuatkan surat rekomendasi.
Bisa bicara denganmu sebentar?
Tn. Leung, saat ini
banyak orang ingin datang kemari
untuk berusaha hidup lebih baik.
Beruntung kau punya kemampuan
dan kau berprestasi
karena kau memilih untuk bekerja dengan seorang bos hebat.
Tapi temanmu ini... / Dia ini seorang Guru Kungfu Cina.
Dengar.
Aku tak mengenalmu dengan baik.
Pastinya aku juga tak kenal dia.
Bagaimana mungkin aku tahu barangkali dia bukan seorang buronan?
Sama kayak pendatang ilegal lainnya yang
kena usir ke negaranya tiap hari dari Chinatown.
Kurasa kau tak adil,
tak semua orang Cina itu kriminal,
Tn. Wright. / Dengar, Sonny
satu-satunya alasan kau bisa berdiri di propertiku sini,
buang-buang waktu berhargaku
adalah karena bosmu.
Aku lakukan ini hanya demi temanku.
Bukan dirimu, paham?
Man, maafkan aku.
Jangan khawatir.
Kita pasti bisa temukan cara.
Pertarungan bagus kawan! Bagus sekali!
Aku suka tendangan melintir itu.
Ini gila.
Pertandingannya sudah diatur.
Cuma tarian orang bodoh.
Pembohong.
Silahkan.
Selamat, Bruce.
Penampilanmu malam ini luar biasa.
Terima kasih, Guru.
Terima kasih telah mengundangku ke Amerika.
Sama-sama.
Sebenarnya, aku ke Amerika sini
untuk mencarikan sekolah buat Jin.
Kau tahu
dibutuhkan surat rekomendasi untuk mendaftar ke sekolah.
Jadi,
maksud guru orang-orang dari CBA itu menolak membuatkanmu surat?
Aku punya murid. Dia seorang pengacara.
Dia pasti bisa membantu.
Tak usah kuatir. / Terima kasih.
Guru. / Kemarilah.
Mereka ini murid-muridku. / Guru-besar. / Guru.
Hartman, sini, duduklah.
Halo. / Ini luar biasa.
Guru. Ini Hartman.
Dia ini salah satu Sersan Anggota Marinir
sangat mahir seni bela diri Cina.
Dan dia ingin memperkenalkan
seni bela diri Cina pada Marinir. / Di Amerika,
banyak orang tak tahu tentang seni bela diri Cina.
Aku telah berlatih Wing Chung sudah lama.
Teori garis-tengahnya baik menyerang atau bertahan
berguna untuk pertempuran.
Aku menyarankannya pada atasanku.
Bagaimana menurutmu, Guru-besar? / Ide bagus.
Jago Kungfu.
Aku menyaksikanmu di turnamen malam ini.
Kurasa jurusmu itu cuma omong kosong.
Aku tak percaya.
Ada apa, bung? / Kau mau coba?
Hartman.
Mari kita selesaikan di luar.
Akan kuhajar kau, bung.
Kau juga akan kuhajar.
Guru, ini memang sering terjadi.
Aku segera kembali.
Kamu!
Pintu itu tak akan melawan.
Tapi aku bisa melawan.
Guru.
Ini surat rekomendasi yang sudah disiapkan muridku. Ini pasti berhasil.
Apa kabar?
Hai, bagaimana kabar anda hari ini? / Baik sekali.
Saya sudah ada janji dengan Kepala Sekolah.
Tn. Ip Man, betul? / Ya.
Anda sudah bawa semua berkas persyaratannya?
Ya.
Baik, silahkan ikut saya.
Apa semua baik-baik saja?
Buat yang butuh bantuan, beritahu aku.
Pak Spencer. / Ya, tuan, silahkan.
Ibu Kepala Sekolah hari ini sangat sibuk. Dia sedang ada pertemuan.
Anda tak keberatan menunggu?
Ya, tak masalah. / Baiklah.
1, 2, 3, 4...
5, 6, 7, 8...
1, 2, 3, 4...
5, 6, 7, 8...
1, 2, 3, 4...
5, 6, 7, 8...
1, 2, 3, 4...
5, 6, 7, 8...
1, 2, 3, 4...
5, 6, 7, 8...
1, 2, 3, 4...
5, 6, 7, 8...
1, 2, 3, 4...
5, 6, 7, 8...
1, 2, 3, 4...
5, 6, 7, 8...
1, 2, 3, 4...
5, 6, 7, 8...
1, 2, 3, 4...
5, 6, 7, 8...
Bagus sekali nona-nona.
Baik, kontes sudah selesai.
Aku sudah putuskan.
Yonah, kau akan jadi pemandu-sorak baru untuk persiapan pertandingan mulai tengah-semester ini.
Bagus sekali.
Dia tak pantas!
Dia mengganti sendiri kebiasaaan.
Dia curang.
Dia harusnya didiskualifikasi.
Baik, aku tak ingat sudah mengatakan kalau improvisasi itu tak diperbolehkan
karena aku belum menetapkan kebiasaannya
masukan dari siapapun bisa diterima.
Yonah, gerakannya luar biasa
begitu juga dia.
Kita semua punya tujuan yang sama. Kenapa kita tak berusaha kerjasama?
Bagus.
Kelas bubar.
Tn. Ip, maaf telah membuat anda menunggu.
Tak apa. / Tadi saya terjebak dalam pertemuan penting.
Tak apa. / Mari, silahkan.
Pengacara yang menulis surat ini, apakah dia pengacara anda?
Sebenarnya, dia muridnya murid saya.
Jadi anda juga seorang guru?
Ya saya guru.
Saya mengajar Kungfu Cina.
Seni bela diri Cina.
Kayak pesenam begitu?
Ya, semacam itu.
Baik, asal anda tahu
ini adalah sekolah swasta eksklusif.
Saya bisa terima surat ini sebagai rujukan.
Tapi anda masih harus punya rekomendasi
dari Perkumpulan Perbantuan Cina
karena mereka sebagai penjamin
buat pembayaran SPP yang nunggak.
Namun... / Saya paham.
Bila anda bisa menyumbang 10 ribu dolar pada sekolah kami...
menjadi salah satu direktur dewan sponsor kami
kami bisa abaikan surat rekomendasi itu
dan langsung menerima putra anda.
Download Film Kualitas Tinggi Terbaik www.Bluray.id
Bicara soal iblis...
Pertunjukan dimulai.
Kau kira dirimu cantik begitu?
Kau mirip monyet kuning kecil.
Kami tak akan mengikutimu. Di Amerika, orang sepertimu
jadi pengikut. Bukan pemimpin.
Apa maumu? Jangan ganggu aku! / Kalau kau tak senang,
kembali saja ke Asia.
Disini sudah jadi negeri kami turun-temurun.
Apa yang kalian inginkan dari kami?
Sekarang aku tahu kenapa mereka menyebutmu si pirang goblok.
Amerika sejak dulu ada imigran.
Hanya Suku Indianlah orang Amerika asli.
Leluhurmu yang merebut tanah mereka.
Kulit-putih.
Kau bilang apa padaku tadi?
Dia orangnya.
Pegangi dia!
Lancang kau berada di grup pemandu-sorak kami.
Kau punya rambut panjang.
Kau kira bisa jadi kayak aku?
Kau tak akan bisa kayak aku!
Kesini kau!
Sini kau! Mau kemana kau?
Tangkap dia, kawan.
Akan kupotong semua rambutmu.
Lagian kau juga kutuan.
Kejar dia!
Tutup pintunya!
Jangan ikut campur pak tua!
Kau mau dihajar juga?
Hentikan. Jangan.
Jangan.
Tidak, jangan pukul lagi! Maafkan aku.
Ayo kita pergi dari sini.
Namaku Yonah, siapa namamu, paman?
Panggil saja Paman Ip.
Paman Ip, tolong pegangkan ini.
Paman Ip, tolong lihatkan belakangku. Bantu aku memotongnya
apakah sudah rapi atau tidak.
Sudah. / Terima kasih.
Paman Ip tak apa-apa? Tadi tanganmu kejepit pintu.
Aku tak apa-apa. / Sini kulihat.
Sungguh, aku tak apa-apa.
Aku punya salep herbal di rumah. Yang sangat manjur.
Lalu apa yang terjadi di sekolah tadi?
Apa itu sering terjadi?
Itu bukan pertama kali. Aku tak takut sama mereka.
Apa keluargamu tahu? / Ya.
Ayahku selalu mengajari ini.
Dia sangat disiplin.
Paman Ip, kenapa kau ke sekolah kami?
Aku berniat mendaftarkan sekolah putraku.
Kalau begitu kau pasti sudah menemui ayahku.
Dia ketua CBA.
Aku memang sudah bertemu ayahmu.
Kalau begitu pasti dia sudah kasih surat rekomendasi.
Paman Ip, kapan putramu ke sini?
Dia akan susah menyesuaikan diri hidup disini.
Aku bisa bantu.
Sebenarnya ayahmu tak membantu membuatkan surat rekomendasi itu.
Kenapa begitu? Kau bukan orang asing.
Apa pendapat ayahmu bertentangan sama mereka?
Ya.
Ayah selalu bilang, mereka sangat jahat sama orang Cina.
Mereka cuma mendiskriminasi dan merundung kami.
Memang selalu begitu
sejak dia datang ke sini waktu kecil bersama kakek. Cara memperlakukan orang Cina disini
selalu saja tak adil. Itu sebabnya dia mendirikan CBA
untuk melindungi kami bangsa Cina.
Sayang, kamu kenapa?
Ya Tuhan,
apa yang terjadi?
Cewek Cina itu.
Kuingin kau pulang sekarang.
Becky diserang.
Kuberharap kau bisa hindari perjalanan bisnis ini.
Kami membutuhkanmu disini.
Pulanglah sekarang, mengerti?
Ayah. Ini temanku, Paman Ip.
Ayah bilang orang Cina harus saling membantu.
Jadi, tolong buatkan dia surat rekomendasi.
Kemarilah.
Kau berkelahi lagi?
Tidak. / Yonah
kamu tahu ayah benci pembohong.
Ayah tanya sekali lagi.
Apa kau berkelahi?
Tidak.
Mereka iri padaku! Cuma karena aku berhasil jadi pemandu-sorak.
Mereka memotong rambutku dan menyuruh orang menghajarku.
Bagaimana bisa dibiarkan? Apa gunanya latihan bela diri
jika ayah terus perlakukan aku begini? / Diam kau!
Ketua Wan.
Putrimu tadi dirundung.
Tak salah kalau dia membela diri.
Guru Ip, seperti yang pernah kukatakan padamu
kau tak mengerti,
karena kau tak tinggal disini.
Kukasih tahu ya
kami hidup disini.
Ini rumah kami!
Orang-orang kulit putih itu terus berusaha
menyingkirkan kami.
Bahkan mereka ingin memusnahkan Chinatown.
Apa kau tak mengerti?
Apa kau sudah mencoba keluar dari Chinatown, untuk berkomunikasi sama mereka langsung,
untuk melawan demi perubahan?
Kau menceramahiku sekarang?
Yonah
kau boleh berubah.
Ip Man.
Jika kau mau surat rekomendasi, jangan manfaatkan putriku.
Tunjukkan dirimu yang sebenarnya.
Mari kita bertanding.
Kenapa?
Luka lama?
Yonah! Kau tak apa-apa?
Ya ayah, aku tak apa-apa.
Yonah!
Yonah!
Ayah
aku disini.
Aku baik-baik saja.
Ip Man
sepertinya kita harus menunggu sampai Karnaval Pertengahan-Musim Gugur
untuk memutuskan siapa pemenangnya.
Menang atau kalah
apakah itu penting?
Bukankah harusnya kita gunakan seni bela diri Cina
untuk merubah ketidakadilan terhadap kita?
Aku ajak pulang Yonah karena aku ingin melindunginya.
Aku kemari bukan demi surat rekomendasi itu.
Ayah selalu menyalahkanku soal apapun. Ayah selalu benar
aku selalu salah.
Ayah tak pernah mendukungku. Andai ibu masih hidup, dia pasti akan...
Halo? / Sambungan jarak jauh Amerika.
Ya, terima telponnya. / Baik.
Guru Ip.
Bob.
Dimana Jin? / Dia keluar beli cemilan malam.
Oh ya, bagaimana urusanmu?
Lancar?
Agak tersendat.
Mungkin butuh beberapa hari lagi sebelum aku bisa pulang.
Kembali beberapa hari lagi, baguslah.
Semoga beruntung.
Hati-hati ya. / Terima kasih banyak.
Sampai jumpa. / Sampai jumpa.
PANGKALAN SATUAN MARINIR AMERIKA
Kiri, kanan!
Ayo cepat, Devil Dogs!
Kalian prajurit! Kalian mesin pembunuh!
Anggap itu pasangan kalian!
Pukul sansak itu, nak! Pakailah E.G.A dengan bangga!
Keluarkan Pisang dari knalpot!
Cepat!
Kalian harus rasakan itu, Devil Dogs!
Cepat!
Maju!
Aku menyerah, Sensei.
Kau bilang apa?
Apa kudengar kau bilang menyerah?
Benar?
Kau tahu motto kita, anak baru?
"Dilatih untuk membunuh, siap untuk mati"
Apa kau mengerti makna motto itu?
Rasanya sakit, Pak.
Dia menyakitimu? Begitu?
Membuatmu sakit, kau tahu itulah masalahnya.
Kau tahu ada kabar tersebar di pangkalan ini.
Kata orang aku ini rasis.
Aku bukan orang rasis. Lihat sendiri aku tak membencimu karena kau kulit hitam.
Aku membencimu karena kau kulit hitam yang pengecut.
Keluar dari arena! / Kau, Jackson. Kau selanjutnya.
Sersan Anggota Hartman.
Apa kau keberatan menjelaskan
alat aneh apa sebenarnya ini?
Ini boneka kayu Wing Chun. Membantu berlatih Kungfu.
Seperti memukul sansak yang kalian lakukan, tapi ini untuk seni bela diri Cina.
Aku tanya sama kamu.
Apa kau menjatuhkan kotak makanmu pagi tadi
dan kepalamu kebentur? Kau pikir dirimu berada dimana?
Apa tempat ini kayak Musium
untuk menjaga peninggalan kuno bangsa Cinamu?
Wing Chung adalah improvisasi dan penyesuaian.
sama seperti Marinir. Aku sudah berlatih berbulan-bulan
dan mengetahui kalau ini bermanfaat untuk pertempuran nyata.
Aku yakin berlatih ini bisa menguntungkan
bagi marinir di medan tempur. / Kau yakin, begitu?
Jadi Kungfu sampah ini bisa membuat kita bisa membunuh musuh?
Begitukah yang ingin kau katakan? Luar biasa, Sersan Anggota!
Kau amat jenius. Bawa keluar benda ini dari pangkalanku sekarang.
Kau tak tahu apa-apa soal Kungfu Cina.
ZERO
Baiklah, Sersan Anggota Hartman.
Kuijinkan kau membuktikan ucapanmu itu.
Jika kau bisa kalahkan Colin dalam pertandingan yang adil
maka akan kupertimbangkan,
mungkin mengijinkanmu menaruh pacar kayumu di pangkalan ini.
Bisa dipahami?
Ayo Colin, banting dia.
Hebat, bagus sekali.
Kau lihat orang ini?
Sekarang ini yang disebut Karate.
Kungfu Cinamu cuma cocok untuk melipat cucian.
Dan tetap berada di tempatnya yaitu di luar
pangkalanku.
Sekarang, karena kebodohan Sersan Anggota ini
semua rekan Cinamu lari 30 kali keliling lapangan hari ini,
sedang Sersan sendiri
lari 30 kali lagi setelahnya.
Sudah jelas?
Bagus.
Lanjutkan.
1, 2, 3, 4...
1, 2, 3, 4...
Kiri kanan dan maju.
Paman Ip, aku ada kabar bagus untukmu. / Ada apa, Yonah?
Apa kau memalsukan tandatangan ini?
Jangan cemas, itu mirip tandatangan ayah.
Aku yakin tak akan ada yang tahu.
Aku tak mengerti pikiran anak-anak jaman sekarang.
Kalian berbuat tanpa memikirkan akibatnya.
Apa yang kau lakukan? Capek-capek aku bikinnya.
Apa pernah terpikir dalam benakmu
ayahmu nanti akan sangat marah. / Aku tak peduli!
Lagipula dia juga tak peduli aku senang atau tidak.
Kenapa kau ngomong begitu? Kurasa dia peduli padamu.
Dia cuma memikirkan dirinya sendiri.
Dia selalu maksa aku berlatih Tai Chi untuk bisa tampil di Karnaval
cuma karena dia suka.
Tapi aku tak suka.
Kalau kau tak suka Tai Chi
katakan saja padanya. / Sudah.
Dia tak mau dengar.
Di matanya semua yang kulakukan salah. Aku melawan saat dirundung
aku yang salah. Aku suka pemandu-sorak dan menari
aku yang salah. Aku selalu salah, dia tak pernah mendukungku.
Aku tak percaya kalau ayah yang lain seperti itu.
Setidaknya,
kau tak begitu, Paman Ip.
Apa pemandu-sorak...
kehendak hatimu?
Tidak juga. Aku melakukannya karena aku suka.
Paman sangat jago berkelahi.
Itu karena paman menyukai seni bela diri, betul 'kan?
Di Karnaval Pertengahan Musim Gugur
kenapa tak kau tampilkan saja tarian pemandu-sorakmu?
Ya, kenapa aku tak kepikiran begitu?
Itu ide bagus.
Paman Ip mau datang 'kan?
Tentu. / Baguslah.
Sekarang pergilah sekolah.
Kuantar kau keluar.
Dah. / Da-dah.
broth3rmax
Akhirnya kau memutuskan pulang juga, Andrew. Terima kasih.
Aku lagi di Washington DC, Gabrielle. Aku berusaha kembali secepatnya.
Bagaimana kondisi Becky? / Wajahnya hampir dirusak oleh gadis Cina di sekolah.
Dan aku tak mengerti alasan kenapa mereka memasukkan siswa Cina.
Bagaimana rencanamu?
Apa yang akan dilakukan INS soal perbuatan biadab Cina ini?
Singkirkan mereka, pulangkan ke negaranya.
Becky, sayang, ulah siapa ini?
Yonah Wan.
Dia putrinya Ketua
Perkumpulan Perbantuan Cina (CBA)
Dimana dia tinggal?
Chinatown.
Akan kuurus ini.
Sungguh mengesankan. Jadi inikah namanya Kungfu Cina?
Ya, pak.
Ini luar biasa, maksudku sangat luar biasa.
Terima kasih, Pak.
Di brosur ini dijelaskan pengenalannya
dan ini artikel yang saya siapkan.
Sebenarnya, Pak, ada Acara Seni Bela Diri yang bertempat di Chinatown
selama Festival Bulan Purnama.
Dengan ijin Bapak, saya akan memfilmkannya dan melakukan penelitian lagi
agar kita bisa menyelidiki masalah ini lebih lanjut.
Chinatown? / Ya, Pak. / Disetujui.
Jangan membuat waktuku jadi sia-sia.
Pasti tidak, Pak. / Baiklah.
Masuk.
Pak, permisi mengganggu Sersan ini.
Apa yang kau lakukan disini?
Tugasku, sebagai seorang Marinir.
Ya benar.
Jadi mari kita mulai menggali, ide
untuk penggabungan Kungfu Cina
kedalam tempur tangan kosong pelatihan kita.
Sekarang, Sersan Anggota Hartman akan pergi ke Chinatown
untuk penelitian.
Kuingin kau mulai pelajari sesuatu
dari buku panduan ini. Nih, terimalah.
Tuan-tuan, kurasa cukup.
Pak.
"SENI BELA DIRI CINA - SAN FRANCISCO"
Perbaiki kuda-kudamu, anak baru.
Kau tak punya kekuatan, Tn. Cleese.
Instruktur
bisa bicara sebentar?
Sekarang.
Gunny.
Kau tahu tak ada keraguan dalam benakku,
bila Karate adalah tempur tangan kosong terbaik
tanpa alat.
Apa kau tahu si brengsek Hartman sudah menusuk dari belakang?
Katakan.
Dia meyakinkan komandan kita kalau Kungfu sampahnya lebih efektif dari pelatihan Karate kita.
Kuingin kau perbaiki kesalahan itu, Collin.
Jadi, kau perbolehkan aku menunjukkan pada mereka arti dari tempur Karate sesungguhnya
dan akan kubungkam si dukun Kungfu itu selamanya.
Bagus.
Gunny.
Lanjutkan!
Mulai!
Bagus!
Bagus!
Guru Besar!
Paman Ip, kau telat.
Sudah kusiapkan 1 kursi buatmu di dekat guru-guru sebelah sana.
Tak perlu kuatir. Aku disini saja.
Tapi pemandangannya lebih bagus di sana.
Bagaimana kalau kau bersiap
untuk naik ke panggung saja, setuju?
Kembalilah ke sana.
Baiklah. Kalau begitu aku pergi dulu.
Paman Gwai.
Begitukah pakaianmu waktu mau naik ke panggung?
Mana ayahmu? Bukankah kau bersama ayahmu?
Tidak, aku datang duluan, tak melihat dia.
Mungkin sebentar lagi dia muncul.
PERKUMPULAN PERBANTUAN CINA (CBA)
Tn. Wan Zong Hua.
Kami dari Badan Bea Cukai dan Imigrasi Amerika.
Kami kemari untuk menahan anda untuk diintrogasi
tentang adanya orang asing ilegal yang ada di Chinatown.
Hiya.
Hiya.
Bagus!
Bagus!
Itu murid-muridku.
Kapan kita mengundang orang-orang kulit putih ini untuk tampil?
Entahlah.
Siapa dia?
Siapa yang mengundang dia?
Turun!
Enyah kalian!
[IKLAN getb8]
Orang Cina!
Kalian mau coba patahkan bata beton ini pakai Kungfu kalian?
Pengecut!
Turun!
Akan kucari ayahmu dulu.
Namaku Collin Frater.
Sabuk Hitam Dan-4 Karate Kyokuten.
Aku ke sini mau nunjukkan sama kalian orang kulit kuning brengsek
rasanya pertarungan yang sesungguhnya.
Lawan aku pakai Kungfu murahan kalian itu
kutantang kalian.
Ngomong apa dia? / Turun!
Lancang sekali kau! Akan kulawan kau sekarang!
Paman Gwai, apa yang terjadi dengan Ketua Wan?
Apa maksudmu berkata begitu?
Tadi kulihat Ketua Wan dibawa oleh petugas imigrasi.
Dia dimasukkan ke mobil.
Mari kita percepat.
Kau paham aku akan mengeluarkan semua kemampuanku.
Kau cari mati rupanya!
Majulah kalau begitu. / Aku juga tak akan mundur!
Guru Law!
Omong kosong, kenapa panggung ini kecil sekali?
Bantu aku!
Siapa selanjutnya? / Orang kulit puith edan
aku maju! / Ayo lawan!
Guru!
Guru Chiu!
Guru Chiu tak apa-apa?
Nyonya, aku tak akan memberi ampun.
Tak usah ditahan.
Waspadalah dirimu.
Guru Chiang!
Guru!
Sudah cukup!
Guru Ip, hebat! / Guru Ip!
Guru Ip! / Guru Ip, semangat!
Guru Ip!
Ya!
Paman Ip, tadi luar biasa!
Paman Ip memang terbaik! Terbaik!
Amat luar biasa! Paman Ip paling hebat!
Yonah!
Kabar buruk. Bibi San memberitahuku
ayahmu ditahan oleh petugas imigrasi.
Akan kuantar kau ke sana. Ayo.
BADAN LAYANAN PENGADILAN IMIGRASI & NATURALISASI AMERIKA
Kami sudah buka kembali kasus yang melibatkan CBA.
Kami menduga orang-orang Cina ini,
punya identitas yang semuanya palsu,
dan kau membantu mereka
dengan menerbitkan surat rujukan palsu dari Amerika, menjadikan dirimu kaki tangan para pendatang ilegal ini.
Ini jebakan mengada-ada!
Kau mau tahu?
Akan kutangkap setiap orang
di CBA malam ini.
Kau dan CBA itu
akan lenyap selamanya.
RUMAH SAKIT MARINIR AMERIKA
Tulang rusuknya patah dan dia akan pulih.
Persetan Kungfu Cina!
Akan kuhabisi mereka dengan caraku sendiri.
Acara bulan purnama telah selesai.
Si orang Cina itu harus dikembalikan ke CBA.
30 menit menuju CBA, tangkap mereka semuanya.
Telponlah istri kalian, kawan-kawan.
Kita akan begadang.
Kita akan ke Chinatown menangkap semua orang Cina di CBA.
Operasi ini tak masuk akal, Pak!
Diam kau, Marshall Sok-Naif.
Lakukan saja perintah.
Man.
Permisi! Ada orang? Aku butuh bantuan!
Apa lagi? / Biar aku saja yang periksa.
Disini hanya petugas yang boleh masuk, kau tak boleh ke sini.
Ayahku Wan Zhong Hua sudah salah tangkap.
Aku harus menemuinya sekarang.
Billy. / Tak bisa kubiarkan kau masuk.
Guru Besar! / Billy.
Kau bisa bantu kami? / Semoga bisa.
Ayahnya, Tn. Wan Zhong Hua
apa yang terjadi? / Aku tak tahu, pak.
Tapi tolong dengarkan saranku, jauhi CBA malam ini.
Malam ini jangan pergi ke sana, paham?
Kami akan menggerebek tempat itu malam ini.
Aku harus pergi tapi ingat jangan ke sana.
Guru-guru sekalian
siapa yang membawa orang-orang Karate itu kemari?
Bikin ulah tak jelas.
Kuduga ini pasti ulah Bruce Lee.
Dia menyeret kita ke masalah ini.
Jangan berasumsi yang salah.
Gurunya sudah membantu kita.
Halo? / Guru Law, tinggalkan CBA sekarang.
Petugas Imigrasi akan melakukan penangkapan.
Siapa kau?
Kaukah ini?
Kau ngomong apa?
Apa yang kau lakukan?
Ada yang tak beres.
Begitu saja? Beginikah Kungfu Cinamu?
Bagaimana dengan orang ini? Ketuamu!
Dimana dia?
Aku tak tahu. / Katakan atau kupatahkan tanganmu.
INS, Imigrasi!
Bocah pintar.
Apa yang terjadi?
Guru Law!
Guru Ip, seorang kulit putih baru saja ke sini
dan menyerang semua orang seolah dia ingin balas dendam.
Man, petugas Imigrasi sebentar lagi akan kemari.
Mereka sudah pergi.
Geledah yang di belakang.
Baik kawan-kawan, periksa semuanya.
Barangkali ada petunjuk kemana mereka perginya.
Petugas, aku sedang nyari orang Cina bernama Wan Zhong Hua.
Dimana dia?
Mau kau apakan dia?
Aku Sersan Gunnery, Barton Geddes. Batalion 2 Marinir 5.
Salah satu anak buahku diserang di Chinatown malam ini.
Wan Zhong Hua
adalah Ketua CBA. Kuingin membawa dia ke pangkalanku malam ini.
Orang ini membuatku amat kesal.
Ini masalah pribadi.
Jadi, kenapa kau tak kerjasama saja
atau hal buruk juga akan menimpamu.
Kau mengerti? Jadi cepat panggil dia.
Tak usah cemaskan akibatnya nanti.
Ikut aku.
Sekarang kau secara resmi dalam tahanan Marinir Amerika.
Jangan biarkan dia tinggal di negara ini, setuju?
Pelatih Karateku dikalahkan dalam pertarungan malam ini
oleh Kungfu Cina.
Karena kau mewakili Kungfu Cina
secara pribadi kumeminta pertanggungjawabanmu.
Orang-orang Cina disini
sudah kuremukkan mereka semua.
Tinggal dirimu yang tersisa.
Aku menantangmu.
Ayah! / Apa yang kau lakukan disini? Keluar!
Kau ayahnya Becky 'kan?
Dengar, ini semua salahku. Tak ada hubungannya dengan ayahku.
Maafkan aku.
Kumohon.
Tolong lepaskan ayahku, kumohon!
Yonah!
Berdiri!
Yonah!
Berdiri!
Jangan berlutut di depan orang-orang ini.
Kau memang benar.
Jika kau tak sanggup lagi
maka jangan lakukan.
Aku akan melawanmu.
Mari berangkat.
Ayah jangan!
Bruce!
Guru!
Hati-hati.
Kuingin semua prajurit baru berkumpul di PT Gautlet secepatnya.
Siap, Sesan Gunnery!
Terutama Sersan Anggota Hartman.
Bangun! Bangun!
Kalian cepat berbaris!
Cepat! Cepat!
Keluar! Keluar! Keluar!
Bagus!
Cepat jalan, Marinir!
Cepat!
Cepat lari, lebih cepat!
Kiri, kanan, kiri, kanan, siap Pak!
Duduk! Duduk!
Cepat!
Aku coba menjadi orang yang adil.
Karena Sersan Anggota Hartman sangatlah ingin
Kungfu Cinanya menjadi bagian dari kurikulum kita
dengan senang hati kuluangkan waktu tugasku
dan memberikan kesempatan pada perwakilan Cina ini untuk membuktikan
Kungfu itu sebenarnya berguna
dalam situasi tempur sesungguhnya.
Guru Wan, kau tak harus menerima tantangan ini.
Aku harus menerimanya.
Jika aku mundur
aku bukan orang Cina.
Tak ada aturan
bertarung habis-habisan.
Pastikan kau merekam ini.
Pak! Siap, pak!
Guru Wan, sudah hentikan!
Aku baru sadar
kau dan putrimu banyak kemiripan
saat kalian memohon.
Sudah cukup!
Guru Wan!
Bukankah kalian kira aku pantas mendapatkan tepuk tangan?
Orang-orang kulit putih itu
selalu mengerjai kita.
Bikin ulah malam ini di CBA.
Mereka sudah keterlaluan!
Ya benar.
Ini bukan pertama kalinya petugas Imigrasi datang.
Mereka melecehkan kita tanpa alasan.
Ya.
Kakekku ke sini sebagai pekerja paksa.
Membantu mereka membangun rel kereta api. Membantu orang Amerika
menghubungkan pesisir Timur dengan Barat.
Ini semua berkat para pekerja Cina.
Namun pemerintahan Amerika
tak pernah mau mengakui kontribusi kita.
Terus saja berusaha mengusir kita dengan berbagai macam alasan.
Orang-orang kulit putih terlalu arogan.
Tak ada kesetaraan disini.
Bruce,
kita dulu juga...
Tak perlu dipermasalahkan. Aku tak menganggapnya serius, jangan khawatir.
Guru Ip, terima kasih banyak.
Tak usah begitu. Kita semua orang Cina
harus saling membantu.
Begitulah yang selalu kuyakini. Cina harus saling membantu.
Betul tidak? / Betul.
Guru Law benar juga.
Halo?
Guru. Di Karnaval Pertengahan-Musim Gugur malam ini,
para guru di Chinatown terlibat konflik dengan orang-orang militer.
Guru Wan...
dia terluka parah.
Sekarang dirawat di rumah sakit.
Si anak nakal ini, tak menjawab telpon lagi!
Bob. / Ya?
Dimana Jin? / Dia sedang berlatih dengan boneka kayu.
Guru Ip, telpon jarak jauh biayanya mahal.
Bob.
Aku mengidap kanker.
Kau serius?
Sebenarnya alasanku buru-buru ke Amerika
untuk lihat-lihat disini
barangkali disini tempat yang tepat untuk Jin.
Tolong biar aku bicara sama Jin.
Tunggu sebentar.
Ayahmu memintamu
menjawab telponnya.
Aku tak mau terima telponnya.
Tak mau!
Dengarkan aku.
Aku hanya akan katakan sekali.
Ayahmu mengidap kanker.
Dia pergi ke Amerika, cuma ingin mencarikanmu sekolah.
Ayah.
Jin.
Memang salah ayah
waktu itu menamparmu.
Maafkan ayah.
Ayah tahu kau suka seni bela diri.
Ayah akan mengajarimu saat pulang nanti.
Ayah...
kapan ayah pulang?
Ayah masih ada urusan.
Kalau sudah beres
ayah segera pulang.
Sampai jumpa.
Antarkan aku ke kamp pelatihan itu.
Paman Ip, jangan pergi.
Aku tak mau terjadi apa-apa terhadapmu.
Paman Ip adalah seniman bela diri.
Di hadapan ketidakadilan aku harus bangkit dan melawan.
Itulah alasannya kita berlatih seni bela diri.
Ini penting, aku sangat ingin bertindak.
Seperti halnya dirimu menari pemandu-sorak.
Jika kalian cukup beruntung datang ke Amerika
menjejakkan kaki di tanah kami,
maka kalian siap belajar apapun tentang budayaku.
Anggap diri kalian amatlah terhormat berada disini...
Amat sangat terhormat!
Karena Amerika
adalah negara paling kuat dan hebat di bumi ini.
Tanahnya orang-orang unggulan
itu fakta tak terbantahkan.
Bisa dipahami? / Pak! Ya, pak!
Tapi tadi malam, aku ada tugas sial namun diperlukan
memperagakan begaimana satu ras rendahan
bisa dan harus dikalahkan.
Aku yakin kalian setuju hasilnya
cukup pasti.
Jangan, jangan berniat membawa
budaya menjijikkanmu ke satuan Marinirku lagi.
Bisa dipahami? / Pak! Ya, Pak!
Lihat sekelilingmu.
Kami adalah budaya.
Kunggulanmu itu murni kebencian dan kefanatikan.
Ini adalah Guru Ip Man.
Dia yang mengalahkan Collin tadi malam.
Dan dia kemari mau menghajarmu!
Tak ada aturan, bertarung habis-habisan.
Begitu saja?
Cuma itu kemampuanmu?
Kau lihat ini?
Kau bukan apa-apa selain sekedar cina kecil kuning!
Ayo!
Ayo bangkit!
Ya, begitu.
Bawa Sersan Gunny ke rumah sakit kapal.
Johnson! Harris! / Cepat! Cepat! Jalan!
Guru Ip.
Ini surat rekomendasinya, agak telat sedikit.
Maafkan aku telah membuatmu menunggu.
Aku menghargainya.
Oh ya.
Kapan kau mengajak putramu kemari?
Sebenarnya, "rumput tak lebih hijau
yang ada di luar pagar."
Paman Ip.
Ini obat-obatan yang kau minta, sudah kubelikan semuanya.
Bahkan kau kubelikan permen dan cokelat.
Ini cokelat favoritku.
Putramu pasti juga suka.
Terima kasih. / Sikapmu manis sekali.
Ayah.
Aku sudah memikirkannya.
Aku tak mau pergi ke Amerika.
Aku sungguh menyukai seni bela diri.
Ayah.
Ajarilah aku.
Baik.
Pertahanan diri adalah hal yang paling penting,
dimanapun kau berada
Jin.
Akan kuperagakan sekali saja.
Rekamlah.
broth3rmax, 23 Desember 2019
DILARANG MERESYNC-EDIT ULANG-REUPLOAD
follow instagram: @broth3rmax
Pada 2 Desember 1972
sang Guru Besar, Ip Man meninggal karena kanker kepoala dan leher
di usia 79 tahun.
Sejak tahun 1970an, Militer Amerika secara rutin mengundang
guru-guru Kungfu Cina sebagai instruktur tamu.
Satuan Marinir Amerika secara resmi membuat
program inti pelatihan seni beladirinya di tahun 2001.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.