All language subtitles for Sword Dynasty EP.12

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

โ€ Oleh : Minhee_Subs โ€ โ€ Instagram : serial_asiagram โ€ โ€ Youtube Channel : Serial Asiagram โ€

โ€ Sword Dynasty โ€ โ€ Episode 12 โ€

Jurus pedang Putra Mahkota

pernah dilatih oleh "orang itu".

Sekarang begitu hebat,

tentunya tak lama lagi,

akan bisa seperti "orang itu"

jadi praktisi paling hebat di Feng Ming,

dengan kemampuan yang melebihi Baginda Raja.

Kurang ajar!

Siapa yang mengutusmu?

Ada maksud apa kamu?!

Pejabat sekalian,

di hari baik ini,

mari bersulang bersamaku.

Yang Mulia panjang umur!

Negara Heng abadi selalu!

Yang Mulia panjang umur!

Negara Heng abadi selalu!

Kalian semua di sini?

Aku datang lagi...

datang lagi....

Buat apa kamu datang lagi?

Jangan... jangan... jangan...

Aku...

mengirim rumput...

Mengirim rumput, mengirim rumput...

Rumput Sanyang.

Terima kasih atas rumputmu.

Sudah selesai mengantar, masih belum pergi?

Sebenarnya, hari ini,

aku masih ada urusan lagi, yaitu...

mau memohon jadi murid.

Memohon jadi murid?

Aku mewakili kakak datang mengawasimu.

Ketua Xue... Ketua Xue....

Aku sangat menyukai Gua Baiyang.

Bersediakah Anda menerimaku jadi murid?

Gua Baiyang sudah masuk ke dalam Perguruan Pedang Qingteng.

Kamu ini murid Perguruan Pedang Qingteng,

jadi otomatis sudah menjadi

murid Gua Baiyang.

Anda setuju?

Aku sudah melanggar peraturan dengan menerima Ding Ning.

Langgar sekali lagi,

juga tak apa-apa lah.

Menurutku,

Di Qingmei juga tak akan keberatan

kamu jadi muridku.

Guru yang terhormat,

terima salam dari murid!

Ya... ya...

Mari... mari...

Berdiri... berdiri...

Cepat... cepat...

Papah dia berdiri. Mari...

Adik Seperguruan!

Kakak Tertua!

Tak usah sungkan.

Kakak Ipar!

Guru...

Kakak Ipar!

Kalian lanjut main,

aku mau ke pasar ikan.

Kakak Ipar, kakak Ipar...

Kamu... kamu ke pasar ikan mau apa?

Mau mengunjungi Nenek Penjual Tinta.

Boleh ajak aku tidak?

Ajak kamu?

Maksudku bukan bawa aku dalam segala hal.

Aku sudah lama datang ke Fengming,

tapi belum pernah lihat.

Ajak aku dong.

Sudah dengar?

Sudah.

Keluarga Xie datang ke Fengming sudah beberapa tahun,

kamu belum pernah lihat pasar ikan?

Ayahku pernah berpesan,

dia bilang, di Fengming, tempat mana pun boleh dikunjungi,

satu-satunya yang tak boleh adalah pasar ikan.

Kamu datang?

Terutama tak boleh mengunjingi pasar ikan dengan membawa uang.

Sumpah!

Aku tak berbohong.

Aku cuma mau lihat-lihat saja.

Aku percaya padamu.

Jangan minum banyak-banyak.

Nanti mati kebanyakan minum.

Ini...

Tak apa-apa.

Masih suruh kita jangan minum banyak-banyak.

Iya tuh.

Dia sendiri buka rumah arak.

Iya.

Arena Pedang Bashan?

Lalu apa lagi yang kamu temukan?

Lapor, Permaisuri!

Dayang ini dulunya mengabdi di istana Permaisuri.

Kemudian dipindahkan ke tempat Putra Mahkota.

Baginda juga tahu?

Beraninya mengerjaiku.

Chen Xuan.

Siap!

Masalah ini, kalian orang Departemen Pengawas Rakyat dan Departemen Pengawas Kerajaan

sama-sama pergi selidiki.

Pastikan untuk menyidik sampai jelas

siapa pelaku di balik ini.

Hamba menerima perintah!

Mari... mari... kutuangkan untukmu.

Kakak Ipar,

di sini benar-benar apa pun bisa diperjualbelikan?

Termasuk benda-benda terlarang.

Aku boleh beli tidak?

Boleh saja beli,

asalkan melalui calo-calo di sini,

pasti bisa.

Sedang minum?

Kamu datang?

Kakak Ipar,

lalu apa bisa ikut

acara lelang gelap dan sejenisnya?

Tentu saja bisa.

Dengan statusmu sebagai tuan muda super kaya di Guanzhong,

kalau mau ikut,

tentu bukan masalah.

Hanya saja,

kamu harus mendapat kepercayaan dari para calo.

Dan harus memberikan penawaran harga melalui mereka.

Kalau sampai ada yang tahu dijual ke siapa,

maka akan jadi masalah besar.

Kalau begitu, aku jadi ingin lihat,

mungkin ada barang yang berguna.

Yuk.

Yuk.

Tak peduli apa yang kukatakan setelah ini,

kamu jangan bereaksi apa pun.

Anggap saja kita sedang ngobrol santai.

Jangan bertindak mencurigakan.

Kenapa?

Harusnya ada orang yang mau membunuhku.

Berani turun tangan di pasar ikan,

pasti benar-benar penjahat tak takut mati.

Membunuhmu?

Walau aku tak tahu siapa,

tapi sekarang,

nyawa kita berdua

ada di tanganmu.

Selanjutnya, semua kata-kataku

harus kamu dengarkan dengan seksama,

jangan ada salah sedikit pun.

Kamu... katakan saja...

Toko pedang yang kita lewati barusan,

pemiliknya bukan orang biasa.

Dan dia kenal dengan

pemilik pasar ikan gelap

yang sesungguhnya.

Nanti kamu balik,

masuk ke toko pedang itu.

Setelah masuk, mulai hitung waktu.

Hitung sampai lima puluh.

Lalu dengan secepat mungkin,

kasih tahu pemilik toko,

ada yang mau bunuh orang di pasar ikan.

Lokasinya

di Dermaga Guijianchou.

Masuk toko...

Lima puluh...

Dermaga Guijianchou...

Sudah ingat... sudah ingat...

Sampai jumpa sebentar lagi.

Jum... jumpa...

Hari ini sebenarnya cuma mau

menyapa tetua, mumpung tahun baru.

Ternyata malah ada yang membuatku terpaksa

memanfaatkan kekuatan pasar ikan.

Baginda...

apakah mencurigai saya?

Orang dari Arena Pedang Bashan,

juga berani kamu pakai?

Dunia ini adalah milik Baginda.

Mana ada yang dari Arena Pedang Bashan.

Kata-kata ini

sesuai dengan maksud hatiku.

Apakah Baginda sedang meresahkan sesuatu?

Menurutmu,

meskipun dia benar-benar kembali,

memangnya bisa berbuat apa padaku?

Yang Mulia telah berhasil mencapai tingkat delapan,

tiada tandingnya di dunia.

Memang jadi permaisuriku,

sungguh mengerti maksudku.

Anda adalah rajanya dunia.

Bukannya kamu juga sama?

Kamu adalah permaisurinya dunia.

Masuk toko pedang...

Masuk toko pedang...

Tokonya di mana?

Toko pedang! Toko pedang.!

Boss... Cepat... cepat...

Cepat pergi ke...

Cepat...

Eh, salah... hi... hitung lima puluh...

Satu, dua, tiga, empat...

Lima, enam, tujuh, delapan...

Delapan belas...

Anda mau beli apa?

Tidak... tidak...

Beli pedang... beli pedang...

Tiga puluh...

Tiga puluh enam, tiga puluh delapan...

Tiga puluh sembilan, empat puluh...

Ada masalah?

Tidak, tidak, tidak...

Empat puluh lima, empat pluh enam, empat puluh delapan...

Lima puluh!

Ada yang mau bunuh orang di Dermaga Guijianchou!

Cepat... cepat... cepat...

Aroma Bunga Lilit Ular.

Apa tak tahu, bagi orang Negara Heng

kasih racun di pedang itu perbuatan memalukan?

Sebenarnya siapa kalian?

Berani-beraninya bunuh orang di sini!

Apa tidak terlalu arogan!

Walau entah

bagaimana kamu menemukan kami,

tapi sudah tahu malah masih berani memancing kami turun tangan.

Biarpun ini pasar ikan,

tapi kami tetap bisa membunuhmu dulu lalu pergi.

Kamu coba saja.

Awas!

Bukannya kubilang hitung lima puluh kali?

Kok sudah datang secepat ini?

Terlalu cepat?

Ya... mungkin...

hitungnya kelewatan.

Jangan bunuh, sisakan satu yang hidup,

akan berguna untuk pasar ikan.

Kamu mau bagaimana?

Departemen Pengawas Rakyat seharusnya akan berminat padanya.

Kamu akrab dengan Wang Taixu.

Seharusnya kamu tahu,

hal diam-diam

seharusnya diselesaikan diam-diam.

Kalau sampai melibatkan orang pemerintahan,

bakal memancing banyak petaka.

Aku mengerti.

Tapi inti masalahnya adalah

orang yang mau turun tangan padaku ini

seharusnya adalah orang pemerintahan.

Aku ini masih akan tetap ke pasar ikan.

Kalau tak bisa memperingatkan orang di belakang mereka untuk mengontrol diri,

antar orang pasar bakal jadi tak karuan.

Lagipula, kalaupun ada kejadian,

Gedung Dua Lantai yang akan maju duluan.

Aku akan suruh orang bawa mereka keluar pasar ikan,

serahkan pada Wang Taixu.

Kali ini, kamu

memancing mereka untuk turun tangan,

memanfaatkan kekuatan pasar ikan.

Lain kali sebaiknya

jangan ada lagi hal yang seperti ini.

Tak ada orang yang suka dimanfaatkan!

Lain kali tak akan lagi.

Kita juga pergi yuk.

Itu... tak perlu kita yang urus kan?

Orang pasar ikan saja sudah bilang begitu,

apa lagi yang perlu kamu khawatirkan.

Kakak Ipar.

Sudah mati lama begitu,

masih muncul penerus lagi, buat apa?

Ye Ce Leng kembali dari negara lain,

Zhao Zhan tewas,

Song Shenshu dan Bangsawan Dugu terbunuh secara berurut-urut.

Para pemberontak Ahli Pedang Jianlu dari Negara Lie dan Istana Yunshui

terus berkeliaran di sekitar Fengming.

Kematian Nangong Shang.

Kemampuan yang melebihi Baginda Raja.

Dayang yang bicara sengaja membuat orang terpikir hal-hal tertentu...

Semua ini,

sepintas tampak tak berhubungan.

Tapi sebenarnya

justru ada hubungan rahasia di dalamnya.

Semua ini,

dimulai dari

saat Ilmu Ulat Sutera Sembilan Maut kembali muncul di dunia persilatan.

Walaupun hanya kabar samar-samar tentang seorang penerus.

Tapi,

sudah cukup membuat orang-orang tertarik.

Lapor, Kepala Pengawas!

Wang Taixu datang membawa seorang praktisi.

Apa masalahnya?

Orang itu praktisi yang

mau membunuh Ding Ning di pasar ikan.

Tenaga dalamnya mencapai tingkat lima.

Di lokasi kejadian, masih ada dua orang praktisi lagi,

satu tingkat empat, satunya tingkat lima.

Yang dua itu sudah dibunuh,

tapi mayatnya masih ada, bisa diperiksa.

Besok pagi,

kamu kawal sendiri orang itu

ke Penjara Air Dafu.

Baik.

Berbisnis kalau sabarnya seperti Anda berdua ini,

takutnya pasar ikan sudah tak bisa bertahan lagi.

Kukira bisnis ini akan makan waktu lebih lama lagi.

Siapa sangka Tuan Zhao Keempat

sudah tak sabar begini.

Pusaka Pedang Gushan yang ada di tanganmu,

apa pernah diberikan ke orang lain?

Kenapa bertanya demikian?

Liang Lian dan Gedung Dua Tingkat pernah ada bencinya.

Tapi yang mau bunuh pemuda rumah arak itu

justru malah orang Istana Yunshui.

Aku tak mau kamu bekerja sama dengan Liang Lian.

Negara Heng memusnahkan Negara Lie dan Negara Qian.

Walaupun kamu sudah tak ada harapan untuk memulihkan negara,

tetap saja tak seharusnya berkomplot dengan negara musuh.

Dari mana kamu tahu aku bekerja sama dengan Liang Lian,

dan bukan cuma saling memanfaatkan saja.

Apa bedanya?

Bukankah sama-sama demi Pusaka Pedang Gushan.

Liang Lian bekerja sama denganmu,

belum tentu demi Negara Heng,

melainkan demi dia sendiri.

Kalau namanya bicara bisnis,

jangan bawa-bawa hal lain.

Informasi berharga seperti

Pusaka Pedang Gushan begini,

dengan harga biasa, tak akan kujual.

Aku bisa berikan Pusaka Pedang Gushan-ku

untuk ditukar dengan punyamu.

Sebelumnya aku tak mengatakan pada Nona Besar Shang,

bahwa kami, Ahli Pedang Jianlu dari Negara Lie

juga memegang satu bagian

petunjuk tentang Pusaka Pedang Gushan.

Kabar di luaran selama ini,

petunjuk tentang Pusaka Pedang Gushan,

satu di Istana Yunshui,

satu di Arena Pedang Bashan.

Apa kabar ini salah?

Salah atau tidak,

tinggal dicoba juga akan ketahuan.

Tuan Zhao Keempat tidak bawa yang palsu

untuk menipuku kan?

Cuma bercanda.

Kalian orang-orang Ahli Pedang Jianlu dari Negara Lie,

semuanya begitu lugu,

sungguh tidak asyik.

Tampaknya petunjuk tentang Pusaka Pedang Gushan,

benar-benar dibagi jadi tiga.

Kamu bisa lihat petunjuk di dalamnya?

Garis-garisnya kacau,

tidak berdasar.

Mungkin harus tiga bagian disatukan,

baru bisa memecahkan misteri ini.

Menarik sekali.

Aku tak punya informasi apa pun mengenai peberus itu.

Aku tahu di mana.

Di Penjara Air Dafu.

Aku pernah dengar Kepala Pengawas Chen bilang.

Tapi di sana itu rumit,

dengan kekuatan satu orang saja tak bisa menyelidikinya.

Ilmu Istana Yunshui kami,sangat akrab dengan air.

Cuma sekedar penjara air saja,

bukan hal sulit.

Kenapa kamu datang?

Kupikir, Tuan pasti ingin tahu lebih banyak info,

jadi aku datang ajak adik seperguruan yang juga

ada di tempat kejadian waktu itu.

Dengan begini, kalau Tuan bisa selidiki sampai tuntas,

maka tak perlu

melibatkan orang pasar ikan.

Kamu sungguh cerdik.

Tuan Mo,

kamu ada petunjuk apa?

Kakak iparku orangnya begitu setia kawan,

kenapa bisa ada banyak praktisi yang mau membunuhnya?

Iya.

Aku cuma pemuda kampungan dari rumah arak saja.

Di Fengming,

rasanya juga tak punya musuh.

Kamu masih bisa dibilang pemuda kampungan?

Xue Wangxu mempertunjukkan tingkat pencapaiannya di jalanan pejabat,

waktu ke Distrik Tushan juga begitu gagah,

lalu ke markas prajurit Tentara Hulang

berperang keras dengan Jenderal Besar Liang.

Sekarang di dunia semua orang juga tahu,

setiap kejadian ini, kamu tak pernah ketinggalan.

Di kemudian hari,

kalau bisa berhati-hatilah sedikit.,

Hanya karena hubunganmu dengan Wang Taixu,

sudah cukup bisa membuatmu kena banyak masalah.

Kalau sudah musibah, tak bisa dihindari.

Harap Tuan menyelidikinya dengan jelas.

Coba ceritakan detail kejadian hari itu.

Ding Ning ini rupanya memang bukan orang biasa,

bahkan bisa meminta orang pasar ikan untuk turun tangan membantunya.

Selain itu apa lagi?

Berhasil menangkap satu orang hidup.

Yang jadi masalah utamanya adalah

pembunuhnya ternyata adalah

orang Istana Yunshui.

Siapa yang sehebat itu,

bisa menyuruh Bai Shanshui?

Menurut dugaanku,

seharusnya

mereka cuma tukar syarat.

Ditukar dengan bebas keluar masuk Fengming?

Benar.

Kalau begitu, aku tahu

siapa yang menyuruh Bai Shanshui.

Guru...

Kakak Tertua....

Guru...

Kakak Tertua....

Ding Ning,

hari ini kok kamu sempat datang?

Ini Buku Katalog Perhelatan Pedang.

Berisi penilaian Perguruan Hongyang mengenai semua

tempat latihan yang berkualifikasi untuk mengikuti Perhelatan Pedang Minshan,

serta semua pendekar muda

yang mendapat kesempatan

untuk direkomendasikan.

Buku Katalog Perhelatan Pedang?

Daftar nama yang ada di sini, tepat tidak?

Perguruan Hongyang bertanggung jawab

untuk mendaftar dan mendata praktisi di Negara Heng.

Katalog buatan mereka ini,

seharusnya adalah yang paling terpercaya.

Nomor empat puluh delapan?

Nomor satunya siapa?

Nomor satu,

Ye Haoran.

Perkiraan tenaga dalamnya,

level menengah tingkat empat.

Orang hebat di Fengming sungguh tidak sedikit.

Kakak Jiang Li saja belum tentu masuk tiga puluh besar.

Kamu baru saja masuk tingkat tiga,

harus hati-hati.

Katalog ini

cuma mencantumkan daftar seratus dua puluh besar,

tapi enam belas diantaranya, perkiraan tingkat ilmunya

sudah melebihi tingkat empat.

Perhelatan Pedang Minshan tahun ini,

gara-gara ada katalog ini,

pasti akan sangat berbeda.

Dalam katalog ini tercantun nama banyak orang.

Tapi nanti saat pehelatan sesungguhnya dimulai,

akan ada banyak orang selain yang tercantum di sini.

Tapi, Guru,

mulai sekarang sampai waktu Perhelatan Pedang Minshan,

cuma tinggal setengah tahun.

Lagipula,

sebagian besar orang di katalog ini

sudah masuk tingkat tiga.

Dalam waktu sesingkat ini,

kalau ada perubahan tenaga dalamnya

rasanya tidak terlalu mungkin.

Mengapa Guru bilang,

pada waktunya nanti, akan ada banyak orang

yang tidak tercantum di sini?

Belum paham juga?

Lima puluh orang pertama dalam daftar ini

barulah yang benar-benar berkualifikasi ikut Perhelatan Pedang Minshan.

Lalu yang setelah lima puluh itu?

Pasti akan cari cara

untuk mengalahkan lima puluh orang ini,

baru punya kesempatan ikut Perhelatan Pedang Minshan.

Jadi katalog ini

sebenarnya sama saja dengan

daftar tantangan.

Kalau begitu, Perhelatan Pedang Minshan,

bukankah sama saja sudah dimulai?

Makanya ini tak menguntungkan buatmu.

Kalau menerima tantangan,

waktumu untuk berlatih jadi tidak cukup.

Aku sih tidak akan menerima tantangan.

Kalau kamu tidak menerima tantangan,

aku akan merasa bosan loh.

Guru...

aku masih mau berlatih.

Kalau tidak, nanti sampai waktu Perhelatan Pedang Minshan,

bagaimana bisa membuat Guru bangga?

Tapi,

kenapa tahun-tahun lalu tak pernah dengar

ada katalog macam ini?

Tahun ini, dana

yang dibagikan dari kas negara

berkurang banyak.

Jadi Perguruan Hongyang

cari bisnis sendiri untuk menambal kas.

Katalog tipis kecil ini

nilainya cukup tinggi.

Tapi tahun-tahun ini tidak ada bencana besar,

bukankah seharusnya justru bertambah?

Kok malah jadi berkurang?

Seharusnya yang dimaksud adalah

Perserikatan Gunung Lu.

Dari sekarang

sampai waktunya Pertemuan di Gunung Lu

antara Negara Heng dengan Negara Xian, Mo, dan Li,

cuma tinggal tiga bulan lagi.

Walaupun Negara Heng sekarang kuat,

dan Baginda sudah sampai tingkat delapan,

tapi untuk jaga-jaga,

tetap harus membuat persiapan

siapa tahu bakal perang.

Tiga kerajaan itu berani perang?

Raja Negara Xian tiap hari bersenang-senang.

Raja Negara Li nyalinya sekecil tikus, tidak berani perang.

Satu-satunya yang agak merepotkan adalah Negara Mo,

ada pasukan militer apaan, yang seram itu.

Tapi berdasar kekuatan negara, kalau dibanding negara Heng,

walaupun perang sungguhan,

bagaimana juga mereka yang kalah.

Bukan soal berani perang atau tidak.

Menurutmu,

Baginda Raja ingin perang?

Kalau kamu dan tiga orang lainnya,

biasanya suka berebut.

Tenaga dalam kalian setingkat.

Tapi suatu hari,

tiba-tiba tenaga dalammu jadi

lebih tinggi satu tingkat dibanding mereka.

Kamu bakal ingin memanfaatkan kesempatan untuk mengancam mereka,

merebut sesuatu

dari tangan mereka tidak?

Ini takutnya kurang....

Eh, aku sedang bertanya pada kalian!

Kalau kamu dan tiga orang lainnya,

biasanya suka berebut.

Tenaga dalam kalian setingkat.

-Semuanya diam dulu! -Tapi...

Saya adalah orang kaya nomor satu di Guanzhong,

Xie Changsheng!

Boleh tahu

siapa nama Nona?

Xie Changsheng!

Ini bibiku!

Bibi?

Urusan di sini serahkan padaku.

Kamu ke belakang, istirahat dulu.

Ada yang ingin kubicarakan denganmu.

Kamu ikut aku sebentar.

Bibi...

Aku tahu kamu ingin membuat Xue Wangxu bangga.

Tapi kamu berinisiatif mencari Mo Qinggong, buat apa?

Kalau nanti kamu masih anggap omonganku

sebagai angin lalu,

aku tak peduli lagi hidup matimu.

Aku pergi cari Mo Qinggong

demi pergi lihat Penjara Air Dafu.

Kamu masuk ke sana?

Belum.

Tapi kurang lebih sudah tahu arahnya.

Ada sedikit petunjuk lebih baik daripada tak ada sama sekali.

Waktu itu orang yang menyerang aku

di pasar ikan,

pedangnya dilumuri racun dari Negara Qian.

Seharusnya orang Istana Yunshui.

Mungkin tidak, kalau Bai Shanshui

telah berkomplot dengan Liang Lian?

Kamu bantu aku selidiki.

Terutama orang-orang di samping Liang Lian.

Baik.

Aku pergi sekarang.

Hati-hati.

Fan Zhuo,

kamu sebenarnya paham tidak?

Kalian keluar masuk Fengming dengan sembarangan.

Jenderal kami menanggung risiko yang besar sekali!

Lalu, lihat orang-orang yang kamu cari itu!

Bisa-bisanya begitu arogan dan bodoh,

sampai berani turun tangan di pasar ikan.

Sekarang mau bunuh orang tidak berhasil,

malah ditangkap hidup-hidup,

jatuh ke tangan Departemen Pengawas Rakyat pula!

Sebenarnya apa maksud kalian?!

Gagal...

kabur... tentu harus punya modal untuk kabur.

Tiga orang itu adalah ular beracun sungguhan.

Bukan sampah tak berguna yang arogan dan bodoh

sesuai kau bilang.

Kurasa pasti karena kurang beruntung.

Kalau tidak, berdasarkan kemampuan mereka,

bunuh seorang pemuda

yang baru masuk tingkat tiga di pasar ikan,

sama sekali bukan masalah.

Di pasar ikan,

pasti ada jagoan tingkat master.

Tiga ular beracun yang kamu bilang itu,

pasti sama denganmu,

terlalu meremehkan pasar ikan.

Hari ini,

satu orang yang tertangkap itu sudah dikirim ke

Penjara Air Dafu.

Penjara Air Dafu?

Dikirim ke Penjara Air Dafu,

memangnya juga bisa menemukan apa?

Kalaupun berhasil menemukan sesuatu,

juga tidak akan sampai pada kamu dan Liang Lian.

Apa yang kamu takutkan?

Dibanding orang yang tertangkap itu,

aku lebih mengkhawatirkan, selanjutnya

tindakan gegabah apa lagi yang akan kamu lakukan.

Sudah di tempat kekuasaan orang,

ya memang cuma bisa bertingkah liar begini.

Mana seperti kalian,

patuh taat aturan.

Bukankah cuma orang dunia persilatan dari Fengming saja?

Nanti aku yang turun tangan sendiri bantu kalian musnahkan dia, kan beres.

Kalau begitu, tolong.

Sampai jumpa!

Sebenarnya Liang Lian berkomplot dengan siapa?

Di dalam ini,

sebenarnya ada rahasia tersembunyi apa?

Pemilik kedai datang ke sini,

apa ada bisnis

yang mau dilakukan denganku?

Selama ini kukira orang Istana Yunshui

semuanya sok suci.

Tak disangka juga mau main bisnis kotor begini.

Bai Shanshui kalau bertindak selalu semau hati,

tak pernah sok suci.

Biarpun sesuka hati,

juga tak seharusnya membantu anjing suruhanseperti Liang Lian begini.

Itu urusan kami Istana Yunshui,

tak ada hubungannya denganmu.

Bisnis kalian, aku tak mau ikut campur,

tapi orang-orangku,

harap jangan kalian sentuh.

Maaf, tak diantar!

Jenderal.

Jenderal.

Kamu ini!

Sebenarnya tak perlu mengingatkan atau mengancam.

Mereka harus berbuat apa,

mereka sendiri

harusnya sudah tahu.

Tubuh Jenderal...

Tubuh Jenderal sudah pulih sepenuhnya?

Permaisuri mengutus Xue Wangxu datang menantangku.

Kalau aku utuh tak tergores sedikit pun,

bukankah seperti menampar muka Permaisuri?

Tubuh Jenderal sudah baik,

sungguh hal yang menggembirakan.

Pemikiran orang-orang macam Bai Shanshui itu

sungguh sulit diduga.

Hanya kekuatan Jenderal sendiri lah

yang dapat

menekan mereka.

Harus kamu ingat,

para pemberontak ini,

tak takut mati.

Bekerja sama dengan mereka,

yang terpenting adalah

harus melindungi kepentingan kita sendiri.

Hamba mengerti.

Sungguh memang pria bau.

Serumah kamu bikin jadi bau semua!

Salep ikan paus ini barang bagus.

Kalau kamu benar-benar merasa

baunya tidak enak,

besok kubelikan

wewangian yang enak saja.

Bibi...

aku tak bisa oleskan yang bagian punggung.

Pergi kamu!

Waktu kecil kalau mandi,

kamu juga bukannya tak pernah lihat.

Bagaimana hasil penyelidikanmu?

Dugaanmu tidak salah,

memang Liang Lian yang menyuruh Bai Shanshui.

Bagaimana menurutmu?

Tunggu aku berhasil menemukan keberadaan Qi Pomo,

baru kita bertindak sesuai keadaan.

Pembunuh seperti itu pun,

tak berhasil melukaimu.

Tampaknya kamu lebih mantap

dari yang kubayangkan.

Sekarang aku masih terlalu cepat,

kalau bukan karena beruntung,

kalau bukan karena Guru,

sejak masuk ke Gua Baiyang sampai sekarang,

tak mungkin bisa memperoleh kesempatan ini,

juga tak mungkin bisa mendapatkan tenaga dalam setingkat ini.

Perhelatan Pedang Minshan tahun ini

keluar katalog macam itu,

kamu juga lihat sendiri.

Sebenarnya kamu punya keyakinan seberapa?

Sejujurnya,

aku juga tak yakin.

Kitab pedang Gua Baiyang,

takutnya tidak cukup.

Sampai tiba waktunya Perhelatan Pedang Minshan,

paling banyak aku bisa sampai level menengah tingkat tiga.

Aku harus cari cara untuk menguasai

sesuatu yang

benar-benar bisa diandalkan.

Kamu pun tak cukup percaya diri bisa menang.

Orang-orang dalam katalog itu,

apa benar begitu hebat?

Yang benar-benar hebat

justru tak ada dalam katalog itu.

Beberapa tahun ini,

aku juga sudah lihat jelas,

siasat Permaisuri.

Dia suka menyimpan sesuatu untuk jaga-jaga.

Yang tidak ada dalam katalog ini,

justru lebih hebat.

Hal ini terlalu rumit.

Lebih baik aku berlatih saja.

Zhangsun Qianxue yang berpikiran sederhana ini,

lebih pantas untuk dihargai.

Bibi,

ayo turun, makan.

Kakak Ipar.

Kakak Ipar.

Yuk... yuk... yuk...

Yuk... yuk...

Kamu datang mau apa?

Hari ini, ada orang dalam daftar katalog itu yang mau bertarung.

Guru sudah menunggu di kereta.

Yuk.

Siapa?

Katanya nomor tiga puluh tujuh, Chen Liufeng

dan nomor tiga puluh lima, Fan Wuque.

Tak mau.

Kamu...

Kamu...

Ini...

Ini untuk bibi kan? Ini...

Ini kasih ke aku saja.

Guru... Bukannya Guru sudah tunggu kan ya.

Ayo pergi.

Aku yang antarkan buat bibi.

Biarkan aku yang antar.

Banyak sekali orangnya.

Lihat... lihat...

Apa lagi kalau bukan gara-gara katalog yang dikeluarkan Perguruan Hongyang.

Kalau biasanya mereka berdua bertarung,

belum tentu sebanyak ini yang menonton.

Sekarang begitu katalog keluar,

yang tercantum di dalamnya pasti ingin lihat,

seperti apa kemampuan

yang nomor tiga puluh tujuh dan tiga puluh lima.

Sedangkan yang tidak ada dalam katalog,

lebih ingin lihat lagi,

apa sebabnya mereka tidak tercantum dalam katalog.

Sudah mulai.

Ayo... ayo... pergi lihat.

Permisi... permisi...

Guru...

Kulihat, yang itu pun akan menang.

Pedang yang mereka pakai pun sama.

Itu Pedang Baja Hitam Tanpa Mata

yang dibuat khusus untuk Perhelatan Pedang.

Tentu saja sama.

โ€ Oleh : Minhee_Subs โ€ โ€ Sword Dynasty โ€

โ€ Instagram : serial_asiagram โ€ โ€ Youtube Channel : Serial Asiagram โ€

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.