Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
SELURUH KARAKTER, TEMPAT, PERUSAHAAN, DAN KEJADIAN
DALAM DRAMA INI ADALAH FIKSI
EPISODE 2
Setelah hari itu,
aku punya kebiasaan baru.
Setiap kali tertekan,
merasa sesak karena sakit kepala,
atau hanya ingin menyerah karena tak bisa meredakan kesedihan,
aku makan cokelat.
- Pernahkah... - Baik, Dokter.
...kuceritakan soal pertemuanku kembali...
- Dokter, bisa tolong tanda tangani ini? - ...dengan cinta pertamaku?
Saat ini aku tak ada niat berpacaran. Aku juga tak punya waktu.
Kuberi tahu agar waktumu tak sia-sia.
Semoga kau cepat sembuh.
Namun, dia salah paham.
Bagiku, itu belum menjadi cinta.
Itu untuk sapi.
Ini untuk kita.
Walau...
aku terpesona sesaat olehnya saat masih kecil.
"Lee Kang"?
"Lee Kang"?
- Kau kenal aku? - Aku bahkan tak ingat namanya
karena sudah bertahun-tahun melupakannya,
dan kukira bisa
cepat melupakannya setelah pergi dari rumah sakit.
Hei, tunggu.
Lihat ini. Ini air dari mata air Gunung Gyeryong.
Kita harus tebarkan ke segala arah
agar tak masuk rumah sakit lagi.
Hei, kau masih mendatangi dukun itu?
Bicarakan air membuatku ingin berkemih.
Aku akan cepat.
Kenapa kau...
Seharusnya kau buang angin, bukan berkemih terus.
Berusaha lebih baik jika malu.
Apa katamu?
Anak haram berengsek.
Sudah selesai?
Aku bahkan belum mulai.
Kang!
"Anak haram berengsek."
Kembalilah untuk makan siang.
Kubuatkan kau cokelat shasha.
Dahulu dia malaikat
yang merengkuh masa kecilku
dengan kenangan paling hangat dan bahagia.
Tapi seseorang menyebut malaikat itu
"anak haram berengsek."
Aku penasaran tentangnya. Apa yang terjadi padanya selama ini?
Apa dia sungguh bukan anak
yang kukenal saat masih kecil?
Kita akan terlambat.
Kau bisa naik bus?
Apa?
Kau takkan tertinggal bus tujuan Sokcho?
Ada kecelakaan di penyeberangan, jadi, butuh waktu lama.
Ada apa?
Banyak kardus jatuh dari keranjangnya.
- Kau mau ke mana? - Aku akan membantunya.
Jangan. Sekarang hujan. Tetap di dalam mobil.
Tetap saja...
Tidak kali ini.
Lihat. Tak ada yang membantunya.
Cha-young!
Sedang apa kau? Kembali!
Aku tidak keliru.
Dia jelas
pria itu, cinta pertamaku.
Aku sering membayangkan bocah itu akan menjadi pria seperti apa.
Dia menjadi pria persis seperti bayanganku.
Aku tak mau bersembunyi lagi.
Aku ingin jujur pada perasaanku.
Aku sudah sakit kepala parah selama sebulan.
Aku pergi ke klinik dekat rumah, tapi tak sembuh.
Dr. Kim Yeong-gil tak bisa membuat janji baru
- hingga pekan depan. - Tidak.
Aku ingin menemui Dr. Lee Kang.
Dr. Lee Kang pergi beberapa hari lalu
karena ditugaskan di rumah sakit di Libia.
Apa?
Setelah dia pergi ke Libia,
sekitar enam bulan berlalu hingga suatu pagi
aku mendengar tentangnya lagi.
Kurasa dia terluka parah.
Dia bahkan mungkin tak bisa kembali ke rumahnya.
Halo.
Kudengar kau terluka.
Terluka parah.
Aku penasaran tentangmu.
Aku ingin tahu yang kau alami
dan apakah
kau mengingatku.
Aku juga penasaran tentang cokelat shasha,
yang ingin kau buatkan untukku.
Aku ingin tahu lebih banyak tentangmu.
Jadi, tolong...
kembalilah dengan selamat
dan ceritakan semua tentangmu.
Ada apa?
- Apa? - Apa kau
yang memutuskan melepas ventilator Kang?
Bukan aku yang memutuskannya.
Tapi kau menyetujuinya?
Nenekmu yang memutuskan.
Kau mungkin sudah dengar, tapi Kang takkan selamat.
Siapa yang berhak memutuskan dia akan selamat atau tidak?
Jun.
Ayah, mulai sekarang biarkan Kang.
Aku takkan diam saja.
Kau tahu,
kau tak perlu mengirimnya ke Libia seperti pecundang
karena aku bisa mengalahkannya.
Aku bisa mengalahkannya dengan kamampuanku.
Kau bukan tandingan ayah Kang, tapi aku berbeda.
Aku tak payah sepertimu, Ayah.
Dasar anak nakal, tidak sopan.
Sedang apa kau di sini?
Aku kemari untuk memohon kepada ayahmu untuk menyelamatkan Kang.
Apa salah dia?
Apa kau cemas rumah sakit ini akan menjadi miliknya nanti?
Katamu mau memohon pada ayahku.
Lakukan dan pergi saja.
Kang menjadi seperti itu karena kalian!
Hei.
Diam. Lakukan saja niatmu dan pergi, Berengsek.
Apa yang keluargamu lakukan saat ibunya meninggal?
Kalian tak mau orang-orang tahu,
jadi, kalian rahasiakan, menolak mengadakan upacara
serta pemakaman yang layak.
Kalian mengkremasi ibu Kang dan menghapusnya tanpa jejak!
Kurasa keluargaku malu.
Karena wanita itu, ibu Kang,
adalah aib memalukan yang ingin disembunyikan keluargaku.
Walau begitu,
seharusnya kalian minta izin Kang.
Untuk memutuskan cara dia ingin berpisah dengan ibunya.
Mungkin bukan pemakaman layak,
tapi setidaknya buatkan nisan yang bisa dikunjunginya.
Benar, 'kan?
Kurasa kita tahu ini akan terjadi.
Kang takkan bisa mengunjunginya.
Apa?
RUMAH SAKIT UNIVERSITAS GEOSUNG
Dr. Lee baru saja menggerakkan jarinya.
PRIMO MIRACOLO UNTUK KEAJAIBAN PERTAMA DALAM HIDUPMU
Cha-young, adikmu datang.
- Apa? - Adikmu datang.
Bahkan posisi dudukmu sempurna. Bagaimana kau melakukannya?
- Ketuk jarimu. - Begitu rupanya, jari.
- Buat ritme. - Baik.
- Tiga, empat kali, 'kan? - Tae-hyeon.
Ini dia! Hei.
Ini kakakku,
Moon Cha-young, koki yang memasak dengan hati.
Halo, aku banyak mendengar tentangmu.
Kau tahu restoran iga terbesar di Korea? Hanseong Garden.
Mereka mulai membuka waralaba steik dan sangat sukses.
Dia putra sulung keluarganya.
Apa itu tak sopan?
Selamat menikmati.
Selamat menikmati makanannya.
Jadi, kau memasak semuanya sendiri.
Pasti berat melakukannya sambil mengelola restoran.
Siapa yang kau bicarakan?
Tentu kau tahu bagaimana ini.
Ya, tentu.
Walau ini hanya restoran kecil,
mengelola bisnis bukan main-main. Dan dia melakukannya sendiri.
Sejujurnya,
banyak pria yang ingin memacarinya.
Tapi aku tak pernah mengizinkan.
Dia butuh kekasih sepertimu
yang selalu ada untuknya. Bukankah ini...
- Kau membicarakanku? - Ya, tentu saja.
Bahkan Miss Korea.
Semua berkata dia setidaknya akan menang gelar Miss Fotogenik
jika ikut serta.
Jepret!
"Matamu sangat indah!"
Jepret!
Semua berusaha membujuknya, tapi dia menolak.
Kenapa? Karena pikirannya sehat.
Julukannya adalah BI. Moon BI.
Kepanjangannya, "Berhati Indah."
Di masyarakat yang memedulikan penampilan,
dia menentang menilai orang hanya dari penampilan...
Hei!
- Siapa namamu? - Aku Seo Kang-ho.
Pak Seo, bocah ini mencoba menipumu.
Kau meminjamkannya uang?
- BI. - Tidak, belum.
Dia pasti akan meminjam uang entah besok atau hari lain.
Uangmu takkan dikembalikan, jadi, jangan meminjamkannya.
Lalu, aku bukan pemilik restoran ini. Aku hanya koki yang digaji.
Aku habiskan sepertiga gajiku membayar bunga pinjaman
karena masalah yang dibuatnya.
Cha-young, itu dusta gila.
Aku ingin ikut Miss Korea karena hadiah uangnya.
Tapi kau tahu,
tinggi, ukuran tubuh, dan wajahku tak cocok untuk kontes kecantikan.
Jadi, aku menyerah, setelah diejek karena datang.
Ini milikmu, 'kan?
Di mana kau menemukannya?
Aku berniat mengembalikan ini juga jika kau menangis.
Bangku di depan rumah sakit.
Aku tak sadar kehilangan dompet.
Bagaimana kau tahu ini milikku?
Aku melihat kartu namamu.
Terima kasih.
Bisakah kau mengirimiku nomor rekeningmu?
Aku ingin menawarkan hadiah.
Aku mendengar kabar bagus saat tiba di restoran ini.
Keajaiban terjadi kepada temanku yang membuatku menangis kemarin.
Keajaiban?
Primo Miracolo?
Artinya "keajaiban pertama", 'kan?
Ya.
Semua berkat kau.
Dompetmu tertinggal
dan membuatku datang kemari.
Berkat kau, keajaiban pertama terjadi.
UNTUK KEAJAIBAN PERTAMA DALAM HIDUPMU
Mohon berikan kepadanya
keajaiban pertamanya juga.
Ini koki kami.
Halo.
Ini selada keju ricotta dengan saus yuzu di tepi...
Terima kasih.
Kudengar keluarga Dr. Lee Kang pergi ke Libia.
Tak ada yang membicarakannya.
Tapi kurasa mereka pergi mengambil jasadnya.
Astaga, Cha-young.
- Maafkan aku. - Kau menghanguskan steik.
Hei.
Astaga, kau demam tinggi.
Dari mana asap ini?
- Bu. - Steiknya hangus?
Bu, Cha-young demam tinggi.
Ini tidak baik. Ikut aku.
Aku sungguh tak apa-apa.
Bagaimana dengan reservasi kelompok?
Ada Koki Jeong. Aku juga bisa membantu.
Lihat? Demammu tinggi sekali.
Aku tak pernah melihatmu sakit sejak pertama bertemu.
Langsung ke dokter.
Kalau begitu aku akan istirahat hari ini.
Baiklah.
Aku akan bekerja keras mulai besok.
Pergilah. Ayo.
Kau tak apa, Cha-young?
Masuklah. Kubawa kau ke rumah sakit.
Ayolah, Kang.
Ayolah, Kang.
Ayolah, Kang.
RESTORAN BADA
Mau pergi dengan Ibu?
Putraku.
Ini berat, 'kan?
Kau ingin beristirahat
di sisiku?
Ibuku tertimbun di bawah pusat perbelanjaan yang rubuh.
Mohon selamatkan nyawa ibuku.
Nenek, kumohon.
Mereka tak mengadakan pemakamanmu.
Mereka bahkan tak membuat makam yang bisa kukunjungi.
Mereka pasti malu karenaku.
Mereka bahkan tak menganggapku keluarga sejak awal.
Bu Jung Su-hui.
Kau tahu aku sangat menyayangimu,
sangat merindukanmu,
dan sangat
ingin berada di sisimu, 'kan?
Sekalipun ada kabar tentang Su-hui, tak perlu mengadakan pemakaman.
Jika publik tahu, hanya akan menjadi bahan gosip orang-orang.
Baik, Ibu.
Tapi...
sekarang belum saatnya.
Ada yang harus kulakukan.
Aku tahu kau kesepian,
tapi tunggulah sebentar lagi.
Maafkan aku, Ibu.
Jantungnya berdetak!
- Apa? - Astaga.
FESTIVAL NATAL SEOUL 2013
Halo, gadis kecil.
Siapa namamu?
- Namaku Yoo Ha-eun. - Yoo Ha-eun?
Ini untukmu.
Sinterklas akan memberimu permen loli. Mana yang harus kuberikan?
Yang ini.
Kau tak suka?
Tengoklah ke luar.
Terima kasih.
Selamat Natal.
Selamat Natal.
Kau tahu ini hari ke-100?
Sejak aku menyatakan cinta dan ditolak.
Aku beranikan diri menyatakannya lagi.
Mohon terima cintaku.
Ini Hari Natal.
Aku
orang yang banyak kekurangan.
Aku juga.
Aku percaya cinta adalah dua orang
yang saling melengkapi kekurangan.
INI HARI NATAL ♥
Cukup. Kau bisa hentikan sekarang.
Tapi aku hampir selesai.
Ingat kata-kataku ini.
Kau hanya belum tahu,
tapi Moon Cha-young wanita yang banyak kekurangan.
Aku menggertakkan gigi saat tidur dan lemak perutku banyak.
Aku pemalas dan tidak pandai.
Aku mudah marah dan banyak utang.
Aku tak pandai dalam hal apa pun kecuali memasak.
Tidak apa-apa.
Aku tak diberi makan dengan baik saat masih kecil.
Memasak cukup bagiku.
Orang-orang melihat.
Aku tak peduli. Ini Hari Natal.
Ada pria yang terus menatap kita.
Jangan bergerak. Kurasa dia iri pada kita.
Dia pasti sangat iri.
Dia bergeming memandangi kita.
Apa dia pria aneh?
Kurasa dia pria aneh.
Dia sangat jelek, tapi memegang pot bunga.
Tapi bunganya cantik.
Dia mungkin dilupakan pacarnya.
Diam saja.
Aku tak ingin kau bertatapan dengan pria yang baru dilupakan.
Bagaimana jika dia merebutmu dariku?
Apa dia tampak aneh?
Perlu panggil polisi?
Dia berjalan ke arah kita.
Kau tiba di sini tepat waktu.
Dia menerima cintaku.
[Netflix Ver] jTBC E02 'Chocolate' -♥ Ruo Xi ♥-
Apa kita pernah bertemu?
Kau merayu siapa dengan kalimat payah itu?
Dasar berandal.
Dia punya pacar.
Selamat Natal.
Tolong jaga Min-seong dengan baik.
Semoga kalian bahagia bersama selamanya.
Maaf aku bercanda.
Dia sahabatku.
Namanya Lee Kang.
Dia baru saja bangkit kembali dari dunia kematian.
Turun salju.
Jadi, tahun ini kita dapat Natal putih.
Aku senang tidak mati.
Aku bisa melihat salju.
Kenapa kau senang?
Dingin sekali!
Klien penting mengunjungiku.
Kurasa aku tidak bisa menonton film.
Maafkan aku,
tapi kau bisa menonton dengan Kang.
Aku akan makan dengan kalian setelahnya.
Aku sungguh minta maaf.
Cha-young.
Di mana Min-seong?
SURAT PENGUNDURAN DIRI
Kenapa kau tiba-tiba pergi ke Yunani?
Aku tak bisa menahan
cintaku padanya.
Aku merindukannya.
Jadi...
aku pergi ke tempat aku tidak bisa menemuinya.
MUSIM PANAS 2018
Chris Bay dari Heaven Stone, band rock terkenal di dunia,
terjatuh dari derek
saat mengadakan konser di Korea.
Chris Bay kini sedang dilarikan ke rumah sakit.
Reporter Lee Yeon-ju tersambung dengan kami.
Reporter Lee Yeon-ju, bagaimana keadaan Chris Bay sekarang?
Chris Bay mendapat luka serius di kepala dalam kecelakaan ini,
dan kabarnya dia sedang tak sadarkan diri.
Penggemar dari dalam dan luar negeri
serta reporter menunggu di depan rumah sakit
tempat dia akan dibawa.
Chris Bay baru tiba dengan ambulans.
RUMAH SAKIT UNIVERSITAS GEOSUNG
- Chris! - Tidak.
- Astaga. - Chris!
- Astaga. - Tidak, Chris.
Aku tak percaya ini.
Selebritas dari seluruh dunia
mendoakan kesembuhan Chris Bay...
Ada apa ini?
Kenapa Kang mengoperasi Chris Bay?
Ini menarik banyak perhatian dari orang di seluruh dunia.
Mereka membicarakan siapa yang melakukan operasi.
Kenapa kau memberikan
kesempatan luar biasa kepada Kang alih-alih Jun?
Apa ada kemungkinan sukses?
Tidak juga.
Ini keputusan mereka. Mereka ingin Kang yang mengoperasi.
Apa?
Duduklah.
Kurasa agensinya mencari tahu karier Kang di Libia.
Mereka ingin ahli bedah yang menyelamatkan banyak nyawa dalam kondisi buruk.
Mereka percayakan artisnya di tangannya.
Ini membuatku gila.
Kalau begitu, kau harus bertindak.
Tugaskan Kang di operasi lain
dan buat alasan...
Kang juga tahu pentingnya operasi ini.
Dia takkan menyerah.
Astaga.
Kukira dia masih bayi,
tapi dia sudah menjadi singa.
Terjadi perdarahan subdural akut di bagian kanan retakan.
Hematoma telah menyebabkan hernia otak dari otak kanan
hingga kiri sekitar dua sentimeter.
Kita harus singkirkan hematoma subdural akut dahulu
dan lihat apa dia sadar.
Baik.
Lanjutkan dengan pindai CT otak.
- Karena paru-paru rusak serius... - Ponselmu.
Katakan aku sibuk.
Kita mungkin harus bekerja sama dengan kepala staf.
Ini Min-seong.
Berikan. Permisi.
Kukira kau tak menghubungiku lagi. Ada apa?
Kau tahu berapa kali aku meneleponmu selama sepekan lalu?
Kukira sesuatu terjadi padamu.
In-ju?
Ada apa denganmu?
Aku dokter.
Aku tak percaya kau tak pernah memberitahuku soal ini.
Pak Kwon Min-seong
harus dibawa ke ruang operasi sekarang.
Kau yakin bisa menyelamatkannya?
Apa?
Kau yakin bisa menyelamatkan sahabatku?
Kau belum pernah melakukan ini, 'kan?
Kau juga kecelakaan medis baru-baru ini, 'kan?
Kudengar kesalahan konyol.
Astaga.
Dr. Lee.
Jika kau tak yakin, menyingkirlah.
Kubunuh kau jika hal buruk terjadi pada sahabatku.
Pak.
Bukankah kau di tim Kang?
Berani kau masuk tanpa mengetuk?
Maaf. Aku sedang buru-buru.
Masalahnya, Dr. Lee Kang baru saja...
Aku Lee Kang dari Bedah Saraf.
Aku akan memimpin operasi Kwon Min-seong hari ini.
Mari usahakan yang terbaik.
Aku Lee Jun dari Departemen Bedah Saraf,
dan akan memimpin operasi Chris Bay.
Kuharap semua lancar.
Skalpel.
DIREKTUR, KWON HYEON-SEOK
Jangan khawatir.
Aku akan menyelamatkanmu hari ini.
Bor.
Aku Lee Jun, ahli bedah saraf,
penanggung jawab operasi Chris Bay
di Rumah Sakit Geosung.
Dr. Lee Jung,
ahli bedah saraf Rumah Sakit Universitas Geosung
yang memimpin operasi,
memberi tahu media operasi berjalan lancar
dan Chris Bay saat ini
dalam pemulihan di UPI.
PROFESOR LEE MENGUNGKAP PROSEDUR OPERASI CHRIS BAY
Kang.
Kau sudah berusaha.
Kau belum makan, 'kan?
Kukira aku bisa menyelamatkannya.
Min-seong sudah tahu tak ada harapan.
Aku juga tahu itu.
Karena itu dia menyuruhku merahasiakannya darimu.
Maafkan aku.
Tak perlu minta maaf.
Kukira mungkin akan ada keajaiban.
Tapi kurasa disebut keajaiban
karena tak terjadi sesering itu.
Maafkan aku.
Kau tak perlu merasa bersalah.
Aku ayahnya, aku bahkan sudah merelakannya.
Aku yang harus berterima kasih karena kau tak menyerah hingga akhir.
Biar kuurus Min-seong dari sini.
SANATORIUM: TEMPAT YANG MEMBANTU MERAWAT
PASIEN SANGAT PARAH UNTUK MENGURANGI SAKIT AGAR BISA WAFAT DENGAN DAMAI
Luar biasa.
Aku harus merayu wanita untuk mendapatkan ini.
Sakit lumayan juga.
Aku suka figur karakter itu,
tapi bagaimana jika kau berhenti bekerja?
Nanti dunia medis akan tamat.
Di mana lagi ada dokter mahir sepertiku?
Dokter mahir apanya.
Kau tak bisa menyembuhkan satu-satunya sahabatmu.
Aku bisa jika kau beri tahu lebih awal.
Kau berengsek tak memberitahuku hingga kritis.
Kenapa memberitahumu?
Kau tahu aku benci Dr. Lee Kang.
Di mana In-ju?
Dia kembali bekerja.
Dia terlalu banyak cuti karenaku.
Dia hampir dipecat.
Perlukah aku cuti untuk merawatmu?
Tidak, jangan cuti. Aku hanya ingin kau berhenti.
Pasti ada yang salah dengan operasinya.
Kau terus bicara omong kosong.
Benar. Kau melakukan malapraktik.
Kuberi tahu, kau harus berhenti, sialan.
Pak Kwon, makananmu datang.
Terima kasih telah menyelamatkanku.
Aku hampir dituntut si berengsek ini.
Apa?
Terima kasih untuk makanannya.
Ada apa? Apa sulit dimakan?
Tidak.
Rasanya tak enak.
Butuh bakat untuk masak seburuk ini.
Aku ingin makan sup pangsit.
Mau kubelikan?
Aku mau buatan Cha-young.
Kau belum pernah makan sup pangsit buatannya, 'kan?
Itu sup pangsit terbaik.
Kenapa membicarakannya?
Kenapa menyebutkan wanita yang meninggalkanmu?
Kau sudah bertunangan.
Aku tak membicarakannya.
Aku membicarakan sup pangsitnya.
Kubelikan kau sesuatu.
Beri tahu yang ingin kau makan.
Aku ingin sup pangsit buatan Cha-young.
Aku ingin memakannya setidaknya sekali lagi sebelum mati.
- Halo. - Selamat pagi.
Selamat pagi.
Apa kabar?
- Terima kasih. - Sama-sama.
Ayo.
Halo?
Ya, ini aku.
Apa?
Siapa yang memecahkan apa?
Sial.
Aku tak tahu.
- Itu, dia menatap kita. - Aku tahu, hentikan.
Astaga.
Jangan melihat.
Kalian cantik. Mau minum-minum?
Ya? Tidak?
Astaga, kalian sangat cantik.
Tampaknya kalian tak mengerti yang kukatakan.
Bagaimana jika pergi minum malam ini?
Atau, minum?
Astaga, si berengsek itu.
Ayolah, kumohon.
Ayo. Pergi, kalian berdua.
Kawan, dia pacarku.
Sialan.
Dia istriku!
Ini anggur yang kuminum sekali sepekan, Romanée Chanté.
Ini mahal, tapi sungguh lezat.
Siapa mau minum denganku?
Lihat semua yang menyukai ini.
Aku juga suka kau, Sayang.
SUKA
Banyak orang menyukai unggahanku.
Ya.
Ya!
Ya.
Ya!
Romanée Chanté!
Cha-young.
Astaga, hei! Ayolah!
Kau mau ke mana? Kau tak bisa berenang!
Astaga, airnya dingin!
Kau mau ke mana? Kemari!
Aku tidak punya uang
untuk membayar botol anggur yang kau pecahkan.
Setelah aku mati, kau bisa pakai uang asuransi
untuk membayarnya.
Baiklah. Keluar dahulu dari air.
Aku paham maksudmu.
Tapi ada yang tak kau ketahui.
Jika kau bunuh diri, kau tak dapat uang asuransi.
Ini pengetahuan umum!
Setidaknya aku takkan melihatmu lagi!
Kenapa kau terus begini padaku?
Kenapa kau mengikutiku sampai kemari untuk membuat hidupku menderita?
Apa kita musuh di kehidupan sebelumnya?
Bagaimana kau tahu kita musuh?
Kau ingat?
Aku Ratu Inhyeon dan kau Jang Hui-bin.
- "Apa katamu?" - Apa?
Itu kata dukun. Kita saling benci di kehidupan sebelumnya.
Kau sangat kejam.
Maksudku, pikirkanlah.
Di kehidupan sebelumnya, aku mati karena kutukanmu.
Kau menjebakku.
Kau mencuri suamiku.
Lalu kau mengusir dan membunuhku!
Dibandingkan semua perbuatanmu, ini bukan apa-apa.
Maksudku, ayolah.
Aku hanya membuat masalah kecil.
Ini bukan apa-apa.
Ayo.
Ya? Ayo.
Astaga, ke mana kau membawaku?
- Astaga. - Ayolah.
Hei!
Astaga!
Baik. Maafkan perbuatanku di kehidupan sebelumnya.
Aku bersalah untuk semuanya.
Mari akhiri hidup kita sekarang.
Mari mulai dari awal lagi.
Saat kita terlahir kembali,
mari pastikan kita tak bertemu lagi.
Maafkan aku.
Tapi aku mencintai kehidupanku.
Jadi, bagaimana jika kau menyerah saja dan menerimanya?
Jang Hui-bin, pikirkan semua dosa-dosamu di kehidupan sebelumnya!
Sialan!
Ini alasan kau harus bersikap baik
kepada orang lain,
di kehidupan sebelumnya juga kehidupan sekarang.
Dasar berengsek.
Maksudku, ayolah. Kau iri padaku, menjebakku,
merebut suamiku, bahkan berselingkuh.
Seharusnya kau tak melakukan itu.
Berhenti menangis!
Dasar berengsek.
Cha-young.
Berapa banyak pekerjaanmu, selain menjadi koki?
Aku harus mencari uang.
Kudengar adiknya memecahkan sebotol Romanée Chanté
di restoran Dimitris.
Botolnya bahkan belum dibuka.
- Sungguh? - Ya.
Bukankah sebotol Romanée Chanté harganya lebih dari 8.000 euro?
Kubilang apa?
Sial! Ini membuatku marah lagi!
Kudengar asosiasi kilang anggur
mengadakan kompetisi memasak di festival mereka sebentar lagi.
- Lalu? - Pemenangnya
mendapat hadiah sebotol Romanée Chanté.
Kau serius?
Apa yang barusan...
Bisa ulangi lagi?
Pemenang kontes
- akan mendapat sebotol Romanée Chanté. - Katanya kau harus mencobanya.
ANGGUR, MEMASAK
ANGGUR, MEMASAK FESTIVAL ANGGUR
Misi.
Membuat hidangan yang sesuai dengan tiga anggur yang dirilis
oleh Asosiasi Kilang Anggur Monemvasia tahun 2018.
DUA HARI SEBELUM KONTES MEMASAK
SATU HARI SEBELUM KONTES MEMASAK
Hidangan istimewaku yang akan cocok dengan segelas Pino Grazia 2013
adalah Consommé Sandung Lamur Sapi.
CONSOMMÉ SANDUNG LAMUR SAPI
Tambahkan sandung lamur ke dalam kuah bening.
Masak dengan suhu 80 derajat Celsius selama empat jam.
Lalu dinginkan secepat mungkin di suhu sangat rendah.
HARI KONTES MEMASAK
Kontes memasak akan segera dimulai.
Jika kalian bukan peserta,
dimohon duduk di stan. Terima kasih banyak.
Apa hadiahnya sungguh Romanée Chanté?
Moon Cha-young yang terbaik!
Moon Cha-young hebat!
Ketulusan menghasilkan hidangan terbaik! Semua berasal dari hatimu!
Memasak membutuhkan darah, keringat, dan air mata!
Ayo, Cha-young! Tunjukkan kepada mereka!
Mari lihat. Para koki ini bekerja sangat keras.
Aku melihat Nomor 5.
Apa itu? Apa risotto?
Itu risotto, Dewan Juri.
Aku tak sabar mencicipinya.
Aku lapar. Bagaimana dengan kalian?
Ya? Kau ingin mencicipinya?
Bagus sekali. Baik, biar kulihat.
Nomor 17. Sesuatu yang berbeda.
Dan kau! Nomor 52!
Dewan Juri, aku tahu para penonton tak sabar mengetahui pemenangnya.
Penonton, kalian ingin tahu siapa pemenangnya?
Ya? Mari lihat yang di belakang sini.
Sesuatu yang lezat sedang dipersiapkan.
Dewan juri, kalian tak sabar mencicipi masakan ini?
Ya?
Aku tahu penonton juga begitu.
Penonton, kalian ingin tahu siapa pemenangnya?
Para koki yang lolos babak penyisihan
mencurahkan semuanya ke dalam masakan mereka.
Sekarang tersisa lima menit!
Lima menit lagi sebelum waktu habis.
Para koki, berikan sentuhan akhir hidangan kalian.
Waktu hampir habis.
Nomor 52, kau mendengarku?
Penonton, bisa hitung mundur bersamaku?
Penonton, bisa hitung mundur bersamaku?
Tiga, dua, satu!
Waktu habis!
Mundur dari meja kalian.
Waktu habis.
Mereka selesai menyiapkan hidangan!
- Bagus, Cha-young! - Aku tak sabar cicipi masakan
- unik dan lezat! - Ayo, Cha-young!
Lihat tekadnya memenangkan sebotol Romanée Chanté.
- Semoga berhasil! - Ayo menang!
FESTIVAL MEMASAK DENGAN ROMANÉE CHANTÉ
Kami akan menentukan masakan tiap kontestan
yang dipersiapkan dengan sangat tekun.
Tiga juri dan lima penonton,
dengan total delapan orang,
akan menilai setiap masakan.
Pertama, kita akan memilih juri dari penonton.
Tolong angkat tangan
jika bersedia mencicipi masakan para koki luar biasa ini!
Ya? Baiklah. Sekarang...
Aku saja.
CHOCOLATE
Aku ingin sup pangsit buatan Cha-young.
Aku ingin memakannya setidaknya sekali lagi sebelum mati.
Kenapa dia tiba-tiba ingin putus?
Ini hanya firasatku.
Tapi kurasa ada pria lain.
Yunani?
Kenapa kau datang jauh-jauh kemari?
Aku datang untuk memasak.
Aku sudah kabur sampai kemari.
Ke mana lagi aku bisa pergi?
Aku jatuh cinta pada orang lain.
Terjemahan subtitle oleh Eries Septiani
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.