Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
(Song Joong Ki)
(Lee Sung Min)
(Shin Hyun Been)
(Kim Shin Rok, Yoon Je Moon, Cho Han Chul)
(Kim Nam Hee, Park Ji Hyun)
(Jung Hye Young, Kim Young Jae)
(Kim Jung Nan, Kim Do Hyun, Kim Hyun, Seo Jae Hee)
"Reborn Rich"
Pak Pimpinan datang.
Selamat datang.
Selamat, Pak.
Selamat.
Selamat.
Selamat.
- Selamat. - Halo.
- Selamat, Pak. - Selamat, Pak.
Pendiri Soonyang.
Itu dia. Pimpinan Jin Yang Cheol.
Ini mimpi. Ini tidak mungkin kenyataan.
Dia meninggal 20 tahun lalu.
Bagaimana ini bisa terjadi?
Do Jun.
Maafkan aku, Ayah.
Do Jun. Kamu harus menjaga sikapmu saat berada di dekat Kakek.
Dia masih muda. Itu terjadi saat kamu kewalahan.
Ibu akan mengawasi Do Jun. Kamu bisa pergi lebih dahulu.
Baiklah.
Anak manis.
Seperti itulah kakekmu.
Tidak ada yang menyenangkan dalam hidupnya.
Akankah ada duri di tangannya
jika dia membelai kepalamu?
Do Jun. Ikutlah dengan nenek.
- "Nenek?" - Ya, Sayang.
Siapa...
Siapa aku?
Kamu konyol sekali.
Pertanyaan macam apa itu? Kamu Jin Do Jun,
cucu bungsu keluarga Soonyang.
"Upacara Penghargaan Medali Bisnis Hari Perdagangan ke-24"
Tahun 1987?
Aku anggota keluarga Pimpinan Jin Yang Cheol?
Yang termuda?
Tidak mungkin.
"Olimpiade Seoul ke-24"
"Reborn Rich"
"Episode Dua"
Hyeong Jun, Do Jun, ini kunjungan pertama kalian, bukan?
Ini rumah Kakek.
Astaga. Apa ini pintu masuk utamanya?
Besar sekali.
Sama saja.
Jeongsimjae, kediaman Soonyang milik mereka selama beberapa generasi.
Biksu yang pandai geomansi
memilih tempat baik untuk rumah dan memberi tahu Pimpinan Jin
selama mereka baik hati, uang tidak akan pernah kering.
Nama "Jeongsimjae"
secara harfiah berarti "hati yang benar".
Ini luar biasa.
Satu, dua, tiga, empat, lima.
Astaga. Ada berapa kamar?
Tiga belas.
Apa? Bagaimana kamu tahu?
Kamu pernah ke sini tanpa kakak?
Jangan konyol.
Hyeong Jun, kamu berjanji kepada ibu.
Bahwa kamu akan menjadi anak baik hari ini.
Ya.
Do Jun, kamu juga.
Jangan terlalu gugup.
Sepertinya kamu gugup.
Apa?
Ayo. Nenek dan Kakek akan menunggu.
Ayo.
"Lonceng berbunyi dan bunga bermekaran"
"Burung bernyanyi dan orang tersenyum"
"Aku merindukanmu, cintaku"
"Tolong jangan tinggalkan aku"
"Tempat kita pertama bertemu dan jatuh cinta"
"Jalan manis yang kuberikan hatiku"
"Di Seoul yang indah"
"Aku ingin tinggal di Seoul"
Sesibuk apa pun kamu, daging dan ikan tidak boleh dingin.
Panaskan dan simpan kembali sesekali.
- Jangan pelit garam. - Aku mengerti.
Orang zaman sekarang makan lebih sedikit garam agar tetap sehat,
tapi makanan harus dibumbui dengan cukup.
Jangan mengkhawatirkan itu, Ibu.
Menantu pertama Ibu bisa mengendalikannya.
Aku akan mengajari adik iparku.
Jangan khawatir, ya?
Suamiku memilih sendiri
koki dan pelayan terbaik Hotel Soonyang.
Jangan mengkhawatirkan apa pun dan tetaplah di sisi Ayah.
Ibu tamu kehormatan.
Ini hari ulang tahun ayah mertuamu, dan dia yang dapat medali.
Kenapa ibu tamu kehormatan?
Jangan bilang begitu.
Soonyang berutang pertumbuhan besar kepada Ibu.
Siapa yang tidak tahu itu?
Itu cara yang manis untuk menyuruh ibu berhenti mengomel
dan keluar dari dapur.
Halo, Hae In.
Apa yang harus kulakukan, Ibu?
Jangan berpikir untuk melakukan apa pun.
Tetaplah bersama Yoon Ki dan anak-anak.
- Ibu, serahkan kepada kami. - Baiklah.
Ayo.
Kamu ingin aku
- menyiapkan buah? - Pak Ko, ambilkan buahnya.
Baik, Bu.
Mereka bernyali.
Dia memutuskan kontak untuk menikahi wanita yang tidak direstui.
Lalu mereka muncul setelah 10 tahun
untuk tertawa, tersenyum, dan menikmati memiliki keluarga.
Aku tidak bisa berpura-pura seperti itu.
Dia sama sekali tidak seperti kita.
Dia seorang aktris.
Dia tidak cocok dengan keluarga ini.
Tempatnya di panggung.
Benar, bukan?
Apa kamu dirundung sekarang karena tidak bersekolah?
Keriput di matamu terlalu banyak.
- Nona Ye Jun. - Apa yang kamu lakukan?
Saat ada banyak orang?
Nona Lee.
Jangan mencoba menjadi menantu
dan tetaplah pada apa yang kamu lakukan.
Berdiri diam seperti potret dan tersenyum dengan cantik.
Kamu pandai melakukan itu.
Selamat ulang tahun, Pak.
Selamat ulang tahun, Pak.
Mari kita minum.
- Selamat ulang tahun. - Selamat ulang tahun, Pak.
Dia belajar di Tokyo
dan bekerja sebagai master di restoran sushi di Ginza.
Orang Jepang menolak melepaskannya,
tapi aku menculik dan membawanya
dalam penerbangan pagi agar dia bisa melayani Ayah hari ini.
Enak, bukan?
Ya.
Sudah kuduga.
Bahan lokal masih tidak bisa dibandingkan dengan Jepang.
Berapa banyak?
Butiran beras. Ada berapa banyak?
Berat ideal ikan dan nasi adalah 15 gram...
Jadi, berapa banyak?
- Maaf, Pak. - Ada 320.
Master sushi terlatih
biasanya mengambil 320 butir nasi untuk membuat satu potong.
Sebanyak itu mungkin cocok untuk makan siang,
tapi di hari seperti ini, atau saat disajikan dengan alkohol,
gunakan 280 butir nasi saja, ya?
Agar tidak terlalu mengenyangkan.
Aku akan melakukannya, Pak.
Cheongwadae mengirim utusan, Pak.
- Rumah Biru? - Ya.
Pak.
- Selamat ulang tahun. - Selamat ulang tahun.
Terima kasih. Makanlah sepuasnya.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Ayah. Bagaimana Ayah tahu jumlah butiran nasinya?
Apa ada restoran Jepang di Hotel Soonyang, ya atau tidak?
Tentu saja...
Itu dia. Haruskah ayah bicara lagi?
Hei, kamu.
Wakil CEO Soonyang Electronics. Katakan.
Berapa penjualan tahun ini?
Itu 2,3 miliar dolar.
- Naik 15 persen... - Lalu orang Jepang?
H menghasilkan 26,5 miliar dolar, dan T menghasilkan 20 miliar dolar.
Keduanya lebih dari sepuluh kali keuntungan kita.
Lantas, Wakil CEO kita benar.
Kita masih tidak bisa dibandingkan dengan Jepang.
Benarkah itu?
Tetap saja, kita nomor satu di negara kita.
Kita tidak pernah kehilangan
posisi terbaik di Korea di pasar barang putih.
Posisi teratas di Korea.
Posisi teratas di Korea?
Kamu berkompetisi dalam kompetisi nasional?
Ayah.
Yoon Ki ingin menyapa.
Selamat telah meraih medali dan selamat ulang tahun, Ayah.
Dia membuka perusahaan distribusi film.
Film pertamanya akan ditayangkan tahun ini.
Tidakkah kamu bangga kepadanya?
Dia melakukan semuanya tanpa bantuanmu.
Dia akan baik-baik saja. Dia putramu.
Dia bilang akan berkunjung tiap akhir pekan seperti yang lain.
Jika Ayah mengizinkannya.
Dia membesarkan kedua anak itu dengan baik.
Hyeong Jun, Do Jun, kemarilah dan temui kakek kalian.
Beri hormat.
Ya, Ayah.
Jangan terlalu marah kepadanya.
Apa film menghasilkan uang, Pak?
Sesuatu yang lebih berharga daripada uang...
Apa itu akan membantu Soonyang?
- Ayah. - Itu tidak menghasilkan uang
dan tidak akan membantu Soonyang.
Kenapa kamu putraku?
- Sayang. - Para tamu akan pergi.
Lempari mereka dengan garam.
Ini benar-benar pesta.
Ada pengemis di mana-mana.
Dia tidak serius dengan ucapannya.
Yoon Ki, kamu tahu seperti apa ayahmu.
Jangan diambil hati, ya?
Ya. Biarkan saja hari ini.
Pelan-pelan saja.
Ayo kita makan.
Kamu makan banyak.
Dia menikah melawan kehendak orang tuanya,
jadi, hak 4-0 untuk suksesi dicabut.
Halo.
Itulah yang aku tahu.
Namun...
Aku menghilang.
Aku tahu semua yang perlu diketahui tentang keluarga Jin Soonyang.
Namun...
"Mendiang Jin Yang Cheol, Mendiang Lee Pil Ok"
"Jin Yoon Ki, Lee Hae In, Jin Hyeong Jun"
Aku tidak punya informasi tentang Jin Do Jun 4-2.
Kenapa
pikiranku kosong jika menyangkut Jin Do Jun 4-2?
Kenapa begitu?
Anda tahu, Pak,
bagaimana Deklarasi 6.29 bisa terbentuk.
Itu semua berkat perhatian dan pemikiran Presiden.
Sejarah akan mencatatnya
sebagai bapak demokrasi di negeri kita.
Cobalah tehnya.
Aromanya enak.
Di pemerintahan berikutnya,
bukankah pria biasa harus mengambil peran utama?
Sejarah terus berjalan,
dan Soonyang harus bergabung.
Presiden mau memberi Anda kesempatan.
Pak Lee.
Ya, Pak.
Apa kamu tahu?
Pria dari Rumah Biru ini tahu.
Medali yang kamu lihat di sini.
Pembayarannya ditangguhkan.
Dia datang kemari untuk menagih.
Jadi,
berapa yang kamu inginkan?
"Jendelamu tidak mau terbuka"
"Aku akan mengetuknya dengan sinar bulan cinta"
Astaga.
"Cintaku"
"Buka jendela agar angin sepoi-sepoi masuk"
Sial.
Wakil Pimpinan Jin Seong Jun?
Sudah jelas film apa yang menghasilkan uang.
- Orang Hong Kong menembak. - "A Better Tomorrow"?
- Atau orang Amerika berperang. - "Platoon".
Jadi, film apa yang kamu buat?
Ini tentang orang-orang Prancis yang berdoa.
Judulnya "Under the Sun of Satan".
Kukira kamu ingin membuat film, bukan membangun hotel.
Kamu ingin membuat semua orang tertidur?
Ayah! Do Jun dalam masalah.
Dia di atas sekarang.
Kamu memecahkan vas ini. Mengerti, Nak?
Hanya kita yang ada di ruangan ini sekarang.
Apa pun yang kamu katakan, semua orang akan memercayaiku.
Kenapa? Karena aku ahli waris takhta yang sah,
dan Kakek akan memihakku, apa pun yang terjadi.
Apa kamu baru saja mengejekku?
Kamu benar-benar kacau, bahkan saat masih muda.
Apa? Kamu sudah gila?
Seong Jun!
- Hei. Astaga, kamu baik-baik saja? - Apa yang terjadi?
- Kamu tahu berapa harganya ini? - Kamu baik-baik saja?
Ayah sangat menyukai vas porselen ini.
Dia pelakunya.
Dia merusaknya. Dia mencoba kabur, tapi aku menangkapnya.
- Astaga. - Do Jun.
Benarkah itu?
Tunggu. Yoon Ki.
Ini membuatku sangat tidak nyaman.
Maksudmu Seong Jun mungkin berbohong?
Bagaimana kamu bisa menuduh Seong Jun berbohong?
Dia berbohong.
Apa? Apa maksudmu?
Vas itu...
Dia yang memecahkannya.
Dia berusaha mencuri barang Pimpinan.
Aku menangkap basah dia.
Dia bingung dan mencoba kabur, tapi...
- Hei! - Tidak!
- Seong Jun! - Do Jun.
- Kamu baik-baik saja? - Apa yang terjadi?
- Ayah. - Seong Jun...
Bukan aku, Kakek.
- Aku tidak merusaknya. Sumpah. - Cukup.
Tutup mulutmu.
Ini terjadi pada tahun 1987,
di pesta ulang tahun ke-60 kakek Anda,
mantan Pimpinan Jin.
Tahun 1987.
Pimpinan Jin Yang Cheol.
Serta pesta ulang tahunnya yang ke-60.
Anda menghancurkan seladon Goryeo yang dia sayangi
dan dimarahi olehnya untuk kali pertama.
Vas yang pecah?
Seong Jun.
Kamu tahu kesalahanmu?
Kemarilah.
Duduklah.
Kakek tidak peduli dengan vas ini.
Seong Jun, kamu akan melanjutkan warisan kakek
dan menjadi pemilik Soonyang di masa depan.
Mengerti?
Semua yang kamu katakan
dan lakukan
bisa membuat atau menghancurkan mata pencarian pegawai.
Bahkan mata pencarian keluarga mereka akan bergantung padamu.
Namun, kamu bahkan tidak bisa mengendalikan emosimu?
Bertingkah seperti ini...
Itu bukan kualitas yang memadai...
"Bukan kualitas yang memadai"
Bukan kualitas yang memadai
"pada seseorang yang akan menjalankan bisnis, yaitu Soonyang."
pada seseorang yang akan menjalankan bisnis,
yaitu Soonyang.
Yang kubaca dalam autobiografinya terungkap di depan mataku.
Itu porselen putih.
Vas kakekku yang kupecahkan.
Itu bukan seladon Goryeo. Itu vas porselen putih.
Semuanya terjadi persis
seperti yang kuketahui.
Masa lalu yang kuketahui.
Aku di Korea pada tahun 1987.
Lantas...
Kalau begitu...
"Jeongsimjae"
"Restoran Pertigaan"
Itu makanan yang enak. Ayo.
- Terima kasih. - Kamu menikmati makanannya?
- Ya. - Hati-hati di jalan.
Hyeon Min?
Ibu.
"Ajin Motors"
- Hyeon Min! - Kamu di sini.
Ayah!
Hai, Hyeon Min!
Kamu beruntung, Hyeon Min! Ayah membelikan ayam goreng untukmu.
Siapa yang lebih kamu suka? Ibu atau ayah?
Ibu!
- Sudah kuduga! - Aku akan berusaha lebih baik.
- Kamu butuh bantuan? - Tidak perlu.
Ayolah. Mari makan ayam goreng ini.
Kami menemukan Do Jun.
Kami juga akan segera sampai.
Terima kasih, Pak Oh.
Baiklah.
Do Jun baik-baik saja. Kamu bisa tenang sekarang.
Syukurlah.
Halo.
Kamu di sini sendirian? Orang tuamu tidak ada di sini bersamamu?
Boleh aku pesan satu porsi gukbap?
Tentu. Kamu bisa duduk di meja sebelah sana.
Halo...
Do Jun.
Apa yang kamu lakukan di sini?
Ibu sangat khawatir.
Berdiri. Ayo.
Ayo pulang.
Ayo
bicara di rumah.
Mengerti?
"Perban Daeil"
Ada apa, Do Jun?
Ada apa?
Aku lega.
Ibu masih hidup.
Aku lega sekali.
Ibu juga lega.
Syukurlah
ibu memilikimu.
Jangan menangis.
Anak malang itu pasti amat takut. Lihat caranya kabur.
Bagus.
Bagus sekali.
Putra dan cucumu datang menemuimu setelah sepuluh tahun.
Bagaimana bisa kamu membaca buku setelah mengusir mereka seperti itu?
Putra dan cucuku? Siapa?
Aku hanya memarahi cucu sulungku,
Seong Jun. Tidak ada orang lain.
Kamu tidak bisa mengharapkan semua anakmu sama.
Biarkan salah satu dari mereka melakukan apa yang mereka inginkan.
Aku memberi mereka makan dan membiayai pendidikan mereka,
jadi, aku tidak boleh menyia-nyiakan uangku.
Aku tidak pernah berinvestasi pada hal yang tidak sepadan dengan uang.
Sebaiknya kamu tidak memanjakan Yoon Ki.
Yang lain akan menjadi seperti dia.
Satu-satunya orang di keluarga ini yang tidak kuketahui adalah
aku, Jin Do Jun 4-2.
Apa aku hidup sebagai Jin Do Jun sekarang karena aku kerasukan?
"Restoran Pertigaan"
"Restoran Pertigaan"
- Ibu. - Hai, Nak!
Hei, kamu. Kemarilah.
- Lihat dirimu. - Astaga, hentikan!
- Lari! Ayo! - Hei, kamu mau ke mana?
- Bagus. - Mari bersorak untuk kakakmu!
- Bagus. - Bagus.
Atau aku hanya kembali ke masa lalu?
Jika bukan itu... Apa aku bereinkarnasi?
Bagaimana ini bisa terjadi?
"Jadwal Harian, Jadwal"
Kenapa kamu belum tidur?
Ini sudah larut.
Do Jun, yang terjadi hari ini... Itu pasti berat bagimu.
Awalnya,
ibu merasakan hal yang sama.
"Apa yang kulakukan di sini?"
"Tempatku bukan di dunia ini."
Ibu tidak bisa memahami mereka. Itu sangat membuat frustrasi.
Apa Ibu merasakan hal yang sama?
Apa itu artinya...
Rasanya sangat asing bagi ibu. Ibu takut
dan itu tidak nyaman.
Ibu hampir menyesal menikahi ayahmu.
Namun, sekarang, itu tidak terlalu buruk.
Ibu menemukan alasan untuk menerima mereka sebagai keluarga.
Alasan untuk menerima mereka sebagai keluarga?
Kamu dan Hyeong Jun.
Do Jun.
Ibu yakin suatu hari nanti kamu juga akan menemukan alasanmu.
Semua perusahaan menurunkan harga mereka untuk 64K DRAM mereka.
Soonyang Semiconductor mulai mengekspornya bulan ini.
Jepang dan Amerika sudah mendominasi pasar.
Jadi, jika harga mereka kurang dari setengah dari yang kita minta,
Soonyang Semiconductor tidak akan bertahan di pasar, Pak.
Pukul berapa sekarang
di New York?
Pukul 21.00, Pak.
Apa Im Pil Sung ada di New York sekarang?
Aku akan menyuruhnya segera menelepon Anda.
Tidak, jangan bangunkan dia.
Suruh saja dia mengefaksnya saat dia bangun.
- Faks? Apa yang Anda butuhkan, Pak? - Surat pengunduran dirinya.
Apa?
Aku tidak tahu ada pisau yang ditodongkan ke tenggorokanku
sampai aku membaca koran itu.
Menurutmu itu bisa diterima?
Apa dia pergi ke Amerika untuk makan hamburger?
Aku sudah muak membayar hamburgernya.
Aku sudah melihat beritanya, Ayah.
Perusahaan Amerika memotong harga mereka dari 3 menjadi 1,80 dolar.
Serta perusahaan Jepang bilang akan menjualnya seharga 0,30 dolar.
Jika kita menjual milik kita dengan harga tawaran perusahaan Jepang,
kita akan kehilangan 130 juta dolar tahun ini saja.
Kita seperti udang
yang terjepit di antara dua paus yang bertengkar.
Bisnis semikonduktor...
Mari menyerah saja di sini.
Sepertinya kita sudah terlalu jauh.
Investasi awalnya saja...
Benar, jadi, mari kita potong kerugian kita dan berhenti.
Mari berhenti berusaha mengisi lubang tidak berdasar.
Youngjin Semiconductor juga sudah menyerah.
Mereka dijual ke perusahaan Jepang.
Pikirkan pertanyaan yang selalu Ayah ajukan.
Apa bisnis semikonduktor akan menghasilkan uang?
"Jeongsimjae"
Kenapa kamu datang pukul sebegini?
Maaf sudah membuat Nenek khawatir kemarin.
Aku datang untuk minta maaf kepada Kakek.
Lihat kamu bicara bak pria dewasa. Kamu sangat dewasa.
Ikut nenek. Dia ada di ruang kerjanya.
Ayolah.
Anak-anak harus bersikap seperti anak-anak.
Apa dia naif? Atau dia bodoh?
- Hei. - Maksudku, Ibu.
Astaga.
Bukankah sudah jelas?
Jelas, dia menghafal apa yang ayahnya perintahkan.
Dia bicara seperti pria berusia 40-an.
Tunggu di sini.
Dia akan segera keluar.
Kamu bisa menonton TV jika bosan.
- Baiklah. - Baiklah, kalau begitu.
"'Dua Kim Terus Tidak Setuju dalam Pencalonan Tunggal'"
"'Konflik Menit Terakhir terkait Pencalonan Tunggal'"
Kamu harus mengantarkan dana kampanye sendiri
dan bertemu dengannya secara langsung.
Apa?
Pemilihan umum akan berlangsung bulan April tahun depan.
Kamu butuh nominasi.
Benar juga. Sayang, kamu tahu semuanya.
Kamu memang mirip Ayah.
Kudengar Ayah kedatangan tamu dari Cheongwadae kemarin.
Apa mereka meminta Ayah mendukung kampanye Roh Tae Woo?
Pak Lee hanya mendengarkan dan tidak pernah mengatakan yang dia dengar.
Aku putri Ayah. Tentu saja, aku tahu itu.
Dasar bodoh.
Duduklah.
Kamu juga.
Alih-alih memanggil Ayah ke Cheongwadae,
mereka datang jauh-jauh kemari. Itu artinya keadaan telah berbalik.
Itu memberitahuku bahwa Roh Tae Woo dirugikan.
Aku tidak terkejut. Usai semua protes dan pemberontakan
untuk mengakhiri kediktatoran militer,
siapa yang mau memilih lulusan Akademi Militer lain?
Kecuali seluruh negeri menderita amnesia bersama.
Kedua Kim akan segera menyetujui pencalonan tunggal.
Kekuatan oposisi akan menang kali ini, Ayah.
Dengan begitu,
bukankah Ayah kini harus memutuskan kandidat mana yang akan didukung?
Antara DJ dan YS, pilih satu yang lebih mungkin menang.
Benar. Jadi, siapa itu?
DJ, tentu saja.
Dia didukung oleh semua mahasiswa dan kelompok sipil
yang membantu membentuk sistem pemilihan langsung.
Dong Ki, jangan pernah terjun ke politik.
Kita harus mendukung YS, bukan DJ.
Aku tahu DJ punya banyak penggemar, tapi dia juga punya banyak musuh.
Saat pertarungan sengit, yang musuhnya lebih sedikit menang.
Bukankah kamu mengatakan itu karena tidak suka DJ?
Kudengar Kim Dae Jung menentang
mencalonkan Chang Je karena dia jaksa keamanan publik.
Kenapa kamu melibatkan Chang Je?
Aku mengatakan ini demi masa depan perusahaan.
- Ayah! - Diamlah.
Maaf sudah membuat Ayah khawatir.
- Pak Lee. - Ya, Pak.
Untuk peringkat persetujuan mereka,
minta Institut Penelitian Ekonomi Soonyang menyelidikinya.
Suruh mereka cari tahu siapa yang lebih pantas mendapatkan uangku.
Baik, Pak.
Sekarang, keluarlah.
- Astaga. - Hei, bukankah kamu putra Yoon Ki?
Aku datang untuk minta maaf kepada Kakek atas kejadian kemarin.
Astaga. Yoon Ki selalu punya sisi licik.
Setelah tidak mengunjungi kita selama sepuluh tahun,
kini dia mengirim putranya ke sini setiap hari.
Dia datang kemari sendirian karena orang tuanya menyuruhnya?
Dia memang mirip ayahnya.
Tampan dan penuh perhitungan.
Anak putra bungsu Anda datang untuk menemui Anda, Pak.
Aku hanya punya dua putra. Aku tidak tahu aku punya putra lain!
Aku akan bicara dengannya dan menyuruhnya pulang, Pak.
Ikut kami. Ayo turun.
Tolong beri tahu Kakek
aku datang untuk mengganti vas yang pecah kemarin.
Berandal itu.
Hei! Dasar berandal.
Hei, kamu tahu berapa harga vas itu?
Lima lembar?
Tidak mungkin lebih dari itu.
Lima lembar? Apa? Lima dolar?
Atau 50 dolar?
Tidak, lima juta dolar.
Apa? Lima juta?
Bukankah itu cukup untuk mendanai kampanye pemilihan presiden?
Apa? Kampanye pemilihan presiden?
Tolong beri tahu Kakek.
Jika itu aku, aku akan mendukung kampanye Roh Tae Woo.
Roh Tae Woo akan menjadi presiden.
Apa kamu menguping pembicaraan orang dewasa?
Sudah jelas, orang tuamu tidak bisa mengajarimu lebih baik.
Beginikah cara orang tuamu mengajarimu?
Tidak ada yang mengajari anak-anak mereka untuk kurang ajar.
Sama seperti tidak ada yang menyuruh anak-anak mereka
mencuri barang-barang kakek mereka.
- Do Jun.. - Apa?
Young Ki, kamu pasti makin tua.
Dia hanya anak-anak. Kenapa kamu begitu marah?
Dia membaca koran, jadi, dia mau terdengar seperti orang dewasa.
Begitu DJ dan YS setuju dengan pencalonan tunggal,
Roh Tae Woo tidak bisa menang.
Aku jamin dia tidak akan menang.
Pencalonan tunggal?
Menurut Anda mereka berdua akan mencapai kesepakatan?
Kurasa tidak.
Itu seharusnya cukup untuk mengganti vas yang pecah.
Kalau begitu, aku permisi.
Astaga.
Astaga. Yoon Ki membesarkan anak yang pintar dengan baik.
Maaf.
Tentu saja, itu omong kosong.
Banyak orang mendukung pencalonan tunggal.
Mereka tidak akan mengkhianati pendapat mayoritas.
YS dan DJ
telah sampai sejauh ini karena pengabdian mereka
pada demokrasi negara.
Mereka tidak akan mempertaruhkan karier politik mereka.
Benar sekali.
Pak Oh, bawa pulang cucu Pimpinan.
Pak, ada berita terkini tentang pemilihan presiden.
Anda harus melihatnya.
Ada apa?
Kim Young Sam dan Kim Dae Jung dari Partai Demokrat
memutuskan menentang pencalonan tunggal hari ini.
Kim Dae Jung jelas menyatakan
bahwa dia menentang konvensi partai,
yang artinya mereka berdua akan mencalonkan diri sebagai presiden.
Ayah.
Kim Young Sam dan Kim Dae Jung bertemu lagi
- Ayah! - untuk menegosiasikan detail
mengenai pencalonan tunggal, tapi gagal mencapai kesepakatan.
Pembicaraan mereka berakhir saat mereka memutuskan
menunda tenggat hingga Senin depan,
saat itulah Kim Dae Jung harus membalas.
Tunggu, berhenti!
Pimpinan ingin bicara denganmu.
Sekarang.
Katakan.
Bagaimana kamu tahu mereka akan menentang pencalonan tunggal?
Aku tidak akan bisa menyerah. Itulah alasannya.
Karena aku akan serakah.
Saat tiga kandidat mencalonkan diri sebagai ketua kelas,
dua kandidat teratas tidak akan pernah bekerja sama
karena mereka berdua yakin akan menang.
Mereka akan melakukan apa pun untuk membuat satu sama lain kalah.
Mereka akan saling menghina dan bertengkar.
Lalu guru dan teman sekelas mereka
akan menyadari bahwa mereka tidak pantas mendapatkan posisi itu.
Dengan begitu, mereka akan saling menjatuhkan.
Jadi, orang yang paling tidak mungkin menang akan menang.
Maksudmu dia akan menang secara otomatis.
Roh Tae Woo akan menjadi Presiden secara otomatis.
Jadi, aku harus mendukung Roh Tae Woo, begitukah?
Jika jadi Kakek, aku akan memberinya uang sebelum dia menjadi nomor satu.
Jauh lebih banyak daripada yang dia harapkan.
Dia akan berterima kasih jika Kakek berikan saat dia masih nomor tiga.
Namun, jika Kakek menunggu sampai dia menjadi nomor satu,
dia akan menyia-nyiakannya.
- Pak Lee. - Ya, Pak.
Suruh Pak Oh menyiapkan mobilnya.
Baik, Pak.
- Hei. - Pak Oh, siapkan mobilnya.
Kalau begitu, izinkan aku mengajukan satu pertanyaan lagi.
Aku yakin sudah membayar Kakek untuk vas yang pecah.
Ini tidak sulit. Ini hanya kuis.
Kalau begitu, pasti ada hadiah jika benar.
Karena itu kuis.
Aku juga tidak suka melakukan sesuatu secara gratis.
Kita bahas nomor tiga bisa menang otomatis karena nomor satu dan dua
sibuk bertengkar, bukan?
Namun, ada pepatah ini juga.
"Udang diremas sampai mati saat dua paus berkelahi."
Kalau begitu, apa menurutmu ada cara
agar udang mengalahkan paus?
Lagi pula, kamu sama seperti anak-anak lain.
Hei.
Kemarilah.
Bagaimana kamu tahu
para kandidat tidak akan bersatu?
Yoon Ki, tidak...
Apa ayahmu bilang begitu?
Kakakku bilang begitu.
Kakakmu?
Itu yang kami lakukan di saat seperti ini.
"Sudah jelas dalam sekali lihat."
Ada apa dengan berandal ini?
Itu jargon Hwang Ki Soon.
Hwang Ki...
Berengsek! Bukan begitu cara bicara dengan orang tua.
Menurutmu ada cara bagi udang untuk menang melawan paus?
Kurasa Anda tidak bisa merelakan semikonduktor itu, Pimpinan Jin.
Menurutmu kenapa aku sangat menginginkan semikonduktor?
Musim panas lalu, di Mokpo, Ulsan, dan Changwon,
saat para buruh pabrik kita memakai ikat kepala
dan berdiri di sana melakukan protes
dengan derek dan ekskavator, meminta kenaikan gaji
dan pembentukan serikat pekerja,
aku hanya memikirkan ini
di kepalaku.
Aku sudah muak berbisnis dengan menggunakan buruh.
Kalau begitu...
Mulai sekarang,
kita harus bisnis dengan teknologi untuk mencari nafkah.
Semikonduktor adalah
bisnis masa depan Soonyang.
Begitu rupanya.
Kamu bertanya apakah itu akan bernilai?
Apa hanya aku yang melihat ini?
Kenapa tidak ada orang lain yang bisa berpikir seperti pria tua ini?
Kita harus membuat investasi yang sangat besar,
tapi kita tidak tahu apakah itu akan sukses.
Bisnis semikonduktor hanyalah risiko,
tidak, lebih mirip judi saat ini, Pimpinan Jin.
Begitu keuangan kita tampak lebih baik
dengan bisnis konstruksi luar negeri dibantu kerja sama pemerintah,
bagaimana jika Anda melanjutkan bisnis semikonduktor?
Kamu tahu apa itu demokratisasi?
Entahlah.
Sebelumnya, hanya satu tentara yang mengincar uang di sakuku.
Itu berubah menjadi tiga warga sipil.
Itulah demokratisasi.
"Selera Terbaik! Kualitas Terbaik!"
Tolong berikan ini kepada Presiden.
Aku yakin dia pasti akan mengakhiri
era kediktatoran militer ini.
Terima kasih.
"Klub Mendaki Rakyat, 1987"
Pimpinan kami sangat tersentuh oleh karaktermu
saat kamu bilang tidak akan menerima pembalasan politik.
Tolong gunakan ini
demi kedamaian di Korea seperti yang kamu inginkan.
Kampanye Roh Tae Woo dari Partai Keadilan Demokrat
diadakan di alun-alun di depan Stasiun Gwangju.
Begitu kampanye dimulai pukul 14.00,
anak muda dan mahasiswa memprotes
dan meneriakkan nama Kim Dae Jung.
"'Gas Air Mata Dilempar saat Pidato Roh Tae Woo'"
"Oktober 1987, 'Business Weekly'"
"Semikonduktor Korea dalam Krisis, Youngjin Semiconductor akan Dijual"
Kita bahas nomor tiga bisa menang otomatis karena nomor satu dan dua
sibuk bertengkar, bukan?
Kalau begitu, menurutmu ada cara
agar udang bisa mengalahkan paus?
"'Bisnis Kecil Korea Berkorban dalam Permainan Ayam Global Ini'"
Kecil?
Waktunya camilan.
Akhirnya aku sadar
jawaban kuis Pimpinan Jin Yang Cheol.
Nenek, ada yang ingin kukatakan kepada Kakek.
Apa dia di rumah sekarang?
Dia dalam perjalanan bisnis ke Baghdad?
Lalu kapan dia akan kembali?
Tanggal 29 Oktober.
Omong-omong,
Nenek tahu nomor penerbangannya?
Baiklah. Terima kasih, Nenek.
Aku akan menelepon Nenek lagi lain kali.
Sampai jumpa.
CAL 828.
Insiden CAL tahun 1987.
Pesawat dengan 95 penumpang dan 20 pramugari
menghilang di atas Yangon, Myanmar.
Pimpinan Jin Yang Cheol akan kembali ke Seoul
dengan pesawat itu, CAL 828.
Tengah malam di Korea, itu akan lepas landas dari Bandara Baghdad,
dalam tiga jam.
Waktuku hanya tiga jam
untuk menyelamatkan Pimpinan Jin Yang Cheol.
Jadi, mereka menolak syarat yang kita sarankan?
Jika kita tekan dengan memanfaatkan keluarga kerajaan, itu bisa terjadi.
Keluarga kerajaan lagi?
Putra kedua Raja, Pangeran Hussein,
berencana mengunjungi Abu Dhabi
dengan penerbangan yang sama dengan kita, CAL 828.
Pak Lee menyuruhku melakukan promosi penjualan
bahkan saat aku di pesawat.
"Korea Telecom"
Anda menghubungi pusat layanan pelanggan.
Ini serangan pengeboman. Kita harus menghentikan serangan teroris ini.
Serangan pengeboman?
Pada penerbangan CAL 828 dari Bandara Baghdad ke Seoul,
seorang agen Korea Utara akan memasang bom.
Jika kalian tidak siap, itu akan meledak di perairan terbuka
dan membunuh dua penumpang.
Hei, Nak.
Telepon iseng tentang pengeboman dan penculikan pesawat adalah
kejahatan yang akan membuatmu dihukum dan didenda
- melalui tuntutan perdata. - Ini bukan lelucon. Ini benar.
Ratusan nyawa dalam bahaya.
Kamu harus menyelamatkan mereka!
Halo?
Tentu saja.
Tidak akan ada yang memercayaiku.
Bahwa aku dari masa depan.
Bahwa aku sudah tahu semua yang akan terjadi
mulai sekarang.
"Korea Telecom"
Bahkan sulit bagiku untuk memercayai semua yang terjadi sekarang.
Nenek, tolong buka pintunya.
Kita tidak punya waktu, Nenek!
Nenek!
- Tolong bawakan dia selimut. - Ya.
Astaga, kenapa kamu kemari selarut ini?
Nenek, bisa biarkan aku bicara dengan Kakek?
Ada yang harus kukatakan kepadanya.
Kita tidak punya waktu, Nenek.
Pimpinan Jin sedang rapat dengan staf lokal Irak.
Aku akan menyampaikan pesan jika Anda menitipkannya kepadaku.
Ya, aku siap.
Akhirnya aku tahu jawaban kuis yang Kakek tanyakan.
Cara udang mengalahkan paus.
Begitu Kakek melihat catatan ini, aku yakin Kakek akan
mengubah penerbangan Kakek.
- Kerja bagus. - Kerja bagus.
Ada yang menelepon dari Seoul?
- Tidak, tidak ada yang menelepon. - Bagus.
Di mana itu?
Astaga, ke mana perginya?
- Pak Kim. - Ya!
- Kamu kehilangan sesuatu? - Tidak!
Periksa apakah ada yang hilang sebelum kita ke bandara.
Baik, Pak.
Kerja bagus, Pak.
Di mana benda ini?
Terima kasih.
Berita selanjutnya. Pada 6 Oktober, HHI-1200, peralatan diangkut
untuk membangun Pusat Riset Korea dan pergi ke Antarktika dari Ulsan.
"Kemarin malam, aku mulai membencimu"
Setelah 94 hari, kapal berhenti sejenak
di Pelabuhan Valparaiso, persinggahan terakhir mereka.
- "Aku mulai membencimu" - Do Jun menontonnya lebih dahulu.
- Sial. - Mereka akan tiba
- paling lambat bulan depan - Aku sedang menonton berita!
di Pulau Raja George.
Jin Do Jun.
Sebuah pesawat dengan 95 penumpang dan 20 pramugari
menghilang di atas Yangon, Myanmar.
Detail kecelakaan itu belum ditemukan.
Izinkan kami melaporkan
detail yang kami tahu sejauh ini beserta daftar penumpang.
Mari kita hubungi reporter itu.
Kamu sudah memeriksa daftar penumpang?
Young Ki ada di dalamnya.
Ya, apa itu daftar terakhir penumpang
dari Bandara Baghdad?
Tidak, bukan?
Ayahmu tidak akan meninggal sia-sia.
Aku... Maafkan aku, Ibu.
Tidak, Ibu! Ibu!
- Ibu. - Ibu! Astaga.
Air, ambilkan dia air!
Astaga, Ibu. Wanita malang.
Autobiografi Pimpinan Jin tidak menyebutkan insiden CAL.
Lalu apa ada yang berubah
karena aku datang ke sini?
Apa aku terlambat?
Jika aku ingat sedikit lebih awal,
bisakah aku menyelamatkan Pimpinan Jin?
Sadarlah!
- Tidak! - Tidak, Ayah!
Ayah!
Ayah.
Ayah.
- Ayah. - Ayah!
Apa ada yang mati di sekitar sini?
Kenapa kalian semua menangis?
Ayah, aku baru saja memeriksa daftar terakhir penumpang dari Baghdad.
Lalu? Apa kamu kecewa
karena ayah kembali hidup-hidup?
Jangan bilang begitu, Ayah!
Karena Ayah, kami semua...
Astaga. Kalian semua khawatir tanpa alasan.
Ayah kalian belum menjadi hantu.
Wajah ibu kalian yang terlihat seperti hantu.
Ada perubahan jadwal karena bisnis,
jadi, dia harus tiba di Seoul lebih awal.
Kami beralih ke penerbangan lain di perhentian, Abu Dhabi,
jadi, kami bisa menghindari bencana ini.
Bagus.
- Ayah. - Ayah.
Ayah.
Syukurlah, Ayah.
Kudengar Ayah tiba-tiba ada urusan di Seoul.
Aku tidak tahu urusan siapa itu, tapi mau memberi hormat ke mereka.
Itu Youngjin Semiconductor.
Mereka menjual bisnisnya, bukan?
Kudengar mereka akan segera melakukannya.
Ayah membelinya hari ini.
Youngjin Semiconductor.
- Apa? - Apa?
Tunggu, bukankah Ayah akan menyerah dalam bisnis semikonduktor?
Ayah akan ikut campur dalam pertarungan paus ini?
Ayah akan membuat udangnya lebih besar
agar udangnya tidak mati dalam pertarungan antara paus.
- Ayah. - Selama apa pun itu
atau sebanyak apa pun yang harus ayah investasikan,
ayah akan membuat udang ini sebesar paus.
Namun, Ayah, sekarang bukan...
Ayah baru saja kembali dari kematian ayah.
Kamu pikir ada yang ayah takutkan?
"Menunggu Persetujuan"
Aku akhirnya tahu jawaban kuis yang Kakek tanyakan.
Cara udang mengalahkan paus.
Itu adalah membuat udang lebih besar.
Maka dia tidak akan mati di tengah pertarungan paus.
Jika Kakek tidak menyerah, waktu akan memihak udang.
Proposal pembelian untuk Youngjin Semiconductor
berakhir pukul 17.00 pada tanggal 29.
Begitu Kakek melihat catatan ini,
aku yakin Kakek akan mengubah penerbangan Kakek.
Pimpinan Jin.
Apa kita akan mampir ke Abu Dhabi?
Ya.
Cari penerbangan paling awal ke Seoul.
Selamat, Pak Presiden.
Selama masa jabatan Anda,
tolong izinkan Soonyang memonopoli
bisnis semikonduktor.
Terima kasih.
Seperti katamu,
aku sendiri yang menyerahkan dana untuk pemilihan presiden.
Kenapa kamu
menyuruhku mendanai
pelari kedua dan ketiga yang tidak akan berhasil?
Begitu juara pertama lulus,
akan tiba saatnya juara kedua dan ketiga menang.
Mungkinkah
kamu tahu apa yang akan terjadi di masa depan?
Kamu tahu pencalonan tunggal akan gagal.
Kamu tahu Roh Tae Woo akan terpilih.
Lalu...
"Aku akhirnya tahu jawaban kuis yang Kakek tanyakan"
Kamu tahu CAL 828 akan meledak.
Kamu tahu semuanya.
Apa itu benar?
Jawab aku!
Aku memang tahu.
Bukan masa depan,
tapi aku tahu isi hati Kakek.
Tidak mungkin udang bisa menang melawan paus.
Kakek memberiku kuis itu,
mencoba mengambil risiko karena Kakek tahu
usaha baru Kakek tampak ceroboh.
Kakek tidak mencari jawaban.
Kakek mencari persetujuan dan dukungan.
Aku hanya tahu
perasaan di hati Kakek.
Kenapa dia menemuinya sendirian di ruang kerja?
Maksudku, tanpa Pak Lee.
- Ada apa dengan Ayah? - Benar sekali.
Itu juga jarang terjadi kepada kita.
Young Ki.
Kamu tahu jawabannya,
jadi, kamu pantas mendapatkan hadiah.
Berapa yang kamu inginkan?
Aku tidak butuh uang.
Begitu aku cukup dewasa untuk menggunakan uang itu,
nilai moneternya akan jatuh.
Begitukah?
Aku ingin tanah.
Tempat dengan banyak tanaman dan pohon.
Aku suka area ini, di sini.
Tanah itu digunakan untuk membuat tembikar. Itu tidak berguna.
"Peta Seoul"
"Provinsi Gyeonggi, Seongnam, Bundang-dong"
Kamu sangat menginginkan tanah di Bundang?
Mari kita lihat.
Bagaimana dengan 160.000 meter persegi?
Ada satu hal lagi yang kuinginkan, Kakek.
Kurasa aku sudah selesai membayarmu.
Kalau begitu, mari kita buat kesepakatan.
Kamu harus memiliki sesuatu yang tidak kumiliki
untuk membuat kesepakatan.
Kamu pikir ada yang tidak kumiliki?
Karena Kakek tidak bisa membeli ini dengan uang.
Aku akan bawakan Kakek sesuatu yang keluarga Soonyang tidak punya.
Surat penerimaan universitas paling bergengsi,
Universitas Nasional Seoul, Sekolah Hukum.
Kamu benar.
Surat penerimaan, aku tidak bisa membelinya.
Kamu bisa melakukan ini?
Apa yang bisa kuberikan sebagai balasannya?
Berkumpul, Semuanya.
Jeong Rae.
Ya, Ayah.
Mulai dari pertemuan keluarga akhir pekan ini,
pastikan kamu menyiapkan
cukup peralatan makan untuk keluarga Do Jun juga.
Kenapa kamu tidak menjawab ayah?
Setiap pekan?
Do Jun di sini adalah cucu ayah.
Kamu mengerti sekarang?
Keluarga.
4-Alfa benar.
Pasti ada alasan aku menjadi keluarga ini.
Alasan aku menjadi keluarga Jin.
Di sini.
Salah satu dari mereka
membunuhku.
Bagaimana perasaanmu masuk program hukum UNS sebagai yang terbaik?
Beri tahu kami rahasiamu.
Bagaimana kamu bisa masuk sebagai yang terbaik di kelas?
- Katakan sesuatu. - Silakan perkenalkan dirimu.
Begini...
Aku yakin kalian semua tahu namaku.
Jadi, ini yang kalian cari?
Cucu Pimpinan Jin Yang Cheol,
Fakultas Hukum, angkatan 1996. Namaku Jin Do Jun.
Aku terlahir sebagai Jin Do Jun,
bukan sebagai kerasukan, perjalanan waktu,
atau reinkarnasi.
Hidup ini adalah kesempatanku.
"Reborn Rich"
Bermainlah. Bersenang-senanglah.
Lakukan kencan buta kelompok, kencan buta biasa,
kencan santai, dan berkencanlah dengan seseorang.
Kita pernah bertemu, bukan?
Kamu bertemu dengannya? Kapan?
Dalam 20 tahun lagi.
Do Jun, kamu kembali!
Kenapa Ayah pilih kasih dengan si bungsu, Do Jun?
Do Jun menukar uang di rekening menjadi dolar.
Aku ingin berinvestasi di perusahaan di Amerika.
Jangan pernah bertaruh pada hal yang tidak kamu yakini.
Aku punya banyak uang, Pak Oh.
Ada masalah.
Kenapa?
Itu perusahaan investasi asing.
Pak Pimpinan
ingin mewariskan Soonyang kepada seseorang yang seperti dia.
Apa kamu punya penilain yang tajam?
Atau kamu hanya beruntung?
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.