All language subtitles for Avatar Fire And Ash 2025 1080p WEB-HDRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Ayo, Bro.

Whoo! Whoo, whoo, whoo!

Whoo!

Whoo!

Whoa. Whoa.

Hei, awas.

Kau menghalangi jalanku, Bro.

Oh, oke.

Whoo...

Whoo!

Whoo!

Whoo!

Cuma itu kemampuanmu?

Kau mau lebih cepat, huh?

Whoo-hoo!

Itu keren tadi, Bro.

Skxawng (Bodoh), lepaskan.

Senang bisa berkendara denganmu, Bro.

Tos empat jari.

Baiklah, aku harus kembali, Bro.

Adik kecil,

katakan satu hal padaku sebelum kau pergi.

Bagaimana aku mati?

Kau tertembak.

Kita bisa saja lolos, tapi aku memaksa kita kembali demi Spider.

Lalu kita harus kembali lagi.

Itu bukan salahmu.

Katakan itu pada Ayah.

Kita bahkan tidak seharusnya berada di sana.

Aku membuat kita tertangkap karena melanggar perintah.

Itulah dirimu, Adik Kecil.

Aku menyayangimu, Kak.

Skxawng.

Aku membunuh kakakku sendiri.

Apa pun yang terjadi,

aku harus hidup dengan kenyataan itu seumur hidupku.

Kuharap aku bisa melakukannya.

Tidak, aku yang berharap bisa.

Jika aku mengalami kejang konyol lagi di bawah air...

Ya, kau akan jadi seperti aku tanpa masker.

- Uh, mari kita uji itu. - Hei, hei.

- Awas. - Lihat apa yang terjadi.

Hei, awas jahitannya.

Uh-huh. Ya, bagaimana menurutmu, huh?

Tidak! Aduh!

Api kebencian... hanya menyisakan abu duka.

Ibuku berkabung dengan cara kuno,

menyanyikan riwayat hidup putranya saat gerhana harian tiba.

Karena cahaya akan selalu kembali.

Ada cara kaum Na'vi,

dan ada pula cara ayahku.

Jangan bicara. Tetaplah sibuk.

Kaum Terumbu bilang laut akan membasuhmu hingga bersih.

Membasuh dosa-dosamu.

Apa yang kau dapat?

Kau seharusnya mengumpulkan senjata.

Benda itu tidak berguna.

Fokus, Nak.

Jangan sampai ibumu melihat itu.

Hei, permisi.

- Maaf. - Permisi.

- Tuk. - Maaf.

Bro.

Ah, keren.

Apa ini?

Tsireya?

Apa yang kau lakukan?

Ini AR, oke?

Ini magasinnya. Tempat pelurunya berada.

Kosong.

Tepuk.

Kokang.

Dan kemudian, boom, kau bisa menembak beruntun.

Kau bisa membunuh banyak Orang Langit dengan ini.

Lihat? Mekanisme keramik.

Bersihkan dan beri pelumas, akan jadi seperti baru.

Ini bukan cara Na'vi, Jakesully.

Senjata dari logam dilarang.

Kau tahu itu.

Menyentuh mereka... akan meracuni hati.

Eywa akan menyediakan.

Benar.

Masa berkabung bahkan belum usai.

Tuk.

Kau seharusnya bersama keluargamu,

bukan mengumpulkan benda ini.

โ™ฅmamad1987โ™ฅ

Wanitamu... membutuhkanmu.

Putraku bersemayam bersama leluhur di terumbu karang.

Ini rumah kami.

Aku bilang aku akan melawan,

tapi aku tak bisa melawan kapal tempur hanya dengan tombak.

Kita sudah menenggelamkan kapal iblis itu.

Si Kulit Merah Muda itu takut pada kita sekarang.

Ya? Kita hanya sedang beruntung.

Dan mereka punya jauh lebih banyak kapal.

Setidaknya kita punya ini.

Kami bersyukur kau berdiri bersama kami, Jakesully.

Bukan senjata yang kami butuhkan.

Melainkan Sang Penunggang Bayang Terakhir.

Tunggangilah Toruk agung itu...

seperti yang kau lakukan dulu.

Saat kau menunggangi monster itu,

kau menjadi monster itu sendiri.

Dan semakin banyak darah, semakin baik.

Aku tidak akan menjadi Toruk Makto lagi.

Jakesully,

kau akan selalu menjadi Toruk Makto.

Ayo. Rotxo.

Bisa dengar aku?

Ya, kami mendengarmu dengan jelas.

Lanjutkan, Dok.

Kami sudah memeriksa rongsokan itu, luar dan dalam.

Kami mencari dalam radius 200 meter.

Kami tidak menemukan mayat Na'vi.

Hanya kru... atau apa yang tersisa.

Teruslah mencari, Doktor.

Perluas radius pencarian.

Ada hal penting,

Aku menemukan ganggang baru yang menarik.

Halo? Bisa dengar aku?

Sully masih ada di luar sana.

Hewan pemakan bangkai bisa saja membawa pergi mayatnya.

Tidak. Dia berhasil selamat.

Dan dia ada di area ini. Tersisa beberapa desa lagi.

Berikan aku kapal dan aku akan...

Aku sudah memberimu kapal.

Ada di sana, di dasar laut.

Ya. Bersama dengan krunya.

Semuanya mati.

Kau membawaku ke sini,

sejauh dua puluh enam triliun mil,

untuk satu misi tunggal, operasi pemusnahan fisik

terhadap satu orang.

Aku tidak akan mundur.

Apa kita masih terhubung? Halo?

Apa mereka membungkam suaraku?

Roh leluhurku ada di dalam busur ini.

Itulah kekuatan kami.

Aku bisa membantumu memperbaikinya, Lo'ak.

Tidak!

Ini sudah hancur!

Segala yang kusentuh berakhir hancur.

Mereka tidak pernah membicarakannya.

Tapi duka itu ada di sana, di dalam ruangan.

Seperti seekor thanator yang mengintai.

Aku tahu kau takkan pernah melepaskan busurmu.

Jadi...

Jangan berada terlalu dekat saat ini mengenainya.

Jadi, kau setuju dengan Ronal?

Aku tidak akan pernah menentang suamiku

di hadapan wanita itu.

Look, I'm a marine.

Aku tidak akan membawa pisau ke dalam baku tembak.

Atau sekadar doa.

Lalu, apa yang harus kulakukan?

Aku tak bisa lari. Aku tak bisa melawan.

Oh, benar juga.

Eywa akan menyediakan. Ya? Di mana Eywa?

Di mana Eywa saat putra kita... Jake!

Aku berada di tempat di mana aku tak punya apa pun.

Bukan bangsaku, bukan hutanku.

Bahkan busur ayahku sudah hilang.

Yang kupunya hanyalah...

keyakinanku

bahwa ini adalah rencana Sang Ibu Agung.

Kau memiliki keluarga ini.

Dan kau memilikiku.

Dan aku sangat mencintaimu.

Ya, Payakan, kau hebat!

Whoa. Bro, Bro.

Ini gila!

- Whoo! Whoo! - Whoo-hoo!

Whoo!

- Whoo! - Bro, ayo! Cepat!

- Oh, sial! - Ya!

Tadi itu luar biasa, Sobat.

Aku tahu, kan, Bro?

Kukira kau sudah mati.

Menyebalkan sekali Payakan masih buangan.

Setelah dia menyelamatkan nyawa kita.

Tidak. Maafkan aku,

tapi menurut hukum tulkun, dia memikul duka.

Semua orang yang tewas dalam pertempuran.

Dia memikul tanggung jawab itu.

Maafkan aku. Kau sudah menyelamatkan kami.

Selamanya, Saudaraku.

Selalu.

Ayah!

- Mana cadangannya? - Di dalam keranjang.

Hei! Bangun! Di mana bendanya?

- Hei! Di mana masker cadangannya? - Apa?

Di mana masker cadangannya? Biasanya di sana. Di mana?

- Aku tidak tahu. - Cari sampai dapat.

- Tidak ada di sini. - Jawab aku. Di mana bendanya?

- Aku tidak bisa menemukannya. - Hei, hei! Di mana?

- Ayo. Cepat. Cepat. - Aku menemukannya. Ayah.

- Ayah. Aku menemukannya. - Cepat.

Spider, jangan.

Bernapaslah.

- Bernapaslah. - Bernapaslah.

Dalam dan perlahan.

Dalam dan perlahan.

Nah, bagus. Kau baik-baik saja.

Aku tak apa-apa. Aku baik-baik saja.

Skxawng (Bodoh). Kau harus berhati-hati.

- "Hati-hati" adalah nama tengahku. - Ya, dasar skxawng.

Kau harus lebih waspada, anak kecil.

Perhatikan sekitarmu.

- Lepaskan. Lepaskan. - "Tolol" adalah nama tengahmu.

- Hati-hati, anak kecil. - Tidak, lepaskan dia.

- Kau harus perhatikan itu. - Skxawng adalah nama tengahnya.

- Kau yakin baik-baik saja? - Ya, aku merasa sehat.

Windtraders (Pedagang Angin).

Windtraders sudah sampai.

Para Windtraders sedang datang.

Ayo!

Ayo. Mari kita pergi.

Cepat.

Ayo, Tuk.

Whoo!

Hei!

Tsireya.

Lihat.

Lihatlah dia.

Dia tidak akan memakan banyak tempat.

Asalkan dia tidak membuat masalah.

- Berlututlah. Ayo. Tuk. - Kiri.

- Ayo, Kiri. - Apa?

- Kiri, kumohon. - Anak-anak, silakan duduk.

Tolong, duduklah.

Ibumu dan aku telah mengambil keputusan.

Spider, kau akan tinggal kembali di Kamp Tinggi bersama Norm.

- Apa? - Windtraders akan membawamu.

- Jangan, Ayah. - Jangan, Yah. Dia tak bisa pergi.

Spider, kau tak bisa hidup memakai masker

siang dan malam.

Aku hanya ingin tetap di sini bersama kalian.

- Aku tahu, tapi itu terlalu berisiko. - Ini tidak adil.

Kumohon. Hanya kalian keluarga yang pernah kukenal.

Inilah yang terbaik untukmu.

Tapi, Ayah, dia sahabat terbaik kami.

Tidak bisakah kita cari jalan lain?

Terlalu berbahaya.

Kau hanya butuh satu baterai mati untuk ikut mati juga.

Dia harus bersama kaumnya sendiri.

Ibu.

Kaum yang mana, Ibu? Alien?

- Kiri. - Si pantat merah muda?

- Kiri. - Berhenti.

Kau sangat membenci mereka, hanya itu yang kau lihat.

Ini Spider.

Kumohon, Jake.

Tuan Sully, aku takkan jadi masalah. Anda tahu itu.

Ayah, ini tidak benar.

Spider adalah bagian dari keluarga ini.

Dia tidak akan pernah...

- menjadi bagian dari keluarga ini. - Ibu, jangan.

Iring-iringan ini cara teraman untuk memindahkannya.

- Tidak, kumohon. - Dia pergi hari ini.

- Ayah tak bisa begini. Ayah dia... - Keputusan sudah bulat.

Cukup! Ini adalah keluarga. Bukan demokrasi.

Paham?

Aku benci Ayah!

Ini yang terbaik, sayang.

- Tidak! - Hei, tidak apa-apa.

Jangan sentuh aku!

Hei. Tidak apa-apa.

- Kau mengerti? - Tidak.

Aku sudah kehilangan kakakku.

Aku tak mau kehilangan siapapun lagi.

Keluarga Sully saling menjaga.

Ya, begitulah semboyan keluarga kami.

- Itu omong kosong. - Ini tidak adil.

Oke, oke.

Hei. Baiklah. Bagaimana kalau begini?

Kita semua pergi bersama untuk mengantarkannya.

Kiri.

Kau bilang kau ingin melihat nenekmu.

Ya, ini akan jadi petualangan. Untuk seluruh keluarga.

Ya. Keren.

Hei, tetap di sini.

Kesepakatan kita hanya untuk bocah kulit merah muda itu.

Kami tidak akan membuat masalah.

Kalian sudah menjadi masalah.

Seorang pedagang harus bergerak bebas.

Kami tidak bisa memilih pihak.

Membawa Toruk Makto di atas kapal...

sama saja dengan memihak dalam perang ini.

Ya, tapi kau salah paham.

Toruk Makto tidak pernah ada di kapalmu.

Tapi jika ia pernah naik, maka...

ia dan wanitanya akan dengan senang hati terbang sebagai pengawal...

dan melindungi kafilahmu.

Mungkin saja.

Para perampok Mangkwan semakin agresif.

Hmm.

Baiklah. Aku setuju.

Lepaskan tali!

Ayo.

Lepaskan sauh!

Lepas tali di bawah!

Lo'ak! Lo'ak!

Oh, Tsireya! Tsireya!

Lo'ak!

Siap berputar!

Bersiap putar balik! Di semua lini.

Haluan ke kanan!

Bentangkan sirip angin penuh!

Tarik keluar dan naikkan penuh searah angin!

Tarik!

Tarik!

Tarik!

Tarik!

Ringankan kapal. Naik perlahan.

Bentangkan sirip luar penuh!

Kencangkan semuanya!

Whoo! Ya!

Setiap orang berduka dengan caranya sendiri.

Bagiku...

adalah berada di atas sini sendirian.

Aku merasa dia bersamaku.

Bro, lihat ini.

Kudengar suaranya di dalam angin.

Pegang ini.

- Hei, Ayah, aku sedang berpikir. - Ya?

Aku seharusnya membawa senapan.

Dan aku bisa terbang bersamamu.

Ya.

Itu pasti akan terjadi.

Kenapa tidak?

Ayah melatihku menembak, kan?

Aku tahu apa yang kulakukan.

Ya? Di mana alat komunikasimu?

Aku memanggilmu lima kali.

Pakai alat komunikasimu.

Itu aturan nomor satu.

Kau bahkan tak bisa melakukan itu.

Bawa yang berikutnya.

Itu dia.

Apa yang kau dapat?

Aku menjanjikan bir pada petugas citra...

jika ia menemukan sesuatu untuk kita.

Patroli jarak jauh mencatat mereka...

saat mereka menembus wilayah udara kita.

Penerbangan rutin.

Ini versi yang sudah diperjelas.

Tersenyumlah, bajingan.

- Kapan? - Jam 13.50 hari ini.

Aku punya koordinatnya.

Mari bersiap berangkat.

Terima kasih.

Tarik kencang!

Tarik kencang ke dalam!

Tetap pada jalur.

Tasmu.

Aku aman. Waktuku masih banyak.

Depan bersih.

Jake!

Mangkwan!

Perampok Mangkwan. Siapkan senjata.

Bunyikan alarm!

- Siapkan senjata! - Kiri, pergi.

- Lari! - Pergi.

Keluarkan ini.

Ayo, cepat. Cepat cari perlindungan.

Cepat, cepat.

Lindungi saudara-saudaramu. Bisa?

Siap, Pak. Tetaplah berlindung.

Halau penyusup!

Spider, ke sini.

Sial, alat komunikasiku.

Tetap bersama gadis-gadis.

Bro, kau mau ke mana?

Bro, kau seharusnya diam di sini.

Ayo.

Lepaskan.

Mundur.

Mundur kalian.

Akulah... sang api!

Oh, sial!

Hei!

- Tuk. - Pergi. Cepat.

Panjat. Panjat.

Naik. Cepat.

Spider, raih tanganku.

Ayo, mari pergi.

Bertahanlah.

Neytiri, Neytiri, apa kau dengar?

Sial, sial, sial, sial, sial.

- Teman-teman, itu Lo'ak. - Di mana?

Ayo. Kita harus menjemputnya. Cepat.

Lo'ak.

- Lompat. - Bro, ayo. Lompat!

Sekarang!

Cepat, cepat, cepat!

Bertahanlah, semuanya.

Bertahanlah, Lo'ak.

Bertahanlah. Tuk!

- Spider, kakiku. - Kiri.

Tarik.

- Kau tak apa? - Tuk.

Oke. Kau aman.

Tuk, Tuk. Hei.

Hei, kau baik-baik saja?

- Bro, kau aman? - Ya, aku aman.

Gadis manisku.

Gadis manis.

Ayah minta maaf.

Ayah sangat menyesal.

- Tidak apa-apa. - Terima kasih.

- Terima kasih. - Sial.

Bro, masker cadanganku ada di kapal.

Apa?

Masker cadanganku tertinggal di kapal itu.

Sial. Kiri, tetap di sini.

Lihat. Kejar mereka!

- Kita harus pergi. Cepat! - Sialan.

Ayo, kita harus pergi.

Kiri, lari. Kiri, ayo. Mereka datang.

Cepat, cepat.

Mereka datang. Ayo. Mari pergi.

Terus jalan. Cepat, cepat, cepat!

- Kiri, ayo. Lewat sini. - Ayo, Tuk.

- Ayo. - Cepat.

- Terus lari. Terus lari. - Cepat.

- Apa yang terjadi? - Belok.

Satu orang berhasil lewat.

Tsahik, lihat.

Pisau.

Ikuti aku.

- Ayo. - Tuk, lewat sini.

Di sana!

- Mereka datang. - Tuk.

Kiri, ayo.

Lewat sini. Cepat, lari!

Terus lari.

- Ayo, Tuk. Lewat sini. - Cepat. Cepat.

Kita harus masuk ke air. Ayo.

Cepat, lari! Ayo.

- Ayo, cepat. - Lo'ak!

Ayo, berenang!

Lo'ak!

Kakak menjagamu, Tuk. Tak apa.

Apa yang selalu Ayah katakan?

Keluarga Sully saling menjaga.

Bukan, yang satunya lagi.

- Keluarga Sully pantang menyerah. - Benar sekali.

Keluarga Sully pantang menyerah.

Tidak ada apa-apa.

Kiri.

- Lo'ak. Lo'ak. - Tuk, bertahanlah.

Bertahanlah.

Kiri.

Kiri.

Spider.

Aku tak apa. Raih tanganku.

Mata Elang, kau dengar?

Lo'ak. Jawab, Nak, jawab aku.

Neytiri, bagaimana situasinya?

Neytiri, Neytiri, bagaimana situasinya?

Neytiri, kau dengar?

Apa...

Tuk.

Berenanglah.

Cepat.

- Pegangan pada batu. - Ayo.

Kakak menjagamu, Tuk. Aku menjagamu.

- Apa semua baik-baik saja? - Ini dia.

Kau oke? Spider, kau oke, Bro?

Ya, aku aman.

Kau melihat mereka?

Tidak. Ayo bersembunyi.

Aku ingin pulang.

Tuk, ayo.

- Aku lelah, dan lapar. - Aku tahu.

- Aku ingin pulang. - Aku juga. Kita akan pulang.

Ayah tidak tahu di mana kita berada.

Alat komunikasi kita mati total.

Kita berjuang sendiri.

Bro, aku harus mengambil masker.

Apa... Apa yang akan kita lakukan?

Aku tidak tahu. Kenapa aku yang harus memimpin?

Tenanglah. Kita harus melakukan sesuatu.

Diamlah.

- Lo'ak. - Sial.

Sial, sial, sial, sial, sial, sial.

Kita harus kembali ke kapal itu.

Tidak, kita tidak bisa kembali ke kapal.

Orang-orang itu ada di antara kita dan kapal.

Tidak, itu posisi terakhir kita yang diketahui.

Di sanalah Ayah akan mencari kita.

- Bro, jangan. - Kita akan memutar di sekitar mereka.

Ide bagus. Lewat mana?

Lewat sini. Ayo. Semuanya, ikuti aku.

Semua sudah berakhir, Jake.

Tetap diam di sana.

Cuma itu kemampuanmu?

Baiklah. Cukup adil.

Masih sok hebat, huh? Tunjukkan tanganmu.

Tangan di atas.

Aku... aku sudah membunuhmu.

Kurasa aku tidak mati semudah itu, Kopral.

Tolong aku.

Siapa yang menyerangmu, Kopral?

Perampok Mangkwan.

Mereka menyebut diri mereka "Suku Abu".

Apa ini?

Mereka memotong kuru-nya.

Mereka mengambil to'a musuh, kekuatan mereka.

Bagi orang-orang ini, itu lebih buruk daripada kematian.

Ada tanda-tanda keberadaan mereka?

Anak-anak sudah pergi.

Baterai ini terisi penuh,

artinya dia melewatkan waktu ganti masker,

dan oksigennya mulai habis.

Itu pun jika Suku Abu ini...

tidak menemukannya lebih dulu.

Kita harus mengejar anak-anak itu sekarang,

atau kau tidak akan pernah melihatnya lagi.

Kau bisa melacak mereka?

Itu bukan misinya. Apa yang kita lakukan?

Kau bisa melacak mereka?

Kita membuang waktu, Kolonel.

Bos, kita sudah mendapatkannya. Ayo pergi.

Tidak, borgolnya tetap pasang. Lewat mana?

Oh, kau akan membuatku terbunuh.

Lagi.

Ayo. Lewat sini.

Sungainya pasti ada di depan sana. Ayo.

Spider.

Bro.

- Ini tidak bagus. - Apa yang bisa kita lakukan?

Anak Monyet, hemat udaramu.

Lihat aku.

Bernapaslah perlahan.

Lo'ak... - Bisa kau menggendongnya? - Ya, ya.

Ayo, Bro. Naik ke punggungku.

Naiklah.

Anak-anak itu masuk ke air.

Langkah yang cerdas.

- Tidak. - Jangan, jangan, jangan.

Jangan, jangan.

- Bro. - Oh, tidak, tidak. Spider.

Ibu Agung, selamatkan Orang Langit ini.

Aku memohon pada-Mu.

Kita tidak punya waktu untuk berdoa.

- Dia sekarat. - Kumohon.

Tak apa. Semua akan baik-baik saja, kawan.

Teruslah bernapas.

Kiri.

Kiri, kita harus pergi. Ayo.

Ayo, kita harus pergi sekarang.

Kita tak bisa diam di sini. Kita harus terus jalan.

Kita sudah hampir sampai.

Kita tak bisa cuma duduk di sini.

Kita harus berangkat.

Tuk, jemput dia.

Kiri, ayo.

Berhenti.

Bawa dia. Di sini.

Kiri, berhenti.

- Cepatlah. - Berhenti.

Lakukan apa yang kukatakan.

Baringkan dia di sini.

Berhenti.

Kiri, apa yang kau lakukan?

Apa yang kau lakukan?

Kau sedang apa?

Aku tidak yakin.

Tapi ini terasa benar.

Apa?

Diamlah. Aku tak bisa bicara.

Lo'ak. Lo'ak.

Maskernya. Lepaskan.

- Apa? - Dia tidak bisa bernapas.

Ayo.

Kiri.

Kiri, Kiri.

Kiri, Kiri.

Lo'ak, jangan.

Oh, tidak. Oh, tidak.

Oh, tidak.

Aku sangat menyesal.

Maafkan aku.

Aku benar-benar minta maaf.

Spider.

Aku bernapas?

Ya, Anak Monyet.

Kau bernapas.

Aku sudah mati.

Ini Dunia Roh.

Bukan, Sobat. Kau masih di sini.

Aku menghirup udaranya.

Ya.

Aku menghirup udaranya!

Aku menghirup udaranya!

Aku menghirup udaranya!

Kurasa aku tak butuh benda sialan ini lagi.

Whoo!

Ya, aku bernapas bebas, sayang!

Bro, Bro, tenang. Diam.

Terima kasih.

Spider.

Apa pun yang kau lakukan. Terima kasih.

Sial. Mundur.

Kiri.

Tetap di belakangku. Tetap di belakangku.

Jalan kita terputus.

Bro!

Di belakang kita.

Tidak!

Kiri!

Tsahik.

Ah.

Bagaimana dia bisa bernapas tanpa masker?

Aku bahkan tak bisa memikirkan hal itu saat ini.

Kita harus masuk ke sana.

Bukankah udara kami... adalah racun...

bagi Orang Langit?

Bagaimana...

kau masih hidup, penghirup udara?

Karena ini adalah kehendak Eywa.

Eywa?

Ya.

Jika aku memotongnya sekarang,

menurutmu apakah Eywa akan datang menyelamatkannya?

Ayo. Lepaskan benda ini dariku.

Ayo cepat. Mereka akan membunuhnya.

Apa menurutmu begitu?

Tidak.

Dewimu... tidak punya kekuasaan di sini.

Ayo.

Sekarang berikan pisaunya padaku.

Kolonel.

Kau...

akan menunjukkan padaku bagaimana ini bekerja.

Tunjukkan padaku cara menciptakan guntur (ledakan).

Aku tidak bisa.

Ini kosong. Tak ada guntur.

Ciptakan guntur.

Aku tak bisa. Ini kosong.

Buat ini berfungsi.

Sudah kubilang, sudah kubilang...

tidak ada guntur.

Bunuh yang paling muda.

Jangan, jangan, jangan. Kumohon.

- Kumohon. Berhenti. - Jangan.

Turunkan senjata!

Turunkan!

Mangkwan!

Sekarang mundur. Mundur!

- Ayah. - Cepatlah.

Tetap di belakang.

Mundur. Mundur kalian.

- Ayah. - Ayah.

Sully, kita aman?

Kau siap? Baiklah, anak-anak. Ikuti aku.

Baiklah.

Kita akan keluar dari sini dengan perlahan.

- Ikuti aku. Ikuti aku. - Tetap di belakang.

Teruslah bergerak.

Jangan!

Ayah!

Ayah!

Ayo.

Gerak.

- Jangan! - Ayah!

- Ayah. - Ayah! Ayah!

Kau kuat,

Orang Langit.

Kau...

tunjukkan padaku cara menciptakan guntur.

Dan itulah sihirnya.

Lihat?

Dan sekarang kau membidik.

Apa yang ingin kau tembak?

Begini saja caranya.

Ya.

Teruskan.

Rasanya menyenangkan, bukan?

Uh-huh.

Aku tak membutuhkanmu sekarang, Orang Langit.

- Ikat dia dengan kuat. - Berlututlah.

Bersiaplah untuk pengorbanan.

Kau, kau. Ikut aku.

Beri jalan!

Neytiri!

Turunkan dia. Potong talinya. Pegang dia.

Neytiri, kami menjagamu.

Kau akan baik-baik saja. Oke?

Kami menjagamu.

Max, bersiap untuk operasi. Sekarang.

Buka kedua pintu.

Bajingan-bajingan ini ahli dalam membuat simpul.

Teman-teman, ayolah.

- Ayo. - Cepat.

- Ayo. - Gerak. Cepat gerak!

Tadi itu ulah si gadis.

Ayo. Masuk.

Lewat sini.

Mari pergi.

Ayo cepat.

Lewat sini.

Tsahik.

Mereka sudah kabur.

Kita cari lewat udara.

Tarsem.

Apa? Oh.

Tenang, tenang. Max!

- Diamlah, Nak. - Oke. Tidak, jangan.

Jangan. Hentikan. Hentikan dia.

- Putriku. - Anak-anakku.

- Neytiri, tenanglah. - Anak-anakku!

Putriku, tenang.

Anak-anakku. Di mana mereka?

Di mana?

Di mana mereka berada?

Ayo. Mari bergegas. Max, masukkan aku.

- Ya, ya. - Apa sistemnya siap?

Sudah siap.

Baiklah. Tidak usah kalibrasi.

Jangan. Kau harus istirahat, Nak.

Putriku.

- Semoga berhasil. - Terima kasih.

Aku akan berkendara.

Ayo. Jangan. Tidak perlu.

Aku tak apa. Aku bisa berjalan.

Aku menjagamu.

Ini bagus.

Berbaringlah.

Kita sudah aman.

Ya.

Yang membawa kita pada...

masalah kita yang belum tuntas.

Yah, aku kehabisan anak panah.

Kita masih punya pisau.

Ya, tapi aku agak lelah.

Ya.

Ya, lebih baik simpan tenagamu.

Berjaga-jaga jika...

monyet terbang itu muncul lagi.

Ya, tentu saja.

Kau dan istrimu pasti melakukan sesuatu yang benar,

aku akui itu.

Dia anak yang baik.

Ya, dia anak yang hebat.

Hei, ini bukan berarti...

kita akan mulai berjalan-jalan bersama.

Aku tetap akan menyeretmu.

Dalam keadaan mati, jika perlu.

Sekian lama di sini dan kau tetap tidak mengerti.

Dunia ini jauh lebih dalam dari yang kau bayangkan.

Kau menyaksikannya malam ini.

Pada dirinya (Kiri).

Dan pada dirinya (Spider).

Tidak masalah.

Tidak masalah apa warna kulitku sekarang.

Aku masih ingat di pihak mana aku berjuang.

Kau punya mata baru, Kolonel.

Yang harus kau lakukan hanyalah membukanya.

Itu mereka.

Itu Suku Abu.

Bangunlah. Ayo. Kita harus gerak. Ayo!

- Ayo cepat. - Ayo.

Cepat. Kita harus pindah.

Tak apa. Tenanglah.

Mereka orang kita. Mereka teman.

Tarsem!

- Jake. - Tarsem.

Kiri, Tuk, kalian terluka?

Bagaimana kalian menemukan kami?

Anak-anak!

- Ibu. - Mama.

Tuk. Tuk. Kiri.

Lo'ak.

- Hei. - Jake.

Kau baik-baik saja?

Kemarilah. Tak apa.

Kami baik-baik saja.

Hei, Norm.

Apa kabar?

Apa?

Apa &

Dude.

Oh.

Yeah, aku baik-baik saja soal masalah udara itu.

Tuktirey.

Kiri.

Iron Sky, Blue One actual.

Kami inbound di tembok kota.

Jadi, kau pikir dia masih dengan Sully?

Aku berani taruhan.

Ini bukan prioritasku.

Prioritasku adalah membangun kota ini

dan mengirim amrita kembali untuk membiayainya.

Dan menurutmu siapa

yang menentukan prioritasku, Jenderal?

Ini para petinggi besar.

Jadi ini ada konsep gambaran besar untukmu.

Bagaimana kita bisa mengolonisasi dunia ini

jika kita tidak bisa menghirup udara sialan ini?

Kau ingin menemukan bocah itu,

kau harus menemukan Sully.

Dan aku di sana. Aduh. Aduh.

Berapa banyak lagi ini, huh?

Tidak banyak lagi.

Itu yang kau katakan kemarin.

Jangan cengeng.

Ini scan terbaru.

Nah, kau lihat ini?

Ini semua miselium.

Ini pada dasarnya sama dengan jaringan hutan.

Entah bagaimana, itu mengkolonisasi dia,

menyebar melalui seluruh sistemnya

lalu membuat perubahan di tingkat sel. Maksudku, lihat.

Itu mengubah kimia darahnya,

sistem sarafnya, paru-parunya.

Bisa kau keluarkan?

Tidak, ini endosymbiont.

Kami pikir mereka membuat satu sama lain tetap hidup.

Bisa membunuhnya jika kita mencoba.

Tapi lihat. Maksudku, dia &

dia hidup.

Dia sehat.

Mungkin ini hal yang baik.

Hal yang baik?

Bagaimana jika lab RDA bisa merekayasa balik ini?

Bagaimana jika setiap manusia di Bumi

bisa tinggal di sini tanpa masker?

Uh, Jake, ada hal lain.

Duduk. Hei, bud.

Hei.

Oke, biarkan aku lihat. Hei.

Tetap-tetap diam. Tetap diam. Kau baik-baik saja.

Lihat itu.

Apa yang kau lakukan?

Apa itu?

Dia menumbuhkan kuru.

- Tunggu, apa? - Oh, yeah.

Ibu Agung,

apakah engkau di sana?

Tolong.

Dengarkan suara kecilku.

Aku berdoa kepadamu di hutan

untuk menyelamatkan temanku.

Aku berdoa sangat keras.

Tapi engkau tidak datang.

Engkau tidak menjawab.

Jadi aku harus melakukannya sendiri.

Aku tidak tahu bagaimana aku &

Aku &

Aku meminta akar-akar membantuku.

Aku tidak ingat bagaimana aku...

Tolong, jangan.

Tidak, jangan tutup aku.

Mengapa aku seperti ini?

Bagaimana aku melakukan hal-hal ini?

Tolong, bicaralah padaku.

Tolong.

Tidak, tidak. Tolong, tolong.

Tidak. Tidak.

Tidak. Tidak!

EEG baik-baik saja. Berkedip. Jadi...

Itu tekanan darah. Itu normal.

Kau ingin itu berkedip.

Lepaskan ini. Kiri.

- Jalankan lebih banyak tes. - Eywa tidak pernah datang padaku.

Sudah kubilang.

Aku tidak tahu bagaimana aku melakukannya.

Minum.

Kiri.

Anakku, engkau disentuh oleh tangan Para Ibu Agung.

Ini kami telah tahu sejak engkau lahir.

Ada sesuatu yang engkau sembunyikan.

Aku telah merasakannya seumur hidupku.

Katakan saja yang sejujurnya.

Kumohon.

Katakan padanya.

Sudah waktunya.

Anakku.

Kau tidak...

memiliki ayah, Kiri.

Apa?

Kau... Ibumu, Avatar Grace,

saat dia sedang hamil dulu,

Norm menjalankan beberapa tes.

Dan itu adalah kelahiran... Kelahiran partenogenetik.

Genetikmu identik dengan sang avatar.

Secara harfiah, memang tidak ada ayah.

Aku ini hasil kloning?

Cucuku.

Itu adalah kehendak Eywa.

Saat tubuh sang pemimpi terbaring di sini...

di tangan Sang Ibu Agung...

sebuah benih telah ditanamkan.

Itu benar-benar menyebalkan.

Itu membuatku terlihat semakin aneh.

Tidak, cucuku.

Kau adalah anak Eywa.

Aku tidak peduli... bagaimana itu terjadi.

Kau tetap putri kecilku.

Dan akulah satu-satunya ayah yang kau butuhkan.

Jika aku begitu istimewa,

mengapa Eywa menutup telinga untukku?

Kami tidak tahu alasannya, tapi kau terkunci darinya.

Semacam dinding pelindung (firewall).

Ya, ini seperti enkripsi.

Semakin keras kau mencoba menembusnya,

semakin kuat dia melawan balik.

Eywa punya jalan untukmu.

Meskipun dia memilih untuk menyembunyikannya,

kau harus percaya padanya.

Aku harus tahu jalan apa itu.

Tidak, kau harus berhenti bertanya.

Kiri, jika... jika kau mencoba terhubung lagi,

kau bisa mati.

Kau melakukannya di bawah air, dan kau akan mati.

Dia tidak bisa tinggal di sini.

Jika RDA menangkapnya...

kita tidak akan pernah bisa menghentikan mereka.

Jika dia begitu berbahaya, bagi rakyat, bagi segalanya,

kita sebaiknya membunuhnya saja.

Ini Spider.

Dia akan ikut dengan kita. Dia akan ikut...

ke terumbu karang.

Kita bisa melindunginya di sana.

Toruk Makto tahu yang terbaik.

Oh, ayolah, sayang.

Tidak seperti itu maksudku.

Keputusan sudah dibuat.

Tiga puluh meter. Bawa aku masuk ke sana.

Bawa aku tepat ke posisinya.

Bawa aku ke posisi itu bersama roketnya.

Sepuluh meter.

Ini dia. Dan...

Tembakan tepat di paru-paru.

Dia mati kehabisan darah.

Whoo!

Kapal iblis baru telah tiba.

Lebih besar.

Lebih banyak tulkun kita yang dibunuh.

Aku turut berduka, Saudaraku.

Jakesully,

sang buangan menghasut para pejantan muda.

Tulkun kita memanggil untuk rapat dewan...

untuk memutuskan nasibnya.

Kau harus beristirahat.

Ini harus segera dicabut. Lihat aku.

Anak-anak. Anak-anak, ikuti aku.

Tidak, aku serius. Saat ini tumbuh cukup panjang,

aku akan memiliki ilu-ku sendiri.

Skxawng (Bodoh).

Kau butuh ilu yang sangat kecil.

Lihat saja nanti,

aku akan mendapatkan skimwing-ku sendiri.

Oh, seekor skimwing? Lalu akulah yang akan tertawa.

Jadi, bagaimana bisa?

Putrimu, putrimu yang berdarah campuran itu,

tanpa pelatihan apa pun...

Tahan di sini.

Telah melakukan apa yang bahkan Tsahik tidak bisa lakukan?

Siapa kau berani mempertanyakan kehendak Eywa?

Aku adalah Tsahik!

Maka jadilah Tsahik!

Tanaman obat ini tidak berguna!

Obat dari hutanku sembuh jauh lebih cepat.

Sudah kukatakan kau harus istirahat.

Tapi kau tidak menurut.

Lalu kau malah menyalahkan obatku.

Diamlah.

Wanita bodoh.

Hati-hati, Tsahik, atau aku bisa saja lupa...

kalau kau sedang mengandung.

Sang Matriark telah berbicara.

Dia bilang sang buangan terus menerus...

menentang cara hidup tulkun.

Segala bentuk pembunuhan dilarang.

Dia diasingkan karena hal ini,

tapi dia melakukannya lagi.

Sang buangan menyerang kapal iblis,

membawa kematian bagi kaum kita.

Bahkan putra dari... Toruk Makto.

Ayah, mereka tak bisa menyalahkan Payakan soal itu.

Bukan sekarang.

Dia bilang dia terus membuat kekacauan,

menyebarkan ide buruk di antara kaum muda kita.

Itu omong kosong. Itu tidak benar.

Dia bilang dia hanya...

akan membawa lebih banyak kematian.

Hei, kenapa Ayah... tidak bicara?

Katakanlah sesuatu. Kumohon.

Dia bilang sang buangan... tidak boleh tinggal di...

perairan ini.

Dia harus pergi jauh... Tidak.

Ke tempat di mana Nyanyiannya... tidak bisa didengar.

Dibuang seumur hidup.

Itu tidak adil.

Keputusan sudah dibuat.

Tidak! Payakan!

Saudaraku! Kumohon.

Jangan. Payakan! Jangan.

Saudaraku!

Ini... Ini salah!

Ini salah!

Kau tidak berhak... bicara di sini.

Tidak. Payakan berjuang demi kita.

Dia berjuang demi kita. Lo'ak.

Dia menyelamatkan nyawa putrimu.

Ini rapat dewan. Dia menyelamatkan nyawanya!

Kau jangan bicara. Dia membela kita.

Ini rapat dewan. Lo'ak.

Para tetua... telah berbicara.

Kaum tulkun sedang diburu.

Mereka sekarat.

Lo'ak, sudah cukup.

Tidak!

Lo'ak bicara yang benar! Jangan, Tsireya.

Tidak! Putriku!

Payakan adalah prajurit! Tsireya.

Dia berjuang demi kita.

Lebih dari kau. Atau kau.

Lebih dari kalian semua!

Dia berjuang demi kita! Duduklah!

Lo'ak.

Bawa dia dari sini! Kau tidak berhak bicara di sini, nak.

Beri jalan. Ayah!

Dengarkan dia!

Kita sedang dalam rapat dewan!

Para tetua telah berbicara.

Apa yang kau lakukan?

Ayah tak pernah membelaku!

Duduklah. Ikut aku.

Rapat dewan berlanjut.

Kita sedang berperang. Kau paham itu?

Jika kau melanggar perintah, orang-orang akan terbunuh.

Dengan adanya Spider di sini, kita mencoba menjaga profil rendah.

Tapi si pembangkang itu ada di luar sana.

Dia menghasut para pejantan muda.

Dia akan mendatangkan seluruh RDA kepada kita.

Ayah ingin dia pergi.

Itu sebabnya Ayah tak mengatakan apa pun.

Dia itu liar dan berbahaya.

Dia persis sepertimu. Bahkan, jika kau tidak pergi...

kepadanya sejak awal,

jika kau tidak melanggar perintah,

maka kakakmu masih akan...

Itu bukan salahku.

Ayah, itu...

Itu bukan salahku!

Lo'ak.

Temuilah dia, Jake.

Atau kau akan kehilangan putra yang lain.

Tak ada yang ingin kukatakan padanya.

Jangan salahkan Lo'ak.

Kau bilang kau bisa melindungi keluarga ini.

Hanya itu, yang bisa kau lakukan.

Ya, kupikir kita akan aman di sini.

Putra kita sudah mati, Jake.

Aku memang salah!

Apa yang kau ingin aku katakan?

Bahwa setiap keputusan yang kubuat...

demi keluarga ini salah?

Bahwa aku membunuh putra kita?

Dan kita masih di sini, di tempat ini...

menyembunyikan si kulit merah muda ini,

si makhluk asing ini.

Jika aku harus memilih...

antara keluargaku dan si kulit merah muda,

aku akan membunuhnya sekarang juga.

Cukup, cukup, hentikan.

Jangan begini. Dengar.

Jangan teruskan ini.

Kau sudah pernah memilih...

antara keluargamu dan si kulit merah muda, ingat?

Kau tak bisa hidup seperti ini, sayang.

Dalam kebencian.

Aku membenci mereka, Jake. Aku membenci mereka.

Aku membenci mereka.

Aku benci tangan kecil merah muda mereka.

Aku benci kegilaan di dalam pikiran mereka.

Aku ini manusia.

Di dalam sini.

Kau membenciku?

Aku akan selalu jadi asing bagimu, bukan?

Tak peduli berapa lama aku hidup dalam kulit ini.

Apa kau membenci anak-anakmu?

Dengan tangan asing mereka?

Tidak.

Apa kau malu...

setiap kali mereka membuat kesalahan,

setiap kali mereka terlihat berbeda?

Itu karena ada... sisi manusia di dalam mereka, kan?

Ya.

Maafkan aku, sayang.

Maafkan aku.

Aku minta maaf.

Kita harus tetap kuat saat ini.

Keluarga ini adalah benteng kita.

Kaum Na'vi berkata saat kau menyentuh baja...

racunnya akan meresap ke dalam hatimu.

Lo'ak!

Saudaraku.

Lo'ak.

Tetaplah hidup, Saudaraku.

Kami membutuhkanmu.

Kami menyayangimu.

Ada keagungan di dalam dirimu.

Kekuatan para leluhur ada di sini.

Busur bisa diperbaiki.

Bagus. Bagus.

Saatnya pembuktian.

Whoa.

Jalanlah.

Kau merasakannya?

Tentu saja.

Aku punya sirip.

Ya, kau memilikinya.

- Whoo! - Whoo!

Cepatlah, Anak Monyet!

Whoo!

Kau. Tiarap!

Mata menghadap tanah.

Tetap tenang, rakyatku.

Tetaplah tenang.

Spider. Huh?

Kurasa kita membuang waktu kita, Kolonel.

- Mereka tidak tahu apa-apa. - Oh, mereka tahu.

Mereka hanya tidak bicara.

Kita punya satu cara lagi, tapi ini radikal.

Hei, kau ingat aku, bukan?

Whoa, whoa, whoa.

- Milikku! - Tenanglah.

- Bawa dia berdiri. - Aku membawa sesuatu untuk Tsahik-mu.

- Bawa aku ke Tsahik-mu... - Jalan!

- Hei, hei! - Jalan!

Tidak perlu begitu.

- Aku mengawasimu. - Terus jalan.

Jalan!

Tsahik.

Apa yang dia lakukan di sini?

Tsahik.

Akan kubawakan sebanyak yang kau mau.

Siapa namamu, Orang Langit?

Quaritch.

Kolonel Miles Quaritch.

Hmm.

Sentuh aku dengan benda itu lagi, akan kubunuh kau.

Kau tidak akan membunuh siapa pun.

Nyonya, aku terpaksa tidak setuju.

Lepaskan dia.

Trik yang bagus...

Quaritch.

Kau berikutnya, manis.

Jadi pikirkan baik-baik tentang apa yang ingin kau lakukan.

Ayo.

Kita akan bicara di dalam.

Apa yang kau lakukan, Bos?

Nyaman juga.

Dengar, masalahnya adalah...

semua orang berbohong padaku.

Mereka bilang...

kau bisa membuat sebuah batu mengatakan kejujuran.

Kau mencari seorang pria, Orang Langit lain sepertimu.

Tidak sepertiku.

Tidak, dia seorang pengkhianat.

Kalau begitu, dia harus mati.

Varang bisa membantumu menemukan pria ini.

Dan yang lainnya yang kau cari.

Sang...

penghirup udara ini.

Pertama, aku harus melihat jiwamu.

Diamlah.

Tetap diam.

Whoa.

Whoa. Whoa.

Whoa.

Benda ini kuat sekali.

Ini...

adalah satu-satunya hal murni di dunia ini.

Api itu datang dari gunung... saat aku masih kecil.

Membakar hutan kami.

Mengambil segalanya.

Rakyatku kelaparan.

Mereka menangis meminta tolong.

Tapi Eywa tidak datang.

Jadi aku mendatangi api itu.

Dan aku mempelajari caranya.

Akulah sang api.

Melalui tanganku, rakyatku tumbuh kuat.

Kami tidak menyerah dan mati... hanya karena Eywa...

memalingkan punggungnya pada kami.

Kami berpaling dari Eywa...

seorang ibu yang lemah...

untuk anak-anak yang lemah.

Kami tidak menyusu... pada payudara kelemahan.

Sekarang...

hanya kata-kata jujur... yang akan keluar dari lidahmu.

Mmm.

Kau punya hati yang kuat.

Tanpa rasa takut.

Aduh.

Aduh.

Tadi itu tidak keren.

Akan kumakan hatimu, Quaritch.

Oh.

Tapi pertama-tama, kau akan menjawabku.

Mengapa kau di sini?

Aku di sini untukmu.

Kau ingin mengabdiku?

Aku tidak mengabdi pada siapapun.

Aku membutuhkanmu.

Yah, aku tidak membutuhkanmu.

Tapi aku mungkin menjagamu...

sebagai budakku...

untuk menghiburku.

Terdengar seperti akhir pekan yang seru, tapi...

bukan itu yang sebenarnya kau inginkan.

Dan apa yang kuinginkan?

Sesuatu yang belum pernah kau miliki.

Seseorang yang setara.

Kau ingin menyebarkan apimu... ke seluruh dunia.

Ya.

Akan kuberikan senjata.

Akan kuberikan alat komunikasi.

RPG (Peluncur roket).

Oh, itu "sihir" yang kuat.

Memimpin dari kejauhan, menyerang bagaikan kilat.

Klan-klan itu...

sejauh kau bisa terbang,

mereka akan berlutut di hadapan Varang.

Kau ingin menantang Eywa...

kau membutuhkanku.

Aku Melihatmu.

Tentu saja kau bisa melihatnya.

Saat aku bisa terhubung kembali, suatu hari nanti,

kapanpun itu,

aku bisa menjadi pemandumu di Dunia Roh.

Bolehkan aku pergi sekarang?

Tidak.

Tidak tanpa aku.

Orang Langit tidak bisa asal muncul.

Itu akan membuat leluhur ketakutan.

Mereka mulai berdatangan...

untuk Perjamuan Anak Tulkun.

Anak-anak tulkun setahun...

dan bayi-bayi terumbu bersama-sama.

Menjalani ikatan pertama mereka dengan Eywa.

Itu akan sangat indah.

Coba kulihat.

Terlihat bagus.

Aku suka ini di tubuhmu.

Datanglah ke festival itu.

Tidak, tidak perlu.

Kalau begitu aku akan tetap di sini bersamamu.

Lo'ak, aku tidak seharusnya mengatakan ini padamu, tapi...

saudara tulkun-ku bilang...

mereka telah mendengar suara Payakan,

sangat samar, memanggil klan kelahirannya.

Di mana?

Nyanyian tulkun merambat sangat jauh melalui air, Lo'ak.

Kumohon.

Lo'ak.

Dah, Ibu.

Kau mau ke mana?

Cuma keluar sebentar.

Ada sesuatu yang harus kulakukan.

Lo'ak!

Lo'ak!

Lo'ak, tunggu!

Lo'ak.

Kita tidak boleh pergi.

Perjamuan Anak Tulkun lima hari lagi.

Aku harus pergi. Ini salahku.

Kita akan pergi.

Kita semua.

Ambil senjata dan makanan.

Jangan beritahu siapa pun.

Anak-anak kita pergi mencarinya.

Kau membiarkan mereka?

Mereka tidak minta izin.

Baiklah, kita panggil para penunggang.

Kita akan menyusul mereka.

Kita tidak bisa mencari di seluruh samudra.

Kita butuh para prajurit di sini untuk Perjamuan Anak Tulkun...

jika kapal-kapal iblis itu datang.

Anakku di luar sana sendirian.

Dia akan kembali saat dia sudah siap.

Inilah jalannya.

Lihat apa yang dia lakukan.

Jake, kekuatan para leluhur...

mengalir di pembuluh darah putramu.

Kau harus percaya itu.

Cara air... tidak memiliki awal...

dan tidak memiliki akhir.

Laut adalah rumahmu...

sebelum kelahiranmu...

dan setelah kematianmu.

Di mana sosok yang... mereka sebut Toruk Makto?

Berapa banyak ikan di laut?

Satu, dua.

Berapa banyak burung di langit?

Satu, dua, tiga...

Maksudku, ayolah, tidak bisakah kau minta Eywa...

untuk membuatku sedikit lebih tinggi?

Mungkin bahkan sedikit lebih biru.

Tidak.

Aku sedang sibuk menyelamatkan nyawamu.

Skxawng (Bodoh).

Hanya sedikit saja.

Beberapa sentimeter saja.

Dia adalah Ibu Agung.

Dia bisa melakukan apa saja.

Kau sudah sempurna... apa adanya.

Ayo, Anak Monyet.

Selanjutnya adalah...

aku akan belajar cara menunggangi skimwing.

Supaya kau bisa menjadi prajurit perkasa...

dan melindungi kami semua.

Hei, bukan masalah seberapa besar tubuh anjingnya...

tapi seberapa besar nyali anjing itu.

Apa itu?

Si...

Lari!

Lari!

Cepat!

Pergi. Cepat!

Spider.

Di sini, bajingan!

Kemari!

Hei, skxawng!

Lewat sini, keparat!

Ayo, bodoh!

Cuma itu kemampuan kalian?

Sial!

Hei, hei!

Tenanglah di sana, koboi.

Hati-hati dengan pisau itu. Begitulah cara orang terluka.

Si penghirup udara.

Kita terbang.

Menyebar.

Dragonfly, Blue One. Kalian diizinkan masuk.

- Ada apa? - Tuk!

Mereka mengepung kita. Siapkan senjata.

Senjata!

Di mana saudaramu?

Dia sedang mengambil air.

Di mana Kiri? Di mana Spider?

Ayah!

- Di mana Spider? - Mereka membawanya.

Kolonel biru itu membawanya.

Bawa dia.

Tenanglah.

Jangan takut.

Jangan takut!

Jake Sully!

Bawa gadis-gadis itu, dan pergi sekarang!

Aku tidak akan pergi tanpamu.

Jangan. Mereka menangkap Spider.

Tak ada lagi yang menghalangi mereka.

Kau sudah lihat apa yang bisa mereka lakukan.

Orang-orang ini akan mati.

Kau tak bisa meminta ini.

Suamiku, aku tak bisa.

Inilah satu-satunya cara.

Jake Sully!

Tunjukkan dirimu!

Kau harus pergi. Kau harus pergi sekarang juga.

Bawa adikmu. Pergi dan bersembunyilah.

Cepat!

Jika kau tinggal, aku juga tinggal.

Aku akan membunuh banyak orang!

Apa pun yang terjadi, jangan angkat busur itu.

Kau bersumpahlah padaku.

Aku tahu dia ada di sini.

Serahkan dia padaku.

Dia adalah Metkayina.

Dia adalah bagian dari kami.

Dia adalah bagian dari kami!

Bakar sesuatu.

Dragon 2-4, luncurkan serangan pembakar...

- di pusat desa. - Dimengerti.

Beralih ke bom pembakar.

Aku ingin Jake Sully!

Berhenti. Jangan. Tahan tembakan.

Tahan tembakan. Berhenti.

Berhenti menembak.

Diterima. Mundur.

Inilah jalanku, Saudaraku.

Kolonel.

Kopral.

Bawa aku...

dan biarkan keluargaku serta orang-orang ini tenang.

Belum cukup.

Aku butuh istrimu juga.

Kau dapat aku.

Keduanya atau akan kuratakan tempat ini dengan tanah.

Ibu hamil, anak-anak.

Akan kutembus kepala nenek peot ini...

sampai ke belakang gubuk...

karena aku sama sekali tak peduli.

Dan teman-temanku di sini...

mereka sudah tak sabar menghabisi kalian...

dan mengambil kulit kepala kalian.

Benarkah?

Kita mau melakukan ini?

Saat aku menurunkan tanganku...

kau dan pacar barumu mati.

Kau terutama, akan mati berkali-kali.

Kalau aku mati, semua orang di sini juga mati.

Mungkin saja.

Kupikir kau bisa membunuh sebagian kami, tapi tidak semuanya.

Mungkin kami akan menyerbu kalian...

dan kapal tempurmu akan ragu...

karena kita semua terlihat sama.

Dan saat itu, ketika kau memohon... nyawamu...

akan kukubur kau.

Wah, sialan, Kopral.

Aku tak tahu kau ini cerdik atau cuma gila.

Kau tak pernah terlihat sepintar itu bagiku.

Aku butuh janjimu, sesama marinir.

Keselamatan...

bagi orang-orang ini.

Bakar mereka semua, Quaritch.

Apa kita sepakat?

Setuju.

Mau janji kelingking?

Bawa dia.

Balik badan.

Jalan.

- Ayo berangkat. - Cepat.

Lain kali kalau begitu... Nyonya Sully.

Bersiaplah.

Apa yang kita punya?

Bu, ada serbuan besar.

- Pasukan Banshee mendekat. - Aku tahu.

- Kalau begitu tembak mereka. - Tidak bisa, Bu.

Senjata terkunci otomatis.

Mereka semua memiliki tanda pengenal kawan.

Perluas areanya.

Echo 1-6, cegat targetnya.

Baiklah. Oke.

Tahan dia di sana.

Tenang, tenang.

Ayo jalan.

- Jake! - Tangkap dia.

Ayo. Gerak.

- Jake! Jake! - Bawa dia masuk.

Jake!

Berdiri.

Misi selesai, Jenderal.

Jake Sully.

Sang Toruk Makto sendiri.

Tak cukup bagimu hanya membagikan senjata,

kau bahkan membawa musuh ke dalam perimeter.

Bukan musuh.

Sekutu.

Jenderal Ardmore, perkenalkan ini Varang,

Tsahik dari klan Mangkwan.

Biar kuperjelas ini, Kolonel Cochise,

aku ingin setiap orang liar ini

dikawal keluar dari markasku secepat mungkin,

termasuk nona kecilmu yang satu ini.

Jangan konyol, Jenderal.

Terimalah kemenangan ini.

Kita menangkapnya, semuanya!

Hah?

Akhir dari sebuah era!

Ya!

Whoo!

Tsahik.

Ayo jalan.

Tenang, tenang.

Kau akan merasakan ini sedikit saja.

Jangan bergerak.

Hampir selesai.

- Bagus. Tahan di sana. - Beberapa detik lagi.

Payakan!

Payakan!

Bangsa Na'vi berkata laut membasuhmu hingga bersih.

Payakan!

Ini Lo'ak.

- Itu dia. - Lo'ak.

- Itu dia. - Lo'ak!

Skxawng, di sebelah sini.

Lo'ak!

Tsireya!

Mereka juga berkata, jika kau melihat penghuni laut dalam,

sang Tsyong...

mereka adalah roh yang diutus untuk menghakimimu.

- Tsyong! - Pergi, pergi, pergi.

Lo'ak. Lo'ak.

Lo'ak! Lo'ak!

Tsireya.

Terima kasih, Ibu Agung.

Ayo, biarkan dia bernapas.

Lepaskan dia.

Tak percaya kalian datang menjemputku.

Jalan temanku adalah jalanku juga.

Apa ini adikmu?

Ya.

Bagaimana dengan Payakan? Apa dia mendengarnya?

Dia sudah dekat. Dia datang sekarang.

Jadi, apa yang kau temukan?

Miselium ini hidup di dalam tubuhnya...

Tunggu, ada sesuatu yang hidup di dalam dirinya?

Ya, ini adalah endosimbion.

Ini entah bagaimana mengatur pertukaran ion...

Oke, cukup. Aku tak perlu tahu cara kerjanya.

Aku hanya ingin tahu apakah kita bisa menggandakannya.

Keluarkan aku dari sini, kalian brengsek!

Sudah kukatakan pada para pecundang bersarung tangan itu

untuk membiarkanmu sejenak.

Di mana Jake?

Dia dikurung, di tempat yang seharusnya.

Ini.

Kubawakan burger untukmu.

Kau jangan menyakitinya.

Dia bukan bagian dari hidupmu lagi.

Kau bersamaku sekarang.

Aku ayahmu.

Ayahku sudah mati.

Kau hanyalah mahluk buatan

yang mereka jejali dengan ingatannya.

Tidak, tidak.

Aku tetap diriku. Sudah kuperiksa.

Ya, lihat ini.

"Kolonel Miles Quaritch."

Telah wafat.

Kau tahu, kita tidak punya banyak kesempatan

untuk banyak bicara

saat kita berada di hutan bersama, tapi...

Aku harus berterima kasih.

Maksudku, kau menarikku keluar dari kapal karam itu.

Kau menyelamatkan nyawaku.

Ya. Harusnya aku tidak melakukan itu.

Mungkin itu benar.

Mungkin jauh di dalam hati, sebenarnya tidak.

Apapun itu,

aku berhutang padamu.

Dan aku harus mengatakan padamu bahwa...

Nak, aku bangga padamu.

Kau anak yang luar biasa. Kau punya...

keberanian, kecerdasan, dan...

Nak, kau punya hati sekuat singa.

Aku melihat diriku dalam dirimu. Oh, ya.

Kuberitahu siapa yang sebenarnya kulihat dalam dirimu,

dan itu adalah ibumu.

Oh, kawan.

Dia itu... sangat ganas.

Sulit dihadapi, tapi...

Aku mencintainya.

Dan, wah, dia sangat mencintaimu.

Hal tersulit yang pernah dia lakukan

adalah menaiki kapal tempur itu hari itu,

pergi ke medan perang,

meninggalkan bayi kecilnya.

Ibumu gugur sebagai pahlawan, Nak.

Kau juga memiliki keberanian itu di dalam dirimu.

Bagaimanapun juga, aku ke sini bukan untuk

mengajakmu bernostalgia.

Aku hanya mampir untuk bilang bahwa aku ada untukmu.

Jika kau membutuhkanku.

Aku di sini untukmu.

Boleh kusimpan ini?

Makanlah sesuatu, ya?

Saudaraku!

Aku Melihatmu, Saudaraku.

Apa itu?

Apa yang salah?

Tidakkah kau temukan klan kelahiranmu?

Tulkun sudah mulai berdatangan,

tapi kumpulannya belum mencapai puncak sampai gerhana,

yaitu lusa, dan saat itulah kita menyerang mereka.

Tidak, tidak, tunggu sebentar. Tidak...

Maksudmu pembantaian besar-besaran? Uh-huh.

Ratusan yang tewas. Seluruh kawanan akan musnah.

Itulah kehebatan rencana ini.

Kita penuhi kuota setahun dalam satu hari.

Mereka makhluk yang cerdas dan berjiwa.

Siapa kau?

Ian... Ian Garvin. Ahli biologi laut.

Makhluk-makhluk ini, mereka punya budaya, punya musik,

mereka punya nama untuk satu sama lain.

Ini terorganisir.

Kumpulan ini dilakukan dengan sengaja.

Ini adalah pertemuan spiritual bagi mereka...

Berhentilah merasa paling benar, Garvin.

Kita semua sudah membuat kesepakatan.

Tidak, aku tidak setuju untuk hal ini!

Dr. Garvin.

Dr. Garvin, terima kasih.

Protes Anda sudah kami catat.

Oh, sudah dicatat? Ya.

Tim kapal selam dan kapal cepat,

kalian akan membentuk barisan.

Kalian giring kelompok keluarga itu

ke sini, ke titik jebakan alami

di antara pulau-pulau ini.

Kami menangkapmu, Sully!

Aku tak percaya kita menangkapnya.

Hei! Beri jalan.

Buka jalannya.

Senjatanya, Tuan.

Sampai di sini saja, Jake.

Pukul 06.00 besok pagi.

Varang menginginkan jantungmu,

tapi aku akan memakai cara lama.

Regu tembak.

Selfridge bilang itu "citra yang lebih baik."

Ya. Jadilah anjing yang patuh bagi para petinggi.

Ini bukan soal mereka.

Ini soal aku dan kau.

Tentang seorang Marinir yang mengkhianatiku.

Tentang pria dan wanita yang tewas karena aku.

Ingatan orang mati.

Miles Quaritch sudah tiada.

Kau bebas,

dan ada dunia luas di luar sana.

Ada hal-hal yang takkan pernah dimengerti

oleh para petinggi itu.

Na'vi menyebutnya "kame", "Melihat".

Dan Lihatlah dunia ini.

Lihatlah dirimu sendiri.

Sampai jumpa...

pukul 06.00 pagi.

Terakhir kali, aku dapat dua.

Ya, tapi mereka adalah

yang paling buruk rupa di desa itu.

Buka. Awasi dia.

Tangan di dinding. Tangan di dinding!

Baiklah, aman. Tutup. Ayo pergi.

Bukan apa-apa. Cuma salah satu pengintai Quaritch.

Awasi aku.

Oke, kau punya gelar PhD.

Seberapa sulitkah itu?

Ah, tidak gila, kawan. Seandainya aku...

lebih tinggi empat atau lima kaki. Ya.

Merasakan penghisapnya, tapi mereka juga setajam pisau.

Mereka tidak lunak.

Teman-teman, kita akan pergi minum.

Lihat yang ini.

Ada apa, manis?

Dia menginginkanku. Ah.

Apa?

Hei.

Quaritch.

Quaritch.

Kami adalah api. Mangkwan.

Quaritch.

Quaritch.

Jangan bersuara, penyihir.

Di mana Jakesully?

Ah, sang istri. Sangat setia pada suaminya.

Bicara atau kupotong.

Di mana?

Aku tidak akan bertanya lagi.

Tidak, tunggu.

Tunggu.

Melewati perkemahan.

Sebuah kandang untuk hewan.

Bawa aku ke sana.

Jalan. Ke arah mana?

Hei, cantik!

Bergabunglah ke pesta.

Kejar dia.

Aku mau jantungnya!

Ayo, ayo, ayo.

Cari perlindungan!

Awas. Kosongkan area ini!

Jake!

Jenderal.

Jangan sekarang. Sedang ada masalah. Tidak...

Aku sedang ada masalah.

Bocah itu kabur, dan aku ingin dia kembali.

Hidup-hidup.

Tembaki dia.

Hei. Whoa.

Berhenti. Berhenti!

Minggir, teman-teman. Geser.

Tembak. Hajar dia.

Minggir, teman-teman.

Turunkan pedangmu.

Pergilah, Jake.

Tembaki dia.

Mundur.

Kena kau.

Incar kameranya.

Oke. Tetaplah bersamaku.

Tetap bersamaku.

Apa yang kulakukan?

Apa yang sedang kulakukan?

Ayo! Mundur.

Apa protesku sudah dicatat sekarang, bajingan?

Jake,

lewat sini.

Bukan. Bukan, lewat sini. Lewat sini.

Ayo. Oke.

Ian Garvin, biologi laut.

Oh.

Ayo. Hei, aku harus bilang,

aku penggemar berat segala hal yang kau lakukan.

Aku merasa sangat terkagum-kagum sekarang.

Caramu mem... Diamlah.

Apa rencananya?

Cuma sejauh ini rencanaku.

Kalau begitu, tidak ada rencana.

Hanya Neytiri.

Ayo.

Ayo, ayo, ayo.

Cepat, cepat.

Kenapa kau melakukan ini?

Akan ada perburuan tulkun besar-besaran

lusa nanti.

Mereka akan menyerang dengan setiap kapal yang mereka punya.

Saat Calf Communion.

Kau harus menghentikan mereka.

Hanya kau yang bisa melakukannya.

Ayo.

Sa'ata...

Ayo pergi.

Oh, Tuhan. Bersembunyi.

Pergi sekarang. Pergi.

Oh, sial.

Sialan.

Brengsek.

Pergi! Keluar dari sini!

Oh, sial.

Lima 1-6, ada target yang terkepung di balik kendaraan.

Apakah itu Sully? Dia terkepung.

Ganti rudal. Hancurkan dia.

Dimengerti. Ganti ke rudal.

Hei, ingat aku?

Benar sekali, pendejos. Ya.

Aku tidak butuh omong kosong ini.

Apa yang akan kau lakukan? Kau mau menembakku?

Bocah itu bersamanya. Si penghirup udara.

Dia menghalangi bidikanku. Pindah, pindah.

Jangan tembak. Beritahu dia jangan menembak.

Lima 1-6, ini Blue One.

Tahan tembakan. Tetap pantau dia secara visual.

1-6, tahan tembakanmu.

Kirim lebih banyak pasukan ke posisi itu.

Ya, kau takkan menembakku. Kau tahu kenapa?

Karena kau tidak bisa.

Tapi kau tahu apa yang bisa kau lakukan?

Kau bisa mencium bokongku.

Ya. Ayo, Jake.

Lari. Apa yang kau lakukan?

Ayo. Lari. Cepat. Ayo.

Dia bergerak ke barat.

Mengunci target. Bidikan tidak bersih.

Hei, tetap di belakangku.

Tetaplah dekat denganku.

Aku tidak akan memainkan permainan ini.

Lima 1-6, lepaskan tembakan.

Tidak, jangan menembak. Singkirkan dia dari sana.

Batalkan itu. Tahan tembakan.

Lari, cepat, lari.

Lima 1-6...

Apa yang kau lakukan? Lima 1-6,

ijin menembak diberikan. Bebas gunakan senjata.

Tidak bisa. Aku kehilangan visual. Sedang berputar balik.

Dia berputar kembali. Lewat sini.

Ini adalah Blue One. Tahan tembakan kalian.

Lima 1-6, ijin menembak diberikan.

1-6, masuk menyerang.

Tunduk!

Ma Jake.

Neytiri.

Sayang.

Aku tak tahu harus menciummu atau meneriakimu.

Kau membuang-buang waktu.

Ayo. Kita pergi.

Ayo pergi.

Mendarat di mana saja.

Kawan, aku harus buang air kecil sekarang.

Kalian mendarat tepat waktu.

Ada apa?

Kenapa kita berhenti?

Mereka bahkan tidak menaruh resleting di benda ini.

Itu bodoh sekali.

Ide bagus.

Minum dulu, baru kencing di sungai.

Ada apa, Jake?

Aku salah.

Kita tidak bisa melindunginya.

Aku harus melepas benda ini. Gatalnya minta ampun.

Quaritch menguasai wanita ini.

Dia bisa menemukan kita ke mana pun kita pergi.

Mereka akan menangkapnya.

Mereka akan mempelajarinya.

Dan saat manusia bisa menghirup udara kita...

maka mereka akan menyebar ke seluruh dunia ini,

dan mereka akan menghancurkan hutan-hutan,

lautan, semuanya.

Sama seperti di Bumi.

Maka bangsa Na'vi akan musnah.

Para tulkun akan musnah.

Dan aku tak bisa membiarkan itu terjadi.

Kawan. Kau lapar?

Karena aku lapar sekali.

Kau benar.

Ini harus dilakukan.

Jake.

Dia menyelamatkan nyawamu.

Ini adalah satu-satunya jalan.

Spider...

Kemarilah.

Apa yang terjadi?

Ada apa?

Ikut saja denganku.

Ayo. Kita pergi.

Hei, tunggu sebentar. Aku harus kencing.

Tetaplah dekat.

Ke mana kita pergi?

Diamlah.

Jadi, apakah ini, semacam pembicaraan?

Kemarilah.

Ayo. Ayo.

Jalan.

Ini akan berhasil.

Berlutut.

Berlututlah.

Tidak. Berlututlah.

Tolong.

Jake, tolong hentikan.

Mata ke depan. Jangan bergerak.

Tolong, kau tidak harus melakukan ini.

Sstt.

Tolong.

Ibu Agung, apakah Engkau di sini?

Kau tidak harus melakukan ini.

Bimbinglah tanganku.

Kumohon jangan lakukan ini.

Berikan aku kekuatan.

Berhenti saja.

Kumohon berhenti. Kumohon.

- Jangan lihat aku. - Tolong.

Jangan lihat aku.

Maafkan aku, Nak.

Aku akan jadi anak baik.

Semoga rohmu kembali ke Eywa.

- Aku janji. - Semoga tubuhmu... kembali ke hutan...

Tolong, Ayah.

Untuk menjaga Keseimbangan Agung.

Semoga para leluhur menyambutmu.

Tolong.

Semoga para leluhur mendekapmu.

Semoga mereka menyanyikan Lagumu.

Aku tahu aku harus pergi ke Eywa sekarang.

Tidak apa-apa.

Tapi...

Apakah Ayah...

Apakah Ayah masih mencintaiku?

Dengan segenap hatiku.

Ma Jake. Ma Jake.

Aku Melihatmu.

Apa pun yang terjadi, tidak akan jadi seperti ini.

Maka kita akan temukan jalan lain.

Ayahku tahu di dalam hatinya...

hanya akan ada... satu jalan keluar.

Tak peduli bagaimana kau membayangkan dirimu...

sebagai seorang ayah...

sebagai seorang suami...

cepat atau lambat...

kau akan kembali ke jalan itu.

Halo, kawan lama.

Toruk mencintai ayahku.

Ia tahu mereka lebih hebat saat bersama.

Bahwa saat mereka terbang...

akan ada pertumpahan darah.

Dia datang.

Toruk Makto!

Tidak, tidak. Hanya... Kumohon, berdirilah.

Berdirilah. Kumohon.

- Sayang. - Jake.

Kumohon. Tidak apa-apa.

Semua baik-baik saja.

Pergilah sekarang...

ke seluruh klan dalam jarak sehari perjalanan...

dan beri tahu mereka...

Beri tahu mereka Toruk Makto memanggil.

Dan katakan pada mereka...

harinya telah tiba.

Dan begitulah yang terjadi...

bahwa Toruk Makto telah kembali.

Ayahku menyatukan klan-klan... sekali lagi.

Dia memberikan pidato-pidato hebat.

Banyak anak panah yang disatukan...

takkan bisa dipatahkan.

Kita tidak bisa dipatahkan!

Namun ia tahu itu saja tidak cukup.

Pemimpin Agung, tetua yang bijak,

Orang Langit sedang menuju ke sini.

Ke sini, hari ini.

Sekarang juga.

Untuk membantai keluarga tulkun kita.

Aku mohon padamu,

bertarunglah bersama kami.

Dia berkata, "Kami menghormati Toruk Makto,"

"tapi adat kami sudah kuno."

"Kami percaya..."

"bahwa membunuh hanya akan membawa pembunuhan lain,"

"dalam lingkaran kekerasan spiral yang tak berujung."

Dengarkan kata-kataku.

Orang Langit takkan pernah berhenti.

Tidak sampai tulkun terakhir habis diburu.

Lo'ak.

Berhenti.

Lo'ak, apa yang kau lakukan? Kau tidak boleh di sini.

Ayah, tunggu.

Aku adalah Saudara tulkun. Aku berhak bicara.

Lo'ak mengatakan kebenaran. Kalian harus dengarkan.

Tsireya.

Dia berkata, "Saudaranya adalah orang buangan."

Kau tidak punya kedudukan di sini.

Jika dia buangan...

maka aku juga buangan.

Dan aku pun buangan.

Putriku, diam.

Tidak.

Ayah takkan pernah melihatku lagi.

Dan aku beserta Saudaraku adalah buangan.

Aonung.

Dan kami... juga buangan.

Dia berkata, "Kau boleh bicara."

Dengarkan kata-kataku.

Saudaraku kembali ke klan kelahirannya

untuk membela mereka,

tapi klannya telah musnah oleh kapal-kapal iblis itu.

Hanya Ta'nok yang selamat,

karena dia melawan balik.

Majulah.

Ta'nok berkata,

"Aku berbicara demi para ibu yang mati..."

"dan anak-anak tulkun yang mati."

"Aku berbicara untuk bangsaku dan semua Lagu kami."

"Hilang.

Selamanya."

Dia berkata,

"Aku yang terakhir. Saksi buta atas akhir kami."

Ta'nok berkata, "Jalan hidup tulkun harus berubah.

Payakan menunjukkan jalan kita."

"Kita harus bertarung."

Kita harus melawan!

Apa yang dikatakannya?

Mereka yang akan memutuskan.

Lihatlah semua ini.

Maksudku, ada ratusan dari mereka.

Dan lihatlah para tetua ini.

Semakin tua semakin baik.

Mereka tak pernah berhenti tumbuh,

yang berarti lebih banyak amrita.

Dan lihat induk yang ini.

Panjangnya pasti... 100 meter.

Kau memberi pengarahan tanpaku.

Sebuah kelalaian, asumsiku.

Bukan, itu bukan kelalaian.

Setelah kegagalanmu dengan Sully,

kau sudah tamat, Kolonel.

Kau ditahan di markas... sambil menunggu penyelidikan.

Aku keberatan soal itu. Aku harus berangkat.

Sully akan ada di sana, yang berarti Spider

juga akan ada di sana.

Don't look at him.

Dia sendiri selangkah lagi masuk penjara.

Jangan atur dia untuk tidak melihatku.

Apa yang akan kau lakukan? Hubungi Ayah?

Maksudmu sang ketua direksi? Cukup.

Aku masih bisa menyelesaikan misi ini.

Lihat dirimu.

Kau memalukan bagi seragammu.

Itu pun jika kau ingat apa itu seragam.

Kau dilarang terbang, Kolonel.

Selamanya.

Kenapa kau di sini, Nak?

Untuk berdoa, Tsahik.

Bukan, anakku.

Kenapa kau datang kepada kami?

Mungkin...

itu untuk momen ini.

Hanya orang pilihan yang boleh memanggil...

sang Ibu Pejuang.

Tsahik.

Kau mulai mengalami kontraksi.

Aku takut kita... kita tidak akan selamat dari ini.

Kiri.

Dengarkan kata-kataku.

Jika ada sesuatu yang bisa kau lakukan,

maka kau harus melakukannya.

Kau memiliki hati yang kuat.

Ini.

Aku ikut dengan Ayah?

Tidak, aku butuh kau di sini.

Aku tak bisa melakukan ini...

kecuali aku tahu kalian anak-anak aman.

Tetap di posmu apa pun yang terjadi.

Kau mengerti?

Dimengerti, Pak.

Jika ayahmu dan aku tidak kembali,

bawa Spider dan gadis-gadis itu,

dan pergilah sejauh dan secepat mungkin.

Luar biasa.

Jenderal, fluks ini di luar skala.

Jaga jarak radius dari iblis fluks itu.

Benda itu akan mencabik wajahmu.

Diterima. Pembawa senjata bergerak ke kanan.

Oke, teman-teman.

Mari kita cari keuntungan.

Ya.

Ayo. Lakukan ini.

Whoo!

Tim kapal selam, masuk ke air.

Ya, sayang.

Ayo lakukan ini.

Ada tanda-tanda musuh?

Nihil. Tidak ada pergerakan.

Dan kawanan besar itu

hanya melakukan aktivitas mereka.

Sangat mudah, Scoresby.

Tahan.

Tahan saja.

Tahan.

Tahan.

Tunggu sebentar.

Tidak ada jantan

dan tidak ada betina besar.

Tidak ada para tetua.

Semuanya tahan posisi.

Pak, aku mendapat sinyal besar.

Tulkun. Yang besar.

Banyak yang berukuran besar.

Banyak tulkun menuju ke sini.

Scoresby, kukira kau bilang padaku

mereka tidak agresif.

Yah, mereka memang tidak.

Biasanya.

Aku kehilangan visual.

Kawan, mereka melawan.

Ya! Ya!

Lewat sini. Cepat ke palka!

Sekarang!

Awas!

Siapkan senjata kalian.

Buka tembakan.

Sisi kiri.

Isi ulang.

Awas!

Ya, Jake.

Bung, lihat itu.

Ya!

Ya!

Jake.

Itu klan Ash.

Musuh mendekat. Penunggang Banshee.

Lebih dari seratus.

Mereka dipihak kita. Mereka punya lencana IFF.

Mereka orang kita.

Terima kasih telah memancing Sully keluar, Jenderal.

Biar aku yang ambil alih dari sini.

Mereka takkan menang.

Mereka sekarat.

Kiri!

Kiri!

- Hentikan dia! - Kiri. Kiri, berhenti.

- Kiri. - Berhenti, berhenti. Kembali...

ke tempat perlindungan sekarang juga. Tidak aman di sini.

Aku harus memanggil Ibu Agung.

Jika kau terhubung di bawah air, itu akan membunuhmu.

Kau tak bisa melakukan ini. Kita harus pergi.

Tidak, Tuk. Kau tak boleh berada di sini sekarang.

Cepat. Kembali.

- Kiri, tunggu. Tidak, berhenti. - Kiri, berhenti.

- Kiri, berhenti. - Kiri!

- Kiri. - Kiri.

- Ayo. - Tidak, tunggu.

Sial, sial... Tuk, kau tetap di belakang. Aku serius.

Lo'ak, ayolah.

Jangan ikuti aku.

Ayo.

Lo'ak, mereka datang.

Bertarunglah bersama kami.

Pergilah. Aku akan menjaganya.

Ayo.

Ibu dari Segalanya, dengarkan kata-kataku.

Kumohon tolonglah kami.

Aku memohon pada-Mu.

Engkau adalah satu-satunya harapan kami.

Kumohon.

Kami membutuhkan-Mu.

Jangan tolak aku.

Kumohon jangan.

Tidak. Tolong, kumohon.

Tidak, tidak, tidak.

Anak Monyet.

Ayo lakukan ini.

Ayo.

Cepatlah.

Tembak.

Aku memohon pada-Mu. Tolonglah.

Tidak, kumohon.

Rakyat Na'vi sedang sekarat.

Kumohon, jangan.

- Tuk. - Ayo.

Cepatlah.

Kita bisa melakukan ini.

Keluarga Sully tak pernah menyerah.

Ayo. Kita pergi.

- Tuk. - Ayo.

Ibu Agung, tolonglah kami.

Kami memohon pada-Mu.

Rakyat Na'vi sedang sekarat.

Aku memanggil sang Ibu Pejuang.

Engkau adalah satu-satunya harapan kami.

Tembak.

Tidak!

Itu dia. Kejar dia.

Serang dari samping. Kepung dia.

Sa'ata.

Gadis pintar.

Gadis baik.

- Kau baik-baik saja? - Ya.

Di mana Kiri?

Jake, aku tertembak.

Pergilah ke tempat aman.

Jangan menyerang.

Kita sudah selesai.

Tidak.

Ayah!

- Lo'ak. - Ayah.

- Lo'ak. - Tidak apa-apa.

Aku menjagamu.

Tsahik.

Kau tetap di sini. Aku akan kembali menjemputnya.

Ayah tak boleh meninggalkanku sendirian.

Sa'ata, tunggu.

Aku sekarat.

Tidak, kau tidak mati.

Kenapa kau selalu membantah?

Aku... Aku sekarat.

Tapi sebelumnya aku akan melahirkan bayi ini.

Kalau begitu, mengejanlah!

Aku memegangmu.

Aku akan menariknya pada hitungan ketiga.

Jangan. Jangan. Cukup... Cukup diamlah.

Aku harus menutup lukanya.

Kiri. Kiri.

Kiri.

Kau baik-baik saja?

- Aku baik-baik saja. - Bagus.

Mengejanlah, Tsahik.

Sekali lagi.

Dia akan lahir.

Dia akan lahir.

Peluklah anakmu.

Terima kasih...

Neytiri.

Terima kasih.

Siapa namanya...

Dia adalah... Dia adalah Pril.

Jadilah kuat.

Pril adalah nama yang bagus.

Kau akan melindunginya?

Ya.

Ayah, aku... maaf aku meninggalkan posku.

- Tidak apa-apa, Nak. - Tidak.

Kau telah membuktikan dirimu padaku.

Maksudku, membuat para tulkun bertarung.

Toruk Makto tak bisa melakukannya,

tapi kau berhasil.

Aku bangga padamu.

Dua puluh dua, bagaimana statusmu?

Ada korban?

Baiklah, semuanya.

Mari kita bersiap kembali.

Masih banyak tugas yang harus dikerjakan.

Kau serius?

Ada seratus miliar dolar menunggu di teluk itu,

dan tak ada yang menghalangi jalan kita.

Bir aku yang bayar.

Namamu adalah Pril.

Ibumu sangat hebat.

Kau akan menjadi hebat juga.

Nyonya Sully.

Hasil rampasan perang.

Ayah. Ayah, lihat itu.

Tidak!

Aku membutuhkanmu sekarang.

Di sisiku.

Aku butuh pendampingku.

- Baiklah. - Mari berangkat.

Jake, aku tahu kau ada di luar sana.

Aku tahu kau bisa mendengarku.

Varang di sini sedang menyiksa istrimu dengan cukup baik.

Tidak!

Sekarang, aku ingin kau datang ke sini,

dan aku ingin kau membawa Spider bersamamu.

Aku tahu kau mengerti maksudku.

Terima kasih, sayang.

Picadors, masuk ke sana. Cepat, cepat.

Cepat!

Mereka menjebak mereka.

Mari kita giring kawanan betina itu merapat.

Seratus meter.

Bawa aku ke sana. Dekati jangkauan tembak.

Sial.

Matadors, maju pelan.

Beri jarak yang rata.

Tim kapal selam, siapkan torpedo.

Aktifkan torpedo.

Aktifkan satu sampai empat. Torpedo siap.

Enam puluh meter.

Kunci target.

Buka pengaman.

Siap menembak.

Lihat.

Tahan tembakan.

Tahan tembakan untuk apa?

Kita punya situasi darurat di bawah sini.

Ini Eywa. Berhasil.

Berhasil.

Awas!

Bawa kita keluar dari sini.

Whoa.

Awas!

Ayo, cepat. Hantam itu.

Semua kapal kembali ke kapal induk. Semua kapal kembali...

ke kapal induk.

Ya.

Rasakan itu, bajingan.

Oh, Tuhan.

Bawa kita keluar dari sini.

Tidak bisa. Mesin penggerak mati.

Aku butuh daya. Nyalakan kembali.

Jenderal, iblis fluks menarik kita masuk.

Tinggalkan kapal.

Tinggalkan kapal!

Tetaplah dekat.

Tetaplah dekat.

Aman.

Aman.

Menunduk.

Pergi ke sekoci. Cepat keluar dari kapal.

Lari!

Oke. Aku butuh tembakan perlindungan.

Oke. Aku akan menekan ke kiri,

menyisir sisi kiri kapal dan berputar ke belakang mereka.

Pantau aku.

- Perhatikan saja aku. - Siap, Pak.

Dan jangan tembak orang yang kau cintai.

Cepat, cepat.

Kolonel, ini Spider.

Aku di sini.

Jangan bunuh mereka.

Di mana kau, Nak?

Keluar sekarang juga.

Baiklah. Aku akan keluar.

Spider!

Kau dengar aku?

Kita kehabisan waktu.

Ayo.

Tsahik.

Aku ke sini untuk membuat kesepakatan.

Aku tukar dengan mereka.

Itu bisa dilakukan.

Ikutlah denganku, Nak.

Aku pria yang memegang kata-kata.

Kita bisa selesaikan ini di sini sekarang juga.

Semua orang pulang dengan selamat.

Berkumpul.

Kita keluar dari sini.

Tuk.

Cepat, Tuk.

Jangan ganggu ibuku.

Jalang!

Hiyah!

Pergi cari ibumu.

Bawa dia keluar dari kapal.

Bertahanlah, Nak.

Spider, di sini.

Jake!

Spider.

Jake.

Spider.

- Pergi. - Pegangan.

Cepat, cepat!

Sial.

Jake! Jake!

Akan kubunuh kau!

Aku bersumpah!

Kau akan membunuh ayahmu sendiri?

Jangan uji aku.

Berikan itu.

Kau bajingan kecil!

Ayo. Jake, ayolah.

Cepat keluar dari sini.

Pergilah.

Oh, sial.

Jake!

Jake!

Anakku!

Spider, tidak!

Berikan tanganmu.

Ayo.

Tarik aku ke atas.

Ayo.

Seandainya kau tidak menembak lenganku...

Harusnya aku membiarkanmu jatuh.

Kalau begitu lakukanlah.

Ayah.

Kau benar-benar luar biasa, Nak.

Tarik kami ke atas.

Pegang tanganku.

Jake.

Ayo.

Kami menangkapmu.

Kami menjagamu.

Yah, ini agak canggung.

Sekarang bagaimana?

Apakah kita semua akan...

berpegangan tangan dan bernyanyi?

Aku harus "belajar Melihat"?

Kau punya pilihan.

Tunggu.

Tunggu. Tunggu.

Tunggu. Tunggu.

Sial sekali, bukan?

Ayah, Ayah.

Ma Jake, d-duduklah.

Kemarilah.

Cahaya akan selalu kembali.

Kita semua terhubung... dengan Ibu Agung...

yang mendekap semua anaknya... di dalam hatinya.

Kehidupan baru membuat energi terus mengalir...

seperti napas dunia.

Suara saudaraku akhirnya didengar.

Dia diterima oleh klan.

Dalam Dunia Roh, kami memanggil kekuatan para leluhur.

Semua orang yang telah menempuh jalan ini sebelum kita.

Ayo, Anak Monyet. Ayo.

Cepatlah. Majulah.

Pak.

Aku Melihatmu.

Aku Melihatmu.

- Kak. - Whoa.

Skxawng.

Aku senang melihatmu, Adik kecil.

Sepupu.

Ibu, ini Spider.

Aku sudah dengar semua tentangmu.

Si pembuat masalah.

Kau benar-benar hidup untuk pertama kalinya.

Dan rohmu...

akan hidup dalam Eywa.

Selamanya.

Kau adalah salah satu dari kami sekarang.

Kau adalah bagian dari Bangsa Na'vi.

Bukan main.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.