Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
=Ada Usaha Ada Hasil=
(Diadaptasi dari karya penulis Qidian Reading, Qingshan Quzui)
("Menjadi Miliarder dari Kerugian lewat Gim")
=Episode 17= (Drama ini hanya fiksi belaka)
Sopir pengganti? Apa yang terjadi?
Ada apa ini?
Kak Huang, kau yakin tidak salah menelepon?
Aku yakin 100 persen.
Dia memang sedang menjadi sopir pengganti.
Dia berubah dengan sangat total.
Namun, pasti ada rencana besar di baliknya.
Rencana besar apa sampai-sampai dia harus menjadi sopir pengganti?
Ilmu tentang si Pei ini makin mendalam dan sulit dipahami.
- Sopir Pengganti Xiao P? - Lin Wan.
Saat Kak Huang dan yang lain berkata bahwa kau menjadi sopir pengganti,
aku tidak berani memercayainya.
Ternyata, kau memang menjadi sopir pengganti.
Maaf, Lin Wan.
Di sini ada alat perekamnya. Aku harus menyelesaikan ucapanku.
Halo, kami adalah Sopir Pengganti CC. Senang dapat melayani Anda.
Saya telah tiba tepat waktu di lokasi yang disepakati.
Sudah.
Pak Pei,
apa sebenarnya tujuanmu?
Tentu saja mencari pengalaman hidup.
Mungkinkah karena benar-benar kekurangan uang?
Sopir pengganti profesional, aman sampai rumah.
Menjaga keselamatan Anda adalah tanggung jawab kami.
Anda telah tiba di tujuan.
Pak Pei,
temani aku berjalan-jalan.
Orang-orang di kantor merasa
bahwa di balik pekerjaan sampinganmu sebagai sopir pengganti,
pasti ada sebuah rencana besar.
Apakah kau ingin masuk ke industri lain lagi?
Kalian memikirkan hal ini dengan terlalu rumit.
Sudahlah.
Kau begitu misterius.
Jika tidak mau bilang, aku juga tidak akan bertanya.
Aku sungguh tidak mempunyai tujuan apa-apa.
Kau bekerja sampingan
sebagai sopir pengganti. Saat aku mencarimu di ruangan, kau tidak ada.
Bukankah aku sudah memberitahumu sejak awal?
Urusan pekerjaan, aku serahkan kepadamu sepenuhnya.
Aku...
Katakanlah.
Setelah "Gunung dan Laut Para Dewa" resmi berjalan,
semua aspek berjalan cukup lancar.
Namun, aku selalu merasa ada yang kurang pada konten gimnya.
Hanya saja, entah kenapa, hal ini juga sulit untuk dijelaskan.
Jika kau bertanya seperti itu,
mungkin masalahnya ada pada tema dan inti permainannya.
Dulu, kau pernah bilang bahwa membuat gim harus berinovasi,
memiliki nilai era, dan kedalaman pemikiran.
Aku juga memahaminya.
Apakah aku pernah mengatakan hal seperti itu?
Menurutku, kau bisa coba memikirkan alasan sebenarnya kau membuat gim.
Itu karena aku benar-benar menyukai gim.
Aku juga ingin membuat satu gim yang disukai oleh banyak orang.
Kalau begitu, pernahkah kau memikirkan alasan kau menyukai gim
dan alasan orang lain juga suka?
Kenyataan terkadang terasa terlalu berat.
Orang ingin memiliki tempat berlindung. Semacam utopia.
Benar.
Hidup ini selalu menekan orang sampai sulit bernapas.
Ingin melarikan diri juga tidak bisa.
Namun, kita masih bisa terlelap sejenak dan bermimpi indah.
Jika kau ingin menyentuh hati lebih banyak orang,
yang pertama harus kau sentuh adalah hatimu sendiri.
Data, mekanisme permainan, dan gaya, semuanya bisa ditiru dan diikuti.
Hanya ketulusan emosi yang tidak bisa ditiru.
Kau memiliki cita-cita dan perasaan. Aku percaya, kau pasti bisa.
Kelak, jika ada yang ingin kutanyakan,
bolehkah aku memesan layanan sopir penggantimu?
Bolehkah?
Terserah kau saja.
Aku mendapat pesanan baru. Aku harus pergi lebih dulu.
Kalau begitu, kau kerjakan dulu. Aku juga akan pergi.
Sepeda listrikku masih ada di mobilmu.
Kalau begitu, kita pergi ambil sekarang.
Apakah kau terburu-buru?
Aku tidak begitu terburu-buru.
Kau jalannya cepat sekali.
Kalau begitu, aku akan jalan pelan sedikit.
Ini.
- Aku pergi dulu. Sampai jumpa. - Perhatikan keselamatan.
Halo.
Kak Bao, Lv, kalian tidak perlu khawatir tidak bisa menghubungi Pak Pei.
Bukankah dia sekarang sedang menjadi sopir pengganti?
Selain terdaftar di platform,
dia juga bekerja paruh waktu di sebuah perusahaan
sopir pengganti luring.
Aku sudah berbicara dengan perusahaan itu.
Aku memesannya untuk satu bulan penuh.
Nanti, setiap kali dia mengemudi, kita bisa membahas proyek dengannya.
Lin Wan, kau memang hebat. Kau memang yang paling cerdik.
(Shenhua Internasional)
(Literatur Daring Zhongdian)
Pak Pei, naskahnya sudah hampir selesai.
Naskah cetaknya sudah dikirimkan kepada Shi Huo dan para pemeran lainnya.
Sutradara juga sudah membentuk tim dan memulai persiapan.
Seragam kru pun sudah siap.
Nanti, mohon Pak Pei hadir dalam upacara syuting pertama.
- Baik, tidak masalah. - Baik, aku tutup teleponnya.
Ini benar-benar gawat. Sudah benar-benar runtuh.
Selesai sudah.
Apa yang kalian lakukan di sini?
Kak Huang, lihat sini. Lu Zhiyao masuk daftar topik hangat lagi.
Bukankah wajar jika dia masuk daftar topik hangat?
Berbeda.
Kali ini berbeda. Cepat lihat ke sini.
Lihat siapa yang kutemui hari ini di lokasi syuting.
(Catatanku Mengejar Artis) Bukankah itu Lu Zhiyao?
(Lu Zhiyao berlagak artis besar) Pak Lu ini sangat populer.
Ekspresinya tetap dingin.
Aku sudah membantu penggemar mencari tahu.
Katanya, kali ini, Pak Lu menerima proyek film dari sutradara ternama.
Sepertinya, popularitas dia akan memelesat naik lagi.
Lihatlah penampilan barunya.
Pak Lu sepertinya akan beralih jalur akting
dan fokus ke akting berbasis kemampuan.
Ternyata rambut palsu. Pak Lu masih memiliki citra idolanya.
Kira-kira, berita apa yang sedang dia baca?
Kenapa alisnya berkerut begitu?
Kenapa dia sampai menjatuhkan kopi yang diberikan asistennya?
Mungkin dia belum sepenuhnya keluar dari karakter filmnya.
Pak Lu menyadari bahwa aku sedang merekamnya.
Dia langsung menampilkan senyum khas seorang presdir.
Sikapnya memang dominan. Aku pamit dulu.
Begitu melihat penggemar, ekspresinya langsung berubah.
Sekarang, dia terlihat memaksakan citra penampilan.
Film barunya gagal dan dihujani kritik warganet.
Pendapatan filmnya benar-benar anjlok.
Lalu, semua itu dijadikan emotikon.
Lu Zhiyao sampai marah dan sudah menutup akun media sosialnya.
Kirimkan emotikon itu kepadaku. Aku akan menyimpannya untuk dipakai.
Baik, tidak masalah.
Aku akan kirim di grup.
Ada juga yang membocorkan bahwa setelah dia menutup akun,
sikapnya menjadi arogan. Dia tidak bersikap sebagaimana mestinya.
Bahkan, di lokasi syuting drama yang sedang digarap,
dia terus membuat masalah.
Alhasil, dia akhirnya digantikan.
Proyek yang sedang dia garap adalah produksi dari sutradara ternama.
Dia bahkan menjadi pemeran utama.
Sekarang hilang begitu saja, tentu itu membuatnya sangat terpuruk.
Puas, tidak?
Puas.
(Mandy (Manajer Lu Zhiyao))
Kak, begini situasinya.
Yao tidak cocok dengan tim produksi tersebut.
Jadi, kami mundur.
Kami dengar, kalian sedang melakukan persiapan
dan belum mulai syuting.
Setelah kami pertimbangkan,
kami memutuskan untuk memberi kalian satu kesempatan lagi.
Lagi pula, kalian sebelumnya sudah banyak merevisi naskah demi Yao.
Anggap saja ini sebuah takdir.
- Memberi kami satu kesempatan lagi? - Menurutku, itu masuk akal. Masuk akal.
Apakah ada yang ingin disampaikan Pak Lu?
Pak Lu ingin pergi ke toilet. Maaf.
Kau tenanglah sedikit.
Saat ini, kita sedang mempersiapkan proyek baru.
Namun, di internet hampir tidak ada yang memperhatikan.
Memang benar, Shi Huo cukup kooperatif.
Namun, siapa yang benar-benar mengenalnya?
Siapa pula yang peduli?
Setidaknya, jika Lu Zhiyao ikut bergabung,
dia bisa membawa sedikit arus perhatian. Benar, tidak?
Lihatlah, dia sudah menjadi bahan ejekan publik seperti itu.
Popularitas negatif tetaplah popularitas.
Kau sudah berinvestasi besar.
Coba lihat keadaan sekarang. Susunan macam apa itu?
Jika sampai merugi, bukankah semuanya akan tamat?
Semua bisa habis begitu saja.
Biar aku yang bicara.
Maaf.
Pak Lu, tadi, aku sudah berdiskusi sebentar dengan Pak Zhuang.
Kami sangat senang dan berharap kau bisa bergabung dalam proyek kami.
Ya.
Namun, peran penyihir yang sempat dibicarakan itu
sudah ada pemerannya.
Jika tiba-tiba ganti orang, rasanya juga kurang pantas.
Kami masih ada peran yang lebih bagus.
Daya tariknya sangat kuat, yaitu peran Raja Iblis.
Menurutku, peran itu sangat cocok untukmu.
Kalian ingin menjadikan Yao sebagai pemeran pendukung?
Itu tidak mungkin.
Soal honorarium bisa kami pertimbangkan untuk menambahnya.
Lalu, untuk kredit nama, bisa kami cantumkan
sebagai "Pemeran Utama Spesial".
Benar.
Pak Lu, kau masih ingin pergi ke toilet?
- Tangan kanan berarti minta ke toilet. - Tangan kiri berarti sedang berpikir.
Sebenarnya, aku bukan orang yang terlalu peduli soal urutan kredit.
Yang penting itu bagaimana promosinya bisa menonjol.
Tidak peduli urutan kredit.
Namun, versi naskah kalian yang sekarang ini,
dari segi karakter masih bisa digali lebih dalam.
Sama sekali belum melihat naskahnya.
Semuanya hanya basa-basi.
Biasanya, saat menerima sebuah peran,
aku akan mencari resonansi antara diriku dengan karakter itu.
Namun, untuk versi yang sekarang ini,
aku belum melihat kedalaman batin Raja Iblis
dan belum bisa merasakan alur perkembangan karakter ini.
Artinya, perlu ada penambahan adegan.
Apakah ada masalah dengan pinggang Pak Zhuang?
Begini.
Pak Lu, kau bisa menjelaskan kebutuhan spesifikmu.
Raja Iblis dan penyihir itu mempunyai hubungan karakter yang kuat.
Benar, 'kan?
Ya.
Pada dasarnya, Raja Iblis dan penyihir adalah musuh sekaligus kawan.
Tidak ada yang lebih unggul. Kekuatannya seimbang.
Benar, 'kan?
Jadi, kalian sepenuhnya bisa membuatnya menjadi dua protagonis pria.
Kau pikirkan dulu. Aku akan pergi ke toilet.
Semalam, dia masuk angin.
Seiring bertambahnya usia, tubuhnya memang tidak sekuat dulu.
Pencernaannya juga bermasalah.
Dua protagonis pria.
Karakter penyihir ini terlalu banyak adegannya.
Hapus.
Raja Iblis juga mempunyai terlalu banyak adegan.
Lagi-lagi terlalu banyak.
Hapus.
(Di tepi jembatan di bawah pohon willow yang menjuntai, mengalir sungai hijau)
(Rumahmu dahulu berada di sebelah barat jembatan utara)
(Shenhua Internasional)
(Penyihir Tertinggi di Benua Utara yang Masih Mencintaimu)
Kalian ganti saja tokoh penyihir ini menjadi wanita.
Tidak cocok.
Penyihir itu peran pria.
Coba kalian berpikir lebih luas.
Dengarlah, jika protagonis pria diganti menjadi wanita,
lalu dia, protagonis wanita yang awal, dan karakter Raja Iblis untuk Yao ini
membentuk segitiga besar dengan tarik-ulur emosi yang intens.
Keterikatan yang sangat kuat. Pasti akan populer.
Kau sedang mengajariku menulis naskah?
Bukan.
Apakah kau tahu, naskah ini...
Pak Lu, aku merasa bahwa caramu ini kurang etis.
Membawa tujuh orang sendirian.
Halo, siapa kau?
Aku adalah protagonis pria serial ini, yaitu pemeran penyihir.
Aku juga seorang aktor terkenal, Shi Huo.
Maaf, aku kurang berwawasan. Aku tidak pernah mendengar tentangmu.
Sepertinya, akhir-akhir ini, Pak Lu jarang melihat internet.
Apa-apaan?
Sebenarnya, siapa yang lihat?
Disukai 13 juta orang.
Rasakan!
Bodoh!
Bodoh!
Tidak berguna!
Pecundang!
Bodoh!
Pak Lu, kau adalah orang yang sangat sibuk.
Aku tidak menyalahkanmu jika biasanya jarang melihat internet.
Shi Huo, kenapa kau juga punya tim?
Tentu saja.
Kau sendiri juga mengenal manajerku.
Siapa?
Aku!
Yang benar saja.
Sejak kapan kau menjadi manajer Shi Huo?
Sebelum aku membawanya bertemu denganmu dan Pak Zhuang,
aku sudah melihat aura khas yang dia miliki.
Aku langsung mewujudkan mimpinya lewat Perusahaan Modal Ventura Mimpi Nyata.
Kemudian, aku juga yang mencarikan semua kerja samanya
di beberapa platform video pendek.
Sebentar saja langsung populer.
Huang, bagaimana?
Bukankah aku lebih berbakat dalam urusan investasi daripada Li Shi?
Satu Lu Zhiyao saja sudah cukup untuk membuatku kewalahan.
Sekarang, Shi Huo juga ikut naik daun. Apakah kau ingin membunuhku?
Apakah kau khawatir bahwa Shi Huo akan mengubah naskah seperti Lu Zhiyao?
Tidak mungkin. Shi Huo bukan orang seperti itu.
Lihatlah, dia itu sangat polos.
Sekarang, aku adalah aktor resmi yang debut lewat kontrak.
Aku memiliki puluhan juta pengikut di platform video pendek,
masuk nominasi penghargaan,
dan merupakan bintang baru yang sedang naik daun. Kenapa?
Pak Lu masih ingin merebut urutan kredit?
Shi Huo,
aku bukan orang yang mementingkan kredit maupun porsi adegan.
Naskah itu sesuatu yang sakral,
bukan sesuatu yang bisa diubah sesuka hati.
Aku sudah terlibat dalam proyek ini lebih awal darimu.
Aku lebih memahami karakter protagonis pria.
Apa yang kulakukan sekarang adalah untuk membantumu.
"Naskah itu sesuatu yang sakral,
bukan sesuatu yang bisa diubah sesuka hati."
Aku paling muak dengan orang-orang yang suka berpura-pura seperti kalian.
Aktor tetaplah aktor.
Jangan selalu membawa-bawa naskah untuk membenarkan apa pun.
Jika bisa berakting, lakukan. Jika tidak, lupakan saja.
Jaga ucapanmu.
Shi Huo, kau baru masuk ke industri ini. Harus tahu aturan.
Apakah kau memahami naskahnya?
Lu Zhiyao, aku menghormatimu sebagai seniorku.
Apakah kau masih tidak mengerti?
Cepat singkirkan sikap sok angkuhmu
beserta rasa superior murahan yang penuh iri dan dengki itu.
Bukankah itu hanya sebuah naskah? Aku juga ingin menggantinya!
Aku...
(Studio Feihuang)
(Laba: Dapur Pribadi, Pusat Kebugaran Kungkang, Bilik Telepon)
("Belum Terlambat untuk Berbalik", Apartemen Empat Dinding)
(Rugi: Literatur Daring Zhongdian, Studio Feihuang)
(Total Aset)
Maaf, Kak. Ini salahku. Semuanya salah adikmu ini.
Dik, ini tidak ada hubungannya denganmu. Kita membahas soal mereka saja.
Apa sebenarnya yang mereka buat dulu? Itu semua sebenarnya karya macam apa?
Atas dasar apa mereka memperlakukanku seperti ini?
Bukan, Kak. Dengarkan aku.
Aku sebelumnya sungguh tidak menyangka bahwa Shi Huo adalah orang seperti itu.
Siapa yang bisa menyangka dia langsung besar kepala begitu terkenal?
Langsung besar kepala begitu terkenal.
Sudah seperti balon hidrogen. Kau lihat saja...
Kak, bagaimana jika kita berhenti saja? Bisa, tidak?
Bagaimana jika kita berhenti saja, Kak?
Kau juga menyarankanku untuk berhenti?
Tentu saja.
Dulu, emosimu sangat stabil.
Saat itu, aku...
Sa... saat mengurus Tengda...
Sama sekali tidak perlu khawatir. Seaneh apa pun proyeknya,
kakakku ini selalu mampu membalikkan keadaan.
Kau lihat sekarang.
Sejak terjun ke dunia perfilman, coba kau lihat.
Orang ini hampir setiap hari marah. Kita berhenti saja.
Nanti, aku akan bicara dengan Pak Pei. Aku akan bilang ke Qian.
A... aku akan bilang tidak ingin Huang lanjut mengerjakannya.
Jangan, Dik. Jangan.
A... aku minta kau berhenti mengerjakannya.
Tidak. Biar kuberi tahu kalian.
Dik, di perusahaan tempatku bekerja sebelumnya,
aku benar-benar bekerja mati-matian sampai kelelahan.
Namun, atasanku tetap merasa bahwa hasil kerjaku tidak cukup.
Dia bahkan tidak pernah melirikku. Apakah kau mengerti?
Sampai akhirnya aku bertemu dengan Pak Pei,
barulah aku menemukan nilaiku sendiri.
Feihuang itu diajukan secara langsung olehku kepada Pak Pei.
Aku harus mengerjakannya. Itu adalah impianku.
Aku harus mengerjakannya.
Masih minum?
Bujuklah dia agar minum lebih sedikit.
Kak, kalau begitu, apa aku perlu mengenalkan seorang psikolog kepadamu?
Tidak.
Aku tidak memerlukan psikolog. Aku baik-baik saja.
Aku akan kembali dan lanjut menulis naskah.
Aku akan terus berusaha.
Minum sedikit alkohol saja sudah menjadi seperti ini.
Bukan.
Perusahaan Modal Ventura Mimpi Nyata
memang harus berinvestasi pada orang seperti kakakku.
Dengan begitu, barulah bisa menghasilkan uang.
(Satu bulan kemudian)
(Shenhua Internasional)
(Pengingat ulang tahun teman, Ma Yang)
(Kenapa hadiah ulang tahun yang disukai Ma Yang mahal sekali?)
(Sekalipun bekarja menjadi sopir pengganti,)
(begitu cicilan rumah dibayar, tetap saja tidak ada tabungan lagi.)
Masuk.
Aku hanya ingin mencoba peruntungan.
Qian, ternyata kau benar-benar ada di sini.
Tunggu. Kenapa akhir-akhir ini, kau terus menajadi sopir pengganti?
Mereka bertanya kepadaku apa rencanamu.
Aku sampai tidak tahu harus menjawab apa.
Hubungan kita dekat. Kenapa kau masih menyembunyikannya dariku?
Mengenai itu, nanti kau juga akan tahu.
Ada urusan apa kau mencariku?
Ayo, kita ke Mimpi Nyata. Aku mau menunjukkan sesuatu yang bagus.
Ayo.
Silakan duduk.
"Segera Wujudkan Mimpi"
diverifikasi oleh Perusahaan Modal Ventura Mimpi Nyata.
Jika kau mempunyai mimpi dan cukup berani, datanglah.
Apa maksudnya?
Akunku.
Aku berencana meningkatkan status Modal Ventura Mimpi Nyata
dengan membuka perekrutan impian secara terbuka.
Selama memiliki impian, bisa segera mengirim pesan pribadi
(Segera Wujudkan Mimpi) ke "Segera Wujudkan Mimpi".
Begitu lolos verifikasi,
uang akan langsung ditransfer untuk mendukung impian.
Inilah proyek yang kau pikirkan selama ini?
Benar.
Tunggu. Jumlah pengikutmu 300.000 orang.
(Pengikut: 300.000 orang) Kau membeli pengikut, ya?
Tidak. Semuanya bertambah kemarin malam.
Awalnya, orang-orang tidak memercayaiku. Kemudian, aku membuka siaran langsung.
Setelah siaran langsung, warganet menuduh bahwa aku ini penipu.
Mereka bilang, orang-orang yang kukirimkan uang
adalah kaki tangan yang aku sewa.
Mereka pun menyuruhku mengunduh aplikasi antipenipuan.
Coba tebak, apa yang kulakukan selanjutnya?
Apa?
Aku langsung terhubung dengan akun resmi antipenipuan.
Semua orang pun langsung yakin.
Sekarang, semuanya percaya bahwa aku adalah Ma Yang dari Tengda, 'kan?
Aku sungguh-sungguh ingin membantu semua orang mewujudkan mimpi.
Sungguh.
Perusahaan Modal Ventura Mimpi Nyata.
Bagaimana mungkin ada orang bodoh yang memercayai hal seperti ini?
Orang bodoh apa?
Aku benar-benar menerima uangnya. Ini ayah kandungku sendiri.
Namun, tetap saja tidak mungkin langsung viral dalam semalam.
Semua itu berkat Shi Huo.
Bukankah dulu Shi Huo menindas Huang Sibo?
Aku mendatanginya, lalu memarahinya habis-habisan.
Dia dimarahi hingga merasa malu.
Kemudian, dia meneruskan dan mempromosikan ini untukku.
Kemudian...
Qian, kau tidak tahu.
Di zaman sekarang ini, masih ada banyak orang yang memercayai mimpi.
Benar-benar ada seorang teman yang mengirimku pesan pribadi.
Coba kita lihat.
Orang ini bernama Kak Q, AAA Bahan Bangunan Aluminium.
Dia bilang, "Halo, Pak Ma.
Aku adalah kreator konten gim yang bekerja karena minat.
Para penggemar selalu mengatakan bahwa mikrofonku sangat jelek.
Demi memberi penonton pengalaman lebih baik,
juga mengomentari gim Tengda,
bisakah kau membantuku mewujudkan impianku
dengan mengganti biaya sebuah mikrofon profesional?"
Tidak masalah. Silakan tunggu sebentar. Aku akan memeriksa akunmu dulu.
Kak Q, aku sudah memeriksa akunmu.
Saat ini, akunmu memiliki 5.000 pengikut.
Aku hanya bisa memberi dukungan
kelompok akun dengan pengikut di bawah 1.000
untuk mewujudkan impian mereka.
Baik, mari kita lanjut ke pengirim pesan berikutnya.
Qian, lihatlah.
Aku sudah meninjau kondisinya dengan cermat sebelum menolak.
Bukankah aku sangat profesional dan berprinsip?
Masih ada satu lagi.
"Halo, Pak Ma. Aku adalah seorang pekerja kantoran.
Lantaran perusahaan selalu menetapkan sistem kerja 72 jam per minggu,
aku ingin mengundurkan diri. Namun, karena tekanan ekonomi,
aku tidak pernah bisa mengumpulkan keberanian.
Aku tidak menginginkan uang.
Aku hanya berharap kau bisa membantuku mendapat referensi
agar aku bisa bekerja di Tengda.
Terima kasih sebesar-besarnya.
Jika ini sulit diwujudkan, mentransferkan uang juga tidak masalah."
Sebentar. Begini, ya.
Sobat, perusahaan Tengda memiliki standar rekrutmen yang seragam.
(Pak Ma, apa standar rekrutmen Tengda?) Jalur belakang melalui jaringan
tidak dapat diterima. Jalur belakang melalui jaringan.
Namun, aku tetap bisa memberimu sedikit dukungan.
Mohon tunggu sebentar, ya. Jangan terburu-buru.
Aku mendukungmu untuk berani mengundurkan diri demi mengejar impian.
Sobat, lihatlah.
Uang 10.000 yuan sudah ditransfer. Semoga kau berhasil.
Kau benar-benar mentransfer 10.000 yuan kepadanya?
Benar. Tenang saja, Qian. Aku menggunakan uang pribadiku.
Lagi pula, gaji bulanan dari Mimpi Nyata dan Tengda sangat besar.
Aku pun tidak bisa menghabiskannya.
Cukup, Ma.
Mengenai gajimu yang tidak habis itu,
jangan pernah kau ceritakan lagi kepadaku.
Cukup kau sendiri saja yang tahu.
Baik.
Qian, kalau begitu, apakah proyek ini bisa masuk ke dalam agenda?
Aku cukup menyukainya.
Jika aku tidak memasukkannya ke dalam agenda,
apakah kau berencana untuk terus menggunakan uangmu sendiri?
Benar. Hal ini sangat bermakna. Aku tidak berniat berhenti.
Kalau begitu, biarkan Tengda mendukungmu.
Qian, kemarilah. Sudah waktunya kita berpelukan.
Qian, sudah waktunya berpelukan. Marilah, Qian.
Pak Pei.
Silakan gunakan. Saya akan keluar dulu.
Baik.
Halo, Pak Ma.
("Segera Wujudkan Mimpi") Aku adalah pemilik perusahaan kecil.
Namun, karena operasional perusahaan sedang sulit,
aku hanya menghasilkan 5.000 yuan per bulan.
Aku ingin membelikan hadiah untuk teman baikku
dan aku membutuhkan 8.000 yuan. Namun, aku kekurangan dana.
Bisakah Bapak membantuku mewujudkan keinginan ini?
"Memanfaatkan Tuan Ma" benar-benar memuaskan.
(Rincian Penerimaan Dana)
Serius? Mentransfer uang untuk bantu orang mewujudkan mimpi.
Pasti penipuan, 'kan?
Ini sudah menjadi topik hangat. Seharusnya ini benar.
Masa bodoh. Mari kita coba apakah benar-benar bisa membayarkan tagihan.
- Benar-benar masuk 56 yuan. - Kopi kali ini menjadi gratis.
Aku coba lagi.
Satu akun hanya memiliki satu kesempatan.
Cepat coba pakai akun lain.
(Ma Yang)
Pak Ma benar-benar mengirimkan uang?
Ini Pak Qiao?
Pantas saja foto profil Kak Q, AAA Bahan Bangunan Aluminium
sangat familier.
Begitu memeriksa unggahannya, semua memuji, "Pak Qiao keren sekali".
Sekali lihat, itu jelas akun cadanganmu.
Namun, aku tetap memutuskan untuk memberimu
satu kesempatan "memanfaatkan Tuan Ma".
Ke depannya, sering mengatakan hal baik tentang Tengda, ya.
Pak Ma, tetap saja ketahuan olehmu. Benar, ini aku.
Pak Ma, kau tenang saja.
Nanti, jika kalian merilis gim baru,
aku putuskan akan mendukung sekuat tenaga.
Qian memang paling memahamiku.
Setelah terakhir kali mengobrol dengan Pak Pei,
kami sudah melakukan pengembangan
konten tahap baru untuk "Gunung dan Laut Para Dewa".
Sekarang, progres produksi berjalan dengan sangat lancar.
Hanya saja, ada beberapa poin menyangkut peningkatan anggaran
yang perlu dikonfirmasikan denganmu.
Mengenai itu, tim proyek kalian saja yang memutuskan.
Kerjakan dengan bebas. Tidak ada batasan anggaran.
Terima kasih, Pak Pei.
Oh, ya. Masih ada masalah pembaruan gim lain.
Meskipun kau sudah sejak lama mengatakan
bahwa gim lama tidak perlu diperbarui lagi,
kami tetap merasa sangat disayangkan jika tidak diperbarui.
Mengenai ini, aku sepertinya memang pernah mengatakannya.
Begini saja.
Nanti, kau yang bertanggung jawab penuh atas semua gim ini.
Jika kalian mempunyai ide,
kapan pun ingin memperbaruinya, langsung diperbarui saja.
Baik.
Oh, ya. Lin Wan, itu...
Bukankah sebelumnya kau sudah bilang ke perusahaan sopir pengganti
bahwa ingin memesan jasaku selama satu bulan?
Aku lihat penghasilannya lebih besar daripada menerima orderan biasa,
makanya aku menerimanya.
Namun, aku menyadari bahwa kau bukan datang sebagai penumpang.
Kau duduk di kursi depan untuk membicarakan pekerjaan denganku.
Pekerjaan harianmu saja sudah cukup melelahkan.
Kau malah ingin aku melakukan dua pekerjaan sekaligus?
Biaya ini sangat tidak sebanding.
Pak Pei sangat peduli dengan penghasilan sopir pengganti.
Bukankah kau sedang mencari pengalaman hidup?
Aku...
Aku ini orang yang selalu serius dalam melakukan apa pun.
Coba kau lihat. Berhubung bekerja sebagai sopir pengganti,
aku mempunyai kesadaran sebagai sopir pengganti.
Jam kerja dan uang yang diperoleh selama menjadi sopir pengganti
sangat penting bagiku sekarang.
Pak Pei sepenuh hati mendalami peran yang dimainkan.
Benar-benar patut dikagumi.
Pantas saja kau bisa menciptakan gim yang begitu bagus.
Jika dipikir-pikir kembali,
tingkat imersi "Gunung dan Laut Para Dewa"
harus ditingkatkan lagi.
Lin Wan, tolong angkat teleponnya.
Baik.
Halo.
Halo, apakah ini Pak Pei?
Kami melihat, saat ini, kau memiliki catatan pinjaman.
Kami memiliki...
Pak Pei, kau mengambil pinjaman? Apakah karena Tengda?
Pinjaman apa? Bagaimana mungkin aku mengambil pinjaman?
Ini jelas sekali adalah
sebuah telepon penipuan.
Oh, ya.
Lin Wan, bisakah kau berbicara dengan pihak perusahaan sopir pengganti?
Katakan saja kau ingin membatalkan paket langganan bulananku.
Masalah utamanya, aku sekarang benar-benar tidak bisa
hanya mengerjakan pesananmu saja.
Aku harus bekerja keras untuk mendapatkan lebih banyak.
Dengan begini, aku baru bisa mendalami pengalaman hidup.
Kau tenang saja. Mengenai urusan gim, aku sepenuhnya percaya kepadamu.
Aku mendukungmu.
Aku percaya bahwa kau bisa membuatnya makin baik dan luar biasa.
Kemudian, membawa Tengda menuju kejayaan.
Baik. Nanti, aku akan menghubungi perusahaan sopir pengganti.
Terima kasih, ya.
Pak Li, kali ini, aku khusus melakukan perjalanan dinas ke Jinchuan
demi membawa kabar baik untukmu.
Pengembangan dan produksi "Reinkarnasi Abadi"
sudah sepenuhnya selesai dan akan segera resmi dirilis.
Kali ini, kau tenang saja.
Sebelumnya, kita selalu berada di bawah bayang-bayang Tengda.
Kali ini, "Reinkarnasi Abadi" pasti bisa mengungguli Pei Qian.
Mengenai data,
pasti akan lebih baik dibandingkan total keseluruhan gim buatannya.
Benar, Pak Li. Kali ini, Tianhuo pasti akan menang.
Mari, bersulang untuk kemenangan.
Mari.
Bersulang.
Pak Zhou, ada kalanya kau tidak boleh berkata seperti itu.
Bagaimanapun, Pei Qian adalah temanku. Benar, 'kan?
Kita semua berada dalam persaingan yang sehat.
Tentu saja, aku sangat senang jika Tianhuo bisa menang.
Namun, orang Tengda ini benar-benar memiliki kemampuan.
Bukankah begitu?
Kau ini...
Apakah kau melihatnya? Inilah yang dinamakan berkelas.
Mari, Pak Li.
Mari.
Xuming, Pak Li sudah minum cukup banyak.
Panggil sopir pengganti saja.
Baik.
Tunggu, aku masih bisa minum. Aku baik-baik saja.
Bisa. Aku pasti tidak apa-apa.
Mari. Aku temani.
Pak Li,
begini saja.
Silakan suruh sopirmu pulang dulu. Nanti, aku akan mengantarmu.
Jadi, kita berdua bisa berbincang secara pribadi di perjalanan.
Pak Zhou, pasti kau ada keperluan.
Tidak ada yang lebih mengenalku daripada Pak Li.
Baiklah. Mari.
Mari.
Tambah sedikit lagi.
Tambah sedikit.
Aku masih harus bekerja keras.
Satu pesanan tambahan tetaplah satu pesanan.
Bukankah mereka bilang ada banyak pesanan di malam hari?
Kenapa tidak terlihat satu pun?
Anda memiliki pesanan baru. Mohon segera diproses.
Rebut pesanan.
Astaga. Pelat nomor mobil ini keren sekali. Bahkan, ada angpau.
(Pak, kau datang atau tidak?)
Tenang saja, Bos. Sopir Pengganti Xiao P akan segera tiba.
Bos.
Pak, kau di mana? Kami sudah menunggu lama.
Bos, sebentar lagi saya akan tiba di gerbang.
Kalian berdua, 'kan?
Kau ada di depan gerbang? Kenapa aku tidak melihatmu? Kau di mana?
Bukankah tadi aku sudah memberimu angpau?
Biar kuberi tahu, jika kau tidak datang juga,
aku akan membatalkan angpau dan melaporkanmu. Cepatlah!
Zhou Muyan?
Apakah kau ingin membeli sesuatu?
Pak Li, tolong tunggu sebentar lagi. Sebentar lagi sampai.
Jika tidak datang juga, aku akan segera melaporkannya.
(Sopir Pengganti Profesional) Bukankah orangnya sudah datang?
Bos, sopir pengganti siap melayani Bapak.
Padahal sudah diberi bonus, tapi masih saja lambat.
Ayo, pergi.
Tunggu.
Ada yang tidak beres. Lihat, dia memakai...
Apa masalahnya? Naik saja ke mobil.
Bos, tolong buka bagasinya.
Baik.
Kau tidak lihat dia memakai penutup wajah?
Jangan-jangan dia perampok.
Pak Li, cepat naik ke mobil. Ada hal penting yang ingin kusampaikan.
Itu...
Pak, kau memakai penutup wajah seperti ini
apakah benar hanya ingin mengemudi dan tidak mempunyai niat lain?
Memangnya dia bisa ada niat apa lagi?
Mungkin saja dia punya ruam di wajahnya dan tidak ingin kita melihatnya.
Yang benar saja. Kalau terus ditutup, bukankah akan makin parah?
Dengar, ya. Pak Li, jangan selalu menilai orang lain seburuk itu.
Jangan sampai nanti saat orang jahat sungguh berada di dekatmu,
kau malah tidak menyadarinya.
Maksudmu siapa?
Masih ada siapa lagi? Tentu saja Pei Qian.
Kali ini, aku mengeluarkan banyak dana pada "Reinkarnasi Abadi".
Semua itu demi apa?
Tentu saja demi menjatuhkannya dengan satu serangan telak.
Biar dia hancur sampai tidak bersisa.
Pak Zhou, tadi ada banyak orang.
Jadi, aku tidak enak hati mengatakan apa pun.
Sekarang, hanya ada kita berdua.
Pembicaraan seperti ini, cukup kita saja yang membahasnya.
Coba kau dengar, ya.
Menurutku, ada persaingan antara Tianhuo dan Tengda,
itu adalah hal yang baik.
Namun, tindakanmu yang khusus menargetkan Pak Pei,
menurutku itu sudah berlebihan.
Ini...
Tunggu. Kau ini benar-benar memiliki obsesi pribadi untuk mengalahkannya.
Coba pikirkan. Dulu, kau sering menyuruh orang untuk menjatuhkannya.
Tindakanmu ini benar-benar tidak terpuji.
Kenapa aku disebut tidak terpuji?
Pak Li, kau adalah investorku. Aku bisa menahan beberapa teguranmu.
Namun, sekarang ini, kau agak memihak Pei Qian.
Aku dengar, kau sudah pindah ke Apartemen Empat Dinding. Benar, 'kan?
Apakah itu pantas?
Sebagai pewaris muda Fuhui yang terhormat,
kau justru pindah ke apartemen milik Tengda.
Kalau ayahmu tahu, apa yang akan dia pikirkan?
Bukan. Kau...
Kita sedang mengobrol berdua. Kenapa kau membawa-bawa ayahku?
Benar, 'kan?
Selain itu, biar kuberi tahu,
Pak Pei benar-benar mempunyai banyak keunggulan.
Ambil contoh saja, ya.
Dalam berinvestasi, dia lebih hebat dariku.
Dalam membuat gim, dia lebih hebat dari kau, 'kan?
Coba kau katakan, apa salahnya jika aku dekat dengannya?
Aku pasti hanya akan mendapatkan keuntungan.
Bisa ada keuntungan apa?
Keuntungan menjadi pengikut Pei Qian
atau menunggu untuk menyerahkan Perusahaan Investasi Li Shi
kepada Pei Qian begitu saja?
Pada akhirnya, kita berdua hanya bisa menjadi sopir Pei Qian.
Kau katakan saja bahwa kau punya...
Ada mobil!
Apakah kau gila?
Maaf.
- Apa gunanya meminta maaf? - Apa gunanya meminta maaf?
Bagaimana caramu menyetir?
- Pei Qian? - Pei Qian?
Maaf, ya.
- Cepat. - Cepat.
Tangkap dia. Jangan biarkan dia kabur!
Pei Qian, berhenti!
Pei Qian!
- Pak Pei. - Pei Qian.
Pak Pei, ternyata kau.
Pak Pei.
Apa-apaan ini, Pak Pei? Aku...
Pei Qian!
Pak Pei, apa yang sebenarnya terjadi?
♪Kecupan cahaya bulan membangunkan teras kecil♪
♪Awan berulah tanpa sebab♪
♪Cahaya kilau berlalu menjauh♪
♪Bayangan saling berjalin dalam barisan♪
♪Suara tawa tiada henti♪
♪Badai akan mendekat♪
♪Bintang-bintang seakan menghela napas♪
♪Disaksikan oleh lampu neon♪
♪Dengan hati-hati, melipat mimpi menjadi layar♪
♪Keberanian menerpa ombak menjauh dari teluk♪
♪Bimasakti bergelora, lampu-lampu meredup♪
♪Meninggalkanku seorang diri♪
♪Siapa yang menenggelamkan perahu dongeng itu♪
♪Angin malam berembus membangkitkan kegelisahan♪
♪Awan gelap menutupi seluruh pantai♪
♪Diam-diam mengangkat layar perahu kecil♪
♪Tidak terlihat lagi lautan dalam mimpi♪
♪Hanya menyisakan penantian♪
♪Terpaut penuh di seberang sana♪
♪Cahaya yang terdampar pun tetap hangat♪
♪Berubah menjadi mercusuar yang makin cemerlang♪
♪Tidak sekadar kembali berlabuh♪
♪Tidak lagi takut pada kesendirian♪
♪Inilah perahu dongengku♪
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.