Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
MAD CONCRETE DREAMS
SUATU HARI, 5 TAHUN LALU
Asyik, 'kan?
Ini menyenangkan.
Astaga, Yi-gyeong!
Tolong!
Siapa pun, tolong!
Yi-gyeong, kau baik-baik saja?
Tunggu, Yi-gyeong.
Apa yang terjadi?
Tolong!
Ada apa?
Tolong!
Seon!
Ada apa?
Dasar...
- Kau gila. - Kau mengagetkanku!
Jangan begitu di tempat seperti ini.
Ada apa denganmu? Jangan bercanda begitu di sini.
Kau sungguh kekanak-kanakan.
Min Hwal-sung, ada apa denganmu?
Katakan.
Jangan bercanda di sini.
Astaga.
Kau akan menyelamatkan Seon jika dia tenggelam?
Kau tidak melihatku melompat ke air?
- Ini hari yang indah. - Ya.
Apa yang mereka bicarakan?
Aku tidak akan menyelamatkannya.
Kenapa tidak?
Yi-gyeong sangat berharga.
Kau terdengar serius.
Aku bercanda, Bodoh.
Bergabunglah dengan kami!
Lompat!
Baiklah.
MAD CONCRETE DREAMS
- Tangkap dia. - Berhenti.
EPISODE 3
- Tangkap dia! - Berhenti!
Jangan biarkan dia lolos!
- Hei! - Buka pintunya.
- Buka pintunya. - Buka.
Cegat mobil itu! Tangkap dia!
Hei.
- Halo. - Kau sudah datang.
Bagaimana?
Di mana pelakunya?
Kalian kehilangan dia?
Kalian...
Sial.
- Turunlah dan periksa! - Baik, Pak!
Hwal-sung.
- Dia masih bernapas. - Kami di parkiran Bugwang Sky Road.
Tolong aku.
Bisakah seseorang menyelamatkanku?
Jangan sakiti aku!
Apa ada masalah?
Kau baik-baik saja?
Bensin mobilku habis.
Kau sudah menelepon jasa asuransimu?
Ponselku mati.
Tunggu.
Ada pom bensin di dekat sini.
Aku akan pergi ke sana dan membelikanmu bensin.
Tidak perlu.
- Tidak, kita harus saling membantu. - Tidak perlu.
Hujannya deras. Tunggu di mobil.
Aku tidak akan lama.
Astaga.
Apa yang terjadi?
Ke mana dia pergi?
Dia meninggalkan ini?
Tolong!
Tolong aku!
Tidak bisakah kita pulang untuk tidur?
Sersan menyuruh kita bersiaga.
Aku mau ke sauna untuk mandi.
- Aku bisa gila. - Astaga.
Halo, Pak.
Duduklah. Kau sedang berdoa?
Dengar. Bu Jeon menemui komisaris kita.
Habislah kita jika tidak menemukan uang dan putrinya.
Kita hanya perlu menangkap pelakunya.
Kau yang membiarkan pelaku lepas di depan matamu.
Ini Tim Dua Unit Jatanras Kepolisian Yongdaemun.
Apa?
- Mereka menemukan putrinya. - Apa?
Di mana?
Munyang, Provinsi Gyeonggi.
Semuanya.
Pergilah ke sana, kalian semua!
Terima kasih. Kami akan segera ke sana.
- Sampai nanti. - Cepat!
Sial.
Wajahnya ditutupi sesuatu.
AMBULANS
PEMBANGUNAN ULANG TANPA MEKANISME ADIL SAMA DENGAN KEKERASAN!
GEDUNG SE-YOON
PENCULIKAN
BANYAK KASUS ANAK DI BAWAH UMUR DITIPU DI MEDIA SOSIAL
PENCULIKAN
ANAK TK DITEMUKAN DI MOBIL MENCURIGAKAN
HAPUS SEMUA VIDEO DARI LAYAR?
KONFIRMASI
Sampai kapan kau akan hidup seperti ini?
570 juta won.
580 juta won.
590 juta won.
Sudah kubilang akan kubayar kalian, Sialan.
SATU MILIAR WON
Sedang apa kau selarut ini?
Aku tidak bisa tidur.
Ayah tidak pulang semalam, 'kan?
Apa ada masalah?
Dia ada urusan.
Urusan apa?
Kau minum vitaminmu kemarin?
Belum, ya.
Berapa kali Ibu bilang jangan lupa meminumnya?
Haruskah Ibu suapi ke mulutmu?
Kau tidak akan cukup kuat untuk bertahan di Amerika.
Haruskah Ibu mengomel sepagi ini?
Ibu mengomel bukan untuk Ibu.
- Ini semua demi kau... - Benarkah?
Kurasa Ibu ingin aku ke luar negeri agar Ibu senang.
Apa?
Ada apa denganmu?
JEON YI-GYEONG
UNIT GAWAT DARURAT
Halo?
Aku bicara dengan Kim Seon?
Ya, siapa ini?
Ini nomor Yi-gyeong.
Aku menelepon dari rumah sakit.
Aku Koh Ju-ran, detektif Unit Jatanras Yongdaemun.
Bu Jeon bilang hanya kau
yang bisa dia mintai bantuan.
Begitu rupanya.
Siapa di sana?
Ini aku.
Buka pintunya.
Hei, apa yang terjadi?
Kau mau mengambil semua uangnya?
Apa maksudmu?
Kau pikir bisa lolos dengan itu?
Gi Su-jong.
Kau pikir bisa melakukannya?
Apa?
Gi Su-jong.
Kau ditangkap atas perampokan, penyerangan, dan ancaman penculikan.
Cepat berlutut!
Tidak mungkin.
Sial.
Tunggu sebentar.
Biarkan aku melunasi utangku.
Tolong biarkan aku melunasi pinjaman gedungku.
Kumohon.
Sayang.
Lepaskan aku. Jangan sentuh aku!
Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Tidak!
UNTUK ISTRIKU TERSAYANG
Untuk istriku tersayang, Seon.
Jika kau menerima surat ini
artinya, aku dalam situasi terburuk.
Halo?
Ponselmu tidak berfungsi?
Ponselku rusak.
Layar sentuhnya remuk dan...
Cepat ke Rumah Sakit Universitas Hanguk.
Kenapa?
Seorang detektif baru saja menelepon.
Hwal-sung dan Yi-gyeong ada di sana.
Hwal-sung tidak sadarkan diri.
Aku akan mengambil barang Yi-gyeong sebelum ke rumah sakit.
Kau juga harus segera ke sana.
Kau mendengarku?
Seon, masalahnya...
Aku harus pergi ke suatu tempat begitu fajar tiba.
Tidak bisakah aku ke rumah sakit nanti sore?
Apa?
Kau sudah gila?
Sahabatmu koma
dan kau mau pergi entah ke mana?
Sadarlah dan lakukan seperti yang kukatakan.
Pergilah ke rumah sakit dan periksa mereka dahulu.
Kau mengerti?
Baiklah, sampai jumpa.
Pak Gi.
Seseorang menghancurkan pot bunga dan membuat kekacauan.
Mari cek CCTV.
Aku akan melaporkannya ke polisi.
Baiklah.
Aku sedang terburu-buru.
- Sampai nanti. - Tunggu.
Sepertinya kau mau mendaki.
Memeriksa CCTV tidak butuh waktu lama.
Aku sungguh minta maaf.
Tapi hanya sebentar...
Dasar berandal.
DARI MORGAN LEE, TANPA SUBJEK
PUTRI JEON DICULIK DAN DITEMUKAN, 3 MILIAR DAN PELAKU TAK DIKETAHUI
Aku datang untuk membayarmu.
Kau sudah membuat janji?
Janji apa?
Kami belum buka.
Siapa yang peduli? Aku datang membawa uangmu.
Kau kenal aku. Aku pemilik Gedung Se-yoon.
Ya, kau Gi Su-jong.
Pak Gi.
Kami buka pukul 10 pagi.
Aku tidak peduli.
Seharusnya kau mengirimiku pesan tentang jam kerjamu.
- Hitunglah setelah pukul 10 pagi. - Masalahnya...
Ini bukan antara dua orang.
Kita harus mengikuti protokol.
Protokol tidak masalah.
Ada yang harus kuurus.
Aku harus pergi.
Tunggu.
Sebentar.
Adik iparku.
Kalian membunuhnya, 'kan?
Beristirahatlah dengan tenang.
Apa?
Bagaimana orang Korea mengatakannya?
Apa, ya?
Aku berdoa...
- Untuk arwah mendiang. - Untuk arwah mendiang.
Benar?
Beraninya kau...
- Hei, kau. - Jangan.
Jangan menghalangiku.
Kembalilah setelah pukul 10.00.
Rumahnya bagus.
Dia bilang pakaian dalam dan kaus kakinya ada di sini.
6 PEKAN HARI PERTAMA KITA BERTEMU
NANTI AKU BISA DENGAR DETAK JANTUNGMU TERIMA KASIH SUDAH DATANG PADA KAMI
8 PEKAN - AKU DENGAR KENCANGNYA DETAK JANTUNGMU!
AKU TERHARU SAMPAI MENANGIS, AYAHMU MENANGIS TERSEDU-SEDU
Kau punya Da-rae, Seon.
Itulah yang paling membuatku iri.
PESAN TEKS
SU-JONG, 18 MARET 2026 KAU YAKIN ITU AMAN?
KAU AKAN TETAP DI SANA SAMPAI PEMAKAMAN SELESAI?
TENTU SAJA... KENAPA KAU BERTANYA?
KAU SUDAH MEMUTUSKAN?
KAU YAKIN ITU AMAN?
Ju-ran, aku menyelidiki mobil yang terlibat insiden itu.
Sulit melacaknya karena tidak terdaftar.
Lalu apa yang kau temukan?
Pemilik sebelumnya Jung Chang-su.
Jung Chang-su?
Pemilik perusahaan konstruksi yang menghilang?
Ya.
Baik, kirimkan alamatnya.
Baik. Sampai jumpa.
KONSTRUKSI DAN PEMBANGUNAN CHANG-SU
CEO JUNG CHANG-SU
PENGIRIM MIN HWAL-SUNG
"Min Hwal-sung"?
RENCANA PEMBANGUNAN ULANG KAWASAN SEJEONG-RO 3
PEMILIHAN AREA DAN PERENCANAAN
INSENTIF RASIO LUAS LANTAI
GEDUNG CHANGSHIM, SE-YOON PYEONGBUKGWAN
LAPORAN KEWAJIBAN GEDUNG SE-YOON
SURAT PERJANJIAN UTANG
DITANDATANGANI OLEH GI SU-JONG
Orang yang berutang.
Gi Su-jong?
KANTOR POLISI YONGDAEMUN SEOUL
Ada yang ingin kusampaikan.
Kita harus menyelidiki Min Hwal-sung.
Aku butuh surat perintah.
Lidahku terbakar.
Dasar berandal.
Kau sudah gila?
Apa?
Aku menyuruhmu menangkap pelakunya dan kau ingin menyelidiki
korban yang koma?
Ada bukti tidak langsung.
Penculik memakai mobil yang terdaftar di perusahaan Chang-su.
Min Hwal-sung dan Jung Chang-su punya semacam hubungan bisnis.
Jung Chang-su?
Kontraktor dan developer itu?
Ya, dengarkan aku. Inilah yang sangat aneh.
Sebelum Gyun tewas
dia menyelidiki menghilangnya Jung Chang-su...
Jika kita terus menyelidiki
kita mungkin menemukan koneksi dengan Real Capital atau...
Hei.
Sudah kubilang lupakan kasus itu.
Tidak bisakah kau jaga agar emosimu tidak mempengaruhi pekerjaanmu?
Ju-ran.
Kau terlalu emosional.
Lihat bukti objektifnya.
Aku mengikuti bukti.
Bukti apa?
Seperti yang baru saja kukatakan
mobil itu terdaftar atas nama perusahaan Jung Chang-su.
Apa? Kalau begitu
kau harus mengejar pelaku, bukan menginterogasi korban.
Belum lagi
ada petunjuk lain.
Apa tadi, ya?
Bubuk kopi.
Mereka menemukan bubuk kopi di tubuh Yi-gyeong.
Ya.
Baiklah.
Kau bisa mencari di semua kafe di area metropolitan.
Ada lebih dari 30.000 kafe di Seoul saja.
Analisis bubuk kopinya.
Tidak bisakah kau mencari kecocokan?
Kita tak bisa membandingkannya dengan setiap biji kopi kafe.
Itu tugas detektif.
PAK KOMISARIS
Diam.
Halo, Komisaris.
Ya.
Tidak, belum ada apa-apa.
Apa?
Ya.
Apa? Sekarang? Baik.
Aku mengerti, Pak. Sampai jumpa.
Hei.
Bu Jeon ada di rumah sakit.
Ayo. Kita harus menjelaskan situasinya.
Aku akan menyelesaikan sesuatu di sini dahulu.
Begitukah? Terserah.
- Ayo. Kita berangkat. - Baik, Pak.
Ayo.
BARANG PRIBADI PONSEL, MIN HWAL-SUNG
RUMAH SAKIT UNIVERSITAS HANGUK
Pinjam sidik jarimu.
MINUMAN ENERGI
Aku kenalannya.
Tekanan darahmu rendah
dan kau kurang gizi.
Ini tidak fatal
tapi kau butuh istirahat untuk pulih dari dehidrasi.
Bagaimana rasanya?
Aku baik-baik saja.
Aku baik-baik saja, Bu.
- Hei, Su-jong. - Aku bawa minuman.
Halo.
Kuharap kau tidak terluka parah, Yi-gyeong.
Kau melihat wajah penculiknya?
Ingatlah baik-baik.
Ingatlah sesuatu, misalnya suaranya.
Pelakunya seorang pria.
Itu sudah jelas.
Kurasa dia harus beristirahat.
Kami akan menyelidikinya.
Tiga miliar won.
Apa?
Dia mengambil tiga miliar won untuk tebusan.
Tiga miliar won.
Aku ingin bicara dengan Hwal-sung.
Kau bisa menemuinya setelah kondisimu membaik...
Aku ingin bertemu dengannya sekarang.
Ya, baik.
ALBUM
TERBARU
Pria ini.
SU-JONG
KAU AKAN TETAP DI SANA SAMPAI PEMAKAMAN SELESAI?
TENTU SAJA... KENAPA KAU BERTANYA?
Ada apa dengan semua orang, Gyun dan semuanya?
Itulah maksudku.
KAU YAKIN ITU AMAN? KAU SUDAH MEMUTUSKAN?
HAPUS
Tetap saja, tabahlah.
Baik.
Tunggu.
Ransel ini...
Ada apa?
Itu merek bagus.
Kalian akan masuk ICU.
Tolong hati-hati.
Pasien butuh istirahat total.
Otaknya mungkin mengalami kerusakan
jadi, ada kemungkinan operasi besar di sore hari.
Mari masuk.
Kau temannya?
Ya.
Kau tahu apa yang terjadi, 'kan?
Istrinya diculik.
Begitukah?
Kau tidak tahu?
Belakangan ini
kami tidak berkontak.
Kenapa jarimu terluka?
Ini? Karena berolahraga.
Apa ini?
Ransel untuk mendaki.
Aku tahu itu.
Apa isinya?
Kelihatannya berat.
Hanya barang-barang
yang kugunakan saat mendaki.
Aku kasihan pada Hwal-sung.
Mereka sering mendaki bersama.
- Ayo masuk. - Baiklah.
Dengan kondisi seperti ini, dia mungkin tak bisa pulih sepenuhnya
untuk menjalani hidupnya sehari-hari, seandainya dia sadar.
Sepertinya ada masalah di dekat lobus frontal
tapi kami harus membedahnya untuk memastikan.
Untuk saat ini
dia mungkin menderita gangguan mobilitas
dan dia mungkin juga kesulitan saat mencoba bicara atau makan.
Hwal-sung.
Suasana hatinya mungkin berubah-ubah
disertai masalah memori atau penilaian yang terganggu.
Ini.
Sampai jumpa, Bu.
Ini.
Tidak perlu.
Terimalah dengan senang hati saat orang tua menawarkan sesuatu.
Putriku yang bodoh bilang cuma kalian yang bisa dipercaya.
Anggap saja sebagai tanda terima kasihku.
Jangan mengkhawatirkan Yi-gyeong.
Dia akan segera sembuh.
Aku orang yang tidak pernah khawatir.
Khawatir tidak ada gunanya.
Saat masalah muncul, kau harus menanganinya
atau menerimanya. Bukan begitu?
Bu.
Komisaris mencarimu.
Baiklah.
Jaga putriku baik-baik.
- Baik, Bu. - Baik, Bu.
Baterai ponselku benar-benar habis.
Tanganmu kenapa?
Orang-orang akan mencurigaimu.
Aku terluka.
Aku harus pergi, Seon.
Ke mana?
Akan kuberi tahu saat aku kembali.
Apa?
Akan kuberi tahu saat aku kembali.
Ada yang bisa kubantu?
Aku datang untuk membayar utangku.
- Boleh aku tahu namamu? - Gi Su-jong.
Baik.
Permisi.
Apa ada staf lain?
Seseorang mengurus rekeningku.
Siapa?
Orang yang memakai jaket bertudung abu-abu.
Jaket bertudung?
Aku tidak tahu.
Kau bisa bicara denganku.
Kau pasti Pak Gi Su-jong.
Ya.
Ya, aku sudah memeriksa rekeningmu.
Ada hipotek untuk gedungmu.
Bagaimana kau ingin melakukan pembayaran?
Tunai. Ada di sini.
Satu miliar won.
Tunggu sebentar.
Biar kuperiksa.
- Tolong tunggu sebentar. - Baik.
Terima kasih sudah menunggu.
Semuanya sudah diperiksa
dan utang sudah dibayar.
Benarkah?
Utangmu sudah dibayar.
Apa ini artinya semuanya beres?
Ya, Pak.
Kau juga akan menerima pesan teks dengan konfirmasinya.
- Terima kasih. - Tunggu.
Apakah artinya gedung ini sekarang milikku?
Aku pemiliknya sekarang, 'kan?
Ya, Pak.
Selamat.
Terima kasih.
Ya, Wakil Presdir.
Kau sudah mendapatkan Gedung Se-yoon?
GEDUNG BADUK HANMAEUM, RUANG BELAJAR SE-YOON, DISEWAKAN
Ada sedikit masalah, Pak.
Apa?
Ada apa?
Ya, terima kasih.
Halo, kami Captain Toast. Terima kasih.
Su-jong.
Pak Kang.
CAPTAIN TOAST
Aku tak percaya bertemu denganmu di sini.
- Sudah lama sekali. - Ya.
Aku baru membuka bisnis ini.
Mampirlah untuk makan.
Baiklah.
Berhenti bekerja saat itu adalah keputusan bagus.
Setelah kau pergi, mereka tak bisa bayar
dan saat ini aku mengajukan gugatan untuk mendapatkan pesangonku.
- Begitukah? - Ya.
Bagaimana kabar keluargamu?
Aku bercerai.
Tidak mudah untuk bertahan.
Kau baik-baik saja?
Aku juga berjuang setiap hari untuk memenuhi kebutuhan.
Ya, tentu saja.
Kita harus melakukan yang terbaik.
Mampirlah kapan-kapan.
- Ya, baiklah. - Baiklah.
Aku suka ide bisnis ini.
KANTOR POLISI YONGDAEMUN SEOUL
- Maaf membuatmu datang ke sini. - Tidak apa-apa.
Aku hanya ingin kau menjawab beberapa pertanyaan.
Itu bukan masalah besar.
Ini tugasku sebagai warga demokratis.
Omong-omong, apa wanita itu baik-baik saja?
Ya, dia dalam pemulihan.
Bolehkah aku bertemu dengannya?
- Apa? - Aku hanya khawatir.
Karena kami bertemu
aku merasa bertanggung jawab.
- Ini hanya interogasi standar. - Ya.
Tolong lihat foto-fotonya dan beri tahu aku
jika ada yang mirip pelakunya.
Baik.
Bukan dia.
NAMA: WI SEO-HUN USIA: 45
Dia bukan seseorang yang terlihat seperti penjahat.
Apakah orangnya
- pria ini? - Apa?
Apa dia pelaku yang kau lihat semalam?
Pria yang meninggalkan mobil.
Apa itu dia?
Aku hanya melihatnya memakai masker wajah.
CAPTAIN TOAST
Ya?
Kita makan daging sapi malam ini. Kenapa Ayah beli roti bakar?
Ini?
Rotinya enak.
Makanlah nanti.
Da-rae, kau bisa makan daging sapi dahulu.
Benar juga.
Ini.
PANDUAN OPERASI IMPLAN KOKLEA ALAT UNTUK TUNARUNGU
Da-rae.
Ayo ke Amerika dan jalani operasi.
Ayah akan melakukan reservasi.
Ayah, itu tak ditanggung asuransi dan biayanya sangat mahal.
Jangan khawatir.
Ayah seorang pemilik gedung.
Aku sungguh tak perlu operasi.
Apa maksudmu?
Kau harus operasi.
Makanlah, Da-rae.
Tolong pergi ke rumahnya, Pak Kang.
- Baiklah. - Ayo cepat.
- Bo-ram. - Ya.
Kita tidak perlu memberi tahu Sersan, 'kan?
Biar aku yang mengurusnya.
Setelah implan, aku juga bisa mendengarkan musik, 'kan?
Ya, tentu saja.
Apa yang ingin kau dengarkan?
Entahlah.
BTS?
BLACKPINK?
- Panic. - Band itu
didengarkan oleh orang seusia kita.
Begitukah?
Semuanya bagus.
Tapi aku ingin mendengarkan lagu yang kalian nyanyikan.
Misalnya siulan kalian.
Dan dengkuran kalian.
Kalian mengadakan pertemuan keluarga.
Apa ada yang harus dirayakan?
Ada yang bisa kubantu?
- Kau tidak bertanya. - Soal apa?
Kau tidak bertanya kenapa kami membawamu.
Ya, kenapa kalian membawaku?
Kau akan tahu begitu tiba di sana.
Astaga, sudah kuduga ini akan terjadi.
Sudah kuduga ada yang tidak beres dengan pria itu.
DAPATKAN LAYANAN PREMIUM DI SOUND RESEARCH LAB
GANGGUAN PENDENGARAN, PEMERIKSAAN, INFORMASI OPERASI
BAGAIMANA CARA KERJA TES UNTUK TUNARUNGU?
APA OPERASI DIPERLUKAN?
Sikapku aneh belakangan ini, ya?
Kau pasti sangat membenciku.
Sekalipun seluruh dunia mengutukku
kuharap kau dan Da-rae, kalian berdua
tetap percaya padaku.
Kudengar gedungmu digadaikan.
Tak ada orang di Korea yang membayar gedung dengan uang tunai.
Semua orang berutang.
Kudengar kau berusaha keras mencari uang dengan cepat.
Kau dengar dari mana?
Informannya tidak penting.
Aku hanya ingin kau menceritakan faktanya padaku.
Baik, aku tidak berutang.
- Benarkah? - Tidak.
Bagaimana caranya?
Lebih tepatnya
aku sedang dalam proses melunasi utangku.
Itulah maksudku.
Bagaimana kau melunasi utangmu?
Kita tidak membicarakan satu atau dua sen.
Aku bekerja paruh waktu.
Apa aku harus membagi informasi pribadi ini denganmu?
Di mana kau pada malam
penculikan Min Hwal-sung dan Jeon Yi-gyeong?
Di rumah.
Kau punya saksi?
Sebelum pulang, aku ada di gedungku.
Di Gedung Se-yoon.
Lalu, di mana kau semalam?
Di rumah.
Ada saksi?
Putri dan istriku.
Tunggu.
Apa kita butuh saksi untuk ini?
Pak Gi.
Jika mengakui semuanya
hukumanmu bisa dikurangi.
Detektif, aku tidak mengerti
apa yang terjadi di sini.
- Duduklah di sini sebentar. - Baik.
Menurutmu itu dia?
Aku tidak yakin.
Seperti yang kukatakan, dia memakai masker.
Bagaimana dengan suaranya?
Kurasa terdengar mirip.
Kau yakin?
Ya, itu dia.
Itu memang mirip dengannya...
Baik, aku akan memakaikan masker padanya
- jadi, perhatikan baik-baik. - Baik.
Pakai ini.
Pakai ini dan bercerminlah.
Sekarang.
Haruskah kau bertindak sejauh ini?
Pakai saja.
Koh Ju-ran!
Keluar sekarang!
Sial.
Hei.
Kau melakukan ini murni berdasarkan firasat, 'kan?
Kami punya saksi di sini.
Dasar berandal...
AREA TERBATAS HANYA UNTUK YANG BERWENANG
Kau yakin pria itu?
Apa dia yang menculikku?
Dia memakai masker, jadi, wajahnya tidak tampak jelas.
Tidak.
Kau tak perlu bertanya, Yi-gyeong. Ini omong kosong.
Istri Pak Gi memastikan alibinya.
Itu sudah cukup.
Atau apa?
Maksudmu, Pak Gi dan istrinya berkomplot dalam kejahatan ini?
Aku setengah tertidur, tapi aku ingat jelas dia datang.
Aku ingat memegang tangannya.
Aku tidak yakin waktunya
tapi sekitar tengah malam.
Kapan kau bilang melihatnya?
Pukul 01.00 lewat.
Kau harus menghentikan ini sebelum makin besar.
Biarkan aku memakaikan masker padanya sekali saja.
Dasar berandal.
Lihat dia dengan masker dan katakan apa dia pelakunya.
Nyawa sebuah keluarga bergantung pada ini.
Pak Gi.
Pakai maskernya.
Pakai maskernya.
Ya, baiklah.
Berdiri di depan cermin.
Aku tidak yakin.
Omong-omong, apa istriku di sini?
Seon.
Kau di sini?
Tidak mungkin dia.
Istrinya bilang dia bersamanya.
Kurasa bukan.
Bukan dia.
Kurasa bukan dia.
Tunggu.
Ada apa lagi?
Kau ada di TKP kecelakaan Gyun
bukan begitu?
Ayo, Su-jong.
Baik.
Maafkan aku, Su-jong.
Mereka membuatmu susah karena Hwal-sung dan aku.
Tidak, jangan bilang begitu.
Apa yang akan terjadi jika aku tidak melihatmu pulang?
Kau pasti sudah dipenjara sekarang.
Kau menyelamatkannya.
Kau menikah dengan wanita yang luar biasa, Su-jong.
Terima kasih untuk semuanya, Yi-gyeong.
Maksudku, kau masih sakit.
Sama-sama.
Biarkan aku tidur sebentar, Seon.
Ya, kau pasti lelah.
Kukira kau berselingkuh, tapi ternyata tidak.
Itu omong kosong.
Kau harus bersihkan lukamu dan pasang plester baru.
Lukamu bisa terinfeksi.
Nanti kita lakukan di rumah.
Bagaimana dengan ponselmu?
Seperti ini sekarang.
Belilah yang baru. Aku kesal tak bisa menghubungimu.
Baiklah.
Rambutmu tampak berantakan, jadi, potong rambutmu juga.
Kau menculiknya, 'kan?
Kau akan menjelaskannya, 'kan?
Ya.
Baiklah, makan dulu.
Baik.
Halo?
Bu Kim Seon.
Ya?
Apa semua akan berjalan sesuai rencana?
MAD CONCRETE DREAMS
- Mari kita jual gedung ini. - Tiba-tiba? Kenapa?
Mari kita jual ke Real Capital atau apa pun itu.
Tiga miliar won. Bagaimana?
Aku akan memberimu waktu untuk mempertimbangkan.
Mereka akan membangun gedung terbesar di Asia di sini.
Hwal-sung tahu soal Gedung Se-yoon
yang masuk dalam proyek pembangunan ulang?
Kau sebut kita teman?
Kau menganggapku apa?
Sepertinya ada masalah.
Tolong beri aku sedikit waktu lagi.
Hee-ju, bagaimana caranya?
Cara apa? Menemukan koneksi yang tepat?
Bukan kau sendiri yang memutuskan!
Aku butuh 30 miliar won.
Menarik sekali.
Kukira aku sudah menegaskannya.
Ini kesempatan terakhirmu agar ini selesai dengan tenang.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.