All language subtitles for The.First.Responders.2022.S01E11.KOREAN.DSNP.WEB-DL.AAC2.0.H.264-MARK.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

THE FIRST RESPONDERS

SEMUA KARAKTER, LOKASI, ORGANISASI, INSIDEN, KELOMPOK

DAN LATAR BELAKANG YANG DIGAMBARKAN DALAM DRAMA INI HANYALAH FIKSI

- Hentikan mobilnya. - Apa?

Kenapa? Ada apa? Detektif Jin.

Kenapa...

Detektif Jin. Ada apa?

Ada apa? Kau menemukan sesuatu?

Tidak, biar aku yang menyetir.

Tunggu, Detektif Jin.

Apa yang kau lakukan?

Detektif!

Kau mau apa? Jangan!

Kau baik-baik saja?

Kenapa kau melakukan ini?

Ada sesuatu yang harus kau ketahui.

Tentang jari kaki Hyunseo.

Jari kaki itu ditemukan

di rumah Detektif Jin tujuh tahun lalu.

Detektif Jin sangat membenci penculiknya.

Hentikan Anjing Jindo sebelum dia hilang kendali.

Aku mengerti.

Masuklah.

Detektif!

Ada sesuatu di baliknya.

Apa-apaan ini?

Detektif. Kau mau turun ke sana?

Apa-apaan...

Ada apa?

Kita akan memelihara anjing, bukan?

Mau pelihara anjing apa?

Terrier Yorkshire?

Buldog Prancis? Pudel?

Anjing betina lebih baik.

Kita hanya perlu satu jantan di rumah.

KODE YANG DIKELUARKAN SAAT ADA BAHAYA MENGANCAM JIWA SESEORANG

Sudah dipastikan Kwak Kyungjun tinggal di sini.

FORMULIR PEMERIKSAAN LATAR BELAKANG NAMA: KWAK KYUNGJUN

Aku masih tidak percaya Kyungjun penculiknya.

Dia mengalami syok. Beri dia obat penenang.

Jadi, dia kejang karena itu.

Karena profesinya perawat,

dia bisa merusak pita suaranya dengan pisau bedah.

Dia dikurung di tempat seperti ini selama tujuh tahun.

Hancurkan bagian ini!

Hei, awas. Apa yang terjadi?

Aku melihat tangga di sini.

Hei, Jin Hogae. Akan kami ambil alih dari sini.

Jangan asal bicara, bantu saja. Ini Code Zero.

Ini perintah!

- Hentikan perintah bodoh itu. - Hei!

Itu aku!

Aku yang memerintahkannya.

Tidak pantas bagi seorang detektif

yang telah menjadi tersangka untuk terus bertugas.

Videonya sudah tersebar di internet.

Aku tidak perlu memberitahumu seperti apa reaksi orang-orang.

Kudengar kau mencuri barang seorang anak untuk mengambil DNA-nya.

Hakim Song Jaejun, ayah anak itu,

secara pribadi mengajukan keluhan terhadapmu.

Letnan Jin Hogae,

kau ditahan sesuai Pasal 125 KUHP, penyerangan dengan memanfaatkan wewenang

dan pencurian.

Bawa dia ke Kantor Kejaksaan.

Tunggu sebentar. Video itu diedit dengan niat jahat.

Mereka semua pergi saat dia mengamuk dengan botol pecah.

Pak Baek, tolong katakan sesuatu.

Hogae telah dipecat dari posisinya mulai hari ini.

Kenapa kau macam-macam dengan keluarga hakim?

Hakim Song Jaejun mengurus masalah ini langsung.

Jangan bertindak gegabah di sini tanpa alasan.

Aku tidak bisa pergi sekarang. Ini Code Zero.

Memang ada penyelidik yang memedulikan urusan penjahat?

Ikut kami.

Kubilang tidak bisa! Tidak ada waktu untuk...

Karena sudah dipecat, kau tak bisa melakukan penyelidikan ini!

Warga negara berhak menangkap penjahat yang ketahuan berbuat kejahatan.

Tidak masalah aku detektif atau bukan.

Aku akan melakukan tugasku.

Kapan kau akan berhenti bertingkah?

Hanya sampai pemilihan presiden,

jangan tunjukkan batang hidungmu.

Aku tidak setuju ikut mereka secara sukarela.

Jika ingin memakai kekerasan, tangkap aku tanpa surat perintah.

Hei.

Kalian hanya bisa menangkap seseorang tanpa surat perintah

saat ada kemungkinan perusakan bukti atau percobaan kabur dari TKP.

Sepertinya kau sudah punya buktinya

dan karena dia detektif, dia tidak mungkin kabur.

Jadi, kau tidak bisa menangkapnya tanpa surat perintah.

Waktu emas setelah penculikan adalah satu jam.

Aku akan menyerahkan diri...

setelah itu.

Biarkan saja dia.

Kongmyeong Pil!

Aku juga mau ikut.

Tidak, jangan ikut campur.

Ayo pergi ke tempat yang sering didatangi Kyungjun.

Pak Baek!

Pak Baek.

Ini.

Ini obat yang diresepkan Kwak Kyungjun di rumah sakit

selama tujuh tahun terakhir.

Ada obat tidur, obat penenang, bahkan analgesik narkotika.

Sepertinya dia meresepkan semua obat ini pada korban.

Ya.

Sudah ada hasil dari pelacakan mobil Kwak Kyungjun?

Kami tidak melihat ada mobil atas namanya di WASS.

Kalau begitu, lacak semua mobil

yang lewat di dekat kediamannya dalam sepekan terakhir.

Jika menemukan mobil sewaan, segera periksa pengemudinya.

Kau belum memberi tahu siapa pun di rumah sakit, bukan?

Belum.

Aku tidak percaya Kyungjun melakukan hal seperti itu.

Dia tidak bertugas hari ini, tapi tiba-tiba ingin masuk.

Dia biasanya bekerja dengan tenang

dan tidak berinteraksi dengan siapa pun.

Dia jarang membicarakan dirinya.

KWAK KYUNGJUN

Detektif, lihat ini.

Halaman terakhirnya hilang.

Dia merobeknya sebelum pergi.

Tapi jika dia merobeknya, bukankah itu tidak berguna?

Bisa ambilkan pensil?

Aku sudah memutuskan.

Kurasa kita harus memilih Pudel Inggris.

Ia akan terlihat mahal.

Aku melihat sesuatu.

MUIL HIGHTECH

Muil Hightech.

Hogae tidak terkendali. Entah apa yang akan dia lakukan.

Kau harus ke sana dan membantunya, Myeongpil.

Kau dipecat. Menurutmu kau bisa mendapatkan alamatnya?

Ini resume Kyungjun...

Bukan, ini resume Kwak Kyungjun saat melamar pekerjaan.

Dia pernah bekerja sebagai asisten di Muil Hightech saat berusia 19 tahun.

- Alamatnya? - Akan kudapatkan di perjalanan.

Kau dengar itu, Anna?

Jangan ikut, Petugas Song. Berbahaya.

Bagaimana jika Hyunseo tiba-tiba mengalami syok?

Bisakah kau mengobatinya?

Aku yang paling kau butuhkan begitu Hyunseo ditemukan.

Baiklah. Mari kita bergerak. Cepat.

Jalan. Ayo cepat!

Buka mulutmu.

Kau tidak mau?

Bagus.

Sudah hampir selesai. Pintar.

Di sana.

Seol, tunggu di sini.

Periksa bagasinya.

Tidur yang nyenyak, Sayangku

Di halaman depan dan bukit belakang

Pak Baek, mobil Kwak Kyungjun ditemukan di depan Muil Hightech.

Detektif, bantuan akan datang...

Kami akan masuk, tolong datang secepatnya.

Anna, beri aku informasi tentang pabrik Muil Hightech.

Petugas Song, tunggu di sini.

Bantuan kita belum datang. Kau mau apa?

Kami akan masuk. Kau tunggu di sini, nanti kupanggil.

- Aku ikut masuk... - Tidak.

Sudah kubilang tetap di sini. Minggir.

Hyunseo!

Hyunseo!

Di sana.

Hyunseo.

Kau sudah datang.

Jangan bergerak.

Sayang sekali. Kau memuntahkan semuanya?

Kau terlambat lagi.

Sudah tujuh tahun.

Apa yang kau lakukan, Berengsek?

Pak Jin...

Aku sangat menyayangimu!

Kenapa kau tak memahami perasaanku kepadamu, Hyunseo?

Tidak! Jangan!

Jangan.

Hatiku juga sakit.

Aku sangat tersiksa.

Pak Kwak Kyungjun, kenapa kau melakukan ini?

Kau bukan orang seperti ini.

Jangan ikut campur.

Ada sejarah di antara kami bertiga.

Hyunseo, kau harus makan sesuatu.

Sudah kubilang tidak usah.

Hyunseo.

Kau mungkin tidak tahu

sudah berapa lama aku mengawasi Hyunseo.

Aku mengawasi

setiap momennya.

Buat ini menjadi telur dadar tebal dengan garam dan lada.

Jika memakannya dengan mata terpejam,

rasanya seperti daging sapi. Nenekku bilang begitu.

PEMBALUT SANGAT TIPIS

Aku ingin menyelamati Hyunseo karena sudah dewasa.

Apa? Aku terdengar seperti orang mesum?

Setidaknya, perasaanku kepadanya tulus.

Siapa yang meninggalkan barang seperti ini di depan pintu orang?

Mungkin mereka membuangnya.

Pergilah. Nenekmu pasti menunggumu.

Sana.

Tapi kau memperlakukan hadiahku seperti sampah.

Kaulah yang sampah.

Kau tak peduli dengan Hyunseo.

Bukan hanya tidak peduli, kau juga selalu mengabaikannya.

Hyunseo menjadi seperti ini karena kau.

Aku memberimu hadiah sebagai hukumanmu.

Hadiah?

Tidak, aku memberimu kesempatan.

Kesempatan untuk menemukan Hyunseo.

Jari kakinya bahkan ditemukan di halaman rumahnya.

Jadi, kenapa kau tak menangkapnya? Kenapa?

- Kembalikan dia! - Tolong tenang, Bu!

Tapi orang-orang mulai menganggapmu pembunuh.

Kembalikan Hyunseo-ku!

- Kembalikan dia! - Seharusnya kau tak boleh menyerah.

Dia tepat di depan rumahmu.

Aku bahkan mengubur jari kakinya di halamanmu.

Begitulah aku tahu kau pria seperti apa.

Kau hanya memikirkan dirimu sendiri, dasar sampah.

Bisa-bisanya kau pergi tanpa berpamitan dengan Hyunseo

padahal dia ada di sampingmu?

Beraninya kau datang ke sini setelah melakukan itu kepadanya?

Permisi. Kau sedang apa?

Kau bahkan tidak berkutik

saat seorang anak sekarat. Kau hanya bedebah egois.

Kami baik-baik saja

sampai kau muncul lagi di sini.

Kau sudah mengerti sekarang?

Kenapa kau bersikap seperti ini demi orang berengsek itu, Hyunseo?

Karena nakal, kau harus dihukum.

Aku benar atau salah?

Benar, bukan?

Hyunseo. Ada apa ini? Apa yang terjadi?

Tunggu.

Hyunseo.

Tidak.

Hyunseo.

Hyunseo!

Sial.

Andai kau tidak kembali, kami pasti akan bahagia.

Hyunseo-ku yang malang

membuat kesalahan itu karena dia mencintai orang sepertimu,

tapi aku berusaha menyelamatkannya.

PUSAT MEDIS DARURAT

Permisi!

Apa ada walinya di sini?

Keluarlah dan bantu aku.

Kau pernah bilang kau bekerja di Kantor Polisi Taewon, 'kan?

Ya.

Tapi kita kebetulan berpapasan tadi.

Baiklah. Sampai jumpa.

Tapi kau bahkan tidak mengingatku.

Aku pun menyadari aku tidak berarti bagi kalian berdua.

Itu sebabnya aku memutuskan untuk menghukum kalian berdua.

Jin Hogae.

Mari selesaikan ini dengan semestinya.

Kita akhiri semuanya.

Berhentilah menyakiti Hyunseo.

Atau apa? Katakan.

Kau hanya membuang waktumu saat dia menghilang.

REKAMAN CCTV HWAJOONG-DONG 1 CCTV DOWON-DONG

JALAN TOL LINGKAR SATU IBU KOTA, PERSIMPANGAN JONAM 2

PERSIMPANGAN SEOUN 2, GYEONGIN, INCHEON SINWOL 2, JALUR GYEONGIN, SEOUL

ANAK HILANG KIM HYUNSEO, 12 TAHUN, PEREMPUAN

- Yang ini? - Ya.

Akan kukembalikan setelah kuperiksa.

Tolong hubungi aku di nomor ini. Terima kasih.

- Baik. Tabahlah. - Terima kasih.

ANAK HILANG

Lakukan kepadaku saja. Kau akan puas dengan itu, bukan?

Mari kita pulangkan dia.

Benarkah?

Kalau begitu, silakan.

Detektif.

Biarkan Hyunseo kemari dahulu.

Letakkan senjatamu dan pergilah dengannya.

Tapi, Detektif...

Kubilang pergi, Berandal.

Kau pergilah lebih dahulu.

Lepaskan dia.

Hyunseo. Maaf aku datang terlambat.

Maafkan aku, Hyunseo.

Pergilah, Hyunseo.

Pergilah. Hati-hati.

Sial. Ini terlalu membosankan.

Detektif!

Detektif!

Astaga!

Jaga dia.

Hati-hati.

Hyunseo, kau baik-baik saja?

- Myeongpil, ambil defibrilator. Cepat. - Baik.

Tim Penangkap, masuk ke gedung.

Tim Penerobos Jendela, bersiap.

- Kau bisa menanganinya sendiri? - Ya.

Aku akan memanggil bantuan.

Muil Hightech memproduksi lapisan pelindung industri.

Baru-baru ini mereka membeli...

RIWAYAT PEMBELIAN MUIL HIGHTECH: NITROMETANA

nitrometana yang dipakai untuk melapisi lempeng tembaga.

CAIRAN KIMIA BERMINYAK, TIDAK BERWARNA

Nitrometana?

Itu mudah terbakar.

Titik nyala rendah. Listrik statis pun bisa meledakkannya.

Akan kuminta bantuan untuk kemungkinan ledakan bahan kimia.

Baiklah.

Berhenti! Semuanya, berhenti!

Bu, ada risiko ledakan.

- Ambil busa penekan uap. - Baik, Bu.

Pak!

- Di mana Kwak Kyungjun? - Dia kabur dari TKP.

Berpencar dan cari dia!

- Baik, Pak! - Baik, Pak!

BAHAYA LEDAKAN

Itu bisa meledak!

Jangan bergerak!

Jangan masuk!

- Jangan masuk! - Jangan masuk!

Song Seol!

Seol!

Seol, berhenti!

Berhenti!

Ini paramedis.

Ada pasien darurat. Bisa bawa dia?

Bagaimana keadaannya?

Tidak bagus.

Kami akan ke sana sekarang.

Ayo berangkat sekarang. RS Umum Moojin bisa menerimanya.

Detektif Jin sangat membenci penculiknya.

Hentikan Anjing Jindo sebelum dia hilang kendali.

Dongwoo, kau yang menyetir.

- Aku akan menyusul. - Baiklah.

Seharusnya aku membunuhmu!

Dengar,

kau masih hidup berkat aku.

Pengisap.

Remas kantong darahnya lebih keras!

Baik, Pak.

Coba bunuh aku, Bedebah.

Berhenti!

Hei, Jin Hogae.

Jin Hogae, kau harus berhenti.

Lepaskan aku.

Sudah kubilang hentikan!

Kau polisi, bukan pembunuh!

Tangkap dia. Borgol dia!

Sial.

Selagi menggila karena ingin membunuhnya,

kau tahu nasib Seol dan korban?

Jangan pernah libatkan Seol dalam hal berbahaya lagi.

RUMAH SAKIT MOOJIN

Kami menyuntikkan kolagen ke saraf laringnya yang rusak.

Kondisinya tidak akan kembali sempurna,

tapi itu akan membantu menghilangkan kelumpuhan pita suaranya.

Kalau begitu...

Hyunseo akan bisa bicara dan baik-baik saja?

Ya.

Terima kasih.

Terima kasih.

Terima kasih.

Detektif Jin!

Aku mencurigaimu selama ini.

- Maafkan aku. - Tidak apa-apa.

- Kau harus menemui Hyunseo. - Ya.

Hyunseo.

Astaga. Sayangku.

Sayangku.

Kau belum berubah sedikit pun.

Kau gadis kesayanganku.

Ya, benar.

Sayangku.

Kau pasti sangat menderita, ya?

Anda siapa?

Aku nenekmu.

Kau tidak mengenaliku?

Ada apa dengannya?

Permisi.

Karena trauma mental dan gangguan stres pascatraumanya,

dia mungkin mengalami hilang ingatan sementara.

Opsir Jin Hogae?

Ya, Hyunseo. Kau mengenaliku?

Kenapa tidak menjawab teleponku saat itu?

Jika dia menjawab teleponmu,

aku akan melupakan ini dan membiarkanmu pergi.

OPSIR JIN HOGAE

BOCAH

- Tolong lakukan lagi. Ini. - Astaga.

Kau lihat?

Si berengsek itu sama sekali tidak memedulikanmu.

Semuanya salahmu.

Di mana ayahku?

Hyunseo.

Apa maksudmu? Ayahmu sudah lama meninggal.

Tidak, dia masih hidup.

Anda pikir Anda siapa bisa terus bicara omong kosong kepadaku?

Mulai sekarang,

hanya ada kita berdua.

Kau dan aku, ayahmu.

- Di mana ayahku? - Ada apa dengannya?

- Di mana ayahku? - Dokter?

- Tolong panggilkan ayahku. - Hyunseo.

- Hyunseo, ada apa? - Panggil ayahku.

Hyunseo!

- Ada apa dengannya? - Di mana ayahku?

- Di mana dia? - Hyunseo!

Ayahku...

Astaga.

Jin Hogae, apa yang kau lakukan?

Ada apa denganmu?

Hei!

Kau berbuat apa kepada Hyunseo? Katakan yang sebenarnya, Bedebah.

Aku melakukan hal yang tak bisa kau lakukan.

Aku menjadi ayahnya.

Itu semua cuci otak dan delusi.

Benarkah? Anggap saja itu delusi.

Tapi bagaimana jika itu delusi yang tidak bisa hilang?

Menurutmu bisakah dia membedakan delusi dari kenyataan?

Kenapa aku membawanya ke RS Umum Taewon sendiri?

Kau belum tahu alasanku tidak membunuhnya sejak lama

dan menunggumu?

Apa yang kau inginkan?

Wajah aslimu.

Kau tahu, kau sama pemarahnya denganku.

Kau hanya bersikap seperti polisi berbudi

dengan menghajar penjahat sampai babak belur.

Tapi jika melepas topeng itu, kau sama sepertiku.

Jika ada masalah, nyawa seseorang tidak berarti bagimu.

Belum terlambat.

Ayo ke neraka bersama. Bagaimana menurutmu?

Ayolah.

Detektif Jin!

Detektif Jin, kumohon!

Sial.

Bahkan neraka terlalu bagus untukmu.

Kau baik-baik saja?

Bawa dia.

Kau tidak bisa melakukannya?

Dasar pengecut!

Sampaikan salamku kepada putriku! Ya?

Kau sedang apa sendirian di sini?

- Bu. - Ya.

Bu. Halo.

- Aku pesan semangkuk mi. - Baiklah.

Terima kasih.

Aku tidak berniat minum soju. Aku membawanya untuk minum air...

Astaga.

Kau pasti lelah karena harus mengawasi Detektif Jin.

Kudengar ayahnya yang jaksa kepala memutus hubungan mereka.

Tapi kurasa dia menunjukkan kasih sayang seorang ayah kepadamu,

alih-alih kepada Detektif Jin.

Kau tahu?

Kenapa pula jaksa kepala muncul untuk kasus kita?

Aku yakin seseorang memberitahunya demi nilai kemanusiaan.

Kau tahu, aku melakukannya karena memedulikan Anjing Jindo...

Berhenti memedulikannya.

Bersikap saja seperti sebelumnya. Perlakukan dia dengan kasar.

Kau bukan orang seperti itu.

Baiklah.

Omong-omong, semoga saja anjing kampung kita tak kena masalah lagi.

Dia tampak sangat mengerikan tadi.

Sudah kubilang hentikan!

Kau polisi, bukan pembunuh!

Selagi menggila karena ingin membunuhnya,

kau tahu nasib Seol dan korban?

Jangan pernah libatkan Seol dalam hal berbahaya lagi.

KIM HYUNSEO

SURAT PENGUNDURAN DIRI JIN HOGAE

Kita bisa mengharapkan kabar baik untuk hasil pemilihan partai.

Tinggal sepekan lagi, bukan?

Sejak awal, Cha Younghwan

bukan tandinganku.

Pemilihan presiden akan diadakan setelah pemilihan partai,

kau akan sangat sibuk mulai sekarang.

Aku harus bermain Go sendirian untuk sementara waktu.

Jangan terlalu kecewa.

Pada waktunya, kau akan bermain di posisi yang lebih tinggi.

Sekeras apa pun aku memikirkannya, tidak ada yang lebih cocok...

menjadi Menteri Kehakiman selain kau.

MENEGAKKAN HUKUM DAN KETERTIBAN

Kenapa kau tidak makan?

Mustahil kau

merencanakan kasus Bang Pilgu sendirian.

Siapa dalangnya?

Yang ditakdirkan bertemu, harus bertemu.

Akan menyenangkan seperti itu.

Laptop.

TULIS SUREL SUBJEK: KEPADA DEX

Siapa itu?

Apa rencanamu?

Dia hampir berhasil

menyamarkan bunuh diri menjadi pembakaran.

Dia juga...

membenci Anjing Jindo.

Kita harus menyatukan...

dua orang yang mirip.

Mari lihat siapa yang akhirnya menang.

TOLUENA

KANTOR KEJAKSAAN WILAYAH SEOUL TIMUR

Kau terlambat.

Ayah menyuruhku membenci kejahatannya, bukan orangnya, 'kan?

Aku memang membenci kejahatannya, tapi ingin memukuli pelakunya sampai mati.

Lalu?

Kau puas setelah mengayunkan tinjumu pada dunia?

Kurasa aku tidak pantas menjadi detektif.

Dakwa dan kirim saja aku ke penjara jika Ayah mau.

Ayah menang.

Baiklah.

Astaga, Pak Baek.

Kita dapat salinan asli perkelahian di bar dan sudah kupastikan di CCTV

dia tidak mencuri

penyuara telinga Song Minjun, tapi hanya memungutnya di lantai.

Sebentar lagi, nama Detektif Jin akan bersih kembali.

Kenapa kau murung begitu?

Di mana Detektif Jin?

Semua itu tidak ada gunanya sekarang.

Apa maksudmu?

Menurutmu apa artinya?

SURAT PENGUNDURAN DIRI

Artinya Anjing Jindo menjadi anjing kampung.

Ya,

saat melawan penjahat di garda terdepan,

kita menjadi terobsesi dan kecanduan.

Tapi

bahkan dengan rasa tanggung jawab dan keadilan yang kuat itu,

tidak ada yang berubah.

Aku sudah melihat...

banyak penyelidik terjebak dalam lingkaran itu dan hancur.

Ayah benar. Dunia tidak akan berubah hanya karena kita menangkap Ma Taehwa.

Hidup Hyunseo tidak akan kembali normal...

hanya karena aku menangkap penculiknya.

Jadi,

kau akan kembali ke tempatmu sekarang?

Tidak.

Aku akan benar-benar pergi, Ayah.

Hai, Dojin.

Kau menungguku?

Bagaimana Anjing Jindo?

Dia baik-baik saja?

Ya.

Kurasa dia terluka saat menangkap pria itu, tapi...

Bagaimana denganmu?

Kau baik-baik saja?

Tentu, aku baik-baik saja.

Song Seol, melaporkan keselamatanku.

Seumur hidupku sebagai petugas damkar,

aku sudah melihat terlalu banyak orang yang meninggalkan rumah di pagi hari...

seperti hari-hari biasa, tapi tidak pernah kembali saat malam.

Aku tahu.

Semua petugas yang datang bekerja

harus selamat dan pulang.

Jika saja...

Jika terjadi sesuatu kepadamu,

aku tidak akan bisa pulang.

Kau tahu itu, bukan?

Dojin.

Tahukah kau...

Tahukah kau betapa aku...

Ya, Kisoo.

Ya, aku akan turun sekarang.

Begini, aku lupa harus memeriksa hidran api hari ini.

Aku permisi.

POLISI

Apa ini?

- Bangau kertas? - Ya.

Aku akan memberimu bangau kertas setiap kali kau menangkap penjahat.

Bekerja keraslah sampai kau dapat seribu bangau.

- Kau mau pergi? - Ya.

KANTOR POLISI TAEWON PEMADAM KEBAKARAN TAEWON

Dojin!

Kau tidak lapar? Aku akan membuat ramyeon.

Sebenarnya aku agak lapar.

Mari makan bersama.

Aku saja yang buat ramyeon-nya.

Takaran airmu selalu salah.

Astaga.

Apa?

Bisa-bisa kau diangkut ambulans karena memotong daun bawang.

Tapi aku andal memakai pisau bedah.

Bisa tolong buang sampah makanannya?

Baiklah.

Sudah menjadi kompos.

Sempurna.

Baiklah. Panggil semua orang.

Silakan.

Astaga.

Ada apa?

Kau mau lagi? Apa terlalu panas?

Tidak, aku tidak berselera makan.

Ada masalah?

Kau tidak mungkin melewatkan makan ramyeon.

Anjing kampung yang kubesarkan

tiba-tiba menghilang.

Kalian tahu rasanya saat tidak melihatnya?

Aku tidak pernah punya anjing peliharaan.

Kenapa aku merasa sangat hampa?

Ada apa? Anjing Jindo sedang cuti?

Benar.

Kalau cuti, masuk akal.

"Aku mengalami kelelahan psikologis dan fisik karena kasus Hyunseo,

jadi, mau istirahat sebentar dan kembali nanti."

Kupikir dia akan bilang begitu.

Dia mengundurkan diri.

Dia bilang akan berhenti menjadi polisi.

Anjing Jindo memang harta alam Korea.

Semua yang dia lakukan

bertentangan dengan harapanku.

Hatiku sakit dibuatnya.

Aku pergi.

Nomor yang Anda tuju tidak aktif. Anda akan dialihkan ke kotak suara...

JIN HOGAE KAU PERGI KE MANA?

Kau pergi ke mana?

Kukira hubungan kita istimewa.

KUKIRA HUBUNGAN KITA ISTIMEWA

Kau hanya terpikirkan pergi ke sini?

Apa?

Kau melakukan hal yang paling kami benci pada hari pertamamu di Taewon.

Kau menyalakan api lagi?

Ya.

Aku punya APAR.

Kenapa kau membakar semuanya?

Aku tak butuh lagi.

Ada yang ingin kutunjukkan...

sebelum kau meninggalkan Taewon.

Tempat yang kukunjungi saat perasaanku sedang kacau.

Tidak, terima kasih.

Bukankah hubungan kita istimewa?

RUMAH SAKIT UMUM TAEWON

NOMOR 2947

Dia ditinggalkan di boks bayi.

Berarti bayi ini tidak punya ibu yang menggendongnya.

Dia harus tetap kuat malam ini karena akan menjalani operasi jantung besok.

Astaga.

Jadi, kau harus melakukan perawatan kanguru untuknya.

Kanguru? Apa itu?

Kontak kulit dari seorang ibu

saat menggendong bayinya.

Agar bayi mendengar detak jantungnya dan merasakan kehangatannya.

Duduklah di sini dahulu.

Bukankah ibunya yang harus melakukan itu?

Benar, bukan?

- Duduk di mana? - Di kursi itu.

Kau ingin aku menggendongnya? Tidak, tunggu.

Dia sangat mungil...

Dia sangat mungil.

Dia memang mungil, tapi tekad bertahan hidupnya sangat kuat.

Kau tahu kenapa aku ikut kau masuk ke pabrik hari itu?

Apa?

Karena apa pun yang akan terjadi,

aku memercayaimu.

Ada apa? Gendong dia.

- Tunggu. - Apa?

- Tunggu. - Tapi...

Jantungnya berdetak.

- Lepaskan ini. - Apa? Pakaianku?

- Di sini! - Jangan berisik.

Kau mau aku bagaimana? Angkat bayinya dahulu...

Hipoksia berkepanjangan bisa menyebabkan kerusakan otak.

- Pegang dia seperti ini. - Bayi. Seperti ini?

- Jangan bergerak. - Tapi...

- Aku akan memanggil dokter. - Jangan pergi.

Baiklah, sudah.

Tidak apa-apa.

Itu hanya gejala sementara. Dia akan baik-baik saja.

Aku lega sekali, Bu.

Perawatan kangurunya pasti berhasil.

Begitu, ya. Kanguru.

Bukankah kontak antara manusia dengan manusia sangat menarik?

Kurasa itu cinta.

- Kembalilah lagi. - Baiklah.

Pengunjung tidak diizinkan di malam hari,

jadi, perawat bergantian melakukan perawatan kanguru.

Tapi kami selalu kekurangan staf.

Ini. Astaga, entahlah.

UKURAN 6

Di mana Petugas Song?

Tadi dia di sini.

- Aku akan mencarinya. - Tidak usah.

Aku saja.

Sedang apa kau di sini?

Hari ini berat, ya?

Kucingnya tidak bernapas.

Ia sudah mati.

Ayo kembali.

Tidak...

Berhasil.

ROSC berhasil.

KEMBALINYA SIRKULASI SPONTAN

Aku belum pernah bertemu...

Aku belum pernah bertemu dengan paramedis sepertimu.

Ukuran 6.

Baiklah.

Kau bilang siapa pun yang terlibat denganmu akan terpuruk.

Itu tidak benar.

Kau bisa menyelamatkan nyawa hanya dengan detak jantungmu.

Aku tahu kau bersungguh-sungguh

saat ingin mati menggantikan Hyunseo.

Bukan salahmu Hyunseo berakhir seperti itu.

Itu memang salahku.

Kau bisa membuat satu kesalahan. Siapa pun bisa...

Detektif tidak boleh melakukan satu kesalahan itu.

Satu kali mereka mengabaikan sesuatu atau satu kali mereka mundur,

seseorang bisa terluka atau bahkan mati. Seperti itulah detektif.

Makanya aku tidak pantas menjadi detektif lagi.

Detektif juga manusia.

Saat sedang terlalu lelah atau sedih,

kau bisa menunjukkan wajah aslimu sesekali.

Wajah asliku adalah anjing kampung.

Jangan bersikap baik kepadaku.

Bersikap kasar saja kepadaku seperti biasanya.

Biar kuberi tahu satu hal lagi.

Belum terlambat.

Cobalah cari seseorang...

seperti itu.

Kurasa aku sudah menemukan orang itu.

THE FIRST RESPONDERS

Apa itu tadi?

- Kau melihatnya? - Melihat apa?

Firasatku buruk.

Ada yang mencurigakan di dalam.

Apa kau seceroboh itu?

Ada kebakaran setiap tiga jam.

Bukankah itu aneh?

Bagaimana jika sesuatu menimpamu?

Ke mana Detektif Jin pergi?

Ini memperumit keadaan.

Hei! Kalian tahu siapa aku?

Polisi dan petugas damkar memiliki sudut pandang berbeda soal api.

Kau yang menilai.

Bukan kucing yang melakukan ini.

Lalu siapa yang membuka gulungannya?

- Pembakar. - Pembakar.

Kurasa mereka punya incaran.

Orang sepertimu, Buldoser.

Astaga, aku ingin pergi dengan tenang.

Kurasa aku harus menangkap bedebah ini dahulu.

Kau mau apa jika dia menyalakan api lagi sebelum kau menangkapnya?

Kau tak memercayaiku?

Diterjemahkan oleh Annisa Dhea

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.