All language subtitles for The.First.Responders.2022.S01E05.KOREAN.DSNP.WEB-DL.AAC2.0.H.264-MARK.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SEMUA KARAKTER, LOKASI, ORGANISASI, INSIDEN, KELOMPOK,

DAN LATAR BELAKANG YANG DIGAMBARKAN DALAM DRAMA INI HANYALAH FIKSI

Hei, makanlah saja.

Dokumennya.

Dia belum dikremasi, bukan?

Menjual salah satu ginjalnya akan melunasi

setengah uang yang kupinjamkan kepadanya!

Apa yang kau lakukan?

Duduk!

KOTAK BELASUNGKAWA

Aku datang untuk mengambil uangku.

Dia punya uang untuk pergi ke akhirat,

tapi tidak punya untuk melunasi utangnya?

Berengsek!

Mari lihat.

Yang memberikan uang ini sungguh tidak punya sopan santun.

Dia hanya menyumbang 10.000 won.

Park Jihwan menyumbang 150.000 won?

Dia pasti tidur dengannya.

Dasar bajingan!

Kau pantas mati!

Nenek.

Yang bajingan itu putrimu, meminjam uang, tapi tidak membayarnya.

Aku bukan bajingan.

Ini dia.

Surat wasiat putrimu.

Bagaimana menurutmu?

Utang pokoknya 30 juta won?

Dia bilang hanya meminjam lima juta.

Kau tidak tahu apa-apa, ya?

Dia tidak bisa membayar bunganya untuk waktu yang sangat lama,

jadi, jumlah utang pokoknya meningkat.

Astaga.

Ya ampun.

Kasihan sekali kau.

- Suku bunga mematikan! - Siapkan KTP kalian!

Daemoo Group, bubar!

- Bubar! - Bubar!

- Bubar! - Bubar!

- Yang Mulia. - Bubar!

Klien saya tidak pernah menagih

lebih dari suku bunga legal.

Selain itu, proses peminjaman uang sepenuhnya legal...

Hentikan omong kosongmu!

- Jangan coba-coba berbohong! - Apa kalian manusia?

Putriku mati karena suku bunga yang tidak manusiawi!

Kalian semua pantas mati! Memang tidak takut pada Dewa?

Wanita tua itu datang lagi.

Mereka selalu putus asa saat meminjam uang...

dan baru bertingkah saat waktunya membayar.

JAKSA

Kenaikan pinjaman

adalah saat bunga jatuh tempo ditambahkan ke utang pokok,

sehingga meningkatkan jumlah keseluruhannya.

Ini yang biasa dilakukan rentenir keji.

Banyak yang menjadi korban penipuan ini.

Putriku bilang mereka mengambil capnya.

Kalau begitu, dokumen ini bisa saja dipalsukan.

Benar.

Astaga.

Tapi, Bu,

selama ada cap di dokumen ini,

tidak ada cara untuk membuktikan semua dokumennya dipalsukan.

30 JUTA WON SUKU BUNGA: 24 PERSEN PER TAHUN

5 JUTA WON SUKU BUNGA: 6 PERSEN PER TAHUN

Ada satu cara.

Jika ini dipalsukan, pasti ada jejak.

Aku tahu tempat terbaik di negara ini yang menganalisis keaslian dokumen.

Tapi persidangannya sebentar lagi.

Tolong ulur waktu untukku. Aku akan menyelesaikannya.

Kami akan berusaha mengulur waktu selama mungkin.

Tolong bantu putriku beristirahat dengan tenang.

Aku akan melakukan yang terbaik.

Omong-omong, bagaimana kabar Anjing Jindo?

Lihat apa kau? Mau mati, ya?

Kau kesal?

Aku tampak terlalu baik.

Haruskah kusayat bagian ini?

Aku tampak seperti preman?

Kau sudah mirip preman sejak awal.

Benarkah?

Aku harus pindah agar tidak sakit mata.

FORMULIR PENDAFTARAN PINJAMAN

KENAIKAN PINJAMAN

KODE DARURAT YANG DIKELUARKAN SAAT NYAWA ORANG LAIN TERANCAM,

SEPERTI ANCAMAN BOM DAN TERORISME

Tiuplah.

Kau keluar jika mabuk.

Aku suka bahwa kau teliti.

- Kau keluar. - Aku tidak mabuk.

Aku hanya minum tiga seloki soju.

Enyahlah.

Sial.

Setelah kami memenuhi syarat, katakan apa yang harus kami lakukan.

Nama perusahaannya berubah.

Dari setahun menjadi lima tahun.

Lima tahun atau lebih?

Apa maksudnya lima tahun?

Hukuman pelanggarannya berubah dari satu tahun atas pencurian

jadi lima tahun. Pembunuhan.

Tapi bukan ini yang kita sepakati.

Akan kunaikkan upahnya dari tiga juta ke 30 juta.

- Benarkah? - Pergilah jika terlalu takut.

Sial. Aku keluar.

Kau tidak pernah bilang kita akan membunuh.

Hei.

Apa?

Rahasiakan ini.

Baiklah.

Asyik.

Kau serius soal ini.

Aku Gwak.

Kurasa aku yang termuda di sini. Kau bisa memanggilku Choi.

Lalu kau?

Beli saja ponsel sekali pakai. Aku keluar.

Lupakan saja.

Hei.

Aku mau 35 juta.

Apa?

Aku tidak boleh tertangkap karena sedang menjalani masa percobaan atas dua kasus.

Apa kau menyombong?

Diam kau. Aku harus dibayar lebih karena sudah berpengalaman.

Jadi, bagaimana?

Kau mau gegabah dengan dua pemula ini?

Setuju.

Panggil saja aku Burner.

Jadi, nyawa siapa yang semahal itu?

Bukan urusanmu.

- Peralatan... Senjatanya? - Itu juga bukan urusanmu.

Kau tak memberi tahu kami apa pun?

Aku harus mempersiapkan diri.

Ponselmu.

Matikan dan masukkan ke sini.

Dilarang mengurus masalah pribadi sampai pekerjaan selesai.

Kau harus mengikuti peraturan perusahaan jika ingin dibayar, bukan?

ACARA PEMBUKAAN PERLUASAN TOKO

Toko kelontong? Kita perlu membeli sesuatu?

Ini daftarnya.

3 GAS BUTANA, 3 SELANG GAS, 20 RAMYEON, 3 PANCI BESAR, 10 AIR 2 LITER

Kau mempekerjakan kami untuk berbelanja?

Jangan mengeluh, lakukan saja perintahku.

Sial.

- Kau tak memakai topimu? - Nanti rambutku berantakan.

Mereka mau makan apa?

Mereka ingin makan ramyeon lagi.

Kalau begitu, kita harus membelikannya.

- Kau ikut? - Ya. Pergilah lebih dahulu.

Astaga. Ada yang kejang!

Bagaimana ini?

Astaga.

Tolong beri jalan! Aku paramedis!

- Ada yang datang. - Dia di sini.

- Astaga. - Astaga.

- Astaga. - Haruskah kita memanggil ambulans?

Tolong beri kami ruang.

Astaga.

Apa yang terjadi?

Kau baik-baik saja?

Kau tiba-tiba pingsan.

- Apa... - Astaga.

Mau kupanggilkan ambulans?

Biarkan saja aku.

Kau tahu kenapa kau kejang?

Kau sendirian di sini?

Kubilang biarkan saja aku.

Di mana si Burner?

- Jangan memanggilku, Gila. - Burner!

Astaga.

Ada temannya di dekat sini?

Di mana walinya?

Kurasa pria di sebelah sana.

Kurasa dia orangnya.

Permisi!

- Dia orangnya. - Seragam mereka sama.

Minggir!

Lihat apa kau, Sialan? Minggir!

- Belum pernah lihat pengidap epilepsi? - Tunggu...

Diam!

Apa dia gila?

Kudengar kau tidak bisa menghubungi pencandu itu.

Bukankah sudah kusuruh untuk terus mengawasinya?

Maaf, Pak.

Sebelumnya dia tidak pernah mematikan ponselnya.

Temukan dia bagaimanapun caranya. Secepat mungkin, mengerti?

Baik, Pak.

Burner.

Bagaimana kau tahu aku mengidap epilepsi?

Aku tahu saja.

Bahkan paramedis itu tidak tahu.

Hei, kau sudah minum obat?

Kau keluar jika ketahuan.

UNIVERSITAS NASIONAL HANKUK

Aku punya kunci keamanan lantai satu.

Ada tangga di ujung gedung. Tidak ada lift.

Totalnya ada 16 orang di gedung itu saat ini.

Target kita ada di laboratorium penelitian di lantai empat.

Silakan mulai.

Semua dokumen palsu meninggalkan jejak.

17 AGUSTUS 2019

Jika menganalisis rasio campuran bubur kertas dari kertas itu,

aku bisa menentukan tahun produksinya.

Lihat apa kau?

Hei, Kim!

Benda berat apa ini?

Pakai topimu kembali.

Sial. Terlalu gerah.

Aku sudah penuh keringat sekarang.

Pakai sekarang juga.

Setetes saja cairan di atasnya, tamat riwayatmu. Paham?

Kenapa reaksimu berlebihan

hanya karena hal remeh?

Artinya kau akan menurut?

Tumpuk di lantai.

Baiklah.

Profesional sepertiku harus melakukan apa?

Masaklah.

Ini ramyeon-nya.

Anjing Jindo pasti sudah gila.

- Kau baru sadar? - Ada apa?

"Lihat apa kau, Sialan?"

- Dia bilang begitu kepadaku. - Kau mengejutkanku.

- Sungguh? - Ya.

- Apa pakaiannya lusuh? - Ya.

Pil, kau tahu apa yang terjadi?

Manusia biasa sepertiku mustahil memahami pikiran Anjing Jindo hebat itu.

- Petugas Song. - Ya?

Sampo ini punyamu? Ada di barang belanjaan.

Bukan. Aku tidak pernah mengambilnya.

Coba kulihat.

UNTUK KULIT KEPALA KERING SAMPO SOS

"SOS"?

- Ada panggilan. - Kirim tim medis

- dan tim penyelamat. - Hati-hati.

- Ya? - Kirim tim medis dan tim penyelamat.

Orang-orang terjebak di lift rusak.

Aku harus menghabiskan semua ini.

Boleh kami makan ini juga?

Mereka pasti memesan makanan setelah mencium aroma ramyeon. Luar biasa.

Mereka selalu memesan makanan sekitar waktu ini.

Apa? Lalu kenapa kau menyuruh kami memasak semua ramyeon ini?

Untuk menghilangkan variabel.

Untuk Ruang 403, 'kan? Kenapa lama sekali?

Aku datang secepat mungkin.

- Sudah dibayar? - Ya, sudah dibayar.

- Begitu, ya. Terima kasih. - Tidak masalah.

Permisi! Tunggu.

Ada apa?

Tunggu.

Bisa antarkan ini ke ruang pendingin di Ruang 302?

Tentu, baiklah. Sampai jumpa.

Baik. Terima kasih.

Kenapa dia tampak familier? Aku pasti salah orang.

TIPE SIDIK JARI

Pesan antar.

Aku datang.

Silakan.

- Baiklah. - Makanan kita datang.

Aku tidak sabar.

Terima kasih.

Si jaket bertudung itu target kita?

Diamlah.

Dojin.

Ya?

Kurasa Detektif Jin menaruh ini di troli kita. Agak aneh.

Anjing Jindo?

Minggir! Belum pernah lihat pengidap epilepsi?

- Bangun. - Tunggu...

Diam! Minggir.

UNTUK KULIT KEPALA KERING SAMPO SOS

"SOS".

Kau benar. Ini agak aneh.

Kalau dipikir-pikir, dia mengatakan hal aneh tadi sore.

Apa itu?

Kau sedang apa?

Hei, di mana Anna?

Dia bekerja di luar hari ini.

Dia sedang menilai keaslian sesuatu.

Sial.

Kau punya pelacak GPS tambahan?

Bukankah kau tidak bertugas hari ini?

Itu bukan untuk pemakaian pribadi.

Jadi? Kau memberinya pelacak?

Ya. Ayo.

Kalian berdua.

Tutupi seluruh lorong lantai empat dengan tanah ini.

Lalu kau, Burner.

Kau dan aku akan mengunci semua pintu laboratorium lantai empat.

Kita harus menutup seluruh gedung ini dalam 15 menit.

Tidak ada yang boleh kabur atau masuk.

Apa yang dia lakukan di tempat seperti ini?

Dia ingin aku melacaknya, tapi mobilnya ditinggal di sini. Sial.

Di mana ponselnya?

Dia mematikannya di area ini.

Tempat ini bau busuk.

Tidak ada kamera CCTV di sekitar sini.

Di sekitar sini bau.

Benar sekali.

Dia bukan tipe orang yang biasanya meminta bantuan.

Tidak akan pernah.

Aneh dia juga memakiku.

Bicaranya memang kasar.

Benar. Aku ingat sesuatu.

Tunggu.

"Pesta dengan barang lengkap."

Kau sedang apa?

Ini untuk operasi jebakan.

Aku menyediakan layanan penangkapan penjahat di luar jangkauan.

Yang ini.

PESTA DENGAN BARANG LENGKAP

- Ini dia. Myeongpil. - Ya?

Bisa bantu aku membaca unggahan?

Aku harus meminta bantuan portal.

Akan kutelepon mereka besok pagi...

Tidak, jangan besok.

Itu akan terlambat.

Aku harus melakukan pendekatan tidak resmi.

Dengan menanyai adikmu?

Semua laboratorium terkunci.

Begitu mereka selesai, kita akan menutup tangga lantai empat dan pergi.

Bagaimana dengan orang lain di dalam?

Itu bukan urusanku.

Bukan juga urusanmu.

Kenapa ini rumit sekali? Kita tikam saja langsung target kita.

Diam dan selesaikan yang kita mulai.

PESTA DENGAN BARANG LENGKAP

"Mencari seorang pekerja keras?"

Ini situs web tempat mantan narapidana berkumpul untuk melakukan kejahatan.

Mantan narapidana?

Apa yang dia rencanakan?

Anjing Jindo meninggalkan komentar di situs itu. Bisa tolong periksa?

Kak Dojin, aku sedang sibuk.

Ayolah. Ini mendesak.

Kau hanya butuh sepuluh menit untuk melakukan ini saat SMA.

Baiklah, aku akan menyelidikinya.

Omong-omong, lima menit, bukan sepuluh.

Kita sudah selesai.

Boleh aku ke toilet dahulu? Aku kebelet.

Sudah kubilang jangan berpencar.

Lantas, haruskah kulakukan di sini?

Sana.

Boleh kami makan ini juga?

Setetes saja cairan di atasnya, tamat riwayatmu. Paham?

Apa ini?

Dasar gila.

Suara apa itu?

Burner.

- Ya? - Kau ikut?

Ya.

Ayo.

Kenapa terburu-buru?

Kita sudah menutup lantai empat.

Tunggu.

Astaga.

Kau berengsek, kau tahu?

Aku tidak tahan lagi.

Kukira target kita hanya satu wanita.

Ledakan ini akan menghancurkan seluruh gedung.

- Lalu? - Apa maksudmu "lalu"?

Ada 16 orang. Aku pantas dibayar untuk ke-16 nyawa.

Dia benar. Bayarannya harus diubah.

Tunggu.

Tidak bisakah kita membunuh satu orang sesuai rencana?

Jika hanya satu orang yang mati, mereka akan melakukan penyelidikan.

Tapi jika seluruh gedung meledak, akan dipanggil penanggulangan bencana.

Makin banyak korban, makin bagus.

Beberapa meledakkan pesawat untuk membunuh satu target saja.

Terserah kau mau meledakkan pesawat atau apa pun.

Bayar aku lebih banyak, atau aku keluar.

Yang berpengalaman memang berbeda.

Tidak ada luka.

Kau tidak berpengalaman, bukan?

Itu bukan gigi mantan narapidana.

Apa yang kau lakukan?

Ini baru gigi mantan narapidana.

Apa hubungannya gigi dengan mantan narapidana?

Aku menemukan orang yang mengunggahnya.

Alamat IP-nya tampak tidak asing.

Apa maksudmu?

Alamat IP-nya dari gedung ini.

Di mana kau?

Aku di Universitas Nasional Hankuk untuk memeriksa keaslian dokumen.

Anna memeriksa keaslian dokumen guna membuktikan kejahatan beberapa preman

dan itu hanya bisa dilakukan di Universitas Nasional Hankuk.

Karena itu dia bergegas ke sana.

Para preman itu sangat berbahaya.

Mereka bagian dari organisasi besar yang meminjamkan puluhan miliar won

kepada orang-orang dan terus memoroti para debitur.

Mereka tidak ragu membunuh jika situasinya merugikan mereka.

Sial.

Tidak ada gunanya pergi jauh-jauh jika apinya cepat membesar.

Kau tahu apa hebatnya gedung ini?

Tekanan airnya tinggi.

Dengar baik-baik.

Ini bagian paling penting.

Begitu kita turun dan menyalakan api,

apinya akan sampai ke lantai ini melalui tangga.

Sepertinya ada yang tidak beres.

Keluar dari sana, Anna.

Bisa coba buka pintu itu?

Yang ini juga tidak bisa dibuka.

Apa yang terjadi?

- Tidak ada orang di sana? - Tolong kami!

- Kami terjebak di sini! - Tolong!

Apa yang terjadi?

- Terkunci? - Ya.

- Apa maksudmu terkunci? - Kenapa?

- Tolong! - Kami terjebak!

Sial.

Siap.

Jika kita kalah, 200 miliar won akan lenyap.

- Bagaimana? - Kami siap menyalakan api.

Akan ada 17 korban, termasuk polisi yang tidak diundang.

Kau bisa mentransfer sisa uangnya setelah menonton bencana ini di berita.

Baiklah.

Silakan, Pak.

Pengacara Yang, kau tidak perlu mencemaskan sidang besok.

Menyiapkan dokumen bukan keahlianku.

Jadi, aku melakukannya dengan caraku.

Kau membuatku merasa bersalah karena sudah menagihmu.

Dia cukup andal dalam pekerjaannya, jadi, mari lihat bagaimana hasilnya.

Kirim tim medis dan tim penyelamat.

Ada beberapa orang terjebak.

Kirim tim medis dan tim penyelamat.

Ada yang terjebak.

Kenapa...

Yang lain juga terjebak.

Internetnya juga mati.

Kurasa Wi-Fi terputus.

LAPORKAN BAHAN PELEDAK HUBUNGI 119. TIDAK TERHUBUNG

Laporkan bahan peledak. Hubungi 119.

"Bahan peledak"?

Siapa ini?

Ini Detektif Jin Hogae dari Kepolisian Taewon.

Lumpur di lorong meledak saat bertemu air.

Logam natrium?

Aku Bong Anna. Itu logam natrium.

Begitu kita turun dan menyalakan api,

apinya akan sampai ke lantai ini melalui tangga.

Anna, mereka membasahi tali pengangkut

dengan minyak tanah dan mengulurnya sampai lantai satu.

Begitu api dinyalakan, pemancar airnya akan menyala dan semua akan meledak.

Jika tali pengangkutnya cukup panjang untuk mencapai lantai empat,

berarti penjangnya tiga meter per lantai

dan 29 meter dari depan ke belakang.

Kecepatan pembakaran bisa berbeda tergantung jumlah kelembapan di tali.

Anggap saja kecepatan udara dalam ruang sekitar 0,15 meter per detik.

Jika kita menghitung waktu yang dibutuhkan agar api

mencapai lantai empat dan mengaktifkan pemancar air...

Kurang dari lima menit dari pembakaran hingga ledakan.

Jika semua pemancar air di lorong dinyalakan satu per satu,

kerusakannya akan sangat parah.

Kita kehabisan waktu.

Anna, singkirkan logam natriumnya dahulu.

Apa tidak ada orang di luar?

Tangga ke lantai lain ditutup.

Kami semua terjebak di laboratorium di sini.

Detektif Jin terjebak di ruang komputer.

Begitu, ya. Kalau jendelanya? Bisakah kau keluar lewat jendela?

- Kakak. - Tolong!

Ini laboratorium biokimia,

semua jendelanya dikunci.

Aku segera ke sana. Bertahanlah.

Ada zat peledak di lantai empat gedung laboratorium

Universitas Nasional Hankuk.

Ada sekitar 20 warga sipil di dalamnya.

Jendela dan tangganya ditutup.

Bagaimana ini?

Sial.

Lumayan juga.

Laboratorium ini Biosafety Level Tiga Plus, bukan?

- Benar. - Ini.

Pasti ada sistem ruang kedap udara jika terjadi kebocoran biokimia.

Ada satu di dekat tangga.

Apa rencanamu?

Api akan masuk lewat tangga,

jadi, kita hanya perlu menghalangi oksigen.

Tidak ada pemancar air di tangga

dan api akan padam tanpa oksigen.

Tapi semua orang di ruang pendingin sudah pulang.

Aku akan meretas sistemnya.

Kalian pergilah. Akan kuselesaikan dari sini.

- Mari berpencar. - Aku akan memeriksa pintu masuk.

GEDUNG PENELITIAN DAN LABORATORIUM

Sial.

Tali pengangkut?

Semua sistem kendali industri memiliki celah keamanan.

Aku harus mengambil berkas

dari Sistem Manajemen Gedung yang mengendalikan sistem individual,

menetralkannya agar tidak merespons secara otomatis,

dan mencari tahu kata sandi administratif untuk berkas tertentu.

Baru aku bisa mengakses sistem ruang kedap udara.

Aku di Panel Kendali.

Petugas damkar Taewon memasuki kampus sekarang.

UNIVERSITAS NASIONAL HANKUK

Kombinasi kata sandinya.

Ini langkah terakhir.

Sistem ruang kedap udara diaktifkan.

SISTEM PENDINGIN UDARA BEROPERASI

Aku sudah menutup ruang kedap udaranya.

Ayolah. Permisi.

SISTEM PENDINGIN UDARA BEROPERASI

Sudah selesai.

Sudah berakhir.

Kita aman.

Ada ventilator di lantai empat.

Gunakan truk tangga.

Ada bahan peledak di lantai empat.

Bagi menjadi beberapa kelompok dan buka setiap lantai.

Sisanya akan mengambil tali dan mengevakuasi warga sipil.

- Baik, Bu. - Baik, Bu. Lari!

Dilihat dari jejak pembakarannya, tersangka mungkin masih di sini.

Geledah tempat ini.

Mereka pasti belum jauh.

- Baik, Pak. Ayo! - Ayo!

Omong-omong, kenapa Anjing Jindo terjebak di sana?

Ceritanya panjang.

Angkat ke arah ventilator ruang server di lantai empat.

Ayo.

- Baiklah. - Tahan di sini!

Hai.

Kami akan turun sekarang. Awas.

Detektif Jin telah diselamatkan.

Baik. Kami akan masuk sekarang, jadi, tarik truk tangganya.

Coba kulihat tanganmu.

Larutan garam.

Pegang ini agar tidak terinfeksi.

- Ayo cepat! - Ayo!

Ada sedikit masalah.

- Ikuti aku. - Baik, Pak.

Tim Satu telah memasuki gedung. Tolong matikan sistem ruang kedap udara.

Jihoon, ke lantai tiga.

Ya, Pak.

Aku sudah memasuki lantai satu.

Aku akan ke lantai tiga.

Terbuka!

Lantai tiga terbuka!

Tolong ikuti petugas damkar.

Enam orang diselamatkan dari lantai satu.

Lewat sini.

Tiga orang selamat dari lantai tiga.

Kalian baik-baik saja? Lewat sini.

Gergaji listrik.

Ini kecepatan penuh, mundurlah!

Baik, Pak!

- Kisoo! - Ya, Pak!

- Bawakan spreader! - Baik, Pak!

Kami butuh spreader lagi.

- Naiklah. - Baik, Bu.

- Lewat sini. - Kau baik-baik saja?

Lihat apa kau?

Ada sesuatu di lehernya.

Apa itu?

Seperti pengendali jarak jauh dengan tombol di tengahnya. Namanya...

Mos... Maste... Masco...

Masteca?

Ya, itu.

Itu produsen pemancar air.

Mereka baru-baru ini menghubungi kami soal pengendali jarak jauh ciptaan mereka.

Pengendali jarak jauh. Pemancar air.

Aku harus ke kantor pusat.

Dorong!

Mana spreader-nya?

Artinya jika pemancar air diaktifkan dari jauh,

itu bisa meledak kapan saja.

Artinya petugas damkar yang beroperasi juga dalam bahaya.

Detektif Jin, kau yakin tidak salah lihat?

Aku yakin.

Sembilan warga sipil sudah dievakuasi dari lantai satu sampai tiga.

Tersisa tujuh di dua laboratorium di lantai empat.

Lantai empat yang paling sulit dimasuki,

jadi, butuh waktu.

- Peganglah, Kisoo. - Baiklah.

Satu, dua, tiga.

Satu, dua, tiga.

Dojin, bagaimana lantai empat?

Kami baru mematahkan satu kunci.

KOREA KOMANDAN TKP

Perhatian, semua petugas damkar.

Hentikan operasi dan mundur sekarang juga.

Apa? Dia ingin kita mundur?

Apa maksudnya?

Bu, apa maksudmu? Pintunya masih terkunci.

Jangan tanya kenapa, cepat keluar saja dari sana!

Apa yang terjadi?

Mundur!

Mundur.

Mundur sekarang juga!

Bagaimana denganmu?

Biar kuselesaikan ini.

Kau turunlah dahulu!

- Sedang apa kau? - Dua lebih baik daripada satu.

Satu, dua, tiga!

Satu, dua, tiga!

KANTOR POLISI TAEWON POS KOMANDO LAPANGAN

- Bu. - Tolong tarik kembali perintahmu.

Masih ada warga sipil yang terjebak di dalam.

Petugas damkar kami dalam bahaya.

Kami harus mundur dari zona panas.

AREA BENCANA DENGAN BAHAYA LANGSUNG

Anjing Jindo, apa kau punya...

Ke mana dia pergi?

Dia meminjam ponselku barusan.

Apa?

Bong Dojin, di mana kau sekarang?

Aku sudah menyuruhmu mundur.

Kami hampir selesai! Kami akan mundur bersama warga sipil!

Dojin!

Dasar berandal.

Seperti pengendali jarak jauh dengan tombol di tengahnya. Namanya...

Mos... Maste... Masco...

- Masteca? - Ya, itu.

Itu produsen pemancar air.

Pengendali jarak jauh. Pemancar air.

Di mana kita bisa mematikan sistem air?

Ruang pendingin udara.

Merunduklah. Kita dalam bahaya.

Ada yang harus kulakukan.

- Angkat! - Baik, Pak!

RUANG PENDINGIN

NITROGEN CAIR WASPADA SANGAT BEKU

Ya?

Meteran air ada di ruang pendingin udara basemen.

Baik.

Hei, Kau.

Sedang apa di sini?

Kau tidak dengar soal evakuasi?

Di sini berbahaya. Kau harus pergi.

Seharusnya kau pergi saja.

FORMULIR PENDAFTARAN PINJAMAN

NITROGEN CAIR WASPADA SANGAT BEKU

LABORATORIUM MAHASISWA A

RUANG SUMBER DAYA

PIPA SUPLAI AIR UNTUK PEMANCAR AIR

- Keluaran maksimal! - Baik, Pak!

Dojin, kau baik-baik saja? Bong Dojin.

Ledakan berhenti di tengah jalan.

- Sudah berhenti. Panggil tim penyelamat! - Siap.

Ledakannya berhenti.

Kirim tim penyelamat sekarang!

Mulai misi penyelamatan.

- Lari! - Baik, Bu!

Apa yang terjadi?

Bong Anna!

Bong Anna!

Bong Anna!

- Semua baik-baik saja? - Kalian baik-baik saja?

Anna! Bong Anna!

Anna.

- Kisoo. - Siap.

Baiklah. Satu, dua, tiga.

- Periksa jika ada warga sipil lagi. - Baik, Pak.

Kau baik-baik saja?

Jari-jariku hitam dan mati rasa, tapi aku baik-baik saja.

Biarkan aku bicara dengannya.

Anjing Jindo, bagaimana kau tahu cara melakukan itu?

Aku menuangkan nitrogen cair di atas meteran air.

Jadi, aku membekukan dan mematikan airnya.

Memang kau paham?

Apa?

Dasar kau...

Astaga.

Sial.

KOTAK PELEPASAN BAHAN PELEDAK

Aku akan terbang dua jam lagi.

Selesaikan bagaimanapun caranya.

Maka aku akan membuat keributan.

PENGADILAN WILAYAH SEOUL TIMUR

- Sakit sekali. - Jangan bergerak.

Satu, dua, tiga!

Anna, kau sudah sadar? Kau baik-baik saja?

Laporan keaslian. Aku harus membawanya ke pengadilan.

Tidak, jangan konyol. Kau harus dibawa ke rumah sakit.

Mereka semua menungguku.

Kau baik-baik saja?

Kau tidak pusing, bukan?

Tidak.

Untungnya, tidak ada patah tulang.

Kak Dojin, sudah sampai mana?

Kau urus dirimu saja. Kita akan tiba tepat waktu.

Anna, kau baik-baik saja?

Bajingan itu.

Aku ingin melihat api hari ini.

Hei, Kau!

Lantas, pergilah ke restoran barbeku.

Dasar bajingan.

Bangun, Bajingan.

Ini berat. Biar aku saja.

Apa akhirnya aku bisa melihat pertunjukan api?

Anna, tandunya.

Ini.

Anjing Jindo!

Lemparan bagus.

DAEMOO GROUP JELASKAN SOAL MANIPULASI SAHAM!

- Myeongpil. - Ya?

Bawa dia. Dia pandai berkelahi.

Maka itu,

seharusnya kau pergi saja.

Masuklah.

Ayo jalan!

Kalian sudah bekerja keras.

Sampai jumpa.

JAKSA

SAKSI

TERDAKWA

Yang Mulia, mohon izinkan saya memanggil saksi penting

yang akan mengungkap kebenarannya.

Permintaan dikabulkan.

Itu 298 formulir kenaikan pinjaman mengenai bunga jatuh tempo

yang ditulis oleh Daemoo Group.

Saat orang yang meminjam sepuluh juta won telat melunasinya,

bunga jatuh tempo ditambahkan ke jumlah pokok untuk utang baru.

Dalam hitungan bulan, jumlah keseluruhan berubah dari 10 juta menjadi 100 juta.

Keberatan, Yang Mulia.

Kenaikan pinjaman tidak ilegal.

Kita tidak bisa mempermasalahkan

semua dokumen legal ini.

Tapi saya menemukan hal aneh semalam.

Lanjutkan.

Silakan lihat salah satu formulir kenaikan pinjamannya.

Pada formulir itu tertulis tanggal 17 Agustus 2019.

Saya menganalisis tahun produksi kertas itu

dengan melakukan spektroskopi.

Tapi anehnya, ternyata,

kertas itu diproduksi pada tahun 2021.

"Sung Yubi."

Mau tanggal berapa?

Bunganya harus jatuh tempo sekitar dua tahun

agar ini sepadan.

17 Agustus 2019.

Anda pasti tidak tahu

bahan kertas A4 berbeda setiap tahunnya.

KANTOR POLISI TAEWON

Anda tidak akan mengeklaim kertas produksi tahun 2021

dibawa ke tahun 2019, yang mana dua tahun sebelumnya, 'kan?

RUMAH SAKIT UMUM TAEWON

Aku yang traktir karena lukaku paling ringan.

Apa hidangan pemulihan terbaik?

Ayam rebus keju pedas.

Lezat.

Kalian sungguh saudara kandung? Sama sekali tidak mirip.

Tadinya aku tidak mau memberitahumu soal kami.

Hei, aku juga maunya begitu.

Bukankah seharusnya kau berterima kasih aku sudah menyelamatkan adikmu?

Kau yang mengirimkan SOS itu.

Kau menyelamatkanku?

Aku yang menyalakan ruang kedap udara dan mematikan pengangkutnya.

Jangan lupa siapa yang membeli makanan ini.

Yang benar saja kau?

Sebelah sini panas, sementara sebelah sini dingin.

Kau bahkan tidak tahu di mana meteran airnya.

Katakan saja kita bekerja sama dalam misi ini dan lupakan.

Aku harus pergi.

Ke mana?

Aku sif malam hari ini.

Kau harus libur malam ini.

Mungkin tidak ada patah tulang, tapi pasti tetap nyeri.

Aku hanya membebani yang lain jika absen. Aku harus pergi.

- Aku pergi. - Aku ikut.

- Kami pergi. - Baiklah.

- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

Kau tidak pergi juga?

Kau tidak lihat aku sedang makan?

HANCOM LIFECARE DOKGO SOON

- Ayah! - Ada yang terjebak di dalam!

Tidak!

Tidak!

Maaf karena aku tidak mundur hari ini.

Tidak apa-apa. Kau hebat hari ini.

Maafkan aku.

Aku sungguh tidak bisa mundur.

Kau tahu bagaimana penyelamatan pertamaku.

Tidak!

Tidak!

- Tidak... - Saat itulah aku berjanji

akan menjadi yang pertama masuk dan yang terakhir keluar.

Benar.

Dojin, aku merasakan hal yang sama.

Karena itu kuperintahkan kalian semua untuk mundur.

Bukan hanya kau yang merasa bersalah...

karena bisa keluar hidup-hidup.

Terima kasih sudah kembali dengan selamat.

Aku tidak mencemaskanmu, tapi jagalah Kisoo.

Terima kasih.

Aku juga minta maaf.

Kuharap kau... Tidak, kuharap kita

bisa bekerja sebagai petugas damkar untuk waktu lama.

Bong Dojin. Buldoser.

Mengerti?

Baik, Bu.

Hei, mana para petugas damkar?

Di mana pelaku tabrak lari itu?

Keluarlah!

Kau menghancurkan mobilku

dan biaya perbaikannya 980.000 won.

Jadi, aku akan melaporkanmu atas insiden tabrak lari.

Tabrak lari? Apa maksudmu?

Lihat saja sendiri.

Semuanya terekam di kamera dasborku.

Apa? Kisoo.

Benar. Laporan asap itu.

Kisoo, kurasa rumah itu.

- Menyebar cukup cepat, bukan? - Kurasa begitu.

Tidak bisa. Aku akan lewat saja.

Ini jelas tabrak lari.

Menurut Pasal 25 UU Pemadam Kebakaran,

petugas damkar diizinkan memindahkan kendaraan apa pun

yang menghalangi jalan mereka menuju TKP darurat.

Kurasa kau tidak sepenuhnya mengerti.

Bukan itu masalahnya.

Tidak ada situasi mendesak.

Apa yang kau lakukan?

Mobilku tidak menghalangi apa pun!

Apa maksudnya?

Kami mendapat laporan tentang asap.

Tapi saat kami tiba, itu hanya pengusir kecoak.

Masa bodoh dengan hukum kalian. Ganti saja kerugiannya.

Pak, tunggu sebentar.

Kenapa? Kau takut sekarang? Begitukah?

- Kau takut? - Apa yang kau lakukan?

- Hei! - Kisoo.

Aku Kepala Dokgo Soon dari Pemadam Kebakaran Taewon.

Aku minta maaf mewakilinya. Maaf, Pak.

Tunggu.

Kau parkir sembarangan.

Apa maksudmu?

Kau lihat ada garis di jalanan?

Jangan menggertak karena aku takkan percaya.

Di sini. Kau lihat garis kuning itu?

Apa itu?

Itu artinya air api.

Kau tahu, hidran api.

Sepertinya kau tidak tahu.

Menurut Pasal 32-6 UU Lalu Lintas Jalan,

parkir di dekat hidran api minimal berjarak lima meter.

- Jika melanggarnya? - Lantas, menurut Pasal 25, Ayat 3,

kita bisa menyingkirkan kendaraannya.

Inilah sebabnya

- PNS seperti kalian sulit dipercaya. - Tidak apa-apa.

Sial.

Astaga. Sudah kuduga kau di sini.

- Tolong beri kami segelas lagi. - Tentu.

Bagaimana kau bisa kemari?

Apa maksudmu? Aku berjalan kaki.

Ini. Ambillah.

Apa ini?

Dia memang parkir sembarangan,

tapi dia bisa menuntutmu dan kau mungkin harus mengganti rugi.

Pakai uang itu untuk berjaga-jaga.

Terima kasih.

Jangan berterima kasih kepadaku.

Dojin.

Bukankah itu tidak adil? Saat bertemu dengan orang seperti dia...

Memang tidak adil.

Tentu saja tidak adil.

Aku kesal dan ingin berhenti.

Tapi, Kisoo, pikirkan baik-baik.

Jika bukan aku, siapa yang akan melakukan pekerjaanku?

Jika bukan kau, siapa yang akan melakukan pekerjaanmu?

Kau setuju, bukan?

Ya.

Dasar berandal.

RUANG REKAMAN INTEROGASI 2

RUANG REKAMAN INTEROGASI 1

SEL TAHANAN, RUANG KUNJUNGAN

Di mana pria satunya?

Choi Seokdoo? Kita kehilangan dia.

Tidak ada kamera CCTV di jalan raya nasional.

Setidaknya Kim Dohyung tertangkap...

Kenapa harus kehilangan Choi Seokdoo?

Kau menggoreng ayam di sini?

Ya.

- Kau butuh kantong? - Tidak perlu.

PESTA DENGAN BARANG LENGKAP MENCARI SEORANG PEKERJA KERAS

Ini ayam gorengmu.

Terima kasih.

Sial. Dialah alasanku pergi ke sana.

BURONAN PEMBUNUHAN BAYARAN CHOI SEOKDOO, PRIA 27 TAHUN

Sudah kusuruh Choi Seokdoo, si gila itu,

untuk bersembunyi dan tak melakukan hal bodoh.

Tapi dia pasti kehabisan uang.

Maaf, Pak.

Jadi, Jin Hogae

tidak akan berhenti mengejar pencandu itu, bukan?

Kita harus menghilangkan semua kemungkinan risiko.

Entah pencandu itu atau Anjing Jindo.

Ayah.

Ayah!

Ayah baik-baik saja?

Ya. Bagaimana kau tahu Ayah di sini?

Maafkan Ayah.

Bagaimana sekolahmu?

Maaf Ayah tidak bisa mengurusmu.

Jangan minta maaf.

Ayah, lihat ini.

Apa ini?

Surat penerimaan ke SMA Seni Rupa Kerajaan Belgia.

Putrimu...

akan menjalani gaya hidup kelas atas.

SURAT PENERIMAAN

Ayah.

Dia benar-benar teman Ayah?

Ya, benar.

Kau berjanji akan menjaga putriku?

Bertemu denganku...

adalah keberuntungan terbesar dalam hidupmu.

Tekan nomor satu, telepon satu per satu,

dan singkirkan mereka.

LETNAN JIN HOGAE

NOMOR RAHASIA

Halo?

Apa dia mau mati?

Baiklah. Aku mengerti.

Dengan senang hati, bukan?

Kau sudah sampai?

Aku yakin kau tahu harus bagaimana.

Ini komunikasi terakhir kita.

Baiklah.

THE FIRST RESPONDERS

Berhenti! Berhenti menyemprot!

Hubungi polisi.

Kasus ini telah berubah menjadi kasus pembunuhan. Ayo.

- Pembunuhan dengan pembakaran, bukan? - Bagaimana kau tahu? Hei.

Beberapa titik pembakaran adalah bukti langsung pembakaran.

Kami hanya menemukan sidik jarimu.

Semua sidik jari dan jejak kakinya milik Detektif Jin.

Jin Hogae, kau ditangkap.

- Bagaimana jika Detektif Jin diincar... - Ulah orang dalam?

Ada yang kau curigai?

Hei, ada Anjing Jindo dari Unit Investigasi Regional.

Bajingan itu membunuh seseorang.

Aku sudah menunggumu.

Tikam aku, Berengsek.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.