Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
THE FIRST RESPONDERS
SEMUA KARAKTER, LOKASI, ORGANISASI, INSIDEN, KELOMPOK,
DAN LATAR BELAKANG YANG DIGAMBARKAN DALAM DRAMA INI HANYALAH FIKSI
IBU
Aku dengar kau bolos bimbingan belajar lagi.
Kau juga tidak menjawab telepon. Kau sibuk apa belakangan ini?
KEBEBASAN, KEADILAN, KEDAMAIAN
Gayoung, bisa jelaskan soal listrik statis?
Listrik statis diproduksi oleh gesekan
dan disebabkan oleh pemindahan elektron.
Bagus.
Hari yang melelahkan, bukan?
Tidak, tunggu. Berhenti!
- Apa? - Apa?
Ada kebakaran di lantai delapan?
Tidak mungkin. Dua petugas damkar tinggal di lantai itu.
Benar.
Kita tetangga sekarang. Kita akan sering bertemu.
Mari jangan sering bertemu.
Tanggapan gabungan karena kasus besar berarti hal buruk.
Tetap saja, detektif butuh kasus untuk pemanasan.
Apa ini?
Kau menandatangani sewanya karena biayanya murah?
Kurasa kau harus pemanasan lagi.
Lalu apa?
Aku tidak boleh menandatangani sewa murah sesuka hatiku?
Tempat itu...
berhantu.
Sungguh.
Sial.
Ada telepon!
Dugaan bunuh diri. Permintaan membuka kunci.
Darurat level satu. Termasuk yang tak bertugas.
Apa yang kau lakukan? Ayo.
Aku?
Dugaan bunuh diri jelas tanggapan gabungan.
Cepatlah.
Ayo.
Ini lebih baik daripada hantu.
KODE DARURAT YANG DIKELUARKAN SAAT ADA POTENSI NYAWA TERANCAM
ATAU KEBUTUHAN UNTUK MENCEGAH KEJAHATAN
Kisoo, posisikan pompa dan bawa peralatannya.
AMBULANS LAYANAN MEDIS DARURAT
Astaga, aku mabuk darat dan mual.
- Apa? Kenapa kau di mobil itu? - Membantu.
- Membantu? - Ya.
Namanya Hyunseo, dan ini bukan kali pertama.
Hei. Kalian harus membatasi...
- Ayo. - Semua jalan...
Kami akan masuk dahulu.
- Ayo. - Baiklah.
- Halo. - Halo, tolong bantu.
- Halo. - Halo.
Dia mengganti kode aksesnya lagi.
Maaf ini terus terjadi.
Bu, sudah berapa lama kau tidak bisa menghubungi Hyunseo kali ini?
Sepanjang hari ini.
- Sepanjang hari? - Ya.
Dia selalu melakukan ini.
Agen Real Estat Geumhwang?
Apa?
Nomor yang Anda tuju tidak dapat dihubungi...
Kenapa dia tidak menjawab?
Kurasa ini terlalu murah. Kau yakin tidak ada masalah?
Jadi, putrimu yang tidak menjawab.
Aku membawa peralatannya.
Sepertinya kita harus mendobrak pintunya juga kali ini.
- Berikan kepadaku. - Tunggu.
Bisakah kau tidak mendobrak pintunya?
Apa maksudmu?
Begini...
Kalian merusak kunci pintu dan seluruh pintu sebelumnya,
dan aku harus membayar lebih dari 500.000 won untuk perbaikan.
Aku tidak bisa membiarkanmu mendobrak pintu baru lagi.
Harganya mahal.
Tolong mengertilah.
Lalu kami harus bagaimana?
Kita tidak berhak menghancurkannya kecuali dalam keadaan darurat,
seperti kebakaran.
- Haruskah polisi mengambil alih? - Tidak, kami juga tak bisa melakukan itu.
Kita semua pegawai negeri di sini.
Hei.
Jadi, tidak boleh, bukan?
Ayo turun dan cari cara lain.
Baik, Pak.
Kami permisi.
Hei, kenapa kalian pergi begitu saja?
- Dobrak saja... - Tidak, kita punya cara.
Turunlah sekarang.
Bagaimana ini? Pompanya tidak sampai.
Aku akan memanjat pipa saja.
- Aku akan ikut denganmu. - Baiklah. Bersiaplah.
Kau akan memanjat pipa?
Lihat saja cara kami mengorbankan tubuh kami demi penyelamatan.
Mereka syuting film selarut ini? Spider-Man?
Lingkungan ini sebenarnya rentan dengan perampokan panjat dinding.
Tidak ada kamera CCTV
dan mudah memanjat pipa.
Mereka hebat.
- Mari bersiap. - Baik, Pak.
Bau apa ini?
Dojin. Kotak P3K.
Baiklah.
Hyunseo.
Kotak P3K.
- Di sini! - Aku datang!
Bau apa ini?
Baunya agak busuk. Bagaimana keadaannya?
Aku merasakan denyut nadi.
Hei. Jangan sampai ibunya melihat dia.
- Tunggu. - Kenapa?
- Kenapa? - Tolong tunggu. Biar kami periksa dahulu.
- Baringkan dia, Dojin. - Baik.
- Bu. - Hei. Sudah kubilang hentikan dia.
- Astaga. - Tunggu sebentar.
Bu.
Apa-apaan ini?
GIM BALAP KURA-KURA
- Sial. Apa itu? - Matikan!
Mengagetkan saja.
Siapa kau?
Hyunseo, kau ingat aku?
Tunggu sebentar.
Ada darah di muntahannya.
- Ini racun. - Racun?
Dasar bodoh. Kau minum apa lagi kali ini?
Kau satu-satunya putriku.
- Ada apa denganmu? - Cukup!
Lalu kenapa Ibu menyelamatkanku?
Tidak bisakah aku mati sesukaku?
Astaga.
- Bu! - Apa?
- Kau tahu betapa cemasnya aku? - Bu!
Dia pasien, Bu.
Tolong tenanglah.
Hyunseo, apa yang kau minum? Sudah berapa lama?
Entahlah.
Hyunseo, kau harus memberitahuku.
Kau sakit perut?
Kau pusing?
- Ini bau. - Benarkah?
Astaga, ini dia.
Dengar. Terima kasih banyak.
Dia tampak baik-baik saja, jadi, kalian bisa pergi sekarang.
- Apa? - Bu.
Kita harus membawanya ke UGD dan memeriksa apa yang dia konsumsi.
UGD?
Asuransi tak menanggung biayanya,
jadi, aku harus membayar 700.000 won untuk biaya rumah sakit.
Bu, setidaknya perutnya harus dipompa.
Tapi bukankah dia sudah memuntahkan semuanya?
Tidak ada yang bisa dipompa lagi.
Kalau begitu, ayo pergi saja.
Apa?
Bawakan formulir Penolakan Pengangkutan.
Bu, ambil capmu.
Untuk apa?
Kami butuh bukti.
Jika dia mengalami efek samping dari racun itu,
Pasal 275 KUHP menyatakan perilaku lalai...
- Berapa tahun di penjara? - Tujuh.
- Kau yakin? - Ya.
Kau bisa dipenjara selama tujuh tahun.
Jadi, tolong ambil capmu.
Dongwoo, ambilkan tandu.
Myeongpil, aku butuh penjiplak jejak kaki.
Jejak kaki. Ya.
Baiklah.
- Mundur. - Tunggu!
- Apa-apaan ini? - Minggir!
Tak ada yang lebih penting daripada pasien.
Kalian merusak TKP.
Sudah tidak bisa lagi.
Ada terlalu banyak jejak kaki sekarang.
Tidak apa-apa. Hapus saja jejak kaki kita.
Kenapa kau tidak memakai sepatu polisi?
Desainnya tidak sesuai seleraku, jadi...
Kau serius?
Kita harus memakainya untuk membedakan jejak kaki di TKP.
Menyebalkan sekali.
Jiplak itu. Sial.
Tidak ada yang memakai itu.
Yang benar saja.
Satu, dua, tiga.
- Dorong lagi. - Baik, Pak.
Kau tidak ikut denganku?
Mobil polisi terlalu membosankan.
Astaga.
Aku merasa sesak di sini.
Tunggu.
Ini.
Aku akan memberimu oksigen.
Fokuslah bernapas, ya?
Ini.
Pasien keracunan obat dengan riwayat melukai diri sendiri.
Kesulitan bernapas dan nyeri dada saat bernapas.
Napas di paru-paru kiri menurun.
Dia muntah darah 100 cc dan tenggorokannya sakit.
Segera pompa perutnya.
Baik.
Satu, dua, tiga.
- Memasangkan respirator baru. - Baik.
- Kau bawa racunnya? - Ya. Ini.
Ini akan membantumu bernapas lebih nyaman.
Lepaskan oksigennya!
Berapa banyak yang kau konsumsi?
Tidak terlalu banyak.
Berapa teguk? Satu? Dua? Berapa kali kau menelan?
Sekitar empat kali.
Lakukan analisis urine dan tes lab, lalu ukur kadar kreatininanya.
- Segera siapkan irigasi. - Baik.
- Siapkan analisis urine. - Baik.
Permisi. Apa yang terjadi?
Dia baik-baik saja?
Kami harus melakukan beberapa tes.
- Tolong tunggu di luar. - Tapi...
Aku akan mengambil darah.
Seol.
Kita harus pergi sekarang.
Mari tunggu sampai hasil lab keluar.
Tentu.
Kami tidak akan mengantarmu, pulanglah lebih dahulu.
Aku juga menunggu sesuatu.
Astaga.
Kenapa aku harus membawa ini padahal gadis itu tidak mati?
Astaga.
Berapa banyak oksigen yang didapat Nona Kim Hyunseo?
Dia kesulitan bernapas,
jadi, aku memberikan 0,9 FiO2 melalui kantong reservoir
dengan aliran oksigen sepuluh liter per menit
selama sekitar 12 menit dalam perjalanan ke sini.
Astaga.
Kadar konsentrasi urinenya sangat tinggi.
Kenapa warna urinenya begitu?
Hal ini bisa terjadi jika mengonsumsi parakuat.
Organnya mulai berhenti berfungsi.
Maksudmu dia menelan parakuat?
Kadar kreatininanya 5,5 dan PO2-nya 67.
Dia mengonsumsi 60 cc larutan itu.
Itu lima kali dosis mematikan.
Dosis mematikan?
Tapi dia baik-baik saja.
Kau lihat betapa sehatnya dia.
Itulah yang membuat parakuat sangat mematikan.
Gejala langsungnya hanya muntah.
Tapi saat menghirup oksigen, fibrosis paru pun dimulai
dan orang akan kesulitan bernapas.
Selain itu, dia diberi oksigen tingkat tinggi dalam perjalanan ke sini,
itu mempercepat prosesnya.
Aku khawatir dia akan segera meninggal.
Bu.
Saturasi menurun.
SATURASI JUMLAH OKSIGEN DALAM DARAH
Ibu, aku tidak bisa bernapas...
Dokter, dia tidak bisa bernapas. Tolong beri dia respirator.
Tidak, Bu. Makin banyak dia dapat oksigen, makin cepat paru-parunya memburuk.
Berikan bikarbonat untuk melawan asidosis.
Baik.
Ibu, ada apa denganku?
- Ibu, maafkan aku. - Tidak.
- Aku tidak akan melakukannya lagi. - Jangan bicara.
Biarkan aku bernapas...
Hyunseo.
Hyunseo! Astaga!
Buka matamu. Lihat aku...
Tidak.
Lepaskan aku!
Hyunseo!
- Bu, tunggu. - Bangun!
- Tidak! - Pasangkan itu.
- Hyunseo, tidak! - Bawa walinya keluar.
- Bangun, Hyunseo! - Aku akan mengambil alih.
Ada ROSC.
ROSC KEMBALINYA SIRKULASI SPONTAN
Hyunseo.
- Seol. - Ya?
Ibu.
Ibu, maafkan aku.
Aku ingin menghasilkan banyak uang...
agar bisa membelikan Ibu barang bagus.
Hyunseo.
Apa?
Hyunseo! Astaga!
Dia mengalami gagal jantung.
GAGAL JANTUNG
- Berikan epinefrina. - Baik.
Isi hingga 150 joule.
- Aman. - Aman.
Kejutkan!
Lagi. Isi hingga 200 joule.
Kejutkan.
Bukankah kau harus mengisi ulang?
Dokter?
Dokter Cha Jaehee!
Kumohon...
Hyunseo, bangunlah.
Hyunseo...
Tidak!
Nona Kim Hyunseo meninggal pada pukul 22.47.
Tidak!
Tidak!
PUSAT MEDIS DARURAT
UNIT GAWAT DARURAT
Hei, berikan itu.
Sial.
- Kau butuh sidik jarinya. - Sial.
- Kita pindahkan sekarang? - Ya.
Permisi. Kau sedang apa?
Maafkan aku.
"Akan kuakhiri hidupmu yang menyedihkan selama 15 tahun hanya dalam 15 detik."
Dia diancam.
Orang itu mengirim pesan melalui aplikasi obrolan anonim dari luar negeri.
Semua pesan secara otomatis dihapus setelah beberapa saat
dan sulit melacaknya karena anonim.
Ini server Rusia.
INFORMASI TARGET GPS
Mereka pintar.
Dilihat dari pesannya,
pasti berkaitan dengan video seks atau kejahatan seksual.
Kita harus memeriksanya untuk memastikan.
Terima kasih. Ayo.
Baiklah. Terima kasih.
Aku akan memberimu oksigen. Fokuslah bernapas, ya?
Makin banyak dia dapat oksigen, makin cepat paru-parunya memburuk.
Kau tidak mau minta maaf kepadaku?
Untuk apa?
Investigasi itu seperti menyusun teka-teki.
Tapi kita kehilangan satu bagian.
Seseorang merusak TKP, jadi, kita dalam masalah.
Tunggu sebentar.
Apa informasi ini akan membantu?
Mereka bilang aku tidak akan mati meski mengonsumsi pestisida...
Ada orang lain yang terlibat.
Jadi, kemungkinan bukan bunuh diri?
Petugas damkar sangat berpikiran sederhana.
Apa?
Jika dia diperdaya untuk mati, itu pembunuhan menipu.
Jika dia diancam, itu pembunuhan dipaksakan.
Jika seseorang memerintahkannya, itu perjanjian pembunuhan.
Jika dia tidak ingin bunuh diri, itu penghasutan bunuh diri.
Jika mereka membantunya bunuh diri,
itu membantu dan bersekongkol.
Jika dia dipaksa, itu pembunuhan. Ini teka-teki besar.
Karena ini respons bersama, bantu aku.
Bagaimana caranya?
Itu...
Detektif, kau tak ikut?
Benar. Ganti baju dan ikuti aku.
Apa-apaan dia?
Hyunseo tak seharusnya diberi masker oksigen!
Maafkan aku. Sungguh.
Jangan begini. Tetaplah kuat.
- Bagaimana ini? - Maafkan aku.
Aku turut berdukacita.
Apa? Tes usap vagina?
RUMAH SAKIT UMUM TAEWON LAYANAN PEMAKAMAN
Sperma bisa bertahan di rahim selama sepekan.
Aku yakin kau sudah tahu itu.
Tetap saja, dia baru kehilangan putrinya.
Semua bukti akan hilang begitu jasadnya dikremasi.
Kau sungguh membutuhkannya, bukan?
Bu, Hyunseo harus menemukan kedamaian.
Tolong bantu kami.
Itu tidak akan berhasil.
Dia mencoba membujuknya secara emosional. Kuno sekali.
- Sial. - Dia datang.
Dia pasti gagal.
Pikirkan cara lain.
Kalian bisa pergi lebih dahulu.
Terima kasih atas usahamu.
Hubungi BFN.
Lumayan.
Aku hanya membantu. Sebaiknya kau tangkap pelakunya.
Tentu saja.
Ayo.
Entah kenapa aku tersinggung.
Tidak ada yang mustahil bagi Buldoser.
Apa maksudnya?
Julukan Pak Bong.
Dia dipanggil begitu karena tidak ada yang bisa menghalanginya.
Bergabunglah dengan divisinya besok jika kau sangat menyukainya.
Ayolah. Bukan begitu.
Benar juga. Haruskah aku bicara dengan mereka?
Kau pikir mereka akan mendengarkan?
Kenapa tidak? Buldoser saja bisa.
Hei.
Minumlah.
Minumlah.
Kudengar Kim Hyunseo bunuh diri. Jadi, kenapa ada polisi terlibat?
Begini...
Kau sungguh polisi?
Sama sekali tidak seperti polisi.
Hentikan, ceritakan saja lebih banyak tentang Hyunseo. Bagaimana dia di sekolah?
Kami hanya datang ke sini karena wali kelas menyuruh kami.
Kami tidak dekat dengannya.
Letakkan ponsel kalian.
Aku menyuruh rumah sakit mematikan Wi-Fi.
Kenapa?
- Menyebalkan. - Sulit dipercaya.
Kalian merasa sedih untuknya sekarang?
Kau sedang apa?
Ini kali pertamaku di aula pemakaman, jadi, aku merekam vlog.
Paket dataku tidak terbatas.
Sekalian saja kau berswafoto dengan fotonya di sana.
Kau mau apa dariku?
Hei, ayo.
- Ayo. - Ini menyebalkan.
Tunggu, Kawan-Kawan. Duduklah kembali.
Hei, Kawan-Kawan.
Aku akan mengejar mereka.
Kalian mau ke mana?
Hei.
Aku sudah dapat DNA-nya.
- Akan segera kubawa ke BFN. - Baiklah.
Maaf.
KASUS PERACUNAN MEMATIKAN SISWI PYUNGDO-DONG
Hyunseo tidak dianggap di sekolahnya.
Dengan kata lain, dia dikucilkan.
Dia tidak punya teman dan selalu sibuk dengan ponselnya.
Bagaimana dengan pesan itu?
Tim investigasi internasional sedang menyelidiki pengirimnya?
Ya, kita sudah mengajukan permintaan.
Kita bisa mengidentifikasinya begitu server luar negeri diperiksa.
Kurasa kita hanya perlu menunggu balasan resmi.
Sejak kapan kita bisa mengandalkan dokumen resmi?
Astaga. Sudah cukup lama.
Sejak masuk akademi polisi,
aku selalu bilang bahwa detektif harus tenang dan menguasai diri.
Jadi, sejak kapan kau menjadi gila?
Kita tunggu saja tim internasional.
Mereka butuh beberapa pekan untuk membalas.
Sudah kubilang. Kasus ini berbau busuk.
Sejak kapan kita menyelidiki dengan hidung?
Kalau begitu, cepat beri tahu aku alih-alih hanya mengendus.
Baiklah.
Saat Hyunseo meminum pestisida itu,
ada orang lain bersamanya.
Benar. Jejak kaki.
Benar sekali.
Dia mungkin melihat saat Hyunseo dibawa ambulans.
Menyadari Hyunseo masih hidup
pasti membuat orang itu panik.
AKAN KUAKHIRI HIDUPMU YANG MENYEDIHKAN SELAMA 15 TAHUN HANYA DALAM 15 DETIK
Karena itu dia mengirim pesan ancaman
untuk membungkamnya.
Anjing Jindo.
Apa kau tersangkanya?
Pikirkanlah.
Jika tidak, bagaimana kau bisa memahami
apa yang dipikirkan seorang penjahat?
Mungkin dia punya masa lalu kelam.
Masuklah.
Kau menemukan sesuatu?
Tidak terdeteksi ada sperma.
Astaga. Setelah semua keributan yang kita buat?
Eliminasi adalah bagian dari investigasi.
Keberadaannya?
Forensik digital menunjukkan dia hanya di rumah atau sekolahnya.
Dia jarang mengobrol dengan siapa pun dan tidak punya akun media sosial,
jadi, antara dia murid terbaik atau dikucilkan.
Tidak mungkin.
Laptopnya menyala saat kami tiba di sana.
Ada program
yang otomatis menghapus riwayat internetnya secara permanen.
Banyak anak yang berbagi komputer dengan orang tua memasang program itu.
Ini jalan buntu. Kita tidak menuai apa pun.
Tapi dia selalu melihat ponselnya.
Lalu apa yang dia lakukan dengan itu?
Di sini!
Aku datang!
Baunya agak busuk.
Hei. Jangan sampai ibunya melihat dia.
- Tunggu. - Kenapa?
Di sini!
Aku datang!
Hei, tunggu.
Tunggu.
Kenapa kau di sini?
Tempat ini membawa sial. Seharusnya aku tak pindah kemari.
Lihat ini.
Apa itu?
Rekaman dari kamera tubuhku saat kita di rumah Hyunseo.
Ini.
Tanda melukai diri sendiri di pergelangan tangan Hyunseo.
Disebut sindrom menyayat pergelangan tangan.
Yaitu memakai silet tipis dan tumpul berulang kali.
Mereka bahkan mengunggah foto di media sosial mereka.
Lalu ini.
Yang ini saat kami menyelamatkannya.
Lihat. Dia tidak punya tato bintang di masa lalu.
Kau tidak turun?
Dahulu, orang-orang Yunani Kuno
hanya mengandalkan bintang saat berkeliling dunia.
Aku akan melihat bintang. Akan kutemui hantu itu lain kali.
Kau boleh pergi.
Aku hanya membantumu.
Kenapa kau bersedia membantu?
Jangan bicara kepadaku. Aku sibuk.
Mataku sakit sekali.
Bukankah kita membuang-buang waktu?
Ada banyak orang yang melukai diri sendiri di internet.
Kau tidak mau bekerja denganku, bukan?
Tidak. Ya.
- Dasar bajingan kecil. - Aku mau.
Lakukan dengan teliti, ya?
Seolah-olah kau membaca menu restoran.
Letakkan kaus kakimu di tempat lain.
Di mana tisu basahnya? Sudah ketemu.
Kau pikir ini lucu?
KANTOR POLISI TAEWON
Pukul berapa ini?
Kau tidak lelah?
Jangan bicara kepadaku. Aku sedang fokus.
Kau sudah sejauh apa?
Ini milik Hyunseo? Apa itu bukti?
KIM HYUNSEO
Namanya sama, tapi orangnya berbeda.
Maaf sudah menyentuh itu tanpa bertanya.
Lupakan saja.
Aku melihat sampai foto tisu ini, jadi, kau bisa lanjutkan dari sini.
Baiklah.
Nama mereka sama.
Kau dekat dengan Hyunseo?
Dia tiba-tiba menyebut namaku.
- Jadi, aku merasa... - Kita sendirian di dunia ini.
Cukup cerita sedihnya.
Anjing Jindo, ya? Julukan itu...
sangat cocok untukmu.
Aku bisa mendengarmu.
Awas. Gigitanku sakit.
Kau tak menggigit orang, 'kan?
Aku menggigit jika marah.
Hei.
Aku menemukan bintangnya.
Lihat. Tato bintang.
Hyunseo punya tato serupa di pergelangan tangan kirinya.
"Marah karena aku tidak punya teman.
Waspada terhadap pria karena aku tidak punya ayah.
Membuat akun ini agar aku bisa depresi dalam diam.
Jangan ikut campur atau merendahkan."
Kurasa ini milik Hyunseo.
Pasti sangat menyakitkan.
Lihat.
Ada banyak foto lain.
Dia pergi ke restoran mahal.
LONELY_SCORPIO28, ♪FOODGRAM MUSIMAN ♪ UANG ORANG LAIN ♪BOOMER
"Uang orang lain?"
Seseorang pasti mentraktirnya.
Anjing Jindo, ini berbau busuk, bukan?
Busuk sekali.
Lihat piring di seberangnya. Dia tidak sendiri.
Bagaimana kita bisa tahu dia makan dengan siapa?
Baiklah. Mari gambar peta. Sukarelawan?
Dia mengunggah delapan foto makanan restoran
dalam sembilan bulan terakhir.
Kita menggunakan data GPS
untuk menemukan lokasi restoran dan menandainya di peta.
Mari kita bahas detailnya.
Cari nomor yang mengakses restoran
di waktu bersamaan dengannya.
Dia tersangkanya.
Ada jutaan di sini.
Mustahil menyelidiki tanpa membuang waktu.
Hubungi Pak Baek. Aku mau ke toilet.
Memang dia bos di sini? Dia menyuruhku membuang waktuku?
Apa ini situasi darurat Anjing Jindo?
Ya. Situasi darurat tertinggi karena Anjing Jindo berkeliaran.
Akhirnya aku merasa ingin bekerja berkat dia.
Kenapa dia sangat bersemangat?
Semua ini nomor telepon dari Apgujeong-dong, Gangnam-gu.
Pilih warna yang kau mau.
- Satu saja cukup? - Ini Cheongdam-dong.
Ini dia.
Mau mulai analisisnya?
Baiklah.
Beri aku daftar untuk setiap wilayah.
RIWAYAT AKSES STASIUN PEMANCAR
Aku dapat.
Lihat itu. Hebat.
Menarik.
Nol, delapan...
Dua, satu...
Astaga.
Astaga.
Dua, dua, tiga, dua.
TIM DETEKTIF TERINTEGRASI
Ada nomor yang tumpang tindih. Akan kucetak detail pribadi mereka.
- Kau memakai Excel? - Ya.
Apa-apaan ini? Kita hanya membuang waktu di sini?
Excel lebih cepat.
Baiklah, ayo cari alamatnya.
Lebih menarik bertemu langsung dengan tersangka.
Baik. Ini menyenangkan. Ambil borgolnya.
Sudah kubawa.
Aku duduk di depan.
Hei! Dasar berandal.
- Tunggu. - Bagus.
Kau tidak naik?
Pergilah. Kau bisa pergi lebih dahulu.
Aku harus memeriksa sesuatu.
Aku sangat ingin tahu apa yang dia pikirkan.
Beri tahu aku saat kau memecahkan kepalanya. Aku juga penasaran.
PYUNGDO-DONG, PROYEK PENCEGAHAN PERAMPOKAN PANJAT DINDING
PYUNGDO-DONG, PROYEK PENCEGAHAN PERAMPOKAN PANJAT DINDING
LANTAI TIGA, 4, PYUNGDO-DONG 75-GIL, TAEWON-GU, SEOUL
Pak Cho Mansik?
Ya. Itu aku.
Bukankah kita pernah bertemu di pemakaman Hyunseo?
Maaf.
Aku kurang tahu.
Sayang.
Astaga. Kau punya putri yang menggemaskan.
- Terima kasih. - Ada apa?
Bukan apa-apa. Masuklah kembali. Tidak akan lama.
Ayo masuk.
Kita pergi sekarang? Kurasa kita tidak bisa bicara di sini.
Ini Nona Kim Hyunseo. Kau mengenalinya?
Siapa dia? Aku kesulitan mengingat orang.
Lihat dirimu. Tidak ada gunanya berbohong. Kami sudah tahu.
Kau om senangnya.
Kau membawanya ke restoran mahal.
Om senang?
Pak Baek.
- Kau di sini. - Hei.
Pak Cho Mansik, boleh kulihat telapak tanganmu?
Bukan dia.
Apa-apaan itu? Kau membaca telapak tangannya?
Kau sudah gila?
Dia pernah makan bersama Hyunseo, tapi bukan dia pemerasnya.
Aku akan jujur.
Aku ayah kandung Hyunseo.
Ibunya dan aku
sempat tinggal bersama saat aku bekerja di luar kota.
Aku baru tahu kami punya putri...
setelah beberapa saat.
Kami mengerti.
Apa Hyunseo tampak aneh belakangan ini?
Dia tidak makan banyak belakangan ini.
Dia selalu melihat ponselnya.
Kenapa kau tidak makan?
Lalu...
Makanlah.
Dia meminta uang kepadaku.
Berapa?
Sepuluh juta won? Jumlah besar untuk seorang pelajar.
Dia mungkin meminta sebanyak itu karena ayah kandungnya tampak kaya.
Omong-omong, itu satu-satunya petunjuk kita,
tapi kini berakhir sudah.
Aku lapar. Ayo pulang.
Hei, kau harus ikut denganku.
Kenapa? Haruskah aku ikut?
Pergi saja besok. Jangan menyiksanya selarut ini.
Pak Baek, kau boleh pulang.
Dia dan aku harus menemukan satu potongan teka-teki terakhir.
Itu hanya menyala di malam hari.
Ayo.
Bicara apa dia? Sampai jumpa, Pak.
Artinya aku harus memanggil taksi?
Itu dari proyek pencegahan untuk perampokan panjat dinding.
Benar.
Mereka mengecat semua pipa di sekitar sini dengan bahan neon tahun lalu.
Jadi, tidak akan terlihat
sampai kita menyinarinya dengan cahaya hitam.
Itu juga tidak mudah dihapus.
Petugas damkar memasangnya di sol sepatu mereka.
Jadi, karena itu kau memeriksa telapak tangannya.
Ambilkan sarung tangan. Kita akan memanjat.
Baiklah.
Beri aku penjiplaknya.
- Silakan. - Pegang ini.
Senang bertemu denganmu, Berengsek.
TIDAK DITEMUKAN
- Sial. - Sial.
Kenapa tidak muncul di AFIS?
Kenapa begini? Mereka dari luar negeri?
Lihat itu. Kau salah mengincar orang lagi.
Baiklah. Baguslah. Aku sudah menduganya.
Apa? Sadarlah. Tidak ada kecocokan.
Sudah sewajarnya kita tidak bisa menemukan kecocokan.
- Apa? - Apa? Apa maksudmu?
Begini...
- Tunggu. - Apa?
Semua ini apa?
KACAMATA
"Kacamata."
"Tongkat swafoto."
"Merah."
"Rambut kusut."
"Tengil."
Aku tak tahu nama mereka.
Bandingkan dengan semua sidik jari ini.
Pasti ada kecocokan.
Aku pasti akan menangkapmu
dan menjadikanmu makanan anjing.
MENGANALISIS...
Sedang apa kau? Apa itu?
Ini pengumpul udara yang menganalisis partikel bau.
Anna menciptakan ini.
Apa yang kau analisis?
Gedung sebelah.
Ada minyak yang menguap, bahan berkarbonasi,
klorin, sodium, potasium, seng, timah... Apa ini?
Daging iga. Agak hangus.
Apa?
Penciumanmu tajam.
Itu bahkan belum matang.
Hei, kenapa kau membawa Anjing Jindo?
Indra penciumannya bagus. Lagi pula, dia anjing.
Hei, siapa yang memanggang ini? Aku suka rasa asap ini.
Koki Bong, tentu saja. Dia bertugas memasak.
Dia juga dikenal dengan kepribadian berapi-apinya.
Bukankah petugas damkar
harus fokus memadamkan api, alih-alih memanggang daging asap?
Kau pikir kami hanya makan daging basah?
Hei, bisa berhenti makan sebanyak itu?
Aku dapat yang cocok.
TENGIL
- "Tengil." - Bagus.
Kubilang apa? Ayo.
Astaga, ekspresi wajahnya seolah-olah mengatakan, "Aku tengil."
Karena masih anak di bawah umur, sidik jarinya tidak ada di AFIS.
Dia belum terdaftar.
Detektif Jin, apa yang membuatmu meminta sidik jari mereka?
Jejak kakinya kecil.
Kuharap dengan merindukanmu
Akan membantu kita bertemu Suatu hari nanti
Aku akan mengebut.
Hei, kau yakin dia ada di rumah?
Aku tidak mendengar apa pun. Dia sedang tidur?
Akan merepotkan jika dia menolak membukakan pintu.
Kita harus memikirkan strategi.
Bisa berhenti melakukan itu?
Siapa?
Aku datang untuk mengambil paket, sekalian minta ongkos pengembalian.
Hai. Kita pernah bertemu di pemakaman Hyunseo, 'kan?
Awas. Nanti kau tersandung.
Kenapa kau berlari, Tengil?
Hei!
Astaga, panas.
Lihat dirimu. Kau pasti terlalu sering menonton film.
Ketemu. Sepatu yang bersinar di bawah cahaya hitam.
Yang Juntae.
Kenapa sidik jarimu ada di rumah Hyunseo?
Karena aku ketua kelas.
Guru kami menyuruhku mengawasi murid yang dikucilkan.
Jadi, aku mengunjunginya.
Coba kulihat tanganmu.
Begitu rupanya.
Tapi kenapa kau harus memanjat pipa gas?
Aku ketua klub panjat tebing sekolah.
Kupikir, sekalian saja berlatih.
Tapi apa hubungannya itu dengan kematian Hyunseo?
Entahlah.
Pak.
Hanya itu bukti yang Anda miliki, bukan?
Ya, hanya itu.
Kalau begitu, boleh aku pergi?
Di bimbelku sedang ada pekan tes tingkat.
Aku bisa menahanmu di sini sampai enam jam karena kau sukarela datang.
Aku bahkan mendapat izin orang tuamu.
Kita masih punya waktu, duduklah saja sampai aku membawa lebih banyak bukti.
Kau harus memberinya makan.
Jing... Detektif Jin.
Karena ini aku benci anak-anak yang rajin belajar.
Dia menonton kelas daring selagi ditahan di sana.
Kita harus menyingkirkan topeng sok rajinnya itu.
Bukankah saking tengilnya, kau ingin merampas penyuara telinganya?
Penyuara telinga.
Mari lakukan itu.
Anna, ikut aku.
Myeongpil, beli sesuatu dari toserba.
Di sini!
Kamera tubuhmu merekam musik yang mengejutkan kita?
Tentu saja.
Anna, cari tahu musik apa itu.
Baiklah.
MENCARI LAGU
Sedang apa kalian di sini?
Dia membantu kita.
Pantas saja dia meminta sepuluh juta.
Anda tidak punya bukti, bukan?
Pegawai pemerintah tidak boleh berbohong.
Berbohong?
Kami tidak sepicik itu.
Waktu kalian lima menit lagi.
Kalian akan tepat waktu, bukan?
Kau menemukan sesuatu?
Minumlah.
Tidak, terima kasih. Aku alergi kafein.
Aku mengatur alarmku agar bisa minum obat tepat waktu.
Lututku lemah.
Ada apa?
Kau baik-baik saja? Wajahmu pucat sekali.
Kau tegang?
Tidak.
Jangan bohong.
Saat tegang,
sistem respons tubuh kita menyebabkan pembuluh kapiler berkontraksi.
Kau tahu kenapa? Karena makin banyak darah yang harus dipompa ke organ penting.
Karena itu wajah berubah pucat, sepertimu sekarang.
Bukankah jantungmu berdebar karena darah yang mengalir?
Kau tahu musik ini?
Kau bersama Hyunseo saat dia meninggal, bukan?
Kita sudah dapat forensik digital untuk ponsel Yang Juntae.
Kau pikir ponselmu ubi jalar?
Kau pikir memanaskannya akan membakar semua data?
Kami memulihkan semua data di ponselmu.
Kukira kau hanya belajar sebagai ketua kelas.
Tapi hobimu lumayan juga.
Hei.
Biasanya, saat kita
sedang mengingat fakta, kita melihat ke kanan atas.
Lalu saat membayangkan, kita melihat ke kiri atas.
Kau menggerakkan matamu dari sisi ke sisi.
Itu perpaduan keduanya.
Dia berusaha memikirkan jalan keluar.
Menyenangkan memeras orang lain menggunakan kelemahan mereka?
Bagaimana rasanya menjadi korban?
Minumlah ini.
Dia membelinya khusus untukmu.
Sial! Matikan musiknya!
Senang bertemu denganmu, Yang Juntae. Akhirnya kau menunjukkan sifat aslimu.
Sial.
Semuanya gara-gara pecundang itu.
Hei, Hyunseo.
Kram haid?
Mau mainkan gim hebat?
Apa? Kau bicara denganku?
Memang dengan siapa lagi?
Balap kura-kura.
Gim judi ilegal.
Rasa penasaran juga menguasaiku.
GIM BALAP KURA-KURA
Ibuku bekerja bagai kuda hanya untuk tiga juta won sebulan.
Tiga juta? Kau bisa dapat dalam tiga jam.
Gim ini dibuat agar kau bisa menghasilkan uang.
Dia dibutakan oleh uang dan langsung melibatkan diri.
Gayoung, bisa jelaskan soal listrik statis...
Tapi kau tahu,
makin sering bermain, makin besar kerugianmu.
- Begitulah. - Disebabkan oleh pemindahan elektron.
GIM BALAP KURA-KURA
Kau menargetkan sesuatu yang lebih besar.
Aku hanya meminjam dua juta dan bekerja paruh waktu untuk membayar 1,3 juta.
Jadi, kenapa bunganya sepuluh juta? Tidak masuk akal!
Kau sudah gila? Kenapa bertanya kepadaku?
Kau yang meminjamiku uang di aplikasi obrolan.
Kau sengaja memancingku ke dalam gim ini, bukan?
Lihat. Kau menulis "dua" dalam angka.
Itu kebiasaanmu.
Waktumu dua hari. Beri aku bunganya.
Kau ingin aku melakukan apa?
Akan kuberi tahu semua orang bahwa kau rentenir dan penjudi!
Hei!
Kau mau menghancurkan hidupku?
Aku akan menghajarmu habis-habisan.
Tujuannya adalah membuatnya meminjam uang.
Dia sudah membayar bunganya.
Jadi, kenapa kau memerasnya?
Karena dia terus mengancam akan memberi tahu sekolah soal itu.
Dia terlalu banyak bertingkah.
Jadi, aku harus memegang kelemahannya.
Kau harus berterima kasih kepadaku sudah mengambil foto-foto hebat ini.
Sayang sekali orang lain tak bisa lihat.
Kau budakku sekarang.
Jika tidak membayarku tepat waktu, akan kukirim fotonya ke kantor ibumu.
Maafkan aku. Kumohon.
Tolong jangan lakukan itu.
Waktumu sampai besok.
Bawakan KTP, ponsel, rekening bank, dan kata sandi ibumu.
Mari gunakan bank ibumu.
Menggunakan bank ibunya?
Menarik uang dari rekening ibunya.
Tapi dia bersikap gila dan menolak melakukannya.
Ini.
Ini pestisida yang kudapat dari nenekku di desa tahun lalu.
Dia bilang kita bisa mati jika meminumnya.
Jangan membuatku tertawa.
Kau pikir aku akan percaya?
Siapa yang minum pestisida untuk bunuh diri zaman sekarang?
Aku sangat tercengang.
Kau payah dalam gim itu
dan punya banyak utang.
Kenapa kau masih hidup? Kenapa?
Kau tidak berguna bagi masyarakat ini.
Minumlah.
Cobalah minum.
Kau bilang akan meminumnya.
Minumlah!
Dasar hewan menyedihkan.
Kau bahkan tidak berani melakukannya.
Sial! Kau serius?
Akan kuakhiri hidupmu yang menyedihkan selama 15 tahun
hanya dalam 15 detik.
Bahkan setelah menelannya, dia bermain gim sampai akhir
karena takut dengan hal yang akan kau lakukan.
Omong-omong, Detektif,
ulang tahunku belum lewat.
Apa katamu?
Aku masih di bawah umur, belum berusia 14 tahun.
Aku tidak bisa dihukum.
Ayahku bilang aku bisa melakukan apa pun untuk menghilangkan stres karena belajar.
Baiklah.
Hanya itu yang bisa kau pikirkan dalam enam jam terakhir?
Ya, ulang tahunmu masih tiga bulan lagi.
Tapi ada sesuatu yang kau lewatkan.
Butuh lebih dari tiga bulan untuk menjadwalkan sidang kasus ini,
mengatur kesaksianmu, dan mengirimmu ke kejaksaan.
Kau tidak akan di bawah umur saat itu.
Kelas daringmu tidak mengajari soal itu?
Apa katamu?
Mana bisa begitu!
Tentu saja bisa.
Yang Juntae.
Pasal 252 KUHP, membantu dan bersekongkol dalam bunuh diri.
Pasal 246, perjudian kompulsif.
Pasal 347, penipuan.
Pasal 319, masuk tanpa izin.
Pasal 14 UU Kasus Khusus Terkait Kejahatan Seksual,
perekaman ilegal dan pemerasan.
Aku akan menjadwalkanmu. Hei.
Baik, Pak.
Ayo, Juntae.
- Bangun. - Lepaskan aku!
Ayolah.
- Aku masih di bawah umur! - Baiklah, tentu.
Bedebah itu memecahkannya.
Hukum untuk mendakwa anak di bawah umur sudah berubah?
Tentu saja tidak.
Pasal 4 Hukum Remaja dan Pasal 9 KUHP menyatakan,
usia yang dipakai berdasarkan waktu saat mereka melakukan kejahatan.
Dia masih di bawah umur.
Jadi, kau membohongi anak itu?
Aku ingin dia merasa takut.
Ayolah. Sudah kubilang jangan macam-macam dengannya.
Dasar gila.
Lihat dirimu. Bagaimana kau bisa memulihkan data dari ponsel hangus
secepat itu?
MacGyver dari Kantor Polisi Taewon, Bong-Gyver.
Kau hebat.
Aku tidak memulihkan apa pun. Semuanya hangus.
Apa?
Apa maksudmu?
Dia bilang itu satu-satunya cara untuk membuat anak itu mengaku.
Masuklah setelah tiga menit, bilang semua datanya sudah dipulihkan.
Dua kali lipat lebih banyak.
Anjing Jindo, kau juga membohongiku?
Pak Baek, kau bukan lagi beruang kutub tangkas dan pintar
seperti dahulu.
Anjing Jindo berengsek itu
jelas rela melakukan apa pun untuk mendapatkan keinginannya.
Dia memang Anjing Jindo berengsek.
Tunggu. Beruang kutub?
Ya, itu aku.
Dahulu aku beruang kutub ganas dan bersemangat yang menguasai gletser.
Semua orang memanggilku begitu.
Begitulah aku dahulu.
Sedang bersih-bersih?
Aku mengembalikan ini.
Apa? Kau tidak mencucinya.
Aku belum pulang, tolong maklum.
Baiklah. Aku akan memaklumimu.
Aku sudah dengar soal kasus Hyunseo.
Kau punya semangat berburu yang cocok dengan julukanmu.
Astaga, berburu apanya.
Aku harus meningkatkan kinerjaku dan meninggalkan kota ini.
Aku tidak punya waktu untuk bersedih di pinggiran kota.
Kau bersungguh-sungguh?
Apa maksudmu?
Saat kau menantangnya menusukmu.
Tusuk aku. Kau takut?
Berkat ini, aku bisa dipromosikan.
Aku juga membutuhkannya.
Ya.
Kenapa tidak ada banyak kejahatan kekerasan di lingkungan ini?
Kota ini terlalu sepi.
Tidak seru, terlalu membosankan.
Apa-apaan dia?
Kau bukan anjing Jindo, tapi hanya anjing kampung.
Aku mendengarmu.
Aku mencium aroma roti.
Kau belum selesai?
Aku menyuruhmu makan roti.
Kau benar. Dia bukan anjing Jindo, hanya anjing kampung.
- Siapa? - Dia.
Dia? Dia hanya anjing gila.
Itu juga cocok.
Unit sebelah akan berisik untuk sementara waktu.
Atau mungkin bisa lebih menyenangkan.
KIM HYUNSEO
Kami sedang melakukan tes kadar alkohol.
Bisakah kau memastikan dia tidak pergi?
BOCAH
Jika tidak menjadi polisi, dia mungkin akan menjadi preman.
Bukan.
Pembunuh berantai.
Aku yakin kau benar.
Jangan lupa.
Dahulu,
jika anjing menggigit manusia,
dia akan dipukuli sampai mati.
LAYANAN JAKSA
Pak, Anda harus kembali sekarang.
Sampai kapan aku punya jam malam?
Permohonan jaminanku bagaimana?
Anda akan segera keluar.
Opsir.
Biar aku saja.
Dia tidak akan pernah menggali makam putranya sendiri.
Periksa latar belakang Anjing Jindo.
Baik, Pak.
LAPORAN INVESTIGASI PERDAGANGAN NARKOBA
JIN HOGAE
JIN CHULJOONG
SERTIFIKAT PENUNJUKAN
Pastikan tidak ada yang tahu
aku menemui jaksa kepala.
JAKSA KEPALA JIN CHULJOONG
KANTOR JAKSA WILAYAH SEOUL TIMUR
Permohonan jaminan Anda diterima.
Anda mengakui tuduhan perdagangan narkoba?
Anda diminta mengundurkan diri sebagai direktur Masong dan mundur dari manajemen.
Apa pendapat Anda soal itu?
Maaf, tapi tidak boleh ada wawancara hari ini.
Katakan sesuatu tentang tuduhan konspirasi pembunuhan!
- Tolong katakan sesuatu! - Bagaimana perasaan Anda?
Tolong beri komentar!
Aku ingin beraksi.
Karena posisi puncak bagus,
mari balapan.
- Lintasan balap sudah kukosongkan. - Bagus.
Ayah!
Ayah!
- Sayang. - Hei.
Ayah mengagumkan, bukan?
Ya!
Ayah juara pertama!
Ini daging lezat kalian.
Terima kasih.
- Makanlah. - Terima kasih atas makanannya.
- Terima kasih, Sayang. - Dengan senang hati.
Biarkan dagingnya agak dingin.
Terlihat seperti piza.
- Pak, ada telepon. - Bentuknya seperti piza.
Halo...
Maaf.
Kau tahu berapa banyak orang yang kumintai bantuan karenamu?
Aku mencabut kartu pendudukmu.
Aku ingin kau keluar dari kartu keluargaku.
Maafkan aku, Ayah. Perbuatanku salah.
Maafkan aku, Ayah.
Maafkan aku!
Sial.
Kau tidak mau?
Sudah periksa latar belakangnya?
Sesuatu yang menarik terjadi
tujuh tahun lalu.
Anjing Jindo itu...
benar-benar menggigit orang sampai mati.
Anjing gila yang sudah merasakan darah...
pasti akan kembali untuk meminta lagi.
Terima kasih.
Untuk apa?
Kudengar kau berperan besar dalam memecahkan kasus Hyunseo.
Petugas Song sangat sedih karena dia.
Tapi kenapa berterima kasih kepadaku?
Terserah.
Ini laporan investigasi kebakaran di rumahmu.
Apa ini? Hadiah selamatan rumahku?
Bukan. Kuharap itu akan mendorongmu untuk pindah.
Kasus itu mengerikan.
Sampai nanti.
Kasus kebakaran ruang tertutup dan orang hilang.
Terlebih lagi, kasus beku?
Tampak normal
untuk rumah angker yang pernah terbakar.
NEXT STUDIO, LAPORAN INSIDEN KEBAKARAN TAEWON-GU, SEOUL
PEREKRUTAN TERBUKA TINGKAT 9, 2020, SLIP UJIAN
Park Taehoon. Usia 28 tahun. Bersiap untuk ujian PNS.
Pada 5 Oktober pukul 21.00 satu setengah tahun lalu,
menghilang setelah terakhir terekam
di kamera CCTV lobi, hendak pulang
setelah membeli soju di toserba.
Pada 12 Oktober sekitar pukul 16.00, terjadi kebakaran misterius.
Sekitar 30 sampai 70 persen dari seluruh gedung hancur.
THE FIRST RESPONDERS
Siapa di sana?
Apa kau hantu?
Keluar!
Kau mencoba menangkap hantu sekarang?
Detektif, bukankah ini...
Hantu muncul saat punya dendam.
Maukah kau bekerja sama?
Baiklah.
Aku mengurus kasus kebakaran ruang tertutup.
Aku mengurus kasus pembunuhan ruang tertutup.
Sekarang ini kasus pembunuhan.
Jangan menjadi anjing gila.
Dunia ini juga membutuhkan anjing gila.
Ada alasan Jin Hogae datang ke Taewon.
Tunggu sebentar.
Detektif Jin, kau bercanda?
Kau salah menebak lagi?
Sebuah kasus butuh kejutan agar menyenangkan.
Diterjemahkan oleh Annisa Dhea
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.