All language subtitles for Keep Running. Sir, Yes Sir

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean Download
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

English sub by SeeingMole Indonesian Sub & Resync by Zidan Ravi http://zidanravi.blogspot.com

Untuk menjadi kadet JROTC tidak hanya disiplin saja, (Junior Reserve Office Training Corps)

tapi juga harus berbuat baik.

Itu penting.

Terutama yang terakhir tadi,

jika kalian mengabaikan nya...

berarti kalian tidak berperikemanusiaan.

Kalian mengerti?

Ya, Pak!

Mengerti?

Ya, Pak!

Apa kau pernah dengar...

ada seorang mahasiswa yang mati dipukuli disini?

"Satu tahun kemudian"

Ya, aku pernah.

Kudengar siswa ini...

punya sakit jantung, tapi dia merahasiakan nya.

Dan instruktur Danai menghukumnya dengan berat.

Akhirnya...

Ia meninggal di tenda.

Sialan!

Apakah yang akan terjadi pada kita?

Menurutku Instruktur Danai itu tidak ada apa-apa nya.

Kau tahu yang terjadi tahun lalu.

Apa kalian tahu bagaimana Instruktur Danai meninggal?

Rumornya, dia menginjak...

ranjau darat di hutan.

Tidak ada yang tahu, kenapa dia kesana malam itu.

Ini misterius sekali.

Nick.

Kau tidak apa-apa?

Ada apa?

Nick, kau baik-baik saja?

- Nick. - Nick!

Nick!

Nick!

Kau kenapa?

Dimana dia?

Apa yang kalian lakukan?

Kami bercerita tentang hantu.

Dan dia nongol disana.

Omong kosong!

Keluar!

Lihat, lihat apa yang lainnya lakukan?

Apakah ini waktu yang tepat?

Di pleton ini,

kau tidak ingin membantu temanmu?

Bangun!

Bajingan.

Siap...

Gerak!

Bajingan tai.

Bee, kau membela kami?

Tidak.

Ling, jika kau terus bikin gara-gara,

tidak akan ada perdamaian selama 4 hari,

Kita sudah disini, aku meperingatkanmu.

Jika kau lakukan yang aneh-aneh pada kita, kita dalam bahaya besar,

Dasar mulut besar.

Pu!

Kau mau apa?

Berhenti!

Kenapa kalian bertengkar?

Kita semua akan dihukum.

Aku lelah dengan semua ini.

Kalian selesaikan masalah ini.

Sialan!

Aku rindu ibuku.

Jangan sok dramatis.

Kurasa, ketika aku kembali...

Aku akan ditembak bola basket oleh ibuku.

Memang kenapa?

Karena dia beruang yang penuh perhatian.

Bukankah itu lucu?

Nick, Win hanya bercanda.

Jangan dianggap serius.

- Disana, disana. - Hormat! Disisplin!

Keberanian! Kesabaran! Disiplin!

Berjuang sampai nafas terakhir, Hooyah!

Negara! Hormat! Disiplin!

Keberanian! Kesabaran! Kesatuan!

Berjuang sampai nafas terakhir, Hooyah!

Negara! Hormat! Disiplin!

Keberanian! Kesabaran! Kesatuan!

Berjuang sampai nafas terakhir, Hooyah!

Siapa dia?

Yeah.

Hanya ada kita di perkemahan ini.

Negara! Hormat! Disiplin!

Keberanian! Kesabaran! Kesatuan!

Berjuang sampai nafas terakhir, Hooyah!

Negara! Hormat! Disiplin!

Keberanian! Kesabaran! Kesatuan!

Berjuang sampai nafas terakhir, Hooyah!

Lari! Cepat!

KEEP RUNNING. SIR, YES SIR!

Waktunya tidur, sekarang!

Waktunya tidur.

Cepat.

Cepat.

- Semuanya baik-baik saja? - Tentu saja.

Aku juga.

Lagi apa sih bro? keras sekali.

Diam, aku lagi pakai aplikasi detektor hantu nih.

Gini-gini kau percaya?

Ayolah, aku baru saja download. Kau harus coba.

Dimasukkan di pleton ini sangat melelahkanku.

Kampret deh.

Kau tahu Ling itu pembawa sial.

Ingin kupukul wajahnya!

Waktu itu kau ingat, kan?

Ya, biarkan saja pergi.

Ayo merokok, aku lagi stress banget.

Kau jadi keluar?

Ya, udah gatel banget, aku tidak sabar.

Baiklah, baiklah.

Kau menatap mataku lama sekali.

Mungkin kau ada rasa denganku.

Rasanya hatiku berkilau-kilau!

Kampret, tidur dengan mata terbuka.

Serem kaya di neraka.

Pertama... kedua... ketiga.

Ada apa?

Tanganku kena combo.

Aku tau kau akan tertawa.

Lucu kan ya? Ini bekerja!

Kau adalah teman baikku.

Apapun yang kulakukan, pasti kau tertawa.

Nggak tuh.

Apa?

Sudah kubilang kalau aku terlihat ganteng ketika senyum.

Jadi aku sering senyum.

Tai deh.

Sial.

Sial.

Sakit banget.

Sial... bener-bener sakit.

Aku lelah sekali.

Kapan itu selesainya?

Kau tidak mengerti,

Coba kamu jadi aku, mencabut rambut dari puting.

Asem, sakit bukan main.

Mataku udah lelah sekali.

Apa mau aku bantu?

Nanti tukeran.

Beneran?

Ya.

Okelah, anggap aja seperti barter.

- Yosh. - Bam!

Gimana nih?

Nggak tau.

Sial!

Sial apaan. Ini aku, aku Bos.

Bos!

Apa kamu takut hantu, Bos?

Kau kan punya tenda sendiri, kenapa kau kesini?

Aku kesepian.

Aku datang terakhir, dan harus tidur sendirian.

Aku ini mau tidur bro.

Gausah berisik napa, dasar dungu.

Oke

Hei, Bos.

Ada apa?

Kamu ingat nggak? zaman-zaman SMA dulu?

Waktu kita ikut kelas tari dan di bully semasa SMA?

Oalah itu. Aku inget masa-masa itu.

Ada genk yang hits dan super kece itu kan?

Ling, beresin piringnya.

Hei Ling.

Kerjain PR kita ya.

Kak Aey, foto bareng kita-kita yuk.

Kak Aey, gayanya yang cool dong.

Agak merapat dikit ya.

Bodoh.

Aey sombong sekali.

Sabar saja bro. Jangan diambil hati.

Rasanya aku dalam bahaya.

Kenapa emang?

Aku mau BAB.

Anter aku dong.

Sial, toiletnya jauh bro.

Kesana sendiri lah.

Toilet itu kan sepi.

Nanti kalau aku diculik bagaimana?

Ekstrim banget, kampret.

Baunya bener-bener...

Kampret.

Wow, besar banget.

Kenapa kau lihat 'anu' ku?

Dasar mesum.

Disini serem banget. Bener-bener serem.

Kau takut hantu?

Kurasa...

Pak Instruktur lebih menakutkan.

Hey, sudah selesai pipis belum?

Tunggu aku.

Ya, cepet selesaikan BAB mu...

Kenapa bro?

Balik sekarang?

Tubuhku kaku.

Kampret!

Dia bukan kampret.

Dia si hantu.

Memang. Lari!

Tolong aku, kakiku tidak bisa bergerak.

Sial!

Sorry bro.

Apa yang kalian lakukan malam-malam begini?

Kembali ke tenda.

Ya, Pak.

Tunggu aku.

Kampret.

Cepat.

Tadi malam...

Ada beberapa dari kalian berpikir bahwa...

mereka cukup kuat...

untuk berlatih hari ini.

Jadi aku akan...

biarkan mereka beristirahat, tanpa praktek rutin.

Tapi...

Pada pertengahan hari, kamar mandi, toilet...

kamar instruktur, harus dirapikan.

Mengerti?

Ya, Pak!

Sekarang dengarkan.

Yang anggota pleton nya mereka, tolong bantu mereka.

Bangun!

Sisanya, ikuti saya ke stasiun.

Bangun!

Bos, tas sampah.

Bro!

Lihat ini.

Enaknya.

Win, lagi ngapain sih?

Aku lagi refleksi.

Dia sudah mati, taruh lagi.

Bajingan.

Lagi ngapain sih ?

Lihat apa yang orang lain lakukan.

Bro...

Aku masih ingat sekali.

Hadap kiri, Gerak!

Hormat untuk instruktur Danai...

Gerak!

Tegak... gerak!

Semuanya diharap untuk masuk ke truk.

Dan bersiap untuk pulang.

Mengerti?

Ya, Pak!

Waktu jadi manusia dia sudah serem.

Trus kalau jadi hantu...

Seremnya kaya apa?

Kenapa kau bilang begitu, Nick?

Aku berkata apa yang dipikiranku, ada masalah?

Bajingan.

Hei.

Ini ada apa sih?

Jangan bertengkar. Tenanglah.

Tidak. Ada apa ini?

Kalian sudah selesai?

Hampir, Pak.

Bagus. Kembali bekerja.

Mengerti?

Ya, Pak!

Ayo!

Cepat, tolol.

Wow!

Thiti! Dia seksi sekali.

Fourth, kau siap?

Ya, bro.

Tiga... Empat...

Thiti!

Seksi sekali.

Aku bergetar.

Aku menyukainya.

Aku bukan gay hits.

Kau kira aku ini port USB ?

Jangan asal main colok aja.

Bodoh, pergi.

Jalang.

Hey Thiti, kesini sayang.

Sekarang aku tahu, kenapa kamar mandi nya ramai.

Ini adalah suatu hal yang indah yang terjadi hari ini.

Kalau menurutku sih, kita harus nonton lebih dekat.

Nyerah deh.

Hey!

Kenapa berisik sekali?

Tidak suka mandi dengan suasana damai ya?

Hapemu, berikan kepadaku.

Ambil waktu selesai latihan.

Baiklah. Kalian akan dapat hukuman.

100 push up.

Siap!

Satu...

Dua...

Tiga...

Empat...

Lima...

Nu Lek, kenapa kau menggigit bokongku?

Aku minta maaf.

Kenapa kau itu centil sekali, Nu Lek?

Apa kau udah pernah tidur sama cowo?

Ibuku mengajarkanku untuk bersikap sopan dan manis.

Mungkin ibumu tidak.

Empat belas...

Lima belas...

Enam belas...

Maaf.

Imutnya. Terlihat lezat.

Bokongnya seksi.

Dua puluh...

Lenganku sakit.

Sialan, 100 push-ups.

Kenapa kalian lama sekali?

Lihat, gak ada siapa-siapa disana.

Mandiku itu gak lama, BAB ku yang lama.

Bisa tunggu aku?

Aku takut sama hantu.

BAB apanya, aku tadi liat kamu masturbasi.

Ah masa?

Ayo, kawan. Ini sudah larut malam. Serem banget.

Balik ke tenda yuk.

Siapa disana?

Hantu!

Hantu!

Sosis!

Apa yang mereka takutkan?

Aku tidak tahu.

Kayaknya aku tahu.

Mereka itu takut sama wajahmu!

Kayaknya enggak deh...

Apa kau lihat apa yang kulihat?

Enggak tuh.

Bagaimana kalau kita coba melihatnya?

Tidak, aku tidak mau.

Kenapa kau memukulku?

Karena kau berdua syuting di kamar mandi.

Kita semua dihukum.

Ya, bajingan.

Kenapa kau memukulku?

Ini untuk promosi, barang gratis.

Sialan.

Ini hebat.

Air, ada!

Soda, ada!

Kau bawa sosis kecut juga?

Keripik.

Kacang.

Apa seluruh kebutuhan pokok kamu borong?

WOW!

Kau dapet semua ini darimana?

Ini tuh Perkemahan JROTC.

Perkemahan JROTC seperti pasar.

Aku bisa mendapatkan semuanya.

Awesome!

Ayo kita minum. Tunggu apa lagi?

Bos, kau suka kacang kan?

Ya, benar.

Ayo minum.

Sini gelasnya, aku campur.

Ayo, cheers!

Bottom up.

Setengah aja cukup.

Setengah apaan, minum itu semua.

Dasar ndeso.

Kita harus minum sembunyi-sembunyi disini.

Aku akan kenyang ketika aku kembali,

di bungalo.

Waduh, kita kehabisan es.

Kalian ini kenapa sih?

Aku baik-baik saja.

Bagaimana denganmu?

Aku baik-baik saja. Dan kau?

Aku baik-baik saja.

Tidak ada ada sesuatu yang aneh.

Tidak apa-apa, lalu di mana wiski ku?

Aku tidak tahu.

Aku tidak tahu.

Sial! Dia melihatku.

Oh, terima kasih.

Lagi ngapain kalian?

Apa ini hal yang baik?

Mereka mengirim kalian ke sini untuk di didik, tetapi kalian malah berpesta pora?

Kalian semua, kembali ke tenda.

Ya, Pak!

Cepat! Ayo!

Kayanya enak nih wiski.

Terlihat menggoda.

Sialan! Tidak ada air, tidak ada tisu.

Trus gimana nih?

Beruntungnya aku.

Dia bawa tisu gak ya?

Ya, akan aku beri.

Beruntungnya aku! Suara nya seksi pula.

Siapa namamu?

Namaku Ying.

Halo, namaku Aoy.

Senang bertemu denganmu.

Senang bertemu denganmu juga.

Tapi kan aku hanya bicara dalam hati.

Gimana caranya dia bisa jawab?

Akan kuhitung satu sampai tiga,

dan akan kuberikan tisu nya.

Satu...

Dua...

Tiga!

Ini dia. Tisu untukmu.

Nggak mau!

Ayolah... Bawa aja.

Tidak mau. Najis deh.

Mungkin mau aku cebokin?

Nggak, aku sendiri aja.

Ayolah.

Nggak jadi pakai tisu. Kamu kan hantu.

Kubilang, aku mau cebok sendiri!

Aku mau cebok sendiri, budeg ya?

Aoy, ada apa?

Ada hantu!

Hey, tidak apa-apa.

Sial, hantu lagi?

Menurut apa yang terjadi,

Pleton mu harus bertanggung jawab untuk ronda malam ini.

Mengerti?

Ya, Pak!

Mati deh, aku belum cebok.

Kampret.

Aku lelah sekali, jaga malam udah berjam-jam.

Belum tidur pula.

Apa kita salah masuk tenda?

Tidak, disana kan tas kita.

Bukan begitu?

Menurutku, jika ada cowok yang tengkurap di tenda kita...

Ini berarti dia ingin bercinta dengan kita.

Ini adalah hal indah yang terjadi hari ini.

Bokongnya seksi.

Membuatku ingin lihat wajahnya.

Sialan! Hapeku kan dirampas...

Trus gimana nge rekam nya nih?

Deadline untuk upload nya besok.

Kenapa kau khawatirkan hal ini sekarang?

Yang penting cepet selesai ronda nya.

Dia benar.

Aku ngantuk.

Jangan tidur dulu.

Emang kenapa?

Kau tahu cerita tentang Danai.

Aku baca dari internet.

Dikatakan jika seseorang tidur selama ronda,

hantunya akan datang untuk menghukum mu.

Win, banyak alasan aja kamu.

Ini menjengkelkan.

Lebih baik kau diam saja.

Ini mulut punyaku.

Gausah ikut campur bro.

Mau bertengkar?

Pe, jangan!

Win, cukup.

Apa-apaan tuh.

Siapa yang tidur?

Disini kan cuma kita.

Iya. Tuh!

Nick bisa tidur dengan mata terbuka.

Soalnya aku pernah lihat.

Kau yakin?

Lihat ini.

Lihat, kalian percaya padaku sekarang?

Weleh, mengerikan sekali.

Kita dalam kesulitan.

Siapa yang tidur waktu bertugas?

Aku bisa dengar suara ngorokmu dari sini.

Siap... Gerak!

Negara! Hormat! Disiplin!

Keberanian! Kesabaran! Kesatuan!

Berjuang sampai nafas terakhir, Hooyah.

Menurutmu itu dia?

Diam.

Ling, coba kau lihat mukanya.

Kenapa aku?

Lakukan!

Okelah.

Itu dia.

Negara! Hormat! Disiplin!

Keberanian! Kesabaran! Kesatuan!

Berjuang sampai nafas terakhir, Hooyah.

Kenapa kalian berkumpul di satu tenda?

Kembali ke tenda kalian masing-masing.

Bangun!

Ya. Ya.

Ini aku. Aku boleh tidur disini?

Pleton 4!

Pleton 4!

Bentuk barisan depan.

Bentuk barisan depan.

Baris!

Baris!

Serentak!

Serentak!

Mari kita pergi!

Mari kita pergi!

Aoy!

Aoy!

- Kau baik-baik saja? - Ya.

Ada yang sakit?

Aoy, jalang!

Berapa lama kau akan disana?

Bangun! Cepat!

Thiti, kau kejam!

Mari kita pergi!

Hooyah! Hooyah!

Hooyah! Hooyah!

Hooyah! Hooyah!

Naen.

Serius, kenapa kamu marah padaku?

Jika kau melakukan hal benar pada waktu itu,

Ini semua tidak akan terjadi.

Kau menyuruhku.

Lalu kenapa kau mau?

Jika kau tidak bisa lakukan janjimu, kau pantas menerima itu.

Tapi aku bukan orang yang membuat Danai...

Menurutmu kita akan melihat dia lagi?

Mengerikan seperti neraka.

Hey, tadi yang bilang itu aku!

Kau ketakutan seperti pengecut.

Kayanya ada yang tidak beres.

Kenapa kita malah tersesat, Ling?

Tenang dulu bro.

Aku hanya mengikuti jalan yang mereka katakan.

Pu, pake kompas di hapemu.

Akan kulakukan.

Tunggu, meskipun kita tahu arah...

Kami masih belum tahu jalan keluar nya, kan?

Ya, kau benar.

Kesini.

- Disana. - Pak Instruktur.

Mari kita pergi, pergi!

Kenapa kau berhenti?

Kenapa kau tidak pergi? Kenapa kau berhenti?

Bukankah suaranya terdengar familiar?

Yeah!

Balik, balik.

Cepat!

Nick, kenapa kau masih di sana?

Aku punya ide.

Komandan disini!

Semuanya!

Siap.. Gerak!

Sial!

Lebih cepat.

Ayo, ayo.

Sial.

Beraninya kalian menipuku!

Hey, ayo berhitung.

Apa kita semua di sini.

Satu.

Dua.

Tiga.

Empat.

Lima.

Enam.

Tujuh.

Delapan.

Sembilan.

Sepuluh.

Sebelas.

Dua belas.

Kenapa kau tidak ikut kamu? Malah melototin dia!

Sialan.

Apa menurutmu kalian itu lucu?

Kita tidak bisa lari di sekitar sini saja.

Kita harus berjuang.

Bertarung dengan apa? Dia itu hantu.

Ayolah, aku punya ide.

Ide apaan?

Kita kentutin dia.

Duh!

Idiot!

Jika kentutmu bisa menyingkirkanya...

dunia sihir hitam akan heboh.

Mari kita pergi.

Kikuk.

Bodoh.

- Bajingan! - Dungu.

Omong kosong, tolol.

Seharusnya tidak aku katakan.

Kawan-kawan, tunggu aku!

Berhenti!

Tee, kenapa kau berhenti?

Pu, boleh pinjem hape?

Untuk apa?

Menurutku ini sudah mendekati deadline untuk mengirimkan video nya.

Kau mau ngapain?

Merekam video.

Kau tidak takut dengan Danai?

Kita sudah datang sejauh ini, dia tidak akan mengejar kita.

Sial!

Tiga... Empat!

♪Kau tidak perlu mengucapkan selamat tinggal♪

♪Bisa kulihat di matamu♪

♪Setiap gerakan darimu♪

♪mengatakan padaku bahwa kau pergi♪

♪Kau tidak perlu mengatakan nya, Aku bisa melihatnya di matamu♪

♪Sakit ketika diam saja♪

♪Lebih sakit ketika kau yang melakukanya♪

♪Aku tahu kau tidak mencintaiku♪

♪Kau tidak mengerti♪

♪Aku bisa melihat kalau kau akan pergi♪

Dengar, aku bilangin.

Jika kita mengikuti pleton ini, pasti ada sesuatu yang menyenangkan.

Ini adalah suatu hal yang indah yang terjadi hari ini.

Nu Lek ingin kalau kita melihatnya lebih dekat.

Tunggu dulu.

Ploy Suay berpikir, wajahmu terlalu putih, Nu Lek.

Enggak tuh.

Menurutku, aku sangat natural hari ini.

Ya, sangat!

Med Noon, Ploy Suay, Nu Lek.

Kembali ke tenda kalian.

Suamimu disini.

Punyamu, bukan punyaku.

Tidak, dia bukan punyaku.

Dia sudah ada di pangkuanku untuk melawan kehendakku.

Tapi kalian berdua yang mengacaukanya, bukan aku.

Jalang.

Aku melakukannya dengan lembut.

Ya, aku hanya mencubit nya.

Cepat!

Kembali ke tenda.

Oke, terserah!

Cepat.

Santai aja deh.

Wah!

Aku tampak hebat.

Apa itu?

Dimana?

Dimana, di mana itu?

Ini.

Tolong!

Tolong kami, Instruktur Thep.

Letnan,

Biar aku yang menangani anak-anak ini.

Berani-berani nya kau memerintahku!

Apa pangkatmu?

Staf Sersan, Pak.

- Yang keras! - Staf Sersan, Pak!

Dan beraninya kau memberikan perintah ke komandan?

100 Push-up

Sekarang!

Ya, Pak!

Satu.

Dua.

Tiga.

Empat.

Lima.

- Enam. - Lebih keras!

Tujuh.

Delapan.

Sembilan.

Sepuluh.

Sebelas.

Dua belas. - Keatas, kebawah.

Tiga belas.

Empat belas.

Lima belas.

Lebih keras!

Enam belas.

Lebih kuat!

Delapan belas.

Sembilan belas.

Dua puluh.

Cepat.

Sial!

Sial!

Ayolah, lebih cepat upload nya.

Aoy, kau baik-baik saja?

Kaki ku sakit.

Bagaimana keadanmu?

Kau bisa jalan?

Tidak bisa.

Biar aku yang membawamu.

Romantisnya!

Sungguh gentleman.

Ayo kita pergi, pergi!

Apa kita tau kita ini mau kemana?

Aku tidak tahu. Ling yang membawa kita kesini.

Aku minta maaf telah kencing di kepalamu waktu itu.

Cukuplah. Kami sudah melihat hantu sepanjang hari.

Aku kesini tidak untuk menakuti kalian.

Kulihat kalian sedang mencari jalan keluar.

Aku ingin membantu.

Tapi kau harus membantuku.

Apa yang bisa kita lakukan untukmu?

Bawa aku kembali ke Bangkok dengan kalian.

Bagaimana bisa ?

Aoy.

Sudah cebok belum?

Aoy!

Bagaimana kau bisa mati?

Kalian pernah dengar, tentang kadet JROTC...

yang dipukuli sampai mati oleh Letnan Danai?

Apa?

Jangan bilang kalau kau adalah...

Ya, itu aku.

Tapi itu bukanlah apa yang selama ini orang pikir.

Apa kau tidur ketika bertugas?

Tidak, Pak.

Pembohong.

Bangun!

Lihat bagaimana caramu berpakaian!

Apa karena panas, kau mengangkat kain lenganmu?

- Tidak, Pak. - Tiarap!

10 gulungan ke kanan.

10 gulungan ke kiri.

10 ke kanan, 10 ke kiri.

Mulai!

Hitung!

Satu.

Dua.

- Tiga. - Kembalilah, dan ambil posisi.

Ambil posisi!

50 kali!

50 kali!

50 kali!

50 kali!

Mulai!

1-2-3-Satu!

1-2-3-Dua!

Push-up, ambil posisi.

Ambil posisi!

Tembakmu, dimana tembakmu?

100!

100!

100!

100!

Mulai!

Satu...

Dua...

Tiga...

Empat...

Letnan, aku tidak bisa melakukannya lagi.

Tidak bisa?

Kau berbuat kesalahan, kau harus bertanggung jawab.

100 lagi.

100 lagi.

Mulai!

Satu...

Dua...

Lebih keras!

- Tujuh puluh lima...

Aku punya sakit jantung.

Tujuh puluh enam...

tapi tak ada yang tahu.

Aku sudah mencoba memberitahu dia, tapi dia menghiraukanku.

Ying, kau baik-baik saja?

Kawan-kawan, ayo bantu Ying!

Ying, kau kenapa? Ying!

Push-up, ambil posisi.

100!

Tanggung jawab terhadap kesalahanmu!

Ying, kau kenapa?

Kawan-kawan, ayo bantu Ying!

Ying!

Kalian dimana? Tolong!

Tapi hal yang paling penting adalah...

Alasan nya Danai.

Kau masih marah padanya?

Tentu saja.

Tapi apa?

Aku hanya seseorang yang dikendalikan.

Apa ada sesuatu yang bisa kulakukan lagi?

Masalah Danai...

Kalian tidak perlu takut padanya.

Jika kau tidak takut kepada hantu seperti kita.

Kita tidak bisa melakukan hal yang membahayakan kalian.

Tapi aku takut hantu.

Ya.

Cepat.

Berjalan lewat air terjun, Kalian akan menemukan jalan keluar.

Tidak jauh sekarang.

Lari! Hantu nya datang.

Aku keluar dari sini.

Aku...

minta maaf.

Cupu.

Tidak tahu caranya merokok.

Lihat-lihat sekitar sana.

Apa yang kalian lakukan?

Kalian pikir kalian bisa lari dariku?

Berbahaya. Daerah tambang

Sial.

Jangan masuk.

Berbahaya, keluar!

Jangan masuk, Berbahaya.

Keluar dari sana!

Jangan!

Tolong...

... aku.

Beri hormat untuk instruktur Danai!

Gerak!

Gara-gara kamu!

Malam itu...

Aku tidak bermaksud begitu.

Tapi malam ini...

Aku bermaksud seperti itu!

- Apa yang kita lakukan? - Pergi kesana.

Tolong dia, cepat.

Kenapa kau tidak membantu dia? Dia kan temanmu.

Lari!

Pergi!

Naen, cepatlah!

Cepat!

Masih banyak berlatih setelah mati ya?

Kau harus berhenti berlatih dan bertobatlah.

Beraninya kau berbicara omong kosong padaku!

Aku ini pelatihmu!

Kita semua sudah mati.

Kita bukan pelatih maupun yang dilatih.

Bangun.

Lawan aku.

Bangun.

Aku bilang bangun!

Tidak bisa melarikan diri lewat situ, apa yang terjadi?

Instruktur Thep.

Apa yang terjadi?

Pleton 4, kalian semua di sini?

Ya, Pak!

Baiklah, kalian bisa ke tenda.

Mengerti?

Ya, Pak!

Instruktur Thep, ada apa?

Kau baik-baik saja sekarang?

Aku baik-baik saja.

Mau tidur di tendaku malam ini?

Bajingan, aku gak MAHO!

Aku lupa memberitahu kalian.

Kalau aku akan pulang dengan kalian.

Aku harus merasuki tubuh seseorang.

Kau...

memilih pilihan yang tepat!

Ayo.

Hooyah!

- Hooyah! - Ayo, melompat!

Ya Allah!

- Lompat ya? - Aku tidak siap!

Siap tidak siap... lompat!

Aku ingin pergi ke toilet.

Dibawah sana.

- Jump. - Nggak mau.

Lompat.

Nggak mau, Pak.

Lompat.

- Nggak, nggak mau. - Lompat.

Nggak mau.

Ayolah, cepat.

Sial, siapa yang berteriak kenceng banget?

Segar.

- Rempong deh. - Keras sekali.

- Tadi rempong banget deh - Keras sekali.

Mengapa kalian berteriak seperti orang MAHO?

Apa kau tidak malu?

Bagaimana denganmu? Apa ada yang salah?

Kau ini kesurupan atau kenapa?

Kalian semua idiot!

Apakah otaknya tumpul?

Ada apa?

Dia gila? Apakah ia mabuk?

Ling.

Ada apa?

Ikut aku.

Kayaknya aku kehilangan cincinku waktu dimenara lompat tadi.

Kau harus membantuku menemukannya.

Ayo.

Ya.

Kayanya gak disini deh.

Mari kita cari di sana.

Naen.

Sepertinya kita harus kembali.

Jika mereka menemukan kita, kita akan berada dalam kesulitan.

Ayo pergi.

Kau takut karenanya?

Cincin ini penting bagiku.

Kau tidak paham?

Tenang, aku tadi cuma bilang.

Orang yang tidak pernah ingin membantu orang lain seperti kalian...

seharusnya mati saja.

Naen, apa sih yang kamu lakukan?

Untuk menjadi kadet JROTC...

tidak hanya disiplin saja,

Tapi juga harus berbuat baik.

Itu penting.

Terutama yang terakhir tadi,

Jika kalian mengabaikan nya...

Kau...

tidak berperikemanusiaan.

Kalian mengerti?

Ya, Pak!

Mengerti?

Ya, Pak!

Sekarang kalian tahu apa makna dari kesatuan.

kalian bertiga...

jatuh di sini bersama-sama!

Nak Naen!

Lagi ngapain disana?

Hei.

Kalian tenang saja, biar aku yang menolong nya.

Tunggu dulu.

Kau gak jadi menolong dia karena kamu takut ketinggian kan?

Kok tahu sih.

Apa-apaan, kita berteman.

Apa yang harus kita lakukan?

Ayo cari Pak Instruktur untuk membantu kita.

Ayo. Cepat.

Cepat!

Mereka akan jatuh.

Instruktur Thep, tolong kita di menara lompat.

Kenapa anak-anak berlatih di malam hari begini?

SMS nya dibalas.

Ya Allah!

Apa yang akan kita lakukan?

Tolong biarkan kami pergi.

Kau tahu, jika kita membantumu pada waktu itu,

kita akan mati juga.

Mati diwaktu itu atau sekarang...

tidak ada bedanya.

Instruktur Danai, aku minta maaf.

Aku minta maaf.

- Aku minta maaf. - Aku tidak peduli.

Kalian ini tentara. Jika berbuat kesalahan...

Kalian harus bertanggung jawab.

Apa yang harus kita lakukan?

Masalah Danai, kau tidak perlu takut padanya,

Jika kau tidak takut kepada hantu seperti kita.

Kita tidak bisa melakukan hal yang membahayakan kalian.

Naen...

Jangan takut kepadanya.

Jika kau tidak takut, dia tidak bisa mengendalikanmu.

Naen!

Naen!

Naen!

Naen!

Jangan mati.

Naen.

Maafkan

aku...

bahwa aku yang membuatmu...

Danai mati.

Dan yang membuat...

kalian...

dalam kesulitan.

Tolong...

maafkan...

aku.

Naen!

- Naen! - Naen!

Tetap dengan kami.

Naen!

Naen!

Hey, tunggu sebentar.

Sampai jumpa di Bangkok.

Naen, cepat sembuh.

Kami akan pergi untuk menjengukmu.

Semoga sukses.

- Sampai bertemu lagi. - Semoga berhasil.

Apa yang salah dengan dia?

Kenapa dia pergi ke rumah sakit? Dan siapa itu?

Darimana saja kau?

Kenapa kau tidak mengurus mereka?

Mereka terluka. Instruktur macam apa kau?

Kalian juga.

Apa yang seharusnya kalian lakukan?

Ada sesuatu yang salah, dan kau masih tidak menyadarinya?

Membuat teman-temanmu keluar dan terluka.

Semua member di pleton ini...

Kalian tidak lulus tahun ini!

Datang lagi tahun depan.

Bubar!

Aku bilang bubar!

Aku tidak tau, jika kejadian dengan Danai kemarin

yang membuatku dan kawan-kawanku hampir mati,

membuat kita menyadari

apa yang kita lakukan di perkemahan JROTC itu salah. Dia masih disini.

Dan tidak pernah pergi lagi.

Menunggu hari yang baru,

Yang aku tahu hanyalah aku beruntung, bahwa kita masih bisa hidup disini.

English sub by SeeingMole Indonesian sub & Resync by Zidan Ravi http://zidanravi.blogspot.com

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.