Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Lihat, sudah kubilang apa yang terjadi
kalau lehernya tidak langsung patah
dan mereka malah tercekik. Lihat.
Dia sampai tegang begitu.
Ssst! Dasar bocah mesum.
Tunggu saja.
Ini hari eksekusi, sialan!
Hore!
Pendosa!
Zillah!
Hore!
Ya!
Para pendosa. Mari lihat para pendosa!
Setengah sen untuk seorang pendosa.
Cepat ikut.
Ayo cepat.
- Kau menyakitiku. - Ayolah!
Kau ingin tahu kenapa dia digantung.
Bukan salahku kalau lelaki itu menjijikkan.
Sudah, seharusnya kau tidak bercerita
meski aku memaksa.
Boneka malang. Aduh, aku mau mati.
Kalau kau mau mati, cepatlah lakukan,
sebab aku masih banyak urusan.
Ramai sekali.
Papa!
Astaga, kau seperti sepiring daging kornet.
Apa kau menangis?
Bukan. Hanya habis berpacu.
Berpacu? Andai ibumu masih di sini
pasti ia memukul kepalaku
melihat kujadikan kau liar begini.
Tidak akan.
Ah, kau tak kenal dia. Dia itu pengacau.
Dia jago tinju.
Tangannya besar seperti piring daging.
Dan kumisnya lebat serta kasar seperti sapu.
Ah, tidak.
Kurasa kau pun akan begitu, Cathy,
karena itu warisan dari pihak ibu.
Hentikan! Jangan bicara soal Mama seperti itu.
Dan aku tak akan punya kumis. Tidak akan!
Jangan memusingkan, Cathy.
Tak ada yang suka orang cemberut. Apalagi yang jelek.
Astaga, Nelly.
Bisakah kau urus dia?
Itu tugasmu.
Baik, Tuan.
Dan bilang pada Ny. Burton aku akan makan di Penginapan Ram.
Jangan pergi, Papa. Kumohon!
Aku pergi karena teman-temanku lebih baik di Ram
dan di sini jauh lebih sedikit tangisan.
Nah, di mana sialan kudaku?
Aku akan beri tahu para pembantu.
Papa! Maafkan aku! Papa!
Bangun! Cepat gerak!
Sepertinya dia makan hotpot di Ram lagi, Zillah.
Aku heran dia bisa makan apa pun.
Ah, dia kencing di tembok lagi, Ny. Burton.
Baik. Kau tahu artinya.
Periksa celananya, apa kotor.
Gadis kecil yang malang.
Dan bagaimana dengan makhluk yang dibawanya pulang itu, ya?
Ia bersembunyi di suatu tempat.
Tapi apa yang dilakukannya di sini?
Tuan Earnshaw sedang dermawan lagi.
Ya Tuhan. Berdoalah untuk bocah sialan itu juga.
Halo?
Apa yang kau--
Lalu kukatakan, "Ini bukan Liverpool,
ini bukan Bristol.
Kau tak boleh menendang anak di jalanan."
Dan ayah si malang itu...
Yah, mungkin itu ayahnya...
Pokoknya, lelaki itu berkata,
"Kalau begitu bawa saja setan kecil itu
kalau kau begitu peduli."
Dan kujawab, "Baik! Akan kubawa!"
Dan ini dia.
Aku hanya bertanya berapa lama
Tuan berniat memberi makan dan pakaian dia.
Karena itu akan mempengaruhi keuangan rumah tangga.
Aku berniat dia diberi pakaian dan makan
selama aku menghendakinya!
Kenapa aku harus dikelilingi para perempuan?
Menghabiskan hari terus-menerus diganggu dan dicela.
Papa!
Astaga, ini lagi kucing garong lainnya yang dikirim untuk menyiksaku.
Ah, tak ada ayah yang lebih baik di seluruh dunia.
Juga tak ada lelaki yang lebih baik.
Oh, jadi kau suka teman barumu?
Sangat suka, Papa. Sangat, sangat suka.
Meskipun kurasa dia tak bisa bicara,
jadi tak bisa memberitahu namanya.
Maka kupanggil dia Heathcliff, seperti nama kakakku yang meninggal.
Heathcliff...
Heathcliff, kemarilah, anakku.
Ayo, ayo, ayo.
Kau sangat kami sambut di sini.
- Oh! - Oh!
Boleh aku mendandaninya?
Ya, tentu saja. Dia akan jadi hewan peliharaanmu.
Aku akan sangat, sangat baik.
Kecuali kalau kau nakal, maka akan kucubit kau.
Mati, mati, mati!
Bunuh tikus itu! Kenakan matanya.
Tembak matanya. Ayo!
Senang dia punya teman.
Teman sejati, maksudku. Bukan yang dibayar.
Pendamping itu tidak dibayar. Pendamping itu wanita terhormat, Zillah.
Hanya karena ayahmu seorang bangsawan
tak lantas menjadikanmu wanita terhormat.
Anak haram tak bisa jadi wanita terhormat, Nona Nelly.
Tak peduli seberapa banyak ayahnya membayar
untuk menyembunyikan mereka.
"Ku... Ku-da... Ku-dah..."
Kuda. Kuda itu.
"Kuda itu..."
"Kuda itu me... me-m..."
Makan! Kuda itu makan! Kuda itu makan rumput.
Itu gambarnya, Heathcliff. Ada gambarnya, lihat!
Dengar, aku harus membuatkan topi kertas untukmu
dan menyebutmu si bodoh.
Dan kalau kau lakukan, akan kulempar kau ke luar jendela
dan biarkan burung-burung memangsa matamu!
Aku tak mau lagi. Aku tak mau baca!
- Amarah, amarah. - Diam kau.
Maaf.
Maaf, Heathcliff.
Mau coba lagi? Aku akan lebih sabar,
- janji. - Tidak.
Kalau begitu kau tak akan pernah bisa baca dan tak akan maju
dan jadi bodoh selamanya!
- Pergi sana. - Tidak.
- Pergi sana. - Tidak.
- Pergi saja! - Tidak.
- Pergi! - Tidak!
Aku tak akan pergi.
Aku tak akan pernah pergi.
Aku tak akan pernah meninggalkanmu tak peduli apa pun yang kau lakukan.
Ayo jalan. Begitu.
Cathy, boleh aku ikut?
Tidak, kau tak akan suka. Kau terlalu bijaksana.
Ayolah. Dia mungkin mengikuti kita.
Aku ratu istana,
dan kau pengemis yang hina.
Kita harus pergi.
Hujan akan reda sebentar lagi.
Ayahmu akan sangat marah kalau kita terlambat. Ayolah.
Berhenti khawatir. Akan reda. Aku janji akan reda.
Ya, tapi langitnya hitam, Cathy.
Tidak, tidak, tidak, tidak. Kau lihat di sana?
Biru.
Tapi itu tidak cukup biru untuk membawa kita pulang.
Cukup. Kau akan lihat. Karena biru tetaplah biru, sekecil apa pun.
Kau dari mana saja?
Kutanya, kau dari mana saja?
Kami kehujanan, Papa.
Ini hari ulang tahunku, Catherine,
dan kau membuatku menunggu.
Kurasa kau sama sekali tak peduli padaku.
Tentu aku peduli, Papa. Kaulah ayah terbaik di dunia.
Maafkan aku.
Kau akan menyesal
saat ulang tahunmu sendiri dan aku lupa.
Ayo kita makan malam dan rayakan dengan layak.
Dingin.
Papa.
Ini salahku, Tuan.
Bukan Cathy. Dia ingin kembali tapi aku tidak menghiraukannya.
Heathcliff, jangan.
Seharian ini ia hanya bicara tentang Tuan dan ulang tahun Tuan.
- Benarkah? - Tidak.
Aku bersumpah. Dia tak bersalah.
Apa kau gemetar?
Hentikan. Kau membuatku merasa seperti kejam. Hentikan, kataku.
Papa, kumohon. Bukan salahnya.
Kuberi kau makan, dan pakaian,
dan kuselamatkan kau dari kemiskinan dan keputusasaan.
Akulah lelaki paling baik di dunia, dan kau berani gemetar padaku.
Akan kuberi kau alasan untuk gemetar!
- Bawa dia, Nelly! Bawa dia! - Papa, jangan! Jangan!
- Tidak, tidak! Lepaskan! Tidak! Tidak! - Kemari, kau anjing!
Pergi!
- Heathcliff! Jangan! - Kemari!
Tidak! Tidak, tidak, tidak!
Diam!
Diam, kau anjing!
Tidak! Heathcliff.
Dasar anjing. Gonggong!
Heathcliff.
Heathcliff.
Apa yang dia lakukan?
Astaga, kau berdarah.
Heathcliff, kenapa kau berbohong?
Aku yang membuat kita terlambat. Bukan kau.
Aku tak tega melihatnya menyakitimu.
Tapi ini menyakitkanku. Apa kau tak mengerti?
Heathcliff, ini menyakitkanku.
Aku akan terima ini dan lebih...
setiap hari...
jika itu menyelamatkanmu.
Heathcliff...
Ya?
Maafkan aku.
Jangan minta maaf.
Jangan pernah minta maaf karenaku, Cathy.
Karena akan kulakukan lagi dan lagi.
Maka kita terkutuk.
Apa yang bisa kulakukan?
Tidak ada.
Tetaplah di sisiku.
Heathcliff.
Heathcliff.
Jawab aku, dasar bengis.
Apa kau bangun?
Tidak.
- Sekarang? - Catherine!
Aku semalaman begadang urus kuda.
Apa gerangan yang begitu penting?
Thrushcross Grange terjual. Kita punya tetangga.
Mereka dipanggil Linton.
- Sebuah keluarga? - Seorang bujangan dan anak asuhnya.
Ia mencari kekayaan di tekstil.
Astaga. Lihatlah semua ini.
Pasti ia sangat kaya.
Kurasa ia pasti akan jatuh cinta padaku.
Kurasa ia pasti akan jatuh cinta--
Kudengar.
Alangkah nikmatnya jadi kaya.
Apa yang akan kau lakukan, Heathcliff?
- Apa? - Jika kau kaya.
Kurasa akan kulakukan apa yang orang kaya lakukan. Aku akan...
tinggal di rumah besar.
Dan kejam pada para pelayan.
Mengambil istri.
Istri? Istri siapa?
Aku... Aku selalu memendam rasa pada...
Rose dari Penginapan Crown.
Putri pemilik penginapan.
Dia gadis paling biasa yang pernah kulihat.
Dan membosankan. Membosankan sekali. Dia hampir seperti orang bodoh.
Aku tak bisa duduk seharian berbicara omong kosong denganmu.
Lagipula, keluarga Linton mungkin datang menemuiku kapan saja.
Aku peringatkan, jika mereka tak segera datang,
aku akan merasa tersinggung.
Dan kau akan bertengkar dengan mereka
sebelum kalian bahkan bertemu.
Itu akan jadi suatu prestasi bahkan untukmu.
Kita adalah keluarga yang sangat penting.
Mungkin mereka tak tahu.
Keluarga Earnshaw telah di sini sejak tahun 1500.
Itu tertulis di atas pintu kita!
Kenapa mereka tak datang?
Baru seminggu.
Bahkan, kemungkinan kita jauh lebih unggul
dari keluarga Tuan Linton,
yang bagaimanapun, kekayaannya dari beludru.
Itu tidak sama dengan tanah. Sama sekali tidak.
Mungkin mereka menungguku untuk mengunjungi mereka.
Tidak.
Kenapa tidak?
Karena seorang wanita tak bisa pergi ke rumah tanpa undangan.
Itu tak pantas. Mereka akan kaget.
Tidak akan. Mereka akan senang.
Seperti semua orang yang mendapat kehormatan
berkenalan denganku.
Mungkin itu sebabnya mereka tak datang.
Mungkin mereka terintimidasi, kasihan.
Ya, kurasa itu alasannya.
Kerjakan tapestrimu.
Aku benci tapestriku.
Aku tidak bosan sebelum mereka datang.
Sekarang aku bosan setengah mati.
Apa yang kau-- Heathcliff! Beraninya kau!
Aku sudah muak mendengar tentang Tuan Linton.
Heathcliff, aku... Aku tak bisa turun dengan rok begini.
Kalau begitu kau harus melepasnya.
Kau akan sangat menyesal
saat aku jatuh dari pohon ini dan mati!
Tolong!
Apa kau puas dengan dirimu sendiri?
Sangat.
Turun! Itu cuma batu lepas.
Berikan topiku, Nyonya. Dasar brengsek.
Hati-hati, Tuan.
Ayo kita bantu Tuan naik kuda. Ayolah.
Begitu. Perlahan.
Lepaskan. Aku tahu cara naik kuda.
Enyahlah, dasar perempuan bodoh.
Hati-hati di jalan, Tuan Earnshaw.
Oh, Heathcliff.
Oh.
A-aku khawatir kita sempat berselisih beberapa hari lalu.
Apa yang kulakukan?
Oh, jangan bilang. Aku tak tahan.
Ah, sungguh aku ini celaka. Bisakah kau maafkan Earnshaw yang malang ini?
Ya, Tuan.
Oh, bagus. Bagus sekali, Nak. Ya.
Aku tahu tak akan seburuk bayanganku.
Baiklah, aku pergi ke kota
untuk mencari pengacara sialan itu.
Karena kutahu dialah yang menghabiskan semua uangku.
Apa yang terjadi waktu itu?
Tak seberapa. Dia cuma menempeleng telingaku.
Orang tua bodoh.
Pasti dia tahu kau bisa melumpuhkan matanya kalau kau mau.
Dia tahu aku tak mau.
Aku harap kau mau.
Benarkah?
Satu-satunya yang menahanku adalah kau.
Maka kau harus lebih baik untuk kita berdua.
- Kau kedinginan, Cath? - Ya.
Biarkan kuhidupkan api untukmu.
Jangan. Papa akan mencambukmu kalau kau lakukan.
Kayu tak boleh kita boros.
Hmm. Dia selalu boleh boros kayu kalau dia kedinginan.
Malam ini dia tak butuh kayu.
Karena wajahnya sudah berkenalan
dengan lantai ruang tamu.
- Lagi. - Hmm.
Urusannya dengan pengacara tak berjalan baik.
Kita hancur, Heathcliff. Tak ada yang tersisa.
Dia judikan semua.
Kurasa aku harus melemparkan diri
pada Tuan Linton.
Mudah-mudahan aku mati kedinginan dan terhindar dari rasa malu.
Heathcliff!
Jangan lemparkan dirimu pada Tuan Linton, Cath.
Kencang.
Ya, ya.
Ya, ya, ya, ya.
Haruskah kau lakukan itu di sini, Joseph?
Saluran air di halaman meluap.
Jadi rokku akan jadi kotor seperti babi.
Setiap saat yang berlalu,
kita semakin terpuruk ke jurang kenistaan.
Maaf, Nona Catherine.
"Dua keluarga, sama-sama terhormat
Di Verona yang indah, tempat kisah kami bermula."
Maka dimulailah drama terhebat, paling romantis
yang pernah kubaca seumur hidupku.
Dan itu termasuk Othello, yang kau tahu sangat kusuka, Edgar.
Aku sungguh percaya
bahwa perawat itu sebenarnya penjahat dalam cerita
karena dia membiarkan kekacauan ini terjadi,
mengetahui bahwa mereka akan terkutuk
dan akan ada begitu banyak kematian.
Tapi sebenarnya aku tak begitu suka si perawat.
Tapi bagaimanapun, Mercutio terbunuh di jalan.
Mercutio.
Dan Romeo lalu membunuh Tybalt
untuk membalas kematian Mercutio.
Dia dibunuh di jalan. Dan semua orang melihat.
Maka Romeo, dia diusir dari Verona.
Dan Juliet mendapat kabar ini,
dan dia benar-benar hancur.
Maka dia menyusun rencana dengan Bruder Laurence,
dan-dan dia akan meminum ramuan tidur ini,
dan dia akan kawin lari dan tak akan ada yang tahu.
Dan kabar tentang ini
seharusnya dikirimkan kepada Romeo,
jadi di situlah kau-kau pikir ceritanya akan begini.
Tapi seseorang memberi tahu Romeo bahwa Juliet sudah mati.
Tapi kau tahu, Juliet sama sekali tidak mati.
- Dia hanya meminum... - Tidak.
...ramuan tidur,
tapi Romeo tak tahu, karena dia ada di Mantua,
dan surat-surat tak sampai padanya.
Ringkasan yang sangat teliti, Isabella.
Aku serasa ikut hanyut.
Ya ampun, aku menangis.
Edgar, kupikir kepalaku bisa copot.
Astaga. Itu tak boleh.
Ya, tentu tidak boleh.
Karena nanti tak ada tempat untuk menyimpan pitaku.
Edgar!
- Ada apa? Apa-- - Edgar, aku melihat hantu.
Edgar, aku melihat hantu.
Aku melihat hantu di sana. Di sana. Dekat tembok.
Oh, Edgar, wajahnya sangat mengerikan.
Pucat sekali. Sangat buruk rupa.
Matanya mati, jahat.
Pasti ada penjelasan yang masuk akal. Biarkan kulihat.
Edgar, jangan tinggalkan aku. Kumohon.
Kau aman, aku jamin.
Bisa kubantu?
"Pergelangan kakiku terkilir di tembok jelek.
Linton menampungku."
Linton!
"Makan kue krim untuk teh dan cokelat."
Cokelat?
Dia menggarisbawahi cokelat.
Kucing kecil yang pintar. Dia akan enak-enak.
Tapi pergelangan kakinya terkilir.
Aku akan pergi. Bisa kugendong dia.
- Jaraknya delapan kilometer. - Itu tak seberapa.
Tidak, tidak, tidak, tidak.
Kau tak bisa pergi ke sana, dasar bodoh.
Kau pelayan, Heathcliff.
Ini kesempatannya. Dan mungkin satu-satunya.
Dia sudah lewat masa lajang.
Kita tak bisa biarkan kau masuk ke sana mengacau.
Akan merusak prospeknya.
Nelly... Nelly, kita tak bisa...
Pria yang sangat mengesankan.
Seorang pria terhormat sejati.
Maksudku, dia bukan dari kalangan paling atas.
Tentu saja.
Tapi kita bisa memakluminya, 'kan?
Seperti yang kami lakukan padamu, sayangku.
Oh, dan tentang Grange.
Kau belum pernah melihat yang seperti itu.
Ruang tamunya terbuat dari kristal.
Bagaimana kabar Cathy?
Manja seperti kucing.
Dilayani dengan baik oleh Linton dan anak asuhnya.
Dan bagaimana rupanya?
- Nona Isabella? - Ya.
Oh, dia sangat cantik. Cantik sekali.
Bagus.
Aneh juga Linton
tidak menikahinya sendiri.
Tapi tetap saja,
kurasa mereka lebih seperti kakak-adik.
- Kapan Cathy kembali? - Segera.
Dia mempertahankan pergelangan kaki di atas bantal beludru
selama mungkin bisa dipercaya.
Tapi, kalau Linton separuh tergila-gila seperti kelihatannya,
kurasa dia tak akan lama di sini.
Whoa!
Oh.
Oh.
Aduh, sepatuku yang malang.
Terima kasih, Joseph.
- Cathy. - Nona Earnshaw.
Ada apa?
Kau berubah.
Itu semua berkat Isabella.
Dia orang termanis yang pernah ada.
Dia yang menata rambutku. Itu bakat istimewanya.
Kau tahu, dia punya satu ruangan khusus untuk pita.
Hanya pita.
Di mana Heathcliff?
Nah, kau di sini.
Kau sudah kembali.
Oh, hanya itu?
Aku pergi enam minggu.
Kau tak repot-repot menyambutku?
Bahkan, aku yakin kau bersembunyi.
Oh, tampangmu masam sekali.
Dan kotor. Dari sini sudah tercium.
Tak ada yang bisa menciummu.
Cukup banyak minyak wangi sampai perih mata.
Itu lily lembah.
Bukan.
Kau marah karena aku lama pergi.
Mau bagaimana lagi.
Aku tak marah, Cathy. Aku sibuk.
Mengerti? Kau datang menemuiku, ini dia, kau sudah lihat.
Kenapa kau tidak ganggu pelayan lain saja?
Heathcliff, jangan--
Demi Tuhan, maukah kau dengarkan?
Kukatakan, aku ada kerjaan.
Aku tak bisa terus-menerus memanjakan
setiap keinginan konyolmu.
Kita bukan anak-anak lagi, Cathy.
Pasti kau mengerti itu sekarang?
Aku tak bisa bermain denganmu.
Seolah aku bisa merindukan temanmu
setelah berminggu-minggu dengan Edgar dan Isabella.
Lanjutkan kerjamu.
- Heathcliff, aku ingin-- - Kau masuk ke sana.
Kau dengar? Ayolah. Masuk ke sana.
Pergi.
Kau gadis nakal.
Gadis yang sangat nakal.
Sebentar lagi kau tak akan tertawa.
Kau mau ke mana? Kembali sini.
Kau tak mau tinggal di sini denganku? Tinggal dengan Joseph?
Hmm?
Kau mau apa?
Yang ini, atau...
Hmm?
Oh, ya.
Aduh, sialan.
- Tarik lebih kencang, Joseph. - Akan kupatahkan gigimu.
Tarik lebih kencang.
Ssst.
Oh, gadis baik. Gadis baik.
Kau luar biasa.
- Cath... - Tidak.
Apa kau baik-baik saja?
Hah? Oh, ya. Baik.
Aku mau jalan-jalan.
Dengan rok semodel itu?
Cathy!
- Cathy. - Ya Tuhan.
- Cath. Cath, ini cuma-- - Tidak. Pergilah.
- Pergi dan tinggalkan aku sendiri. - Ini cuma--
Ya Tuhan. Ya Tuhan, aku akan mati.
Jangan mati. Tak perlu mati karenanya.
Berani kau menertawakanku, kau iblis? Ini ulahmu!
Bagaimana bisa ini ulahku?
- Berhenti bicara. - Cath.
Berhenti. Jangan bicara padaku atau lihat aku.
Kau akan sakit.
Jangan pernah lihat aku lagi! Berhenti atau kau akan bunuh aku.
Jangan.
Jangan. Lepaskan tanganku.
Tak akan.
Sekarang kau kugenggam.
Aku bisa mengikutimu seperti anjing sampai ke ujung dunia.
Turunkan aku.
Kalau kau peduli padaku, turunkan aku.
Jangan ikuti aku.
Aku mohon.
Ayo, Tuan.
Demi Tuhan...
Tegakkan aku.
Jangan lihat aku seperti itu!
Aku sakit!
Kita semua sakit.
Kita semua sakit karena ulahmu!
Dasar tak tahu diri! Perusak!
- Cathy... - Jangan sekarang, Nelly.
- Catherine... - Jangan sekarang, Nelly!
Apa pun itu, pasti...
Tuan Linton ada di ruang tamu.
Tuan Linton?
Tuan Linton.
Aku tak pantas menerima Tuan.
Nona Earnshaw, itu tak mungkin benar.
Memang benar. Aku... Aku takut aku harus undur diri.
Pasti sangat menyedihkan melihat ayahmu begitu...
sakit.
Tuan melihatnya.
Sungguh memalukan.
Tidak.
Semuanya memalukan.
Tidak, tidak.
Maafkan aku, Tuan Linton.
Aku minta maaf.
Nona Earnshaw, silakan duduk.
Ada sesuatu yang harus kusampaikan.
Kumohon.
Kumohon.
Kalau aku di surga, Nelly,
aku pasti sangat sengsara.
Karena kau tak pantas ke sana.
Bukan hanya itu.
Karena aku akan rindu rumah.
Apa terjadi sesuatu antara kau dan Tuan Linton?
Dia melamarku.
Dan jawabanmu?
Kuterima.
Cepat, Nelly. Katakan, apa aku salah?
Apa kau cinta dia?
Siapa pun pasti cinta Edgar.
Lalu apa masalahnya?
Ini.
Di mana pun jiwa itu berada,
aku yakin aku salah.
Kenapa?
Nelly, kau tahu kenapa.
Heathcliff.
Aku cinta dia.
Bukan karena dia tampan, Nelly, tapi karena dia...
lebih diriku daripada diriku sendiri.
Dari bahan apa pun jiwa kita terbuat,
jiwanya dan jiwaku sama.
Jangan menghela seperti itu.
Aku tahu kau pikir aku ini makhluk egois...
tapi jika aku menikah dengan Tuan Linton,
aku bisa membantu Heathcliff bangkit.
Aku bisa melepaskannya dari kekuasaan ayahku.
Dengan uang suamimu?
Kau akan mendapatinya tak semudah yang kau perkirakan.
Kenapa kutanya kau?
Apa yang kau tahu?
Kau tak pernah cinta siapa pun seumur hidupmu.
Tak ada yang pernah cinta padamu.
Kau bilang kau cinta Edgar Linton.
Kau terima lamarannya.
Sudah terjadi, Cathy.
Aku tak tahu apa yang kau mau dariku.
Kepastian?
Belas kasih?
Sedikit kebaikan?
Kau harus tahu, Nelly, kau.
Menikah dengan Heathcliff akan merendahkanku.
Kita akan jadi pengemis.
Maka dia tak akan pernah tahu betapa aku mencintainya.
Kau mau ke mana?
Ke Grange untuk batalkan.
Semalam aku tak bisa tidur.
Tak seharusnya aku terima Linton.
Cathy, hentikan!
- Hentikan! - Apa?
Joseph, katakan padanya.
Maaf, Nona Earnshaw.
Dia pergi bawa kuda. Semalam.
Cathy...
Kurasa dia tak akan kembali.
Tentu dia kembali.
Dia cuma mau menggangguku.
Kau tahu dia seperti itu.
Dia tak akan pernah tinggalkanku, Nelly.
Tak akan.
Apa dia datang?
Bisa kita tunda.
Sudah setahun. Tak bisa ditunda lagi.
Kencangkan.
- Kencangkan. - Ini sudah kencang.
- Kencangkan, Nelly. - Tapi kau tak bisa bernapas.
Kencangkan.
Astaga, betapa kucintai kau.
Cathy. Halo!
Boleh kuberikan hadiah pernikahanmu sekarang?
Oh, ini... ini sangat indah.
Kubuat malam Edgar melamar,
saat kutahu kau akan bersama kami di sini selamanya.
- Apa ini? - Rambut aslimu. Ya.
Karena kukumpulkan dari sisir
saat kau tinggal bersama kami.
Aku... Aku tahu tak bisa pakai yang lain,
karena rambutmu begitu unik.
Ini... pasti butuh waktu sangat lama.
Ah, tak apa. Lagipula aku tak ada kerjaan.
Mari letakkan Catherine Kecil di sini.
Oh, di sampingku.
Luar biasa.
Tunggu sampai kau lihat gaun-gaunmu, Cathy.
Oh, Edgar. Berapa banyak kau buat?
Ini semua anak asuhku.
Isabella tahu segalanya. Dialah yang memesan semua ini.
Dari Perancis, Belgia, dan Italia.
Semua butik membuatkan
sesuai ukuranmu.
Aku harus mengorbankan ruang pitaku untuk itu.
Oh, Isabella, jangan.
Tak apa...
karena tahu kau akan senang.
Ayo. Ayo, masih ada lagi.
Oh, Cathy, tunggu sampai kau lihat.
Kamar tidurmu. Saat ditanya warnanya harus bagaimana,
kubilang harus warna terindah di dunia.
Warna wajah manis istriku.
Kemarilah, lihat.
Bintik dari pipimu.
Nelly.
Nelly.
Nelly.
Nelly.
- Nelly! - Ya, Cathy.
Kau diam saja.
Diam?
Sejak kita datang.
Tak biasanya kau sesepi ini.
Apa kau tak setuju?
Dengan apa?
Entahlah.
Mungkin hanya kebahagiaan.
Kau tak punya keluhan?
Apa yang perlu dikeluhkan?
Bahwa kita terlalu nyaman? Terlalu hangat?
Bahwa kalungmu terlalu besar? Anjingnya terlalu kecil?
Memang terlalu kecil.
Kuakui itu.
Dan selebihnya?
Ini baik.
Ini baik, Cathy.
Hmm?
Semua baik-baik saja, sayangku?
Catherine.
Aku baik-baik saja.
Sayang, sedang apa kau?
Astaga.
Katanya warnanya akan biru keunguan.
- Edgar, tolong! - Bella.
Tapi, Edgar, aku sudah dewasa.
Aku 21 setengah tahun.
Usiamu tak ada hubungannya, Bella.
Kumohon.
Kau sudah minta berminggu-minggu,
dan berminggu-minggu aku bilang tidak.
Ya, tapi kau tak bilang kenapa, Edgar.
- Tentu tidak. - Oh, kumohon, Edgar! Kumohon!
Jangan desak aku, Bella.
Eksekusi bukan tempat yang pantas
untuk wanita muda.
Kau terlalu kolot. Katakan, Catherine.
Tidak, dia benar.
Kau tak akan suka, Isabella.
Betul. Terima kasih, sayang.
Aku selalu merasa itu... biadab.
- Hmm. - Sayang sekali.
Karena kupikir kau akan tertarik
pada eksekusi kali ini, Catherine.
Kenapa?
Karena yang akan dieksekusi.
Apa?
Itu seorang wanita.
Kira-kira mereka akan mengeksekusinya dengan roknya?
Astaga.
Itu sungguh tidak senonoh,
karena orang pasti akan melihat ke atas dan--
Isabella, cukup.
Lihat, kau membuat Catherine sedih.
Tidak, tidak.
Aku cuma perlu udara.
Nyonya Linton. Nyonya Linton.
Oh, Joseph. Senang bertemu kau.
- Ya. - Sudah lama sekali.
Apa kabar?
Bagaimana Zillah?
Zillah? Pergi. Menikah.
Oh.
Ya, dia punya anak kecil... anak laki kecil.
Bocah gendut nakal.
Kadang lihat mereka di desa.
- Dia tak menyapaku. - Oh.
Tapi tak pantas dia bicara dengan orang sepertiku.
Aku tahu itu.
Aku akan mempermalukannya.
Tidak. Kurasa tidak begitu.
Kau datang menemui ayahmu?
Bagaimana kabarnya?
Halo, Putri.
- Papa. - Oh.
Sekarang "Papa"?
Apa yang terjadi?
Apa yang terjadi?
Uh, Zillah pergi,
dan aku tak punya uang untuk gantikannya.
Jadi, uh, kita tenggelam dalam kehancuran.
Edgar mengirim uang, Papa. Aku tahu.
Kau datang untuk memarahiku?
Uh, bukan, aku...
Aku datang untuk mengucapkan Selamat Natal.
Dan melihat keadaanmu.
Dan menurutmu bagaimana aku?
Cukup baik.
Maksudmu, belum mati.
- Kau kelihatan sehat, sih. - Mmm.
Membahagiakan hatiku melihatmu begitu bahagia, Catkin.
Mungkin kau bisa berbagi sedikit kebahagiaan itu
dengan papa tua yang malang, kesepian ini.
Berikan dia sedikit saja untuk bisa bertahan.
Kau tahu aku tak bisa, Papa.
Karena kau akan menjudianya.
Dan kau akan belanjakan untuk apa?
Perhiasan yang lebih mencolok?
Lebih banyak pernak-pernik murahan untuk digantung di badanmu?
Yah, kurasa aku tak boleh iri.
Kau tak punya anak
dan tak ada kerjaan selain membuat dirimu konyol.
Tak ada anak selama ini.
Suamimu yang baik itu tak mampu, kurasa.
- Atau mungkin kau-- - Hentikan!
- Itu! - Tidak!
Karena kau melempar koin ke lantai,
kau akan tinggal dan lihat aku meraba-raba untuknya,
karena itu maksudmu.
Maafkan aku.
Catherine. Catherine.
Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa. Tidak apa-apa.
Kau gadis yang sangat pemberani, sangat baik, sayangku.
Kau selamat dari tempat sialan itu.
Kau tak perlu kembali ke sana.
Aku tak tahu kenapa aku kembali.
Tak ada apa-apa untukku di sana.
Astaga.
Oh, lihat ini.
Selamat Natal, Nelly sayang.
Terima kasih, Cathy.
Oh.
Oh.
Buku persahabatan.
Oh. Oh, kau yang gambar?
Ya. Ya. Itu kau dan aku.
Oh. Pita.
Itu siluet indahmu
yang kuperhatikan suatu hari
dari kamarmu.
- Oh, lihat ini. - Itu apa?
Ya, ini, um, mawar yang juga mengingatkanku padamu.
Mawar terindah di dunia.
- Cantik. - Oh.
Ingat hari
saat kita berjalan,
dan kau memetik jamur dan berkata,
- "Jamur yang cantik"? - Ya.
Yah, kuabadikan dengan tempel.
Astaga.
Itu kabar bagus, Catherine.
Sangat bagus. Ini kabar bagus.
Aku tak pernah sebahagia ini.
Jadi kau senang jadi ayah?
Aku pusing.
Aku merasa seperti anak sekolahan.
Kau hebat.
Kau akan menginap di sini malam ini?
Tak ada yang lebih kuinginkan.
Tapi kau butuh istirahat, sayangku.
Dan kau tak akan istirahat kalau aku di sini.
Selamat malam.
Selamat malam, sayangku.
Luar biasa.
Heathcliff.
Heathcliff.
Oh, tipuan jahat!
Aku tak berani berharap.
Biarkan kulihat kau.
Oh, kau tampan. Dasar bengis.
Dan kaya.
Apa itu lucu bagimu?
Tidak sama sekali.
Ayo. Jangan bersedih.
Ayo makan malam.
Semua orang pasti senang melihatmu.
Aku merusak bajuku
memanjat ke sana untuk menemuinya,
dan dia tak bergerak sedikit pun.
Jadi kau ke luar negeri?
Oh, Edgar, lihat dia. Tentu saja.
Ceritakan, Heathcliff, dari mana saja?
Apa yang kau lakukan selama ini?
Apa sangat menyenangkan?
Kadang-kadang.
Hanya itu? "Kadang-kadang"?
Setelah hampir lima tahun, menyenangkan "kadang-kadang"?
Mmm.
Kurasa kau ingin aku memaksamu.
Tapi aku tak akan merayu ceritamu, Heathcliff.
Bahkan, aku mulai curiga
- itu sangat membosankan. - Tidak.
Mungkin dia bajak laut.
Mungkin iya.
Astaga. Jangan-jangan.
Aku tak peduli apa yang kau lakukan.
Benar, 'kan, Edgar?
Sayang, apa aku pernah menyebut Heathcliff?
Kurasa tidak, sayangku.
Kau lihat? Simpan rahasiamu, Heathcliff.
Dan kami akan berasumsi
bahwa kekayaanmu didapat dengan cara curang.
Kau tinggal di mana?
Di Wuthering Heights.
Tidak, kau... jangan.
Tempat itu sudah jadi puing.
Katakan, Edgar. Dia harus ke sini.
- Tentu. Kalau dia... - Tidak.
Tidak, aku lebih suka di rumah.
Rumah? Ya, kurasa itu semacam rumah bagimu.
Ya, begitulah, karena kubeli.
Tidak mungkin.
Oh, bagus sekali.
Kita punya tetangga.
Bagus.
Dia pria paling tampan yang pernah kulihat.
Siapa?
Tuan Heathcliff, tentu saja.
Heathcliff? Dia akan melahapmu.
Oh! Tidak akan.
Benar.
Dia kasar, liar, dan pemarah.
Kenapa kau bicara begitu?
Dia temanmu.
Ya, justru karena dia temanku
aku bisa berkata dengan pasti.
Oh, kau lucu, Isabella.
Dia akan menghancurkanmu seperti telur burung gereja.
Kau seperti anjing yang menjaga palungan, Cathy!
Kau pikir aku bicara karena cemburu?
Aku hanya bermaksud menyelamatkanmu dari penghinaan.
Silakan, kejar dia.
Kuyakin usahamu akan sangat menghibur.
Aku pun akan terhibur.
Oh, pasti seru.
Karena kalian berdua tak pernah bertengkar.
Apa yang perlu dipertengkarkan?
Aku kembali saat makan malam.
Selamat tinggal, sayang.
- Terima kasih. - Tuan.
Kuyakin kau tahu kenapa Isabella merusak bonekaku.
Karena dia sangat tergila-gila padamu.
Hmm. Aku tak perhatikan.
Kau tahu dia.
Tapi sekarang kau beri tahu, dia cantik.
- Heathcliff... - Dan kaya.
Dia tak malu-malu soal warisan
yang akan didapatnya saat menikah.
Dan katanya dia suka padaku?
Kenapa kita tak tanya saja?
Karena aku yakin dia mengintip di pintu,
mendengarkan kita.
Isabella?
Isabella, masuklah, sayang.
Kami tahu kau di sana.
Haruskah kujemput kau?
Oh, lihat, Heathcliff.
Oh!
Seseorang yang mengagumimu bahkan lebih dariku.
Kasihan, hancur hatinya karenamu.
- Cathy, kumohon. - Tidak! Tidak, tidak, tidak.
- Permisi. - Jangan lari, sayang.
Jangan lari.
Kau lihat, Isabella pikir andai aku minggir,
dia akan menyinari jiwamu
dan menjadikanmu pria terhormat.
Tidak!
Jangan lari.
Aku tak mau disebut anjing penjaga palungan lagi.
Aku pergi. Kau di sini.
Dapatkan dia.
Tunjukkan bonekamu.
Tidak.
Kau memang anjing penjaga palungan.
Kau tak tertarik padanya. Kau tahu itu.
Tinggalkan dia.
Kenapa harus?
Kalau dia mau dicium, aku dengan senang hati.
- Jangan. - Aku berhak
kalau dia mau, dan kau tak berhak melarang.
Aku bukan suamimu, ingat?
Kau tak berhak cemburu padaku.
Jangan mencakarku, Heathcliff.
Aku baik-baik saja sejak kau kembali.
Tidak?
Apa kumarahi kau sekali pun karena pergi?
Apa kusampaikan satu teguran?
Selama ini, aku tak tahu
kau hidup atau mati.
Dan kau berani menyalahkanku?
Padahal salahmu!
Salahku?
- Apa salahku padamu? - Apa?
Kau tahu aku mencintaimu, dan kau abaikan.
Jangan bilang tidak.
Kau perlakukan aku dengan kejam.
Kau dengar?
Kejam.
Dan jika kau membayangkan aku tak menyadarinya,
maka kau bodoh.
Dan jika kau pikir kata-kata manis akan menghiburku,
maka kau idiot.
Dan jika kau membayangkan
bisa menikahi Linton tanpa balas dendam,
akan kuyakinkan kau sebaliknya.
Oh, tak akan ada damai di antara kita, Catherine.
Aku bodoh berpikir sebaliknya.
Karena damai denganmu lebih buruk dari perang.
Jadi, terima kasih
telah memberi tahu rahasia Nona Isabella.
Aku bersumpah akan memanfaatkannya.
Karena kau boleh menyiksaku sampai mati
untuk hiburanmu sendiri.
Tapi izinkan aku juga menghibur diri dengan cara yang sama.
Cium dia kalau mau.
Nikahi dia, terserah.
Itu bukan urusanku.
Jika kupikir kau benar-benar bermaksud,
akan kubunuh diri sendiri.
Lakukan.
Tapi jangan di karpet ini.
Karena itu kesayangan Edgar,
dan dia akan sedih melihatnya rusak.
Kurasa kita tak boleh menerima
Tuan Heathcliff lagi.
Terserah kau, sayangku.
Hmm.
Heathcliff kecil yang malang.
Aku sedang tak ingin ditemani.
Oh, kupikir kau mungkin ingin ditemani.
Ada gin di meja samping.
Biarkan itu temanmu.
Oh? Oh, terima kasih, Nak.
Kau baik pada papa tua, ya?
Ini lelucon kejam, Nak.
Bukan?
Mimpiku membawamu ke sini
adalah menjadikanmu pria terhormat.
Uh, dan sekarang, lihat kita...
...siapa yang bisa membedakan?
Mmm.
Masih saja... Masih kurang, ya?
Tak cukup untuknya.
Kau cuma hewan peliharaannya.
Kau hanya akan jadi hewan peliharaannya.
Joseph?
Catherine.
- Apa dia di dalam? Ya? Ya? - Jangan.
Maaf, Papa. Maaf.
Maafkan aku.
Cath...
Kumohon. Kumohon.
Cathy!
Cathy!
- Cath. - Jangan ikuti aku.
Tunggu.
Tinggalkan aku sendiri.
- Cath! - Tinggalkan aku sendiri.
Kau basah.
Tidak.
- Kau kedinginan. - Tidak!
Kau akan mati kedinginan. Itu salahmu.
Ini salahmu!
Tidak! Tidak! Turunkan!
Kau harus turunkan aku!
Jangan pukul aku.
Aku cuma mau menjagamu tetap kering, dasar perempuan menyebalkan.
Aku benci kau.
Apa yang kau lakukan? Jangan...
Tak seharusnya kutendang dia. Itu buruk.
Aku hanya kagum pada pengendalian dirimu
yang hanya melakukannya dua kali.
Hujan tak akan lama, Cath. Masih ada sedikit biru.
Kau dan aku sama-sama tahu tak ada.
Kenapa kau tinggalkan aku?
Kupikir itu akan membunuhku, Heathcliff.
Kenapa kau lakukan?
Kenapa aku tinggalkan kau?
Kenapa kau meremehkanku?
Kenapa kau khianati hatimu sendiri?
Oh, kudengar hari itu, hari kau terima Edgar.
Kau bilang menikahiku akan merendahkanmu.
Tidak, aku... Tidak.
Tidak, Heathcliff, aku...
Kau tak dengar semuanya. Kau tak dengar semuanya.
Aku bilang aku cinta padamu.
Aku cinta padamu.
Kau mencintaiku? Kau mencintaiku?
Lalu apa hakmu meninggalkanku?
Jawab. Apa hakmu?
Oh, demi perasaan dangkalmu pada Linton?
Karena kesengsaraan, kehinaan, kematian,
tak ada yang bisa Tuhan atau Iblis timpakan
akan memisahkan kita.
Kau yang melakukannya, dengan kehendakmu sendiri.
Aku tak menghancurkan hatimu. Kau yang menghancurkannya.
Dan dengan menghancurkannya, kau hancurkan hatiku.
Jadi cium aku lagi.
Dan biarkan kita berdua terkutuk.
"Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu
dan berbeban berat,
Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku;
karena Aku lemah lembut dan rendah hati;
maka jiwamu akan mendapat ketenangan.
Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan."
Cathy.
- Catherine. - Hmm?
Kau akan hati-hati, 'kan?
Apa Heathcliff tahu?
Aku tak tahu maksudmu.
Bahwa kau hamil.
Tidak.
Aku cinta kau.
Aku cinta kau.
Aku cinta kau.
Aku cinta kau.
Aku cinta kau.
Cepat. Cepatlah.
Aku tahu.
Ini tak bisa terus begini.
Siapa bilang?
Hati nuraniku.
Maka jangan dengar.
Kau tidak menikah.
Kau tak bisa merasakan api di kakimu.
Setidaknya kakimu hangat sekarang, Cath.
Jangan bercanda.
Jangan.
Heathcliff, jangan...
Aku benci kau.
Yah, aku cinta kau.
Pergi.
Baiklah.
Besok?
Kupikir kita harus berhenti?
Aku harus pergi.
- Tidak. - Ya.
Cath? Cath, ada apa?
Tidak apa-apa. Aku sangat bahagia.
- Aku cinta kau. - Jangan katakan.
Aku cinta kau.
Kau akan bunuh aku.
- Aku cinta kau. - Jangan katakan.
- Aku cinta kau. Aku cinta kau. - Jangan katakan.
Kenapa kau tinggal di sini?
Ini kotor. Kenapa tak tinggal di kamar lamaku?
Karena kalau begitu aku tak bisa berbaring di sini seperti sekarang.
Dan membayangkan kita masih anak-anak.
Dan kau tidur di kamarmu seberang halaman.
Dan masih ada kesempatan.
Andai aku tak pernah mengatakannya.
Aku berubah pikiran seketika.
Aku akan membatalkannya keesokan harinya.
Jika tahu kau mendengar...
Kupikir kau sengaja.
Mana mungkin?
Karena Nelly melihatku.
Kau akan cari tempat lain, Nelly.
Apa?
Kau akan cari tempat lain.
- Tempat lain? - Segera.
Apa yang kau curigai?
Pengkhianatan.
Pengkhianatan apa?
Malam Heathcliff pergi,
dia mendengarkan kita.
Dia dengar. Dan kau tahu.
Dan kau tak bilang dia ada di sana.
Kau tak memberiku kesempatan memperbaiki
kesalahan terbesar dalam hidupku.
Kenapa?
Kenapa, Nelly?
Kau tahu apa pikirku?
Kupikir kau suka melihatku menangis.
Tak separah kau suka menangis.
Kau akan bilang pada Edgar kau dapat tempat baru.
Dan kau akan pergi.
Ke mana aku akan pergi?
Aku tak peduli.
Catherine.
Ya, sayang?
Kurasa sebaiknya kau tak bertemu
Tuan Heathcliff lagi.
- Tapi, sayang, aku... - Jangan.
Kau benar,
menyambutnya di sini saat dia mulai menetap.
Tapi kupikir lebih baik putuskan hubungan, setuju?
Akan sangat menyedihkan
jika ada yang salah mengira kebaikan hatimu
sebagai sesuatu yang tak pantas.
Terutama mengingat kondisimu.
Tentu.
Kau benar, seperti biasa.
Terima kasih, sayang, telah menyelamatkanku dari kebodohanku sendiri.
Kau baca apa?
Oh, cuma-cuma bacaan konyol.
Suara apa itu?
Burung layang-layang tersesat kalau angin berubah.
- Biar kutatap. - Jangan.
Kumohon. Aku tak ingin dia menderita.
Kalau itu membuatmu lega.
Di mana kau? Aku tahu kau di sini.
Kau gila? Kau pecahkan jendela.
Kau harus pergi.
Dari mana saja kau?
Heathcliff, kau tak mengerti.
Catherine, apa semuanya baik?
Ya, sayangku.
Kalau begitu masuklah.
Dia tak bisa lihat kita.
- Kau yakin? - Jangan--
Tidak, tidak. Jangan.
Jangan?
Bukankah itu lidahmu di mulutku, Cathy?
Akan kulepaskan anjing padamu.
Dan setiap gigitan akan menyenangkan karena datang darimu.
Cukup.
Ayolah. Masuk.
Maaf, sayang.
Dingin sekali. Kau akan sakit.
Aku suka dingin.
Ya, tapi anak kita mungkin tidak.
Katakan.
Apa ini anakku?
Bukan.
Bagaimana kau bisa yakin?
Aku yakin sebelum kau kembali.
Maaf.
Ini anak Edgar.
Kau pikir aku akan keberatan?
Kau pikir itu akan menghentikanku?
Bahkan, aku akan lebih menikmatinya.
Dasar iblis.
Aku heran dia sanggup.
Aku heran dia berani menyentuhmu.
Kau akan kaget dengan apa yang Edgar berani lakukan.
- Benarkah? - Kau akan tersipu.
Begitu?
Bahkan Joseph dan Zillah akan tersipu,
dengan apa yang dia lakukan padaku.
Dan begitulah kau jadi
dalam kondisi hamil ini.
Ya.
Aku heran tak lebih cepat.
Dia hampir tak membiarkanku tidur.
Dia tak bisa lepaskan tangannya dariku.
- Dia sangat mencintaiku. - Kau pembohong.
Benar. Dia mencintaiku.
Dan kau cinta dia.
Lebih dari segalanya.
Lebih dari siapa pun. Aku sangat cinta dia.
Aku tak pernah cinta yang lain.
Dasar jalang.
- Begini caranya kau cinta dia? - Ya.
- Begini caranya kau cinta dia? - Ya.
- Begini caranya kau cinta dia? - Ya.
- Akan kubunuh dia. - Ya, Tuhan, ya.
- Akan kuhancurkan tulang rusuknya. - Ya.
Akan kurobek jantungnya.
Akan kubelah lehernya.
Akan kuminum darah sialannya.
Apa kau benar-benar akan bunuh dia?
Aku akan ke kamarnya langsung, dan patahkan lehernya.
Suruh aku.
Buat aku lakukan.
Ya Tuhan.
Aku bilang kau akan merendahkanku.
Aku tak tahu aku akan merendahkan diri sendiri.
Hanya sedikit rasa malu, Cath. Tak akan lama.
Lepaskan aku. Lepaskan aku, Heathcliff.
Dengar. Ini tak bisa terus begini.
Heathcliff, sudah selesai.
Kau tak bersungguh-sungguh.
Sudah selesai.
Aku cinta kau.
Tak penting.
Aku cinta kau.
Aku cinta kau.
Sudah terlambat.
Kau terlambat.
Tidak.
Aku tak akan pernah memaafkanmu.
Kau tahu cara kerjanya?
Mau kutunjukkan?
Cathy benar.
Aku kasar
dan kejam
dan dingin dan tak berperasaan.
Kau ingin kuhentikan?
Aku tak cinta kau.
Aku tak akan pernah cinta kau.
Akan kuperlakukan kau dengan buruk.
Kau ingin kuhentikan?
Akan kunikahi kau semata-mata
untuk menyiksa Catherine.
Aku akan memikirkan dia setiap saat bersamamu.
Kau ingin kuhentikan?
Kau ingin kuhentikan?
Tidak.
Isabella?
Apa kau baik-baik saja?
Ugh. Makhluk kotor.
Maukah kau berhenti menangis?
Ayolah. Aku sudah menikahimu, 'kan?
Yang perlu kutanyakan, apa kau cukup umur menikah?
Ya.
- Apa kau bebas menikah? - Ya.
Dia bodoh.
Aku bisa tahan banyak, Catherine.
Tapi aku tak akan biarkan kau menangisi iblis itu
di depanku.
Cukup. Mengerti? Cukup.
Apa kau bebas menikah?
Ya.
Selamat. Kau boleh cium mempelai wanita, dan seterusnya.
Maafkan aku.
- Aku tak bisa menahannya. - Kau bisa, demi Tuhan.
Kau akan menahannya.
Enyahlah dari hadapanku sampai kau pulih.
Ini tak pantas, Cathy.
Tenangkan dirimu.
Nelly yang baik,
Aku tahu Edgar tak akan menerima surat dariku,
maka aku datang padamu.
Aku tak bisa menggambarkan
cobaan dua minggu terakhir.
Aku hanya ingin bertanya, karena kau kenal suamiku,
apa yang telah kunikahi?
Apakah Tuan Heathcliff itu manusia?
Jika ya, apa dia gila?
Jika tidak, apa dia iblis?
Aku yakin dia memengaruhiku,
yang tak bisa kusingkirkan.
Oh, ma-maaf, Tuan.
Jangan khawatir, Joseph, kau boleh di sini.
Kau tak akan ganggu kami.
Benar bukan, Isabella?
Dia mengerikan.
Jahat.
Kerasukan.
Tolong aku, Nelly.
Bagaimana pencarian kerjamu?
Tak ada. Edgar melarang.
Hmm. Begitu?
Sekali lagi,
keputusasaanku jadi keberuntunganmu, Nelly.
Kuharap kau lega menyalahkanku.
Sudah kubilang mereka tak akan baca.
Suratnya tak cukup mengerikan,
pasti Nelly takkan tunjukkan.
Kupikir cukup menyedihkan.
Pasti tidak, atau mereka akan balas.
Kalau kau ragu kemampuanku,
kenapa kau tak tulis surat?
Oh, tidak... Kau tak bisa.
Hmm.
Tulis lagi...
langsung pada Cathy.
Dan kau akan baik padaku.
Maka aku akan sangat baik padamu.
Sudah terlalu lama. Aku harus lihat Catherine.
Dan bagaimana dia akan hormati kau kalau kau mengalah sekarang?
Pikirkan izin apa yang akan kau beri kalau kau menghiburnya.
Itu tak ubahnya dukungan.
Kau tak boleh temui dia.
Bertahan. Tunjukkan kau takkan goyah.
Ini lebih penting dari sebelumnya sekarang Heathcliff kembali.
Heathcliff kembali?
Isabella menulis. Mereka di Heights.
Dia sangat ingin bertemu.
Dia boleh saja ingin, tapi sia-sia.
Bilang dia bisa gantung diri kalau mau,
dan bilang istriku untuk tenang.
Aku ingin ketertiban di rumah ini lagi.
Berapa minggu lagi kita harus tahan ini?
Ini tak baik untukmu. Tak baik untuk bayi.
- Bayinya sudah tidak ada. - Kapan?
Apa kau sudah keluar darah?
Belum.
Kalau belum keluar darah, berarti bayinya baik.
Terserah kau.
Hentikan sekarang, Cathy,
atau kau akan berisiko
kehilangan kasih sayang Edgar selamanya.
Heathcliff pergi. Kau harus terima.
Nyonya Heathcliff di London, dan--
Jangan panggil dia begitu.
- Itu namanya. - Itu namaku.
Aku yang memberi nama. Dia milikku.
Oh, diamlah. Itu Catherine.
Oh, Nelly. Ada apa?
Apa ini?
Bukan apa-apa. Dia kurang ajar.
Ini keterlaluan. Isabella, cepat kemari.
Isabella, diam di tempat.
Heathcliff, lepaskan dia.
Tidakkah kau lihat dia pasti benci padamu?
Ya.
Dia mengatakannya 100 kali sehari.
Dan namun...
Isabella, jika kutinggal kau sendiri setengah hari,
bukankah kau akan kembali padaku dengan merengek dan memelas?
Dia makhluk aneh, Nelly. Tak ada kekejaman yang menjijikkan baginya.
Tidak, kurasa dia malah mengaguminya.
Maka katakan pada Catherine
aku akhirnya menemukan tandingan dalam kehinaan.
Lihat.
Aku tak akan sampaikan itu.
Aku tak mau terlibat dalam semua ini.
Demi Tuhan, Heathcliff.
Isabella, biar kuantar kau pulang.
Kau mau pulang?
Nelly, aku di rumah.
Tulis lagi pada Cathy.
Dia tak bisa abaikan aku selamanya.
Apa ada surat untukku, Nelly?
Tidak ada.
Cathy, mari kita berdamai.
Karena diam ini akan bunuh kita.
Aku akan menunggumu setiap hari
dan setiap malam.
Kenapa kau tak balas?
Aku cinta kau. Aku cinta kau.
Aku cinta kau.
Cathy!
Cathy!
Cathy!
Cathy!
Cathy, kenapa kau lakukan itu?
Maafkan aku.
Maafkan aku.
Hentikan. Hentikan.
Cukup. Cukup. Bangun dari tempat tidur.
Aku tak bisa.
Kau bisa.
Kau bisa, dasar makhluk egois dan jahat.
Kau bisa.
Aku tak akan tahan sandiwara menjijikkan ini
sedetik lagi.
Kau menjijikkan. Kalian berdua menjijikkan.
Bangun.
Bangun. Bangun.
Ah, Nelly berkhianat lagi.
Nelly musuh dalam selimutku.
Apa-apaan ini?
"Sandiwara," Nelly? Ini tanda-tanda infeksi.
Dia bilang bayinya sudah lama meninggal.
Kupikir itu pura-pura.
"Pura-pura"?
Maka kau penyiksa.
Demi Tuhan.
Tuan.
Aku tak bisa bayangkan kebencian di hatimu
hingga membiarkan ini, tapi kau tak akan kubiarkan dekat dengannya.
Keluar. Sekarang. Pergi.
Pergi!
Di mana dokter?
Tidak, tidak.
Tidak, jangan pergi. Kumohon, Nelly.
Kurasa aku harus.
Apa pun itu,
yakinlah kau tak bermaksud.
Oh...
Tapi kupikir aku memang bermaksud.
Aku tak akan bilang.
Aku tak akan bilang.
Nelly...
Ya?
Heathcliff... Heathcliff...
Kubilang kau akan bunuh aku.
Lihat.
Tidak, tidak, tidak.
Tidak, kau akan baik besok.
Hmm? Hmm?
Pikirkan berapa kali kau mengaku mau mati.
Ribuan kali.
Tak pernah kupercaya.
Dan hari ini pun tak.
Kau baik-baik saja.
Kau akan baik-baik saja.
Maafkan aku.
Lepaskan. Akan kubunuh kau.
Heathcliff, jangan.
Kau tak ingin melihat...
Oh, tidak.
Tidak, tidak, tidak.
Heathcliff...
Apa?
Cathy? Cathy?
Apa...
Panggil dokter! Demi Tuhan,
panggil dokter!
Kau baik-baik saja. Kau tidak apa-apa.
Cintaku, cintaku.
Sakitku sayang.
Hanya jangan pergi. Tidak.
Tidak, tidak, jangan pergi.
Ini tak terkatakan.
Aku tak bisa hidup tanpa hidupku.
Aku tak bisa hidup tanpa jiwaku.
Kau... Kau bilang aku membunuhmu.
Hantui aku kalau begitu.
Selalu bersama aku.
Dalam wujud apa pun.
Buat aku gila.
Hanya jangan tinggalkan aku
di jurang ini di mana aku tak bisa menemukanmu.
Heathcliff...
Maafkan aku.
Jangan minta maaf.
Jangan pernah minta maaf karenaku, Cathy.
Karena akan kulakukan lagi dan lagi.
Maka kita terkutuk.
Apa yang bisa kulakukan?
Tidak ada.
Tetaplah di sisiku.
Cathy?
Cathy, apa kau bangun?
Cathy?
Catherine Earnshaw...
Aku akan mencintaimu sampai hari kematianku...
dan seterusnya.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.