All language subtitles for Faster 2010

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Translated By Pein Akatsuki http://sebuah-dongeng.blogspot.com/

IDFL Subs Crew www.indofiles.org

Berbaliklah.

Akan kupenggal kepalamu.

sampai jumpa lagi. Yeah.

- Yeah, dasar sial. - Akan kuhajar kau.

Di The Prophet, Kahlil Gibran menulis tentang yang baik dan jahat.

"Aku hanya berkata pada kebaikan didirimu"

"Tapi tidak pada yang jahat "

Kau akan baik saja, jika dirimu menjadi satu.

Apa yang sudah kau lakukan sampai sini. Aku tak berharap kau manusia.

Tapi kau bertahan hidup.

Kau tak membuat masalah.

Tapi kau juga tak menyerah.

Jika kau terlahir dari keelapan di tempat ini.

Aku berdoa ke Tuhan.

Supaya hari ini, kau buang kegelapanmu itu.

Aku ingin kau tahu, kalau masih banyak yang memelukan bantuan di luar sana.

Jika kau terlalu memikirkannya dan tak bisa menahan bebannya,

Tolong hubungi nomor ini.

Ada pertanyaan lain ?

Dimana pintu keluarnya ?

- Hei, apa yang kau lakukan ? - Hei !

Hei, apa - apaan itu ?

Bisa kubantu ?

Pak ? Pak ?

Jika itu terjadi, kita akan...

Yesus.

Apa yang terjadi ?

Kau pasti tahu, satu hari bagus dan selanjutnya tak bagus.

Kau harus mengikuti arusnya.

Jadi, uh...

Kau tak mempercayaiku.

Baiklah.

Bukankah sudah kubilang untuk mengubah rambutmu ?

Baiklah, jika kau tak mau berbisnis denganku, akan kucari yang lainnya.

Ini untukmu Jones, holmes.

Tunggu sebentar.

Maafkan aku, aku hanya bercanda denganmu, oke ?

Ini aku, kau tahu aku.

Kumohon.

Oke, oke.

Oh, tidak.

Hei.

Kau melihatnya ?

Sepertinya ada yang tersesat.

Apa yang kita punya ?

Apa... ? Apa yang kita punya.

- Ya, karena aku ikut kasus ini. - Tidak, tak mungkin.

- Ya, - Kau tak boleh.

Mengapa ?

Karena Mallory tak akan pernah menyuruhmu menangani kasusku.

Aku lebih tak menyukai ini daripada kau.

Seminggu lagi aku pensiun, harus mengurusi berkas - berkasnya.

Lalu saat Sersan pengawas menyuruhku ikut,

Aku harus mengikuti arusnya, sayang.

- kau tak boleh merokok disini. - Maaf.

Berikan aku laporan bekas lukanya.

Ada laporan tentang orang bersenjata yang masuk

Ke Gedung Bakersfield siang ini dan langsung menembak

Membunuh seorang karyawan. Tersangka masih kabur

- Kenny, hentikan ! - Deskripsinya adalah pria berumur tiga puluh tahun

Tinggi sekitar 6,3 inchi dan rambut yang hampir tercukur habis.

Polisi masih belum merilis nama korbannya

Pria bersenjata itu sangat berbahaya

Kutelepon kau lagi.

Lihatlah kau,

Kau anak nakal.

Kau punya kendaraan bagus.

Kau membawa uangnya ?

Hm.

Bagaimana caramu menyelundupkan banyak uang keluar penjara ?

Kau tak perlu tahu.

Aku mau nama lainnya.

Harganya naik.

Melacak orang ini untukmu, menghabiskan waktu sepuluh tahun.

Dan menghabiskan banyak uang.

Aku mau bernegosiasi ulang.

Baiklah.

Sudah kuduga, kau sulit diajak bicara.

Harganya turun sekarang.

Kenny ?

Kenny.

Ini temanku dari Samoa.

Ultimate Fighting champion di Guam.

Kau tak tahu cara yang mereka lakukan untuk menjadi juara.

Aku tahu artinya.

- Aku tahu kau. - Siapa dia.

Sobat, aku tak mau berurusan denganmu.

Berhenti bicara, lakukan pekerjaanmu.

- Apa yang kau lakukan ? - Dia hantu.

- Aku tak mau berurusan dengan hantu. - Kau harus kembali kesini.

- Aku tak mau berurusan dengan hantu. - Dasar botak tak berguna. Kemarilah...

Ini, aku berhutang padamu. ini dia.

Dia terlihat sangat familiar.

Aku yakin pernah melihatnya di suatu tempat.

Bisakah kau ?

Baiklah, ini dia.

Lihatlah wajahnya.

Dia tahu saatnya akan tiba.

Tunggu dulu.

Itu bukan wajah ketakutan, Dia mengenalnya.

Dia tak bisa melihat pistol dari tempat duduknya.

Tertutup dinding penyekat.

Dia mengenalnya.

Mungkin.

- Halo ? - Marina.

- Hai, ini aku. - Kau tahu jam berapa sekarang ?

Ya, aku tahu aku terlambat, Maafkan aku.

- Telepon aku sekarang... - Oke, oke.

- Kau akan mengajaknya ke pertandingannya. - Ya, besok aku akan datang.

Akan kujemput dia besok. Ya, aku akan tepat waktu.

- Jangan kecewakan dia, berjanjilah. - Ya, aku berjanji.

Dengarkan... dengarkan.

Selamat pagi.

Aku melakukan urutan pose ini tadi pagi

Hanya sepuluh orang di planet ini yang bisa melakukannya.

Diakhiri dengan pose mayat

Tapi kau tahu, Aku selesai dengan yoga.

Aku mengalahkannya.

- Kau mengalahkan yoga ? - Ya.

Saatnya terus maju.

Untuk apa ?

Entahlah.

Sesuatu yang lebih dahsyat.

Aku khawatir bahwa pose mayat adalah satu - satunya hal yang memuaskanmu.

Tidak, ayolah, jangan mati.

Hiduplah.

Oh, aku tak pernah merasa sehidup ini.

- Benarkah ? - Ya.

Aku punya klien baru untukmu, Aku tahu kau suka tantangan.

Kita mengumpulkan informasi di lokasi yang memungkinkan.

Akan kukirim data sasaran sekarang.

Klien berpikir bahwa sasaran yang akan mendatanginya.

- Dia perlu pekerjaan ini cepat selesai. - Baiklah.

Siapa dia ?

Itu pertanyaan yang tak bisa kujawab.

- Yakin tak mau disini lebih lama ? - Tunggulah aku.

Ini pekerjaanku.

Semuanya menjadi sulit dan semakin sulit untuk mendapat pekerjaan ini.

Kau sudah membicarakannya pada perjumpaan terakhir kita.

- Bisakah kau beristirahat ? - Tidak, tidak, itu bukan opsi.

Bisnisku lebih penting.

Kau belum menjelaskan padaku apa yang kau lakukan sekarang.

Aku dokter bedah, aku mengobati kanker.

Baiklah, kupegang perkataanmu.

Kau tahu, aku punya pasien di rumah sakit.

Mereka sulit menangani stres yang berhubungan dengan pekerjaan mereka.

Ada banyak tekanan saat kau memegang nyawa seseorang.

Selamat pagi, Detektif Cicero.

Sersan Mallory.

Jangan marah.

Kau harus jelaskan padaku

Kau benar, seharusnya kuberitahu kamu dulu, maaf.

Seharusnya kuberitahu lebih awal.

Biarkan dia membantu kasusmu.

Jadi, apa yang kita punya ?

Kau terlalu terburu - buru dan meninggalkan pertunjukkan, koboi.

Kita tahu si penembak.

Kita ?

Aku mendapat telepon dari penjaga penjara di Murdoch.

Dia mengenali orang di berita.

Orang itu menyelundupkan banyak uang keluar penjara.

- Dia ikut gang ? - Tidak, dia melakukannya sendiri.

Tanpa perlindungan. Bekerja sendiri. Banyak orang mencarinya.

Tapi dia selalu menghajarnya.

Kulihat dia dapat poin.

Yang perlu dia lakukan adalah menghajar mereka dan tak ada yang berani macam - macam dengannya.

Sepuluh tahun lalu dia mendapat pekerjaan di bank, pertama di Bakersfield.

- Jangan mencoba jadi pahlawan. - Merunduklah.

- Penembak kita adalah perampok bank... - Dia hanya sopir.

- Cepat, cepat - Masuklah.

Cepat, cepat, cepat !

Awas !

Apa yang kau lakukan ?

- Kau hampir membunuh kita. - Dia tahu apa yang dia lakukan.

Lakukan yang terbaik, sobat.

Cepat, cepat, cepat !

Sialan, apa yang dia lakukan ?

Kita mau kemana ?

Mereka sudah lewat. Mereka sudah lewat.

- Aku tak melihat orang lain. Kurasa kita aman. - Melambatlah.

Melambatlah !

Berbaliklah. Berbaliklah, dasar sial....

Awas, awas, awas !

- Ada polisi ! - Mereka disana.

- Kau melakukannya dengan baik, cepat. - Polisi, polisi !

Kau melakukannya dengan baik. Kau melakukannya dengan baik.

- Whoa, whoa, whoa. - Berputarlah, berputarlah.

- Sekarang dia kabur. - Siapa yang memperkerjakannya ?

Bagus, sekarang semua menjadi semakin menarik.

Aku mau menunjukkanmu sesuatu.

Lihatlah ini.

Astaga.

Ini bantuan besar.

Perlu waktu lama bagiku untuk menaiki tangga itu.

- Kau bisa meletakkannya sesukamu. - Baiklah.

- Kau baik saja ? - Ya.

Terima kasih atas perhatianmu.

- Kau sangat baik pada orang tua. - Tentu.

- Aku harus pergi. - Mau minum dulu ?

- Aku harus pergi. - Biarkan kuambilkan minum.

Kumohon, itu satu - satunya hal yang bisa kulakukan.

Sangat senang mempunyai teman,

Kau tahu, aku berganti karir karena aku...

Aku punya beberapa hal yang harus kuselesaikan.

au tahu, aku harus menguji diriku.

Secara mental dan fisik. Membentuk ulang diriku.

Dan sekarang semuanya akan menjadi mudah.

Ya, ya.

Aku bosan, maksudku, bosan itu bagian kehidupan.

Maksudku itu, Lily.

Dia adalah gangguan.

Gangguan yang bisa mengacaukan pekerjaanku.

Kau mau berkata padanya tentang pernikahan dan mempunyai keluarga,

Itukah yang kau mau ?

Kau tahu ? Mungkin kau benar.

Maksudku, dia adalah wanita yang ingin kujaga seumur hidupku.

Kau mau memintanya menikahimu ?

Itu yang akan kulakukan.

Akan kubilang padanya.

- Kau tak meminum obatmu ? - Ya.

Sebagai terpismu, aku sangat menyarankannya.

Aku harus pergi.

Baiklah, lihat, disana ada dua mobil.

Diamlah.

Baiklah, kau baik saja.

Baiklah semua, ini dia.

Diamlah.

Mundur, mundur, mundur !

Angkat tanganmu !

Mundurlah, katakan ada apa ini ?

Setelah merampok bank, mereka disergap kelompok lain.

Seseorang menjebak mereka.

Dan seseorang merekamnya ?

Dasar orang sialan yang membuat film untuk dirinya sendiri.

- Dimana uangnya ? - Cepat, katakan.

Aku sepertinya pernah melihat pria itu di suatu tempat.

Darimana kau mendapat rekaman ini ?

Seminggu setelah aku jadi detektif, Aku melakukan operasi video porno.

Aku masuk ke sebuah ruangan dan melihat mereka melihat video ini.

Aku berpura - pura mendapat telepon dan menjauhi mereka.

Dan aku menyelidiki mereka.

Perampok bank ?

- Keras kepala. - Jangan katakan ke mereka.

Aku mencari di bagian pembunuhan, tapi tak pernah menemukan mereka.

Mengapa ?/ karena kita tak pernah melihat wajah pembunuhnya ?

- Dimana uangnya ? - Jangan katakan saudara

- Saudara ? - Saudaramu ?

- Tak mirip sama sekali. - Ya.

Kau mau aku menembaknya ? Seperti yang lainnya ?

Dia tak akan menembakku. Dia hanya menggertak.

Menggertak ? Dua orang mati dan aku hanya menggertak ?

- Kau mau aku menembaknya ? - Pikirkan lagi.

Kau mau aku menembaknya ? Seperti yang lainnya ?

- Jangan katakan ke mereka. - Jangan tembak dia.

- Dia tak akan menembak. - Katakan ke mereka dimana uangnya.

Itu jerih payah kita.

Maafkan aku karena melibatkanmu.

Katakan, dimana uangnya.

Kutebak kau adalah pelajar pintar.

Ya.

- Terima kasih untuk minumannya. - Tak masalah.

Aku harus pergi.

Maafkan aku karena melibatkanmu.

Maafkan aku karena melibatkanmu.

- Ayo menari. - Jangan katakan ke mereka.

- Kumohon jangan menembaknya. - Jangan katakan.

Semua terserah padamu.

Jangan katakan padanya, jangan katakan.

Dbawah lantai dapur.

Baiklah.

- Gary, maafkan aku. - Tak apa.

- Maafkan aku. - Semua akan baik saja.

Semua akan baik saja.

Tidak !

Oh, Yesus, jangan...

Tidak !

- Cepat ambil uangnya. - Oh, Yesus, jangan...

Gary !

Kau bilang jangan menembaknya.

- Awasi dia. - Baiklah.

Coba lihat, apa dia berbohong.

Uangnya ada.

Cepat masukan ke dalam tas.

Hei, hei.

Tersenyumlah ke kamera.

Tersenyumlah ke kamera.

Aku tak tahu.

Aku tak tahu kalau kejadiannya akan seperti itu.

Kumohon, jangan lakukan itu. Dia yang memaksa kami melakukannya.

Kumohon jangan lukai aku.

Aku tak akan melukaimu.

Tersenyumlah ke kamera.

Aku akan membunuh kalian semua.

Mereka membunuhnya.

- Apa maksudmu kalau mereka sudah membunuhnya ? - Dia sudah mati.

Setidaknya untuk beberapa saat. Pihak rumah sakit sudah memastikannya.

Bisakah kau mendengarku ?

Dia tertembak dibelakang kepalanya dan pelurunya menembus ke pipinya.

Dokter memasang pelat besi di tengkoraknya yang hancur supaya tersambung lagi.

Maksudku, orang itu seharusnya sudah mati.

Dan sekarang, dia pasti memburu semua orang di video itu.

Kau berkata tak akan terlambat, dari mana saja kamu ?

Aku harus menyelidiki sebuah kasus.

Kau seharusnya mengantar Tommy ke pertandingannya dan kau membuatku terlambat datang ke kelasku.

Maafkan aku, ini kasus yang besar.

Aku sudah melihatnya di Televisi aku tak mau mendengarnya lagi.

Kau mau aku mengambil hak asuhmu ? Akan kulakukan itu.

Aku tak mau itu.

- Cepat antar dia ke pertandingan baseballnya. - Oke, baiklah.

Apa kabar jagoan ?

- Kau bermain di posisi apa ? - Aku tak banyak bermain.

Kau punya tangan besar seperti meriam.

Aku tak tahu mengapa mereka tak membiarkanmu bermain.

Aku tahu.

Mungkin aku harus berbicara dengan pelatihnya.

Supaya kau diijinkan bermain. Bagaimana ?

- Halo ? - Hai, ini Cicero.

Ada penembakan lagi, pasti pelakunya orang yang sama.

Ya.

Mallory ingin kau ke tempat kejadian perkara.

- Oke, aku akan segera kesana. - 4045 Jalan Danson. Mengerti ?

Aku akan kesana sejam lagi.

Kau tahu, aku tak akan masuk kerja hari ini.

Aku mau menonton pertandingan baseball anakku dan itu lebih pentng dari apapun.

Kau tahu ? Aku tak mau ketinggalan.

Baiklah, sampai jumpa.

Astaga, bisa kau bayangkan itu ?

Aku sudah memberitahu mereka kalau aku mau melihat pertandinganmu hari ini.

Luar biasa, kau terlambat dua jam.

- John, apa kau...? - Apa yang kita dapat ?

Apa yang kau dapat ?

Dunia tidak menginginkannya hidup.

Kita menemukan orang yang merekam film pembunuhannya.

Permisi.

Sekarang yang tewas adalah marketing dan pecandu seks,apa selanjutnya, pengacara ?

Siapa yang tahu, semua semakin jadi aneh.

Ada saksi mata yang melihat penembak kedua.

Setelah tersangka kita menembak Tn. Rogers,

Mereka saling menembak di lorong.

Mungkin tetangganya membawa senjata.

Tetangganya tak mengenal orang itu.

Setelah saling menembak, lalu mereka berdua pergi.

Apakah ada deskripsi tentang penembak kedua ?

Inilah arti kata cantik.

- Cantik ? - Seperti bintang film.

Dia menghinaku.

Sehebat itukah dia ?

Bagus bukan kata yang tepat.

Kau tahu, orang itu tidak memiliki rasa seni.

Maksudku, dia tak berpengalaman dalam hal ini.

Tapi dia murni.

Tanpa takut, tanpa kenal ampun, Tak memiliki perasaan.

- Dia seperti dirimu ? - Tidak, dia sangat cepat.

Kau akan menangkapnya.

Mengapa kau seyakin itu ?

Karena kau selalu berhasil.

- Sayang. - Ya ?

Nikahi aku.

Hei, tuan.

Dasar sial.

Apakah ini seperti yang kupikir ?

Oh, tatonya ?

Ya, tatonya.

Ya, waktu itu aku di L.A. Unit kecelakaan sebelum aku ditransfer kemari.

Perang senjata,polisi yang suka memukuli dengan kumis porno ?

Unit kecelakaan ?

Ya, sulitkah bagimu untuk mempercayainya ?

Ya.

Bisa aku lewat ?

Itu saat aku bertemu Marina, Sebenarnya dia tahananku.

Kau menikah dengan pencopet ?

Sobat, itu sangat salah.

Dia tak seburuk itu.

Masuk rehabilitasi dan saling jatuh cinta dan begitulah.

Apakah dia satu - satunya orang di rehabilitasi ?

Itu kisah kuno.

Kau yakin soal itu, Hoss?

Dengar, 10 hari lagi aku pensiun.

Aku mendapat banyak uang pensiun untukku dan keluargaku. Jadi, aku tak akan mengacaukan ini.

Itu semua yang kupunya.

Baiklah, lekas berangkat.

Berapa lama kau tak memakai narkoba ?

Sejak anakku lahir.

Bagus untukmu.

David, kemarilah.

David, apa kau melupakan sesuatu ?

- Kau lupa pelukanku. - Aku mencintaimu ibu.

Bagus sekali

Ya Tuhanku !

Kau tak boleh melakukan ini.

Mengapa kau datang kemari ?

Tak ada apapun untukmu disini.

Mengapa kau melarangku menemuimu di penjara ?

Aku tak melihat alasan tiga nyawa melayang sia - sia.

Tiga ?

Apa itu dia ?

Putranya ?

David ?

Kau tak boleh memikirkannya...

Kau menhancurkanku.

David berusia 8 tahun. Dia pintar.

Saat kau meninggalkanku, aku mengandung.

Kau menemukan keluarga yang baik ?

Aku mengaborsinya.

Maafkan aku.

Tak apa.

Mereka tahu apa yang kau lakukan. Aku melihatnya di televisi.

Kuharap kau membunuh mereka semua.

Bisa kita mulai ?

Cukup adil. Cukup adil.

Ayo kita mulai membuat keluarga.

- Keluarga ? - Ya.

Mengapa kau berpikir begitu ?

Kita jual rumah danau kita,

Dan kita beli rumah berseni di Pasadena.

Awal yang baik.

Kau serius soal ini ?

Ya.

Bagaimana dengan pekerjaanmu ?

Oh, um...

Soal pekerjaanku ?

- Maukah kau keluar dari pekerjaanmu ? - Tentu saja.

Aku akan berhenti bekerja.

Begitu saja ?

Begitu saja.

Marina.

Sayang, biarkan aku masuk, kita perlu bicara.

Aku akan disini terus sebelum kita bicara.

Marina.

Membunuh korban pertamanya kurang dari sejam

Setelah tersangka yang bersenjata bebas dari penjara

Korban keduanya ditembak...

Apa yang kau lakukan disini ?

Kupikir kau tak peduli pada kasusku.

Perampok Bank Bakersfield sepuluh tahun lalu

Aku tak perlu kau disini dan melibatkan kami lagi.

- Marina, jika kau mau bicara... - Tidak.

Aku sedang mengejar gelarku.

Aku mau mebuat kehidupan yang lebih baik bagiku dan Tommy.

Biarkan aku kembali.

Aku akan berlaku baik.

- Kau tak akan begitu. - Marina, kumohon padamu.

- Aku memohon padamu. - Apa yang kau lakukan ? Berdirilah.

- Marina, kumohon, kumohon... - Jangan sentuh aku...

Jangan sentuh aku

- Berikan narkobanya. - Aku tak punya narkoba.

Berikan padaku.

Baiklah, ini.

Itu saja yang kupunya.

Aku akan rehabilitasi lagi. Aku bersumpah akan melakukannya.

Pergilah. Pergilah sekarang juga !

Setelah kuselesaikan kasus ini. Aku tak bisa meninggalkan kasus ini.

Aku hanya ingin bersamamu, semalam saja.

Maksudku, kau tahu dengan Tommy dan...

Kumohon.

Semalam saja.

- Radio... - Hanya dua puluh lima dolar...

Sobat, buang botolnya.

Buang ganjanya dan juga methamphetamin-nya.

Buang pistol kaliber 45, 38 dan 357 Magnum itu

Sangat berharga bagi kita

Mengapa ?

Malam ini masih panjang

Nasib kita berada di tangan-Nya

Siapa yang hidup dengan pedang, akan mati dengan pedang juga

Kecuali mereka belajar untuk memaafkan

Tuhan membuat hidup kita rentan namun sangat berharga bagi sesama

Kau tak akan merasa bebas kecuali kau belajar untuk...

Yo, aku mau istirahat. Aku akan segera kembali.

Tahan dulu, pria besar. Aku harus memeriksamu. Angkat tanganmu.

Kau menyembunyikan senjata lainnya ?

Aku hanya bercanda, pergilah, Nikmati waktumu.

Selamat datang di Klub Gentlemen.

Kau harus memesan dua minuman dulu, sayang.

Sobatku.

Hei, apa kabar, big dog?

Aku baik saja.

Baiklah.

- Bangun, Joe. - Huh ?

Aku sudah menunggumu.

Joe.

- Joe. - Huh ?

Oh, Shelly.

Pergilah keluar dan jaga pintunya.

Hanya satu dari kita yang akan keluar dari sini.

Tak masalah, Joe, Kau tak akan terlibat hal ini.

Pergilah.

Baiklah.

Aku punya putra.

Katakan padanya, aku minta maaf.

Aku mohon padamu.

Disini ada nomornya.

Maafkan aku, dia ingin kami menghabisimu.

Halo ? Halo ?

Ayahmu meminta maaf.

Siapa ini ? Apa dia baik saja ?

Apa sesuatu terjadi padanya ?

Ya.

Sesuatu terjadi padanya.

Kupikir kau tak bekerja lagi.

Aku harus menyelesaikan ini.

- Kau berjanji padaku akan berhenti. - Dan aku akan berhenti bekerja.

Setelah kuselesaikan ini.

Tidak, itu tak adil.

Aku tak memintamu menikahiku.

- Maafkan aku, - Kau minta maaf ?

Mm-hm.

- Bagaimana jika kubilang kalau kau harus memilih ? - Jangan lakukan itu.

Kau melakukannya untuk mengalihkan pikiranku.

Aku istrimu sekarang.

- Bagaimana jika dia membunuhmu ? - Lily.

Ayah ?

Ya ?

Aku payah dalam baseball, kau tak perlu berpura - pura kalau aku bermain bagus.

Kau akan bermain bagus.

Kau perlu banyak berlatih.

Mungkin kau dan aku bisa bermain lempar bola bersama.

- Baiklah. - Aku akan bicara rahasiaku juga.

- Apa itu, ayah ? - Aku juga payah bermain baseball.

Kau harus tidur, oke ? Aku akan kembali.

Yesus Kristus.

Oh, Yesus.

Apa kau baik saja ? Lihatlah aku, lihatlah aku, mengapa kau lakukan ini ?

Aku takut.

Apa yang kau takutkan sayang ?

Kita akan ke neraka karena perbuatan kita.

Kau tahu apa itu neraka ?

Itu bukan soal api dan iblis.

Bukan juga tentang hal - hal yang diajarkan padamu saat kecil.

Kita buat surga dan neraka kita sendiri saat kita hidup.

Setiap saat, kita selalu membuat rasa sakit.

Setiap saat, kita selalu membuat penderitaan.

- Cicero. - Hei, ini aku. Apa aku membangunkanmu ?

Tidak.

Kau berpesan padaku agar meneleponmu, jadi...

Baiklah, ini perjanjiannya.

Kedua korban kita adalah informan.

- Mereka pasti memberi info sesuatu 'kan ? - Ya, mungkin saja.

Pekerjaan bagus.

Oke, aku perlu kau menginformasikan terus.

Aku harus ke pengadilan dan aku pikir, kita sudah dekat.

Ini pasti berhubungan dengan tujuan mereka.

Apa kau tahu soal penusukan di Henderson tadi malam ?

- Ya, ya, kenapa ? - Aku punya firasat mungkin itu tersangka kita.

Itu bukan dia, tersangka kita seorang penembak, bukan penusuk.

- Seperti kataku, mungkin itu firasat. - Ya, aku juga Quasimodo.

- Itu bukan dia. - Aku mau bertanya padanya.

Setelah kau mencari informasinya.

Aku harus mengurusi Henderson IC. Aku sedang kesana.

Aku harus seharian di pengadilan. Aku memintamu melakukan itu. Ini kasusku.

Hanya janji politik kosong seperti biasa

Aku akan memperbaiki pemerintahan ini

Memberikanmu uang dan memberikan pajak rendah

Diatas segalanya, aku akan jadi orang yang mau mendengarkan kalian

Pilihannya mudah, Pilih Margie Pageant

Berita lokal, warga Henderson bertarung untuk hidupnya

Setelah diserang secara brutal di Klub Gentlemen

Korban menderita luka tusuk

Dokter memberitahu bahwa kondisinya kritis

Halo ?

- Spons - Spons

Kita berpikir kalau dia akan kembali. Dimana posisimu ?

- Tehachapi. - Cobalah ke Rumah Sakit Daerah Clark.

Korban ketiganya masih selamat, dia pasti akan kesana menghabisinya.

Dimana kau ?

Selamat malam.

Dokter.

Apa - apaan ini ?

Masuklah ke kamarmu, masuklah ke kamarmu. Polisi, menyerahlah.

- Polisi. - Dia lari ke arah sana.

- Aku polisi, kemana dia pergi ? - Dia pergi ke bawah, pak.

Bagaimana kau bisa mendapat ponsel ayahku ?

Dia ingin aku menghubungimu.

Apa kau orang yang membunuhnya ?

Ya.

Aku akan mencarimu dan membunuhmu.

Lakukan apa yang perlu kau lakukan.

Tapi kau harus yakin.

Karena kau akan menghadapi jalan yang panjang dan kelam.

Aku kehilangannya.

Klien ingin membatalkan misi.

Tidak, tidak, katakan padanya untuk tidak membatalkan misinya.

- Aku hampir mendapatkannya. - Kau kehabisan waktu.

P e in A k at su k i h t t p : / / se bu a h - do ng e ng . b lo g s p ot . c om /

Dimana orang tua itu ?

Mati.

- Jangan bohong padaku. - Akan kutunjukkan kuburannya.

- Sudah berapa lama ? - Entahlah.

Tiga atau empat tahun.

Bertahanlah.

Baiklah.

Sudah berapa lama kau bebas ?

Beberapa hari lalu.

Dan mengapa kau kemari ?

Aku kemari untuk membunuh orang tua itu.

Mengapa ?

Karena dia menjebak kita.

Apa yang membuatmu berpikir seperti itu ?

Gary meminta nasehat padanya dan dia menginginkan seluruh uangnya.

Gary tak memberikan uangnya ke dia.

Menurutmu orang tua itu sanggup membunuh anaknya sendiri ?

- Ya. - Tidak.

Mm-mm.

Tidak.

Dia tak akan melakukan itu.

Mengapa kau sangat yakin ?

Aku... aku hanya tahu.

Katakan padaku.

Katakan.

Ibu.

Karena...

Dia sangat mencintai saudaramu.

Maafkan aku.

Dan itu kenyataannya dan itu bukan kesalahanmu.

Ini tak seperti aku menganggapmu seperti dia.

Dia selalu mengingatnya setiap kali dia melihatmu.

Kau tak pernah dapat kesempatan.

Maaf, aku tak bermaksud...

Aku tak bisa melindungimu.

Rasa sakit ini dan...

Gary satu - satunya orang yang peduli pada diriku.

Mengapa dia melibatkanmu dalam pekerjaan ini ?

Sejak awal, kau bukan bagian dari rencana mereka.

Saat pengemudi mereka tewas, Aku mengajukan diri.

Mengapa ?

Dia berhutang banyak uang ke orang yang salah.

Dan dia memerlukanku.

Jika bukan orang tua itu, siapa yang menjebak kita ?

Mengemudi karena kasih sayang dan keinginan-Nya.

Kau tak akan pernah bebas kecuali kau bisa memaafkan

Kebencian seperti jerat di lehermu

Yang membawamu ke tempat yang tak ingin kau datangi

Kebencian membawamu ke kegelapan dan kehancuran

Kau akan dijadikan budak kebencian

Dan kebencian hanya akan membawamu ke kehancuranmu

Kau harus membebaskan dirimu

Hai, koboi. Kau tak apa ?

- Ya. - Setidaknya, kau hampir menangkapnya.

- Bagus sekali. - Terima kasih.

Aku akan menghubungimu lagi.

- Kau masih utuh. - Bagus sekali.

Bagus sekali, koboi. Kau hampir menangkapnya.

- Kita sudah dekat. - Ya.

Kau punya firasat bagus.

Setidaknya Quasimodo menikmati harinya.

- Dan jangan menghiraukanku lagi. - Dimengerti.

Aku tak mau merusak kesenanganmu, tapi aku ada sesuatu yang mau kutunjukkan.

- Mungkin kita bisa menangani ini bersama. - Kau berkata "kita", lagi

Tentu saja.

Korban terakhir kita juga informan.

Jadi, ketiga korban adalah informan.

Kita punya catatannya, perampokan bersenjata, pemerkosa, penganiaya.

Tapi mereka sekarang tak melakukan hal itu lagi.

Mereka melakukannya dengan cara mereka masing - masing.

- Betapa anehnya itu. - Melakukan dan tak melakukan lagi.

Aku sedang menunggu divisi informasi.

- Siapa dia ? - Mantan anggota para korban.

Ayo kita periksa mereka semua, Aku bawa yang ini.

Dan aku tahu tak ada pria, wanita dan anak - anak di Gereja hari ini

Yang tak berdosa

Tapi Tuhan tidak membawamu ke Bumi untuk jadi sempurna. Tidak...

Tuhan membawamu kemari untuk diselamatkan

Dan jika kau bersama Tuhan, Tuhan juga akan bersamamu selamanya

Saat Yesus tahu waktunya sudah dekat, saat dia tahu kalau dia akan mati

Saat dia tahu kalau mereka tak akan mengambil cawan dari dirinya,

Dia melakukannya tidak untuk dirinya sendiri

Dia melakukannya untuk semua orang yang dia kasihi

- Amin - Benar sekali

Dia melakukannya untuk semua orang yang dia kasih, untuk mempersiapkan mereka

Mengapa ? Dia memberikan contoh tentang kelahiran.

Benar sekali. Itu dia. Yesus bercerita tentang cara seorang perempuan

Harus melewati kesakitan dan penderitaan agar bisa melahirkan anaknya.

Tapi saat anaknya lahir, Tak akan ada duka mendalam.

Setelah semua teriakan, Setelah semua dorongan,

Setelah semua darah dan air mata

Tak ada yang dapat mengalahkan suka cita akan kelahiran seorang anak.

Haleluya !

- Dan kukatakan ke kalian... - Amin ! Amin !

Amin.

Amin. Amin. Amin.

- Haleluya ! - Amin.

Amin. Nyanyikan lagu untukku !

Aku berpikir, kapan kau akan datang padaku.

Kau adalah subyek khotbahku selama beberapa hari ini.

Aku mendengarnya.

Kau mendengarnya, tapi kau tak menaatinya ?

Semua baik - baik saja sayang ?

Semuanya baik saja.

Aku hanya berbincang - bincang

Dengan kawan lamaku.

Cepat pulanglah.

Ayo kita jalan - jalan.

- Itu anakmu ? - Aku mengadopsinya.

Satu dari lima anak adopsiku.

Anak nakal.

Tidak sepertiku atau kamu saat seusia itu.

Kau merubah hidupmu.

Tak bisa merubah apa yang sudah kau lakukan

Aku juga tak menginginkannya.

Aku tahu kalau tak terdengar keren.

Setiap kebaikan yang kulakukan, selalu berasal dari kejahatan masa laluku.

- Siapa yang menjebak kita ? - Aku tak tahu.

Aku tak pernah tahu bagaimana mereka bisa menemukan rumah persembunyianmu.

Saat mereka meneleponku, mereka hanya bilang "Banyak uang".

Yang perlu kulakukan hanyalah menjaga pintu.

Itu adalah saat tergelap dalam hidupku.

- Aku senang akan kekacauan dan... - Disini.

Saat mereka mengiris tenggorakan pria itu

Oh, Yesus, jangan....

Pria yang mereka bunuh adalah saudaraku.

Aku tak bisa membawanya kembali.

Dengan segenap hatiku, aku minta maaf.

Setelah itu aku mengkonsumsi narkoba, bercinta dengan banyak wanita.

Dan berakhir di penjara.

Tapi saat disana, aku mendapat panggilan.

Untuk menyelamatkan dan menolong anak sepertiku.

Dan sepertimu.

Aku sudah memberikan hidupku pada Tuhan.

Tuhan tak bisa menyelamatkanmu dariku.

Tapi Tuhan bisa menyelamatkanmu dari dirimu sendiri.

- Aku tahu ada kebaikan... - Kau tak tahu aku.

Aku tahu kalau iblis yang mengendalikan hatimu.

Dengan dendam dan kebencian.

Tuhan sangat pemaaf, dia bisa melihat ke dalam hatimu.

Rapuh, 'kan ?

Saat itu, itu jalan kami ke Damaskus.

Sermon sudah mati.

Biskah kau temukan dalam hatimu untuk memaafkan apa yang telah kulakukan ?

Aku tak bisa.

Tak apa.

Tak apa.

Karena aku memaafkanmu atas apa yang akan kau lakukan.

Tuhan sudah melihat hatimu. Dia menemukan kebaikan di dalamnya.

Ya Tuhanku, selamatkanlah jiwanya.

Aku tahu kau mengenalnya.

Bebaskanlah dia dari perbudakan benci dan dendam, Oh Tuhan.

Kembalilah ke keluargamu.

Hanya itu saja pistol yang kau punya ?

Bagaimana dengan pelurunya ?

- Ya. - Dimana kau ?

Daerah Inyo dekat bendungan. Mereka berdua disini.

Apa ? Kau perlu bantuan ?

- Tak ada waktu untuk itu. - Jangan lakukan itu.

Maafkan aku karena selalu ikut campur kasusmu.

- Aku tak peduli itu. - Maukah kau melakukan satu hal untukku ?

Jika aku tak selamat.

Katakan pada anakku bahwa ayahnya adalah orang yang hebat.

Aku sedang kesana. Kumohon, tunggulah aku.

Aku hanya mengikuti arusnya, sayang.

Sial.

Apa kau akan mengambilnya ?

Ayolah.

Berlakulah sportif.

Aku tak ada dendam denganmu.

Aku mencoba membunuhmu tiga hari belakangan ini dan kau tak dendam padaku ?

Aku berpikir bahwa kau tak menganggapku serius, temanku.

Apa yang kau inginkan dariku ?

Bagaimana kalau sedikit menghargai ?

Berperilaku profesional seperti teman sebaya.

Yang setara dengan pengetahuan dan keterampilanku.

Kau punya alasan

Persetan denganmu.

Aku menang.

Kau pikir kau selesai ?

Kau tak bisa memikirkannya dengan jelas 'kan ?

Masih ada seorang lagi.

Orang yang memperkerjakanku.

Dia masih hidup.

Aku akan membunuh kalian semua.

Jatuhkan senjatamu.

Jangan bergerak.

Perlahan.

Jatuhkan senjatamu.

- Tidak. - Jatuhkan senjatamu.

Tidak ! Ini pekerjaanku !

Aku akan menyelesaikan pekerjaanku.

Bagaimana kau menyelesaikan pekerjaanmu jika kau mati ?

Jadi kau orang yang memperkerjakanku ?

Kau seharusnya tak melakukan itu.

Aku harus menyelesaikan apa yang sudah kumulai.

Kalau begitu, mengapa kau memperkerjakanku ?

Saat itu aku berpikir kalau aku tak bisa menyelesaikan ini.

Setelah kau gagal membunuhnya. aku tahu kalau aku harus ikut campur.

Sebelum dia datang menembakku.

Dia bahkan tak tahu tentangmu.

Aku sudah tahu saat dia tak menghabisiku saat di rumah sakit.

Pacar saudaranya adalah informanku di L.A.

Dia memberitahuku semuanya.

Aku lalu memperkerjakan banyak informan lainnya.

Mereka banyak membantuku saat itu.

Jadi, bagaimana sekarang ?

Sekarang ?

Aku berkendara menuju senja.

Hei.

Aku lupa membayarmu.

Aku tak mengerti dirimu.

Mengapa kau melakukan semua ini hanya untuk uang lusuh ?

Itu hargaku, Aku menyebutnya, hobi.

Kau simpan saja uangnya.

Aku tak mau menerimanya.

Jangan menghubungiku lagi. Aku selesai.

Ya, aku juga.

Detektif Cicero ?

Ya, aku tak bisa menghubunginya.

Oke, semoga dia baik saja.

Bantuan sedang dalam perjalanan. Mereka akan segera kesana.

Tunggu dulu.

Kau tak mengikutkannya dalam kasus ini 'kan ?

Aku tak mengikutkannya dalam kasus ini.

Itukah yang kau pikir ?

Dia yang memintamu 'kan ?

Dia memohon padaku.

Aku iba padanya, maka kuikutkan dia.

Ada alasan kau berbicara hal ini ?

- Tidak, tak ada alasan. - Baiklah, sampai bertemu disana.

Ikuti arus, apanya ?!

Marina ? Hei, ini aku sayang. Aku menangkapnya. Kasusnya berakhir.

Ya, ya, aku baik saja.

Bahkan, aku merasa sempurna.

Lebih dari sebelumnya.

Ya, dan aku akan mengurus semua hal lainnya.

Jangan khawatir, aku berjanji.

Aku akan pulang beberapa jam lagi.

Dengar, kau pasti tak akan mempercayainya.

Aku membaca artikel tentang wanita, Dan kupikir kau harus membacanya juga.

Kita akan baik saja.

Ya, sayang, ini sudah berakhir.

Aku mau memulai awal yang baru, sayang.

Bagaimana bisa ?

Pelat besi.

Aku tak bisa merasakan apapun.

Aku menciptakan neraka-ku sendiri.

Dan akulah iblis yang mengisi nerakamu.

Halo ?

Sayang.

- Dimana kau ? - Aku pulang ke rumah.

Hari ini, aku mau berkata padamu, tentang saling memaafkan.

Translated By Pein Akatsuki http://sebuah-dongeng.blogspot.com/

IDFL Subs Crew www.indofiles.org

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.